Bupati Gresik : Membantu dan Bersedekah Tak harus Menunggu Kaya


GRESIK,1minute.id – Puluhan tahun mereka mengabdi sebagai tenaga pendidik. Honorer yang mereka dapatkan terbilang cekak. Akan tetapi, jiwa kemanusiaan para guru honorer tergabung dalam perkumpulan Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer Non Kategori (GTKHNK) 35+ kepada sesama, masyarakat terdampak Covid-19 di Kota Santri tidak perlu diragukan lagi.

Ratusan guru honorer berusia diatas 35 tahun urunan. Hasil urunan 978 anggota GTKHNK 35+ itu kemudian dibelikan beras, mi instan, telur dan minyak goreng. Sembako itu  diserahkan untuk dapur umum yang ada di Pendapa Bupati Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik pada Jumat, 20 Agustus 2021. 

Bantuan sembako itu diserahkan oleh Ketua GTKHNK 35+ Miftachul Choiri kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani pun terharu. “Saya terharu menerima bantuan sampeyan, ternyata membantu dan bersedekah tak harus menunggu kaya. Mestinya kami yang memberi bantuan kepada anda semua para guru honorer non K2 ini,”kata Gus Yani yang saat itu didampingi Ketua Tim Pengerak PKK Gresik Nurul Haromaini Ali pada Jumat, 20 Agustus 2021.

“Ternyata niat membantu tak hanya bagi mereka yang kelebihan. Baiklah bantuan ini kami terima, semoga barokah,”imbuh Gus Yani.Ketua GTKHNK 35+ Miftachul Choiri menyatakan sembako yang diserahkan untuk bantu keperluan dapur umum ini hasil urunan seluruh anggota berjumlah 987 orang se-Kabupaten Gresik. Pendirian dapur umum di halaman Pendapa Bupati Gresik ini diinisiasi oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

Dapur umum ini yang menyediakan makanan bagi masyarakat yang terdampak coronavirus disease 2019 (Covid-19) di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu. Makanan yang menunya berdasarkan merujuk dari para ahli gizi ini. Makanan 4 sehat, 5 sempurna. 

BANTUAN PENGUSAHA: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menerima bantuan beras dari pengusaha Gresik Barat di Pendapa Bupati pada Jumat, 20 Agustus 2021

Selain bantuan dari para guru honorer berusia diatas 35 tahun. Bupati Fandi Akhmad Yani juga menerima bantuan beras seberat 15 ton dari PT Pelabuhan Indonesia III Gresik.  Bantuan beras dalam kemasan 5 kilogram atau 3 ribu paket. Serta, paguyuban pengusaha Gresik Barat. Paguyuban yang beranggotakan pengusaha hasil pertanian ini memberikan sumbangan beras sebanyak 4 ton. 

Usai menerima sumbangan, Bupati mengajak anggota paguyuban untuk melihat langsung dapur umum yang dikelola oleh Ketua TP PKK Gresik.”Pak Bupati, besok akan saya kirimkan 1 ton beras untuk kebutuhan dapur umum ini,”kata Sumanto Margo Suwito, salah seorang anggota paguyuban pengusaha Gresik barat ini.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Reza Pahlevi mengatakan bahwa dalam menangani pandemi Covid-19 di Gresik merasa sangat terbantu dengan kebersamaan dari seluruh elemen masyarakat. 

“Dalam menangani Covid-19 kami tidak berdiri sendiri. Dengan kerja keras dan kesungguhan dalam melayani masyarakat ini, seakan apapun kami butuhkan masyarakat sudah siap membantu. Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan disitu ada keberkahan. Kami sampaikan terima kasih kepada semuanya. Semoga pandemi ini akan segera berlalu,”ujar Reza. (yad)

Bupati Gresik : Membantu dan Bersedekah Tak harus Menunggu Kaya Selengkapnya

Indoprima Grup Bagikan Paket Sembako kepada Masyarakat Terdampak Covid-19


GRESIK,1minute.id – Kepedulian pelaku usaha kepada masyarakat terdampak Covid-19 terus bertambah. Kali ini, manajemen PT Indoprima Grup yang membagi-bagikan paket sembako kepada pekerja informal. Antara lain, tukang becak, pemulung dan orang lanjut usia. 

Untuk menyalurkan bantuan paket sembako itu, manajemen perusahaan berlokasi di Jalan Mayjend Sungkono, Kecamatan Kebomas, Gresik membentuk sejumlah tim. Mereka menyebar berbagai tempat yang biasanya masyarakat marjinal berkumpul. 

Sekitar pukul 14.30, tim yang membagikan paket sembako menuju Jalan A. Yani Gresik.  Disepanjang jalan ini, mereka membagikan puluhan paket sembako kepada tukang becak dan pemulung. 

BERBAGI : (kiri) Industrial Relation Manager PT Indospring Tbk Dias Pipit Chusairy bersama dengan masyarakat terdampak Covid-19. Foto atas Ketua SPSI Suhadak ketika membagikan paket sembako kepada masyarakat pada Kamis, 19 Agustus 2021

Ketua SPSI PT Indoprima Grup Suhadak mengatakan, pembagian paket sembako ini langsung diberikan kepada masyarakat terdampak. “Mereka adalah kaum marjinal yang sangat terdampak corona,”kata Suhadak pada Kamis, 19 Agustus 2021. Pembagian paket ini, imbuhnya, adalah kegiatan rutin perusahaan.

