Kegiatan Belajar Mengajar di UPT SMP Negeri 2 Gresik Gunakan Chromebook 

GRESIK,1minute.id – Libur sekolah awal Ramadan berakhir Kamis besok, 6 Maret 2025. Siswa mulai kembali sekolah. Di UPT SMP Negeri 2 atau  Spenda Gresik, masuk sekolah setelah libur awal Ramadan akan terasa berbeda. Wabil khusus siswa kelas VIII. 

Sebab, siswa di sekolah yang dipimpin oleh Mohammad Salim itu kegiatan belajar mengajar atau KBM menggunakan Chromebook. Google telah menetapkan lembaga pendidikan yang berada di Jalan KH Kholil, Gresik itu, sebagai Kandidat Sekolah Rujukan Google atau KSRG, dan satu-satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Spenda Gresik mendapatkan bantuan atau pinjam pakai sebanyak 30 unit Chromebook dari Hello Indonesia. 

Serah terima puluhan unit chromebook yang menggunakan sistem operasi ChromeOS yang dikembangkan oleh Google itu secara simbolis diserahkan oleh Rose Wanodya, Perwakilan Google Indonesia kepada M. Syahrul Munir, Ketua DPRD Gresik untuk selanjutnya digunakan oleh UPT SMPN 2 Gresik sebagai sarana pembelajaran Google for education oleh peserta didik pada Selasa, 4 Maret 2025.

“Secara resmi mulai pekan depan Spenda telah membuka kegiatan KBM dengan menggunakan chromebook di setiap mata pelajaran. Langkah ini diambil karena seluruh pendidik dan tenaga kependidikan telah bersertifikat Google Level 1,” kata Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim pada Rabu, 5 Maret 2025.

Sebab, puluhan unit chromebook kinyis-kinyis ituharuproses instal dan pemasangan instalasi membutuhkan waktu dua hari. ” Nggeh, Kamis besok proses instalasi sampai Jumat. Senin mulai penggunaan Chromebook,” jelas Salim yang juga pembina Musyawarah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam atau MGMP PAI  SMP Negeri se-Kabupaten Gresik itu. 

Inovasi pembelajaran berbasis digital di Spenda Gresik menggunakan chromebook karena seluruh pendidik dan tenaga kependidikan telah mengantongi sertifikat Google level 1. KBM menggunakan chromebook karena sekolah telah melalui beberapa tahap mulai pelatihan level zero untuk guru dan karyawan sampai level 1 serta lulus ujian sertifikasi dari Google ini berproses kurang lebih 2 bulan lebih.

Sejumlah kalangan memberikan apresiasi kepada Spenda Gresik karena inovasi pembelajaran menggunakan digitalisasi. “Sebagai sekolah pilot project UPT SMPN 2 Gresik diharapkan kedepan nantinya dapat mengimbaskan ilmunya kepada sekolah lain di seluruh Kabupaten Gresik,” harap Ketua DPRD Gresik M. Syahrur Munir diamini anggotanya, Dimas Setio Wicaksono.

Sebelumnya, Kick off SMP Negeri 2 atau Spenda Gresik menjadi Kandidat Sekolah Rujukan Google atau KSRG telah dimulai. Kepala Dinas Pendidikan atau Kadispendik Gresik S.Hariyanto yang secara resmi membuka secara virtual google meeting pada Kamis, 2 Januari 2025.

Spenda Gresik menjadi pioner dan satu-satu lembaga pendidikan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang menjadi KSRG. Sekitar pukul 13.30 WIB kick off KSRG dimulai virtual google meeting dimulai.

Pada kesempatan itu, S.Hariyanto memberikan apresiasi kepada sekolah yang dipimpin oleh Mohammad Salim itu. Ia memberikan motivasi pentingnya lembaga pendidikan mengupdate keilmuan digital untuk peningkatan kualitas pembelajaran sesuai zaman era artiticial intelligence atau kecerdasan buatan alias AI.

“Bangga kepada SMP 2 yang menginisiasi KSRG,” kata S.Hariyanto. Selain itu, S.Hariyanto juga mengucapkan terima kasih kepada Google Jakarta yang telah memilih Spenda sebagai Kandidat Sekolah Rujukan Google pertama di Kabupaten Gresik. 

