Bu Nyai Nusantara Sepakati Aktivitas Ponpes di Gresik Lebih Ramah Anak

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 73 Bu Nyai Nusantara berkumpul di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Karimi, Tebuwung , Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik pada Rabu, 7 September 2022.

Bu Nyai atau Ibu bagi para santri itu bersilaturahmi karena prihatin adanya  fonomena dugaan kekerasan kepada santri di lingkungan pondok pesantren belakangan ini. Salah satunya menimpa santri di sebuah pondok pesantren Jombang, Jawa Timur. 

Pertemuan Bu Nyai Nusantara ini dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik juga Ketua Bu Nyai Nusantara Gresik Aminatun Habibah.

Aminatun Habibah mengharap pesantren di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik dalam melakukan aktivitas harus ramah anak. “Ini penting dalam mewujudkan cita-cita Gresik sebagai kabupaten ramah anak,”kata Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah dalam sosialisasi Pesantren Ramah Anak pada Rabu, 7 September 2022.

Bu Min adalah anak almarhum KH Ahmad Muhammad Alhamad , pendiri Ponpes Qomaruddin, Sampurnab, di Kecamatan Bungah. Hadir dalam pertemuan Bu Nyai Nusantara kali pertama itu diantaranya 

Nur Khoiriyah, Ponpes Al-Maghfur Sekapuk, Aliyah Ghozali,  Ponpes Assalafi Al-Kholili Gresik, Suaibatul Islamiyah, Ponpes Al-Hidayah Driyorejo, dan Ashimatul Wardah, Ponpes Qomaruddin, Bungah.

Wabup Aminatun memastikan kegiatan ini akan berkelanjutan. Tujuannya untuk mereformasi cara pandang dalam mendidik anak-anak di dalam maupun di luar ponpes. “Intinya bagaimana cara kita menjadikan kabupaten ramah anak” ujar Bu Min.

Menurut Bu Min, setiap anak memiliki hak setara dalam diperlakukan sejak masih dalam kandungan. “Sejak dalam kandungan, anak-anak punya hak yang sama yaitu hak hidup, tumbuh kembang, perlindungan, dan partisipasi,”kata Bu Min.

Bu Min mengajak kepada seluruh Bu Nyai agar dapat wujudkan lingkungan yang nyaman bagi para santri. Sifat otoriter menurutnya masih melekat pada beberapa pesantren dan harus diperbaiki. Ini tentunya akan mencoreng gelar Gresik sebagai Kota Santri. “Saya tahu sifat bu nyai beberapa masih ada yang otoriter, tidak semua tapi ada, maka dari itu harus dirubah” tegas Wabup Gresik itu. (yad)

Bu Nyai Nusantara Sepakati Aktivitas Ponpes di Gresik Lebih Ramah Anak Selengkapnya

Wabup : Gresik Siap Sambut Investor untuk Modernisasi Alat dan Mesin Pertanian 

GRESIK,1minute.id – Modernisasi alat pertanian sudah tidak bisa ditawarkan lagi. Urgensi. Menurut Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, ketahanan pangan memiliki peran penting dalam suatu wilayah/negara. Penyediaan pangan sangat bergantung pada keberhasilan program pembangunan pertanian.

“Peran pertanian sangat strategis dalam mendukung perekonomian nasional. Oleh karenanya pertanian harus kita tingkatkan dalam mewujudkan ketahanan pangan, meningkatkan daya saing dan juga penyerapan tenaga kerja serta penanggulangan kemiskinan,”ujar Wabup Aminatun Habibah dalam Forum Grup Discussion (FGD) di Hotel Santika, Gresik pada Selasa, 6 September 2022.

FGD diprakarsai oleh Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) ini mengusung tema Penyusunan Peta Peluang Investasi (PPI) Sektor Industri Alat dan Mesin Pertanian Provinsi Jawa Timur. Pesertanya adalah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) , pelaku usaha, dan stakeholder. FGD dilakukan secara daring dan luring.

Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah melanjutkan untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan dukungan sarana dan prasarana pertanian termasuk ketersediaan alat dan mesin pertanian yang berperan sangat vital untuk mendorong produktivitas dan kualitas hasil pertanian.

