Jelang Lebaran Bupati Gelontoran Bansos PKH Inklusif di Kecamatan Driyorejo, Wabup Gresik Di Kecamatan Kedamean 

GRESIK,1minute.id – Harga kebutuhan pokok menjelang lebaran Idul Fitri semakin mahal. Bantuan sosial yang digelontorkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bagai sebuah oase bagi masyarakat. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membagikan bantuan langsung tunai (BLT) kepada masyarakat di Kecamatan Driyorejo. Sedangkan, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah membagikan bansos kepada warga masyarakat di Kecamatan Kedamean pada Selasa, 2 April 2024.

Bansos yang disalurkan oleh Gresik Fandi Akhmad Yani untuk warga Kecamatan Driyorejo disambut suka cita. Apalagi bansos berupa uang tunai. Bansos ini dibagikan kepada kelompok inklusif (lansia dan disabilitas), janda miskin, anak yatim/piatu, guru ngaji, marbot dan penjaga makam.

Menuru Fandi Akhmad Yani, program bansos uang tunai sebagai pengembangan dari program keluarga harapan (PKH) Inklusif yang sudah berjalan. Dirinya menegaskan waktu pencairannya juga tepat mendekati hari raya, sehingga bisa dipakai untuk kebutuhan lebaran.

“Program ini adalah pengembangan dari program PKH Inklusif yang ada dalam Nawa Karsa. Tujuannya tidak lain adalah untuk mengurangi angka kemiskinan, serta sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah kepada masyarakat. Apalagi mendekati hari raya, bantuan ini bisa dipakai untuk kebutuhan lebaran,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.

BANSOS : Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah membagikan bansos kepada masyarakat di Kecamatan Kedamean pada Selasa, 2 April 2024. Bansos sudah disalurkan kepada masyarakat di 13 Kecamatan. Paling lambat 5 April 2024 bansos PKH Inklusif ini tersalurkan kepada warga di 5 Kecamatan lainnya. (FOTO: Prokopim Gresik untuk 1minute.id)

Kabupaten Gresik memiliki program PKH Inklusif yang dananya berasal dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Gresik. Istimewanya, dalam PKH Inklusif penerima manfaatnya memiliki beberapa kriteria yakni masuk dalam kelompok rentan dan belum menerima bantuan sosial baik dari pemerintah pusat maupun provinsi.

Dari program inilah, Gus Yani mengembangkannya dengan memasukkan beberapa kelompok seperti janda miskin, anak yatim/piatu, guru ngaji, marbot, dan penjaga makam untuk menjadi penerima manfaat bantuan sosial.

Dalan pelaksanaannya, bantuan sosial ini dijalankan secara serentak oleh Dinas Sosial (Dinsos) Greskk pada semua kecamatan sejak pekan lalu. Adapun bantuan berupa uang tunai ini di distribusikan secara langsung kepada masyarakat melalui PT. Pos Indonesia.

“Ini adalah sinergi yang luar biasa antara pemerintah daerah dengan instansi lain. Dananya berasal dari APBD, kemudian di distribusikan lewat PT. Pos Indonesia, dan di lapangan pelaksanaannya dibantu juga oleh teman-teman PKH,” terang mantan Ketua DPRD Gresik itu. Penyaluran bansos ini sudah dimulai sejak pekan lalu dan dijadwalkan selesai sebelum Idul Fitri yakni 5 April 2024.

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menyalurkan bansos di Kecamatan Kedamean. Hingga Selasa, 2 April 2024, bansos yang disalurkan oleh Pemkab Gresik telah tersalurkan di 13 dari 18 kecamatan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Tiga belas kecamatan itu, yakni,  Dukun, Sidayu, Cerme, Manyar, Kebomas, Duduksampeyan, Balongpanggang, Gresik, Ujungpangkah, Driyorejo dan Kedamean. Serta,  Kecamatan Tambak dan Sangkapura, Pulau Bawean. 