Selain S.Hariyanto kick off virtual itu diikuti Kristianto, penanggungjawab Google Jakarta dan Yudi dari Sinjai Sulawesi Selatan serta para tenaga pendidik di sekolah berlokasi di Jalan KH.Kholil, Gresik itu. (yad)

Kegiatan Belajar Mengajar di UPT SMP Negeri 2 Gresik Gunakan Chromebook  Selengkapnya

Pekan Depan, Kandidat Sekolah Rujukan Google, SMP Negeri 2 Gresik Gunakan Chromebook untuk KBM 

GRESIK,1minute.id – UPT SMP Negeri atau Spenda Gresik segera menerapkan inovasi pembelajaran berbasis digital. Google telah menetapkan lembaga pendidikan yang berada di Jalan KH Kholil, Gresik itu, sebagai Kandidat Sekolah Rujukan Google atau KSRG, dan satu-satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Untuk mendukung program kandidat Sekolah Rujukan Google, sekolah yang dipimpin oleh Mohammad Salim itu mendapatkan bantuan atau pinjam pakai sebanyak 30 unit Chromebook dari Hello Indonesia. 

Serah terima puluhan unit laptop yang menggunakan sistem operasi ChromeOS yang dikembangkan oleh Google itu secara simbolis diserahkan oleh Rose Wanodya, Perwakilan Google Indonesia 

kepada M. Syahrul Munir, Ketua DPRD Gresik untuk selanjutnya digunakan oleh UPT SMPN 2 Gresik sebagai sarana pembelajaran Google for education oleh peserta didik pada Selasa, 4 Maret 2025.

Acara itu, dihadiri anggota DPRD Gresik Dimas Setio Wicaksono, perwakilan Hello Indonesia Yuda dan para tenaga pendidik di Spenda Gresik yang lolos sertifikasi level 1 dari Google. 

Ketua DPRD Gresik M.Syahrur Munir memberikan apresiasi inovasi pembelajaran yang dikembangkan di SMP Negeri 2 Gresik. “Sebagai sekolah pilot project UPT SMPN 2 Gresik diharapkan kedepan nantinya dapat mengimbaskan ilmunya kepada sekolah lain di seluruh Kabupaten Gresik,” harap Syahrur Munir.

Sementara itu, Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim mengatakan, pihaknya pekan depan secara resmi membuka kegiatan belajar mengajar atau KBM dengan menggunakan laptop Chromebook di setiap mata pelajaran.

“Langkah ini diambil karena seluruh pendidik dan tenaga kependidikan telah bersertifikat Google Level 1,” ujar Salim usai acara pada Selasa, 4 Maret 2025.

FOTO BARENG : Ketua DPRD Gresik M Syahrur Munir(baju safari biru) bersama perwakilan Google Indonesia, Hello Indonesia , Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim (berkopya) usai serah terima 30 chromebook di halaman Spenda pada Selasa, 4 Maret 2025 ( Foto : spenda untuk 1minute.id)

Salim mengatakan, proses pembelajaran menggunakan laptop Chromebook karena sekolah telah melalui beberapa tahapan.. Mulai pelatihan level zero untuk guru dan karyawan sampai level 1 serta lulus ujian sertifikasi dari Google ini berproses kurang lebih 2 bulan lebih.

“Mulai pekan depan Spenda telah membuka kegiatan KBM dengan menggunakan Laptop Chromebook di setiap mata pelajaran,” tegas Salim.

Sebelumnya, Kick off SMP Negeri 2 atau Spenda Gresik menjadi kandidat sekolah rujukan google atau KSRG telah dimulai. Kepala Dinas Pendidikan atau Kadispendik Gresik S.Hariyanto yang secara resmi membuka secara virtual google meeting pada Kamis, 2 Januari 2025.

Spenda Gresik menjadi pioner dan satu-satu lembaga pendidikan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang menjadi KSRG. Sekitar pukul 13.30 WIB kick off KSRG dimulai virtual google meeting dimulai.

