Magang MBKM Mahasiswa UPN “Veteran” Jawa Timur: Mengenal Rainforest Alliance Untuk Menjaga Hutan dan Alam

SURABAYA,1minute.id – Program oleh Kemendikbud yaitu Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yaitu Magang Mandiri di PT. Perkebunan Nusantara XII (PTPN XII) Wonosari membuat pengetahuan enam mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Teknik, UPN “Veteran” Jawa Timur semakin komplit.

Khususnya, pengetahuan tentang sertifikasi perusahaan, salah satunya yaitu sertifikasi Rainforest Alliance di perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu. “Bangga karena perusahaan tempat magang kami telah mengerti dan menerapkannya. Sekaligus ada rasa senang karena masyarakat mulai peduli dengan alam,” kata Ardhia Putri Amelia Sofianty pada Kamis, 6 Juni 2023.

Selama empat bulan, mulai Februari sampai Juni 2023, Ardhia Putri Amelia Sofianty bersama lima temannya, yaitu Ardandy Firmansyah P., Tania Amalia, Ardhia Putri A. S., Vania Tiara S., Anisatul Munawwaroh, dan Stefanus Rosano D., magang di PTPN XII Wonosari itu. PTPN XII Wonosari merupakan salah satu perusahaan yang memproduksi bubuk teh hitam dengan dengan metode CTC (Crushing, Tearing, Curling) yang berlokasi di Bodean Putuk, Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Selain menjadi tempat memproduksi teh, PTPN XII Wonosari juga menjadi tempat wisata seperti Arjuna Geopark, Café bernama ‘Tea House’, dan destinasi lain yang sering dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun mancanegara. “Salah satu kegiatannya yaitu mempelajari sertifikasi perusahaan. Salah satunya yaitu sertifikasi Rainforest Alliance,” kata mahasiswa semester VI Prodi Teknologi Pangan, Fakultas Teknik UPN “Veteran” Jawa Timur itu.

Rainforest Alliance merupakan organisasi internasional yang bertujuan untuk melindungi hutan, meningkatkan penghidupan petani dan masyarakat sekitar hutan, memajukan hak asasi mereka, serta membantu mereka dalam mengurangi dan beradaptasi terhadap krisis iklim.

Sertifikasi Rainforest Alliance sangat penting bagi perusahaan yang berkaitan dengan alam seperti perhutanan dan pertanian. Produk yang dihasilkan dari suatu perusahaan dan mendapat sertifikat Rainforest Alliance, maka akan memiliki segel bersimbol katak. Simbol tersebut menunjukkan bahwa produk atau bahan tertentu ditanam di pertanian yang disertifikasi menggunakan Standar Pertanian Berkelanjutan Rainforest Alliance dan/atau Kode Etik UTZ.

Apa Artinya “Besertifikasi Rainforest Alliance” untuk bisnis ? Rainforest Alliance memiliki standar yang berfokus pada 4 aspek penting, yaitu:

1. Hutan

Hutan menjadi pusat ekologis yang penting untuk kelangsungan hidup setiap makhluk hidup di bumi. Sehingga diperlukan program pelatihan dan sertifikasi dari Rainforest Alliance sebagai praktik terbaik untuk melindungi hutan, mencegah perluasan lahan pertanian ke dalam hutan, mendorong kesehatan pohon, tanah, dan jalur-jalur air, serta melindungi hutan asli.

2. Iklim

Program sertifikasi RA mendorong metode pengelolaan lahan yang bertanggung jawab untuk meningkatkan cadangan karbon sekaligus menghindari deforestasi yang memicu emisi gas rumah kaca. Selain itu, RA juga memberi praktik cerdas iklim yang termasuk dalam program pelatihan dan sertifikasi pertanian RA untuk membantu petani membangun ketahanan terhadap kekeringan, banjir, dan erosi.

3. Hak Asasi Manusia

Sertifikasi RA juga memajukan hak-hak masyarakat pedesaan. Standar dan sistem penjaminan dari RA memberikan strategi yang kuat untuk menilai dan menangani pekerja anak, kerja paksa, kondisi kerja yang buruk, upah rendah, ketidaksetaraan gender, dan pelanggaran hak atas tanah adat. Studi independen menunjukkan bahwa pekerja di pertanian besertifikasi lebih mungkin untuk memiliki kondisi kerja yang lebih baik, alat pelindung diri, dan perlindungan tenaga kerja.

4. Penghidupan

Hal ini memberikan pemahaman bahwa kesehatan ekosistem dan stabilitas ekonomi masyarakat pedesaan saling bergantung satu sama lain. Meningkatkan peluang mata pencaharian berkelanjutan bagi petani kecil dan masyarakat sekitar hutan adalah cara paling efektif untuk mengentaskan masyarakat pedesaan dari kemiskinan, dan sertifikasi telah terbukti memberikan manfaat finansial yang terukur bagi petani dan masyarakat sekitar hutan di seluruh dunia.

