Silatnas Bu Nyai Nusantara Fokus Bahas Problem Santriwati dan Kelompok Rentan 

GRESIK,1minute.id – Peran Bu Nyai sebagai Ibu santri di Pondok Pesantren (Ponpes) memilki  sangat penting dalam pengasuhan Pondok Putri. Khususnya, permasalahan yang dihadapi para santriwati dan kelompok rentan.

Pada Silaturahmi Nasional (Silatnas) ke-3 Bu Nyai Nusantara akan membahas segala persoalan dalam pesantren terutama menyangkut kelompok rentan. Silatnas ini diikuti lebih dari 450 pengasuh pesantren putri itu engangkat tema “Perempuan Pesantren Bergerak dan Bersinergi Membangun Peradaban Dunia” digelar di Semarang selama 2 hari, mulai Senin, 7 November 2022.

Mereka para Bu Nyai ini tergabung dalam naungan Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI), yaitu lembaga NU yang mengurusi Asosisasi Pondok Pesantren. Tampak hadir Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah, Wakil Ketua Umum PBNU KH. Zulfa Mustofa, serta Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menegaskan bahwa dirinya bersama Pemerintah Kabupaten Gresik, ingin agar santriwan dan santriwati selama menempuh pendidikannya di pesantren mendapatkan pola asuh yang baik dan optimal dari para pengasuhnya. “Sebab para pengasuh tersebut merupakan pengganti orang tua,”kata Bu Min yang juga Koordinator Bu Nyai Nusantara Kabupaten Gresik ini. 

“Di sisi lain hendaknya dapat memberikan pengasuhan dan pemenuhan 4 hak dasar anak yang baik dan optimal serta dapat memberikan perlindungan kepada anak sehingga anak dapat hidup aman, tumbuh kembang anak nyaman dan tentram. Selain itu, pola asuh di pesantren juga harus di optimalkan agar santriwan santriwati tidak mengalami kekerasan dan diskriminasi,”imbuhnya. 

Bu Min dalam acara sebelumnya menegaskan, pihaknya bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani sudah menyadari peranan penting tersebut. Untuk diketahui Silatnas ke-3 di Semarang ini, merupakan kelanjutan dari Silatnas Bu Nyai Nusantara Pertama (2019) di Surabaya yang dilaksanakan oleh RMI PWNU Jawa Timur. Kemudian dilanjutkan dengan Silatnas Bu Nyai Nusantara Kedua (2021) di Lampung. (yad)

Silatnas Bu Nyai Nusantara Fokus Bahas Problem Santriwati dan Kelompok Rentan  Selengkapnya

3 ASN Gresik jadi Kafilah MTQ di Padang, Sumatera Barat 

GRESIK,1minute.id – Tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) asal Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-VI Korpri tingkat Nasional. MTQ untuk ASN dipusatkan di Padang, Sumatera Barat akan berlangsung selama sepekan, mulai 6-13 November 2022.

Tiga kafilah asal Gresik itu adalah Afiyah Wiji R., dari KUA Kecamatan Dukun mengikuti cabang Hifzh Al-Quran, Imam Chanafi dari KUA Kecamatan Kebomas (Dakwah Al-Quran) putra, dan Midhar sebagai pembina kaligrafi dan dekorasi. Sebelumnya berangkat ke Kota Minang, tiga kafilah sowan kepada Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah di kantor Bupati Gresik pada Kamis, 3 November 2022.

Melihat prestasi Kabupaten Gresik saat MTQ nasional Oktober lalu, Bu Min-sapaan karib-Wakil Bupati Aminatun Habibah optimistis mendapatkan prestasi dalam MTQ Korpri kali ini. “Jawa Timur saat MTQ Nasional kemarin itu menjadi juara umum, yang mana perwakilan Kabupaten Gresik saat itu juga mendapatkan juara satu dalam Musabaqoh Syarhil Quran (MSQ),”kata Bu Min.

Bu Min juga mendoakan kesuksesan para peserta MTQ dan dapat mengharumkan nama baik Kabupaten Gresik di kancah nasional.

