Wabup Gresik : Nakes Tidak Boleh Bedakan Status Pasien, Utamakan 3S atau Mundur

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus memperbaiki pelayanan program Universal Health Coverage (UHC). Salah satu program Nawa Karsa, Bupati-Wakil Bupati, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah yang dilaunching pada September 2022 lalu.

Program pelayanan kesehatan gratis bagi warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik cukup menggunakan nomor induk kependudukan (NIK). Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, bidang kesehatan, salah satu bidang yang paling banyak disorot oleh masyarakat. 

Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah meminta agar Puskesmas bisa terus melakukan inovasi dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Apalagi dengan sudah berjalannya program Universal Health Coverage (UHC). Bu Min berharap puskesmas bisa memanfaatkan secara maksimal untuk masyarakat.

“Puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat harus memberikan pelayanan paripurna,” kata Bu Min di dampingi Kepala Dinas  Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah dalam kunjungan kerja dalam rangka pembinaan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di Puskesmas Menganti pada Selasa, 17 Januari 2022. 

Pembinaan kepada tenaga kesehatan (nakes) ini diikuti oleh Kepala Puskesmas Menganti Estu Tanjungsari dan Kepala Puskesmas Kepatihan Herlyati Nur Hidayati serta tenaga medis, paramedis, analis kesehatan dan apoteker ini, Bu Min melanjutkan program UHC sudah berjalan kurang lebih tiga bulan, masih banyak kendala yang ditemui di lapangan. Ia berharap kendala yang muncul secepatnya bisa mendapatkan solusi.

Bu Min mengingatkan kepada para nakes dalam memberikan pelayanan  kepada masyarakat tidak boleh membeda-bedakan fisik ataupun status masyarakat. Semuanya harus dilayani sama baiknya dengan mengutamakan 3S, yakni, senyum, sapa dan salam. 

“Sebagai nakes sekaligus ASN, kita harus sadar bahwa kita adalah pelayan masyarakat. Seperti sumpah panjenengan semua, untuk bersedia kapan pun dibutuhkan oleh masyarakat. Sehingga kalau dalam pelayanannya masih saja tidak ramah, sebaiknya mundur saja dari nakes,” tegas wakil Bupati perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu. 

Bu Min menegaskan, arahan ini tidak hanya berlaku untuk puskesmas wilayah Menganti saja. Namun juga seluruh Puskesmas yang ada di wilayah Kabupaten Gresik. Dalam kesempatan itu, terungkap sejumlah persoalan kerap membuat pelayanan tidak maksimal.

Diantaranya, warga datang ke tempat pelayanan tanpa membawa identitas diri. Selain itu, banyak bayi usia diatas tiga bulan tidak memiliki NIK karena belum tercatat di kartu keluarga (KK). Berdasarkan aturan bayi diatas 3 bulan tidak boleh menggunakan NIK orang tuanya. 

Menanggapi hal tersebut, Bu Min dan Kadinkes memberikan arahan untuk kasus semacam ini dilakukan pelayanan terlebih dahulu, sambil di catat datanya untuk di kroscek pada desa masing-masing. Namun, harapannya tentu masyarakat bisa lebih sadar tentang pentingnya memiliki dokumen kependudukan. Apalagi dengan berbagai kemudahan dalam mengurus dokumen tersebut.

“Akan kita sampaikan kepada kepala desa untuk bisa membantu mem follow up terkait dokumen kependudukan warganya. Sehingga kedepan, hal semacam ini tidak menghambat kinerja  panjenengan semua,” pungkas Bu Min. (yad)

Wabup Gresik : Nakes Tidak Boleh Bedakan Status Pasien, Utamakan 3S atau Mundur Selengkapnya

Sosok Ibu Sangat Istimewa dan Mulia,  Wabup Gresik :  Ikhlas, Pahala Melebihi Laki-laki

GRESIK,1minute.id – “Pendidikan seorang anak dan keharmonisan keluarga berawal dari seorang ibu, maka kemuliaan inilah yang menjadikan pahala kita lebih banyak dibanding laki-laki. Akan tetapi, untuk mencapai kemuliaan itu, maka kita seorang ibu juga dituntut untuk selalu ikhlas dalam menjalaninya,” tutur Wakil Bupati (Wabup) Gresik Aminatun Habibah mengawali sambutan dalam Tahlil Akbar dan Peringatan Hari Ibu di Masjid Jama’atul Ikhwan, Kelurahab Kemuteran, Gresik pada Minggu, 8 Januari 2023.

