Bu Min Trenyuh Semangat Nur, Penyandang Disabilitas yang Semanak Meski Belum Tersentuh Bansos 

GRESIK,1minute.id – Nur Jahirotul Mahiyah memiliki semangat luar biasa. Meskipun, kondisi fisik gadis 31 tahun itu tidak sempurna. Gadis yang tinggal di Desa Melirang,Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik itu divonis oleh dokter mengidap Cerebral Parsy (Lumpuh Otak) sejak lahir. Penyakit tersebut menyebabkan Nur menjadi kehilangan kendali beberapa syaraf tubuh sehingga kesulitan untuk bergerak normal. Untuk membantu aktivitasnya, Nur harus menggunakan kursi roda.

Namun, Nur tidak menyerah. Ia pun semanak (ramah). Ibunda Nur, Paeni, 54, dan semua tetangga menyukainya. Semangat Nur itu membuat Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah trenyuh. Orang nomor dua di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu mberebes mili. Terharu dengan semangat hidup Nur. 

Menurut Paeni, Nur memiliki hobi untuk berkeliling dan menyapa para tetangga sekitar.  Meski hanya bermodalkan kursi roda, Nur bahkan bisa pergi sampai ke desa-desa lain.

“Ya seperti ini kondisinya, pengennya keluar rumah terus, dan berkumpul dengan orang lain. Meskipun tidak bisa jalan tapi bisa pakai kursi roda sendiri,”cerita Paeni dihadapan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah ketika berkunjung kerumah Nur pada Jumat, 25 November 2022.

Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu didampingi Kepala Dinas Sosial Gresik dr Ummi Khoiroh dan relawan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Gresik Muhammad Subhan. 

Bu Min-sapaan karib-Wakil Bupati Aminatun Habibah berkunjung karena mendapatkan kabar Nur, penyandang disabilitas ini belum tersentuh berbagai bantuan sosial. Bantuan sosial dari pemerintah pusat, provinsi dan Pemkab Gresik. 

Nah, tahun ini Pemkab Gresik memiliki program Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Program unggulan pasangan Bupati-Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah untuk memberdayakan masyarakat kurang beruntung. Nur Jahirotul Mahiyah, diantaranya. 

“Jadi, dari Pemerintah Kabupaten Gresik saat ini sudah menyediakan program bantuan prioritas yaitu PKH Inklusif. Ini yang nantinya dapat diberikan kepada para Lansia dan penyandang disabilitas,”katanya kepada Paeni.

Dalam kasus Nur, diketahui dia masih belum masuk ke database DTKS karena ada ketidakcocokan antara data pribadinya dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil)Gresik. Masalah tersebut telah ditindaklanjuti sehingga data miliknya telah valid pada Oktober awal yang ternyata berbarengan dengan penutupan pendataan DTKS.

Untuk itu, wabup menyayangkan masalah seperti ini masih ada pada warga di desa dan dusun. Menurutnya, hal ini menjadi catatan penting bagi pemerintah desa dan dusun untuk secepatnya melakukan pendataan lebih lanjut terkait warga yang layak menerima bantuan sosial.

“Karena kasihan kalau tidak segera kita bantu secara langsung. Mengingat, Nur ini statusnya masih belum menjadi penerima bantuan. Maka nanti Nur ini akan kami data secara langsung agar secepatnya mendapatkan bantuan yang layak,”tegas Bu Min. Paeni pun semringah. Apalagi Bu Min juga membawa buah tangan berupa sembako untuk keluarga Paeni tersebut. 

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Gresik dr Ummi Khoiroh menambahkan pengusulan penerima PKH Inklusif akan dipercepat untuk menanggulangi masalah seperti ini. Ditambah, khusus penyandang disabilitas yang sudah terdata akan menerima bantuan rutin 4 kali dalam setahun.

“Di 2023 kita akan start lebih awal karena regulasinya sudah fix. Dan khusus yang disabilitas terdata akan mendapatkan bantuan langsung tunai senilai Rp 500.000 dan sembako senilai Rp 200.000. Insya Allah di bulan Maret nanti sudah mulai terealisasi,”kata Ummi Khoiroh. 

