Pemilu 2024, Wabup Gresik Ingatkan KPU Tentang Keterbukaan Informasi Publik 

GRESIK,1minute.id – Keterbukaan informasi publik menjelang musim Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang, menjadi topik utama yang diantisipasi Komisi Pemilihan Umum (KPU).  Salah satunya, Provinsi Jawa Timur (Jatim) dan Kabupaten Gresik. Sesuai dengan Undang-undang no.14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik, menyatakan setiap badan publik untuk membuka akses informasi bagi setiap pemohon informasi dari publik kecuali beberapa informasi tertentu.

Dengan dasar tersebut, KPU Jatim bersama 38 KPU Kota/Kabupaten se-Jawa Timur, bersama-sama meningkatkan pengelolaan informasi publik lewat Bimbingan Teknis (Bimtek) keterbukaan informasi publik dalam penyelenggaraan tahapan Pemilu 2024 di Aula Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 22 September 2022.1

Bimtek menghadirkan Ketua dan Sekretaris KPU Jatim, Choirul Anam – Nanik ini diikuti 3 orang perwakilan dari 38 KPU kabupaten/kota. 

Perwakilan dari KPU Kota/Kabupaten tersebut terdiri dari Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, Dan Sumber Daya Manusia (Sosdiklih, Parmas, dan SDM), Kepala Sub Bagian Teknis Pemilu dan Hubungan Masyarakat (Kasubag Tekmas), dan Operator Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID).

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, penyelenggaraan Bimtek kali ini harus menghasilkan transparansi informasi ke publik. Menurutnya, saat ini informasi sudah harus dengan mudah didapatkan terutama dalam kaitannya dengan Pemilu 2024 mendatang.

Bu Min, panggilan akrabnya, menambahkan, pemerintah Kabupaten (Pemkab) akan mensupport segala macam kegiatan yang berhubungan dengan KPU Gresik. Harapannya, kegiatan KPU Gresik dapat bekerja secara maksimal dalam menjalankan tugas-tugasnya.

“Menjelang penyelenggaraan 2024, tentu saja membutuhkan pikiran dan tenaga, termasuk kami juga menyediakan anggaran untuk itu semua, sehingga nanti dalam penyelenggaraan KPU terutama dalam hal keterbukaan informasi publik, semakin membuka wawasan kepada seluruh masyarakat bahwa sudah tidak ada lagi informasi yang perlu disembunyikan,”katanya.

Sementara itu, Ketua KPU Jatim Choirul Anam mengatakan, pelaksanaan Bimtek pertama tahun ini memiliki tujuan untuk meningkatkan keterbukaan informasi publik sejak awal.

“Kegiatan ini merupakan yang pertama dalam tahun ini dengan harapan, kedepannya KPU dapat menerapkan 3 nafas utama yaitu integritas, profesionalitas, dan akuntabilitas” katanya.

Ia merasa dalam tahapan menuju Pemilu 2024, kinerja KPU dalam menyebarkan informasi kepada masyarakat harus lebih serius lagi. Tujuannya agar masyarakat dapat mencari informasi secara mandiri dan tepat sasaran.

“Ketika kemudian kepercayaan publik terhadap KPU semakin tinggi, tentu hasil dari KPU menjadi lebih legitimate,”ucapnya. Anam melanjutkan, keterbukaan ini juga akan didukung dengan penyebaran informasi melalui media-media umum seperti website dan media sosial.

Ketua KPU Gresik Akhmad Roni berusaha menyamakan persepsi terkait keterbukaan informasi publik di Gresik. “Jadi, dengan adanya Bintek ini, KPU Gresik semakin bisa memahami terkait dengan bagaimana informasi publik itu bisa di akses oleh publik dengan ketentuan yang berlaku sesuai undang-undang,”kata Roni (yad)

Pemilu 2024, Wabup Gresik Ingatkan KPU Tentang Keterbukaan Informasi Publik  Selengkapnya

Wabup Gresik : Keselamatan Berlayar Harus Jadi Budaya

GRESIK,1minute.id – Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas III Bawean, melaksanakan kegiatan sosialisasi keselamatan pelayaran dalam rangka Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) pada Rabu, 21 September 2022.

