Sebulan Pulbaket dan Puldata Pelantikan 47 Kades, Kasi Intelijen Kejari Gresik ; Tidak Menemukan Unsur Pidana di Dinas PMD

GRESIK,1minute.id – Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) merampungkan proses pengumpulan bahan keterangan dan pengumpulan data (pulbaket dan puldata) terkait dugaan pungutan liar dalam pelantikan 47 kepala desa (Kades) di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Gresik. 

Setiap Kades dibebani pembelian atribut hingga pigura senilai Rp 900 ribu. Rinciannya, untuk pembelian barang pangkat dinas upacara (PDU) Kades Rp150 ribu, tanda jabatan PDU Rp150 ribu, Korpri Rp35 ribu, nametag Rp 25 ribu, cetak foto dan pigura 16R serta penyerahan SK Rp 250 ribu, cetak foto dan pigora penyematan emblem Rp 250 ribu, compact disk dan lain-lain (cetak stiker nama serta tempatnya) Rp 40 ribu.

Selama sebulan tepatnya 14 hari efektif, tim seksi Intelijen yang dipimpin oleh Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejari Gresik Deni Niswansyah 

melakukan pulbaket dan puldata telah memintai keterangan 54 orang saksi. Termasuk Plt Kepala Dinas PMD Gresik Suyono. Jaksa juga melakukan penelisikan rancangan anggaran belanja (RAB) anggaran pelantikan 47 kepala desa yang dilakukan di Hall Parkir Selatan Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 20 April 2022.

Hasilnya? “Kami belum menemukan adanya indikasi tindak pidana didalamnya (penarikan atribut dalam pelantikan 47 kepala desa),”ujar Deni Niswansyah dalam Konferensi Pers di Aula Kantor Kejari Gresik pada Selasa, 21 Juni 2022.

Karena unsur dugaan tindak pidana tidak ditemukan, lanjut Deni, pihaknya akan menyerahkan hasil pulbaket dan puldata yang telah dilakukan kepada Inspektorat Kabupaten Gresik.  “Dalam 2 hari atau 3 hari kedepan, hasil pulbaket dan puldata kami serahkan ke Inspektorat,”tegasnya.  Mengapa hasil pulbaket dan puldata diserahkan kepada Inspektorat? Deni menyatakan, salah satu kewenangan Inspektorat adanya pengendalian internal terhadap aparatur sipil negara (ASN). 

Deni menyebutkan pulbaket dan puldata yang dilakukan membutuhkan waktu lama. Sebab, pihaknya harus memeriksa 54 orang saksi, mencari dan membandingkan harga atribut ke Surabaya. “Karena itu lah pulbaket dan puldata cukup lama. Sekitar 1 bulan. Tapi, lebih tepatnya 14 hari kerja,”tegas.

Seperti diberitakan, Pelantikan 47 kades hasil pemilihan serentak menimbulkan polemik. Pasalnya, dalam prosesi pelantikan yang sakral itu setiap kepala desa (Kades) terpilih dibebani biaya Rp 900 ribu. Uang tersebut digunakan untuk pembelian atribut dan kelengkapan lainnya. Dinas PMD Gresik menyebutkan pembelian atribut itu usulan dari para kepala desa terpilih. Sehingga proses pelantikan yang sakral bagi kades terpilih bisa memakai kelengkapan yang seragam. Kejaksaan Negeri Gresik turun tangan untuk melakukan penelisikan terkait dugaan adanya pungutan liar. Setelah menjalani penelisikan selama sebulan tidak ditemukan adanya dugaan tindak pidana. 

Data dan Fakta Kades Terpilih 

Jumlah  : 47 47 Kepala Desa (Kades) Jenis Kelamin  : 2 perempuan, 45 Laki-laki Pendidikan : 5 SMP ;  30 SMA ; 5 Diploma-1 ; 6 Sarjana dan 1 Pasca Sarjana Tertua  : Khambali,  63, Kades Randuagung, Kecamatan Kebomas Termuda : Leo Wira Hardiono, 27, Kades Madumulyorejo, Kecamatan Dukun. (yad)

Sebulan Pulbaket dan Puldata Pelantikan 47 Kades, Kasi Intelijen Kejari Gresik ; Tidak Menemukan Unsur Pidana di Dinas PMD Selengkapnya

47 Kades Terpilih Dilantik, Bupati Ajak Kades Inovasi Wujudkan No One Left Behind

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 47 kepala desa hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak dilantik oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Rabu, 20 April 2022. Pelantikan dipusatkan Hall Parkir Selatan Kantor Bupati Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.

