Sebulan Pembangunan Smelter Terbesar di Dunia, Kini Mencapai 8 Persen

GRESIK,1minute.id – Pembangunan smelter PT Freeport Indonesia (PTFI) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Java Integreted Industrial and Port Estate (JIIPE) di Manyar, Gresik terus dikebut. Progres proyek pabrik peleburan tembaga dan emas sejak dicanangkan pada 12 Oktober lalu oleh Presiden Joko Widodo itu, menunjukkan tren kemajuan.

”Saat ini progres pekerjaan sudah 8 persen,”kata VP Corporation Communication PT Freeport Indonesia Riza Pratama dalam Coffee Morning di AstonInn, Gresik Kota Baru (GKB) Gresik pada 26 November 2021.

Sebanyak 1.800 tiang panjang telah dibenamkan di lahan proyek yang dikerjakan oleh PT Chiyoda  International Indonesia (CII) itu. Pekerjaan saat ini berfokus pada pemadatan lahan smelter tersebut. Smelter ini bakal mengolah 1,7 juta ton konsetrat tembaga  dan 480 ribu ton logam tembaga per tahun. Selama pembangunan proyek smelter itu akan dibutuhkan 40 ribu tenaga kerja.

”Tapi, saat operasi nanti hanya bisa menyerap seribu tenaga kerja,”kata Riza. Karena pabrik pengolahan konsentrat menjadi tembaga menggunakan teknologi modern. ”Tenaga kerja yang dibutuhkan nantinya kualifikasi high skill,”imbuhnya.

Riza menyebut pembangunan smelter akan kurang menguntungkan bila pemerintah tidak mendorong terjadinya hilirisasi usaha. Pabrik pendukung itu,bisa pabrik mobil listrik, pabrik smartphone dan lainnya yang membutuhkan bahan baku tembaga.”Smelter Freeport ini ibaratnya menyediakan bahan dasarnya saja,”katanya.

Investasi pembangunan smelter ini mencapai USD 4 miliar atau setara Rp 42 triliun. Mengapa di Gresik? Riza menyebut, Gresik sebagai lokasi pabrik smelter karena memiliki sejumlah keunggulan. Antara lain, limbah asam sulfat digunakan untuk bahan baku pembuatan pupuk. Limbah lainnya diserap untuk pabrik semen. 

”Selain itu, pasokan listrik di Jawa Timur masih cukup besar,”katanya. Smelter  dengan desain single line ini terbesar di dunia, karena mampu mengolah 1,7 juta ton konsentrat tembaga per tahun.

Seperti diberitakan, perusahaan smelter terbesar PT Freeport Indonesia (PTFI) menempati lahan di JIIPE. Perusahaan smelter ini memiliki kapasitas 1,7 juta ton konsentrat per tahun serta 480 ribu ton logam tembaga serta fasilitas precious metal refinery (PMR). Perusahaan tersebut memiliki desain single line terbesar di dunia. Dari desain single line itu, PTFI mampu menghasilkan 600 ribu koper per tahun. (yad)

Sebulan Pembangunan Smelter Terbesar di Dunia, Kini Mencapai 8 Persen Selengkapnya

4 UMKM Binaan SIG, Meramaikan Expo Pariwisata Hybrid

GRESIK, 1minute.id – Sebanyak 4 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) meramaikan kegiatan Expo Pariwisata Hybrid Event 2021. Expo Pariwisata itu dihelat di Kota Batu, Malang mulai Jumat sampai Minggu, 19-21 November 2021.

Empat produk UMKM Binaan SIG itu yakni kerajinan kulit (Lee Choir) asal Sidoarjo, kerajinan pipa rokok/Once (Pipres Colection) asal Madura , kerajin batik Gedog (Melati Mekar Mandiri) serta makanan olahan keripik tulang muda sapi (TUMUSA) 333 asal Tuban. 

Menurut General Manager of CSR SIG Edy Saraya, partisipasi 4 UMKM Binaan SIG selain untuk mempromosikan potensi wisata yang ada di Kota Batu, Expo ini juga bertujuan untuk  membantu dan meningkatkan pemasaran produk untuk UMKM dan ekonomi kreatif.

