Bupati Gresik Bantu Kaki Palsu dan Modal Usaha bagi Penyandang Disabilitas

GRESIK,1minute.id – Arif Susanto bakal kembali aktif di organisasi kepemudaan, Gerakan Pemuda (GP) Ansor. Di organisasi, salah satu badan otonom (Banom) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) itu, ia menjabat Wakil Ketua I Ranting GP Ansor Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik.

Arif vakum sejak kehilangan satu kakinya karena amputansi akibat penyakit yang dideritanya. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan bantuan kaki palsu kepada Arif. Tim assessment dari Dinas Sosial (Dinsos) Gresik telah melakukan pengukuran kaki dirumah Arif di Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah pada Selasa, 13 September 2022.

“Bantuan kaki palsu itu karena Arif adalah kepala keluarga yang punya masa depan panjang untuk membahagiakan anak dan istrinya,”ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani.

Kepala Dinsos Gresik dr Ummi Khoiroh menyatakan, pihaknya meminta jajarannya untuk survei perihal yang dibutuhkan Arif. “Assessment hari ini sudah kami lakukan, tim kami ke rumahnya untuk melakukan pengukuran kaki,”katanya pada Selasa, 13 September 2022.

Dinsos, kata Ummi Khoiroh, akan mengalokasikan anggaran untuk kaki palsu bagi penyandang disabilitas. Harapannya, bantuan ini bisa meringankan beban mereka.

Dokter lulusan Unair ini melanjutkan, proses pembuatan kaki palsu ini butuh waktu 10 hari. Dilakukan oleh vendor yang sudah bekerjasama dengan Dinsos.

“Tapi memang Mas Arif ini baru dioperasi, jadi harus nunggu tiga bulan sampai operasinya sembuh sempurna agar tidak ada komplikasi dan infeksi sekunder. Jadi mungkin perkiraan Desember baru bisa kami salurkan,”ujarnya.

Ummi menyatakan, bantuan ini tak hanya diberikan ke Arif. Namun, perhatian ini juga akan dialokasikan kepada penyandang disabilitas di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik lainnya. Di APBD 2022, jelas Ummi, pemerintah daerah mengalokasikan Rp150 juta. Sementara, ada 4.800 penyandang disabilitas.

“Jadi sesuai kebutuhan mereka bisa kaki palsu atau kursi roda ataupun lainnya. Tahun ini memang baru 20-an yang tercover. Satu kaki palsu Rp 7 juta,”imbuhnya. Tak hanya bantuan tersebut, Ummi memastikan para penyandang disabilitas mendapatkan bantuan sosial. Diusulkan melalui PKH maupun BPNT. 

“Jika memiliki anak, seperti Mas Arif akan kami daftarkan jadi Program Indonesia Pintar (PIP) serta BPJS Kesehatan. Selain itu kalau mau berwirausaha, akan kami fasilitasi modal UMKM,”terangnya.

Bagaimana tanggapan Arif Susanto? Arif mengaku senang bakal mendapatkan kaki palsu dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Bantuan itu akan membuat kepercayaan diri untuk berkarya semakin bersemangat.  “Saya masih punya semangat untuk bekerja karena ada anak dan istri yang harus saya nafkahi. Saya juga masih aktif di kepengurusan Ansor, makanya saya masih ingin berkhidmat di NU,”ucap Wakil Ketua I Ranting GP Ansor Sekapuk itu. (yad)

Bupati Gresik Bantu Kaki Palsu dan Modal Usaha bagi Penyandang Disabilitas Selengkapnya

Vaksin Dosis Pertama Disuntikkan, Bupati Gresik : Ikhtiar Mencegah Penularan PMK 

GRESIK,1minute.id – Serbuan vaksinasi hewan ternak bakal semakin masif dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Ikhtiar Pemkab Gresik menekan angka penularan penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan. Sebanyak 3 ribu dosis vaksin Pemprov Jatim langsung distribusi kepada peternak. Untuk peternak di Gresik Selatan mendapatkan kuota 2 ribu dosis. Sedangkan, seribu dosis lainnya untuk peternak di Gresik Utara. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memantau langsung vaksinasi dosis pertama di Desa Siwalan, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik.  “Pada prinsipnya vaksin ini disuntikan kepada hewan ternak yang sehat bukan untuk hewan ternak yang sakit. Tujuannya untuk pencegahan agar tidak tertular PMK,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani pada Selasa, 28 Juni 2022. 

