Korban Tragedi Kanjuruhan Asal Gresik Tertambah, 3 Korban Dirujuk ke RSUD Ibnu Sina, Wabup Gresik Biaya Ditanggung Pemkab 

GRESIK,1minute.id – Warga Gresik menjadi korban tragedi Kanjuruhan, Malang bertambah. Saat yang teridentifikasi berjumlah tiga orang. Korban meninggal Hidayatus Tsaniah, 24, warga Desa Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah. Korban luka-luka yakni Muhammad Refo Setiawan, 19, warga Desa Pongangan, Kecamatan Manyar. Dan, Deby Fadhilah. Korban luka terakhir ini adalah mahasiswi asal Kecamatan Tambak, Pulau Bawean. 

Kabar luka-luka yang dialami oleh Deby Fadhilah, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang  (UMM) ini dirujuk ke RSUD Ibnu Sina Gresik. Deby, gadis 21 tahun mengalami luka di bagian kaki akibat terinjak-injak suporter lainnya di tribun 14. Selain luka-luka di bagian kaki, Deby mengalami iritasi bagian mata akibat terkena gas airmata. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah memastikan pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menjamin semua biaya pengobatan Deby. Deby sempat menjalani perawatan di rumah sakit di Kepanjen, Malang. Karena luka-luka yang dialami tidak terlalu parah, sementara jumlah korban tragedi Kanjuruhan, Malang terus mengalir. Deby, mahasiswi semester IX itu kemudian dirawat di rumah warga setempat. 

Awal Deby tidak memberitahu orang tuanya jika menjadi korban tragedi Kanjuruhan. Ditambah lagi namanya tidak tercantum di daftar nama korban yang berada di posko. Hingga akhirnya dia menelepon keluarganya dalam kondisi kepepet karena sudah dirawat berhari-hari di rumah warga. Pihak keluarga Deby yang ada di Gresik kaget dan langsung menjemput Deby ke Kepanjen, Malang. 

Mengetahui warganya ada yang kembali menjadi korban, Pemkab Gresik langsung bergerak cepat. Membawa Deby menuju RSUD Ibnu Sina Gresik pada Jumat pagi, 7 Oktober 2022. Deby mengalami membengkak di bagian bola mata hingga berwarna gelap karena efek gas air mata. 

“Tadi sudah dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik, Alhamdulilah kondisinya membaik langsung mendapat perawatan intensif di RSUD Ibnu Sina,”ucap Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah usai membesuk Deby di RSUD Ibnu Sina Gresik pada Jumat, 7 Oktober 2022.

Deby ternyata tidak sendiri, dia bersama kedua temannya yang berasal dari Bawean saat menonton derby Jawa Timur putaran kesebelas BRI Liga 1 antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya. Kedua temannya bernama Wa Aniya dan Siti Nursakina. Mereka berdua berasal dari Desa Tanjungori, Kecamatan Tambak. Mereka mengalami luka ringan. Hanya lecet di bagian kaki karena terinjak saat keluar stadion. 

“Semua biaya pengobatan gratis ditanggung Pemkab Gresik,”tegas Wakil Bupati perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini. (yad)

Korban Tragedi Kanjuruhan Asal Gresik Tertambah, 3 Korban Dirujuk ke RSUD Ibnu Sina, Wabup Gresik Biaya Ditanggung Pemkab  Selengkapnya

4 Kafilah asal Gresik Mengikuti MTQ Nasional di Banjarmasin, Wabup Gresik Siap Mendampingi 

GRESIK,1minute.id – Sebanyak empat kafilah asal Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik berkompetisi di Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Nasional. Mereka adalah Ayu Izzun Nufah, 18,  Andiny Mahardika, 18, dan Sabrina Zarah Azura, 17. Ketiganya asal Kecamatan Bungah ini akan mengikuti cabang Musabaqoh Syahril Qur’an (MSQ). 

