Baznas Gresik Borong 5 Kategori Baznas Award RI, Wapres : Perbuatan Ekosistem Zakat 

GRESIK,1minute.id – Wakil Presiden Ma’ruf Amin meminta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk memperkuat ekosistem zakat. Ada tiga hal yang harus dilakukan Baznas untuk menguatkan ekosistem zakat. Pertama, meminta pengembangan strategi penguatan ekosistem zakat melalui potensi, kekuatan, dan tantangan dari setiap komponen ekosistem zakat.

“Kembangkan strategi penguatan ekosistem zakat nasional. Potensi, kekuatan, dan tantangan dari tiap komponen ekosistem zakat perlu dipetakan dengan saksama. Selanjutnya, agar disusun strategi penguatan dari masing-masing komponen ekosistem zakat tersebut,” ujar Wapres Ma’ruf Amin dalam sambutannya Penganugerahan Baznas Award di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta pada Selasa, 21 Maret 2023. 

Dalam ajang yang mengusung tema “Berkah Berzakat, Terima Kasih Muzakki Terima Kasih Mustahik” ini dihadiri Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Teten Masduki, Ketua Baznas RI KH Noor Achmad. Juga Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan diwakili Sesmenko Letjend TNI Teguh Puji Rumekso. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, salah satu penerima awarding dalam kategori Bupati Pendukung Utama Pengelolaan Zakat diwakili oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. Sedangkan, Baznaz Gresik menyabet kategori Infrastruktur terbaik, pengelola Sumber Daya Manusia (SDM) amil zakat, serta pengguna Sistem Informasi Management Baznaz (SIMBA) terbaik kali ke-4 se-Indonesia.

Wapres melanjutkan, sertifikasi kompetensi amil zakat diperbanyak sebagai salah satu strategi meningkatkan kepercayaan muzaki (pemberi zakat). “Salah satunya, saya minta sertifikasi kompetensi amil zakat agar terus diperbanyak. Sebagai komponen utama ekosistem zakat. Sertifikasi ini sertifikasi kompetensi amil zakat, akan menambah kepercayaan muzaki karena dana zakatnya dikelola oleh pihak yang profesional,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Baznas RI Noor Achmad mengatakan, kepercayaan masyarakat terus meningkat kepada Baznas. Indikator ada pengumpulan zakat ada kenaikan 30 persen hingga 35 persen. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengapresiasi Baznas Gresik yang ikut berkontribusi membantu permasalahan sosial di daerah. “Mudah mudahan Baznas Gresik terus mendorong bantuan-bantuan yang disalurkan ini dapat memiliki nilai produktif untuk masyarakat. Sehingga bermanfaat secara berkelanjutan,” tutur Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah.

Dikatakan, pemerintah daerah akan terus berupaya mendorong penyaluran zakat, infaq dan sedekah melalui melalui Baznas Gresik. “Atas nama pemerintah daerah kami ucapkan terima kasih kepada Baznas Gresik, yang telah bekerja maksimal dalam mengumpulkan dan mengelola zakat. Juga kepada masyarakat, para muzakki dan organisasi pengumpul dan pengelola zakat lainnya,” katanya. 

Pada kesempatan sama, Ketua Baznas Gresik Muhammad Mujib berharap, Baznas menjadi lembaga yang terus dipercaya masyarakat dalam mengelola dan menyalurkan dana zakat, infaq, dan sedekah. “Dengan perolehan 5 kategori penghargaan ini kedepan kita lebih mengoptimalkan pengelolaan zakat dan pemberdayaan. Baik pemberdayaan SDM, distribusi serta program Baznas,” ungkap Mujib. (yad)

Baznas Gresik Borong 5 Kategori Baznas Award RI, Wapres : Perbuatan Ekosistem Zakat  Selengkapnya

104 Mahasiswa Kandidat Dapat Bansos Beasiswa dari Pemkab Gresik, Siapa Saja Mereka!

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 104 mahasiswa asal Gresik berasal dari 12 perguruan tinggi mengikuti sosialisasi bantuan sosial (bansos) di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Senin, 20 Maret 2023. Mereka ini kandidat penerima beasiswa 2023 dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. 