“SIG secara berkelanjutan melakukan pembedayaan, pengembangan, dan pembinaan UMKM Binaan melalui  program pelatihan, promosi dan mengikutsertakan dalam kegiatan pameran,”kata Edy Saraya dalam siaran pers di terima 1minute.id pada Senin, 22 November 2021. Selain itu, tambah Edy Saraya, SIG terus berupaya untuk mendorong UMKM Binaan untuk naik kelas dari Go Modern, Go Digital dan Go Online. 

“Hingga saat ini SIG Group telah membina sebanyak 39.578 UMKM binaan yang berasal dari beberapa wilayah operasional perusahaan,”terangnya. (yad)

4 UMKM Binaan SIG, Meramaikan Expo Pariwisata Hybrid Selengkapnya

SIG Gelontor Semen ke Warga Terdampak Banjir di Bumiaji

GRESIK, 1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) bersama distributor semen PT Jawa Berkat Utama menggelontorkan bantuan 200 zak semen untuk pembangunan rumah warga terdampak banjir di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur. 

Bantuan diserahkan oleh General Manager Sales Regional 3, Akhmad Yani Yulianto kepada Camat  Bumiaji Bambang Hari Suliyan di kntornya pada Jumat pekan lalu, 12 November 2021.General Manager Sales Regional 3, Akhmad Yani Yulianto mengatakan bantuan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan kepada korban banjir dan dukungan terhadap pemulihan infrastruktur. Banjir yang terjadi telah merusak rumah warga, sehingga perlu ditangani dengan cepat mengingat rumah merupakan kebutuhan utama sebagai tempat tinggal.

“Kami turut prihatin dan peduli atas bencana banjir yang menimpa, diharapkan dengan bantuan ini dapat bermanfaat untuk meringankan beban para korban. Saat ini semen dan bahan bangunan lainnya sangat dibutuhkan warga yang mulai melakukan pembangunan dan perbaikan rumah akibat banjir,”kata Akhmad Yani Yulianto.

Akhmad Yani Yulianto melanjutkan selain  bantuan semen, SIG juga memastikan ketersediaan pasokan semen di daerah terdampak bencana terpenuhi guna mempercepat pemulihan infrastruktur. 

Sementara itu, Kasi Kesra Kecamatan Bumiaji, Yudhi Suparnadi Arifin menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan SIG dan PT Jawa Berkat Utama. Menurutnya, banjir yang terjadi telah merusak 31 rumah dengan rincian 12 rusak berat, 5 rusak sedang dan 7 rusak ringan. “Banjir juga menyebabkan kerusakan kebun, saluran air, tempat usaha warga,”katanya. 

Lebih lanjut Yudhi menambahkan saat ini petugas dari kecamatan Bumiaji dan pihak terkait melakukan penyisiran dan pembersihan material pascabanjir dan juga melakukan pengkajian kebutuhan untuk rehabilitasi dan rekonstruksi pada sektor perumahan dan permukiman, infrastruktur publik, ekonomi produktif dan sosial.

“Adanya bantuan semen sangat berarti bagi masyarakat untuk kembali melakukan pembangunan rumah. Melalui kerjasama yang baik antara instansi dan perusahaan, semoga dapat mempercepat pemulihan infrastruktur akibat bencana yang terjadi sehingga masyarakat dapat kembali beraktifitas normal,”ujar Yudhi. (yad)

SIG Gelontor Semen ke Warga Terdampak Banjir di Bumiaji Selengkapnya

TUKS Petrokimia Gresik, Terapkan Konsep Pelabuhan Ramah Lingkungan dengan Memanfaatkan PLTS

GRESIK,1minute.id – Konsep Green Port  (Pelabuhan Hijau) di Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) diterapkan PT Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia.Konsep Pelabuhan ramah lingkungan untuk meningkatkan daya saing perusahaan melalui penghematan dan peningkatan produktivitas.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo menjelaskan bahwa konsep Green Port menjadikan proses kepelabuhanan Petrokimia Gresik lebih efektif, efisien dan ramah lingkungan. Sehingga semakin mengoptimalkan Cost Reduction Program yang telah dijalankan perusahaan.

