Lantik Anggota Pramuka Garuda SMP Negeri 1 Gresik, Ketua Kwarcab Ajak Kurangi Sampah Plastik 

GRESIK,1minute.id – Ketua Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Gresik Aminatun Habibah melantik 45 anggota Pramuka Garuda gugus depan (gudep) 09.003-004 pangkalan UPT SMP Negeri 1 Gresik pada Jumat, 24 Februari 2023.

Pelantikan anggota kepanduan dilakukan di halaman SMP Negeri 1 Gresik di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik dihadiri oleh para wali murid anggota pramuka yang dilantik. Menurut Aminatun Habibah mengatakan bahwa melalui gerakan Pramuka, generasi muda dicetak untuk menjadi generasi yang mandiri.

“Anak-anak pramuka di didik menjadi seorang anak yang mandiri luar dalam, baik jasmani maupun rohani. Semuanya juga harus sesuai janjinya tadi, yakni berprilaku dengan berlandaskan pancasila dan cinta NKRI,” ujar Kak Aminatun Habibah yang juga Wakil Bupati Gresik itu.

Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah mengaku bangga dengan banyaknya anggota Pramuka Garuda yang mengikuti pelantikan. Hal ini lantaran untuk menjadi Pramuka Garuda, harus sudah memperoleh kompetensi yamg sudah disyaratkan, dan itu tidak mudah.

Lebih lanjut, dalam kesempatan ini Bu Min juga menitip pesan terkait kesadaran menjaga lingkungan. Hal ini terkait isu persampahan yang saat ini menjadi salah satu isu penting di Kabupaten Gresik. Bu Min mengajak anak-anak untuk menumbuhkan kesadaran akan lingkungan, utamanya dalam penggunaan barang kemasan plastik.

“Permasalahan di Kabupaten Gresik salah satunya adalah soal sampah. Oleh karenanya saya mengajak anak-anak semua untuk mulai membudayakan zero waste , baik dari sampah plastik maupun anorganik. Untuk minuman contohnya, bisa dimulai dengan membawa botol minuman sendiri,” kata Bu Min.

Sebagai informasi Pramuka Garuda merupakan tingkatan tertinggi dalam setiap golongan Pramuka baik Siaga, Penggalang, Penegak, Pandega. Upacara pelantikan Pramuka Garuda yang dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S. Hariyanto Ketua Mabiran juga Camat Gresik Arief Wicaksono dan Ketua Kwaran Gerakan Pramuka Parwah kali ini juga dimeriahkan dengan penampilan tari tradisional persembahan anak-anak Pramuka SMP Negeri 1 Gresik. (yad)

Lantik Anggota Pramuka Garuda SMP Negeri 1 Gresik, Ketua Kwarcab Ajak Kurangi Sampah Plastik  Selengkapnya

Wabup Dorong Guru Jaga Etos Kerja dan Kualitas Pendidikan Gresik

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mendorong ekosistem pendidikan di Kabupaten Gresik untuk terus mempertahankan etos kerja. Hal ini disampaikan wabup saat membuka kegiatan pembinaan keorganisasian terhadap guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan honorer di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 21 Februari 2023.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI)  Gresik ini, dihadiri sebanyak 399 peserta dari guru, kepala sekolah, hingga pengawas. Mereka berasal dari tiga kecamatan yakni Kecamatan Gresik, Kebomas, dan Manyar.

“Kita dari Kabupaten Gresik selalu mengusahakan teman-teman honorer bisa menjadi PPPK. Terutama teman-teman guru dan tenaga kesehatan yang memang sudah linier ijazahnya. Tapi yang terpenting adalah, bagaimana kewajiban kita untuk memberikan yang terbaik bagi anak didik,” tegas Wabup berlatar pendidik itu.

Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah menambahkan, dari sisi Pemerintah Kabupaten Gresik selalu mengusahakan yang terbaik untuk para guru. Oleh karenanya diharapkan guru juga bisa memberikan yang terbaik.

