Heboh Pajak Sembako dan Pendidikan, P2Humas DJP Beri Penjelasan melalui Surel

GRESIK,1minute.id – Partai NasDem Gresik dengan tegas menolak rencana pemerintah menarik pajak pertambahan nilai sembako dan biaya pendidikan. Pasalnya, wacana itu berpotensi semakin menyengsarakan masyarakat yang sedang susah akibat dampak pandemi Covid-19.

“Partai Nasdem dengan tegas menolak wacana penarikan pajak sembako dan biaya pendidikan itu,”tegas Ketua DPD Partai Nasdem Gresik Syaiful Anwar pada Senin, 14 Juni 2021. Syaiful didampingi Sekretarisnya, Ainul Fuadi menambahkan, penarikan pajak itu akan semakin menyengsarakan masyarakatan apalagi ditengah pandemi corona. 

“Kalau dinaikkan 10 persen, menyengsarakan rakyat apalagi ditengah pandemi Covid-19 begini. Memprihatinkan, pemerintah jangan berfikir income dari negara,”tegasnya. Saiful menegaskan tugas pemerintah seharusnya membantu masyarakat terdampak Covid-19. Sikap DPD NasDem tegas menolak adanya kebijakan pemerintah pusat. 

Dalam surat elektronik (surel) Direktorat Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat diterima wartawan 1minute.id pada Minggu, 13 Juni 2021 bunyi lengkapnya begini ;

Terima kasih atas partisipasi Saudara selama ini dalam melakukan pembayaran pajak.

Berkenaan dengan maraknya pemberitaan mengenai pengenaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas sembako maupun jasa pendidikan di Indonesia dengan ini disampaikan bahwa berita yang beredar merupakan informasi yang tidak berasal dari sumber resmi pemerintah.

Saat ini pemerintah sedang fokus terhadap upaya penanggulangan Covid-19 dengan melakukan berbagai upaya untuk melindungi masyarakat dan menolong dunia usaha agar dapat bangkit dan pulih akibat pandemi.

Di tengah situasi pelemahan ekonomi akibat pandemi, pemerintah memandang perlu menyiapkan kerangka kebijakan perpajakan, di antaranya usulan perubahan pengaturan PPN.

Ada pun poin-poin penting usulan perubahan di antaranya adalah pengurangan berbagai fasilitas PPN karena dinilai tidak tepat sasaran dan untuk mengurangi distorsi; penerapa multitarif, dengan mengenakan tarif PPN yang lebih rendah daripada tarif umum misalnya atas barang-barang yang dikonsumsi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah; dan tarif PPN yang lebih tinggi daripada tarif umum untuk barang-barang yang tergolong mewah yang dikonsumsi masyarakat berpenghasilan tinggi. 

Bahkan untuk jenis barang tertentu akan dikenai PPN Final untuk tujuan kesederhanaan dan kemudahan.

Rencana ini akan dibahas lebih lanjut bersama DPR dan tentunya akan mendengarkan masukan dari seluruh pemangku kepentingan agar lebih baik dan adil, dengan tetap mengedepankan prinsip keadilan, gotong-royong, serta meningkatkan kontribusi kelompok yang mampu dengan kompensasi dan subsidi yang lebih tepat sasaran.

Demikian disampaikan. Selamat menjalankan aktifitas dengan terus menjaga protokol kesehatan.  

Terima kasih.

 Salam,

Direktorat Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat.

Ketua DPD NasDem Gresik Syaiful Anwar menegaskan, berharap pemerintah menyudahi wacana penarikan pajak sembako dan biaya pendidikan. “Sikap partai ini, akan kami kirimkan ke wilayah dan pimpinan pusat,”kata Syaiful didampingi sekretarisnya Ainul Fuadi. (yad)

Heboh Pajak Sembako dan Pendidikan, P2Humas DJP Beri Penjelasan melalui Surel Selengkapnya

Hipmi Siap Adaptasi, Inovasi dan Sinergi dengan Pemerintah untuk Bangkitkan Ekonomi


GRESIK,1minute.id – Pagebluk corona belum ada tanda-tanda berakhir. Beberapa anggota Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Gresik berkumpul di Pendapa Bupati Gresik.  Mereka merayakan Anniversary ke-49 dengan melakukan vaksinasi.

