NasDem Peduli Fatkhur, Bocah 10 Tahun yang Orang Tua dan Adik Meninggal karena Covid-19

GRESIK,1minute.id – Pengurus Partai Nasional Demokrat (NasDem) Gresik mengunjungi rumah Achmad Fatkhur Rozi di Desa Gredek, Kecamatan Duduksampeya , Gresik pada Minggu, 18 Juli 2021.

Pengurus partai yang dipimpin oleh Syaiful Anwar itu juga memberikan bantuan sejumlah uang untuk keperluan sehari-hari bocah 10 tahun yang kedua orang tua dan adiknya meninggal karena terpapar wabah corona virus disease 2019 (Covid-19) secara beruntun itu.

Bantuan diserahkan oleh Sekretaris DPD NasDem Gresik Ainul Fuad didampingi pengurus DPC NasDem Duduksampeyan. Mereka ditemui paman dan bibi, Fatkhur. Dalam pertemuan singkat ini, Ainul Fuad mengatasnamakan pengurus DPD NasDem Gresik mengucapkan belasungkawa  meninggalnya kedua orang tua dan adk Fahrur Rozi secara beruntun dalam kurun waktu 2 hari akibat terpapar Covid-19.

“Kami atas nama pengurus DPD NasDem turut berduka cita. Ada sedikit bantuan. Semoga  bantuan bisa bermanfaat untuk Adik Fatkhur,” kata Ainul Fuad pada Minggu,18 Juli 2021.  Mereka sempat berdialog dengan Fatkhur. Siswa kelas V Madrasah ibtidaiyah itu terlihat tegar. “Adik Fatkhur terlihat cukup tegar.  Semoga Adik Fahrur Rozi diberikan kekuatan.  Kami yakin Allah SWT memberikan hikmah yang besar dari kejadian yang menimpa Adik Fatkhur,”harapnya.

Pada kesempatan itu, Ainul Faud mengaku sangat mengapresiasi langkah Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang telah memberikan Fahrur Rozi beasiswa pendidikan hingga sarjanah (S1). “Sehingga, masa depan pendidikan Fahrur Rozi terjamim,”terangnya. 

Fuad mengatakan silaturahmi dilakukan setelah bakti sosial penyemprotan desinfektan ke sejumlah perkampungan  warga di Kecamatan Gresik dan Kebomas pada Minggu, 18 Juli 2021.
Penyemprotan kali ke-12 di masa pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat. Selain penyemprotan desinfektan juga memberikan bantuan alat pelindung diri (APD).

Seperti diberitakan, masa kebahagian Achmad Fatkhur Rozi bersama keluarga terasa cepat berlalu. Bocah 10 tahun kehilangan tiga orang yang disayangi kurun waktu 2 hari. Fatkhur adalah bocah yatim piatu asal Desa Gredek, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik. Kedua orang tuanya, Fakhrudin, 39 dan Mazrotul Afiro, 31, dan adiknya dalam kandungan ibunya berumur 7 bulan meninggal karena terpapar Covid-19.

Kedua orang tuanya meninggal pada Rabu dan Kamis, 14-15 Juli 2021. Masa kegembiraan Fatkhur bersama keluarga terasa begitu singkat. 
Kabar duka yang dialami Fakhur itu, membuat Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani turun tangan untuk menyelamatkan masa depan Fatkhur.

Bupati Gus Yani memberikan beasiswa pendidikan untuk Fatkhur hingga lulus sarjana. Dinas Pendidikan Gresik mensupport kebijakan bupati itu. Melalui program Nawa Karsa masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah mengalokasi 2.500 beasiswa untuk anak yatim, keluarga miskin dan penyandang disabilitas yang orang tua meninggal karena Covid-19 akan difasilitasi beasiswa. (yad)

NasDem Peduli Fatkhur, Bocah 10 Tahun yang Orang Tua dan Adik Meninggal karena Covid-19 Selengkapnya

TNI dan Polri Sinergitas Bagikan Beras untuk Masyarakat Terdampak PPKM Darurat

GRESIK,1minute.id – Masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat  (PPKM) Dararut memasuki pekan kedua pada Sabtu,17 Juli 2021. Pembatasan kegiatan dan penyekatan di sejumlah titik untuk mencegah persebaran Covid-19 belum dikendurkan. 

Aparat gabungan dari TNI dan Polri bersinergi mendistribusikan sembako kepada masyarakat terdampak PPKM Darurat itu. Sebanyak 52 ton beras digelontorkan untuk menjaga ketahanan pangan selama PPKM Darurat pada Sabtu,17 Juli 2021.

Distribusi puluhan ton beras itu melibatkan Bhabinkamtibmas dan Babinsa di wilayah hukum Gresik itu dipimpin oleh Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail. Bantuan  diberangkatkan dari Mapolres Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto megatakan, bantuan sembako tersebut bentuk kepedulian TNI-Polri terhadap masyarakat saat PPKM Darurat. “Kegiatan ini merupakan program pemerintah pusat. Kami mendapat tanggung jawab untuk mendistribusikannya kepada masyarakat,”ujar alumnus Akpol 2001 itu. 

