Ini Pesan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Tatkala Halal Bihalal dengan  Guru dan Kepala Sekolah 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengingatkan kepada kepala sekolah untuk menggelola bosda dengan baik sehingga menjadi keberkahan dengan mengedepankan keterukuran dan keadilan. 

“Untuk Bosda, Saya berharap pengelolaannya dilakukan sebaik mungkin sehingga membawa keberkahan bagi kita semua. Saya menitip pesan agar pengelolaannya juga mengedepankan keterukuran dan keadilan,” tutur Bupati Fandi Ahmad Yani saat menghadiri Halal bihalal dengan ratusan guru dan kepala se-wilayah kerja (wilker) III pada Selasa, 30 April 2024.

Untuk diketahui Bantuan Operasional Sekolah Daerah alias BOSDA dari APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Pemkab Gresik telah dikucurkan kepada 686 lembaga pendidikan swasta, baik tingkat dasar dan menengah. Pencairan BOSDA kepada lembaga pendidikan swasta di Gresik ini dilakukan sebelum cuti bersama libur lebaran.

Selain Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani, halal bihalal se-wilker III meliputi Kecamatan Driyorejo, Menganti, Kedamean, dan Wringinanom ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S.Hariyanto serta Forkopimcam Menganti ini menyinggung tentang sekolah ramah anak. 

Orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu juga menyinggung tentang berbagai kasus perundungan dalam dunia pendidikan. Menurutnya, hal tersebut bisa di minimalisir dengan menjadikan lingkungan sekolah menjadi lingkungan yang ramah anak. 

“Kita upayakan diri kita menjadi sosok idola bagi anak-anak, dengan begitu semoga pendidikan di Kabupaten Gresik menjadi lebih maju, zero bullying, dan mencetak generasi berakhlakul karimah,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Halal Bihalal wilayah kerja III Gresik Selatan Wonaji mengungkapkan acara ini dihadiri ratusan tenaga pendidik dari wilayah kerja III. Mereka terdiri dari tenaga pendidik tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah Gresik Selatan (Driyorejo, Menganti, Kedamean, dan Wringinanom).

“Acara ini menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antar guru dan pihak terkait di bidang pendidikan di wilayah kerja III, serta bersama-sama memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan,” terangnya. (yad)

Ini Pesan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Tatkala Halal Bihalal dengan  Guru dan Kepala Sekolah  Selengkapnya

Wabup Gresik Aminatun Habibah  : 28 Tahun Otoda Berikan Dampak Positif

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah memimpin upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otoda) ke-XXVIII di halaman Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 25 April 2024. 

Hari Otoda rahun ini, mengusung tema Otonomi Daerah Berkelanjutan Menuju Ekonomi Hijau dan Lingkungan yang Sehat”. Dalam amanat Menteri Dalam Negeri yang dibacakan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, tema hari otonomi daerah ini dipilih untuk memperkokoh komitmen, tanggung jawab dan kesadaran seluruh jajaran pemerintah daerah akan amanah serta tugas untuk membangun berkelanjutan dalam pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup.

Selain itu, mempromosikan model ekonomi yang ramah lingkungan untuk menciptakan masa depan yang berkelanjutan bagi generasi mendatang. Wabup perempuan pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik melanjutkan setelah 28 tahun berlalu, otonomi daerah telah memberikan dampak positif. Berupa meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM), bertambahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kemampuan fiskal daerah.

“Peningkatan tersebut diharapkan agar dimanfaatkan untuk program-program pembangunan dan kesejahteraan rakyat. Sehingga dapat meningkatkan angka IPM, menurunkan angka kemiskinan, meningkatkan konektifitas serta akses infrastruktur yang baik,” kata Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah.

