GRESIK,1minute.id – Rembug Akur kembali bergulir. Ikhtiar menjalin komunikasi antara pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik bersama dengan warga ini dipusatkan di Desa Turirejo, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik. Wakil Bupati Gresik Aminatun dan Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman yang menumui warga setempat.
Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah membahas berbagai isu yang berkaitan dengan pembangunan di daerah, seperti perbaikan infrastruktur, dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Selain itu, dalam acara tersebut juga dilakukan penyaluran BPJS bagi beberapa ahli waris.
Di bidang kesehatan, terangnya, Pemkab Gresik telah menjalankan Universal Health Coverage (UHC). Istimewanya, program ini sudah menjangkau 99,96% masyarakat Gresik. Capaian ini “menyalip” daerah-daerah lain di Jatim. “Wilayah Kedamean ini juga spesial, karena saat ini Pemkab Gresik sedang membangun rumah sakit daerah di wilayah ini. Mudah-mudahan tahun ini sudah mulai dibangun dan diselesaikan tahun ini,” ujar Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah. “Mohon doanya,” imbuhnya.
Wabup menjelaskan bahwa tahun ini Pemkab Gresik akan berfokus pada perbaikan jalan-jalan yang rusak di wilayah Kabupaten Gresik. “Pada tahun ini Insya Allah akan banyak jalan yang akam kita perbaiki,” tegas Wabup berlatar pendidik itu.
Pada kesempatan ini, wabup juga memberikan apresiasi kepada badan amil zakat nasional (Baznas) Gresik yang sudah mengelola zakat dan diserahkan dengan baik kepada kelompok yang membutuhkan. Sebelum mengakhiri sambutan, Bu Min berharap forum yang gayeng ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara pemerintah, dan masyarakat.
Seperti diberitakan, Tahun ini, Pemkab Gresik akan melakukan betonisasi 17 ruas jalan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Belasan ruas jalan itu tersebar di enam kecamatan di Gresik Selatan yakni Kecamatan Driyorejo, Kedamean, Menganti, Benjeng, Balongpanggang dan Cerme. (yad)
GRESIK,1minute.id– Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah secara simbolis menyalurkan cadangan pangan pemerintah (CPP) untuk Kabupaten Gresik kepada warga Desa Dahanrejo, Kecamatan Kebomas pada Kamis, 6 April 2023.
Penyaluran CPP perdana dipusatkan di Balai Desa Dahanrejo, Kecamatan Kebomas. Kabupaten Gresik mendapat kuota 84.871 keluarga penerima manfaat (KPM). Setiap KPM mendapatkan bantuan sosial (bansos) pangan CPP berupa beras sebanyak 10 kilogram. Di Desa Dahanrejo ada sebanyak 96 KPM.
Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menyampaikan, pangan merupakan salah satu kebutuhan dasar bagi manusia yang harus dipenuhi. Ini merupakan sumber energi untuk mempertahankan hidup. Pemerintah perlu memberikan jaminan atas pangan terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). “Tujuannya agar keluarga memiliki akses terhadap pangan pada harga dan volume yang ideal bagi kebutuhan,” kata Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah dan sambutannya.
Selain itu, lanjutnya, salah satu upaya untuk meningkatkan akses masyarakat adalah melalui pemberian bantuan yang bersumber dari cadangan pangan pemerintah.”Masyarakat tidak perlu khawatir akan kualitas beras yang diberikan. Karena ini sudah melalui pemeriksaan oleh Dinas Pertanian,” tegasnya.
Dikatakan, bantuan ini langsung ditunjuk oleh pemerintah pusat sesuai nama yang diusulkan. Pemerintah Kabupaten Gresik berharap agar data ini tidak keliru dan valid agar masyarakat yang benar benar membutuhkan mendapatkan bantuan beras ini.
