Bakar Kotoran Hewan, Rumah di Ujungpangkah Terbakar

GRESIK,1minute.id – Dua kejadian kebakaran mewarnai Kabupaten Gresik. Di Desa Domas, Kecamatan Menganti  rumah milik M.Syafii terbakar. Kebakaran yang terjadi Jumat, 7 Juni 2024 pukul 21.00 WIB ini diduga dipicu pemilik rumah mematikan kompor gas.

Kebakaran berikutnya terjadi di rumah Suparlan, 60, di Desa Ketapang Lor, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik pada Sabtu dini hari, 8 Juni 2024. Rumah korban terbakar ditengarai pembakaran kotoran hewan yang tidak diawasi sehingga melahap rumah.

Dua kejadian itu, tidak menimbulkan korban jiwa. Kerugian ditaksir jutaan rupiah. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan atau Damkarmat Gresik Suyono meminta kepada masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan. 

Sebab, kondisi cuaca sedang kemarau. Sehingga rawan menimbulkan kebakaran. “Jangan bakar sampah sembarangan. Apalagi tidak diawasi karena rawan terjadinya kebakaran,” tegas Suyono pada Ahad, 8 Juni 2024.

Peringatan mantan Asisten Bidang Pemerintahan Setkab Gresik karena sejumlah kejadian kebakaran yang terjadi belakangan ini di Kabupaten Gresik itu diduga karens human error alias kelalaian. Ia mencontohkan kebakaran di Jalan RE Martadinata, Kelurahan Lumpur, Kecamatan/Kabupaten Gresik.

Kejadian yang mengakibatkan 10 ekor kambing terpanggang dan tempat jemur ikan ludes diduga berawal pembakaran sampah untuk mengusir nyamuk. Karena lokasi di dekat pesisir pantai, hembusan angin merembet ke kandang kambing dan tempat menjemur ikan. 

“Dan, tadi pagi di Ujungpangkah, rumah warga terbakar karena ada membakar kotoran hewan tidak diawasi merembet rumah warga,” ujarnya. Kejadian kebakaran itu menambah panjang jumlah kebakaran di Kabupaten Gresik. “Sampai hari ini (Sabtu) ada 8 kejadian kebakaran,” ujarnya. (yad)

Bakar Kotoran Hewan, Rumah di Ujungpangkah Terbakar Selengkapnya

Nyalakan Obat Antinyamuk Gunakan Pematik Kompor Elpiji, Rumah Warga Sumput Jadi Arang

GRESIK,1minute.id–  Musibah rumah terbakar kembali terjadi di wilayah Kabupaten Gresik. Kali ini, musibah itu dialami keluarga Sonhaji. Rumah semi permanen lelaki itu Dusun Guwo, Desa Sumput, Kecamatan Driyorejo ludes terbakar pada Sabtu petang, 20 Januari 2024.

Bangunan rumah tersebut menjadi arang diduga akibat penghuni rumah menyalakan obat antinyamuk bakar menggunakan pematik kompos gas elpiji.  Informasi yang dihimpun dari petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik menjelang Mahrib, sekitar pukul 17.50 WIB, salah satu anak Sonhaji hendak mengusir nyamuk. Ia kemudian menyalakan obat antinyamuk bakar menggunakan pematik kompor gas elpiji. 

Celakanya, usai menyalakan diduga lupa mematikan kompor gas elpiji itu. Api kemudian menyambar minyak goreng dan benda lainnya yang mudah terbakar.  Api pun cepat membesar.  Sejumlah tetangga Sonhaji mencoba memadamkan amuk si jago merah. Sebagian lagi ada yang melaporkan kepada petugas Damkarmat Gresik melalui call center 112.

“Kami mendapatkan laporan warga sekitar pukul 17.56 WIB,” kata Kadis Damkarmat Gresik Suyono pada Sabtu malam, 20 Januari 2024. 
Satu regu dari posko pemadam Krikilan, Driyorejo berjumlah enam personil  dikerahkan dengan mengendarai satu unit mobil pemadam dan satu unit mobil suplai air. Dalam hitungan menit atau sekitar pukul 18.07 WIB api bisa dipadamkan. Namun, rumah Sonhaji tidak bisa terselamatkan.

