GRESIK,1minute.id – Koleksi motif batik khas Gresik bertambah. Sebelumnya ada motif batik Sisik Bandeng , Damarkurung, Ndulit. Dan, BatikPamiloto Ceplokan.
Motif batik terakhir, Pamiloto Ceplokan ini ditetapkan sebagai pakaian khas Gresik melalui hak paten yang diterbitkan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) RI Nomor D002017004963, tertanggal 31 Januari 2017.
Ajang Anugerah Wisata Gresik (AWG) 2021 di halaman Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 4 Juni 2021 memilih tiga dari puluhan motif batik sarung khas Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik sebagai pemenang. Untuk kali pertama Kabupaten Gresik yang memasuki 47 tahun memiliki sarung batik khas Gresik.
PRASASTI MEMBATIK : Ketua Dekranasda Gresik Nurul Haromaini menggoreskan canting ke kain sebagai penanda Launching Sarung Batik Khas Gresik dengan disaksikan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Dirut Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo dalam Anugerah Wisata Gresik 2021 di halaman Kantor Bupati pada Jumat, 4 Juni 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)
“Dalam AWG kali pertama, saya dan Gus Yani (Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani,Red) memakai sarung tenun dari Cerme yang di modifikasi sebagai busana,”kata Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah ditemui usai pelepasan ekspor perdana kacang hijau ke Filipina di Desa Metatu, Kecamatan Benjeng, Gresik pada Sabtu, 5 Juni 2021.
Bu Min-begitu sapaan- wabup perempuan pertama di Kota Santri ini mengatakan, pihaknya terus mendorong masyarakat untuk berinovasi menciptakan motif batik khas Gresik lainnya. Bisa motif khas desa di kecamatan masing-masing.
PEMENANG LOMBA : Tiga motif sarung batik khas Gresik ditetapkan sebagai pemenang lomba yang.diumumkan pada Anugerah Wisata Gresik 2021 di halaman kantor Bupati pada Jumat, 4 Juni 2021 (foto : ist)
“Karena saya dan bapak bupati berusaha menggerakkan semua UMKM. ASN bebas memakai batik motif apa saja. Asalkan hasil dari UMKM asal Gresik,”kata Bu Min. Lomba Sarung Batik Khas Gresik ini diprakarsai Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Gresik diketuai Nurul Haromaini Akhmad Yani. (yad)
PEMERINTAH Kabupaten Gresik menggelar Anugerah Wisata Gresik 2021. Event kali pertama dan terbesar itu bagian dari Program Nawa Karsa 99 Hari pertama masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah.
Data Dinas Periwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Gresik, saat ini memiliki 128 daya tarik wisata dengan didukung oleh 51 kelompok sadar wiasata (pokdarwis) dan 6 desa wisata. Ada tiga kategori yang ditetapkan panitia yakni wisata alam, budaya dan buatan.
Dalam AWG dihelat halaman Kantor Bupati Gresik pada Jumat malam, 4 Juni 2021 untuk kategori wisata alam diraih Eduwisata Mangrove Hijau Daun Sangkapura di Desa Daun, Kecamatan Sangkapura. Kemudian, ketegori wisata buatan Selo Tirta Giri (Setigi) di Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah dan wisata budaya adalah wisata religi Sunan Giri.
Yuk, kita simak hasil liputan chusnul cahyadi, wartawan 1minute.id juga penulis buku Grissee Kota Bandar tentang objek wisata para jawara Anugerah Wisata Gresik 2021.
1. Ekowisata Edukasi Mangrove Daun Hijau Sangkapura
Ekowisata Mangrove Daun Hijau Sangkapura, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Gresik pada Agustus 2017 (foto : chusnul cahyadi)
Dalam buku Grissee Kota Bandar ada dua cara bagi wisatawan untuk bisa mencapai bibir pantai tempat konservasi mangrove yang dikembangkan Pokwasmas Hijau Daun. Wisatawan bisa berjalan kaki sejauh sekitar 2 kilometer mengitari pantai.
Pemandangan alam nan indah ditambah area pertanian yang subur begitu menyejukkan mata. Bisa pula naik ojek yang disediakan pengurus pokwasmas di gerbang masuk dusun. Menyusuri jalan setepak berkonstruksi cor selebar 50 sentimeter.
