GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah berharap kepada guru tidak hanya memiliki peran sebagai pendidik. Namun, guru harus mampu hadir menjadi teman atau sahabat bagi peserta didiknya selama berada di sekolah.
Hal itu diungkapkan Wabup Aminatun Habibah kepada puluhan kepala sekolah dalam Lembaga Pendidikan Ma’arif NU se-Gresik di Aula SMA Nahdlatul Ulama 1 (SMANUSA) Gresik. Para kepala yang hadir mulai jenjang SD/MI, hingga SMA/MA.
Wabup Aminatun Habibah mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mendorong agar terciptanya suasana lingkungan sekolah yang ramah anak dan menghilangkan segala bentuk diskriminasi. Ia menuturkan bahwa sekolah harus memperlakukan sama kepada seluruh siswa saat berada di sekolah.
“Saya harap ini menjadi atensi para kepala sekolah agar menjaga pengelolaan dan prinsip yang baik. Prinsip ini adalah bagaimana sekolah mampu menciptakan lingkungan yang aman, bagaimana kolaborasi antara orang tua, guru dan anak. Ini perlu pengelolaan yang baik sehingga tercipta sekolah dengan suasana yang ramah terhadap anak,” jelasnya.
Lebih lanjut dia mengatakan bahwa sekolah Ramah Anak merupakan hijrah hati. Pasalnya dalam melaksanakan Sokolah Ramah Anak ini tidak semudah membalikkan telapak tangan.
“Melaksanakan Sekolah Ramah Anak jika hati kita sebagai orang pendidik dan orang tua tidak tersentuh hatinya, tidak mampu mengubah paradigma yang selama ini terjadi. Anak-anak kita adalah anak-anak yang harus dilindungi baik di rumah dan di sekolah atau di manapun,” ujar Wabup yang berlatar pendidik itu.
Dikatakan Bu Min, peran guru dalam menciptakan Sekolah Ramah Anak juga sangat penting. Sebab guru atau tenaga pendidik adalah ibarat orang tua murid saat berada di lingkungan sekolah. Guru berperan penting dalam menciptakan sekolah yang ramah anak.
Karena guru memiliki berbagai peran yang dapat dimainkan dan diterapkan kepada anak terutama di dalam kelas. “Yaitu guru sebagai sumber dari informasi, menjadi seorang fasilitator, menjadi seorang pengelola, demonstrator dan motivator sehingga pendidikan menjadi layak bagi anak,” pungkasnya. (yad)
MEDAN,1minute.id – Iklim investasi di Kabupaten Gresik makin menggeliat. Tercatat selama 2022, investasi di Gresik mencapai angka Rp 31,6 triliun. Pesatnya investasi itu belum bisa dirasakan sepenuhnya oleh masyarakat Gresik.
Pada 2022, tingkat pengangguran terbuka di Gresik mencapai 8 persen. Turun 3 persen dari tahun sebelumnya mencapai 11 persen. Menanggapi kondisi itu, Anggota DPRD Gresik Syahrul Munir menjelaskan sebenarnya sudah ada regulasi terkait investasinya itu. Yakni Perda 7/2023 tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan.
”Pada aturan baru ini, perusahaan wajib mengisi lowongan pekerjaan yang dibutuhkan 60 persen dari tenaga kerja lokal. Ini harus dipahami para pengusaha,” ungkap Syahrul di acara Workshop Hari Pers Nasional bertema “Upaya Meningkatkan Pendapatan Daerah di Tengah Pesatnya Investasi” di Medan pada Rabu malam, 8 Februari 2023.
Workshop digelar oleh Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gresik secara luring dan daring. Dua narasumber yakni Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan Ketua PWI Jawa Timur Luthfi Hakim dan Ketua PWI Gresik Ashadi Ikhsan hadir secara luring di Medan, Sumatera Utara. Sedangkan, Syahrul Munir hadir secara daring dari Gresik, Jawa Timur.
Meski sudah ada perda, imbuh Syahrul Munir, praktik di lapangan berbeda. Banyak perusahaan yang belum mematuhinya. Sehingga tenaga kerja lokal belum terserap maksimal. “Selain itu, minimnya pengawasan juga menjadi penyebab ketimpangan tersebut,” tegas anggota Komisi II DPRD Gresik itu.
Dalam kesempatan ini, Syahrul Munir juga memberikan sejumlah rekomendasi. Antar lain pengawasan dan pemberlakuan peraturan daerah (Perda) yang ada, ranperda pajak daerah dan retribusi daerah (PDRD) bagian dari peluang peningkatan investasi, forum sinergi dengan pelaku usaha khususnya yang berada di kawasan industri.
