Kopsyah MUI ke-15 Hadir Di Gresik, Bupati Inginkan Produk Ponpes Masuk Ritel Ideal Mart

GRESIK,1minute.id– Koperasi syariah (Kopsyah) hadir di Gresik. Namanya,  Kopsyah Mitra Usaha Ideal (Kopsyah MUI) Jatim. Kopsyah MUI kali pertama di Kabupaten Gresik itu diresmikan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Kamis, 3 Maret 2022.

Kopsyah MUI itu berlokasi di Jalan Pahlawan, Desa Ngawen, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik. Kopsyah menempati gedung tiga lantai. Lantai dasar diperuntukkan ritel  Ideal Mart , Lantai 2 kantor manajemen usaha simpan pinjam syariah dan lantai 3 ruang pertemuan dan lainnya. 

Peresmian Kopsyah MUI dan Grand Opening Ritel Ideal Mart tersebut dihadiri oleh Ketua Kopsyah MUI Jatim  Abdul Muhith, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gresik KH. Mansoer Sodiq, mantan Ketua MUI Gresik KH. Chusnan Ali, tokoh agama serta jajaran pengurus Kopsyah MUI Jatim cabang Gresik.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan apresiasi berdiri kopsyah dan  Ideal Mart itu.  “Hal ini menunjukkan suatu impelementasi kegiatan berbentuk ekonomi syariah umat islam di Kabupaten Gresik dalam bentuk koperasi,”ujar Fandi Akhmad Yani pada Kamis,  3 Maret 2022. “Kita berharap dengan Koperasi Syariah ini, mampu menjawab tantangan terhadap ekomomi Umat,”imbuh Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Ia melanjutkan, dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) koperasi berbasis syariah menjadi alternatif masyarakat dengan pembiayaan yang murah dan mudah untuk permodalan usaha dalam bisnis UKM dan UMKM di Kabupaten Gresik. Menurut Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani, cara memulai usaha baru bukan lah suatu hal yang mudah. “Kopsyah MUI dan Toko Ideal Mart harus bisa membawa produk produk pondok pesantren untuk dipasarkan,”harapnya. 

Produk di Ideal Mart harus didominasi dari pondok pesantren tujuannya untuk mendukung produk buatan asli lokal untuk kemandirian dan mendorong ekonomi umat. “Saya berharap agar pengurus Koperasi Syariah Mitra Usaha Ideal dan Ritel Ideal Mart dapat menjalankan amanah dengan baik,”katanya. 

Sementara itu, Ketua Kopsyah MUI Jatim Abdul Muhith mengatakan Kopsyah MUI sudah beroperasi di 3 Cabang Kabupaten/Kota. Yakni, Surabaya, Gresik dan Lamongan dengan total keseluruhan sebanyak 15 kantor cabang. Salah satunya kantor pusat yang saat ini diresmikan oleh Bupati Gresik. “Insya Allah tahun depan Kopsyah MUI akan menyentuh seluruh wilayah Jawa Timur sesuai wilayah kerja kita,”katanya. 

“Semoga hadirnya koperasi simpan pinjam berbasis syariah dan ritel Mart ini dapat dapat memberikan manfaat untuk warga masyarakat Sidayu dan sekitarnya,”harap Muhith. (yad)

Kopsyah MUI ke-15 Hadir Di Gresik, Bupati Inginkan Produk Ponpes Masuk Ritel Ideal Mart Selengkapnya

TPST Prupuh Beroperasi, Volume Sampah Warga Terbatas, Pengelola Berencana Ambil Sampah dari Desa Lain

HASIL PENGOLAHAN : Bupati Gresik Fandi Akhmad didampingi Kades Prupuh Mushollin melihat hasil pengolahan sampah di TPST Prupuh, Desa Prupuh, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik pada Rabu, 23 Februari 2022 ( Foto : Prokopim Gresik for 1minute.id)

GRESIK, 1minute.id –  Harapan baru bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dalam problem sampah perkotaan. Ketika sampah rumah tangga semakin menjulang ke angkasa di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ngipik di Jalan Prof Moh Yamin, Desa Ngipik, Kecamatan/Kabupaten Gresik. 

Di Desa Prupuh, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik telah beroperasi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). Tempat pengolahan dikelola oleh Pemerintah desa (Pemdes) setempat bersinergi dengan salah satu perusahaan multiinternasional berpusat di Prancis. 