Hanya cukup untuk satu kendaraan roda dua alias motor. Lalu, naik jhukung dengan membayar cukup murah. Yakni Rp 25 ribu per orang. ‘’Mereka dapat dua pohon dan harus ditanam di sini,”ujar Subhan pada 18 Agustus 2017.
JHUNGKUNG : Wisatawan menyusuri kawasan ekowisata Mangrove Daun Hijau Sangkapura bisa naik perahu bersayap (Jhungkung) pada Agustus 2017 (foto : chusnul cahyadi)
Pengelolaan ekowisata hutan mangrove mengangkat Pokwasmas Hijau Daun menjadi yang terbaik di Jatim dalam pengelolaan lingkungan. Mereka pun berhak menjadi Duta Jatim ke tingkat nasional pada 2017. Untuk membuat hutan mangrove itu.
Tidak semuda membalik telapak tangan. Butuh waktu 12 tahun pokwanas untuk mewujudkan. Kerja keras dan tekad menyelamatkan lingkungan itu setelah melihat puluhan hektare sawah terendam air laut. Ratusan petani gagal panen. Luas area pertanian yang tergerus abrasi dan terendam air laut diperkirakan mencapai 35 hektare.
2 . Wisata Religi Sunan Giri
ZIARAH : (ki-ka) Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berziarah ke makam Sunan Giri dalam rangkaian HUT Pemkab dan Hari Jadi Kota Gresik pada 8 Maret 2021 ( foto : chusnul cahyadi)
Melansir dari Wikipedia Sunan Giri, salah satu wali songo. Penyebar agama Islam di Indonesia. Sunan Giri adalah nama salah seorang Walisongo dan pendiri kerajaan Giri Kedaton, yang berkedudukan di daerah Gresik, Jawa Timur.
Sunan Giri membangun Giri Kedaton sebagai pusat penyebaran agama Islam di Jawa, yang pengaruhnya bahkan sampai ke Madura, Lombok, Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku.
Sunan Giri lahir di Blambangan pada 1442 M dan wafat di Bukit Giri, Desa Giri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada 1506 masehi. Sunan Giri bernama lengkap Muhammad Ainul Yakin ini adalah anak dari Maulana Ishak dengan Dewi Sekardadu kemudian diasuh Nyai Gede atau Ageng Pinatih, syahbandar perempuan pertama di Gresik.
LENGGANG : Sebelum pandemi corona destinasi wisata religi Sunan Giri nyaris tidak pernah sepi. Peziarah mengalir non stop. Pagebluk corona dilakukan pembatasan ketat kepada peziarah sehingga terasa lenggang pada 6 Mei 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)
Sunan Giri memiliki anak diantaranya, Sunan Kulon, Sunan Dalem, Sunan Kidul, Sunan Tegalwangi, Ratu Gede Kukusan , dan Sunan Weruju. Sunan Giri bergelar Prabu Satmata dan dijuluk Joko Samudro.
Sebelum pandemi corona, jutaan peziarah dari Indonesia hingga wisatawan luar negeri berkunjung untuk ngalap berkah ke Sunan Giri yang makamnya berada dalam Kompleks Masjid Sunan Giri.
Wisatawan yang mau berziarah ke makam Sunan Giri melalui tangga atau melewati jalan perkampungan yang berdekatan dengan makam Sunan Prapen.
3. Wisata Selo Tirta Giri
JEMBATAN PERADAPAN : Lokasi ini jujugan wisatawan ketika berkunjung ke wisata Setigi karena dianggap instagramable pada Mei 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)
SELO (Batu) , Tirta (Air) dan Giri (Bukit) berdiri diatas bekas Galian C di Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah. Luasnya sekitar 4,6 hektare. Wisatawan datang tidak dalam negeri.
Wisatawan mancanegara juga ada. Mereka ini terpesona melihat bukit-bukit kapur yang megah. Dindingnya menyajikan lekuk-lekuk eksotis bak ukiran batu kapur. Sedangkan, wisatawan domestik (wisdom) memilih tempat yang instagramable. Antara lain, Jembatan Peradaban, Rumah ada Papua serta lainnya.
