Pemkab Gresik dan PCNU Gresik Teken Kerjasama Pemenuhan Hak Anak Pekerja Migran di Negeri Jiran, Malaysia 

GRESIK,1minute.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Gresik bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menandatangani nota kerja sama tentang sinergi pemenuhan hak anak pekerja migran. Kerjasama ini menandai era baru peran organisasi kemasyaratan (ormas) keagamaan dan pemerintahan dalam menanggapi isu sosial lintas negara. 

“Sinergi ini bukan sekadar program administratif, tetapi juga ikhtiar kemanusiaan kita bersama. Untuk memastikan anak-anak Gresik yang lahir jauh dari tanah leluhurnya agar tetap mendapat hak dasar sebagai manusia dan warga negara,” ungkap Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam sarasehan  puncak Peringatan Hari Santri Nasional 2025 di Aula Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim, Kabupaten Gresik pada Kamis, 23 Oktober 2025.

Sarasehan diinisiasi oleh pengurus PCNU Gresik ini, selain dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani juga forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Gresik, Ketua PCNU Gresik KH Mulyadi serta tokoh agama (Toga) dan tokoh masyarakat (Tomas) di Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik. 

Fandi Akhmad Yani menjelaskan bahwa inisiatif ini lahir dari kesadaran bahwa pemerintah daerah tidak bisa menutup mata terhadap persoalan globalisasi tenaga kerja. Warga Gresik banyak yang menjadi pekerja migran. “Pemerintah daerah memiliki kewajiban moral sekaligus amanat konstitusi untuk hadir melindungi hak dasar keluarganya,” kata Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani. 

Ia menyebut kantong delapan kantong pekerja migran di Kota Santri ini. Delapan kantong pekerja migran itu, yakni, Kecamatan Manyar, Bungah, Sidayu, Dukun, Panceng, dan Ujungpangkah.  Kemudian, Kecamatan Sangkapura, dan Tambak di Pulau Bawean. Dari wilayah-wilayah tersebut, ada ribuan warga Gresik yang merantau ke Malaysia untuk bekerja, dan banyak di antara mereka membangun keluarga di negeri jiran dengan pernikahan siri.

“Dari pernikahan siri inilah, lahir persoalan baru, dan dipastikan si buah hati ini semua tidak mempunyai dokumen identitas yang legal. Pemerintah Kabupaten Gresik menyoroti hal ini dengan keprihatinan yang sangat mendalam,” ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Ia menambahkan, ketiadaan identitas tersebut membuat anak-anak ini hidup dalam bayang-bayang tanpa jaminan hak dasar. Anak itu tidak akan mungkin bisa sekolah, tidak ada sekolah di Malaysia yang bisa menerima apabila anak tersebut tidak memiliki dokumen identitas lengkap.

“Selain itu, mereka juga tidak memiliki jaminan kesehatan, jaminan sosial, atau hak kewarganegaraan apa pun. Ini miris sekali jika dibiarkan,” jelas magister Mitigasi Bencana Unair Surabaya ini.

Berdasarkan data yang dikumpulkan pemerintah daerah, sedikitnya ada 4 ribu anak dari pekerja migran asal Gresik yang kini sedang di identifikasi. Data tersebut tengah dipilah terlebih dahulu untuk mengetahui mana anak hasil pernikahan sesama warga Gresik dan mana yang berasal dari pernikahan lintas daerah.

Pemkab Gresik juga menegaskan, solusi utama adalah memulangkan anak-anak tersebut ke tanah air. “Ketika usia 0–17 tahun berada di Malaysia tanpa status identitas, maka anak tersebut dinyatakan tidak memiliki identitas kewarganegaraan apa pun,” tegasnya.

Untuk itu, Pemkab Gresik mengajak lembaga-lembaga pendidikan di bawah Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI), Ma’arif NU, maupun pesantren di bawah naungan PCNU Gresik saling bersinergi membantu.