“Namun, sejak pandemi pembagian paket semakin intensif kami lakukan,”imbuh Suhadak didampingi Dias Pipit Chusairy, industrial Relation Manager PT Indospring Tbk. Pembagian bingkisan sembako dilakukan secara langsung kepada masyarakat untuk menghindari terjadinya kerumunan yang rawan terjadi persebaran Covid-19.

Dias Pipit Chusairy menambahkan pembagian paket sembako kepada masyarakat marjinal akan terus dilakukan. “Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban masyarakat terdampak Covid-19,”kata Dias. ( yad)

Indoprima Grup Bagikan Paket Sembako kepada Masyarakat Terdampak Covid-19 Selengkapnya

Hipmi Geber Vaksinasi Massal, Target 10 Ribu Masyarakat Maritim Gresik, Pulang Bawa Beras 5 Kilogram

GRESIK,1minute.id- Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi), Badan Pengurus Daerah (BPD) Hipmi Jawa Timur, dan Badan Pengurus Cabang (BPC) Hipmi Gresik menggelar vaksinasi massal Covid-19 di Pelabuhan Gresik. Sebanyak 10.000 dosis vaksin disiapkan untuk masyarakat ini digelar selama 5 hari mulai Senin, 16 Agustus 2021.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang membuka vaksinasi masal yang dihadiri pengurus HIPMI dari pusat hingga daerah itu. 

Fandi Akhmad Yani mengatakan vaksinasi massal ini sebagai ikhtiar dalam percepatan penanganan Covid-19 dengan membentuk herd immunity di Gresik. “Hikmah dari pandemi mendorong rasa kemanusiaan.  Bersama-sama HIPMI agar ada kecepatan dan Alhamdulillah ini lokasinya di pelabuhan,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Ia melanjutkan vaksinasi massal selama 5 hari ini dengan tujuan adalah pemulihan ekonomi. Pelabuhan salah satu fasilitas penggerak perekonomian. “Investasi harus sehat Pelabuhan harus sehat karena kunci pemulihan ekonomi adalah investasi  terus berjalan mudah-mudahan dengan program vaksinasi massal yang diselenggarakan oleh Hipmi mendorong pemulihan ekonomi,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Vaksinasi massal ini diperuntukkan untuk masyarakat maritim. Banyak asosiasi yang berkecimpung di Pelabuhan. “Vaksinasi ini juga masyarakat sekitar Pelabuhan Gresik,”tegas Gus Yani. 

Ketua Umum BPP Hipmi Mardani H. Maming mengatakan, program ini digeber Hipmi untuk membantu percepatan vaksinasi demi melindungi masyarakat dari penularan Covid-19. Program Hipmi digelar nasional bertajuk Hipmi Peduli. Anggaran untuk vaksinasi ini hasil urunan anggota terkumpul sebesar Rp 21 miliar.  “Program Hipmi pertama di Jakarta. Hari ini di Gresik, Jawa Timur. Berikutnya, Banten, Jawa Barat dan Solo,  Jawa Tengah,”tegas Mardani.

BARENG: Forkopimda dan Pengurus Hipmi dalam vaksinasi massal di Pelabuhan Gresik pada Senin, 16 Agustus 2021 (Foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Dia berharap program vaksinasi secara nasional sebanyak 50 ribu vaksin bisa tercapai tepat waktu.  “Khusus di Pelabuhan Gresik ini selama 5 hari targetnya 10 ribu vaksin,”tegas Bupati Tanah Bumbu  Kalimantan Selatan dua periode 2010 – 2018 itu. 

Program vaksinasi yang digelar Hipmi di Gresik bertajuk “Vaksin Aman Masyarakat Sehat”, program ini berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Gresik, PT. Pelindo III Gresik, Relawan Tangguh Gresik, dan berbagai elemen masyarakat lainnya.

Vaksinasi massal di pelabuhan Gresik yang memiliki historis yang luar biasa dalam persebaran Islam di Jawa dan Nusantara itu terasa istimewa karena dihadiri artis yang juga youtuber Baim Wong. Forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Gresik Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir. Serta Ketua BPD Hipmi Jawa Timur Rois S Maming dan pengurus Hipmi Gresik.

“Kami akan terus mendukung program percepatan vaksinasi ini. Dengan vaksinasi, kita berharap masyarakat semakin terlindungi, dan pada akhirnya aktivitas sosial-ekonomi bisa kembali bergerak secara bertahap,”kata lelaki 40 tahun itu. (yad)

Hipmi Geber Vaksinasi Massal, Target 10 Ribu Masyarakat Maritim Gresik, Pulang Bawa Beras 5 Kilogram Selengkapnya

Sebelas Tahun Vakum, Men-BUMN Reaktivasi Unit Oksigen Petrokimia Gresik untuk Kebutuhan Medis


GRESIK,1minute.id – Pandemi Covid-19 belum berujung. Meski, kasus aktif cenderung menurun. Ketersediaan oksigen medis masih butuh pemerintah untuk penanggulagan Covid19.  

Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia mengaktifkan kembali unit produksi oksigen Air Separation Plant (ASP) guna membantu pemerintah menjamin ketersediaan oksigen medis untuk penanggulangan Covid-19. Reaktivasi unit produksi oksigen ASP ini diresmikan langsung oleh Menteri BUMN Erick Thohir pada Minggu,15 Agustus 2021.

Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan bahwa reaktivasi unit ASP ini merupakan wujud Corporate Social Responsibility (CSR) Petrokimia Gresik untuk memenuhi kebutuhan oksigen medis yang saat ini menjadi prioritas. “Ke depan, setelah kondisi suplai oksigen sudah stabil, tentunya ini akan disinergikan dengan holding Rumah Sakit BUMN Indonesia Healthcare Corporation (IHC) untuk memenuhi kebutuhan oksigen di berbagai rumah sakit,” tandasnya.

Sementara itu, Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menyatakan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut arahan Menteri BUMN Erick Thohir yang mendorong BUMN untuk turut berperan aktif dalam penanganan Covid-19. Unit ASP Petrokimia Gresik memiliki kapasitas produksi 23 ton oksigen liquid per hari dengan tingkat puritas oksigen mencapai 99,61 persen, kapasitas tangki penampung 150 ton, serta dilengkapi fasilitas pengisian tabung oksigen dan pengisian truk isotank. 

“Kami menyadari reaktivasi unit produksi oksigen ASP ini menjadi titik kritikal dalam mendukung penanganan Covid-19 di Indonesia. Berkat usaha optimal dan dukungan dari seluruh pihak, hanya dalam waktu satu bulan kami dapat mengaktifkan kembali unit produksi oksigen yang sudah berhenti beroperasi selama 11 tahun ini,” ujar Dwi Satriyo.

Reaktivasi unit ASP ini, lanjutnya, melengkapi sederet upaya yang telah dilakukan Petrokimia Gresik dalam penanggulangan Covid-19. Sebelumnya di tahun ini, Petrokimia Gresik bersama Satgas Tanggap Bencana Nasional BUMN Wilayah Jatim telah menyalurkan bantuan oksigen medis sebanyak 175,5 ton untuk 30 rumah sakit yang tersebar di 4 provinsi dan 17 kabupaten/kota.

Selain bantuan oksigen, Petrokimia Gresik juga gencar menyalurkan berbagai bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) untuk percepatan penanganan Covid-19 ke berbagai daerah, khususnya di wilayah Jatim. Terbaru Petrokimia Gresik membagikan bantuan 11.812 paket imun total senilai Rp1,2 Miliar untuk masyarakat sekitar perusahaan, serta bantuan 20 Tempat Tidur Pasien senilai Rp204 juta untuk RST dr. Soepraoen Malang melalui Kodam V/Brawijaya.

Sedangkan Bakir Pasaman, Direktur Utama Pupuk Indonesia selaku Induk Perusahaan Petrokimia Gresik berharap, unit produksi oksigen ini bisa mendatangkan manfaat bukan hanya bagi perusahaan tapi juga masyarakat. Khususnya sebagai bagian dari upaya membantu pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19. (yad)

Sebelas Tahun Vakum, Men-BUMN Reaktivasi Unit Oksigen Petrokimia Gresik untuk Kebutuhan Medis Selengkapnya

SIG Distribusikan Hazmat Karya Emak-emak ke Nakes dan Satgas Covid-19


GRESIK,1minute.id – Pandemi Covid-19 belum berakhir. Meski, tren kasus wabah coronavirus disease 2019 menurun. Namun, kebutuhan alat Pelindung Diri (APD) masih sangat dibutuhkan oleh tenaga kesehatan (nakes). PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui SIG Peduli terus berupaya untuk meningkatkan ekonomi keluarga disekitar operasional Perusahaan terutama dimasa pandemi Covid-19 saat ini. 

SIG memberdayakan 30 emak-emak penjahit sekitar perusahaan untuk membuat 1.400 baju Hazmat. Baju Hazmat hasil produksi Ibu-ibu rumah tangga ini secara bertahap mulai disalurkan oleh SIG pada Kamis, 5 Agustus 2021. Selain Hazmat juga bantuan APD lainnya yaitu 3.000 masker medis ;  1.500 sarung tangan serta 200 face shield bagi para tenaga kesehatan (nakes) di Pemerintah Kabupaten Gresik dan masyarakat sekitar. 

Pemberian bantuan senilai Rp 120 juta tersebut diserahkan oleh General Manager of CSR SIG, Edy Saraya kepada Lurah Sidomoro Christina Triandajani di Kantor Kelurahan Sidomoro Gresik. 

General Manager of CSR SIG Edy Saraya, mengatakan pembuatan 1.400 baju hazmat ini di produksi oleh 30 penjahit dan merupakan ibu rumah tangga yang berasal dari Kelurahan Sidomoro, Gending, dan Singosari, Gresik. Sebelumnya, imbuhnya, ibu-ibu tersebut telah mendapatkan pelatihan dan pendampingan yang diselenggarakan oleh SIG termasuk bantuan mesin jahit. 

Pelatihan dan pendampingan yang diberikan diantaranya metode teori, demonstrasi dan praktik menjahit. “Ini merupakan salah satu bentuk upaya pemberdayaan masyarakat terutama ibu-ibu rumah tangga dalam rangka mendukung peningkatan ekonomi keluarga serta pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan masyarakat,”kata Edy Saraya.

