Refleksi Akhir Tahun 2022 , Kabupaten Gresik Bangun Pondasi Hadapi Tantangan Masa Depan

GRESIK,1minute.id – Duet Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik bakal memasuki tahun ketiga pada 26 Februari 2023 nanti. Bupati dan Wakil Bupati Gresik terpilih hasil pemilihan Bupati (Pilbup) Gresik pada 2020 ditengah wabah Covid-19. 

Tahun 2022 ini, wabah yang memasuki tahun ketiga. Wabah yang telah memporak-porandakan semua aspek kehidupan manusia di muka bumi ini. Ekonomi, sosial dan budaya, termasuk di Kabupaten Gresik.Pemerintah pusat juga belum ada tanda-tanda mencabut penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Selama hampir dua tahun, konsentrasi Pemkab Gresik berfokus melakukan penanganan Wabah bermula dari Wuhan, Tiongkok. Penanganan penyelamatan jiwa hingga pemulihan ekonomi pascapademi ini.

Sinergi Pemkab Gresik bersama TNI, Polri dan semua stakeholder mengatasi pandemi hingga saat ini pandemi bisa dikatakan terkendali. Pada 2022 menjadi pondasi kokoh Pemkab Gresik, untuk menyongsong tantangan pada tahun 2023 dan tahun-tahun yang akan datang. Selama 2022, berbagai program dasar telah  dijalankan oleh Gus Yani dan Bu Min beserta semua jajarannya.

Sejumlah program itu, diantaranya, berkolaborasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Gresik dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan program Universal Health Coverage (UHC) buah kerja sama dengan BPJS Kesehatan. Kemudian, pendirian  Rumah Vokasi, pertama di Indonesia hasil kerja sama Pemkab Gresik dengan HIPMI, Apindo, dan Kadin Indonesia, yang bergerak di bidang peningkatan kualitas SDM dalam hubungannya dengan penyerapan tenaga kerja.

Upaya-upaya peningkatan kualitas SDM juga memberikan efek positif. Angka pengangguran terbuka tahun 2022 tercatat mengalami penurunan menjadi 7,84 % dibandingkan 2020 sebesar 8,21%. Arus investasi masuk ke Gresik juga mengalami tren kenaikan setelah kebijakan kemudahan birokrasi. Pada triwulan ketiga investasi yang masuk senilai Rp 20, 79 triliun. Disamping itu, Kabupaten Gresik juga ditunjuk menjadi salah satu “tuan rumah” proyek strategis nasional yakni kawasan industri JIIPE yang diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo.

Sektor UMKM menjadi perhatian khusus, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah. Bersama Bea Cukai Gresik, Pemkab Gresik mengadakan pelatihan dan pendampingan UMKM hingga bisa Berani ekspor. Hasilnya, beragam produk agropolitan baik mangga dan jeruk nipis, hingga rotan dan produk makanan olahan sudah “terbang” di pasar dunia.

“Kita turun ketuk pintu rumah pelaku UMKM, kita lihat barangnya, ambil sampling, lalu kita bantu perizinannya, Nomor Induk Berusaha (NIB) sampai dengan pasarnya sehingga Alhamdulillah bisa berjalan,” ujar Gus Yani menggambarkan strategi jemput bola untuk kemajuan UMKM Gresik.

Tahun 2022 juga menjadi momen penting bagi Kabupaten Gresik ditengah isu ketahanan pangan. Sebut saja Kampung Bandeng dan kawasan “Food Estate” berbasis mangga yang diresmikan pula oleh Presiden Joko Widodo. Semua ini disinergi dengan dukungan program PKK, dalam penguatan keluarga untuk mengatasi masalah pangan dan kaitannya dengan penurunan stunting.

Penanggulangan bencana banjir Kali Lamong juga menjadi suatu program yang direalisasikan Gus Yani dan Bu Min tahun 2022. Bersama Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWS) sebagai pihak yang berwenang, Pemkab Gresik terus mengupayakan normalisasi Kali Lamong, pembangunan tanggul di kanan dan kiri aliran sungai serta pembebasan lahan dalam upaya pengendalian banjir Kali Lamong. 

Dalam pelaksanaannya, selain menggunakan APBD, Pemkab Gresik juga mengetuk kesadaran perusahaan/industri sekitar untuk bersama-sama gotong royong dalam pendanaan program normalisasi.

Pendampingan Pemkab Gresik terhadap kelompok masyarakat rentan nyata terlihat lewat berbagai Bansos yang disalurkan. Berdasar Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang update, masyarakat dapat menerima Bansos baik yang berasal dari APBN maupun APBD. Pemkab Gresik memiliki program PKH Inklusif dengan jumlah masyarakat penerima sebanyak 500 kelompok disabilitas, dan 1.950 kelompok lansia. Pada tahun 2022 total anggarannya sendiri sudah disediakan sebesar Rp. 4,9 miliar.