SINERGI TNI-POLRI : Anggota Babinsa dan Bhabinkamtibmas berangkat menyalurkan bantuan beras untuk masyarakat Gresik terdampak PPKM Darurat pada Sabtu,17 Juli 2021 ( Foto : ist)

Sembako tersebut bakal disalurkan kepada mereka yang terdampak pandemi Covid-19. Warga kurang mampu, lansia dan lainnya. Ia berharap kegiatan tersebut dapat mengurangi beban masyarakat di tengah kesulitan.
“Kegiatan ini akan terus kita lakukan, bersinergi dengan Kodim 0817/Gresik,”tegas mantan Kapolres Ponorogo itu. 

Sementara itu, Dandim 0817 Gresik Letkol  Inf Taufik Ismail menegaskan komitmennya untuk bersinergi dengan Polri dalam rangka membantu warga masyarakat terdampak Covid-19 selama PPKM Darurat. “Sasaran dari kegiatan ini adalah masyarakat yang terdampak secara langsung dengan kegiatan sehari-harinya sehingga diharapkan bisa bermanfaat,” tegasnya. 

Dua perwira menengah di dua institusi itu secara simbolis menyerahkan bantuan kepada Ny Anis, 55, dan empat warga lainya di Desa Putat, Kecamatan Kebomas Gresik. (yad) 

TNI dan Polri Sinergitas Bagikan Beras untuk Masyarakat Terdampak PPKM Darurat Selengkapnya

Gerakan Gotong Royong Perangi Persebaran Covid-19 Terus Bertambah


GRESIK,1minute.id –  Gerakan gotong royong mencegah persebaran corona virus disease 2019 di Kota Santri terus bergerak. Relawan Posko Darurat PPKM tersebar di lima lokasi mulai mendistribusikan bantuan obat-obatan, multivitamin dan sembako kepada warga isolasi mandiri (Isoman). 

Sementara Forum Masyarakat Gresik Cinta Keberagaman (Formagam) bergerak mengedukasi masyarakat untuk memakai masker dobel. Mereka membagikan ribuan masker kepada para pengendara mulai Alun-alun Gresik hingga Jalan Basuki Rahmat, depan Markas Polisi  Sektor Kota Gresik pada Sabtu, 17 Juli 2021.

Dukungan masyarakat Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik patut mendapatkan apresiasi. Sebab, penanganan wabah corona virus disease 2019 ini tidak bisa mengandalkan pemerintah. Gotong royong, sinergitas bisa membuat Gresik Kuat, Gresik Bangkit dalam pengecegahan persebaran Covid-19. 

“Kita mengajak masyarakat untuk mematuhi prokes. Memakai masker dobel dan tidak beraktivitas di luar rumah,”kata Joko Pratomo, Ketua Formagam Gresik pada Sabtu, 17 Juli 2021. Aktivis Formagam ini tidak sendirian. Mereka menggandeng TNI, Polri, komunitas, lembaga pendidikan dan produsen masker medis.

“Kami terpanggil untuk membantu pemerintah melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Gresik Jaman Now, Gresik Sehat, Pulih dan Bangkit,”tegas Djoko Pratomo.

OPERATOR : Sejumlah relawan bertugas penerima pengaduan masyarakat di Posko IV PPKM Darurat di Kecamatan Sidayu, Gresik pada Sabtu, 17 Juli 2021 (Foto : ist)

Sementara itu, kesibukan semakin terasa di Posko Darurat PPKM sejak Jumat, 16 Juli 2021. Diantaranya, Muzayyinah.  Relawan  Sinergi Badan Amil Zakat (BAZ) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ)  PPKM Darurat Posko 4 di Kantor Kecamatan Sidayu ini.  Ayin-panggilan akrab-Muzayyinah bertugas sebagai operator telepon bernomor 031- 99115951.

Sabtu pagi itu, Ayin menerima pengaduan dari Kepala Desa Masangan Bungah Suyanto yang menginformasikan kalau ada dua warganya menjalani isolasi mandiri membutuhkan bantuan. Ayin  melakukan pendataan warga isoman dan menyiapkan paket bantuan yang akan dikirimkan ke Desa Masangan, Kecamatan Bungah. Tim pengiriman paket bantuan meluncur ke Masangan dan melalui kepala desa setempat bantuan disampaikan. 

Seperti diberitakan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melaunching Posko Darurat PPKM dipusatkan di Kantor Kecamatan Kebomas, Gresik pada Jumat, 16 Juli 2021. Posko itu berdiri hasil sinergitas dan dan lembaga amil zakat (BAZ/LAZ) se-Gresik yakni  Baznas Gresik ;  LazisNU ; LazisMU, YDSF, Nurul Hayat, Yatim Mandiri ; BMH dan ACT. Posko juga melayani konseling tentang Covid-19 secara daring bekerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Gresik.