TPST ini sempat dikunjungi oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Rabu, 23 Februari 2022 memanfaatkan sampah rumah tangga warga Desa Prupuh. Bupati Fandi Akhmad Yani berharap TPST di Desa Prupuh ini menjadi Pilot Project  atawa proyek percontohan dalam pengolahan sampah di Kabupaten Gresik.

Menurut Kepala Desa Prupuh Mushollin mengatakan, semua sampah rumah tangga warganya di olah di TPST tersebut. Volume sampah rumah tangga sekitar 5 kubik setiap harinya. Sampah itu lalu dipilah. Sampah plastik dipilah untuk di jual. “Sampah organik dibuat makan maggot atau larva dari lalat tentara hitam (black soldier fly) karena mampu menghasilkan nilai tambah bagi ekonomi rumah tangga.

Maggot mampu mereduksi sampah organik dalam jumlah besar dan cepat. “Yang sampah daun-daunan digiling jadi kompos,”kata Mushollin dikonfirmasi 1minute.id melalui pesan WhatsApp pada Senin, 28 Februari 2022. Dengan pengolahan itu, semua sampah rumah tangga bisa memiliki nilai lebih. Bahkan, kini Mushollin berencana mengambil sampah dari desa lainnya. “Kalo khusus sampah Prupuh ndak banyak pak! Ini rencananya mau ambil sampah dari desa lain karena kalo hanya Prupuh saja masih kurang,”tegasnya. 

BUKIT SAMPAH: Begini kondisi TPA Ngipik di Jalan Prof Moh Yamin, Desa Ngipik, Kecamatan/Kabupaten Gresik pada 22 Januari 2022 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Seperti diketahui, pengolahan sampah rumah tangga masih menjadi problem bagi pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Sampah di TPA Ngipik semakin ke angkasa. Semakin menggunung menyerupai bukit. Sebab, hampir semua sampah rumah tangga tersebar di 16 dari 18 Kecamatan se-Kabupaten Gresik di tampung di TPA Ngipik. Dua Kecamatan lainnya yakni Sangkapura dan Tambak, Pulau Bawean. Pemerintah Kabupaten berencana membangun TPST di tiga tempat yakni Gresik Selatan, Gresik Utara dan Pulau Bawean.  Dari tiga lokasi itu, baru TPST Prupuh yang sudah beroperasi. (yad)

TPST Prupuh Beroperasi, Volume Sampah Warga Terbatas, Pengelola Berencana Ambil Sampah dari Desa Lain Selengkapnya

Realisasi Investasi Melebihi Target,Bupati Gresik Raih Penghargaan Menteri Investasi/BKPM 

GRESIK,1minute.id – Investasi masuk ke kabupaten Gresik menunjukkan tren peningkatan. Pada 2021, realisasi investasi yang masuk melebihi target yang dicanangkan Pemkab Gresik sebesar Rp 9,09 triliun. Tahun ini,  Pemkab Gresik mengestimasikan target investasi yang masuk sebesar Rp 15,9 triliun. 

Capaian positif bidang investasi itu membuat  Kementerian Investasi/BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) mengganjar dengan apresiasi. Penghargaan diserahkan oleh Menteri Investasi/BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) Bahlil Lahadalia kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DMP-PTSP) Reza Pahlevi di ruang rapat Nusantara Kementerian Investasi/BKPM Jl Gatot Subroto Jakarta pada Rabu sore, 16 Februari 2022.

Penghargaaan itu diberikan kepada Gubernur dan Bupati/Walikota di Indonesia yang berhasil menaikkan target capaian realisasi Investasi 2021 sesuai yang diharapkan negara. “Bupati Gresik telah memberikan kontribusi terhadap target capaian realisasi investasi 2021 yang diinginkan pemerintah,”kata Bahlil.

Menurut Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, penghargaan ini menjadi salah satu kebanggaan yang mendorong untuk lebih baik dalam melakukan inovasi, mendorong penguatan di bidang perizinan berinvestasi, terutama di era new normal ini menciptakan inovasi baru. “Proses pelayanan publik tidak terganggu, bahkan lancar dan dijamin kemudahan,”ungkap Fandi Akhmad Yani. 