Sosialisasi digelar di halaman terminal pelabuhan Bawean itu dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. Sosialisasi diawali peragaan tar tata cara penggunaan life jacket. 

Aminatun Habibah mengatakan, kegiatan sosialisasi keselamatan pelayaran sebagai upaya pemerintah untuk menyadarkan kembali seluruh lapisan masyarakat khususnya pengguna jasa moda transportasi laut. “Keselamatan dan keamanan pelayaran merupakan kebutuhan mutlak dan tanggung jawab bersama,”tegas Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu. 

Menurut Bu Min-sapaan karib-Wakil Bupati Aminatun Habibah untuk mewujudkan transportasi laut yang aman dan selamat, tentu saja kita bersama harus menempatkan keselamatan dan keamanan pelayaran, sebagai budaya bagi para pengguna transportasi laut. 

“Dengan menjadikan budaya, segala upaya penanganan keselamatan pelayaran yang selama ini dilakukan, diharapkan bukan hanya dalam bentuk penanganan musibah yang bersifat responsif saja, tetapi juga dilakukan tindakan – tindakan pencegahan yang bersifat preventif,”imbaunya.

Wabup berpesan, kepada seluruh pemangku kepentingan di pelabuhan Bawean, untuk terus memberikan pelayanan terbaik dan melakukan pengawasan, bagi pemenuhan persyaratan keselamatan pelayaran terhadap kapal yang beroperasi di wilayah kerja pelabuhan Bawean. 

“Dengan keselamatan pelayaran yang terjamin, diharapkan akan memberikan nilai tambah bagi pariwisata di Pulau Bawean,”ujarnya yang dihadiri oleh  Kepala KUPP kelas III Bawean Azwar Anas, Kepala UPT KPLP kelas III Bawean Muhammad Hanafiah, Forkopimcam Sangkapura, Perwakilan Operator Kapal tradisional Bawean dan undangan lainnya.

Kegiatan sosialisasi ini sebagai penutup kunjungan kerja Wabup Aminatun Habibah di Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean selama 3 hari, mulai Senin, 19 September 2022. Bu Min yang juga Ketua Nyai Nusantara itu kemudian memberikan life jacket secara simbolis kepada operator kapal tradisional Bawean. (yad)

Wabup Gresik : Keselamatan Berlayar Harus Jadi Budaya Selengkapnya

Dua Nelayan Bawean Tenggelam, Wabup Gresik Takziah 

GRESIK,1minute.id – Suasana duka masih menyelimuti keluarga Abdul Fayyath, 30, dan Asy’ari, 30. Kedua warga Desa Kepuhteluk, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik pada Senin malam, 19 September 2022.

Kedua nelayan itu tenggelam ketika sedang mencari ikan di perairan Pulau Bawean. Kabar duka sampai ke telinga Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik saat itu sedang melakukan lawatan ke Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean menyempatkan melakukan takziah ke rumah duka. 

Bu Min-sapaan karib-Wakil Bupati Aminatun Habibah didampingi Camat Tambak Muh Nur Syamsi dan Kades Kepuhteluk Tamyiz. 

Suasana pun haru. “Saya pribadi dan atas pemerintah ikut belasungkawa atas musibah ini, mudah-mudahan tetap sabar, dan keluarga yang ditinggalkan tetap kuat,”kata Bu Min dengan nada suara lirih. Ketua ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKAPMII) Gresik itu lalu memeluk Khasiatul Ula, keluarga korban. “Terimakasih atas kedatangan ibu (Wabup Aminatun Habibah, Red),”kata Khasiatul Ula.

Diketahui, Abdul Fayyath, 30, dan Asy’ari, 30, meninggal saat mencari ikan di perairan Pulau Bawean. Saat itu mereka tidak sengaja melewati batas aman dan akhirnya terperosok dan terbawa arus laut. Ketika dicari oleh warga sekitar, mereka berdua ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernafas. Meninggal. Kabar duka langsung menyebar. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah yang melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Pulau Bawean mulai Senin hingga Rabu besok, 19-21 September 2022.