“Kami dari Kabupaten Gresik menyambut baik apa yang menjadi rencana dari teman-teman BKPM untuk membuka investasi yang ada di Kabupaten Gresik. Karena Kabupaten Gresik ini memiliki proyek strategis nasional yakni KEK JIIPE Manyar, ditambah dengan kemarin baru diresmikannya Food Estate oleh Pak Presiden,”ujar Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini. 

Kementerian Investasi/ BKPM sebagai lembaga pemerintah memiliki peran dalam mengkoordinasikan kegiatan penanaman modal di Indonesia, berkepentingan untuk mendorong pengembangan proyek investasi yang sifatnya strategis di berbagai daerah untuk pemerataan pembangunan yang berdaya saing. 

Pada 2020 dan 2021, BKPM telah melaksanakan penyusunan peta peluang investasi (PPI) proyek prioritas strategis yang siap ditawarkan, berupa dokumen prastudi kelayakan/pra-feasibility study untuk 47 proyek dari 33 provinsi di Indonesia. Kegiatan penyusunan PPI menghasilkan proyek investasi yang komprehensif meliputi lokasi proyek potensial, aspek keuangan, hukum dan administratif, ekonomi, sosial,lingkungan, teknis hingga manajemen risiko.

Dengan disusunnya PPI, diharapkan Kementerian Investasi/BKPM mampu menyediakan profil proyek yang lengkap sesuai kebutuhan calon investor (investor needs). Pada 2022, Kementerian Investasi/BKPM kembali melakukan penyusunan peta peluang investasi proyek prioritas strategis yang siap ditawarkan sebanyak 22 proyek di bidang sumber daya alam dan industri manufaktur yang tersebar di seluruh Indonesia. 

Salah satu proyek industri manufaktur yang akan dilaksanakan kegiatan pra studi kelayakan/pra-feasibility study adalah Industri Alat dan Mesin Pertanian di Provinsi Jawa Timur. Sesuai dengan Target RPJMN Tahun 2020 – 2024 untuk meningkatkan penerapan teknologi oleh petani di Indonesia dari 65% pada 2019 menjadi 80% – 95%.

Pada 2024 maka perlu adanya dukungan untuk pengembangan Kawasan Sentra Produksi Pangan (Food Estate) dengan modernisasi alat dan mesin pertanian melalui peningkatan penerapan teknologi. Proyeksi kebutuhan untuk alat dan mesin pertanian berbasis teknologi juga semakin meningkat setiap tahunnya. (yad)

Wabup : Gresik Siap Sambut Investor untuk Modernisasi Alat dan Mesin Pertanian  Selengkapnya

Wabup Gresik Lepas 12 Duta Olimpiade Bahasa Arab 

GRESIK,1minute.id -Sebanyak 12 siswa dari enam lembaga pendidikan mengikuti Olimpiade Bahasa Arab (OBA). Duta Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik dalam ajang OBA tingkat Provinsi Jatim itu diberangkatkan oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dari Madrasah Ibtidayah (MI) Maarif Assa’adah Bungah pada Sabtu, 3 September 2022.

OBA ke-5 diselenggarakan oleh Forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (F-MGMP) Bahasa Arab se-Indonesia. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah memompa semangat duta OBA untuk menjadi yang terbaik.  Syarat, belajar dengan keras dan berdoa. “Karena itu saya minta pada adik -adik sekalian untuk all out, semaksimal mungkin untuk bisa mengerjakan dan tidak boleh menyerah,”kata Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah. 

Juara atau tidak, kata Bu Min, belasan siswa tetap menjadi terbaik karena telah mewakili Gresik ke kancah Provinsi. Duta OBA Gresik adalah para Juara 1, 2 dan 3 OBA tingkat Kabupaten. Berikut ini, adalah duta OBA Gresik di ajang Provinsi Jatim itu.

Jenjang SMA adalah juara 1 Mauluda Luthfiana Nastiti dan Juara II Maslacha (SMA Assa’adah)dan Juara III Qurrotu A’yunin (SMA Nahdlatul Ulama 1 Gresik)

Jenjang Madrasah Aliyah (MA) yaitu Juara I dan II Istianah Thoyyibah dan Balqes Sendayu Sekar Nengrat (MA Ma’arif NU Assa’adah) serta Juara III Khairunnisa’ Nur Fadhilah (MA Ma’arif NU Sidomukti). 

Jenjang Madrasah Tsanawiyah (Mts) yaitu Juara I, II dan III Ima Salma Zahidah ; Mufidah dan Nur Maziyyatul Arofah (MTs Assa’adah 2 Bungah).