Penyelenggara acara itu adalah Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Gresik. Acara itu dihadiri seluruh PAC Muslimat NU dan Pimpinan Ranting (PR) Muslimat NU Kemuteran, Gresik. Bu Min melanjutkan, untuk menjadi seorang ibu yang ikhlas dibutuhkan sebuah komitmen yang serius. Tidak mudah terpengaruh dengan emosi, menjadi hal yang penting untuk diperhatikan.

“Jangan sampai jadi ibu yang durhaka pada anaknya, seperti kasus ibu yang merebut menantu tempo hari. Itu perbuatan yang sangat tercela, lebih-lebih bagi seorang ibu,” Bu Min yang juga Ketua Bu Nyai Gresik itu.

Maka, Bu Min mengharapkan, dengan diperingatinya Hari Ibu, menjadi sebuah motivasi dan pengingat kepada seluruh anggota Muslimat NU untuk menjadi wantita yang berkualitas. Baik di bidang rohani, sosial, kesehatan, dan perekonomian.

“Maka saya dan pak bupati juga terus membantu perkembangan Muslimat NU di Gresik. Seperti usulan penyediaan lahan kantor, jaminan kesehatan menggunakan Universal Health Coverage (UHC), dan dukungan kepada UMKM lewat Bank Gresik,” ujarnya.

Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Gresik Hj. Aliyah Ghozali menambahkan dirinya bersama seluruh Muslimat NU se-Kabupaten Gresik, akan kompak berupaya melakukan berbagai macam peningkatan. “Disamping kita terus memperbanyak anggota, kita juga akan meningkatkan kualitas pendidikannya, agamanya, kesehatannya, dan yang lain sehingga kita dapat menjadi menjadi organisasi perempuan NU yang berkualitas.” ujarnya.

Sebagai bentuk penghargaan, Bu Min bersama Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kecamatan Gresik Dewi Misturoh, memberikan hadiah kepada beberapa sesepuh PAC Muslimat NU Kecamatan Gresik. Hadiah tersebut diberikan atas loyalitas menjadi anggota Muslimat NU Gresik selama bertahun-tahun. (yad)

Sosok Ibu Sangat Istimewa dan Mulia,  Wabup Gresik :  Ikhlas, Pahala Melebihi Laki-laki Selengkapnya

Fubamio Dimulai, Wabup Gresik ; Bermain Fair Play , Semoga Muncul Talenta-talenta Muda baru

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah membuka Turnamen Futsal Basket SMA Muhammadiyah 10 (SMAMIO) Gresik pada Sabtu, 7 Januari 2023. Turnamen Futsal Basket ke-6 ini digelar di lapangan indoor, Gedung Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP) di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik. 

Turnamen mengusung tema Play With Passion, Spirit To Be Champion”, Fubamio ini berlangsung selama lebih sebulan. Yakni, 7 Januari sampai 15 Februari 2023 diikuti 

80 tim dari SMP dan SMA Negeri/Swasta se-Jawa Timur.  Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah berharap Fubamio ini bisa muncul talenta-talenta baru di bidang olahraga di Kabupaten Gresik.

“Saya mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya acara yang luar biasa ini, utamanya dalam pencarian anak-anak kita yang punya skill dalam futsal dan basket,” ujar Bu Min, sapaan Wabup Aminatun Habibah mengawali sambutannya.

Wakil Bupati pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik juga menyapa peserta turnamen itu. Ia pun berpesan kepada seluruh peserta dan official yang bertanding untuk tetap menjunjung fsir play. Menjaga sportivitas, sehingga tercipta pertandingan yang kompetitif dan membangun.

“Semua yang datang hari ini adalah juara. Dan semoga lewat turnamen-turnamen seperti ini, bisa muncul atlet-atlet muda yang mampu mengharumkan nama Jawa Timur dalam kancah olahraga,” pungkasnya.

Fubamio merupakan kegiatan tahunan yang digelar oleh SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik. Namun, lantaran pandemi Covid-19 gelaran turnamen rutin ini terpaksa terhenti 2 tahun. Kali terterakhir digelar pada 2020. Tahun ini, Fubamio ke-6 peserta membludak. Sebanyak 80 tim dari SMP dan SMA negeri/swasta se-Jawa Timur.