Pilkades serentak di 47 Desa tersebar di 18 Kecamatan se-Kabupaten Gresik pada 26 Maret 2022 itu sukses. 
Pilkades berjalan kondusif. Selain itu, tidak ada gugatan dari para konstestan Pilkades sehingga semua kades terpilih bisa dilantik semuanya. “Ini adalah orang-orang pilihan semua,”kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya pada Rabu, 20 April 2022. 

Bupati 36 tahun ini berharap para kepala desa yang baru dilantik untuk segera bekerja memberikan pelayanan kepada masyarakat.Cepat Menyesuaikan dengan program pembangunan sebelumnya, Cepat menyesuaikan dengan program dari pemerintah kabupaten Gresik, Sinergi dengan pembangunan daerah.

“Pembangunan Desa merupakan tombak utama pembangunan setiap daerah, Kepala Desa menjadi kepanjangan tangan pemerintah daerah di masyarakat, Pembangunan Desa harus disinergikan dengan pemerintah daerah. Baik dalam aspek pembangunan fisik, maupun pembangunan sumber daya manusia,” terangnya.

Bupati Fandi Akhmad Yani Menyinggung tentang program pemerintah pusat di Kementerian Desa PDTT.  Kemendes PDTT memiliki program Sustainable Development Goals (SDG’S) Desa. Tujuan untuk mensejahterakan masyarakat dan melestarikan alam. “SDG’S Desa memiliki prinsip, tidak ada yang tertinggal (No One Left Behind), sehingga tidak ada lagi masyarakat yang njomplang kesejahteraannya,”terangnya. 

KADES TERPILIH : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyempatkan PIN kepada Fatkhur Rokhman, Kades Sukorejo, Kecamatan Kebomas, Gresik dalam pelantikan 47 Kades di hall parkir Selatan Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 20 April 2022 ( FOTO : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa selain Inovasi program yang baik adalah pengelolaan keuangan desa yang baik dan transparan. Pengelolaan dana desa, dan sumber-sumber kekayaan desa harus benar-benar dipertanggungjawabkan kepada masyarakat, bahwa anggaran pemerintah desa digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat.

“Untuk melayani masyarakat. Saya yakin, program yang baik, Inovasi yang baik di Desa akan lebih baik ketika didukung pengelolaan keuangan yang baik serta mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan desa yang sah untuk pembangunan desa,”katanya.


Data dan Fakta Kades Terpilih 

Jumlah  : 47 47 Kepala Desa (Kades) Jenis Kelamin  : 2 perempuan, 45 Laki-laki Pendidikan : 5 SMP ;  30 SMA ; 5 Diploma-1 ; 6 Sarjana dan 1 Pasca Sarjana Tertua  : Khambali,  63, Kades Randuagung, Kecamatan Kebomas Termuda : Leo Wira Hardiono, 27, Kades Madumulyorejo, Kecamatan Dukun. (yad)

47 Kades Terpilih Dilantik, Bupati Ajak Kades Inovasi Wujudkan No One Left Behind Selengkapnya

Pilkades Gresik Serentak Aman dan Kondusif, Ini Kades Terpilih 


GRESIK,1minute.id –  Perhelatan pemilih kepala desa serentak berjalan lancar pada Sabtu, 26 Meret 2022. Kekhawatiran sejumlah pihak terkait ancaman gangguan kamtibmas antarpendukung calon kepala desa tidak terbukti. 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik lega. Kini, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gresik menunggu pengajuan dari panitia pemilih dan badan permusyawaratan desa (BPD). “Alhamdulillah, pilkades serentak berlangsung aman, tertib dan kondusif,”kata Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gresik Suyono dikonfirmasi 1minute.id pada Minggu, 27 Maret 2022.

Grafis Pilkades serentak di Kabupaten Gresik pada Sabtu, 26 Maret 2022 ( Data diolah 1minute.id )

Ia mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang telah menggunakan hak pilih dan bisa menjaga kamtibmas Gresik tetap kondusif.  “Proses demokrasi mulai pra pilkades hingga penghitungan suara bisa lancar dan aman karena masyarakat semakin dewasa berpolitik. Saya ucapkan terimakasih,”tegas Suyono yang juga Asisten II Setkab Gresik itu.  