Ia mengharapkan Hari Otoda ini  menjadi momentum mengevaluasi sejauh mana penyelenggaraan otonomi daerah dan pertumbuhan ekonomi dilakukan dengan memperhitungkan aspek keadilan sosial dan pelestarian lingkungan, bermuara kepada kesejahteraan masyarakat. (yad)

Wabup Gresik Aminatun Habibah  : 28 Tahun Otoda Berikan Dampak Positif Selengkapnya

Bupati dan Wabup Gresik Bagikan Ratusan Paket Sembako Driver Konvensional Angkot-Angkudes

GRESIK,1minute.id – Ratusan sopir angkutan kota dan angkudes (angkot dan angkudes) bisa tersenyum. Menjelang Lebaran Idul Fitri 1445 hijriah mereka mendapatkan bantuan paket sembako. Bantuan itu diserahkan langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah di hall parkir selatan kantor Bupati Gresik pada Rabu, 3 April 2024.

Fandi Akhmad Yani mengatakan, momentum bulan yang penuh berkah, yakni bulan Ramadan ini, pihaknya ingin berbagi rezeki bagi para sopir angkutan umum. Menurutnya, ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat. “Alhamdulillah di bulan yang penuh barokah ini kami ingin membagikan sembako bagi para sopir angkot. Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat. Dan semoga ibadah puasa kita mendapat rida Allah SWT,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Sebanyak 314 sopir angkutan umum menerima bantuan paket sembako yang menerima bansos itu. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menambahkan, kegiatan ini merupakan bentuk perhatian Pemkab Gresik yang sudah berjalan setiap tahunnya menjelang Hari Raya Idul Fitri. “Meskipun bantuan yang diberikan tidak banyak mudah-mudahan bermanfaat dan jadi oleh-oleh untuk keluarga di rumah,” kata Bu Min-sapaan-Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah itu.

Dikatakan, saat ini terdapat 314 orang yang mencari nafkah sebagai sopir angkot dan angkudes. Mereka masih bertahan kendati kalah bersaing dengan moda transportasi yang menggunakan aplikasi.”Harus tetap semangat untuk mencari nafkah buat keluarga di rumah. Semoga selalu diberikan kesehatan, keselamatan dan kelancaran dalam mengais rezeki di jalan,” katanya memberikan semangat.

Pada kesempatan itu, Bupati Fandi Akhmad Yani , Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah yang didampingi oleh Seketaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Kepala Dinas Perhubungan Gresik Khusaini serta Kepala Dinas Cipta Karya Perumahan dan Kawasan Permukiman (DCKPKP) Gresik Ida Lailatussadiyah dengan duduk lesehan mendengarkan curhat para sopir konvensional itu. (yad)

Bupati dan Wabup Gresik Bagikan Ratusan Paket Sembako Driver Konvensional Angkot-Angkudes Selengkapnya

Menyongsong 5 Abad, Sanggring Kolak Ayam Gumeno Makin Semarak

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menghadiri semarak menyongsong 5 Abad Sanggring Kolak Ayam. Tradisi ini disajikan saat buka puasa tiap malam 23 ramadan di masjid Jamik Sunan Dalem di Desa Gumeno Kecamatan Manyar.

“Tradisi sanggring di Desa Gumeno bahkan telah diakui sebagai warisan budaya tak benda oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud) RI. Yang kini sudah menginjak 499 tahun dan masih dilestarikan hingga saat ini,” kata Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah saat menghadiri Semarak Menyongsong 5 Abad Sanggring Kolak Ayam pada Selasa, 2 April 2024.

Wabup menuturkan tentang sejarah kolak ayam bermula saat Sunan Dalem, putra kedua Sunan Giri ketika membangun masjid untuk menyebarkan agama Islam, mengalami sakit. Tidak diketahui jenis penyakitnya, dan tak ada satu pun jenis obat yang mampu menyembuhkan Sunan Dalem dari sakitnya.

“Sanggring berasal dari kata, Sang dan Gring. Sang yang artinya raja/penggedhe dan Gring yang berarti gering atau sakit. Jadi, Sanggring mempunyai arti kurang lebih, raja yang sedang sakit,” tutur wabup perempuan berlatar pendidik itu.

Hingga suatu hari, di malam dua puluh tiga ramadan, Sunan Dalem memutuskan untuk salat istikharah dan akhirnya Sunan Dalem mendapat petunjuk dari Allah SWT. Sunan Dalem lantas meminta para santrinya untuk menyiapkan ayam jago kampung ke masjid untuk di potong dan di masak menjadi kolak ayam.