“Berdasarkan keterangan saksi kebakaran di duga akibat kelalaian. Anak Sonhaji lupa mematikan kompor elpiji setelah menyalakan obat antinyamuk,” kata mantan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Gresik itu. 
Kebakaran rumah Sonhaji ini menambah panjang jumlah kejadian kebakaran di wilayah Kabupaten Gresik. Data Damkarmat Gresik selama Januari 2024 tercatat 4 kali kejadian kebakaran. (yad)

Nyalakan Obat Antinyamuk Gunakan Pematik Kompor Elpiji, Rumah Warga Sumput Jadi Arang Selengkapnya

Ditinggal Salat Subuh, Rumah Hangus Terbakar, Diduga Lupa Matikan Tungku Kayu Bakar

GRESIK,1minute.id – Bencana kebakaran itu kembali terjadi di kabupaten Gresik. Tadi pagi, Ahad, 17 September 2023 musibah menimpa Aswan. Rumah lelaki di Desa Petung, Kecamatan Dukun itu hangus menjadi arang. Tidak korban jiwa dalam kejadian kebakaran kali ke-61 di bulan September 2023 ini. Dugaan sementara masih dalam penyelidikan. 

Informasi yang dihimpun dari petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan (Damkarmat) Gresik kebakaran terjadi pukul 04.45 WIB. Pagi pemilik rumah Aswan sedang pergi ke musala untuk menjalankan Salat Subuh berjamaah. Aswan melakukan aktivitas memasak masih menggunakan bahan bakar kayu menggunakan tungku pembakaran. Aswan ditengarai lupa memadamkan tungku api untuk memasak nasi tersebut. 

“Informasi dari tetangga awal mula titik api muncul dari bagian dapur rumah korban,” kata Kepala Damkarmat Gresik Agustin Halomoan Sinaga pada Ahad, 17 September 2023. Dalam dapur rumah semi permanen itu terdapat peralatan memasak dan bahan yang mudah terbakar. “Api sangat cepat membesar karena bangunan rumah korban mayoritas dari Kayu,” imbuh Sinaga. Korban Aswan melaporkan kejadian yang dialami kepada Dinas Damkarmat Gresik pada Pos Damkar Kecamatan Dukun. Upaya warga memadamkan api secara bergotong royong belum bisa menjinakkan amuk si jago merah. Tatkala, 

tim Damkar Pos Dukun tiba di lokasi kebakaran sekitar pukul 05.10 WIB. Tim Damkar berjumlah enam orang yakni Maskur ; Awaludin Jamil ; M. NAfis Nabawi ; Rudi Cahyono ;  Erik dan Zainut api sudah hampir membakar seluruh bangunan rumah. Mereka mengendarai satu unit mobil pemadam dan satu unit mobil suplai air. (yad)

Ditinggal Salat Subuh, Rumah Hangus Terbakar, Diduga Lupa Matikan Tungku Kayu Bakar Selengkapnya

Jelang Subuh, Rumah Petambak di Desa Bedanten Di Lahap Si Jago Merah

GRESIK,1minute.id – Kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Gresik. Musibah kali menimpah Askan. Rumah warga Desa Bedanten, Kecamatan Bungah ini hangus pada Minggu, 6 Agustus 2023. Penyebab, diduga korsleting. 

Informasi yang dihimpun kebakaran di rumah Askan di Desa Bedanten, Kecamatan Bungah itu terjadi pada Minggu, 6 Agustus 2023 sekitar pukul 04.03 WIB. Pagi itu Askan bersiap untuk Salat Subuh. Tiba-tiba asap menyembul dari dalam rumah. Tiupan angin pagi yang kencang membuat asap cepat berubah menjadi nyala api. Listrik pun padam. 

Kondisi api cepat membesar membuat tidak bisa menyelamatkan aset miliknya. Askan pun panik. Melihat api terus membesar, Abdul Majid, kepala desa (Kades) Bedanten meminta bantuan pemadam kebakaran Gresik. 