Grafis Kades Terpilih dalam Pilkades serentak di Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Sabtu, 26 Maret 2022 (Data diolah 1minute.id)

Saat ini, kotak dan surat suara sudah disimpan di Kecamatan masing-masing. “Kotak suara hasil pilkades dijaga fokopimcam,”tegas mantan Kabag Humas dan Protokol Setkab Gresik itu. Ada pun daftar kepala desa (kades) terpilih sebagai berikut. (lihat grafis). (yad)

Pilkades Gresik Serentak Aman dan Kondusif, Ini Kades Terpilih  Selengkapnya

Bupati Gresik Pantau Pelaksanaan Pilkades Serentak, Suasana Kondusif 

GRESIK,1minute.id – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) seretak di Kabupaten Gresik berjalan kondusif pada Sabtu, 26 Maret 2022. Bupati Gresik Fandi Akhmad memantau langsung pelaksanaan pencablosan pesta demokrasi di masa pandemi Covid-19 di sejumlah tempat pemungutan suara (TPS).

Diantaranya, TPS 012 di Jalan Taman Enggano Dalam Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB), Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Di TPS itu, terdapat 461 orang yang masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT). DI Desa Yosowilangun ini, terdapat lima orang calon kepala desa (Cakades) yang berusaha merebut hati para pemilih itu.

Lima Cakades itu adalah Zainal Abidin ; Abdul Khamid ; Abdur Rosyid ; Iriana Yudhaningsih dan Moch Supriyadi. 
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan,  gelaran Pilkades 2022 dilakukan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.  Sebab, pandemi Covid-19 belum berakhir. Di setiap TPS di dampingi tenaga kesehatan. “Setiap TPS disiapkan satu bilik suara khusus bagi pemilih yang memiliki suhu badan diatas 37 derajat celcius,”ujar Fandi Akhmad Yani.

Bupati 36 tahun itu didampingi Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis, Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir serta Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gresik Suyono. 

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani menambahkan Pilkades serentak di 47 desa tersebar di 18 Kecamatan se-Kabupaten Gresik ini bisa  berlangsung aman. “Semoga Pilkades serentak tetap menciptakan suasana aman dan kondusif,”harapnya. 

PAKAI SARUNG TANGAN PLASTIK : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (kanan) mengamati pemilih yang menggunakan sarung tangan plastik disediakan panitia pencablosan di TPS 012 Jalan Taman Enggano Dalam, GKB ,Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik pada Sabtu, 26 Maret 2022 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Dalam pantauan 1minute.id, sekitar pukul 10.00 pemilih yang menggunakan hak pilihnya sebanyak 164 dari 361 DPT yang terdaftar di TPS 012 Desa Yosowilangun itu. “Sudah 40-an persen yang hadir,”ujar seorang petugas di TPS 012 Desa Yosowilangun itu, Sebelum mencoblos setiap pemilih menjalani tes suhu tubuh, memakai sarung tangan plastik, memakai masker. Setiap pemilih rata-rata butuh tidak lebih 5 menit. 

Seperti diberitakan, Pilkades digelar di 47 desa di 18 Kecamatan se-Kabupaten Gresik.  Data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gresik sebanyak 303 tempat pemungutan suara (TPS), 126.281 Daftar pemilih tetap (DPT) dan 125 calon kepala desa (Cakades). 

Polres Gresik menggerahkan sebanyak 1.316 personil untuk pengamanan Pilkades di 47 Desa tersebar di 18 Kecamatan di Kabupaten Gresik ini. Rincianya, 566 personil dari Polres Gresik, 100 personil BKO Brimob Polda Jatim, 100 personil BKO Samapta Polda Jatim 100 personil dan 550 personil dari 14 Polres di jajaran Polda Jatim. (yad)

Bupati Gresik Pantau Pelaksanaan Pilkades Serentak, Suasana Kondusif  Selengkapnya

1.316 Personil Amankan Pilkades Serentak Gresik, Sabtu Besok

GRESIK,1minute.id –  Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak digelar Sabtu besok, 26 Maret 2022. Sebanyak 125 calon kepala desa (cakades) yang ikut kontestasi pesta demokrasi di tingkat desa. Ratusan cakades itu berkompetisi untuk mengisi 47 kepala desa yang tersebar di 18 Kecamatan se-Kabupaten Gresik itu.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Gresik telah matang mempersiapkan gelaran pilkades serentak itu. Ratusan personil pengamanan Pilkades Serentak telah digeser ke sejumlah desa setelah neraka mengikuti Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pilkades 2022 di halaman Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 25 Maret 2022.