Semasa hidupnya mereka berdua aktif tergabung dalam PMII di Pulau Bawean. Abdul Fayat merupakan pengurus inti Komisariat Hasan Jufri. Sedangkan Asyari merupakan anggota dari PMII Komisariat Harun Thohir Bawean. (yad)

Dua Nelayan Bawean Tenggelam, Wabup Gresik Takziah  Selengkapnya

Wabup Gresik Bagikan PKH Plus Jaslut Senilai Rp 1,66 Miliar untuk 3.335 KPM

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menyerah bantuan sosial program Keluarga Harapan Plus Jaminan Sosial Lanjut (PKH Jaslut) di dua kecamatan yakni Menganti dan Balongpanggang pada Selasa, 13 September 2022.

PKH Plus Jaslut ini dialokasi melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Gresik 2022. Pemkab Gresik mengalokasikan anggaran Rp 1,66 miliar untuk 3 335 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Setiap penerima manfaat program ini mendapat Rp 2 juta pertahun. Pencarian dilakukan 4 tahap. Setiap tahap penerima manfaat mendapatkan bantuan Rp 500 ribu per KPM.

Syarat penerima PKH Plus Jaslut diantaranya berusia berusia 70 tahun dan kurang mampu ekonominya. Nah, Bu Min-sapaan karib-Wakil Bupati Aminatun Habibah menyerah secara simbolis Bansos PKH Plus Jaslut ini pada tahap III. Penyaluran PKH Plus Jaslut ini dilakukan melalui Bank Jatim di 18 kecamatan se-Kabupaten Gresik. Dan untuk hari ini, diberikan di Kecamatan Menganti sebanyak 277 KPM dan Kecamatan Balongpanggang sebanyak 147 KPM.

Wabup Gresik Aminatun Habibah mengatakan, bantuan sosial yang diberikan hari ini hendaknya dimanfaatkan untuk kebutuhan-utama. Kebutuhan sehari-hari atau bahkan kebutuhan yang sifatnya produktif. Tujuan bantuan ini meningkatkan kualitas hidup para lansia penerima manfaat di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

“Dengan besarnya manfaat yang didapat masyarakat, maka data yang ada baik data di Dinsos maupun data di tim pendamping PKH akan terus diupdate sehingga pemberian bansos tepat sasaran. Kepada masyarakat juga diharapkan kesediaannya melepas status penerima Bansos PKH jika dirasa dirinya sudah mampu, sehingga bisa dialihkan kepada orang lain yang membutuhkan,”ujar Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini.

Suwarno, salah satu warga Desa Jombangdelik, Balongpanggang yang hadir mewakili ibunya Sriati, mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan. Bantuan yang diterima ini nantinya akan digunakan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari ditengah naiknya harga BBM baru-baru ini.

Kehadiran Wakil Bupati Aminatun Habibah di dua Kecamatan wilayah Gresik Selatan ini tidak sendiri, bersamanya hadir pula Kepala Dinas Sosial Gresik Ummi Khoiroh, Koordinator PKH Gresik Diana, serta masing-masing Camat di dua kecamatan tersebut.

Sebagai informasi, penyaluran Bansos PKH Plus Jaslut tahap III tahun 2022 ini dimulai hari Senin 12 September 2022 untuk Kecamatan Gresik, kemudian dilanjutkan hari ini untuk Kecamatan Menganti, Balongpanggang, Cerme, Manyar dan Tambak, 

Penyaluran berikutnya dilanjutkan hari Rabu 14 September 2022 untuk Kecamatan Benjeng, Duduksampeyan, Dukun, Ujungpangkah, Sangkapura dan Tambak. Kemudian hari Kamis 15 September 2022 untuk Kecamatan Bungah, Driyorejo, Kebomas, Kedamean, Wringinanom dan Sidayu. (yad)

Wabup Gresik Bagikan PKH Plus Jaslut Senilai Rp 1,66 Miliar untuk 3.335 KPM Selengkapnya

Masa Tunggu Haji Puluhan Tahun, Paket Umrah Diminati Warga

GRESIK,1minute.id – Minat warga Gresik untuk beribadah di Tanah Suci Makkah cukup tinggi. Pada Agustus 2022 sebanyak 1.235 warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik berangkat umrah. Tingginya minat warga Gresik untuk umrah karena masa tunggu haji reguler cukup lama. Puluhan tahun. 

