Bupati Gresik Support PMI Gresik untuk Mencukupi Kebutuhan Darah Warga Gresik 

GRESIK,1minute.id – Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Gresik menggelar Musyawarah Kerja (Musker) di Hotel Aston Inn Gresik pada Rabu, 18 Januari 2023. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta kepada Pengurus PMI untuk mencukupi kebutuhan darah untuk warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

“Output nya nanti adalah, masyarakat Gresik dapat merasakan PMI hadir dalam kesulitan, kebencanaan, musibah yang dialami oleh korban yang membutuhkan darah,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani saat membuka Musker PMI Gresik pada Rabu, 18 Januari 2023. Musker PMI ini juga dihadiri Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman.

Untuk bisa memenuhi kebutuhan masyarakat itu, katanya, pengurus PMI perlu strategi khusus dalam pengumpulan dan pendistribusian darah. Beberapa bulan terakhir ini, Gus Yani mendapatkan informasi minat masyarakat untuk donor darah sukarela berkurang. Salah satu penyebabnya adalah kegiatan donor darah jarang dilakukan.

Maka, Gus Yani mengingatkan, agar PMI dapat bersinergi dengan para Camat dan Sekretaris Camat (Sekcam) di Gresik. “Kami sampaikan pada camat dan sekcam bahwa mereka ini bagian dari PMI. Mulai berfikirlah bagaimana menumbuhkan kesadaran diri tentang pentingnya donor darah. Baik di lingkup lembaga pendidikan hingga perindustrian,” imbuh mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Ia melanjutkan, saat ini tantangan terbesar PMI adalah membenahi diri. Baik mulai anggaran, strategi pelayanan, dan program perencanaan kedepan. Pada kesempatan itu, Bupati Fandi Akhmad Yani menyerahkan bantuan satu unit mobil kepada PMI Gresik kepada ketua PMI Gresik Achmad Nadlir.

Dalam Musker ini, PMI Gresik memberikan apresiasi kepada dua orang yang telah mendonorkan darah sebanyak 75 kali. Pahlawan kemanusiaan itu bernama Antonius Sihotang, 61, dan Prihatin Efendi, 57. Mereka telah rutin menjadi pendonor sejak 1980. (yad)

Bupati Gresik Support PMI Gresik untuk Mencukupi Kebutuhan Darah Warga Gresik  Selengkapnya

Meninjau Lokasi Bencana Angin Lesus, Bupati Gresik : Semoga Bantuan Bisa Meringankan Beban Warga

GRESIK,1minute.id – Kabar bencana puting beliung menerjang ratusan warga di Desa Wedani dan Gedangkulut, Kecamatan Cerme sampai ke telinga Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

Bupati Fandi Akhmad Yani langsung meninjau lokasi bencana alam pada Senin, 9 Januari 2023. Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani juga menyerahkan bantuan uang tunai dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, sembako dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Gresik (BPBD) dan Palamg Merah Indonesia (PMI) Cabang Gresik. Serta, bantuan dari Real Estat Indonesia (REI). Penyerahan bantuan dari Pemkab Gresik yang diserahkan oleh Fandi Akhmad Yani pada Senin, 9 Januari 2023.

Gus Yani kali pertama mengunjungi warga di Desa Wedani. Di desa penghasil kerajinan tenun yang telah mendunia ini sebanyak 108 unit rumah yang terdampak angin lesus itu. Sebagai besar rumah warga yang rusak bagian atapnya. Sehingga, perlu perbaikan segera. 

Gus Yani bersama Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar dan Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melanjutkan mendatangi warga Desa Gedangkulut. Data desa setempat terdapat 216 unit rumah yang mengalami kerusakan di sapu angin puting beliung yang terjadi pada Sabtu, 7 Januari 2023 itu.

Satu per satu,  Gus Yani menyapa warga terdampak bencana angin itu. Diantaranya, Nyonya Semi. Atap genteng rumah Semi berhamburan di sapu angin puting beliung. Perempuan yang tercatat sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH) itu bisa melihat langit dari dalam rumahnya. Gus Yani memberikan semangat kepada Ny. Semi.

“Alhamdulillah hari ini kami dari Pemerintah Kabupaten Gresik bersama dan REI, bisa memberikan sedikit bantuan kepada masyarakat terdampak bencana puting beliung. Semoga lewat sinergi ini mampu meringankan beban masyarakat,” harap Gus Yani.