Disamping itu, wabup itu juga berpesan kepada para penerima manfaat agar dapat memanfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya. Apalagi di bulan suci Ramadan dan menyambut hari raya Idul Fitri 1444 Hijriah, yang tentunya banyak kebutuhan yang harus dipenuhi.
“Bantuan yang disalurkan ini menjadi wujud kepedulian dan ikhtiar Pemerintah untuk terus mengupayakan peningkatan kesejahteraan seluruh masyarakat, khususnya di Kabupaten Gresik,” tandasnya. Penyaluran CPP ini dihadiri perwakilan Bulog regional Jawa Timur Setiawan, Kepala Dinas Sosial Gresik Ummi Khoiroh, Kepala Dinas Pertanian Eko Anindito Putro, Kepala Kantor Pos Cabang Gresik Maestro Yunan, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Kebomas S Farida serta Kepala Desa Dahanrejo Mochammad Hasan.
Di tempat sama, Setiawan, perwakilan dari Bulog Regional Jawa Timur menambahkan Bulog mendapatkan tugas penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP). Bantuan Pangan mulai Maret hingga Mei 2023. “Untuk Kabupaten Gresik sebanyak 84.871 penerima dan akan diberikan selama 3 kali. Ini merupakan beras cadangan pemerintah jenis premium,” katanya.
Sementara, Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Gresik Ummi Khoiroh menambahkan, bantuan ini berasal dari pemerintah pusat melalui Bulog. Sedangkan transporternya dipercayakan pada PT. Pos Indonesia. “Launching penyaluran dilakukan di Desa Dahanrejo total sebanyak 96 penerima. Sementara diberikan kepada 25 KPM, sisanya sambil menunggu cleancing data yang dilakukan oleh PT. Pos Indonesia,” kata Ummi. (yad)
GRESIK,1minute.id – Sebanyak 200 anak yatim memenuhi ruang Paripurna DPRD Gresik pada Rabu, 5 April 2023. Mereka datang ke kantor wakil rakyat di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik untuk mendapatkan santunan dari para istri anggota DPRD yang tergabung dalam Persatuan Istri Anggota (PIA) DPRD Gresik.
Suasana ruang paripurna yang dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah itu terasa lebih riuh. Maklum, anak-anak. Ada yang berlari-lari. Ada yang meminta gendong. Banyak juga yang duduk anteng.
MenurutWakili Bupati Gresik Aminatun Habibah, santunan anak yatim sangat mulia. Apalagi dilakukan di bulan suci Ramadan. Ia mengatakan, rezekinyang diberikan kepada orang yang berhak akan diganti oleh Allah SWT. “Rezeki tidak harus harta. Pulang dari sini anak kita mendapatkan jodoh itu adalah rezeki,” kata Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah dalam sambutannya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Gresik Nur Saidah menambahkan, santunan anak yatim ini gerakan independen istri anggota DPRD Gresik. ” Santunan ini tahun ketiga. Dan, selalu kami lakukan di bulan Ramadan” kata Politisi dari Partai Gerindra itu.
KASIH SAYANG : Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dengan penuh kasih sayang mengelus kepada anak yatim didampingi Wakil Ketua DPRD Gresik Nur Saidah dan istri Ketua DPRD Gresik Ny Much Abdul Qodir saat santunan anak yatim di Gedung DPRD Gresik pada Rabu, 5 April 2023 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)
Sebanyak 200 anak yatim. Mereka dari setiap daerah pemilihan (dapil) di Kabupaten Gresik ini. Santunan dilakukan di ruang paripurna, kata Nur Saidah, karena ruangan cukup luas. “Selain itu, ada himbauan dari pemerintah untuk tidak menggelar buka puasa bersama,” imbuhnya.
Ia berharap kegiatan positif ini terus berlanjut. Ia pun terus mengingatkan kepada istri anggota DPRD Gresik untuk berbagi dan bersedekah. Sementara itu, Nizam, salah satu anak yatim asal Kawisanyar, Kebomas mengaku senang bisa masuk ruang paripurna DPRD Gresik. “Apalagi, pulang dapat bingkisan,” katanya sambil tersenyum bahagia.