Hal ini sejalan dengan kebijakan International Maritime Organization (IMO) atau organisasi kemaritiman di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yang mengharuskan pelabuhan di dunia harus lebih efektif, efisien serta ramah lingkungan melalui penerapan Green Port.

Dwi Satriyo mengungkapkan bahwa aktivitas di Pelabuhan Petrokimia Gresik tidak hanya sebatas antarpulau, tapi juga antarnegara. Mengingat sebagian besar bahan baku masih diperoleh dari impor dan beberapa produk non subsidi Petrokimia Gresik juga di eskpor ke mancanegara, dimana beberapa negara mengharuskan penerapan Green Port pada pelabuhan asal maupun tujuan.

Oleh karena itu kami mengakselerasi penerapan Green Port di Pelabuhan Petrokimia Gresik agar kelancaran operasional bisnis semakin terjamin, dan sekarang Petrokimia Gresik memiliki pelabuhan bertaraf internasional,”ujar Dwi Satriyo.

Konsep Green Port salah satunya mengatur upaya peningkatan pengelolaan energi yang efisien di pelabuhan. Beberapa implementasi yang telah dilakukan diantaranya pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk gedung dan perkantoran, penggunaan sepeda motor listrik, mengganti lampu penerangan konvensional dengan LED, penerapan green building, penyediaan shore connection untuk supply energi kapal, serta pemanfaatan CCTV pada Digital Port Supervising (Aplikasi Petroport) untuk mengurangi penggunaan energi pada kendaraan serta meningkatkan layanan distribusi pupuk. 

“Penghematan biaya operasional pada akhirnya akan berpengaruh pada harga produk, sehingga langkah ini juga menjadi upaya Petrokimia Gresik dalam memberikan perlindungan bagi konsumen melalui produk berkualitas dengan harga yang lebih kompetitif,”katanya.

Selain efisiensi sumber energi, konsep Green Port juga diimplementasikan melalui peningkatan kualitas kebersihan daratan dan perairan kolam daerah lingkungan kerja dengan cara menurunkan pencemaran limbah cair, sampah domestik dan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Sedangkan, kualitas udara dijaga dengan mengurangi kebisingan, emisi gas karbon dan emisi gas rumah kaca.

“Dengan demikian Penerapan Green Port juga mampu melindungi lingkungan sekitar perusahaan agar tidak tercemar oleh proses kepelabuhanan, sehingga dapat meningkatkan pemberdayaan masyarakat sekitar perusahaan melalui pemanfaatan sumber daya alam,” imbuh Dwi Satriyo.

Terakhir, Dwi Satriyo mengungkapkan bahwa penerapan pelabuhan ramah lingkungan juga menjadi salah satu upaya nyata Petrokimia Gresik dalam mencapai target perusahaan untuk memperoleh proper emas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada 2021 ini.

“Kami percaya Green Port berdampak baik bagi kinerja perusahaan secara global. Hal ini dikarenakan adanya aspek pengelolaan energi, pengelolaan limbah, pengelolaan lingkungan yang tentunya dapat meningkatkan kinerja dan citra perusahaan,” tandas Dwi Satriyo. (yad)

TUKS Petrokimia Gresik, Terapkan Konsep Pelabuhan Ramah Lingkungan dengan Memanfaatkan PLTS Selengkapnya

Desa Wedani Ditetapkan Desa Devisa, Bupati Sebut Satu-satunya di Jatim

GRESIK,1minute.id – Desa Wedani, Kecamatan Cerme ditetapkan sebagai Desa Devisa pada Selasa, 2 November 2021. Desa para pengerajin sarung tenun itu menjadi satu-satunya Desa di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik diharapkan bisa menghasilkan devisa bagi negara dan mendongkrak ekonomi masyarakat setempat. 

“Semoga menjadi inspirasi bagi desa-desa lainnya. Desa Wedani sungguh luar biasa,”puji Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam peresmian Desa Wedani sebagai Desa Devisa Tenun Sarung di Balai Desa (Baldes) setempat pada Selasa, 2 November 2021. Peresmian Desa Devisa ini dilakukan secara hybrid dan virtual. 

