Ultras Gresik Doa Bersama, Semoga Tragedi Kanjuruhan Tidak Terulang Lagi 

GRESIK,1minute.id – Ratusan Ultras Gresik, suporter Gresik United menggelar doa bersama untuk korban tragedi Kanjuruhan Malang di Stadion Gelora Joko Samudro pada Senin malam, 3 Oktober 2022.

Untuk doa bersama ini, mereka tidak memakai jersey warna kuning yang biasa digunakan saat mendukung kesebelasan kebanggaan arek-arek Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yakni Gresik United. Akan tetapi, ratusan Ultras Gresik itu memakai kostum hitam sebagai simbol bergabung meninggal ratusan suporter Arema FC, Aremania dalam tragedi Kanjuruhan Malang pada Sabtu, 1 Oktober 2022.

DOA BERSAMA
Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis bersama suporter Ultras Gresik dalam doa bersama untuk korban tragedi Kanjuruhan Malang di Stadion Gelora Joko Samudro pada Senin malam, 3 Oktober 2022 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

« dari 6 »

Tampak hadir ditengah ratusan suporter Ultras Gresik itu, diantaranya Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis. Suasana Stadion G-JOS seakan ikut merasakan kesedihan yang dialami para korban meninggal. Beberapa diantaranya pun menangis. Mereka berharap tragedi memilukan itu tidak lagi terjadi di bumi Indonesia. Begini suasana doa bersama untuk korban tragedi Kanjuruhan Malang di Stadion Gelora Joko Samudro pada Senin malam, 3 Oktober 2022 ( Foto-foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Ultras Gresik Doa Bersama, Semoga Tragedi Kanjuruhan Tidak Terulang Lagi  Selengkapnya

Duka Tragedi Kanjuruhan, Petrokimia Gresik dan 4 Besar PGFC 2022 Tidak Lanjutkan Pertandingan, Olimpisme Nomor Satu

GRESIK,1minute.id – Sepak Bola Indonesia berduka. Tragedi Kanjuruhan, Malang menewaskan ratusan suporter usai laga BRI Liga 1 dalam derby Jawa Timur, Arema F.C versus Persebaya Surabaya pada Sabtu malam, 1 Oktober 2022. 

Sebagai bentuk belasungkawa atas tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang, Petrokimia Gresik bersama empat besar peserta Petrokimia Gresik Futsal Championship (PGFC) 2022 sepakat untuk tidak melanjutkan pertandingan. Seluruh pemain maupun suporter yang telah hadir di SOR Tri Dharma, Gresik, Jawa Timur mengheningkan cipta dan mengenakan pita hitam di lengan kiri sebagai bentuk duka cita.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo memberikan apresiasi kepada seluruh tim yang sepakat tidak melanjutkan pertandingan. Menurutnya, ini merupakan implementasi dari semangat olimpisme yang berhasil ditanam pada setiap pemain dan suporter.

“Keberhasilan PGFC tidak sebatas mencetak atlet-atlet berprestasi. Tapi juga membangun semangat olimpisme, yaitu bersikap sportif, saling menghargai, saling menghormati, menciptakan kegiatan-kegiatan yang dapat membangun perdamaian dunia. Sepak bola dan futsal harus menjadi pemersatu,”ujar Dwi Satriyo.

Ia menambahkan jika Petrokimia Gresik, bersama dengan seluruh peserta dan suporter PGFC 2022 turut berbelasungkawa dan menyampaikan duka yang mendalam atas korban dari insiden di Stadion Kanjuruhan, Malang. Ia berharap insiden ini menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk bisa lebih baik lagi.

Senada, Ketua Umum PSSI Gresik Rofiq mengapresiasi atas empati yang diberikan Petrokimia Gresik beserta para pemain PGFC, yang kemudian melahirkan juara bersama.

“Pelaksanaan event ini sukses. Poin pentingnya adalah empati atas tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang. Saya berharap, kejadian di Kanjuruhan itu benar-benar yang terakhir. Satu nyawa tidak bisa ditukar dengan cabang olahraga apapun,“ujarnya.

Sedangkan, Wakil Ketua Umum (Waketum) 4 Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Gresik Mindo Siahaan yang turut hadir dalam closing PGFC 2022 menilai kesepakatan ini tepat. Apalagi kejadiannya berada di Jawa Timur.

“Semua pasti ada hikmahnya. Tapi ini tidak boleh mengendorkan semangat sepak bola dan futsal di Indonesia, khususnya di Jawa Timur dan Gresik,”ujarnya.