Ari, setali tiga uang. Bocah asal Manyar itu mengaku datang ke gedung DPRD Gresik diantar oleh tetangga. “Senang,” ujarnya singkat. Namun, Ari seperti menahan air mata. Ia seperti teringat orang tuanya. Momen yang mulia ini, Ari tidak lagi bisa berbuka dan sahur bersama orang yang disayanginya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Pembangunan Jembatan Kacangan segera kelar. Bila tidak ada aral melintang sebelum lebaran Idul Fitri 1444 Hijrah bisa dilewati. Hal itu diungkapkan oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dalam ngobrol bareng wartawan di ruang Putri Cempo Kantor Bupati Gresik pada Senin, 3 April 2023.
“Besok rencananya pengecoran dimulai. Perkiraan seminggu kedepan bisa dilewati,” kata Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah dan diamini oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman. Bu Min berharap selesai pembangunan jembatan Kacangan itu bisa membawa manfaat bagi masyarakat setempat.
Ngobrol bareng wartawan semakin gayeng setelah Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani datang. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani menyusul datang karena harus menemui sejumlah tamu terlebih dahulu. Gus Yani mengatakan, pembangunan jembatan Kacangan di Dusun Kacangan, Desa Bulurejo, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik akan dijadikan evaluasi. “Keterlambatan penyelesaian pembangunan jembatan menurut BPK karena force majeure,” kata Gus Yani.
Seperti diberitakan, Jembatan Kacangan patah pada Minggu, 19 Desember 2021. Selama 2 pekan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik melakukan kajian penyebab patah Jembatan yang menghubungkan Desa Bulurejo dengan Desa Gluranploso, Kecamatan Benjeng itu. Pemkab Gresik memutuskan untuk membangun baru jembatan yang melintasi aliran Kali Lamong itu.
Semula diperkirakan awal April 2022. Namun, dalam laman LPSE tender kali pertama gagal. Dalam tender kali kedua ini, berdasarkan data DPUTR Gresik dimenangkan oleh PT Bangun Mulya Tan Abadi dengan nilai penawaran Rp 13.074.982.498,54. Pagu anggaran Rp 15 miliar. Jangka waktu pekerjaan 180 hari kalender (28 Juni sampai 24 Desember 2022).
Jenis pekerjaan yang dilakukan adalah pembangunan jembatan baru dengan bentang 60 meter dengan rangka baja lebar 7 meter. Dan, peleberan jembatan bentang 30 meter dari 5 meter menjadi 6 meter. Pekerjaan jalan (overlay) 150 meter. Sebelumnya, jembatan Kacangan yang ambruk itu memiliki panjang 60 meter dengan pilar tengah dan lebar 4 meter. Jembatan dengan konstruksi baja dan beton.
Proyek pembangunan jembatan baru dimulai, Kali Lamong meluap. Pada Senin, 3 April 2023, debit air Kali Lamong meningkat. Akibatnya, kembali banjir. Ada enam desa di Kecamatan Balongpanggang yang tergenangi air bah berasal dari Kabupaten/kota tetangga Gresik itu. ( yad)
GRESIK,1minute.id – Ekspektasi pelajar dan mahasiswa Gresik untuk kuliah sambil kerja ke eropa sangat tinggi. Buktinya, peserta sosialisasi “Kuliah dan Bekerja di Jerman” yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Gresik dengan menggandeng Habibie Education Youth (HEY) di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) membludak pada Sabtu, 1 April 2023.
Gedung berarsitektur mirip rumah Keong itu dipenuhi peserta. Mulai berasal SMA, SMK, Madrasah Aliyah maupun mahasiswa se-Kabupaten Gresik. Gebrakan baru, duet Bupati-Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah ini untuk mewujudkan mimpi pelajar Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik bisa go internasional.
