Yayan : HIPMI Gresik Siap Kolaborasi, Beri Pelatihan Dunia Kerja, Kurangi Penganguran 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memiliki harapan besar kepada pengurus HIPMI Gresik periode 2024-2027. Orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini berharap pengurus baru dibawah kepemimpinan Nur Rahmad Yani ini bisa mencetak banyak kader muda memiliki jiwa entrepreneur.

“Jangan berkompetisi namun harus ada kolaborasi. Adanya KEK kita bangun ekosistem agar belanja industri tetap mengedepankan kearifan lokal dan potensi yang ada di Kabupaten Gresik,” pesan Bupati Fandi Akhmad Yani saat menghadiri pelantikan Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia atau BPC HIPMI Gresik di Giriloka Ballroom Hotel Aston Inn, Gresik pada Minggu, 28 Juli 2024. 

HIPMI Gresik, ia melanjutkan, mampu menangkap potensi-potensi daerah untuk dikembangkan di bidang bisnis atau usaha. Kabupaten Gresik mempunyai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), ekosistem dunia industri kedepan mempunyai tantangan berat. 

“Ada sebuah kajian yang dilakukan oleh Litbang Universitas Indonesia (UI) yang sedang berjalan. Dalam proses kajian tersebut ada temuan menarik yang menjadi tantangan bersama. Dan kita harus punya solusi tantangan tersebut yaitu berkaitan dengan penyerapan tenaga kerja,” kata sarjana ekonomi lulusan Unair Surabaya itu.

“Kita optimalkan kearifan dan potensi lokal. Untuk itu perlu adanya sinergitas antara pemerintah dan pengusaha muda terutama HIPMI di Kabupaten Gresik,” imbuhnya.

Ketua Umum BPD Hipmi Jawa Timur Rois Sunandar Maming mengatakan, Jawa Timur adalah aset HIPMI yang cukup dipandang dengan keanggotaan terbesar. Dirinya berpesan kepada BPC HIPMI se-Jawa Timur untuk mandiri dan punya nama besar di daerahnya masing masing. 

“HIPMI tidak boleh memberatkan pemerintah daerah maupun pusat. Maka perlu kolaborasi dan benar-benar bisa memberikan kontribusi dalam kemajuan dan pembangunan di Kabupaten Gresik,” tandasnya. 

Sementara itu, Ketua BPC HIPMI Gresik Nur Rahmad Yani berkomitmen akan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Gresik dan stakeholder, untuk memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Salah satu program HIPMI yaitu mengurangi angka pengangguran, berkolaborasi bersama Disnaker, Kadin, Apindo dan stakeholder. Selain itu ada pendampingan bagi teman-teman yang pelatihan masuk dunia industri,” kata Yayan-sapaan-Nur Akhmad Yani usai acara.

Sementara itu, pelantikan Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia atau BPC HIPMI Gresik masa bakti 2024-2027 yang diketuai oleh Nur Rahmad Yani 

berlangsung khidmat. Yayan-sapaan-Nur Rahmad Yani melanjutkan kepemimpinan sebelumnya yang dipegang oleh Dimas Setyo Wicaksono yang terpilih sebagai anggota DPRD Gresik ini hasil Musyawarah Cabang V pada 05 Mei 2024. Pengurus baru ini dilantik oleh Ketua Umum BPD HIPMI Jawa Timur Rois Sunandar Maming. (yad)

Yayan : HIPMI Gresik Siap Kolaborasi, Beri Pelatihan Dunia Kerja, Kurangi Penganguran  Selengkapnya

Satu Lagi, Rumah TPS-3R Desa di Kabupaten Gresik Beroperasi, Ini Lokasinya 

GRESIK,1minute.id – Rumah Tempat Pengolahan Sampah di Kabupaten Gresik bertambah satu lagi. Terbaru yakni tempat pengolahan sampah reduce, reuse dan recycle atau TPS3R Manyarejo Kampung Indonesia. 

TPS3R di Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik itu berdiri hasil kolaborasi Pemkab Gresik dengan SKK Migas dan Petronas Indonesia. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang meresmikan beroperasinya TPS3R itu pada Selasa, 16 Juli 2024.