Kemudian, Nuriyah Islamiyah, 17, asal Kecamatan Driyorejo yang mengikuti cabang tilawah cacat netra. Rencananya, mereka berangkat ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan pada Minggu, 9 Oktober 2022. MTQ Nasional ke-29 akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo berlangsung 10-19 Oktober 2022.

Sebelum berangkat, keempat kafilah asal Gresik yang menjadi Wakil Jawa Timur itu silaturahmi kepada Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah di kantor Bupati Gresik pada Jumat, 7 Oktober 2022. Mohon doa dan dukungan warga Kota Santri ini.

“Saya merasa bangga ada peserta dari Kabupaten Gresik untuk mewakili Jawa Timur dalam MTQ Nasional kali ini,”ujar Wabup Gresik Aminatun Habibah saat menemui mereka diruangannya pada Jumat, 7 Oktober 2022.

Bu Min,sapaan akrab, Wabup Gresik memberikan motivasi kepada keempat kafilah asal Gresik itu. Menjaga kesehatan, dan harus percaya diri. Tetap berusaha secara maksimal untuk meraih menjadi yang terbaik. 

“Di tiap perlombaan menang dan kalah itu biasa, tapi tetap fokus kita nanti adalah untuk menang. Karena kita berpikir untuk menang maka harus berusaha secara maksimal, dan meminimalisir kesalahan,”ucapnya.

“Dan meskipun nantinya tidak sesuai harapan, kita insyaallah tidak akan menyesal karena sudah maksimal,”imbuhnya. Bu Min juga pastikan Pemkab Gresik akan selalu hadir dalam mensupport mereka saat lomba.

Sementara itu, Kabag Kesra Setd Gresik Hamim mengatakan, pihaknya bersama di wabup akan mendampingi kafilah berangkat ke Banjarmasin. “Jangan khawatir, karena Pemkab melalui Bu Wabup akan mendampingi kalian dengan luar biasa,” ujar Hamim.

Ditempat sama, Izzun Nufah salah satu peserta asal Gresik akan berlomba secara maksimal. Dia bersama yang lainnya tetap berupaya untuk menjaga kondisi agar tetap prima.

“Tentunya menjaga kesehatan, tetap semangat walaupun kita sudah berbeda tempat tinggal karena pendidikan tapi latihan bersama masih tetap dilakukan meskipun via online, dan tidak lupa selalu berdoa,”ujar Izzun Nufah. (yad)

4 Kafilah asal Gresik Mengikuti MTQ Nasional di Banjarmasin, Wabup Gresik Siap Mendampingi  Selengkapnya

Wabup Gresik Takziyah ke Rumah Hidayatus Tsaniah, Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan

GRESIK,1minute.id – Suasana duka masih menyelimuti keluarga Sukardi di Desa Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik pada Senin, 3 Oktober 2022. Sukardi harus kehilangan anak gadisnya, Hidayatus Tsaniah, 24 tahun. Ia satu dari ratusan korban meninggal dalam tragedi Kanjuruhan, Malang pada Sabtu malam, 1 Oktober 2022.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah melakukan takziyah kerumah keluarga Sukardi pada Senin, 3 Oktober 2022. Bu Min-sapaan karib-Wakil Bupati Aminatun Habibah mengatakan, atas nama pribadi sekaligus mewakili Pemkab Gresik mengucapkan turut berbelasungkawa atas meninggalnya saudari Hidayatus Tsaniah.

“Kami sangat kaget ketika mendengar kabar ada ratusan korban jiwa dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang. Lebih mengagetkan lagi ternyata ada satu korban jiwa dari Gresik,”ujar Bu Min. 

Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu  berharap pihak keluarga ikhlas dan tabah dalam menghadapi peristiwa duka yang telah menimpa almarhumah. Dia menyebut peristiwa ini menjadi perhatian publik karena menelan ratusan korban jiwa dan luka-luka.

“Kami mendoakan semoga amal ibadah almarhumah Hidayatus Tsniah diterima di sisi Allah SWT. Dan pihak keluarga sabar dan tabah dalam menghadapi peristiwa duka ini,”ungkap Bu Min dengan nada lirih.

