Wabup Gresik Bagikan PKH Plus Jaslut Senilai Rp 1,66 Miliar untuk 3.335 KPM

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menyerah bantuan sosial program Keluarga Harapan Plus Jaminan Sosial Lanjut (PKH Jaslut) di dua kecamatan yakni Menganti dan Balongpanggang pada Selasa, 13 September 2022.

PKH Plus Jaslut ini dialokasi melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Gresik 2022. Pemkab Gresik mengalokasikan anggaran Rp 1,66 miliar untuk 3 335 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Setiap penerima manfaat program ini mendapat Rp 2 juta pertahun. Pencarian dilakukan 4 tahap. Setiap tahap penerima manfaat mendapatkan bantuan Rp 500 ribu per KPM.

Syarat penerima PKH Plus Jaslut diantaranya berusia berusia 70 tahun dan kurang mampu ekonominya. Nah, Bu Min-sapaan karib-Wakil Bupati Aminatun Habibah menyerah secara simbolis Bansos PKH Plus Jaslut ini pada tahap III. Penyaluran PKH Plus Jaslut ini dilakukan melalui Bank Jatim di 18 kecamatan se-Kabupaten Gresik. Dan untuk hari ini, diberikan di Kecamatan Menganti sebanyak 277 KPM dan Kecamatan Balongpanggang sebanyak 147 KPM.

Wabup Gresik Aminatun Habibah mengatakan, bantuan sosial yang diberikan hari ini hendaknya dimanfaatkan untuk kebutuhan-utama. Kebutuhan sehari-hari atau bahkan kebutuhan yang sifatnya produktif. Tujuan bantuan ini meningkatkan kualitas hidup para lansia penerima manfaat di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

“Dengan besarnya manfaat yang didapat masyarakat, maka data yang ada baik data di Dinsos maupun data di tim pendamping PKH akan terus diupdate sehingga pemberian bansos tepat sasaran. Kepada masyarakat juga diharapkan kesediaannya melepas status penerima Bansos PKH jika dirasa dirinya sudah mampu, sehingga bisa dialihkan kepada orang lain yang membutuhkan,”ujar Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini.

Suwarno, salah satu warga Desa Jombangdelik, Balongpanggang yang hadir mewakili ibunya Sriati, mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan. Bantuan yang diterima ini nantinya akan digunakan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari ditengah naiknya harga BBM baru-baru ini.

Kehadiran Wakil Bupati Aminatun Habibah di dua Kecamatan wilayah Gresik Selatan ini tidak sendiri, bersamanya hadir pula Kepala Dinas Sosial Gresik Ummi Khoiroh, Koordinator PKH Gresik Diana, serta masing-masing Camat di dua kecamatan tersebut.

Sebagai informasi, penyaluran Bansos PKH Plus Jaslut tahap III tahun 2022 ini dimulai hari Senin 12 September 2022 untuk Kecamatan Gresik, kemudian dilanjutkan hari ini untuk Kecamatan Menganti, Balongpanggang, Cerme, Manyar dan Tambak, 

Penyaluran berikutnya dilanjutkan hari Rabu 14 September 2022 untuk Kecamatan Benjeng, Duduksampeyan, Dukun, Ujungpangkah, Sangkapura dan Tambak. Kemudian hari Kamis 15 September 2022 untuk Kecamatan Bungah, Driyorejo, Kebomas, Kedamean, Wringinanom dan Sidayu. (yad)

Wabup Gresik Bagikan PKH Plus Jaslut Senilai Rp 1,66 Miliar untuk 3.335 KPM Selengkapnya

Masa Tunggu Haji Puluhan Tahun, Paket Umrah Diminati Warga

GRESIK,1minute.id – Minat warga Gresik untuk beribadah di Tanah Suci Makkah cukup tinggi. Pada Agustus 2022 sebanyak 1.235 warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik berangkat umrah. Tingginya minat warga Gresik untuk umrah karena masa tunggu haji reguler cukup lama. Puluhan tahun. 