Vaksin dosis pertama juga disuntikkan kepada sapi betina  yang masih produktif dan anak sapi menjadi prioritas. “Wabah PMK masih di dominasi oleh sapi potong,”ujar mantan Ketua DPRD Gresik di dampingi Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putra pada Selasa, 28 Juni 2022.

Dijelaskan Fandi Akhmad Yani, sesuai hasil rakor terbatas Forkopimda Jawa Timur,  pemerintah mengambil kebijakan vaksinasi terhadap sapi perah menjadi prioritas. “Namun 3.000 dosis vaksin diawal ini segera kita berikan kepada seluruh peternak agar tidak sia-sia sebagai langkah ikhtiar pemerintah dalam meminimalisir penyebaran penyakit PMK,”katanya. 

Pencegahan penularan PMK menjadi perhatian serius Pemkab Gresik. Ia pun berulangkali mengingatkan semua pihak untuk selalu berkoordinasi dengan Dinas Pertanian dan  Kecamatan yang terdampak wabah PMK. Selain itu menginformasikan kepada seluruh desa di tiap wilayahnya agar penyakit PMK di Kabupaten Gresik ini segera dapat diselesaikan.

“Mudah-mudahan dalam waktu yang secepatnya 3.000 dosis vaksin pertama ini segera terselesaikan agar laju penularan PMK di Gresik bisa di hambat,”harapnya 

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putra  mewanti-wanti kepada peternak agar hewan  yang sudah mendapatkan vaksin dosis pertama yang telah ditandai tidak  dipotong atau pun di jual. Sebab akan ada vaksin kedua  sati bulan kemudian. “Dan enam bulan berikutnya akan mendapatkan vaksin dosis ketiga atau booster pada hewan ternak,”katanya. (yad)

Vaksin Dosis Pertama Disuntikkan, Bupati Gresik : Ikhtiar Mencegah Penularan PMK  Selengkapnya

Festival Kampung Pecinan, Bupati Gresik : Ajak Warga Ikut Menjaga dan Melestarikan

GRESIK,1minute.id – Festival Kampung Pecinan  digelar Disparekrafbud Gresik pada Sabtu malam,11Juni 2022. Gelaran kali pertama di salah satu destinasi wisata di Gresik Kota Lama ini dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Kampung Pecinan, salah destinasi wisata minat khusus berupa bangunan Klenteng Kiem Hien Kiong yang dibangun pada 1 Agustus 1153  atau 869 tahun itu.

Kampung Pecinan berlokasi di Jalan Setiabudi, Gresik ini yang terdapat tempat ibadat warga Tionghoa yang selama ini sepi menjadi riuh. Karena puluhan pedagang membuka lapak dagangan di kawasan tersebut. 

LOMBA MEWARNAI: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama anak-anak dan orang tua peserta mewarnai di Festival Kampung Pecinan pada Sabtu malam, 11 Juni 2022.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya mengatakan bahwa, melalui Festival Kampung Pecinan ini dapat membangkitkan lagi gairah ekonomi melalui UMKM di Kabupaten Gresik terutama sekitar Kampung Pecinan. 

“Adanya Festival Kampung Pecinan ini diharapkan beriringan dengan semakin tumbuhnya perekonomian di masyarakat, terutama di sektor UMKM. Kawasan ini akan menjadi destinasi wisata kuliner dengan daya tarik tersendiri, yakni dengan suguhan nuansa kota tua,”kata Gus Yani-sapaan akrab Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Ia berharap agar warga sekitar bisa menjaga kampung Pecinan yang belum lama selesai di revitalisasi dan bisa menjadi destinasi wisata baru yang ada di Kabupaten Gresik.

