Pemkab Gresik Raih Predikat Baik di Ajang Penghargaan Meritokrasi 2022 dari KASN

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresikl meraih predikat “BAIK”, dalam Anugerah Meritokrasi tahun 2022 dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Penghargaan diterima Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah di Jakarta pada Kamis, 8 Desember 2022. Wabup Aminatun Habibah didampingi  Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Gresik Nasriyah.

Pencapaian ini merupakan bentuk komitmen Pemkab Gresik, dalam pemenuhan kebutuhan akan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang profesional dan berkualitas. Tujuan tersebut dicapai dengan penerapan sistem merit dalam manajemen ASN di lingkungan Pemkab Gresik.  

Menurut Wabup Gresik Aminatun Habibah, penghargaan merupakan apresiasi sekaligus motivasi bagi Kabupaten Gresik untuk terus melakukan perbaikan ke depan. Penerapan sistem merit merupakan pelaksanaan amanat undang-undang nomor 5 tahun ASN.

Lewat sistem merit, kebijakan dan manajemen ASN akan didasarkan pada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja yang diberlakukan secara adil dan wajar tanpa diskriminasi. Penerapan sistem merit ini memiliki fungsi yang penting, ini karena penerapannya akan membuat SDM terdorong untuk berprestasi kerja.

Ketua KASN Prof. Agus Pramusinto, menyebutkan, periode kali ini pihaknya menetapkan 174 instansi pemerintah yang memperoleh kategori pelaksanaan sistem merit “Sangat Baik” dan “Baik”. Adapun rinciannya, terdiri atas 30 instansi pemerintah yang meraih kategori “Sangat Baik” dan 144 peraih predikat “Baik”.

“Keberhasilan instansi pemerintah dalam mencapai penerapan sistem merit kategori “Baik” dan “Sangat Baik” merupakan buah dari kerja keras seluruh jajaran di instansi pemerintah yang sudah berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan dalam manajemen ASN-nya. Selain itu, keberhasilan tersebut juga merupakan hasil dari komitmen instansi pemerintah untuk terus berkoordinasi dan berkolaborasi melakukan pembinaan dengan KASN dan Instansi paguyuban dalam menerapkan sistem merit,” ucap Agus dalam sambutannya.

Sementara itu, Menteri Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB), Abdullah Azwar Anas, mengapresiasi segenap instansi pemerintah yang telah berhasil mendapatkan predikat baik dan sangat baik implementasi sistem merit.

“Saya ingin mengucapkan selamat dan sukses bagi 174 instansi pemerintah baik kementerian atau lembaga atau pemerintah daerah yang telah ditetapkan KASN untuk mendapatkan penghargaan sistem merit dengan predikat sangat baik dan baik. Saya sangat mengapresiasi komitmen ini. Mudah-mudahan teman-teman yang mendapatkan predikat baik dan sangat baik akan menularkan kepada pemda dan instansi atau lembaga yang penilaiannya masih buruk atau kurang baik dan seterusnya,” urai Menteri Anas.

Sebagai informasi, sejak 2019 hingga akhir 2022 ini, KASN telah menilai penerapan sistem merit terhadap 100% kementerian dan Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK); 81% pemerintah provinsi, dan 70% pemerintah kabupaten/kota. Secara total, KASN sudah menilai sistem merit di 460 instansi pemerintah dengan hasil 60 instansi pemerintah ditetapkan dalam kategori “Sangat Baik” dan 157 instansi pemerintah dalam kategori “Baik”. (yad)

Pemkab Gresik Raih Predikat Baik di Ajang Penghargaan Meritokrasi 2022 dari KASN Selengkapnya

Percepat Digitalisasi Bidang Ekonomi Dan Keuangan Daerah, Pemkab Gresik Masuk Nominasi Championships TP2DD

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik masuk dalam nominasi Championships Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) 2022. Pencapaian tersebut adalah wujud komitmen  Gresik dalam mewujudkan digitalisasi daerah di berbagai sektor terutama di bidang ekonomi dan keuangan daerah.

Hal ini terungkap pada kegiatan Rapat Koordinasi Nasional P2DD di Jakarta pada Selasa, 6 Desember 2022. Rakornas itu diikuti Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Gresik Ninik Asrukin dan Kabid Pengembangan dan Informasi Pendapatan Daerah BPPKAD Gresik Almira Hadiani.

