Menuju 3 Tahun Kepemimpinan Gus Yani dan Bu Min : Bangun 2 Gedung baru SMP Negeri hingga Rumah Vokasi 

GRESIK,1minute.id – Masa kepemimpinan, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik genap dua tahun pada 26 Februari 2023 nanti. Pasangan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Grahadi Jawa Timur pada Jumat, 26 Februari 2021.

Saat itu, wabah Covid-19 mengganas. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dan Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah tidak bisa gasspoll melaksanakan program Nawa Karsa. Sebab, bupati termuda sejak berdirinya Kabupaten Gresik dan  Wakil Bupati perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu berfokus untuk penanganan wabah untuk menyelamatkan warga dari pagebluk yang paling mengerikan itu. 

Memasuki tahun kedua, pandemi melandai Gus Yani dan Bu Min memfokuskan untuk merealisasikan program Nawa Karsa. Sembilan program unggulan itu, adalah Gresik AKAS ; Gresik SEGER ; Gresik MAPAN ; Gresik AGROPOLITAN ; GEMA KARYA ; Gresik CERDAS ; Gresik SEHATI ; Gresik BAROKAH dan Gresik LESTARI. 

Di bidang pendidikan, diantaranya. Dalam dua tahun terakhir ini, sejumlah program telah dilakukan dan sudah dapat dinikmati oleh masyarakat Gresik. Terutama warga yang memiliki anak sekolah maupun belajar di pondok pesantren (Ponpes). Di era Gus Yani-Bu Min, santri ponpes mendapatkan fasilitas antarjemput ketika liburan Idul Fitri. Mereka dijemput di pondok masing-masing untuk diantar balik pulang. 

Liburan selesai dan kembali ke pondok untuk kembali nyantri, mereka diantar ke pondok lagi. Sepintas tampak sederhana. Namun, program ini menyasar ribuan santri asal Gresik yang tersebar di Jawa Timur sehingga membutuhkan persiapan matang. Manfaatnya terasa besar bagi santri dan wali santri. Tidak ribet. Santri senang, wali santri lega karena fasilitas yang diberikan selama perjalanan terjamin. Khusus santri asal Pulau Bawean, mereka juga mendapatkan tambahan subsidi tiket kapal.

PERTAMA DI JATIM : Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (empat dari kiri) dan Ketua Kadin Gresik Choirul Rizal (dua dari kanan) saat meresmikan rumah vokasi Gresik pada 24 Juni 2022 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Sedangkan, untuk siswa sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) Negeri dan Swasta, Pemkab Gresik melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) memberikan bantuan sosial (bansos) bagi orang tua yang ekonomi kurang beruntung alias kurang mampu. Pada 2022, Pemkab Gresik menggelontorkan bansos sebesar Rp 3,01 miliar untuk 8.236 siswa tersebar di 492 lembaga pendidikan. 

Rinciannya, jenjang SD sebanyak 5.951 siswa dari 384 lembaga. Setiap siswa mendapatkan bansos Rp 300 ribu. Kemudian, jenjang SMP bansos digelontorkan kepada 2.285 siswa berasal dari 108 lembaga pendidikan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Masing-masing siswa menerima Rp 540 ribu. 

Selain bantuan langsung kepada siswa, Pemkab Gresik berikhtiar untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) dan pemerataan pendidikan. Kurun waktu dua tahun ini, Pemkab Gresik membangun dua gedung sekolah baru di Gresik Selatan dan Gresik Utara.  Di Gresik Selatan telah berdiri gedung UPT SMP Negeri 33 Gresik. Gedung pendidikan itu berada di Kompleks Perumahan Bukit Bambe, Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo. Gedung sekolah itu berdiri diatas lahan seluas 7.816 meter persegi (m²). 

RUANG KELAS BARU: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman dan anggota Komisi IV DPRD Gresik Khoirul Huda usai meresmikan gedung baru,UPT SMP Negeri 34 Gresik pada Senin, 30 Januari 2023 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Gedung baru itu diresmikan oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada 1 Maret 2022 lalu. Sebelum gedung baru berdiri, siswa kelas VII dan VIII berjumlah 439 orang menempati gedung SMPN 8 Gresik yang terletak di Desa Tenaru,  Kecamatan Driyorejo untuk kegiatan belajarnya. 