“Jangan hanya menuntut honor saja, jangan karena sudah PPPK kinerjanya jadi klewas-klewes,” ungkapnya. Acara ini dihadiri Dewan Penasehat PGRI Gresik Moelyono, Ketua PGRI Gresik Arif Susanto, serta Pimpinan Cabang PGRI Kecamatan Manyar, Gresik dan Kebomas

Sebagai informasi, saat ini Pemerintah Kabupaten Gresik terus berkomitmen menyelesaikan permasalahan kesejahteraan tenaga honorer guru. Salah satunya terlihat dengan kebijakan durasi kontrak PPPK guru, yang lebih panjang dibandingkan kabubupaten/kota yang lain.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Koordinator PPPK Gresik Dami Sunarti menyampaikan bahwa, PPPK merupakan solusi dari pemerintah pusat bagi tenaga honorer. Tetapi, dalam pelaksanaannya diperlukan peran besar dari pemerintah daerah.

“Kita yang sudah diangkat menjadi ASN PPPK harus bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah daerah. Karenanya, guru harus mampu mendukung program-program pemerintah dalam memastikan kualitas pelayanan kepada anak didik,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan Gresik S. Hariyanto   mengajak kepada semua guru dan kepala sekolah yang hadir untuk bersama-sama terus berbenah dalam kualitas pendidikan.”Semoga sinergitas dan kolaborasi PGRI dengan Dinas Pendidikan semacam ini bisa membawa kemajuan yang berarti bagi dunia pendidikan di Kabupaten Gresik,” pungkas Hariyanto. (yad)

Wabup Dorong Guru Jaga Etos Kerja dan Kualitas Pendidikan Gresik Selengkapnya

Ikhtiar Wujudkan Gresik Ramah dan Nyaman untuk Anak, KBPPPA Gresik Ngobrol Bareng  Komunitas Anak

GRESIK,1minute.id – Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Gresik menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunanan (Musrenbang) Anak. Musrenbang mengangkat tema “Meraih Cita, Meraih Asa, Bersama Komunitas Anak Gresik Ceria’, kegiatan Ngobrol bareng ini diikuti oleh puluhan perwakilan anak dari beberapa sekolah di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

Tujuannya, ikhtiar pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik untuk pemenuhan hak-hak anak sehingga bisa mewujudkan Gresik Kota Ramah Anak, Gresik Nyaman bagi semua warga. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, Musrenbang untuk mendapatkan masukan pemikiran dari anak-anak.  Masukan iru berharga untuk kebijakan ramah anak di Kabupaten Gresik. 

Musrenbang anak merupakan komitmen nyata Kabupaten Gresik, yang terus berbenah untuk menjadi Kabupaten yang layak untuk anak. “Kami di Pemerintah Kabupaten Gresik harus memperhatikan seluruh kebutuhan anak-anak di Kabupaten Gresik. Sebagai informasi, di Kabupaten Gresik saat ini terdapat kurang lebih 370 ribu anak. Dan saat ini suaranya diwakili oleh anak-anak disini,” ungkap Bu Min, begitu Wabup kerap disapa pada Senin, 20 Februari 2023.

Oleh karenanya, Bu Min berharap hasil dari Musrenbang anak harus bisa merepresentasikan apa yang menjadi harapan anak-anak di Gresik. Selain itu, Wabup berlatar pendidik itu,  juga mengingatkan kepada anak-anak untuk tidak hanya menuntut haknya saja, melainkan juga memenuhi apa yang sudah menjadi kewajibannya.

Kepada jajaran OPD di Kabupaten Gresik, Bu Min menegaskan kebijakan kabupaten layak anak merupakan prioritas yang wajib menjadi perhatian dalam menyusun program dan kegiatan dalam perencanaan pembangunan di Kabupaten Gresik.

“Harapan besar kita adalah semua anak di Kabupaten Gresik mendapatkan layanan yang baik serta terpenuhi semua haknya. Bersama dengan anak-anak, bagaimana membuat kabupaten kita ini menjadi tempat yang nyaman bagi semua,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas KBPPPA Gresik dr. Titik Ernawati mengatakan bahwa hasil dari Musrenbang anak  menjadi usulan rencana program pemenuhan dan juga sebagai masukan prioritas pemenuhan hak anak di Kabupaten Gresik.