Sementara itu, ayah almarhumah Hidayatus Tsaniah, Sukardi mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Gresik. “Terima kasih, bu,”katanya. Ia mengaku mengenal Wabup Aminatun Habibah sejak lama.”Bu Min merupakan teman lamanya di dunia pendidikan saat menjabat sebagai Kepala Sekolah,”katanya. 

Sukardi lalu bercerita tidak memiliki firasat apa pun sebelumnya. Ia hanya mengaku tidak bisa tidur hingga dini hari. Biasanya tidur maksimal pukul 22.00 WIB. Tapi, malam itu mata Sukardi seakan tidak bisa merem hingga Minggu, 2 Oktober 2022 pukul 01.00 WIB. 

“Entah kenapa malam itu saya tidak bisa tidur. Sekitar jam 01.00 WIB saya ditelepon oleh teman anak saya yang mengabarkan kalau anak saya meninggal dunia saat menonton pertadingan Arema,”kata Sukardi. Kala itu, lanjut Sukardi, dirinya hendak berangkat ke Malang untuk menjemput jenazah anaknya. Akan tetapi oleh beberapa kerabat, dirinya dicegah agar tidak berangkat dengan alasan keamanan seperti adanya sweping plat L dan W. “Setelah kami tunggu, jenazah anak saya akhirnya datang diantar mobil ambulan sekitar pukul 08.00 WIB Minggu pagi hari,”katanya. 

Untuk diketahui Data Polri, korban tragedi Kanjuruhan mencapai 450 orang, 125 diantaranya meninggal. Korban meninggal diantaranya Hidayatus Tsaniah, 24, warga Desa Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah. Jenazah alumni Unisma Malang dan Pondok Pesantren Mamba’ul Ihsan Ujungpangkah telah dimakamhan di TPU Desa Pangkahkulon, Kecamatan Ujungpangkah pada Minggu, 2 Oktober 2022. 

Sedangkan,  korban luka-luka asal Gresik diantaranya Muhammad Refo Setiawan,19, warga Desa Pongangan, Kecamatan Manyar. Refo  menjalani perawatan di RSI Unisma karena mengalami patah kaki. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani sempat membesuk Refo dan pemkab Gresik menjamin biaya perawatan pada Senin, 3 Oktober 2022. (yad)

Wabup Gresik Takziyah ke Rumah Hidayatus Tsaniah, Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan Selengkapnya

BPS Mencatat Warga Miskin Sebanyak 153 Ribu, Wabup Gresik Ajak Organisasi Perempuan Percepatan Pendataan

GRESIK,1minute.id – Badan Pusat Statistika (BPS) mencatat, angka kemiskinan Kabupaten Gresik saat ini mencapai kurang lebih 12,42% atau sekitar 153.600 orang dari 1,28 juta warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang miskin. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah bersama Dinas Sosial (Dinsos) Gresik bekerjasama dengan puluhan organisasi perempuan di Gresik untuk melakukan percepatan pendataan warga miskin.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah saat membuka kegiatan pemadanan Data Terpadu Kemiskinan Nasional (DTKS) di aula Putri Cempo Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 30 September 2022. 

Bu Min- sapaan akrab-Wabup Gresik Aminatun Habibah menginginkan, organisasi perempuan ini dapat membantu mengawal pendataan di desanya masing-masing. Pasalnya di lapangan banyak terjadi penyelewengan data antara yang miskin dengan yang tidak.

“Nah bantuan tersebut kita mengacunya pada data BPS, maka saya dan Bu Ummi (dr Umi Khoiroh, Kadinsos Gresik,Red) ini butuh bantuan organisasi perempuan ini untuk bisa mengetahui mana yang benar-benar butuh dan tidak, sehingga nanti angka kemiskinan akan cepat turun,”ujar wakil Bupati perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu. 