Tahap awal vaksinasi kepada anggota kemudian selanjutnya, menargetkan 1.500 UMKM mendapatkan vaksinasi. Vaksinasi untuk perwakilan anggota Hipmi disaksikan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ,Kasdim 0817 Gresik Mayor Inf. Sugeng Riyadi, Kadinkes Gresik drg Syaifuddin Ghozali pada Sabtu, 12 Juni 2021.

Pada kesempatan itu, Bupati Fandi Akhmad Yani mengapresiasi inisiasi yang dilakukan oleh pengurus HIPMI melakukan vaksinasi sebagai upaya mengatasi penanggulangan Covid-19.

“Secara pribadi dan selaku pemerintah daerah memberikan apresiasi yang sangat luar biasa. Dimata saya, Hipmi menjadi salah satu pelopor penegakan protokol kesehatan di Kabupaten Gresik yang juga bersinergi dengan pemerintah daerah,”kata Gus Yani, sapaan akrab, Bupati Fandi Akhmad Yani.

Di era pandemi seperti saat ini, memang sangat berpengaruh terhadap aktifitas ekonomi di semua sektor. Namun, Gus Yani berharap anggota Hipmi yang mayoritas generasi milenial mampu beradaptasi dan bangkit untuk memperbaiki sektor ekonomi. 

“Siapapun bisa beradaptasi dengan keadaan seperti ini, asalkan ada kemauan kuat dan bersungguh-sungguh. Generasi milenial harus mampu berinovasi dan berdamai dengan keadaan, ayo bergerak bersama pemerintah untuk menyongsong pemulihan ekonomi di Gresik,” harap mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Terpisah, Satgas Covid-19 Gresik melaporkan ada tambahan kasus baru sebanyak 6 kasus terakumulasi menjadi 5.730 kasus pada Minggu, 13 Juni 2021. Sedangkan, kasus sembuh bertambah 4 menjadi 5.288 kasus. Kasus meninggal 357 kasus dan isolasi 65 kasus. (yad)

Hipmi Siap Adaptasi, Inovasi dan Sinergi dengan Pemerintah untuk Bangkitkan Ekonomi Selengkapnya

Petrokimia Gresik Gandeng Polowijo Gosari Lakukan Kajian Pembangunan Pabrik Pupuk Kieserite

GRESIK, 1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia menggandeng PT Polowijo Gosari Indonesia melakukan kajian bersama untuk rencana pembangunan pabrik pupuk Kieserite. 

Penandatanganan kesepakatan dilakukan oleh Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo bersama Direktur Utama Polowijo Gosari Indonesia Deddy Harnoko Sucahyo disaksikan Direktur Utama Pupuk Indonesia Bakir Pasaman di Jakarta pada Kamis, 10 Juni 2021. 

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menyatakan bahwa rencana pembangunan pabrik pupuk Kieserite ini merupakan wujud dukungan perusahaan untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor. 

Saat ini kebutuhan pupuk Kieserite domestik sepenuhnya dipenuhi melalui impor. Dalam 5 tahun terakhir, impor pupuk Kieserite sekitar 80 ribu ton/tahun dengan harga sekitar Rp 2,1 juta per ton. “Saat ini belum ada pabrik pupuk Kieserite di Indonesia, sehingga pabrik ini nantinya akan menjadi yang pertama di tanah air,” tandas Dwi Satriyo.

Lebih lanjut Dwi Satriyo menjelaskan, pupuk Kieserite banyak digunakan pada pertanian hortikultura antara lain komoditas kopi, karet, dan kelapa sawit, dimana lahan pertanian sawit di Indonesia mencapai 14 juta hektare dengan perkirakan kebutuhan Kieserite sekitar 2 juta ton per tahun.

“Ini merupakan ceruk pasar yang potensial untuk dikembangkan, dan juga menjadi dukungan perusahaan terhadap optimalisasi pertanian Indonesia dalam rangka menjaga ketahanan pangan nasional,”ujar Dwi Satriyo.

Pupuk Kieserite atau magnesium sulfat merupakan salah satu sumber positif untuk unsur hara magnesium dan belerang. Selain berasal dari hasil tambang, kieserite juga bisa didapatkan melalui reaksi dan sintesa antara dolomit dengan asam sulfat.

Seperti diketahui, Polowijo Gosari Indonesia memiliki deposit dolomit dengan kandungan magnesium sekitar 18-20 persen. Sedangkan, Petrokimia Gresik memiliki fasilitas produksi asam sulfat dengan total kapasitas mencapai 1,1 juta ton per tahun.