Program “Kuliah dan Bekerja” ke Jerman ini bagian dari salah program Nawa Karsa, Gresik Cerdas untuk mewujudkan Gresik baru untuk meningkatkan mutu kualitas SDM di Gresik.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani tampil bagai seorang motivator ulang. Bupati berusia 37 tahun itu berharap kesempatan emas bisa kuliah sambil kuliah di negeri dengan kesebelasan yang dikenal dengan Tim Panser itu tidak terlewatkan begitu saja.
“Seandainya Saya pribadi masih seusia kalian, Saya pasti tidak akan melewatkan kesempatan ini. Karena kesuksesan itu tidak akan datang begitu saja, kesuksesan butuh diperjuangkan. Kesuksesan kita raih dari konsistensi melakukan kebiasaan-kebiasaan baik,” ungkap Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dihadapan ribuan pelajar dan mahasiswa.
Bupati millenial ini juga menyinggung perihal bonus demografi yang akan dihadapi Indonesia pada 2045. Dikatakan bahwa bonus demografi bisa menjadi berkah, namun bisa juga menjadi musibah jika tidak disiapkan dengan baik.
Menghadapi bonus demografi, imbuhnya, kita harus mulai berpikir generasi muda seperti apa yang kita siapkan. Harapannya tentu saja adalah generasi muda yang produktif dan berkualitas. “Hari ini (Sabtu, 1 April 2023 Red)?Saya bisa berdiri disini merupakan hasil dari kerja keras pendahulu-pendahulu kita, oleh karenanya saya memiliki tanggung jawab untuk berjuang demi generasi yang akan datang. Salah satunya lewat kegiatan sosialisasi hari ini,” tegas Bupati berusia 37 tahun itu.
Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menambahkan, disamping mewujudkan SDM cerdas, program ini juga menjadi solusi dalam mengatasi angka pengangguran di Gresik.
“Angka pengangguran Gresik masih sebanyak 8%. Ini lebih tinggi sedikit dibandikan Provinsi Jawa Timur yang saat ini di angka 7,8%. Meskipun demikian, kita dari Pemkab Gresik tetap berupaya dalam menangani hal tersebut. Salah satunya dengan program Nawa Karsa Gresik Cerdas,” kata Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah itu.
Bu Min juga mengatakan, dengan adanya program kuliah dan kerja di Jerman, dapat meningkatkan kemampuan akademik yang dimiliki oleh anak Gresik. Maka, Bu Min mendorong para ratusan siswa SMA sederajat yang hadir saat itu, untuk berlomba-lomba mengikuti program tersebut.
“Ini menjadi kesempatan dalam menempuh pendidikan di Eropa yang memang dipusatkan di Jerman. Nanti teknis sekolahnya mirip seperti SMK tapi lebih intens. Dengan dua hari teori dan praktek tiga hari di perusahaan sekitarnya. Bahkan kalian juga akan dibayar.” ujar Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu.
MEMBLUDAK: Ribuan pelajar SMA sederajat mengikuti sosialisasi Kuliah dan Bekerja di Jerman di WEP Gresik pada Sabtu, 1 April 2023 ( Foto: Prokopim Gresik for 1minute.id)
Menurut Bu Min, program ini dapat berlangsung karena kondisi Jerman yang kekurangan tenaga kerja. Anak muda produktif hanya sebanyak 2% dari total masyarakat Jerman. Sehingga membutuhkan tenaga kerja potensial dari luar negeri. “Saat ini telah terbuka sekitar 20.000 kesempatan untuk bekerja di sana,” tegas Wabup berlatar pendidik itu.
Pemkab Gresik terus berupaya menekan angka pengangguran. Sebelumnya, Pemkab Gresik menggelar Job Fair dengan membuka lowongan berjumlah 4 ribu lebih pada 53 perusahaan, dan diikuti oleh lebih dari 9 ribu pelamar kerja.