Pada awal Oktober 2022, lanjutnya, Bu Min akan ada pendataan terpadu untuk memperbarui data kemiskinan yang ada saat ini. “Data DTKS ini akan menjadi acuan dalam menerima bantuan, nah bulan Oktober nanti akan ada pendataan untuk mendapatkan bantuan selama 1 tahun kedepan,”ucapnya. Sosialisasi dihadiri oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Gresik Siti Qomariyah Ahmad Washil, serta 40 peserta yang tergabung dalam 30 organisasi perempuan Gresik. Diantaranya, PKK, Fatayat NU, IWAPI, KOPRI, dan lainnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Gresik Ummi Khoiroh menyampaikan, agenda kali ini akan berfokus pada program sosialisasi dari Dinsos terkait pendataan kemiskinan dan langkah dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik itu sendiri.

“Jadi nanti kita akan fokus gencar sosialisasi pendataan kemiskinan di Gresik, program PKH inklusif, dan jika tidak ada halangan pada 1 Oktober nanti (besok) akan diluncurkan Universal Health Coverage (UHC), yang mana UHC ini untuk mencover warga miskin yang sama sekali belum terdaftar di BPJS,”ucapnya. (yad)

BPS Mencatat Warga Miskin Sebanyak 153 Ribu, Wabup Gresik Ajak Organisasi Perempuan Percepatan Pendataan Selengkapnya

Penutupan Pasar Rakyat dan Festival Santri Meriah, Wabup Gresik Bukti Pemerintah Serius Bina UMKM

GRESIK,1minute.id – Pasar Rakyat dan Festival Santri 2022 di Alun-alun Sidayu berakhir Minggu malam, 25 September 2022. Ribuan warga tumplek-blek di Alun-alun yang legendaris peninggalan Kanjeng Sepuh itu. 

Ribuan warga itu memenuhi Alun-alun Sidayu untuk mengikuti rangkaian menyambut Hari Santri Nasional dan Satu Abad Nahdlatul Ulama itu yang dihelat oleh Gerakan Pemuda (Ansor) Gresik itu dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah serta sejumlah tokoh agama lainnya. 

Diantaranya, Ketua PC GP Ansor Gresik, Abdul Rokhim, Rois Syuriah MWC NU Sidayu KH. Muhammad Farhan, Ketua Tanfidziyah MWC NU Sidayu KH. Solikhul Hadi, Ketua LBM PCNU Gresik H. Fatoni, Ketua Rijalul Ansor Gresik Agus Atta Nugraha, Bendahara GP Ansor Gresik M. Syahrul Munir, Kasatkorcab Banser Ansor Gresik Hasbi Wakafa dan undangan lainnya.

Wabup Gresik Aminatun Habibah mengatakan, pasar rakyat selama sepuluh hari ini perputaran ekonominya luar biasa. Masyarakat Sidayu dan sekitarnya setiap hari memenuhi Alun-alun Sidayu untuk belanja kebutuhan pokok dan kuliner. “Beberapa pedagang saya tanya tadi mengaku dagangannya laris manis, semoga ini menjadi awal yang baik untuk menata ekonomi masyarakat Gresik,”kata Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah dalam sambutannya. 

Wabup berharap, acara seperti ini lebih sering diadakan karena sangat baik terhadap pemulihan ekonomi masyarakat pasca pandemi. “Saya mewakili Pemerintah Kabupaten Gresik mengucapkan terima kasih kepada semua pihak terutama GP Ansor selaku panitia penyelenggara yang telah ikut membantu pemerintah dalam pemulihan ekonomi,”katanya. 

“Melalui kegiatan pasar rakyat ini diharapkan dapat menggairahkan kembali perekonomian para pelaku UKM. Kegiatan pasar rakyat ini menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam membina pelaku UKM yang ada di Kabupaten Gresik,”imbuhnya.

Wabup menambahkan, jelang Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU), akan punya gawe besar. Sidayu, sebagai pusat kegiatan akan kedatangan tamu setidaknya 50 ribu orang ulama dan habaib se- Jawa Timur. Satu Abad Nahdlatul Ulama digelar di Alun-alun Sidayu. 