Sedangkan, lima kecamatan yang dijadwalkan kegiatan bansowvyakni Kecamatan Menganti, Panceng, Bungah, Wringinanom, dan Benjeng. (yad)

Jelang Lebaran Bupati Gelontoran Bansos PKH Inklusif di Kecamatan Driyorejo, Wabup Gresik Di Kecamatan Kedamean  Selengkapnya

Wabup Gresik Aminatun Habibah : Bansos Bentuk Perhatian Pemkab Gresik 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menggelontorkan bantuan sosial program keluarga harapan (PKH). Bantuan sosial (Bansos) kepada berbagai kelompok masyarakat, diantaranya diberikan kepada kelompok inklusif (lansia dan disabilitas), penjaga makam, marbot, guru ngaji, janda miskin, dan anak yatim se-Kabupaten Gresik. 

Rincian, penerima manfaat kelompok inklusif sebanyak 1.400 orang janda miskin dan anak yatim sebanyak 25.095 orang, dan marbot, guru ngaji, dan penjaga makam sebanyak 10.156 orang. Bantuan sosial diberikan kepada penerima manfaat berupa uang tunai dengan nominal yang beragam. Kepada kelompok inklusif, diberikan bantuan sosial sebesar Rp 500 ribu per orang dan untuk kelompok penerima manfaat lain diberikan masing-masing sebesar Rp 200 ribu per orang.

“Nominalnya memang tidak banyak, namun sejatinya bantuan ini adalah bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Gresik kepada panjenengan semua,” ujar Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah yang hadir dalam Penyaluran Bansos di Pendapa Kecamatan Manyar pada Selasa, 26 Maret 2024. 

Bansos yang dibagikan oleh Dinas Sosial Gresik itu bertujuan tujuan untuk mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Di Kecamatan Manyar yang menjadi titik awal penyaluran bansos itu terdapat kelompok inklusif 172 orang ,  janda miskin dan anak yatim sebanyak 2.513 orang dan marbot, guru ngaji dan penjaga makam 1.310 orang.

Sementara itu,Supardi, penerima manfaat kelompok inklusif asal Desa Tebalo mengaku gembira menerima bantuan sosial dari Pemkab Gresik. Rencananya, bantuan sosial tersebut akan dibelikan kebutuhan sehari-hari menjelang Idul Fitri. “Alhamdulillah, terima kasih Pak Bupati dan Bu Wabup. Bantuan hari ini sangat membantu dan bisa dipakai untuk membeli kebutuhan pokok untuk hari raya,” ujarnya. (yad)

Wabup Gresik Aminatun Habibah : Bansos Bentuk Perhatian Pemkab Gresik  Selengkapnya

Bupati Gresik Resmikan Galeri Dekranasda Bandar Grissee, Tempat Pameran Kerajinan Khas Gresik 

GRESIK,1minute.id – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Gresik kini memiliki gedung galeri. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang meresmikan galeri terletak di Kawasan Wisata Bandar Grissee di Jalan Basuki Rahmat, Gresik itu pada Kamis, 7 Maret 2024. Galeri ini di gadang-gadang menjadi etalase bagi produk-produk unggulan asli Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.

“Lokasi berdirinya galeri ini memiliki sejarah panjang bagi perekonomian Gresik, bahkan Nusantara. Karenanya, saya berharap adanya galeri ini menjadi salah satu penggerak ekonomi kreatif Kabupaten Gresik,” kata Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya. 

Dekranasda Gresik sudah berhasil mendorong tenun Wedani menjadi salah satu simbol identitas masyarakat Gresik. Keberhasilan ini juga sudah diakui tidak hanya pada tingkat provinsi, melainkan hingga di tingkat nasional.

“Maka saat ini kami juga mendorong Dekranasda sebagai katalisator setelah tenun, sekarang giliran batik kita dikenal baik di Jawa Timur maupun nasional. Kita dorong Dekranasda untuk menghasilkan batik yang menjadi identitas Pemerintah Kabupaten Gresik,” harap Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani ini.

Untuk mewujudkan batik khas Gresik itu, orang nomor satu di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini mengajak semua pihak untuk memberikan dukungan. Dari sisi pemerintah daerah, dukungan bisa berupa memperkenalkan Galeri Dekranasda dan daerah-daerah sentra batik ketika ada tamu dari kabupatem/kota lain. Hal serupa juga diharapkan dilakukan oleh dunia industri dan instansi-instansi lainnya.