Penghargaan itu, imbuhnya, akan menjadikan semangat dan motivasi untuk lebih berinovasi, khususnya dalam peningkatan investasi di daerah. (yad

Realisasi Investasi Melebihi Target,Bupati Gresik Raih Penghargaan Menteri Investasi/BKPM  Selengkapnya

Bupati Gresik Beri Lampu Hijau, BNNK Gresik Menempati Gedung Eks UPT Puskesmas Alun-alun 

GRESIK,1minute.id – Mimpi Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gresik memiliki kantor bakal segera teralisasi. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan sinyal lampu hijau institusi yang dipimpin oleh AKBP Supriyanto itu untuk menempati gedung bekas UPT Puskesmas Alun-alun Gresik.

Hal itu diungkapkan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika membuka Rapat Kerja (Raker) Program Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba pada Instansi Perintah di Hotel Horrison di Jalan Kalimantan Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB) pada Selasa, 15 Februari 2022.

“Terkait kantor BNNK Gresik masih belum mempunyai tempat yang permanen mempersilahkan untuk menempati bekas UPT Puskesmas lama Alun Alun untuk dijadikan kantor tetap,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad pada Selasa, 15 Februari 2022. 

Saat ini, BNNK Gresik menempati gedung sewa pakai di Jalan Basuki Rahmat, Gresik.  Gedung dengan arsitektur Kolonial Belanda itu sebelumnya digunakan untuk mess pemain Gresik United. Gedung itu milik seorang pengusaha. Sebelumnya, BNNK Gresik menyelamatkan rumah di Jalan Raya Belitung, Kompleks Perumahan Randuagung, Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas. Kemudian, BNNK Gresik menyewa rumah di Jalan Kalimantan, Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB). 

Bupati berusia 36 tahun itu memberikan lampu hijau BNNK menempati aset Pemkab Gresik karena menganggap BNNK Gresik memiliki peran besar menyelamatkan generasi muda dan masyarakat pada umumnya agar jauh dari penyalahgunaan narkoba dan obat obatan terlarang lainnya. Gus Yani mengajak BNNK Gresik berkolanorasi dan sinergi dengan menggandeng kiai, ulama,  tokoh agama (Toga) dan tokoh masyarakat (Tomas) bersama sama bergandeng tangan bekerja keras dalam upaya penanggulangan Narkoba.

“Narkoba adalah musuh negara, musuh rakyat dan musuh kita semua karena dapat merusak masa depan generasi, Upaya penanggulangan narkoba membutuhkan dukungan penuh dari seluruh komponen masyarakat,”tegas Gus Yani.Selain Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Raker menghadirkan narasumber Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, dan Kepala BNNK Gresik AKBP Supriyanto ini diikuti oleh Kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di Lingkungan Pemkab Gresik. 

Dalam pertemuan sebelumnya dengan wartawan Kepala BNNK Gresik AKBP Supriyanto menyatakan Gresik Darurat Narkoba. Indikator, jumlah kasus narkoba menunjukkan tren naik. Kualitas maupun kuantitas. Dibutuhkan kerjasama semua stakeholder untuk melakukan pemberantasan,  pencegahan penggunaan barang haram itu di Gresik.  (yad)

Bupati Gresik Beri Lampu Hijau, BNNK Gresik Menempati Gedung Eks UPT Puskesmas Alun-alun  Selengkapnya

Ini Syarat Investor Yang Akan Mendirikan Perusahaan di Gresik 

GRESIK,1minute.id – Persoalan tingginya angka pengangguran menjadi perhatian serius bagi duet Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah,  Bupati dan Wakil Bupati Gresik. Ratusan industri beroperasi di Gresik. Sayangnya, pertumbuhan industri dan investasi itu tidak linier dengan penyerapan tenaga kerja lokal.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengundang perwakilan sejumlah perusahaan untuk berdiskusi dalam upaya mengurangi angka pengangguran yang masih tinggi tersebut. Pertemuan di gelar hall Pudak Galeri di Jalan Pahlawan, Gresik pada Senin, 14 Februari 2022. 

Fandi Akhmad Yani membuka Forum Grup Discussion (FGD) bertemakan Mengurangi Pengangguran dengan Memaksimalkan Penyerapan Tenaga Kerja Lokal melalui Perusahaan Alih Daya mengatakan Kabupaten Gresik menjadi perhatian khusus di Jawa Timur terkait dengan banyaknya industri skala kecil hingga besar. Kondisi itu, katanya, menjadi harapan bagi semua masyarakat Gresik agar dapat bekerja.