Kesempatan bertemu dan berdiskusi dengan Bu Min dalam Musrenbang anak, tidak dilewatkan begitu saja oleh anak-anak yang hadir. Dalam sesi diskusi, tidak henti-hentinya anak anak menyampaikan berbagai masukan dan kejadian di lapangan. Mulai dari masalah bullying , sekolah dan tempat ramah anak, masalah edukasi seksual, hingga keberpihakan pada kelompok inklusi tidak lepas dari sorotan. (yad)

Ikhtiar Wujudkan Gresik Ramah dan Nyaman untuk Anak, KBPPPA Gresik Ngobrol Bareng  Komunitas Anak Selengkapnya

Program UHC Lahirkan Layanan Homecare di Puskesmas Benjeng dan Metatu 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus berupaya melakukan meningkatkan pemanfaat program Universal Health Coverage (UHC). Program berobat cukup bawa kartu tanda penduduk elektronik atau kartu keluarga.

Puskesmas pun berlomba melakukan inovasi pelayanan untuk memudahkan dan mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Puskesmas Metatu dan Puskesmas Benjeng, misalnya. 

Dua Puskesmas di Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik itu membuat terobosan pelayanan yakni homecare, konsultasi kesehatan via whatsapp, perawatan penderita diabetes, screening TBC, hingga jemput bola masalah stunting di sekolah. Inovasi ini akan semakin memudahkan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Apalagi, virus positif itu menular ke puskesmas lainnya di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang berpenduduk 1,3 juta jiwa ini.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengingat kepada para tenaga medis dan para medis untuk terus mensosialisasi UHC kepada masyarakat. Ia pun mewanti-wanti jangan sampai muncul anggapan di masyarakat, bahwa adanya UHC justru mempersulit pelayanan kesehatan. 

“Kalau perlu nakes untuk turun ke masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan. Seperti yang dilakukan oleh nakes di puskesmas Benjeng dan Metatu ini,” puji Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah dalam pemantapan program UHC dan peningkatan mutu kualitas pelayanan dasar di Kecamatan Benjeng pada Kamis, 16 Februari 2023.

“Semua inovasi yang telah ditunjukkam tadi ini sangat luar biasa, tinggal pelaksanaannya saja. Saya titip pesan untuk terus berkelanjutan. Jadi semuanya benar-benar dilaksanakan untuk masyarakat,” tegas wabup berlatar pendidik itu.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah menambahkan di wilayah Benjeng mengalami peningkatan kepesertaan. Dari 27 ribu kepesertaan menjadi ke 31 ribu kepesertaan.

“Sehingga pelayanan baik homecare maupun pelayanan di Puskesmas, baik di Benjeng maupun Metatu terus ditingkatkan mutunya. Sehingga masyarakat benar-benar merasakan kehadiran dan manfaat Puskesmas di wilayah Benjeng,” harap dr Khusnah dalam kegiatan yang dihadiri oleh Camat Benjeng Siti Sulikah serta Kepala Puskesmas Metatu dr. Rosaria Asna Yunani bersama Kepala Puskesmas Benjeng drg. Novi Yuliawati itu. (yad)

Program UHC Lahirkan Layanan Homecare di Puskesmas Benjeng dan Metatu  Selengkapnya

Stabilkan Harga Kebutuhan Pokok, Pemkab Gresik Gelontorkan 27 Ribu Liter MinyakKita Seharga Rp 14 Ribu Perliter

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menggelar operasi pasar minyak goreng (migor) di Pasar Baru Gresik (PBG) pada Kamis, 16 Februari 2023. Operasi pasar untuk menstabilkan harga dan mengurangi inflasi akibat kenaikan harga kebutuhan pokok. Diantaranya, minyak goreng. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah yang memimpin operasi pasar migor dengan berkolaborasi Koperasi Pemasaran (Kopsar) Niaga Sejahtera yang memasarkan migor murah merek MinyakKita dengan harga Rp 14 ribu per liter. Dalam operasi pasar ini, Pemkab Gresik melalui Dinas Koperasi Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gresik mengalokasikan 2.250 dus atau 27 ribu liter. 

Puluhan ribu liter migor itu di distribusi ke Pasar Baru Gresik Jalan Gubernur Suryo, Gresik  ; Pasar Kota Jalan H. Samanhudi dan Pasar Sidomoro Jalan Kapt Dulhasim, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. 