Sementara itu, Lurah Sidomoro Christina Triandajani, menyampaikan apresiasinya atas perhatian yang diberikan oleh SIG, terutama bagi warganya. Keikutsertaan ibu rumah tangga dalam memproduksi baju hazmat ini dapat memberikan pemasukan tambahan bagi warga. “Ibu-ibu sangat senang bisa terlibat dan menambah penghasilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,”ujarnya.

“Bantuan baju hazmat ini sangat penting bagi para nakes dan Satgas Covid-19 di desa. Selama ini kami cukup kesulitan mencari baju hazmat untuk menunjang kerja para anggota nakes dan satgas di desa terutama untuk pemulasaran jenazah yang terkonfirmasi positif Covid-19, bantuan dari SIG ini sangat membantu,”imbuh Christina Triandajani. (yad)

SIG Distribusikan Hazmat Karya Emak-emak ke Nakes dan Satgas Covid-19 Selengkapnya

PON Peduli, Salurkan Bantuan Senilai Rp 6,3 Miliar untuk Membantu Pemkab Gresik Menangani Covid-19


GRESIK, 1minute.id- Satu lagi perusahaan berjuang bersama Pemkab Gresik dalam mencegah persebaran coronavirus disease 2019 (Covid-19) di Kota Santri. Perusahaan itu adalah PT Petro Oxo Nusantara (PON).
Perusahaan yang sahamnya dimiliki pemerintah sebesar 50 persen itu mendonasikan bantuan senilai Rp 6,5 miliar kepada Pemkab Gresik dan masyarakat sekitar perusahaan yang berlokasi di Jalan RE Martadinata, Kelurahan Tlogopojok, Kecamatan Gresik itu. 

Bantuan bernilai miliaran rupiah dalam bentuk barang untuk kebutuhan membantu Pemkab Gresik dalam penanganan wabah yang memasuki tahun kedua itu bertajuk “PON Peduli” itu diserahkan secara simbolis oleh Direktur Utama (Dirut) PON Jaya Martapa kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah.

Direktur Utama PT Petro Oxo Nusantara Gresik Jaya Martapa mengatakan  program “PON PEDULI” merupakan bukti nyata perusahaan dalam penanggulangan pandemi Covid-19. Utamanya di wilayah operasional perusahaan. “Program ini merupakan bentuk nyata  kepedulian dari PT  Petro  Oxo  Nusantara terhadap  kondisi pandemi yang kian  memprihatinkan.  Ke depan, perusahaan akan selalu  berkontribusi  lagi  kepada  masyarakat  dengan program- program lainnya. Kami akan  selalu membantu  masyarakat  kota Gresik  secara umum  dan masyarakat di  lingkungan  sekitar  Pabrik,”ujar Jaya Martapa dalam sambutan peresmian program “PON PEDULI” pada Jumat, 13 Agustus 2021.

Rangkaian  “PON PEDULI” yang digelar selama 5 bulan mulai Agustus – Desember terdiri atas menciptakan Kampung Tangguh yang ada di sekitar area pabrik. Memberikan pelayanan ambulans sejumlah empat unit. Pemberian asupan bagi semua warga yang terpapar virus COVID-19 sebanyak 3 kali sehari selama menjalankan masa isolasi. 

Kemudian, bantuan paket sembako yang berisi beras 5 kg, minyak goreng 2 liter, gula 1 kg dan mie instan 1 dus sebanyak 10.500 paket kepada masyarakat yang terdampak virus COVID-19. “Utamanya, warga yang tinggal kelurahan Tlogopojok dan kelurahan Lumpur. Selain itu juga menyerahkan  1500 paket sembako ke Pemda Gresik,”paparnya. 

Tidak itu saja, perusahaan yang sahamnya dimiliki Kementrian Keuangan dan Pertamina melalui PT Tuban Petrochemical Industries (TubanPetro) juga memberikan bantuan alat Pelindung Diri (APD) dan perlengkapan medis. Antara lain, tenaga kesehatan ( Nakes) yang terdiri dari 20 buah tabung oksigen berukuran 6 m3. Juga 3 ribu baju hazmat, 1.000 buah gown medis, 1.000 buah appron  medis,  10.000  buah  masker  medis,  3.000  buah  masker  N95,  20.000  buah  sarung tangan latex  dan  100  buah  kantong  jenazah.

Disampaikan Jaya–panggilan akrabnya–di tengah pandemi, kerja sama dan bahu membahu dari semua pihak. Baik pemerintah, korporasi dan tokoh masyarakat, akan jadi salah satu kunci utama dalam upaya penanggulangan pandemi. Prinsip sinergi itulah yang menjadi visi dalam kegiatan Corporate Social Responsibilty (CSR) yang dilakukan PT Petro Oxo Nusantara melalui program “PON PEDULI”.

Masih menurut Jaya, peluncuran PON PEDULI itu dilakukan dengan dua pertimbangan. Kali pertama, sebut Jaya Martapa, perusahaan tetap mampu menjaga kinerja bisnis di tengah tantangan pandemi. Pertumbuhan bisnis juga semakin meningkat seiring dengan semakin tingginya permintaan terhadap produk yang dihasilkan perusahaan. 

