Desa Gredek, Kampung Zakat Produktif, Percontohan di Kota Santri 

GRESIK,1minute.id – Kampung Zakat Produktif berdiri di Desa Gredek, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik pada Selasa, 18 Oktober 2022. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang meresmikan kampung zakat produktif kali pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu.

Menandai  beroperasi kampung zakat produktif itu, orang nomor satu di Kabupaten Gresik itu menyerahkan bantuan kepada 31 warga yang kurang mampu secara ekonomi di desa itu. Bantuan berasal dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Gresik itu bentuknya bervariasi. Ada modal usaha, rombong, etalase dan bedah usaha (renovasi tempat usaha).

Stimulus itu, diharapkan para penerima bantuan bisa mengambangkan usaha dan mengentas kemiskinan di desa dibawah komando Muhammad Bahrul Ghofar itu.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengungkapkan, penyaluran bantuan berupa modal usaha tersebut bersumber dari pengumpulan zakat yang dihimpun oleh Baznas Gresik. Sehingga diharapkan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat agar terus produktif. “Program Baznas ini sangat luar biasa. Sebab mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. Dan hari ini telah disalurkan hasil pengumpulan zakat kepada masyarakat desa Gredek,”kata Gus Yani-Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad. 

Mantan Ketua DPRD Gresik itu memberikan apresiasi sekaligus menetapkan Desa Gredek sebagai pilot project Kampung Zakat Produktif. Diketahui bahwa di Desa Gredek melalui Ketua Tim Penggerak PKK mengkoordinir Muzakki di desanya untuk mengumpulkan zakat. Dan ini sudah dua tahun berjalan.

“Program yang dijalankan di Desa Gredek ini juga sangat layak di apresiasi. Sebab mampu mengkoordinir warganya sendiri untuk mengumpulkan zakat. Dan zakat tersebut dipakai untuk membantu masyarakat yang membutuhkan sehingga sangat dirasakan manfaatnya,”kata Ketua Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga Surabaya ini.

Dalam soft launching Kampung Zakat Produktif ada pemandangan beda. Kondisi jalan desa yang mulus membuat sejumlah anak disana membentangkan poster ucapan terima kasih kepada pemerintah kabupaten Gresik karena telah make over jakan lebih mulus. “Terimakasih pak bupati”(yad)

Desa Gredek, Kampung Zakat Produktif, Percontohan di Kota Santri  Selengkapnya

Densus 88 Anti Teror Datangi Kantor Bupati Gresik untuk ini

GRESIK,1minute.id – Densus 88 Anti Teror datang ke Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik pada Kamis, 13 Oktober 2022. Kedatangan tim Detasemen Khusus Anti Teror kali ini bukan untuk melakukan penangkapan pelaku terorisme. Kedatangan Detasemen Khusus Anti Teror dipimpin oleh Kanit 1 Subdit Kontraideologi Direktorat Pencegahan Densus 88 AKBP Moh Dofir ini untuk bersilaturrahmi dengan para dai.

Silaturahmi untuk menangkal paham radikalisme berkedok agama ini dipusatkan di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik. Kedatangan tim Densus 88 Anti Teror disambut oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Bupati Gresik Fandi Akmad Yani dalam sambutannya menyampaikan, bahwa toleransi dan suasana damai harus dijaga dengan baik demi keutuhan bersama. Disamping itu, dai dan khatib berperan penting dalam membawa pesan perdamaian serta mengarahkan masyarakat untuk menghindari pemikiran dan perilaku intoleransi dan radikalisme. “Dai dan khatib memegang peran sentral, mengingat pemeluk agama Islam menjadi mayoritas di Gresik,”ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Gus Yani berharap dai dan khatib mampu sebagai penyejuk umat dengan menebarkan pemahaman yang bernuansa perdamaian.

“Mari berikan masyarakat contoh perilaku yang mencerminkan kebaikan dan perdamaian melalui uswatun khasanah. Terlebih, agama hadir untuk membimbing dan mengajak ke arah kebaikan dan perdamaian,”katanya.