Pada kesempatan itu, S.Hariyanto memberikan apresiasi kepada sekolah yang dipimpin oleh Mohammad Salim itu. Ia memberikan motivasi pentingnya lembaga pendidikan mengupdate keilmuan digital untuk peningkatan kualitas pembelajaran sesuai zaman era artiticial intelligence atau kecerdasan buatan alias AI.

“Bangga kepada SMP 2 yang menginisiasi KSRG,” kata S.Hariyanto. Selain itu, S.Hariyanto juga mengucapkan terima kasih kepada Google Jakarta yang telah memilih Spenda sebagai Kandidat Sekolah Rujukan Google pertama di Kabupaten Gresik. 

Selain S. Hariyanto kick off virtual itu diikuti Kristianto, penanggungjawab Google Jakarta dan Yudi dari Sinjai Sulawesi Selatan serta para tenaga pendidik di sekolah berlokasi di Jalan KH.Kholil, Gresik itu. (yad)

Pekan Depan, Kandidat Sekolah Rujukan Google, SMP Negeri 2 Gresik Gunakan Chromebook untuk KBM  Selengkapnya

GPAI SMPN  dan MUI Gresik Sinergi Cegah Kemaksiatan dan Perundungan di Gresik

GRESIK,1minute.id – Musyawarah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam atau MGMP PAI Sekolah Menengah Pertama Negeri atau SMP Negeri se-Kabupaten Gresik menggelar bincang santai dengan Pengurus Majelis Ulama Indonesia atau MUI Gresik.

Dalam bincang santai di Aula Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik, Jawa Timur dalam rangka pencegahan perundungan, kemaksiatan, judi online dikalangan pelajar SMP pada Kamis, 13 Februari 2025.

Acara diikuti sebanyak 60 Guru Pendidikan Agama Islam atau GPAI berdiskusi tentang peran guru agama sebagai bentuk dukungan dalam pendidikan ramah anak. Sekretaris MUI Gresik Makmun memberikan apresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh Pengurus MGMP ini.

Menurut Makmun, dalam Rangka mencegah kemaksiatan dikalangan pelajar tentunya tugas mulia yang harus banyak mendapat dukungan dari semua pihak tak terkecuali orang tua dan masyarakat wajib mengawasi aktifitas lingkungan pertemanan pergaulan anaknya agar tidak terlibat kegiatan negatif khususnya pada saat bulan Suci Ramadan.

Menurut ketua MGMP PAI Suhadak, kegiatan ini akan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Agama di sekolah terlebih GPAI adalah vigur teladan di sekolah. 

Sementara itu, Pembina MGMP PAI juga Kepala UPT SMP Negeri 2 atau Spenda Gresik Mohammad Salim mengharapkan kegiatan tidak terhenti hanya di forum diskusi. ” Kami berharap setelah diskusi ini semua guru PAI langsung eksen praktik langsung untuk menciptakan Suasana Belajar yang aman nyaman dan menyenangkan di SMP masing-masing,” harap Salim yang juga pengurus MUI bidang Pendidikan dan Kaderisasi ini. (yad)

GPAI SMPN  dan MUI Gresik Sinergi Cegah Kemaksiatan dan Perundungan di Gresik Selengkapnya

9 Mahasiswa MBKM UINSA Surabaya Kick Off Asistensi Mengajar di UPT SMP Negeri 2 Gresik 

GRESIK,1minute.id – UPT SMP Negeri 2 atau Spenda Gresik menjadi satu dari lima lokus kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka atau MBKM Universitas Negeri Sunan Ampel atau UINSA Surabaya. 

Kick off asistensi mengajar di satuan pendidikan, MBKM UINSA Surabaya di sekolah berlokasi di Jalan KH.Kholil, Gresik pada Senin, 10 Februari 2025. Sebanyak 9 mahasiswa terdiri dari 5 mahasiswa jurusan Pendidikan Agama Islam atau PAI dan 4 orang jurusan Matematika secara resmi diserahkan oleh koordinator Dosen Pembimbing Lapangan atau DPL Dr. Sutini, perwakilan kampus Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya ke pihak sekolah yang diterima langsung oleh Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim  didampingi Waka Kurikulum Rojak dan Guru pembimbing Ning Choiriyah dan Yani Sriana.