Berdata terbaru dari Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT) per 23 Februari 2022, di Indonesia orang yang ingin pergi berhaji harus menunggu sekitar 20 hingga 30 tahun lamanya. Selain itu, peraturan terbaru paska pandemi yang membatasi usia jemaah maksimal 65 tahun.

Umrah menjadi alternatif bagi warga untuk ke Tanah Suci, Makkah. Kementerian Agama (Kemenag) Gresik menyebutkan, hingga kini di Kabupaten Gresik terdapat 6 penyelenggara umrah yang terdaftar di Kemenag. Banyaknya perusahaan penyelenggara umrah ini menunjukkan minat ibadah umrah cukup tinggi. Bahkan Kemenag Gresik mencatat sejak Agustus, jumlah warga Gresik yang berangkat umrah mencapai 1.235 orang.

Menindaklanjuti fenomena tersebut, pihak Kemenag Gresik juga mengupayakan pelayanan maksimal dengan memberikan estimasi waktu pelayanan kurang lebih 20 menit bagi pemohon atau perwakilan datang di Kantor Kemenag Gresik untuk menyerahkan berkas untuk diverifikasi sebagai bahan pembuatan rekomendasi umrah.

Antusiasme masyarakat ini tercermin dalam kegiatan pelepasan jamaah umrah YPI Darussalam yang dilepas langsung oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada Senin, 12 September 2022.

Bu Min, begitu sapaan akrab, Wakil Bupati Aminatun Habibah berpesan dengan tingginya antusias warga yang berangkat umrah diminta mempersiapkan fisik dan mental agar bisa melaksanakan ibadah dengan lancar hingga kembali ke Tanah Air.

Bu Min juga menceritakan kondisi di Saudi Arabia ketika dirinya menunaikan ibadah haji beberapa waktu lalu. “Insya Allah kondisi kesehatan secara umum disana sudah kondusif, apalagi panjenengan semua sudah di vaksin nggih. Mudah-mudahan semuanya sudah siap bekal untuk beribadah, sudah punya bekal berupa kesehatan,”tutur Bu Min saat melepas keberangkatan 135 jamaah umrah dari YPI Darussalam Cerme. Sejak pandemi Covid-19 melandai, penyelenggaraan ibadah haji dan umrah kembali bisa dilakukan setelah sempat terhenti kurang lebih selama dua tahun.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua YPI Darussalam Cerme KH. Saiful Kirom menjelaskan, 135 jamaah umrah yang berangkat hari ini berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Gresik, bahkan ada beberapa yang berasal dari wilayah Lamongan dan Surabaya. Seluruh jemaah ini akan diberangkatkan langsung dari Bandara Juanda, Surabaya langsung ke Madinah.

Sebagai informasi, pada 2022  jemaah haji asal Gresik tercatat 1.051 orang. Jumlah ini berkurang dibandingkan musim haji pada 2019 yakni sebanyak 2.137. Pada 2020 dan 2021 pemerintah menghentikan keberangkatan haji akibat pandemi Covid-19. (yad)

Masa Tunggu Haji Puluhan Tahun, Paket Umrah Diminati Warga Selengkapnya

Haul Nyai Ageng Tumengkang Sari, Ahli Kebidanan, Cucu Sunan Giri di Sumur Songo Khidmat 

GRESIK,1minute.id – Haul Nyai Ageng Tumengkang Sari berlangsung khidmat pada Ahad malam, 11 September 2022. Pesarean  cucu Sunan Giri itu berada di pemakaman Sumur Songo, Gresik. Haul ahli pengobatan itu dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. 

Menurut Aminatun Habibah, Haul Nyai Ageng Tumengkang Sari dan bari’an/sedekah bumi, mampu menjadi ajang silaturahmi dan upaya merawat sejarah atau budaya Islam yang ada di Kabupaten Gresik. Untuk itu Wabup berharap nguri-nguri budaya islam itu dapat terus dilestarikan.

“Atas nama pemerintah Kabupaten Gresik, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus Yayasan Makam Sumur Songo yang sudah merawat, melestarikan tradisi budaya dan aset sejarah Islam di Kabupaten Gresik Nyai Ageng Tumengkang Sari,”ungkap Wakil Bupati perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu.