Gedung sekolah baru lainnya, adalah UPT SMP Negeri 34 Gresik. Tahap pertama, proyek pembangunan sekolah berlokasi di Kompleks Perumahan Pondok Permata Suci (PPS) Desa Suci, Kecamatan Manyar telah kelar pada Desember 2022. 

Gedung UPT SMP Negeri 34 Gresik ini berdiri diatas lahan seluas 6.567 meter persegi (m²). Gedung sekolah dibangun dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Gresik 2022 sebesar Rp 8,05 miliar. Anggaran tersebut untuk pembangunan konstruksi, 10 ruang kelas, 4 ruang guru atau kantor dan 6 toilet. Saat ini, UPT SMP Negeri 34 Gresik telah memiliki 258 siswa, yakni Kelas VII dan VIII. 

Sebelum gedung sekolah berdiri, ratusan siswa nunut belajar di SDN Suci, Kecamatan Manyar. Kini, mereka telah memiliki gedung baru. Siswa dan wali murid riang. Zulfikar Reza Saputra, siswa kelas VIII UPT SMP Negeri 34 Gresik tidak bisa menyembunyikan perasaan gembiranya. Sebab, selama 1,5 tahun ini untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar nebeng di SDN Suci. “Saya merasa tidak enak. Seperti masih SD terus. Sekarang saya senang karena sudah memiliki sekolah sendiri. Terima kasih bapak Bupati,” katanya. 

JAJAL MOTOR LISTRIK: Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah ketika menjajal motor listrik karya SMK YPPI Darussalam Cerme pada Kamis, 19 Januari 2023 ( Foto: Prokopim for 1minute.id)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menceritakan, berdiri gedung SMP Negeri 34 Gresik setelah dirinya bersama Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah keliling perumahan. Ia naik odong-odong dan berhenti di sebuah warung kopi di Kompleks Perumahan Pondok Permata Suci (PPS), Desa Suci, Kecamatan Manyar.  Waktu itu, katanya,  ibu-ibu curhat anak-anak sulit masuk sekolah negeri. Sebab, di Kompleks Perumahan Pondok Permata Suci tidak ada sekolah menengah pertama (SMP) Negeri. 

“Prasasti lembaga pendidikan. Semoga tempat ini penuh berkah bagi anak untuk mencari ilmu,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani diamini ratusan siswa, wali murid dan para undangan saat mengawali sambutannya pada Senin, 30 Januari 2023. Pembangunan sekolah baru ini, untuk pemerataan pendidikan di Gresik. 

“Sudah menjadi kewajiban kita bersama bahwa kita harus memastikan ketersediaan infrastruktur sekolah serta sarana dan prasarana yang terbaik untuk anak-anak kita,” ujar Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada suatu kesempatan. 

Selain pembangunan gedung sekolah baru, Pemkab Gresik melakukan renovasi puluhan ruang kelas sekolah. Perbaikan ringan hingga berat. “Kita tidak bisa memilih ditakdirkan menjadi apa. Tetapi kita bisa menentukan, kita bisa menjadi apa tergantung dari kita, tergantung kreativitas kita, kita punya bakat yang istimewa terus kita dorong serta doa bapak dan ibu menjadi kunci kesuksesan kita,” kata Gus Yani pada suatu kesempatan di UPT SMP Negeri 4 Gresik. 

ANTUSIAS BELAJAR: Siswa UPT SMP Negeri 34 Gresik semringah karena telah memiliki gedung sendiri dan diresmikan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Senin, 30 Januari 2023 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Selain ketersedian infrastruktur, sarana dan prasarana (Sarpras), Pemkab Gresik mendorong para pelajar memiliki terampil yang handal. Sehingga, ketika lulus sekolah mereka yang ingin bekerja memiliki kompetensi yang lebih mumpuni.  Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersinergi dan kolaborasi dengan Kamar Dagang Indonesia (Kadin), Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Gresik dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Gresik mendirikan rumah vokasi. Rumah Vokasi ini kali pertama di Indonesia berada di Jalan Panglima Sudirman, Gresik.  Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meresmikan rumah vokasi itu. 