Upaya tidak akan menghianati hasil. Secara makro tercatat, pada tahun 2022 Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 77,16 %. Angka stunting mampu turun hingga lebih dari 10 %, dan indeks kemiskinan menjadi 11,6 % setelah berada di angka 12,42% tahun sebelumnnya.

Semua upaya dan keberhasilan tahun 2022 tidak lepas dari kerja kolektif semua pihak. Kerap dikatakan Gus Yani dan Bu Min dalam berbagai kesempatan, pencapaian dan prestasi yang diraih semata-mata adalah untuk kesejahteraan masyarakat. “Penghargaan demi penghargaan bukan merupakan tujuan utama, yang terpenting adalah kesejahteraan masyarakat Kabupaten Gresik,” ujar Bu Min. (yad)

Refleksi Akhir Tahun 2022 , Kabupaten Gresik Bangun Pondasi Hadapi Tantangan Masa Depan Selengkapnya

Cegah Anak Drop Out, Dinsos Gresik Pastikan Anak Usia Sekolah Masuk DTKS 2023 Dapat KIP

GRESIK,1minute.id – Dinas Sosial akan melakukan akselarasi untuk mencegah terjadinya anak putus sekolah di Kabupaten Gresik. Anak drop out sekolah karena orang tua tidak mampu membiayainya. 

“Dinsos akan memastikan anak usia sekolah dalam DTKS semuanya mendapatkan Kartu Indonesia Pintar (KIP). Tahun 2023 nanti,” ujar Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Gresik dr Ummi Khoiroh dalam Sosialisasi Regulasi Perbup No. 70 tahun 2022 tentang Penerima Manfaat Bantuan La0ngsung Tunai dan Peningkatan Kerja yang dibiayai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT) tahun 2022 di salah satu rumah pada Kamis, 29 Desember 2022.

Sosialisasi Perbup bersama awak media ini dibuka oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dengan menghadirkan dua narasumber yakni dr Ummi Khoiroh dan Kepala Bagian Hukum Setkab Gresik Muhammad Rum Pramudya. 

Ummi melanjutkan, Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sebagai pintu awal penerimaan Bansos. Bansos dari pemerintah pusat hingga pemerintah Kabupaten (Pemkab). Ia berharap peran serta insan pers untuk turut serta mengawasi pelaksanaannya di lapangan. Dengan adanya masukan dan informasi dari pers, diharapkan DTKS dan Bansos tepat sasaran dan mengangkat kualitas hidup masyarakat rentan.

“Hingga saat ini, sebanyak 31 ribu penduduk yang masuk dalam DTKS semuanya sudah masuk Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan -Kartu Indonesia Sehat (PBI JK – KIS),” katanya. Sebelumnya, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, insan media yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, mampu “memotret” dan menyampaikan berbagai permasalahan di masyarakat kepada Pemerintah Kabupaten Gresik. Apalagi terhadap masyarakat rentan, dan hubungannya dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Masalah DTKS dan masyarakat rentan ini kewenangannya ada di pemerintah desa masing-masing. Disinilah peran Pers yang dalam kesehariannya ada di masyarakat, untuk bisa membantu memastikan masyarakat rentan benar-benar bisa masuk di DTKS,” ujar Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu. (yad)

Cegah Anak Drop Out, Dinsos Gresik Pastikan Anak Usia Sekolah Masuk DTKS 2023 Dapat KIP Selengkapnya

Pemkab Gresik dan Rumah Vokasi Gelar Pelatihan Teknis Baja Ringan di SMK Sunan Giri Menganti 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik berkolaborasi dengan Rumah Vokasi Gresik menggelar pelatihan bagi siswa SMK di tiga tempat. Gresik Utara, Selatan dan Kota. Program peningkatan kualitas angkatan kerja bagi siswa kejuruan digelar di SMK Sunan Giri, Menganti pada Kamis, 22 Desember 2022.

Pelatihan teknis baja ringan yang diikuti 40 siswa di sekolah yang dipimpin oleh Syafi’i itu menggandeng Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) serta Kamar Dagang Indonesia (Kadin) ini dibuka oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. Pemateri pelatihan menghadirkan dari Himpunan Aplikator Indonesia.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah  berpesan para siswa bisa dengan aktif mengikuti kegiatan pelatihan hingga usai.

“Acara ini sudah dilaksanakan di tiga tempat. Yang pertama di wilayah utara.  Hari ini (Kamis,Red) secara bersamaan dilaksanakan di wilayah selatan (SMK Sunan Giri, Menganti) dan di kota. Lewat kegiatan ini diharapkan nanti anak-anak memiliki kompetensi di bidang baja ringan,” ungkap Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah. 