Selepas meninjau rumah warga terdampak, Bupati Yani berkoordinasi dengan Camat Cerme Umar Hasyim dan kepala desa untuk kesiapsiagaan dalam proses renovasi rumah warga. Harapannya, dengan sinergi yang apik antara Pemkab Gresik dengan TNI / Polri dan berbagai pihak bisa mempercepat pemulihan duka masyarakat.

Untuk diketahui, angin puting beliung menerjang ratusan rumah warga di Desa Wedani, Gedangkulut di Kecamatan Cerme. Serta, rumah warga di Desa Tebaloan, Kecamatan Duduksampeyan. Tidak ada korban jiwa dalam bencana angin lesus pada Sabtu petang, 7 Januari 2023. (yad)

Meninjau Lokasi Bencana Angin Lesus, Bupati Gresik : Semoga Bantuan Bisa Meringankan Beban Warga Selengkapnya

Festival Kostum Bandar Grissee Meriah, Ribuan Pasang Mata Seakan tak Berkedip Saksikan Busana Desainer Gresik 

GRESIK,1minute.id – Festival Kostum Bandar Grissee di Kawasan Kolonial di Jalan Basuki Rahmat meriah pada Rabu malam, 28 Desember 2022. Sebanyak 23 peragawan dan peragawati berlengak-lengok dengan busana bernuansa ikonik Gresik. 

Adibusa rancangan para desainer asal Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu tidak kalah menarik dengan event Jember Fashion Carnival (JFC) yang sudah menjadi agenda tahunan itu. Busana ikonik itu diantaranya Rusa Bawean, Damarkurung, Pudak dan Klenteng.

BUSANA RUSA BAWEAN: Seorang peserta memakai busana Rusa Bawean dalam Festival Kostum Bandar Grissee di Wisata Heritage Jalan Basuki Rahmat, Gresik pada Rabu malam, 28 Desember 2022 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Ribuan pasang mata berjajar di kanan dan kiri sepanjang Jalan Basuki Rahmat Gresik. Mereka seakan enggan berkedip menyaksikan keluwesan para peragawan dan peragawati yang memakai busana khas karnaval itu. Meski, busana yang mereka kenakan cukup berat. Namun, para peraga tetap energik dan tersenyum. Busana Rusa Bawean, misalnya memiliki berat lebih kurang 15 kilometer. Peraganya remaja belasan tahun.

Menawan : Salah peserta dalam Festival Kostum Bandar Grissee di wisata heritage, kawasan Kolonial di Jalan Basuki Rahmat, Gresik pada Rabu malam, 29 Desember 2022 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Tampak hadir diantaranya, Bupati Gresik Fandi Akhmad bersama istri yang ketua Dekranasda Gresik Nurul Haromaini Ali,  Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul, Wakil Ketua DPRD Gresik Ahmad Nur Hamim.

Namun, peragaan busana ini harus terhenti beberapa menit karena hujan. Penyelenggara melanjutkan lagi event kali pertama sejak Bandar Grissee, dilaunching oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani sebagai wisata heritage ini pada Minggu,18 Desember 2022 itu. Launching Bandar Grissee yang dihadiri oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Sandiaga Sholahuddin Uno itu.

IKON GRESIK: Klenteng salah satu kawasan wisata heritage di Bandar Grissee dalam festival Kostum Bandar Grissee pada Rabu malam, 28 Desember 2022 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Festival Kostum Bandar Grissee ini prakarsai oleh Dewan Kerajinan Daerah (Dekranasda) Gresik diketuai oleh Nurul Haromaini Ali Akhmad Yani berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Kebudayaan Kepemudaan dan Olah Raga (Disparekrafbudpora) Gresik dan Tiara Kusuma (Persatuan Ahli Kecantikan dan Pengusaha Salon Indonesia) Gresik itu.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, masyarakat bebas memanfaatkan Bandar Grissee sebagai tempat beraktivitas dan berkreasi. Namun, tetap menjaga kebersihan, keamanan dan ketertiban.

MIRIP JFC : Seorang peserta dalam Festival Kostum Bandar Grissee pada Rabu malam, 28 Desember 2022 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

“Silakan, beraktivitas di sini. Jalan Basuki Rahmat. Komunitas apapun di Kabupaten Gresik. Komunitas yang mendorong kreativitas, inovasi silakan Jalan  Basuki Rahmat dipergunakan dengan syarat kita harus tetap menjaga , merawat dengan baik. Kebersihannya kita jaga keamanannya terutama keterlibatan masyarakat sekitar,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad dalam sambutannya pada Rabu malam, 28 Desember 2022.