Pembukaan turnamen ini dihadiri Pimpinan Daerah Muhammadiyah Gresik Dodik Priyambada, Kepala Disparekrafbudpora Gresik Syaifudin Ghozali, serta Ketua Umum Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbassi)  Gresik Erry Bramasto, dan Ketua PSSI  Gresik Rofiqi. (yad)

Fubamio Dimulai, Wabup Gresik ; Bermain Fair Play , Semoga Muncul Talenta-talenta Muda baru Selengkapnya

Dua Siswa Bawean Raih Penghargaan Pelajar Terpercaya Diri Nasional

GRESIK,1minute.id – Dua siswi asal Pulau Bawean, Kabupaten Gresik mendapatkan penghargaan sebagai Pelajar Terpercaya Diri dalam Jambore Pelajar Teladan Bangsa IX 2022 di Jakarta. Mendengar hal tersebut, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengundang mereka berdua ke kantornya pada Kamis, 5 Januari 2023.

Dua siswi tersebut adalah, Dwi Kurniawati, 17,  dan Eka Laila Wahyuni, 17. Keduanya siswi Madrasah Aliyah (MA) Umar Mas’ud, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik. 

Sebelumnya mereka berdua telah mengikuti Jambore selama empat hari, pada 27 – 30 Desember 2022. Bertemakan “Pelajar dan Peran Aktif Pencegahan Kekerasan di Era Digital”, agenda ini diikuti 100 peserta dari 59 kota/kabupaten se Indonesia.

Atas prestasi yang ditorehkan, Bu Min, sapaan akrab, memberikan apresiasi berupa uang pembinaan yang diberikan secara langsung. Bu Min juga mengharapkan, agar mereka berdua menjadi contoh untuk para pelajar di Gresik. Terutama dalam bidang pengembangan diri sehingga dapat berprestasi dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Mudah-mudahan akan banyak pelajar yang berprestasi seperti kedua adik-adik ini. Tidak hanya di bidang ini (pencegahan kekerasan era digital), tapi juga di bidang yang lain. Yang penting kita memiliki keinginan untuk maju dan berkembang untuk berprestasi kedepannya,” ujar Bu Min.

Dwi Kurniawati juga mengatakan, sebelumnya dia dan temannya merasa cukup minder ketika tiba di Jakarta. Mereka menganggap pelajar di sana memiliki keunggulan dalam ilmu dan pengalaman.

“Meskipun kami berasal dari kepulauan yang jauh, tapi kami juga bertekad untuk selalu percaya diri sehingga bisa mendapatkan ilmu yang sama dan bisa berprestasi di kancah nasional,” ucap Dwi. Mereka juga berkata akan berusaha menciptakan lingkungan belajar yang bagus di Bawean. Sehingga, para pelajar di sana bisa mendapatkan ilmu yang tidak kalah dengan pelajar di luar pulau. (yad)

Dua Siswa Bawean Raih Penghargaan Pelajar Terpercaya Diri Nasional Selengkapnya

Refleksi Akhir Tahun 2022 , Kabupaten Gresik Bangun Pondasi Hadapi Tantangan Masa Depan

GRESIK,1minute.id – Duet Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik bakal memasuki tahun ketiga pada 26 Februari 2023 nanti. Bupati dan Wakil Bupati Gresik terpilih hasil pemilihan Bupati (Pilbup) Gresik pada 2020 ditengah wabah Covid-19. 

Tahun 2022 ini, wabah yang memasuki tahun ketiga. Wabah yang telah memporak-porandakan semua aspek kehidupan manusia di muka bumi ini. Ekonomi, sosial dan budaya, termasuk di Kabupaten Gresik.Pemerintah pusat juga belum ada tanda-tanda mencabut penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Selama hampir dua tahun, konsentrasi Pemkab Gresik berfokus melakukan penanganan Wabah bermula dari Wuhan, Tiongkok. Penanganan penyelamatan jiwa hingga pemulihan ekonomi pascapademi ini.

Sinergi Pemkab Gresik bersama TNI, Polri dan semua stakeholder mengatasi pandemi hingga saat ini pandemi bisa dikatakan terkendali. Pada 2022 menjadi pondasi kokoh Pemkab Gresik, untuk menyongsong tantangan pada tahun 2023 dan tahun-tahun yang akan datang. Selama 2022, berbagai program dasar telah  dijalankan oleh Gus Yani dan Bu Min beserta semua jajarannya.