Sebelumnya, telah beroperasi TPS3R Desa Sungonlegowo, Kecamatan Bungah berkapasitas 4 ton per hari. Lalu, TPS3R Petiken, Kecamatan Driyorejo berkapasitas 12 ton per hari. Bila setiap desa bisa memiliki TPS3R, persoalan sampah rumah tangga akan bisa teratasi. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, isu kelestarian alam sudah menjadi isu global. Ia mengajak masyarakat Gresik memiliki komitmen bersama dalam menjaga lingkungan di sekitar. “Persoalan sampah bukan hanya menjadi tanggungjawab pemerintah namun juga seluruh lapisan masyarakat pun ikut berperan serta menjaga daerah masing-masing,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Fandi Akhmad Yani pada Selasa, 16 Juli 2024

Gus Yani mengingatkan, jika pada 2022 Kabupaten Gresik mendapatkan capaian tertinggi dalam kebersihan Kota/Kabupaten dengan meraih Piala Adipura. Piala Adipura ini diberikan pada 2023. Capaian ini, imbuhnya, menjadi bukti kerja sama dan tanggung jawab antara pemerintah daerah dengan masyarakat Gresik dalam penanganan akan kebersihan lingkungan.

Program ini sejalan dengan program 9 Nawakarsa Bupati dan Wakil Bupati Gresik. Yang salahsatunya adalah Gresik Lestari. Untuk itu, Gus Yani meminta di setiap desa memiliki TPS-3R. Ini penting karena program ini dapat memilah sampah terlebih dahulu di setiap desanya sebelum sampah yang tidak bisa diolah dikirim ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

TPS-3R adalah sistem pengolahan sampah dengan inovasi teknologi mesin pencacah sampah dan pengayak kompos. Inovasi ini dinilai lebih efektif dan efesien. Hasil pengolahan sampah organik berupa kompos digunakan untuk pupuk tanaman hias dan herbal yang ditanam di lahan sekitar TPS3R serta sebagian bisa untuk dijual.

Sementara itu, Presiden Direktur Petronas Indonesia Yuzaini MD Yusof menyampaikan, beberapa program tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta lingkungan seperti program pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan usaha membatik, penanaman bibit mangrove, serta pembangunan rumah TPS-3R yang menjadi fasilitas pengolahan sampah.

“Didirikannya Rumah TPS-3R ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat setempat terkait pengolahan sampah untuk dijadikan produk yang mempunyai nilai ekonomi. Selain itu, program ini diharapkan dapat mendukung target pemerintah untuk mencapai Indonesia Bersih Sampah 2025,” tutur Yuzaini.

Sementara itu, pembudidayaan maggot yang terintegrasi menjadi salah satu program utama untuk Rumah TPS-3R. Maggot merupakan media penting untuk penguraian sampah organik sehingga dapat di proses lebih lanjut menjadi kompos dan juga dapat dijadikan pakan ternak ayam dan kambing.

Tidak hanya itu, Rumah TPS-3R juga dilengkapi dengan lahan pekarangan yang dimanfaatkan untuk penanaman tanaman obat keluarga atau Toga. (yad)

Satu Lagi, Rumah TPS-3R Desa di Kabupaten Gresik Beroperasi, Ini Lokasinya  Selengkapnya

Pantau MPLS Hari Kedua, Wabup Gresik Motivasi Siswa Sekolah Swasta

GRESIK,1minute.id – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS memasuki hari kedua pada Senin, 16 Juli 2024. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah kembali melakukan pemantauan kegiatan tahun ajaran baru itu.

Hari pertama, Wabup berlatar pendidik memantau kegiatan MPLS di SD dan SMP negeri di Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. Pada hari kedua ini, wabup perempuan pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini memantau MPLS di sekolah swasta. Yakni TK/KB Adyaksa XXXIII Gresik di Jalan Jaksa Agung Suprapto dan Madrasah Tsanawiyah Nahdlatul Ulama atau NU Tratee di Jalan KH Abdul Karim, Gresik. 

Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah mengaku puas kegiatan MPLS yang sesuai dengan standar operasional prosedur atau SOP yang telah ditetapkan oleh Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik maupun Kementerian Agama (Kemenag) Gresik. 

Wabup Aminatun Habibah kali pertama mengunjungi TK Adhyaksa Gresik. Pada tahun ajaran baru 2024-2025 di taman kanak-kanak dibawah naungan Ikatan Adyaksa Darmarkarini atau IAD Gresik yang diketuai oleh Noviva Nana Riana ini menerima 44 anak. Kedatangan Bu Min disambut hangat puluhan bocah yang lucu dan menggemaskan itu.

Wabup Aminatun Habibah melakukan interaksi dengan para guru, serta memberikan arahan terkait pentingnya pendidikan sejak usia dini. Tidak hanya itu, Bu Min juga mengajak anak-anak bernyanyi dan berfoto bersama.