Setiap pelatihan diikuti oleh 40 peserta. Hasil akhirnya akan didapat sebanyak 120 siswa dengan kompetensi khusus bidang baja ringan. Langkah berikutnya, Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu, memotivasi peserta untuk mengikuti  sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) di bidang baja ringan.

“Ini yang diminta oleh perusahaan, selain juga menjadi suatu pintu kesempatan untuk bisa bekerja mandiri. Sehingga harapannya nanti anak-anak tidak sekedar melihat saja, melainkan mengamati dan mempraktekkan. Nantinya waktu sertifikasi bisa lolos,” terangnya.

Pelatihan ini dihadiri Ketua Dewan Pengarah Rumah Vokasi Indonesia,  Ketua Umum Himpunan Aplikator Indonesia Bambang Roni, dan Pengarah Rumah Vokasi Juyana.

Sementara itu, Kepala SMK Sunan Giri Menganti Safi’i menyambut baik saat sekolahnya didapuk menjadi tuan rumah kegiatan pelatihan. “Seperti yang disampaikan Bu Min, kami sangat mendukung diadakannya pelatihan-pelatihan untuk anak-anak kami. Semoga ini bisa semakin meningkatkan kualitas SMK di Kabupaten Gresik,” katanya. (yad)

Pemkab Gresik dan Rumah Vokasi Gelar Pelatihan Teknis Baja Ringan di SMK Sunan Giri Menganti  Selengkapnya

Kisah Anjun Sunarsih Bersama 3 Anak,  Salah Satu Anak Mengidap ODGJ, Wabup Gresik : Dinsos Gresik Berikan Bantuan Mesin Jahit 

GRESIK,1minute.id – Anjun Sunarsih, satu dari sekian perempuan tangguh asal Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Ia seorang single parent. Janda berusia 56 tahun itu menjadi tulang punggung bagi tiga anaknya. Tiga anak Anjun itu bernama Ika Arnita, 35 ; Muhammad Arif Budiono, 29 dan bungsu perempuan berinisial NA, 26. 

Anak pertama dan kedua telah lulus sekolah menengah atas. Namun, mereka belum bekerja. Sedangkan, bungsu berinisial NA, tidak sempat mengenyam pendidikan. Ia diduga kuat mengidap orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari itu, Anjun Sunarsih bekerja sebagai buruh jahit konveksi. Penghasilan pun tidak menentu. Kadang mendapatkan upah Rp 12 ribu sehari

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah yang mendengar kabar Anjun, salah satu warganya  berjuang sendiri untuk menghidupi tiga anaknya mendatangi rumah Anjun di Jalan Kapt. Darmo Sugondo, Kelurahan Indro, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Rabu, 21 Desember 2022.

Sekitar pukul 16.00 WIB, Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah tiba rumah Anjun yang sederhana itu. Ia didampingi Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Gresik Ummi Khoiroh, Camat Kebomas Moch Jusuf Ansyori dan Lurah Indro serta sejumlah relawan.

Bu Min dan Ummi Khoiroh disambut hangat oleh Anjun Sunarsih. Di rumah berlantai plesteran semen itu, Bu Min dan Ummi Khoiroh kemudian menuju salah satu kamar di rumah bercat pink tanpa plafon itu. Pintu kamar terbuka. Namun, Bu Min dan Ummi Khoiroh memilih tidak masuk kamar tersebut. Sebab, anak bungsu berinisial NA itu diduga kuat masuk kategori orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). 

Gadis berusia 25 tahun itu pernah dirawat di RSJ Menur Surabaya. Saat ini, NA menjalani rawat jalan di puskesmas setempat. Beberapa menit Bu Min dan Ummi Khoiroh mengamati anak bungsu Anjun yang tidur-tiduran di dalam kamar sendiri. Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu beberapa kali mencoba menyapa anak bungsu Anjun tersebut. Gadis berinisial NA itu tidak meresponnya.

Kondisi tersebut membuat NA belum pernah mengenyam pendidikan formal hingga berusia 26 tahun. Bukan pekerjaan mudah bagi Anjun Sunarsih. Puluhan tahun Anjun Sunarsih, menjadi ibu sekaligus kepala keluarga. Anjun yang tidak lulus sekolah dasar (SD) hanya berprofesi sebagai buruh jahit baju konveksi yang penghasilan tidak menentu. 