“Gresik ini industrinya banyak, nilai investasinya juga tinggi. Sayangnya penyerapan tenaga kerjanya masih belum tampak memprioritaskan masyarakat lokal,”kata Bupati berusia 36 tahun itu. Padahal, lanjutnya,  banyaknya industri ini menjadi harapan masyarakat agar dapat bekerja. “Untuk itu kami ajak bapak dan ibu (perwakilan perusahaan, Red) sekalian untuk mengatasi kondisi seperti saat ini,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad. 

Untuk diketahui, pada 26 Februari 2022 nanti, Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah genap setahun menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik. 
Gus Yani melanjutkan, tingginya angka pengangguran saat ini menjadi pekerjaan rumah (PR) yang harus ditindaklanjuti oleh seluruh stakeholder. Ia meminta untuk adanya kolaborasi dan koordinasi yang intens. “Ini merupakan tanggungjawab bersama, artinya tidak hanya pemerintah saja yang dituntut menyelesaikan persoalan yang ada saat ini, namun juga stakeholder dan unsur terkait untuk bisa saling kolaborasi,”katanya. 

Disisi lain, Gus Yani menegaskan bagi investor yang ingin mendirikan perusahaan di Gresik, salah satu syarat yang harus dipenuhi adalah penyerapan tenaga kerja lokal. “Kedepan Saya ingin memastikan bahwa investor yang ingin mendirikan perusahaan di Gresik, maka masyarakat lokal harus diutamakan. Namun apabila tidak sanggup memenuhi, maka pemerintah akan mengambil sikap tegas sesuai dengan kewenangan kami,”tegasnya. 

“Dan Saya tekankan, ini bukan warning, namun saya selaku pemerintah daerah mengajak kepada perushaaan-perusahaan untuk mempunyai sikap peduli pengurangan pengangguran di Kabupaten Gresik,”imbuhnya dengan nada serius. Ia berharap bagaimana pemerintah  juga pemangku kepentingan serta perusahaaan mempunyai kepedulian serta memberi manfaat yang terbaik bagi masyarakat Gresik. (yad)

Ini Syarat Investor Yang Akan Mendirikan Perusahaan di Gresik  Selengkapnya

Bupati Kunjungi Warga Terdampak Luapan Kali Lamong untuk Pasti Aman dan Sehat 

GRESIK,1minute.id – Luapan air Kali Lamong merambah Kecamatan Benjeng, Gresik. Sehari sebelumnya menggenangi tujuh desa di Kecamatan Balongpanggang. Di Kecamatan Benjeng sebanyak 200 unit rumah yang tergenangi banjir kiriman itu. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meninjau langsung ke rumah warga terdampak luapan Kali Lamong itu pada Jumat, 11 Februari 2022.

Diantaranya ke Desa Munggungianti. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani datang sambil membawa bantuan. Bupati 36 tahun itu didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab Gresik Suyono, Kepala Dinas PUTR Achmad Hadi, Kepala Dinas Sosial dr. Ummi Khoiroh, Kepala Dinas Satpol PP Suprapto.

Kedatangan Bupati Fandi Akhmad Yani untuk memastikan kondisi warga terdampak dalam kondisi aman dan sehat. Bupati menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik untuk tetap siaga apabila kawasan terdampak banjir meluas.
“Saya ingin melihat langsung dan memastikan warga yang terdampak tidak ada yang sakit. Kemudian posko siaga banjir juga telah kami siapkan melalui Dinas Sosial dan BPBD yang kita pusatkan di Balai Desa Munggugianti untuk siaga,”katanya. 

Banjir akibat meluapnya Kali Lamong yang melanda wilayah di Gresik Selatan hampir setiap tahun terjadi. Dan, sudah bertahun-tahun. Sejak tahun lalu, Pemkab Gresik mulai mengurai problem tahunan itu dengan melakukan normalisasi Kali Lamong. Normalisasi dilakukan dengan cara membangun plengsengan, mengeruk dan melebar bantaran Kali Lamong.

Normalisasi dilakukan diantaranya di Desa Morowudi, Kecamatan Cerme dan sekitarnya. 
“Memang kondisi seperti saat ini selalu terjadi setiap tahun. Namun kita terus mencari solusi-solusi terbaik. Normalisasi di Morowudi misalnya, sudah kita lakukan.Sebab normalisasi juga berdampak sangat penting ketika curah hujan cukup tinggi,”katanya. 