Aktivasi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk kolaborasi dengan kawasan industri, kolaborasi dengan media untuk membantu menginformasikan peluang investasi sekaligus menampilkan bahwa Gresik merupakan kabupaten investasi yang aman, nyaman, dan menguntungkan.
Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menyatakan angka pengangguran terbuka mengalami penurunan 3 persen pada 2022. “Saat ini, angka pengangguran terbuka sekitar 8 persen,” ujar Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah. Meski Perda 7/2023 tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan sudah digedok, namun yang menentukan jumlah kuota pekerja lokal adalah Disnakertans Jatim. “Faktanya memang begitu. Untuk itu, kami pun berupaya untuk mencari solusi lain,” katanya.
Solusi yang dimaksud Aminatun ialah menggagas berdirinya rumah vokasi. Rumah Vokasi ini bertujuan menyiapkan SDM yang dibutuhkan perusahaan sejak di sekolah SMK. Untuk itu, Pemkab bekerjasama dengan Kadin, Apindo, Himpi untuk terjun langsung ke sekolah-sekolah. “Jadi orang-orang industri ini menjadi guru di sekolah untuk melatih siswa SMK sesuai dengan kebutuhan industri,” terangnya.
“Sehingga jika investasi di Gresik semakin masif, tenaga kerja lokal sudah siap,” imbuhnya. Meskipun, Aminatun tak ingin generasi muda di Gresik menjadi pekerja. “Kalau bisa jangan jadi pekerja. Semoga semakin banyak pemuda yang akan menjadi pengusaha,” tandasnya.
Selain itu, lanjut Aminatun Pemkab Gresik juga tengah berupaya meningkatkan PAD dengan berbagai upaya. Seperti melakukan pengawasan dan pengendalian terhadap kegiatan usaha industri yang ditengarai melakukan usaha maupun perluasan bangunan tanpa izin. Sebab, ada retribusi yang wajib dibayarkan ketika pemilik usaha melakukan perluasan tempat.
Artinya, ada potensi anggaran yang tidak masuk ke kas daerah karena ulah pengusaha yang nakal. Karena itu, pengawasan terhadap bangunan usaha yang tidak sesuai luasan yang tertera di dalam izin mendirikan bangunan (IMB) akan ditindak dan ditertibkan.
“Banyak industri setelah di cek ternyata belum memiliki izin bangunan. Nah ini juga kita kejar,” terangnya. Di satu sisi, pemkab juga akan memberikan kemudahan perizinan dasar. Salah satunya dengan melakukan pendampingan permohonan dan penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB).
“Kami juga mendampingi pelaku usaha dalam mengajukan permohonan PBG (persetujan pembangunan gedung). Sehingga pelaku usaha mendapatkan informasi dalam pengajuan izin. Terutama bagi para pelaku UMKM,” pungkasnya.
Pada kesempatan itu, Bu Min mengajak para jurnalis di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik bersinergi dengan Pemkab Gresik.
“Mudah-mudahan wartawan di Indonesia semakin bisa memberikan manfaat dan barokah yang terbaik untuk bangsa Indonesia. Begitupun juga dengan teman-teman wartawan di Kabupaten Gresik, mari terus bersinergi dengan Pemkab Gresik untuk kepentingan masyarakat,” ujar Bu Min disambut tepuk tangan. (*)
GRESIK,1minute.id – Pengurus Daerah Aisyiyah (PDA) Gresik menggelar Musyawarah Daerah (Musyda) ke-XI Aisyiyah di Gedung Dakwah Muhammadiyah pada Minggu, 5 Februari 2023. Musda mengusung tema “Aisyiyah Gerakan Perempuan Berkemajuan Membangun Peradaban’, kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah juga berbagai tokoh Muhammadiyah.
Diantaranya, Pimpinan Wilayah Aisyiyah Jawa Timur Hj Siti Asmah, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik Moh In’am, Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Gresik Idha Rahayuningsih, serta Pimpinan Cabang dan Ranting Aisyiyah se-Kabupaten Gresik.
Di depan peserta Musda, Wabup Aminatun Habibah menyampaikan beberapa isu terkait peranan perempuan yang ada di Kabupaten Gresik. Yang pertama adalah isu terkait pendidikan, terkait stunting, ekonomi, politik, dan yang terakhir adalah lingkungan terkait sampah. “Kami dari Pemerintah Kabupaten Gresik menitip beberapa hal tersebut, untuk bisa dibahas dan dijadikan program lewat Musda hari ini,” ujar Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah dalam sambutannya.