Pemerintah Kabupaten Gresik juga melakukan revitalisasi dan penataan agar kampung Pecinan ini menjadi cantik. Setelah ditata, baru diramaikan dengan kegiatan seperti malam ini. “Saya berharap masyarakat ikut menjaga dan melestarikan agar kawasan peninggalan masa lampau dengan baik,”harapnya. (yad)

Festival Kampung Pecinan, Bupati Gresik : Ajak Warga Ikut Menjaga dan Melestarikan Selengkapnya

Bupati Gresik Pantau Pelaksanaan Pilkades Serentak, Suasana Kondusif 

GRESIK,1minute.id – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) seretak di Kabupaten Gresik berjalan kondusif pada Sabtu, 26 Maret 2022. Bupati Gresik Fandi Akhmad memantau langsung pelaksanaan pencablosan pesta demokrasi di masa pandemi Covid-19 di sejumlah tempat pemungutan suara (TPS).

Diantaranya, TPS 012 di Jalan Taman Enggano Dalam Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB), Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Di TPS itu, terdapat 461 orang yang masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT). DI Desa Yosowilangun ini, terdapat lima orang calon kepala desa (Cakades) yang berusaha merebut hati para pemilih itu.

Lima Cakades itu adalah Zainal Abidin ; Abdul Khamid ; Abdur Rosyid ; Iriana Yudhaningsih dan Moch Supriyadi. 
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan,  gelaran Pilkades 2022 dilakukan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.  Sebab, pandemi Covid-19 belum berakhir. Di setiap TPS di dampingi tenaga kesehatan. “Setiap TPS disiapkan satu bilik suara khusus bagi pemilih yang memiliki suhu badan diatas 37 derajat celcius,”ujar Fandi Akhmad Yani.

Bupati 36 tahun itu didampingi Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis, Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir serta Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gresik Suyono. 

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani menambahkan Pilkades serentak di 47 desa tersebar di 18 Kecamatan se-Kabupaten Gresik ini bisa  berlangsung aman. “Semoga Pilkades serentak tetap menciptakan suasana aman dan kondusif,”harapnya. 

PAKAI SARUNG TANGAN PLASTIK : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (kanan) mengamati pemilih yang menggunakan sarung tangan plastik disediakan panitia pencablosan di TPS 012 Jalan Taman Enggano Dalam, GKB ,Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik pada Sabtu, 26 Maret 2022 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Dalam pantauan 1minute.id, sekitar pukul 10.00 pemilih yang menggunakan hak pilihnya sebanyak 164 dari 361 DPT yang terdaftar di TPS 012 Desa Yosowilangun itu. “Sudah 40-an persen yang hadir,”ujar seorang petugas di TPS 012 Desa Yosowilangun itu, Sebelum mencoblos setiap pemilih menjalani tes suhu tubuh, memakai sarung tangan plastik, memakai masker. Setiap pemilih rata-rata butuh tidak lebih 5 menit. 

Seperti diberitakan, Pilkades digelar di 47 desa di 18 Kecamatan se-Kabupaten Gresik.  Data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gresik sebanyak 303 tempat pemungutan suara (TPS), 126.281 Daftar pemilih tetap (DPT) dan 125 calon kepala desa (Cakades). 