INSTAGRAMABLE : Salah satu spot foto bagi wisatawan di Setigi pada Mei 2021 (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)
Kini, destinasi Setigi menyediakan tempat pemandian khusus kaum emak-emak. Pemandian itu bernama Kolam Banyu Gentong. Pemandian bernuansa Islami itu diklaim kali pertama di Indonesia. Pemandian yang diperuntukkan khusus kaum hawa ini dibangun di dalam Goa Angin-angin dikelilingi bebatuan alami dengan kerlip lampu warna warni.
Pengunjung bakal merasakan kesegaran yang luar biasa seperti mandinya putri raja. Pengunjung bisa leluasa berendam dengan nyaman bak pemandian bidadari. (*)
GRESIK,1minute.id – Kran ekspor komoditi pertanian mulai dibuka. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah kali pertama melakukan pelepasan 75 ton dari rencana 1.000 ton kacang hijau hasil panen petani Gresik dengan tujuan ke Philipina pada Sabtu, 5 Juni 2021.
Kacang hijau warna buram atau kabur hasil panen petani di sejumlah kecamatan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu ekspor melalui PT Agrotani Sukses Makmur di Desa Metatu, Kecamatan Benjeng, Gresik. Wabup Gresik Aminatun Habibah mengatakan, ekspor perdana kacang hijau membuat petani gembira.
“Apalagi, kacang hijau di ekspor hasil petani Gresik,”kata Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah. Selain itu, tambahnya, perusahaan milik Sumanto Margo Suwito berkomitmen untuk membeli semua hasil panen kacang hijau milik petani asal Gresik. PT Agrotani Sukses Makmur akan membeli kacang hijau buram, ukuran lebih besar dengan harga terendah Rp 14 ribu per kilogram.
“Bila harga kacang hijau diatas Rp 14 ribu akan dibeli sesuai harga pasaran,”katanya. Sekarang, mendorong petani untuk semakin produktif dengan menaikkan hasil panennya. Pemerintah tambahnya, melalui Dinas Pertanian Gresik akan berusaha mendorong petani untuk meningkatkan produktifitas hasil panennya. “Bila saat ini, hasil panen 1,4 ton per hektar. Kita akan upayakan meningkatkan menjadi 2 hektar,”ujar Bu Min.
(ki-ka) Anggota Komisi II DPRD Gresik Hamzah Takim, Kadis Pertanian Gresik Eko Anindito Putro, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan Direktur CV Hasil Tani Sejahtera Sumanto Margo Suwito melihat kacang hijau yang bakal di ekspor ke Philipina pada Sabtu, 5 Juni 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)
Direktur CV Hasil Tani Sejahtera Sumanto Margo Suwito mengatakan, ada 3 kontainer masing-masing berisi 35 ton kacang hijau dalam ekspor perdana pada 2021. “Kacang hijau hasil panen petani asal Gresik,”kata Sumanto didampingi Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putra dan anggota komisi II DPRD Gresik Hamzah Takim sebelum pelepasan ekspor kacang hijau pada Sabtu, 5 Juni 2021.
Kacang hijau, kata Sumanto, adalah tanaman yang tidak membutuhkan air banyak. “Sangat cocok ditanam musim kemarau ini. Setelah dua kali masa panen padi,”ujarnya. Sumanto mengatakan pihaknya siap membeli semua kacang hijau hasil panen petani itu.
Dia menegaskan, akan membeli harga kacang hijau Rp 14 ribu per kilogram. Biasanya, hukum pasar musim panen raya harga kacang hijau anjlok dibawah Rp 14 ribu per kilogram. “Kacang hijau itu tetap saya beli seharga Rp 14 ribu. Sebaliknya, harga diatas Rp 14 ribu, saya akan beli sesuai harga pasar saat itu,”tegasnya.
Komitmen itu dilakukan karena Sumanto menginginkan peningkatan kesejahteraan petani. “Kami berkomitmen untuk meningkatkan ekonomi para petani khususnya di Gresik ini,”ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putro mengatakan luas lahan untuk tanaman kacang hijau di Kota Santri ini berkisar 1.100 hektare. Rata-rata hasil panen kacang hijau antara 1,2 ton hingga 1,4 ton per hektare. Masa tanam kacang hijau selama 2 bulan.