Rumah Vokasi untuk pelajar Kota Industri-julukan lain-Kabupaten Gresik itu akan difungsikan untuk meningkatkan kompetensi di sektor tenaga kerja. Dan, juga untuk menciptakan enterpreneurship bagi lulusan SMA, SMK maupun perguruan tinggi.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berharap rumah vokasi nantinya menjadi pelatihan dan pendidikan bagi siswa SMK. Pelatihan dan pendidikan yang disesuaikan kebutuhan industri. Sehingga pelatihan harus lebih spesifik lagi. Dan, rumah vokasi yang berdiri di Kabupaten Gresik ini bisa menjadi percontohan di Jawa Timur guna mengatasi pengangguran terbuka.

Khofifah menyebut jumlah pengangguran terbuka lulusan SMK semakin menurun. “Saat ini, pengangguran terbuka lulusan SMK hanya satu digit,” katanya. Khofifah mengusulkan untuk mempertajam keterampilan para pelajar untuk dilakukan magang ke luar negeri. “Kalau bisa ada program magang dua tahun ke Jerman,” tegasnya. 

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan adanya rumah bersama ini juga untuk mengatasi pengangguran. Ini karena pengangguran di Kabupaten Gresik masih tinggi. “Rumah vokasi adalah solusinya mengingat para lulusan SMA, SMK maupun perguruan tinggi skill dan kompetensinya ditingkatkan melalui pelatihan,”katanya. (yad/adv)

Menuju 3 Tahun Kepemimpinan Gus Yani dan Bu Min : Bangun 2 Gedung baru SMP Negeri hingga Rumah Vokasi  Selengkapnya

227 Mahasiswa KKN UQ Wujudkan Desa SIAP, Desa Melek Teknologi 

GRESIK,1minute.id – Teknologi informasi berkembang begitu cepat. Desa harus berbenah. Lebih modern. Warga Desa semakin melek teknologi.  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melalui sistem informasi administrasi publik (SIAP), salah satu program Nawa Karsa di tingkat desa terus digeber. 
Menurut Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, 

salah satu target Desa SIAP adalah mempersiapkan warganya untuk lebih siap dengan teknologi. “Dengan program Desa SIAP, kita inginkan di Kabupaten Gresik punya satu data yang terintegrasi. Nah ini semua harus dimulai dari desa. Karena yang bertugas memasukkan data awal adalah dari desa,” kata Wabup Aminatun Habibah di depan peserta kuliah kerja nyata (KKN) dan para dosen Universitas Qomaruddin pada Minggu, 22 Januari 2023.

Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah melanjutkan, nantinya akan ada program yang berkaitan dengan kondisi sosial dan kesehatan. Seperti penyamaan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di desa dengan Dinas Sosial (Dinsos), dan upaya dalam penurunan stunting.

“Karena DTKS akan sangat berpengaruh dalam pendistribusian bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Sehingga, nanti dapat membantu dalam pencegahan dan penanganan stunting saat ini,” imbuh Wabup perempuan pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu.

Oleh karenanya, Bu Min berharap agar program kerja tersebut dapat berkelanjutan.Kedepannya, dia juga  mengharapkan agar KKN UQ dapat merambah ke Pulau Bawean. Menurutnya, kehadiran para mahasiswa UQ akan sangat bermanfaat bagi warga yang berada di 180 mil laut dari Kota Gresik itu.

“Saya harapkan kedepannya (KKN UQ) dapat pergi ke Pulau Bawean. Karena desa di sana sangat membutuhkan kehadiran para mahasiswa. Ditambah kondisi sosial di sana itu sangat religius, jadi cocok dengan Universitas Qomaruddin,” ujar wabup berlatar pendidik itu. 

Program KKN UQ kali ini diikuti 277 peserta. Mereka akan disebar di beberapa kecamatan. Yakni, 3 desa di Kecamatan Sidayu, 5 desa Kecamatan Bungah, 2 desa Kecamatan Manyar, dan 4 desa Kecamatan Glagah, Lamongan.

Program kerja yang difokuskan tahun ini meliputi lima hal, yaitu, pendidikan lingkungan dan kesehatan ; organisasi dan kepemudaan ; sosial ekonomi dan kewirausahaan ; lingkungan dan kesehatan dan teknologi tepat guna.