Siapa Nyai Ageng Tumengkang Sari dan legenda cerita Sumur Songo? Bu Min-sapaan karib Wakil Bupati Aminatun Habibah mengatakan Nyai Ageng Tumengkang Sari adalah salah satu cucu Sunan Giri, Wali Sanga. Penyebaran agama Islam di Indonesia. Nyai Ageng Tumengkang Sari juga berjasa dalam menyebarkan agama Islam. Beliau dikenal sebagai seorang ahli meracik obat atau jamu dan kebidanan dengan menolong ibu-ibu yang hendak melahirkan. 

“Bahkan sampai sekarang sebagian masyarakat masih percaya, yaitu dengan bermunajad di pusara Nyai Ageng Tumengkang Sari supaya proses persalinan bayinya akan menjadi gangsar (mudah dan lancar),”kata Bu Min. Kehebatan Nyai Ageng Tumengkang Sari dikenal sangat luas. Apalagi, Nyai Ageng Tumengkang Sari adalah perempuan yang cantik. Bahkan, ada seorang pangeran dari Kerajaan Majapahit yang ingin meminangnya.

Nyai Ageng Tumengkang Sari tidak menolak. Sebab, Nyai Ageng Tumengkang Sari khawatir penolakan bisa menimbulkan peperangan. Nyai Ageng Tumengkang hanya meminta satu syarat kepada pangeran yang gagah itu. Menurut cerita, Nyai Ageng Tumengkang Sari meminta pangeran itu membuat 10 sumur dalam semalam. Sang pangeran menyetujui syarat itu. 

Sebelum subuh, pembuatan 10 sumur kelar. Paginya, pangeran menunjukkan hasil pekerjaannya dan berniat menagih janji kepada Nyai Ageng Tumengkang Sari untuk menjadi istrinya. Nyai Ageng Tumengkang Sari  menemui pangeran itu. Dan melihat sumur yang telah di buatnya. Nyai Tumengkang Sari menduduki salah satu sumur tersebut. 

Setelah itu, ia pun menghitung sumur- sumur yang ada tanpa menghitung sumur yang didudukinya. Jumlahnya sembilan sumur. Pangeran merasa tidak percaya. Siji, loro sampai songo. Sumur dihitung berulangkali hanya berjumlah songo (sembilan). Pangeran itu gagal meminang perempuan pujaan hatinya itu. Ia pun marah sampai mengucapkan sumpah serapah. 

“Arek wedok dusun kene ojok onok sing nolak lamarane wong lanang maneh, sampek onok sing nolak lamarane wong lanang maneh koyok sing tak rasakno, dadi perawan tuwo sak lawase(Anak perempuan dusun sini jangan ada yang menolak lamarannya laki-laki lagi, sampai ada yang menolak lamaran anak laki-laki lagi seperti yang saya rasakan, jadi perawan tua selamanya),”ceritanya.

“Nyai Ageng Tumengkang Sari dan kisah Sumur Songo, merupakan sejarah peradaban Islam yang tak terpisahkan di Kabupaten Gresik yang harus kita rawat dan senantiasa kita lestarikan,” tambahnya. “Mudah -mudahan makam ini selain peninggalan sejarah budaya Islam di Kabupaten Gresik, namun juga sebagai pengingat kita sebagai makhluk ciptaan Allah yang nantinya juga akan kembali kepada Allah SWT,”pungkasnya.

Turut mendampingi Wakil Bupati, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Gresik Johar Gunawan dan Lurah Sidokumpul Sulaiman Rasyid

Sementara itu, Pengurus Yayasan Sumur Songo Hudi Suyanto mengatakan, haul Nyai Ageng Tumengkang Sari digelar tiap 12 Safar.  Serangkaian acara digelar dari hari Jum’at diantaranya pengajian jamaah Siji, khotmil Quran, majelis Yasin dan tahlil, pengajian santri TPQ se Kelurahan Sidokumpul, bari’an/sedekah bumi dan ceramah agama.