Adanya komitmen menampung hasil panen ini tentu sangat menggembirakan. “Saya dan teman-teman PPL akan semakin intensif untuk menyosialisasikan kepada petani,”ujar Eko. Terkait hama tikus yang banyak dikeluhkan petani, pihaknya akan membantu melakukan pembasmian hama tikus. Pembasmian hama tikus dengan cara gropyokan.
“Pembasmian bisa juga dengan burung hantu. Nanti kita sediakan rumahnya, burung hantu akan kita datangkan dari kabupaten/kota lainnya,”ujarnya. Selain itu, tambah Eko, pihaknya akan melakukan pendekatan dengan jasa asuransi untuk menanggung kerugian karena petani gagal panen. “Bila petani padi, premi ditanggung pusat. Untuk petani kacang hijau, bila disetujui pak bupati (Fandi Akhmad Yani,Red) bisa ditanggung APBD Gresik,”ujarnya. (yad)
GRESIK, 1minute.id – Selain memilih Duta Wisata Cak dan Yuk 2021. Anugerah Wisata Gresik (AWG) 2021 rangkaian Program Nawa Karsa 99 hari pertama kepemimpinan Bupati-Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah ini juga melakukan pemilihan destinasi wisata di Kota Santri – sebutan lain-Kabupaten Gresik.
AWG 2021 terbagi tiga kategori yakni wisata alam, buatan dan budaya. Untuk wisata alam juara pertama Mangrove Hijau Daun Sangkapura di Desa Daun, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean. Kategori destinasi buatan diraih oleh Wisata Selo Tirta Giri (Setigi) di Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah dan Wisata Budaya diraih Wisata Religi Sunan Giri di Desa Giri, Kecamatan Kebomas.
Anugerah Wisata Gresik kali pertama dan terbesar pada 2021 digelar dengan penerapan protokol ketat ini mendapatkan apreasiasi dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dan Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak. Sandiaga Uno hadir virtual. Sedangkan, Emil hadir offline.
Menurut Sandiaga Uno, Bupati Fandi Akhmad Yani dan Wabup Aminatun Habibah sangat kreatif dan inovatif melakukan terobosan pemulihan ekonomi melalui sektor pariwisata di tengah pandemi seperti sekarang ini. Ia pun berjanji akan datang ke Kota Santri.
Wagub Jatim Emil Dardak mengatakan, destinasi di Kota Santri semakin berkembang dengan memberikan kesan yang baik kepada para wisatawan. Dia mencontohkan, wisata berbasis komunitas, ini satu yang penting adalah memberikan kesan baik.
“Kalau orang datang, kemudian memberikan kesan negatif. Mereka akan bercerita. Kita berpikir promosi pariwisata paling efektif dimana kita pelajari pola orang sekarang kalau mau berwisata, salah satunya banyak yang ngecek rating banyak, ngecek-ngecek komentar,”katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Wabup Aminatun Habibah serta Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Gresik Agustin Haloman Sinaga intinya menyampaikan bahwa Pemkab Gresik mengadakan AWG sebagai upaya pemulihan sektor wisata.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, gelaran AWG 2021 bisa dilaksanakan karena kebersamaan dan kekompakkan dalam menjaga protokol kesehatan. Sebab, dimasa pagebluk corona ini yang tidak tahu kapan berakhir ini hanya bisa cegah penyebarannya karena mematuhi prokes. “Semoga kita diberikan kesehatan, pandemi segera berakhir,”kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Gresik A.H. Sinaga mengatakan AWG 2021 sebagai upaya pemulihan sektor wisata. Saat ini Gresik memiliki 128 daya tarik wisata dengan didukung oleh 51 kelompok sadar wiasata (pokdarwis) dan 6 desa wisata”Kami apresiasi usaha-usaha pengembangan destinasi wisata di Kabupaten Gresik. ,”ujar mantan Sekretaris Dishub Gresik ini.