“Untuk menghindari terjadinya penimbunan pembelian kami batasi. Untuk masyarakat maksimal 2 liter,” ujar Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah didampingi Manajer Umum Kopsar Niaga Sejahtera Syaiful dan Kepala Diskoperindag Gresik Malahatul Fardah pada Kamis, 16 Februari 2023.

MINYAKKITA : Masyarakat antre membeli minyak goreng murah Rp 14 ribu per liter dalam operasi pasar migor di Pasar Baru Gresik pada Kamis, 16 Februari 2023 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah berharap operasi pasar migor ini bisa kembali menstabilkan harga migor yang sempat menghilang sehingga diatas harga eceran tertinggi (HET) Rp 14 ribu per liter. “Operasi pasar akan terus dilakukan sampai puasa hingga lebaran nanti. Sehingga inflasi bisa terkendali,” imbuh Wabup berlatar pendidik itu.

Sementara itu, Manajer Umum Kopsar Niaga Sejahtera Syaiful Ahmar membantah adanya kelangkaan migor rakyat merek MinyakKita itu. “Stok aman tapi karena distribusi kita yang belum merata,” kata Syaiful Ahmar. Saat ini, pihaknya sudah menyiapkan sejumlah langkah pemerataan distribusi. Tidak hanya di Kabupaten Gresik. “Tapi distribusi ke Surabaya Raya (Gresik, Surabaya dan Sidoarjo) plus Mojokerto,” tegasnya. 

Ia menjamin persediaan migor murah sesuai HET Rp 14 ribu per liter sampai lebaran nanti aman. Untuk diketahui kuota nasional migor 450 ribu ton/bulan. Khusus Kabupaten Gresik 1000 ton / bulan. (yad)

Stabilkan Harga Kebutuhan Pokok, Pemkab Gresik Gelontorkan 27 Ribu Liter MinyakKita Seharga Rp 14 Ribu Perliter Selengkapnya

Semarak Bonsai Sambut Hari Jadi Kota Gresik, Ada Bonsai Seharga Toyota Alphard

GRESIK,1minute.id – Semarak Bonsai digelar di Gresmall Gresik. Sebanyak 975 tanaman bonsai dari berbagai pelosok negeri ikut menyemarakkan festival dan lelang bonsai untuk memeriahkan HUT ke-49 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dan Hari Jadi ke-536 Kota Gresik. Diantaranya, Bali, Sumatera dan Sulawesi. Harga bonsai dari puluhan juta hingga seharga mobil Toyota Alphard. 

HUT Pemkab Gresik diperingati setiap 27 Februari dan Hari Jadi Kota Gresik diperingati setiap 9 Maret. Semarak bonsai hasil kolaborasi Dinas Pertanian (Distan) Gresik dengan Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Pusat dan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Gresik yang diketuai oleh Muhammad Hamzah Takim itu. 

Semarak Bonsai secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada Rabu, 15 Februari 2023. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, Kabupaten Gresik memiliki sentral tanaman hias yang terintegrasi sepanjang 15 kilometer. Sentral tanaman ini tersebar di tiga kecamatan di Gresik Selatan yakni Kedamean, Driyorejo dab Wringinanom. ” Untuk tanaman bonsai ada di Gresik Utara,” kata Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah.

Dia berharap semarak bonsai ini bisa menjadi stimulasi bagi semua warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik untuk melakukan budidaya tanaman bonsai. Sebab, budidaya tanaman bonsai tidak memerlukan lahan luas. ” Budidaya bonsai bisa dilakukan di teras depan rumah. Bagi yang memiliki pekarangan bisa di pekarangan,” ujarnya. Budidaya bonsai, imbuhnya, bisa menjadi alternatif profesi. “Karena harga sangat luar biasa,” imbuh Wabup berlatar pendidik ini.

Ketua Umum PPBI Pusat Erwin Lismar mengapresiasi semarak Bonsai di Gresik. Apalagi,  bonsai yang dipamerkan memiliki kualitas seni yang tinggi. “Biasa pemilik menaruh bonsai ini dilantai 3 atau dikarangkeng. Tapi, disini masyarakat bisa menikmati secara umum,” kata Erwin Lismar berseloroh. 