Posko tersebut masing-masing yaitu Posko I di Kantor Kecamatan Kebomas meliputi Kecamatan Kebomas, Gresik dan Manyar. Posko II di Kantor Kecamatan Kedamean meliputi Kecamatan Kedamean, Menganti, Driyorejo dan Wringinanom. 

Posko III di kantor Kecamatan Cerme meliputi Kecamatan Cerme, Duduk Sampeyan, Balongpanggang dan Benjeng. Posko IV di kantor Kecamatan Sidayu meliputi Kecamatan Sidayu, Bungah, Ujungpangkah, Dukun dan Panceng. Dan, posko V di Pesanggrahan di Pulau Bawean untuk Kecamatan Sangkapura dan Tambak.

Tiga jenis layanan diberikan kepada  masyarakat terdampak Covid-19. Tiga jenis layanan itu adalah bantuan sembako, obat-obatan, antar-jemput pasien, pemulasaraan jenazah dan konsultasi kesehatan. (yad)

Gerakan Gotong Royong Perangi Persebaran Covid-19 Terus Bertambah Selengkapnya

Bergerak Bersama, Pemkab Perkuat Bantalan Sosial, Relawan Perkuat Pemulasaran, Distribusi Bantuan, Nakes untuk Vaksinasi

PELATIHAN : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyaksikan pelatihan pemulasaran di Gedung Putri Mijil Komplek Pendapa Bupati pada Sabtu, 17 Juli 2021 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)


GRESIK,1minute.id – Antusiasme arek-arek Gresik menjadi relawan pemulasaran jenazah terpapar Covid-19 patut mendapatkan apresiasi. Dalam kurun waktu dua hari relawan pemulasaran jenazah yang mendaftar tercatat 91 orang yakni 84 laki-laki dan 7 perempuan. 

Puluhan relawan itu akan ditempatkan di sembilan rumah sakit rujukan pemulasaran jenazah. Yaitu, Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Sekapuk ; RS Fathma Medika, RS Petrokimia Gresik (RSPG) ; RS Semen Gresik (RSSG) ; RS Randegan Sari, RS Surya Medika, RS Wates Husada, RS Petrokimia Driyorejo dan RSUD Ibnu Sina Gresik. 

Sebagian lainnya di posko PPKM Darurat yang mulai beroperasi pada Jumat lalu, 16 Juli 2021.
Puluhan relawan dari berbagai organisasi kemasyarakatan maupun komunitas di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Mereka berasal komunitas suporter Ultras Gresik ;  GP Ansor ;  Pemuda Muhammadiyah, Fatayat ; Nasyiatul Aisyiyah, dan unsur masyarakat lainnya menjalani training di gedung Putri Mijil Komplek Pendapa Bupati Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik pada Sabtu, 17 Juli 2021.

Harapannya, relawan ini bisa mulai beraktivitas membantu pemulasaran jenazah pada Senin lusa, 19 Juli 2021. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membuka training pemulasaran jenazah Covid-19 itu mengaku terharu melihat antusiasme relawan yang mayoritas generasi milenial di Kota Santri ini. Sebuah tugas suci saling bantu sesama.

“Antusiasme sahabat-sahabat ini menjadi semangat baru untuk menangani Covid-19. Semoga dicatat sebagai amalan baik,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. Penanganan pagebluk corona virus disease 2019 memasuki tahun kedua ini berbeda dibandingkan awal Covid-19 pada Maret 2020 lalu.

Varian baru membuat persebaran Covid-19 begitu cepat. Pemerintah membutuhkan penanganan cepat. Apalagi, korban meninggal akibat terpapar Covid-19 terus bertambah. Petugas pemulasaran kewalahan. Penanganan jenazah terjadi delay atau antre.

RELAWAN : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama para relawan pemulasaran dan nakes di Gedung Putri Mijil Komplek Pendapa Bupati pada Sabtu, 17 Juli 2021 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

“Sahabat-sahabat relawan ini nantinya bisa membantu mempercepat pelayanan pemulasaran jenazah,”kata Gus Yani. “Semoga ikhtiar ini bermanfaat bagi masyarakat Gresik. Kita tunjukkan, dengan kebersamaan, dengan gotong royong, Gresik bisa melalui pandemi Covid ini. Gresik kompak, Gresik kuat,”tegas Gus Yani  didampingi koordinator relawan pemulasaran  Toriqi Fajerin.

Selain relawan pemulasaran, ada dua devisi lainnya yang bergerak membantu pemerintah dalam penanganan Covid-19. Dua relawan itu tenaga kesehatan (nakes) untuk tenaga vaksinasi yang dikomandani oleh dr Singgih Widi Pratomo.

Lalu, ketua koordinator Posko PPKM darurat Covid-19, bantalan sosial bagi warga terdampak PPKM darurat dan pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di rumah adalah Zainal Abidin. Untuk bantalan sosial, relawan  bergerak ke masyarakat untuk menyalurkan obat-obatan, multivitamin, sembako serta layanan konseling kesehatan melalui daring 24 jam sejak Jumat, 16 Juli 2021. 