“Yang penting bisa dibawa pulang dulu. Kalau mau sekolah negeri, nanti bisa melalui dinas. Kalau mau mondok, bisa dititipkan ke lembaga pendidikan di bawah RMI atau Ma’arif,” pungkasnya.

Pada rangkaian resepsi dan sarasehan HSN tersebut juga ada penganugerahan sebagai Bupati Santri yang ditandai dengan pengalungan sorban oleh Katib Syuriah PCNU Gresik KH Abdul Malik kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Selain itu, untuk menjawab tantangan industri di Kabupaten Gresik, PCNU juga meluncurkan lembaga pelatihan kerja (LPK) Omah Masyarakat Berdaya Gresik LKKNU serta Festival Santri X oleh PC LP Ma’arif NU.

Selanjutnya acara dilanjutkan dengan Halaqah Kepesantrenan yang disampaikan oleh Ketua RMI Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hodri Arief sekaligus sebagai narasumber. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik. (yad)

Pemkab Gresik dan PCNU Gresik Teken Kerjasama Pemenuhan Hak Anak Pekerja Migran di Negeri Jiran, Malaysia  Selengkapnya

Sowan ke PCNU Gresik. Ini Nasehat Para Kiai kepada Paslon Gus Yani – dr Alif

GRESIK,1minute.id – Pasangan calon atau Paslon Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-dr Asluchul Alif melakukan silaturahmi ke Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama atau PCNU Gresik pada Ahad, 27 Oktober 2024.

Paslon nomor urut #1 dalam pemilihan bupati atau Pilbup Gresik 2024 itu sowan ke pengurus Syuriah dan Tanfidziyah di kantor PCNU itu. Selama sekitar 1,5 jam Gus Yani-dr Alif silaturahmi. Paslon tunggal dalam Pilbup Gresik itu ditemui antara lain, KH Mulyadi ; KH Farhan ; KH Malik ; KH Rofiq dan KH Khusairi di kantor PCNU berada di Jalan Raya Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Sekretaris PCNU Gresik Mohammad Syifaul Fuad mengatakan, paslon Fandi Akhmad Yani dan dr Asluchul Alif kebetulan bagian dari Nahdalatul Ulama. Sebagai tradisi internal warga nahdliyin, yang akan punya gawe atau hajat selalu meminta doa dan restu berikut arahan dan masukkan dari orang tua mereka. Dalam hal ini, adalah restu para kiai. 

“Karena organisasi NU secara kelembagaan tidak boleh terjun secara langsung ke dalam politik praktis. Dilarang dalam AD/ART dan Perkum. NU memberikan masukkan,” kata Gus Syifa- panggilan – Mohammad Syifaul Fuad pada Ahad, 27 Oktober 2024.

Ada pun masukkan dari  para kiai, antara lain :  Jangan pernah menolak, kritik dan saran dari masyarakat. “Itu bagian dari obat agar pelaksanaan pemerintah ke depan lebih baik dari pemerintahan sebelumnya. Dan, tentu pemerintahan tidak memiliki kesempurnaan yang utuh,” ujarnya.

Selain itu, paslon Gus Yani-dr Alif dalam membuat program lebih menitikberatkan hajat hidup orang banyak. Gus Syifa lalu mencontohkan program pendidikan, kesehatan, peningkatan ekonomi masyarakat. “Termasuk program dulu yang belum tuntas, seperti normalisasi Kali Lamong. Sehingga masyarakat Gresik Selatan bisa terbabas dari banjir musiman,” katanya.

Ia berharap doa restu para kiai, dan masyarakat, pemerintahan hasil Pilbup Gresik pada 27 November 2024 nanti, Gresik bisa semakin maju. “Dalam istilah santri, akan tercipta Kota Gresik yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” ujarnya.