Bu Min, begitu wabup kerap disapa, mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Gresik sangat mendorong dilaksanakannya digitalisasi dalam berbagai sektor. Selain lebih efisien dan akuntabel, digitalisasi juga seiring dengan perkembangan era teknologi informasi, yang saat ini telah melesat selepas pandemi.

Saat ini, penerapan digitalisasi utamanya dalam peningkatan pendapatan daerah telah diterapkan di Kabupaten Gresik lewat Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD). Dengan menggandeng e-commerce dan perbankan, masyarakat semakin dimudahkan dalam melakukan kewajibannya dan pada gilirannya akan membantu peningkatan pendapatan daerah.

Kadis Kominfo Gresik Ninik Asrukin menambahkan, digitalisasi ini akan didorong lewat sosialisasi secara masif kepada masyarakat. “Dengan kolaborasi yang apik antara Diskominfo dan BPPKAD Gresik, dirinya optimis sosialisasi bisa berjalan lancar dan target bisa terpenuhi,” ujar Ninik.

Keynote speaker dalam rakornas itu, antara lain, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto, Menteri Komunikasi dan Informatika Johny G Plate, dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.

Menko Perekonomian Airlangga Hartanto dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan P2DD di daerah masing-masing.

“Kedepan, dirinya menugaskan Satuan Tugas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) menargetkan 65% pemerintah daerah menerapkan digitalisasi pada 2023,”kata Airlangga Hartanto. 

Sedangkan, Menteri Komunikasi dan Informatika Johny G Plate melaporkan bahwa diperkirakan nilai tambah dari proses digitalisasi dari tahun ke tahun. Momentum digitalisasi di Indonesia juga terlihat dari meningkatnya transaksi digital mencapai Rp 950 triliun pada 2021. “Dengan semangat tersebut, P2DD dilakukan untuk mempercepat salah satu ekosistem penting digitalisasi daerah yaitu melalui digitalisasi transaksi keuangan daerah,” ujarnya. (yad)

Percepat Digitalisasi Bidang Ekonomi Dan Keuangan Daerah, Pemkab Gresik Masuk Nominasi Championships TP2DD Selengkapnya

Wabup Gresik : Ajak OPD dan Organisasi Perempuan Perangi Penyebaran HIV/Aids

GRESIK,1minute.id – Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Gresik menggelar Talk Show memperingati hari AIDS Sedunia 2022 di Aula Masjid Agung Gresik (MAG) pada Senin, 5 Desember 2022. 

Kegiatan ini mengusung tema “Satukan Langkah Cegah HIV Semua Setara Akhiri AIDS”, ini melibatkan organisasi perempuan. Diantaranya, Muslimat, Fatayat, Aisiyah, Dharma Wanita, TP PKK, Bhayangkari dan Persatuan Istri Tentara (Persit).

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dalam sambutannya menyampaikan, peringatan Hari AIDS Sedunia tahun 2022 mengusung tema “Equalize”.  Tema tersebut, mengajak masyarakat di seluruh dunia untuk mengatasi ketidaksetaraan yang menghambat kemajuan dalam mengakhiri HIV/AIDS 2030.

“Indonesia memiliki tantangan besar, untuk bisa mencapai 95-95-95 (Triple 95). Berdasarkan data sampai akhir Juni 2022 ada 85% orang dengan HIV/AIDS (ODHIV). Pada usia produktif antara 20 sampai 49 tahun,” terangnya.

Wabup menambahkan, tantangan besar lainnya yaitu upaya pencegahan yang belum optimal. Kasus HIV di kawasan Asia tenggara menyumbang 10% dari total beban HIV di seluruh dunia. “Di Indonesia prevalensi HIV di sebagian besar wilayah adalah 0,26%. Sementara di Papua dan Papua Barat mencapai 1,8%,” ungkapnya.

Disebutkan, dalam kurun waktu 20 tahun terakhir, telah terjadi kemajuan dalam penanggulangan HIV/AIDS di dunia, termasuk Indonesia. Secara global epidemi HIV mengalami penurunan sekitar 33% sejak tahun 2001. Sehingga pada tahun 2012 diperkirakan terjadi sekitar 2,3 juta infeksi baru pada dewasa dan anak. 