Kedepan, tambahnya, pihaknya juga akan segera melakukan perbaikan pada saluran air dengan menggunakan box culvert. “Secepatnya kita perbaiki saluran air dengan menggunakan box culvert. Kita mulai dari depan kantor PLN, kantor Kecamatan Benjeng, Kantor Koramil, Pasar benjeng hingga ke Puskesmas Benjeng dan sekitarnya,”lanjutnya.

Dirinya berharap bencana banjir yang melanda setiap tahun ini dapat segera teratasi sehingga masyarakat tidak waswas saat musim hujan tiba. Ia juga berharap kolaborasi antara Pemerintah dan para pengusaha di wilayah Kecamatan Benjeng, Cerme, Balongpanggang untuk gotong royong mengatasi permasalahan saat ini. Sebab menurutnya, campur tangan para pengusaha ini juga dinilai sa gat bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

“Seperti yang sudah dilakukan di Kecamatan Cerme. Para pengusaha bersatu dan gotong royong membantu mengatasi banjir. Untuk itu kami mendorong adanya sebuah gerakan mitigasi bencana berbasis gotong royong yang tergabung dalam paguyuban pengusaha. Kami selaku pemerintah siap memfasilitasi dan menentukan titik lokasi prioritas untuk ditangani,”pungkasnya.

Sementara itu, Kadinsos Gresik dr. Ummi Khoiroh menyampaikan bahwa pihaknya telah mendapat arahan dari Bupati Gresik (Gus Yani) untuk tetap bersiaga di posko banjir. Hingga saat ini, pihaknya dibantu dengan tim Tagana dan Karangtaruna setempat telah menyiapkan bantuan makanan untuk masyarakat. “Kita terus standby dan siaga, hingga hari ini kita sudah mendistribusikan sekitar 1.200 posri nasi bungkus untuk masyarakat,”imbuhnya. (yad)

Bupati Kunjungi Warga Terdampak Luapan Kali Lamong untuk Pasti Aman dan Sehat  Selengkapnya

Bupati Gresik Terima Penghargaan Sebagai Kepala Daerah Inisiator Olahraga di Hari Pers Nasional 

KENDARI,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani menerima penghargaan sebagai kepala daerah inisiator penggerak olahraga. Penghargaan ini diberikan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat di acara Hari Pers Nasional (HPN) 2022 di Kendari, Sulawesi Tenggara pada Rabu, 8 Februari 2022.

Penghargaan ini diberikanoleh Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali dan Ketua PWI Pusat Atal S.Depari. Dalam sambutannya, Menpora Zainudin meminta kepala daerah yang telah menerima penghargaan harus terus meningkatkan pembinaan olahraga di masing-masing daerah.  “Karena perintah dari Pak Presiden Jokowi,”kata Zainudin Amali.

Pembinaan olahraga, imbuhnya, harus dirombak dan diperhatikan penuh untuk meningkatkan prestasi.
Menpora menekankan, agar kepala daerah serius melakukan pembinaan olahraga. Sehingga, lanjut dia, desain pembinaan olahraga perlu dibahas dengan serius. “Di sinilah peran masing-masing kepala daerah dibutuhkan dalam desain pembinaan olahraga. Karena prestasi akan diraih jika pembinaan yang baik dilakukan dari bawah,”ujarnya.

Selain Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani,  penghargaan diberikan kepada Wali Kota Medan Bobby Alif Nasution yang juga menantu Presiden Joko Widodo, Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto, Bupati Maluku Utara Thaher Hanubun, Wali Kota Gorontalo Marten A Taha dan Bupati Mimika Oltinus Omeleng. 

Sementara itu gubernur penerima penghargaan di bidang yang sama yakni, Gubernur Riau Syamsuar, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Kalimantan Utara Zainal A.Paliwang, Gubernur Sulawesi Tenggara M Ali Mazzi, Gubernur Papua Lukas Enembe. Peringatan HPN 2022 dipusatkan di Kendari, Sulawesi Tenggara akan digelar Rabu besok, 9 Februari 2022 rencananya dihadiri oleh Presiden KH Ma’ruf Amin. (yad)

Bupati Gresik Terima Penghargaan Sebagai Kepala Daerah Inisiator Olahraga di Hari Pers Nasional  Selengkapnya

Bupati : Secepatnya Berkoordinasikan dengan DPRD untuk Revitalisasi Pasar Sidayu 

GRESIK,1minute.id – Pasar Sidayu terbakar pada Minggu, 30 Januari 2022. Sebanyak 257 dari 527 kios hangus terbakar. Kebakaran hebat di pasar tradisional berlokasi di Desa Mriyunan, Kecamatan Sidayu, Gresik itu diduga akibat korsleting listrik.  