Petrokimia Gresik sendiri telah empat kali menggelar PGFC sejak 2014 hingga 2017, dan tahun ini di momen golden anniversary Petrokimia Gresik, PGFC ke-5 kembali dihadirkan untuk memperbanyak sarana bagi talenta futsal dalam meraih prestasi.

Sedangkan, Kapten Tim Futsal SMA Negeri 1 Gresik Muhammad Iqbal mengaku pihaknya sepakat menerapkan kemenangan bersama. Sebagai kompensasi, SMA Negeri 1 Gresik dan SMA Antartika Sidoarjo yang lolos ke babak final, keduanya ditetapkan sebagai Juara I. Sedangkan SMA Negeri 3 Sidoarjo dan SMA Negeri 1 Manyar keduanya juga diputuskan menjadi Juara 3.

“Menang bukan segala-galanya, tidak ada pertandingan sepak bola ataupun futsal yang sebanding dengan nyawa. Untuk itu, seluruh Tim sepakat untuk menang bersama,”ujarnya.

Adapun masing-masing Juara I mendapat hadiah uang pembinaan sebesar Rp10 juta, sedangkan setiap Juara III memperoleh hadiah Rp 5 juta. Sedangkan suporter Terbaik I hingga III juga mendapatkan apresiasi masing-masing Rp6 juta, Rp5 juta dan Rp3 juta. Adapun total hadiah untuk 12 kategori mencapai Rp 54,5 juta. (yad)

Duka Tragedi Kanjuruhan, Petrokimia Gresik dan 4 Besar PGFC 2022 Tidak Lanjutkan Pertandingan, Olimpisme Nomor Satu Selengkapnya

Satu Korban Tragedi Kanjuruhan asal Gresik, Korban Hidayatus Tsaniah 

GRESIK,1minute.id – Suasana duka masih menyelimuti keluarga Hidayatus Tsaniah, 24, di Desa Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik pada Minggu, 2 Oktober 2022. Ratusan warga terus mengalir ke rumah bercat warna hijau itu. Warga mendatangi rumah itu untuk bertakziyah. 

Tidak hanya warga, teman almarhumah di Pondok Pesantren Mamba’ul Ihsan juga berdatangan untuk memberikan doa kepada Hidayatus Tsaniah. Ucapan duka juga disebarkan melalui WhatsApp berbunyi  Inalillahi wa Inalillahi rojiun. Keluarga Besar YPP Mamba’ul Ihsan Banyuurip, Ujungpangkah turut berduka cita dan belasungkawa atas wafatnya Hidayatus Tsaniah, alumni Ponpes Mamba’ul Ihsan.

Hidayatus Tsaniah, satu dari ratusan korban meninggal dalam kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang pada Sabtu malam, 1 Oktober 2022. Hidayatus Tsaniah yang telah menyelesaikan program studi pendidikan guru di Universitas Islam Malang (Unisma) itu menonton derby Jawa Timur antara Arema F.C menjamu Persebaya Surabaya di BRI Liga 1 2022/2023. Ia bersama teman.

UCAPAN DUKA CITA: Keluarga Besar YPP Mamba’ul Ihsan mengucapkan duka cita meninggalnya Hidayatus Tsaniah dalam jejaring WhatsApp (Foto : istimewa)

Perangkat Desa Banyuurip Mohammad Khizam membenarkan ada salah satu warganya meninggal karena tragedi kerusuhan di Kanjuruhan, Malang. “Oh nggeh, jenazah sampai Gresik di rumah duka jam 07.30 WIB,”ujarnya kepada wartawan pada Minggu, 2 Oktober 2022. Jenazah Hidayatus Tsaniah dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Desa Pangkahkulon, Kecamatan Ujungpangkah, karena permintaan keluarga. 

“Kami sediakan mobil ambulans,  bakda dzuhur nanti akan dimakamkan di Pangkahkulon,” ujarnya. Khizam menerangkan, pemerintah desa mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya Hidayatus. Dia merupakan anak dari tokoh masyarakat desa setempat.

“Kami mengucapkan berbelasungkawa, semoga Allah SWT, mengampuni khilaf dan dosa saudara kita, Almarhumah yang telah berpulang,”imbuhnya.