MPLS di TK Adhyaksa diisi dengan berbagai kegiatan menarik yang dirancang untuk mengenalkan anak-anak pada lingkungan sekolah mereka. “Siapa yang masih ditunggui oleh mama ke sekolah,” tanya Wabup Aminatun Habibah. Sebagaian anak mengacungkan jari telunjuknya. 

Pengakuan polos anak-anak itu membuat Bu Min tersenyum. Celotehan anak-anak membuat suasana MPLS sangat menyenangkan. Apalagi, kegiatan hari kedua itu menyenangkan. Kegiatan ini meliputi pengenalan ruang kelas, perkenalan dengan teman-teman baru, serta berbagai permainan edukatif yang bertujuan mengembangkan kreativitas dan kemampuan sosial anak.

Selepas itu, Wabup Aminatun Habibah melanjutkan kunjungannya di MTs NU Tratee Gresik. Disini istilah MPLS yang jamak dipakai, diganti menjadi Matsama (Masa Taaruf Siswa Madrasah). Dihadapan siswa baru dan para guru, Bu Min menyampaikan pentingnya Matsama sebagai tahap awal bagi siswa baru untuk mengenal lingkungan sekolah, teman-teman, serta para guru.

“Matsama bukan hanya ajang perkenalan, tetapi juga sebagai pondasi awal dalam menumbuhkan karakter dan semangat belajar siswa,” ujar Bu Min.

Tidak lupa, Bu Min juga menekankan pentingnya kesadaran akan sekolah yang ramah lingkungan dan juga ramah terhadap anak. “Kita ingin memastikan juga tentang pentingnya kesadaran akan sekolah yang ramah lingkungan dan sekolah yang ramah terhadap anak. Kita harapkan tidak ada bullying yang terjadi di lingkungan sekolah,” tegas Bu Min. 

Dalam pemantauan MPLS hari kedua ini, Bu Min didampingi Kepala Bidang Pengelolaan Pendidikan Sekolah Menengah Pertama Dispendik Gresik Syifaul Qulub, Kasi Penma Kemenag Gresik Masfufah, Ketua MKKS SMP Negeri Gresik Beri Avita Prasetya serta kepala MTs NU Tratee Nduk Muslikhah.

Sementara itu, Kepala Yayasan PPNU Tratee Elvi Wahyudi, menyambut baik kunjungan Bu Min dan mengungkapkan bahwa kegiatan Matsama di sekolahnya telah dipersiapkan dengan baik untuk menyambut para siswa baru. “Tahun MTs NU Tratee Gresik membuka kelas ICP (international class programme),” kata Wahyudi. (yad)

Pantau MPLS Hari Kedua, Wabup Gresik Motivasi Siswa Sekolah Swasta Selengkapnya

Nawa Karsa Gresik Lestari Wujud Komitmen Pemkab Gresik Lestarikan Lingkungan 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik menggelar Nawa Karsa Gresik Lestari di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro atau WEP di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik pada Rabu, 10 Juli 2024.

Event yang diinisiasi oleh Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Gresik sebagai puncak Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024 yang diperingati setiap 5 Juni itu menjadi wujud komitmen dan penghargaan bagi para pihak yang berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Nawa Karsa Award, Gresik Lestari dan juga kepada seluruh pihak yang terlibat dalam upaya pelestarian lingkungan di Gresik.

“Isu lingkungan menjadi isu strategis. Sehingga didalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) disebutkan ada program Gresik Lestari. Program ini wujud perhatian pemerintah dalam menjaga lingkungan hidup di Kabupaten Gresik,” ujar orang nomor satu di Kabupaten berpenduduk 1,3 juta jiwa ini.

Gresik Lestari, Gus Yani melanjutkan, merupakan salah satu dari sembilan program prioritas dalam RPJMD Kabupaten Gresik. Mengingat Gresik memiliki karakteristik sebagai kota industri, diperlukan komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Nawa Karsa Award ini diharapkan dapat menjadi semangat bersama bagi industri, masyarakat, dan pemerintah dalam menghadapi isu lingkungan,” ujar Ketua DPRD Gresik 2019-2020 itu. Ia menegaskan kembali komitmen pemerintah kabupaten atau Pemkab Gresik untuk terus memperhatikan isu lingkungan, sebagai Gresik yang dikenal sebagai kota industri.

“Kami berkomitmen untuk menjadikan Gresik sebagai kota industri yang ramah lingkungan,” tegas suami Nurul Haromaini Ali ini. 