Silatilurahmi ini bertujuan untuk menumbuhkan Islam yang damai dan cinta tanah air guna mencegah intoleransi dan radikalisme di Indonesia. Kabupaten Gresik sendiri menjadi titik ke-18 pelaksanaan kegiatan ini. Nantinya, agenda sama akan dilaksanakan merata di berbagai wilayah Indonesia oleh Direktorat Pencegahan Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror.

Sementara itu, Kanit 1 Subdit Kontraideologi Direktorat Pencegahan Densus 88 AKBP Moh Dofir menjelaskan, silaturahmi ini menggandeng dai dan khatib karena dianggap mereka memiliki peran strategis terjun langsung ke masyarakat untuk menyuarakan pencegahan intoleransi dan radikalisme.

“Kita mencegah, karena kebanyakan orang-orang yang terkena paham radikalisme dan intoleransi disebabkan informasi yang tidak akurat, pemahaman agama kurang, banyak belajar ke youtuber tidak ada gurunya,”terang dia.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini murni digelar untuk menjaga keutuhan dan kedamaian bangsa Indonesia, tanpa ada unsur kepentingan politik. “Makanya dengan kegiatan silaturahmi ini, semoga para dai dan khatib ini mencegah dengan damai. Karena da’i dan khatib ini adalah corong untuk membantu pemberantasan intoleransi,”tambahnya. (yad)

Densus 88 Anti Teror Datangi Kantor Bupati Gresik untuk ini Selengkapnya

Kabupaten Gresik Raih Anugerah Layanan Investasi Terbaik se-Indonesia 

GRESIK,1minute.id – Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menobatkan Kabupaten Gresik sebagai kabupaten terbaik nasional terkait pelayanan investasi 2022.

Penghargaan Anugerah Layanan Investasi 2022 diberikan langsung oleh Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani  di Fairmont Hotel, Jakarta pada Rabu,12 Oktober 2022.

BERSAMA WAPRES: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menerima Penghargaan Anugerah Layanan Investasi 2022 dari Wakil Presiden Ma’ruf Amin di Jakarta pada Rabu, 12 Oktober 2022 ( Foto: Prokopim Gresik for 1minute.id)

Bupati Gresik menyampaikan rasa syukur dan berterima kasih kepada semua pihak atas penghargaan yang telah diterima. Menurutnya, ini adalah berkat ikhtiar dan kerja keras bersama.

“Alhamdulillah, ikhtiar dan kerja keras yang dilakukan oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Gresik terutama Dinas PM-PTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu) membuahkan hasil. Kemudahan yang diberikan ternyata menumbuhkan rasa kepercayaan investor untuk berinvestasi di Gresik. Saya ucapkan terima kasih atas kerja keras yang dilakukan selama ini,”kata Gus Yani- sapaan akrab-Bupati Gresik usai menerima penghargaan.

TERDEPAN: Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama pemenang Penghargaan Anugerah Layanan Investasi 2022 lainnya di Jakarta pada Rabu, 12 Oktober 2022 ( Foto : Prokopim Gresik for 1minute.id)

Lebih lanjut, Ketua Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga Surabaya ini berharap agar seluruh jajaran di pemerintah kabupaten Gresik agar terus meningkatkan kinerja dan terus memperbaiki pelayanan. Ia mengatakan bahwa penghargaan tersebut hendaknya menjadi sebuah motivasi untuk terus berbenah dan tidak berpuas diri. 

“Penghargaan ini adalah motivasi kami untuk semakin berbenah dan meningkatkan pelayanan. Dan yang terpenting, saya sampaikan terima kasih kepada masyarakat yang selalu mendukung pemerintah dalam berkinerja. Penghargaan ini juga saya persembahkan untuk segenap masyarakat Gresik,”ujarnya. 

Bupati milenial itu juga optimis bahwa kepercayaan investor yang berinvestasi di Gresik dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian. Investasi merupakan salah satu penggerak perekonomian di Indonesia, khususnya di daerah. Sebagai daerah yang strategis, Kabupaten Gresik menjadi salah satu tujuan investasi yang diminati para investor. 