Bansos beasiswa ini disalurkan oleh Bagian Sosial Sekretariat Daerah (Setda) Gresik. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, bantuan sosial beasiswa ini merupakan bentuk support dari Pemerintah Kabupaten Gresik kepada mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan di jenjang perguruan tinggi.

“Kita mendengar masukan dari masyarakat, bahwa banyak dari mahasiswa kita yang tidak terakomodir dalam program beasiswa yang ada. Oleh karenanya, ini menjadi tanggung jawab dari Pemerintah Kabupaten Gresik membantu mahasiswa tersebut,” ujar Bu Min-sapaan karib-Wabup Aminatun Habibah.

Program bansos beasiswa ini, lanjutnya, merupakan bentuk apresiasi dari pemerintah kepada mereka yang telah membawa harum nama Kabupaten Gresik baik di kancah nasional maupun internasional. Pendidikan merupakan jawaban atas semua permasalahan yang ada di kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.

“Mudah-mudahan ini menjadi bantuan yang bermanfaat bagi adik-adik semua. Semoga menjadi motivasi untuk belajar lebih baik, menjadi insan-insan berprestasi yang nantinya bisa mengabdikan dirinya kepada Kabupaten Gresik dimanapun berada,” kata Wabup berlatar Pendidik itu.

Sebagai informasi, bantuan sosial beasiswa ini berdasarkan peraturan Bupati Gresik nomor 19 tahun 2023. Dalam Perbup tersebut, bagian Kesra Sekda Gresik didapuk untuk mengelola bantuan sosial beasiswa untuk mahasiswa.

Dalam Perbup nomor 19 tahun 2023 tersebut, terdapat 4 kriteria calon penerima bantuan sosial. Yakni mahasiswa kurang mampu, mahasiswa hafidz Quran, mahasiswa berprestasi, dan mahasiswa difabel. (yad)

104 Mahasiswa Kandidat Dapat Bansos Beasiswa dari Pemkab Gresik, Siapa Saja Mereka! Selengkapnya

Mulai Bupati Gresik Hingga Camat Teken Komitmen Bersama Percepat Zero Stunting

GRESIK,1minute.id – Angka Stunting masih dua digit atau 10,7 persen sebelumnya mencapai 23 persen. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik tidak mengendorkan niatnya untuk menuntaskan masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang sehingga mengakibatkan terganggunya pertumbuhan pada anak itu. 

Bahkan, duet Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah, Bupati Gresik dan Wakil Bupati Gresik bertekad mewujudkan zero stunting di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Bupati Fandi Akhmad Yani, Wabup Aminatun Habibah, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman bersama Kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Camat, Perwakilan unsur pendidikan, Organisasi Masyarakat (Ormas) menandatangani komitmen bersama percepatan penanggulangan stunting.

“Angka prevalensi stunting kita memang sudah terjun bebas, dari 23% menjadi 10,7%, dibawah angka Provinsi Jawa Timur. Ini merupakan hasil kerja bersama dari berbagai pihak dan akan terus kita lakukan hingga stunting kita nol,” ujar Gus Yani, begitu Bupati Fandi Akhmad Yani

saat membuka kegiatan Rembuk Stunting 2023 di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 15 Maret 2023.

Ia menambahkan, dari data yang ada saat ini terdapat 3.701 kasus stunting yang ada di Kabupaten Gresik. Dirinya membayangkan, jika pegawai di lingkungan Kabupaten Gresik dan masyarakat yang berkecukupan mau untuk menjadi orang tua asuh, maka angka tersebut sudah selesai.

“Kita lakukan intervensi dengan menyisihkan rezeki minim 10 ribu rupiah per hari. Kita berikan susu, kacang hijau, atau makanan bergizi lainnya selama 90 hari. Saya yakin permasalahan ini selesai, karena kecenderungannya angka yang sembuh dari stunting lebih besar dibandingkan jumlah kasus baru,” katanya. 