Bupati Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Kepala Bea Cukai Gresik Bier Budy Kismuljanto, perwakilan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) Lukman Hakim serta pengurus koperasi Wedani Giri Nata (WGN) hadir secara langsung. Sedangkan, Ketua Dewan Direktur merangkap Direktur Eksekutif Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (Indonesia Eximbank) Daniel James Rombas, Direktur Fasilitas Kepabeanan dan Cukai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Untung Basuki hadir secara virtual. 

Fandi Akhmad Yani melanjutkan virus positif yang diraih Desa Wedani bisa menular kepada desa lainnya. “Terus melangkah dan menjadi inspirasi desa lainnya,”imbuh Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 
Penetapan Desa Wedani sebagai Desa Devisa hasil dari kolaborasi, sinergi semua pihak.

Pemkab Gresik, Bea Cukai,  LPEI dan stakeholder lainnya. Kolaborasi ini akan terus ditingkatkan sehingga kedepan semakin banyak lahir Desa Devisa di Gresik.  “Sehingga produk UMKM Gresik semakin banyak yang naik kelas,”katanya. Produk asal Desa bisa merambah lima benua tidak banyak. Apalagi dimasa pandemi Covid-19. Banyak UMKM yang kondisi kurang baik. 

SARUNG WEDANI : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melihat motif sarung tenun Desa Wedani, Kecamatan Cerme di Balai Desa setempat pada Selasa, 2 November 2021 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Menjadi kewajiban pemerintah untuk mendampingi UMKM untuk tumbuh dan berkembang bahkan bisa mengekspor produknya. “Karena UMKM adalah salah satu pondasi kekuatan pemulihan ekonomi nasional,”ujarnya. Pemkab Gresik, imbuhnya, akan terus mendorong dan memberikan pendampingan kepada UMKM.

Lahirnya, Poedak Galery di eks terminal wisata religi Maulana Malik Ibrahim di Jalan Pahlawan, Gresik akan menjadi pusat bagi semua UMKM untuk berkonsultasi. Termasuk tentang perizinan hingga pendampingan modal yang melibatkan pihak lainnya. Sementara itu, Kepala Bea Cukai Gresik Bier Budy Kismuljanto menambahkan, pihaknya akan terus mendorong dan membantu UMKM untuk bisa ekspor. Karena Bea cukai memiliki jaringan di luar negeri seperti atase sehingga bisa mencarikan pasar ekspor di luar negeri.

“Kami akan terus membantu UMKM. Karena memiliki potensi ekspor yang luar biasa,”tegas Bier. Tentang volume ekspor UMKM di Gresik, Bier belum menghitung. “Tapi, dalam waktu dekat ini, sarung tenun Desa Wedani ini ekspor satu kontainer ke Yaman,”katanya. Kontainer 20 feed atau sekitar 27 ribu kodi. Bila satu kodi adalah 20 pcs total 540 ribu pcs. 

Ketua Dewan Direktur merangkap Direktur Eksekutif Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (Indonesia Eximbank) Daniel James Rombas menyatakan, pihaknya akan terus mendorong UMKM Gresik untuk bisa ekspor.  Pihaknya siap memberikan jasa konsultasi, pelatihan motif, marketing hingga pelaporan keuangan. “Dan, Desa Wedani memiliki kekhasan yakni ATBM (alat tenun bukan mesin) mengusung kearifan penduduk asli,”kata James Rombas dalam sambutan virtualnya. (yad)

Desa Wedani Ditetapkan Desa Devisa, Bupati Sebut Satu-satunya di Jatim Selengkapnya

SIG Kenalkan Platform Digital SobatBangun Di Munas IAI


GRESIK, 1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mendukung kegiatan Musyawarah Nasional (Munas) ke- XVI Ikatan Arsitek Indonesia ( IAI) di Kuta, Bali. Munas IAI digelar selama tiga hari, mulai Jumat, 27 Oktober 2021. Kegiatan ini menjadi ajang temu arsitek dari berbagai wilayah di Indonesia dengan pelaku industri  konstruksi dan bangunan.