Polres Gresik menggerahkan sebanyak 1.316 personil untuk pengamanan Pilkades di 47 Desa tersebar di 18 Kecamatan di Kabupaten Gresik ini. Rincianya, 566 personil dari Polres Gresik, 100 personil BKO Brimob Polda Jatim, 100 personil BKO Samapta Polda Jatim 100 personil dan 550 personil dari 14 Polres di jajaran Polda Jatim. (yad)

Bupati Gresik Pantau Pelaksanaan Pilkades Serentak, Suasana Kondusif  Selengkapnya

Kopsyah MUI ke-15 Hadir Di Gresik, Bupati Inginkan Produk Ponpes Masuk Ritel Ideal Mart

GRESIK,1minute.id– Koperasi syariah (Kopsyah) hadir di Gresik. Namanya,  Kopsyah Mitra Usaha Ideal (Kopsyah MUI) Jatim. Kopsyah MUI kali pertama di Kabupaten Gresik itu diresmikan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Kamis, 3 Maret 2022.

Kopsyah MUI itu berlokasi di Jalan Pahlawan, Desa Ngawen, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik. Kopsyah menempati gedung tiga lantai. Lantai dasar diperuntukkan ritel  Ideal Mart , Lantai 2 kantor manajemen usaha simpan pinjam syariah dan lantai 3 ruang pertemuan dan lainnya. 

Peresmian Kopsyah MUI dan Grand Opening Ritel Ideal Mart tersebut dihadiri oleh Ketua Kopsyah MUI Jatim  Abdul Muhith, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gresik KH. Mansoer Sodiq, mantan Ketua MUI Gresik KH. Chusnan Ali, tokoh agama serta jajaran pengurus Kopsyah MUI Jatim cabang Gresik.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan apresiasi berdiri kopsyah dan  Ideal Mart itu.  “Hal ini menunjukkan suatu impelementasi kegiatan berbentuk ekonomi syariah umat islam di Kabupaten Gresik dalam bentuk koperasi,”ujar Fandi Akhmad Yani pada Kamis,  3 Maret 2022. “Kita berharap dengan Koperasi Syariah ini, mampu menjawab tantangan terhadap ekomomi Umat,”imbuh Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Ia melanjutkan, dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) koperasi berbasis syariah menjadi alternatif masyarakat dengan pembiayaan yang murah dan mudah untuk permodalan usaha dalam bisnis UKM dan UMKM di Kabupaten Gresik. Menurut Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani, cara memulai usaha baru bukan lah suatu hal yang mudah. “Kopsyah MUI dan Toko Ideal Mart harus bisa membawa produk produk pondok pesantren untuk dipasarkan,”harapnya. 

Produk di Ideal Mart harus didominasi dari pondok pesantren tujuannya untuk mendukung produk buatan asli lokal untuk kemandirian dan mendorong ekonomi umat. “Saya berharap agar pengurus Koperasi Syariah Mitra Usaha Ideal dan Ritel Ideal Mart dapat menjalankan amanah dengan baik,”katanya. 

Sementara itu, Ketua Kopsyah MUI Jatim Abdul Muhith mengatakan Kopsyah MUI sudah beroperasi di 3 Cabang Kabupaten/Kota. Yakni, Surabaya, Gresik dan Lamongan dengan total keseluruhan sebanyak 15 kantor cabang. Salah satunya kantor pusat yang saat ini diresmikan oleh Bupati Gresik. “Insya Allah tahun depan Kopsyah MUI akan menyentuh seluruh wilayah Jawa Timur sesuai wilayah kerja kita,”katanya. 

“Semoga hadirnya koperasi simpan pinjam berbasis syariah dan ritel Mart ini dapat dapat memberikan manfaat untuk warga masyarakat Sidayu dan sekitarnya,”harap Muhith. (yad)

Kopsyah MUI ke-15 Hadir Di Gresik, Bupati Inginkan Produk Ponpes Masuk Ritel Ideal Mart Selengkapnya

TPST Prupuh Beroperasi, Volume Sampah Warga Terbatas, Pengelola Berencana Ambil Sampah dari Desa Lain

HASIL PENGOLAHAN : Bupati Gresik Fandi Akhmad didampingi Kades Prupuh Mushollin melihat hasil pengolahan sampah di TPST Prupuh, Desa Prupuh, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik pada Rabu, 23 Februari 2022 ( Foto : Prokopim Gresik for 1minute.id)

GRESIK, 1minute.id –  Harapan baru bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dalam problem sampah perkotaan. Ketika sampah rumah tangga semakin menjulang ke angkasa di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ngipik di Jalan Prof Moh Yamin, Desa Ngipik, Kecamatan/Kabupaten Gresik. 