“Ajaibnya setelah menyantap hidangan kolak ayam yang bahannya dicampur dengan rempah rempah tersebut. Akhirnya Sunan Dalem berangsur sembuh dari penyakitnya,” ungkapnya.

Dikatakan, selain menjadi warisan budaya takbenda asal Kabupaten Gresik, kuliner ini juga dipercaya sebagai obat dari segala penyakit. Sehingga sampai hari ini masyarakat masih melestarikannya, dengan harapan semoga siapa saja yang memakan Sanggring akan mendapat kesembuhan dari penyakit yang di derita.

“Ini sebuah tradisi yang baik, mengingatkan bagaimana perjuangan Sunan Dalem dalam mensyiarkan agama Islam. Ini kita teruskan, mudah-mudahan membangkitkan motivasi kita agar tidak menyerah dalam kondisi apapun,” katanya.

Sementara, Kepala Desa Gumeno Ahmad Fathoni mengatakan, untuk melestarikan tradisi ini, warga Desa Gumeno selalu melibatkan generasi muda dalam setiap kegiatan. Anak-anak yang ada di desa diberikan wawasan seputar tradisi kolak ayam. Sehingga menjadi suatu tradisi yang diharapkan bakal terus bertahan di tengah gerusan kemajuan Gresik sebagai kota industri. “Untuk pelaksanaan tahun ini, menghabiskan 254 ekor ayam. Kemudian ada sekitar 3200 porsi (kolak ayam) yang kami sediakan untuk takjil berbuka puasa,” katanya. (yad)

Menyongsong 5 Abad, Sanggring Kolak Ayam Gumeno Makin Semarak Selengkapnya

Jelang Lebaran Bupati Gelontoran Bansos PKH Inklusif di Kecamatan Driyorejo, Wabup Gresik Di Kecamatan Kedamean 

GRESIK,1minute.id – Harga kebutuhan pokok menjelang lebaran Idul Fitri semakin mahal. Bantuan sosial yang digelontorkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bagai sebuah oase bagi masyarakat. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membagikan bantuan langsung tunai (BLT) kepada masyarakat di Kecamatan Driyorejo. Sedangkan, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah membagikan bansos kepada warga masyarakat di Kecamatan Kedamean pada Selasa, 2 April 2024.

Bansos yang disalurkan oleh Gresik Fandi Akhmad Yani untuk warga Kecamatan Driyorejo disambut suka cita. Apalagi bansos berupa uang tunai. Bansos ini dibagikan kepada kelompok inklusif (lansia dan disabilitas), janda miskin, anak yatim/piatu, guru ngaji, marbot dan penjaga makam.

Menuru Fandi Akhmad Yani, program bansos uang tunai sebagai pengembangan dari program keluarga harapan (PKH) Inklusif yang sudah berjalan. Dirinya menegaskan waktu pencairannya juga tepat mendekati hari raya, sehingga bisa dipakai untuk kebutuhan lebaran.

“Program ini adalah pengembangan dari program PKH Inklusif yang ada dalam Nawa Karsa. Tujuannya tidak lain adalah untuk mengurangi angka kemiskinan, serta sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah kepada masyarakat. Apalagi mendekati hari raya, bantuan ini bisa dipakai untuk kebutuhan lebaran,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.

BANSOS : Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah membagikan bansos kepada masyarakat di Kecamatan Kedamean pada Selasa, 2 April 2024. Bansos sudah disalurkan kepada masyarakat di 13 Kecamatan. Paling lambat 5 April 2024 bansos PKH Inklusif ini tersalurkan kepada warga di 5 Kecamatan lainnya. (FOTO: Prokopim Gresik untuk 1minute.id)

Kabupaten Gresik memiliki program PKH Inklusif yang dananya berasal dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Gresik. Istimewanya, dalam PKH Inklusif penerima manfaatnya memiliki beberapa kriteria yakni masuk dalam kelompok rentan dan belum menerima bantuan sosial baik dari pemerintah pusat maupun provinsi.