Kepala Dinas Pertanian (Distan) Gresik Eko Anindito Putra mengatakan, pihaknya membatasi jumlah peserta dalam semarak bonsai ini. “Andai tidak kami batasi bisa tembus 10 ribu bonsai,” kata Eko. Ia menambahkan tanaman Bonsai ada unik dan langka. Jumlah jutaan jenis. ” Tapi tidak ada satu pun bonsai yang sama persis,” ujarnya. 

Vincen, salah satu peserta mengungkapkan menggemari budidaya bonsai dari orang tuanya. Remaja asal Madura, Jawa Timur membawa bonsai dari tanaman Sancang. Tingginya tidak lebih 40 sentimeter. Umur 4 tahun. Bonsai Sancang ini telah ditawar pengemar bonsai seharga Rp 100 jutaan. “Tapi, saya belum ada niatan untuk menjual,” kata Vincen di lokasi pameran. Semarak bonsai ini akan berlangsung hingga 21 Februari 2023. (yad)

Semarak Bonsai Sambut Hari Jadi Kota Gresik, Ada Bonsai Seharga Toyota Alphard Selengkapnya

Ciptakan Sekolah Ramah Anak, Wabup Gresik: Membutuhkan Hijrah Hati 

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah berharap kepada guru tidak hanya memiliki peran sebagai pendidik. Namun,  guru harus mampu hadir menjadi teman atau sahabat bagi peserta didiknya selama berada di sekolah. 

Hal itu diungkapkan Wabup Aminatun Habibah kepada puluhan kepala sekolah dalam Lembaga Pendidikan Ma’arif NU se-Gresik di Aula SMA Nahdlatul Ulama 1 (SMANUSA) Gresik.  Para kepala yang hadir mulai jenjang SD/MI, hingga SMA/MA. 

Wabup Aminatun Habibah mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mendorong agar terciptanya suasana lingkungan sekolah yang ramah anak dan menghilangkan segala bentuk diskriminasi. Ia menuturkan bahwa sekolah harus memperlakukan sama kepada seluruh siswa saat berada di sekolah. 

“Saya harap ini menjadi atensi para kepala sekolah agar menjaga pengelolaan dan prinsip yang baik. Prinsip ini adalah  bagaimana sekolah mampu menciptakan lingkungan yang aman, bagaimana kolaborasi antara orang tua, guru dan anak. Ini perlu pengelolaan yang baik sehingga tercipta sekolah dengan suasana yang ramah terhadap anak,” jelasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa sekolah Ramah Anak merupakan hijrah hati. Pasalnya dalam melaksanakan Sokolah Ramah Anak ini tidak semudah membalikkan telapak tangan.  

“Melaksanakan Sekolah Ramah Anak jika hati kita sebagai orang pendidik dan orang tua tidak tersentuh hatinya, tidak mampu mengubah paradigma yang selama ini terjadi. Anak-anak kita adalah anak-anak yang harus dilindungi baik di rumah dan di sekolah atau di manapun,” ujar Wabup yang berlatar pendidik itu.

Dikatakan Bu Min, peran guru dalam menciptakan Sekolah Ramah Anak juga sangat penting. Sebab guru atau tenaga pendidik adalah ibarat orang tua murid saat berada di lingkungan sekolah. Guru berperan penting dalam menciptakan sekolah yang ramah anak. 

Karena guru memiliki berbagai peran yang dapat dimainkan dan diterapkan kepada anak terutama di dalam kelas. “Yaitu guru sebagai sumber dari informasi, menjadi seorang fasilitator, menjadi seorang pengelola, demonstrator dan motivator sehingga pendidikan menjadi layak bagi anak,” pungkasnya. (yad)

Ciptakan Sekolah Ramah Anak, Wabup Gresik: Membutuhkan Hijrah Hati  Selengkapnya

DPRD Gresik Dorong Pemkab Gresik Sinergi dan Kolaborasi Penegakan Perda Penyelenggaraan Ketenagakerjaan Lokal

MEDAN,1minute.id – Iklim investasi di Kabupaten Gresik makin menggeliat. Tercatat selama 2022, investasi di Gresik mencapai angka Rp 31,6 triliun. Pesatnya investasi itu belum bisa dirasakan sepenuhnya oleh masyarakat Gresik. 