Acara serah terima dilaksanakaan di perpustakaan Sekolah. Dr. Sutini terkesan pada acara penyambutan yang luar biasa oleh sekolah.

“Alhamdulillah Saya ketemu guru-guru hebat. Bapak kepala sekolah yang inspiratif, guru saya dan kakak tingkat di Spenda. Saya titipkan 9 mahasiswa saya untuk dibimbing selama 4 bulan kedepan dan akan kami jemput kembali tanggal 16 Mei 2025 mendatang. Saya berharap anak anak MBKM sukses sehat dan dapat belajar dari sekolah yang luar biasa ini,” kata Dr. Sutini.

Pihak kampus berharap selain asistensi, nantinya mahasiswa akan melanjutkan penelitian skripsi juga di sekolah ini agar dapat memberikan kontribusi baik untuk kemajuan pembelajaran di lembaga masing-masing.

Data yang dihimpun wartawan  1minute.id selain di Spenda Gresik, ada empat lembaga pendidikan lainnya yang menjadi pilihan Kampus UINSA Surabaya untuk menjadi tempat kegiatan asistensi mengajar MBKM yaitu, Raudaltul Athfal  Nahdlatul Ulama RA NU Banin-Banat ; Madrasah Aliyah Negeri atau MAN 1 ; MAN 2 dan UPT SMP Negeri 3 Gresik. (yad)

9 Mahasiswa MBKM UINSA Surabaya Kick Off Asistensi Mengajar di UPT SMP Negeri 2 Gresik  Selengkapnya

Puasa Ramadan Tetap Sekolah. Ini Isi SEB Tiga Menteri

GRESIK,1minute.id – Pemerintah memutuskan selama bulan suci Ramadan 1446 Hijriah/2025 Masehi siswa tetap masuk sekolah. Libur sekolah selama Ramadan hanya wacana.

Berdasarkan surat edaran bersama atau SEB tiga menteri yakni Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah atau Kemendikdasme ;  Menteri Dalam Nageri atau Mendagri ; dan Menteri Agama atau Menag bernomor 2 Tahun 2025 : Nomor 2 Tahun 2025 dan Nomor 400.1/320/SJ tentang Pembelajaran di Bulan Ramadan Tahun 1446 Hijriah/2025 Masehi disebutkan. 

Pembelajaran di bulan Ramadan Tahun 1446 Hijriah 12025 Masehi sesuai dengan kalender pemerintah tentang awal Ramadan, Idulfitri, dan cuti bersama/libur Idulfitri yang dilaksanakan di sekolah/ madrasah/ satuan pendidikan keagamaan diatur sebagai berikut.

a. Tanggal 27 dan 28 Februari serta tanggal 3, 4, dan 5 Maret 2025, kegiatan pembelajaran dilaksanakan secara mandiri di lingkungan keluarga, tempat ibadah, dan masyarakat sesuai penugasan dari sekolah/ madrasah/ satuan pendidikan keagamaan.

b. Tanggal 6 sampai dengan tanggal 25 Maret 2025, kegiatan pembelajaran dilaksanakan di sekolah/ madrasah/ satuan pendidikan keagamaan. “Selain kegiatan pembelajaran, selama bulan Ramadan diharapkan melaksanakan kegiatan yang bermanfaat untuk meningkatkan iman dan takwa, akhlak mulia, kepemimpinan, dan kegiatan sosial yang membentuk karakter mulia dan kepribadian utama,” begitu bunyi SEB tiga menteri tertanggal 20 Januari 2025 itu.

Bagi peserta didik yang beragama Islam dianjurkan melaksanakan kegiatan tadarus Alquran, pesantren kilat, kajian keislaman, dan kegiatan lainnya yang meningkatkan iman, takwa, dan akhlak mulia.

Bagi peserta didik yang beragama selain Islam, dianjurkan melaksanakan kegiatan bimbingan rohani dan kegiatan keagamaan sesuai dengan agama dan kepercayaan masing masing.