Dari program inilah, Gus Yani mengembangkannya dengan memasukkan beberapa kelompok seperti janda miskin, anak yatim/piatu, guru ngaji, marbot, dan penjaga makam untuk menjadi penerima manfaat bantuan sosial.

Dalan pelaksanaannya, bantuan sosial ini dijalankan secara serentak oleh Dinas Sosial (Dinsos) Greskk pada semua kecamatan sejak pekan lalu. Adapun bantuan berupa uang tunai ini di distribusikan secara langsung kepada masyarakat melalui PT. Pos Indonesia.

“Ini adalah sinergi yang luar biasa antara pemerintah daerah dengan instansi lain. Dananya berasal dari APBD, kemudian di distribusikan lewat PT. Pos Indonesia, dan di lapangan pelaksanaannya dibantu juga oleh teman-teman PKH,” terang mantan Ketua DPRD Gresik itu. Penyaluran bansos ini sudah dimulai sejak pekan lalu dan dijadwalkan selesai sebelum Idul Fitri yakni 5 April 2024.

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menyalurkan bansos di Kecamatan Kedamean. Hingga Selasa, 2 April 2024, bansos yang disalurkan oleh Pemkab Gresik telah tersalurkan di 13 dari 18 kecamatan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Tiga belas kecamatan itu, yakni,  Dukun, Sidayu, Cerme, Manyar, Kebomas, Duduksampeyan, Balongpanggang, Gresik, Ujungpangkah, Driyorejo dan Kedamean. Serta,  Kecamatan Tambak dan Sangkapura, Pulau Bawean. 

Sedangkan, lima kecamatan yang dijadwalkan kegiatan bansowvyakni Kecamatan Menganti, Panceng, Bungah, Wringinanom, dan Benjeng. (yad)

Jelang Lebaran Bupati Gelontoran Bansos PKH Inklusif di Kecamatan Driyorejo, Wabup Gresik Di Kecamatan Kedamean  Selengkapnya

Wabup Gresik Aminatun Habibah : Bansos Bentuk Perhatian Pemkab Gresik 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menggelontorkan bantuan sosial program keluarga harapan (PKH). Bantuan sosial (Bansos) kepada berbagai kelompok masyarakat, diantaranya diberikan kepada kelompok inklusif (lansia dan disabilitas), penjaga makam, marbot, guru ngaji, janda miskin, dan anak yatim se-Kabupaten Gresik. 

Rincian, penerima manfaat kelompok inklusif sebanyak 1.400 orang janda miskin dan anak yatim sebanyak 25.095 orang, dan marbot, guru ngaji, dan penjaga makam sebanyak 10.156 orang. Bantuan sosial diberikan kepada penerima manfaat berupa uang tunai dengan nominal yang beragam. Kepada kelompok inklusif, diberikan bantuan sosial sebesar Rp 500 ribu per orang dan untuk kelompok penerima manfaat lain diberikan masing-masing sebesar Rp 200 ribu per orang.

“Nominalnya memang tidak banyak, namun sejatinya bantuan ini adalah bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Gresik kepada panjenengan semua,” ujar Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah yang hadir dalam Penyaluran Bansos di Pendapa Kecamatan Manyar pada Selasa, 26 Maret 2024. 

Bansos yang dibagikan oleh Dinas Sosial Gresik itu bertujuan tujuan untuk mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Di Kecamatan Manyar yang menjadi titik awal penyaluran bansos itu terdapat kelompok inklusif 172 orang ,  janda miskin dan anak yatim sebanyak 2.513 orang dan marbot, guru ngaji dan penjaga makam 1.310 orang.

Sementara itu,Supardi, penerima manfaat kelompok inklusif asal Desa Tebalo mengaku gembira menerima bantuan sosial dari Pemkab Gresik. Rencananya, bantuan sosial tersebut akan dibelikan kebutuhan sehari-hari menjelang Idul Fitri. “Alhamdulillah, terima kasih Pak Bupati dan Bu Wabup. Bantuan hari ini sangat membantu dan bisa dipakai untuk membeli kebutuhan pokok untuk hari raya,” ujarnya. (yad)

Wabup Gresik Aminatun Habibah : Bansos Bentuk Perhatian Pemkab Gresik  Selengkapnya

Bupati Gresik Resmikan Galeri Dekranasda Bandar Grissee, Tempat Pameran Kerajinan Khas Gresik 

GRESIK,1minute.id – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Gresik kini memiliki gedung galeri. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang meresmikan galeri terletak di Kawasan Wisata Bandar Grissee di Jalan Basuki Rahmat, Gresik itu pada Kamis, 7 Maret 2024. Galeri ini di gadang-gadang menjadi etalase bagi produk-produk unggulan asli Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.