DIALOG : Wabup Gresik Aminatun Habibah mendengarkan cerita Anjun Sunarsih dan dua dari 3 anaknya pada Rabu, 21 Desember 2022. ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Meski, keluarga Anjun telah tercover bantuan dari pemerintah. Termasuk biaya perawatan si bungsu, NA. Hanya seorang ibu yang sabar, telaten dan memiliki jiwa kasih sayang yang luar biasa bisa.  Apalagi, ketika si bungsu kumat. Anjun yang menenangkan anaknya tersebut. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, tujuan mengujungi ke rumah Anjun di Kelurahan Indro karena mendapat kabar ketiga anak mengalami ODGJ. Karena itulah, pihaknya mendatangi rumah untuk memastikan kondisi ketiga anak tersebut. Bu Min menyempatkan bercengkramah dengan Ika Arnita dan Muhammad Arif Budiono. Hanya si anak bungsu tidak diajak bicara. Karena masuk ODGJ.

“Ternyata sehat. Tapi, memang belum bekerja,” kata Bu Min. Saat ini, Ika, anak sulung sehari-hari bekerja membuat manik-manik di rumah.  “Tapi, honornya tidak seberapa,” terang Ketua Bu Nyai Nusantara Kabupaten Gresik itu. 

SERAHKAN BANTUAN : Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menyerahkan bantuan uang dan sembako kepada Anjun Sunarsih, ibu tiga anak, salah satu mengidap ODGJ di Kelurahan Indro, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Rabu, 21 Desember 2022 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Bu Min melanjutkan, Dinas Sosial (Dinsos) Gresik ingin mengirim ke tempat pelatihan supaya mereka bisa mandiri. Sehingga tidak bergantung kerja di perusahaan. Selain itu, kunjung Wabup Aminatun Habibah itu juga bagian dari peringatan Hari Ibu, yang diperingati setiap 22 Desember, besok itu. 

Bu Min memberikan apresiasi kepada Anjun Sunarsih yang dianggap seorang ibu pekerja keras. Membesarkan, merawat dan memberikan nafkah dan kasih sayang kepada ketiga buah hatinya. “Ibunya seorang pekerja keras, ikut konveksi meskipun mesin jahit masih pinjaman. Mudah-mudahan dinsos bisa memberikan bantuan alatnya (mesin jahit),” harapnya.

Sementara itu, Anjun Sunarsih mengaku sangat senang bisa bertemu dengan Wabup Gresik Aminatun Habibah. Apalagi kedatangan tersebut juga memberikan sejumlah bantuan. Selain uang tunai, Bu Min juga memberikan bantuan sembako dari Wilmar Gresik. “Alhamdulilah, senang bisa bertemu bu wabup,” katanya.  (yad)

Kisah Anjun Sunarsih Bersama 3 Anak,  Salah Satu Anak Mengidap ODGJ, Wabup Gresik : Dinsos Gresik Berikan Bantuan Mesin Jahit  Selengkapnya

Bandar Grissee Resmi Dilaunching,  Wabup Gresik : Ikon Budaya dan Toleransi di Indonesia 

GRESIK,1minute.id – Destinasi wisata baru dilaunching oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada Jumat sore, 16 Desember 2022. Destinasi anyar itu bernama Bandar Grissee. Tempat hangout itu berpusat di Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Bedilan, Kecamatan / Kabupaten Gresik. 

Bandar Grissee menambah khazanah baru bagi masyarakat Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik dan Indonesia. Sebab, Bandar Grissee menyajikan nuansa lain. Ada nuansa religi, budaya dan edukasi. Wisatawan bisa mengunjungi tempat-tempat destinasi itu di Gresik Kota Lama (GKL). Untuk mengunjungi destinasi yang ada di Bandar Grissee tidak cukup sehari. Karena itu, rangkaian launching Bandar Grissee ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menggelar selama 3 hari, Jumat sampai Minggu, 16-18 Desember 2022. 

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sholahuddin Sandiaga Uno dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri puncak launching Bandar Grissee pada Minggu, 18 Desember 2022.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, Bandar Grissee akan menjadi salah satu ikon budaya dan toleransi terbaik di Kabupaten Gresik dan Indonesia. “Kami merasa bangga, karena Bandar Grissee ini punya banyak sekali keunikan. Salah satunya adalah budaya dan toleransi. Karena disini kita diapit oleh tiga kawasan yang berbeda sejak dulu. Ada Kampung Arab, Kampung Pecinan, dan Kampung Kolonial yang memiliki kebudayaan yang berbeda,” ujarnya. Tentu saja, Kampung pribumi. 

Menurut beberapa literatur, Bandar Grissee sendiri sudah ada sejak sekitar tahun 1.400 M, merujuk pada zaman Sunan Giri. Dinamakan Bandar karena lokasinya yang  dekat dengan pelabuhan. Sedangkan Grissee yang merujuk pada sebutan Gresik saat zaman kolonial. Perancangan tempatnya sendiri berdasarkan potret gambar yang telah ada sejak dulu.