Sehingga, pembangunan pabrik pupuk Kieserite tidak hanya memberikan keuntungan finansial, tapi juga menciptakan nilai tambah adanya kerja sama yang baik antara Petrokimia Gresik dan Polowijo Gosari Indonesia. “Produksi Kieserite tentunya akan menambah nilai manfaat dari dolomit Polowijo Gosari Indonesia dan asam sulfat dari Petrokimia Gresik,”tegasnya.

Direktur Utama Pupuk Indonesia (Persero) Bakir Pasaman mengatakan kajian pendirian pabrik pupuk Kieserite ini sejalan dengan upaya transformasi bisnis Pupuk Indonesia untuk melakukan diferensiasi usaha, serta sesuai dengan visi untuk menjadi perusahaan penyedia nutrisi tanaman dan solusi pertanian berkelanjutan. 

Ia berharap kerjasama ini dapat bersifat jangka panjang, mengingat masih banyak pasar potensial yang perlu diisi melalui produk pupuk seperti ini. “Peluangnya besar, kita juga bisa kembangkan produk pupuk lain,”ujar Bakir.

Sementara itu, Direktur Utama Polowijo Gosari Indonesia Deddy Harnoko Sucahyo mengatakan tujuan kerjasama ini adalah untuk memaksimalkan sumber daya yang dimiliki. Pihaknya mempunyai cadangan dolomit sebesar 550 juta ton, dan melalui kerjasama strategis ini Polowijo Gosari Indonesia berharap dapat mengembangkan produk-produk turunan magnesium atau dolomit.

“Semuanya memaksimalkan lokal konten serta berlokasi di Gresik,”kata Deddy. Pupuk Kieserite sendiri termasuk pupuk yang cepat terurai dan bereaksi, sehingga menjadi pilihan yang tepat ketika tanaman membutuhkan unsur hara magnesium segera.

Sedangkan, magnesium merupakan senyawa yang penting untuk pembentukan karbohidrat, lemak dan minyak pada tanaman, terutama tanaman penghasil minyak seperti kelapa sawit. Manfaat lain dari aplikasi pupuk Kieserite diantaranya meningkatkan klorofil sehingga warna daun lebih hijau sempurna.

Selain itu juga membantu pembentukan bintil akar, pertumbuhan anakan, meningkatkan kadar minyak pada tanaman penghasil minyak seperti kelapa sawit dan kedelai, serta meningkatkan pH tanah. (yad)

Petrokimia Gresik Gandeng Polowijo Gosari Lakukan Kajian Pembangunan Pabrik Pupuk Kieserite Selengkapnya

Kini, Ada Motif Sarung Batik Khas Gresik


GRESIK,1minute.id – Koleksi motif batik khas Gresik bertambah. Sebelumnya ada motif batik Sisik Bandeng , Damarkurung, Ndulit. Dan, BatikPamiloto Ceplokan. 

Motif batik terakhir, Pamiloto Ceplokan ini ditetapkan sebagai pakaian khas Gresik melalui hak paten yang diterbitkan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) RI Nomor D002017004963, tertanggal 31 Januari 2017. 

Ajang Anugerah Wisata Gresik (AWG) 2021 di halaman Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 4 Juni 2021 memilih tiga dari puluhan motif batik sarung khas Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik sebagai pemenang. Untuk kali pertama Kabupaten Gresik yang memasuki 47 tahun memiliki sarung batik khas Gresik.

PRASASTI MEMBATIK : Ketua Dekranasda Gresik Nurul Haromaini menggoreskan canting ke kain sebagai penanda Launching Sarung Batik Khas Gresik dengan disaksikan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Dirut Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo dalam Anugerah Wisata Gresik 2021 di halaman Kantor Bupati pada Jumat, 4 Juni 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

“Dalam AWG kali pertama, saya dan Gus Yani (Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani,Red) memakai sarung tenun dari Cerme yang di modifikasi sebagai busana,”kata Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah ditemui usai pelepasan ekspor perdana kacang hijau ke Filipina di Desa Metatu, Kecamatan Benjeng, Gresik pada Sabtu, 5 Juni 2021.

Bu Min-begitu sapaan- wabup perempuan pertama di Kota Santri ini mengatakan, pihaknya terus mendorong masyarakat untuk berinovasi menciptakan motif batik khas Gresik lainnya. Bisa motif khas desa di kecamatan masing-masing.

