TMMD Sinergitas Pemkab Gresik Lahirkan Pembangunan, Prasasti Bermanfaat untuk  Masyarakat

GRESIK,1minute.id – TMMD ke-115 di Pulau Mengare tepatnya di Desa Kramat, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik resmi dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Selasa, 11 Oktober 2022.

Pembukaan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) Kodim 0817/Gresik mengusung tema TMMD Dedikasi Terbaik Membangun NKRI dipusatkan di halaman Kantor Bupati Gresik di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas.

Selama sebulan, ratusan tentara dari berbagai matra itu akan melakukan sejumlah kegiatan pembangunan fisik dan non fisik. Pembangunan fisik antara pembangunan infrastruktur jalan desa, pavingisasi, rehabilitasi rumah tidak layak huni, saluran drainase dan pemasangan penerangan jalan umum (PJU).

Sedangkan, non fisik diantaranya penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara. Sosialisasi bahaya narkoba, keagamaan dan budidaya ikan, pkk, stunting, posyandu, pelayanan KB dan kesehatan gratis. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menggelontorkan anggaran sekitar Rp 3,6 miliar untuk program TMMD ke-115.

KETERANGAN PERS : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar (kanan belakang) melayani wawancara dengan wartawan usai upacara pembukaan TMMD ke-115 di Halaman Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 11 Oktober 2022 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

“TMMD diharapkan menjadi wadah aspirasi dan kepentingan masyarakat guna percepatan pemerataan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat pedesaan,”kata Gus Yani-Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad.

Ia berharap pembangunan infrastruktur bisa dipelihara oleh masyarakat. “Tidak hanya dipelihara, hasil pembangunan yang telah dicapai terus dikembangkan untuk kepentingan bersama. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat,”tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Setelah melakukan upacara pembukaan, rombongan peserta berangkat menuju lokasi TMMD di Pulau Mengare. Tepatnya di Desa Kramat, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik. Tampak hadir dalam upacara itu, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar, Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis serta perwakilan dari Kodam V/Brawijaya serta Komandan Distrik Militer dari Kabupaten/Kota di Jawa Timur. Seperti, Dandim Surabaya Raya, Sidoarjo.

“Sinergitas dan kolaborasi Pemkab Gresik dengan TNI serta masyarakat secara langsung TMMD dedikasi bisa melahirkan pembangunan. Prasasti yang bisa bermanfaat langsung terhadap masyarakat. Terus kita dorong karena melihat potensi sinergitas dan kolaborasi sangat baik untuk kemajuan kabupaten Gresik,”tegas Gus Yani. (yad)

TMMD Sinergitas Pemkab Gresik Lahirkan Pembangunan, Prasasti Bermanfaat untuk  Masyarakat Selengkapnya

Mitigasi Bencana Banjir, Bupati Gresik Sidak Rumah Pompa Pulopancikan, Miris Penuh Sampah

GRESIK,1minute.id – Musim hujan tiba. Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda memberikan peringatan dini kondisi cuaca. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melakukan mitigasi bencana banjir Kota dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di rumah pompa air pengendali banjir di Desa Pulopancikan, Kecamatan/Kabupaten Gresik pada Senin, 10 Oktober 2022.

Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani didampingi Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (CK-PKP) Gresik Ida Lailatussa’diyah  dikejutkan dengan pemandangan yang tidak sedap. Tampak tumpukan sampah yang tertahan di muara kali. Mantan Ketua DPRD Gresik itu tercengang.

Gus Yani mengatakan, kondisi sampah yang tertahan dan tidak segera dibersihkan, akan berpotensi banjir. Apalagi saat curah hujan yang tinggi. “Ini kan sudah masuk musim hujan, tapi saya miris melihat tumpukan sampah seperti ini (sambil menunjuk kearah tumpukan sampah). Gimana gak banjir kalau kondisinya seperti ini,”kata Gus Yani.

Saat itu, tampak petugas rumah pompa air bersama petugas dari Dinas CKPKP sedang membersihkan sampah yang menumpuk di muara kali. Bersih-bersih sampah di muara rumah pompa air pengendali banjir di Desa Pulopancikan, Kecamatan/Kabupaten Gresik dilakukan sejak Minggu, 9 Oktober 2022. Saking banyaknya sampah sehari tidak kelar. 