Pemimpin apelnya adalah tiga pilar, yakni Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis bersama Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. Apel Gelar Pasukan ini dilaksanakan dalam rangka pengecekan kekuatan personil yang akan di BKO-kan ke Polsek Jajaran dalam rangka mendukung pengamanan Pilkades serentak di wilayah Kabupaten Gresik pada Sabtu besok, 26 Maret 2022.

Polres Gresik menggerahkan sebanyak 1.316 personil untuk pengamanan Pilkades di 47 Desa tersebar di 18 Kecamatan di Kabupaten Gresik. Rincianya, 566 personil dari Polres Gresik, 100 personil BKO Brimob Polda Jatim, 100 personil BKO Samapta Polda Jatim 100 personil dan 550 personil dari 14 Polres di jajaran Polda Jatim. Jumlah pengamanan belum termasuk dari Linmas dan TNI.

“Kita berharap, pelaksanaan pesta demokrasi Pilkades serentak berjalan lancar, aman dan damai, serta terhindar dari hal-hal yang tidak kita inginkan bersama,”kata Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah. 

Kapolres Gresik AKBP Nur Azis berpesan, pelaksanaan apel kali ini dilaksanakan sebagai upaya konsolidasi hasil latihan pra operasi serta final checking terhadap kesiapan seluruh satuan, personil, peralatan dan tak kalah pentingnya adalah untuk sinergitas dengan instansi terkait/lintas sektoral baik dari unsur TNI, Pemda serta dukungan komponen lainnya.

“Kondisi tersebut tidak akan terwujud begitu saja, namun diperlukan suatu proses yang harus disiapkan sejak awal agar seluruh tahapan pelaksanaan pengamanan Pilkades serentak di Kabupaten Gresik 2022 dapat berjalan aman, tertib sukses dan damai,”harap Nur Aziz. 

Ia mengimbau kepada seluruh anggota yang terlibat pengamanan Pilkades serentak 2022 agar dalam pelaksanaan pengamanan di lapangan jangan underestimate. “Setiap permasalahan yang timbul agar diselesaikan secara profesional sesuai dengan ketentuan dengan tetap berpegangan pada peraturan,”pesannya. 

Usai Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pilkades di halaman Kantor Bupati Gresik , ribuan personil di geser ke Mapolsek sebelum menuju ke desa-desa yang menggelar Pilkades serentak. Desa Sumurber, Kecamatan Panceng, salah satunya. 

Di Desa Sumurber terdapat 4 cakades yang ikut kontestasi dalam Pilkades serentak ini. Mereka adalah nomor urut 1 Musa Al Asy’ari ; nomor urut 2 Hunaifi ; nomor urut 3 Abd Fadlol dan nomor urut 4 Enni Faridah. Empat cakades itu berusaha merebut hati 3.549 orang yang masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) yang tersebar di 8 tempat pemungutan suara (TPS).

Seperti diberitakan, Pilkades serentak 2022 digelar pada Sabtu, 26 Maret 2022. Pilkades digelar di 47 desa di 18 Kecamatan se-Kabupaten Gresik.  Data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gresik sebanyak 303 tempat pemungutan suara (TPS), 126.281 Daftar pemilih tetap (DPT) dan 125 calon kepala desa (Cakades). (yad)

1.316 Personil Amankan Pilkades Serentak Gresik, Sabtu Besok Selengkapnya

Suyono : Jaga Kondusifitas, Taati Tatib Dalam Pilkades Serentak di Gresik

GRESIK,1minute.id  – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) seretak di Kabupaten Gresik dihelat pada Sabtu, 26 Maret 2022. Data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gresik ada 47 desa tersebar di 18 Kecamatan se-Kabupaten Gresik. 

Sebanyak 303 tempat pemungutan suara (TPS), 126.281 Daftar pemilih tetap (DPT) dan 125 calon kepala desa (Cakades). Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gresik Suyono mengatakan, semua persiapan untuk pilkades serentak di 47 desa tersebar di 18 Kecamatan di Kabupaten Gresik telah kelar. 