Ummi meminta agar seluruh lembaga kemasyarakatan ikut andil dalam mengawal pendataan DTKS kali ini. Ini sangat penting agar kasus keterlambatan seperti Nur ini tidak terulang kembali. “Kami juga meminta bantuan kepada seluruh jajaran pemerintah desa dan teman-teman pendamping agar warganya dapat terdata di DTKS. Agar dapat megakses berbagai macam bantuan sosial,”imbuhnya. (yad)

Bu Min Trenyuh Semangat Nur, Penyandang Disabilitas yang Semanak Meski Belum Tersentuh Bansos  Selengkapnya

Seribu Siswa Menulis Surat Cinta untuk Bupati dan Wabup Gresik

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 35 finalis lomba menulis surat cinta kepada Bupati dan Wakil bupati Gresik ajang sana ke kantor Bupati Gresik pada Kamis, 24 November 2022. Puluhan pelajar dari berbagai sekolah jenjang sekolah dasar dan sekolah menengah pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu diterima oleh Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah di Kantor Bupati Gresik.

Penulis cilik ini bertemu Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani di ruang kerjanya. Sedangkan, Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah menemuinya di Ruang Graita Eka Praja. 

Kedua pucuk pimpinan di Kabupaten Gresik itu memberikan motivasi kepada para penulis cilik itu terus berkarya sehingga literasi menjadi gaya hidup. “Mengapa menulis itu penting, karena dengan menulis kita dapat dengan mudah mengungkapkan apa yang ada dipikiran kita menjadi tulisan. Dan ternyata anak-anak sekalian ini berhasil dalam menuangkannya.” ujarnya.

FINALIS PENULIS SURAT CINTA: Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan Kepala Dinas Pendidikan Gresik S.Hariyanto foto bersama penulis cilik di kantor Bupati Gresik pada Kamis, 24 November 2022 (Foto : Prokopim Gresik for 1minute.id)

Bu Min melanjutkan  para finalis tetap semangat dan tidak berkecil hati ketika tidak menjadi juara utama. “Meskipun nanti akan dipilih enam juara utama dari masing-masing jenjang yakni SD dan SMP. Ayo kita tetap semangat berliterasi. Karena saya yakin anak-anak yang sampai disini punya pikiran yang luar biasa. Dan meskipun nanti tidak menjadi juara utama, saya harapkan untuk tetap menulis,”ujar Bu Min.

Untuk itu, mantan kepala SMK Assa’adah Bungah itu  juga mengenalkan beberapa destinasi wisata di Kabupaten Gresik yang dapat dijadikan sebagai objek tulisan. Diantaranya, Bandar Grissee, Makam Sunan Giri dan Sunan Maulana Malik Ibrahim. “Dengan ini, anak-anak juga diharapkan untuk bisa mengenal dan menyebarluaskan berbagai macam hal menarik yang ada di Gresik,”harapnya. 

Setelah bertemu Wabup Aminatun Habibah, finalis diajak melihat ruang kerja Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang bersebelahan dengan Ruang Graita Eka Praja itu.

Bupati Fandi Akhmad Yani berpesan kepada finalis dan pelajar di Kota Santri agar terus semangat latihan menulis dengan gembira karena di masa depan profesi apapun membutuhkan skill menulis yang hebat.

“Anak-anak tetap semangat untuk menulis dengan gembira, terus berlatih untuk menjadi yang terbaik. Di masa depan skill menulis kalian yang hebat itu pasti dibutuhkan dalam profesi apapun,”tuturnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik S.Hariyanto mengungkapkan yang melatar belakangi lomba menulis surat cinta ini adalah hasil assessment nasional dalam indikator literasi yang masih di bawah standar.

“Maka salah satu upaya dalam meningkatkan hal tersebut adalah dengan lomba menulis yang diadakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik kali ini,”katanya. Ia  tidak menyangka, lomba ini dapat menjangkau sebanyak hampir seribu peserta dari seluruh SD dan SMP sederajat di lingkungan Kabupaten Gresik.