RUMAH POMPA : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengamati rumah pompa air pengendali banjir di Desa Pulopancikan, Kecamatan/Kabupaten Gresik pada Senin, 10 Oktober 2022 ( Foto : Prokopim Gresik for 1minute.id)

Gus Yani mengajak masyarakat Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik untuk ikut hangarbeni terhadap lingkungan. Caranya, tidak membuang sampah ke bantaran kali. “Kita sudah berupaya mengantisipasi banjir, namun dukungan masyarakat juga menjadi hal yang sangat penting. Mohon untuk tidak membuang sampah di bantaran kali. Kasihan warga yang terkena dampak. Disisi lain kasihan juga petugas-petugas tiap hari nyebur ke kali untuk bersihkan sampah,”ujarnya.

Rencananya, Gus Yani akan menyiapkan satu unit ekskavator untuk melakukan normalisasi muara kali tersebut. Dengan tujuan agar pembersihan sampah dapat dilakukan secara maksimal. “Saya minta Dinas PU untuk segera menyiapkan 1 unit ekskavator untuk memaksimalkan proses normalisasi. Ini juga sebagai langkah antisipasi dan mitigasi banjir. Mudah-mudahan dapat dimaksimalkan sehingga tidak terjadi banjir,”pungkasnya.

Untuk diketahui banjir Kota kerap terjadi di musim hujan. Selain sedimentasi dan penyempitan badan saluran air. Juga, banyak sampah yang dibuang oleh warga Gresik. Kawasan perkotaan menjadi langganan banjir diantaranya Jalan Samanhudi Gresik. Dulu, pusat perdagangan di Kabupaten Gresik. (yad)

Mitigasi Bencana Banjir, Bupati Gresik Sidak Rumah Pompa Pulopancikan, Miris Penuh Sampah Selengkapnya

Bupati Gresik Lega, Yankes hanya Bawa e-KTP Bisa Langsung Dinikmati Warga

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Ibnu Sina Gresik pada Selasa, 4 Oktober 2022. Orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu untuk memastikan pelayanan kesehatan (yankes) kepada warga cukup membawa kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) atau kartu keluarga (KK) bisa dinikmati warga.

Program Gresik Sehati, salah satu visi-misi Nawa Karsa, Gresik baru itu telah dilaunching tadi pagi, Selasa, 4 Oktober 2022. Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah langsung menuju instalasi gawat darurat (IGD). 

Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani menghampiri seorang lelaki yang menunggu di bagian IGD. Lelaki belakang diketahui bernama Ahmad Khusaini, warga Jalan Sindujoyo, Gresik itu mengaku sedang menunggui anaknya, Satriyo Agung menjalani perawatan setelah jatuh dari sepeda motor. Semula Khusaini bingung. Sebab, anaknya tidak memiliki BPJS Kesehatan. “Tadi, Saya hanya bawa KTP,”cerita Khusaini kepada Bupati Fandi Akhmad Yani. 

“Saat ini putra Saya sudah dirawat dan menunggu untuk tindakan operasi besok,” ungkap Khusaini. Satriyo Agung, satu diantara puluhan pasien mendapatkan pelayanan “hanya” berbekal e-KTP atau KK. Program anyar, duet Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah yang baru di launching tadi pagi, Selasa, 4 Oktober 2022. 

Sidak Bupati Fandi Akhmad Yani ke RSUD Ibnu Sina untuk memastikan sistem penjaminan kesehatan secara menyeluruh atau Universal Health Coverage (UHC) sudah berjalan di lapangan. Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani pun lega.

“Kami Pemerintah Kabupaten Gresik bersama seluruh stakeholder yang ada, Alhamdulillah sudah bisa menjalankan UHC untuk memberikan jaminan kesehatan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Gresik,”katanya. “Hanya dengan menggunakan KTP atau KK. Dan tentunya yang penting ketika mengakses layanan kesehatan bisa mudah dan gratis,” tegas Gus Yani.

Gus Yani juga menitip pesan bahwa UHC ini diharapkan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat yang kurang mampu, dan masyarakat yang mampu bisa tetap berkontribusi dengan melaksanakan BPJS secara mandiri dengan tujuan mambantu sesama.

“Ini menandakan bahwasanya, seluruh ekosistem kesehatan yang ada di Kabupaten Gresik kita libatkan. Tujuannya adalah sinergitas dan kolaborasi bersama-sama untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada seluruh masyarakat dari desa hingga kota di Kabupaten Gresik,”terang Gus Yani.