Di Desa Prupuh, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik telah beroperasi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). Tempat pengolahan dikelola oleh Pemerintah desa (Pemdes) setempat bersinergi dengan salah satu perusahaan multiinternasional berpusat di Prancis. 

TPST ini sempat dikunjungi oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Rabu, 23 Februari 2022 memanfaatkan sampah rumah tangga warga Desa Prupuh. Bupati Fandi Akhmad Yani berharap TPST di Desa Prupuh ini menjadi Pilot Project  atawa proyek percontohan dalam pengolahan sampah di Kabupaten Gresik.

Menurut Kepala Desa Prupuh Mushollin mengatakan, semua sampah rumah tangga warganya di olah di TPST tersebut. Volume sampah rumah tangga sekitar 5 kubik setiap harinya. Sampah itu lalu dipilah. Sampah plastik dipilah untuk di jual. “Sampah organik dibuat makan maggot atau larva dari lalat tentara hitam (black soldier fly) karena mampu menghasilkan nilai tambah bagi ekonomi rumah tangga.

Maggot mampu mereduksi sampah organik dalam jumlah besar dan cepat. “Yang sampah daun-daunan digiling jadi kompos,”kata Mushollin dikonfirmasi 1minute.id melalui pesan WhatsApp pada Senin, 28 Februari 2022. Dengan pengolahan itu, semua sampah rumah tangga bisa memiliki nilai lebih. Bahkan, kini Mushollin berencana mengambil sampah dari desa lainnya. “Kalo khusus sampah Prupuh ndak banyak pak! Ini rencananya mau ambil sampah dari desa lain karena kalo hanya Prupuh saja masih kurang,”tegasnya. 

BUKIT SAMPAH: Begini kondisi TPA Ngipik di Jalan Prof Moh Yamin, Desa Ngipik, Kecamatan/Kabupaten Gresik pada 22 Januari 2022 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Seperti diketahui, pengolahan sampah rumah tangga masih menjadi problem bagi pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Sampah di TPA Ngipik semakin ke angkasa. Semakin menggunung menyerupai bukit. Sebab, hampir semua sampah rumah tangga tersebar di 16 dari 18 Kecamatan se-Kabupaten Gresik di tampung di TPA Ngipik. Dua Kecamatan lainnya yakni Sangkapura dan Tambak, Pulau Bawean. Pemerintah Kabupaten berencana membangun TPST di tiga tempat yakni Gresik Selatan, Gresik Utara dan Pulau Bawean.  Dari tiga lokasi itu, baru TPST Prupuh yang sudah beroperasi. (yad)

TPST Prupuh Beroperasi, Volume Sampah Warga Terbatas, Pengelola Berencana Ambil Sampah dari Desa Lain Selengkapnya

Realisasi Investasi Melebihi Target,Bupati Gresik Raih Penghargaan Menteri Investasi/BKPM 

GRESIK,1minute.id – Investasi masuk ke kabupaten Gresik menunjukkan tren peningkatan. Pada 2021, realisasi investasi yang masuk melebihi target yang dicanangkan Pemkab Gresik sebesar Rp 9,09 triliun. Tahun ini,  Pemkab Gresik mengestimasikan target investasi yang masuk sebesar Rp 15,9 triliun. 

Capaian positif bidang investasi itu membuat  Kementerian Investasi/BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) mengganjar dengan apresiasi. Penghargaan diserahkan oleh Menteri Investasi/BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) Bahlil Lahadalia kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DMP-PTSP) Reza Pahlevi di ruang rapat Nusantara Kementerian Investasi/BKPM Jl Gatot Subroto Jakarta pada Rabu sore, 16 Februari 2022.