Ia menilai bahwa peranan organisasi perempuan memiliki andil yang sangat besar dalam penyelesaian lima isu tersebut. Oleh karenanya, dalam kesempatan ini, Wabup juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik yang siap untuk bisa berkolaborasi dengan berbagai stakeholder untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Pimpinan Wilayah Aisyiyah Jawa Timur Siti Asmah mengaku terkesan dengan Aisyiyah Gresik. Hal ini lantaran Aisyiyah Gresik dinilai sigap dalam penyelenggaraan Musda.
“Agenda kegiatan hari ini adalah pelaporan pertanggungjawaban periode sebelumnya, kemudian penyusunan program kerja yang akan datang, dan pemilihan pimpinan periode 2022-2027. Musda ini sangat penting, karena meletakkan dasar-dasar kiprah Aisyiyah pada periode yang akan datang,” ungkap Siti Asmah. (yad)
SURABAYA,1minute.id – Ajang Investment Award 2023 menjadi “milik” Kabupaten Gresik. Pada ajang digelar oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur ini, Kabupaten Gresik menyabet dua kategori penghargaan paling bergengsi. Yakni, kategori Kabupaten/Kota Pembina Investasi Daerah terbaik 2022 dan Kategori Kabupaten/Kota Kinerja Investasi terbaik 2022.
Penghargaan diberikan langsung oleh Gubernur Provinsi Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jatim Budi Hanoto kepada Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada Kamis, 2 Februari 2023.
“Alhamdulillah hari ini, kami dari Pemerintah Kabupaten Gresik mendapatkan juara I di bidang investasi pada dua kategori yang ada. Ini merupakan suatu sinyal positif bagi iklim investasi di Kabupaten Gresik,” ujar Bu Min, begitu Wabup kerap disapa, selepas menerima penghargaan.
Pencapaian ini, menurut Bu Min, merupakan buah dari inovasi dan kerja keras semua pihak. Utamanya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPM PTSP), dalam memberikan kemudahan dan kecepatan pelayanannya kepada para investor.
Harapannya, dengan semakin banyaknya investasi yang masuk di Kabupaten Gresik, mampu untuk mengurangi angka pengangguran. Lebih lanjut, tujuan akhirnya tentu saja untuk mengurangi angka kemiskinan, atau dengan kata lain kesejahteraan ekonomi warga Gresik bisa meningkat.
Memiliki sejarah yang panjang sebagai Kota Pusat Perdagangan, Kabupaten Gresik di bawah nahkoda Bupati Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Aminatun Habibah terus berbenah. Berbagai sektor pendukung investasi terus ditingkatkan kualitasnya, guna mewujudkan kembali kejayaan Gresik seperti masa lampau.
Impian ini tidak hanya sebatas angan-angan. Beragam upaya nyata dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik bersama seluruh Dinas yang ada di dalamnya. DPM PTSP sebagai pintu masuk investasi di Kabupaten Gresik juga tancap gas.
Berbagai inovasi dilakukan DPM PTSP Gresik di sepanjang 2022. Diantaranya melakukan promosi mengenai potensi dan peluang investasi yang dimiliki oleh Kabupaten Gresik. Promosi ini dilakukan dengan mengikuti berbagai pameran investasi seperti Apkasi Otonomi Expo (AEO 2022), dan East Java Investival (EJI 2022). Promosi juga merambah dunia digital baik lewat media sosial maupun website resmi DPM PTSP Gresik.
Semua ini ditunjang dengan diberikannya kemudahan dalam pelayanan perizinan seperti memberikan informasi mengenai tata ruang, dan konsultasi. Serta Melakukan bimbingan teknis/sosialisasi implementasi OSS RBA dan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM).
DMP-PTSP Gresik juga selalu melakukan pemantauan dan pengawasan perizinan berusaha kepada pelaku usaha, disamping fasilitasi pelaksanaan penanaman modal kepada pelaku usaha terutama fasilitasi mengenai kendala-kendala yang dihadapi dalam merealisasikan investasinya.
Hasilnya, total investasi yang masuk di Kabupaten Gresik mencapai Rp 31,6 triliun pada 2022. Jumlah inilah yang membawa Kabupaten Gresik menjadi yang terbaik di Jawa Timur.