Seperti diketahui, pertandigan BRI Liga 1 2022/2023 antara Arema FC dan Persebaya Surabaya yang berakhir 2-3 itu  berakhir ricuh seusai laga. Ribuan suporter Arema FC turun ke lapangan meluapkan emosi karena timnya kalah. “PSSI menyesalkan tindakan suporter Aremania di Stadion Kanjuruhan. Kami berduka cita dan meminta maaf kepada keluarga korban serta semua pihak atas insiden tersebut. Untuk itu PSSI langsung membentuk tim investigasi dan segera berangkat ke Malang,”kata Iriawan dilansir dari laman PSSI. (yad)

Satu Korban Tragedi Kanjuruhan asal Gresik, Korban Hidayatus Tsaniah  Selengkapnya

Sepak Bola Indonesia Berduka, LIB Putuskan Hentikan Liga 1 Sepekan

GRESIK,1minute.id  – Sepak bola Indonesia berduka. Laga pekan kesebelas antara Arema F.C versus Persebaya Surabaya berakhir ricuh. Dikabarkan banyak korban jiwa dan luka dalam kerusuhan berawal yang diduga atas ketidakpuasan suporter, Arema F.C ditekuk  Persebaya dengan skor 2 : 3 di Stadion Kanjuruhan, Malang pada Sabtu, 1 Oktober 2022.

Tiga gol Persebaya Surabaya diciptakan oleh Juninho pada menit kedelapan; Leo Lelis (33′) dan Sho Yamamoto (51′). Sedangkan, gol  Arema FC dilesakkan oleh Camara menit ke-42 den 45+2.

Kekalahan itu membuat suporter yang diduga pendukung Aremania “menyerbu” masuk lapangan. Tidak diketahui secara pasti siapa kali pertama oknum suporter yang memasuki lapangan hijau hingga memicu suporter lainnya turun gunung dari tribun menuju lapangan. Kericuhan terjadi di lapangan. Aparat menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa. 

Situasi kericuhan belum meredam. Bahkan, situasi semakin tidak terkendali. Suporter semburat berusaha menyelamatkan diri. Mereka berebut keluar stadion lebih dulu. Akibatnya, saling dorong, saling injak antarpenonton.  Korban berjatuhan. Belum ada data resmi dari pihak terkait tentang jumlah korban meninggal maupun luka-luka dalam tragedi bertepatan Hari Kesaktian Pancasila itu. Hari Kesaktian Pancasila diperingati setiap 1 Oktober.

Aji Santoso, pelatih Persebaya Surabaya menyampaikan duka mendalam tragedi Kanjuruan itu. “Saya atasnama Coach Persebaya Surabaya mengucapkan duka cita sedalam-dalamnya atas meninggal sejumlah suporter di Stadion Kanjuruan,”kata Aji Santoso mengutip dari Elshinta News pada Minggu pagi, 2 Oktober 2022.

Aji Santoso berharap tragedi memilukan ini, tidak terulang lagi ke depannya. “Karena harga nyawa lebih murah dari sepakbola,”imbuhnya. Sementara itu, PT Liga Indonesia Baru, operator Liga 1 memutuskan untuk menghentikan sementara kompetisi selama sepekan. “Kami prihatin dan sangat menyesalkan peristiwa tersebut,”kata Akhmad Hadian Lukita, 2 Oktober 2022.

“Kami ikut berdukacita dan semoga ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua,”imbuh Hadian. Keputusan PT Liga Indonesia Baru (LIB) menunda sepekan Liga 1 itu telah mendapat rekomendasi dari petinggi PSSI. “Keputusan tersebut kami umumkan setelah kami mendapatkan arahan dari Ketua Umum PSSI. Ini kami lakukan untuk menghormati semuanya dan sambil menunggu proses investigasi dari PSSI,”ujar Hadian. (yad)

Sepak Bola Indonesia Berduka, LIB Putuskan Hentikan Liga 1 Sepekan Selengkapnya

Gresik United Akhiri Paceklik, Libas Persipa 2-0

GRESIK,1minute.id – Gresik United mengakhiri pacekik kemenangan. Tim berjuluk Laskar Joko Samudro itu menekuk Persipa, Pati dengan skor 2 : 0 di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) Gresik pada Selasa malam, 27 September 2022.

Dicky Kurniawan mencetak gol dari kotak pinalti di menit ketiga. Gol kedua, tim asuhan Gomes de Oliveira itu diceploskan oleh I Gede Sukadana setelah turun minum babak pertama atawa menit ke-73. Kemenangan kesebelasan kebanggaan warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu disambut suka cita oleh Ultras Gresik, suporter setia Gresik United. 

Kemenangan kali pertama dalam 6 kali bertanding (sekali menang, 4 kali seri dan sekali kalah) bagai oase bagi pemain maupun suporter, Gresik United. 