DAMARKURUNG: Peserta memakai busana dalam Festival Kostum Bandar Grissee di Jalan Basuki Rahmat Gresik pada Rabu malam, 28 Desember 2022 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Mantan Ketua DPRD Gresik itu mewanti-wanti dalam memanfaatkan Jalan Basuki Rahmat untuk melibatkan UMKM setempat dan memberitahukan kepada Ketua Rukun Tetangga setempat. Bandar Grissee di Jalan Basuki Rahmat ini berada di wilayah kelurahan Bedilan, Kecamatan/Kabupaten Gresik. 

“Seniman, budayawan apalagi sebentar lagi perayaan tahun baru boleh merayakan di sini. Silakan nongkrong dan beraktivitas,” tegas Bupati berusia 37 tahun itu. Ia berharap kehadiran Bandar Grissee sebagai wisata heritage ini bisa memiliki multiplier effect bagi ekonomi masyarakat. “Ekonomi kreatif tumbuh subur, UMKM juga tumbuh subur tentunya untuk mendorong masyarakat Gresik semakin Sejahtera,” harap Gus Yani. (yad)

Festival Kostum Bandar Grissee Meriah, Ribuan Pasang Mata Seakan tak Berkedip Saksikan Busana Desainer Gresik  Selengkapnya

Ngaji Bareng Gawagis, Gus Yani : Banyak Bupati, Kapolres, Jenderal TNI dan Polri Alumni Pondok 

GRESIK,1minute.id – Ribuan santri dan siswa sekolah / madrasah se-Kabupaten Gresik mengikuti Ngaji Bareng Para Gawagis di Gedung Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP) pada Senin, 19 Desember 2022. Gawagis merupakan perkumpulan para Gus-gus atau kiai-kiai muda Nahdlatul Ulama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Ngaji Bareng para Gawagis ini, Puncak Hari Santri Nasional (HSN) ke-7 rangkaian Hari Lahir (Harlah) 1 Abad Nahdlatul Ulama. Terlihat hadir di acara itu diantaranya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani ; KH. Umar Thoha, KH Khisni, putra almarhum KH Umar Burhan, Gus M. Maksun, cucu almarhum KH Salim. Serta, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah yang juga Ketua Nyai Nusantara Kabupaten Gresik. 

Di hadapan para santri, Gus Yani menegaskan, menjadi seorang santri harus percaya diri. Tidak boleh punya rasa minder. “Lulusan pondok sudah mempunyai wawasan intelektual yang luar biasa.  Banyak bupati, Kapolres, bahkan jenderal TNI dan Polri banyak yang berlatar belakang pondok pesantren,” ujar Gus Yani.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa dunia pesantren saat ini menjadi sebuah kebutuhan di tengah kemajuan teknologi yang saat ini dirasakan. Dalam pesantren, para santri selain dibekali dengan ilmu pengetahuan, juga dibekali dengan pemahaman tentang agama. Ini merupakan suatu bekal yang sangat penting untuk dimiliki generasi muda.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menambahkan, pentingnya bagi generasi muda untuk tidak berhenti menuntut ilmu. Pesan ini disampaikan tidak hanya kepada murid, melainkan juga kepada para pengajar. 

“Anak-anakku sekalian, santri-santri serta bapak ibu guru semua, mari kita senantiasa mencari ilmu sepanjang hayat. Dengan bertambahnya ilmu dan akhlak, maka tingkah laku kita menjadi tingkah laku yang sesuai dengan akidah,” terang Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah. 