Berdata terbaru dari Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT) per 23 Februari 2022, di Indonesia orang yang ingin pergi berhaji harus menunggu sekitar 20 hingga 30 tahun lamanya. Selain itu, peraturan terbaru paska pandemi yang membatasi usia jemaah maksimal 65 tahun.

Umrah menjadi alternatif bagi warga untuk ke Tanah Suci, Makkah. Kementerian Agama (Kemenag) Gresik menyebutkan, hingga kini di Kabupaten Gresik terdapat 6 penyelenggara umrah yang terdaftar di Kemenag. Banyaknya perusahaan penyelenggara umrah ini menunjukkan minat ibadah umrah cukup tinggi. Bahkan Kemenag Gresik mencatat sejak Agustus, jumlah warga Gresik yang berangkat umrah mencapai 1.235 orang.

Menindaklanjuti fenomena tersebut, pihak Kemenag Gresik juga mengupayakan pelayanan maksimal dengan memberikan estimasi waktu pelayanan kurang lebih 20 menit bagi pemohon atau perwakilan datang di Kantor Kemenag Gresik untuk menyerahkan berkas untuk diverifikasi sebagai bahan pembuatan rekomendasi umrah.

Antusiasme masyarakat ini tercermin dalam kegiatan pelepasan jamaah umrah YPI Darussalam yang dilepas langsung oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada Senin, 12 September 2022.

Bu Min, begitu sapaan akrab, Wakil Bupati Aminatun Habibah berpesan dengan tingginya antusias warga yang berangkat umrah diminta mempersiapkan fisik dan mental agar bisa melaksanakan ibadah dengan lancar hingga kembali ke Tanah Air.

Bu Min juga menceritakan kondisi di Saudi Arabia ketika dirinya menunaikan ibadah haji beberapa waktu lalu. “Insya Allah kondisi kesehatan secara umum disana sudah kondusif, apalagi panjenengan semua sudah di vaksin nggih. Mudah-mudahan semuanya sudah siap bekal untuk beribadah, sudah punya bekal berupa kesehatan,”tutur Bu Min saat melepas keberangkatan 135 jamaah umrah dari YPI Darussalam Cerme. Sejak pandemi Covid-19 melandai, penyelenggaraan ibadah haji dan umrah kembali bisa dilakukan setelah sempat terhenti kurang lebih selama dua tahun.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua YPI Darussalam Cerme KH. Saiful Kirom menjelaskan, 135 jamaah umrah yang berangkat hari ini berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Gresik, bahkan ada beberapa yang berasal dari wilayah Lamongan dan Surabaya. Seluruh jemaah ini akan diberangkatkan langsung dari Bandara Juanda, Surabaya langsung ke Madinah.

Sebagai informasi, pada 2022  jemaah haji asal Gresik tercatat 1.051 orang. Jumlah ini berkurang dibandingkan musim haji pada 2019 yakni sebanyak 2.137. Pada 2020 dan 2021 pemerintah menghentikan keberangkatan haji akibat pandemi Covid-19. (yad)

Masa Tunggu Haji Puluhan Tahun, Paket Umrah Diminati Warga Selengkapnya

Haul Nyai Ageng Tumengkang Sari, Ahli Kebidanan, Cucu Sunan Giri di Sumur Songo Khidmat 

GRESIK,1minute.id – Haul Nyai Ageng Tumengkang Sari berlangsung khidmat pada Ahad malam, 11 September 2022. Pesarean  cucu Sunan Giri itu berada di pemakaman Sumur Songo, Gresik. Haul ahli pengobatan itu dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. 

Menurut Aminatun Habibah, Haul Nyai Ageng Tumengkang Sari dan bari’an/sedekah bumi, mampu menjadi ajang silaturahmi dan upaya merawat sejarah atau budaya Islam yang ada di Kabupaten Gresik. Untuk itu Wabup berharap nguri-nguri budaya islam itu dapat terus dilestarikan.

“Atas nama pemerintah Kabupaten Gresik, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus Yayasan Makam Sumur Songo yang sudah merawat, melestarikan tradisi budaya dan aset sejarah Islam di Kabupaten Gresik Nyai Ageng Tumengkang Sari,”ungkap Wakil Bupati perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu.