Asisten Pelatih Gresik United Andik Ardiansyah berulang kali mengucapkan syukur atas kemenangan tersebut. Selain itu, Andik juga memuji skuad Gresik United yang berjuang all out. “Saya apresiasi perjuangan pemain yang memiliki semangat untuk berjuang bisa menang. Mereka juga bermain sesuai dengan instruksi pelatih. Ini adalah kesuksesan pemain yang kita harapkan,”kata Andik Ardiansyah usai pertandingan. 

Sementara itu, Pelatih Persipa Nazal Mustofa merasa wasit berat sebelah, menguntungkan tim tuan rumah,  Gresik United. “Banyak putusan wasit yang konyol membuat mental pemain kami yang muda-muda langsung down,”katanya. Namun, Nazal pemain kembali semangat pada babak kedua. Tendangan bebas I Gede Sukadana pada menit ke-73 kembali meruntuhkan mental pemain. 

“Ini kami tidak puas dengan kepemimpinan wasit,”kata Nazal. Selain itu, Nazal juga memberikan apresiasi kepada Gresik United. “Gresik United kedepan harus terus menang. Saya salut, selamat untuk Gresik United,”tegasnya. (yad)

Gresik United Akhiri Paceklik, Libas Persipa 2-0 Selengkapnya

Menjamu Persipa, Gresik United Optimistis Raih 3 Poin

GRESIK,1minute.id – Gresik United bakal menjamu Persipa, Pati di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) pada malam ini, Selasa, 27 September 2022. Tim berjuluk Laskar Joko Samudro itu bertekad merebut poin penuh, 3 poin.

Saat ini kesebelasan kebanggaan kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik masih nangkring di posisi buncit di grup B dalam lanjutan kompetisi Liga 2 dengan 4 poin. 4 kali seri, dan 1 kali kalah. Sedangkan, Persipa berada di papan tengah dengan raihan 6 poin. Sekali menang, 3 kali seri. 

Kali terakhir, Gresik United berhasil menahan imbang tuan rumah PCSC Cilacap di Stadion Wijayakusuma, Cilacap pada Jumat lalu, 23 September 2022. Bermain dengan 10 pemain, setelah pemain GU Istifaq Rizal diganjar kartu merah karena mengganjal keras pemain PSCS. 

Nah, laga kandang malam nanti, menjadi momentum untuk merebut tiga poin. Manajemen Gresik United optimistis bisa meraih tiga poin kendati kehilangan dua pemain intinya akibat terkena kartu merah. Yakni, Rafli Mursalim dan Iftiqar Rizal. Tidak berpengaruh terhadap tim karena masih ada penggantinya.

“Kami tidak bergantung pada dua pemain tersebut. Sebaliknya sudah disiapkan pemain pengganti yang tidak kalah kualitasnya,”ujar Asisten Pelatih Gresik United Andik Ardiansyah pada Senin, 26 September 2022.

Mantan striker timnas U-23 itu mengatakan, duel antara Gresik United melawan Persipa Pati diprediksi berjalan menarik. Pasalnya, kedua tim ini membutuhkan poin penting di laga itu. 

“Persiapan secara khusus tidak ada, kami cuma berlatih seperti biasa dan optimis bisa memperoleh kemenangan perdana di kandang sendiri,” katanya. Andik menambahkan, saat ini kondisi pemain tidak kendala meski sempat melakoni perjalanan cukup jauh saat away melawan PSCS Cilacap.

“Kami sudah melakukan recovery pemain, saat mencoba lapangan semua pemain kebugarannya tidak ada masalah,” imbuhnya.

Sementara pelatih Persipa Pati Nazal Mustofa menyatakan dirinya sudah menyiapkan strategi saat menghadapi tuan rumah Gresik United. “Tuan rumah Gresik United bakal bermain offensif karena menginginkan kemenangan. Dari sini kami siapkan counter attack yang mematikan,”pungkasnya. (yad)

Menjamu Persipa, Gresik United Optimistis Raih 3 Poin Selengkapnya

PGFC Bergulir Lagi, Ketut Rusnaya : Ajang Silaturahmi, Pencarian Bibit, Melatih Sportivitas 

GRESIK,1minute.id –  Petrokimia Gresik Futsal Championship (PGFC) 2022 bergulir kembali. Kalu terakhir kompetisi futsal antarpelajar SMA/SMK sederajat pada 2017. SMA Nahdlatul Ulama (SMANU) 2 sebagai jawara futsal itu.