Selain itu, Pemkab Gresik telah membuka beasiswa kuliah untuk warganya. Ada pula Rumah Vokasi yang berfokus dalam pelatihan untuk berkerja, dimana Rumah Vokasi ini adalah yang pertama ada di Indonesia.
Ketua Kadin Gresik M. Choirul Rizal yang hadir mengatakan, pihaknya bersama Kadin Gresik akan selalu memberikan support terbaik dalam meningkatkan SDM Gresik. Terutama dalam mengurangi angka pengangguran yang ada.
“Gresik kota industri, tapi pengangguran tetap tinggi. Maka ini juga menjadi langkah solusi dalam mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Gresik,” ucapnya.
Pelatihan untuk persiapan program tersebut akan digelar Kadin Gresik setelah lebaran Idul Fitri. Dalam sosialisasi ini hadir juga CEO Habibie Education Youth Nana Saragih memuji gebrakan Bupati dan Wabup Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah yang mensupport program kuliah kerja ini.
“Kalian punya bupati, wabup, dan ketua Kadin yang hebat. Karena Saya sudah keliling Indonesia dan tidak semua pemerintah daerahnya mau turun tangan dalam hal ini,” tandasnya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Hafiz cilik Affreda Kharisma Azzahra bertemu Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah di kantor Bupati Gresik pada Selasa, 28 Maret 2023.
Saat bertemu Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah, Azzahra ditemani kedua orangtuanya, Solikhin dan Sri Wahyuni serta Kepala UPT Layanan Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik Innik Hikmatin. Bu Min terharu bertemu dengan siswa kelas II SD Negeri 263 Gresik yang istimewa itu. Azzahra, lahir prematur dan divonis oleh dokter mengalami gangguan penglihatan alias tuna netra ketika menginjak usia 4 bulan.
Namun, Sang Khaliq memberikan keistimewaan kepada Azzahra. Otak Azzahra encer. Mudah menghafal. Diusia 7 tahun, bocah asal Tanjungsari, Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik itu telah hafal quran 9,5 juz. Keistimewaan yang tidak dimiliki oleh anak-anak sebayanya. Azzahra pun bisa lolos ajang pencarian bakat penghafal Quran, program Hafiz Indonesia 2023 di salah satu stasiun televisi nasional di Indonesia.
Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah sempat menguji hafalan Quran Azzahra. Wabup berlatar pendidik itu membaca beberapa ayat Quran untuk kemudian Azzahra melanjutkan membaca. Suara Azzahra yang merdu, tajwid benar membuat Bu Min terharu sekaligus bangga.
“Bacaan sudah bagus. Terus belajar dan semangat mendapatkan hasil yang terbaik nantinya,” ucap Bu Min memberikan semangat dan mendoakan Azzahra menjadi anak sukses. Pada kesempatan itu, Azzahra juga mohon doa restu dan dukungan warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik untuk kelancaran audisi Hafiz Indonesia 2023. “Mohon doa dan restunya,” katanya.
Seperti diberitakan 1minute.id Azzahra tampil memukau pada pembukaan Baznas Berbagi Ceria di lapangam indoor Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) pada Minggu, 26 Maret 2023. Acara tersebut dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah serta Forkopimda lainnya serta 1000 anak yatim.
Azzahra kebagian membaca alquran untuk pembukaan acara tersebut. Seisi lapangan Indoor yang semula gegap gempita berubah hening ketika Azzahra melantunkan ayat alquran. Suara begitu merdu. Azzahra adalah anak keempat dari pasangan suami-istri, Solikhin dan Sri Wahyuni.