“Kalaupun nanti ada klinik atau faskes yang belum masuk dalam daftar tersebut, maka kita dorong agar bisa masuk. Ada syarat dan ketentuan bagi faskes yang ingin ikut serta dalam pelaksanaan UHC, tinggal dilengkapi saja syarat standar faskes tersebut dan bisa koordinasi dengan Dinkes dan BPJS Kesehatan Gresik,”tambahnya.

Seperti diberitakan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melaunching pelayanan kesehatan kepada seluruh masyarakat Gresik cukup dengan menggunakan e-KTP atau KK. 

Pasalnya, cakupan UHC Gresik sebanyak 1.266.334 jiwa. Artinya, Kabupaten Gresik sudah bisa menjangkau 98,56 % dari jumlah populasi jumlah penduduk Kabupaten Gresik saat ini. UHC merupakan sistem penjaminan kesehatan secara menyeluruh untuk warga Gresik yang belum memiliki Kartu BPJS Kesehatan. 

Dengan cukup membawa e-KTP atau KK, masyarakat Kabupaten Gresik yang membutuhkan pelayanan kesehatan bisa terlayani pada 32 puskesmas, 51 klinik, dan 10 dokter praktik mandiri sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama. Sedangkan untuk fasilitas kesehatan tingkat rujukan, sudah disiapkan 2 rumah sakit pemerintah dan 17 rumah sakit swasta yang ada di Kabupaten Gresik. (yad)

Bupati Gresik Lega, Yankes hanya Bawa e-KTP Bisa Langsung Dinikmati Warga Selengkapnya

UHC Capai 98,56 Persen, Kini, Warga Gresik Berobat Cukup Bawa e-KTP

GRESIK,1minute.id – Kabar gembira bagi warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Kini, warga yang hendak berobat cukup membawa kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) atau kartu keluarga (KK). Sebab, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik telah mencapai sistem penjaminan kesehatan secara menyeluruh. Sistem yang dikenal dengan Universal Health Coverage (UHC) itu tercapai sejak Oktober 2022 ini.

Dengan cakupan UHC sebanyak 1.266.334 jiwa ini, Kabupaten Gresik sudah bisa menjangkau 98,56 % dari jumlah populasi jumlah penduduk Kabupaten Gresik saat ini. UHC merupakan sistem penjaminan kesehatan secara menyeluruh untuk warga Gresik yang belum memiliki Kartu BPJS Kesehatan. 

Dengan cukup membawa e-KTP atau KK, masyarakat Kabupaten Gresik yang membutuhkan pelayanan kesehatan bisa terlayani pada 32 puskesmas, 51 klinik, dan 10 dokter praktik mandiri sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama. Sedangkan untuk fasilitas kesehatan tingkat rujukan, sudah disiapkan 2 rumah sakit pemerintah dan 17 rumah sakit swasta yang ada di Kabupaten Gresik.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, dalam keterangannya menjelaskan bahwa tercapainya UHC ini merupakan perwujudan program Nawa Karsa, yakni Gresik Sehati. “UHC bisa memberikan pelayanan kesehatan kepada seluruh masyarakat Gresik dengan mudah dan cepat,”ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani saat launching UHC pada Selasa, 4 Oktober 2022.

Sebagai suatu program yang baru, mantan Ketua DPRD Gresik, menambahkan bahwa diperlukan adanya rasa optimis untuk menghadapi kendala-kendala yang mungkin nanti muncul. “Kendala itu pasti ada, pasti muncul. Tapi kita harus yakin dan optimis, apa yang menjadi persoalan itu kita urai bersama-sama. Kita tahu, saat ini masih mencakup 98,56 % masih ada 1,4 % masyarakat Gresik yang belum tercover. Nanti kita selesaikan pelan-pelan, yang penting kita mulai pelayanan kesehatan dengan mudah di tahun ini,” terangnya.

Bupati Fandi Akhmad Yani jmenegaskan bahwa UHC ini pada prinsipnya adalah, membantu orang yang terdaftar dalam BPJS. Oleh karenanya akan dilakukan mitigasi, untuk mereka yang mampu tetap bayar dan mereka yang kurang beruntung ekonominya akan ditanggung pemerintah. 