Untuk mendukung semua itu, dalam pembekalan kali ini, menghadirkan Kepala Dinas Pemberdayaan masyarakat desa (PMD) Gresik Abu Hasan dan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah. Mereka akan memberikan materi terkait topik yang dibutuhkan dalam pelaksanaan KKN Februari mendatang. (yad)

227 Mahasiswa KKN UQ Wujudkan Desa SIAP, Desa Melek Teknologi  Selengkapnya

Pergama Wadah Pemuda Produktif dan Kreatif 

GRESIK,1minute.id – Perkemahan Pramuka Penggalang Ma’arif NU (Pergama) ke-IV digelar di Bumi Perkemahan di Desa Tebuwung, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik pada Jumat, 20 Januari 2023.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menyatakan Pramuka merupakan cikal bakal dari generasi muda yang produktif. “Melihat kondisi saat ini, masih banyak pemuda yang kesulitan mendapatkan pekerjaan. Oleh karena itu, adik-adik sekalian nanti harus menjadi seorang Pramuka produktif yang memiliki jiwa kreatif dalam bidang apapun,” ujar Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tercatat dari 8,42 juta pengangguran di Indonesia, 59% berasal dari rentang usia 15-29 tahun. Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Gresik pada 2021 mencapai 56.261 orang. Sehingga perlu adanya pembinaan terkait produktivitas sejak dini.

Bu Min melanjutkan, bahwa Pramuka adalah media dalam membentuk moral anak bangsa. “Proses membentuk kepribadian, kecakapan hidup, dan akhlak mulia adalah dengan pengamalan nilai-nilai kepramukaan. Ini bertujuan untuk menjadi warga Negara Indonesia yang setia dan patuh pada NKRI.” kata Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Gresik itu.

Pergama ke-IV kali diikuti oleh 71 regu (32 regu putra dan 39 regu putri) dari 10 kecamatan. Total peserta 710 siswa Madrasah Ibtidaiyah. Selama tiga hari, mulai Jumat, 20 Januari 2023, mereka akan diberikan berbagai macam materi dan perlombaan. Kegiatan bidang religius (Salat berjamaah, tahlil dan istighosah), teknik kepramukaan (upacara, pendirian tenda, sandi, morse, semaphore, peonering), dan seni budaya (kreasi seni, damar kurung, karnaval budaya). Kesehatan (senam pagi), Permainan Ketangkasan, dan daya nalar. (yad)

Pergama Wadah Pemuda Produktif dan Kreatif  Selengkapnya

Disdukcapil Gresik Buka Layanan Di Mal, Gratis!

GRESIK,1minute.id – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Gresik membuka pelayanan di Gresmall di Jalan Sumatera  Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB) selama tiga hari, Rabu dan Jumat, 18-20 Januari 2023. 

Pelayanan semua administrasi kependudukan (adminduk). Diantaranya, perekaman dan cetak KTP elektronik, cetak Kartu Keluarga, Akta Kelahiran dan Akta Kematian, Kartu Identitas Anak (KIA), Identitas Kependudukan Digital, Data Ganda dan Anomali, Perkawinan Non Muslim, legalisir hingga pengurusan Keterangan Pindah Masuk dan Keluar.

Kemudahan pelayanan ini, ikhtiar Disdukcapil untuk mewujudkan program Nawa Karsa, Bupati-Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah dalam bidang adminduk. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menyempatkan meninjau pelayanan adminduk Disdukcapil pada Kamis, 19 Januari 2023. Kedatangan Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu disambut Kepala Disdukcapil Gresik Hari Syawaludin. Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah semringah. Sebab, layanan adminduk itu mendapatkan respon positif dari warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

Ratusan orang silih berganti memanfaatkan layanan tersebut. Ada sengaja datang untuk mengurus dokumen kependudukan itu. Banyak juga datang setelah nge-mal belanja keperluan rumah. Bu Min menegaskan semua pelayanan administrasi kependudukan itu gratis. “Dispenduk Capil akan  terus berinovasi memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat Gresik. Pelayanan jemput bola dan gratis,” kata Bu Min. (yad)

Disdukcapil Gresik Buka Layanan Di Mal, Gratis! Selengkapnya

Jajal Ketangguhan Motor Listrik Karya Siswa, Wabup Aminatun Habibah Pun Kepincut Membeli Darussalam Bismar e-bike 

GRESIK,1minute.id – SMK YPPI Darussalam 1 Cerme melaunching Darussalam Bismar e-bike pada Kamis, 19 Januari 2023. Darussalam Bismar e-bike ini merupakan bentuk teaching factory (TEFA) SMK Darussalam 1 bekerja sama dengan PT. Indobismar Surabaya.