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik Agustin Halomoan Sinaga mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan Kepala Desa (Kades) Bedanten Abdul Majid sekitar pukul 04.03 WIB. “Lima personel Damkarmat dari Pos Dukun yang melakukan pemadaman,” ungkap Sinaga pada Minggu, 6 Agustus 2023. 

Dalam kejadian kebakaran kali ke-17 di bulan Agustus 2023 ini, tidak ada korban. “Korban nihil, dugaan awal penyebab terjadinya kebakaran adalah korsleting,” tegas Sinaga. (yad)

Jelang Subuh, Rumah Petambak di Desa Bedanten Di Lahap Si Jago Merah Selengkapnya

Puntung Rokok Bakar Rumah Kakek 73 Tahun

GRESIK,1minute.id – Rumah Ida Haji di Desa Pandanan, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik hangus terbakar pada Minggu, 15 Januari 2023. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian kali keempat. Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 150 juta. 

Informasi yang dihimpun, Minggu, 15 Januari 2023 pukul 03.25 WIB Ida Haji melek. Iabersiap untuk tidur. Namun, hidung kakek 73 tahun itu mencium bau sangit. Bau asap kayu gosong terbakar.  Ia pun mencari sumber asap itu di depan rumahnya di Desa Pandanan, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik.  Ia melihat sumber asap dari tumpukan kayu bekas di depan rumahnya. Ida Haji mencoba untuk meredam asap dengan menyiram dengan air.

Akan tetapi, upaya Ida Haji tidak berhasil. Bara api semakin besar. Korban semakin panik. Ia pun berteriak minta tolong. Warga semburan. Kabar kebakaran itu dilaporkan ke petugas pemadaman kebakaran di Gresik dan Lamongan. Rumah Ida Haji di Desa Pandanan berbatasan antara Gresik-Lamongan. 

Lima orang petugas dengan satu unit mobil pemadam kebakaran dari Lamongan tiba le ih dulu. Sekitar pukul 03.50 WIB. Selang 5 menit kemudian atau pukul 03.55 WIB petugas damkar Gresik datang. Kolaborasi petugas pemadaman kebakaran dari Gresik dan Lamongan berhasil memadam api dengan cepat. Meski tidak bisa menyelamatkan seluruh aset milik korban Ida Haji.  Rumah dengan luas 5 x 11 meter persegi itu ludes. Tapi, api tidak sampai merembet ke rumah tetangga. 

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik Agustin Halomoan Sinaga mengatakan, dugaan awal kebakaran itu terjadi akibat puntung rokok. “Puntung rokok dibuang sembarangan dan membakar tumpukan kayu bekas yang mudah terbakar,”kata Sinaga. (yad)

Puntung Rokok Bakar Rumah Kakek 73 Tahun Selengkapnya

Ganti Tabung Elpiji, Rumah dan Dapur Katering Terbakar, 2 Motor dan 8 Tabung Elpiji Gosong

GRESIK,1minute.id – Rumaqh Sumiati di Jalan Malang, Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB) ludes dilahap si jago merah pada Senin, 19 Desember 2022. Tidak korban jiwa dalam musibah yang diduga dipicu kebocoran tabung gas elpiji itu. Namun, dua unit sepeda motor dan 8 tabung elpiji melon gosong terbakar. 

Informasi yang dihimpun Senin, 19 Desember 2022 sekitar pukul 15.20 WIB sejumlah orang sedang memasak di bagian dapur berada di Jalan Malang, Kompleks Perumahan GKB di Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Rumah tiga lantai itu milik Sumiati. Selain sebagai tempat tinggal juga difungsikan sebagai dapur untuk bisnis katering pemilik rumah tersebut. 

Nah, siang itu sejumlah orang sedang memasak di bagian dapur untuk katering. Proses masak menggunakan gas elpiji dan sambungan pipa gas dari Perusahaan Gas Negara (PGN). Salah seorang juru masak mengganti tabung elpiji yang habis. Saat mengganti tabung gas elpiji ditengarai ada gas yang ngowos. Kondisi di bagian dapur yang panas ditambah paparan gas ngowos ditengarai menjadi pemicu terjadinya kebakaran hebat rumah tiga lantai di kawasan perumahan tersebut. 