“Oleh karenanya saya minta kepada seluruh kepala desa, seluruh lurah yang hari ini hadir untuk menjadi agen pelopor. Sampaikan kepada seluruh masyarakat Gresik hingga ke pelosok, yang membutuhkan pelayanan kesehatan bisa menggunakan e-KTP atau KK. Jangan sampai masyarakat di Kabupaten Gresik tidak mendapatkan pelayanan karena kurang beruntung ekonominya,”tegasnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Gresik Tutus Novita Dewi, menjelaskan bahwa UHC merupakan wujud nyata kehadiran Pemerintah Kabupaten Gresik untuk memastikan kesehatan masyarakat Gresik. “Selanjutnya kami mengharapkan agar Pemerintah Kabupaten Gresik dapat menjadi penggerak untuk meningkatkan dukungan terhadap keberlangsungan program JKN. Dari cakupan 98,56 % , Pemda Gresik mengcover sekitar 30%. Ini cukup luar biasa kontribusi dari Pemda,”ujar Tutus. (yad)

UHC Capai 98,56 Persen, Kini, Warga Gresik Berobat Cukup Bawa e-KTP Selengkapnya

Bupati Gresik Lepas Peserta Diklat Poltekpel asal Bawean

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 158 peserta Pendidikan dan Latihan (Diklat) Pemberdayaan Masyarakat mengikuti pelatihan di Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya. Mereka berasal dari Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik itu dilepas oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di halaman Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 27 September 2022.

Diklat Pemberdayaan Masyarakat ini bertujuan untuk menciptakan SDM yang berkualitas di bidang transportasi laut. Materi pelatihan meliputi Basic Safety Training (BST), Safety Awareness Training (SAT) dan Advanced Fire Fighting (AFF). Pelatihan berlangsung 15 hari, mulai  27 September sampai  11 Oktober 2022.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, mengapresiasi kegiatan diklat pemberdayaan masyarakat, yang diselenggarakan oleh Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya. Bupati berharap dengan pelatihan ini dapat meningkatkan kapasitas dan profesionalitas terutama memiliki pengetahuan tentang keselamatan, tata cara berlayar dan bernavigasi di laut.

“Ini merupakan kesempatan terutama pada anak – anak yang hidup di wilayah yang potensi akan kemaritiman seperti kepulauan Bawean,” ujarnya. Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani 

meminta kepada peserta untuk mengikuti dengan serius dan optimis dalam penerapan aturan berlayar.

“Hal ini penting sebagai salah satu upaya untuk memberi peningkatan sumber daya manusia (SDM) dalam keselamatan berlayar/bekerja sehari-hari,”katanya. 

Turut mendampingi Bupati, Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, Sekretaris Dinas Perhubungan Joyo Pranoto, Kabag Prokopim Johar Gunawan, dan Camat Tambak Nur Syamsi. (yad)

Bupati Gresik Lepas Peserta Diklat Poltekpel asal Bawean Selengkapnya

Bupati Gresik : PMI Jangan Lelah Berbuat Baik Demi Kemanusiaan 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengapresiasi kinerja Palang Merah Indonesia (PMI) Gresik dalam kegiatan kemanusiaan dan sosial terutama ikut dalam pengendalian wabah Covid-19. Disana ada peran Palang Merah Indonesia (PMI).

“Di usia ke-77 hanya selisih bulan dengan HUT RI, sesuai tema yang diusung Terus Tebar Kebaikan kedepan tantangan PMI semakin berat,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani memberikan sambutan di Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77  PMI di Hotel Aston Inn pada Rabu,14 September 2022.

Selain itu, dihadiri oleh Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani, acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Sekretaris PMI Provinsi Jatim Dwi Suyatno, Ketua PMI Gresik  Achmad Nadlir, Kepala Kantor Kemenag Gresik Sahid, Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Kantor Bea dan Cukai Gresik Eko Rudi Hartono, Ketua Paguyuban Tulang Rusuk Surabaya (PTRS) Eko Santoso serta relawan PMI Kecamatan Se Kabupaten Gresik. Acara itu juga dibarengi dengan launching Bulan Dana PMI 2022.

Menurut Gus Yani, PMI selalu hadir dalam memberikan bantuan dan layanan pada masyarakat korban konflik, bencana, krisis kesehatan, mendiseminasikan nilai-nilai kemanusiaan dan hukum humaniter internasional. “Mungkin kalau layanan donor darah orang sudah banyak yang tahu. Namun ada satu layanan dari PMI yang menarik perhatian saya yaitu Restoring Family Links,”ujar mantan Ketua DPRD Gresik.