Pada kegiatan ini SIG memperkenalkan produk dan layanan terbaiknya melalui tayangan video, poster, pemaparan brand dan  product awareness oleh Senior Manager of Design Solution SIG Edo Ramces Sihombing. Produk dan layanan tersebut diantaranya, SobatBangun, yakni platform digital dari SIG untuk  mengembangkan proses pembangunan dan renovasi rumah secara lebih baik serta berkelanjutan.  

Diperkenalkan juga produk Rumah Modular yaitu rumah pracetak yang difabrikasi dalam bentuk modul (panel/volumetric) dengan tujuan untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan, memastikan konsistensi mutu bangunan dan mendukung pembangunan yang ramah lingkungan. Serta produk Mortar Indonesia, produk mortar premium yang diproduksi dengan teknologi tercanggih dan bahan material yang teruji kualitasnya. 

SIG berfokus pada pengembangan solusi bahan bangunan melalui produk semen, solusi beton, mortar, maupun produk-produk turunan lainnya. “Solusi yang diciptakan tidak hanya memenuhi harapan stakeholder, tapi juga menjadi pendorong dalam tumbuhnya industri bahan bangunan yang berkelanjutan,”kata Edo Ramces Sihombing. (yad)

SIG Kenalkan Platform Digital SobatBangun Di Munas IAI Selengkapnya

SIG Gelar Pelatihan Tenaga Konstruksi, Sebanyak.368 Tenaga Konstruksi Kantongi Sertifikat LPJK

GRESIK, 1minute.id – Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) bekerja sama dengan Balai Jasa Konstruksi wilayah IV Surabaya menggelar Education and Training (Edutrain)  dan uji sertifikasi bagi 190  tenaga konstruksi
Rinciannya, 100 tenaga konstruksi di wilayah Surabaya, dan  90 tenaga konstruksi di Kediri. Kegiatan digelar di kantor Balai Jasa Konstruksi wilayah IV Surabaya selama dua hari, pada Senin dan Selasa, 18-19 Oktober 2021. Sedangkan,  di wilayah Kediri digelar Kantor Kelurahan Semampir, Kabupaten Kediri pada Jumat dan Sabtu,  22-23 Oktober 2021. 

Kegiatan yang dilakukan diantaranya pelatihan dan praktik tentang konstruksi bangunan sederhana dan juga ulasan terkait mutu semen. Selain itu juga sertifikasi tenaga konstruksi  melalui tes tulis, aplikasi ketrampilan langsung dan wawancara.

General Manager of Sales Area III SIG Akhmad Yani Yulianto mengatakan kegiatan ini digelar untuk mempersiapkan tenaga konstruksi yang kompeten, handal dan tersertifikasi. Sebab  kompetensi para pekerja konstruksi ini berpengaruh pada kualitas bangunan yang dihasilkan, karenanya pekerja kontruksi harus berkompeten dan memiliki sertifikat di bidangnya. 

“Melalui program edutrain, SIG memberikan pelatihan mengenai pemahaman teknik dasar konstruksi hingga perkembangan trend pasar dalam industri konstruksi. Dengan mengikuti tren pasar di industri konstruksi saat ini, daya saing para pekerja konstruksi akan meningkat, terutama di hadapan para pengguna jasa,” ungkap Akhmad Yani.

Lebih lanjut Akhmad Yani Yulianto, menyampaikan, selain pelatihan, para tenaga konstruksi juga diberikan program sertifikasi yang bertujuan untuk mengukur kompetensi dalam bidang bangunan. “Sertifikat yang diperoleh nantinya akan memberi nilai tambah dan kemudahan bagi mereka untuk mendapatkan pekerjaan,”katanya.

Adanya pelatihan dan sertifikasi ini disambut baik oleh salah satu peserta, Mohamad Wahyudi. Menurutnya, dengan mengikuti pelatihan dan sertifikasi ini dapat menambah ilmu sehingga bisa meningkatkan kompetensi bagi dirinya. “Sertifikat bagi tenaga konstruksi sangatlah penting, mengingat saat ini beberapa proyek pembangunan mewajibkan tenaga konstruksi untuk memiliki sertifikat,“ ujar Mohamad Wahyudi.