Jenjang Madrasah Ibtidayah (MI) yakni Juara I, II dan III masing-masing  Laili Nur Faizatul Darain ;  Putri Rachmi Dewi Binta Ali dan Abdulloh Haidar Adinata (MI Ma’arif NU Assa’adah). (yad)

Wabup Gresik Lepas 12 Duta Olimpiade Bahasa Arab  Selengkapnya

2024, Target Kasus Stunting 14 Persen, Wabup Gresik : Stunting Bukan Keturunan 

GRESIK,1minute.id – Upaya penurunan angka stunting terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Terbaru, Pemkab Gresik menetapkan Desa Kedanyang, Kecamatan Kebomas sebagai pusat ujicoba  perlakuan intervensi dalam penurunan angka stunting.

“Jika hasilnya bagus, nantinya Desa Kedanyang ini akan menjadi success story yang akan ditiru untuk diterapkan di lokasi-lokasi lain yang menjadi locus stunting di Kabupaten Gresik,”ujar Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah membuka Diseminasi Hasil Audit Kasus Stunting di ruang Agro Legis di Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 30 Agustus 2022.

Acara yang diprakarsai oleh Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KB-PPPA) Gresik dihadiri 

Pengurus PKK, Bidan, hingga pemangku desa se-Kabupaten Gresik. 

Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini kembali menegaskan stunting bukan dari keturunan. Artinya, setiap anak bisa diintervensi untuk bisa lepas dari stunting. “Yang penting kita semua semangat, mulai dari orang tua, bidan, perangkat desa, dan PKK, semua bergerak bersama-sama,”kata Bu Min. 

Bu Min-sapaan- Aminatun Habibah melanjutkan keberhasilan penurunan angka stunting ini memerlukan kerja kolektif dari berbagai pihak. Dalam Peraturan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27/2021 menargetkan angka stunting tidak lebih dari 14 persen di setiap daerah di Indonesia pada 2024.

“Kondisi sekarang angka stunting di Kabupaten Gresik berkisar 24 persen, tapi dalam dua tahun yakni 2024 kita dituntut untuk turun diangka 14 persen,”terangnya

Pasal 8 Perpers 27/202  tertuang rencana aksi nasional percepatan penurunan Stunting terdiri atas kegiatan prioritas. Diantaranya, audit kasus stunting dengan 5 skema pendekatan berbasis keluarga risiko. Didalamnya audit kasus stunting diyakini memiliki dampak yang besar dan signifikan dalam percepatan penurunan stunting.

Sementara itu, Kepala Dinas KB-PPPA Gresik drg Saifudin Ghozali menyampaikan bahwa sejauh ini dengan intervensi yang dilakukan baik dari PKK, pendamping keluarga dan dinas terkait seperti Dinas Kesehatan dan Dinas Pertanian di Desa Kedanyang membawa dampak yang baik yakni turunnya angka stunting secara drastis di desa tersebut. (yad)

2024, Target Kasus Stunting 14 Persen, Wabup Gresik : Stunting Bukan Keturunan  Selengkapnya

Bupati Gresik Borong Kuliner Warga di ABR, Wabup di Gresik Harmoni di WEP

GRESIK,1minute.id – Semarak Hari Kemerdekaan masih terasa di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menghadiri event Kolaborasi Persekutuan Gereja Indonesia setempat (PGIs) bersama Forum Masyarakat Pecinta Keberagaman (Formagam).

Ajang satukan keberagaman Gresik dalam Harmoni Kebhinnekaan berlangsung meriah pada Sabtu malam, 27 Agustus 2022. 

Ditempat terpisah, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memborong kuliner dalam jalan sehat yang dihelat warga Kompleks Perumahan Alam Bukit Raya (ABR) Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Minggu, 28 Agustus 2022.

Ribuan warga tumplek-blek dalam jalan sehat. Kemeriahan semakin terasa, ketika Bupati Fandi Akhmad Yani memborong jajanan warga untuk dibagikan kepada peserta jalan sehat. “Hari Kemerdekaan, momen yang paling ditunggu masyarakat. Apalagi, sudah 2 tahun vakum akibat pandemi. Tahun depan harus lebih meriah lagi,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

GRESIK Harmoni: Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah (,jilbab putih) dalam forum Gresik Harmoni di WEP pada Sabtu malam, 27 Agustus 2022 ( Foto: Prokopim Gresik for 1minute.id)

Sebelumnya, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dalam Harmoni Kebhinekaan mengatakan, event Harmoni Kebhinnekaan ini merupakan langkah dalam jaga keutuhan bermasyarakat di Gresik yang miliki ragam budaya. Ia tuturkan pada dasarnya perlu event-event seperti ini untuk mengenalkan dan menjaga keberagaman untuk masa yang akan datang.