Penghargaan Nawa Karsa Award Gresik Lestari ini dapat menjadi pendorong bagi kita semua untuk meningkatkan perhatian terhadap lingkungan. Dalam gelaran itu dilakukan penandatanganan Komitmen Bersama Program Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup di Kabupaten Gresik yang dilakukan oleh semua stakeholder. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah yang mengawali menandatangani komitmen tersebut. 

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Gresik Sri Subaidah menambahkan, dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, menggelar berbagai rangkaian kegiatan. Di antaranya, menggelar kompetisi Kampung Gresik berseri, Lomba konten Lingkungan Hidup, Gerakan Aksi Bersih Lngkungan, Susur Sungai, Penanaman Pohon, Penanaman biopori hingga workshop pengelolaan lingkungan bagi industri. (yad)

Nawa Karsa Gresik Lestari Wujud Komitmen Pemkab Gresik Lestarikan Lingkungan  Selengkapnya

Delapan Fraksi di DPRD Gresik Pertanyakan Progres Pembayaran Beban Kewajiban APBD 2023

GRESIK,1minute.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Gresik menggelar rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2023.

Paripurna digelar di rapat Kantor DPRD Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik itu dipimpin oleh Achmad Nurhamim pada Senin, 8 Juli 2024.

Rapat paripurna dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Wakil Ketua DPRD Gresik Mujib Riduan, anggota DPRD Gresik serta para kepala organisasi perangkat daerah atau OPD Kabupaten Gresik. 

Paripurna ini dimulai pukul 10.00 WIB hingga badal Salat Duhur. Ada delapan fraksi yang secara bergiliran menyampaikan pandangan fraksinya masing-masing. Fraksi Partai Golkar dibacakan oleh Khomsatun ; Fraksi Partai Gerindra dengan juru bicaranya, Ketua fraksi Lutfi Dawam ; Fraksi PDI-P ;  Fraksi Amanat Pembangunan dibacakan oleh Mubin. 

Kemudian, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa atau FKB dibacakan oleh Hudaifah. Sedangkan, Fraksi NasDem dengan juru bicara Ketua Fraksi Muhammad Nasir Cholil dan Fraksi Partai Demokrat dibacakan oleh ketua fraksinya Suberi tidak membacakan pandangan umum fraksi terkait angka-angka yang tertera dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah atau APBD Gresik 2023.

Akan tetapi,  Nasir dan Suberi tetap memberikan catatan dalam pelaksanaan kinerja di OPD Kabupaten Gresik. “Materi dan angka sama dengan fraksi lain. Pendapatan daerah dan lainnya sama persis fraksi lainnya,” kata Suberi. Fraksi Partai Demokrat, tambahnya, tidak hanya menyoroti kinerja buruk pemerintah. Karena pemerintah itu juga DPRD Gresik. 

Terkait pelaksanaan APBD 2023 yang tidak terlaksanakan pembayaran, ia melanjutkan, disepakati tahun 2024. “Komitmen tinggi selesaikan (pembayaran) Juli 2024,” kata Suberi. 

Sebelumnya, Ketua Fraksi Nasdem DPRD Gresik Muhammad Nasir Cholil menyatakan keprihatinan terhadap OPD-OPD yang kurang maksimal dalam melakukan penyerapan anggaran pada 2023.

“Kami meminta kepada OPD-OPD untuk mengevaluasi rencana kegiatan yang akan dilakukan pada tahun 2024 dengan harapan sisa pembayaran belanja 2023 dapat terselesaikan pada bulan Juli 2024,” katanya. 

Sedangkan, juru bicara Fraksi Golkar DPRD Gresik Khomsatun menyatakan setelah meneliti dan mengkaji Nota Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD  Gresik Tahun Anggaran 2023, Fraksi Partai Golkar memandang bahwa pelaksanaan APBD 2023 telah tercapai dengan baik, hal ini dibuktikan dengan diperolehnya opini dari BPK RI atas laporan keuangan dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). 

Akan tetapi, Fraksi Partai Golkar memberikan beberapa catatan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Gresik sebagai upaya untuk memperbaiki beberapa kekurangan untuk perbaikan di masa yang akan datang.

Fraksi Partai Golkar memandang bahwa dalam rangka mendukung Pemerintah Daerah untuk melaksanakan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah secara benar dan dapat dipertanggungjawabkan, perlu adanya pengelolaan secara tertib, taat kepada peraturan perundang-undangan, efisien, ekonomis, efektif, transparan dan bertanggungjawab dengan memperhatikan asas keadilan, kepatutan dan manfaat untuk masyarakat. 