Menurutnya, kepercayaan konsumen terhadap tenaga konstruksi juga meningkat apabila memiliki sertifikat. “Karena itu saya berharap program ini dapat diselenggarakan secara berkelanjutan karena dapat meningkatkan kinerja dibidang konstruksi, kata Mohamad Wahyudi.

Sejak 2006 hingga saat ini, SIG melalui komunitas Jago Bangunan telah memiliki anggota sebanyak 13.181 tenaga konstruksi, dan 6.368 diantaranya telah mendapatkan sertifikasi dari Lembaga Penyedia Jasa Konstruksi (LPJK). (yad)

SIG Gelar Pelatihan Tenaga Konstruksi, Sebanyak.368 Tenaga Konstruksi Kantongi Sertifikat LPJK Selengkapnya

Dua Produk Cangkul Dapat Sertifikat SNI dari Kemenperin

GRESIK,1minute.id – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) konsisten memberikan pembinaan dan pendampingan kepada pelaku industri kecil dan menengah (IKM) dalam penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI). Langkah ini agar produk IKM semakin terjamin kualitasnya.

“SNI berfungsi memberikan perlindungan dan jaminan kualitas kepada konsumen atas keamanan, keselamatan, kesehatan dan lingkungan hidup (K3L),”kata Plt. Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin Reni Yanita dalam keterangan tertulis pada Senin, 25 Oktober 2021. Sebagai wujud dukungan terhadap penerapan SNI, Ditjen IKMA menyelenggarakan acara Penyerahan Sertifikat SNI Cangkul Dalam Negeri kepada PT Mekarmaju Jaya Abadi dengan merek cangkul Kepiting Pusaka dan PT. Indobaja Primamurni dengan merek cangkul Barong.

“Kedua perusahaan tersebut telah membuktikan kualitas produknya dengan memenuhi persyaratan teknis produk sesuai SNI 0331:2018 (Cangkul – Syarat Mutu dan Metode Uji),”katanya. Selama ini, Ditjen IKMA Kemenperin telah menyelenggarakan beragam pembinaan khususnya di Desa Mekarmaju, Kab. Bandung sejak tahun 2018, guna mendukung daya saing IKM perkakas tangan.

“Kami berikan fasilitasi secara bertahap mulai dari Pendampingan Penerapan SNI, Fasilitasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), Kemitraan,inisiasi pendirian Material Center dan Sertifikasi SNI,”ungkap Reni. Pendampingan sertifikasi SNI Cangkul di Desa Mekarmaju turut melibatkan Balai Besar Logam dan Mesin (BBLM) sebagai LSPro dan tenaga ahli dari PT. Indobaja Primamurni sebagai pendamping dalam melakukan sertifikasi sampai dengan terbitnya Sertifikat Kesesuaian. 

Dengan nilai TKDN dari cangkul produk PT. Indobaja Primamurni dan PT. Mekarmaju Jaya Abadi yang masing-masing sudah mencapai 58,19 persen dan 51,96 persen, Reni berharap agar kedua cangkul segera masuk ke E- Katalog dan banyak masyarakat semakin percaya dan membeli perkakas berkualitas buatan Indonesia. 
“Besar harapan kami agar cangkul Barong dan cangkul dari Desa Mekarmaju ini dapat memenuhi kebutuhan cangkul dalam negeri dan digunakan oleh pemerintah pusat maupundaerah,”tambah Reni.

Terpisah, General Manager PT Indobaja Primamurni Titus Ridi Yuwono menyatakan kebutuhan cangkul di dalam negeri mencapai 10 juta unit per tahun. Selama ini, kebutuhan cangkul itu masih impor dari Tiongkok dan Thailand. Dengan mendapatkan sertifikat SNI, Titus optimistis produk cangkul Barong bisa bersaing dengan produk luar negeri. “Apalagi, kualitas cangkul (merek Barong) lebih baik dan harga lebih kompetitif,”katanya melalui sambungan telepon.

Ia menyebutkan ada dua tipe cangkul yang diproduksi oleh perusahaan berlokasi di Jalan Mayjend Sungkono, Desa Prambangan, Kecamatan Kebomas, Gresik itu. Yakni, cangkul untuk pertanian dan proyek. Untuk cangkul pres tanpa las, Titus menjamin kualitas diatas produk luar negeri. “Dalam uji kekerasan tertentu kualitas nomor satu,”katanya. Selain kualitas produknya lebih bagus, Titus melanjutkan harga cangkul Barong lebih ekonomis. 