“Semoga dalam ajang MTQ VI Korpri kali ini mendapatkan kesuksesan dan mengharumkan nama baik Kabupaten Gresik. Tetap berusaha semaksimal mungkin, Insya Allah akan mendapatkan hasil yang paling baik,”ujarnya dan diamini oleh mereka. 

MTQ VI Korpri di Padang, Sumatera Barat,  6 – 13 November 2022. Para peserta akan bersaing dalam 9 cabang lomba. Masing-masing adalah Tartil Al Quran, Tilawatil Al-Quran, Hifz Al-Quran, Dakwah Al-Quran, Khat Al-Quran, Azan, Khotbah Jumat, Penulisan Artikel Al-Qur’an, dan Doa. (yad)

3 ASN Gresik jadi Kafilah MTQ di Padang, Sumatera Barat  Selengkapnya

Wabup Gresik : Jangan Ada Saat Penilaian Akreditasi, UKS Jadi Gaya Hidup Siswa

GRESIK,1minute.id – Jambore Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (UKS/M) 2022 dihelat di Aula Putri Mijil Pendapa Bupati Gresik pada Kamis, 27 Oktober 2022. Jambore ini bertujuan meningkatkan mutu pendidikan dan prestasi belajar peserta didik dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHPS), serta menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat melalui program.  

Jambore UKS/M untuk wujudkan UKS/M yang Ceria, Berdedikasi dan Berprestasi, tercipta program Nawa Karsa menuju Gresik baru, itu diikuti 112 lembaga dari 16 Kecamatan. Mereka berasal dari  SD/MI 32 lembaga, SMP/MTS 32 lembaga dan SMA/MA 48 lembaga.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, UKS merupakan sebuah usaha sekolah, untuk menjadikan anak-anak sehat dan lingkungan yang harus mendukung kesehatannya di sekolah masing-masing.

“Salah satu syarat sebuah akreditasi yang baik salah satunya sekolah tersebut harus ada UKS nya. Terkadang UKS di sekolah itu ada hanya di saat penilaian akreditasi saja,”ungkap Wabup Aminatun Habibah didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan Siti Qomariyah, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah, Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S. Hariyanto, serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Hamim.

Bu Min-sapaan karib-Wakil Bupati Aminatun Habibah berharap, perlu diselenggarakan jambore di tingkat kecamatan. Sehingga, bisa memotivasi anak-anak di sekolah untuk menjadikan UKS suatu usaha untuk menjadikan lingkungan yang bersih dan sehat.

“Pemerintah akan mendukung semaksimal mungkin kegiatan yang mencerdaskan masyarakatnya. Khususnya, lingkungan sekolah yang sebagai generasi penerus, dalam membangun bangsa dan negaranya,”kata Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini. 

Menurut wabup, UKS merupakan wadah dan program, untuk meningkatkan kemampuan hidup sehat dan derajat kesehatan, peserta didik sedini mungkin. Ini agar dapat menciptakan sumber daya manusia (SDM) berkualitas.

“Dengan demikian akan tercipta visi misi UKS/M yakni sekolah yang sehat, aman dan bersih. Serta terciptanya generasi muda yang berkualitas yang terbebas dari bahaya kenakalan remaja, bahaya merokok, narkoba, kehamilan pra nikah/pergaulan bebas, HIV Aids, dan Stunting,” pungkasnya. Kegiatan Jambore UKS/M kali ini di antaranya, lomba baca puisi tentang UKS, lomba desain poster tentang 8 sasaran UKS dan lomba karya ilmiah tentang 8 sasaran UKS. (yad)

Wabup Gresik : Jangan Ada Saat Penilaian Akreditasi, UKS Jadi Gaya Hidup Siswa Selengkapnya

Kain Tenun Gresik Tampil di Jakarta Muslim Fashion Week, Wabup : Kain Tenun Adem Diminati Pasar Timur Tengah 

GRESIK,1minute.id – Kain tenun Gresik semakin moncer. Rancangan Achmad Nur Hasyim Hamada semakin menambah meriah Jakarta Muslim Fashion Week 2022. Sebanyak delapan model yang memakai kain tenun di event tersebut. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pun bangga. Sebab, ikhtiar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menjadikan kain tenun asal Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik sudah diakui penggemar fasyen internasional. 