Fraksi Partai Golkar menilai dalam laporan Pertanggungjawaban Kepala Daerah semua normatif saja. FPG melihat bahwa masih ada beberapa pelaksanaan APBD 2023 masih banyak kurang bayar yang sesuai kesepakatan dan bayar 2024. “FPG meminta hasil progress pelaksanaan penyelesaian kurang 2023,” ujar Khomsatun. 

Hal senada disampaikan Fraksi Gerindra. Ketua Fraksi Gerindra Lutfi Dhawam mengatakan sesuai kesepakatan kekurangan bayar pada APBD 2023 harus diselesaikan pada APBD 2024. “Kami mempertanyakan sudah sejauh mana dan apakah bisa dibayar,” terangnya.

Sedangkan, juri bicara Fraksi PKB DPRD Gresik Hudaifah menyatakan kinerja pendapatan biasa-biasa saja. Padahal, investasi yang masuk di Kabupaten Gresik terbaik di Jawa Timur. “Investasi terbaik di Jatim tp tdk berimbas terhadap pendapatan. Cukup di tahun 2023 dan tidak terulang tahun selanjutnya,” katanya. Fraksi PKB menjadi penutup paripurna yang dipimpin oleh Achmad Nurhamim ini. 

Untuk diketahui, pada laporan pelaksanaan APBD 2023 yang telah dibacakan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani defisitnya sebesar Rp 2,24  miliar. Realisasi Pendapatan 2023 sebesar Rp 3.416.390.957.965,09. Sedangkan, realisasi belanja daerah (Desember 2023) sebesar Rp 3.418.637.235.920,96. Namun, terdapat beban kewajiban pemerintah pada tahun anggaran 2023 mencapai Rp 281 miliar. (yad)

Delapan Fraksi di DPRD Gresik Pertanyakan Progres Pembayaran Beban Kewajiban APBD 2023 Selengkapnya

Songkok Pengerajin Kampung Kemuteran Ekspor ke Brunei Darussalam, Bupati Gresik  : 2023, Nilai Ekspor UMKM Gresik Tembus USD 1 Juta

GRESIK,1minute.id – Dekranasda Fest 2024 resmi dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Kamis, 27 Juni 2024. Festival produk unggulan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini dipusatkan di kawasan heritage Kolonial, Bandar Grissee di Jalan Basuki, Gresik. 

Mengawali kegiatan festival itu, ditandai dengan pelepasan ekspor produk songkok atau peci atau kopyah tujuan Brunei Darussalam. Songkok nasional produk rumahan di Kampung Sonngkok Kelurahan Kemuteran, Kecamatan/ Kabupaten Gresik.

Ekspor perdana songkok yang dilakukan oleh CV Angsa Emas milik Nur Mualidah Khasanah ini berjumlah 1.500 biji atau 75 kodi senilai Rp 70 juta. Setiap kodi berisi 20 biji kopyah.

Nur Maulidah Khasanah terlihat semringah karena mimpinya menjadi eksportir mandiri terkabul. Ribuan tenaga kerja, pengerajin kopyah pun gembira.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, peci nasional, produk kampung Songkok di Kelurahan Kemuteran ini melibatkan seribu orang pengerajin. “Kerajinan Songkok ini, salah satu produk unggulan Gresik yang padat karya,” ujar Fandi Akhmad Yani pada Kamis, 27 Juni 2024. 

Setelah melalui pembinaan yang intensif dengan lintas intansi yakni, Dewan Kerajinan Nasional Daerah atau Dekranasda Gresik,  Dinas Koperasi Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gresik dan Kantor Bea Cukai Gresik, songkok kampung Kemuteran ini bisa ekspor tujuan Brunei Darussalam. 

“Dulu, Ibu Maulidah Khasanah ini memang sempat ekspor tapi no name. Sekarang setelah melalui pendampingan bisa ekspor secara mandiri,” ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu. Ia berharap, ekspor songkok yang dilakukan oleh UMKM terus meningkat. 

Ekspor songkok ke negeri Brunei Darussalam semakin menambah panjang produk UMKM Gresik masuk pasar global. Pada 2023, nilai ekspor produk UMKM ke sejumlah negara mencapai USD 1 juta atau senilai Rp 16,39 miliar ( kurs 1 USD = Rp 16.395). 

“Bukan hal mudah, butuh sinergi lintas intansi,” katanya. Karena itu, orang nomor satu di Gresik itu, memberikan apresiasi kepada Kantor Bea Cukai dan PT Smelting yang terus mendorong produk UMKM Gresik bisa go internasional. 

