Ambil Sumpah Janji Alumnus PKN STAN, Sekda Washil : ASN Gresik BerAKHLAK 

GRESIK,1minute.id – Sekretaris Daerah (Sekda)  Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman mengambil sumpah jabatan 26 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Ruang Argo Lengis Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 10 Januari 2023.

Mereka yang dilantik dan diambil sumpah itu adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) lulusan Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (PKN STAN). Mereka  pengangkatan CPNS formasi 2021, yang ditempatkan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik.

Sekda Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman menyatakan sumpah dan janji sebagai ASN telah diucapkan. Secara otomatis sudah diikat dengan tugas, kewajiban dan larangan sesuai peraturan pemerintah (PP) 94 tahun 2021 tentang Pegawai Negeri Sipil.

“ASN harus setia dan taat terhadap Pancasila, UUD 1945 dan pemerintah, serta bermental baik, bersih, jujur, berdayaguna dan penuh tanggung jawab. Juga mendukung usaha pemerintah, guna mendorong terciptanya Good Governance,” ujarnya.

Sekda Washil juga mengingatkan kembali tentang nilai-nilai dasar Core Value yaitu BerAKHLAK. Merupakan singkatan dari Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif.

“Ini untuk membentuk karakter ASN yang profesional dalam melaksanakan pelayanan publik. Selain itu mengimplementasikan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK dan employer branding ASN “Bangga Melayani Bangsa,” tegas mantan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman-kini Dinas Cipta Karya Perumahan dan Kawasan Permukiman/CKPKP)-Gresik itu.

Menurutnya, saat ini ASN dihadapkan pada tantangan disrupsi dalam berbagai bidang. Untuk itu, kita harus berupaya mengimplementasikan ditengah berbagai perubahan, yang begitu pesat di era disrupsi ini.

“Perubahan menuju birokrasi dinamis tentu tidak bisa diraih dengan cara cara lama. Diperlukan perubahan fundamental pada pola pikir dan sikap mental ASN yang tadinya hierarkis menjadi lebih lincah dan inovatif, “tuturnya.

Dirinya berpesan kepada ASN untuk bekerja dengan baik, landasi diri dengan disiplin kerja dan disiplin waktu. Patuhi segala peraturan dan ketentuan yang berlaku. Tekuni pekerjaan sebaik baiknya, banyaklah belajar, niscaya akan mencapai keberhasilan dalam pekerjaan.

“Jadilah abdi negara dan abdi masyarakat, yang selalu siap sedia melayani masyarakat dengan sepenuh hati bukan malah dilayani, “pesannya.

Turut mendampingi Sekda, Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Gresik Khusaini, Kepala Bidang Pembinaan, Disiplin, Penilaian Kinerja dan Kesejahteraan Nasriyah, serta Kepala Bidang Mutasi dan Kepangkatan Jalesvie Triyatmoko. (yad)

Ambil Sumpah Janji Alumnus PKN STAN, Sekda Washil : ASN Gresik BerAKHLAK  Selengkapnya

Sekda Gresik : Damkarmat Harus Berikan Pelayanan Cepat, Tepat, dan Memuaskan

GRESIK,1minute.id – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat)  Gresik belum genap setahun berdiri. Tapi, organisasi perangkat daerah (OPD) yang dikomandani Agustin Halomoan Sinaga ini mulai menyita perhatian masyarakat di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

Sebab, kehadiran mereka ini tidak hanya memadamkan amuk si jago merah. Tapi, juga hadir untuk memberikan penyelamatan. Mulai evakuasi ular, biawak, tawon, juga kucing dan lainnya. Baru-baru ini menyelamatkan jari telunjuk bocah yang masuk lubang kunci jendela hingga pencarian kunci tercebur ke saluran air.

Petugas Damkarmat di tuntut memiliki keahlian yang mumpuni. Training Diklat Pemadam 1 (F1), menjadi suatu keharusan. Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman dan Direktur Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Dirjen Bina Adwil (administrasi kewilayahan) Kemendagri Edy Suharmanto memberikan apresiasi Training Diklat Pemadam yang dihelat oleh Dinas Damkarmat Gresik di Gedung Diklat Petrokimia Gresik pada Selasa, 29 November 2022.