Peresmian galeri Dekranasda Gresik yang juga dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah ini semakin meriah karena ada peragaan busana dan lomba melukis damarkurung.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Gresik Nurul Haromaini Ali menyampaikan bahwa kegiatan peresmian ini menjadi salah satu rangkaian HUT ke-50 Pemkab Gresik dan Hari Jadi ke-537 Kota Gresik. Galeri Dekranasda Gresik ini, merupakan salah satu prasarana yang digunakan sebagai tempat untuk memamerkan produk, karya seni, budaya dan tradisi yang ada di Gresik. Selain itu, Galeri Dekranasda ini juga menjadi pusat informasi, edukasi pemasaran dan promosi budaya, tradisi, wisata dan produk-produk unggulan Kabupaten Gresik.

“Galeri Dekranasda merupakan fasilitas yang diberikan oleh pemerintah dibawah pengelolaan Dekranasda Gresik dalam upaya sebagai mitra pemerintah dalam melestarikan warisan budaya, tradisi, dan karya-karya terbaik budayawan dan karya kreatif para muda di Kabupaten Gresik,” terang Ning Nurul-sapaan akrab-Nurul Haromaini Ali ini. (yad)

Bupati Gresik Resmikan Galeri Dekranasda Bandar Grissee, Tempat Pameran Kerajinan Khas Gresik  Selengkapnya

Wabup Aminatun Habibah : Bakohumas Bisa Menjadi Jembatan Dunia Industri, Penyebarluasan Capaian Kinerja Pemkab Gresik 

BATU,1minute.id – Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas) Kabupaten Gresik memiliki peran besar dalam menyebarluaskan informasi positif sekaligus menangkal hoax. Hal ini disampaikan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada pembukaan rapat kerja perdana Bakohumas Kabupaten Gresik 2024 pada Jumat, 1 Maret 2024.

“Melalui Bakohumas, kita inginkan untuk bisa membantu menyebarluaskan informasi yang berkaitan dengan pemerintah dan dunia usaha, serta kegiatan-kegiatan di seluruh Kabupaten Gresik. Dengan begitu, harapannya bisa memberikan nilai tambah bagi Kabupaten Gresik,” harap Wakil Bupati perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini. 

Rapat kerja perdana Bakohumas Gresik dihadiri sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Gresik ini, Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah mengharapkan Bakohumas, yang memiliki fungsi strategis sebagai “jembatan” yang menghubungkan antara Pemerintah Kabupaten Gresik, dunia industri, masyarakat maupun stakeholder dengan urusan-urusan yang ada di Kabupaten Gresik ini.

“Karenanya, saya berpesan melalui rapat kerja Bakohumas ini bisa tersusun dengan baik langkah-langkah yang akan dilakukan pada periode kerja ini. Apa-apa saja yang sudah menjadi capaian kita, kita sampaikan secara terbuka. Namun ketika ada hal-hal yang masih kurang kita evaluasi bersama-sama, panjenengan yang berhubungan langsung dengan masyarakat bisa memberikan masukan sehingga tercipta komunikasi yang baik,” harapnya. 

Disampaikan Wabup, Kabupaten Gresik sejatinya memiliki banyak capaian yang cukup membanggakan. Seperti di antaranya penurunan angka kemiskinan, penurunan angka pengangguran, hingga penurunan angka stunting. Capaian-capaian ini nyata dan bisa menjadi branding Kabupaten Gresik.

Pada kesempatan yang sama Ketua Bakohumas Kabupaten Gresik Choirul Rizal mengungkapkan, rapat kerja perdana Bakohumas Kabupaten Gresik ini memiliki agenda utama membuat program-program agar Bakohumas dapat berjalan sesuai dengan tujuannya.

“Kita berharap Bakohumas punya peran besar dalam menciptakan kondusifitas di kota tercinta kita. Semoga kita bisa memberi manfaat untuk pemerintah daerah, stakeholder, dan utamanya untuk masyarakat Gresik,” tegasnya.