Sementara itu, Direktur CV Angsa Emas Nur Mualidah Khasanah mengatakan, kerajinan songkok ini telah digeluti secara turun temurun. “Saya menekuni kerajinan Songkok ini meneruskan usaha orang tuanya. Ayah saya meninggal sehingga saya meneruskannya,” kata Nur Maulidah Khasanah usai acara di kawasan heritage Kolonial, Bandar Grissee pada Kamis, 27 Juni 2024.

Ia melanjutkan pesanan songkok ekspor ke Brunei Darussalam itu diterima pada 12 Juni 2024. “Alhamdulillah bisa selesai sesuai dengan kesepakatan,” ujarnya. Songkok yang di ekspor ke negeri Brunei Darussalam ini berbeda dengan songkok yang biasa digunakan di Indonesia. “Songkok yang kami ekspor ini tidak bisa dilipat. Karena bahannya lebih tebal,” ujar Nur Mualidah Khasanah sambil menunjukkan contoh songkok. 

Selain bahan lebih tebal, songkok yang di ekspor ke Brunei Darussalam ini tidak menggunakan bahan beludru seperti songkok yang lazim dipakai di Indonesia. “Mereka meminta bahan dari satin,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Dekranasda Gresik Nurul Haromaini Ali mengatakan, Dekranasda Fest 2024 di kawasan heritage Kolonial, Bandar Grissee digelar selama 3 hari. 

Ada sejumlah even yang digelar untuk masyarakat di Kota Santri ini. Bazar kuliner, fesyen show karya perancang asal Gresik dan pemilihan duta Batik Gresik pada Sabtu, 29 Juni 2024. “Kami sengaja menggelar di tempat terbuka (Bandar Grissee,Red) karena saat ini musim liburan sekolah. Even ini semoga bisa menjadi hiburan bagi masyarakat Gresik,” kata istri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ini. (yad)

Songkok Pengerajin Kampung Kemuteran Ekspor ke Brunei Darussalam, Bupati Gresik  : 2023, Nilai Ekspor UMKM Gresik Tembus USD 1 Juta Selengkapnya

Pol PP dan BNNK Gresik Razia Warkop, Pramusaji Jalani Tes Urine

GRESIK,1minute.id – Satuan Polisi Pamong Praja dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten atau BNNK Gresik melakukan razia warung dan kafe. Razia gabungan ini dipimpin langsung oleh Kepala Satuan atau Kasat Pol PP Gresik Agustin Halomoan Sinaga.

Sasaran razia adalah warung kopi atau dengan pramusaji wanita yang ditengarai menyediakan layanan karaoke. Warung kopi yang tumbuh subur bak jamur di musim hujan yang disasar razia kali pertama berada di sepanjang Jalan Kapt Darmo Sugondo, Kecamatan Kebomas. Puluhan warung berjajar di dekat rel kereta api.

Sasaran berikutnya, adalah warkop atau kafe di sepanjang Jalan Siti Fatimah Binti Maimun, Gresik. Kedatangan aparat penegak peraturan daerah bersama BNNK Gresik ini sempat membuat para pramusaji panik.

Namun, setelah petugas gabungan terdiri dari  Kepala Bidang Ketertiban Umum, Ketentraman Masyarakat atau Tribuntranmas Pol PP Gresik M Hidayat dan Muhammad Basuki dari BNNK Gresik menjlentrehkan tujuan razia untuk memeriksa urine para pramusaji itu senyum-senyum.

Petugas gabungan kemudian mengambil sampel urine para pramusaji secara acak. Hasilnya? Negatif. Artinya para pramusaji tidak menggunakan narkoba. 

“Kegiatan ini merupakan bentuk penerapan Perda No. 2 tahun 2022 tentang Tibum tranmas,” terang Kasat Pol PP Gresik Agustin Halomoan Sinaga.  (yad)

Pol PP dan BNNK Gresik Razia Warkop, Pramusaji Jalani Tes Urine Selengkapnya

PKK dan Lintas OPD Bersinergi Lakukan Intetvensi Percepatan Penurunan Stunting di Gresik 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menggelar kegiatan Aksi Serentak Intervensi Percepatan Penurunan Stunting yang berlangsung di Posyandu PAUD Suci, Kecamatan Manyar pada Selasa, 25 Juni 2024.

Kegiatan ini bertujuan untuk mendeteksi dini masalah gizi, memberikan edukasi pencegahan stunting dan melakukan intervensi segera bagi sasaran yang memiliki masalah gizi serta meningkatkan kunjungan cakupan sasaran pada ibu hamil, calon pengantin dan balita.