Sementara itu, Kades Sekapuk Abdul Halim menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan Setigi meraih juara pertama AWG 2021. Pihaknya berterima kasih kepada Pemkab Gresik dan juga semuanya atas apresiasi dan juga para pengunjung semua. “Terima kasih atas penganugerahan pada wisata desa kami Sekapuk , semoga dengan semua ini kami makin bisa berinovasi lagi untuk negeri,”kata Halim. (yad)
Pemenang Penghargaan Anugerah Wisata Gresik (AWG) 2021.
Kategori Wisata Alam
Juara 1 Mangrove Hijau Daun Sangkapura Juara 2 Pantai Delegan Juara 3 Pantai Selayar Bawean
Kategori Wisata Buatan
Juara 1 Setigi Juara 2 Eduwisata Lontar Sewu Juara 3 Kampung Kreasi Sidokumpul
GRESIK,1minute.id – Ferry Fahrial Rahmad dan Yoraisa Ghany Setiawan akhirnya terpilih sebagai Cak dan Yuk Gresik 2021. Mereka terpilih sebagai Duta Wisata Gresik dalam Anugerah Wisata Gresik (AWG) 2021di halaman Kantor Bupati Gresik pada Jumat malam, 4 Juni 2021.
Tidak ada galeri yang dipilih atau galeri itu dihapus.
Mereka terpilih sebagai Duta Wisata Gresik setelah tiga tahun kegiatan ini vakum. Cak Ferry dan Yuk Raisa terpilih setelah menyisihkan 13 pasangan finalis lainnya.Pemilihan Cak dan Yuk Gresik ini dihadiri diantaranya, Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak, Bupati dan Wabup Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo.
Anugerah Wisata Gresik rangkaian Program Nawa Karsa, 99 Hari pertama kepempinan Bupati dan Wabup Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah ini. (yad)
GRESIK,1minute.id – Sampah masih menjadi problem perkotaan di Kota Santri. Peran serta masyarakat, pegiat lingkungan dan perusahaan sangat penting untuk menjaga lingkungan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.
Antara lain yang dilakukan pegiat lingkungan tergabung di Bank Sampah Gemes Sekardadu Gresik dengan PT Surabaya Mekabox di salah satu hotel di Gresik.
Nota kesepahaman kerjasama pemanfaatan sampah plastik dan kertas itu disaksikan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Dirjen Pengelolaan Sampah Limbah dan B3 (PSLB3) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Rosa Vivien Ratmawati pada Kamis, 3 Juni 2021.
Rosa Vivien Ratmawati memuji Bank Sampah Gresik (Asbag). Asosiasi dipimpin Siti Fitriyah ini oleh Dirjen PSLB3 bisa jadi percontohan pengelolaan sampah di Indonesia.
“Keberadaan bank sampah ini merupakan bagian dari membangun sirkulasi ekonomi melalui tata kelola sampah untuk meningkatkan perekonomian rakyat. Saya berharap Kinerja Bank Sampah Gresik patut dijadikan rujukan bagi bank sampah yang lain,”katanya.
Rosa Vivien Ratnawati mengaku melihat sendiri aktivitas yang dilakukan oleh Siti Fitriyah. Ketua Asbag yang juga Pembina Bank Sampah Gemes Sekardadu ini sangat menikmati pekerjaannya. “Hal ini bisa dilihat di medsos yang diunggah mbak fitriyah selalu mengerjakan dengan senyum keikhlasan. Bank sampah ini produktifitasnya sangat menggembirakan,”puji Rosa.
BANK SAMPAH : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berdialog dengan warga kampung Kreasi di Jalan Kramatlangon, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Gresik pada Rabu , 2 Juni 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang didampingi oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Mokh Najikh menyatakan sangat mendukung proyek perubahan dari Dirjen PSLB3 KLHK dalam membangun sirkulasi ekonomi melalui tata kelola sampah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Kami berharap program ini dapat menyelesaikan permasalahan sampah, meningkatkan pendapatan masyarakat. Pelibatan bank sampah dapat mendorong perwijudan sirkular ekonomi dan pengelolaan sampah di masyarakat,”kata Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani.