Sementara itu, Plt Kepala DPM PTSP Reza Pahlevi, dalam keterangannya juga mengaku bersyukur dengan raihan yang dicapai. Dirinya juga berharap dengan diraihnya penghargaan ini mampu semakin membuat trust investor menjadi semakin tinggi. “Kita tidak akan berhenti disini, strategi sudah kita siapkan agar prestasi ini tetap ada di tangan Kabupaten Gresik, dan kita juga menginginkan prestasi serupa pada tingkat nasional,” ungkap Reza Pahlevi.
Kedepan, langkah baru DPM’PTSP akan melakukan kajian mendalam mengenai potensi yang ada di wilayah Bawean. Langkah ini tentunya juga tetap dibarengi dengan strategi jemput bola dalam pendampingan kepada kelompok usaha/asosiasi, serta penguatan digitalisasi teknologi informasi DPM PTSP Gresik. (yad)
GRESIK,1minute.id – Masa kepemimpinan, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik genap dua tahun pada 26 Februari 2023 nanti. Pasangan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Grahadi Jawa Timur pada Jumat, 26 Februari 2021.
Saat itu, wabah Covid-19 mengganas. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dan Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah tidak bisa gasspoll melaksanakan program Nawa Karsa. Sebab, bupati termuda sejak berdirinya Kabupaten Gresik dan Wakil Bupati perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu berfokus untuk penanganan wabah untuk menyelamatkan warga dari pagebluk yang paling mengerikan itu.
Memasuki tahun kedua, pandemi melandai Gus Yani dan Bu Min memfokuskan untuk merealisasikan program Nawa Karsa. Sembilan program unggulan itu, adalah Gresik AKAS ; Gresik SEGER ; Gresik MAPAN ; Gresik AGROPOLITAN ; GEMA KARYA ; Gresik CERDAS ; Gresik SEHATI ; Gresik BAROKAH dan Gresik LESTARI.
Di bidang pendidikan, diantaranya. Dalam dua tahun terakhir ini, sejumlah program telah dilakukan dan sudah dapat dinikmati oleh masyarakat Gresik. Terutama warga yang memiliki anak sekolah maupun belajar di pondok pesantren (Ponpes). Di era Gus Yani-Bu Min, santri ponpes mendapatkan fasilitas antarjemput ketika liburan Idul Fitri. Mereka dijemput di pondok masing-masing untuk diantar balik pulang.
Liburan selesai dan kembali ke pondok untuk kembali nyantri, mereka diantar ke pondok lagi. Sepintas tampak sederhana. Namun, program ini menyasar ribuan santri asal Gresik yang tersebar di Jawa Timur sehingga membutuhkan persiapan matang. Manfaatnya terasa besar bagi santri dan wali santri. Tidak ribet. Santri senang, wali santri lega karena fasilitas yang diberikan selama perjalanan terjamin. Khusus santri asal Pulau Bawean, mereka juga mendapatkan tambahan subsidi tiket kapal.
PERTAMA DI JATIM : Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (empat dari kiri) dan Ketua Kadin Gresik Choirul Rizal (dua dari kanan) saat meresmikan rumah vokasi Gresik pada 24 Juni 2022 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)
Sedangkan, untuk siswa sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) Negeri dan Swasta, Pemkab Gresik melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) memberikan bantuan sosial (bansos) bagi orang tua yang ekonomi kurang beruntung alias kurang mampu. Pada 2022, Pemkab Gresik menggelontorkan bansos sebesar Rp 3,01 miliar untuk 8.236 siswa tersebar di 492 lembaga pendidikan.
Rinciannya, jenjang SD sebanyak 5.951 siswa dari 384 lembaga. Setiap siswa mendapatkan bansos Rp 300 ribu. Kemudian, jenjang SMP bansos digelontorkan kepada 2.285 siswa berasal dari 108 lembaga pendidikan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Masing-masing siswa menerima Rp 540 ribu.
Selain bantuan langsung kepada siswa, Pemkab Gresik berikhtiar untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) dan pemerataan pendidikan. Kurun waktu dua tahun ini, Pemkab Gresik membangun dua gedung sekolah baru di Gresik Selatan dan Gresik Utara. Di Gresik Selatan telah berdiri gedung UPT SMP Negeri 33 Gresik. Gedung pendidikan itu berada di Kompleks Perumahan Bukit Bambe, Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo. Gedung sekolah itu berdiri diatas lahan seluas 7.816 meter persegi (m²).