Dalam penutupan pasar rakyat, dan Ansor Gresik bersholawat, sambut Hari Santri Nasional (HSN) dan satu abad NU, dimeriahkan oleh kehadiran Habib Hanif Al Haddad, diiringi oleh Hadrah asal Pondok Pesantren (Ponpes) Ihyaul Ulum Dukun. (yad)

Penutupan Pasar Rakyat dan Festival Santri Meriah, Wabup Gresik Bukti Pemerintah Serius Bina UMKM Selengkapnya

LPPNU Gresik Launching Ketan Mapan, Wabup Gresik Ajak Milenial Cintai Pertanian 

GRESIK,1minute.id – LPPNU (Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama) Gresik melaunching Ketan Mapan. Launching Kelompok Tani Nahdiyin Maju Produktif Andalan bertepatan peringatan Hari Tani Nasional (HTN) 2022 ini dihadiri Ketua LPPNU Jatim Ghufron Ahmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Ketua LPPNU Gresik Muzarodin dan Ketua PCNU Gresik KH Mulyadi.

Launching dipusatkan di Mustika Rasa & Resto di Jalan Tri Dharma, Gresik pada Sabtu, 24 September 2022. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengajak generasi milenial untuk mencintai pertanian. Jawa Timur, penghasil padi peringkat 5 nasional.

“Bahkan Kabupaten Gresik tidak hanya dikenal sebagai kota Industri saja, namun Gresik menduduki posisi nomor 2 se-Jatim terkait penghasil padi terbesar,”kata Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah. Untuk itu, lanjutnya, petani Gresik harus bangga. Dirinya berharap para pemuda ikut andil dalam mengelola pertanian di daerah.

“Apalagi sekarang ini, mengelola pertanian dipermudah dengan penggunaan teknologi, maka tentunya dapat membantu meningkatkan produksi pertanian. Dan kesejahteraan masyarakat terutama para petani lebih meningkat. Ayo pemuda milenial, kita bangun pertanian di Gresik agar sektor pertanian di Gresik semakin baik,”pungkasnya.

Ketua LPPNU Gresik Muzarodin mengatakan, perhelatan launching dan lomba cerdas cermat antar MWC LPPNU kali perdana dilakukan oleh LPPNU Gresik. Yang sebelumnya, hanya mengikuti kegiatan di instansi pemerintahan. 

“Dari kegiatan ini, kami melihat basis Nahdliyin di Gresik 90% petani. Nah, ini sebagai langkah pemberdayaan kepada petani NU, Ghiroh (semangat gerakan) kepada para petani, dan melihat krisis regenerasi dari pertanian, perkebunan, dan peternakan,”ungkapnya. 

Kedepan lanjut dia, kelompok tani Ketan Mapan bagian solusi pertanian bagi jamaah Nahdlatul Ulama Gresik. Utamanya, dari regenerasi petani di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 

“Maka, kedepan kami akan gelar pelatihan kader penggerak pertanian. Dengan sasaran kader muda. Kalau tidak sekarang, lima sampai 10 tahun tidak ada pertanian di Gresik. Karena pertanian ini tidak hanya cangkul, sawah. Tapi ada usaha pertanian dan kemajuan digitalisasi bagi petani,”jelasnya. (yad)

LPPNU Gresik Launching Ketan Mapan, Wabup Gresik Ajak Milenial Cintai Pertanian  Selengkapnya

Wabup Gresik Kesengsem Karya Aam, Pelukis  Menggunakan Kaki juga Anggota Amfpa Asal Gresik

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah kepincut dengan karya lukis Muhammad Amanatullah-biasa disapa-Aam. Pelukis difabel tinggal di Jalan R.A.Kartini, Gresik. Lukisan pelukis dengan kaki yang membuat Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu kesengsem itu tentang petani membajak sawah secara tradisional yakni menggunakan dua ekor sapi. 