“Lokasi berdirinya galeri ini memiliki sejarah panjang bagi perekonomian Gresik, bahkan Nusantara. Karenanya, saya berharap adanya galeri ini menjadi salah satu penggerak ekonomi kreatif Kabupaten Gresik,” kata Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya. 

Dekranasda Gresik sudah berhasil mendorong tenun Wedani menjadi salah satu simbol identitas masyarakat Gresik. Keberhasilan ini juga sudah diakui tidak hanya pada tingkat provinsi, melainkan hingga di tingkat nasional.

“Maka saat ini kami juga mendorong Dekranasda sebagai katalisator setelah tenun, sekarang giliran batik kita dikenal baik di Jawa Timur maupun nasional. Kita dorong Dekranasda untuk menghasilkan batik yang menjadi identitas Pemerintah Kabupaten Gresik,” harap Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani ini.

Untuk mewujudkan batik khas Gresik itu, orang nomor satu di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini mengajak semua pihak untuk memberikan dukungan. Dari sisi pemerintah daerah, dukungan bisa berupa memperkenalkan Galeri Dekranasda dan daerah-daerah sentra batik ketika ada tamu dari kabupatem/kota lain. Hal serupa juga diharapkan dilakukan oleh dunia industri dan instansi-instansi lainnya.

Peresmian galeri Dekranasda Gresik yang juga dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah ini semakin meriah karena ada peragaan busana dan lomba melukis damarkurung.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Gresik Nurul Haromaini Ali menyampaikan bahwa kegiatan peresmian ini menjadi salah satu rangkaian HUT ke-50 Pemkab Gresik dan Hari Jadi ke-537 Kota Gresik. Galeri Dekranasda Gresik ini, merupakan salah satu prasarana yang digunakan sebagai tempat untuk memamerkan produk, karya seni, budaya dan tradisi yang ada di Gresik. Selain itu, Galeri Dekranasda ini juga menjadi pusat informasi, edukasi pemasaran dan promosi budaya, tradisi, wisata dan produk-produk unggulan Kabupaten Gresik.

“Galeri Dekranasda merupakan fasilitas yang diberikan oleh pemerintah dibawah pengelolaan Dekranasda Gresik dalam upaya sebagai mitra pemerintah dalam melestarikan warisan budaya, tradisi, dan karya-karya terbaik budayawan dan karya kreatif para muda di Kabupaten Gresik,” terang Ning Nurul-sapaan akrab-Nurul Haromaini Ali ini. (yad)

Bupati Gresik Resmikan Galeri Dekranasda Bandar Grissee, Tempat Pameran Kerajinan Khas Gresik  Selengkapnya

Wabup Aminatun Habibah : Bakohumas Bisa Menjadi Jembatan Dunia Industri, Penyebarluasan Capaian Kinerja Pemkab Gresik 

BATU,1minute.id – Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas) Kabupaten Gresik memiliki peran besar dalam menyebarluaskan informasi positif sekaligus menangkal hoax. Hal ini disampaikan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada pembukaan rapat kerja perdana Bakohumas Kabupaten Gresik 2024 pada Jumat, 1 Maret 2024.

“Melalui Bakohumas, kita inginkan untuk bisa membantu menyebarluaskan informasi yang berkaitan dengan pemerintah dan dunia usaha, serta kegiatan-kegiatan di seluruh Kabupaten Gresik. Dengan begitu, harapannya bisa memberikan nilai tambah bagi Kabupaten Gresik,” harap Wakil Bupati perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini. 