Data yang dihimpun 1minute.id  Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik pada Jumat, 26 Februari 2021. Saat itu ada wabah Covid-19. Hampir 2 tahun masa kepemimpinan Gus Yani -begitu sapaan- Fandi Akhmad Yani berfokus untuk menekan angka fatalitas atau angka kematian akibat wabah yang paling mengerikan di era modern itu. 

Gus Yani, cuti untuk mengikuti kontestasi Pilbup Gresik mulai 25 September 2024. Praktis Gus Yani memiliki waktu efektif sekitar 2 tahunan. Meskipun begitu, sejumlah program bisa menuai apresiasi. Antara lain, program universal health coverage atau UHC, berobat cukup bawa kartu tanda penduduk elektronik alias e-KTP. Program yang diluncurkan Oktober 2022 itu capaiannya hampir 100 persen pada 2023. 

Capaian itu, mendapatkan apresiasi dari Kementerian Kesehatan. Penghargaan diserahkan oleh  Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Balai Sudirman Jakarta pada 14 Maret 2023.  (yad)

Sowan ke PCNU Gresik. Ini Nasehat Para Kiai kepada Paslon Gus Yani – dr Alif Selengkapnya

RSNU Segera Berdiri di Cerme, Pelatakan Batu Pertama pembangunan Dilakukan Wakil Gresik 

GRESIK,1minute.id – Rencana Pembangunan Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) Gresik memasuki babak baru. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah sakit berada di Kecamatan Cerme itu pada Kamis, 26 Oktober 2023. 

Aminatun Habibah mengharapkan hadirnya RSNU Gresik dapat memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

“Semoga dengan ini pelayanan kesehatan di masyarakat semakin dekat, dan cepat. Sehingga masyarakat Gresik bisa semakin sehat agar bisa mendukung program penting pemerintah untuk masyarakat,” ungkap Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah didampingi oleh Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Gresik KH Mulyadi, Kepala Dinas Kesehatan Gresik dr Mukhibatul Khusnah dan tokoh NU lainnya itu.

Menurutnya, rumah sakit merupakan salah satu hal yang vital dan paling berpengaruh. Maka dari itu, dirinya berharap agar pembangunan RSNU Gresik ini kedepan menjadi manfaat bagi masyarakat. RSNU itu lahir atas inisiasi warga Nahdliyin di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu. 

“Saya mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada PCNU Gresik yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat di Gresik. Pembangunan rumah sakit NU di Gresik akhirnya dapat terlaksana dimulai peletakan batu pertama. Mudah-mudahan bisa mensupport pelayanan kesehatan kepada seluruh masyarakat,” pungkasnya. (yad)

RSNU Segera Berdiri di Cerme, Pelatakan Batu Pertama pembangunan Dilakukan Wakil Gresik  Selengkapnya

Mengare Bersalawat Harlah 1 Abad NU, Bupati Gresik : NU Sedang Nyusun Kekuatan untuk Nyebarkan Kebaikan

GRESIK,1minute.id – Majelis Wakil Cabang  Nahdlatul Ulama (MWCNU) Bungah menggelar Tahlil Akbar & Mengare Bersalawat untuk  memperingati Harlah 1 Abad NU. Tahlil akbar dipusatkan di Pulau Mengare, Desa Tanjungwidoro, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik pada Kamis malam, 9 Maret 2023.