Pada 2022, tingkat pengangguran terbuka di Gresik mencapai 8 persen. Turun 3 persen dari tahun sebelumnya mencapai 11 persen. Menanggapi kondisi itu, Anggota DPRD Gresik Syahrul Munir menjelaskan sebenarnya sudah ada regulasi terkait investasinya itu. Yakni Perda 7/2023 tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan.

”Pada aturan baru ini, perusahaan wajib mengisi lowongan pekerjaan yang dibutuhkan 60 persen dari tenaga kerja lokal. Ini harus dipahami para pengusaha,” ungkap Syahrul di acara Workshop Hari Pers Nasional bertema “Upaya Meningkatkan Pendapatan Daerah di Tengah Pesatnya Investasi” di Medan pada Rabu malam, 8 Februari 2023.

Workshop digelar oleh Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gresik secara luring dan daring. Dua narasumber yakni Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan Ketua PWI Jawa Timur Luthfi Hakim dan Ketua PWI Gresik Ashadi Ikhsan hadir secara luring di Medan, Sumatera Utara. Sedangkan, Syahrul Munir hadir secara daring dari Gresik, Jawa Timur. 

Meski sudah ada perda, imbuh Syahrul Munir, praktik di lapangan berbeda. Banyak perusahaan yang belum mematuhinya. Sehingga tenaga kerja lokal belum terserap maksimal. “Selain itu, minimnya pengawasan juga menjadi penyebab ketimpangan tersebut,” tegas anggota Komisi II DPRD Gresik itu. 

Dalam kesempatan ini, Syahrul Munir juga memberikan sejumlah rekomendasi. Antar lain pengawasan dan pemberlakuan peraturan daerah (Perda) yang ada, ranperda pajak daerah dan retribusi daerah (PDRD) bagian dari peluang peningkatan investasi, forum sinergi dengan pelaku usaha khususnya yang berada di kawasan industri. 

Aktivasi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk kolaborasi dengan kawasan industri, kolaborasi dengan media untuk membantu menginformasikan peluang investasi sekaligus menampilkan bahwa Gresik merupakan kabupaten investasi yang aman, nyaman, dan menguntungkan.

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menyatakan angka pengangguran terbuka mengalami penurunan 3 persen pada 2022. “Saat ini, angka pengangguran terbuka sekitar 8 persen,” ujar Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah. Meski Perda 7/2023 tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan sudah digedok, namun yang menentukan jumlah kuota pekerja lokal adalah Disnakertans Jatim. “Faktanya memang begitu. Untuk itu, kami pun berupaya untuk mencari solusi lain,” katanya. 

Solusi yang dimaksud Aminatun ialah menggagas berdirinya rumah vokasi. Rumah Vokasi ini bertujuan menyiapkan SDM yang dibutuhkan perusahaan sejak di sekolah SMK. Untuk itu, Pemkab bekerjasama dengan Kadin, Apindo, Himpi untuk terjun langsung ke sekolah-sekolah. “Jadi orang-orang industri ini menjadi guru di sekolah untuk melatih siswa SMK sesuai dengan kebutuhan industri,” terangnya. 

“Sehingga jika investasi di Gresik semakin masif, tenaga kerja lokal sudah siap,” imbuhnya. Meskipun, Aminatun tak ingin generasi muda di Gresik menjadi pekerja. “Kalau bisa jangan jadi pekerja. Semoga semakin banyak pemuda yang akan menjadi pengusaha,” tandasnya. 

Selain itu, lanjut Aminatun Pemkab Gresik juga tengah berupaya meningkatkan PAD dengan berbagai upaya. Seperti melakukan pengawasan dan pengendalian terhadap kegiatan usaha industri yang ditengarai melakukan usaha maupun perluasan bangunan tanpa izin. Sebab, ada retribusi yang wajib dibayarkan ketika pemilik usaha melakukan perluasan tempat.