RUANG KELAS BARU: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman dan anggota Komisi IV DPRD Gresik Khoirul Huda usai meresmikan gedung baru,UPT SMP Negeri 34 Gresik pada Senin, 30 Januari 2023 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)
Gedung baru itu diresmikan oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada 1 Maret 2022 lalu. Sebelum gedung baru berdiri, siswa kelas VII dan VIII berjumlah 439 orang menempati gedung SMPN 8 Gresik yang terletak di Desa Tenaru, Kecamatan Driyorejo untuk kegiatan belajarnya.
Gedung sekolah baru lainnya, adalah UPT SMP Negeri 34 Gresik. Tahap pertama, proyek pembangunan sekolah berlokasi di Kompleks Perumahan Pondok Permata Suci (PPS) Desa Suci, Kecamatan Manyar telah kelar pada Desember 2022.
Gedung UPT SMP Negeri 34 Gresik ini berdiri diatas lahan seluas 6.567 meter persegi (m²). Gedung sekolah dibangun dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Gresik 2022 sebesar Rp 8,05 miliar. Anggaran tersebut untuk pembangunan konstruksi, 10 ruang kelas, 4 ruang guru atau kantor dan 6 toilet. Saat ini, UPT SMP Negeri 34 Gresik telah memiliki 258 siswa, yakni Kelas VII dan VIII.
Sebelum gedung sekolah berdiri, ratusan siswa nunut belajar di SDN Suci, Kecamatan Manyar. Kini, mereka telah memiliki gedung baru. Siswa dan wali murid riang. Zulfikar Reza Saputra, siswa kelas VIII UPT SMP Negeri 34 Gresik tidak bisa menyembunyikan perasaan gembiranya. Sebab, selama 1,5 tahun ini untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar nebeng di SDN Suci. “Saya merasa tidak enak. Seperti masih SD terus. Sekarang saya senang karena sudah memiliki sekolah sendiri. Terima kasih bapak Bupati,” katanya.
JAJAL MOTOR LISTRIK: Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah ketika menjajal motor listrik karya SMK YPPI Darussalam Cerme pada Kamis, 19 Januari 2023 ( Foto: Prokopim for 1minute.id)
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menceritakan, berdiri gedung SMP Negeri 34 Gresik setelah dirinya bersama Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah keliling perumahan. Ia naik odong-odong dan berhenti di sebuah warung kopi di Kompleks Perumahan Pondok Permata Suci (PPS), Desa Suci, Kecamatan Manyar. Waktu itu, katanya, ibu-ibu curhat anak-anak sulit masuk sekolah negeri. Sebab, di Kompleks Perumahan Pondok Permata Suci tidak ada sekolah menengah pertama (SMP) Negeri.
“Prasasti lembaga pendidikan. Semoga tempat ini penuh berkah bagi anak untuk mencari ilmu,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani diamini ratusan siswa, wali murid dan para undangan saat mengawali sambutannya pada Senin, 30 Januari 2023. Pembangunan sekolah baru ini, untuk pemerataan pendidikan di Gresik.
“Sudah menjadi kewajiban kita bersama bahwa kita harus memastikan ketersediaan infrastruktur sekolah serta sarana dan prasarana yang terbaik untuk anak-anak kita,” ujar Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada suatu kesempatan.
Selain pembangunan gedung sekolah baru, Pemkab Gresik melakukan renovasi puluhan ruang kelas sekolah. Perbaikan ringan hingga berat. “Kita tidak bisa memilih ditakdirkan menjadi apa. Tetapi kita bisa menentukan, kita bisa menjadi apa tergantung dari kita, tergantung kreativitas kita, kita punya bakat yang istimewa terus kita dorong serta doa bapak dan ibu menjadi kunci kesuksesan kita,” kata Gus Yani pada suatu kesempatan di UPT SMP Negeri 4 Gresik.
ANTUSIAS BELAJAR: Siswa UPT SMP Negeri 34 Gresik semringah karena telah memiliki gedung sendiri dan diresmikan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Senin, 30 Januari 2023 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)
Selain ketersedian infrastruktur, sarana dan prasarana (Sarpras), Pemkab Gresik mendorong para pelajar memiliki terampil yang handal. Sehingga, ketika lulus sekolah mereka yang ingin bekerja memiliki kompetensi yang lebih mumpuni. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersinergi dan kolaborasi dengan Kamar Dagang Indonesia (Kadin), Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Gresik dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Gresik mendirikan rumah vokasi. Rumah Vokasi ini kali pertama di Indonesia berada di Jalan Panglima Sudirman, Gresik. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meresmikan rumah vokasi itu.