Ditambahkan, sesuai artinya layanan PMI ini disebut dengan pemulihan hubungan keluarga. :Siapa yang memerlukan pencarian anggota keluarga, PMI siap membantu,”sambungnya.

“Ini kan luar biasa, Dan jarang dari kita tahu bahwa terdapat layanan PMI yang seperti ini, karena bagi saya keluarga itu sangatlah penting,”imbuhnya.

Gus Yani berharap PMI Gresik tidak lelah dalam berbuat baik. “Semoga di HUT Ke-77 PMI semakin jaya, semoga diberikan kesehatan dalam kerja-kerja kemanusiaan, tetap diberikan kekuatan dalam pengabdian kepada sesama,” tandasnya.

Usai sambutan dilakukan penyematan PIN, piagam dan Mini Gold oleh Bupati didampingi Wakil Bupati dan Ketua PMI Gresik kepada pendonor sukarela 50 kali kepada 15 orang secara simbolis dan penyerahan piagam penghargaan kepada instansi kontributor donor darah terbanyak kepada PT. Smelting, PT. Indospring, Serikat Karyawan Petrokimia Gresik, PT. Liku Telaga, RSUD Ibnu Sina, dan RS Semen Gresik. (yad)

Bupati Gresik : PMI Jangan Lelah Berbuat Baik Demi Kemanusiaan  Selengkapnya

Bupati Gresik Bantu Kaki Palsu dan Modal Usaha bagi Penyandang Disabilitas

GRESIK,1minute.id – Arif Susanto bakal kembali aktif di organisasi kepemudaan, Gerakan Pemuda (GP) Ansor. Di organisasi, salah satu badan otonom (Banom) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) itu, ia menjabat Wakil Ketua I Ranting GP Ansor Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik.

Arif vakum sejak kehilangan satu kakinya karena amputansi akibat penyakit yang dideritanya. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan bantuan kaki palsu kepada Arif. Tim assessment dari Dinas Sosial (Dinsos) Gresik telah melakukan pengukuran kaki dirumah Arif di Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah pada Selasa, 13 September 2022.

“Bantuan kaki palsu itu karena Arif adalah kepala keluarga yang punya masa depan panjang untuk membahagiakan anak dan istrinya,”ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani.

Kepala Dinsos Gresik dr Ummi Khoiroh menyatakan, pihaknya meminta jajarannya untuk survei perihal yang dibutuhkan Arif. “Assessment hari ini sudah kami lakukan, tim kami ke rumahnya untuk melakukan pengukuran kaki,”katanya pada Selasa, 13 September 2022.

Dinsos, kata Ummi Khoiroh, akan mengalokasikan anggaran untuk kaki palsu bagi penyandang disabilitas. Harapannya, bantuan ini bisa meringankan beban mereka.

Dokter lulusan Unair ini melanjutkan, proses pembuatan kaki palsu ini butuh waktu 10 hari. Dilakukan oleh vendor yang sudah bekerjasama dengan Dinsos.

“Tapi memang Mas Arif ini baru dioperasi, jadi harus nunggu tiga bulan sampai operasinya sembuh sempurna agar tidak ada komplikasi dan infeksi sekunder. Jadi mungkin perkiraan Desember baru bisa kami salurkan,”ujarnya.

Ummi menyatakan, bantuan ini tak hanya diberikan ke Arif. Namun, perhatian ini juga akan dialokasikan kepada penyandang disabilitas di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik lainnya. Di APBD 2022, jelas Ummi, pemerintah daerah mengalokasikan Rp150 juta. Sementara, ada 4.800 penyandang disabilitas.

“Jadi sesuai kebutuhan mereka bisa kaki palsu atau kursi roda ataupun lainnya. Tahun ini memang baru 20-an yang tercover. Satu kaki palsu Rp 7 juta,”imbuhnya. Tak hanya bantuan tersebut, Ummi memastikan para penyandang disabilitas mendapatkan bantuan sosial. Diusulkan melalui PKH maupun BPNT. 

“Jika memiliki anak, seperti Mas Arif akan kami daftarkan jadi Program Indonesia Pintar (PIP) serta BPJS Kesehatan. Selain itu kalau mau berwirausaha, akan kami fasilitasi modal UMKM,”terangnya.