Blub….! Api menyambar sejumlah barang yang mudah terbakar di dalam dapur tersebut. Api pun cepat membesar. Juru masak dan pemilik rumah panik. Tetangga Sumiati ikut panik. Sebab, lidah api cepat membesar. Mereka khawatir, api menjilat rumah yang lain. “Alhamdulilah, petugas Damkar cepat datang sehingga tidak sampai merembet ke rumah tetangga,” ujar Setijadi, pensiunan PNS Gresik yang juga tetangga korban Sumiati. 

Sebanyak satu unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) mengerahkan tiga unit mobil suplai air. Jumlah mobil suplai air lebih banyak untuk memperlancar proses pemadaman. Dalam pengamatan wartawan 1minute.id  di sejumlah kejadian kebakaran, kerap direpotkan keterlambatan suplai air. Akibat keterlambatan suplai air, api yang mulai meredup kembali membara karena keterlambatan suplai air.

“Dalam proses pemadaman ini , kami membutuhkan waktu hampir 3 jam,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik Agustin Halomoan Sinaga pada Senin, 19 Desember 2022. Meski respon time kedatangan petugas di tempat kejadian kebakaran (TKK) kurang dari 10 menit. Dalam kebakaran kali ketiga di bulan Desember 2022 ini, tidak ada korban jiwa. “Tapi, 2 unit sepeda motor, 8 tabung elpiji dan sebagainya besar rumah hangus terbakar,” terang Sinaga. (yad)

Ganti Tabung Elpiji, Rumah dan Dapur Katering Terbakar, 2 Motor dan 8 Tabung Elpiji Gosong Selengkapnya

Ditinggal Antar Sekolah Rumah Hangus Dilahap Api

GRESIK,1minute.id – Musibah kebakaran rumah kembali terjadi di Kabupaten Gresik pada Jumat, 3 Juni 2022. Musibah kebakaran kali kedua di bulan Juni ini dialami keluarga Moh Yusuf. Sekitar pukul 07.20 Rumah Yusuf di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo XXXVI , Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik dilahap si jago merah. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. 

Informasi yang dihimpun sekitar pukul 07.00 Moh Yusuf mengantarkan anak ke sekolah. Rumah dalam kondisi kosong. Beberapa menit setelah Yusuf meninggalkan rumah asap menyembul dari dalam rumah. Asap berubah menjadi bara api. 

Melihat api membesar, warga berteriak kebakaran. Kampung padat penduduk itu gaduh. Seorang warga bernama Nur kemudian melaporkan kejadian itu kepada petugas Damkar.  Karena jarak lokasi dengan markas petugas Damkar hanya selemparan batu, satu unit mobil damkar dan satu mobil suplai air cepat datang di lokasi kejadian. Enam orang petugas yakni Dadang Sugiri ; Hendri Cahyono

Nanang Sujianto ; Aditya Rezka P. ; Diky Ardiansyah dan Indra Agus Tantomi melakukan upaya pemadaman api.

Selama 60 menitan amuk api bisa dikuasai. “Laporan masuk ke kami pukul 07.20. Pukul 07.24 enam anggota datang ke lokasi,”kata Kepala Dinas Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan Gresik A.H.Sinaga pada Jumat, 3 Juni 2022.

Berdasarkan keterangan sejumlah warga di lokasi kejadian, lanjutnya, penyebab kebakaran diduga konsleting . “Kami menghimbau kepada masyarakat, sebelum keluar untuk memastikan semua peralatan elektronik dimatikan. Untuk menghindari Konsleting,”imbuh mantan Kadis Pemuda dan Olahraga Gresik itu. (yad)

Ditinggal Antar Sekolah Rumah Hangus Dilahap Api Selengkapnya

Nyalakan Lilin, Rumah Hangus Terbakar

GRESIK,1minute.id- Rumah Eko Cahyono di Desa Dungus, Kecamatan Cerme  Gresik ludes di amuk si jago merah pada Selasa malam, 15 Maret 2022. Kebakaran yang diduga dipicu dari lilin itu membuat warga panik. Mereka semburat keluar rumah untuk menyelamatkan barang berharganya. 