TIM PTSP GRESIK: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Kepala Dinas PTSP Gresik Reza Pahlevi (empat kiri belakang) dan Tim PTSP Gresik usai menerima Penghargaan Anugerah Layanan Investasi 2022 di Jakarta pada Rabu, 12 Oktober 2022 ( Foto: Prokopim for 1minute.id)

Hal ini sejalan dengan reformasi birokrasi pemerintah kabupaten Gresik yang berkomitmen memberikan kemudahan dan pelayanan yang tepat dan cepat. 

“Dengan kepercayaan investor dan berkembangnya iklim investasi di Gresik, mudah-mudahan berdampak positif, terutama bagi masyarakat. Salah satunya adalah menekan angka pengangguran sehingga dapat mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Gresik,”ucapnya. (yad)

Data Investasi PMA di Kabupaten Gresik

  • 2019: USD 98.346
  • 2020: USD 271.462
  • 2021: USD 293.750
  • 2022: USD 663.542 (triwulan pertama)

(Data PTSP GRESIK)

Kabupaten Gresik Raih Anugerah Layanan Investasi Terbaik se-Indonesia  Selengkapnya

Tinjau Lokasi TMMD di Mengare, Bupati Gresik : Kemajuan Daerah Ditentukan dari Kualitas Desa 

GRESIK,1minute.id – Kemajuan suatu daerah ditentukan dari kualitas desanya. Hal ini disampaikan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika meninjau lokasi  TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-115 di Pulau Mengare, Desa Kramat, Kecamatan Bungah,Kabupaten Gresik psda Selasa, 11 Oktober 2022.

“Pembangunan daerah itu awalnya dari desa menuju kota, jadi desa itu adalah tumpuan pembangunan, maka kita harus tepat melakukan pembangunan yang efektif,”ujar Bupati Fandi Akhmad Yani. Membangun Desa, Menata Kota. Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani melanjutkan ada dua yang harus mendapatkan perhatian dalam membangun desa. Dua hal pokok itu adalah Kemiskinan dan Kesehatan. 

“Kemiskinan di Desa Kramat harus turun, adakan pemberdayaan warganya, bangkitkan UMKM-nya, serta akses jalan diperbaiki,”ujar Ketua Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis (IKAFE) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya ini. 

“Perangkat desa juga harus bisa menentukan program yang efektif. Dimana kemiskinan sudah mulai diatasi dan kesehatan dijamin pemerintah lewat Universal Health Coverage (UHC), maka selanjutnya adalah pembiasaan gaya hidup sehat untuk mengatasi stunting,”sambung mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Dalam peninjau lokasi TMMD ini, Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Abu Hassan, Kepala Dinas Cipta Karya Perumahan dan Kawasan Permukiman (CK-PKP) Ida Lailatussa’adiyah dan tiga kepala desa di Pulau Mengare itu. Yakni, Desa Kramat, Watuagung dan Tajungwedoro.

Menurut laporan dari Kapten Siari, ada 39 titik sasaran fisik kerjakan ratusan personil TNI dalam TMMD ke-115 ini. Puluhan titik itu yakni rehabilitasi 25 unit rumah tidak layak huni (Rutilahu) telah mencapai 80 persen. Sedangkan, 14 sasaran sisanya adalah 8 titik pavingisasi, 2 drainase, 4 titik pembangunan tembok penahan tanah (TPT), dan pemasangan 83 tiang Penerangan Jalan Umum (PJU).

Selain itu, kata Siari yang juga Pasi Teritorial Kodim 0817/Gresik ini ada penambahan dua program yakni pembangunan gapura dan pengurukan tanah di beberapa lokasi. “Dua program tambahan ini, merupakan permintaan langsung dari Pemdes Kramat,”kata mantan Danramil Tambak, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik itu. Semua program dalam TMMD ini bisa kelar sebelum 11 November 2022.