Kegiatan Training Diklat Pemadam 1 (F1) ini diadakan sejak 27 November 2022, dan berlangsung hingga 3 Desember 2022. Dari total 60 peserta  berasal dari kabupaten/kota lain. Rinciannya, 16 orang dari Jombang, 12 peserta dari Kabupaten Malang dan 2 peserta dari Kabupaten Tuban. Dan, 30 peserta dari Gresik. 

Menurut Achmad Washil Miftachul Rachman, tuntutan masyarakat terhadap Damkarla Gresik semakin hari semakin meningkat dan berkembang variannya. “Sehingga dalam usaha peningkatan pelayanan, selain dibutuhkan kualitas dan kuantitas sarana prasarana, juga dibutuhkan sumber daya manusia yang handal agar bisa memberikan pelayanan yang cepat, tepat, mudah, dan memuaskan,”ujar Washil.

“Ini adalah salah satu bentuk nyata dari tugas pemerintah daerah. Tugas tersebut adalah memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Pemerintah wajib hadir ketika masyarakat membutuhkan, membantu masyarakat, atau paling tidak memberikan solusi terhadap masalah-masalah yang dihadapi masyarakat,”imbuh mantan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Gresik itu.

Sementara itu, Direktur Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Dirjen Bina Adwil (administrasi kewilayahan) Kemendagri Edy Suharmanto menyatakan kehadirannya dalam diklat kali ini juga untuk memberikan materi terkait kebijakan Kemendagri dalam SOP urusan kebakaran dan penyelamatan.

“Diklat hari ini sangat berguna bagi pemerintah daerah dan teman-teman yang telah mengabdikan diri dalam Dinas Damkar,”kata Edy Suharmanto usai acara. Manfaat yang didapatkan bagi peserta adalah mendapatkan ilmu pengetahuan dan skill sehingga menjadi individu yang profesional. “Selain itu, bagi mereka yang lulus diklat juga akan sangat membantu dalam seleksi PPPK bagi pegawai honorer. Ini karena nilai sertifikat diklat ini sebesar 25 persen,”kata Edy. 

Sebelumnya, Kepala Dinas Damkarmat Agustin Halomoan Sinaga mengatakan sebanyak 30 dari 60 peserta dari Damkarmat Gresik. “Diharapkan kedepan lewat diklat ini bisa melahirkan individu-individu yang profesional dan penuh dedikasi dalam melaksanakan tugas,”terang Sinaga Gresik dalam laporannya. (yad)

Sekda Gresik : Damkarmat Harus Berikan Pelayanan Cepat, Tepat, dan Memuaskan Selengkapnya

Tim Ekspedisi Maritim TNI AL Mendarat di Benteng Lodewijk Mengare 

GRESIK,1minute.id – Benteng Lodewijk di perairan Mengare menjadi jujugan pertama Ekspedisi Maritim TNI Angkatan Laut. Tim beranggotakan 20-an tiba di situs sejarah berada kepulauan Mengare, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik pada Sabtu, 1 Oktober 2022.

Tim ekspedisi didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Ketua Harian Saka Bahari Kwarcab Gresik Ach. Sulthon M., dan Forkopimcam Bungah. Benteng Lodewijk, sudah tidak bentuk. Bangunan telah runtuh. Kini, tersisa puing-puing. 

Menurut Sekda Washil, dulunya benteng tersebut diketahui tidak hanya sebagai tempat perlindungan, tapi juga sebagai jalur perdagangan rempah. Meskipun sekarang secara bentuk dan aset sudah banyak yang hilang, kedepannya akan diberdayakan kembali menjadi objek wisata edukasi.

“Jadi posisi sekarang masih belum optimal masalah akses, kedepannya nanti pemerintah akan membantu mengoptimalkan terkait dengan konsep penanaman mangrove dan wisata edukasi, yang nantinya lewat Pramuka,” kata mantan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Gresik itu.