Darussalam Bismar e-bike mencakup pelayanan pada bidang perakitan, penjualan, dan service sepeda motor listrik. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah yang meresmikan Darussalam Bismar e-bike. 

Wabup Gresik Aminatun Habibah mengapresiasi berdirinya Darussalam Bismar e-bike. Sebab, kali pertama SMK di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik berharap berdirinya Darussalam Bismar e-bike menjadi virus positif bagi sekolah kejuaraan lainnya. 

Lewat TEFA, kata Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah, anak didik bisa mendapatkan kesempatan untuk mempelajari keahlian yang aplikatif sehingga bisa diterapkan begitu lulus sekolah.

“SMK saat ini menjadi harapan dari Pemerintah Kabupaten Gresik untuk menjadi generasi yang kompeten di bidang masing-masing,” ujar Bu Min. Ia menilai, jika tujuan dari kerja sama tersebut untuk membentuk kemandirian bagi siswa itu sangat bagus. Dengan menerapkan ilmu yang didapat dari sekolah, anak didik bisa berlatih melakukan praktik dan bisa mengaplikasikan begitu sudah lulus.

Lebih lanjut, Bu Min menegaskan bahwa kerja sama lintas sektoral semacam ini, merupakan upaya besar Pemerintah Kabupaten Gresik dalam menurunkan tingkat pengangguran terbuka. Sebagai informasi, tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Gresik sudah mengalami penurunan 1 persen dari 8% menjadi 7%. Oleh karenanya, dirinya berharap virus baik seperti yang dilakukan SMK Darussalam 1 Cerme ini bisa menular ke sekolah-sekolah lain.

“Percepatan-percepatan ini mudah-mudahan didukung oleh sekolah yang ada di kabupaten Gresik, terutama sekolah vokasi. Di Gresik saat ini juga sudah ada Rumah Vokasi, semuanya bertujuan menjadikan anak-anak kita menjadi anak-anak yang kompeten dan siap bekerja atau berwirausaha,” tegas Wabup berlatar pendidik itu.

Sementara itu Ketua YPPI Darussalam Cerme Syaiful Kirom menaruh harapan dengan adanya kerja sama dengan perusahaan-perusahaan, bisa membawa manfaat bagi para siswa. Terkait  Darussalam Bismar e-bike yang dilaunching Syaiful menegaskan bahwa kompetensi para siswa sudah mumpuni dari proses perakitan hingga pelayanan service.

“Ini salah satu keunggulan kita, semuanya dari perakitan, hingga mekanik service siap dikerjakan oleh anak-anak,” katanya. Pada kesempatan itu, Wabup Aminatun Habibah menyempatkan untuk menjajal ketangguhan sepeda listrik dari Darussalam Bismar e-bike. Dan, Wabup Aminatun membeli satu sepeda listrik untuk digunakan sehari-hari. (yad)

Jajal Ketangguhan Motor Listrik Karya Siswa, Wabup Aminatun Habibah Pun Kepincut Membeli Darussalam Bismar e-bike  Selengkapnya

Wabup Gresik Apresiasi Pameran Media Pembelajaran dan Deklarasi Anti Narkoba 

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 39 SD/MI Muhammadiyah  memamerkan media pembelajaran yang biasa diterapkan saat belajar mengajar. Tiap sekolah pun memiliki cara masing-masing. Pameran yang digelar di Iconmall itu mendapat apresiasi dari Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah.

Pameran media pembelajaran siswa itu rangkaian kegiatan yang diadakan oleh Forum Silaturahmi dan Komunikasi Kepala Sekolah Muhammadiyah (Foskam SD/MI) Gresik “Tentunya kami sangat mengapresiasi kegiatan ini,” kata Wabup Aminatun Habibah pada  Selasa, 17 Januari 2023.

Setelah membuka, Wakil Bupati perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu menyempatkan keliling melihat media pembelajaran yang dipamerkan oleh peserta.  Selain pameran media pembelajaran numerasi, Aksi Foskam SD/MI Gresik ini menggelar kegiatan itu diisi diskusi dan deklarasi anti narkoba dengan dihadiri stekholder pendidikan seperti Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK), Dinas Pendidikan (Dispendik) dan Kementerian Agama (Kemenag).