“Nah ini membantu kabupaten Gresik dalam menjaga umat beragama di Gresik agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,”kata Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu.

Ketua panitia Andrew menambxhkan event ini merupakan event asli arek Gresik untuk menanamkan nilai keberagaman saat momen kemerdekaan. Ia juga beberkan bahwa event ini terinspirasi dari warga Gresik sendiri yang sudah miliki jiwa keberagaman.

“Jadi mengambil tema Gresik Harmoni karena warga Gresik ini warga yang berbeda tapi bisa hidup berdampingan dan harmoni,”ucap Andrew. (yad)

Bupati Gresik Borong Kuliner Warga di ABR, Wabup di Gresik Harmoni di WEP Selengkapnya

Resmikan Madin di Sidayu, Wabup Gresik Wacanakan Boarding School 

GRESIK,1minute.id – Lembaga Pendidikan bertambah satu. Lembaga itu bernama Madrasah Diniyah (Madin) Jauharu Maknuun. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah yang meresmikan lembaga pendidikan berada di Desa Lasem, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik itu pada Minggu, 21 Agustus 2022.

Madin ini dibawah naungan Yayasan Al Jauharu Al Maknuun Lasem. Pembinanya adalah Muhammad Shobirin. Ketua Yayasan Mudlor Abdullah. Acara dibuka dengan hafidz Alquran juz 30 oleh siswa setempat. Kemudian, dilanjutkan santunan anak yatim.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan lembaga pendidikan terus evolusi. Berkembang menyesuaikan zaman. “Zaman dulu kita ngaji, baca kitab langsung ke kiai tanpa ada klasikal, maka zaman yang sudah seperti ini perlu ada perjenjangan yang jelas,” ungkap Bu Min. “Dengan adanya madrasah diniyah ini, taman pendidikan Al-Qur’an maka anak-anak iki akan jelas (klasifikasinya),” imbuhnya.

Menurutnya klasifikasi seperti ini perlu untuk lebih meningkatkan potensi dari masing-masing siswa. Metode mana yang paling baik digunakan di kelas mereka. Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini berharap kedepan ada pondok pesantren atau istilah kerennya boarding school akan sangat penting untuk menunjang tumbuh kembang para siswa-siswi yang sedang bersekolah karena bisa diarahkan secara maksimal.

“Maka ini akan menjadi jawaban masyarakat, bahwa nantinya seluruh sekolah-sekolah baik swasta maupun negeri harus ada tempat menginap sehingga dapat diawasi selama 24 jam,”kata Bu Min.

Sementara itu, Pembina Yayasan Al Jauharu Al Maknuun Lasem Muhammad Shobirin mengungkapkan rasa syukurnya pada semua pihak atas peresmian ini. Ia juga minta kritik, saran, dan doa restu pada para kiai dan guru yang hadir. “Saran dan kritik ini agar dapat menjalankan lembaga ini dengan baik dan lancar,”kata Shobirin. (yad)

Resmikan Madin di Sidayu, Wabup Gresik Wacanakan Boarding School  Selengkapnya

Bunda Puspa, Wadah Menuju Keluarga Sejahtera dan Kesetaraan Gender

GRESIK,1minute.id –  Perempuan zaman dulu dan sekarang sudah berbeda. Dulu istilahnya perempuan identik dengan pekerjaan rumah saja, seiring berjalannya waktu hal itu sudah bergeser. Perempuan juga dapat menjadi sebuah tonggak dalam menggerakkan perekonomian disekitarnya.

Hal itu diungkapkan oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah ketika membuka kegiatan Pembelajaran Bunda Puspa (Bantuan untuk Pemberdayaan Perempuan Usaha dan Pendidikan Anak) tahap 1 di Balai Desa Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah pada Jumat, 19 Agustus 2022.

Kegiatan diikuti 30 ibu rumah tangga di desa setempat diharapkan dapat meningkatkan kualitas keluarga melalui pemberdayaan perempuan untuk mencapai keluarga sejahtera , kesetaraan gender serta terlaksananya pemenuhan hak anak.