“Ini anak keempat yang hidup. Anak pertama, kedua dan ketiga meninggal,” ujar Solikhin yang tinggal di Tanjungsari, Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu itu. Solikhin bekerja serabutan. Setiap hari Azzahra didik murotal. Bocah 7 tahun itu juga harus setor hafalan kepada guru ngajinya. Azzahra pun senang menjalani kesibukan itu. Ia pun selalu ceria. (yad)
GRESIK,1minute.id – Wakil Presiden Ma’ruf Amin meminta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk memperkuat ekosistem zakat. Ada tiga hal yang harus dilakukan Baznas untuk menguatkan ekosistem zakat. Pertama, meminta pengembangan strategi penguatan ekosistem zakat melalui potensi, kekuatan, dan tantangan dari setiap komponen ekosistem zakat.
“Kembangkan strategi penguatan ekosistem zakat nasional. Potensi, kekuatan, dan tantangan dari tiap komponen ekosistem zakat perlu dipetakan dengan saksama. Selanjutnya, agar disusun strategi penguatan dari masing-masing komponen ekosistem zakat tersebut,” ujar Wapres Ma’ruf Amin dalam sambutannya Penganugerahan Baznas Award di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta pada Selasa, 21 Maret 2023.
Dalam ajang yang mengusung tema “Berkah Berzakat, Terima Kasih Muzakki Terima Kasih Mustahik” ini dihadiri Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Teten Masduki, Ketua Baznas RI KH Noor Achmad. Juga Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan diwakili Sesmenko Letjend TNI Teguh Puji Rumekso.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, salah satu penerima awarding dalam kategori Bupati Pendukung Utama Pengelolaan Zakat diwakili oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. Sedangkan, Baznaz Gresik menyabet kategori Infrastruktur terbaik, pengelola Sumber Daya Manusia (SDM) amil zakat, serta pengguna Sistem Informasi Management Baznaz (SIMBA) terbaik kali ke-4 se-Indonesia.
Wapres melanjutkan, sertifikasi kompetensi amil zakat diperbanyak sebagai salah satu strategi meningkatkan kepercayaan muzaki (pemberi zakat). “Salah satunya, saya minta sertifikasi kompetensi amil zakat agar terus diperbanyak. Sebagai komponen utama ekosistem zakat. Sertifikasi ini sertifikasi kompetensi amil zakat, akan menambah kepercayaan muzaki karena dana zakatnya dikelola oleh pihak yang profesional,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Baznas RI Noor Achmad mengatakan, kepercayaan masyarakat terus meningkat kepada Baznas. Indikator ada pengumpulan zakat ada kenaikan 30 persen hingga 35 persen.
Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengapresiasi Baznas Gresik yang ikut berkontribusi membantu permasalahan sosial di daerah. “Mudah mudahan Baznas Gresik terus mendorong bantuan-bantuan yang disalurkan ini dapat memiliki nilai produktif untuk masyarakat. Sehingga bermanfaat secara berkelanjutan,” tutur Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah.
Dikatakan, pemerintah daerah akan terus berupaya mendorong penyaluran zakat, infaq dan sedekah melalui melalui Baznas Gresik. “Atas nama pemerintah daerah kami ucapkan terima kasih kepada Baznas Gresik, yang telah bekerja maksimal dalam mengumpulkan dan mengelola zakat. Juga kepada masyarakat, para muzakki dan organisasi pengumpul dan pengelola zakat lainnya,” katanya.
Pada kesempatan sama, Ketua Baznas Gresik Muhammad Mujib berharap, Baznas menjadi lembaga yang terus dipercaya masyarakat dalam mengelola dan menyalurkan dana zakat, infaq, dan sedekah. “Dengan perolehan 5 kategori penghargaan ini kedepan kita lebih mengoptimalkan pengelolaan zakat dan pemberdayaan. Baik pemberdayaan SDM, distribusi serta program Baznas,” ungkap Mujib. (yad)
GRESIK,1minute.id – Sebanyak 104 mahasiswa asal Gresik berasal dari 12 perguruan tinggi mengikuti sosialisasi bantuan sosial (bansos) di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Senin, 20 Maret 2023. Mereka ini kandidat penerima beasiswa 2023 dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik.