Beruntung, petugas pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Gresik cepat tiba di lokasi Kebakaran sehingga lidah api tidak sampai menjilat rumah warga lainnya. 

Informasi yang dihimpun sekitar pukul 22.45 rumah Eko Wahyudi terlihat gelap. Karena listrik rumah padam. Eko kemudian menyalakan lilin untuk penerangan rumahnya. Diduga setelah menyalakan lilin Eko keluar rumah untuk mencari angin. Karena kondisi dalam rumah yang sederhana itu terasa panas. Nah, saat itu lilin terguling dan menyambar perabot rumah. 

Api langsung membesar, Eko Cahyono panik dan teriak minta tolong. Kebakaran…Kebakaran. Dalam sekejab suasana kampung riuh. Warga berusaha memadamkan amuk si jago merah itu menggunakan air dengan wadah seadanya. Namun, api yang sudah membesar sulit dikendalikan. 

Dua unit mobil Damkar dengan 12 petugas tiba di lokasi sekitar pukul 23.25. Api sudah melahap hampir semua isi rumah Eko Cahyono. “Kami baru dapat laporan dari warga sekitar pukul 22.55 WIB,”kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Gresik Agustin H.Sinaga dikonfirmasi selulernya pada Rabu, 16 Maret 2022. 

Sebanyak 12 anggota dari grup II dan III tiba di lokasi sekitar pukul 23.25 WIB. Pada Rabu dini hari, pukul 01.56 ,petugas balik kanan. “Menurut keterangan sejumlah warga setempat, kebakaran diduga karena lilin. Karena sejak Siang, aliran listrik di rumah korban diputus oleh petugas PLN,”kata mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Gresik itu.

Berdasarkan catatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Gresik, mulai 1 sampai 15 Maret 2022 terdapat 4 kali kejadian kebakaran. (yad)

Nyalakan Lilin, Rumah Hangus Terbakar Selengkapnya

Selama 9 Bulan, 127 Kejadian Kebakaran Terjadi Di Gresik

GRESIK,1minute.id- Musim kemarau belum habis. Tetap waspada bencana kebakaran. UPT Pemadam Kebakaran pada Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Gresik mencatat mulai Januari sampai 15 September 2021 terjadi 127 kebakaran di wilayah hukum Gresik. 

Menurut Kepala Seksi Pemadam Kebakaran (Damkar) Gresik Eka Prapagasta Widya Darma, sekitar pukul 10.30, Syaifuddin, anggota Satpol PP Gresik melaporkan adanya kebakaran di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Dusun Singorejo, Desa Dahanrejo, Kecamatan Kebomas, Gresik.

Rumah tersebut milik Dudut. Rumah dalam kondisi kosong. Kebakaran rumah di perkampungan padat penduduk itu sempat membuat warga setempat panik. Beruntung, petugas damkar cepat datang sehingga tidak merembet kerumah warga lainnya. Akibat aduk si jago merah itu, seluruh aset di rumah korban tidak bisa terselamatkan. Rumah korban hangus. Selain itu, tiga unit sepeda motor ikut terbakar.

Dugaan awal petugas, kebakaran di rumah korban itu dipicu hubungan arus pendek saluran listrik. “Dugaan kami konsleting,”tegas Eka dikonfirmasi WhatsApp pada Rabu, 15 September 2021. Sekitar pukul 13.15, petugas meninggalkan lokasi kebakaran. 

Eka menyebut kurun waktu sembilan bulan terakhir, Januari sampai 15 September 2021, petugas telah melakukan pertolongan (Rescue) sebanyak 110 kejadian. Sedangkan, kurun waktu sama, tercatat 127 kejadian kebakaran. “Selama sembilan bulan, tindakan Rescue dan kebakaran berjumlah 237 kejadian,”ujar Eka.

Ia menghimbau kepada masyarakat tidak membuang puntung rokok sembarangan. “Ketika meninggalkan rumah, peralatan elektronik untuk dimatikan untuk menghindari konsleting,”imbau Eka. (yad)

Selama 9 Bulan, 127 Kejadian Kebakaran Terjadi Di Gresik Selengkapnya