Tahlil akbar di desa penghasilan ikan bandeng dan bandeng kawak ini dihadiri ribuan santri. Sejumlah tokoh Nahdlatul Ulama hadir. Diantaranya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Ketua PCNU Gresik KH Mulyadi, Rais Syuriah MWCNU Bungah KH. Tohawi Hadi, Ketua Tanfidziah MWCNU Bungah KH. Ala’udin serta penceramah kondang KH Anwar Zahid.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, MWCNU Bungah merupakan contoh teladan bagi MWCNU yang ada di  Kabupaten Gresik. “Saya telah melihat rekap kemandirian NU dari laporan PCNU, bahwa MWCNU Bungah saat ini menjadi pelopor untuk MWCNU se Kabupaten Gresik,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Gus Yani melanjutkan saat ini organisasi kemasyarakatan terbesar di Indonesia ini  tengah menyusun kekuatan bersama. Bukan dalam arti yang negatif, melainkan demi kepentingan masyarakat. “NU menyusun kekuatan bukan untuk berhadapan dengan kekuatan lain. Tetapi, untuk menyebarkan kebaikan-kebaikan dalam rangka kebersamaan. Maka kita harus bersama-sama, ini bukan saatnya untuk kita saling bersinggungan,” tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Sementara itu, Ketua PCNU Gresik KH. Mulyadi menambahkan, melalui agenda tahlil akbar ini, dapat menumbuhkan rasa persatuan dan persaudaraan antaranggota NU. Disamping itu, dia juga merasa bangga dan memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tahlil akbar. “Ini merupakan bentuk nyata dari slogan NU saat ini, yaitu merawat jagad, membangun peradaban,” ujar pengasuh Pondok Pesantren 

Darul Ihsan Menganti Gresik/ Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Al Azhar Menganti ini. 

Ketua Tanfidziah MWCNU Bungah KH. Ala’udin mengatakan kegiatan tersebut merupakan ajang dalam beristikamah sebagai kader NU. Menurutnya, hal tersebut adalah lumrah karena NU dinilai menjadi milik bersama. “Maka ayo terus beristiqomah dalam mengikrarkan diri sebagai santrinya Mbah Hasyim Asy’ari. Kita besarkan dan lestarikan, jangan sampai NU jadi melempem,” katanya.

Tahlil akbar ini agenda rutin tahunan. Namun, dua tahun akibat wabah pandemi Covid-19 tahlil dilakukan terbatas. Dan tahun ini, tahlil akbar yang ditunggu para Nadhliyin itu bisa digelar lagi. Peserta pun membludak. (yad)

Mengare Bersalawat Harlah 1 Abad NU, Bupati Gresik : NU Sedang Nyusun Kekuatan untuk Nyebarkan Kebaikan Selengkapnya

Ribuan Pelajar Di Lapangan Gembus Mengikuti Puncak Harlah IPNU dan IPPNU Di Bungah

GRESIK,1minute.id – Ribuan pelajar Nahdlatul Ulama berkumpul di Lapangan Gembus Jalan Raya Bungah, Kabupaten Gresik pada Sabtu malam, 4 Maret 2023. Kehadiran mereka untuk mengikuti Pelajar NU Bersholawat. Kegiatan puncak rangkaian Hari Lahir (Harlah) IPNU dan IPPNU 

Dalam kesempatan itu Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan peringatan harlah tersebut menjadi media dalam meneruskan perjuangan para ulama terdahulu.

“Melalui kegiatan hari lahir IPNU dan IPPNU ini, dapat menjadi perantara agar kita dapat meneruskan perjuangan para ulama’ dan kiai dalam membangun NU yang lebih baik,” ujar ujar Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah.

Harla Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU)  diperingati setiap 24 Februari. Sedangkan, harlah Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) diperingati setiap 2 Maret. Tahun ini, dua badan otonomi (banom) memasuki usia 69 dan 68 tahun. Selain Wabup Aminatun Habibah, kegiatan Pelajar NU Bersholawat ini dihadiri 

Munsyid AM Jember Gus Bayu, Ketua Tanfidziah MWC NU Bungah KH. Ala’udin, pengurus PAC Muslimat NU Bungah, pengurus PAC Fatayat NU Bungah, Ketua PAC IPNU dan IPPNU Bungah.

Bu Min melanjutkan  bahwa saat ini pelajar NU memiliki tantangan yang sangat besar di era modern. “Saya berharap IPNU-IPPNU Bungah ini dapat terus berkegiatan positif. Sehingga dapat memberikan manfaat yang besar bagi pertumbuhan pelajar NU di zaman modern, khususnya di Bungah,” katanya.