Tanggal 26,27, dan 28 Maret serta tanggal 2,3,4,7, dan 8 April 2025, merupakan libur bersama Idulfitri bagi sekolah/madrasah/ satuan pendidikan keagamaan. “Selama libur ldulfitri, peserta didik diharapkan melaksanakan silaturahmi dengan keluarga dan masyarakat untuk meningkatkan persaudaraan dan persatuan,” katanya.

“Kegiatan pembelajaran di sekolah/ madrasah/satuan pendidikan keagamaan dilaksanakan kembali pada tanggal 9 April 2025,” imbuhnya. 

Masih mengutip SEB tiga menteri itu, juga mengatur peran pemerintah daerah, kantor kementerian agama dan orang tua dalam pembelajaran selama Ramadan. 

Peran pemerintah daerah:

1) menyiapkan perencanaan kegiatan pembelajaran selama bulan Ramadan untuk dipedomani oleh sekolah.

2) menyelaraskan waktu pelaksanaan kegiatan pembelajaran di sekolah selama bulan Ramadan.

Peran kantor wilayah Kementerian Agama provinsi/ kantor Kementerian Agama kabupaten/ kota:

1) menyiapkan perencanaan kegiatan pembelajaran selama bulan Ramadan untuk dipedomani madrasah/ satuan pendidikan keagamaan.

2) Menyelaraskan waktu peiaksanaan kegiatan pembelajaran di madrasah/ satuan pendidikan keagamaan selama bulan Ramadan.

Peran orang tua/wali:

1) orang tua/wali membimbing dan mendampingi peserta didik dalam melaksanakan ibadah.

2) memantau peserta didik pada saat melaksanakan kegiatan belajar mandiri.

Demikian Surat Edaran Bersama ini disampaikan untuk menjadi perhatian dan dipergunakan sebagaimana mestinya. (yad)

Puasa Ramadan Tetap Sekolah. Ini Isi SEB Tiga Menteri Selengkapnya

Kick Off Spenda, Sekolah Pertama di Gresik jadi Kandidat Sekolah Rujukan Google Resmi Dimulai

GRESIK,1minute.id– Kick off SMP Negeri 2 atau Spenda Gresik menjadi kandidat sekolah rujukan google atau KSRG telah dimulai. Kepala Dinas Pendidikan atau Kadispendik Gresik S.Hariyanto yang secara resmi membuka secara virtual google meeting pada Kamis, 2 Januari 2025.

Spenda Gresik menjadi pioner dan satu-satu lembaga pendidikan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang menjadi KSRG. Sekitar pukul 13.30 WIB kick off KSRG dimulai virtual google meeting dimulai.

Pada kesempatan itu, S.Hariyanto memberikan apresiasi kepada sekolah yang dipimpin oleh Mohammad Salim itu. Ia memberikan motivasi pentingnya lembaga pendidikan mengupdate keilmuan digital untuk peningkatan kualitas pembelajaran sesuai zaman era artiticial intelligence atau kecerdasan buatan alias AI.

“Bangga kepada SMP 2 yang menginisiasi KSRG,” kata S.Hariyanto.  Selain itu, S.Hariyanto juga mengucapkan terima kasih kepada Google Jakarta yang telah memilih Spenda sebagai Kandidat Sekolah Rujukan Google pertama di Kabupaten Gresik. 

Selain S.Hariyanto kick off virtual itu diikuti Kristianto, penanggungjawab Google Jakarta dan Yudi Ariyanto Latif dari Sinjai Sulawesi Selatan serta para tenaga pendidik di sekolah berlokasi di Jalan KH.Kholil, Gresik itu.

Para guru Spenda Gresik sangat antusias mengikuti acara tersebut. Karena mereka mendapatkan pengalaman dan ilmu baru dari pemateri Kristianto dan dilanjutkan penyampaian meteri oleh Google Coach Trainer Yudi Ariyanto Latif yang juga guru TIK SMP Negeri 3 Sinjai, Sulawesi Selatan. 