“Kami tidak menyangka kalau animo para pelajar tinggi dalam mengikuti lomba ini, karena estimasi awal target peserta hanya 300 orang saja dari total kategori SD dan SMP Sederajat,”imbuhnya. (yad)

Seribu Siswa Menulis Surat Cinta untuk Bupati dan Wabup Gresik Selengkapnya

Meriah, Pameran Pendidikan Terbesar Dihelat Dispendik Gresik 

GRESIK,1minute.id – Ribuan pelajar meramaikan Pameran Pendidikan di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) pada Minggu, 20 November 2022. Pameran pendidikan terbesar di kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik digelar oleh Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik ini dibuka Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. 

Aminatun Habibah mengapresiasi perlehatan yang diprakarsai Dispendik Gresik ini. Karena pameran pendidikan dengan sangat meriah. 

“Kami atas nama Pemkab Gresik mengucapkan terima kasih kepada Dispendik dan para guru maupun kepala sekolah karena senantiasa memberikan yang terbaik untuk anak didik. Terbukti pameran pendidikan berjalan dengan luar biasa,”ujar Bu Min- sapaan akrab-Wabup Gresik Aminatun Habibah ini.

Menurut dia, kegiatan pameran pendidikan bisa menjadi wadah bagi siswa untuk berkreasi dalam berbagai lomba yang digelar. “Semoga tahun depan bisa lebih meriah lagi,”imbuh Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini.

Sementara itu, Kepala Dispendik Gresik S. Hariyanto mengatakan kegiatan pameran pendidikan digelar untuk memberikan wadah bagi siswa untuk berkreasi. Serta kepada sekolah dan lembaga pendidikan untuk menampilkan inovasi-inovasi yang selama ini telah dibuat. “Kegiatan ini digelar mulai 20 November hingga 26 November mendatang,” ujarnya.

Dikatakan, pada pameran pendidikan 2022 ini ada sejumlah kegiatan yang digelar. Selain exhibition, ada pentas seni, pameran sekolah, challenge, festival literasi, pameran IT, lomba serta stan UMKM.

“Alhamdulillah, pada pembukaan pameran berlangsung sangat meriah. Ini di luar ekspektasi kami. Sangat luar biasa. Saya mewakili Dispendik Gresik mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu mensukseskan acara ini,” ungkapnya.

Ia berharap, kegiatan pameran pendidikan bisa digelar rutin setiap tahun. Dan semoga tahun depan bisa lebih meriah lagi dengan melibatkan seluruh stakeholder pendidikan di Kabupaten Gresik. “Kami akan terus berbenah, semoga tahun depan bisa lebih baik lagi,” imbuhnya. (yad)

Meriah, Pameran Pendidikan Terbesar Dihelat Dispendik Gresik  Selengkapnya

Pemkab Gresik Borong 3 Penghargaan di HKN di Banyuwangi 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik memborong tiga penghargaan puncak Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-58 di Banyuwangi pada Selasa, 15 November 2022. Istimewanya lagi tiga penghargaan itu pada kategori berbeda.

Yakni, Kabupaten dengan Inovasi Penggerakan Sasaran Pelaksanaan Imunisasi Tambahan MR (BIAN) dengan pelibatan berbagai lintas sektor, mitra (Pentahelix) serta perusahaan (CSR). Kedua, Kabupaten Gresik sebagai daerah di Jawa Timur yang telah mencapai Universal Healt Coverage (UHC). Dan ketiga, Kabupaten Gresik Lolos verifikasi Kabupaten Sehat Provinsi Jawa Timur.

Penghargaan itu diserahkan Sekretaris Daerah Provinsi Jatim Andy Karyono kepada Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah di Banyuwangi. 

Tiga penghargaan itu semakin meneguhkan duet Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah, berkomitmen meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Penghargaan tersebut diserahkan oleh 

Wabup Gresik Aminatun Habibah  mengatakan bahwa urusan kesehatan masyarakat merupakan hal yang sangat penting. Sebab, kesehatan menjadi salah satu indikator keberhasilan utama pembangunan.