Sebagai catatan, bisnis PON bergerak di bidang industri 2-Ethyl Hexanol (2EH), Iso-Butanol (IBA), N-Butanol (NBA) dan Liquid Carbon Dioxide (LCO2) untuk konsumsi dalam negeri maupun ekspor dimana telah berkontribusi bagi pemasukan devisa negara. 

Kapasitas produksi 150.000 MT untuk Ethyl Hexanol dan Isobutanol menjadikan PON sebagai produsen terbesar di Indonesia, dengan penjualan 80 persen ekspor. “Ekspor kita sebagaian besar ke China,”katanya. Pertimbangan kedua adalah, rasa keprihatinan manajemen ketika 4 diantara 66 orang pegawai mereka terpapar Covid-19 meninggal.

BANTUAN SEMBAKO: Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menyerahkan bantuan dari Program PON PEDULI kepada masyarakat disaksikan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Dirut PON Jaya Martapa pada Jumat, 13 Agustus 2021 (foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

“Mereka meninggal pagi hari. Tapi, baru bisa dimakamkan malam hari karena keterbatasan mobil ambulans,”ujarnya dengan nada lirih.
Manajemen memutuskan untuk memberikan bantuan berupa 4 unit mobil ambulans untuk Pemkab Gresik.  Dalam pengamatan 1minute.id, mobil jenis MPV yang telah dimodifikasi menjadi mobil ambulans. Dalam mobil itu dilengkapi vastafel, dan keranda untuk jenazah.

Bupati Fandi Akhmad Yani dan Dirut PON Jaya Martapa sempat menjajal ambulans kinyis-kinyis itu.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan terima kasih kepada PT Petro  Oxo Nusantara yang terus peduli dengan  lingkungan sekitar khususnya warga Kota Gresik.  Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani yakin, bantuan yang telah diberikan akan berdampak  signifikan bagi  usaha penanganan pandemi  COVID 19 di kota Santri, Gresik. “Semua bantuan dari  PT  Petro  Oxo Nusantara (PON)  akan  disebar  ke  semua  wilayah Kota Gresik,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu.

“Saya berdoa semoga PT Petro Oxo Nusantara selalu  sukses ke depannya, dan dapat selalu  berkontribusi  kepada  pembangunan  negeri  ini,”kata Fandi. Pada kesempatan itu, Gus Yani juga menyinggung tentang perkembangan kasus Covid-19 di Gresik.  Ia mengungkapkan kasus Covid-19 mengalami tren menurun. “Semoga terus menurun, dan menjadi zona oranye hingga hijau,”imbuhnya. 

Sementara Lurah itu, Tlogopojok Muhammad Iqbal, menyampaikan terimakasih karena PT  Petro  Oxo  Nusantara tidak henti-hentinya selalu hadir membantu warga. Terlebih lagi di  masa sulit akibat pandemi ini. Harapannya, PT PON makin sukses dan karyawannya selalu dalam lindungan YME. (yad)

PON Peduli, Salurkan Bantuan Senilai Rp 6,3 Miliar untuk Membantu Pemkab Gresik Menangani Covid-19 Selengkapnya

SIG Peduli, Salurkan 30 Unit Laptop dan Dana Pembangunan Sarpras di Gresik dan Lamongan

BELAJAR VIRTUAL: Guru di MI Nurul Ulum, Betoyoguci Gresik menggunakan Laptop Bantuan SIG utk proses belajar mengajar secara virtual. (foto: humas SIG for 1minute.id)


GRESIK, 1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui program SIG Peduli menyalurkan bantuan senilai Rp 400 juta untuk sarana pendidikan. Bantuan itu berupa 30 unit komputer jinjing atawa laptop dan dana pembangunan untuk sarana pendidikan di Gresik dan Lamongan. 

Penyerahan bantuan dilakukan oleh General Manager of CSR SIG Edy Saraya didampingi Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah, di SMK Qomarudin, Gresik pada Jumat, 6 Agustus 2021. Bantuan laptop diberikan kepada Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Ulum, Desa Betoyoguci dan MI Al Hidayah, Betoyokauman. Keduanya di Kecamatan Manyar, Gresik. 

Sedangkan bantuan dana pembangunan sarana pendidikan diberikan kepada  pondok pesantren Qomarudin, Desa/Kecamatan Bungah. Dan, Musala Arrohman Desa Petisbenem, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik. Serta Musala Roudlotul Jannah dan Musala Baiturrohman Desa Keyongan di Kabupaten Lamongan.

General Manager of CSR SIG Edy Saraya menjelaskan, pemberian bantuan laptop yang dilakukan SIG pada masa pandemi Covid-19 ini bertujuan untuk menunjang proses belajar mengajar yang saat ini dilakukan secara virtual. “Kami berharap semoga dengan adanya laptop  ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan di MI Nurul Ulum dan MI Al Hidayah,”ujar Edy Saraya dalam siaran pers di terima 1minute.id pada Selasa, 10 Agustus 2021.

BANTUAN SIG : Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menerima bantuan sarana pendidikan dan ibadah dari SIG (foto: Humas SIG for 1minute.id)

Wakil bupati Gresik, Aminatun Habibah mengapresiasi bantuan yang diberikan oleh SIG, semoga bantuan ini memberi manfaat dan berkah bagi masyarakat. ”Kedepan kami berharap bisa terus bersinergi guna pembangunan kota Gresik yang berkesinambungan,” kata Aminatun Habibah.