Membajak sawah tradisional ini kini langka. Sebab, sebagian besar petani telah menggunakan mesin traktor. “Saya minat dengan lukisan ini, saya beli ya Mas Aam,”kata Bu Min. “Njeh monggo Bu Min, syukur Alhamdulillah lukisan saya diminati Ibu Wakil Bupati Gresik,”jawab Aam. 

Ketertarikan Bu Min-sapaan karib-Wakil Bupati Aminatun dengan lukisan karya Aam tidak serta-merta. Awalnya, Aam melakukan demonstrasi melukis di depan Wabup Gresik itu di Pendapa Bupati Gresik pada Sabtu, 23 September 2022. Saat itu, Wabup Aminatun Habibah menghadiri acara pembagian bantuan sosial alat bantu penyandang disabilitas, duafa dan lanjut usia (Lansia) rangkaian HUT Omah Duafa yang didirikan oleh Syaikhu Busiri itu.

Aam, pelukis satu-satunya dari Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang menjadi anggota Association of Mouth and Foot Painting Artists (AMFPA), sebuah asosiasi pelukis menggunakan mulut dan kaki yang bermarkas di Eropa itu menunjukkan keahlian, melukis dengan kaki. Aam terlahir dengan organ tubuh pendek. Kedua kaki dan tangannya pendek. 

Keterbatasan fisik tidak membuat Aam berkecil hati. Karena Aam memiliki keahlian melukis dengan kaki. Selain melukis dengan kaki, Aam juga guru ngaji di tempat pendidikan quran (TPQ) di masjid deket rumah. Aam yang baru menyandang gelar Sarjana Pendidikan dari Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) itu dikenal sebagai seorang motivator. Ia pun dinobatkan sebagai The Best Motivator di UMG 2022 itu.

Bu Min kagum dengan karya Aam. Mata Bu Min berkaca-kaca karena terharu sampai meneteskan air mata. “Saya terharu sekaligus kagum melihat beliau (Aam). Dengan keterbatasan yang dimiliki ternyata menyimpan semangat yang begitu luar biasa. Semangat itu ditunjukkan dengan berbagai karya lukis yang sudah dibuat. Saya lihat hasil lukisan ternyata sangat menakjubkan,”kata Bu Min.

Ia menyampaikan apresiasi yang luar biasa kepada Aam. Sebab, ia melihat sosok Aam yang begitu menginspirasi. “Saya menyampaikan apresiasi yang luar biasa kepada mas Aam. Saya tertarik dengan salah satu lukisan beliau berminat untuk membeli,” ucap Bu Min. 

Aam gembira karyanya diminati oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. Artinya, semakin banyak tokoh yang mengoleksi karyanya. Sebelumnya, lukisan Aam telah dikoleksi oleh mantan Kepala Kepolisian Daerah Jatim Inspektur Jenderal Anton Bahrul Alam ;  Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf. Aam juga pernah melukis wajah Presiden Joko Widodo dan menyerahkan kepada presiden ketika melakukan kunjungan kerja ke Gresik tahun lalu. Kini,  Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. (yad)

Wabup Gresik Kesengsem Karya Aam, Pelukis  Menggunakan Kaki juga Anggota Amfpa Asal Gresik Selengkapnya

Pemilu 2024, Wabup Gresik Ingatkan KPU Tentang Keterbukaan Informasi Publik 

GRESIK,1minute.id – Keterbukaan informasi publik menjelang musim Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang, menjadi topik utama yang diantisipasi Komisi Pemilihan Umum (KPU).  Salah satunya, Provinsi Jawa Timur (Jatim) dan Kabupaten Gresik. Sesuai dengan Undang-undang no.14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik, menyatakan setiap badan publik untuk membuka akses informasi bagi setiap pemohon informasi dari publik kecuali beberapa informasi tertentu.