Menurut Gus Yani, pengelolaan bank sampah dapat memenuhi kebutuhan bahan baku industro daur ulang plastik dan kertas dalam negeri sekaligus mengurangi impor limbah B3. “Terima kasih kepada Dirjen PSLB3 KLHK yang telah memfasilitasi kemitraan dan kerjasama ini. Saya berharap permasalahan pemenuhan bahan baku industri daur ulang dalam negeri dapat teratasi,”harap Gus Yani.
Sebelumnya, Gus Yani menyempatkan melihat langsung kampung Kreasi di Jalan Kramatlangon, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Gresik. Di kampung binaan DLH Gresik dan PT Pertamina Lubricant ini, masyarakat memanfaat sampah menjadi barang bernilai ekonomis.
Seperti, vas bunga, damarkurung hingga tempat duduk fashionable. Di kampung juga terdapat kafe cukup membayar dengan sampah plastik atau kertas. Namanya, Kosam (Kopi Sampah). Ngopi Bayar pakai sampah. Tahun lalu, Kosam mengumpulkan 1,34 ton sampah. (yad)
GRESIK, 1minute.id- Kebocoran air di perusahaan daerah (Perusda) Giri Tirta mencapai 40 persen. Perusahaan pemasok kebutuhan air bersih untuk masyarakat dan sebagian industri di Kota Santri itu terancam kolaps.
Manajemen perusahaan berkantor di Jalan Raya Bunder Asri, Kecamatan Kebomas itu mulai mewacanakan kenaikkan tarif. Direktur Utama Perusda Giri Tirta Siti Aminatus Zariyah tidak membantah terkait kenaikkan tarif air itu. “Sudah 3 tahun tarif air tidak naik. Sesuai peraturan pemerintah pusat setiap tahun tarif harus dievaluasi,”kata Risa-sapaan-Siti Aminatus Zariyah dikonfirmasi melalui telepon pada Kamis, 3 Juni 2021.
Namun, Risa buru-buru mengatakan, wacana kenaikkan tarif itu masih lama. “Itu solusi. Tapi masih wacana. Masih lama, masih lama,” imbuhnya. Terkait kebocoran hingga 40 persen atau setara 4.581.240 dari total produksi 11.465.902 meter kubik selama triwulan I tahun ini, ia tidak membantahnya. “Tingkat kebocoran sekitar 40 persen, 39 persen. Normalnya 25 persen,”katanya.
Kebocoran yang diatas ketentuan normal itu, jelas Risa disebabkan perusda Giri Tirta menambah pasokan air. “Tapi, infrastrukturnya tidak dibenahi. Itu simpel saja,”ujarnya.
Kebocoran mencapai 4,5 juta meter kubik membuat perusda Giri Tirta membuang uang mencapai miliaran rupiah perbulan. Seperti diberitakan rapat evaluasi komisi II dengan manajemen Perusda Giri Tirta mengungkap fakta mencengangkan. Kebocoran air sekitar 40 persen.
Atau sekitar 4.581.240 dari total produksi 11.465.902 meter kubik selama triwulan I tahun ini. 1minute.id mengilustrasikan, tarif air rumah tangga (R-1) seharga Rp 1.500 m³, uang terbuang Rp 6.871.860 per 3 bulan atau Rp 2.290.620.000 per bulan. Akan tetapi, tarif air berjenjang potensi kerugian semakin membengkak.
Ilustrasinya, pelanggan R-1 pemakaian air 20 m³ per bulan rekening tagihannya Rp 59.500 perbulan atau tarif air Rp 2.975 per m³. Bila air Rp 2.975 m³ dikalikan volume kebocoran 4,5 juta m³ potensi pendapatan yang hilang sama dengan Rp 14.629.189.000 per tiga bulan atau Rp 4.543.063.000 per bulan. Woooo…..!
Meski potensi kehilangan cukup besar, Risa mengaku cash flow alias arus kas keuangan Perusda Giri Tirta masih cukup baik. “Keuangan aman. Setiap bulan dapat uang. Dodol banyu kan dapat uang. Meski tidak ada batinya (laba) karena harga jual air di subsidi,”ujarnya.