Sementara itu, Kepala MI Nurul Ulum Desa Betoyoguci Sholih sangat bersyukur atas bantuan laptop dari SIG, laptop tersebut dapat melengkapi komputer PC yang sudah dimiliki sekolah. MI Nurul Ulum merupakan sekolah gratis yang memiliki 160 siswa, dalam operasionalnya sekolah hanya mengandalkan dana dari Pemerintah. 

Dengan adanya bantuan laptop ini sangat berguna dalam memenuhi sarana pendidikan di sekolah, terlebih di era digital saat ini dimana siswa dituntut untuk dapat menggunakan perangkat komputer ataupun laptop. 

“Bantuan laptop akan kita gunakan sebagai sarana mengajar bagi guru, namun jika proses belajar mengajar kembali normal atau tatap muka maka laptop ini akan digunakan siswa sebagai pendukung dalam proses belajar. Terima kasih atas bantuan SIG, dengan adanya bantuan ini proses belajar mengajar di sekolah kami dapat lebih berkualitas,”kata Sholih. (yad)

SIG Peduli, Salurkan 30 Unit Laptop dan Dana Pembangunan Sarpras di Gresik dan Lamongan Selengkapnya

Petrokimia Gresik Salurkan Bantuan Tempat Tidur Passen Covid-19 RST dr Soepraoen Malang


GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik,  memberikan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa 20 tempat tidur pasien senilai Rp 204 juta untuk Rumah Sakit Tentara (RST) dr. Soepraoen di Kota Malang, Jawa Timur (Jatim). 

Bantuan dari perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia itu secara simbolis  diserahkan oleh Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo kepada Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto di Markas Kodam V/Brawijaya Surabaya pada Selasa, 10 Agustus 2021. 

Dwi Satriyo menyatakan, bantuan ini merupakan bagian dari program “Petrokimia Gresik Peduli & Berbagi” sebagai wujud kepedulian dan pemenuhan tanggung jawab sosial perusahaan kepada stakeholder, dalam hal ini Kodam V/Brawijaya, yang telah berkontribusi aktif dalam penanggulangan Covid-19 di Jatim. Mulai dari penyediaan layanan vaksinasi hingga penambahan tenaga bantuan untuk tenaga kesehatan di RS Rujukan Covid-19. 

Seperti diketahui, untuk mengatasi keterbatasan tempat tidur bagi pasien Covid-19, TNI AD mendirikan rumah sakit lapangan di RST dr. Soepraoen yang diperuntukkan bagi pasien Covid-19 di wilayah Jatim. “Dengan penambahan tempat tidur pasien ini, kami berharap BOR (Bed Occupancy Rate) di RST dr. Soepraoen dapat menurun, sehingga dapat melayani lebih banyak pasien Covid-19. Dengan demikian kasus penularan Covid-19 dapat segera ditangani dan tingkat kesembuhan pasien pun diharapkan meningkat,”ujar Dwi Satriyo.

Lebih lanjut Dwi Satriyo mengatakan bahwa bantuan ini juga selaras dengan upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim yang saat ini terus berupaya menambah ketersediaan tempat tidur pasien di berbagai rumah sakit di Jatim untuk melayani pasien Covid-19. Terlebih, berdasarkan data Satgas Covid-19 Provinsi Jatim, sebagian besar wilayah di Jatim hingga hari ini masih berstatus Zona Merah atau Risiko Tinggi.

“Untuk itu Petrokimia Gresik sebagai Koordinator Satgas Tanggap Bencana Nasional BUMN Wilayah Jatim akan terus melakukan berbagai upaya untuk membantu pemerintah dan Forkopimda Pemprov Jatim dalam percepatan penanganan Covid-19, khususnya di Jatim,”tandas Dwi Satriyo.

Sebelumnya, Petrokimia Gresik bersama Satgas Tanggap Bencana Nasional BUMN Wilayah Jatim juga telah menyalurkan bantuan oksigen medis sebanyak 46,61 ton untuk RS di Jatim melalui BPBD Provinsi Jatim. Kemudian bantuan 11.812 paket imun senilai Rp1,2 miliar untuk masyarakat sekitar perusahaan, dan terdekat akan melakukan reaktivasi unit Air Separation Plant (ASP) berkapasitas 23 ton oksigen liquid per hari. Pabrik ini nantinya akan menyuplai kebutuhan oksigen medis untuk rumah sakit di Jatim pada khususnya, dan Jawa-Bali pada umumnya.

Terakhir, Dwi Satriyo berharap semakin banyak sinergi yang dapat dilakukan Petrokimia Gresik dengan TNI AD pada umumnya dan Kodam V/Brawijaya pada khususnya, terlebih di tengah pandemi Covid-19, mengingat keduanya memiliki sasaran yang sama yaitu mendukung ketahanan pangan nasional, utamanya di Jatim. 

Berbagai program kolaboratif antara Petrokimia Gresik dengan TNI AD telah dilaksanakan untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani, salah satunya adalah program “Demplot Dambaan” sinergi antara Petrokimia Gresik dengan Kodim 0817/Gresik dan Dinas Pertanian Kab. Gresik, dimana peran Babinsa juga berkontribusi besar turut memberikan penyuluhan pertanian di tingkat desa. Program ini telah terbukti mampu meningkatkan hasil panen hingga 30 persen.