“Sebagai Puncak dari serangkaian Haul Nyai Ageng Tumengkang Sari (cucu sunan giri), akan digelar pada 15 September 2022,”kata Hudi Suyanto. Hudi menambahkan, bahwa di makam seluas 6 hektare sudah resmi menjadi yayasan makam sumur songo, yang sudah dilengkapi surat dari Kemenkumham RI, dengan tujuan mengamankan aset wisata sejarah Islam kota santri dan kegiatan keagamaan.

“Dengan sudah di bangunnya aula baru dan kantor Yayasan Makam Sumur Songo kami berharap nantinya untuk dibuat kegiatan keagamaan seperti TPQ, Majlis Maulidurrasul Muhammad tiap bulannya, serta Majlis Yasin dan Tahlil oleh warga sekitar,”tandasnya. (yad)

Haul Nyai Ageng Tumengkang Sari, Ahli Kebidanan, Cucu Sunan Giri di Sumur Songo Khidmat  Selengkapnya

56.261 Pengangguran di Kota Industri, Wabup Gresik Dorong Pemuda Inovatif, Kuasai Teknologi, Pemkab Jalin Kerja sama dengan Industri 

GRESIK,1minute.id – Badan Pusat Statistika (BPS) Gresik mencatat tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Gresik pada 2021 mencapai 56.261 orang. Sementara, jumlah industri berskala kecil hingga besar berjumlah 1.811 industri beroperasi di Gresik. Sehingga, Gresik mendapat julukan lain yakni Kota Industri. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan sebanyak 1.811 perusahaan beroperasi di Kabupaten Gresik. Seharusnya, banyaknya perusahaan itu dapat memberikan lahan yang cukup besar bagi tenaga kerja lokal. “Sehingga jelas ini menjadi perhatian utama dari Pemerintah Kabupaten Gresik,”kata Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah saat menghadiri sarasehan Peran Kepemudaan di Dunia Industri yang digelar Karang Taruna Desa Bedanten, Kecamatan Bungah pada Jumat, 9 September 2022.

Sarasehan ini juga dihadiri Komisi II DPRD Gresik Syahrul Munir, dan perwakilan Java  Integreted Industrial and Port Estate (JIIPE) Mifti Haris. Bu Min mendorong para pemuda untuk bersikap inovatif dan peka terhadap perkembangan teknologi saat ini. Sehingga dapat membentuk kompetensi diri untuk kesiapan dalam menghadapi perubahan zaman.

“Kuasai teknologi yang ada sekarang, jadilah kreatif supaya nanti dilirik orang banyak, sehingga bisa bekerja sesuai keahlian masing-masing,”imbuh Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini. Pemkab Gresik, tambahnya, telah menjalin kerjasama dengan berbagai pihak dalam mendukung perkembangan kompetensi para pemuda produktif di Gresik lewat pelatihan. Mengingat persaingan sekarang sudah masuk ke era industri 5.0 yang lebih banyak mengandalkan kemampuan mesin ketimbang manusia.

“Kita sudah kerjasama dengan JIIPE dan Disnaker untuk yang bekerja adalah ber-KTP Gresik, meskipun sudah bikin kerjasama, tetap skill yang utama, karena sekarang persaingan tidak hanya dengan manusia tapi juga mesin,”tegas Bu Min. (yad)

56.261 Pengangguran di Kota Industri, Wabup Gresik Dorong Pemuda Inovatif, Kuasai Teknologi, Pemkab Jalin Kerja sama dengan Industri  Selengkapnya

Bu Nyai Nusantara Sepakati Aktivitas Ponpes di Gresik Lebih Ramah Anak

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 73 Bu Nyai Nusantara berkumpul di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Karimi, Tebuwung , Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik pada Rabu, 7 September 2022.

Bu Nyai atau Ibu bagi para santri itu bersilaturahmi karena prihatin adanya  fonomena dugaan kekerasan kepada santri di lingkungan pondok pesantren belakangan ini. Salah satunya menimpa santri di sebuah pondok pesantren Jombang, Jawa Timur. 

Pertemuan Bu Nyai Nusantara ini dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik juga Ketua Bu Nyai Nusantara Gresik Aminatun Habibah.