Dengan dasar tersebut, KPU Jatim bersama 38 KPU Kota/Kabupaten se-Jawa Timur, bersama-sama meningkatkan pengelolaan informasi publik lewat Bimbingan Teknis (Bimtek) keterbukaan informasi publik dalam penyelenggaraan tahapan Pemilu 2024 di Aula Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 22 September 2022.1

Bimtek menghadirkan Ketua dan Sekretaris KPU Jatim, Choirul Anam – Nanik ini diikuti 3 orang perwakilan dari 38 KPU kabupaten/kota. 

Perwakilan dari KPU Kota/Kabupaten tersebut terdiri dari Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, Dan Sumber Daya Manusia (Sosdiklih, Parmas, dan SDM), Kepala Sub Bagian Teknis Pemilu dan Hubungan Masyarakat (Kasubag Tekmas), dan Operator Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID).

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, penyelenggaraan Bimtek kali ini harus menghasilkan transparansi informasi ke publik. Menurutnya, saat ini informasi sudah harus dengan mudah didapatkan terutama dalam kaitannya dengan Pemilu 2024 mendatang.

Bu Min, panggilan akrabnya, menambahkan, pemerintah Kabupaten (Pemkab) akan mensupport segala macam kegiatan yang berhubungan dengan KPU Gresik. Harapannya, kegiatan KPU Gresik dapat bekerja secara maksimal dalam menjalankan tugas-tugasnya.

“Menjelang penyelenggaraan 2024, tentu saja membutuhkan pikiran dan tenaga, termasuk kami juga menyediakan anggaran untuk itu semua, sehingga nanti dalam penyelenggaraan KPU terutama dalam hal keterbukaan informasi publik, semakin membuka wawasan kepada seluruh masyarakat bahwa sudah tidak ada lagi informasi yang perlu disembunyikan,”katanya.

Sementara itu, Ketua KPU Jatim Choirul Anam mengatakan, pelaksanaan Bimtek pertama tahun ini memiliki tujuan untuk meningkatkan keterbukaan informasi publik sejak awal.

“Kegiatan ini merupakan yang pertama dalam tahun ini dengan harapan, kedepannya KPU dapat menerapkan 3 nafas utama yaitu integritas, profesionalitas, dan akuntabilitas” katanya.

Ia merasa dalam tahapan menuju Pemilu 2024, kinerja KPU dalam menyebarkan informasi kepada masyarakat harus lebih serius lagi. Tujuannya agar masyarakat dapat mencari informasi secara mandiri dan tepat sasaran.

“Ketika kemudian kepercayaan publik terhadap KPU semakin tinggi, tentu hasil dari KPU menjadi lebih legitimate,”ucapnya. Anam melanjutkan, keterbukaan ini juga akan didukung dengan penyebaran informasi melalui media-media umum seperti website dan media sosial.

Ketua KPU Gresik Akhmad Roni berusaha menyamakan persepsi terkait keterbukaan informasi publik di Gresik. “Jadi, dengan adanya Bintek ini, KPU Gresik semakin bisa memahami terkait dengan bagaimana informasi publik itu bisa di akses oleh publik dengan ketentuan yang berlaku sesuai undang-undang,”kata Roni (yad)

Pemilu 2024, Wabup Gresik Ingatkan KPU Tentang Keterbukaan Informasi Publik  Selengkapnya

Wabup Gresik : Keselamatan Berlayar Harus Jadi Budaya

GRESIK,1minute.id – Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas III Bawean, melaksanakan kegiatan sosialisasi keselamatan pelayaran dalam rangka Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) pada Rabu, 21 September 2022.

Sosialisasi digelar di halaman terminal pelabuhan Bawean itu dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. Sosialisasi diawali peragaan tar tata cara penggunaan life jacket. 

Aminatun Habibah mengatakan, kegiatan sosialisasi keselamatan pelayaran sebagai upaya pemerintah untuk menyadarkan kembali seluruh lapisan masyarakat khususnya pengguna jasa moda transportasi laut. “Keselamatan dan keamanan pelayaran merupakan kebutuhan mutlak dan tanggung jawab bersama,”tegas Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu. 