Aminatun Habibah mengatakan program Bunda Puspa akan jadi satu landasan untuk perempuan bisa hidup secara mandiri dan sejahtera. “Dengan adanya kegiatan sekarang ini yaitu Bunda Puspa, nantinya akan memberikan harapan kepada ibu-ibu semua untuk menjadi perempuan yang (lebih) mandiri,”harap Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu.

Bunda Puspa merupakan implementasi dari salah satu misi yang diusung Bupati dan Wakil Bupati Gresik yaitu 9 Prioritas atau Nawa Karsa yang menjadi nafas pembangunan menuju Gresik Baru yakni Gresik Seger (Sejahtera, Bahagia dan Berdikari). 

Bu Min, begitu biasa disapa didampingi oleh Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Pelindungan  Anak (KB-PPPA) Gresik drg Syaifuddin Ghozali, Camat Ujungpangkah Arifin, Kepala Desa Banyurip Ihsanul Haris dan Pengurus cabang Fatayat NU Gresik Nur Khosiah.

juga bahwa UMKM kedepannya akan jadi tulang punggung di Kabupaten Gresik. Sehingga sangat perlu untuk meningkatkan mutu dari sdm yang ada agar dapat mewujudkan hal tersebut. Ia juga terangkan kalau program ini akan jadi salah satu tolak ukur keberhasilan pemerintah daerah dalam bangun jaringan UMKM di Gresik. 

“UMKM itu merupakan tulang punggung dari kabupaten pada nanti dan masa yang akan datang, jadi nanti itu pusat perekonomian di kabupaten Gresik adalah UMKM, dan Ibu-Ibu ini akan jadi tolak ukur dari keberhasilan UMKM di Gresik selain dari UMKM-UMKM yang sudah ada,”ucap Bu Min.

Kepala Desa Banyurip Ihsanul Haris mengaku  program Bunda Puspa menjadi satu landasan untuk perempuan bisa hidup secara mandiri dan sejahtera. “Dengan adanya kegiatan sekarang ini yaitu Bunda Puspa, nantinya akan memberikan harapan kepada ibu ibu semua untuk menjadi perempuan yang (lebih) mandiri,”katanya. 

Kadis KBPPPA Syaifuddin Ghozali menambahkan acara hari ini merupakan sesi penyaringan. Nantinya akan ada 10 orang yang masuk kelas usaha dan dibimbing secara profesional untuk mengembangjan usaha mereka. “Sedangkan sisanya akan tetap didampingi dari KBPPPA dan disaring lagi di tahun depan,”kata Ghozali. 

Di kelas usaha, imbuhnya, akan diberikan bantuan yang relevan terhadap usahanya dan didampingi oleh tenaga profesional. “Bantuan akan berupa sarpras yang dapat digunakan secara berkelanjutan dalam usaha mereka,”tegas mantan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik itu. (yad)

Bunda Puspa, Wadah Menuju Keluarga Sejahtera dan Kesetaraan Gender Selengkapnya

Ulang Janji Pramuka Berkomitmen Mengabdi, Kreatif dan Inovatif

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah kembali beraktivitas. Mengawali aktivitas pasca menunaikan ibadah haji ke tanah suci Makkah dengan mengikuti Upacara Renungan dan Ulang Janji Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (kwarcab) Gresik di Pusdiklatcab Gerakan Pramuka Gresik  pada Sabtu, 13 Agustus 2022.

Dalam kesempatan itu, Wabup Aminatun Habibah memompa semangat pengabdian kepada anggota kepanduan itu. “Marilah kita semua sebagai pandu Indonesia membulatkan tekad, mengobarkan semangat untuk meneruskan perjuangan dan pengabdian itu demi tercapainya tujuan bangsa, yakni masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan pancasila,”ujar Bu Min. 

Upacara ulang janji , lanjutnya, merupakan hal yang penting karena merupakan wujud komitmen anggota pramuka kepada Tuhan, Negara, dan masyarakat. Ulang Janji ini untuk memperingati HUT ke-61 Pramuka. Sehingga para anggota pramuka dapat terus mengabdi, berkreasi, dan berinovasi dalam perannya sebagai duta perubahan di tengah masyarakat. (yad)

Ulang Janji Pramuka Berkomitmen Mengabdi, Kreatif dan Inovatif Selengkapnya

Kafilah Kecamatan Bungah Jawara MTQ ke-XXX Kabupaten Gresik di Pulau Bawean 

GRESIK,1minute.id – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXX Kabupaten Gresik berakhir pada Jumat malam, 3 Juni 2022. Kafilah Kecamatan Bungah menempati posisi teratas. Juara umum dengan skor 229. Posisi runner diraih kafilah asal Kecamatan Sangkapura dengan skor 177.