Semangat sosial ini, lanjutnya, sejatinya telah diawali jajaran ASN dan BUMD di lingkungan Kabupaten Gresik. Lewat surat edaran awal Maret 2023 lalu, jajaran ASN dihimbau untuk berbelanja kebutuhan pokok guna disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk diantaranya untuk balita stunting. Hal ini lantas dilanjutkan dengan terbitnya Peraturan Bupati Gresik No.9 tahun 2023 tentang percepatan penurunan stunting terintegrasi di Kabupaten Gresik.

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah yang juga sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) melakukan sinergi antarlembaga dalam mewujudkan zero stunting.

“Prevalensi angka stunting kita memang turun, namun angkanya masih tinggi. Saat ini kita ada di posisi ke 6 dari bawah di tingkat Jatim. Oleh karenanya, perlu intervensi lebih lanjut melalui sinergi semua lembaga,” ujar Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah. 

Intervensi ini, menurutnya harus terintegrasi satu dengan yang lain. Contohnya adalah intervensi lewat konsumsi tablet tambah darah bagi siswi SMA/pondok pesantren. Diinisiasi oleh dinas kesehatan lewat puskesmas di tiap kecamatan, intervensi ini juga harus bersinergi dengan dinas pendidikan agar tujuan intervensi bisa tercapai.

“Contoh lain adalah sinergi kita dengan pengadilan agama. Kita sudah membangun komunikasi intens agar izin nikah di usia muda bisa diminimalisir. Hal-hal semacam inilah yang harus terus kita lakukan,” tegas Wabup berlatar pendidik itu.

Dalam kesempatan ini, Pemkab Gresik telah memetakan calon Lokasi Fokus (Lokus) intervensi percepatan penurunan stunting terintegrasi Gresik 2024. Calon lokus tersebar di 19 desa di 7 kecamatan. Harapannya, dengan ditetapkannya lokus akan semakin memudahkan upaya penurunan stunting di daerah tersebut. (yad)

Mulai Bupati Gresik Hingga Camat Teken Komitmen Bersama Percepat Zero Stunting Selengkapnya

Perbaikan Mutu Pendidikan,  Wabup Gresik Inginkan Pengajar Lebih Inovatif dan Kreatif 

GRESIK,1minute.id – “Saya di sini ingin menjalin komunikasi dengan teman-teman kepala SD. Mari bersama-sama kita memajukan sekolah kita dengan cara masing-masing. Sebagai kepala sekolah, panjenengan harus kreatif dan punya inovasi. Kita ketahui, pendidikan ini akan selalu disorot oleh masyarakat, karena pendidikan adalah layanan dasar yang dibutuhkan oleh semua orang”.

Pesan itu diungkapkan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah ketika bertemu tenaga pendidik se-wilayah kerja (Wilker) Gresik Selatan di UPT SD Negeri 228 Gresik pada Selasa, 14 Maret 2023.

Pertemuan bertajuk Pembinaan Dinas dalam Peningkatan Layanan ini, Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah didampingi Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S. Hariyanto diikuti para kepala sekolah dasar negeri dan pengawas dari empat kecamatan yakni Kecamatan Menganti, Driyorejo, Kedamean dan Wringinanom. 

Bu Min melanjutkan tenaga pengajar dituntut untuk kreatif dan inovatif. Untuk bisa kreatif dan inovatif, pengajar terus mengupdate ilmu pengetahuannya. Sebab, pendidikan, salah satu program prioritas Nawa Karsa yakni Gresik Cerdas. Perhatian Pemkab Gresik kepada bidang pendidikan ini, antara lain, pengalokasian anggaran sebesar 30 persen.

“Sebagai pengguna anggaran terbesar di Pemkab Gresik, kita semua memiliki tanggung jawab untuk memberikan layanan sebaik-baiknya kepada masyarakat Gresik,” harap Wabup berlatar pendidik itu. “Tujuan kita adalah menjadikan anak-anak kita menjadi anak yang sholeh dan sholihah. Kita niati bersama,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Gresik S. Hariyanto mengajak di tiap sekolah untuk membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Hal ini, merupakan salah satu solusi terkait berbagai permasalahan yang masih menjadi kendala dalam dunia pendidikan di Gresik. (yad)

Perbaikan Mutu Pendidikan,  Wabup Gresik Inginkan Pengajar Lebih Inovatif dan Kreatif  Selengkapnya

Kementerian ATR/BPN Menyetujui Dokumen Ranperkada RDTR Gresik 2023-2043

GRESIK,1minute.id – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Direktorat Jenderal Tata Ruang menyerahkan dokumen persetujuan substansi dan Rancangan Peraturan Kepala Daerah (Ranperkada) Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) kepada Pemkab Gresik. 