Kain tenun Gresik dapat ditemui dalam bentuk sarung dan pakaian. Dimana beberapa sarung asal Gresik telah berhasil menembus pasar internasional seperti sarung BHS dan tenun Wedani, Desa Wedani, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik dilirik brand ternama Dior. Untuk itu, diharapkan pakaian dari tenun secepatnya juga akan bernasib sama.

KAIN TENUN GRESIK: Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah bersama desainer Achmad Nur Hasyim Hamada di Jakarta Muslim Fashion Week pada Minggu, 23 Oktober 2022 ( Foto : Prokopim Gresik for 1minute.id)

Menurut Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah , saat ini kain tenun Gresik tengah diminati oleh para pembeli dari luar negeri, terutama di daerah Timur Tengah. Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik optimistis 

target produksi tenun kedepannya akan berorientasi pada eco fasyen. Dimana banyak para desainer lokal dan peminat asal Timur Tengah yang menginginkan kain antisinar ultra violet.

“Nah kedepan, kita ingin mengembangkan kain anti UV atau kain yang dingin saat dipakai, karena kebanyakan peminat kita berasal dari Timur Tengah,”ujarnya. Bu Min-sapaan karib-Wakil Bupati Aminatun Habibah, pihak telah merencanakan strategi dalam pengembangan kain tenun. Nantinya pengembangan tersebut akan diserahkan pada rumah vokasi yang beberapa waktu lalu dibuka di Gresik. Rumah vokasi merupakan tempat yang mewadahi para pemuda Gresik dalam pelatihan kerja.

JMFW : Dua model memakai busana rancangan Achmad Nur Hasyim Hamada yang memadukan kain tenun Gresik di Jakarta Muslim Fashion Week 2022 di Jakarta pada Minggu, 23 Oktober 2022 ( Foto : Prokopim Gresik for 1minute.id)

“Nah, pengembangan kain tenun ini nanti akan kita berdayakan lewat warga lokal dan anak-anak vokasi yang ada di SMK atau diploma, karena mereka ini yang bisa semakin inovatif terhadap produk yang ada di Gresik. Dan tidak hanya mereka, kita juga akan gandeng para ibu rumah tangga dibawah program Bunda Puspa dan penyandang disabilitas untuk ikut ambil bagian,”ucap Bu Min.

Pemilik Kekean Wastra Galeri Achmad Nur Hasyim Hamada yang juga desainer fasyen mengatakan, tenun khas Gresik ini punya potensi yang besar di pasaran. Dirinya mengaku bisa mendapatkan omzet miliaran hanya dari sebulan penjualan. “Kita dalam 1 bulan untuk perputaran pendapatan itu bisa sekitar 4 sampai 6 miliar rupiah,”ujar Achmad.

Kekean Wastra Galeri sendiri merupakan UMKM yang bergerak dalam penjualan batik lokal. Sejauh ini batik miliknya telah menembus pasar internasional hingga dipinang beberapa merek ternama yang salah satunya adalah Dior. (yad)

Kain Tenun Gresik Tampil di Jakarta Muslim Fashion Week, Wabup : Kain Tenun Adem Diminati Pasar Timur Tengah  Selengkapnya

Wabup Dorong Siswa SMK Ubah Mindset Mencari Kerja tapi Ciptakan Lapangan Kerja

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 34 siswa SMK Negeri 1 Cerme mengunjungi Kantor Bupati Gresik pada Rabu,19 Oktober 2022. Mereka ditemui di Ruang Graita Eka Praja oleh  Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah.

Mereka studi tentang tugas dan fungsi (tusi) Aparatur Sipil Negara (ASN) di pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik. Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu menjlentrehkan tugas dan fungsi masing-masing bagian di Pemkab Gresik. Pada kesempatan itu, Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah menjelaskan perihal rumah vokasi yang lekat kaitannya dengan pendidikan sekolah kejuruan. 