Juara ketiga dan keempat masing-masing kafilah Kecamatan Manyar dengan nilai 151 dan Kecamatan Ujungpangkah dengan skor 97. Posisi kelima kelima kafilah Kecamatan Sidayu dengan nilai 70. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menutup MTQ yang dipusatkan di Alun-alun Sangkapura, Pulau Bawean itu. 

“Kafilah asal Kecamatan Bungah meraih nilai tertinggi. Juara pertama di MTQ ke-XXX Kabupaten Gresik,”kata Wakil Ketua I Dewan Hakim Sahid pada Jumat malam, 3 Juni 2022. Sahid yang juga Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Gresik didapat membacakan hasil penjurian. Ada delapan kategori yakni Musabaqah Tilawatil Quran, Tartil Al Quran, Hifdzil Quran, Fahmil Quran, Syarkhil Quran, Tafsir Al Quran, Khath Al Quran dan Karya Tulis Ilmiah Al Quran.

Banyak kategori yang dibacakan membuat Sahid beberapa kali menggelar nafas. Ia pun meminta izin untuk minum air mineral karena suara mulai serak. “Mohon izin, Saya tak minum sebentar,”katanya. MTQ ke-XXX di Pulau Bawean ini terbesar dan paling meriah dalam kurun waktu 20 tahun terakhir. Terbesar karena jumlah kafilah terbanyak. 

MTQ diikuti 488 kafilah dengan 90 official dan 90 pembina. Paling meriah karena dikemas bagai sebuah entertainment religi. Sejumlah kesenian khas Pulau Bawean ditampilkan. Mulai dari jafin sampai rebana. Penandan pembukaan dilakukan dengan memukul dhungka (sejenis lesung atau alat penumbuk padi). 

Puluhan UMKM memadati arena MTQ. Aneka jualan produk lokal nyaris tidak pernah sepi pengunjung. Hotel penuh. Kafilah dan pendamping menginap di rumah penduduk setempat. Tempat wisata kebanjiran pengunjung. MTQ di Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean menjadi pengungkit kebangkitan ekonomi pasca pandemi Covid-19 warga berada di 80 mil dari Pusat Pemerintahan Kabupaten Gresik ini. Target MTQ meraih 3S yakni Sukses penyelenggaraan, Sukses Hasil dan Sukses Pengungkit ekonomi tercapai. 

Dalam sambutan penutupannya Wabup Aminatun Habibah mengungkapkan, pelaksanaan MTQ ke-XXX di Bawean terasa sangat spesial. Warga begitu antusias selama penyelenggaraan.

“Terima kasih kepada seluruh panitia yang sudah berlelah-lelah untuk memastikan kesuksesan acara ini, pun juga terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Pulau Bawean yang sudah mendukung acara ini sehingga bisa sukses baik dalam peserta, pelaksanaan maupun suasana yang luar biasa,” ujar Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah.

Wabup juga menaruh harapan besar, kafilah Gresik dapat kembali merebut juara umum pada MTQ di Kota Pasuruan 2023 mendatang. Maklum, dalam dua kali penyelenggaraan, Gresik gagal meraih juara umum. Pada MTQ di Kabupaten Pamekasan 2021 lalu, Gresik harus puas di peringkat keempat di bawah Lamongan, Sidoarjo, dan Tuban.

“Momentum MTQ ke-XXX ini menjadi awal yang baik untuk menghadapi MTQ tingkat Provinsi Jawa Timur akan digelar di Pasuruan. Sehingga Kabupaten Gresik bisa kembali menyabet titel juara umum dan membawa pulang kembali piala juara MTQ tingkat Jawa Timur untuk Kabupaten Gresik,”katanya. 