Mengapa cangkul Barong lebih ekonomis dari cangkul impor ? “Supply Chain berasal dari satu grup. Sehingga lebih ekonomis dan berkualitas,”tegasnya. Titus berharap sertifikat SNI tersebut semakin menambah kepercayaan masyarakat Indonesia untuk menggunakan produk dalam negeri. “Bangga Cangkul buatan  Indonesia,”katanya. (yad)

Dua Produk Cangkul Dapat Sertifikat SNI dari Kemenperin Selengkapnya

Dekranasda dan Bea Cukai Antarkan Minuman Olahan Sarang Burung Walet ke Pasar Hongkong

GRESIK,1minute.id – Daftar produk UMKM Gresik masuk pasar mancanegara negara bertambah. Kali ini, adalah produk sarang burung walet asal Kecamatan Ujungpangkah, Gresik di ekspor ke Hongkong pada Jumat, 22 Oktober 2021.

Ekspor perdana ini, sebanyak 1.200 botol minuman olahan sarang burung walet dan 30 kilogram liur walet dengan nilai sebesar Rp 900 juta. Sarang burung walet olahan itu milik Uly Darojah. Ekspor sarang burung walet olahan menambah panjang produk UMKM asal Gresik yang menembus pasar Internasional.

Sebelumnya, Kacang hijau dari Desa Metatu,  Benjeng ; Mangga, Kecamatan Sidayu ; Rotan asal Menganti. Kemudian, Gula Merah, Jahe hingga ikan kerapu, ketiga produk UMKM asal Pulau Bawean, Kabupaten Gresik. 
Ekspor minuman olahan dan liur burung walet diberangkatkan oleh Ketua  Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Gresik Nurul Haromaini Ali , Perwakilan Bea Cukai Gresik dan Kadiskoperindag Gresik Agus Budiono dari Pendapa Bupati Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik. 

“Keberhasilan produk sarang burung walet dari UMKM Ujungpangkah ini memberikan harapan untuk pemulihan ekonomi Gresik dan khususnya pelaku usaha mikro, kecil dan menengah Kabupaten Gresik,”kata Agus Budiono. Ia  kembali mengingatkan kepada pelaku UMKM mengenai arahan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani untuk tidak takut berorientasi ekspor dan cukup berfokus pada kualitas produknya. 

“Bupati pernah menyampaikan kepada teman-teman UMKM jangan pusing mengurusi administrasi ekspor dan lain sebagainya, masalah itu biar diurus oleh Bea Cukai dan Diskoperindag, UMKM cukup fokus menjaga kualitasnya,”imbuhnya. 

Kepala Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai Gresik Eko Rudi Hartono mengatakan Birdnestjoy, salah satu produk hasil UMKM Gresik yang aktif berasistensi dengan Diskoperindag dan Bea Cukai Gresik. “Kami dari Bea Cukai, Diskoperindag dan Asosiasi UMKM Genk (Gading Emas Naik Kelas) terus melakukan asistensi dan pendampingan, dari proses pengurusan legalitas, mempertemukan dengan buyer,”ujar Eko Rudi Hartono. “Bahkan kita juga bergerak untuk pengurusan di BPOM, semuanya sebagai support kami kepada teman-teman UMKM,”imbuhnya. 

Ketua Dekranasda Gresik Nurul Haromaini Alimemberikan apresiasi keberhasilan produk UMKM Gresik ekspor dengan nilai yang cukup tinggi. “Ini patut diapresiasi, karena hasil produksi teman-teman UMKM ini membawa nama Kabupaten Gresik di dunia internasional,” ujar Ning Nurul. 