Bansos beasiswa ini disalurkan oleh Bagian Sosial Sekretariat Daerah (Setda) Gresik. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, bantuan sosial beasiswa ini merupakan bentuk support dari Pemerintah Kabupaten Gresik kepada mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan di jenjang perguruan tinggi.
“Kita mendengar masukan dari masyarakat, bahwa banyak dari mahasiswa kita yang tidak terakomodir dalam program beasiswa yang ada. Oleh karenanya, ini menjadi tanggung jawab dari Pemerintah Kabupaten Gresik membantu mahasiswa tersebut,” ujar Bu Min-sapaan karib-Wabup Aminatun Habibah.
Program bansos beasiswa ini, lanjutnya, merupakan bentuk apresiasi dari pemerintah kepada mereka yang telah membawa harum nama Kabupaten Gresik baik di kancah nasional maupun internasional. Pendidikan merupakan jawaban atas semua permasalahan yang ada di kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.
“Mudah-mudahan ini menjadi bantuan yang bermanfaat bagi adik-adik semua. Semoga menjadi motivasi untuk belajar lebih baik, menjadi insan-insan berprestasi yang nantinya bisa mengabdikan dirinya kepada Kabupaten Gresik dimanapun berada,” kata Wabup berlatar Pendidik itu.
Sebagai informasi, bantuan sosial beasiswa ini berdasarkan peraturan Bupati Gresik nomor 19 tahun 2023. Dalam Perbup tersebut, bagian Kesra Sekda Gresik didapuk untuk mengelola bantuan sosial beasiswa untuk mahasiswa.
Dalam Perbup nomor 19 tahun 2023 tersebut, terdapat 4 kriteria calon penerima bantuan sosial. Yakni mahasiswa kurang mampu, mahasiswa hafidz Quran, mahasiswa berprestasi, dan mahasiswa difabel. (yad)
GRESIK,1minute.id – Angka Stunting masih dua digit atau 10,7 persen sebelumnya mencapai 23 persen. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik tidak mengendorkan niatnya untuk menuntaskan masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang sehingga mengakibatkan terganggunya pertumbuhan pada anak itu.
Bahkan, duet Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah, Bupati Gresik dan Wakil Bupati Gresik bertekad mewujudkan zero stunting di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Bupati Fandi Akhmad Yani, Wabup Aminatun Habibah, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman bersama Kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Camat, Perwakilan unsur pendidikan, Organisasi Masyarakat (Ormas) menandatangani komitmen bersama percepatan penanggulangan stunting.
“Angka prevalensi stunting kita memang sudah terjun bebas, dari 23% menjadi 10,7%, dibawah angka Provinsi Jawa Timur. Ini merupakan hasil kerja bersama dari berbagai pihak dan akan terus kita lakukan hingga stunting kita nol,” ujar Gus Yani, begitu Bupati Fandi Akhmad Yani
saat membuka kegiatan Rembuk Stunting 2023 di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 15 Maret 2023.
Ia menambahkan, dari data yang ada saat ini terdapat 3.701 kasus stunting yang ada di Kabupaten Gresik. Dirinya membayangkan, jika pegawai di lingkungan Kabupaten Gresik dan masyarakat yang berkecukupan mau untuk menjadi orang tua asuh, maka angka tersebut sudah selesai.
“Kita lakukan intervensi dengan menyisihkan rezeki minim 10 ribu rupiah per hari. Kita berikan susu, kacang hijau, atau makanan bergizi lainnya selama 90 hari. Saya yakin permasalahan ini selesai, karena kecenderungannya angka yang sembuh dari stunting lebih besar dibandingkan jumlah kasus baru,” katanya.