Tampak hadir di acara launching Bandar Grissee yang dipusatkan di Gardu Suling ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olah Raga (Disparekrafbudpora) Gresik Syaifuddin Ghozali, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah dan Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S.Hariyanto. Serta, perwakilan perusahaan dan para Pegiat kebudayaan di Kota Santri ini. 

Dalam pembukaan kali ini juga diserahkan hadiah lomba kontes videografi yang digelar beberapa waktu lalu. Dengan Juara I Ahmad Kholilullah dengan judul “Bandar Grissee”, Juara II Arendra Afriansyah dengan judul “Melekat Kisah Peradaban”, Juara III Muhammad Fathurrochman dengan judul “Kota Kita Bandar Grissee”. (yad)

Bandar Grissee Resmi Dilaunching,  Wabup Gresik : Ikon Budaya dan Toleransi di Indonesia  Selengkapnya

Kadin Gresik Gandeng IHK Tier Jerman Gelar Pelatihan Pelatih Kerja Internasional Versi Dasar 

GRESIK,1minute.id – Kamar dagang dan Industri (Kadin)  Indonesia Kabupaten Gresik dan Jawa Timur serta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menggelar Pelatihan Pelatih Kerja Internasional Versi Dasar (AdAIB) di Poedak Galery pada Senin, 12 Desember 2022.

Pelatihan selama seminggu diikuti 19 peserta ini menggandeng IHK Trier (Kadin) Jerman ini dibuka oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. Pelatihan kali ketiga yang dilakukan oleh Kadin Gresik dalam kurun waktu setahun terakhir ini sebagai  program peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kota Industri-julukan lain-Kabupaten Gresik ini.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, kegiatan pelatihan ini merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Gresik untuk memberikan kesempatan masyarakat untuk mengupdate keterampilan sehingga bisa relevan dengan kebutuhan perusahaan. Saat ini, Pelatihan Pelatih Kerja Internasional Versi Dasar (AdAIB). 

“Seperti yang kita tahu, Gresik adalah Kota industri. Disamping itu, pada tahun 2022 investasi di Gresik juga cukup tinggi. Ini artinya bahwa Kabupaten Gresik ini akan membutuhkan banyak sumber daya manusia yang mumpuni,” ungkap Bu Min-sapaan-Wabup Gresik Aminatun Habibah itu.

Ia melanjutkan dengan adanya rancanga  peraturan daerah (raperda)  Penyelenggarakan Ketenagakerjaan, maka saat ini yang harus benar-benar disiapkan adalah kompetensi SDM. “Jangan sampai kesempatan yang ada, tidak bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Gresik lantaran kompetensinya yang belum mumpuni. Lantas, kesempatan tersebut akhirnya diambil oleh masyarakat wilayah lain,” ujarnya.

Ketua  Kadin Jatim Adik Dwi Putranto menambahkan, Kabupaten Gresik sangat strategis dan dengan banyaknya investasi dan industri yang muncul di sini. “Tujuan kegiatan kita hari ini adalah untuk memperoleh tenaga kerja yang betul-betul kompeten. Yang melatih nanti dari IHK Tier Jerman, dan yang menguji juga dari Jerman. Oleh karena itu, nantinya sertifikat yang diterima peserta juga bertaraf internasional, berstandar Jerman,” tegasnya.

Diikuti oleh 19 peserta, pelatihan ini akan berjalan mulai tanggal 12 – 18 Desember 2022. Sejatinya, kegiatan pelatihan bersama IHK Tier Jerman hari ini merupakan kali ketiga diadakan di Kabupaten Gresik. 

Sementara itu, Ketua Kadin Gresik Choirul Rizal berharap, peserta setelah mendapatkan sertifikat Pelatih Kerja Internasional Versi Dasar, diharapkan peserta bisa melanjutkan mengikuti pelatihan sehingga mendapatkan sertifikat master training. “Semoga pelatihan ini bisa berjalan lancar dan hasilnya bisa membanggakan,” harap Rizal. (yad)

Kadin Gresik Gandeng IHK Tier Jerman Gelar Pelatihan Pelatih Kerja Internasional Versi Dasar  Selengkapnya

Pemkab Gresik Raih Predikat Baik di Ajang Penghargaan Meritokrasi 2022 dari KASN

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresikl meraih predikat “BAIK”, dalam Anugerah Meritokrasi tahun 2022 dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Penghargaan diterima Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah di Jakarta pada Kamis, 8 Desember 2022. Wabup Aminatun Habibah didampingi  Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Gresik Nasriyah.