Nah tahun ini, PGFC tahun kelima. Turnamen futsal terbesar di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik diikuti 32 tim futsal dari lima kabupaten/kota di Jawa Timur. Yakni, Gresik, Surabaya, Sidoarjo,.Mojokerto dan Lamongan. 

Turnamen futsal dibuka oleh Senior Executive Vice President (SEVP) Operasi Petrokimia Gresik I Ketut Rusnaya di Sarana Olahraga (SOR) Tri Dharma Petrokimia Gresik pada Senin, 19 September 2022. Pembukaan turnamen pun meriah. Pertandingan pembuka mempertemukan derby SMANU yakni SMA NU 1 (NUSA) dan NU 2 (NUDA).

PIALA BERGILIR PGFC : Senior Executive Vice President (SEVP) Operasi Petrokimia Gresik I Ketut Rusnaya menerima piala dari juara bertahan SMA NUDA dalam pembukaan turnamen futsal di SOR Tri Dharma Petrokimia Gresik pada Senin, 19 September 2022 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

I Ketut Rusnaya mengatakan, sebagai bagian dari BUMN yang memiliki fungsi agen pembangunan, Petrokimia Gresik tidak hanya berorientasi pada profit dan kinerja perusahaan semata, tetapi juga berkomitmen tinggi dalam memajukan olahraga nasional, salah satunya dengan mendorong munculnya bibit-bibit atlet berprestasi.

“PGFC merupakan salah satu wadah yang dihadirkan Petrokimia Gresik untuk memunculkan talenta atau atlet baru di cabang olahraga futsal. Kompetisi ini juga bisa menjadi ajang silaturahmi,”katanya. 

Kompetisi futsal mempertandingkan tim dari SMA/sederajat, sehingga pesertanya masih memiliki kesempatan menjadi atlet profesional dan berprestasi melalui pembinaan lebih lanjut. 

“Untuk melahirkan atlet berprestasi tidak dapat dilakukan dengan cara instan, butuh banyak latihan, pengalaman, pembinaan, dan tentunya dukungan dari banyak pihak. Peran Petrokimia Gresik melalui PGFC ini adalah memberikan ruang dan sarana bagi talenta-talenta tersebut untuk mengasah diri dan mental dalam berkompetisi,”imbuh Ketut.

Harapannya, muncul atlet yang kelak bisa tampil di event Jawa Timur hingga nasional. Ketut juga menuturkan untuk mendorong para peserta PGFC menjadi atlet berprestasi, dalam ajang tahun ini Petrokimia Gresik juga memberikan sejumlah bantuan dan fasilitas, diantaranya gratis biaya pendaftaran, setiap tim mendapatkan satu set jersey bagi seluruh pemain, bantuan bola futsal bagi tim yang lolos babak penyisihan grup, serta hadiah puluhan juta rupiah bagi pemenang.

JERSEY SSB : Senior Executive Vice President (SEVP) Operasi Petrokimia Gresik I Ketut Rusnaya (kanan) melaunching jersey sekolah sepak bola Petrokimia Gresik dalam pembukaan PGFC di SOR Tri Dharma Petrokimia Gresik pada Senin, 19 September 2022 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Selain itu, pada acara pembukaan ini juga dilaksanakan peresmian Sekolah Sepak Bola (SSB) Petrokimia Gresik yang akan menjadi wadah untuk melahirkan dan mendidik calon atlet di cabang olahraga sepak bola. “SSB Petrokimia Gresik diharapkan dapat merangsang minat anak-anak di Gresik dan sekitarnya untuk menjadi pemain sepak bola berprestasi, “tuturnya. 

Lebih lanjut Ketut mengungkapkan komitmen Petrokimia Gresik dalam memajukan olahraga di tanah air sudah tertanam sejak dulu. Beberapa cabang olahraga binaan Petrokimia Gresik antara lain silat, voli, renang, dan senam yang telah menorehkan banyak prestasi baik di tingkat regional, nasional, bahkan internasional.

“Untuk itu kami meminta dukungan dari seluruh pihak agar Petrokimia Gresik dapat terus memberikan kinerja terbaik, sehingga berkah atau manfaat yang kami berikan untuk masyarakat sekitar perusahaan, termasuk di dunia olahraga juga semakin besar lagi,” ungkapnya.