Kepala Desa Kramat Taufiq mengaku sangat senang dengan adanya TMMD kali ini. Ia berharap Desa Kramat akan mendapatkan program-program positif yang lain kedepannya. “Kalau bisa tidak berhenti di TMMD ini, tapi juga saya harap ada program-program yang lain di Desa Keramat ini,”tuturnya.

Sementara itu, Suparto, 32, warga setempat mengaku senang dan bersyukur atas bantuan yang didapatkan.”Kalau ditanya, jelas rasanya seneng Alhamdulillah dapat bedah rumah,”ujar Parto, satu diantara 25 warga yang mendapat program Rutilahu di TMMD ini.

Seperti diberitakan, TMMD ke-115 resmi dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Selasa, 11 Oktober 2022. TMMD di Pulau Mengare, Desa Kramat, Kecamatan Bungah berlangsung selama sebulan. Berakhir 11 November 2022. Pemkab Gresik mengalokasikan anggaran Rp 3,6 miliar ini. Anggaran itu, untuk pembangunan sarana dan prasarana (sarpras) fisik dan non fisik. (yad)

Tinjau Lokasi TMMD di Mengare, Bupati Gresik : Kemajuan Daerah Ditentukan dari Kualitas Desa  Selengkapnya

TMMD Sinergitas Pemkab Gresik Lahirkan Pembangunan, Prasasti Bermanfaat untuk  Masyarakat

GRESIK,1minute.id – TMMD ke-115 di Pulau Mengare tepatnya di Desa Kramat, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik resmi dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Selasa, 11 Oktober 2022.

Pembukaan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) Kodim 0817/Gresik mengusung tema TMMD Dedikasi Terbaik Membangun NKRI dipusatkan di halaman Kantor Bupati Gresik di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas.

Selama sebulan, ratusan tentara dari berbagai matra itu akan melakukan sejumlah kegiatan pembangunan fisik dan non fisik. Pembangunan fisik antara pembangunan infrastruktur jalan desa, pavingisasi, rehabilitasi rumah tidak layak huni, saluran drainase dan pemasangan penerangan jalan umum (PJU).

Sedangkan, non fisik diantaranya penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara. Sosialisasi bahaya narkoba, keagamaan dan budidaya ikan, pkk, stunting, posyandu, pelayanan KB dan kesehatan gratis. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menggelontorkan anggaran sekitar Rp 3,6 miliar untuk program TMMD ke-115.

KETERANGAN PERS : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar (kanan belakang) melayani wawancara dengan wartawan usai upacara pembukaan TMMD ke-115 di Halaman Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 11 Oktober 2022 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

“TMMD diharapkan menjadi wadah aspirasi dan kepentingan masyarakat guna percepatan pemerataan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat pedesaan,”kata Gus Yani-Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad.

Ia berharap pembangunan infrastruktur bisa dipelihara oleh masyarakat. “Tidak hanya dipelihara, hasil pembangunan yang telah dicapai terus dikembangkan untuk kepentingan bersama. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat,”tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Setelah melakukan upacara pembukaan, rombongan peserta berangkat menuju lokasi TMMD di Pulau Mengare. Tepatnya di Desa Kramat, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik. Tampak hadir dalam upacara itu, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar, Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis serta perwakilan dari Kodam V/Brawijaya serta Komandan Distrik Militer dari Kabupaten/Kota di Jawa Timur. Seperti, Dandim Surabaya Raya, Sidoarjo.

“Sinergitas dan kolaborasi Pemkab Gresik dengan TNI serta masyarakat secara langsung TMMD dedikasi bisa melahirkan pembangunan. Prasasti yang bisa bermanfaat langsung terhadap masyarakat. Terus kita dorong karena melihat potensi sinergitas dan kolaborasi sangat baik untuk kemajuan kabupaten Gresik,”tegas Gus Yani. (yad)

TMMD Sinergitas Pemkab Gresik Lahirkan Pembangunan, Prasasti Bermanfaat untuk  Masyarakat Selengkapnya

Mitigasi Bencana Banjir, Bupati Gresik Sidak Rumah Pompa Pulopancikan, Miris Penuh Sampah

GRESIK,1minute.id – Musim hujan tiba. Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda memberikan peringatan dini kondisi cuaca. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melakukan mitigasi bencana banjir Kota dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di rumah pompa air pengendali banjir di Desa Pulopancikan, Kecamatan/Kabupaten Gresik pada Senin, 10 Oktober 2022.

Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani didampingi Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (CK-PKP) Gresik Ida Lailatussa’diyah  dikejutkan dengan pemandangan yang tidak sedap. Tampak tumpukan sampah yang tertahan di muara kali. Mantan Ketua DPRD Gresik itu tercengang.

Gus Yani mengatakan, kondisi sampah yang tertahan dan tidak segera dibersihkan, akan berpotensi banjir. Apalagi saat curah hujan yang tinggi. “Ini kan sudah masuk musim hujan, tapi saya miris melihat tumpukan sampah seperti ini (sambil menunjuk kearah tumpukan sampah). Gimana gak banjir kalau kondisinya seperti ini,”kata Gus Yani.

Saat itu, tampak petugas rumah pompa air bersama petugas dari Dinas CKPKP sedang membersihkan sampah yang menumpuk di muara kali. Bersih-bersih sampah di muara rumah pompa air pengendali banjir di Desa Pulopancikan, Kecamatan/Kabupaten Gresik dilakukan sejak Minggu, 9 Oktober 2022. Saking banyaknya sampah sehari tidak kelar. 

RUMAH POMPA : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengamati rumah pompa air pengendali banjir di Desa Pulopancikan, Kecamatan/Kabupaten Gresik pada Senin, 10 Oktober 2022 ( Foto : Prokopim Gresik for 1minute.id)

Gus Yani mengajak masyarakat Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik untuk ikut hangarbeni terhadap lingkungan. Caranya, tidak membuang sampah ke bantaran kali. “Kita sudah berupaya mengantisipasi banjir, namun dukungan masyarakat juga menjadi hal yang sangat penting. Mohon untuk tidak membuang sampah di bantaran kali. Kasihan warga yang terkena dampak. Disisi lain kasihan juga petugas-petugas tiap hari nyebur ke kali untuk bersihkan sampah,”ujarnya.

Rencananya, Gus Yani akan menyiapkan satu unit ekskavator untuk melakukan normalisasi muara kali tersebut. Dengan tujuan agar pembersihan sampah dapat dilakukan secara maksimal. “Saya minta Dinas PU untuk segera menyiapkan 1 unit ekskavator untuk memaksimalkan proses normalisasi. Ini juga sebagai langkah antisipasi dan mitigasi banjir. Mudah-mudahan dapat dimaksimalkan sehingga tidak terjadi banjir,”pungkasnya.

Untuk diketahui banjir Kota kerap terjadi di musim hujan. Selain sedimentasi dan penyempitan badan saluran air. Juga, banyak sampah yang dibuang oleh warga Gresik. Kawasan perkotaan menjadi langganan banjir diantaranya Jalan Samanhudi Gresik. Dulu, pusat perdagangan di Kabupaten Gresik. (yad)

Mitigasi Bencana Banjir, Bupati Gresik Sidak Rumah Pompa Pulopancikan, Miris Penuh Sampah Selengkapnya

Bupati Gresik Lega, Yankes hanya Bawa e-KTP Bisa Langsung Dinikmati Warga

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Ibnu Sina Gresik pada Selasa, 4 Oktober 2022. Orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu untuk memastikan pelayanan kesehatan (yankes) kepada warga cukup membawa kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) atau kartu keluarga (KK) bisa dinikmati warga.

Program Gresik Sehati, salah satu visi-misi Nawa Karsa, Gresik baru itu telah dilaunching tadi pagi, Selasa, 4 Oktober 2022. Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah langsung menuju instalasi gawat darurat (IGD). 

Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani menghampiri seorang lelaki yang menunggu di bagian IGD. Lelaki belakang diketahui bernama Ahmad Khusaini, warga Jalan Sindujoyo, Gresik itu mengaku sedang menunggui anaknya, Satriyo Agung menjalani perawatan setelah jatuh dari sepeda motor. Semula Khusaini bingung. Sebab, anaknya tidak memiliki BPJS Kesehatan. “Tadi, Saya hanya bawa KTP,”cerita Khusaini kepada Bupati Fandi Akhmad Yani. 

“Saat ini putra Saya sudah dirawat dan menunggu untuk tindakan operasi besok,” ungkap Khusaini. Satriyo Agung, satu diantara puluhan pasien mendapatkan pelayanan “hanya” berbekal e-KTP atau KK. Program anyar, duet Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah yang baru di launching tadi pagi, Selasa, 4 Oktober 2022. 

Sidak Bupati Fandi Akhmad Yani ke RSUD Ibnu Sina untuk memastikan sistem penjaminan kesehatan secara menyeluruh atau Universal Health Coverage (UHC) sudah berjalan di lapangan. Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani pun lega.

“Kami Pemerintah Kabupaten Gresik bersama seluruh stakeholder yang ada, Alhamdulillah sudah bisa menjalankan UHC untuk memberikan jaminan kesehatan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Gresik,”katanya. “Hanya dengan menggunakan KTP atau KK. Dan tentunya yang penting ketika mengakses layanan kesehatan bisa mudah dan gratis,” tegas Gus Yani.

Gus Yani juga menitip pesan bahwa UHC ini diharapkan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat yang kurang mampu, dan masyarakat yang mampu bisa tetap berkontribusi dengan melaksanakan BPJS secara mandiri dengan tujuan mambantu sesama.

“Ini menandakan bahwasanya, seluruh ekosistem kesehatan yang ada di Kabupaten Gresik kita libatkan. Tujuannya adalah sinergitas dan kolaborasi bersama-sama untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada seluruh masyarakat dari desa hingga kota di Kabupaten Gresik,”terang Gus Yani.

“Kalaupun nanti ada klinik atau faskes yang belum masuk dalam daftar tersebut, maka kita dorong agar bisa masuk. Ada syarat dan ketentuan bagi faskes yang ingin ikut serta dalam pelaksanaan UHC, tinggal dilengkapi saja syarat standar faskes tersebut dan bisa koordinasi dengan Dinkes dan BPJS Kesehatan Gresik,”tambahnya.

Seperti diberitakan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melaunching pelayanan kesehatan kepada seluruh masyarakat Gresik cukup dengan menggunakan e-KTP atau KK. 

Pasalnya, cakupan UHC Gresik sebanyak 1.266.334 jiwa. Artinya, Kabupaten Gresik sudah bisa menjangkau 98,56 % dari jumlah populasi jumlah penduduk Kabupaten Gresik saat ini. UHC merupakan sistem penjaminan kesehatan secara menyeluruh untuk warga Gresik yang belum memiliki Kartu BPJS Kesehatan. 

Dengan cukup membawa e-KTP atau KK, masyarakat Kabupaten Gresik yang membutuhkan pelayanan kesehatan bisa terlayani pada 32 puskesmas, 51 klinik, dan 10 dokter praktik mandiri sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama. Sedangkan untuk fasilitas kesehatan tingkat rujukan, sudah disiapkan 2 rumah sakit pemerintah dan 17 rumah sakit swasta yang ada di Kabupaten Gresik. (yad)

Bupati Gresik Lega, Yankes hanya Bawa e-KTP Bisa Langsung Dinikmati Warga Selengkapnya

UHC Capai 98,56 Persen, Kini, Warga Gresik Berobat Cukup Bawa e-KTP

GRESIK,1minute.id – Kabar gembira bagi warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Kini, warga yang hendak berobat cukup membawa kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) atau kartu keluarga (KK). Sebab, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik telah mencapai sistem penjaminan kesehatan secara menyeluruh. Sistem yang dikenal dengan Universal Health Coverage (UHC) itu tercapai sejak Oktober 2022 ini.