Direktur Bina Perencanaan Tata Ruang Daerah Wilayah 1 Kementerian ATR/BNP RI Reny Widyawati yang menyerahkan persetujuan dokumen Ranperkada RDTR itu kepada Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah di Jakarta pada Senin, 13 Maret 2023.

Persetujuan substansi Ranperkada RDTR wilayah perencanaan 2023 – 2043 wilayah Gresik utara meliputi  Kecamatan Panceng, Ujungpangkah, dan Sidayu. Sedangkan Ranperkada RDTR wilayah Gresik Perkotaan meliputi  Kecamatan Kebomas dan Gresik.

“Dengan adanya persetujuan substansi RDTR ini, maka diharapkan segala perizinan terkait bisa lebih ringkas dan singkat. Oleh karenanya kita ucapkan terima kasih sebesar-besarnya,” kata Wabup Aminatun Habibah.

Dengan perizinan yang lebih singkat dan ringkas, Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah berharap semakin membawa tren positif terhadap peningkatan investasi di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Ia pun  mendorong harmonisasi antarlembaga agar Ranperkada tersebut bisa segera terealisasi menjadi Peraturan Bupati (Perbup).

“Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan hari ini, bisa semakin mendorong peningkatan investasi di Kabupaten Gresik yang saat ini sudah menjadi nomor 1 di Jatim. Lantas berikutnya kita semua berharap hal tersebut bisa mengurangu pengangguran terbuka di Kabupaten Gresik,” kata Wabup berlatar pendidik itu didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik Dhiannita Tri Astuti. 

Sementara itu, Direktur Bina Perencanaan Tata Ruang Daerah Wilayah 1 Kementerian ATR/BPN RI Reny Widyawati menyebutkan dalam kesempatan tersebut terdapat 13 RDTR dari 10 kabupaten/kota. “Bahkan 4 dari 13 RDTR tersebut telah ditetapkan menjadi Peraturan Bupati yang salah satunya adalah RDTR Rupat dan sekitarnya,” kata Reny Widyawati. (yad)

Kementerian ATR/BPN Menyetujui Dokumen Ranperkada RDTR Gresik 2023-2043 Selengkapnya

Wabup Gresik Kick Off BLiSPI Youth Cup Di G-JOS, 12 Pemain Terbaik TC ke Malaysia 

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik  Aminatun Habibah melakukan kick off Turnamen BLiSPI Youth Cup Dihelat di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) Gresik pada Sabtu, 11 Maret 2023.

Turnamen antarklub sepakbola pelajar dihelat oleh Badan Liga Sepak Bola Pelajar Indonesia (BLiSPI) ini diikuti 24 tim berasal dari 18 Provinsi. Ada dua kategori BLiSPI Youth Cup U-12 Putra dan U-16 Putri berlangsung hingga Senin lusa, 14 Maret 2023. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menyampaikan terima kasih atas kepercayaan BLiSPI yang menjadikan G-JOS sebagai venue turnamen. “Semoga melalui perhelatan ini melahirkan talenta pemain sepak bola nasional yang handal. Saya atas nama pemerintah daerah sangat mendukung turnamen ini sebab turut meramaikan dunia sepak bola Indonesia pada umumnya dan sepak bola Gresik pada khususnya,” kata Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah. 

Ia juga berpesan kepada para tim agar menjunjung tinggi sportivitas bertanding. “Selamat bertanding kepada para tim. Junjung tinggi sportivitas dan bermain sebaik mungkin,” katanya.