Puncak peringatan HSN Kabupaten Gresik menghadirkan tiga Gawagis sebagai pemateri dalam sesi Ngaji Bareng. Ketiga gawagis tersebut adalah Gus Lathoif, Gus Amak dan Gus Robith. (yad)

Ngaji Bareng Gawagis, Gus Yani : Banyak Bupati, Kapolres, Jenderal TNI dan Polri Alumni Pondok  Selengkapnya

Hadapi Musim Barat, Bupati Gresik Gelontorkan Sembako untuk Nelayan 

GRESIK,1minute.id – Sebanyak seribu nelayan di Kabupaten Gresik mendapatkan bantuan sembako. Mereka berasal dari Kecamatan Panceng, Ujungpangkah, Sidayu, Bungah, Duduksampeyan, Manyar, Gresik, dan Kebomas. Seluruhnya merupakan nelayan yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Kegiatan ini merupakan bentuk Bakti Peduli nelayan berdaulat, program Nawa Karsa Gresik Agropolitan, Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah. Sembako diserahkan secara simbolis oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dipusatkan di Desa Sukorejo, Kecamatan Kebomas. 

“Pembagian paket sembako ini diberikan untuk membantu kebutuhan nelayan. Utamanya saat memasuki musim angin barat dimana nelayan kesulitan untuk melaut dan hasil tangkapan menurun. Semoga ini bisa bermanfaat dan meringankan kebutuhan para nelayan sehari-hari,”ujar Fandi Akhmad Yani pada Jumat, 25 November 2022. 

Pemerintah Kabupaten Gresik dalam Nawa Karsa memiliki beberapa program peningkatan kesejahteraan nelayan, yang masuk dalam Gresik Agropolitan. Selain pemberian paket sembako. Terdapat beberapa fokus utama dalam mewujudkan kesejahteraan nelayan.

Pertama adalah, program Go Tani pada sektor perikanan dan program nelayan berdaulat dengan penyediaan permodalan lunak dan pembangunan beberapa titik Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN).

Pemberian paket sembako ini, nantinya akan diberikan sebanyak tiga kali hingga bulan Desember 2022. Momen ini bertepatan dengan berlangsungnya musim angin barat yang biasanya berlangsung di akhir tahun. Sehingga, total paket sembako yang diberikan sebanyak 3.000 paket sembako.

Terkait beberapa nelayan sudah masuk dalam DTKS tetapi belum menerima paket sembako, Kadis Perikanan Kabupaten Gresik mengutarakan agar tidak perlu risau.

“Bagi Nelayan yang tidak dapat paket sembako, akan kita usahakan untuk bisa menerima bantuan dari Provinsi Jawa Timur. Insya Allah jumlahnya nanti 2.667 paket, sehingga bisa menjangkau lebih luas kepada nelayan Kabupaten Gresik yang data terakhirnya tercatat sebanyak 11.167 jiwa,” ujar Kepala Dinas Perikanan  Gresik Moh. Nadlelah.

Ahmad Syafi’i, 61, salah satu nelayan asal Desa Sukorejo mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan Pemkab Gresik. Bantuan ini sangat berarti ditengah musim angin barat dimana banyak nelayan kesulitan untuk melaut.

“Saat musim angin barat seperti saat ini, bagi nelayan yang perahunya kurang memenuhi syarat akan sangat berbahaya untuk melaut. Jadi nanti kalau anginnya sudah agak teduh baru kita bisa melaut lagi,”ungkapnya.

Oleh karenanya, Ahmad Syafi’i dan rekan-rekan nelayan sangat mendukung adanya program dari Pemkab Gresik utamanya dalam masalah permodalan dan kemudahan mendapatkan BBM. 

“Sekali melaut saya biasanya rata-rata membawa pulang uang antara Rp 50 ribu sampai Rp 75 ribu atau kurang lebih 4-5 kilogram ikan. Jadi kalau ada bantuan permodalan bisa digunakan untuk memperbaiki perahu atau jaring.Kalau BBM jelas kita butuh,” pungkasnya. (yad)

Hadapi Musim Barat, Bupati Gresik Gelontorkan Sembako untuk Nelayan  Selengkapnya

Ponpes Mambaus Sholihin Dirikan RSBM dan Sekolah Keperawatan berbasis Pesantren

GRESIK,1minute.id – Pondok Pesantren Mambaus Sholihin bakal memiliki rumah sakit.  Peletakan batu pertama pembangunan rumah sakit Bayt Al-Musaadah (RSBM) dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