Siapa Nyai Ageng Tumengkang Sari dan legenda cerita Sumur Songo? Bu Min-sapaan karib Wakil Bupati Aminatun Habibah mengatakan Nyai Ageng Tumengkang Sari adalah salah satu cucu Sunan Giri, Wali Sanga. Penyebaran agama Islam di Indonesia. Nyai Ageng Tumengkang Sari juga berjasa dalam menyebarkan agama Islam. Beliau dikenal sebagai seorang ahli meracik obat atau jamu dan kebidanan dengan menolong ibu-ibu yang hendak melahirkan. 

“Bahkan sampai sekarang sebagian masyarakat masih percaya, yaitu dengan bermunajad di pusara Nyai Ageng Tumengkang Sari supaya proses persalinan bayinya akan menjadi gangsar (mudah dan lancar),”kata Bu Min. Kehebatan Nyai Ageng Tumengkang Sari dikenal sangat luas. Apalagi, Nyai Ageng Tumengkang Sari adalah perempuan yang cantik. Bahkan, ada seorang pangeran dari Kerajaan Majapahit yang ingin meminangnya.

Nyai Ageng Tumengkang Sari tidak menolak. Sebab, Nyai Ageng Tumengkang Sari khawatir penolakan bisa menimbulkan peperangan. Nyai Ageng Tumengkang hanya meminta satu syarat kepada pangeran yang gagah itu. Menurut cerita, Nyai Ageng Tumengkang Sari meminta pangeran itu membuat 10 sumur dalam semalam. Sang pangeran menyetujui syarat itu. 

Sebelum subuh, pembuatan 10 sumur kelar. Paginya, pangeran menunjukkan hasil pekerjaannya dan berniat menagih janji kepada Nyai Ageng Tumengkang Sari untuk menjadi istrinya. Nyai Ageng Tumengkang Sari  menemui pangeran itu. Dan melihat sumur yang telah di buatnya. Nyai Tumengkang Sari menduduki salah satu sumur tersebut. 

Setelah itu, ia pun menghitung sumur- sumur yang ada tanpa menghitung sumur yang didudukinya. Jumlahnya sembilan sumur. Pangeran merasa tidak percaya. Siji, loro sampai songo. Sumur dihitung berulangkali hanya berjumlah songo (sembilan). Pangeran itu gagal meminang perempuan pujaan hatinya itu. Ia pun marah sampai mengucapkan sumpah serapah. 

“Arek wedok dusun kene ojok onok sing nolak lamarane wong lanang maneh, sampek onok sing nolak lamarane wong lanang maneh koyok sing tak rasakno, dadi perawan tuwo sak lawase(Anak perempuan dusun sini jangan ada yang menolak lamarannya laki-laki lagi, sampai ada yang menolak lamaran anak laki-laki lagi seperti yang saya rasakan, jadi perawan tua selamanya),”ceritanya.

“Nyai Ageng Tumengkang Sari dan kisah Sumur Songo, merupakan sejarah peradaban Islam yang tak terpisahkan di Kabupaten Gresik yang harus kita rawat dan senantiasa kita lestarikan,” tambahnya. “Mudah -mudahan makam ini selain peninggalan sejarah budaya Islam di Kabupaten Gresik, namun juga sebagai pengingat kita sebagai makhluk ciptaan Allah yang nantinya juga akan kembali kepada Allah SWT,”pungkasnya.

Turut mendampingi Wakil Bupati, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Gresik Johar Gunawan dan Lurah Sidokumpul Sulaiman Rasyid

Sementara itu, Pengurus Yayasan Sumur Songo Hudi Suyanto mengatakan, haul Nyai Ageng Tumengkang Sari digelar tiap 12 Safar.  Serangkaian acara digelar dari hari Jum’at diantaranya pengajian jamaah Siji, khotmil Quran, majelis Yasin dan tahlil, pengajian santri TPQ se Kelurahan Sidokumpul, bari’an/sedekah bumi dan ceramah agama.