Penghargaaan itu diberikan kepada Gubernur dan Bupati/Walikota di Indonesia yang berhasil menaikkan target capaian realisasi Investasi 2021 sesuai yang diharapkan negara. “Bupati Gresik telah memberikan kontribusi terhadap target capaian realisasi investasi 2021 yang diinginkan pemerintah,”kata Bahlil.

Menurut Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, penghargaan ini menjadi salah satu kebanggaan yang mendorong untuk lebih baik dalam melakukan inovasi, mendorong penguatan di bidang perizinan berinvestasi, terutama di era new normal ini menciptakan inovasi baru. “Proses pelayanan publik tidak terganggu, bahkan lancar dan dijamin kemudahan,”ungkap Fandi Akhmad Yani. 

Penghargaan itu, imbuhnya, akan menjadikan semangat dan motivasi untuk lebih berinovasi, khususnya dalam peningkatan investasi di daerah. (yad

Realisasi Investasi Melebihi Target,Bupati Gresik Raih Penghargaan Menteri Investasi/BKPM  Selengkapnya

Bupati Gresik Beri Lampu Hijau, BNNK Gresik Menempati Gedung Eks UPT Puskesmas Alun-alun 

GRESIK,1minute.id – Mimpi Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gresik memiliki kantor bakal segera teralisasi. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan sinyal lampu hijau institusi yang dipimpin oleh AKBP Supriyanto itu untuk menempati gedung bekas UPT Puskesmas Alun-alun Gresik.

Hal itu diungkapkan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika membuka Rapat Kerja (Raker) Program Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba pada Instansi Perintah di Hotel Horrison di Jalan Kalimantan Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB) pada Selasa, 15 Februari 2022.

“Terkait kantor BNNK Gresik masih belum mempunyai tempat yang permanen mempersilahkan untuk menempati bekas UPT Puskesmas lama Alun Alun untuk dijadikan kantor tetap,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad pada Selasa, 15 Februari 2022. 

Saat ini, BNNK Gresik menempati gedung sewa pakai di Jalan Basuki Rahmat, Gresik.  Gedung dengan arsitektur Kolonial Belanda itu sebelumnya digunakan untuk mess pemain Gresik United. Gedung itu milik seorang pengusaha. Sebelumnya, BNNK Gresik menyelamatkan rumah di Jalan Raya Belitung, Kompleks Perumahan Randuagung, Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas. Kemudian, BNNK Gresik menyewa rumah di Jalan Kalimantan, Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB). 

Bupati berusia 36 tahun itu memberikan lampu hijau BNNK menempati aset Pemkab Gresik karena menganggap BNNK Gresik memiliki peran besar menyelamatkan generasi muda dan masyarakat pada umumnya agar jauh dari penyalahgunaan narkoba dan obat obatan terlarang lainnya. Gus Yani mengajak BNNK Gresik berkolanorasi dan sinergi dengan menggandeng kiai, ulama,  tokoh agama (Toga) dan tokoh masyarakat (Tomas) bersama sama bergandeng tangan bekerja keras dalam upaya penanggulangan Narkoba.

“Narkoba adalah musuh negara, musuh rakyat dan musuh kita semua karena dapat merusak masa depan generasi, Upaya penanggulangan narkoba membutuhkan dukungan penuh dari seluruh komponen masyarakat,”tegas Gus Yani.Selain Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Raker menghadirkan narasumber Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, dan Kepala BNNK Gresik AKBP Supriyanto ini diikuti oleh Kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di Lingkungan Pemkab Gresik. 