Gus Yani mengatakan relawan nakes akan difokuskan guna akselerasi vaksinasi. Nantinya, pusat vaksinasi kabupaten akan disebar di wilayah selatan, tengah, dan utara. “Tidak hanya bertumpu di WEP (Wahana Ekspresi Poesponegoro) saja. Sistemnya nanti sama dengan apa yang berlangsung di WEP. Kami akan mengoptimalkan aplikasi yang sudah kita miliki, yakni Gresikpedia,”terang mantan Ketua DPRD Gresik ini. (yad)

Bergerak Bersama, Pemkab Perkuat Bantalan Sosial, Relawan Perkuat Pemulasaran, Distribusi Bantuan, Nakes untuk Vaksinasi Selengkapnya

Satgas Tanggap Darurat BUMN Suplai 9,9 Ton Oksigen Medis untuk Percepatan Penanganan Covid-19 di Jatim

GRESIK,1minute.id – Satuan Tugas (Satgas) Tanggap Bencana Nasional BUMN Wilayah Jawa Timur (Jatim) mengirimkan bantuan 9,9 ton oksigen medis kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim untuk percepatan penanganan pasien Covid-19. 

Secara simbolis bantuan diserahkan Direktur Utama Petrokimia Gresik sekaligus Ketua Satgas Tanggap Bencana Nasional BUMN Wilayah Jatim Dwi Satriyo Annurogo kepada Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya pada Jumat, 16 Juli  2021.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menjelaskan bantuan ini merupakan tindak lanjut arahan Menteri BUMN Erick Thohir yang mendorong BUMN-BUMN untuk membantu suplai oksigen di sejumlah daerah seiring lonjakan kasus Covid-19.

“Untuk itu, Petrokimia Gresik telah berkoordinasi dengan BUMN lainnya, baik yang berkantor pusat maupun memiliki kantor perwakilan di Jatim untuk membantu suplai oksigen melalui Pemprov Jatim, mengingat kebutuhannya sangat mendesak,”ujarnya melalui siaran pers diterima  1minute.id pada Sabtu, 17 Juli 2021.

Seperti diketahui, oksigen medis merupakan kebutuhan vital untuk penanganan pasien Covid-19 dengan gejala sedang hingga berat, terutama pasien dengan saturasi oksigen di bawah standar yang telah ditetapkan. “Karena kebutuhan yang mendesak, kami kirim 9,9 ton terlebih dahulu dan ke depan akan kami lanjutkan,”imbuh Dwi Satriyo.

Lebih lanjut ia mengungkapkan bahwa mulai Agustus mendatang, Petrokimia Gresik akan mengoperasikan kembali unit produksi oksigen yang telah lama tidak beroperasi dengan kapasitas 23 ton liquid oksigen per hari untuk membantu suplai oksigen di Jatim.

Terakhir, Dwi Satriyo menegaskan bahwa Petrokimia Gresik bersama anggota Satgas Bencana Nasional BUMN Wilayah Jatim akan terus berupaya membantu pemerintah dalam percepatan penanganan Covid-19, dalam hal ini dengan mencari source oksigen sebanyak-banyaknya. “Secara prinsip kami siap mendukung pemerintah dalam upaya percepatan penanganan Covid-19 di Jawa Timur pada khususnya dan di berbagai daerah pada umumnya,”tandas Dwi Satriyo.

Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, mengapresiasi inisiatif BUMN di wilayah Jatim dalam membantu penanganan pasien Covid-19 melalui bantuan oksigen ini. Ia mengungkapkan bahwa Pemprov Jatim akan membuka layanan pengisian oksigen gratis di tiga titik bagi masyarakat yang sedang melakukan isoman maupun yang berada di ambulans. 

“Jika kita mendapatkan support baru, kita akan berikhtiar untuk mengembangkan pelayanan pengisian oksigen gratis di daerah lainnya,” tandasnya.(yad)

Satgas Tanggap Darurat BUMN Suplai 9,9 Ton Oksigen Medis untuk Percepatan Penanganan Covid-19 di Jatim Selengkapnya

Dispendik Alokasi 2.500 Beasiswa Nawa Karsa untuk Anak Yatim, Keluarga Miskin dan Disabilitas yang Orang Tua Meninggal karena Covid


GRESIK,1minute.id – Program beasiswa yang diberikan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani kepada anak yatim yang orang tua meninggal karena terpapar Covid-19 bersambut. Plt Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik Hariyanto mengaku trenyuh tatkala mendapatkan kabar orang tua Achmad Fakhrur Rozi, 10, warga Desa Gredek, Kecamatan Duduksampeyan meninggal secara beruntun.

Fakhrur, siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah dalam dua hari kehilangan tiga orang yang paling di cintai. Mereka adalah Fakhrudin, 39 dan Mazrotul Afiro, 31, dan adiknya dalam kandungan ibunya berumur 7 bulan meninggal karena terpapar Covid-19. 