Dalam rapat evaluasi dengan komisi II DPRD Gresik wacana menaikkan tarif dengan menambah volume ditolak. Sebab, penambahan volume tanpa adanya perbaikkan infrastruktur pipanisasi kebocoran ain akan semakin tinggi. (yad)
GRESIK, 1minute.id- Kebocoran air di perusahaan daerah (Perusda) Giri Tirta mencapai 40 persen atau sekitar 4.581.240 dari total produksi 11.465.902 meter kubik selama triwulan I tahun ini.
Bila merujuk tarif air rumah tangga (R-1) seharga Rp 1.500 m³, uang terbuang Rp 6.871.860 per 3 bulan atau Rp 2.290.620.000 per bulan. Akan tetapi, tarif air berjenjang potensi kerugian semakin membengkak.
Ilustrasinya begini, pelanggan R-1 pemakaian air 20 m³ per bulan rekening tagihannya Rp 59.500 perbulan atau tarif air Rp 2.975 per m³ bila dikalikan volume kebocoran 4,5 juta m³ potensi pendapatan yang hilang sama dengan Rp 14.629.189.000 per tiga bulan atau Rp 4.543.063.000 per bulan. Woooo…..!
TARIF AIR : Ini tarif air Giri Tirta ( foto : repro chusnul cahyadi/1minute.id)
Kebocoran air di Perumda Giri Tirta itu terungkap dalam rapat evaluasi Komisi II dengan Direksi Perumda Giri Tirta pada Rabu, 2 Juni 2021. Tingginya angka kebocoran air mencapai Rp 4,5 miliar lebih membuat para legislator terkejut. “Selama triwulan saja, kebocorananya sudah sangat tinggi. Bisa terancam bangkrut kalau tak ditangani dengan benar,”kata Sekretaris Komisi II Lilik Hidayati.
Ketua Komisi II Markasim Halim Widianto menambahkan, manajemen selalu berdalih kebocoran air akibat pipa uzur karena kinerja jajaran direksi sebelumnya. Markasim meminta manajemen Giri Tirta mematakan titik pipa air yang bocor itu. Bisa dipastikan, kebocoran yang tinggi tidak hanya terjadi di satu titik. Lalu, mana laporan titik kebocorannya? Penyebabnya karena apa? Lalu solusinya bagaimana? “Soal kebocoran pipa air itu alasan klasik yang terus diulang setiap rapat evaluasi,”tegasnya.
Anggota Komisi II Ahmad Kusrianto meminta direksi memberikan alur peta pipa utama untuk mengetahui titik kebocorannya. Dia juga menyebut bahwa kebocoran tidak harus tinggi, atau setidaknya bisa ditekan. “Pergantian pipa uzur seharusnya bisa dilakukan karena ada dana penyusutan di perusahaan. Kenyataannya, dalam laporan menyebut dana penyusutan di Perumda Giri Tirta tidak ada alias kosong,”katanya.
Dalam rapat evaluasi komisi II DPRD Gresik memberikan rekomendasi agar manajemen Giri Tirta menekan angka kebocoran air. “Setidaknya dibawah angka 20 persen, sembari melakukan maintenance perbaikan. Setelah layanan utama beres dan tidak ada keluhan,”kata Wakil Ketua Komisi II Syahrul Munir.
Bagaimana solusinya? Dirut Perusda Giri Tirta Siti Aminatus Zariyah mewacanakan menaikkan tarif air kepada pelanggan. “Itu masih wacana. Karena sudah 3,5 tahun tarif air tidak naik. Normatifnya, tarif air dievaluasi setiap tahun,”kata Risa-panggilan-Siti Aminatus Zariyah dikonfirmasi 1minute.id melalui telepon pada Kamis, 3 Juni 2021.(yad)
GRESIK,1minute.id – Sebanyak 14 pasangan finalis Cak dan Yuk Gresik 2021 masih menjalani masa karantina di salah satu hotel di Kota Santri. Siapa yang bakal menjadi Duta Wisata Gresik bakal ditentukan dalam grand final di halaman Kantor Bupati Gresik pada Jumat malam, 4 Juni 2021.
Rencana Anugera Duta Wisata Gresik ini dihadiri Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Gresik Agustin Halomoan Sinaga mengatakan, pemilihan Cak dan Yuk Gresik 2021 dikemas secara berbeda pasca tiga tahun vakum. “Setiap peserta membuat video pendek tentang pariwisata di Gresik,”kata Sinaga.