Artinya, ada potensi anggaran yang tidak masuk ke kas daerah karena ulah pengusaha yang nakal. Karena itu, pengawasan terhadap bangunan usaha yang tidak sesuai luasan yang tertera di dalam izin mendirikan bangunan (IMB) akan ditindak dan ditertibkan.

“Banyak industri setelah di cek ternyata belum memiliki izin bangunan. Nah ini juga kita kejar,” terangnya. Di satu sisi, pemkab juga akan memberikan kemudahan perizinan dasar. Salah satunya dengan melakukan pendampingan permohonan dan penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB). 

“Kami juga mendampingi pelaku usaha dalam mengajukan permohonan PBG (persetujan pembangunan gedung). Sehingga pelaku usaha mendapatkan informasi dalam pengajuan izin. Terutama bagi para pelaku UMKM,” pungkasnya. 

Pada kesempatan itu, Bu Min mengajak para jurnalis di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik bersinergi dengan Pemkab Gresik. 

“Mudah-mudahan wartawan di Indonesia semakin bisa memberikan manfaat dan barokah yang terbaik untuk bangsa Indonesia. Begitupun juga dengan teman-teman wartawan di Kabupaten Gresik, mari terus bersinergi dengan Pemkab Gresik untuk kepentingan masyarakat,” ujar Bu Min disambut tepuk tangan. (*)

DPRD Gresik Dorong Pemkab Gresik Sinergi dan Kolaborasi Penegakan Perda Penyelenggaraan Ketenagakerjaan Lokal Selengkapnya

Titip 5 Isu Strategis di Musda Aisyiyah, Wabup Gresik Siap Berkolaborasi 

GRESIK,1minute.id – Pengurus Daerah Aisyiyah (PDA) Gresik menggelar Musyawarah Daerah (Musyda) ke-XI Aisyiyah di Gedung Dakwah Muhammadiyah pada Minggu, 5 Februari 2023. Musda mengusung tema “Aisyiyah Gerakan Perempuan Berkemajuan Membangun Peradaban’, kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah juga berbagai tokoh Muhammadiyah.

Diantaranya, Pimpinan Wilayah Aisyiyah Jawa Timur Hj Siti Asmah, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik Moh In’am, Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Gresik Idha Rahayuningsih, serta Pimpinan Cabang dan Ranting Aisyiyah se-Kabupaten Gresik. 

Di depan peserta Musda, Wabup Aminatun Habibah menyampaikan beberapa isu terkait peranan perempuan yang ada di Kabupaten Gresik. Yang pertama adalah isu terkait pendidikan,  terkait stunting,  ekonomi,  politik, dan yang terakhir adalah lingkungan terkait sampah. “Kami dari Pemerintah Kabupaten Gresik menitip beberapa hal tersebut, untuk bisa dibahas dan dijadikan program lewat Musda hari ini,” ujar Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah dalam sambutannya. 

Ia menilai bahwa peranan organisasi perempuan memiliki andil yang sangat besar dalam penyelesaian lima isu tersebut. Oleh karenanya, dalam kesempatan ini, Wabup juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik yang siap untuk bisa berkolaborasi dengan berbagai stakeholder untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Pimpinan Wilayah Aisyiyah Jawa Timur Siti Asmah mengaku terkesan dengan Aisyiyah Gresik. Hal ini lantaran Aisyiyah Gresik dinilai sigap dalam penyelenggaraan Musda.

“Agenda kegiatan hari ini adalah pelaporan pertanggungjawaban periode sebelumnya, kemudian penyusunan program kerja yang akan datang, dan pemilihan pimpinan periode 2022-2027. Musda ini sangat penting, karena meletakkan dasar-dasar kiprah Aisyiyah pada periode yang akan datang,” ungkap Siti Asmah. (yad)

Titip 5 Isu Strategis di Musda Aisyiyah, Wabup Gresik Siap Berkolaborasi  Selengkapnya

Kabupaten Gresik Terbaik Bidang Investasi di Ajang Investment Award 2023 

SURABAYA,1minute.id – Ajang Investment Award 2023 menjadi “milik” Kabupaten Gresik. Pada ajang digelar oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur ini, Kabupaten Gresik menyabet dua kategori penghargaan paling bergengsi. Yakni, kategori Kabupaten/Kota Pembina Investasi Daerah terbaik 2022 dan Kategori Kabupaten/Kota Kinerja Investasi terbaik 2022.