“Pilkades serentak bisa digelar sesuai jadwal, 26 Maret 2022,”kata Suyono dikonfirmasi melalui seluler pada Kamis, 24 Maret 2022. Ia menghimbau kepada semua calon kepala desa (Cakades) untuk ikut menjaga kondisi kamtibmas yang kondusif di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Caranya, imbuh Asisten I  Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setkab Gresik itu,  mentaati tata tertib (tatib)  sehingga ikut menjaga situasi kondusif di Kabupaten Gresik ini. 

“Melaksanakan Pilkades dengan tertib kepada pendukung masing-masing. Semoga bisa muncul pemimpin yang amanah,”pesan mantan Kepala Bagian Humas Pemkab Gresik ini. Selain itu, Ia meminta para pendukung cakades untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes). “Memakai masker,”katanya. 

Seperti diberitakan, Kecamatan Cerme terbanyak menggelar Pilkades. Ada lima desa yang bakal melakukan pemilihan. Lima desa itu yakni Desa Padeg ;  Pandu ; Guranganyar ; Sukoanyar dan Dampaan. Sedangkan,  Kecamatan Kebomas, Manyar dan Kedamean, masing-masing empat desa yang bakal melakukan pemilu tingkat desa tersebut. Empat desa di Kecamatan Kebomas adalah Sekarkurung ; Dahanrejo ; Randuagung dan Sukorejo.

Berikutnya, Kecamatan Manyar ada Desa Yosowilangun ; Manyarrejo ; Banyuwangi dan Betoyo Kauman. ” Untuk 15 Kecamatan lainnya ada satu hingga tiga desa yang bersiap melakukan Pilkades,”kata Plt PMD Gresik Suyono dikonfirmasi 1minute.id pada Rabu, 8 Februari 2022. (yad)

Suyono : Jaga Kondusifitas, Taati Tatib Dalam Pilkades Serentak di Gresik Selengkapnya

47 Desa Gelar Pilkades, Hasil Mitigasi 8 Desa Kategori Rawan

GRESIK,1minute.id – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Gresik bakal di helat pada 26 Maret 2022. Data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gresik ada 47 desa tersebar di 18 Kecamatan yang bakal melaksanakan pemilihan jabatan tertinggi di tingkat desa itu.

Kecamatan Cerme terbanyak menggelar Pilkades. Ada lima desa yang bakal melakukan pemilihan. Lima desa itu yakni Desa Padeg ;  Pandu ; Guranganyar ; Sukoanyar dan Dampa’an. Sedangkan,  Kecamatan Kebomas, Manyar dan Kedamean, masing-masing empat desa yang bakal melakukan pemilu tersebut. Empat desa di Kecamatan Kebomas adalah Sekarkurung ; Dahanrejo ; Randuagung dan Sukorejo.

Sedangkan di Kecamatan Manyar ada Desa Yosowilangun ; Manyarrejo ; Banyuwangi dan Betoyo Kauman. ” Untuk 15 Kecamatan lainnya ada satu hingga tiga desa yang bersiap melakukan Pilkades,”kata Plt PMD Gresik Suyono dikonfirmasi 1minute.id pada Rabu, 8 Februari 2022.

Proses pendaftaran tahap pertama berakhir pada 5 Februari 2022. Bila kandidat tidak sampai 2 orang,  pendaftaran dibuka tahap 2 mulai 6-14 Februari 2022. Bila masih belum ada calon lebih dari 2 diperpanjang tahap 3 mulai 15 Februari-3 Maret 2022. 

Pengalaman sebelumnya, pilkades rawan menimbulkan perselisihan antarpendukung. Antisipasi terjadinya gesekan antar pendukung calon , Suyono mengatakan pihaknya telah melakukan mitigasi kerawanan tersebut. Hasil mitigasi kerawanan dari 47 desa yang menggelar pilkades terdapat 8 desa berpotensi menimbulkan gejolak. Kerawanan itu dikarenakan banyak kandidat calon yang maju dalam pilkades.

Kemudian, 5 desa masuk kategori waspada dan 34 desa lainnya kategori terkendali. “Doakab saja Pilkades lancar dan aman terkendali,”kata Suyono yang juga Asisten I  Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setkab Gresik itu. 

Sementara itu, dalam pantauan 1minute.id, sejumlah calon mulai melakukan pemanasan. Mereka menyapa masyarakat sambil ngowes. Ada pula yang terang-terangan membawa poster untuk mendapatkan dukungan dari pemilih. (yad)

47 Desa Gelar Pilkades, Hasil Mitigasi 8 Desa Kategori Rawan Selengkapnya