Kebakaran menjelang Salat Subuh ini menjadi perhatian serius Pemkab Gresik. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani langsung meninjau lokasi kebakaran pasar yang berdiri sejak zaman kolonial Belanda itu. Pasar Sidayu berada di sisi utara Alun-alun Sidayu itu mulai buka Badal Subuh hingga pukul 12.00. Pada, hari pasaran yakni Pahing, pasar buka sampai pukul 15.00.

Selama 3 jam, Bupati Fandi Akhmad Yani berada ditengah-tengah pedagang yang terkena musibah kebakaran itu. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani yang pagi memakai baju koko warna putih dan berkopiyah mendengarkan keluhan pedagang setempat. Sesekali Bupati 36 tahun itu memeluk pedagang untuk menenangkan mereka. 

PASAR DARURAT: Sejumlah pedagang mulai berjualan di Alun-alun Sidayu karena tempat jualan mereka di Pasar Sidayu terbakar pada Minggu, 30 Januari 2022 ( FOTO: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Bupati Fandi Akhmad Yani kemudian memutuskan aktifitas pedagang pasar tidak boleh terhenti. Untuk sementara, pedagang diperbolehkan membuka lapak di Alun-alun Sidayu. Pemkab akan mendirikan tenda untuk para pedagang berjualan di Alun-alun. Revitalisasi Pasar Sidayu akan dilakukan secepatnya.

“Secepatnya kita akan koordinasikan dengan DPRD dan pihak terkait. Mohon doanya agar pemulihan pasar ini dapat kita lakukan secepatnya,”kata Gus Yani. Dalam pengamatan 1minute.id,  amuk si jago merah terjadi pukul 04.00. Pasar masih tutup. Tiba-tiba api menyembul ke angkasa. Dalam hitungan menit api membesar dan meluluhlantakkan 259 dari 527 kios yang ada. 

Sekitar pukul 07.00, petugas Damkar Gresik berhasil menguasai amuk si jago merah. Pembasahan hingga pukul 13.00 masih terus dilakukan. Meski, terbakar pedagang masih bersyukur. Sebab, tidak semua barang dagangan ludes. Bahkan, sebagian barang dagangan belum dikirim. “Kami baru kulakukan. Tapi, barang akan dikirim besok (Senin Pahing,Red),”kata seorang pedagang. 

Pahing adalah hari pasaran di Pasar Sidayu. Biasanya, banyak pembeli. Saking banyaknya calon pembeli jam operasional pasar buka hingga badal Asar. “Hari biasa, jam 9-an sudah sepi,”kata Maskur, warga setempat ditemui 1minute.id pada Minggu, 30 Januari 2022. (yad)

Bupati : Secepatnya Berkoordinasikan dengan DPRD untuk Revitalisasi Pasar Sidayu  Selengkapnya

Uji Kir Kendaraan Resmi Beroperasi, Bupati Ingatkan Pelayanan dan Teknologi Digital

GRESIK,1minute.id – Prasasti baru diteken oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Senin, 24 Januari 2022. Prasasti baru, itu adalah gedung UPT Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik. Gedung pelayanan untuk uji kir kendaraan bermotor itu berlokasi di Jalan Raya Banjarsari-Cerme, Desa Cerme Lor, Kecamatan Cerme.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berharap beroperasi kantor pelayanan uji kir dibarengi dengan peningkatan pelayanan kepada masyarakat pengguna jasa. Caranya, mengubah sistem pendaftaran dari konvensional menjadi digital. Pelayanan online bisa mempercepat proses pelayanan. 

“Jangan karena pelayanan lambat, banyak kendaraan pindah ke tempat lain. Gresik akan rugi karena hanya dapat kemacetan lalu lintas saja,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. Selain Gus Yani , peresmian dihadiri Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, Ketua PN Gresik Wiwin Arodawanti, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman. 

Kemudian, Kepala UPT P3LLAJ Dinas Perhubungan Jatim Imam Chairil, Perwakilan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jatim 4 Galuh Putra, serta Perwakilan Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XI Jatim Ahmad Badik.