“Harapannya nanti dengan pihak provinsi dan nasional akan berfokus pada pemeliharaan aset penting dan mencari solusi atas abrasi yang sering terjadi.”tambahnya.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono mengatakan ekspedisi Maritim ini melibatkan 20 anggota serta tim Media Tempo Group. Ekspedisi ini bertujuan untuk mendokumentasikan sejarah dan potensi di situs sejarah yang berkaitan dengan kemaritiman. 

Tim  ekspedisi akan menyambangi situs bersejarah di beberapa kota. Yakni, Cirebon, Tegal, Semarang, Juwana, Rembang, Gresik, Surabaya, Pacitan, Jogjakarta, Cilacap, Pangandaran dan Banten. Ekspedisi dimulai 1 sampai dengann17 Oktober 2022.

Ketua Harian Saka Bahari Gresik Sulthon M. mengungkapkan, Benteng Lodewijk juga memiliki bermacam keunikan tersendiri. Untuk itu ia juga menginginkan langkah pemeliharaan kedepannya. “Benteng ini unik karena memiliki tumbuhan bambu, dimana bambu tidak bisa hidup tanpa ada air tawar, nah ini menjadi unik karena tenyata pulau kecil yang dikelilingi laut memiliki sumber mata air tawar,”kata Sulthon.

“Kalau dilihat, sebenarnya situs ini sudah benar-benar habis, maka apakah ini akan kita biarkan saja untuk menjadi cerita atau kita perbaiki, nah ini yang biasanya kita angkat dan suarakan ke kabupaten,”imbuhnya. (yad)

Tim Ekspedisi Maritim TNI AL Mendarat di Benteng Lodewijk Mengare  Selengkapnya

Pemkab Alokasikan Dana BTT, Revitalisasi Pasar Sidayu Pro-Kontra

GRESIK,1minute.id – Pedagang Pasar Sidayu masih berjualan dilapak darurat. Ada di Alun-alun Sidayu atau dekat pujasera. Bagi pedagang pasar bulan suci Ramadan ini bagai sebagai ujian kesabaran. Sudah tiga bulan mereka berjualan di tempat darurat itu. Penyebab terbakar pasar legendaris itu masih misterius. Murni musibah atau ada penyebab lainnya. 

Akan tetapi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus mematangkan pembangunan pasar Sidayu. Pemerintah mengalokasikan anggaran dari dana Belanja Tak Langsung (BTT). Dalam APBD Gresik 2022 dana BTT dialokasikan Rp 47 miliar.

Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman mengatakan, pembangunan Pasar Sidayu masih terjadi pro dan kontra. Sejumlah orang yang pro pembangunan menghendaki Pemkab membangun pasar di lokasi yang ludes terbakar.  Sedangkan, kelompok yang kontra menolak. Mereka berdalih pasar Sidayu yang terbakar itu berada di kawasan cagar budaya.

SELAMAT : Lapak yang selamat dari amuk api di Pasar Sidayu, Desa Mriyunan, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik pada 30 Januari 2022 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Lalu dimana rencana lokasi relokasi? Telaga Rambit sekitar 1 kilometer dari Pasar Sidayu atau Alun-alun Sidayu.  Lawannya luas dan aset pemerintah. 
“Nanti yang akan melakukan pendekatan adalah Diskoperindag. Bu Farda (Malahatul Fardah, Plt Kadiskoperindag,Red),”kata mantan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim)-kini menjadi-Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DCK PKP) Gresik itu.

Pembangunan pasar Sidayu itu, lanjutnya, akan menggunakan dana darurat atau bencana. “Pembangunan menggunakan dana BTT,”tegas Washil.  Seperti diberitakan, pasar Sidayu ludes terbakar pada Minggu, 30 Januari 2022. Sebanyak 259 dari 527 kios di Pasar Sidayu ludes terbakar. Kerugian Ditaksir miliaran rupiah.