Pagebluk corona virus disesase 2019 begitu cepat merengut kebahagian Fakhrur, bocah yang bercita-cita menjadi Polisi itu. Fakhrur, fonomena gunung es. Diperkirakan masih banyak anak-anak Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik mengalami nasib sama dengan Fakhrur. Harus berpisah dengan orang tua akibat ganasnya wabah yang berawal dari Wuhan, Tiongkok memasuki tahun kedua ini.

Plt Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik Hariyanto mengatakan, untuk menyelamatkan masa depan Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik memutuskan untuk memberikan beasiswa bagi anak yang orang tuanya meninggal karena Covid-19.

“Senin (lusa), Dispendik akan bersurat kepada lembaga negeri dan swasta untuk mendata siswa yang orang tuanya meninggal karena Covid-19,”kata Hariyanto di Kantor Pemkab Gresik pada Jumat, 16 Juli 2021. Pendataan dilakukan sebagai upaya dari pemerintah untuk mendapatkan program beasiswa sarjana strata 1.

Program beasiswa ini, lanjut mantan pengawas Pendidikan itu, tercover dari Program Nawa Karsa Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah dengan alokasi 2.500 beawiswa. “Kita mengimbau kepada keluarga yang orang tua meninggal karena Covid-19 dapat diusulkan mendapatkan beasiswa,”kata Hariyanto.

Beasiswa diberikan hingga sarjana itu diperuntukkan untuk anak yatim, keluarga miskin dan penyandang disabilitas yang orang tuanya meninggal karena terpapar Covid-19. Program beasiswa ini, imnuhnya, akan diupayakan oleh diknas dan langsung menginstruksikan kepada lembaga negeri dan swasta untuk memberikan beasiswa yang orang tua meninggal karena Covid-19. 

“Saya akan support kebijakan yang peduli pada anak yatim. Karena itu bisa masuk surga,”kata Hariyanto dengan nada lirih menahan air mata. Hariyanto mengaku dirinya merasa trenyuh ketika mendapatkan kabar ada anak yang kehilangan orang tua dalam hitungan hari akibat keganasan wabah Covid-19.

“Karena itu, Saya trenyuh ketika mendapatkan informasi anak Fakhrur,”katanya. Seperti diberitakan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan beasiswa hingga sarjana kepada Achmad Fakhrur Rozi. Siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah di Desa Gredek, Kecamatan Duduksampeyan itu telah kehilangan tiga orang yang paling dicintainya dalam dua hari akibat terpapar Covid-19.

Tiga orang adalah ayah dan ibunya, Fakhrudin, 39 dan Mazrotul Afiro, 31, serta adiknya dalam kandungan ibunya berumur 7 bulan meninggal karena terpapar Covid-19. Masa bahagia Fatkhur bersama orang yang dicintainya terjadi begitu cepat. Ibu dan adik yang di dalam kandungan 7 bulan meninggal pada Selasa dan Rabu, 13-14 Juli 2021.

Belum sempat air mata Fathrur menggering  Fakhrudin, ayahnya sedang menjalani isolasi mandiri menyusul ibu dan adiknya pada Kamis, 15 Juli 2021. Fatkhur kini diasuh kakek dan neneknya yang lanjut usia. Kepala Desa Gredek Muhammad Bahrul Ghofar mengapresiasi kebijakan Gus Yani – panggilan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani itu. (yad)

Dispendik Alokasi 2.500 Beasiswa Nawa Karsa untuk Anak Yatim, Keluarga Miskin dan Disabilitas yang Orang Tua Meninggal karena Covid Selengkapnya

Pamen Polda Jatim Gelontor Beras dan Mi Instan untuk Sopir Angkutan


GRESIK,1minute.id –  Tim Perwira Pengamat Wilayah (Pamatwil) Polda Jawa Timur dipimpin Kombes Pol Adi Karian Tobing dan AKBP Beni Elfiansah melakukan bakti sosial di terminal angkutan umum Bunder, Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme pada Jumat, 16 Juli 2021.

Mereka didampingi Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Kasatlantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto. Baksos diberikan kepada 25 orang sopir angkutan umum yang dinilai terdampak langsung pandemi Covid-19 dan penerapan PPKM Darurat. Total sembako yang dibagikan berupa beras 125 kg dan mi instan 25 dus.

Sejak PPKM Darurat mulai 3-20 Juli 2021, petugas gabungan dari TNI, Polri dan Pol PP rajin melakukan penyekatan untuk pembatasan mobilitas masyarakat. Tujuannya adalah pencegahan penularan Covid-19. Ditengah kesibukan itu, para perwira menengah (Pamen) di Kepolisian Daerah Jatim untuk berbagi dengan sesama.

“Tujuan dilakukannya baksos ini untuk meringankan beban para driver angkutan umum yang terdampak Covid-19 dalam pemberlakuan PPKM Darurat,”ujar Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto. Dikatakan alumnus Akpol 2001, baksos juga memotivasi masyarakat agar disiplin mematuhi protokol kesehatan terlebih di masa PPKM Darurat. Semua pihak agar mendukung ikhtiar pemerintah dalam menyudahi pandemi ini.