Wabup menjelaskan, kematian yang dikaitkan dengan AIDS menurun sampai 30% sejak 2005. Karena peningkatan akses pengobatan ARV termasuk kematian yang dikaitkan dengan TBC, juga menurun sampai 30% sejak 2004.  “Kematian terkait AIDS, menurun dari puncaknya pada 2004 dengan 1,7 juta kematian, terkait AIDS pertahun menjadi 770 ribu kematian terkait AIDS pada 2016,” kata wabup.

Dikatakan, data kasus baru HIV/AIDS di Kabupaten Gresik, tercatat pada Oktober 2022 sebanyak 162. Ini meningkat hampir 3 kali lipat dibandingkan 2021 ada 65 kasus. Hal ini menunjukkan penularan yang tinggi. Sekitar 49% berasal dari laki-laki Sex laki-laki (LSL/Homosex). Selain itu, ada anak-anak, remaja, Ibu rumah tangga, warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (LP)/Narapidana. “Rasanya miris dan sangat prihatin melihat data ini, untuk itu mari bersama sama berperan serta dalam penanggulangan HIV/AIDS,” katanya. 

Wabup mengajak kepada para OPD terkait, untuk bersinergi, berkolaborasi dengan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Gresik, sesuai tugas dan fungsi masing-masing. Supaya bisa terjadi akselerasi dalam penanggulangan HIV/AIDS di kabupaten kita tercinta. “Sehingga target three zero (Zero kasus baru HIV – Zero Kematian AIDS – Zero Diskriminasi), bisa terwujud di tahun 2030,” tegasnya.

Hadir pada acara tersebut, Direktur Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Provinsi Jawa Timur sekaligus sebagai narasumber Zahrotul Ulya, Waka Polres Gresik Kompol Ari Galang Saputro, Asisten I Setda Gresik Suyono, Kepala KPA Kabupaten Gresik dr Adi Yumanto. Juga, Kepala Dinas Kesehatan Mukhibatul Khusnah, Kepala Dinas Pendidikan S. Hariyanto, Kepala Dinas Sosial Umi Khoiroh, seluruh Camat di Kabupaten Gresik, dan Organisasi Perempuan se-Kabupaten Gresik. (yad)

Wabup Gresik : Ajak OPD dan Organisasi Perempuan Perangi Penyebaran HIV/Aids Selengkapnya

Wabup Gresik : KORPRI untuk Melayani Dan Mempercepat Pelayanan

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah meminta kepada Korp Pegawai Negeri Republik Indonesia (KORPRI) meningkatkan perjuangan, pengabdian, serta kesetiaan masyarakat. Hal ini juga termasuk saling membantu satu sama lain.

“Saya minta antar KORPRI tetap solid sebagai organisasi di dalam kedinasan. Tujuannya agar aspirasi ASN dapat ditampung, diformulasikan, dan disalurkan secara proporsional,”ujar Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah memulainya sambutan di Peringatan HUT ke-51 KORPRI di halaman Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 29 November 2022. 

Upacara tersebut, selain memperingati HUT KORPRI juga HUT ke-71 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ; Peringatan Hari Guru Nasional (HGN), dan Hari Kesehatan Nasional (HKN). Dalam kesempatan itu, Bu Min memberikan tali asih, santunan kematian, dan bantuan rawat inap kepada anggota KORPRI. 

Tali asih yang diberikan kepada Sutrisno dari Dinas Pendidikan (Dispendik) dan Mimy Ernawati dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah  (BPBD) Gresik. Santunan kematian diberikan kepada ahli waris Santoso dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) dan ahli waris Srawi Budi Sukamto dari Sekretariat Daerah (Setda) Gresik. Sedangkan untuk bantuan rawat inap diberikan kepada staf seksi Kesra Kecamatan Sidayu Insyiyah.

Ia berharap bantuan yang telah digelontorkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab), KORPRI dapat memberikan pelayanan publik yang lebih menarik, atraktif, dan kreatif. Hal ini untuk mempermudah dan mempercepat pelayanan kepada masyarakat.

“Maka KORPRI harus melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Caranya dengan mengubah mindset bahwa ASN bukanlah orang yang harus dilayani tetapi masyarakatnya (melayani,Red),” kata Wabup Aminatun Habibah.  

Selain bantuan tersebut, Bu Min juga menyerahkan penghargaan atas peran serta membina GP2SP Kemenkes RI 2022 kepada Kepala Dinas Kesehatan Gresik dr Mukhibatul Khusnah.