Bagaimana tanggapan Arif Susanto? Arif mengaku senang bakal mendapatkan kaki palsu dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Bantuan itu akan membuat kepercayaan diri untuk berkarya semakin bersemangat.  “Saya masih punya semangat untuk bekerja karena ada anak dan istri yang harus saya nafkahi. Saya juga masih aktif di kepengurusan Ansor, makanya saya masih ingin berkhidmat di NU,”ucap Wakil Ketua I Ranting GP Ansor Sekapuk itu. (yad)

Bupati Gresik Bantu Kaki Palsu dan Modal Usaha bagi Penyandang Disabilitas Selengkapnya

Vaksin Dosis Pertama Disuntikkan, Bupati Gresik : Ikhtiar Mencegah Penularan PMK 

GRESIK,1minute.id – Serbuan vaksinasi hewan ternak bakal semakin masif dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Ikhtiar Pemkab Gresik menekan angka penularan penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan. Sebanyak 3 ribu dosis vaksin Pemprov Jatim langsung distribusi kepada peternak. Untuk peternak di Gresik Selatan mendapatkan kuota 2 ribu dosis. Sedangkan, seribu dosis lainnya untuk peternak di Gresik Utara. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memantau langsung vaksinasi dosis pertama di Desa Siwalan, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik.  “Pada prinsipnya vaksin ini disuntikan kepada hewan ternak yang sehat bukan untuk hewan ternak yang sakit. Tujuannya untuk pencegahan agar tidak tertular PMK,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani pada Selasa, 28 Juni 2022. 

Vaksin dosis pertama juga disuntikkan kepada sapi betina  yang masih produktif dan anak sapi menjadi prioritas. “Wabah PMK masih di dominasi oleh sapi potong,”ujar mantan Ketua DPRD Gresik di dampingi Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putra pada Selasa, 28 Juni 2022.

Dijelaskan Fandi Akhmad Yani, sesuai hasil rakor terbatas Forkopimda Jawa Timur,  pemerintah mengambil kebijakan vaksinasi terhadap sapi perah menjadi prioritas. “Namun 3.000 dosis vaksin diawal ini segera kita berikan kepada seluruh peternak agar tidak sia-sia sebagai langkah ikhtiar pemerintah dalam meminimalisir penyebaran penyakit PMK,”katanya. 

Pencegahan penularan PMK menjadi perhatian serius Pemkab Gresik. Ia pun berulangkali mengingatkan semua pihak untuk selalu berkoordinasi dengan Dinas Pertanian dan  Kecamatan yang terdampak wabah PMK. Selain itu menginformasikan kepada seluruh desa di tiap wilayahnya agar penyakit PMK di Kabupaten Gresik ini segera dapat diselesaikan.

“Mudah-mudahan dalam waktu yang secepatnya 3.000 dosis vaksin pertama ini segera terselesaikan agar laju penularan PMK di Gresik bisa di hambat,”harapnya 

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putra  mewanti-wanti kepada peternak agar hewan  yang sudah mendapatkan vaksin dosis pertama yang telah ditandai tidak  dipotong atau pun di jual. Sebab akan ada vaksin kedua  sati bulan kemudian. “Dan enam bulan berikutnya akan mendapatkan vaksin dosis ketiga atau booster pada hewan ternak,”katanya. (yad)

Vaksin Dosis Pertama Disuntikkan, Bupati Gresik : Ikhtiar Mencegah Penularan PMK  Selengkapnya

Festival Kampung Pecinan, Bupati Gresik : Ajak Warga Ikut Menjaga dan Melestarikan

GRESIK,1minute.id – Festival Kampung Pecinan  digelar Disparekrafbud Gresik pada Sabtu malam,11Juni 2022. Gelaran kali pertama di salah satu destinasi wisata di Gresik Kota Lama ini dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Kampung Pecinan, salah destinasi wisata minat khusus berupa bangunan Klenteng Kiem Hien Kiong yang dibangun pada 1 Agustus 1153  atau 869 tahun itu.

Kampung Pecinan berlokasi di Jalan Setiabudi, Gresik ini yang terdapat tempat ibadat warga Tionghoa yang selama ini sepi menjadi riuh. Karena puluhan pedagang membuka lapak dagangan di kawasan tersebut. 

LOMBA MEWARNAI: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama anak-anak dan orang tua peserta mewarnai di Festival Kampung Pecinan pada Sabtu malam, 11 Juni 2022.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya mengatakan bahwa, melalui Festival Kampung Pecinan ini dapat membangkitkan lagi gairah ekonomi melalui UMKM di Kabupaten Gresik terutama sekitar Kampung Pecinan. 