Aminatun Habibah mengharap pesantren di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik dalam melakukan aktivitas harus ramah anak. “Ini penting dalam mewujudkan cita-cita Gresik sebagai kabupaten ramah anak,”kata Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah dalam sosialisasi Pesantren Ramah Anak pada Rabu, 7 September 2022.

Bu Min adalah anak almarhum KH Ahmad Muhammad Alhamad , pendiri Ponpes Qomaruddin, Sampurnab, di Kecamatan Bungah. Hadir dalam pertemuan Bu Nyai Nusantara kali pertama itu diantaranya 

Nur Khoiriyah, Ponpes Al-Maghfur Sekapuk, Aliyah Ghozali,  Ponpes Assalafi Al-Kholili Gresik, Suaibatul Islamiyah, Ponpes Al-Hidayah Driyorejo, dan Ashimatul Wardah, Ponpes Qomaruddin, Bungah.

Wabup Aminatun memastikan kegiatan ini akan berkelanjutan. Tujuannya untuk mereformasi cara pandang dalam mendidik anak-anak di dalam maupun di luar ponpes. “Intinya bagaimana cara kita menjadikan kabupaten ramah anak” ujar Bu Min.

Menurut Bu Min, setiap anak memiliki hak setara dalam diperlakukan sejak masih dalam kandungan. “Sejak dalam kandungan, anak-anak punya hak yang sama yaitu hak hidup, tumbuh kembang, perlindungan, dan partisipasi,”kata Bu Min.

Bu Min mengajak kepada seluruh Bu Nyai agar dapat wujudkan lingkungan yang nyaman bagi para santri. Sifat otoriter menurutnya masih melekat pada beberapa pesantren dan harus diperbaiki. Ini tentunya akan mencoreng gelar Gresik sebagai Kota Santri. “Saya tahu sifat bu nyai beberapa masih ada yang otoriter, tidak semua tapi ada, maka dari itu harus dirubah” tegas Wabup Gresik itu. (yad)

Bu Nyai Nusantara Sepakati Aktivitas Ponpes di Gresik Lebih Ramah Anak Selengkapnya

Wabup : Gresik Siap Sambut Investor untuk Modernisasi Alat dan Mesin Pertanian 

GRESIK,1minute.id – Modernisasi alat pertanian sudah tidak bisa ditawarkan lagi. Urgensi. Menurut Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, ketahanan pangan memiliki peran penting dalam suatu wilayah/negara. Penyediaan pangan sangat bergantung pada keberhasilan program pembangunan pertanian.

“Peran pertanian sangat strategis dalam mendukung perekonomian nasional. Oleh karenanya pertanian harus kita tingkatkan dalam mewujudkan ketahanan pangan, meningkatkan daya saing dan juga penyerapan tenaga kerja serta penanggulangan kemiskinan,”ujar Wabup Aminatun Habibah dalam Forum Grup Discussion (FGD) di Hotel Santika, Gresik pada Selasa, 6 September 2022.

FGD diprakarsai oleh Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) ini mengusung tema Penyusunan Peta Peluang Investasi (PPI) Sektor Industri Alat dan Mesin Pertanian Provinsi Jawa Timur. Pesertanya adalah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) , pelaku usaha, dan stakeholder. FGD dilakukan secara daring dan luring.

Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah melanjutkan untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan dukungan sarana dan prasarana pertanian termasuk ketersediaan alat dan mesin pertanian yang berperan sangat vital untuk mendorong produktivitas dan kualitas hasil pertanian.

“Kami dari Kabupaten Gresik menyambut baik apa yang menjadi rencana dari teman-teman BKPM untuk membuka investasi yang ada di Kabupaten Gresik. Karena Kabupaten Gresik ini memiliki proyek strategis nasional yakni KEK JIIPE Manyar, ditambah dengan kemarin baru diresmikannya Food Estate oleh Pak Presiden,”ujar Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini. 

Kementerian Investasi/ BKPM sebagai lembaga pemerintah memiliki peran dalam mengkoordinasikan kegiatan penanaman modal di Indonesia, berkepentingan untuk mendorong pengembangan proyek investasi yang sifatnya strategis di berbagai daerah untuk pemerataan pembangunan yang berdaya saing. 