“Pemberian imunisasi BIAN kepada balita yang kami lakukan juga sebagai salah satu upaya meningkatkan derajat kesehatan di masyarakat. Kemudian pelaksanaan UHC juga sudah kita terapkan di Kabupaten Gresik. Kita layani masyarakat dengan sepenuh hati dan dengan pelayanan yang prima,”kata Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah pada Selasa, 15 November 2022.

Disamping itu, lanjut Bu Min, pelayanan kesehatan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kesehatan masyarakat. Ia juga berharap agar Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik tidak pernah bosan memberikan pemahaman dan edukasi atas pentingnya menjaga kesehatan dan pencegahan terhadap penyakit.

“Sebab keberadaan fasilitas kesehatan sangat menentukan dalam pelayanan pemulihan kesehatan, pencegahan terhadap penyakit, pengobatan dan keperawatan serta kelompok dan masyarakat yang memerlukan pelayanan kesehatan. Yang tak kalah penting juga adalah edukasi kepada masyarakat, saya minta Dinkes tidak bosan-bosan memberikan edukasi,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Gresik dr. Mukhibatul Khusnah menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bimbingan Bupati-Wakil Bupati Gresik yang sangat peduli terhadap kesehatan masyarakat. Ia mengatakan, Dinkes Gresik menjalankan komitmen yang telah diamanatkan oleh Bupati dan Wakil Bupati Gresik, utamanya demi kepentingan masyarakat.

“Insya Allah komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik terhadap pelayanan kesehatan akan terus kami tingkatkan,”katanya. (yad)

Pemkab Gresik Borong 3 Penghargaan di HKN di Banyuwangi  Selengkapnya

Satu Lagi, Layanan Kesehatan Beroperasi di Gresik Selatan, Klinik Mabarrot Muslimat NU Menganti 

GRESIK,1minute.id – Pelayanan kesehatan di kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik bertambah. Masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan pun semakin mudah. Pelayanan kesehatan baru itu adalah Klinik Mabarrot Muslimat NU Menganti.

Klinik yang berada di Gedung Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Menganti di launching pada Minggu, 13 November 2022. Launching dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah. 

Fandi Akhmad Yani menyambut baik kehadiran klinik tersebut. Karena pada prinsipnya, semakin banyak fasilitas kesehatan yang tersedia, maka akan semakin memudahkan masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan.

“Saat ini eranya ada kolaborasi, kalau pun ada persaingan itu adalah persaingan yang positif. Seperti halnya MWCNU di tiap wilayah Gresik saling berlomba-lomba menyediakan klinik pratama di MWC masing-masing. Berikutnya yang harus dilakukan adalah bersaing memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat,”ucap Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani mengawali sambutannya.

Gus Yani berharap adanya sinergi yang baik antara Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik dengan klinik Mabarrot. “Monggo bersinergi dengan baik. Prinsipnya adalah kita tumbuh bersama, manfaatnya kita dahulukan melayani masyarakat. Oleh karenanya, semoga klinik ini akan menjadi suatu prasasti peninggalan kita bagi kepentingan masyarakat luas,”tegasnya. 

Senada Fandi Akhmad Yani, Bu Min- sapaan akrab- Wakil Bupati Gresik berpesan kepada manajemen klinik untuk lebih mengutamakan pelayanan kepada masyarakat. Sehingga, kehadiran klinik bisa dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan. “Ini akan semakin memudahkan dan mendekatkan masyarakat yang memerlukan pelayanan kesehatan. Sakit itu tidak bisa ditawar atau direncakanan, oleh karenanya kita akan terus berusaha mendekatkan supaya ada banyak fasilitas kesehatan di sekitar kita. Termasuk nanti di Gresik selatan akan didirikan RSUD,”terang Bu Min.