Rumah Vokasi untuk pelajar Kota Industri-julukan lain-Kabupaten Gresik itu akan difungsikan untuk meningkatkan kompetensi di sektor tenaga kerja. Dan, juga untuk menciptakan enterpreneurship bagi lulusan SMA, SMK maupun perguruan tinggi.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berharap rumah vokasi nantinya menjadi pelatihan dan pendidikan bagi siswa SMK. Pelatihan dan pendidikan yang disesuaikan kebutuhan industri. Sehingga pelatihan harus lebih spesifik lagi. Dan, rumah vokasi yang berdiri di Kabupaten Gresik ini bisa menjadi percontohan di Jawa Timur guna mengatasi pengangguran terbuka.
Khofifah menyebut jumlah pengangguran terbuka lulusan SMK semakin menurun. “Saat ini, pengangguran terbuka lulusan SMK hanya satu digit,” katanya. Khofifah mengusulkan untuk mempertajam keterampilan para pelajar untuk dilakukan magang ke luar negeri. “Kalau bisa ada program magang dua tahun ke Jerman,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan adanya rumah bersama ini juga untuk mengatasi pengangguran. Ini karena pengangguran di Kabupaten Gresik masih tinggi. “Rumah vokasi adalah solusinya mengingat para lulusan SMA, SMK maupun perguruan tinggi skill dan kompetensinya ditingkatkan melalui pelatihan,”katanya. (yad/adv)
GRESIK,1minute.id – Teknologi informasi berkembang begitu cepat. Desa harus berbenah. Lebih modern. Warga Desa semakin melek teknologi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melalui sistem informasi administrasi publik (SIAP), salah satu program Nawa Karsa di tingkat desa terus digeber. Menurut Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah,
salah satu target Desa SIAP adalah mempersiapkan warganya untuk lebih siap dengan teknologi. “Dengan program Desa SIAP, kita inginkan di Kabupaten Gresik punya satu data yang terintegrasi. Nah ini semua harus dimulai dari desa. Karena yang bertugas memasukkan data awal adalah dari desa,” kata Wabup Aminatun Habibah di depan peserta kuliah kerja nyata (KKN) dan para dosen Universitas Qomaruddin pada Minggu, 22 Januari 2023.
Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah melanjutkan, nantinya akan ada program yang berkaitan dengan kondisi sosial dan kesehatan. Seperti penyamaan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di desa dengan Dinas Sosial (Dinsos), dan upaya dalam penurunan stunting.
“Karena DTKS akan sangat berpengaruh dalam pendistribusian bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Sehingga, nanti dapat membantu dalam pencegahan dan penanganan stunting saat ini,” imbuh Wabup perempuan pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu.
Oleh karenanya, Bu Min berharap agar program kerja tersebut dapat berkelanjutan.Kedepannya, dia juga mengharapkan agar KKN UQ dapat merambah ke Pulau Bawean. Menurutnya, kehadiran para mahasiswa UQ akan sangat bermanfaat bagi warga yang berada di 180 mil laut dari Kota Gresik itu.
“Saya harapkan kedepannya (KKN UQ) dapat pergi ke Pulau Bawean. Karena desa di sana sangat membutuhkan kehadiran para mahasiswa. Ditambah kondisi sosial di sana itu sangat religius, jadi cocok dengan Universitas Qomaruddin,” ujar wabup berlatar pendidik itu.
Program KKN UQ kali ini diikuti 277 peserta. Mereka akan disebar di beberapa kecamatan. Yakni, 3 desa di Kecamatan Sidayu, 5 desa Kecamatan Bungah, 2 desa Kecamatan Manyar, dan 4 desa Kecamatan Glagah, Lamongan.
Program kerja yang difokuskan tahun ini meliputi lima hal, yaitu, pendidikan lingkungan dan kesehatan ; organisasi dan kepemudaan ; sosial ekonomi dan kewirausahaan ; lingkungan dan kesehatan dan teknologi tepat guna.
Untuk mendukung semua itu, dalam pembekalan kali ini, menghadirkan Kepala Dinas Pemberdayaan masyarakat desa (PMD) Gresik Abu Hasan dan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah. Mereka akan memberikan materi terkait topik yang dibutuhkan dalam pelaksanaan KKN Februari mendatang. (yad)
GRESIK,1minute.id – Perkemahan Pramuka Penggalang Ma’arif NU (Pergama) ke-IV digelar di Bumi Perkemahan di Desa Tebuwung, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik pada Jumat, 20 Januari 2023.
Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menyatakan Pramuka merupakan cikal bakal dari generasi muda yang produktif. “Melihat kondisi saat ini, masih banyak pemuda yang kesulitan mendapatkan pekerjaan. Oleh karena itu, adik-adik sekalian nanti harus menjadi seorang Pramuka produktif yang memiliki jiwa kreatif dalam bidang apapun,” ujar Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tercatat dari 8,42 juta pengangguran di Indonesia, 59% berasal dari rentang usia 15-29 tahun. Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Gresik pada 2021 mencapai 56.261 orang. Sehingga perlu adanya pembinaan terkait produktivitas sejak dini.
Bu Min melanjutkan, bahwa Pramuka adalah media dalam membentuk moral anak bangsa. “Proses membentuk kepribadian, kecakapan hidup, dan akhlak mulia adalah dengan pengamalan nilai-nilai kepramukaan. Ini bertujuan untuk menjadi warga Negara Indonesia yang setia dan patuh pada NKRI.” kata Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Gresik itu.
Pergama ke-IV kali diikuti oleh 71 regu (32 regu putra dan 39 regu putri) dari 10 kecamatan. Total peserta 710 siswa Madrasah Ibtidaiyah. Selama tiga hari, mulai Jumat, 20 Januari 2023, mereka akan diberikan berbagai macam materi dan perlombaan. Kegiatan bidang religius (Salat berjamaah, tahlil dan istighosah), teknik kepramukaan (upacara, pendirian tenda, sandi, morse, semaphore, peonering), dan seni budaya (kreasi seni, damar kurung, karnaval budaya). Kesehatan (senam pagi), Permainan Ketangkasan, dan daya nalar. (yad)
GRESIK,1minute.id – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Gresik membuka pelayanan di Gresmall di Jalan Sumatera Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB) selama tiga hari, Rabu dan Jumat, 18-20 Januari 2023.
Pelayanan semua administrasi kependudukan (adminduk). Diantaranya, perekaman dan cetak KTP elektronik, cetak Kartu Keluarga, Akta Kelahiran dan Akta Kematian, Kartu Identitas Anak (KIA), Identitas Kependudukan Digital, Data Ganda dan Anomali, Perkawinan Non Muslim, legalisir hingga pengurusan Keterangan Pindah Masuk dan Keluar.
Kemudahan pelayanan ini, ikhtiar Disdukcapil untuk mewujudkan program Nawa Karsa, Bupati-Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah dalam bidang adminduk.
Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menyempatkan meninjau pelayanan adminduk Disdukcapil pada Kamis, 19 Januari 2023. Kedatangan Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu disambut Kepala Disdukcapil Gresik Hari Syawaludin. Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah semringah. Sebab, layanan adminduk itu mendapatkan respon positif dari warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.
Ratusan orang silih berganti memanfaatkan layanan tersebut. Ada sengaja datang untuk mengurus dokumen kependudukan itu. Banyak juga datang setelah nge-mal belanja keperluan rumah. Bu Min menegaskan semua pelayanan administrasi kependudukan itu gratis. “Dispenduk Capil akan terus berinovasi memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat Gresik. Pelayanan jemput bola dan gratis,” kata Bu Min. (yad)
GRESIK,1minute.id – SMK YPPI Darussalam 1 Cerme melaunching Darussalam Bismar e-bike pada Kamis, 19 Januari 2023. Darussalam Bismar e-bike ini merupakan bentuk teaching factory (TEFA) SMK Darussalam 1 bekerja sama dengan PT. Indobismar Surabaya.
Darussalam Bismar e-bike mencakup pelayanan pada bidang perakitan, penjualan, dan service sepeda motor listrik. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah yang meresmikan Darussalam Bismar e-bike.
Wabup Gresik Aminatun Habibah mengapresiasi berdirinya Darussalam Bismar e-bike. Sebab, kali pertama SMK di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik berharap berdirinya Darussalam Bismar e-bike menjadi virus positif bagi sekolah kejuaraan lainnya.
Lewat TEFA, kata Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah, anak didik bisa mendapatkan kesempatan untuk mempelajari keahlian yang aplikatif sehingga bisa diterapkan begitu lulus sekolah.