Dalam kegiatan yang sama, digelar juga sesi diskusi antara pengurus Bakohumas. Dalam kesempatan ini, perwakilan dari dunia usaha menggarisbawahi pentingnya situasi daerah yang kondusif dalam hubungannya dengan investasi. Disini, peran Bakohumas dalam menyebarluaskan informasi positif dan menangkal hoax menjadi salah satu kunci terciptanya kondusifitas tersebut. (yad)

Wabup Aminatun Habibah : Bakohumas Bisa Menjadi Jembatan Dunia Industri, Penyebarluasan Capaian Kinerja Pemkab Gresik  Selengkapnya

Wabup Gresik: Zakat Kewajiban Umat Muslim, Dimensi Lain Saling Menolong 

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah berjanji akan terus mengajak dan mengingatkan para ASN Pemkab Gresik maupun masyarakat umum untuk selalu membayar zakat. Sebab, manfaat zakat bukan hanya untuk membersihkan harta dan jiwa, namun zakat juga memiliki dimensi lain yakni saling tolong menolong.

Hal itu diungkapkan Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah usai menerima Badan Amil Zakat Nasional, (Baznas) Award 2024 di Bidakara Ballroom, Jakarta pada Kamis, 29 Februari 2024. Awarding itu diberikan kepada 58 kepala daerah kabupaten/kota se-Indonesia yang salah satunya adalah Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, yang dinilai sebagai kepala daerah yang memiliki dedikasi dalam upaya mendukung gerakan zakat di Kabupaten Gresik.

Menurut Wakil Bupati perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini,  bahwa zakat dapat membantu meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Ia mencontohkan, dana zakat dapat digunakan untuk bantuan modal usaha atau pelatihan bagi masyarakat kurang mampu, sehingga membantu mereka dalam memulai atau mengembangkan usaha mereka sendiri.

“Dana zakat juga bisa dialokasikan untuk membangun infrastruktur sosial seperti sekolah ataupun masjid. Hal ini dapat membantu meningkatkan aksesibilitas dan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat,” tandasnya. 

Ia melanjutkan zakat merupakan suatu kewajiban yang harus dikeluarkan oleh umat muslim untuk membersihkan harta dan jiwanya. Dirinya menyebut, Bupati dan Wakil Bupati Gresik terus berkomitmen untuk mendorong ASN maupun masyarakat agar melaksanakan kewajibannya dalam membayar zakat. 

“Jadi niat untuk menggerakkan kesadaran ASN dan masyarakat untuk membayar zakat ini adalah didasari kewajiban kita sebagai muslim. Dan penghargaan ini saya persembahkan bagi para ASN dan juga masyarakat Gresik,” tegas Bu Min. (yad)

Wabup Gresik: Zakat Kewajiban Umat Muslim, Dimensi Lain Saling Menolong  Selengkapnya

Penantian 11 Tahun, Optimistis Bawa Pulang Piala Adipura, Bupati Gresik: Kado Harjagres 

GRESIK,1minute.id – Koleksi Piala Adipura Kabupaten Gresik bakal bertambah. Setelah sebelas tahun penghargaan tertinggi dalam bidang lingkungan itu tidak pernah mampir di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Sebuah kado manis bagi Pemerintah Kabupaten Gresik yang sedang merayakan HUT ke-50 Kabupaten Gresik dan Hari Jadi ke-537 Kota Gresik (Harjagres) yang mengusung tema ” Harmoni Gresik Baru Lebih Maju” ini.

“Mudah-mudahan kado istimewa di tahun ini meraih Adipura,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani usai upacara Harjagres di halaman Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 28 Februari 2024. HUT Pemkab Gresik diperingati setiap 27 Februari. Sedangkan, Hari Jadi Kota Gresik diperingati setiap 9 Maret. Tahun ini, upacara Harjagres dimajukan pada Rabu, 28 Februari karena perayaan berdekatan dengan datangnya bulan Suci Ramadan. Tampak hadir pada Harjagres 2024, mantan Wakil Bupati Gresik Mohammad Qosim dan Sastro Soewito. Mantan Pk Bupati Gresik Abimanyu Ponco Atmojo Iswinarno, serta istri mantan Bupati Gresik Amiseno. Setelah upacara kemudian dilanjutkan pemotongan nasi tumpeng yang diberikan Bupati Fandi Akhmad Yani kepada istri mantan Bupati Gresik Amiseno.