Rapat kerja perdana Bakohumas Gresik dihadiri sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Gresik ini, Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah mengharapkan Bakohumas, yang memiliki fungsi strategis sebagai “jembatan” yang menghubungkan antara Pemerintah Kabupaten Gresik, dunia industri, masyarakat maupun stakeholder dengan urusan-urusan yang ada di Kabupaten Gresik ini.

“Karenanya, saya berpesan melalui rapat kerja Bakohumas ini bisa tersusun dengan baik langkah-langkah yang akan dilakukan pada periode kerja ini. Apa-apa saja yang sudah menjadi capaian kita, kita sampaikan secara terbuka. Namun ketika ada hal-hal yang masih kurang kita evaluasi bersama-sama, panjenengan yang berhubungan langsung dengan masyarakat bisa memberikan masukan sehingga tercipta komunikasi yang baik,” harapnya. 

Disampaikan Wabup, Kabupaten Gresik sejatinya memiliki banyak capaian yang cukup membanggakan. Seperti di antaranya penurunan angka kemiskinan, penurunan angka pengangguran, hingga penurunan angka stunting. Capaian-capaian ini nyata dan bisa menjadi branding Kabupaten Gresik.

Pada kesempatan yang sama Ketua Bakohumas Kabupaten Gresik Choirul Rizal mengungkapkan, rapat kerja perdana Bakohumas Kabupaten Gresik ini memiliki agenda utama membuat program-program agar Bakohumas dapat berjalan sesuai dengan tujuannya.

“Kita berharap Bakohumas punya peran besar dalam menciptakan kondusifitas di kota tercinta kita. Semoga kita bisa memberi manfaat untuk pemerintah daerah, stakeholder, dan utamanya untuk masyarakat Gresik,” tegasnya.

Dalam kegiatan yang sama, digelar juga sesi diskusi antara pengurus Bakohumas. Dalam kesempatan ini, perwakilan dari dunia usaha menggarisbawahi pentingnya situasi daerah yang kondusif dalam hubungannya dengan investasi. Disini, peran Bakohumas dalam menyebarluaskan informasi positif dan menangkal hoax menjadi salah satu kunci terciptanya kondusifitas tersebut. (yad)

Wabup Aminatun Habibah : Bakohumas Bisa Menjadi Jembatan Dunia Industri, Penyebarluasan Capaian Kinerja Pemkab Gresik  Selengkapnya

Wabup Gresik: Zakat Kewajiban Umat Muslim, Dimensi Lain Saling Menolong 

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah berjanji akan terus mengajak dan mengingatkan para ASN Pemkab Gresik maupun masyarakat umum untuk selalu membayar zakat. Sebab, manfaat zakat bukan hanya untuk membersihkan harta dan jiwa, namun zakat juga memiliki dimensi lain yakni saling tolong menolong.

Hal itu diungkapkan Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah usai menerima Badan Amil Zakat Nasional, (Baznas) Award 2024 di Bidakara Ballroom, Jakarta pada Kamis, 29 Februari 2024. Awarding itu diberikan kepada 58 kepala daerah kabupaten/kota se-Indonesia yang salah satunya adalah Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, yang dinilai sebagai kepala daerah yang memiliki dedikasi dalam upaya mendukung gerakan zakat di Kabupaten Gresik.

Menurut Wakil Bupati perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini,  bahwa zakat dapat membantu meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Ia mencontohkan, dana zakat dapat digunakan untuk bantuan modal usaha atau pelatihan bagi masyarakat kurang mampu, sehingga membantu mereka dalam memulai atau mengembangkan usaha mereka sendiri.

“Dana zakat juga bisa dialokasikan untuk membangun infrastruktur sosial seperti sekolah ataupun masjid. Hal ini dapat membantu meningkatkan aksesibilitas dan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat,” tandasnya. 

Ia melanjutkan zakat merupakan suatu kewajiban yang harus dikeluarkan oleh umat muslim untuk membersihkan harta dan jiwanya. Dirinya menyebut, Bupati dan Wakil Bupati Gresik terus berkomitmen untuk mendorong ASN maupun masyarakat agar melaksanakan kewajibannya dalam membayar zakat. 