RSBM di Jalan Kyai Syafi’i, Desa Suci, Kecamatan Manyar berdiri diatas lahan seluas 1,4 hektar. Peletakan batu pertama pembangunan RSBM ini dihadiri oleh pemangku Ponpes Mambaaus Sholihin KH. Masbuhin Faqih, pemangku Ponpes Bumi Sholawat, Tulangan, Sidoarjo KH. Agoes Ali Mashyhuri ;  Habib Ahmad Bin Idrus Alhabsyi ;  Habib Abu Bakar Bin Ali Assegaf ; Ketua Tanfidziyah PCNU Gresik KH Mulyadi dan, Ketua MUI Gresik KH Mansoer Sodik.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan bahwa keberadaan rumah sakit ini diharapkan mampu mewujudkan kepedulian dan membawa manfaat bagi masyarakat. Terutama bagi masyarakat dengan kondisi ekonomi kurang mampu. Mewakili Pemerintah Daerah, Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani juga menyampaikan wujud dukungan dan supportnya melalui kemudahan dalam proses perizinan sehingga pembangunan dapat berjalan lancar.

“Semoga ikhtiar yang dilakukan dapat terwujud sesuai dengan apa yang diharapkan. Tentu tak lepas dari rasa kepedulian dan membawa manfaat bagi masyarakat sekitar, para santri dan juga para alumni ponpes Mambaus Sholihin,”katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas rencana pengembangan pendidikan dilingkungan Ponpes Mambaus Sholihin yang akan membuka sekolah perawatan berbasis pesantren. “Sehingga para santri dan alumni bisa berkontribusi secara langsung,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan RSBM Ahmad Rizal menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak atas dukungan dan doa sehingga tahap awal pembangunan RSBM ini akan segera dimulai. Dirinya juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Gresik atas diterbitkannya rekomendasi pendirian RSBM. 

“Dukungan dari berbagai pihak terutama pemerintah daerah ini menjadi sebuah spirit kami untuk mewujudkan berdirinya rumah sakit ini. Kami juga berharap agar para kiai, habaib, ulama serta masyarakat untuk membantu doa demi kelancaran pembangunan RSBM ini,” pungkasnya. (yad)

Ponpes Mambaus Sholihin Dirikan RSBM dan Sekolah Keperawatan berbasis Pesantren Selengkapnya

Ini Pesan Bupati Gresik kepada Wisudawan Universitas Qomaruddin

 GRESIK,1minute.id – “Mustahil kita dapat mencapai perubahan apabila kita biasa-biasa saja. Untuk itu selalu upayakan menjadi lebih kuat dalam menghadapi tantangan kedepan, hal ini dapat dicapai dengan perbaikan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dimulai dari kita,”Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat memberikan sambutan wisuda Universitas Qomaruddin ke-IV pada Minggu, 30 Oktober 2022.

Sebanyak 464 wisudawan yang terdiri dari 82 wisudawan program magister (S2) dan 382 program sarjana (S1). Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani-meminta para wisudawan tidak cepat berpuas diri dengan apa yang telah dicapai. Hal ini berkaitan dengan berbagai macam isu nasional maupun internasional seperti resesi ekonomi dan perkembangan teknologi. Kuncinya, Sumber Daya Manusia (SDM).

Ia pun mengapresiasi Universitas Qomaruddin yang ikut serta dalam mengembangkan SDM yang berkualitas. Menurutnya, peningkatan SDM tidak hanya menjadi kewajiban lembaga formal, tapi juga non formal.”Sesuai arahan presiden, kita harus menyiapkan SDM yang berkualitas, dimana pondok pesantren juga turut serta berkontribusi secara langsung dalam membantu pemerintah kabupaten Gresik dalam hal pembentukan SDM yang berkualitas,”katanya dalam wisuda yang dihadiri diantaranya Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Kepala LLDIKTI KH Hanis Rektor Universitas Qomaruddin Iskandar Ritonga itu. (yad)

Ini Pesan Bupati Gresik kepada Wisudawan Universitas Qomaruddin Selengkapnya

Hari Sumpah Pemuda, Bupati Gresik Memakai Kain Batik Motif Sisik Bandeng dan Udeng Grissee 

GRESIK,1minute.id – Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-94 di halaman Kantor Bupati Gresik berlangsung khidmat pada Jumat, 28 Oktober 2022. Inspektur upacara Fandi Akhmad Yani memakai beskap warna putih memakai kain sarung dan udeng Grissee motif sisik ikan bandeng. 