Ketua Umum BLiSPI Subagja Suihan menuturkan, turnamen ini bekerjasama dengan Pemda Gresik serta manajemen Gresik United. Ia mengatakan, turnamen tersebut merupakan agenda untuk menyeleksi pemain muda berbakat di Indonesia yang nantinya akan dikirim ke Kuala Lumpur Malaysia.

“Rencana semula ada 34 peserta, namun dikarenakan situasi dan kondisi yang kurang memungkinkan jadi dipersempit menjadi 24 peserta,” ucapnya. Ia menjelaskan, regulasi untuk pemain dengan kategori U-12 putra, yakni dengan ketentuan pemain kelahiran maksimal 2011 dan 2012. Sedangkan untuk Putri U-16 pemain kelahiran 2007, 2008 dan 2009.

Sementara itu, untuk venue BLiSPI Cup, Subagja menjelaskan telah diputuskan dengan menggunakan dua lapangan pertandingan. “Jadi, untuk venue lapangan akan dihelat di Stadion Gelora Joko Samudro Gresik dan Stadion Semen Gresik,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa untuk gelaran partai final akan diselenggarakan di Stadion Gelora Joko Samudro. Tim talent scouting akan menentukan 12 pemain terbaik kategori putra U-12, dan kategori putri U-16 yang nantinya masuk training centre.

“Bagi para pelatih dan para pembina agar disampaikan kepada orang tua dari sekarang, bahwa pada tanggal 14 Maret, timnas pelajar Indonesia yang terpilih akan masuk dalam training center, dan pada tanggal 17 kita bertolak ke Kuala Lumpur dari Bandara Juanda Surabaya,” jelasnya. (yad)

Wabup Gresik Kick Off BLiSPI Youth Cup Di G-JOS, 12 Pemain Terbaik TC ke Malaysia  Selengkapnya

Nguri-uri Budaya Leluhur Gelar Festival Kasidah dan Albanjari di GNI 

GRESIK,1minute.id – Festival Kasidah dan Albanjari di gelar di Gedung Nasional Indonesia (GNI) Gresik. Festival memperebutkan Piala Bupati Gresik itu diikuti 22 Grup Kasidah dan 32 Grup Albanjari ini dibuka oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada Sabtu, 11 Maret 2023. Festival memeriahkan HUT ke-49 Pemkab Gresik dan Hari Jadi ke-536 Kota Gresik Kota Gresik ini digelar sampai Minggu, 12 Maret 2023.

Antusiasme peserta mengikuti festival ini mendapatkan apresiasi dari Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah berharap kedepan dilakukan seleksi setiap kecamatan sehingga memiliki wakil dalam festival ini.

“Festival ini bisa menjadi agenda tahunan. Sehingga kesenian Islami ini bisa lestari keberadaannya di Kabupaten Gresik,” ungkap Bu Min pada membuka Festival Kasidah dan Albanjari pada Sabtu, 11 Maret 2023.

Potret keberagaman dan kerukunan antarumat di Kabupaten Gresik terbingkai dalam gelaran Festival Kasidah dan Albanjari Piala Bupati ini. Gelaran ini didukung oleh Gusdurian dan Forum Masyarakat Gresik Cinta Keberagaman (Formagam) Gresik. 

“Saya tidak bisa berkata apa-apa. Dukungan teman-teman Formagam ini merupakan suatu penghargaan bagi keberagaman di Kabupaten Gresik. Mudah-mudahan hal ini bisa terus ada di Kabupaten Gresik yang kita cintai,” pungkas Wabup berlatar pendidik itu.

Ketua Panitia Festival Kasidah dan Albanjari Gus Salam mengatakan piala kesenian kasidah dan Albanjari secara filosofis mengajarkan akan Kebhinekaan. Karena di dalamnya, digunakan berbagai alat musik dan beragam suara dari masing-masing individu yang dipadukan. “Alhamdulillah kegiatan hari ini kita turut serta melestarikan ajaran leluhur. Dan luar biasanya lagi, kepanitiannya juga diisi dari lintas agama dan lintas iman,” terang Gus Salam. (yad)

Nguri-uri Budaya Leluhur Gelar Festival Kasidah dan Albanjari di GNI  Selengkapnya

World Hearing Day 2023, Wabup Gresik Dorong Pembelajaran ABK Gunakan Teknologi dan Islami

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengajak semua stakeholder untuk peduli pada anak berkebutuhan khusus (ABK). Pembinaan yang tepat, bisa berpotensi menemukan talenta dari ABK yang cemerlang.