“Kami berharap program ini dapat disinergikan dengan seluruh Kodim di wilayah Jawa Timur, sehingga penerima manfaatnya pun semakin luas,” ujar Dwi Satriyo. Bantuan tempat tidur pasien ini diamini Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto, sebagai ikhtiar bersama dan wujud sinergi antara BUMN bersama Forkopimda dalam menanggulangi pandemi Covid-19 terutama di wilayah Jatim dengan semangat keberanian dan gotong royong.

“Saya mengucapkan terima kasih atas bantuan yang sangat berharga yang diberikan oleh Petrokimia Gresik melalui Kodam V/Brawijaya dan semoga bantuan tersebut dapat dioptimalkan oleh rumah sakit tentara yang tersebar di Jawa Timur,”tandasnya. (yad)

Petrokimia Gresik Salurkan Bantuan Tempat Tidur Passen Covid-19 RST dr Soepraoen Malang Selengkapnya

Kapal Fiberglass Karya Nelayan Gresik di Living Laboratory Maritime Siap Melaut

GRESIK, 1minute.id – Kapal fiberglass buatan nelayan Gresik itu siap melaut. Selama sebulan sejumlah nelayan di Dermaga Pesona Pekelingan, Kecamatan Gresik, menyelesaikan kapal pesanan dari nelayan di Jawa Barat itu.  Dermaga Pesona Pekelingan di Jalan R.E. Martadinata, Kelurahan Pekelingan, Gresik menjadi  Living Laboratory Maritime yang diklaim pertama di Indonesia itu berdiri diinisiasi nelayan setempat bersama UMG ; Petrokimia Gresik dan Pemkab Gresik. Keel laying (peletakan lunas awal dari konstruksi) kapal dilakukan 18 Juni 2021.

Dosen Teknik Perkapalan UMG Ali Yusa mengatakan kapal buatan nelayan Gresik itu pesanan nelayan asal Bekasi, Jawa Barat. “Pekerjaan dilakukan oleh nelayan setempat. Mahasiswa melakukan pengawasan dan pembelajaran secara langsung mekanisme pembuatan kapal berbahan fiberglass ini,”kata Yusa dalam pesan WhatsApp pada Sabtu, 7 Agustus 2021.

Yusa ketika dikonfirmasi masih memakai alat bantu pernapasan karena terpapar coronavirus disease 2019. Kondisi kesehatan Yusa semakin membaik. “Hari ini (Sabtu), kapal buatan nelayan Gresik itu dibawa ke Bekasi,”ujar Yusa.

Dalam pengamatan 1minute.id pada Jumat, 6 Agustus 2021, dua orang nelayan sedang melakukan finishing. Diantaranya, pemasangan alat di bagian kemudi. “Sabtu besok( hari ini) sudah siap dikirim ke Bekasi,”kata seorang nelayan. Kapal berbahan fiberglass ini, akan digunakan di tempat wisata. Kapal itu berukuran panjang 7 meter, lebar 2,8 meter. Kapal berbobot 2 grosstonage itu bisa mengangkut berat 4 ton.

SIAP MELAUT: Kapal Fiberglass buatan nelayan Gresik, pesanan dari nelayan Bekasi siap untuk dikirim pada Sabtu, Agustus 2021 (foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

Seperti diberitakan, sejumlah nelayan terlihat melakukan keel laying (peletakan lunas awal dari konstruksi) kapal di Dermaga Pesona Pekelingan, Kecamatan Gresik pada Jumat, 18 Juni 2021. Momentum bersejarah bagi para nelayan di pesisir Pekelingan itu disaksikan oleh Kepala Dinas Perikanan Gresik Choirul Anam, VP Humas PT Petrokimia Gresik Awang Djohar Bachtiar, Dosen Teknik Perkapalan UMG Ali Yusa, Kasat Polair Polres Gresik AKP Poerlaksono dan pengurus persatuan penyelam tradisional pelestari kawasan pantai (Parasandi) Gresik untuk merayakan Hari Dermaga Nasional yang diperingati setiap 16 Juni itu. 

Living laboratory atau  sebuah laboratorium hidup adalah konsep penelitian, yang dapat didefinisikan sebagai ekosistem inovasi terbuka yang  berpusat pada pengguna, berulang , sering beroperasi dalam konteks teritorial (misalnya kota, aglomerasi, wilayah atau kampus), mengintegrasikan penelitian bersamaan dan proses inovasi dalam kemitraan publik-swasta-masyarakat.

Laboratorium hidup di pesisir Pekelingan khusus tentang maritim akan digunakan sebagai tempat antara lain, doking kapal terapung, edu eco wisata, klinik kapal dan pelestarian lingkungan. “Jadi Living Laboratory Maritime ini kali pertama di Indonesia,”ujar Dosen Teknik Perkapalan UMG Ali Yusa pada Jumat, 18 Juni 2021.