Musibah yang dialami ratusan pedagang yang membuka lapak yang dibangun pada masa Kolonial Belanda itu menjadi perhatian serius Pemkab Gresik. Pasar Sidayu yang memiliki nilai historis tinggi. Konon  dibangun di masa kejayaan Kanjeng Sepuh, Adipati Sidayu yang makamnya di kompleks Masjid Jamik Sidayu yang lokasi sisi barat dari Alun-alun Sidayu itu. (yad)

Pemkab Alokasikan Dana BTT, Revitalisasi Pasar Sidayu Pro-Kontra Selengkapnya

Ada Buah Merah Khas Bawean Diperingatan Hari Air Sedunia Di Gresik

GRESIK,1minute.id – Ratusan bibit pohon ditanam dan ribuan benih ikan ditebar di dekat rumah pompa Banjar Anyar 2 Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik di Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Rabu, 30 Maret 2023.  Penanaman 665 pohon dan  penebaran 5 ribu benih ikan dilakukan untuk memperingati Hari Air Sedunia itu dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman.

Puluhan jenis pohon produktif yang ditanam lahan aset Pemkab Gresik di dekat jalan Tol KLBM itu. Yang menarik perhatian adalah tanaman Buah Merah Khas Bawean. Tanaman langka asli Bawean itu ditandur oleh Sekda Achmad Washil Miftahul Rachman. 

Achmad Washil Miftahul Rachman pada kesempatan itu meminta kepada aparatur sipil negara (ASN) di Lingkungan Pemkab Gresik aksi menanam pohon ini tidak hanya sekadar simbolis. “Tanaman yang sudah ditanam harus dirawat dengan baik. Sehingga bisa tumbuh dengan baik,”ujarnya. Saat ini, penanaman pohon masih di musim hujan kemungkinan bakal hidup. 

“Kami berharap teman-teman di rumah pompa bisa melakukan penyiraman secara penuh pada musim kemarau nanti. Sehingga dampaknya pohon yang ditanam bisa hidup. Dan,  ini salah satu yang membahagiakan kita setelah sekian tahun kemudian. Pohon-pohon menjadi resapan air tanah,”tegas mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik itu. 

Washil-panggilan-Achmad Washil Miftahul Rachman berharap gerakan menanam pohon tidak terhenti. Ia lalu mencontohkan program Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bernama Sehari Menanam Satu (SMS) Pohon. “Kalau bisa ditambahkan sehari menanam sak karape ,”ujarnya.  

Lahan penanaman harus dilakukan ditempat strategis. “Bila kemungkinan berkembang bisa untuk anak cucu kita kelak yang bisa menjadi sumber air,”ujar mantan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman – kini menjadi- Dina Cipta Karya  Perumahandan Kawasan Permukiman (CK-PKP) Gresik itu. Peringatan Hari Air Sedunia diperingati setiap 22 Maret. Tahun ini bertemakan “Air Tanah, Membuat yang Tak Terlihat menjadi Terlihat“. (yad)

Ada Buah Merah Khas Bawean Diperingatan Hari Air Sedunia Di Gresik Selengkapnya

Energi Baru, Pemkab Gresik Tambahan 26 Alumnus PKN-STAN

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mendapat tambahan energi baru. Sebanyak 26 alumnus Politeknik Keuangan Negara – Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (PKN-STAN) 2021. Mereka adalah calon pegawai negeri sipil (CPNS). Penyerahan surat keputusan (SK) CPNS dilakukan di Ruang Putri Cempo pada Jumat, 4 Maret 2022.

Penempatan lulusan STAN ini merupakan kali pertama dilaksanakan di lingkungan Pemkab Gresik, merujuk pada program Kementerian Keuangan Republik Indonesia bahwa penempatan lulusan STAN tidak hanya terbatas pada kementerian keuangan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Akhmad Washil Miftahul Rahman berharap masuknya Sumber Daya Manusia (SDM) dari STAN  adanya peningkatan kualitas yang bisa diambil manfaat positifnya utamanya dalam segi pelayanan kepada masyarakat. Terkait dengan peran dan fungsi, lulusan STAN ini sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) ada dua hal. Pertama yaitu memastikan proses kegiatan berjalan sesuai dengan rencana yang ditetapkan dan yang berikutnya adalah memastikan kegiatan pengadministrasian berjalan sesuai dengan kaidah yang berlaku.