Pada 2020 dan 2021, BKPM telah melaksanakan penyusunan peta peluang investasi (PPI) proyek prioritas strategis yang siap ditawarkan, berupa dokumen prastudi kelayakan/pra-feasibility study untuk 47 proyek dari 33 provinsi di Indonesia. Kegiatan penyusunan PPI menghasilkan proyek investasi yang komprehensif meliputi lokasi proyek potensial, aspek keuangan, hukum dan administratif, ekonomi, sosial,lingkungan, teknis hingga manajemen risiko.

Dengan disusunnya PPI, diharapkan Kementerian Investasi/BKPM mampu menyediakan profil proyek yang lengkap sesuai kebutuhan calon investor (investor needs). Pada 2022, Kementerian Investasi/BKPM kembali melakukan penyusunan peta peluang investasi proyek prioritas strategis yang siap ditawarkan sebanyak 22 proyek di bidang sumber daya alam dan industri manufaktur yang tersebar di seluruh Indonesia. 

Salah satu proyek industri manufaktur yang akan dilaksanakan kegiatan pra studi kelayakan/pra-feasibility study adalah Industri Alat dan Mesin Pertanian di Provinsi Jawa Timur. Sesuai dengan Target RPJMN Tahun 2020 – 2024 untuk meningkatkan penerapan teknologi oleh petani di Indonesia dari 65% pada 2019 menjadi 80% – 95%.

Pada 2024 maka perlu adanya dukungan untuk pengembangan Kawasan Sentra Produksi Pangan (Food Estate) dengan modernisasi alat dan mesin pertanian melalui peningkatan penerapan teknologi. Proyeksi kebutuhan untuk alat dan mesin pertanian berbasis teknologi juga semakin meningkat setiap tahunnya. (yad)

Wabup : Gresik Siap Sambut Investor untuk Modernisasi Alat dan Mesin Pertanian  Selengkapnya

Wabup Gresik Lepas 12 Duta Olimpiade Bahasa Arab 

GRESIK,1minute.id -Sebanyak 12 siswa dari enam lembaga pendidikan mengikuti Olimpiade Bahasa Arab (OBA). Duta Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik dalam ajang OBA tingkat Provinsi Jatim itu diberangkatkan oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dari Madrasah Ibtidayah (MI) Maarif Assa’adah Bungah pada Sabtu, 3 September 2022.

OBA ke-5 diselenggarakan oleh Forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (F-MGMP) Bahasa Arab se-Indonesia. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah memompa semangat duta OBA untuk menjadi yang terbaik.  Syarat, belajar dengan keras dan berdoa. “Karena itu saya minta pada adik -adik sekalian untuk all out, semaksimal mungkin untuk bisa mengerjakan dan tidak boleh menyerah,”kata Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah. 

Juara atau tidak, kata Bu Min, belasan siswa tetap menjadi terbaik karena telah mewakili Gresik ke kancah Provinsi. Duta OBA Gresik adalah para Juara 1, 2 dan 3 OBA tingkat Kabupaten. Berikut ini, adalah duta OBA Gresik di ajang Provinsi Jatim itu.

Jenjang SMA adalah juara 1 Mauluda Luthfiana Nastiti dan Juara II Maslacha (SMA Assa’adah)dan Juara III Qurrotu A’yunin (SMA Nahdlatul Ulama 1 Gresik)

Jenjang Madrasah Aliyah (MA) yaitu Juara I dan II Istianah Thoyyibah dan Balqes Sendayu Sekar Nengrat (MA Ma’arif NU Assa’adah) serta Juara III Khairunnisa’ Nur Fadhilah (MA Ma’arif NU Sidomukti). 

Jenjang Madrasah Tsanawiyah (Mts) yaitu Juara I, II dan III Ima Salma Zahidah ; Mufidah dan Nur Maziyyatul Arofah (MTs Assa’adah 2 Bungah).

Jenjang Madrasah Ibtidayah (MI) yakni Juara I, II dan III masing-masing  Laili Nur Faizatul Darain ;  Putri Rachmi Dewi Binta Ali dan Abdulloh Haidar Adinata (MI Ma’arif NU Assa’adah). (yad)

Wabup Gresik Lepas 12 Duta Olimpiade Bahasa Arab  Selengkapnya