Pencapaian ini merupakan bentuk komitmen Pemkab Gresik, dalam pemenuhan kebutuhan akan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang profesional dan berkualitas. Tujuan tersebut dicapai dengan penerapan sistem merit dalam manajemen ASN di lingkungan Pemkab Gresik.  

Menurut Wabup Gresik Aminatun Habibah, penghargaan merupakan apresiasi sekaligus motivasi bagi Kabupaten Gresik untuk terus melakukan perbaikan ke depan. Penerapan sistem merit merupakan pelaksanaan amanat undang-undang nomor 5 tahun ASN.

Lewat sistem merit, kebijakan dan manajemen ASN akan didasarkan pada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja yang diberlakukan secara adil dan wajar tanpa diskriminasi. Penerapan sistem merit ini memiliki fungsi yang penting, ini karena penerapannya akan membuat SDM terdorong untuk berprestasi kerja.

Ketua KASN Prof. Agus Pramusinto, menyebutkan, periode kali ini pihaknya menetapkan 174 instansi pemerintah yang memperoleh kategori pelaksanaan sistem merit “Sangat Baik” dan “Baik”. Adapun rinciannya, terdiri atas 30 instansi pemerintah yang meraih kategori “Sangat Baik” dan 144 peraih predikat “Baik”.

“Keberhasilan instansi pemerintah dalam mencapai penerapan sistem merit kategori “Baik” dan “Sangat Baik” merupakan buah dari kerja keras seluruh jajaran di instansi pemerintah yang sudah berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan dalam manajemen ASN-nya. Selain itu, keberhasilan tersebut juga merupakan hasil dari komitmen instansi pemerintah untuk terus berkoordinasi dan berkolaborasi melakukan pembinaan dengan KASN dan Instansi paguyuban dalam menerapkan sistem merit,” ucap Agus dalam sambutannya.

Sementara itu, Menteri Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB), Abdullah Azwar Anas, mengapresiasi segenap instansi pemerintah yang telah berhasil mendapatkan predikat baik dan sangat baik implementasi sistem merit.

“Saya ingin mengucapkan selamat dan sukses bagi 174 instansi pemerintah baik kementerian atau lembaga atau pemerintah daerah yang telah ditetapkan KASN untuk mendapatkan penghargaan sistem merit dengan predikat sangat baik dan baik. Saya sangat mengapresiasi komitmen ini. Mudah-mudahan teman-teman yang mendapatkan predikat baik dan sangat baik akan menularkan kepada pemda dan instansi atau lembaga yang penilaiannya masih buruk atau kurang baik dan seterusnya,” urai Menteri Anas.

Sebagai informasi, sejak 2019 hingga akhir 2022 ini, KASN telah menilai penerapan sistem merit terhadap 100% kementerian dan Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK); 81% pemerintah provinsi, dan 70% pemerintah kabupaten/kota. Secara total, KASN sudah menilai sistem merit di 460 instansi pemerintah dengan hasil 60 instansi pemerintah ditetapkan dalam kategori “Sangat Baik” dan 157 instansi pemerintah dalam kategori “Baik”. (yad)

Pemkab Gresik Raih Predikat Baik di Ajang Penghargaan Meritokrasi 2022 dari KASN Selengkapnya

Percepat Digitalisasi Bidang Ekonomi Dan Keuangan Daerah, Pemkab Gresik Masuk Nominasi Championships TP2DD

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik masuk dalam nominasi Championships Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) 2022. Pencapaian tersebut adalah wujud komitmen  Gresik dalam mewujudkan digitalisasi daerah di berbagai sektor terutama di bidang ekonomi dan keuangan daerah.

Hal ini terungkap pada kegiatan Rapat Koordinasi Nasional P2DD di Jakarta pada Selasa, 6 Desember 2022. Rakornas itu diikuti Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Gresik Ninik Asrukin dan Kabid Pengembangan dan Informasi Pendapatan Daerah BPPKAD Gresik Almira Hadiani.

Bu Min, begitu wabup kerap disapa, mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Gresik sangat mendorong dilaksanakannya digitalisasi dalam berbagai sektor. Selain lebih efisien dan akuntabel, digitalisasi juga seiring dengan perkembangan era teknologi informasi, yang saat ini telah melesat selepas pandemi.

Saat ini, penerapan digitalisasi utamanya dalam peningkatan pendapatan daerah telah diterapkan di Kabupaten Gresik lewat Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD). Dengan menggandeng e-commerce dan perbankan, masyarakat semakin dimudahkan dalam melakukan kewajibannya dan pada gilirannya akan membantu peningkatan pendapatan daerah.