Aksi serentak intervensi percepatan penurunan stunting dilakukan karena pemerintah bertekad menurunkan angka stunting hingga nol persen. Pada awal pemerintahan Fandi Akhmad Yani angka stunting masih berada diangka 22 persen. Pada 2023, angka stunting turun menjadi 10 persen. 

Untuk percepatan penurunan stunting ini, pemerintah melibatkan sejumlah organisasi terkait, antara Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak atau KBPPPA Gresik ; Dinas Kesehatan alias Dinkes Gresik, Dinas Sosial atau Dinsos Gresik serta OPD lainnya. 

Ketua Tim Penggerak PKK Gresik Nurul Haromaini Ali mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk keseriusan dan komitmen pemerintah daerah dalam melakukan percepatan penurunan stunting di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 

“Pelaksanaan kegiatan ini bukanlah upaya awal yang dilakukan oleh Pemkab Gresik dalam menangani persoalan stunting di daerah, tapi lebih kearah evaluasi komitmen keseriusan kita, bersama seluruh stakeholder dalam penanganan stunting yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat,” jelas Ning Nurul- sapaan akrab istri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ini.

Dalam kegiatan itu, Ning Nurul didampingi oleh Kepala Dinas KBPPPA Gresik Titik Ernawati; Kepala Dinkes Gresik dr Mukhibatul Khusnah dan Kadinsos Gresik dr Ummi Khoiroh. 

Sementara itu, Camat Manyar Hendriawan Susilo Dalam sambutannya mengatakan berbagai penyebab dari adanya stunting di Kecamatan Manyar mendominasi dikarenakan masalah ekonomi, dan pola asuh orang tua.

“Kami mohon arahan dengan adanya intervensi serentak dan pelacakan stunting ini semoga dapat mengatasi masalah stunting yang dapat berdampak pada pertumbuhan balita di Kecamatan Manyar,” ujar Hendriawan. (yad)

PKK dan Lintas OPD Bersinergi Lakukan Intetvensi Percepatan Penurunan Stunting di Gresik  Selengkapnya

Ada yang Baru di JDIH Gresik, Pertama di Indonesia Gunakan AI

GRESIK,1minute.id – Ada yang baru di Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum atau JDIH Pemerintah Kabupaten Gresik. JDIH dibawah naungan Bagian Hukum Sekretariat Kabupaten Gresik itu telah menggunakan teknologi kecerdasan buatan alias artificial intelegency atau AI. Pemanfaatan AI ini menjadikan JDIH menjadi pioner. 

Inovasi ini, berangkat dari permasalahan yang kerap muncul di masyarakat dalam kaitannya dengan produk-produk hukum. Sudah bukan rahasia jika produk-produk hukum kerap menjadi momok lantaran dianggap rumit.

Dengan teknologi AI yang diterapkan pada JDIH, masyarakat kini dapat melakukan pencarian produk hukum dengan lebih mudah dan efisien. Sistem AI yang canggih tersebut mampu memahami konteks pencarian dan memberikan hasil yang relevan dalam waktu singkat.

“Akan sangat membantu masyarakat, akademisi, dan praktisi hukum yang memerlukan akses cepat dan akurat terhadap peraturan daerah, keputusan, dan dokumen hukum dari Pemerintah Kabupaten Gresik,” kata Kepala Bagian Hukum atau Kabag Hukum Setkab Gresik Muhammad Rum Pramudya kepada wartawan pada Selasa, 25 Juni 2024.

Kedepan fitur AI tersebut, imbuh Pramudya, akan dikembangkan dengan basis WhatsApp. 

“Kita gunakan kanal WhatsApp sudah sangat lazim digunakan masyarakat,” tegasnya.

Pemkab Gresik juga telah melengkapi website JDIH Kabupaten Gresik dengan fitur chatbot AI. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk berinteraksi langsung dan mendapatkan informasi seputar produk hukum melalui percakapan dengan chatbot.

“Chatbot AI ini dirancang untuk menjawab pertanyaan secara real time, memberikan panduan navigasi dalam situs JDIH, serta membantu pengguna menemukan dokumen yang mereka butuhkan tanpa harus melalui proses pencarian manual yang kompleks. Cara kerjanya cukup mudah, masyarakat tinggal mengetik kata kunci mengenai produk hukum yang dicari, kemudian AI akan memberikan rekomendasi produk hukum yg relevan,” terangnya.