Sejumlah program itu, diantaranya, berkolaborasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Gresik dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan program Universal Health Coverage (UHC) buah kerja sama dengan BPJS Kesehatan. Kemudian, pendirian  Rumah Vokasi, pertama di Indonesia hasil kerja sama Pemkab Gresik dengan HIPMI, Apindo, dan Kadin Indonesia, yang bergerak di bidang peningkatan kualitas SDM dalam hubungannya dengan penyerapan tenaga kerja.

Upaya-upaya peningkatan kualitas SDM juga memberikan efek positif. Angka pengangguran terbuka tahun 2022 tercatat mengalami penurunan menjadi 7,84 % dibandingkan 2020 sebesar 8,21%. Arus investasi masuk ke Gresik juga mengalami tren kenaikan setelah kebijakan kemudahan birokrasi. Pada triwulan ketiga investasi yang masuk senilai Rp 20, 79 triliun. Disamping itu, Kabupaten Gresik juga ditunjuk menjadi salah satu “tuan rumah” proyek strategis nasional yakni kawasan industri JIIPE yang diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo.

Sektor UMKM menjadi perhatian khusus, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah. Bersama Bea Cukai Gresik, Pemkab Gresik mengadakan pelatihan dan pendampingan UMKM hingga bisa Berani ekspor. Hasilnya, beragam produk agropolitan baik mangga dan jeruk nipis, hingga rotan dan produk makanan olahan sudah “terbang” di pasar dunia.

“Kita turun ketuk pintu rumah pelaku UMKM, kita lihat barangnya, ambil sampling, lalu kita bantu perizinannya, Nomor Induk Berusaha (NIB) sampai dengan pasarnya sehingga Alhamdulillah bisa berjalan,” ujar Gus Yani menggambarkan strategi jemput bola untuk kemajuan UMKM Gresik.

Tahun 2022 juga menjadi momen penting bagi Kabupaten Gresik ditengah isu ketahanan pangan. Sebut saja Kampung Bandeng dan kawasan “Food Estate” berbasis mangga yang diresmikan pula oleh Presiden Joko Widodo. Semua ini disinergi dengan dukungan program PKK, dalam penguatan keluarga untuk mengatasi masalah pangan dan kaitannya dengan penurunan stunting.

Penanggulangan bencana banjir Kali Lamong juga menjadi suatu program yang direalisasikan Gus Yani dan Bu Min tahun 2022. Bersama Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWS) sebagai pihak yang berwenang, Pemkab Gresik terus mengupayakan normalisasi Kali Lamong, pembangunan tanggul di kanan dan kiri aliran sungai serta pembebasan lahan dalam upaya pengendalian banjir Kali Lamong. 

Dalam pelaksanaannya, selain menggunakan APBD, Pemkab Gresik juga mengetuk kesadaran perusahaan/industri sekitar untuk bersama-sama gotong royong dalam pendanaan program normalisasi.

Pendampingan Pemkab Gresik terhadap kelompok masyarakat rentan nyata terlihat lewat berbagai Bansos yang disalurkan. Berdasar Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang update, masyarakat dapat menerima Bansos baik yang berasal dari APBN maupun APBD. Pemkab Gresik memiliki program PKH Inklusif dengan jumlah masyarakat penerima sebanyak 500 kelompok disabilitas, dan 1.950 kelompok lansia. Pada tahun 2022 total anggarannya sendiri sudah disediakan sebesar Rp. 4,9 miliar.

Upaya tidak akan menghianati hasil. Secara makro tercatat, pada tahun 2022 Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 77,16 %. Angka stunting mampu turun hingga lebih dari 10 %, dan indeks kemiskinan menjadi 11,6 % setelah berada di angka 12,42% tahun sebelumnnya.