PEMENANG LOMBA : Tiga motif sarung batik khas Gresik ditetapkan sebagai pemenang lomba yang.diumumkan pada Anugerah Wisata Gresik 2021 di halaman kantor Bupati pada Jumat, 4 Juni 2021 (foto : ist)

“Karena saya dan bapak bupati berusaha menggerakkan semua UMKM.  ASN bebas memakai batik motif apa saja. Asalkan hasil dari UMKM asal Gresik,”kata Bu Min. Lomba Sarung Batik Khas Gresik ini diprakarsai Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Gresik diketuai Nurul Haromaini Akhmad Yani. (yad)

Kini, Ada Motif Sarung Batik Khas Gresik Selengkapnya

Wabup Lepas Ekspor Perdana Kacang Hijau, Pengusaha Siap Beli Semua Hasil Panen Petani


GRESIK,1minute.id – Kran ekspor komoditi pertanian mulai dibuka. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah kali pertama melakukan pelepasan 75 ton dari rencana 1.000 ton kacang hijau hasil panen petani Gresik dengan tujuan ke Philipina pada Sabtu, 5 Juni 2021.

Kacang hijau warna buram atau kabur  hasil panen petani di sejumlah kecamatan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu ekspor melalui PT Agrotani Sukses Makmur di Desa Metatu, Kecamatan Benjeng, Gresik. Wabup Gresik Aminatun Habibah mengatakan, ekspor perdana kacang hijau membuat petani gembira.

“Apalagi, kacang hijau di ekspor hasil petani Gresik,”kata Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah. 
Selain itu, tambahnya, perusahaan milik Sumanto Margo Suwito berkomitmen untuk membeli semua hasil panen kacang hijau milik petani asal Gresik. PT Agrotani Sukses Makmur akan membeli kacang hijau buram, ukuran lebih besar dengan harga terendah  Rp 14 ribu per kilogram.

“Bila harga kacang hijau diatas Rp 14 ribu akan dibeli sesuai harga pasaran,”katanya. Sekarang, mendorong petani untuk semakin produktif dengan menaikkan hasil panennya. Pemerintah tambahnya, melalui Dinas Pertanian Gresik akan berusaha mendorong petani untuk meningkatkan produktifitas hasil panennya. “Bila saat ini, hasil panen 1,4 ton per hektar. Kita akan upayakan meningkatkan menjadi 2 hektar,”ujar Bu Min.

(ki-ka) Anggota Komisi II DPRD Gresik Hamzah Takim, Kadis Pertanian Gresik Eko Anindito Putro, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan Direktur CV Hasil Tani Sejahtera Sumanto Margo Suwito melihat kacang hijau yang bakal di ekspor ke Philipina pada Sabtu, 5 Juni 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Direktur CV Hasil Tani Sejahtera Sumanto Margo Suwito mengatakan, ada 3 kontainer masing-masing berisi 35 ton kacang hijau dalam ekspor perdana pada 2021. “Kacang hijau hasil panen petani asal Gresik,”kata Sumanto didampingi Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putra dan anggota komisi II DPRD Gresik Hamzah Takim sebelum pelepasan ekspor kacang hijau pada Sabtu, 5 Juni 2021.

Kacang hijau, kata Sumanto, adalah tanaman yang tidak membutuhkan air banyak. “Sangat cocok ditanam musim kemarau ini. Setelah dua kali masa panen padi,”ujarnya. Sumanto mengatakan pihaknya siap membeli semua kacang hijau hasil panen petani itu.

Dia menegaskan, akan membeli harga kacang hijau Rp 14 ribu per kilogram. Biasanya, hukum pasar musim panen raya harga kacang hijau anjlok dibawah Rp 14 ribu per kilogram. “Kacang hijau itu tetap saya beli seharga Rp 14 ribu. Sebaliknya, harga diatas Rp 14 ribu, saya akan beli sesuai harga pasar saat itu,”tegasnya.

Komitmen itu dilakukan karena Sumanto menginginkan peningkatan kesejahteraan petani. “Kami berkomitmen untuk meningkatkan ekonomi para petani khususnya di Gresik ini,”ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putro mengatakan luas lahan untuk tanaman kacang hijau di Kota Santri ini berkisar 1.100 hektare. Rata-rata hasil panen kacang hijau antara 1,2 ton hingga 1,4 ton per hektare. Masa tanam kacang hijau selama 2 bulan.