Hal itu diungkapkan Bu Min- sapaan akrab- Wabup Aminatun Habibah pada acara peringatan Hari Pendengaran Sedunia (World Hearing Day) di Unit Pelayanan Teknis (UPT) Layanan Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus pada Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik pada Kamis, 9 Maret 2023.

“Pendidikan dan pembinaan yang diberikan secara tepat akan memunculkan bakat terpendam dari ABK tersebut,” ungkap Wabup berlatar pendidik itu.

Menurut wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu, selain menggunakan pola teknologi dan pengetahuan yang baik.  Metode dalam mendidik anak dengan cara islami. Salah satunya yang sudah diterapkan yaitu membaca Al Quran isyarat metode Amakasa dan Amlaba.

Dikatakan, tujuan metode amakasa dengan bahasa isyarat tangan sambil bersuara ini anak-anak bisa berbicara atau mengaji. Sedangkan metode amlaba akan memudahkan anak dalam pembelajaran Al Quran dan memudahkan ABK membaca dan melatih melafalkan Al Qur’an.

“Dua metode ini harus selalu berkaitan, semoga metode ini mudah diterima dan bermanfaat sekali oleh anak anak dan dapat mengembangkan potensi yang mereka miliki,” harapnya. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dalam waktu dekat akan mendirikan tiga lagi Resource Centre untuk wilayah utara, wilayah selatan dan Kepulauan Bawean.

“Pemerintah daerah juga akan mendorong desa. Menjadi desa inklusi yang dikhususkan untuk anak inklusi dan berkebutuhan khusus,” tegasnya. Peringatan World Hearing Day dihadiri oleh Direktur Hearing Aid East Java – Perth Australia Vicki Richardson, Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S. Hariyanto, Kepala UPT Resource Centre/layanan pendidikan ABK Gresik Innik Hikmatin, Perwakilan UPT Puskesmas Alun Alun dan UPT Puskesmas Sukomulyo serta Ketua Perhimpunan Ahli THT Bedah Kepala Leher Manusia (Perhati-KL) Jatim Utara dr. Nilo.

Pada kesempatan itu, mereka mengapresiasi fasilitas RC Gresik yang memiliki program membaca Al Quran isyarat dengan metode Amakasa dan Amlaba. (yad)

World Hearing Day 2023, Wabup Gresik Dorong Pembelajaran ABK Gunakan Teknologi dan Islami Selengkapnya

Wabup Inspeksi Kantor Dispendik Gresik untuk Memastikan Inovasi Perbaikan Pelayanan 

GRESIK,1minute.id – Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik terus berbenah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Jumlah loket di ruang pelayanan dipercantik.  Kursi antrean juga empuk dan sejuk. Loket pelayanan ini untuk melayani berbagai keperluan. Diantaranya, mutasi siswa hingga legalisir ijasah.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengapresiasi upaya perbaikan pelayanan yang dilakukan oleh Dispendik ketika mengunjungi kantor berlokasi di Jalan Arif Rahman Hakim, Gresik pada Rabu, 8 Maret 2023. Kedatangan Wakil Bupati perempuan pertama di Pemkab Gresik ini disambut oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S.Hariyanto dan Sekretaris Dinas Pendidikan Gresik Herawan Eka Kusuma. 

“Perbaikan mutu pelayanan menjadi isu yang penting. Oleh karenanya kita harus terus memperbaiki diri. Kita niati bersama untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat. Bidang pendidikan ini merupakan bidang yang mendapatkan atensi dari semua masyarakat,” kata Wabup Aminatun Habibah. 