Untuk diketahui, JDIH Gresik adalah Sistem informasi berbasis website yang dikembangkan oleh Bagian Hukum Sekretariat Kabupaten Gresik merupakan sistem pendayagunaan bersama peraturan perundang-undangan dan bahan dokumentasi hukum lainnya secara tertib, terpadu, dan berkesinambungan. JDIH juga merupakan sarana pemberian pelayanan informasi hukum secara mudah, cepat, dan akurat.

Setelah lebih dari satu tahun pengembangan, sejak 3 Juni 2024, laman JDIH Gresik telah bertransformasi secara penuh dengan tampilan, keunggulan teknologi dan update data yang lebih baru dan mutakhir.

Hingga saat ini tercatat 3.100 produk hukum yang dunggah di website JDIH Gresik yakni jdih.gresikkab.go.id. Produk hukum tersebut, terdiri dari Peraturan Daerah (Perda), Peraturan Bupati (Perbup), Keputusan Bupati, Surat Edaran Bupati, serta Surat Keputusan Perangkat Daerah.

Per 1 Juni 2024 produk hukum berupa Perbup menjadi produk hukum yang paling banyak diakses masyarakat sebanyak 40,5%, diikuti Perda (29,5%), dan Keputusan Bupati (23,4%).

Dengan berbagai inovasi ini, Pemkab Gresik menunjukkan komitmennya untuk terus berinovasi dan memberikan layanan terbaik bagi masyarakat. Diharapkan, langkah ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan aksesibilitas dan efisiensi layanan publik. (yad)

Ada yang Baru di JDIH Gresik, Pertama di Indonesia Gunakan AI Selengkapnya

Lagi, TPA Ngipik Gresik Terbakar

GRESIK,1minute.id – Kebakaran hebat terjadi di Tempat Pembuangan Akhir atau TPA Ngipik pada Kamis malam, 20 Juni 2024. Api yang berkobar membakar puluhan bahkan ratusan meter kubik sampah menjadikan langit di Jalan Prof Moh Yamin, Kelurahan Ngipik, Kecamatan / Kabupaten Gresik berwarna merah.

Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran kali kedua di kurun waktu sepekan terakhir ini. Kebakaran kali pertama terjadi pada Selasa, 18 Juni 2024 terjadi pukul 04.20 WIB. Petugas membutuhkan waktu 7 jam untuk menjinakkan si jago merah tersebut. Karena sampah yang terbakar luas. Sekitar separoh lapangan bola.

“Untuk kebakaran tadi malam (Kamis) terjadi di lokasi yang berbeda. Tumpukan sampah kering dan basah,” ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan atau Damkarmat Gresik Suyono pada Jumat, 21 Juni 2024.

Informasi yang dihimpun, amuk si jago merah terjadi mulai pukul 20.30 WIB. Lokasinya di sebelah timur TPA Ngipik. Tempat itu, terdapat tumpukan sampah kering dan basah. “Awal petugas TPA yang mencoba memadamkan sendiri. Tapi, tiupan angin membuat api semakin membesar,” kata Suyono. 

Karena bara api semakin membesar, imbuhnya, pihak TPA Ngipik meminta bantuan dari Damkar Gresik. “Kami menerima laporannya sekitar pukul 23.50 WIB,” terang mantan Asisten bidang Pemerintahan Setkab Gresik itu.

TPA Ngipik ini berada dalam kawasan industri di Jalan Prof Moh Yamin, Gresik ini adalah TPA terbesar di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Sampah berasal dari rumah tangga. Saban hari di perkirakan 250 meter kubik sampai 300 meter kubik sampah yang di buang ke TPA Ngipik. 

Kini tumpukan sampah itu sudah menyerupai bukit yang menjulang ke angkasa. Upaya Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik untuk melakukan pengolahan sampah. Selain itu, juga membangun tempat pengolahan sampah terpadu atau TPST di Desa Belahanrejo, Kecamatan Kedamean untuk menampung sampah rumah wargq di Gresik Selatan, Kedamean, Wringinanom, dan Driyorejo.

Terik matahari membuat sampah mudah terbakar. Petugas Damkar membutuhkan waktu lebih 4 jam untuk memadamkan api. Sebab, petugas harus membongkar bagian bawah untuk memastikan api sudah padam. ” Personil baru tarik tadi pagi pukul 04.00 WIB,” ujarnya. Ia berpesan kepada warga di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik untuk tidak membakar sampah sembarangan. “Karena saat ini kondisi kemarau,” tegasnya. (yad)

Lagi, TPA Ngipik Gresik Terbakar Selengkapnya