Sebanyak lulusan PKN-STAN dengan komposisi 14 orang D3 Akutansi, 6 orang D3 Kebendaharaan Negara, 1 orang D3 Manajemen Aset, 2 orang D3 Pajak dan 3 orang D3 PBB/Penilai yang SK CPNS-nya. Rencananya akan ditempatkan di 10 organisasi perangkat daerah (OPD). Diantaranya, seperti  Inspektorat dan Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD).

“Semoga adik-adik yang dilantik hari ini bisa memberikan warna baru dalam aktifitas kegiatan di Kabupaten Gresik, serta tak kalah penting adalah mutu administrasi bisa lebih baik dari kondisi sebelumnya,”kata Washil didampingi Asisten Administrasi Umum Setkab Gresik Abu Hassan serta Kepala Badan Kepegawaian Daerah  dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Gresik Khusaini. (yad)

Energi Baru, Pemkab Gresik Tambahan 26 Alumnus PKN-STAN Selengkapnya

Pemkab Ajak Perusahaan Sinergi, Kolaborasi Penanganan Normalisasi Kali Lamong

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik mengajak perusahaan di Kecamatan Kebomas berkolaborasi dan sinergi dalam penanganan banjir Kali Lamong. Caranya,  perusahaan mengalokasikan corporate Social Responsibility (CSR) untuk normalisasi Kali Lamong melalui paguyuban pengusaha. 

Penuntasan penanganan banjir Kali Lamong yang sudah puluhan tahun menjadi prioritas Pemkab Gresik.  Pertemuan perwakilan pengusaha di Kecamatan Kebomas dihelat di sebuah hotel di Jalan Veteran, Gresik itu dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman dan Camat Kebomas Miftachul Huda.

Washil Miftachul Rachman mengatakan pertemuan dengan perwakilan perusahaan ini bertujuan untuk mendorong perusahaan-perusahaan di wilayah Kecamatan Kebomas untuk membentuk paguyuban, serta mengajak perusahaan untuk mendukung program pemerintah daerah dalam bentuk CSR untuk penanganan banjir di Kali Lamong.

“Dengan jumlah perusahaan sebanyak 356 perusahaan yang berada di Kecamatan Kebomas, akan sangat membantu Kabupaten Gresik apabila kegiatan CSR-nya dilakukan dalam bentuk normalisasi aliran Kali Lamong yang melintasi Kecamatan Kebomas,”kata mantan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Gresik itu.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menjelaskan banjir luapan Kali Lamong yang terjadi setiap tahunnya merupakan masalah yang belum teratasi. Kali Lamong sendiri merupakan sungai yang melintasi beberapa kecamatan di Kabupaten Gresik. Salah satunya adalah Kecamatan Kebomas yang mana dilewati Kali Lamong sepanjang kurang lebih  9 kilometer.

“Banjir Kali Lamong yang setiap tahun terjadi di Kabupaten Gresik ini menimbulkan banyak kerugian bagi masyarakat, mulai dari gagal panen hingga rusaknya infrastruktur. Kerugian yang besar ini membuat penanganan banjir Kali Lamong menjadi kebijakan prioritas Pemerintah Kabupaten Gresik, maka dari itu kami menawarkan agar dana CSR di perusahaan dapat difokuskan untuk penanganan banjir Kali Lamong, alih-alih digunakan untuk kegiatan sosial ketika banjir,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad itu.

Oleh karenanya, Gus Yani mengajak seluruh perusahaan yang berada di wilayah Kecamatan Kebomas untuk membuat satu Paguyuban yang menaungi perusahaan di wilayah Kecamatan Kebomas sebagai bentuk sinergitas dan kolaborasi untuk kemajuan Kabupaten Gresik.
“Kami melihat adanya peluang kebersamaan gotong royong antara perusahaan dan Pemerintah Daerah untuk mengatasi permasalahan di Kabupaten Gresik.