Adanya komitmen menampung hasil panen ini tentu sangat menggembirakan. “Saya dan teman-teman PPL akan semakin intensif untuk menyosialisasikan kepada petani,”ujar Eko. Terkait hama tikus yang banyak dikeluhkan petani, pihaknya akan membantu melakukan pembasmian hama tikus. Pembasmian hama tikus dengan cara gropyokan.

“Pembasmian bisa juga dengan burung hantu. Nanti kita sediakan rumahnya, burung hantu akan kita datangkan dari kabupaten/kota lainnya,”ujarnya. Selain itu, tambah Eko, pihaknya akan melakukan pendekatan dengan jasa asuransi untuk menanggung kerugian karena petani gagal panen. “Bila petani padi, premi ditanggung pusat. Untuk petani kacang hijau, bila disetujui pak bupati (Fandi Akhmad Yani,Red) bisa ditanggung APBD Gresik,”ujarnya. (yad)

Wabup Lepas Ekspor Perdana Kacang Hijau, Pengusaha Siap Beli Semua Hasil Panen Petani Selengkapnya

Gandeng Perusahaan, Olah Sampah Menjadi Barang Bernilai Ekonomis

GRESIK,1minute.id – Sampah masih menjadi problem perkotaan di Kota Santri. Peran serta masyarakat, pegiat lingkungan dan perusahaan sangat penting untuk menjaga lingkungan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Antara lain yang dilakukan pegiat lingkungan tergabung di Bank Sampah Gemes Sekardadu Gresik dengan PT Surabaya Mekabox di salah satu hotel di Gresik. 

Nota kesepahaman kerjasama pemanfaatan sampah plastik dan kertas itu disaksikan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Dirjen Pengelolaan Sampah Limbah dan B3 (PSLB3) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Rosa Vivien Ratmawati pada Kamis, 3 Juni 2021.

Rosa Vivien Ratmawati memuji Bank Sampah Gresik (Asbag). Asosiasi dipimpin Siti Fitriyah ini oleh Dirjen PSLB3 bisa jadi percontohan pengelolaan sampah di Indonesia.

“Keberadaan bank sampah ini merupakan bagian dari membangun sirkulasi ekonomi melalui tata kelola sampah untuk meningkatkan perekonomian rakyat. Saya berharap Kinerja Bank Sampah Gresik patut dijadikan rujukan bagi bank sampah yang lain,”katanya.

Rosa Vivien Ratnawati mengaku melihat  sendiri aktivitas yang dilakukan oleh Siti Fitriyah.  Ketua Asbag yang juga Pembina Bank Sampah Gemes Sekardadu ini sangat menikmati pekerjaannya. “Hal ini bisa dilihat di medsos yang diunggah mbak fitriyah selalu mengerjakan dengan senyum keikhlasan. Bank sampah ini produktifitasnya sangat menggembirakan,”puji Rosa.

BANK SAMPAH : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berdialog dengan warga kampung Kreasi di Jalan Kramatlangon, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Gresik pada Rabu , 2 Juni 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang didampingi oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Mokh Najikh menyatakan sangat mendukung proyek perubahan dari Dirjen PSLB3 KLHK dalam membangun sirkulasi ekonomi melalui tata kelola sampah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Kami berharap program ini dapat menyelesaikan permasalahan sampah, meningkatkan pendapatan masyarakat. Pelibatan bank sampah dapat mendorong perwijudan sirkular ekonomi dan pengelolaan sampah di masyarakat,”kata Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Menurut Gus Yani, pengelolaan bank sampah dapat memenuhi kebutuhan bahan baku industro daur ulang plastik dan kertas dalam negeri sekaligus mengurangi impor limbah B3. “Terima kasih kepada Dirjen PSLB3 KLHK yang telah memfasilitasi kemitraan dan kerjasama ini. Saya berharap permasalahan pemenuhan bahan baku industri daur ulang dalam negeri dapat teratasi,”harap Gus Yani.

Sebelumnya, Gus Yani menyempatkan melihat langsung kampung Kreasi di Jalan Kramatlangon, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Gresik. Di kampung binaan DLH Gresik dan PT Pertamina Lubricant ini, masyarakat memanfaat sampah menjadi barang bernilai ekonomis.