Sebelumnya, sejumlah kegiatan dilakukan untuk memeriahkan Harla ke-69 IPNU dan harlah ke-68 IPPNU itu. Antara lain, ziarah sesepuh, perlombaan Epic (Event Pelajar Integration Competition) yang diisi dengan turnamen e-sport, olimpiade Aswaja, turnamen futsal, dan lomba videografi. Kemudian workshop multimedia dan jurnalistik, pengibaran bendera IPNU dan IPPNU. Dab, Sabtu malam ditutup dengan Pelajar NU Bersholawat.

Ketua PAC IPNU Bungah Ahmad Athoul Hasib mengatakan, dirinya bersama kader-kader pelajar NU akan membantu dalam mengembangkan potensi dari pelajar NU di Bungah. “Tentu saja di generasi sekarang ini kita perlu menunjukkan bahwa kita adalah generasi yang progresif sebagai penerus bangsa,” ujar Hasib. (yad)

Ribuan Pelajar Di Lapangan Gembus Mengikuti Puncak Harlah IPNU dan IPPNU Di Bungah Selengkapnya

Klinik Mabarrot MWC NU Panceng Resmi Beroperasi, Bupati Gresik : Derajat Kesehatan Masyarakat Meningkat 

GRESIK,1minute.id – Satu lagi klinik kesehatan berdiri di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Kali ini, klinik Mabarrot MWC NU Panceng yang resmi beroperasi pada Senin, 20 Februari 2023. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang meresmikan klinik berada di Desa Banyutengah, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik itu.

Berdirinya klinik Mabarrot ini diharapkan dapat semakin meningkatkan derajat kesehatan bagi masyarakat Gresik, terutama warga di Kecamatan Panceng. Kegiatan tersebut dirangkaian dengan penyerahan 6 unit sepeda motor operasional Badan Otonom (Banom) NU Panceng. Penyerahan mobil operasional Klinik Mabarrot MWC NU Panceng, sertifikat tanah oleh Kepala Desa Surowiti untuk MWC NU Panceng serta izin operasional Klinik Mabarrot MWC NU Panceng.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya mengatakan, klinik MWC NU tumbuh secara masif di Kabupaten Gresik. Euforia 1 abad sudah selesai, mudah mudahan menuju abad kedua ini semakin berkhidmat terlebih memberikan manfaat untuk masyarakat. “Klinik mabarot ini sudah menyusun program yang nyata, yaitu melayani jam’iyah Nahdlatul Ulama. Ini merupakan sebuah keberanian untuk memulai sesuatu yang baru yakni mendirikan klinik ini,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani.

Peresmian klinik ini dihadiri Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Abu Hassan,  Ketua dan Sekretaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Gresik K.H Mulyadi dan K.H Syifaul Qulub, Ketua Tanfidziyah MWC NU Panceng Moch Khalim, Rois Syuriah MWC NU Panceng K.H Abdul Azis Rochim.

Menurutnya keberadaan klinik kesehatan sangat diperlukan sebagai penunjang kegiatan pelayanan kesehatan di Kabupaten Gresik. Ini menunjukkan perjuangan NU yang semakin mandiri untuk kemaslahatan umat.”Keberadaan klinik bisa meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” ungkap mantan Ketua DPRD Gresik itu.  