Dengan membentuk paguyuban, kami mendorong adanya gotong royong untuk mencapai tujuan tidak hanya sosial namun juga menjalin silaturahmi antar perusahaan di wilayah Kecamatan Kebomas serta paguyuban dapat langsung bersinergi dengan pemerintah,” tambah Bupati 36 tahun itu.

Sebelumnya, Pemkab Gresik Pemerintah telah melaksanakan penanganan banjir Kali Lamong di berbagai kecamatan dengan menggandeng perusahaan wilayah tersebut. Pembebasan lahan di wilayah Kecamatan Cerme telah direalisasikan serta normalisasi di beberapa titik telah dilaksanakan dengan menggandeng perusahaan lokal. Pemerintah Kabupaten Gresik sendiri juga telah memfokuskan APBD untuk penanganan Banjir.

Berbagai upaya dilakukan Pemkab Gresik  melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) maupun berkolaborasi bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo yang memiliki wewenang dalam penanganan Kali Lamong. Efek yang nyata dirasakan setelah adanya normalisasi tersebut adalah makin berkurangnya wilayah yang terdampak banjir dan durasi banjir yang semakin menurun sehingga banjir bisa lekas surut. (yad)

Pemkab Ajak Perusahaan Sinergi, Kolaborasi Penanganan Normalisasi Kali Lamong Selengkapnya

Pengurus GPMB Dilantik, Bupati Dorong Tercipta Perpustakaan Digital

GRESIK,1minute.id – Budaya literasi terus kembangkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Caranya, sosialisasi peningkatan Budaya Baca dan Literasi semakin intensif dilakukan. Selain itu, Pemkab Gresik melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik membentuk Pengurus Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB) Gresik. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang mengukuhkan Pengurus GPMB periode 2021-2025 di Gedung Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP) pada Selasa, 13 Desember 2021. Pengukuhan disaksikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman,  Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik Ninik Asrukin, Ketua GPMB Pusat Tjahud Suprajogo,

Sekretaris GPMB Provinsi Jawa Timur Melkion Donald dan Ketua GPMB Gresik Kriswanto Aji. Bupati Fandi Akhmad Yani berharap masifnya penggunaan internet melalui gawai, cara-cara mengembangkan minat baca masyarakat diharapkan bisa berjalan seiring dengan perkembangan zaman. “Kita harus benar-benar berjuang dan fokus dalam usaha peningkatan minat baca masyarakat ini, Insya Allah saudara-saudara yang sudah dilantik hari ini adalah orang-orang yang hebat,”ujar Bupati Yani.

Adanya pandemi Covid-19 yang melanda dunia memaksa perubahan  semua aspek. Perubahan harus diimbangi dengan inovasi. Semua organisasi perangkat daerah (OPD) agar membuat terobosan untuk menghadapi kendala yang ada. “Kepada Kadis Perpustakaan dan Kearsipan saya katakan harus punya terobosan untuk memudahkan masyarakat untuk mencari buku melalui perpustakaan digital misal. Sehingga masyarakat ini bisa mengakses lewat gawai,” katanya. 

Terakhir Bupati Yani menaruh harapan agar sinergi dengan GPMB Provinsi Jawa Timur yang sudah terjalin ini bisa terus terbangun, dan dengan dilantiknya kepengurusan GPMB ini bisa membawa progres yang bagus terhadap minat baca masyarakat Gresik. Karena warisan terbaik yang bisa kita berikan kepada anak cucu kita adalah kebiasaan gemar membaca.

Senada dengan Bupati Yani, Sekretaris Daerah  Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman dalam laporannya juga menegaskan bahwa tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk menumbuh kembangkan minat baca dan literasi pada satuan pendidikan dasar dan pendidikan khusus serta masyarakat khususnya di lingkungan Kabupaten Gresik.