Serta penghargaan Top 10 kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2022. Masing-masing adalah DPM-PTSP,  Kelas Patas (Kelas Pandu Terintegrasi Akses SIMBG), Puskesmas Sukomulyo, Cinta ABK (Cari Identifikasi dan Tangani Anak Berkebutuhan Khusus), Kecamatan Driyorejo, Cetingan Papa Kepo (Cegah Stunting dengan Pepaya, Pandan, Kelor dan Pendampingan Orang Tua), Dinas Pertanian, Rubuha (Rumah Burung Hantu), Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), Bimaku Apalan (Bina Marga Kerja Untuk Pengaduan Pengguna Jalan).

Puskesmas Kesamben Kulon, Padamu Mas Aji (Posyandu Kesehatan Jiwa Mutiara Hati Mewujudkan Masyarakat Sehat Jiwa), Puskesmas Cerme, Ketuk Pintu Besan (Kunjungan Rumah Bebaskan Stunting), Puskesmas Duduk Sampeyan, Centing Seni (Cegah Stunting Sejak Dini), Kelurahan Gending, Kebun Pemulihan, dan Kecamatan Ujungpangkah, Ayam Swiwi (Ayo Manfaatno Siswa-Siswi Gratis WiFi di Ujung Pangkah). (yad)

Wabup Gresik : KORPRI untuk Melayani Dan Mempercepat Pelayanan Selengkapnya

Bu Min Trenyuh Semangat Nur, Penyandang Disabilitas yang Semanak Meski Belum Tersentuh Bansos 

GRESIK,1minute.id – Nur Jahirotul Mahiyah memiliki semangat luar biasa. Meskipun, kondisi fisik gadis 31 tahun itu tidak sempurna. Gadis yang tinggal di Desa Melirang,Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik itu divonis oleh dokter mengidap Cerebral Parsy (Lumpuh Otak) sejak lahir. Penyakit tersebut menyebabkan Nur menjadi kehilangan kendali beberapa syaraf tubuh sehingga kesulitan untuk bergerak normal. Untuk membantu aktivitasnya, Nur harus menggunakan kursi roda.

Namun, Nur tidak menyerah. Ia pun semanak (ramah). Ibunda Nur, Paeni, 54, dan semua tetangga menyukainya. Semangat Nur itu membuat Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah trenyuh. Orang nomor dua di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu mberebes mili. Terharu dengan semangat hidup Nur. 

Menurut Paeni, Nur memiliki hobi untuk berkeliling dan menyapa para tetangga sekitar.  Meski hanya bermodalkan kursi roda, Nur bahkan bisa pergi sampai ke desa-desa lain.

“Ya seperti ini kondisinya, pengennya keluar rumah terus, dan berkumpul dengan orang lain. Meskipun tidak bisa jalan tapi bisa pakai kursi roda sendiri,”cerita Paeni dihadapan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah ketika berkunjung kerumah Nur pada Jumat, 25 November 2022.

Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu didampingi Kepala Dinas Sosial Gresik dr Ummi Khoiroh dan relawan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Gresik Muhammad Subhan. 

Bu Min-sapaan karib-Wakil Bupati Aminatun Habibah berkunjung karena mendapatkan kabar Nur, penyandang disabilitas ini belum tersentuh berbagai bantuan sosial. Bantuan sosial dari pemerintah pusat, provinsi dan Pemkab Gresik. 

Nah, tahun ini Pemkab Gresik memiliki program Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Program unggulan pasangan Bupati-Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah untuk memberdayakan masyarakat kurang beruntung. Nur Jahirotul Mahiyah, diantaranya. 

“Jadi, dari Pemerintah Kabupaten Gresik saat ini sudah menyediakan program bantuan prioritas yaitu PKH Inklusif. Ini yang nantinya dapat diberikan kepada para Lansia dan penyandang disabilitas,”katanya kepada Paeni.

Dalam kasus Nur, diketahui dia masih belum masuk ke database DTKS karena ada ketidakcocokan antara data pribadinya dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil)Gresik. Masalah tersebut telah ditindaklanjuti sehingga data miliknya telah valid pada Oktober awal yang ternyata berbarengan dengan penutupan pendataan DTKS.

Untuk itu, wabup menyayangkan masalah seperti ini masih ada pada warga di desa dan dusun. Menurutnya, hal ini menjadi catatan penting bagi pemerintah desa dan dusun untuk secepatnya melakukan pendataan lebih lanjut terkait warga yang layak menerima bantuan sosial.