Klinik Mabarrot Muslimat MWCNU Menganti yang diresmikan hari ini direncanakan akan memberikan pelayanan UGD 24 jam. Sedangkan fasilitas poli umum, poli gigi, poli balai kesehatan ibu dan anak / KB, instalasi farmasi, laboratorium, khitan dan persalinan akan dilayani dari pukul 07.00 WIB hingga 20.00 WIB.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah mengatakan, untuk mengenalkan kepada masyarakat, pihaknya menggelar pelayanan kesehatan gratis di Klinik Mabarrot Muslimat NU Menganti ini. 

“Kita adakan pelayanan gratis dengan bekerja sama dengan Puskesmas terdekat yaitu Puskesmas Menganti dan Puskesmas Kepatihan. Mungkin nanti seminggu sekali akan kita adakan pelayanan kesehatan atau Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM) sehingga masyarakat familiar dengan Klinik Mabrrot,”ungkap dr. Khusnah. (yad)

Satu Lagi, Layanan Kesehatan Beroperasi di Gresik Selatan, Klinik Mabarrot Muslimat NU Menganti  Selengkapnya

TMMD Kodim 0817/Gresik Berakhir, Wabup Gresik : Jaga dan Peliharaan Hasil TMMD untuk Kesejahteraan Masyarakat 

GRESIK,1minute.id – TMMD ke-115 Kodim 0817/Gresik di Pulau Mengare, Desa Kramat, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik resmi ditutup pada Rabu, 9 November 2022. Upacara Penutupan pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa digelar di halaman Kantor Bupati Gresik. 

Inspektur upacara adalah Kepala Staf Koarmada II Laksamana TNI Andi Abdul Azis itu dihadiri diantaranya Danrem 084/BJ Brigjend TNI Terry Tresna Purnama ; Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. Usai upacara dilanjutkan penyerahan hasil pelaksanaan TMMD kepada Wakil Bupati Gresik. 

Kepala Staf Koarmada II Laksamana TNI Andi Abdul Azis membacakan sambutan Pangdam V/Brawijaya selaku penanggung jawab keberhasilan operasional TMMD ke 115 menyatakan selama sebulan prajurit TNI melakukan TMMD. Para Prajurit TNI bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, segenap elemen bangsa serta warga masyarakat bahu membahu menyelesaikan Program TMMD. 

“Kebersamaan ini merupakan wujud sinergitas yang positif dalam mengatasi berbagai permasalahan bangsa pada masa sekarang ini, termasuk membantu Pemda mempercepat pembangunan di daerah, masyarakat dan memantapkan kemanunggalan TNI-Rakyat, guna menyiapkan ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh untuk kepentingan pertahanan Negara,”ungkapnya.

Menurutnya, ini merupakan bukti nyata keseriusan pemerintah dalam mengatasi segala kesulitan masyarakat serta bisa di jadikan sebagai sarana untuk menumbuh kembangkan jiwa gotong royong, mendorong semangat kebersamaan membangun bangsa dan mempererat Kemanunggalan TNI-Rakyat.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi terhadap sinergitas antara Pemerintah Daerah dan TNI yang bahu- membahu dengan penuh kebersamaan selama 1 bulan penuh menyelesaikan program TMMD,”kata Laksamana Andi Abdul Azis. 

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengajak masyarakat di kepulauan Mengare, Desa Kramat, Kecamatan Bungah untuk menjaga dan merawat segala hasil pembangunan, baik fisik maupun non fisik yang diselenggarakan selama kegiatan TMMD ini agar bisa memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat. 

“Tolong dipelihara dengan sebaik-baiknya, supaya memiliki nilai fungsi dalam waktu yang lama karena melalui program inilah TMMD telah dapat memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat dalam konteks kepentingan akselerasi pembangunan,”kata Bu Min-sapaan karib-Wakil Bupati Aminatun Habibah. 

Ia melanjutkan, program TMMD merupakan salah satu terobosan yang sangat efektif, efisien dan produktif serta seirama dengan tekad pemerintah daerah untuk memacu kreativitas dan prakarsa masyarakat desa, dengan mengimplementasikan pemberdayaan masyarakat dalam pembangunan, guna mewujudkan Kabupaten Gresik bermarwah, maju dan sejahtera.