Video karya finalis itu nantinya akan di launching ketika grand final Cak dan Yuk Gresik. “Nanti pak bupati (Fandi Akhmad Yani,Red) tinggal ngeklik menggunakan tab akan muncul virtual tour Kota Bandar Grissee,”terang mantan Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik itu.
Selain malam penganugerahan Cak dan Yuk Gresik juga ada Anugera Wisata Gresik. Ada puluhan destinasi wisata yang dinilai tim juri dari akademisi dan praktisi. Panitia membagi tiga kategori yakni wisata alam, buatan dan budaya. Setiap kategori akan diambil 5 nomimasi untuk tetapkan sebagai juara pertama, dua dan tiga.
Sinaga mengatakan, ada sejumlah kreteria untuk desa wisata. Diantaranya, ada kelompok sadar wisata (pokdarwis) dan profesionalitas dalam mengelola wisata. “Karena saat ini masih pandemi, tentunya kepatuhan dalam penerapan protokol kesehatan menjadi salah satu peneliannya,”tegas Sinaga. (yad)
GRESIK, 1minute.id – Tiga desa di Kecamatan Ujungpangkah ditetapkan sebagai kawasan ekosistem esensial (KEE). KEE itu ditetapkan melalui surat keputusan (SK) Gubernur Jatim No.188/233/KPTS/013/2020 tertanggal 13 Mei 2020 dengan luas 1554,27 hektare.
EKSPLORASI KEE UJUNGPANGKAH : Suaka burung MBS yang menjadi tempat suaka burung pada Rabu, 3 Juni 2021 (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)
Rimcianya, Desa Pangkah Kulon 347,03 ha ; Pangkah Wetan 763,99 ha dan Banyuurip 32,69 ha. Pada Rabu, 2 Juni 2021 wartawan 1minute.id bersam jurnalis lainnya melakukan penyusuran kawasan suaka burung dengan naik perahu motor. Penyusuran muara menuju lokasi suaka burung itu ditempuh selama 45 menit. Berangkat sekitar pukul 15.00 dari Muara Bengawan Solo (MBS) Desa Pangkah Wetan.
KUNTUL PERAK : Burung bernama latin ardea Intermedia cukup mudah ditemui di KEE Ujungpangkah, Gresik, Jatim ketika melakukan ekspolarasi di kawasan satwa pada Rabu, 2 Juni 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)
Sore itu, kondisi muara sedang pasang. Dalam perjalanan itu, beberapa burung. Antara lain, Kuntul Perak/intermediate Egret (ardea Intermedia) ; Kuntul Kecil/Little Egret (Egretta Garzetta) dan Kowak Malam.Kelabu /Black Crowned Night Heron (Nycticorax nycticorax).
Dara Laut Sayap Putih/hite-Winget Tern (childonias leucopterus) . Susur muara kawasan suaka burung untuk memperingati World Wetlands Day 2021 atau Hari Lahan Basah Sedunia yang diperingati setiap 2 Juni itu. Susur MBS ini diadakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Dinas Lingkungan Hidup Gresik, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jatim dan Kawasan Ekosistem Esensial Mangrove Ujungpangkah.
RIMBUN : KEE Ujungpangkah menjadi kawasan suaka burung antara lain burung migran dari Benua Australia pada Rabu, 2 Juni 2021 (foto : chusnul canhyadi/1minute.id)
Kepala Bidang Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur Wilayah II Gresik, Wiwied Widodo mengatakan, KEE Ujungpangkah ini berpotensi menjadi lahan basah internasional. “Ada 72 jenis burung laut. Sebanyak 52 diantaranya burung migran dari Australia,”kata Widodo.
TERBANG RENDAH : Dua ekor burung sedang mencari mangsa ikan di KEE Ujungpangkah, Gresik, Jatim pada Rabu, 2 Juni 2021. ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)
Dalam eksplorasi KEE pada Rabu, 2 Juni 2021 kondisi MBS sedang pasang. “Sudah hampir seminggu ini air pasang. Biasanya burung sembunyi di balik rimbun mangrove,”kata Kades Pangkah Wetan Syaifullah Mahdi. (yad)