“Karena kasihan kalau tidak segera kita bantu secara langsung. Mengingat, Nur ini statusnya masih belum menjadi penerima bantuan. Maka nanti Nur ini akan kami data secara langsung agar secepatnya mendapatkan bantuan yang layak,”tegas Bu Min. Paeni pun semringah. Apalagi Bu Min juga membawa buah tangan berupa sembako untuk keluarga Paeni tersebut. 

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Gresik dr Ummi Khoiroh menambahkan pengusulan penerima PKH Inklusif akan dipercepat untuk menanggulangi masalah seperti ini. Ditambah, khusus penyandang disabilitas yang sudah terdata akan menerima bantuan rutin 4 kali dalam setahun.

“Di 2023 kita akan start lebih awal karena regulasinya sudah fix. Dan khusus yang disabilitas terdata akan mendapatkan bantuan langsung tunai senilai Rp 500.000 dan sembako senilai Rp 200.000. Insya Allah di bulan Maret nanti sudah mulai terealisasi,”kata Ummi Khoiroh. 

Ummi meminta agar seluruh lembaga kemasyarakatan ikut andil dalam mengawal pendataan DTKS kali ini. Ini sangat penting agar kasus keterlambatan seperti Nur ini tidak terulang kembali. “Kami juga meminta bantuan kepada seluruh jajaran pemerintah desa dan teman-teman pendamping agar warganya dapat terdata di DTKS. Agar dapat megakses berbagai macam bantuan sosial,”imbuhnya. (yad)

Bu Min Trenyuh Semangat Nur, Penyandang Disabilitas yang Semanak Meski Belum Tersentuh Bansos  Selengkapnya

Seribu Siswa Menulis Surat Cinta untuk Bupati dan Wabup Gresik

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 35 finalis lomba menulis surat cinta kepada Bupati dan Wakil bupati Gresik ajang sana ke kantor Bupati Gresik pada Kamis, 24 November 2022. Puluhan pelajar dari berbagai sekolah jenjang sekolah dasar dan sekolah menengah pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu diterima oleh Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah di Kantor Bupati Gresik.

Penulis cilik ini bertemu Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani di ruang kerjanya. Sedangkan, Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah menemuinya di Ruang Graita Eka Praja. 

Kedua pucuk pimpinan di Kabupaten Gresik itu memberikan motivasi kepada para penulis cilik itu terus berkarya sehingga literasi menjadi gaya hidup. “Mengapa menulis itu penting, karena dengan menulis kita dapat dengan mudah mengungkapkan apa yang ada dipikiran kita menjadi tulisan. Dan ternyata anak-anak sekalian ini berhasil dalam menuangkannya.” ujarnya.

FINALIS PENULIS SURAT CINTA: Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan Kepala Dinas Pendidikan Gresik S.Hariyanto foto bersama penulis cilik di kantor Bupati Gresik pada Kamis, 24 November 2022 (Foto : Prokopim Gresik for 1minute.id)

Bu Min melanjutkan  para finalis tetap semangat dan tidak berkecil hati ketika tidak menjadi juara utama. “Meskipun nanti akan dipilih enam juara utama dari masing-masing jenjang yakni SD dan SMP. Ayo kita tetap semangat berliterasi. Karena saya yakin anak-anak yang sampai disini punya pikiran yang luar biasa. Dan meskipun nanti tidak menjadi juara utama, saya harapkan untuk tetap menulis,”ujar Bu Min.

Untuk itu, mantan kepala SMK Assa’adah Bungah itu  juga mengenalkan beberapa destinasi wisata di Kabupaten Gresik yang dapat dijadikan sebagai objek tulisan. Diantaranya, Bandar Grissee, Makam Sunan Giri dan Sunan Maulana Malik Ibrahim. “Dengan ini, anak-anak juga diharapkan untuk bisa mengenal dan menyebarluaskan berbagai macam hal menarik yang ada di Gresik,”harapnya. 

Setelah bertemu Wabup Aminatun Habibah, finalis diajak melihat ruang kerja Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang bersebelahan dengan Ruang Graita Eka Praja itu.

Bupati Fandi Akhmad Yani berpesan kepada finalis dan pelajar di Kota Santri agar terus semangat latihan menulis dengan gembira karena di masa depan profesi apapun membutuhkan skill menulis yang hebat.