Saat ini, Kepolisian Resor Gresik tersebut tengah mempelopori gerakan Gresik Jangan Kemana-mana Nang Omah Wae “Gresik Jaman Now” “Gresik Jaman Now ini apabila dikolaborasikan dengan PPKM Darurat, diyakini mampu menurunkan kasus Covid-19 yang sedang terjadi peningkatan,”kata mantan Kapolres Ponorogo itu. (yad) 

Pamen Polda Jatim Gelontor Beras dan Mi Instan untuk Sopir Angkutan Selengkapnya

Perusahaan Consumer Good Awali Vaksinasi Gotong Royong di Gresik, Siapa Berikutnya?


GRESIK,1minute.id – Percepatan vaksinasi tidak hanya dilakukan Pemkab Gresik. Dunia industri pun mulai melakukan vaksinasi untuk karyawannya. Diantaranya, Garuda Food di Kecamatan Driyorejo, Gresik.

Perusahaan sektor kritikal melakukan vaksinasi secara gotong-royong kepada ratusan pekerjanya pada Jumat, 16 Juli 2021. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto memantau langsung proses vaksinasi secara gotong royong kali pertama di Kota Santri ini. Mereka didampingi Kepala Dinas Kesehatan drg Syaifuddin Ghozali dan Kepala Dinas Tenaga Kerja Gresik Ninik Asrukin.

Perusahaan consumer good ini membeli langsung vaksin Sinopharm dari Bio Farma.Satu dosis vaksin dibeli seharga Rp 900 ribu. Diharapkan vaksinasi kepada para karyawan secara gotong royong dapat menciptakan herd immunity di masyarakat.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan bahwa vaksinasi gotong royong perdana di Gresik, PT Garuda Food membeli vaksin di Bio Farma. Vaksin jenis Sinopharm diberikan kepada karyawan, perusahaan bekerjasama dengan Rumah Sakit Petrokimia Gresik yang ada di Driyorejo.

“Ini menjadi motivasi untuk perusahaan di kawasan industri. Disnaker akan mengambil langkah mengajak kolaborasi bersama-sama virtual dulu. Agar perusahaan mengambil langkah seperti Garuda Food,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani pada Jumat, 16 Juli 2021.

Vaksinasi gotong royong ini salah satu bentuk ikhtiar besar dalam upaya menanggulangi wabah pandemi COVID-19. “Kedepan diharapkan vaksinasi gotong royong ini bisa dilakukan di di semua perusahaan yang ada di Kabupaten Gresik,”harap Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Dukungan ribuan industri bisa secepatnya mencapai herd imunity sesuai harapan Pemerintah untuk menghilangkan pandemi Covid-19 di Indonesia. Hert immunity atau kekebalan kelompok atawa kekebalan kawanan adalah suatu bentuk perlindungan tidak langsung dari penyakit menular yang terjadi ketika sebagian besar populasi menjadi kebal terhadap infeksi, baik melalui infeksi sebelumnya, sehingga individu yang tidak kebal ikut terlindungi.

Manajer Head Office PT Garuda Food Samsul Arifin menjelaskan bahwa kegiatan vaksinasi gotong royong ini bekerja sama dengan Rumah Sakit Petrokimia Gresik (RSPG) yang ada di wilayah Driyorejo. “Sampai Senin pekan depan kami akan menuntaskan vaksinasi kepada 560 karyawan,”kata Samsul Arifin.

Dia bertekat, sesuai keputusan pihak manajemen kami akan memvaksin seluruh karyawan. Vaksin yang digunakan dalam kegiatan vaksinasi ini adalah vaksin Sinopharm dimana vaksin tersebut dibeli sendiri oleh perusahaan dari PT. Biofarma.

“Dalam waktu dekat akan datang lagi 100 vaksin, dan akan kita gunakan terus untuk kegiatan vaksinasi karyawan,”tandas Samsul ArifinIa melanjutkan untuk mendapatkan vaksin harus memberikan data yang fix.

Seperti jika ada karyawan yang positif maka harus merubah kembali data pembelian vaksin untuk karyawan. “Bio Farma tidak akan mengirim kalau datanya tidak update. Kami sudah melakukan vaksinasi kepada 560 karyawan, total sudah 60 persen sudah divaksin,”ujarnya. Dalam kunjungan vaksinasi gotong rotong perdana ini, turut didampingi Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Kepala Dinas Kesehatan drg Saifudin Ghozali dan Kepala Dinas Tenaga Kerja Ninik Asrukhin. (yad) 

Perusahaan Consumer Good Awali Vaksinasi Gotong Royong di Gresik, Siapa Berikutnya? Selengkapnya

Posko PPKM Darurat Beroperasi, Bantu Distribusi Kebutuhan Warga Isoman hingga Ambulans


GRESIK,1minute.id – Relawan Posko PPKM Darurat mulai bergerak pada Jumat, 16 Juli 2021. Ada lima posko yang berdiri untuk memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat Kota Santri yang terdampak corona virus disease 2019.