Dalam pertemuan sebelumnya dengan wartawan Kepala BNNK Gresik AKBP Supriyanto menyatakan Gresik Darurat Narkoba. Indikator, jumlah kasus narkoba menunjukkan tren naik. Kualitas maupun kuantitas. Dibutuhkan kerjasama semua stakeholder untuk melakukan pemberantasan,  pencegahan penggunaan barang haram itu di Gresik.  (yad)

Bupati Gresik Beri Lampu Hijau, BNNK Gresik Menempati Gedung Eks UPT Puskesmas Alun-alun  Selengkapnya

Ini Syarat Investor Yang Akan Mendirikan Perusahaan di Gresik 

GRESIK,1minute.id – Persoalan tingginya angka pengangguran menjadi perhatian serius bagi duet Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah,  Bupati dan Wakil Bupati Gresik. Ratusan industri beroperasi di Gresik. Sayangnya, pertumbuhan industri dan investasi itu tidak linier dengan penyerapan tenaga kerja lokal.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengundang perwakilan sejumlah perusahaan untuk berdiskusi dalam upaya mengurangi angka pengangguran yang masih tinggi tersebut. Pertemuan di gelar hall Pudak Galeri di Jalan Pahlawan, Gresik pada Senin, 14 Februari 2022. 

Fandi Akhmad Yani membuka Forum Grup Discussion (FGD) bertemakan Mengurangi Pengangguran dengan Memaksimalkan Penyerapan Tenaga Kerja Lokal melalui Perusahaan Alih Daya mengatakan Kabupaten Gresik menjadi perhatian khusus di Jawa Timur terkait dengan banyaknya industri skala kecil hingga besar. Kondisi itu, katanya, menjadi harapan bagi semua masyarakat Gresik agar dapat bekerja.

“Gresik ini industrinya banyak, nilai investasinya juga tinggi. Sayangnya penyerapan tenaga kerjanya masih belum tampak memprioritaskan masyarakat lokal,”kata Bupati berusia 36 tahun itu. Padahal, lanjutnya,  banyaknya industri ini menjadi harapan masyarakat agar dapat bekerja. “Untuk itu kami ajak bapak dan ibu (perwakilan perusahaan, Red) sekalian untuk mengatasi kondisi seperti saat ini,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad. 

Untuk diketahui, pada 26 Februari 2022 nanti, Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah genap setahun menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik. 
Gus Yani melanjutkan, tingginya angka pengangguran saat ini menjadi pekerjaan rumah (PR) yang harus ditindaklanjuti oleh seluruh stakeholder. Ia meminta untuk adanya kolaborasi dan koordinasi yang intens. “Ini merupakan tanggungjawab bersama, artinya tidak hanya pemerintah saja yang dituntut menyelesaikan persoalan yang ada saat ini, namun juga stakeholder dan unsur terkait untuk bisa saling kolaborasi,”katanya. 

Disisi lain, Gus Yani menegaskan bagi investor yang ingin mendirikan perusahaan di Gresik, salah satu syarat yang harus dipenuhi adalah penyerapan tenaga kerja lokal. “Kedepan Saya ingin memastikan bahwa investor yang ingin mendirikan perusahaan di Gresik, maka masyarakat lokal harus diutamakan. Namun apabila tidak sanggup memenuhi, maka pemerintah akan mengambil sikap tegas sesuai dengan kewenangan kami,”tegasnya. 

“Dan Saya tekankan, ini bukan warning, namun saya selaku pemerintah daerah mengajak kepada perushaaan-perusahaan untuk mempunyai sikap peduli pengurangan pengangguran di Kabupaten Gresik,”imbuhnya dengan nada serius. Ia berharap bagaimana pemerintah  juga pemangku kepentingan serta perusahaaan mempunyai kepedulian serta memberi manfaat yang terbaik bagi masyarakat Gresik. (yad)

Ini Syarat Investor Yang Akan Mendirikan Perusahaan di Gresik  Selengkapnya

Bupati Kunjungi Warga Terdampak Luapan Kali Lamong untuk Pasti Aman dan Sehat 

GRESIK,1minute.id – Luapan air Kali Lamong merambah Kecamatan Benjeng, Gresik. Sehari sebelumnya menggenangi tujuh desa di Kecamatan Balongpanggang. Di Kecamatan Benjeng sebanyak 200 unit rumah yang tergenangi banjir kiriman itu. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meninjau langsung ke rumah warga terdampak luapan Kali Lamong itu pada Jumat, 11 Februari 2022.