“Anak-anak tetap semangat untuk menulis dengan gembira, terus berlatih untuk menjadi yang terbaik. Di masa depan skill menulis kalian yang hebat itu pasti dibutuhkan dalam profesi apapun,”tuturnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik S.Hariyanto mengungkapkan yang melatar belakangi lomba menulis surat cinta ini adalah hasil assessment nasional dalam indikator literasi yang masih di bawah standar.

“Maka salah satu upaya dalam meningkatkan hal tersebut adalah dengan lomba menulis yang diadakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik kali ini,”katanya. Ia  tidak menyangka, lomba ini dapat menjangkau sebanyak hampir seribu peserta dari seluruh SD dan SMP sederajat di lingkungan Kabupaten Gresik.

“Kami tidak menyangka kalau animo para pelajar tinggi dalam mengikuti lomba ini, karena estimasi awal target peserta hanya 300 orang saja dari total kategori SD dan SMP Sederajat,”imbuhnya. (yad)

Seribu Siswa Menulis Surat Cinta untuk Bupati dan Wabup Gresik Selengkapnya

Meriah, Pameran Pendidikan Terbesar Dihelat Dispendik Gresik 

GRESIK,1minute.id – Ribuan pelajar meramaikan Pameran Pendidikan di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) pada Minggu, 20 November 2022. Pameran pendidikan terbesar di kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik digelar oleh Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik ini dibuka Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. 

Aminatun Habibah mengapresiasi perlehatan yang diprakarsai Dispendik Gresik ini. Karena pameran pendidikan dengan sangat meriah. 

“Kami atas nama Pemkab Gresik mengucapkan terima kasih kepada Dispendik dan para guru maupun kepala sekolah karena senantiasa memberikan yang terbaik untuk anak didik. Terbukti pameran pendidikan berjalan dengan luar biasa,”ujar Bu Min- sapaan akrab-Wabup Gresik Aminatun Habibah ini.

Menurut dia, kegiatan pameran pendidikan bisa menjadi wadah bagi siswa untuk berkreasi dalam berbagai lomba yang digelar. “Semoga tahun depan bisa lebih meriah lagi,”imbuh Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini.

Sementara itu, Kepala Dispendik Gresik S. Hariyanto mengatakan kegiatan pameran pendidikan digelar untuk memberikan wadah bagi siswa untuk berkreasi. Serta kepada sekolah dan lembaga pendidikan untuk menampilkan inovasi-inovasi yang selama ini telah dibuat. “Kegiatan ini digelar mulai 20 November hingga 26 November mendatang,” ujarnya.

Dikatakan, pada pameran pendidikan 2022 ini ada sejumlah kegiatan yang digelar. Selain exhibition, ada pentas seni, pameran sekolah, challenge, festival literasi, pameran IT, lomba serta stan UMKM.

“Alhamdulillah, pada pembukaan pameran berlangsung sangat meriah. Ini di luar ekspektasi kami. Sangat luar biasa. Saya mewakili Dispendik Gresik mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu mensukseskan acara ini,” ungkapnya.

Ia berharap, kegiatan pameran pendidikan bisa digelar rutin setiap tahun. Dan semoga tahun depan bisa lebih meriah lagi dengan melibatkan seluruh stakeholder pendidikan di Kabupaten Gresik. “Kami akan terus berbenah, semoga tahun depan bisa lebih baik lagi,” imbuhnya. (yad)

Meriah, Pameran Pendidikan Terbesar Dihelat Dispendik Gresik  Selengkapnya

Pemkab Gresik Borong 3 Penghargaan di HKN di Banyuwangi 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik memborong tiga penghargaan puncak Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-58 di Banyuwangi pada Selasa, 15 November 2022. Istimewanya lagi tiga penghargaan itu pada kategori berbeda.

Yakni, Kabupaten dengan Inovasi Penggerakan Sasaran Pelaksanaan Imunisasi Tambahan MR (BIAN) dengan pelibatan berbagai lintas sektor, mitra (Pentahelix) serta perusahaan (CSR). Kedua, Kabupaten Gresik sebagai daerah di Jawa Timur yang telah mencapai Universal Healt Coverage (UHC). Dan ketiga, Kabupaten Gresik Lolos verifikasi Kabupaten Sehat Provinsi Jawa Timur.

Penghargaan itu diserahkan Sekretaris Daerah Provinsi Jatim Andy Karyono kepada Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah di Banyuwangi. 