Posko tersebut masing-masing yaitu Posko I di Kantor Kecamatan Kebomas meliputi Kecamatan Kebomas, Gresik dan Manyar. Posko II di Kantor Kecamatan Kedamean meliputi Kecamatan Kedamean, Menganti, Driyorejo dan Wringinanom. 

Posko III di kantor Kecamatan Cerme meliputi Kecamatan Cerme, Duduk Sampeyan, Balongpanggang dan Benjeng. Posko IV di kantor Kecamatan Sidayu meliputi Kecamatan Sidayu, Bungah, Ujungpangkah, Dukun dan Panceng. Dan, posko V di Pesanggrahan di Pulau Bawean untuk Kecamatan Sangkapura dan Tambak.

Tiga jenis layanan diberikan kepada  masyarakat terdampak Covid-19. Tiga jenis layanan itu adalah bantuan sembako, obat-obatan, antar-jemput pasien, pemulasaran jenazah dan konsultasi kesehatan via telepon.

Gerakan kemanusiaan yang diinisiasi oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ini disokong oleh delapan amil zakat yakni Baznas Gresik ;  LazisNU ; LazisMU, YDSF, Nurul Hayat, Yatim Mandiri ; BMH dan ACT. Sedangkan, konsultasi  kesehatan bekerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Gresik.

Untuk mengawali gerakan kemanusiaan ini, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani secara simbolis menyerahkan bantuan kepada masyarakat di Posko PPKM Darurat di Kantor Kecamaran Kebomas dihadiri Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto serta muspika.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyatakan, ada sejumlah dokter yang bersedia menjadi relawan memberikan konsultasi kesehatan via telepon kepada masyarakat selama 24 jam. “Kami akan koordinasi lebih jauh dengan pihak IDI, nanti nomor  hotlinenya akan kami berikan ke masing-masing posko agar bisa diketahui masyarakat,” tandas Gus Yani’-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani ini. 

Tentang posko PPKM Darurat, imbuhnya, untuk memperkuat mobilitas juga telah mengubah tiga unit mobil dinas dimodifikasi memjadi ambulans. Gus Yani juga merekrut  relawan Sosial, Tenaga Kesehatan dan Pemulasaran Jenazah. Tujuannya untuk memperkuat Rumah Sakit rujukan, Puskesmas dan rumah sakit lapangan di Gelora Joko Samudro (G-JOS).

“Sabtu besok kami dengan Ikatan Dokter Indonesia Gresik dan Majelis Ulama Indonesia Gresik untuk mentraining para relawan tentang pemulasaran jenazah sesuai standar kesehatan dan syariat Islam. Insya Allah Senin sudah bisa kita salurkan ke Rumah Sakit Rujukan. Selain itu, kami juga akan melatih cara-cara evakuasi kepada satgas desa,”tandas Gus Yani.  

Untuk para Camat dan Kepala Desa, Gus Yani, meminta agar mereka tetap turun ke masyarakat untuk mensosialisasikan protokol kesehatan (prokes) 6-M dengan melarang berbagai kegiatan yang mengundang kerumunan, termasuk acara makan-makan bersama.  

Koordinator Posko PPKM Darurat Zainal Abidin dalam keterangannya bahwa Posko dan tim sudah siap. Saat ini logistik yang sudah siapkan di posko yaitu 6.100 paket sembako dan 4 ribu paket obat-obatan.

“Kami selaku koordinator posko dan Lembaga Amil Zakat, juga menerima donasi dari para derwawan untuk mendukung kegiatan Posko ini. Untuk sementara kami sudah menerima bantuan dari DMI Gresik dan Ikapete Gresik,”kata Zainul yang juga Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Gresik ini.

Untuk pelayanan semua, kata Zainal, Posko PPKM Darurat Covid-19 selalu akan berkoordinasi dengan Satgas Covid, Kepala Desa dan Camat setempat. “Karena dalam kondisi darurat, tidak ribet. Tujuannya, pingin rapi dan disiplin administrasi. Isoman harus mengetahui Desa,”kata Zainal. 

Posko PPKM Darurat Beroperasi, Bantu Distribusi Kebutuhan Warga Isoman hingga Ambulans Selengkapnya

Bupati Berikan Beasiswa hingga Sarjana untuk Fatkhur, Siswa kelas V yang Bapak dan Ibunya Meninggal Terpapar Covid-19


GRESIK,1minute.id – Achmad Fakhrur Rozi terlihat tegar duduk satu meja dengan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Asisten administrasi I Pemkab Gresik Tursilowanto Herijogi di Ruang Graita Eka Praja Kantor Bupati Gresik pada Jumat,  16 Juli 2021.

Bocah yatim piatu berumur 10 tahun itu diundang  oleh Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani. Memakai baju koko warna coklat dan kopiah warna putih siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah di Desa Gredek,  Kecamatan Duduksampeyan bercita-cita menjadi polisi itu terlihat menggemaskan. 