Seperti, vas bunga, damarkurung hingga tempat duduk fashionable. Di kampung juga terdapat kafe cukup membayar dengan sampah plastik atau kertas. Namanya, Kosam (Kopi Sampah). Ngopi Bayar pakai sampah. Tahun lalu, Kosam mengumpulkan 1,34 ton sampah. (yad)

Gandeng Perusahaan, Olah Sampah Menjadi Barang Bernilai Ekonomis Selengkapnya

Dirut Perusda Giri Tirta Wacanakan Kenaikkan Tarif Air


GRESIK, 1minute.id- Kebocoran air di perusahaan daerah (Perusda) Giri Tirta mencapai 40 persen. Perusahaan pemasok kebutuhan air bersih untuk masyarakat dan sebagian industri di Kota Santri itu terancam kolaps.

Manajemen perusahaan berkantor di Jalan Raya Bunder Asri, Kecamatan Kebomas itu mulai mewacanakan kenaikkan tarif. Direktur Utama Perusda Giri Tirta Siti Aminatus Zariyah tidak membantah terkait kenaikkan tarif air itu. “Sudah 3 tahun tarif air tidak naik. Sesuai peraturan pemerintah pusat  setiap tahun tarif harus dievaluasi,”kata Risa-sapaan-Siti Aminatus Zariyah dikonfirmasi melalui telepon pada Kamis, 3 Juni 2021.

Namun, Risa buru-buru mengatakan, wacana kenaikkan tarif itu masih lama. “Itu solusi. Tapi masih wacana. Masih lama, masih lama,” imbuhnya. Terkait kebocoran hingga 40 persen atau setara 4.581.240 dari total produksi 11.465.902 meter kubik selama triwulan I tahun ini, ia tidak membantahnya. “Tingkat kebocoran sekitar 40 persen, 39 persen. Normalnya 25 persen,”katanya. 

Kebocoran yang diatas ketentuan normal itu, jelas Risa disebabkan perusda Giri Tirta menambah pasokan air. “Tapi, infrastrukturnya tidak dibenahi. Itu simpel saja,”ujarnya.

Kebocoran mencapai 4,5 juta meter kubik membuat perusda Giri Tirta membuang uang mencapai miliaran rupiah perbulan. Seperti diberitakan rapat evaluasi komisi II dengan manajemen Perusda Giri Tirta mengungkap fakta mencengangkan. Kebocoran air sekitar 40 persen.

Atau sekitar 4.581.240 dari total produksi 11.465.902 meter kubik selama triwulan I tahun ini.  1minute.id mengilustrasikan, tarif air rumah tangga (R-1) seharga Rp 1.500 m³, uang terbuang Rp 6.871.860 per 3 bulan atau Rp 2.290.620.000 per bulan. Akan tetapi, tarif air berjenjang potensi kerugian semakin membengkak. 

Ilustrasinya, pelanggan R-1 pemakaian air 20 m³ per bulan rekening tagihannya Rp 59.500 perbulan atau tarif  air Rp 2.975 per m³.  Bila air Rp 2.975 m³ dikalikan volume kebocoran 4,5 juta m³ potensi pendapatan yang hilang sama dengan Rp 14.629.189.000 per tiga bulan atau Rp 4.543.063.000 per bulan. Woooo…..! 

Meski potensi kehilangan cukup besar, Risa mengaku cash flow alias arus kas keuangan Perusda Giri Tirta masih cukup baik. “Keuangan aman. Setiap bulan dapat uang. Dodol banyu kan dapat uang. Meski tidak ada batinya (laba) karena harga jual air di subsidi,”ujarnya. 

Dalam rapat evaluasi dengan komisi II DPRD Gresik wacana menaikkan tarif dengan menambah volume ditolak. Sebab, penambahan volume tanpa adanya perbaikkan infrastruktur pipanisasi kebocoran ain akan semakin tinggi. (yad)

Dirut Perusda Giri Tirta Wacanakan Kenaikkan Tarif Air Selengkapnya

Perusda Giri Tirta Terancam Gulung Tikar, Buang Uang sekitar Rp 4,5 Miliar Sebulan akibat Pipa Bocor


GRESIK, 1minute.id- Kebocoran air di perusahaan daerah (Perusda) Giri Tirta mencapai 40 persen atau sekitar 4.581.240 dari total produksi 11.465.902 meter kubik selama triwulan I tahun ini. 

Bila merujuk tarif air rumah tangga (R-1) seharga Rp 1.500 m³, uang terbuang Rp 6.871.860 per 3 bulan atau Rp 2.290.620.000 per bulan. Akan tetapi, tarif air berjenjang potensi kerugian semakin membengkak. 