Dijelaskan rumah vokasi di Kabupaten Gresik merupakan satu-satunya di Indonesia. Keberadaannya adalah hasil sinergi antara Pemkab Gresik dengan berbagai asosiasi. Di antaranya, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo).

Lebih lanjut, wabup juga berpesan agar nantinya selepas lulus tidak selalu memiliki mindset mencari pekerjaan, melainkan punya mindset untuk menciptakan lapangan pekerjaan.

“Kita dari Pemerintah Kabupaten Gresik memiliki visi misi dalam Nawa Karsa yaitu Gresik Jagoan. Lewat Gresik Jagoan ini, kita ingin menciptakan pengusaha-pengusaha muda. Kami memiliki harapan agar anak-anak nantinya setelah lulus jangan mencari kerja, tetapi justru menciptakan pekerjaan. Lewat rumah vokasi ini nantinya akan mengasah kompetensi anak-anak,”ujar Bu Min didampingi Staf Ahli Bupati Gresik Malahatul Fardah dan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Gresik Nanang Setiawan. 

Menurut Kepala SMK Negeri 1 Cerme Takari Widodo merupakan suatu kesempatan yang sangat baik bagi para siswa untuk belajar secara langsung mengenai keterbukaan yang ada di Pemkab Gresik. Mengenai adanya rumah vokasi di Kabupaten Gresik, menunjukkan bahwa Pemkab Gresik memiliki kepedulian yang tinggi kepada SMK.

“Saya mengucapkan terima kasih, dengan adanya rumah vokasi tersebut kami beberapa kali ada pertemuan dengan pihak industri. Yang sebelumnya pasif, tetapi Alhamdulillah saat ini sudah berubah,”terang Takari. (yad)

Wabup Dorong Siswa SMK Ubah Mindset Mencari Kerja tapi Ciptakan Lapangan Kerja Selengkapnya

Musda AGPAII, Wabup : Guru Agama Harus Upgrade Pengetahuan Teknologi Kekinian

GRESIK,1minute.id – Musyawarah Daerah (Musda) Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) di gelar di Aula SMK YPI Darussalam Cerme pada Selasa, 18 Oktober 2022. Musda AGPAII dibuka oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah.

Wabup Aminatun Habibah berpesan pentingnya terus melakukan upgrade ilmu pengetahuan yang dimiliki. “Kita harus terus banyak belajar. Jika kita berhenti belajar, bagaimana kita bisa berkembang,”pesan wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu. 

Bu Min-sapaan karib-Wakil Bupati Aminatun Habibah berharap guru bisa terus terpacu untuk memanfaatkan teknologi kekinian sebagai media penyampaian materi belajar, utamanya pelajaran agama.

“Kita lihat saat ini anak-anak bahkan gurunya gemar menggunakan media sosial. Disitu ada fitur video pendek yang bisa saja kita manfaatkan untuk diisi dengan materi pembelajaran. Ini memang merupakan tantangan bagi guru atau pun dai bagaimana kita bisa mengemas sebaik mungkin. Sehingga tidak ditinggal oleh muridnya,”tambahnya.

Dikatakan, Pemkab Gresik melalui Dinas Pendidikan (Dispendik), akan terus berkomitmen melakukan sinergi mencerdaskan anak-anak di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik sesuai dengan zamannya.

Sementara itu, DPD AGPAII Gresik M. Arifin  mengajak semua guru agama Islam untuk bangga dan percaya diri. “Guru agama ini tidak kalah dengan guru-guru yang lain. Banyak di antara guru agama menjadi pendamping guru penggerak,”terang Arifin.

Untuk diketahui, AGPAII adalah wadah komunikasi bagi guru pendidikan agama Islam (PAI) untuk berdiskusi, menyampaikan informasi, menyalurkan aspirasi. Juga sebagai pembinaan sesama guru Pendidikan Agama Islam.

Adapun kewenangannya seperti pembinaan dan pengembangan profesi guru PAI Indonesia. Selanjutnya memberikan perlindungan profesi guru PAI Indonesia, memberikan perlindungan profesi guru PAI Indonesia. Serta turut memajukan pendidikan nasional.