Semua upaya dan keberhasilan tahun 2022 tidak lepas dari kerja kolektif semua pihak. Kerap dikatakan Gus Yani dan Bu Min dalam berbagai kesempatan, pencapaian dan prestasi yang diraih semata-mata adalah untuk kesejahteraan masyarakat. “Penghargaan demi penghargaan bukan merupakan tujuan utama, yang terpenting adalah kesejahteraan masyarakat Kabupaten Gresik,” ujar Bu Min. (yad)

Refleksi Akhir Tahun 2022 , Kabupaten Gresik Bangun Pondasi Hadapi Tantangan Masa Depan Selengkapnya

Cegah Anak Drop Out, Dinsos Gresik Pastikan Anak Usia Sekolah Masuk DTKS 2023 Dapat KIP

GRESIK,1minute.id – Dinas Sosial akan melakukan akselarasi untuk mencegah terjadinya anak putus sekolah di Kabupaten Gresik. Anak drop out sekolah karena orang tua tidak mampu membiayainya. 

“Dinsos akan memastikan anak usia sekolah dalam DTKS semuanya mendapatkan Kartu Indonesia Pintar (KIP). Tahun 2023 nanti,” ujar Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Gresik dr Ummi Khoiroh dalam Sosialisasi Regulasi Perbup No. 70 tahun 2022 tentang Penerima Manfaat Bantuan La0ngsung Tunai dan Peningkatan Kerja yang dibiayai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT) tahun 2022 di salah satu rumah pada Kamis, 29 Desember 2022.

Sosialisasi Perbup bersama awak media ini dibuka oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dengan menghadirkan dua narasumber yakni dr Ummi Khoiroh dan Kepala Bagian Hukum Setkab Gresik Muhammad Rum Pramudya. 

Ummi melanjutkan, Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sebagai pintu awal penerimaan Bansos. Bansos dari pemerintah pusat hingga pemerintah Kabupaten (Pemkab). Ia berharap peran serta insan pers untuk turut serta mengawasi pelaksanaannya di lapangan. Dengan adanya masukan dan informasi dari pers, diharapkan DTKS dan Bansos tepat sasaran dan mengangkat kualitas hidup masyarakat rentan.

“Hingga saat ini, sebanyak 31 ribu penduduk yang masuk dalam DTKS semuanya sudah masuk Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan -Kartu Indonesia Sehat (PBI JK – KIS),” katanya. Sebelumnya, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, insan media yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, mampu “memotret” dan menyampaikan berbagai permasalahan di masyarakat kepada Pemerintah Kabupaten Gresik. Apalagi terhadap masyarakat rentan, dan hubungannya dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Masalah DTKS dan masyarakat rentan ini kewenangannya ada di pemerintah desa masing-masing. Disinilah peran Pers yang dalam kesehariannya ada di masyarakat, untuk bisa membantu memastikan masyarakat rentan benar-benar bisa masuk di DTKS,” ujar Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu. (yad)

Cegah Anak Drop Out, Dinsos Gresik Pastikan Anak Usia Sekolah Masuk DTKS 2023 Dapat KIP Selengkapnya

Pemkab Gresik dan Rumah Vokasi Gelar Pelatihan Teknis Baja Ringan di SMK Sunan Giri Menganti 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik berkolaborasi dengan Rumah Vokasi Gresik menggelar pelatihan bagi siswa SMK di tiga tempat. Gresik Utara, Selatan dan Kota. Program peningkatan kualitas angkatan kerja bagi siswa kejuruan digelar di SMK Sunan Giri, Menganti pada Kamis, 22 Desember 2022.

Pelatihan teknis baja ringan yang diikuti 40 siswa di sekolah yang dipimpin oleh Syafi’i itu menggandeng Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) serta Kamar Dagang Indonesia (Kadin) ini dibuka oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. Pemateri pelatihan menghadirkan dari Himpunan Aplikator Indonesia.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah  berpesan para siswa bisa dengan aktif mengikuti kegiatan pelatihan hingga usai.

“Acara ini sudah dilaksanakan di tiga tempat. Yang pertama di wilayah utara.  Hari ini (Kamis,Red) secara bersamaan dilaksanakan di wilayah selatan (SMK Sunan Giri, Menganti) dan di kota. Lewat kegiatan ini diharapkan nanti anak-anak memiliki kompetensi di bidang baja ringan,” ungkap Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah. 

Setiap pelatihan diikuti oleh 40 peserta. Hasil akhirnya akan didapat sebanyak 120 siswa dengan kompetensi khusus bidang baja ringan. Langkah berikutnya, Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu, memotivasi peserta untuk mengikuti  sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) di bidang baja ringan.

“Ini yang diminta oleh perusahaan, selain juga menjadi suatu pintu kesempatan untuk bisa bekerja mandiri. Sehingga harapannya nanti anak-anak tidak sekedar melihat saja, melainkan mengamati dan mempraktekkan. Nantinya waktu sertifikasi bisa lolos,” terangnya.