Piala Adipura, penghargaan tertinggi dalam bidang kebersihan lingkungan itu sangat dinantikan karena lama tidak “mampir” ke Gresik. ” Penantian sudah 11 tahun. Semoga Adipura bisa kita bawa pulang ke Gresik,” imbuh Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah serta Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani. 

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik Sri Subaidah mengatakan, pihaknya optimistis bisa membawa Piala Adipura ke Kabupaten Gresik. Piala Adipura, katanya, bukan sekadar penghargaan. Piala Adipura menyangkut tentang prilaku masyarakat. Bagaimana cara mengelola  sampah, berprilaku dan bersikap kedepannya agar kebersihan tetap terjaga.

“Dan komitmen kepala daerah yakni Bupati dan Wakil Bupati sungguh luar biasa,” kata Sri Subaidah ditemui usai mengikuti upacara Harjagres pada Rabu, 28 Februari 2024. Selain komitmen kepala daerah, imbuhnya, kolaborasi organisasi perangkat daerah (OPD) dan masyarakat. Mengapa masyarakat berperan penting dalam upaya meraih Piala Adipura? Ia mencontohkan, sebanyak 220 sekolah adiwiyata, 100 lebih kampung zero waste dan kampung pro-clean. Selain itu, eco pesantren dan perusahaan peraih proper dan penghijauan. “Penilaian berlapis-lapis. Ada 39 lokus yang dinilai termasuk terminal, fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos). 

Partisipasi masyarakat yang prolinngkungan ini, menjadikan DLH Gresik optimistis bisa membawa pulang Piala Adipura tahun ini. “Kemarin sempat tidak menyangka bisa masuk nominator. Ini sudah luar biasa. Tapi akan lega bila sudah pegang Piala Adipura,” ujarnya. Informasi yang dihimpun penyerahan Piala Adipura rencana pada Rabu hari ini, 28 Februari 2024. Namun, rencana itu mundur dari jadwal karena penyerahan Piala Adipura akan diberikan langsung oleh Wakil  Presiden Ma’ruf Amin pada Senin, 4 Maret 2024. (yad)

Penantian 11 Tahun, Optimistis Bawa Pulang Piala Adipura, Bupati Gresik: Kado Harjagres  Selengkapnya

HUT Emas Pemkab Gresik Gelar Pasar Murah Serentak

GRESIK,1minute.id – Harga kebutuhan pokok terus naik menjelang bulan suci Ramadan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik turun tangan untuk mengendalikan harga kebutuhan pokok dengan menggelar pasar murah di sejumlah kecamatan pada Selasa, 27 Februari 2024 bertepatan Hari Ulang Tahun ke-50 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah yang memimpin langsung pasar murah untuk masyarakat di tujuh desa yang dipusatkan di Kantor Kecamatan Kedamean didampingi oleh Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perindag (Diskoperindag) Gresik Darmawan. 

Aminatun Habibah mengatakan, kegiatan ini digelar guna membantu masyarakat mendapatkan barang kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau. “Harga kebutuhan pokok memang naik apalagi menjelang Bulan Ramadan, karenanya saya berharap panjenengan bisa memenuhi secara mandiri beberapa kebutuhan yang bisa ditanam di rumah. Contohnya seperti komoditas cabai,” ujar Bu Min-sapaan-Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah itu.

Komoditas yang dijual dalam pasar murah ini, diantaranya beras stabilisasi pasokan harga pasar (SPHP) yang dibanderol dengan harga Rp 10.300/kg, beras premium Rp 13.900/kg, gula Rp16.000/kg, minyak goreng Minyakita Rp 13.000/liter, dan tepung beras Rp 7.500/kg. 

Pasar murah ini disokong oleh pabrik pengolahan sawit, PT Wilmar Nabati Indonesia (WINA) dengan menjual sejumlah produk utama yakni minyak goreng dan produk turunan seperti beras, tepung terigu. Pasar murah digelar di sejumlah kecamatan ini selain bertujuan mengendalikan inflasi dan menstabilkan harga sejumlah kebutuhan pokok ini bagai sebuah oase sehingga langsung diserbu masyarakat. Meski, pembelian dibatasi, masyarakat tetap antusias untuk bisa mendapatkan barang kebutuhan pokok yang harganya dibawah harga pasar tersebut. 