Menurut Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim, setelah elaksanaan kick off dilanjutkan pelatihan level zero selama 4 hari. Kemudian, dilanjutkan untuk training google education level 1 dan 2 oleh pihak Google. “Jika semua tahapan sudah dilalui maka pihak Google akan mengundang sekolah untuk mengambil plakat Sekolah Rujukan Google ke Jakarta,” terang Salim pada Jumqt, 3 Januari 2024.

Kandidat Sekolah Rujukan Google atau KSRG merupakan program undangan khusus untuk sekolah negeri yang ditujukan bagi sekolah-sekolah yang tertarik menghadirkan kegiatan pembelajaran inovatif berbasis alat-alat Google for Education.

Menjadi kandidat Sekolah Rujukan Google adalah pencapaian yang signifikan. Banyak sekolah yang telah mengikuti program ini menemukan berbagai manfaat berkat pengakuan dan afirmasi yang diberikan dari program ini. Selain itu, sekolah juga bisa mendapatkan keuntungan lain sebagai berikut:

Branding resmi dan mendapatkan Plakat Kandidat Sekolah Rujukan Google. Selain itu, berkesempatan berpartisipasi dalam acara Kandidat Sekolah Rujukan Google , Kesempatan mempromosikan kisah sukses sekolah di berbagai forum dan Profil sekolah ditampilkan dalam daftar Kandidat Sekolah Rujukan Google. (yad)

Kick Off Spenda, Sekolah Pertama di Gresik jadi Kandidat Sekolah Rujukan Google Resmi Dimulai Selengkapnya

Hari Pertama KBM, UPT SMP Negeri 2 Gresik Gelar Khatmil Quran hingga Sosialisasi 7 Kebiasaan Baru

GRESIK,1minute.id – Libur sekolah semester ganjil yang bertepatan libur akhir tahun berakhir. Hari ini, Kamis. 2 Januari 2024 seluruh siswa di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik mulai masuk sekolah.

Seluruh sekolah telah bersiap menyambut peserta didik. Mulai Sekolah Dasar hingga jenjang sekolah menengah atas atau SD hingga SMA sederajat. Di SMP Negeri 2 atau Spenda Gresik, diantaranya. Ada yang berbeda di sekolah berlokasi di Jalan KH Kholil, Kecamatan/ Kabupaten Gresik, Jawa Timur ini.

Sebuah replika Piala Adiwiya Mandiri, penghargaan tertinggi di bidang lingkungan dari Kementerian Lingkungan Hidup terpajang di halaman sekolah yang dipimpin oleh Mohammad Salim itu. Replika Piala Adiwiyata Mandiri setinggi 2 meter semakin mempercantik taman sekolah yang menjadi kandidat Sekolah Rujukan Google atau KSRG itu. 

Kepala UPT SMP Negeri 2 atau Spenda Gresik Mohammad Salim mengatakan, hari pertama kegiatan belajar mengajar atau KBM semester genap 2025 diawali Khotmil Quran bagi seluruh guru dab siswa muslim.

Khotmil Quran ini dilakukan serentak se Jawa Timur dimulai pukul 07.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB. 

“Khatmil quran diikuti seluruh guru, pengawas, staf dan peserta didik untuk memperingati Hari Amal Bhakti ke-79 Kementerian Agama,” kata Salim pada Kamis, 2 Januari 2025. 

Sementara itu, Wakil Kepala bidang Kurikulum Spenda Gresik Rozak pada kesempatan apel pagi hari pertama KBM melakukan sosialisasi kegiatan terbaru dari Kementerian Pendidikan yakni 7 kebiasaan baru, antara lain, pertama bangun pagi, kedua, Ibadah, ketiga sarapan pagi dan keempat, senam pagi. Kebiasaan baru kelima adalah bermasyarakat, keenam tidur cepat dan terakhir, menyanyikan lagu Indonesia Raya.

“Juga kebiasaan yang baik lainnya berdoa awal pelajaran selain 3S (senyum, salam dan sapa),” kata Rozak dihadapan ratusan siswa kelas VII hingga IX di halaman sekolah.

Sehari sebelum masuk sekolah telah melakukan persiapan bersama para petugas kebersihan didampingi koordinator lingkungan melakukan penyemprotan anti nyamuk ( fogging dan penyemprotan anti Rayap di tiap ruang kelas dan sudut sekolah untuk antisipasi nyamuk DB serangan rayap.