Selain pengangkatan pengurus GPMB periode 2021 – 2025 dan pemberian materi oleh narasumber, dipamerkan juga berbagai hasil produk literasi berupa produk kerajinan dari Perpusdes yang berasal dari berbagai kecamatan yang ada di Kabupaten Gresik, tidak ketinggalan pula unit usaha hasil dari kolaborasi dengan PT. Smelting berupa kain batik serta pojok digital iGresik dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gresik.(yad)

Pengurus GPMB Dilantik, Bupati Dorong Tercipta Perpustakaan Digital Selengkapnya

GKL Banjir, Bupati dan Sekda Susur Drainase. Begini Kondisinya

GRESIK,1minute.id – Banjir di Kota Gresik menjadi perhatian Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Curah hujan yang tinggi membuat sejumlah kawasan di Gresik Kota Lama (GKL) terendam air. Air meluap hingga ke jalan raya hingga di rumah warga.

Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman mendatangi lokasi pascabanjir di sejumlah tempat itu. Antara lain, Boozem Telogo Dendo atau Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) , kawasan perkampungan di Jalan Pahlawan hingga Jalan Samanhudi, Gresik-pusat perdagangan di GKL.

Bupati Fandi Akhmad Yani dan Sekda Gresik Washil-panggilan-Achmad Washil Miftachul Rachman melihat banyak tumpukan sampah. Mulai dari batang pohon, bantal hingga kasur kapuk berada di saluran air yang dangkal dan sebagai lagi dipenuhi tumbuhan tanaman.
Menurut Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani, kondisi drainase saat ini sudah waktunya dilakukan pengerukan karena kondisinya yang dangkal.

“Saya dengar tadi bahwa sekitar lebih dari 20 tahun gorong-gorong ini tidak dikeruk. Maka tak heran setiap musim hujan dating dan saat intensitas hujan tinggi, tempat ini (jalan Samanhudi) pasti banjir,” kata Gus Yani pada Senin, 13 Desember 2021.

Gus Yani megatakan, tahun depan, 2022  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik berencana melakukan pengerukan dan normalisasi di sepanjang drainase area Jalan Samanhudi untuk agar tidak ada lagi kejadian serupa seperti tahun-tahun seebelumnya. “Kalau ini terus dibiarkan, kasihan masyarakat. Ekonomi pasti tergangu. Kami Pemerintah Daerah berusaha semaksimal mungkin menyelesaikan permasalahan yang ada,”katanya. 

DANGKAL : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menunjukkan kondisi saluran drainase di Gresik Kota Lama yang dangkal dan dipenuhi tumbuhan karena puluhan tahun tidak ada normalisasi pada Senin, 13 Desember 2021 (Foto : Prokopim Gresik)

Gus Yani juga menghimbau kepada warga sekitar aliran drainase tidak membuang sampah ke selokan. “Percuma dong kita susah payah melakukan normalisasi tetapi kebiasaan masyarakat  membuang sampah masih sembarangan. Ini berakibat pada penumpukan sampah di saluran air. Seperti yang kita lihat barusan, petugas menemukan kasur dari dalam selokan. Ayo kita saling support, pemerintah yang melakukan perbaikan, masyarakat yang mendukung dan mensupport,” pintanya.

Sementara itu, Sekda Washil mengatakan, bahwa sejumlah bangunan liar diatas saluran juga menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir. “Kami berharap agar dalam beberapa waktu mendatang untuk dilakukan penertiban bangunan liar diatas saluran air tersebut,” ujarnya.

Selain itu, kapasitas bozem yang ada di bawah Gedung Wahana Ekspresi Poseponegoro pada 2022 mendatang juga akan direncanakan untuk penambahan kapasitas. Kita akan lakukan pengerukan pada 2022. “Pak Bupati ingin agar masyarakat tak khawatir lagi apabila musim hujan tiba. Mudah-mudahan ini menjadi solusi yang terbaik untuk masyarakat,” pungkasnya. (yad)

GKL Banjir, Bupati dan Sekda Susur Drainase. Begini Kondisinya Selengkapnya

Pelaku Dihukum, Barang Bukti Disita, Kejari Gresik, Bea Cukai, Pemkab Gresik Musnahkan 106,8 Ribu Batang Rokok Ilegal

GRESIK,1minute.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik memusnahkan 106.800 rokok tanpa cukai di halaman Kantor Korp Adhyaksa Gresik di Jalan Permata, Kompleks Perumahan Graha Bunder Asri, Kecamatan Kebomas pada Rabu, 24 November 2021.