Sementara, Keel laying ini bagian dari pencanangan Living Laboratory Maritime yang diinisiasi nelayan setempat bersama UMG ; Petrokimia Gresik dan Pemkab Gresik. Laboratorium hidup di pesisir Pekelingan khusus tentang maritim akan digunakan sebagai tempat antara lain, doking kapal terapung, edu eco wisata, klinik kapal dan pelestarian lingkungan. “Jadi Living Laboratory Maritime ini kali pertama di Indonesia,”ujar Dosen Teknik Perkapalan UMG Ali Yusa pada Jumat, 18 Juni 2021. (yad)

Kapal Fiberglass Karya Nelayan Gresik di Living Laboratory Maritime Siap Melaut Selengkapnya

Petrokimia Gresik Bagikan Paket Imun Senilai Rp 1,2 Miliar


GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia membagikan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa 11.812 paket imun untuk masyarakat di sembilan desa/kelurahan di sekitar perusahaan. 

Bantuan senilai Rp1,2 Miliar itu secara simbolis  diserahkan oleh Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo kepada masing-masing Lurah dan Kepala Desa di Wisma Kebomas Petrokimia Gresik, Jawa Timur pada Jumat, 6 Agustus 2021.

Dwi Satriyo menjelaskan bahwa Petrokimia Gresik sebagai Koordinator Satgas Tanggap Bencana Nasional BUMN Jatim terus berkomitmen mendukung pemerintah dalam upaya percepatan penanganan Covid-19 di Indonesia, khususnya wilayah Jatim. Untuk itu, bantuan ini diberikan dalam rangka membantu masyarakat sekitar perusahaan di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Di tengah pembatasan ini, masyarakat harus senantiasa menjaga imun guna meminimalisasi penularan Covid-19. Untuk itu, bantuan CSR ini merupakan bentuk kepedulian Petrokimia Gresik kepada masyarakat sekitar perusahaan,”ujar Dwi Satriyo.

Adapun paket imun yang dibagikan berisi beras, masker medis dan vitamin. Bantuan tersebut selanjutnya didistribusikan kepada 11.812 Kepala Keluarga (KK) yang ada di Desa Roomo sebanyak 1.200 KK, Kelurahan Tlogopojok (2.177 KK), Kelurahan Lumpur (1.869 KK), Kelurahan Karangturi (1.372 KK), Kelurahan Karangpoh (977 KK), Kelurahan Sukorame (1.800 KK), Kelurahan Ngipik (523 KK), Kelurahan Kroman (1.350 KK) dan Kelurahan Sukorejo (544 KK).

“Tentu banyak masyarakat yang terdampak secara finansial. Meskipun tidak memenuhi seluruh kebutuhan, semoga bantuan ini sedikit meringankan beban masyarakat di tengah PPKM,”imbuh Dwi Satriyo. Lebih lanjut Dwi Satriyo juga menyampaikan bantuan ini tidak hanya untuk menjaga kebutuhan pangan dan vitamin harian terpenuhi, tapi juga menyosialisasikan pemakaian masker. Apabila masyarakat patuh memakai masker maka penyebaran dapat lebih dikendalikan.

Ia pun mengajak seluruh pihak agar tidak lengah dan tetap mematuhi protokol kesehatan dalam kegiatan sehari-hari maupun operasional usaha agar penyebaran Covid-19 dapat semakin diminimalisasi. “Meskipun vaksin Covid-19 telah mulai diberikan kepada masyarakat Jawa Timur khususnya Gresik, kita semua harus tetap meningkatkan kesadaran diri, disertai sikap sabar dan disiplin dalam menjalankan protokol 5M yang dapat mengurangi penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Dwi Satriyo menegaskan komitmen Petrokimia Gresik dalam membantu pemerintah memerangi Covid-19, khususnya di Jatim akan terus ditingkatkan. Untuk itu, di kesempatan yang sama, ia juga mengharapkan dukungan dan doa dari masyarakat terkait rencana reaktivasi Air Separation Plant (ASP) yang nantinya akan menghasilkan 23 ton oksigen per hari. Pabrik ini nantinya akan menyuplai kebutuhan oksigen medis untuk rumah sakit di Gresik dan Jatim pada khususnya, dan luar Jawa pada umumnya.

“Kami optimistis Indonesia akan segera keluar dari pandemi ini jika seluruh elemen terus bahu-membahu dan bekerja sama dalam penanganan Covid-19,” tandasnya.

Sementara itu, Rusdiyanto, Kepala Desa Roomo mengapresiasi inisiatif Petrokimia Gresik. Ia mengungkapkan paket imun yang diberikan perusahaan kepada warga Roomo di masa PPKM sangat tepat untuk membantu warga dalam menghadapi pandemi Covid-19.

“Kami berharap Petrokimia Gresik semakin sukses, agar sesuai dengan komitmen manajemen bahwa semakin maju perusahaan, semakin besar pula manfaat yang diberikan untuk masyarakat,” ujar Rusdiyanto.

Sedangkan, Lurah Tlogopojok Mohamad Iqbal menyatakan bantuan ini sangat bermanfaat, khususnya bagi warga yang tidak mampu, dan terdampak secara ekonomi akibat pandemi ini, seperti Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Untuk itu ia juga menyampaikan apresiasi atas kepedulian Petrokimia Gresik yang senantiasa membantu warga sekitar perusahaan melalui berbagai program CSR.

“Bantuan paket imun sekaligus sembako ini bisa membantu warga dalam pemenuhan pangan sehari-hari dan menjaga imun untuk menurunkan risiko penularan Covid-19,” ujar Iqbal. (yad)

Petrokimia Gresik Bagikan Paket Imun Senilai Rp 1,2 Miliar Selengkapnya