“Selain itu, juga menguras dan mbersihkan toilet, melengkapi fasilitas ibadah dan kantin dan mempercantik taman depan serta pengecatan sekolah,” terang Mohammad Salim yang hobi menulis itu. (yad)

Hari Pertama KBM, UPT SMP Negeri 2 Gresik Gelar Khatmil Quran hingga Sosialisasi 7 Kebiasaan Baru Selengkapnya

Ribuan Calon Siswa Tidak Tertampung di SMP Negeri, Ini Kata Kadispendik Gresik

GRESIK,1minute.id – Bila sekolah dasar negeri di Gresik, Jawa Timur mulai kalah bersaing dengan sekolah madrasah atau sekolah swasta. Sebaliknya, Sekolah Menengah Pertama Negeri atau SMP Negeri di Gresik masih menjadi pilihan utama bagi wali murid maupun calon siswa.

Dinas Pendidikan atau Dispendik Gresik masih belum miliki rencana menambah sekolah di jenjang SMP Negeri ini. Jenjang SMP Negeri saat berjumlah 35 sekolah ; SMP swasta berjumlah 87 lembaga pendidikan.

Merujuk data Penerimaan Peserta Didik Baru 2024 Dispendik Gresik, calon siswa tidak bisa tertampung di SMP Negeri jumlah 2.961 orang. Rinciannya, jalur afirmasi kuota 1.123, pendaftar 1.736 siswa dan diterima 1.053 siswa ; jalur perpindahan orang tua kuota 373, pendaftar 167 , diterima 166 ; jalur zonasi kuota 4.420, pendaftar 5.573, diterima 4.062 ; dan jalur prestasi kuota 2.281, pendaftar 2.583, diterima 1.837 anak.

“Pada PPBD tahun depan, jalur zonasi kemungkinan tetap ada. Tapi, prosentase kami masih menunggu permendiknasmen,” ujar Kepala Bidang atau Kabid Pengelolaan Pendidikan Dasar Dispendik Gresik Sunikan mendampingi Kepala Dinas Pendidikan atau Kadispendik Gresik S.Hariyanto dalam Refleksi akhir tahun di Ruang Ainul Yaqin lantai 2 Kantor Dispendik Gresik pada Senin, 30 Desember 2024.

Wakil Presiden Gibran Rakabumi Raka sempat mewacanakan penghapusan jalur zonasi pada PPDB. Saat ini, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah atau Kemendikdasmen melakukan pengkajian. Banyak pihak yang menganggap jalur zonasi masih relevan untuk mendorong pemerataan kualitas dan fasilitas pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Gresik S.Hariyanto mengatakan, tidak ada lagi sekolah favorit di Gresik. Karena semua calon peserta didik mendapatkan kesempatan yang sama untuk masuk sekolah negeri. Di Kota Gresik, terdapat empat SMP Negeri yakni SMP Negeri 1 Gresik di Jalan Jaksa Agung Suprapto ; SMP Negeri 2 Gresik berlokasi di Jalan KH Kholil, Gresik ; SMP Negeri 3 Gresik di Jalan Arif Rahman Hakim, Gresik dan SMP Negeri 4 Gresik di Jalan Proklamasi, Gresik. “Saat ini, tidak ada istilah sekolah favorit,” kata S.Hariyanto. (yad)

Ribuan Calon Siswa Tidak Tertampung di SMP Negeri, Ini Kata Kadispendik Gresik Selengkapnya

UPT SMP Negeri 2 Gresik, Kandidat Sekolah Rujukan Google, Pertama di Gresik

GRESIK,1minute.id – UPT SMP Negeri 2 Gresik kick off penerapan kandidat sekolah rujukan google atay KSRG. Sekolah dipimpin oleh Mohammad Salim ini, adalah satu-satu sekolah jenjang Sekolah Menengah Pertama atau SMP di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.

“Mohon doa restu semoga berjalan sukses dan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran peserta didik untuk bijak menggunakan media sosial,” ujar Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim pada Rabu, 18 Desember 2024.