Ilustrasinya begini, pelanggan R-1 pemakaian air 20 m³ per bulan rekening tagihannya Rp 59.500 perbulan atau tarif  air Rp 2.975 per m³ bila dikalikan volume kebocoran 4,5 juta m³ potensi pendapatan yang hilang sama dengan Rp 14.629.189.000 per tiga bulan atau Rp 4.543.063.000 per bulan. Woooo…..! 

TARIF AIR : Ini tarif air Giri Tirta ( foto : repro chusnul cahyadi/1minute.id)

Kebocoran air di Perumda Giri Tirta itu terungkap dalam rapat evaluasi Komisi II dengan Direksi Perumda Giri Tirta pada Rabu, 2 Juni 2021. Tingginya angka kebocoran air mencapai Rp 4,5 miliar lebih membuat para legislator terkejut. “Selama triwulan saja, kebocorananya sudah sangat tinggi. Bisa terancam bangkrut kalau tak ditangani dengan benar,”kata Sekretaris Komisi II Lilik Hidayati. 

Ketua Komisi II Markasim Halim Widianto menambahkan, manajemen selalu berdalih kebocoran air akibat pipa uzur karena kinerja jajaran direksi sebelumnya. Markasim meminta manajemen Giri Tirta mematakan titik pipa air yang bocor itu. Bisa dipastikan, kebocoran yang tinggi tidak hanya terjadi di satu titik. Lalu, mana laporan titik kebocorannya? Penyebabnya karena apa? Lalu solusinya bagaimana?  “Soal kebocoran pipa air itu alasan klasik yang terus diulang setiap rapat evaluasi,”tegasnya.

Anggota Komisi II Ahmad Kusrianto meminta direksi memberikan alur peta pipa utama untuk mengetahui titik kebocorannya. Dia juga menyebut bahwa kebocoran tidak harus tinggi, atau  setidaknya bisa ditekan. “Pergantian pipa uzur seharusnya bisa dilakukan karena ada dana penyusutan di perusahaan. Kenyataannya, dalam laporan menyebut dana penyusutan di Perumda Giri Tirta tidak ada alias kosong,”katanya.

Dalam rapat evaluasi komisi II DPRD Gresik memberikan rekomendasi agar manajemen Giri Tirta menekan angka kebocoran air. “Setidaknya dibawah angka 20 persen, sembari melakukan maintenance perbaikan. Setelah layanan utama beres dan tidak ada keluhan,”kata Wakil Ketua Komisi II Syahrul Munir.

Bagaimana solusinya? Dirut Perusda Giri Tirta Siti Aminatus Zariyah mewacanakan menaikkan tarif air kepada pelanggan. “Itu masih wacana. Karena sudah 3,5 tahun tarif air tidak naik. Normatifnya, tarif air dievaluasi setiap tahun,”kata Risa-panggilan-Siti Aminatus Zariyah dikonfirmasi 1minute.id melalui telepon pada Kamis, 3 Juni 2021.(yad)

Perusda Giri Tirta Terancam Gulung Tikar, Buang Uang sekitar Rp 4,5 Miliar Sebulan akibat Pipa Bocor Selengkapnya

Transportasi Laut semakin Mudah, Saban Hari ada Pelayaran ke Pulau Putri

GRESIK,1minute.id – Moda transportasi laut dari Pelabuhan Gresik menuju Pulau Bawaen semakin mudah. Sebelumnya, pelayaran dua hari sekali. Kini, masyarakat yang hendak melakukan perjalanan ke Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean bisa saban hari. Menggunakan kapal cepat.

Ada dua kapal yang melayani pelayaran sejauh 80 mil laut dengan waktu tempuh 3-4 jam itu. Satu kapal berangkat dari Pelabuhan Gresik tujuan Pelabuhan Sangkapura, Bawean.  Kapal satunya berangkat dari Pelabuhan Sangkapura, Bawean tujuan Pelabuhan Gresik. Dua kapal itu adalah Expresss Bahari 8E dan 6F. 

Tadi pagi, EB 8E berlayar ke Bawean dengan membawa penumpang 176 orang dan 10 balita. Kapasitas kapal ini, 390 seat. Kapal berangkat pukul 09.00. Sedangkan, EB 6F dari Pulau Bawean tujuan Gresik mengangkut 150 penumpang.