“Kami berharap semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan dapat membangkitkan peran aktif masyarakat dalam peningkatan kesejahteraan Pembangunan di Kabupaten Gresik ini,”katanya. (yad)

TMMD Kodim 0817/Gresik Berakhir, Wabup Gresik : Jaga dan Peliharaan Hasil TMMD untuk Kesejahteraan Masyarakat  Selengkapnya

Silatnas Bu Nyai Nusantara Fokus Bahas Problem Santriwati dan Kelompok Rentan 

GRESIK,1minute.id – Peran Bu Nyai sebagai Ibu santri di Pondok Pesantren (Ponpes) memilki  sangat penting dalam pengasuhan Pondok Putri. Khususnya, permasalahan yang dihadapi para santriwati dan kelompok rentan.

Pada Silaturahmi Nasional (Silatnas) ke-3 Bu Nyai Nusantara akan membahas segala persoalan dalam pesantren terutama menyangkut kelompok rentan. Silatnas ini diikuti lebih dari 450 pengasuh pesantren putri itu engangkat tema “Perempuan Pesantren Bergerak dan Bersinergi Membangun Peradaban Dunia” digelar di Semarang selama 2 hari, mulai Senin, 7 November 2022.

Mereka para Bu Nyai ini tergabung dalam naungan Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI), yaitu lembaga NU yang mengurusi Asosisasi Pondok Pesantren. Tampak hadir Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah, Wakil Ketua Umum PBNU KH. Zulfa Mustofa, serta Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menegaskan bahwa dirinya bersama Pemerintah Kabupaten Gresik, ingin agar santriwan dan santriwati selama menempuh pendidikannya di pesantren mendapatkan pola asuh yang baik dan optimal dari para pengasuhnya. “Sebab para pengasuh tersebut merupakan pengganti orang tua,”kata Bu Min yang juga Koordinator Bu Nyai Nusantara Kabupaten Gresik ini. 

“Di sisi lain hendaknya dapat memberikan pengasuhan dan pemenuhan 4 hak dasar anak yang baik dan optimal serta dapat memberikan perlindungan kepada anak sehingga anak dapat hidup aman, tumbuh kembang anak nyaman dan tentram. Selain itu, pola asuh di pesantren juga harus di optimalkan agar santriwan santriwati tidak mengalami kekerasan dan diskriminasi,”imbuhnya. 

Bu Min dalam acara sebelumnya menegaskan, pihaknya bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani sudah menyadari peranan penting tersebut. Untuk diketahui Silatnas ke-3 di Semarang ini, merupakan kelanjutan dari Silatnas Bu Nyai Nusantara Pertama (2019) di Surabaya yang dilaksanakan oleh RMI PWNU Jawa Timur. Kemudian dilanjutkan dengan Silatnas Bu Nyai Nusantara Kedua (2021) di Lampung. (yad)

Silatnas Bu Nyai Nusantara Fokus Bahas Problem Santriwati dan Kelompok Rentan  Selengkapnya

3 ASN Gresik jadi Kafilah MTQ di Padang, Sumatera Barat 

GRESIK,1minute.id – Tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) asal Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-VI Korpri tingkat Nasional. MTQ untuk ASN dipusatkan di Padang, Sumatera Barat akan berlangsung selama sepekan, mulai 6-13 November 2022.

Tiga kafilah asal Gresik itu adalah Afiyah Wiji R., dari KUA Kecamatan Dukun mengikuti cabang Hifzh Al-Quran, Imam Chanafi dari KUA Kecamatan Kebomas (Dakwah Al-Quran) putra, dan Midhar sebagai pembina kaligrafi dan dekorasi. Sebelumnya berangkat ke Kota Minang, tiga kafilah sowan kepada Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah di kantor Bupati Gresik pada Kamis, 3 November 2022.