Kadis Kominfo Gresik Ninik Asrukin menambahkan, digitalisasi ini akan didorong lewat sosialisasi secara masif kepada masyarakat. “Dengan kolaborasi yang apik antara Diskominfo dan BPPKAD Gresik, dirinya optimis sosialisasi bisa berjalan lancar dan target bisa terpenuhi,” ujar Ninik.

Keynote speaker dalam rakornas itu, antara lain, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto, Menteri Komunikasi dan Informatika Johny G Plate, dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.

Menko Perekonomian Airlangga Hartanto dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan P2DD di daerah masing-masing.

“Kedepan, dirinya menugaskan Satuan Tugas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) menargetkan 65% pemerintah daerah menerapkan digitalisasi pada 2023,”kata Airlangga Hartanto. 

Sedangkan, Menteri Komunikasi dan Informatika Johny G Plate melaporkan bahwa diperkirakan nilai tambah dari proses digitalisasi dari tahun ke tahun. Momentum digitalisasi di Indonesia juga terlihat dari meningkatnya transaksi digital mencapai Rp 950 triliun pada 2021. “Dengan semangat tersebut, P2DD dilakukan untuk mempercepat salah satu ekosistem penting digitalisasi daerah yaitu melalui digitalisasi transaksi keuangan daerah,” ujarnya. (yad)

Percepat Digitalisasi Bidang Ekonomi Dan Keuangan Daerah, Pemkab Gresik Masuk Nominasi Championships TP2DD Selengkapnya

Wabup Gresik : Ajak OPD dan Organisasi Perempuan Perangi Penyebaran HIV/Aids

GRESIK,1minute.id – Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Gresik menggelar Talk Show memperingati hari AIDS Sedunia 2022 di Aula Masjid Agung Gresik (MAG) pada Senin, 5 Desember 2022. 

Kegiatan ini mengusung tema “Satukan Langkah Cegah HIV Semua Setara Akhiri AIDS”, ini melibatkan organisasi perempuan. Diantaranya, Muslimat, Fatayat, Aisiyah, Dharma Wanita, TP PKK, Bhayangkari dan Persatuan Istri Tentara (Persit).

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dalam sambutannya menyampaikan, peringatan Hari AIDS Sedunia tahun 2022 mengusung tema “Equalize”.  Tema tersebut, mengajak masyarakat di seluruh dunia untuk mengatasi ketidaksetaraan yang menghambat kemajuan dalam mengakhiri HIV/AIDS 2030.

“Indonesia memiliki tantangan besar, untuk bisa mencapai 95-95-95 (Triple 95). Berdasarkan data sampai akhir Juni 2022 ada 85% orang dengan HIV/AIDS (ODHIV). Pada usia produktif antara 20 sampai 49 tahun,” terangnya.

Wabup menambahkan, tantangan besar lainnya yaitu upaya pencegahan yang belum optimal. Kasus HIV di kawasan Asia tenggara menyumbang 10% dari total beban HIV di seluruh dunia. “Di Indonesia prevalensi HIV di sebagian besar wilayah adalah 0,26%. Sementara di Papua dan Papua Barat mencapai 1,8%,” ungkapnya.

Disebutkan, dalam kurun waktu 20 tahun terakhir, telah terjadi kemajuan dalam penanggulangan HIV/AIDS di dunia, termasuk Indonesia. Secara global epidemi HIV mengalami penurunan sekitar 33% sejak tahun 2001. Sehingga pada tahun 2012 diperkirakan terjadi sekitar 2,3 juta infeksi baru pada dewasa dan anak. 

Wabup menjelaskan, kematian yang dikaitkan dengan AIDS menurun sampai 30% sejak 2005. Karena peningkatan akses pengobatan ARV termasuk kematian yang dikaitkan dengan TBC, juga menurun sampai 30% sejak 2004.  “Kematian terkait AIDS, menurun dari puncaknya pada 2004 dengan 1,7 juta kematian, terkait AIDS pertahun menjadi 770 ribu kematian terkait AIDS pada 2016,” kata wabup.

Dikatakan, data kasus baru HIV/AIDS di Kabupaten Gresik, tercatat pada Oktober 2022 sebanyak 162. Ini meningkat hampir 3 kali lipat dibandingkan 2021 ada 65 kasus. Hal ini menunjukkan penularan yang tinggi. Sekitar 49% berasal dari laki-laki Sex laki-laki (LSL/Homosex). Selain itu, ada anak-anak, remaja, Ibu rumah tangga, warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (LP)/Narapidana. “Rasanya miris dan sangat prihatin melihat data ini, untuk itu mari bersama sama berperan serta dalam penanggulangan HIV/AIDS,” katanya. 