“Jadi niat untuk menggerakkan kesadaran ASN dan masyarakat untuk membayar zakat ini adalah didasari kewajiban kita sebagai muslim. Dan penghargaan ini saya persembahkan bagi para ASN dan juga masyarakat Gresik,” tegas Bu Min. (yad)

Wabup Gresik: Zakat Kewajiban Umat Muslim, Dimensi Lain Saling Menolong  Selengkapnya

Penantian 11 Tahun, Optimistis Bawa Pulang Piala Adipura, Bupati Gresik: Kado Harjagres 

GRESIK,1minute.id – Koleksi Piala Adipura Kabupaten Gresik bakal bertambah. Setelah sebelas tahun penghargaan tertinggi dalam bidang lingkungan itu tidak pernah mampir di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Sebuah kado manis bagi Pemerintah Kabupaten Gresik yang sedang merayakan HUT ke-50 Kabupaten Gresik dan Hari Jadi ke-537 Kota Gresik (Harjagres) yang mengusung tema ” Harmoni Gresik Baru Lebih Maju” ini.

“Mudah-mudahan kado istimewa di tahun ini meraih Adipura,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani usai upacara Harjagres di halaman Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 28 Februari 2024. HUT Pemkab Gresik diperingati setiap 27 Februari. Sedangkan, Hari Jadi Kota Gresik diperingati setiap 9 Maret. Tahun ini, upacara Harjagres dimajukan pada Rabu, 28 Februari karena perayaan berdekatan dengan datangnya bulan Suci Ramadan. Tampak hadir pada Harjagres 2024, mantan Wakil Bupati Gresik Mohammad Qosim dan Sastro Soewito. Mantan Pk Bupati Gresik Abimanyu Ponco Atmojo Iswinarno, serta istri mantan Bupati Gresik Amiseno. Setelah upacara kemudian dilanjutkan pemotongan nasi tumpeng yang diberikan Bupati Fandi Akhmad Yani kepada istri mantan Bupati Gresik Amiseno.

Piala Adipura, penghargaan tertinggi dalam bidang kebersihan lingkungan itu sangat dinantikan karena lama tidak “mampir” ke Gresik. ” Penantian sudah 11 tahun. Semoga Adipura bisa kita bawa pulang ke Gresik,” imbuh Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah serta Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani. 

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik Sri Subaidah mengatakan, pihaknya optimistis bisa membawa Piala Adipura ke Kabupaten Gresik. Piala Adipura, katanya, bukan sekadar penghargaan. Piala Adipura menyangkut tentang prilaku masyarakat. Bagaimana cara mengelola  sampah, berprilaku dan bersikap kedepannya agar kebersihan tetap terjaga.

“Dan komitmen kepala daerah yakni Bupati dan Wakil Bupati sungguh luar biasa,” kata Sri Subaidah ditemui usai mengikuti upacara Harjagres pada Rabu, 28 Februari 2024. Selain komitmen kepala daerah, imbuhnya, kolaborasi organisasi perangkat daerah (OPD) dan masyarakat. Mengapa masyarakat berperan penting dalam upaya meraih Piala Adipura? Ia mencontohkan, sebanyak 220 sekolah adiwiyata, 100 lebih kampung zero waste dan kampung pro-clean. Selain itu, eco pesantren dan perusahaan peraih proper dan penghijauan. “Penilaian berlapis-lapis. Ada 39 lokus yang dinilai termasuk terminal, fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos). 

Partisipasi masyarakat yang prolinngkungan ini, menjadikan DLH Gresik optimistis bisa membawa pulang Piala Adipura tahun ini. “Kemarin sempat tidak menyangka bisa masuk nominator. Ini sudah luar biasa. Tapi akan lega bila sudah pegang Piala Adipura,” ujarnya. Informasi yang dihimpun penyerahan Piala Adipura rencana pada Rabu hari ini, 28 Februari 2024. Namun, rencana itu mundur dari jadwal karena penyerahan Piala Adipura akan diberikan langsung oleh Wakil  Presiden Ma’ruf Amin pada Senin, 4 Maret 2024. (yad)

Penantian 11 Tahun, Optimistis Bawa Pulang Piala Adipura, Bupati Gresik: Kado Harjagres  Selengkapnya