Dengan cakupan UHC sebanyak 1.266.334 jiwa ini, Kabupaten Gresik sudah bisa menjangkau 98,56 % dari jumlah populasi jumlah penduduk Kabupaten Gresik saat ini. UHC merupakan sistem penjaminan kesehatan secara menyeluruh untuk warga Gresik yang belum memiliki Kartu BPJS Kesehatan. 

Dengan cukup membawa e-KTP atau KK, masyarakat Kabupaten Gresik yang membutuhkan pelayanan kesehatan bisa terlayani pada 32 puskesmas, 51 klinik, dan 10 dokter praktik mandiri sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama. Sedangkan untuk fasilitas kesehatan tingkat rujukan, sudah disiapkan 2 rumah sakit pemerintah dan 17 rumah sakit swasta yang ada di Kabupaten Gresik.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, dalam keterangannya menjelaskan bahwa tercapainya UHC ini merupakan perwujudan program Nawa Karsa, yakni Gresik Sehati. “UHC bisa memberikan pelayanan kesehatan kepada seluruh masyarakat Gresik dengan mudah dan cepat,”ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani saat launching UHC pada Selasa, 4 Oktober 2022.

Sebagai suatu program yang baru, mantan Ketua DPRD Gresik, menambahkan bahwa diperlukan adanya rasa optimis untuk menghadapi kendala-kendala yang mungkin nanti muncul. “Kendala itu pasti ada, pasti muncul. Tapi kita harus yakin dan optimis, apa yang menjadi persoalan itu kita urai bersama-sama. Kita tahu, saat ini masih mencakup 98,56 % masih ada 1,4 % masyarakat Gresik yang belum tercover. Nanti kita selesaikan pelan-pelan, yang penting kita mulai pelayanan kesehatan dengan mudah di tahun ini,” terangnya.

Bupati Fandi Akhmad Yani jmenegaskan bahwa UHC ini pada prinsipnya adalah, membantu orang yang terdaftar dalam BPJS. Oleh karenanya akan dilakukan mitigasi, untuk mereka yang mampu tetap bayar dan mereka yang kurang beruntung ekonominya akan ditanggung pemerintah. 

“Oleh karenanya saya minta kepada seluruh kepala desa, seluruh lurah yang hari ini hadir untuk menjadi agen pelopor. Sampaikan kepada seluruh masyarakat Gresik hingga ke pelosok, yang membutuhkan pelayanan kesehatan bisa menggunakan e-KTP atau KK. Jangan sampai masyarakat di Kabupaten Gresik tidak mendapatkan pelayanan karena kurang beruntung ekonominya,”tegasnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Gresik Tutus Novita Dewi, menjelaskan bahwa UHC merupakan wujud nyata kehadiran Pemerintah Kabupaten Gresik untuk memastikan kesehatan masyarakat Gresik. “Selanjutnya kami mengharapkan agar Pemerintah Kabupaten Gresik dapat menjadi penggerak untuk meningkatkan dukungan terhadap keberlangsungan program JKN. Dari cakupan 98,56 % , Pemda Gresik mengcover sekitar 30%. Ini cukup luar biasa kontribusi dari Pemda,”ujar Tutus. (yad)

UHC Capai 98,56 Persen, Kini, Warga Gresik Berobat Cukup Bawa e-KTP Selengkapnya

Bupati Gresik Lepas Peserta Diklat Poltekpel asal Bawean

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 158 peserta Pendidikan dan Latihan (Diklat) Pemberdayaan Masyarakat mengikuti pelatihan di Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya. Mereka berasal dari Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik itu dilepas oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di halaman Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 27 September 2022.

Diklat Pemberdayaan Masyarakat ini bertujuan untuk menciptakan SDM yang berkualitas di bidang transportasi laut. Materi pelatihan meliputi Basic Safety Training (BST), Safety Awareness Training (SAT) dan Advanced Fire Fighting (AFF). Pelatihan berlangsung 15 hari, mulai  27 September sampai  11 Oktober 2022.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, mengapresiasi kegiatan diklat pemberdayaan masyarakat, yang diselenggarakan oleh Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya. Bupati berharap dengan pelatihan ini dapat meningkatkan kapasitas dan profesionalitas terutama memiliki pengetahuan tentang keselamatan, tata cara berlayar dan bernavigasi di laut.