Pelatihan ini dihadiri Ketua Dewan Pengarah Rumah Vokasi Indonesia,  Ketua Umum Himpunan Aplikator Indonesia Bambang Roni, dan Pengarah Rumah Vokasi Juyana.

Sementara itu, Kepala SMK Sunan Giri Menganti Safi’i menyambut baik saat sekolahnya didapuk menjadi tuan rumah kegiatan pelatihan. “Seperti yang disampaikan Bu Min, kami sangat mendukung diadakannya pelatihan-pelatihan untuk anak-anak kami. Semoga ini bisa semakin meningkatkan kualitas SMK di Kabupaten Gresik,” katanya. (yad)

Pemkab Gresik dan Rumah Vokasi Gelar Pelatihan Teknis Baja Ringan di SMK Sunan Giri Menganti  Selengkapnya

Kisah Anjun Sunarsih Bersama 3 Anak,  Salah Satu Anak Mengidap ODGJ, Wabup Gresik : Dinsos Gresik Berikan Bantuan Mesin Jahit 

GRESIK,1minute.id – Anjun Sunarsih, satu dari sekian perempuan tangguh asal Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Ia seorang single parent. Janda berusia 56 tahun itu menjadi tulang punggung bagi tiga anaknya. Tiga anak Anjun itu bernama Ika Arnita, 35 ; Muhammad Arif Budiono, 29 dan bungsu perempuan berinisial NA, 26. 

Anak pertama dan kedua telah lulus sekolah menengah atas. Namun, mereka belum bekerja. Sedangkan, bungsu berinisial NA, tidak sempat mengenyam pendidikan. Ia diduga kuat mengidap orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari itu, Anjun Sunarsih bekerja sebagai buruh jahit konveksi. Penghasilan pun tidak menentu. Kadang mendapatkan upah Rp 12 ribu sehari

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah yang mendengar kabar Anjun, salah satu warganya  berjuang sendiri untuk menghidupi tiga anaknya mendatangi rumah Anjun di Jalan Kapt. Darmo Sugondo, Kelurahan Indro, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Rabu, 21 Desember 2022.

Sekitar pukul 16.00 WIB, Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah tiba rumah Anjun yang sederhana itu. Ia didampingi Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Gresik Ummi Khoiroh, Camat Kebomas Moch Jusuf Ansyori dan Lurah Indro serta sejumlah relawan.

Bu Min dan Ummi Khoiroh disambut hangat oleh Anjun Sunarsih. Di rumah berlantai plesteran semen itu, Bu Min dan Ummi Khoiroh kemudian menuju salah satu kamar di rumah bercat pink tanpa plafon itu. Pintu kamar terbuka. Namun, Bu Min dan Ummi Khoiroh memilih tidak masuk kamar tersebut. Sebab, anak bungsu berinisial NA itu diduga kuat masuk kategori orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). 

Gadis berusia 25 tahun itu pernah dirawat di RSJ Menur Surabaya. Saat ini, NA menjalani rawat jalan di puskesmas setempat. Beberapa menit Bu Min dan Ummi Khoiroh mengamati anak bungsu Anjun yang tidur-tiduran di dalam kamar sendiri. Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu beberapa kali mencoba menyapa anak bungsu Anjun tersebut. Gadis berinisial NA itu tidak meresponnya.

Kondisi tersebut membuat NA belum pernah mengenyam pendidikan formal hingga berusia 26 tahun. Bukan pekerjaan mudah bagi Anjun Sunarsih. Puluhan tahun Anjun Sunarsih, menjadi ibu sekaligus kepala keluarga. Anjun yang tidak lulus sekolah dasar (SD) hanya berprofesi sebagai buruh jahit baju konveksi yang penghasilan tidak menentu. 

DIALOG : Wabup Gresik Aminatun Habibah mendengarkan cerita Anjun Sunarsih dan dua dari 3 anaknya pada Rabu, 21 Desember 2022. ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Meski, keluarga Anjun telah tercover bantuan dari pemerintah. Termasuk biaya perawatan si bungsu, NA. Hanya seorang ibu yang sabar, telaten dan memiliki jiwa kasih sayang yang luar biasa bisa.  Apalagi, ketika si bungsu kumat. Anjun yang menenangkan anaknya tersebut. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, tujuan mengujungi ke rumah Anjun di Kelurahan Indro karena mendapat kabar ketiga anak mengalami ODGJ. Karena itulah, pihaknya mendatangi rumah untuk memastikan kondisi ketiga anak tersebut. Bu Min menyempatkan bercengkramah dengan Ika Arnita dan Muhammad Arif Budiono. Hanya si anak bungsu tidak diajak bicara. Karena masuk ODGJ.