Dalam kesempatan ini, tampak hadir Ketua DPW AGPAII Jawa Timur M. Ghozali, Kepala Dinas Pendidikan Gresik Hariyanto, Kepala Cabdin Pendidikan Gresik Kiswanto, Kepala Kantor Kemenag Gresik Sahid, serta Camat Cerme Umar Hasyim. (yad)

Musda AGPAII, Wabup : Guru Agama Harus Upgrade Pengetahuan Teknologi Kekinian Selengkapnya

Intervensi Pemerintah Harga Kebutuhan Pokok Stabil

GRESIK,1minute.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa blusukan ke Pasar Baru Gresik (PBG) pada Senin, 17 Oktober 2022. Orang nomor satu di Jawa Timur itu didampingi oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. 

Gubernur Khofifah blusukan untuk melakukan pemantauan harga sembako di pasar tradisional berlokasi di Jalan Gubernur Suryo, Kecamatan/Kabupaten Gresik itu. Khofifah pun semringah. Sebab, harga kebutuhan pokok di pasar tradisional itu stabil. Hanya, dua bahan pokok yang cenderung naik. Dua harga pokok itu adalah beras dan telur. 

Harga beras Rp 120 ribu hingga Rp 150 ribu per 50 kilometer. Sedangkan, harga telur tembus Rp 26 ribu hingga Rp 27 ribu perkilogram. Harga kebutuhan pokok stabil terjadi karena pemerintah melakukan intervensi pasar. “Sudah 5 minggu kami menggelar pasar murah di Gresik,”kata Gubernur Khofifah Indar Parawansa pada Senin, 17 Oktober 2022.

Harga minyak goreng curah juga relatif stabil. Harga eceran tertinggi (HET) minyak curah Rp 14 ribu per liter. “Tadi, minyak curah 1,5 liter harga Rp 18 ribu,”katanya. Dalam pantauan wartawan  1minute.id harga telur merangkak naik memasuki peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.  Awalnya seharga Rp 22 ribu perkilogram. “Dan hari ini (Senin, 17/10/2022) harga menjadi Rp 26 ribu perkilogram,”ujar seorang pedagang.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menambahkan, pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik turut serta dalam mengawal operasi pasar yang diinstruksikan oleh Pemprov Jatim. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi inflasi harga komoditas pasar yang mengurangi daya beli masyarakat.

Kenaikkan harga beras dan telur itu, lanjutnya,  dipengaruhi dampak dari penyesuaian kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Bu Min berharap, kestabilan harga bahan pokok tetap terjaga, sehingga masyarakat tidak merasa khawatir adanya lonjakan kenaikan bahan pokok.

“Kami bersama Pemprov akan intens melakukan pengawasan sehingga masyarakat tidak was-was. Dan kami berharap agar bahan pokok tetap stabil sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga dengan baik,” harapnya.

Operasi pasar dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim dan Pemkab Gresik sejak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) beberapa waktu lalu. Operasi pasar untuk mencegah lonjakan harga kebutuhan bahan pokok. Intervensi pemerintah itu di klaim telah berhasil menstabilkan harga kebutuhan pokok. (yad)

Intervensi Pemerintah Harga Kebutuhan Pokok Stabil Selengkapnya

Dua Wabup Perempuan Khusyuk Berdoa di Makam Syekh Mualana Malik Ibrahim

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Seruyan, Kalimantan Tengah Iswanti berziarah ke Makam Maulana Malik Ibrahim pada Jumat, 14 Oktober 2022.  Wabup Iswanti didampingi oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Camat Gresik Agung Endro Dwi Setyo Utomo.

Wabup Aminatun Habibah  menceritakan latar belakang Kabupaten Gresik yang memiliki alias Kota Santri, serta memiliki 2 dari 9 Waliyullah yang tersebar di Pulau Jawa kepada Iswanti yang juga Ketua Pengurus Wilayah Fatayat Kalimantan Tengah itu.

“Dua Waliyullah itu ada Raden Paku atau Sunan Giri dan Syekh Maulana Malik Ibrahim. Karena itu juga menjadi alasan Gresik memiliki nama lain yaitu Kota Santri,” terang Bu Min-sapaan karib-Wakil Bupati Aminatun Habibah itu. 