Bupati berharap, klinik ini bisa menjadi salah satu sarana penunjang bagi masyarakat. Khususnya di desa, dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang cepat dan terjangkau. “Beberapa program juga terus dilakukan Pemkab Gresik dalam meningkatkan derajat layanan kesehatan masyarakat. Salah satunya membangun rumah sakit sehati,” tambahnya. (yad)

Klinik Mabarrot MWC NU Panceng Resmi Beroperasi, Bupati Gresik : Derajat Kesehatan Masyarakat Meningkat  Selengkapnya

PC Muslimat NU Gresik Ingin Dirikan Pondok Lansia

GRESIK1minute.id – Ketua III Pengurus Wilayah (PW)  Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Timur Lilik Nur Kholidah Badrus melantik Pengurus Pimpinan Cabang (PC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Gresik. Pelantikan pengurus organisasi kemasyarakatan, salah satu Badan Otonom Jamiyah Nahdlatul Ulama masa bakti 2022-2027 diketahui oleh Aliyah Ghozali ini dilakukan di Aula Giri Loka Aston Inn Gresik pada Minggu, 11 Desember 2022.

PC Muslimat NU sepakat akan mengedepankan program pondok lansia yang belum terealisasi sejak tahun lalu. Hal ini disampaikan oleh ketua baru PC Muslimat NU Gresik Aliyah Ghozali.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani akan berusaha memberikan kemudahan dalam menjalankan program PC Muslimat NU Gresik. “Saya sangat mendukung dengan pembangunan pondok lansia ini. Karena di Gresik sendiri masih sedikit rumah lansia. Dan itu juga bukan milik muslimat. Maka, ayo Muslimat NU Gresik bersama pemerintah saling bersinergi untuk mewujudkannya,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad. 

Bupati juga mengatakan, selama persyaratan lengkap, pondok lansia akan mudah untuk didirikan.”Karena era sekarang itu seluruh perizinan dapat diakses dengan mudah secara online. Yang penting kita selalu berkoordinasi, apa yang dibutuhkan langsung kita diskusikan.” sambungnya.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah juga menambahkan, selain pondok lansia, Muslimat NU Gresik juga harus berkembang. Mulai dari pendidikan, kesejahteraan, dan kesehatan.

“Kita juga harus mengembangkan jangkauan kita. Fokus memberikan pendidikan mulai dari RA/TK, menjaga kesehatan terutama pengendalian AIDS, serta membantu pemerintah dalam mendata masyarakat miskin melalui DTKS,” ujar wabup.

Tidak hanya itu saja, kata Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah, juga menginginkan agar Muslimat NU Gresik dapat mandiri dan produktif. Sehingga, dapat menjadi sumber perekonomian yang dapat membantu anggotanya dan masyarakat sekitar.

“Jadilah muslimat yang produktif, karena isu kemiskinan ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Tidak cukup pemerintah memberikan bantuan, tapi masyarakatnya juga harus menjadi lebih produktif dan kreatif.” tandasnya.

Disisi lain, untuk mencapai hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Gresik juga telah berupaya dalam membantu mendirikan kantor Muslimat NU Gresik. Kantor tersebut akan menjadi markas utama para ibu-ibu muslimat dalam merencanakan serta menjalankan program-programnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir mengatakan, saat ini tantangan muslimat adalah era perkembangan teknologi. Menurutnya, perkembangan teknologi yang terlampau cepat dapat mempengaruhi tumbuh kembang generasi muda. Dimana hal ini merupakan salah satu misi dari Muslimat NU untuk menciptakan generasi muda yang berkualitas.

“Tantangan Muslimat hari ini sangat berbeda dengan Muslimat 5-10 tahun yang lalu. Hari ini tantangan terbesar adalah masifnya perkembangan digital. Terutama yang dialami oleh anak-anak,” tuturnya. (yad)

PC Muslimat NU Gresik Ingin Dirikan Pondok Lansia Selengkapnya

Satu Lagi, Layanan Kesehatan Beroperasi di Gresik Selatan, Klinik Mabarrot Muslimat NU Menganti 

GRESIK,1minute.id – Pelayanan kesehatan di kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik bertambah. Masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan pun semakin mudah. Pelayanan kesehatan baru itu adalah Klinik Mabarrot Muslimat NU Menganti.

Klinik yang berada di Gedung Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Menganti di launching pada Minggu, 13 November 2022. Launching dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah. 