Melihat prestasi Kabupaten Gresik saat MTQ nasional Oktober lalu, Bu Min-sapaan karib-Wakil Bupati Aminatun Habibah optimistis mendapatkan prestasi dalam MTQ Korpri kali ini. “Jawa Timur saat MTQ Nasional kemarin itu menjadi juara umum, yang mana perwakilan Kabupaten Gresik saat itu juga mendapatkan juara satu dalam Musabaqoh Syarhil Quran (MSQ),”kata Bu Min.

Bu Min juga mendoakan kesuksesan para peserta MTQ dan dapat mengharumkan nama baik Kabupaten Gresik di kancah nasional.

“Semoga dalam ajang MTQ VI Korpri kali ini mendapatkan kesuksesan dan mengharumkan nama baik Kabupaten Gresik. Tetap berusaha semaksimal mungkin, Insya Allah akan mendapatkan hasil yang paling baik,”ujarnya dan diamini oleh mereka. 

MTQ VI Korpri di Padang, Sumatera Barat,  6 – 13 November 2022. Para peserta akan bersaing dalam 9 cabang lomba. Masing-masing adalah Tartil Al Quran, Tilawatil Al-Quran, Hifz Al-Quran, Dakwah Al-Quran, Khat Al-Quran, Azan, Khotbah Jumat, Penulisan Artikel Al-Qur’an, dan Doa. (yad)

3 ASN Gresik jadi Kafilah MTQ di Padang, Sumatera Barat  Selengkapnya

Wabup Gresik : Jangan Ada Saat Penilaian Akreditasi, UKS Jadi Gaya Hidup Siswa

GRESIK,1minute.id – Jambore Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (UKS/M) 2022 dihelat di Aula Putri Mijil Pendapa Bupati Gresik pada Kamis, 27 Oktober 2022. Jambore ini bertujuan meningkatkan mutu pendidikan dan prestasi belajar peserta didik dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHPS), serta menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat melalui program.  

Jambore UKS/M untuk wujudkan UKS/M yang Ceria, Berdedikasi dan Berprestasi, tercipta program Nawa Karsa menuju Gresik baru, itu diikuti 112 lembaga dari 16 Kecamatan. Mereka berasal dari  SD/MI 32 lembaga, SMP/MTS 32 lembaga dan SMA/MA 48 lembaga.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, UKS merupakan sebuah usaha sekolah, untuk menjadikan anak-anak sehat dan lingkungan yang harus mendukung kesehatannya di sekolah masing-masing.

“Salah satu syarat sebuah akreditasi yang baik salah satunya sekolah tersebut harus ada UKS nya. Terkadang UKS di sekolah itu ada hanya di saat penilaian akreditasi saja,”ungkap Wabup Aminatun Habibah didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan Siti Qomariyah, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah, Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S. Hariyanto, serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Hamim.

Bu Min-sapaan karib-Wakil Bupati Aminatun Habibah berharap, perlu diselenggarakan jambore di tingkat kecamatan. Sehingga, bisa memotivasi anak-anak di sekolah untuk menjadikan UKS suatu usaha untuk menjadikan lingkungan yang bersih dan sehat.

“Pemerintah akan mendukung semaksimal mungkin kegiatan yang mencerdaskan masyarakatnya. Khususnya, lingkungan sekolah yang sebagai generasi penerus, dalam membangun bangsa dan negaranya,”kata Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini. 

Menurut wabup, UKS merupakan wadah dan program, untuk meningkatkan kemampuan hidup sehat dan derajat kesehatan, peserta didik sedini mungkin. Ini agar dapat menciptakan sumber daya manusia (SDM) berkualitas.