Sulastri, misalnya. Ibu rumah tangga asal Desa/Kecamatan Kedamean rela antri agar bisa mendapatkan harga kebutuhan pokok tersebut. “Tadi Saya beli beras, gula dan minyak goreng. Semoga kegiatan pasar murah seperti semakin sering dijalankan dan makin banyak juga kuotanya,” ungkapnya dengan nada semringah. (yad)

HUT Emas Pemkab Gresik Gelar Pasar Murah Serentak Selengkapnya

Musrenbang Anak 2025, Gen Z Sodorkan 9 Usulan, Salah Satunya Transportasi Khusus Anak

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah terus mendorong generasi (Gen) Z turut aktif dalam pembangunan di Kabupaten Gresik. Caranya, mereka memberikan masukkan dan usulan kepada pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik untuk pembangunan pada 2025 mendatang. Ide dan usulan itu mereka tuangkan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Anak 2024 yang digelar di Hotel Khas pada Kamis, 22 Februari 2024.

“Anak-anak dilibatkan, karena seperempat  penduduk Gresik dihuni oleh mereka. Anak-anak ini pula yang akan menjadi tumpuan pembangunan Indonesia termasuk di Kabupaten Gresik,” kata Wabup Aminatun Habibah saat membuka Musrenbang yang dihadiri 53 Anak pada Kamis, 22 Februari 2024.

Puluhan peserta yang usianya dibawah 18 tahun ini dari berbagai komunitas Gresik. Antara lain, forum anak sekolah, fasilitator forum anak, wartawan sayang anak (Warsana), dan perwakilan anak disabilitas. Ia melanjutkan hasil usulan Musrenbang anak tahun ini relatif berkurang. Pada tahun lalu, usulan yang diberikan ada 26 poin, sedangkan tahun ini hanya 9 poin.

“Ini menandakan banyak usulan anak-anak yang telah direalisasikan oleh Pemkab Gresik,” kata Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah sambil mencontohkan pembatasan jam operasional kendaraan berat. Pembatasan jam operasi kendaraan berat, memberikan dampak keamanan berkendara. “Dampak pembatasan operasional kendaraan berat ini, keamanan berkendara baik itu anak-anak maupun dewasa, dan efeknya telah kita rasakan sendiri, khusus di Gresik Utara,” ujarnya.

Smbilan poin  usulan yang diajukan adalah tersedianya fasilitas publik untuk anak tuna daksa seperti kursi roda di tempat umum, memperketat penerapan zona/ruangan bebas asap rokok, menambah ruang bermain ramah anak, menyediakan tempat rehabilitasi anak anak ABK yang mengalami perundungan, peninjauan dan pengawasan lembaga alternatif serta mengadakan penilaian layak anak di panti asuhan.

Kemudian, memberikan akses jalan dan trotoar yang aman bagi anak difabel, pengadaan transportasi layak anak dan memperketat jam operasional kendaraan besar, pengadaan ruang ibadah non muslim di setiap sekolah, dan program pelatihan khusus serta program pembelajaran inklusif untuk orang tua. (yad)

Musrenbang Anak 2025, Gen Z Sodorkan 9 Usulan, Salah Satunya Transportasi Khusus Anak Selengkapnya

BPS Kelompok Mamin dan Tembakau Penyumbang Inflasi Utama di Gresik 

GRESIK,1minute.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Gresik menyebut salah satu penyumbang inflasi utama pada Januari 2024 secara month to month (mtm) atau bulanan adalah kelompok makanan, minuman, dan tembakau dengan andil 0,23 persen.

“Komoditas penyumbang utama inflasi antara lain tomat, semangka, bawang putih, kontrak rumah, dan ikan mujair. Sedangkan komoditas peyumbang utama deflasi antara lain cabai rawit, daging ayam ras, bahan bakar rumah tangga, telur ayam ras, dan bensin,” ungkap Kepala BPS Gresik Indriya Purwaningsih akhir pekan lalu.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah  mengungkapkan bahwa Pemkab Gresik telah melakukan berbagai macam langkah pencegahan dalam menghadapi inflasi. Seperti penyesuaian subsidi pupuk untuk petani tambak.