Terakhir, di hadapan peserta, Ketut menegaskan bahwa seluruh peserta harus mengedepankan sportivitas dalam pertandingan. Menurutnya, perjuangan untuk meraih kemenangan akan sangat bermakna, bernilai dan sempurna, ketika kemenangan yang diraih itu selalu menjunjung tinggi sportivitas.

“Saya menekankan adanya sportmanshipness karena sejatinya, sikap keolahragawanan merupakan bagian penting sebagai alat pembentuk nilai dan karakter, serta pembentuk atlet dengan kualitas kepribadian yang sehat, tangguh dan moral yang luhur,” pungkasnya.(yad)

PGFC Bergulir Lagi, Ketut Rusnaya : Ajang Silaturahmi, Pencarian Bibit, Melatih Sportivitas  Selengkapnya

Kejurprov Taekwondo, Bupati Gresik ; Bersaing jadi Terbaik, Jaga Sportivitas 

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 241 atlet Taekwondo Gresik mengikuti Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Taekwondo antarpelajar. Kejuaraan yang dihelat di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) itu dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Sabtu, 17 September 2022. 

Kejurprov Taekwondo berdasar kategori mulai tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga perguruan tinggi (PT) dengan usia 5-24 tahun. Ratusan atlet tuan rumah Gresik itu akan bersaing menjadi yang terbaik di kelas festival atau pemula dan kelas prestasi. Kejurprov Taekwondo diikuti 2.039 atlet dari 33 Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur.

“Selamat datang di Kabupaten Gresik. Saya sangat gembira melihat besarnya antusiasme anak-anak muda seperti hari ini, Bonus demografi seperti yang disampaikan Pak Presiden akan semakin cerah dengan banyaknya potensi dan mempunyai karakter seperti yang terlihat pada hari ini,”kata Bupati Fandi Akhmad saat membuka Kejurprov Taekwondo pada Sabtu, 17 September 2022.

Melihat atmosfer luar biasa di WEP tersebut, Gus Yani-Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani hakul yakin  para atlet akan menunjukkan kemampuan terbaik yang dimiliki untuk meraih gelar juara. “Saya ucapkan selamat bertanding, jaga terus jaga sportivitas,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Lebih lanjut, Gus Yani juga mengharapkan lewat kejuaraan yang digelar hari ini mampu menghasilkan bibit-bibit baru yang bisa membanggakan daerah masing-masing. Dan, tentunya juga mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. 

Senada dengan Gus Yani, Ketua Umum Pengurus Provinsi Jawa Timur Taekwondo Indonesia Moch Yusron mengharapkan  akan muncul bibit atlet baru yang bisa bersaing di Kejurnas 2024 dan gelaran PON ke-21 tahun 2022 di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara mendatang. Laporan panitia bahwa Kejurprov ini juga sebagai penggerak ekonomi lantaran mendatangkan ribuan orang untuk datang di Kabupaten Gresik. (yad)

Kejurprov Taekwondo, Bupati Gresik ; Bersaing jadi Terbaik, Jaga Sportivitas  Selengkapnya

Menjamu Persikab Bandung, Gresik United Gagal Curi 3 Poin Dikandang 

GRESIK,1minute.id – Gresik United gagal meraih poin 3 menjamu Persikab Bandung di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) pada Sabtu, 10 September 2022.  Bermain di kandang dengan sokong ribuan pasang mata suporter Ultras Gresik belum bisa mengangkat moral tim besutan Khusairi.

Selama 90 menit, tetap kacamata. Alias tanpa gol. Ultras Gresik kecewa. Sebab, tiga kali bertanding ( dua kali tandang dan sekali kandang) di Liga 2, Imam Witoyo dkk belum pernah menciptakan sebiji gol. Bahkan, kemasukan. Sehingga, tim berjuluk Laskar Joko Samudro itu hanya meraih 2 poin (2 kali seri, sekali kalah).

Di laga home perdana menjamu Persikab Bandung ini, pengila bola berharap Gresik United bisa menciptakan gol dan menang. Namun, harapan warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik kandas.  Gresik United hanya trengginas di 45 menit pertama.

Sejumlah peluang yang tercipta di menit-menit awal tidak bisa berbuah gol. Bahkan, di  babak kedua,  Imam Witoyo dkk kedodoran. Beruntung, gawang Gresik United yang dijaga Muhammad Ulul Harham tidak kebobolan. Kedudukan tetap sama, kacamata sampai wasit Heri Sulistiyo meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir.

Sejumlah suporter yang kecewa dengan permainan anak asuh Khusairi langsung berteriak meminta manajemen melakukan evaluasi menyeluruh. Bahkan, ada yang berteriak mengganti pelatih. “Ganti pelatih sekarang juga,”teriak suporter yang berada di tribun selatan.