Diantaranya ke Desa Munggungianti. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani datang sambil membawa bantuan. Bupati 36 tahun itu didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab Gresik Suyono, Kepala Dinas PUTR Achmad Hadi, Kepala Dinas Sosial dr. Ummi Khoiroh, Kepala Dinas Satpol PP Suprapto.

Kedatangan Bupati Fandi Akhmad Yani untuk memastikan kondisi warga terdampak dalam kondisi aman dan sehat. Bupati menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik untuk tetap siaga apabila kawasan terdampak banjir meluas.
“Saya ingin melihat langsung dan memastikan warga yang terdampak tidak ada yang sakit. Kemudian posko siaga banjir juga telah kami siapkan melalui Dinas Sosial dan BPBD yang kita pusatkan di Balai Desa Munggugianti untuk siaga,”katanya. 

Banjir akibat meluapnya Kali Lamong yang melanda wilayah di Gresik Selatan hampir setiap tahun terjadi. Dan, sudah bertahun-tahun. Sejak tahun lalu, Pemkab Gresik mulai mengurai problem tahunan itu dengan melakukan normalisasi Kali Lamong. Normalisasi dilakukan dengan cara membangun plengsengan, mengeruk dan melebar bantaran Kali Lamong.

Normalisasi dilakukan diantaranya di Desa Morowudi, Kecamatan Cerme dan sekitarnya. 
“Memang kondisi seperti saat ini selalu terjadi setiap tahun. Namun kita terus mencari solusi-solusi terbaik. Normalisasi di Morowudi misalnya, sudah kita lakukan.Sebab normalisasi juga berdampak sangat penting ketika curah hujan cukup tinggi,”katanya. 

Kedepan, tambahnya, pihaknya juga akan segera melakukan perbaikan pada saluran air dengan menggunakan box culvert. “Secepatnya kita perbaiki saluran air dengan menggunakan box culvert. Kita mulai dari depan kantor PLN, kantor Kecamatan Benjeng, Kantor Koramil, Pasar benjeng hingga ke Puskesmas Benjeng dan sekitarnya,”lanjutnya.

Dirinya berharap bencana banjir yang melanda setiap tahun ini dapat segera teratasi sehingga masyarakat tidak waswas saat musim hujan tiba. Ia juga berharap kolaborasi antara Pemerintah dan para pengusaha di wilayah Kecamatan Benjeng, Cerme, Balongpanggang untuk gotong royong mengatasi permasalahan saat ini. Sebab menurutnya, campur tangan para pengusaha ini juga dinilai sa gat bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

“Seperti yang sudah dilakukan di Kecamatan Cerme. Para pengusaha bersatu dan gotong royong membantu mengatasi banjir. Untuk itu kami mendorong adanya sebuah gerakan mitigasi bencana berbasis gotong royong yang tergabung dalam paguyuban pengusaha. Kami selaku pemerintah siap memfasilitasi dan menentukan titik lokasi prioritas untuk ditangani,”pungkasnya.

Sementara itu, Kadinsos Gresik dr. Ummi Khoiroh menyampaikan bahwa pihaknya telah mendapat arahan dari Bupati Gresik (Gus Yani) untuk tetap bersiaga di posko banjir. Hingga saat ini, pihaknya dibantu dengan tim Tagana dan Karangtaruna setempat telah menyiapkan bantuan makanan untuk masyarakat. “Kita terus standby dan siaga, hingga hari ini kita sudah mendistribusikan sekitar 1.200 posri nasi bungkus untuk masyarakat,”imbuhnya. (yad)

Bupati Kunjungi Warga Terdampak Luapan Kali Lamong untuk Pasti Aman dan Sehat  Selengkapnya