“Ternyata sehat. Tapi, memang belum bekerja,” kata Bu Min. Saat ini, Ika, anak sulung sehari-hari bekerja membuat manik-manik di rumah.  “Tapi, honornya tidak seberapa,” terang Ketua Bu Nyai Nusantara Kabupaten Gresik itu. 

SERAHKAN BANTUAN : Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menyerahkan bantuan uang dan sembako kepada Anjun Sunarsih, ibu tiga anak, salah satu mengidap ODGJ di Kelurahan Indro, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Rabu, 21 Desember 2022 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Bu Min melanjutkan, Dinas Sosial (Dinsos) Gresik ingin mengirim ke tempat pelatihan supaya mereka bisa mandiri. Sehingga tidak bergantung kerja di perusahaan. Selain itu, kunjung Wabup Aminatun Habibah itu juga bagian dari peringatan Hari Ibu, yang diperingati setiap 22 Desember, besok itu. 

Bu Min memberikan apresiasi kepada Anjun Sunarsih yang dianggap seorang ibu pekerja keras. Membesarkan, merawat dan memberikan nafkah dan kasih sayang kepada ketiga buah hatinya. “Ibunya seorang pekerja keras, ikut konveksi meskipun mesin jahit masih pinjaman. Mudah-mudahan dinsos bisa memberikan bantuan alatnya (mesin jahit),” harapnya.

Sementara itu, Anjun Sunarsih mengaku sangat senang bisa bertemu dengan Wabup Gresik Aminatun Habibah. Apalagi kedatangan tersebut juga memberikan sejumlah bantuan. Selain uang tunai, Bu Min juga memberikan bantuan sembako dari Wilmar Gresik. “Alhamdulilah, senang bisa bertemu bu wabup,” katanya.  (yad)

Kisah Anjun Sunarsih Bersama 3 Anak,  Salah Satu Anak Mengidap ODGJ, Wabup Gresik : Dinsos Gresik Berikan Bantuan Mesin Jahit  Selengkapnya

Bandar Grissee Resmi Dilaunching,  Wabup Gresik : Ikon Budaya dan Toleransi di Indonesia 

GRESIK,1minute.id – Destinasi wisata baru dilaunching oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada Jumat sore, 16 Desember 2022. Destinasi anyar itu bernama Bandar Grissee. Tempat hangout itu berpusat di Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Bedilan, Kecamatan / Kabupaten Gresik. 

Bandar Grissee menambah khazanah baru bagi masyarakat Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik dan Indonesia. Sebab, Bandar Grissee menyajikan nuansa lain. Ada nuansa religi, budaya dan edukasi. Wisatawan bisa mengunjungi tempat-tempat destinasi itu di Gresik Kota Lama (GKL). Untuk mengunjungi destinasi yang ada di Bandar Grissee tidak cukup sehari. Karena itu, rangkaian launching Bandar Grissee ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menggelar selama 3 hari, Jumat sampai Minggu, 16-18 Desember 2022. 

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sholahuddin Sandiaga Uno dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri puncak launching Bandar Grissee pada Minggu, 18 Desember 2022.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, Bandar Grissee akan menjadi salah satu ikon budaya dan toleransi terbaik di Kabupaten Gresik dan Indonesia. “Kami merasa bangga, karena Bandar Grissee ini punya banyak sekali keunikan. Salah satunya adalah budaya dan toleransi. Karena disini kita diapit oleh tiga kawasan yang berbeda sejak dulu. Ada Kampung Arab, Kampung Pecinan, dan Kampung Kolonial yang memiliki kebudayaan yang berbeda,” ujarnya. Tentu saja, Kampung pribumi. 

Menurut beberapa literatur, Bandar Grissee sendiri sudah ada sejak sekitar tahun 1.400 M, merujuk pada zaman Sunan Giri. Dinamakan Bandar karena lokasinya yang  dekat dengan pelabuhan. Sedangkan Grissee yang merujuk pada sebutan Gresik saat zaman kolonial. Perancangan tempatnya sendiri berdasarkan potret gambar yang telah ada sejak dulu.