“Sebagai Puncak dari serangkaian Haul Nyai Ageng Tumengkang Sari (cucu sunan giri), akan digelar pada 15 September 2022,”kata Hudi Suyanto. Hudi menambahkan, bahwa di makam seluas 6 hektare sudah resmi menjadi yayasan makam sumur songo, yang sudah dilengkapi surat dari Kemenkumham RI, dengan tujuan mengamankan aset wisata sejarah Islam kota santri dan kegiatan keagamaan.

“Dengan sudah di bangunnya aula baru dan kantor Yayasan Makam Sumur Songo kami berharap nantinya untuk dibuat kegiatan keagamaan seperti TPQ, Majlis Maulidurrasul Muhammad tiap bulannya, serta Majlis Yasin dan Tahlil oleh warga sekitar,”tandasnya. (yad)

Haul Nyai Ageng Tumengkang Sari, Ahli Kebidanan, Cucu Sunan Giri di Sumur Songo Khidmat  Selengkapnya

56.261 Pengangguran di Kota Industri, Wabup Gresik Dorong Pemuda Inovatif, Kuasai Teknologi, Pemkab Jalin Kerja sama dengan Industri 

GRESIK,1minute.id – Badan Pusat Statistika (BPS) Gresik mencatat tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Gresik pada 2021 mencapai 56.261 orang. Sementara, jumlah industri berskala kecil hingga besar berjumlah 1.811 industri beroperasi di Gresik. Sehingga, Gresik mendapat julukan lain yakni Kota Industri. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan sebanyak 1.811 perusahaan beroperasi di Kabupaten Gresik. Seharusnya, banyaknya perusahaan itu dapat memberikan lahan yang cukup besar bagi tenaga kerja lokal. “Sehingga jelas ini menjadi perhatian utama dari Pemerintah Kabupaten Gresik,”kata Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah saat menghadiri sarasehan Peran Kepemudaan di Dunia Industri yang digelar Karang Taruna Desa Bedanten, Kecamatan Bungah pada Jumat, 9 September 2022.

Sarasehan ini juga dihadiri Komisi II DPRD Gresik Syahrul Munir, dan perwakilan Java  Integreted Industrial and Port Estate (JIIPE) Mifti Haris. Bu Min mendorong para pemuda untuk bersikap inovatif dan peka terhadap perkembangan teknologi saat ini. Sehingga dapat membentuk kompetensi diri untuk kesiapan dalam menghadapi perubahan zaman.

“Kuasai teknologi yang ada sekarang, jadilah kreatif supaya nanti dilirik orang banyak, sehingga bisa bekerja sesuai keahlian masing-masing,”imbuh Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini. Pemkab Gresik, tambahnya, telah menjalin kerjasama dengan berbagai pihak dalam mendukung perkembangan kompetensi para pemuda produktif di Gresik lewat pelatihan. Mengingat persaingan sekarang sudah masuk ke era industri 5.0 yang lebih banyak mengandalkan kemampuan mesin ketimbang manusia.

“Kita sudah kerjasama dengan JIIPE dan Disnaker untuk yang bekerja adalah ber-KTP Gresik, meskipun sudah bikin kerjasama, tetap skill yang utama, karena sekarang persaingan tidak hanya dengan manusia tapi juga mesin,”tegas Bu Min. (yad)

56.261 Pengangguran di Kota Industri, Wabup Gresik Dorong Pemuda Inovatif, Kuasai Teknologi, Pemkab Jalin Kerja sama dengan Industri  Selengkapnya

Bu Nyai Nusantara Sepakati Aktivitas Ponpes di Gresik Lebih Ramah Anak

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 73 Bu Nyai Nusantara berkumpul di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Karimi, Tebuwung , Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik pada Rabu, 7 September 2022.

Bu Nyai atau Ibu bagi para santri itu bersilaturahmi karena prihatin adanya  fonomena dugaan kekerasan kepada santri di lingkungan pondok pesantren belakangan ini. Salah satunya menimpa santri di sebuah pondok pesantren Jombang, Jawa Timur. 