Menurut Bu Min-sapaan karib-Wakil Bupati Aminatun Habibah untuk mewujudkan transportasi laut yang aman dan selamat, tentu saja kita bersama harus menempatkan keselamatan dan keamanan pelayaran, sebagai budaya bagi para pengguna transportasi laut. 

“Dengan menjadikan budaya, segala upaya penanganan keselamatan pelayaran yang selama ini dilakukan, diharapkan bukan hanya dalam bentuk penanganan musibah yang bersifat responsif saja, tetapi juga dilakukan tindakan – tindakan pencegahan yang bersifat preventif,”imbaunya.

Wabup berpesan, kepada seluruh pemangku kepentingan di pelabuhan Bawean, untuk terus memberikan pelayanan terbaik dan melakukan pengawasan, bagi pemenuhan persyaratan keselamatan pelayaran terhadap kapal yang beroperasi di wilayah kerja pelabuhan Bawean. 

“Dengan keselamatan pelayaran yang terjamin, diharapkan akan memberikan nilai tambah bagi pariwisata di Pulau Bawean,”ujarnya yang dihadiri oleh  Kepala KUPP kelas III Bawean Azwar Anas, Kepala UPT KPLP kelas III Bawean Muhammad Hanafiah, Forkopimcam Sangkapura, Perwakilan Operator Kapal tradisional Bawean dan undangan lainnya.

Kegiatan sosialisasi ini sebagai penutup kunjungan kerja Wabup Aminatun Habibah di Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean selama 3 hari, mulai Senin, 19 September 2022. Bu Min yang juga Ketua Nyai Nusantara itu kemudian memberikan life jacket secara simbolis kepada operator kapal tradisional Bawean. (yad)

Wabup Gresik : Keselamatan Berlayar Harus Jadi Budaya Selengkapnya

Dua Nelayan Bawean Tenggelam, Wabup Gresik Takziah 

GRESIK,1minute.id – Suasana duka masih menyelimuti keluarga Abdul Fayyath, 30, dan Asy’ari, 30. Kedua warga Desa Kepuhteluk, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik pada Senin malam, 19 September 2022.

Kedua nelayan itu tenggelam ketika sedang mencari ikan di perairan Pulau Bawean. Kabar duka sampai ke telinga Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik saat itu sedang melakukan lawatan ke Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean menyempatkan melakukan takziah ke rumah duka. 

Bu Min-sapaan karib-Wakil Bupati Aminatun Habibah didampingi Camat Tambak Muh Nur Syamsi dan Kades Kepuhteluk Tamyiz. 

Suasana pun haru. “Saya pribadi dan atas pemerintah ikut belasungkawa atas musibah ini, mudah-mudahan tetap sabar, dan keluarga yang ditinggalkan tetap kuat,”kata Bu Min dengan nada suara lirih. Ketua ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKAPMII) Gresik itu lalu memeluk Khasiatul Ula, keluarga korban. “Terimakasih atas kedatangan ibu (Wabup Aminatun Habibah, Red),”kata Khasiatul Ula.

Diketahui, Abdul Fayyath, 30, dan Asy’ari, 30, meninggal saat mencari ikan di perairan Pulau Bawean. Saat itu mereka tidak sengaja melewati batas aman dan akhirnya terperosok dan terbawa arus laut. Ketika dicari oleh warga sekitar, mereka berdua ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernafas. Meninggal. Kabar duka langsung menyebar. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah yang melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Pulau Bawean mulai Senin hingga Rabu besok, 19-21 September 2022.

Semasa hidupnya mereka berdua aktif tergabung dalam PMII di Pulau Bawean. Abdul Fayat merupakan pengurus inti Komisariat Hasan Jufri. Sedangkan Asyari merupakan anggota dari PMII Komisariat Harun Thohir Bawean. (yad)

Dua Nelayan Bawean Tenggelam, Wabup Gresik Takziah  Selengkapnya