Spenda, kata Salim, berkomitmen menjadi Sekolah Rujukan Google dalam rangka mendukung program pemerintah kabupaten atau Pemkab Gresik yaitu Gresik Cerdas. Pada 14 Oktober 2024 mengadakan studi tiru ke SMP Negeri 3 Madiun, sekolah yang sudah lebih dulu menerapkan pembelajaran berbasis Google. 

“Pada 2 Januari 2025 sebanyak 17 guru atau tenaga pendidik akan memulai workshop guna sertifikasi Google level 0 dan dilanjutkan menuju Level 1 bersama pihak google,” terang Salim yang juga penulis itu.

Kandidat Sekolah Rujukan Google atau KSRG merupakan program undangan khusus untuk sekolah negeri yang ditujukan bagi sekolah-sekolah yang tertarik menghadirkan kegiatan pembelajaran inovatif berbasis alat-alat Google for Education.

Menjadi kandidat Sekolah Rujukan Google  adalah pencapaian yang signifikan. Banyak sekolah yang telah mengikuti program ini menemukan berbagai manfaat berkat pengakuan dan afirmasi yang diberikan dari program ini. Selain itu, sekolah juga bisa mendapatkan keuntungan lain sebagai berikut:

Branding resmi dan mendapatkan Plakat Kandidat Sekolah Rujukan Google. Selain itu, berkesempatan berpartisipasi dalam acara Kandidat Sekolah Rujukan Google , Kesempatan mempromosikan kisah sukses sekolah di berbagai forum dan Profil sekolah ditampilkan dalam daftar Kandidat Sekolah Rujukan Google. (yad)

UPT SMP Negeri 2 Gresik, Kandidat Sekolah Rujukan Google, Pertama di Gresik Selengkapnya

Ini Tips Liburan Menyenangkan dan Bermanfaat bagi Siswa UPT SMP Negeri 2 Gresik 

GRESIK,1minute.id – Menjelang liburan akhir semester ganjil, ratusan siswa UPT SMP Negeri 2 atau Spenda Gresik mendapatkan tausiyah dari Aiptu Edi Purnomo.

Kepala Unit Profesi dan Pengamanan Polisi Sektor Gresik Kota, Polres Gresik ini mengingatkan kepada seluruh siswa di sekolah yang dipimpin oleh Mohammad Salim tidak merayakan libur Natal dan Tahun Baru atau Nataru yang dapat merugikan diri sendiri, orang tua maupun sekolah. 

“Rayakan liburan sekolah dengan bahagia dan bermanfaat,” kata Aiptu Edi Purnomo dalam apel Pembekalan Akhir Semester Menjelang Libur Nataru di halaman sekolah berlokasi di Jalan KH.Kholil, Kecamatan/Kabupaten Gresik pada Selasa, 17 Desember 2024.

Lalu kegiatan apa yang bisa membuat liburan sekolah menjadi menyenangkan, bahagia dan bermanfaat bagi peserta didik? Ini tips dari Aiptu Edi Purnomo. 

Para pelajar hendaknya :

1. Menjaga diri untuk tidak terlibat dalam kegiatan yang merugikan diri sendiri dan keluarga seperti gangster, tawuran pelajar, narkoba, balap liar dan hal hal yang merusak citra sekokah

2. Manfaatkan waktu liburan dengan kegiatan positif seperti meningkatkan ibadah dan membantu  keluarga

3. Mawasdiri memilih teman karena jika salah dalam pertemanan anak-anak akan merugi 

4. Selama Nataru akan ada operasi lilin maka jika belum cukup usia tidak boleh membawa kendaraan bermotor, apalagi kendaraan modifikasi / brong.

Sementara itu, Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim mengatakan, sejumlah kegiatan telah disusun menjelang penerimaan rapor siswa. “Ada khotmil quran, bimbingan baca tulis Al Quran TBTQ (tuntas baca tulis quran) dan pembinaan akhlaq dan kedisiplinan Peserta didik,” kata Salim. (yad)

Ini Tips Liburan Menyenangkan dan Bermanfaat bagi Siswa UPT SMP Negeri 2 Gresik  Selengkapnya