Masih menurut Gus Yani ada dua hal yang perlu diperhatikan di UPT PKB Dishub Gresik itu. Dua hal itu, pertama adalah di sisi pelayanan dan yang kedua adalah bagaimana peningkatan PAD.  Disisi pelayanan, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani mengharapkan adanya perubahan yang lebih baik dari uji KIR yang lama “Pelayanan lambat, sulit, dan ribet harus dicoret lewat kinerja yang baik,”ujarnya. 

Mengapa pelayanan? Sebab, menurutnya, lantaran di era sekarang kualitas pelayanan adalah hal yang utama. Dengan adanya pelayanan yang berkualitas tersebut, masyarakat akan merasa nyaman dalam memanfaatkan layanan uji KIR kendaraannya sehingga potensi PAD yang diperoleh bisa dimaksimalkan. 

Untuk diketahui gedung baru, tempat pelayanan uji kir berdiri diatas lahan luas 20.369 meter persegi (m²) itu adalah aset Pemkab Gresik. Selama hampir 5 dasawarsa, tempat uji kir kendaraan menempati gedung sewa pakai milik Pemprov Jatim di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik. 

CEK FISIK : Petugas di UPT PKB Dishub Gresik melakukan pengecekan fisik mobil pikap pada Senin, 24 Januari 2022 (FOTO : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Plt Kepala Dinas Perhubungan Gresik Eddy Hadisiswoyo mengatakan, pembangunan gedung UPT PKB ini merupakan angan-angan sejak puluhan tahun yang lalu. Pembangunan bisa terealisasi dengan pembiayaan dari APBD Gresik dan bantuan hibah  Pemprov Jawa Timur berupa sarana alat pengujian.

“Dengan adanya Gedung UPT Pengujian Kendaraan Bermotor ini pelayanan terhadap masyarakat terkait uji KIR kendaraan dan juga sebagai sarana dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD),”terang Plt Dinas Perhubungan Gresik Edy Hadisiswoyo dalam sambutannya. 

Sementara itu, Kepala UPT PKB Dishub Gresik Sriono mengungkapkan, beroperasi tempat uji kir ini bisa menambah pundi-pundi pendapatan asli daerah (PAD) Gresik. Pada 2021, PAD yang disetorkan lebih dari Rp 2,5 miliar. “Tahun ini target kami naik menjadi Rp 3 miliar,”kata Sriono. (yad)

Uji Kir Kendaraan Resmi Beroperasi, Bupati Ingatkan Pelayanan dan Teknologi Digital Selengkapnya

Bupati Gresik Marger Dua OPD dan Bentuk OPD Damkar, Efisiensi Anggaran Puluhan Miliar

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik dan mengambil sumpah jabatan 402 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Pelantikan dilakukan di hall parkir Selatan Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 18 Januari 2022. 

Pelantikan ratusan pejabat baru ini untuk pengisian struktur organisasi tata kelola (SOTK) baru. Dalam pelantikan kali ini, Pemkab Gresik menggabungkan dua organisasi perangkat daerah (OPD) dan membentuk satu OPD baru. 

Dua OPD yang digabung itu adalah Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Gresik menjadi Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Ekonomi Kreatif dan Pemuda, Olahraga  ( Disbudparekrafpora) dan Dinas Pertanahan di merger dengan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Gresik.

Selain marger dua OPD itu, Pemkab Gresik membentuk OPD baru yakni Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Gresik. Sebelumnya, UPT Damkar tergabung di Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP). “Pengabung dua OPD dan pembentukan satu OPD baru ini untuk efisiensi. Pemkab bisa menghemat anggaran puluhan miliar,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman usai pelantikan.

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani melanjutkan, efisien anggaran dilakukan pemerintah ini akan digunakan untuk percepatan pembangunan di Gresik. Tentang OPD baru, Dinas Damkar, Menurut Bupati 36 tahun ini karena Gresik dikenal sebagai Kota Industri. “Akan tidak elok bila tidak ada Dinas Damkar,”tegasnya. 

Seperti diberitakan, gerbong mutasi di pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik kembali bergulir. Mutasi dan promosi hari ini, Selasa, 18 Januari 2022 menyasar pimpinan tinggi Pratama, Administrator, Pengawas dan Fungsional di lingkungan Pemkab Gresik. Sebanyak 402 (bukan 274 pejabat seperti diberitakan sebelumnya) yang dilantik. (yad)

Bupati Gresik Marger Dua OPD dan Bentuk OPD Damkar, Efisiensi Anggaran Puluhan Miliar Selengkapnya