USAI UPACARA: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (tengah) terlihat gagah memakai beskap, kain sarung batik motif sisik ikan bandeng dan udeng Grissee dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-94 di Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 28 Oktober 2022 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Sedangkan, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah memakai baju adat Palembang. Inspektur upacara membacakan amanat dari Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali. Dalam amanat Hari Sumpah Pemuda dengan tema “Bersatu Bangun Bangsa” adalah upaya kita menghadirkan sejarah masa lalu untuk direnungkan, dipelajari, ditemukan kristalisasi pembelajaran kebaikan untuk dijadikan teladan dan inspirasi penggerak langkah menuju visi bangsa yang besar.

MENDATANGI PESERTA: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (dua dari kiri) didampingi Kabag Prokopim Gresik Johar Gunawan (tiga dari kiri) usai menjadi inspektur upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-94 di Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 28 Oktober 2022 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Pesan tersebut secara garis besar menggarisbawahi pentingnya persatuan untuk menghadapi berbagai tantangan baik ekonomi maupun situasi dunia. Komandan upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ini adalah Muhammad Dahlan, Ketua KNPI Gresik. 

Dalam Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda, busana yang dipakai Fandi Akhmad Yani yang juga Bupati Gresik itu menarik perhatian peserta. Sebab, busana yang dipakai berbeda dengan yang lain. Bupati Fandi Akhmad Yani memakai beskap warna putih dengan mempadu padakan kain sarung batik dan udeng motif sisik ikan bandeng. Dan, memakai selop. 

ADAT PALEMBANG: (kiri-kanan) Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar, Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah memakai busana adat Palembang di peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-94 di Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 28 Oktober 2022 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Menurut perancang batik sisik bandeng, Akhmad Khoiri, bandeng salah satu ikon Gresik. Bahkan, kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik penghasil bandeng terbesar di Jawa Timur. “Batik sisik bandeng ini khas Gresik,”kata Akhmad Khoiri yang juga pemilik galeri Batik Gajah Mungkur itu. Sedangkan, udeng adalah khas Grissee.

“Udeng Grissee,”katanya. Khoiri mengaku tersanjung karyanya dipakai oleh orang nomor satu di Kota Santri ini. Apalagi dipakai di momen peringatan Hari Sumpah Pemuda. (yad)

Hari Sumpah Pemuda, Bupati Gresik Memakai Kain Batik Motif Sisik Bandeng dan Udeng Grissee  Selengkapnya

Perbaikan Tanggul Desa Cermen Dikebut, BPBD Gresik Dirikan Tenda Antisipasi Pengungsi

GRESIK,1minute.id – Satu unit ekskavator terus melakukan penanggulan anak Kali Lamong di Desa Cermen, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik. Penanggulan dilakukan mulai Senin, 24 Oktober 2022. Tujuannya, membendung air bah luapan Kali Lamong dari hulu di Mojokerto dan Lamongan tidak semakin merendam rumah warga setempat. 

Sebab, berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Surabaya sejumlah kabupaten/kota sepanjang Kali Lamong terjadi hujan. Di Mojokerto, hujan dengan intensitas sedang disertai petir terjadi antara pukul 13.00 WIB. Sementara, di Gresik hujan intensitas sedang terjadi pukul 13.00 WIB.

Kondisi cuaca itu berpotensi mengakibatkan debit air semakin tinggi. Arus pun semakin kuat. Sehingga, perbaikan tanggul di Desa Cermen yang jebol selebar 4 meter pada Senin, 24 Oktober 2022 segera teratasi.

MALAM HARI: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Saleh Rahanar memantau tanggul Desa Cermen, Kecamatan Kedamean yang jebol akibat deras arus air bah Kali Lamong pada Senin malam, 24 Oktober 2022 (Foto : Prokopim Gresik for 1minute.id)

Bupati Gresik  Fandi Akhmad Yani langsung datang ke lokasi. Dirinya didampingi Kepala Pelaksana BPBD Gresik Darmawan, Kepala Bidang Sumber Daya Air DPUTR Gresik dan Camat Kedamean meninjau dari dekat jebolnya tanggul Anak Kali Lamong tersebut.

Gus Yani sapaan akrab Bupati Gresik meminta kepada Dinas terkait dibantu TNI-Polri untuk segera membantu evakuasi warga yang terdampak. “Dari laporan yang saya terima, jebolnya tanggul ini terjadi pukul 11.00 WIB yang hanya 1,5 meter. Namun beberapa jam kemudian sudah mencapai hampir 30 meter akibat tanah penahan tanggul tergerus air. Maka saya minta kepada Dinas terkait dan dibantu TNI-Polri untuk membantu proses evakuasi. Saya lihat BPBD juga sudah mendirikan tenda darurat bagi warga,”katanya.