“Adanya Festival Kampung Pecinan ini diharapkan beriringan dengan semakin tumbuhnya perekonomian di masyarakat, terutama di sektor UMKM. Kawasan ini akan menjadi destinasi wisata kuliner dengan daya tarik tersendiri, yakni dengan suguhan nuansa kota tua,”kata Gus Yani-sapaan akrab Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Ia berharap agar warga sekitar bisa menjaga kampung Pecinan yang belum lama selesai di revitalisasi dan bisa menjadi destinasi wisata baru yang ada di Kabupaten Gresik.

Pemerintah Kabupaten Gresik juga melakukan revitalisasi dan penataan agar kampung Pecinan ini menjadi cantik. Setelah ditata, baru diramaikan dengan kegiatan seperti malam ini. “Saya berharap masyarakat ikut menjaga dan melestarikan agar kawasan peninggalan masa lampau dengan baik,”harapnya. (yad)

Festival Kampung Pecinan, Bupati Gresik : Ajak Warga Ikut Menjaga dan Melestarikan Selengkapnya

Bupati Gresik Pantau Pelaksanaan Pilkades Serentak, Suasana Kondusif 

GRESIK,1minute.id – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) seretak di Kabupaten Gresik berjalan kondusif pada Sabtu, 26 Maret 2022. Bupati Gresik Fandi Akhmad memantau langsung pelaksanaan pencablosan pesta demokrasi di masa pandemi Covid-19 di sejumlah tempat pemungutan suara (TPS).

Diantaranya, TPS 012 di Jalan Taman Enggano Dalam Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB), Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Di TPS itu, terdapat 461 orang yang masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT). DI Desa Yosowilangun ini, terdapat lima orang calon kepala desa (Cakades) yang berusaha merebut hati para pemilih itu.

Lima Cakades itu adalah Zainal Abidin ; Abdul Khamid ; Abdur Rosyid ; Iriana Yudhaningsih dan Moch Supriyadi. 
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan,  gelaran Pilkades 2022 dilakukan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.  Sebab, pandemi Covid-19 belum berakhir. Di setiap TPS di dampingi tenaga kesehatan. “Setiap TPS disiapkan satu bilik suara khusus bagi pemilih yang memiliki suhu badan diatas 37 derajat celcius,”ujar Fandi Akhmad Yani.

Bupati 36 tahun itu didampingi Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis, Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir serta Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gresik Suyono. 

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani menambahkan Pilkades serentak di 47 desa tersebar di 18 Kecamatan se-Kabupaten Gresik ini bisa  berlangsung aman. “Semoga Pilkades serentak tetap menciptakan suasana aman dan kondusif,”harapnya. 

PAKAI SARUNG TANGAN PLASTIK : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (kanan) mengamati pemilih yang menggunakan sarung tangan plastik disediakan panitia pencablosan di TPS 012 Jalan Taman Enggano Dalam, GKB ,Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik pada Sabtu, 26 Maret 2022 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Dalam pantauan 1minute.id, sekitar pukul 10.00 pemilih yang menggunakan hak pilihnya sebanyak 164 dari 361 DPT yang terdaftar di TPS 012 Desa Yosowilangun itu. “Sudah 40-an persen yang hadir,”ujar seorang petugas di TPS 012 Desa Yosowilangun itu, Sebelum mencoblos setiap pemilih menjalani tes suhu tubuh, memakai sarung tangan plastik, memakai masker. Setiap pemilih rata-rata butuh tidak lebih 5 menit. 

Seperti diberitakan, Pilkades digelar di 47 desa di 18 Kecamatan se-Kabupaten Gresik.  Data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gresik sebanyak 303 tempat pemungutan suara (TPS), 126.281 Daftar pemilih tetap (DPT) dan 125 calon kepala desa (Cakades). 

Polres Gresik menggerahkan sebanyak 1.316 personil untuk pengamanan Pilkades di 47 Desa tersebar di 18 Kecamatan di Kabupaten Gresik ini. Rincianya, 566 personil dari Polres Gresik, 100 personil BKO Brimob Polda Jatim, 100 personil BKO Samapta Polda Jatim 100 personil dan 550 personil dari 14 Polres di jajaran Polda Jatim. (yad)

Bupati Gresik Pantau Pelaksanaan Pilkades Serentak, Suasana Kondusif  Selengkapnya