Saat berziarah  ke makam Syekh Maulana Malik Ibrahim dilanjutkan ke makam Bupati Gresik pertama, KRT Poespo Negoro mereka terlihat khusyuk berdoa. Setelah selesai berziarah Wabup Iswanti pamit undur diri. Kunker Wabup Iswanti adalah kunjungan balasan. Sebelumnya, Wabup Gresik Aminatun Habibah melakukan kunker ke Kabupaten Seruyan ketika menghadiri pembukaan dan menyemangati para peserta MTQ ke-XXIX  2022 asal Gresik di Kalimantan Selatan. 

MTQ Nasional itu dibuka oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin. Sebanyak 4 kafilah asal Gresik yang mewakili Jawa Timur yang mengikuti MTQ tersebut. Sebelum berziarah, Wabup Iswanti berkunjung ke kantor Bupati Gresik di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Wabup berhijab itu sambut Bu Min-sapaan karib-Wakil Bupati Aminatun Habibah.  Dalam kunker itu, Iswanti mendapatkan jamuan makanan dan kuliner khas Gresik yakni Nasi Krawu, Otak-otak Bandeng dan Pudak. 

“Terimakasihnya atas sambutan hangatnya. Semoga kunjungan kali ini dapat membawa manfaat bagi kedua belah pihak,”ucap Wabup Iswanti.  (yad)

Dua Wabup Perempuan Khusyuk Berdoa di Makam Syekh Mualana Malik Ibrahim Selengkapnya

Wabup Tepati Janji Menemui 4 Kafilah asal Gresik di MTQ Nasional Kalsel 

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menepati janji memberikan support langsung kepada kafilah di ajang MTQ ke-XXIX di Kalimantan Selatan. Empat kafilah asal Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang menjadi duta Jawa Timur itu semringah. Semangat mereka bangkit. 

Empat kafilah itu adalah Ayu Izzun Nufah, 18,  Andiny Mahardika, 18, dan Sabrina Zarah Azura, 17. Ketiganya asal Kecamatan Bungah ini akan mengikuti cabang Musabaqoh Syahril Qur’an (MSQ). Kemudian, Nuriyah Islamiyah, 17, asal Kecamatan Driyorejo yang mengikuti cabang tilawah cacat netra. 

MTQ Nasional itu dibuka oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin pada Rabu malam, 12 Oktober 2022. Wabup perempuan pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik turut hadir bersama tokoh-tokoh nasional, baik gubernur, bupati/walikota, serta para tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Wapres Ma’ruf Amin mengapresiasi tema penyelenggaraan MTQ Nasional 2022, yakni “Dengan MTQ Nasional Kita Tingkatkan Kualitas SDM yang Unggul dan Qurani untuk Mewujudkan Masyarakat yang Religius dan Moderat”. Wapres menilai, tema tersebut sesuai dengan kondisi Indonesia yang majemuk dan kondisi kekinian saat ini.

“Al-Quran harus mampu menjadi inspirasi dalam membangun nilai-nilai kerukunan, toleransi, dan keharmonisan, sekaligus menjadi solusi dari berbagai persoalan aktual umat dan bangsa,”ujar Wapres Ma’ruf Amin. 

MTQ Nasional 2022 diikuti 1.676 peserta yang berasal dari 34 provinsi. MTQ berlangsung hingga 19 Oktober 2022 digelar di tiga kabupaten/kota yakni Kabupaten Banjar, Kota Banjarbaru, dan Kota Banjarmasin.

MTQ di Kalsel merupakan suatu sejarah tersendiri, mengingat terakhir kali Kalsel menjadi tuan rumah MTQ pada tahun 1970 atau 52 tahun yang lalu.

Selepas mengikuti pembukaan, Wakil Bupati Aminatun Habibah menyambangi kafilah Gresik yang masuk dalam kafilah Provinsi Jawa Timur. Tujuannya tak lain adalah untuk memberikan motivasi dan dukungan moral.