Tiga penghargaan itu semakin meneguhkan duet Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah, berkomitmen meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Penghargaan tersebut diserahkan oleh 

Wabup Gresik Aminatun Habibah  mengatakan bahwa urusan kesehatan masyarakat merupakan hal yang sangat penting. Sebab, kesehatan menjadi salah satu indikator keberhasilan utama pembangunan.

“Pemberian imunisasi BIAN kepada balita yang kami lakukan juga sebagai salah satu upaya meningkatkan derajat kesehatan di masyarakat. Kemudian pelaksanaan UHC juga sudah kita terapkan di Kabupaten Gresik. Kita layani masyarakat dengan sepenuh hati dan dengan pelayanan yang prima,”kata Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah pada Selasa, 15 November 2022.

Disamping itu, lanjut Bu Min, pelayanan kesehatan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kesehatan masyarakat. Ia juga berharap agar Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik tidak pernah bosan memberikan pemahaman dan edukasi atas pentingnya menjaga kesehatan dan pencegahan terhadap penyakit.

“Sebab keberadaan fasilitas kesehatan sangat menentukan dalam pelayanan pemulihan kesehatan, pencegahan terhadap penyakit, pengobatan dan keperawatan serta kelompok dan masyarakat yang memerlukan pelayanan kesehatan. Yang tak kalah penting juga adalah edukasi kepada masyarakat, saya minta Dinkes tidak bosan-bosan memberikan edukasi,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Gresik dr. Mukhibatul Khusnah menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bimbingan Bupati-Wakil Bupati Gresik yang sangat peduli terhadap kesehatan masyarakat. Ia mengatakan, Dinkes Gresik menjalankan komitmen yang telah diamanatkan oleh Bupati dan Wakil Bupati Gresik, utamanya demi kepentingan masyarakat.

“Insya Allah komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik terhadap pelayanan kesehatan akan terus kami tingkatkan,”katanya. (yad)

Pemkab Gresik Borong 3 Penghargaan di HKN di Banyuwangi  Selengkapnya

Satu Lagi, Layanan Kesehatan Beroperasi di Gresik Selatan, Klinik Mabarrot Muslimat NU Menganti 

GRESIK,1minute.id – Pelayanan kesehatan di kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik bertambah. Masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan pun semakin mudah. Pelayanan kesehatan baru itu adalah Klinik Mabarrot Muslimat NU Menganti.

Klinik yang berada di Gedung Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Menganti di launching pada Minggu, 13 November 2022. Launching dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah. 

Fandi Akhmad Yani menyambut baik kehadiran klinik tersebut. Karena pada prinsipnya, semakin banyak fasilitas kesehatan yang tersedia, maka akan semakin memudahkan masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan.

“Saat ini eranya ada kolaborasi, kalau pun ada persaingan itu adalah persaingan yang positif. Seperti halnya MWCNU di tiap wilayah Gresik saling berlomba-lomba menyediakan klinik pratama di MWC masing-masing. Berikutnya yang harus dilakukan adalah bersaing memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat,”ucap Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani mengawali sambutannya.

Gus Yani berharap adanya sinergi yang baik antara Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik dengan klinik Mabarrot. “Monggo bersinergi dengan baik. Prinsipnya adalah kita tumbuh bersama, manfaatnya kita dahulukan melayani masyarakat. Oleh karenanya, semoga klinik ini akan menjadi suatu prasasti peninggalan kita bagi kepentingan masyarakat luas,”tegasnya. 

Senada Fandi Akhmad Yani, Bu Min- sapaan akrab- Wakil Bupati Gresik berpesan kepada manajemen klinik untuk lebih mengutamakan pelayanan kepada masyarakat. Sehingga, kehadiran klinik bisa dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan. “Ini akan semakin memudahkan dan mendekatkan masyarakat yang memerlukan pelayanan kesehatan. Sakit itu tidak bisa ditawar atau direncakanan, oleh karenanya kita akan terus berusaha mendekatkan supaya ada banyak fasilitas kesehatan di sekitar kita. Termasuk nanti di Gresik selatan akan didirikan RSUD,”terang Bu Min.