“Memang di Gresik yang termasuk tinggi adalah makanan dan minuman serta sektor perikanan. Sehingga banyak sekali keterkaitannya dengan kondisi pupuk oleh petani tambak. Maka akan ada intervensi dari pemerintah bagaimana agar petani ini mudah mendapatkan pupuk,” ungkapnya.

Ada pula gerakan tanam cabai massal yang telah digaungkan sejak tahun lalu. Dari gerakan ini, Pemkab Gresik bersama TP PKK Kabupaten Gresik, telah menanam puluhan ribu cabai yang tersebar di berbagai desa se-Kabupaten Gresik.

“Kita juga mendorong masyarakat untuk menanam cabai, untuk membantu masalah ini. Kita juga menggandeng anak muda seperti dari Karang Taruna dan IPNU-IPPNU tiap desa untuk mengawasi hal ini.” katanya. (yad)

BPS Kelompok Mamin dan Tembakau Penyumbang Inflasi Utama di Gresik  Selengkapnya

2023 Inflasi Gresik 1,81 Persen, BPS : Terendah di Jawa Timur 

GRESIK,1minute.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Gresik menyebut inflasi bulanan Kabupaten Gresik sebesar 0,19 persen dan tahunan sebesar 1,81 persen. Angka inflasi tersebut merupakan yang terendah di kabupaten/kota di Jawa Timur.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, menyatakan meski inflasi tergolong rendah. Ia menganggap perlu membina koordinasi secara berkelanjutan dengan BPS Gresik. Sehingga dapat mengendalikan laju inflasi secara seimbang.  

“Ini sebagai motivasi untuk Pemkab Gresik dalam meningkatkan kinerjanya terutama dalam bidang perekonomian. Harapannya hasil rilis ini nanti dapat segera ditindaklanjuti oleh OPD terkait sehingga pertumbuhan ekonomi semakin meningkat dan tercipta seimbangnya inflasi dan deflasi di Gresik,” ujar Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah dalam konferensi pers terkait Indeks Harga Konsumen (IHK) di Gedung BPS Gresik pada Kamis, 1 Februari 2024. 

Kepala BPS Gresik Indriya Purwaningsih menyampaikan, salah satu penyumbang inflasi utama bulan Januari 2024 secara month to month (m-t-m) atau bulanan adalah kelompok makanan, minuman, dan tembakau dengan andil 0,23 persen.

“Komoditas penyumbang utama inflasi antara lain tomat, semangka, bawang putih, kontrak rumah, dan ikan mujair. Sedangkan komoditas peyumbang utama deflasi antara lain cabai rawit, daging ayam ras, bahan bakar rumah tangga, telur ayam ras, dan bensin,” ungkap Indriya

Menjawab hal tersebut, Bu Min mengungkapkan bahwa Pemkab Gresik telah melakukan berbagai macam langkah pencegahan dalam menghadapi inflasi. Seperti penyesuaian subsidi pupuk untuk petani tambak.

“Memang di Gresik yang termasuk tinggi adalah makanan dan minuman serta sektor perikanan. Sehingga banyak sekali keterkaitannya dengan kondisi pupuk oleh petani tambak. Maka akan ada intervensi dari pemerintah bagaimana agar petani ini mudah mendapatkan pupuk,” ungkapnya.

Ada pula gerakan tanam cabai massal yang telah digaungkan sejak tahun lalu. Dari gerakan ini, Pemkab Gresik bersama TP PKK Kabupaten Gresik, telah menanam puluhan ribu cabai yang tersebar di berbagai desa se-Kabupaten Gresik.

“Kita juga mendorong masyarakat untuk menanam cabai, untuk membantu masalah ini. Kita juga menggandeng anak muda seperti dari Karang Taruna dan IPNU-IPPNU tiap desa untuk mengawasi hal ini.” katanya. (yad)

2023 Inflasi Gresik 1,81 Persen, BPS : Terendah di Jawa Timur  Selengkapnya