Pelatih Persikab Bandung Steffan Rullin Keeltjes mensyukuri hasil sore hari ini. Berhasil mencuri poin di Gresik. Ia mengaku kaget dengan permainan Gresik United. “Tidak menyangka Gresik United main begitu fighting spirit , high pressing. Kami sudah mengantisipasi, mereka pasti ingin menang karena bermain di kandang,”kata Steffan usai pertandingan. 

Sementara itu, Pelatih Gresik United, Khusairi mengaku sempat optimistis meraih kemenangan sebelum laga. Saat babak kedua, Khusairi mengakui stamina anak asuhnya drop. “Babak kedua tim saya kedodoran, stamina kehabisan, ini evaluasi saya,” kata Khusairi. (yad)

Menjamu Persikab Bandung, Gresik United Gagal Curi 3 Poin Dikandang  Selengkapnya

Kiprah 4 Dekade Petrokimia Gresik Majukan Olahraga Nasional

ATLET prestasi bertaraf nasional dan internasional bermunculan dari Gresik. Keberhasilan para atlet itu diantaranya berkat pembinaan bertahun-tahun yang dilakukan oleh Petrokimia Gresik. Periode 2021-2022, perusahaan Solusi Agroindustri, anggota holding Pupuk Indonesia itu menggelontor anggaran Rp 10,5 miliar. 

CHUSNUL CAHYADI, 1minute.id 

HARI OLAHRAGA NASIONAL (Haornas) di peringati setiap 9 September. Keberhasilan atlet olahraga bertaraf nasional, regional bahkan internasional tidak bisa lepas dari pembinaan yang telah dilakukan oleh Petrokimia Gresik. Puluhan tahun perusahaan Solusi Agroindustri, anggota holding Pupuk Indonesia itu melakukan pembinaan. Pembinaan sejak dini. 

Nurul Fajar Fitriyati, Nanda Wahyu Jendro, dan Maulana Rifky Yavianda, diantaranya. Mereka telah mengharumkan nama Gresik di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua maupun Sea Games 2022. Selain renang ada senam, bola voli dan sepak bola. 

“Petrokimia Gresik dalam menjalankan bisnisnya tidak hanya berupaya menghasilkan produk-produk berkualitas di sektor agroindustri untuk mendukung tercapainya ketahanan pangan nasional, tetapi juga memajukan masyarakat dan komunitas sekitar salah satunya pada bidang olahraga. Komitmen tersebut terjawab melalui capaian prestasi yang membanggakan dari para atlet binaan Petrokimia Gresik di tingkat regional, nasional, bahkan internasional,”ujar Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo pada Jumat, 9 September 2022. 

Karena itu, Petrokimia Gresik terus aktif berkontribusi dalam mencetak generasi berprestasi di bidang olahraga tanah air. Untuk periode 2021-2022 saja, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia ini telah menyalurkan dana sebesar Rp10,5 miliar sebagai wujud kontribusi di bidang olahraga melalui pembinaan dan sejumlah dukungan penyelenggaraan kompetisi.

Ada beberapa cabang olahraga (cabor) binaan Petrokimia Gresik. Antara lain, senam, voli, renang dan sepak bola. 

CABOR RENANG

PEMBINAAN SEJAK DINI : Sejumlah anak ketika menjalani latihan renang di kolam renang Petrokimia Gresik pada September 2017 (Foto : Dokumen Chusnul Cahyadi/1minute.id)

SELAMA 37 Tahun Petrokimia Gresik melakukan pembinaan di cabang olahraga (Cabor) renang ini. Dalam melakukan pembinaan Petrokimia Gresik membentuk wadah Perkumpulan Renang dan Selam Petrokimia Gresik pada 1985 -kini berganti nama menjadi-Klub Renang Petrokimia Gresik (KRPG). 

Atlet renang binaan perusahaan Solusi Agroindustri ini yang berprestasi diantaranya, Nurul Fajar Fitriyati dan Nanda Wahyu Jendro. Keduanya merupakan perwakilan Provinsi Jawa Timur yang berhasil memenangkan kejuaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua Tahun 2021 dengan perolehan medali emas dan perak pada beberapa nomor perorangan.