Klinik Mabarrot Muslimat MWCNU Menganti yang diresmikan hari ini direncanakan akan memberikan pelayanan UGD 24 jam. Sedangkan fasilitas poli umum, poli gigi, poli balai kesehatan ibu dan anak / KB, instalasi farmasi, laboratorium, khitan dan persalinan akan dilayani dari pukul 07.00 WIB hingga 20.00 WIB.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah mengatakan, untuk mengenalkan kepada masyarakat, pihaknya menggelar pelayanan kesehatan gratis di Klinik Mabarrot Muslimat NU Menganti ini. 

“Kita adakan pelayanan gratis dengan bekerja sama dengan Puskesmas terdekat yaitu Puskesmas Menganti dan Puskesmas Kepatihan. Mungkin nanti seminggu sekali akan kita adakan pelayanan kesehatan atau Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM) sehingga masyarakat familiar dengan Klinik Mabrrot,”ungkap dr. Khusnah. (yad)

Satu Lagi, Layanan Kesehatan Beroperasi di Gresik Selatan, Klinik Mabarrot Muslimat NU Menganti  Selengkapnya

TMMD Kodim 0817/Gresik Berakhir, Wabup Gresik : Jaga dan Peliharaan Hasil TMMD untuk Kesejahteraan Masyarakat 

GRESIK,1minute.id – TMMD ke-115 Kodim 0817/Gresik di Pulau Mengare, Desa Kramat, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik resmi ditutup pada Rabu, 9 November 2022. Upacara Penutupan pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa digelar di halaman Kantor Bupati Gresik. 

Inspektur upacara adalah Kepala Staf Koarmada II Laksamana TNI Andi Abdul Azis itu dihadiri diantaranya Danrem 084/BJ Brigjend TNI Terry Tresna Purnama ; Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. Usai upacara dilanjutkan penyerahan hasil pelaksanaan TMMD kepada Wakil Bupati Gresik. 

Kepala Staf Koarmada II Laksamana TNI Andi Abdul Azis membacakan sambutan Pangdam V/Brawijaya selaku penanggung jawab keberhasilan operasional TMMD ke 115 menyatakan selama sebulan prajurit TNI melakukan TMMD. Para Prajurit TNI bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, segenap elemen bangsa serta warga masyarakat bahu membahu menyelesaikan Program TMMD. 

“Kebersamaan ini merupakan wujud sinergitas yang positif dalam mengatasi berbagai permasalahan bangsa pada masa sekarang ini, termasuk membantu Pemda mempercepat pembangunan di daerah, masyarakat dan memantapkan kemanunggalan TNI-Rakyat, guna menyiapkan ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh untuk kepentingan pertahanan Negara,”ungkapnya.

Menurutnya, ini merupakan bukti nyata keseriusan pemerintah dalam mengatasi segala kesulitan masyarakat serta bisa di jadikan sebagai sarana untuk menumbuh kembangkan jiwa gotong royong, mendorong semangat kebersamaan membangun bangsa dan mempererat Kemanunggalan TNI-Rakyat.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi terhadap sinergitas antara Pemerintah Daerah dan TNI yang bahu- membahu dengan penuh kebersamaan selama 1 bulan penuh menyelesaikan program TMMD,”kata Laksamana Andi Abdul Azis. 

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengajak masyarakat di kepulauan Mengare, Desa Kramat, Kecamatan Bungah untuk menjaga dan merawat segala hasil pembangunan, baik fisik maupun non fisik yang diselenggarakan selama kegiatan TMMD ini agar bisa memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat. 

“Tolong dipelihara dengan sebaik-baiknya, supaya memiliki nilai fungsi dalam waktu yang lama karena melalui program inilah TMMD telah dapat memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat dalam konteks kepentingan akselerasi pembangunan,”kata Bu Min-sapaan karib-Wakil Bupati Aminatun Habibah. 

Ia melanjutkan, program TMMD merupakan salah satu terobosan yang sangat efektif, efisien dan produktif serta seirama dengan tekad pemerintah daerah untuk memacu kreativitas dan prakarsa masyarakat desa, dengan mengimplementasikan pemberdayaan masyarakat dalam pembangunan, guna mewujudkan Kabupaten Gresik bermarwah, maju dan sejahtera.

“Kami berharap semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan dapat membangkitkan peran aktif masyarakat dalam peningkatan kesejahteraan Pembangunan di Kabupaten Gresik ini,”katanya. (yad)

TMMD Kodim 0817/Gresik Berakhir, Wabup Gresik : Jaga dan Peliharaan Hasil TMMD untuk Kesejahteraan Masyarakat  Selengkapnya