Kepala Dispendik Gresik S Hariyanto mendukung apa yang dilakukan Foskam SD/MI Gresik. Dia berharap, lembaga sekolah menjadi garda terdepan pencegahan sekaligus benteng peredaran narkoba. “Sebelumnya juga kami deklarasi anti narkoba di Masjid Agung, nah ini ditindaklanjuti oleh teman teman di lembaga naungan Muhammadiyah,” kata Hariyanto.

Ia berharap, aksi ini bisa dilakukan lembaga lain sehingga anak-anak terhindar dari segala bentuk penyalahgunaan narkoba. “Ini jadi benteng, semiga lembaga lain mengikuti,” tutupnya menanggapi usai meninjau pameran adu kreativitas puluhan sekolah di Gresik terkait media pembelajaran numerasi.

Untuk di ketahui, peredaran narkoba di Kabupaten Gresik cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Data yang dihimpun dari Satuan Reserse Narkoba (Reskoba) Polres Gresik Periode Januari-Desember 2022 telah mengamankan 276 tersangka penyalahgunaan narkotika dan zat terlarang lainnya. Barang bukti yang diamankan yakni sabu-sabu 230,46 gram. Bila harga serbuk kristal seharga Rp 1 juta per gram mencapai Rp 230 juta lebih. Sedangkan, ganja sebanyak 582,79 gram dan pil koplo sebanyak 12.972 butir.  (yad)

Wabup Gresik Apresiasi Pameran Media Pembelajaran dan Deklarasi Anti Narkoba  Selengkapnya

Wabup Gresik : Nakes Tidak Boleh Bedakan Status Pasien, Utamakan 3S atau Mundur

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus memperbaiki pelayanan program Universal Health Coverage (UHC). Salah satu program Nawa Karsa, Bupati-Wakil Bupati, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah yang dilaunching pada September 2022 lalu.

Program pelayanan kesehatan gratis bagi warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik cukup menggunakan nomor induk kependudukan (NIK). Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, bidang kesehatan, salah satu bidang yang paling banyak disorot oleh masyarakat. 

Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah meminta agar Puskesmas bisa terus melakukan inovasi dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Apalagi dengan sudah berjalannya program Universal Health Coverage (UHC). Bu Min berharap puskesmas bisa memanfaatkan secara maksimal untuk masyarakat.

“Puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat harus memberikan pelayanan paripurna,” kata Bu Min di dampingi Kepala Dinas  Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah dalam kunjungan kerja dalam rangka pembinaan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di Puskesmas Menganti pada Selasa, 17 Januari 2022. 

Pembinaan kepada tenaga kesehatan (nakes) ini diikuti oleh Kepala Puskesmas Menganti Estu Tanjungsari dan Kepala Puskesmas Kepatihan Herlyati Nur Hidayati serta tenaga medis, paramedis, analis kesehatan dan apoteker ini, Bu Min melanjutkan program UHC sudah berjalan kurang lebih tiga bulan, masih banyak kendala yang ditemui di lapangan. Ia berharap kendala yang muncul secepatnya bisa mendapatkan solusi.

Bu Min mengingatkan kepada para nakes dalam memberikan pelayanan  kepada masyarakat tidak boleh membeda-bedakan fisik ataupun status masyarakat. Semuanya harus dilayani sama baiknya dengan mengutamakan 3S, yakni, senyum, sapa dan salam. 

“Sebagai nakes sekaligus ASN, kita harus sadar bahwa kita adalah pelayan masyarakat. Seperti sumpah panjenengan semua, untuk bersedia kapan pun dibutuhkan oleh masyarakat. Sehingga kalau dalam pelayanannya masih saja tidak ramah, sebaiknya mundur saja dari nakes,” tegas wakil Bupati perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu. 

Bu Min menegaskan, arahan ini tidak hanya berlaku untuk puskesmas wilayah Menganti saja. Namun juga seluruh Puskesmas yang ada di wilayah Kabupaten Gresik. Dalam kesempatan itu, terungkap sejumlah persoalan kerap membuat pelayanan tidak maksimal.

Diantaranya, warga datang ke tempat pelayanan tanpa membawa identitas diri. Selain itu, banyak bayi usia diatas tiga bulan tidak memiliki NIK karena belum tercatat di kartu keluarga (KK). Berdasarkan aturan bayi diatas 3 bulan tidak boleh menggunakan NIK orang tuanya. 