Penghargaan diberikan langsung oleh Gubernur Provinsi Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jatim Budi Hanoto kepada Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada Kamis, 2 Februari 2023.

“Alhamdulillah hari ini, kami dari Pemerintah Kabupaten Gresik mendapatkan juara I di bidang investasi pada dua kategori yang ada. Ini merupakan suatu sinyal positif bagi iklim investasi di Kabupaten Gresik,” ujar Bu Min, begitu Wabup kerap disapa, selepas menerima penghargaan.

Pencapaian ini, menurut Bu Min, merupakan buah dari inovasi dan kerja keras semua pihak. Utamanya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPM PTSP), dalam memberikan kemudahan dan kecepatan pelayanannya kepada para investor.

Harapannya, dengan semakin banyaknya investasi yang masuk di Kabupaten Gresik, mampu untuk mengurangi angka pengangguran. Lebih lanjut, tujuan akhirnya tentu saja untuk mengurangi angka kemiskinan, atau dengan kata lain kesejahteraan ekonomi warga Gresik bisa meningkat.

Memiliki sejarah yang panjang sebagai Kota Pusat Perdagangan, Kabupaten Gresik di bawah nahkoda Bupati Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Aminatun Habibah terus berbenah. Berbagai sektor pendukung investasi terus ditingkatkan kualitasnya, guna mewujudkan kembali kejayaan Gresik seperti masa lampau. 

Impian ini tidak hanya sebatas angan-angan. Beragam upaya nyata dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik bersama seluruh Dinas yang ada di dalamnya. DPM PTSP sebagai pintu masuk investasi di Kabupaten Gresik juga tancap gas. 

Berbagai inovasi dilakukan DPM PTSP Gresik di sepanjang  2022. Diantaranya melakukan promosi mengenai potensi dan peluang investasi yang dimiliki oleh Kabupaten Gresik. Promosi ini dilakukan dengan mengikuti berbagai pameran investasi seperti Apkasi Otonomi Expo (AEO 2022), dan East Java Investival (EJI 2022). Promosi juga merambah dunia digital baik lewat media sosial maupun website resmi DPM PTSP Gresik.

Semua ini ditunjang dengan diberikannya kemudahan dalam pelayanan perizinan seperti memberikan informasi mengenai tata ruang, dan konsultasi. Serta Melakukan bimbingan teknis/sosialisasi implementasi OSS RBA dan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM). 

DMP-PTSP Gresik juga selalu melakukan pemantauan dan pengawasan perizinan berusaha kepada pelaku usaha, disamping fasilitasi pelaksanaan penanaman modal kepada pelaku usaha terutama fasilitasi mengenai kendala-kendala yang dihadapi dalam merealisasikan investasinya.

Hasilnya, total investasi yang masuk di Kabupaten Gresik mencapai Rp 31,6 triliun pada 2022. Jumlah inilah yang membawa Kabupaten Gresik menjadi yang terbaik di Jawa Timur.

Sementara itu, Plt Kepala DPM PTSP Reza Pahlevi, dalam keterangannya juga mengaku bersyukur dengan raihan yang dicapai. Dirinya juga berharap dengan diraihnya penghargaan ini mampu semakin membuat trust investor menjadi semakin tinggi. “Kita tidak akan berhenti disini, strategi sudah kita siapkan agar prestasi ini tetap ada di tangan Kabupaten Gresik, dan kita juga menginginkan prestasi serupa pada tingkat nasional,” ungkap Reza Pahlevi.

Kedepan, langkah baru DPM’PTSP akan melakukan kajian mendalam mengenai potensi yang ada di wilayah Bawean. Langkah ini tentunya juga tetap dibarengi dengan strategi jemput bola dalam pendampingan kepada kelompok usaha/asosiasi, serta penguatan digitalisasi teknologi informasi DPM PTSP Gresik. (yad)

Kabupaten Gresik Terbaik Bidang Investasi di Ajang Investment Award 2023  Selengkapnya