Ribuan batang rokok senilai Rp 97,18 juta itu dimusnahkan dengan cara dibakar dan digilas menggunakan stomewals. Rokok yang dimusnahkan itu berasal dari seorang terpidana. Tidak dijelaskan identitas terpidana perkara rokok ilegal itu.

Pemusnahan dilakukan barang bukti yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap itu dilakukan bersama-sama dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Washil Miftachul Rachman, Kepala BNNK Gresik AKBP Supriyanto, Kasi Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Gresik Nono Mursito, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pemkab Gresik Siti Jaiyaroh, serta Kasat Narkoba Polres Gresik AKP Irwan Tjatur Pambudi, Humas Pengadilan Negeri Gresik Fatkhur Rochman. 

BAKAR ROKOK ILEGAL: Petugas gabungan Kejari Gresik, Pemkab Gresik, Bea Cukai, Pengadilan Negeri Gresik, BNNK Gresik memusnahkan barang bukti sebanyak 106,8 ribu batang rokok ilegal yang telah berkekuatan hukum tetap di halaman Kantor Kejari Gresik pada Rabu, 24 November 2021 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Ada tiga tong tempat pembakaran. Prosesi pembakaran dilakukan bersama-sama dengan para undangan tersebut. Di tempat lainnya, seorang operator stomewals menggilas ribuan rokok itu. Setelah tergilas, rokok yang sudah gepeng itu lalu dimasukkan ke tempat pembakaran hingga menjadi abu. Abu rokok tersebut kemudian di pendam ke tanah. Pemusnahan rokok ilegal itu menegaskan komitmen aparat penegak hukum (APH) untuk melakukan pemberantasan peredaran rokok tanpa cukai di pasaran. 

Pasalnya, peredaran rokok tanpa cukai itu berpotensi merugikan keuangan negara. Selain itu, upaya perlindungan terhadap konsumen. Kepala Kejaksaan Negeri Gresik Heru Winoto menegaskan, ribuan batang rokok itu dilakukan setelah memiliki kekuatan hukum tetap. ”Ada satu perkara yang telah diputus oleh Pengadilan Negeri Gresik,”kata Heru Winoto usai acara pemusnahan barang bukti di kantornya. Rokok Ilegal itu kalau dinominalkan senilai Rp 97,18 juta. ”Kami siap bersinergi, berkolaborasi dengan semua pihak untuk mendukung pemberantasan peredaran rokok ilegal,”tegas Heru Winoto.

PEMUSNAHAN BARANG BUKTI ROKOK ILEGAL: Operator stomewals bersiap menggilas ribuan batang rokok ilegal di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Gresik pada Rabu, 24 November 2021 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Heru kembali menegaskan komitmen Korp Adhyaksa untuk turut menciptakan masyarakat Gresik yang lebih baik. Menekan peredaran rokok tanpa cukai di pasaran. Pemberantasan tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Tapi, harus dilakukan secara bersama-sama, berkolaborasi, bersinergi dengan Pemkab Gresik, Bea Cukai, Kepolisian, BNNK dan Pengadilan Negeri serta rumah tahanan (rutan) Gresik.  ”Kami siap berkoordinasi,”tegasnya.  

Sebelum pemusnahan barang bukti tersebut, Kepala Seksi Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejaksaan Negeri Gresik Nugroho Tanjung mengatakan, barang bukti yang dimusnahkan ini semua telah memiliki kekuatan hukum tetap.  ”Pemusnahan barang bukti yang telah mempunyai kekuatan hokum tetap sampai dengan periode Bulan November 2021,”ujar Nugroho Tanjung dalam laporan tertulisnya. (yad)

Pelaku Dihukum, Barang Bukti Disita, Kejari Gresik, Bea Cukai, Pemkab Gresik Musnahkan 106,8 Ribu Batang Rokok Ilegal Selengkapnya