Menanggapi hal tersebut, Bu Min dan Kadinkes memberikan arahan untuk kasus semacam ini dilakukan pelayanan terlebih dahulu, sambil di catat datanya untuk di kroscek pada desa masing-masing. Namun, harapannya tentu masyarakat bisa lebih sadar tentang pentingnya memiliki dokumen kependudukan. Apalagi dengan berbagai kemudahan dalam mengurus dokumen tersebut.

“Akan kita sampaikan kepada kepala desa untuk bisa membantu mem follow up terkait dokumen kependudukan warganya. Sehingga kedepan, hal semacam ini tidak menghambat kinerja  panjenengan semua,” pungkas Bu Min. (yad)

Wabup Gresik : Nakes Tidak Boleh Bedakan Status Pasien, Utamakan 3S atau Mundur Selengkapnya

Sosok Ibu Sangat Istimewa dan Mulia,  Wabup Gresik :  Ikhlas, Pahala Melebihi Laki-laki

GRESIK,1minute.id – “Pendidikan seorang anak dan keharmonisan keluarga berawal dari seorang ibu, maka kemuliaan inilah yang menjadikan pahala kita lebih banyak dibanding laki-laki. Akan tetapi, untuk mencapai kemuliaan itu, maka kita seorang ibu juga dituntut untuk selalu ikhlas dalam menjalaninya,” tutur Wakil Bupati (Wabup) Gresik Aminatun Habibah mengawali sambutan dalam Tahlil Akbar dan Peringatan Hari Ibu di Masjid Jama’atul Ikhwan, Kelurahab Kemuteran, Gresik pada Minggu, 8 Januari 2023.

Penyelenggara acara itu adalah Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Gresik. Acara itu dihadiri seluruh PAC Muslimat NU dan Pimpinan Ranting (PR) Muslimat NU Kemuteran, Gresik. Bu Min melanjutkan, untuk menjadi seorang ibu yang ikhlas dibutuhkan sebuah komitmen yang serius. Tidak mudah terpengaruh dengan emosi, menjadi hal yang penting untuk diperhatikan.

“Jangan sampai jadi ibu yang durhaka pada anaknya, seperti kasus ibu yang merebut menantu tempo hari. Itu perbuatan yang sangat tercela, lebih-lebih bagi seorang ibu,” Bu Min yang juga Ketua Bu Nyai Gresik itu.

Maka, Bu Min mengharapkan, dengan diperingatinya Hari Ibu, menjadi sebuah motivasi dan pengingat kepada seluruh anggota Muslimat NU untuk menjadi wantita yang berkualitas. Baik di bidang rohani, sosial, kesehatan, dan perekonomian.

“Maka saya dan pak bupati juga terus membantu perkembangan Muslimat NU di Gresik. Seperti usulan penyediaan lahan kantor, jaminan kesehatan menggunakan Universal Health Coverage (UHC), dan dukungan kepada UMKM lewat Bank Gresik,” ujarnya.

Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Gresik Hj. Aliyah Ghozali menambahkan dirinya bersama seluruh Muslimat NU se-Kabupaten Gresik, akan kompak berupaya melakukan berbagai macam peningkatan. “Disamping kita terus memperbanyak anggota, kita juga akan meningkatkan kualitas pendidikannya, agamanya, kesehatannya, dan yang lain sehingga kita dapat menjadi menjadi organisasi perempuan NU yang berkualitas.” ujarnya.

Sebagai bentuk penghargaan, Bu Min bersama Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kecamatan Gresik Dewi Misturoh, memberikan hadiah kepada beberapa sesepuh PAC Muslimat NU Kecamatan Gresik. Hadiah tersebut diberikan atas loyalitas menjadi anggota Muslimat NU Gresik selama bertahun-tahun. (yad)

Sosok Ibu Sangat Istimewa dan Mulia,  Wabup Gresik :  Ikhlas, Pahala Melebihi Laki-laki Selengkapnya

Fubamio Dimulai, Wabup Gresik ; Bermain Fair Play , Semoga Muncul Talenta-talenta Muda baru

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah membuka Turnamen Futsal Basket SMA Muhammadiyah 10 (SMAMIO) Gresik pada Sabtu, 7 Januari 2023. Turnamen Futsal Basket ke-6 ini digelar di lapangan indoor, Gedung Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP) di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik. 