Semangat sosial ini, lanjutnya, sejatinya telah diawali jajaran ASN dan BUMD di lingkungan Kabupaten Gresik. Lewat surat edaran awal Maret 2023 lalu, jajaran ASN dihimbau untuk berbelanja kebutuhan pokok guna disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk diantaranya untuk balita stunting. Hal ini lantas dilanjutkan dengan terbitnya Peraturan Bupati Gresik No.9 tahun 2023 tentang percepatan penurunan stunting terintegrasi di Kabupaten Gresik.
Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah yang juga sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) melakukan sinergi antarlembaga dalam mewujudkan zero stunting.
“Prevalensi angka stunting kita memang turun, namun angkanya masih tinggi. Saat ini kita ada di posisi ke 6 dari bawah di tingkat Jatim. Oleh karenanya, perlu intervensi lebih lanjut melalui sinergi semua lembaga,” ujar Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah.
Intervensi ini, menurutnya harus terintegrasi satu dengan yang lain. Contohnya adalah intervensi lewat konsumsi tablet tambah darah bagi siswi SMA/pondok pesantren. Diinisiasi oleh dinas kesehatan lewat puskesmas di tiap kecamatan, intervensi ini juga harus bersinergi dengan dinas pendidikan agar tujuan intervensi bisa tercapai.
“Contoh lain adalah sinergi kita dengan pengadilan agama. Kita sudah membangun komunikasi intens agar izin nikah di usia muda bisa diminimalisir. Hal-hal semacam inilah yang harus terus kita lakukan,” tegas Wabup berlatar pendidik itu.
Dalam kesempatan ini, Pemkab Gresik telah memetakan calon Lokasi Fokus (Lokus) intervensi percepatan penurunan stunting terintegrasi Gresik 2024. Calon lokus tersebar di 19 desa di 7 kecamatan. Harapannya, dengan ditetapkannya lokus akan semakin memudahkan upaya penurunan stunting di daerah tersebut. (yad)
GRESIK,1minute.id – “Saya di sini ingin menjalin komunikasi dengan teman-teman kepala SD. Mari bersama-sama kita memajukan sekolah kita dengan cara masing-masing. Sebagai kepala sekolah, panjenengan harus kreatif dan punya inovasi. Kita ketahui, pendidikan ini akan selalu disorot oleh masyarakat, karena pendidikan adalah layanan dasar yang dibutuhkan oleh semua orang”.
Pesan itu diungkapkan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah ketika bertemu tenaga pendidik se-wilayah kerja (Wilker) Gresik Selatan di UPT SD Negeri 228 Gresik pada Selasa, 14 Maret 2023.
Pertemuan bertajuk Pembinaan Dinas dalam Peningkatan Layanan ini, Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah didampingi Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S. Hariyanto diikuti para kepala sekolah dasar negeri dan pengawas dari empat kecamatan yakni Kecamatan Menganti, Driyorejo, Kedamean dan Wringinanom.
Bu Min melanjutkan tenaga pengajar dituntut untuk kreatif dan inovatif. Untuk bisa kreatif dan inovatif, pengajar terus mengupdate ilmu pengetahuannya. Sebab, pendidikan, salah satu program prioritas Nawa Karsa yakni Gresik Cerdas. Perhatian Pemkab Gresik kepada bidang pendidikan ini, antara lain, pengalokasian anggaran sebesar 30 persen.
“Sebagai pengguna anggaran terbesar di Pemkab Gresik, kita semua memiliki tanggung jawab untuk memberikan layanan sebaik-baiknya kepada masyarakat Gresik,” harap Wabup berlatar pendidik itu. “Tujuan kita adalah menjadikan anak-anak kita menjadi anak yang sholeh dan sholihah. Kita niati bersama,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Gresik S. Hariyanto mengajak di tiap sekolah untuk membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Hal ini, merupakan salah satu solusi terkait berbagai permasalahan yang masih menjadi kendala dalam dunia pendidikan di Gresik. (yad)