Pertemuan Bu Nyai Nusantara ini dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik juga Ketua Bu Nyai Nusantara Gresik Aminatun Habibah.

Aminatun Habibah mengharap pesantren di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik dalam melakukan aktivitas harus ramah anak. “Ini penting dalam mewujudkan cita-cita Gresik sebagai kabupaten ramah anak,”kata Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah dalam sosialisasi Pesantren Ramah Anak pada Rabu, 7 September 2022.

Bu Min adalah anak almarhum KH Ahmad Muhammad Alhamad , pendiri Ponpes Qomaruddin, Sampurnab, di Kecamatan Bungah. Hadir dalam pertemuan Bu Nyai Nusantara kali pertama itu diantaranya 

Nur Khoiriyah, Ponpes Al-Maghfur Sekapuk, Aliyah Ghozali,  Ponpes Assalafi Al-Kholili Gresik, Suaibatul Islamiyah, Ponpes Al-Hidayah Driyorejo, dan Ashimatul Wardah, Ponpes Qomaruddin, Bungah.

Wabup Aminatun memastikan kegiatan ini akan berkelanjutan. Tujuannya untuk mereformasi cara pandang dalam mendidik anak-anak di dalam maupun di luar ponpes. “Intinya bagaimana cara kita menjadikan kabupaten ramah anak” ujar Bu Min.

Menurut Bu Min, setiap anak memiliki hak setara dalam diperlakukan sejak masih dalam kandungan. “Sejak dalam kandungan, anak-anak punya hak yang sama yaitu hak hidup, tumbuh kembang, perlindungan, dan partisipasi,”kata Bu Min.

Bu Min mengajak kepada seluruh Bu Nyai agar dapat wujudkan lingkungan yang nyaman bagi para santri. Sifat otoriter menurutnya masih melekat pada beberapa pesantren dan harus diperbaiki. Ini tentunya akan mencoreng gelar Gresik sebagai Kota Santri. “Saya tahu sifat bu nyai beberapa masih ada yang otoriter, tidak semua tapi ada, maka dari itu harus dirubah” tegas Wabup Gresik itu. (yad)

Bu Nyai Nusantara Sepakati Aktivitas Ponpes di Gresik Lebih Ramah Anak Selengkapnya

Wabup : Gresik Siap Sambut Investor untuk Modernisasi Alat dan Mesin Pertanian 

GRESIK,1minute.id – Modernisasi alat pertanian sudah tidak bisa ditawarkan lagi. Urgensi. Menurut Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, ketahanan pangan memiliki peran penting dalam suatu wilayah/negara. Penyediaan pangan sangat bergantung pada keberhasilan program pembangunan pertanian.

“Peran pertanian sangat strategis dalam mendukung perekonomian nasional. Oleh karenanya pertanian harus kita tingkatkan dalam mewujudkan ketahanan pangan, meningkatkan daya saing dan juga penyerapan tenaga kerja serta penanggulangan kemiskinan,”ujar Wabup Aminatun Habibah dalam Forum Grup Discussion (FGD) di Hotel Santika, Gresik pada Selasa, 6 September 2022.

FGD diprakarsai oleh Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) ini mengusung tema Penyusunan Peta Peluang Investasi (PPI) Sektor Industri Alat dan Mesin Pertanian Provinsi Jawa Timur. Pesertanya adalah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) , pelaku usaha, dan stakeholder. FGD dilakukan secara daring dan luring.

Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah melanjutkan untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan dukungan sarana dan prasarana pertanian termasuk ketersediaan alat dan mesin pertanian yang berperan sangat vital untuk mendorong produktivitas dan kualitas hasil pertanian.

“Kami dari Kabupaten Gresik menyambut baik apa yang menjadi rencana dari teman-teman BKPM untuk membuka investasi yang ada di Kabupaten Gresik. Karena Kabupaten Gresik ini memiliki proyek strategis nasional yakni KEK JIIPE Manyar, ditambah dengan kemarin baru diresmikannya Food Estate oleh Pak Presiden,”ujar Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini. 