Turnamen mengusung tema Play With Passion, Spirit To Be Champion”, Fubamio ini berlangsung selama lebih sebulan. Yakni, 7 Januari sampai 15 Februari 2023 diikuti 

80 tim dari SMP dan SMA Negeri/Swasta se-Jawa Timur.  Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah berharap Fubamio ini bisa muncul talenta-talenta baru di bidang olahraga di Kabupaten Gresik.

“Saya mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya acara yang luar biasa ini, utamanya dalam pencarian anak-anak kita yang punya skill dalam futsal dan basket,” ujar Bu Min, sapaan Wabup Aminatun Habibah mengawali sambutannya.

Wakil Bupati pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik juga menyapa peserta turnamen itu. Ia pun berpesan kepada seluruh peserta dan official yang bertanding untuk tetap menjunjung fsir play. Menjaga sportivitas, sehingga tercipta pertandingan yang kompetitif dan membangun.

“Semua yang datang hari ini adalah juara. Dan semoga lewat turnamen-turnamen seperti ini, bisa muncul atlet-atlet muda yang mampu mengharumkan nama Jawa Timur dalam kancah olahraga,” pungkasnya.

Fubamio merupakan kegiatan tahunan yang digelar oleh SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik. Namun, lantaran pandemi Covid-19 gelaran turnamen rutin ini terpaksa terhenti 2 tahun. Kali terterakhir digelar pada 2020. Tahun ini, Fubamio ke-6 peserta membludak. Sebanyak 80 tim dari SMP dan SMA negeri/swasta se-Jawa Timur.

Pembukaan turnamen ini dihadiri Pimpinan Daerah Muhammadiyah Gresik Dodik Priyambada, Kepala Disparekrafbudpora Gresik Syaifudin Ghozali, serta Ketua Umum Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbassi)  Gresik Erry Bramasto, dan Ketua PSSI  Gresik Rofiqi. (yad)

Fubamio Dimulai, Wabup Gresik ; Bermain Fair Play , Semoga Muncul Talenta-talenta Muda baru Selengkapnya

Dua Siswa Bawean Raih Penghargaan Pelajar Terpercaya Diri Nasional

GRESIK,1minute.id – Dua siswi asal Pulau Bawean, Kabupaten Gresik mendapatkan penghargaan sebagai Pelajar Terpercaya Diri dalam Jambore Pelajar Teladan Bangsa IX 2022 di Jakarta. Mendengar hal tersebut, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengundang mereka berdua ke kantornya pada Kamis, 5 Januari 2023.

Dua siswi tersebut adalah, Dwi Kurniawati, 17,  dan Eka Laila Wahyuni, 17. Keduanya siswi Madrasah Aliyah (MA) Umar Mas’ud, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik. 

Sebelumnya mereka berdua telah mengikuti Jambore selama empat hari, pada 27 – 30 Desember 2022. Bertemakan “Pelajar dan Peran Aktif Pencegahan Kekerasan di Era Digital”, agenda ini diikuti 100 peserta dari 59 kota/kabupaten se Indonesia.

Atas prestasi yang ditorehkan, Bu Min, sapaan akrab, memberikan apresiasi berupa uang pembinaan yang diberikan secara langsung. Bu Min juga mengharapkan, agar mereka berdua menjadi contoh untuk para pelajar di Gresik. Terutama dalam bidang pengembangan diri sehingga dapat berprestasi dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Mudah-mudahan akan banyak pelajar yang berprestasi seperti kedua adik-adik ini. Tidak hanya di bidang ini (pencegahan kekerasan era digital), tapi juga di bidang yang lain. Yang penting kita memiliki keinginan untuk maju dan berkembang untuk berprestasi kedepannya,” ujar Bu Min.

Dwi Kurniawati juga mengatakan, sebelumnya dia dan temannya merasa cukup minder ketika tiba di Jakarta. Mereka menganggap pelajar di sana memiliki keunggulan dalam ilmu dan pengalaman.

“Meskipun kami berasal dari kepulauan yang jauh, tapi kami juga bertekad untuk selalu percaya diri sehingga bisa mendapatkan ilmu yang sama dan bisa berprestasi di kancah nasional,” ucap Dwi. Mereka juga berkata akan berusaha menciptakan lingkungan belajar yang bagus di Bawean. Sehingga, para pelajar di sana bisa mendapatkan ilmu yang tidak kalah dengan pelajar di luar pulau. (yad)

Dua Siswa Bawean Raih Penghargaan Pelajar Terpercaya Diri Nasional Selengkapnya