“SMK saat ini menjadi harapan dari Pemerintah Kabupaten Gresik untuk menjadi generasi yang kompeten di bidang masing-masing,” ujar Bu Min. Ia menilai, jika tujuan dari kerja sama tersebut untuk membentuk kemandirian bagi siswa itu sangat bagus. Dengan menerapkan ilmu yang didapat dari sekolah, anak didik bisa berlatih melakukan praktik dan bisa mengaplikasikan begitu sudah lulus.
Lebih lanjut, Bu Min menegaskan bahwa kerja sama lintas sektoral semacam ini, merupakan upaya besar Pemerintah Kabupaten Gresik dalam menurunkan tingkat pengangguran terbuka. Sebagai informasi, tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Gresik sudah mengalami penurunan 1 persen dari 8% menjadi 7%. Oleh karenanya, dirinya berharap virus baik seperti yang dilakukan SMK Darussalam 1 Cerme ini bisa menular ke sekolah-sekolah lain.
“Percepatan-percepatan ini mudah-mudahan didukung oleh sekolah yang ada di kabupaten Gresik, terutama sekolah vokasi. Di Gresik saat ini juga sudah ada Rumah Vokasi, semuanya bertujuan menjadikan anak-anak kita menjadi anak-anak yang kompeten dan siap bekerja atau berwirausaha,” tegas Wabup berlatar pendidik itu.
Sementara itu Ketua YPPI Darussalam Cerme Syaiful Kirom menaruh harapan dengan adanya kerja sama dengan perusahaan-perusahaan, bisa membawa manfaat bagi para siswa. Terkait Darussalam Bismar e-bike yang dilaunching Syaiful menegaskan bahwa kompetensi para siswa sudah mumpuni dari proses perakitan hingga pelayanan service.
“Ini salah satu keunggulan kita, semuanya dari perakitan, hingga mekanik service siap dikerjakan oleh anak-anak,” katanya. Pada kesempatan itu, Wabup Aminatun Habibah menyempatkan untuk menjajal ketangguhan sepeda listrik dari Darussalam Bismar e-bike. Dan, Wabup Aminatun membeli satu sepeda listrik untuk digunakan sehari-hari. (yad)
GRESIK,1minute.id – Sebanyak 39 SD/MI Muhammadiyah memamerkan media pembelajaran yang biasa diterapkan saat belajar mengajar. Tiap sekolah pun memiliki cara masing-masing. Pameran yang digelar di Iconmall itu mendapat apresiasi dari Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah.
Pameran media pembelajaran siswa itu rangkaian kegiatan yang diadakan oleh Forum Silaturahmi dan Komunikasi Kepala Sekolah Muhammadiyah (Foskam SD/MI) Gresik “Tentunya kami sangat mengapresiasi kegiatan ini,” kata Wabup Aminatun Habibah pada Selasa, 17 Januari 2023.
Setelah membuka, Wakil Bupati perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu menyempatkan keliling melihat media pembelajaran yang dipamerkan oleh peserta. Selain pameran media pembelajaran numerasi, Aksi Foskam SD/MI Gresik ini menggelar kegiatan itu diisi diskusi dan deklarasi anti narkoba dengan dihadiri stekholder pendidikan seperti Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK), Dinas Pendidikan (Dispendik) dan Kementerian Agama (Kemenag).
Kepala Dispendik Gresik S Hariyanto mendukung apa yang dilakukan Foskam SD/MI Gresik. Dia berharap, lembaga sekolah menjadi garda terdepan pencegahan sekaligus benteng peredaran narkoba. “Sebelumnya juga kami deklarasi anti narkoba di Masjid Agung, nah ini ditindaklanjuti oleh teman teman di lembaga naungan Muhammadiyah,” kata Hariyanto.
Ia berharap, aksi ini bisa dilakukan lembaga lain sehingga anak-anak terhindar dari segala bentuk penyalahgunaan narkoba. “Ini jadi benteng, semiga lembaga lain mengikuti,” tutupnya menanggapi usai meninjau pameran adu kreativitas puluhan sekolah di Gresik terkait media pembelajaran numerasi.
Untuk di ketahui, peredaran narkoba di Kabupaten Gresik cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Data yang dihimpun dari Satuan Reserse Narkoba (Reskoba) Polres Gresik Periode Januari-Desember 2022 telah mengamankan 276 tersangka penyalahgunaan narkotika dan zat terlarang lainnya. Barang bukti yang diamankan yakni sabu-sabu 230,46 gram. Bila harga serbuk kristal seharga Rp 1 juta per gram mencapai Rp 230 juta lebih. Sedangkan, ganja sebanyak 582,79 gram dan pil koplo sebanyak 12.972 butir. (yad)