Kementerian Investasi/ BKPM sebagai lembaga pemerintah memiliki peran dalam mengkoordinasikan kegiatan penanaman modal di Indonesia, berkepentingan untuk mendorong pengembangan proyek investasi yang sifatnya strategis di berbagai daerah untuk pemerataan pembangunan yang berdaya saing. 

Pada 2020 dan 2021, BKPM telah melaksanakan penyusunan peta peluang investasi (PPI) proyek prioritas strategis yang siap ditawarkan, berupa dokumen prastudi kelayakan/pra-feasibility study untuk 47 proyek dari 33 provinsi di Indonesia. Kegiatan penyusunan PPI menghasilkan proyek investasi yang komprehensif meliputi lokasi proyek potensial, aspek keuangan, hukum dan administratif, ekonomi, sosial,lingkungan, teknis hingga manajemen risiko.

Dengan disusunnya PPI, diharapkan Kementerian Investasi/BKPM mampu menyediakan profil proyek yang lengkap sesuai kebutuhan calon investor (investor needs). Pada 2022, Kementerian Investasi/BKPM kembali melakukan penyusunan peta peluang investasi proyek prioritas strategis yang siap ditawarkan sebanyak 22 proyek di bidang sumber daya alam dan industri manufaktur yang tersebar di seluruh Indonesia. 

Salah satu proyek industri manufaktur yang akan dilaksanakan kegiatan pra studi kelayakan/pra-feasibility study adalah Industri Alat dan Mesin Pertanian di Provinsi Jawa Timur. Sesuai dengan Target RPJMN Tahun 2020 – 2024 untuk meningkatkan penerapan teknologi oleh petani di Indonesia dari 65% pada 2019 menjadi 80% – 95%.

Pada 2024 maka perlu adanya dukungan untuk pengembangan Kawasan Sentra Produksi Pangan (Food Estate) dengan modernisasi alat dan mesin pertanian melalui peningkatan penerapan teknologi. Proyeksi kebutuhan untuk alat dan mesin pertanian berbasis teknologi juga semakin meningkat setiap tahunnya. (yad)

Wabup : Gresik Siap Sambut Investor untuk Modernisasi Alat dan Mesin Pertanian  Selengkapnya

Wabup Gresik Lepas 12 Duta Olimpiade Bahasa Arab 

GRESIK,1minute.id -Sebanyak 12 siswa dari enam lembaga pendidikan mengikuti Olimpiade Bahasa Arab (OBA). Duta Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik dalam ajang OBA tingkat Provinsi Jatim itu diberangkatkan oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dari Madrasah Ibtidayah (MI) Maarif Assa’adah Bungah pada Sabtu, 3 September 2022.

OBA ke-5 diselenggarakan oleh Forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (F-MGMP) Bahasa Arab se-Indonesia. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah memompa semangat duta OBA untuk menjadi yang terbaik.  Syarat, belajar dengan keras dan berdoa. “Karena itu saya minta pada adik -adik sekalian untuk all out, semaksimal mungkin untuk bisa mengerjakan dan tidak boleh menyerah,”kata Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah. 

Juara atau tidak, kata Bu Min, belasan siswa tetap menjadi terbaik karena telah mewakili Gresik ke kancah Provinsi. Duta OBA Gresik adalah para Juara 1, 2 dan 3 OBA tingkat Kabupaten. Berikut ini, adalah duta OBA Gresik di ajang Provinsi Jatim itu.

Jenjang SMA adalah juara 1 Mauluda Luthfiana Nastiti dan Juara II Maslacha (SMA Assa’adah)dan Juara III Qurrotu A’yunin (SMA Nahdlatul Ulama 1 Gresik)

Jenjang Madrasah Aliyah (MA) yaitu Juara I dan II Istianah Thoyyibah dan Balqes Sendayu Sekar Nengrat (MA Ma’arif NU Assa’adah) serta Juara III Khairunnisa’ Nur Fadhilah (MA Ma’arif NU Sidomukti). 