“Kita ingin bertemu dengan anak-anak terbaik Gresik yang berjuang di MTQ tingkat nasional ke-29 ini. Tentu kita harapannya adalah mendapat hasil terbaik,”terang Bu Min-sapaan karib-Wakil Bupati Aminatun Habibah itu. Ia pun meminta doa dan dukungan warga Kota Santri.

Seperti diberitakan sebelum berangkat ke Banjarmasin, empat kafilah sowan dan minta doa kepada Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada Jumat, 7 Oktober 2022. Pada kesempatan bertemu dengan mereka, Wabup Aminatun Habibah berjanji akan hadir dalam acara tersebut. 

Bu Min,sapaan akrab, Wabup Gresik memberikan motivasi kepada keempat kafilah asal Gresik itu. Menjaga kesehatan, dan harus percaya diri. Tetap berusaha secara maksimal untuk meraih menjadi yang terbaik. 

“Di tiap perlombaan menang dan kalah itu biasa, tapi tetap fokus kita nanti adalah untuk menang. Karena kita berpikir untuk menang maka harus berusaha secara maksimal, dan meminimalisir kesalahan,”ucapnya.

“Dan meskipun nantinya tidak sesuai harapan, kita insyaallah tidak akan menyesal karena sudah maksimal,”imbuhnya. Bu Min juga pastikan Pemkab Gresik akan selalu hadir dalam mensupport mereka saat lomba. (yad)

Wabup Tepati Janji Menemui 4 Kafilah asal Gresik di MTQ Nasional Kalsel  Selengkapnya

180 Siswa TK Mengikuti MIPA’S Got Talent MINU Tratee Putra Gresik

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 180 siswa Taman Kanak-kanak (TK) se-Kabupaten Gresik mengikuti ajang MIPA’S Got Talent MINU Trate Putra Gresik. Kegiatan di halaman sekolah Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama (MINU) Trate Putra itu dibuka oleh Wakil Bupati Gresik Hj. Aminatun Habibah pada Minggu, 9 Oktober 2022.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah  mengapresiasi kepada MINU Trate Putera karena telah menyelenggarakan ajang pencarian bakat seperti ini. Menurut Bu Min, sapaan akrab Wabup Gresik, kegiatan pencarian bakat ini sebagai bentuk motivasi dalam mencetak anak didik yang handal dan mampu berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi dimasa mendatang.

“Kegiatan ini bagus dan patut dipertahankan. Sebab menjadi sebuah motivasi untuk anak-anak agar mampu berkompetisi, baik dikancah Provinsi maupun nasional bahkan Internasional,”katanya.

Bu Min berharap, dengan adanya ajang pencarian bakat ini anak-anak Gresik tidak hanya berprestasi secara akademik saja, namun juga nonakademik. “Kami doakan agar kegiatan ini berjalan dengan sukses. Yang terpenting adalah anak-anak termotivasi dan mampu tampil percaya diri dihadapan juri. Hal ini juga melatih mental seorang anak untuk menjadi anak yang berbakat kedepannya,”harap Bu Min.

MIPA’S Got Talent MINU Trate Putra Gresik diselenggarakan dalam rangka menggali bakat siswa TK se-Kabupaten Gresik. Ada beberapa kategori yang dilombakan. Diantaranya, lomba mewarnai Damarkurung, Puisi, Azan, Tartil, Singing Competition dan Self Introduction.

Pembukaan diawali dengan penampilan Marching Band siswa MINU Terate Putera. Penampilan itu juga sekaligus sebagai bentuk simbolis penyambutan Wakil Bupati Gresik. Setelah itu, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan penampilan Pildacil oleh siswa MINU Trate Putera.

Wakil Kepala MINU Trate Putra M. Imron Rosyadi mengucapkan terima kasih kepada Wakil Bupati Gresik yang menyempatkan hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut. “Kami mewakili pihak panitia penyelenggara menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dan support sehingga kegiatan ini dapat terlaksana,”katanya. (yad)

180 Siswa TK Mengikuti MIPA’S Got Talent MINU Tratee Putra Gresik Selengkapnya