Satu unit ekskavator juga dikerahkan Gus Yani untuk memperbaiki tanggul yang jebol. Selanjutnya akan dipasang bambu penahan dan karung berisi pasir sebagai langkah tanggap darurat agar air tidak semakin membanjiri rumah warga. “Sejauh ini tanggul Kali Lamong masih aman. Yang jebol adalah tanggul anak Kali Lamong. Ini secepatnya akan kita perbaiki sebagai  langkah tanggap darurat,” pungkasnya. (yad)

Perbaikan Tanggul Desa Cermen Dikebut, BPBD Gresik Dirikan Tenda Antisipasi Pengungsi Selengkapnya

Gresik Kabupaten “Lengkap” Pertama di Indonesia segera Terealisasi

GRESIK,1minute.id – Gresik Kabupaten “Lengkap” segera terealisasi. Pemkab Gresik bersinergi dengan Kantor ATR/BPN Gresik dan akademisi akan melakukan pengukuran 63 ribu bidang tanah tahun ini. Ribuan bidang tanah tersebar di 23 Desa di empat kecamatan. 

Bila terealisasi, Kabupaten Gresik menjadi kabupaten “lengkap” pertama di Indonesia pada 2022 untuk mendukung program Indonesia “Lengkap” yang dicanangkan dalam rangka implementasi Instruksi Presiden No.2 tahun 2018 terkait percepatan Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL).

Rencana pengukuran ribuan bidang tanah itu mulai disosialisasikan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) bersama Pemkab Gresik di Ruang Mandala Bhakti Praja kantor Bupati Gresik pada Senin, 24 Oktober 2022.

Sosialisasi dihadiri Camat, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) dan sekolah tinggi pertanahan sebagai bentuk kolaborasi nyata.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam arahannya memberikan apresiasi terhadap para mahasiswa yang turut serta bersinergi membantu menyelesaikan permasalahan pertanahan. Menurutnya, bentuk sinergi ini tidak ditemukan di wilayah lain kecuali di Kabupaten Gresik.

Bupati Yani menegaskan bahwa lompatan-lompatan yang dilakukan oleh BPN Gresik merupakan hal yang luar biasa. “Kita ingat betul, dahulu orang-orang tua kita menabung sedikit demi sedikit demi memiliki sertifikat kepemilikan tanahnya. Namun, saat ini sudah ada keterbukaan dan akselerasi oleh program-program BPN yang manfaatnya langsung bisa dirasakan masyarakat,”terang Gus Yani-Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Ia mengakui bahwa untuk menjadi kabupaten lengkap tidaklah mudah. Tetapi, dirinya menegaskan bahwa dibalik itu semua ada hal yang menggembirakan yakni respon positif masyarakat. “Dengan usaha-usaha ini, kita ingin agar kasus-kasus mafia tanah di Kabupaten Gresik sirna. Selain itu, manfaat lainnya peta pembangunan juga menjadi jelas dan terukur,” ujarnya.

Kepala Kantor Pertanahan (BPN) Gresik Asep Heri, dalam laporannya menjelaskan hingga saat ini sudah menyelesaikan sebanyak 900 ribu bidang tanah pada seluruh kecamatan di Kabupaten Gresik. Adapun 23 desa tersebar di empat kecamatan yang akan menjadi target pengukuran kali ini, diantaranya Kecamatan Duduksampeyan meliputi Desa Sumengko, Desa Gredeg, dan Desa Sumari.

Kecamatan Ujungpangkah meliputi Desa Banyuurip, Desa Bolo, Desa Cangaan, Desa Glatik, Desa Gosari, Desa Karangrejo, Desa Kebonagung, Desa Ketapanglor, Desa Ngemboh, Desa Pangkah Kulon, Desa Pangkah Wetan, Desa Sekapuk dan Desa Tanjungawan.

Kecamatan Menganti meliputi Desa Menganti, Desa Mojotengah, Desa Putat Lor, Desa Bringkang, Desa Randupadangan, dan Desa Pengalangan. Sedangkan di Kecamatan Bungah meliputi Desa Bedanten. (yad)

Gresik Kabupaten “Lengkap” Pertama di Indonesia segera Terealisasi Selengkapnya