“Ini merupakan kesempatan terutama pada anak – anak yang hidup di wilayah yang potensi akan kemaritiman seperti kepulauan Bawean,” ujarnya. Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani 

meminta kepada peserta untuk mengikuti dengan serius dan optimis dalam penerapan aturan berlayar.

“Hal ini penting sebagai salah satu upaya untuk memberi peningkatan sumber daya manusia (SDM) dalam keselamatan berlayar/bekerja sehari-hari,”katanya. 

Turut mendampingi Bupati, Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, Sekretaris Dinas Perhubungan Joyo Pranoto, Kabag Prokopim Johar Gunawan, dan Camat Tambak Nur Syamsi. (yad)

Bupati Gresik Lepas Peserta Diklat Poltekpel asal Bawean Selengkapnya

Bupati Gresik : PMI Jangan Lelah Berbuat Baik Demi Kemanusiaan 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengapresiasi kinerja Palang Merah Indonesia (PMI) Gresik dalam kegiatan kemanusiaan dan sosial terutama ikut dalam pengendalian wabah Covid-19. Disana ada peran Palang Merah Indonesia (PMI).

“Di usia ke-77 hanya selisih bulan dengan HUT RI, sesuai tema yang diusung Terus Tebar Kebaikan kedepan tantangan PMI semakin berat,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani memberikan sambutan di Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77  PMI di Hotel Aston Inn pada Rabu,14 September 2022.

Selain itu, dihadiri oleh Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani, acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Sekretaris PMI Provinsi Jatim Dwi Suyatno, Ketua PMI Gresik  Achmad Nadlir, Kepala Kantor Kemenag Gresik Sahid, Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Kantor Bea dan Cukai Gresik Eko Rudi Hartono, Ketua Paguyuban Tulang Rusuk Surabaya (PTRS) Eko Santoso serta relawan PMI Kecamatan Se Kabupaten Gresik. Acara itu juga dibarengi dengan launching Bulan Dana PMI 2022.

Menurut Gus Yani, PMI selalu hadir dalam memberikan bantuan dan layanan pada masyarakat korban konflik, bencana, krisis kesehatan, mendiseminasikan nilai-nilai kemanusiaan dan hukum humaniter internasional. “Mungkin kalau layanan donor darah orang sudah banyak yang tahu. Namun ada satu layanan dari PMI yang menarik perhatian saya yaitu Restoring Family Links,”ujar mantan Ketua DPRD Gresik.

Ditambahkan, sesuai artinya layanan PMI ini disebut dengan pemulihan hubungan keluarga. :Siapa yang memerlukan pencarian anggota keluarga, PMI siap membantu,”sambungnya.

“Ini kan luar biasa, Dan jarang dari kita tahu bahwa terdapat layanan PMI yang seperti ini, karena bagi saya keluarga itu sangatlah penting,”imbuhnya.

Gus Yani berharap PMI Gresik tidak lelah dalam berbuat baik. “Semoga di HUT Ke-77 PMI semakin jaya, semoga diberikan kesehatan dalam kerja-kerja kemanusiaan, tetap diberikan kekuatan dalam pengabdian kepada sesama,” tandasnya.

Usai sambutan dilakukan penyematan PIN, piagam dan Mini Gold oleh Bupati didampingi Wakil Bupati dan Ketua PMI Gresik kepada pendonor sukarela 50 kali kepada 15 orang secara simbolis dan penyerahan piagam penghargaan kepada instansi kontributor donor darah terbanyak kepada PT. Smelting, PT. Indospring, Serikat Karyawan Petrokimia Gresik, PT. Liku Telaga, RSUD Ibnu Sina, dan RS Semen Gresik. (yad)

Bupati Gresik : PMI Jangan Lelah Berbuat Baik Demi Kemanusiaan  Selengkapnya