Wabup mengajak kepada para OPD terkait, untuk bersinergi, berkolaborasi dengan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Gresik, sesuai tugas dan fungsi masing-masing. Supaya bisa terjadi akselerasi dalam penanggulangan HIV/AIDS di kabupaten kita tercinta. “Sehingga target three zero (Zero kasus baru HIV – Zero Kematian AIDS – Zero Diskriminasi), bisa terwujud di tahun 2030,” tegasnya.

Hadir pada acara tersebut, Direktur Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Provinsi Jawa Timur sekaligus sebagai narasumber Zahrotul Ulya, Waka Polres Gresik Kompol Ari Galang Saputro, Asisten I Setda Gresik Suyono, Kepala KPA Kabupaten Gresik dr Adi Yumanto. Juga, Kepala Dinas Kesehatan Mukhibatul Khusnah, Kepala Dinas Pendidikan S. Hariyanto, Kepala Dinas Sosial Umi Khoiroh, seluruh Camat di Kabupaten Gresik, dan Organisasi Perempuan se-Kabupaten Gresik. (yad)

Wabup Gresik : Ajak OPD dan Organisasi Perempuan Perangi Penyebaran HIV/Aids Selengkapnya

Wabup Gresik : KORPRI untuk Melayani Dan Mempercepat Pelayanan

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah meminta kepada Korp Pegawai Negeri Republik Indonesia (KORPRI) meningkatkan perjuangan, pengabdian, serta kesetiaan masyarakat. Hal ini juga termasuk saling membantu satu sama lain.

“Saya minta antar KORPRI tetap solid sebagai organisasi di dalam kedinasan. Tujuannya agar aspirasi ASN dapat ditampung, diformulasikan, dan disalurkan secara proporsional,”ujar Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah memulainya sambutan di Peringatan HUT ke-51 KORPRI di halaman Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 29 November 2022. 

Upacara tersebut, selain memperingati HUT KORPRI juga HUT ke-71 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ; Peringatan Hari Guru Nasional (HGN), dan Hari Kesehatan Nasional (HKN). Dalam kesempatan itu, Bu Min memberikan tali asih, santunan kematian, dan bantuan rawat inap kepada anggota KORPRI. 

Tali asih yang diberikan kepada Sutrisno dari Dinas Pendidikan (Dispendik) dan Mimy Ernawati dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah  (BPBD) Gresik. Santunan kematian diberikan kepada ahli waris Santoso dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) dan ahli waris Srawi Budi Sukamto dari Sekretariat Daerah (Setda) Gresik. Sedangkan untuk bantuan rawat inap diberikan kepada staf seksi Kesra Kecamatan Sidayu Insyiyah.

Ia berharap bantuan yang telah digelontorkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab), KORPRI dapat memberikan pelayanan publik yang lebih menarik, atraktif, dan kreatif. Hal ini untuk mempermudah dan mempercepat pelayanan kepada masyarakat.

“Maka KORPRI harus melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Caranya dengan mengubah mindset bahwa ASN bukanlah orang yang harus dilayani tetapi masyarakatnya (melayani,Red),” kata Wabup Aminatun Habibah.  

Selain bantuan tersebut, Bu Min juga menyerahkan penghargaan atas peran serta membina GP2SP Kemenkes RI 2022 kepada Kepala Dinas Kesehatan Gresik dr Mukhibatul Khusnah.

Serta penghargaan Top 10 kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2022. Masing-masing adalah DPM-PTSP,  Kelas Patas (Kelas Pandu Terintegrasi Akses SIMBG), Puskesmas Sukomulyo, Cinta ABK (Cari Identifikasi dan Tangani Anak Berkebutuhan Khusus), Kecamatan Driyorejo, Cetingan Papa Kepo (Cegah Stunting dengan Pepaya, Pandan, Kelor dan Pendampingan Orang Tua), Dinas Pertanian, Rubuha (Rumah Burung Hantu), Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), Bimaku Apalan (Bina Marga Kerja Untuk Pengaduan Pengguna Jalan).

Puskesmas Kesamben Kulon, Padamu Mas Aji (Posyandu Kesehatan Jiwa Mutiara Hati Mewujudkan Masyarakat Sehat Jiwa), Puskesmas Cerme, Ketuk Pintu Besan (Kunjungan Rumah Bebaskan Stunting), Puskesmas Duduk Sampeyan, Centing Seni (Cegah Stunting Sejak Dini), Kelurahan Gending, Kebun Pemulihan, dan Kecamatan Ujungpangkah, Ayam Swiwi (Ayo Manfaatno Siswa-Siswi Gratis WiFi di Ujung Pangkah). (yad)

Wabup Gresik : KORPRI untuk Melayani Dan Mempercepat Pelayanan Selengkapnya