Jenjang Madrasah Tsanawiyah (Mts) yaitu Juara I, II dan III Ima Salma Zahidah ; Mufidah dan Nur Maziyyatul Arofah (MTs Assa’adah 2 Bungah).

Jenjang Madrasah Ibtidayah (MI) yakni Juara I, II dan III masing-masing  Laili Nur Faizatul Darain ;  Putri Rachmi Dewi Binta Ali dan Abdulloh Haidar Adinata (MI Ma’arif NU Assa’adah). (yad)

Wabup Gresik Lepas 12 Duta Olimpiade Bahasa Arab  Selengkapnya

2024, Target Kasus Stunting 14 Persen, Wabup Gresik : Stunting Bukan Keturunan 

GRESIK,1minute.id – Upaya penurunan angka stunting terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Terbaru, Pemkab Gresik menetapkan Desa Kedanyang, Kecamatan Kebomas sebagai pusat ujicoba  perlakuan intervensi dalam penurunan angka stunting.

“Jika hasilnya bagus, nantinya Desa Kedanyang ini akan menjadi success story yang akan ditiru untuk diterapkan di lokasi-lokasi lain yang menjadi locus stunting di Kabupaten Gresik,”ujar Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah membuka Diseminasi Hasil Audit Kasus Stunting di ruang Agro Legis di Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 30 Agustus 2022.

Acara yang diprakarsai oleh Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KB-PPPA) Gresik dihadiri 

Pengurus PKK, Bidan, hingga pemangku desa se-Kabupaten Gresik. 

Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini kembali menegaskan stunting bukan dari keturunan. Artinya, setiap anak bisa diintervensi untuk bisa lepas dari stunting. “Yang penting kita semua semangat, mulai dari orang tua, bidan, perangkat desa, dan PKK, semua bergerak bersama-sama,”kata Bu Min. 

Bu Min-sapaan- Aminatun Habibah melanjutkan keberhasilan penurunan angka stunting ini memerlukan kerja kolektif dari berbagai pihak. Dalam Peraturan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27/2021 menargetkan angka stunting tidak lebih dari 14 persen di setiap daerah di Indonesia pada 2024.

“Kondisi sekarang angka stunting di Kabupaten Gresik berkisar 24 persen, tapi dalam dua tahun yakni 2024 kita dituntut untuk turun diangka 14 persen,”terangnya

Pasal 8 Perpers 27/202  tertuang rencana aksi nasional percepatan penurunan Stunting terdiri atas kegiatan prioritas. Diantaranya, audit kasus stunting dengan 5 skema pendekatan berbasis keluarga risiko. Didalamnya audit kasus stunting diyakini memiliki dampak yang besar dan signifikan dalam percepatan penurunan stunting.

Sementara itu, Kepala Dinas KB-PPPA Gresik drg Saifudin Ghozali menyampaikan bahwa sejauh ini dengan intervensi yang dilakukan baik dari PKK, pendamping keluarga dan dinas terkait seperti Dinas Kesehatan dan Dinas Pertanian di Desa Kedanyang membawa dampak yang baik yakni turunnya angka stunting secara drastis di desa tersebut. (yad)

2024, Target Kasus Stunting 14 Persen, Wabup Gresik : Stunting Bukan Keturunan  Selengkapnya

Bupati Gresik Borong Kuliner Warga di ABR, Wabup di Gresik Harmoni di WEP

GRESIK,1minute.id – Semarak Hari Kemerdekaan masih terasa di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menghadiri event Kolaborasi Persekutuan Gereja Indonesia setempat (PGIs) bersama Forum Masyarakat Pecinta Keberagaman (Formagam).

Ajang satukan keberagaman Gresik dalam Harmoni Kebhinnekaan berlangsung meriah pada Sabtu malam, 27 Agustus 2022. 

Ditempat terpisah, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memborong kuliner dalam jalan sehat yang dihelat warga Kompleks Perumahan Alam Bukit Raya (ABR) Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Minggu, 28 Agustus 2022.