Fandi Akhmad Yani menyambut baik kehadiran klinik tersebut. Karena pada prinsipnya, semakin banyak fasilitas kesehatan yang tersedia, maka akan semakin memudahkan masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan.

“Saat ini eranya ada kolaborasi, kalau pun ada persaingan itu adalah persaingan yang positif. Seperti halnya MWCNU di tiap wilayah Gresik saling berlomba-lomba menyediakan klinik pratama di MWC masing-masing. Berikutnya yang harus dilakukan adalah bersaing memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat,”ucap Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani mengawali sambutannya.

Gus Yani berharap adanya sinergi yang baik antara Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik dengan klinik Mabarrot. “Monggo bersinergi dengan baik. Prinsipnya adalah kita tumbuh bersama, manfaatnya kita dahulukan melayani masyarakat. Oleh karenanya, semoga klinik ini akan menjadi suatu prasasti peninggalan kita bagi kepentingan masyarakat luas,”tegasnya. 

Senada Fandi Akhmad Yani, Bu Min- sapaan akrab- Wakil Bupati Gresik berpesan kepada manajemen klinik untuk lebih mengutamakan pelayanan kepada masyarakat. Sehingga, kehadiran klinik bisa dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan. “Ini akan semakin memudahkan dan mendekatkan masyarakat yang memerlukan pelayanan kesehatan. Sakit itu tidak bisa ditawar atau direncakanan, oleh karenanya kita akan terus berusaha mendekatkan supaya ada banyak fasilitas kesehatan di sekitar kita. Termasuk nanti di Gresik selatan akan didirikan RSUD,”terang Bu Min.

Klinik Mabarrot Muslimat MWCNU Menganti yang diresmikan hari ini direncanakan akan memberikan pelayanan UGD 24 jam. Sedangkan fasilitas poli umum, poli gigi, poli balai kesehatan ibu dan anak / KB, instalasi farmasi, laboratorium, khitan dan persalinan akan dilayani dari pukul 07.00 WIB hingga 20.00 WIB.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah mengatakan, untuk mengenalkan kepada masyarakat, pihaknya menggelar pelayanan kesehatan gratis di Klinik Mabarrot Muslimat NU Menganti ini. 

“Kita adakan pelayanan gratis dengan bekerja sama dengan Puskesmas terdekat yaitu Puskesmas Menganti dan Puskesmas Kepatihan. Mungkin nanti seminggu sekali akan kita adakan pelayanan kesehatan atau Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM) sehingga masyarakat familiar dengan Klinik Mabrrot,”ungkap dr. Khusnah. (yad)

Satu Lagi, Layanan Kesehatan Beroperasi di Gresik Selatan, Klinik Mabarrot Muslimat NU Menganti  Selengkapnya

Gerakan Koin NU Dimulai, RS Nahdlatul Ulama  Segera Terwujud di Gresik 

GRESIK,1minute.id – Gerakan Koin Nahdlatul Ulama di mulai dari Pengurus Majelis Wakil Cabang  Nahdlatul Ulama (MWC NU) Menganti pada Jumat, 13 Mei 2022. Gerakan Koin NU itu rencananya akan dimanfaatkan untuk membangun Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) di Gresik Selatan.

Peluncuran Gerakan Koin NU itu dilakukan oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah itu dihadiri antara lain, Ketua Tanfidziyah PCNU Gresik K.H.Mulyadi, Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Gresik,  Abdul Qodir-Mujib Riduan serta pengurus MWC NU Menganti. 

Wabup Gresik Aminatun Habibah mengetuk hati warga Nahdliyin untuk menyukseskan gerakan Koin NU Gresik Sehat itu dengan mengutip sebuah hadist tentang keutamaan sedekah. “Salah satu tanda orang yang bertakwa adalah mereka yang mau menafkahkan sebagian harta bendanya baik dalam kondisi ketika sedang kaya raya maupun sedang dalam kesulitan,”ujar Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah dalam peluncuran Gerakan Koin NU yang dibarengkan dengan Halal bi Halal di kantor MWC NU Menganti pada Jumat,13 Mei 2022.