Istri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ini  berpesan, teman-teman UMKM untuk terus fokus pada kualitas produknya. “Karena kalau kualitas produknya bagus, tentunya harapannya adalah agar ekspor ini tidak hanya terjadi satu kali, tetapi terus berkesinambungan,” pesan Ning Nurul-sapaan-Nurul Haromaini Ali. Ia menegaskan Bupati Fandi Akhmad Yani sangat pro UMKM Go-Global dan Go Export.(yad)

Dekranasda dan Bea Cukai Antarkan Minuman Olahan Sarang Burung Walet ke Pasar Hongkong Selengkapnya

Perdana, KA Logistik dari Stasiun Indro Gresik tujuan Jakarta Lancar, Angkut 15 GD

GRESIK,1minute.id –  Jalur moda transportasi kereta api dari Stasiun Indro bakal semakin ramai. Setelah kereta komuter jurusan Gresik-Stasiun Sidoarjo beroperasi. Kini, PT Kerata Api Indonesia (KAI) meluncurkan kereta logistik pada Jumat, 15 Oktober 2021. Kereta Logistik (Kalog) Stasiun Indro- Stasiun Pasoso, Jakarta Pergi-Pulang (PP).

Reaktivasi kereta logistik dari Stasiun Indro, Gresik ini dilakukan oleh Kepala Dinas Perhubungan Gresik Tursilowanto Hariogi didampingi Direktur Niaga PT KAI Dadan Nurdiansyah. 

Dadan Nurdiansyah mengatakan, reaktivasi kereta api logistik untuk memberikan kemudahan bagi industri di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. “Kereta logistik ini akan menekan biaya lebih efisien dan tepat waktu,”kata Dadan dalam sambutannya. Selain itu, pihaknya, sedang melakukan kajian untuk menambah kereta komuter. Kereta api penumpang jurusan Stasiun Indro – Stasiun Sidoarjo. Kereta komuter sejak beroperasi 10 Februari 2021 hanya satu trip setiap hari. “Nanti akan kita tambah. Sesuai dengan aspirasi masyarakat,”katanya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Gresik Tursilowanto Hariogi mengapresiasi kolaborasi dan sinergitas yang dilakukan oleh PT KAI Daop 8 Surabaya. Ia mengatakan, pihaknya diminta oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani untuk menata manajemen transportasi yang baik di Gresik ini. 

LOKO LOGISTIK: Petugas KAI memantau pemberangkatan perdana kereta logistik dari Stasiun Indro Gresik tujuan Jakarta pada Jumat, 15 Oktober 2021 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Sebab, imbuh mantan administrasi umum Pemkab Gresik ini Gresik sebagai kota industri yang memiliki 1.300-an pabrik skala besar dan kecil membutuhkan sistem transportasi massal. “Kalau seluruh pabrik, menggunakan angkutan kereta api 80 persen kemacetan lalu lintas teratasi,”kata Tursilowanto. 

Tursilowanto juga menyinggung terkait pemberdayaan masyarakat sekitar stasiun berlokasi di Desa Sidorukun, Kecamatan Kebomas, Gresik itu. Ia berharap PT KAI bisa memberdayakan masyarakat sekitar sehingga bisa membangkitkan ekonomi masyarakat. 

Terpisah, Executive Vice President Daerah Operasi 8 Surabaya Heri Siswanto mengatakan, pihak bekerjasama dengan pihak ketiga menggandeng pihak ketiga sebagai operator logistik. Untuk pemberangkatan perdana ini, dari 30 gerbong datar (GD) baru terisi 15 GD. “Dwelling time dua hari sekali,”kata Heri. 

Untuk diketahui selama puluhan tahun, operasional Stasiun Indro mengalami pasang surut. Pada 2006-an jalur KA Stasiun Indro beroperasi untuk mengangkut barang. Diantaranya, distribusi semen. Lalu, mati suri.
Pada 2018, Stasiun Indro berlokasi di Desa Sidorukun, Kecamatan Kebomas, Gresik itu reaktivasi kembali. Tapi, khusus untuk transportasi logistik, kontainer. Tapi hanya seumur jagung. 

Pada 10 Februari 2021, reaktivasi untuk kereta komuter. Kereta penumpang hingga sekarang. Dan, Jumat, 15 Oktober 2021, penambahan pelayanan mengangkut logistik tujuan Jakarta.  (yad)

Perdana, KA Logistik dari Stasiun Indro Gresik tujuan Jakarta Lancar, Angkut 15 GD Selengkapnya