“Rata-rata setiap hari penumpang berkisar segitu tidak sampai 200-an,”ujar petugas dari Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Gresik pada Minggu, 30 Mei 2021.

Kabid Angkutan Dinas Perhubungan Gresik Muhammad Amri mengatakan transportasi ke pulau Bawean semakin mudah. “Karena setiap hari ada pelayaran Gresik – Pulau Bawean dan sebaliknya,”kata Amri.

Namun, pertengahan Juni 2021 nanti ada satu kapal penumpang melakukan perbaikkan (doking). Amri mengaku belum mendapatkan pemberitahuan secara resmi rencana doking itu. “Baru sebatas mendengar, tapi secara resmi belum dapat pemberitahuan,”katanya melalui pesan WhatsApp pada Minggu, 30 Mei 2021. (yad)

Transportasi Laut semakin Mudah, Saban Hari ada Pelayaran ke Pulau Putri Selengkapnya

Forkopimda Ajak Anggota Formula Pertama jadi Pengungkit Perekonomian Gresik


GRESIK,1minute.id – Di ajang balap mobil ada  Formula Satu (F-1). Di Kecamatan Manyar, Gresik ada namanya Formula Pertama atawa Forum Komunikasi Lingkungan Hidup Perusahaan-perusahaan sekitar Kecamatan Manyar.

Ini adalah komunitas para manajer perusahaan yang beroperasi di Pantai Utara Gresik di Kecamatan Manyar. Anggota puluhan bahkan ratusan perusahaan skala besar hingga kecil. Keberadaan komunitas ini diharapkan bisa menjadi pengungkit perekonomian di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik agar semakin kinclong.

Pada Jumat, 28 Mei 2021 anggota Formula Pertama berkumpul di salah satu hotel di Gresik Kota Baru (GKB). Mereka berdiskusi mencari formula untuk memajukan perekonomian masyarakat Gresik. Diskusi ini dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Gus Yani berharap hasil diskusi dengan stakeholder kali ini bisa membawa angin segar bagi lulusan SMA maupun SMK. Perusahaan anggota Formula Pertama harus berlomba mengutamakan merekrut tenaga kerja di wilayah sekitar perusahaan untuk mengurangi angka pengangguran. 

Selain itu, Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani juga menyoroti adanya oknum calo tenaga kerja yang meminta sejumlah uang kepada calon tenaga kerja. Ia pun berjanji akan menindak tegas bila menjumpai oknum seperti itu.

Disektor kesehatan, Gus Yani menyinggung kerjasama antar rumah sakit yang ada di Gresik. Untuk meningkatkan pelayanan jaminan kesehatan. Bersinergi memajukan investasi di bidang pelayanan kesehatan.Totalitas memajukan Kabupaten Gresik dibutuhkan sinergi secara bersama-sama dan kompak. Sehingga dampak positif perusahaan dapat betul-betul dirasakan masyarakat sekitar.

Bupati Gresik menyebut UMKM merupakan pelaku usaha. Memberikan kesempatan kepada masyarakat bekerjasama, demi mengangkat dan memajuan perekonomian.

Senada, Kapolres Gresik mendukung langkah Bupati. Demi Gresik semakin maju dan lebih unggul dari daerah lain. Alumni Akpol 2001 itu mengatakan, terjaminnya keamanan yang kondusif menjadi hal yang penting. “Khususnya untuk investasi bisa masuk ke Gresik, meningkatkan perekonomian masyarakat,”kata mantan Kapolres Ponorogo itu.

Kekompakan dan sinergitas Forkopimda menjadi syarat penting dalam upaya memajukan investasi di Kota Santri. “Saat ini pandemi Covid-19 belum berakhir. Masyarakat diminta tidak terlena. Fokus memajukan perekonomian tetap berjalan, protokol kesehatan wajib ketat diterapkan.” tandasnya.

Sementara Komandan Kodim 0817 Letkol Inf Taufik Ismail menegaskan pihak mendukung sepenuhnya kebijakan Pemerintah Kabupaten Gresik. Dalam upaya memajukan perekonomian masyarakat. Tentang pandemi Covid-19 menegaskan lagi penerepan protokol kesehatan bagi karyawan perusahaan harus disiplin dilaksanakan. Jangan sampai menyumbangkan klaster baru.(yad)

Forkopimda Ajak Anggota Formula Pertama jadi Pengungkit Perekonomian Gresik Selengkapnya