Fatkhur adalah bocah yatim piatu asal Desa Gredek, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik. Kedua orang tuanya, Fakhrudin, 39 dan Mazrotul Afiro, 31, dan adiknya dalam kandungan ibunya berumur 7 bulan meninggal karena terpapar Covid-19. Kedua orang tuanya meninggal pada Rabu dan Kamis, 14-15 Juli 2021.  Sama kegembiraan Fatkhur bersama keluarga terasa begitu singkat. 

Kabar duka yang dialami Fakhur itu, membuat Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani turun tangan untuk menyelamatkan masa depan Fatkhur. Bupati Gus Yani memberikan beasiswa pendidikan untuk Fatkhur hingga lulus sarjana strata 1. Fatkhur pun diundang ke kantor Bupati. Fatkhur didampingi Kepala Desa Gredek Muhammad Bahrur Ghofar.

“Kami berikan beasiswa pendidikan sampai S1. Walaupun tidak sebanding karena orang tuanya meninggal,”tegas Gus Yani dengan nada lirih.

Selain beasiswa, Gus Yani juga akan menjamin biaya kesehatannya. Kepala desa maupun keluarga yang nantinya menemani jika Rozi mengalami sakit dan langsung dibawa ke fasilitas kesehatan. 

“Urusan pendidikan minta restu oleh kakek dan saudara kita pastikan pendidikan fakhrur rozi, SMP, SMA sampai S1 kita fasilitasi. Jadi terserah adik mau sekolah dimana. Yang pasti kebutuhan kita handle terkait pendidikan dan kesehatan,” tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu.

BEASISWA : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan beasiswa kepada Fatkhur, bocah yatim piatu karena orang tua meninggal terpapar Covid-19 (Foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Gus Yani menegaskan, beasiswa tidak hanya untuk Fatkhur. Semua siswa di Kabupaten Gresik yang yatim piatu karena orang tua terpapar Covid-19 akan mendapatkan beasiswa pendidikan. Bupati Gus Yani sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik.

Kepala Desa Gredek Muhammad Bahrul Ghofar mengucapkan banyak terimakasih atas kebijakan Pemkab karena membantu meringankan. “Terimakasih atas kejadian di Desa Gredek, ibu hamil harus dapat posisi mendapat prioritas. Saya apresiasi sekali kebijakan diambil Bupati,”kata Ghofar.

Seperti diberitakan, Fakhrudin dalam sehari kehilangan dua orang yang paling dicintainya. Pada Selasa, 13 Juli 2021, jabang bayi dalam kandungan istri Fahrudin, Mazrotul Afiro meninggal dunia di RSUD Ibnu Sina Gresik. Pada Rabu, 14 Juli 2021 pukul 00.20 Mazratol Afiro menyusul bayinya yang masih belum dikeluarkan dari rahimnya.  

Almarhumah Nazratol Afiro dan bayi dalam kandungan dimakamkan pada Rabu, 14 Juli 2021. Informasi yang dihimpun kesehatan Mazratol Afiro drop pada Senin, 12 Juli 2021. Pihak desa berupaya membawa perempuan sedang hamil 7 bulan yang dinyatakan konfirmasi Covid-19 sejumlah rumah sakit. Semua rumah yang di datangi menyatakan ICU penuh.  

Mazratol Afiro kemudian dibawa pulang lagi. Pihak desa membelikan tiga tabung oksigen untuk melakukan pertolongan pertama. Namun, kondisi kesehatan Masrotol Afira semakin kritis. Pada Selasa, 13 Juli 2021, Gofar-panggilan-Muhammad  Bahrul Ghofar, Kades Gredek mendapatkan kabar dari puskesmas di RSUD Ibnu Sina ada kamar.  

Masrotol Afiro dibawa ke rumah sakit  berlokasi di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas itu menggunakan ambulans milik desa. Saat itu dikabarkan saturasi oksigen dalam darah ibu hamil itu diangka 40. Normal di angka 90-100. Pada Selasa itu, bayi dalam kandungan Nasrotol Afira dinyatakan telah meninggal. 

Kondisi ibu hamil semakin kritis. Pihak rumah sakit tidak berani mengeluarkan jabang bayi dari rahim ibunya. Pada Rabu, 14 Juli 2021 pukul 00.20, Nasrotol Afira menyusul bayi dalam kandungannya. Almarhumah dan bayi yang dikandungnya dimakamkan di pemakaman desa setempat. 

Fakhrudin, suami almarhumah karena menjalani isolasi mandiri sempat melakukan video call dengan Bupati Fandi Akhmad Yani. Saat itu, Gus Yani memberikan semangat dan mendoakan Fatkhur cepat sehat. Namun, tuhan berkehendak lain, Fatkhur menyusul istri pada Kamis dini hari. (yad)

Bupati Berikan Beasiswa hingga Sarjana untuk Fatkhur, Siswa kelas V yang Bapak dan Ibunya Meninggal Terpapar Covid-19 Selengkapnya