Tampak hadir di acara launching Bandar Grissee yang dipusatkan di Gardu Suling ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olah Raga (Disparekrafbudpora) Gresik Syaifuddin Ghozali, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah dan Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S.Hariyanto. Serta, perwakilan perusahaan dan para Pegiat kebudayaan di Kota Santri ini. 

Dalam pembukaan kali ini juga diserahkan hadiah lomba kontes videografi yang digelar beberapa waktu lalu. Dengan Juara I Ahmad Kholilullah dengan judul “Bandar Grissee”, Juara II Arendra Afriansyah dengan judul “Melekat Kisah Peradaban”, Juara III Muhammad Fathurrochman dengan judul “Kota Kita Bandar Grissee”. (yad)

Bandar Grissee Resmi Dilaunching,  Wabup Gresik : Ikon Budaya dan Toleransi di Indonesia  Selengkapnya

Kadin Gresik Gandeng IHK Tier Jerman Gelar Pelatihan Pelatih Kerja Internasional Versi Dasar 

GRESIK,1minute.id – Kamar dagang dan Industri (Kadin)  Indonesia Kabupaten Gresik dan Jawa Timur serta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menggelar Pelatihan Pelatih Kerja Internasional Versi Dasar (AdAIB) di Poedak Galery pada Senin, 12 Desember 2022.

Pelatihan selama seminggu diikuti 19 peserta ini menggandeng IHK Trier (Kadin) Jerman ini dibuka oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. Pelatihan kali ketiga yang dilakukan oleh Kadin Gresik dalam kurun waktu setahun terakhir ini sebagai  program peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kota Industri-julukan lain-Kabupaten Gresik ini.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, kegiatan pelatihan ini merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Gresik untuk memberikan kesempatan masyarakat untuk mengupdate keterampilan sehingga bisa relevan dengan kebutuhan perusahaan. Saat ini, Pelatihan Pelatih Kerja Internasional Versi Dasar (AdAIB). 

“Seperti yang kita tahu, Gresik adalah Kota industri. Disamping itu, pada tahun 2022 investasi di Gresik juga cukup tinggi. Ini artinya bahwa Kabupaten Gresik ini akan membutuhkan banyak sumber daya manusia yang mumpuni,” ungkap Bu Min-sapaan-Wabup Gresik Aminatun Habibah itu.

Ia melanjutkan dengan adanya rancanga  peraturan daerah (raperda)  Penyelenggarakan Ketenagakerjaan, maka saat ini yang harus benar-benar disiapkan adalah kompetensi SDM. “Jangan sampai kesempatan yang ada, tidak bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Gresik lantaran kompetensinya yang belum mumpuni. Lantas, kesempatan tersebut akhirnya diambil oleh masyarakat wilayah lain,” ujarnya.

Ketua  Kadin Jatim Adik Dwi Putranto menambahkan, Kabupaten Gresik sangat strategis dan dengan banyaknya investasi dan industri yang muncul di sini. “Tujuan kegiatan kita hari ini adalah untuk memperoleh tenaga kerja yang betul-betul kompeten. Yang melatih nanti dari IHK Tier Jerman, dan yang menguji juga dari Jerman. Oleh karena itu, nantinya sertifikat yang diterima peserta juga bertaraf internasional, berstandar Jerman,” tegasnya.

Diikuti oleh 19 peserta, pelatihan ini akan berjalan mulai tanggal 12 – 18 Desember 2022. Sejatinya, kegiatan pelatihan bersama IHK Tier Jerman hari ini merupakan kali ketiga diadakan di Kabupaten Gresik. 

Sementara itu, Ketua Kadin Gresik Choirul Rizal berharap, peserta setelah mendapatkan sertifikat Pelatih Kerja Internasional Versi Dasar, diharapkan peserta bisa melanjutkan mengikuti pelatihan sehingga mendapatkan sertifikat master training. “Semoga pelatihan ini bisa berjalan lancar dan hasilnya bisa membanggakan,” harap Rizal. (yad)

Kadin Gresik Gandeng IHK Tier Jerman Gelar Pelatihan Pelatih Kerja Internasional Versi Dasar  Selengkapnya