Bidang pendidikan, salah satu prioritas duet Bupati-Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah tercermin dari besaran anggaran yang dialokasikan Pemerintah Kabupaten Gresik. Alokasi anggaran sekitar 30 persen atau sekitar Rp 1 triliun untuk bidang pendidikan. “Besarnya anggaran ini tentu harus diimbangi dengan kualitas pelayanan yang prima kepada masyarakat. Tadi saya sudah melihat apa perbaikan yang sudah dilakukan oleh Dinas Pendidikan, ini patut kita dukung,” kata Wabup berlatar pendidik itu.

Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah mengajak kepada seluruh pengawas, penilik, dan pegawai untuk bergerak dan memberikan yang terbaik kepada masyarakat. (yad)

Wabup Inspeksi Kantor Dispendik Gresik untuk Memastikan Inovasi Perbaikan Pelayanan  Selengkapnya

150 Warga Ring 1 Kawasan JIIPE Jalani Pelatihan K3 , Wabup Gresik : Bisa Mengakomodir Naker di Smelter 

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 150 warga ring 1 kawasan ekonomi khusus JIIPE mengikuti pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja di SMK Assa’adah Bungah. Penutupan Pelatihan K3 ini untuk mempersiapkan mereka menjadi tenaga kerja (naker) yang memiliki kompeten ini dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. 

Selain Wabup Aminatun Habibah, penutupan pelatihan K3 gelombang pertama ini dihadiri oleh Manager CSR PT Freeport Indonesia Emely, Kepala SMK Assa’adah Bungah Sumiati, serta pelatih atau trainer.

Pelatihan K3 dibagi dalam tiga gelombang. Para peserta yang telah mengikuti pelatihan diharapkan bisa mengakomodir tenaga kerja ahli di bidang K3 yang dibutuhkan di Smelter PT. Freeport Indonesia yang berada di kawasan Java Integrated Inidustrial Port and Estate (JIIPE).

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah berharap, setelah mengikuti pelatihan K3 ini para peserta tidak hanya sekedar dibekali kemampuan dan keahlian, melainkan bisa mendapatkan kesempatan bergabung atau bekerja di PTFI.

“Dengan adanya pelatihan ini maka calon pekerja bisa memiliki kompetensi keahlian yang dibutuhkan di dunia industri. Dan Saya berharap peserta yang telah mengikuti pelatihan nantinya bisa mendapat kesempatan bekerja di Smelter PT Freeport,” harap Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah dalam sambutannya. 

Ketua Pelaksana Pelatihan K3 Muh Syamsu Dluha mengatakan, para peserta pelatihan kerja ini tanpa dipungut biaya alias gratis. Pada tahap awal ini peminatnya cukup banyak yakni sebanyak 600 lebih pendaftar. Namun yang diterima hanya 150 peserta.

“Melalui pelatihan K3 ini setidaknya bisa memberikan bekal kepada peserta atau calon tenaga kerja agar memiliki kompetensi keahlian. Untuk saat ini kami prioritaskan warga ring satu JIIPE dulu,” ujar Gus Syam-sapaan akrab-Muh Syamsu pada Selasa, 7 Maret 2023.

Gus Syam menegaskan, pembekalan terhadap para peserta pelatihan ini dibawah bimbingan pelatih profesional, dosen dan guru yang telah mengantongi sertifikat trainer. Begitu dinyatakan lulus, maka peserta akan mendapatkan sertifikat pelatihan K3.

“Untuk peserta yang perempuan ada penekanan khusus pada pelatihan K3 ini, yakni soal keberanian ketika menghadapi bahaya dan menumbuhkan rasa kepercayaan diri,” ungkapnya.

Sementara itu, Tahta Alfiana, salah seorang peserta pelatihan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membekali dirinya dan para peserta lain berupa kemampuan dan keahlian di bidang K3. Dia pun berharap ada tindak lanjut setelah pelatihan ini.

“Kami sangat berharap adanya tindak lanjut setelah pelatihan ini. Diantaranya bisa diterima di Smelter PT Freeport Indonesia,” ungkap perempuan muda asal Desa Watuangung Mengare, Bungah ini. (yad)

150 Warga Ring 1 Kawasan JIIPE Jalani Pelatihan K3 , Wabup Gresik : Bisa Mengakomodir Naker di Smelter  Selengkapnya