Bu Min mengajak warga Nahdliyin dan semua stakeholder untuk bersinergi dengan pemerintah Kabupaten Gresik. Semua itu dilakukan bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat.”Mari kita bersama-sama membesarkan NU, dan semoga rumah sakit NU yang sudah dimimpi-mimpikan orang NU bisa segera terealisasi. Saya, bersama Pak Bupati dan Bapak-bapak DPRD tentunya akan membantu sekuat tenaga,”kata Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu.

Koin Nu Gresik Sehat yang dimulai dari Kecamatan Menganti ini merupakan kelanjutan setelah dilaunching oleh PCNU Gresik pada April 2022. Rencananya gerakan Koin Nu Gresik Sehat ini juga akan dilaksanakan di seluruh kecamatan di Kabupaten Gresik. Tujuan akhir dari gerakan ini adalah terwujudnya rumah sakit NU yang diidam-idamkan warga Nahdliyin Gresik sejak lama itu. (yad)

Gerakan Koin NU Dimulai, RS Nahdlatul Ulama  Segera Terwujud di Gresik  Selengkapnya
Tim LFNU PCNU Gresik melakukan rukyaktul hilal penentuan awal 1 Syawal 1443 H di Bukit Condrodipo GRESIK (Foto : Chusnul Cahyadi/1minuteid)

4 Perukyat LFNU PCNU Gresik Berhasil Melihat Hilal, Idul Fitri Senin Besok

GRESIK,1minute.id – Sebanyak empat orang tim rukyaktul hilal Pengurus Lajnah Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Gresik berhasil melihat rukyat pada Minggu, 1 Mei 2022. Tim rukyaktul hilal LFNU Gresik melakukan pengamatan dari Balai Rukyat Bukit Condrodipo di Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. 

Empat orang perukyat itu adalah M  Inwanuddin yang melihat hilal pada pukul 17.25 WIB ;  Syamsul Fuad pada pukul 17.25 WIB ; dan  Sholahuddin pada pukul 17.25 WIB. Serta, Abidusy Syakur pada pukul 17.28 WIB. Terlihatnya Hilal, yang bakal menjadi awal penetapan 1 Syawal 1443 Hijriah langsung disambut takbir panitia maupun warga yang ikut menyaksikan Rukyatul hilal di Bukit Condrodipo yang berada di ketinggian 120 mdpl itu.

Sekretaris LFNU PCNU Gresik Angga Purwacara mengatakan Hilal berhasil dilihat oleh empat perukyat ahli. Tiga perukyat ahli itu, melihat Hilal pukul 17.25 WIB dan seorang perukyat pukul 17.28 WIB. “Tim sudah melakukan pemantauan sejak pukul 17.13 WIB. Hilal mulai terlihat 17.25 sampai 17.33,”kata Angga didampingi Muhyiddin el Hasan. Dia menjelaskan, saat penglihatan Hilal ini sangat didukung faktor cuaca yang sangat cerah. “Faktor yang paling utama cuaca, sekitar 8 menit para perukyat melihat Hilal. Dengan ketinggian Hilal 4 derajat,”ujarnya. 

Selanjutnya, tambah Angga pihaknya akan melaporkan hasil rukyat ke Kementrian Agama Gresik. Untuk dilakukan sidang isbat. “Kemudian dilaporkan ke Kementrian Agama Pusat, hingga penentuannya,” tandasnya. Hakim tunggal Pengadilan Agama (PA) Gresik Kemudian menetapkan kesaksian empat perukyat berhasil melihat Hilal. (yad)

4 Perukyat LFNU PCNU Gresik Berhasil Melihat Hilal, Idul Fitri Senin Besok Selengkapnya