“Dengan demikian akan tercipta visi misi UKS/M yakni sekolah yang sehat, aman dan bersih. Serta terciptanya generasi muda yang berkualitas yang terbebas dari bahaya kenakalan remaja, bahaya merokok, narkoba, kehamilan pra nikah/pergaulan bebas, HIV Aids, dan Stunting,” pungkasnya. Kegiatan Jambore UKS/M kali ini di antaranya, lomba baca puisi tentang UKS, lomba desain poster tentang 8 sasaran UKS dan lomba karya ilmiah tentang 8 sasaran UKS. (yad)

Wabup Gresik : Jangan Ada Saat Penilaian Akreditasi, UKS Jadi Gaya Hidup Siswa Selengkapnya

Kain Tenun Gresik Tampil di Jakarta Muslim Fashion Week, Wabup : Kain Tenun Adem Diminati Pasar Timur Tengah 

GRESIK,1minute.id – Kain tenun Gresik semakin moncer. Rancangan Achmad Nur Hasyim Hamada semakin menambah meriah Jakarta Muslim Fashion Week 2022. Sebanyak delapan model yang memakai kain tenun di event tersebut. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pun bangga. Sebab, ikhtiar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menjadikan kain tenun asal Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik sudah diakui penggemar fasyen internasional. 

Kain tenun Gresik dapat ditemui dalam bentuk sarung dan pakaian. Dimana beberapa sarung asal Gresik telah berhasil menembus pasar internasional seperti sarung BHS dan tenun Wedani, Desa Wedani, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik dilirik brand ternama Dior. Untuk itu, diharapkan pakaian dari tenun secepatnya juga akan bernasib sama.

KAIN TENUN GRESIK: Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah bersama desainer Achmad Nur Hasyim Hamada di Jakarta Muslim Fashion Week pada Minggu, 23 Oktober 2022 ( Foto : Prokopim Gresik for 1minute.id)

Menurut Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah , saat ini kain tenun Gresik tengah diminati oleh para pembeli dari luar negeri, terutama di daerah Timur Tengah. Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik optimistis 

target produksi tenun kedepannya akan berorientasi pada eco fasyen. Dimana banyak para desainer lokal dan peminat asal Timur Tengah yang menginginkan kain antisinar ultra violet.

“Nah kedepan, kita ingin mengembangkan kain anti UV atau kain yang dingin saat dipakai, karena kebanyakan peminat kita berasal dari Timur Tengah,”ujarnya. Bu Min-sapaan karib-Wakil Bupati Aminatun Habibah, pihak telah merencanakan strategi dalam pengembangan kain tenun. Nantinya pengembangan tersebut akan diserahkan pada rumah vokasi yang beberapa waktu lalu dibuka di Gresik. Rumah vokasi merupakan tempat yang mewadahi para pemuda Gresik dalam pelatihan kerja.

JMFW : Dua model memakai busana rancangan Achmad Nur Hasyim Hamada yang memadukan kain tenun Gresik di Jakarta Muslim Fashion Week 2022 di Jakarta pada Minggu, 23 Oktober 2022 ( Foto : Prokopim Gresik for 1minute.id)

“Nah, pengembangan kain tenun ini nanti akan kita berdayakan lewat warga lokal dan anak-anak vokasi yang ada di SMK atau diploma, karena mereka ini yang bisa semakin inovatif terhadap produk yang ada di Gresik. Dan tidak hanya mereka, kita juga akan gandeng para ibu rumah tangga dibawah program Bunda Puspa dan penyandang disabilitas untuk ikut ambil bagian,”ucap Bu Min.

Pemilik Kekean Wastra Galeri Achmad Nur Hasyim Hamada yang juga desainer fasyen mengatakan, tenun khas Gresik ini punya potensi yang besar di pasaran. Dirinya mengaku bisa mendapatkan omzet miliaran hanya dari sebulan penjualan. “Kita dalam 1 bulan untuk perputaran pendapatan itu bisa sekitar 4 sampai 6 miliar rupiah,”ujar Achmad.

Kekean Wastra Galeri sendiri merupakan UMKM yang bergerak dalam penjualan batik lokal. Sejauh ini batik miliknya telah menembus pasar internasional hingga dipinang beberapa merek ternama yang salah satunya adalah Dior. (yad)

Kain Tenun Gresik Tampil di Jakarta Muslim Fashion Week, Wabup : Kain Tenun Adem Diminati Pasar Timur Tengah  Selengkapnya