MTQ di Bawean dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Senin, 31 Mei 2022. Dan, ditutup oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada Jumat, 3 Juni 2022. Tahun lalu, MTQ dihelat di Masjid Agung Gresik dengan juara pertama kafilah asal Kecamatan Manyar.  (yad)

Kafilah Kecamatan Bungah Jawara MTQ ke-XXX Kabupaten Gresik di Pulau Bawean  Selengkapnya

GHC Hadirkan Juleha Bersertifikasi, Daging Kurban Dijamin Halal 

GRESIK,1minute.id – Hari Raya Idul Adha semakin dekat. Puluhan juru sembelih atau dikenal jagal hewan mendapatkan pelatihan menyembelih sesuai syariat Islam di kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Gresik pada Minggu, 29 Mei 2022. Pelatihan dan pemberian sertifikasi kepada juru sembelih halal Indonesia (Juleha) menandai Launching Gresik Halal Center (GHC) yang diresmikan oleh Wakil Bupati (Wabup) Gresik Aminatun Habibah. GHC dinakhodai oleh Abdul Malik itu. 

Wabup Aminatun Habibah mengajak para juru sembelih halal (Juleha) Indonesia untuk mengikuti pelatihan secara serius. Sebab, pelatihan yang dilakukan oleh pengurus Gresik Halal Center bisa menambah keilmuan tata cara penyembelihan yang baik dan halal. 

Pelatihan juru sembelih halal ini diharapkan mampu mendorong tersedianya juru sembelih yang berkompetensi dan profesional. Apalagi, sebentar lagi Idul Adha. “Ini merupakan kesempatan bagi kita semua agar mendapat sertifikasi sebagai juru sembelih halal dalam pengembangan halal produk pada industri pengolahan khususnya untuk pengolahan makanan di Kabupaten Gresik,”katanya  

Launching GHC dan pelatihan Juleha Indonesia ini dihadiri Ketua Halal Center Jatim (HCJ)  Agus Susilo, Dewan Pakar Edi Purwanto, Direktur Gresik Halal Center (GHC) Abdul Malik anggota DPRD Gresik A.M Syafi’, Kasi Bimas Islam Kantor Kemenag Gresik Moh. Qoyyim, serta Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Gresik Zainal Abidin. 

“Mudah-mudahan dengan dikukuhkannya Juleha ini, pelaksanaan penyembelihan hewan Qurban baik yang besar atau yang kecil dapat terlaksana dengan tuntunan syariat Islam dan teroganisir secara baik,”harap Wakil Bupati perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini. Lebih lanjut, Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah melanjutkan Pemkab Gresik telah siap mewujudkan Program Gresik Halal Center tersebut. Diantaranya, mendirikan Kawasan Industri Halal (KIH) di wilayah Kecamatan Sidayu sebagai proyek percontohan produk makanan dan minuman halal di Jawa Timur. 

Sementara itu, Direktur Gresik Halal Center (GHC) Abdul Malik dalam sambutannya mengatakan pengukuhan Gresik Halal Center (GHC) merupakan spirit konstitusional amanah Pemerintah melalui UU 33 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal. “Juru sembelih halal (Juleha) dalam rangka menyiapkan juru sembelih yang berkompetensi dan profesional  menyambut hari raya Kurban untuk menjamin tersedianya daging Qurban yang halal baik saat penyembelihan maupun saat proses,”katanya. Disamping itu, dalam rangka terus menjaga label Halal daging kurban yang akan di konsumsi masyarakat, dalam menjaga itu diharapkan juru sembelih di seluruh masjid di Gresik tidak hanya halal dalam penyembilah namun juga dalam proses.

Sementara itu, Kasi Bimas Islam Kemenag Gresik Moh. Qoyyim menambahkan kita dipaksa melangkah bertindak demi syiar Islam dengan koordinasi yang baik dengan stakeholder dalam menjaga produk makanan dan minuman yang Halal menuju kabupaten Gresik yang Halalan Toyibah. “Kemenag mensupport penuh langkah langkah Gresik Halal Center dalam membantu pemerintah sesuai apa yang sudah instruksikan oleh Presiden melalui UU No 33 tahun 2014,” terangnya.

Dengan adanya pengukuhan Juru Sembelih Halal dan pelatihan dalam menyambut hari raya Kurban diharapkan menjadi edukasi tentang penyembelihan yang Syar’i menurut hukum islam sesuai dengan standar kompetensi kerja nasional yang di tetapkan oleh pemerintah,”katanya. (yad)

GHC Hadirkan Juleha Bersertifikasi, Daging Kurban Dijamin Halal  Selengkapnya