Ribuan warga tumplek-blek dalam jalan sehat. Kemeriahan semakin terasa, ketika Bupati Fandi Akhmad Yani memborong jajanan warga untuk dibagikan kepada peserta jalan sehat. “Hari Kemerdekaan, momen yang paling ditunggu masyarakat. Apalagi, sudah 2 tahun vakum akibat pandemi. Tahun depan harus lebih meriah lagi,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

GRESIK Harmoni: Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah (,jilbab putih) dalam forum Gresik Harmoni di WEP pada Sabtu malam, 27 Agustus 2022 ( Foto: Prokopim Gresik for 1minute.id)

Sebelumnya, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dalam Harmoni Kebhinekaan mengatakan, event Harmoni Kebhinnekaan ini merupakan langkah dalam jaga keutuhan bermasyarakat di Gresik yang miliki ragam budaya. Ia tuturkan pada dasarnya perlu event-event seperti ini untuk mengenalkan dan menjaga keberagaman untuk masa yang akan datang.

“Nah ini membantu kabupaten Gresik dalam menjaga umat beragama di Gresik agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,”kata Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu.

Ketua panitia Andrew menambxhkan event ini merupakan event asli arek Gresik untuk menanamkan nilai keberagaman saat momen kemerdekaan. Ia juga beberkan bahwa event ini terinspirasi dari warga Gresik sendiri yang sudah miliki jiwa keberagaman.

“Jadi mengambil tema Gresik Harmoni karena warga Gresik ini warga yang berbeda tapi bisa hidup berdampingan dan harmoni,”ucap Andrew. (yad)

Bupati Gresik Borong Kuliner Warga di ABR, Wabup di Gresik Harmoni di WEP Selengkapnya

Resmikan Madin di Sidayu, Wabup Gresik Wacanakan Boarding School 

GRESIK,1minute.id – Lembaga Pendidikan bertambah satu. Lembaga itu bernama Madrasah Diniyah (Madin) Jauharu Maknuun. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah yang meresmikan lembaga pendidikan berada di Desa Lasem, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik itu pada Minggu, 21 Agustus 2022.

Madin ini dibawah naungan Yayasan Al Jauharu Al Maknuun Lasem. Pembinanya adalah Muhammad Shobirin. Ketua Yayasan Mudlor Abdullah. Acara dibuka dengan hafidz Alquran juz 30 oleh siswa setempat. Kemudian, dilanjutkan santunan anak yatim.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan lembaga pendidikan terus evolusi. Berkembang menyesuaikan zaman. “Zaman dulu kita ngaji, baca kitab langsung ke kiai tanpa ada klasikal, maka zaman yang sudah seperti ini perlu ada perjenjangan yang jelas,” ungkap Bu Min. “Dengan adanya madrasah diniyah ini, taman pendidikan Al-Qur’an maka anak-anak iki akan jelas (klasifikasinya),” imbuhnya.

Menurutnya klasifikasi seperti ini perlu untuk lebih meningkatkan potensi dari masing-masing siswa. Metode mana yang paling baik digunakan di kelas mereka. Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini berharap kedepan ada pondok pesantren atau istilah kerennya boarding school akan sangat penting untuk menunjang tumbuh kembang para siswa-siswi yang sedang bersekolah karena bisa diarahkan secara maksimal.

“Maka ini akan menjadi jawaban masyarakat, bahwa nantinya seluruh sekolah-sekolah baik swasta maupun negeri harus ada tempat menginap sehingga dapat diawasi selama 24 jam,”kata Bu Min.

Sementara itu, Pembina Yayasan Al Jauharu Al Maknuun Lasem Muhammad Shobirin mengungkapkan rasa syukurnya pada semua pihak atas peresmian ini. Ia juga minta kritik, saran, dan doa restu pada para kiai dan guru yang hadir. “Saran dan kritik ini agar dapat menjalankan lembaga ini dengan baik dan lancar,”kata Shobirin. (yad)

Resmikan Madin di Sidayu, Wabup Gresik Wacanakan Boarding School  Selengkapnya