Pada Sea Games 2022, Nurul juga berhasil mendapatkan satu perak dan satu perunggu untuk nomor 200 meter gaya punggung putri dan 4×100 meter estafet gaya bebas putri. Selain itu, Petrokimia Gresik juga melakukan pembinaan kepada atlet difabel. Atlet paraswimming diantaranya Maulana Rifky Yavianda. Atlet binaan KRPG juga berhasil menyabet medali emas pada ASEAN Para Games 2022.

“Nurul dan Maulana Rifky saat ini juga tengah mengikuti Pelatnas (Pelatihan Nasional), mohon dukungan untuk mereka agar bisa terus berprestasi mengharumkan nama Indonesia pada kejuaraan-kejuaraan dunia berikutnya,” ujar Dwi Satriyo.

CABOR SENAM

Pada 1982 Petrokimia Gresik mendirikan Klub Senam Petrokimia Gresik. Sejak saat itu, Petrokimia Gresik yang kini berusia emas, 50 tahun itu melakukan pembinaan cabor Senam di Jawa Timur.  Klub Senam yang kini berganti nama menjadi Persatuan Senam Indonesia (PERSANI) Jatim. Saat ini PERSANI Jatim memiliki anggota yang berasal dari 36 Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur

“Cabor senam binaan kami cukup produktif dalam perolehan medali. Terbaru pada PON Papua, berhasil membawa pulang tiga emas, sembilan perak, dan enam perunggu. Begitu juga di level internasional,”tandas Dwi Satriyo.

CABOR BOLA VOLI

PROLIGA : Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia Volleyball Team ketika bertanding di SOR Tridharma Petrokimia Gresik (Foto : Humas Petrokimia Gresik for 1minute.id)

TAHUN 2002 gedung sarana olahraga (SOR) Tridharma Petrokimia Gresik berdiri megah. Saat itu, paling megah di Jawa Timur. Di gedung olahraga indoor itu, Petrokimia Gresik melakukan pembinaan tim bola voli. Fasilitas gedung lengkap untuk latihan dan memberikan bimbingan pelatihan intensif. 

Pada akhir 2021 lalu, tim voli binaan Petrokimia Gresik berganti nama menjadi “Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia Volleyball Team”. Dimana Pupuk Indonesia juga memainkan peran penting dalam kehadiran tim ini sebagai sponsor utama bagi Tim Voli PG pada kompetisi Proliga 2022.

Keikutsertaan tim voli binaan Petrokimia Gresik di kejuaraan Proliga tahun ini adalah yang ke-19, setelah absen satu kali pada 2020. Dan ditiadakannya penyelenggaraannya pada 2021 karena pandemi Covid-19. Prestasi dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, tim voli binaan Petrokimia Gresik pernah meraih Juara 3 di tahun 2016 dan Juara 2 Proliga edisi 2022 ini.

Selain Proliga, tim voli Petrokimia Gresik sebelumnya juga pernah meraih Juara 2 Kejurnas Livoli Divisi 1 pada 2019. Saat ini, salah satu pemain voli putri binaan Petrokimia Gresik, Mediol Stiovanny Yoku terpilih untuk mengikuti Pelatnas persiapan mengikuti 2nd ASEAN Grand Prix 2022.

CABOR SEPAK BOLA 

PETROKIMIA Gresik juga membina cabor sepak bola melalui Sekolah Sepak Bola (SSB) Petrokimia Putra yang didirikan sejak 1983. Sejumlah pemain sepak bola berprestasi binaan SSB ini diantaranya Herman Rhomansyah, M. Dimas Drajad, Marcell Januar Putra, Agus Indra Kurniawan. Rentetan nama tersebut berhasil masuk ke dalam skuad tim nasional membela Indonesia dalam banyak kejuaraan internasional.

Lebih lanjut Dwi Satriyo menambahkan, selain empat cabor di atas, Petrokimia Gresik juga memberikan perhatian pada cabor lain melalui sejumlah sponsorship pada berbagai event kompetisi olahraga. Karena bagi Petrokimia Gresik, semakin banyak event kompetisi olahraga yang diselenggarakan, maka semakin banyak pula bibit-bibit atlet baru yang akan lahir.

“Petrokimia berkomitmen untuk tumbuh dan berkembang bersama masyarakat, termasuk di dunia olahraga. Untuk itu kami mohon doa dan dukungan kepada masyarakat, agar operasional Petrokimia Gresik terus berjalan lancar, sehingga kontribusi yang kami berikan khususnya untuk bidang olahraga dapat semakin besar,”pungkas Dwi Satriyo. (*)

Kiprah 4 Dekade Petrokimia Gresik Majukan Olahraga Nasional Selengkapnya