Dari uraian tersebut, mahasiswa telah mendapatkan ilmu baru dan memahami betapa pentingnya sertifikasi Rainforest Alliance bagi lingkungan dan perusahaan. Selain memberi manfaat bagi perusahaan, juga dapat melindungi alam dan kesejahteraan bagi para pekerja. (yad)

Magang MBKM Mahasiswa UPN “Veteran” Jawa Timur: Mengenal Rainforest Alliance Untuk Menjaga Hutan dan Alam Selengkapnya

Meriah, Lokakarya 7 Festival Panen Hasil Belajar PGP Jatim di SMA Negeri 1 Gresik 

GRESIK,1minute.id –  Lokakarya 7 Festival Panen Hasil Belajar dipusatkan di SMA Negeri 1 Gresik di buka oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada Selasa, 4 Juli 2023. Kegiatan ini adalah Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Angkatan 7 di wilayah mitra Provinsi Jawa Timur.

Menurut Wabup Gresik Aminatun Habibah, kegiatan ini sangat penting untuk mensinergikan berbagai informasi perkembangan pendidikan. Selain itu membangun kesamaan pandangan atas berbagai kebijakan bidang pendidikan serta implementasinya. “Kegiatan panen hasil ini akan dapat memberikan kontribusi yang nyata bagi peningkatan kualitas mutu pendidikan di Kabupaten Gresik,” ungkap Wabup perempuan berlatar pendidik itu.

Bu Min-sapaankarib-AminatunHabibah melanjutkan, pendidikan merupakan aspek penting dalam meningkatkan kualitas kehidupan manusia. Peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia merupakan tanggung jawab semua pihak, tak terlepas dari pemerintah dan masyarakat.

“Pendidikan merupakan salah satu prioritas utama pembangunan nasional dan prioritas pembangunan Kabupaten Gresik,” tegas mantan Kepala SMK Assa’adah , Kecamatan Bungah itu. Ia pun mengapresiasi festival hasil panen belajar PGP Angkatan 7 sudah bisa menampilkan hasilnya. Selain belajar sekaligus memberikan ilmu terbaik untuk anak didik nantinya di Kabupaten Gresik.

“Anak-anak kita membutuhkan bimbingan dan motivasi dari guru, persoalan yang ada di Kabupaten Gresik terutama adalah pendidikan. Untuk itu Pemerintah Kabupaten Gresik tidak eman menggelontorkan anggaran pendidikan,” katanya serius dalam Lokakarya 7 Festival Panen Hasil Belajar Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Jawa Timur ini dihadiri 

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Wilayah Gresik Kiswanto,  Ketua Balai Besar Guru Penggerak Jawa Timur yang diwakili Yudi Setiyanto dan Kepala Dinas Pendidikan S. Hariyanto. Serta, Kepala SMA Negeri 1 Gresik Syafaul Anam. (yad)

Meriah, Lokakarya 7 Festival Panen Hasil Belajar PGP Jatim di SMA Negeri 1 Gresik  Selengkapnya

Mahasiswa KKN UPNVJT Berikan Pelatihan Interaktif Peningkatan Pengetahuan dan Kesadaran HACCP 

SURABAYA,1minute.id – Nur Dyah Bela Putri melakukan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di PT Charoen Pokphand Indonesia Food Division Berbek Plant Sidoarjo. Dalam KKN itu,  mahasiswa semester VI Jurusan Teknologi Pangan UPN “Veteran” Jawa Timur (UPNVJT) memberikan pelatihan dan sosialisasi kepada belasan staf dari departemen quality control (QC).

Pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran akan pentingnya penerapan Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) di industri.

Selain Bela-sapaan akrab-Nur Dyah Bela Putri, acara itu menghadirkan narasumber lainnya dari perusahaan tersebut. Karena pelatihan dilakukan secara interaktif. Di akhir pelatihan juga dilakukan pengerjaan studi kasus dan kegiatan latihan simulasi. 

Menurut Nur Dyah Bela Putri, pengetahuan mengenai keamanan pangan sangat penting untuk dimiliki terutama bagi industri pangan. Industri pangan berperan dalam menyediakan produk makanan yang baik, aman, dan berkualitas bagi konsumen.

“Makanan yang memiliki klaim tersebut harus terjamin keamanannya dan bebas dari kontaminan yang berbahaya,” kata Bela dalam siaran pers yang diterima redaksi 1minute.id pada Minggu, 2 Juli 2023. Mahasiswa semester VI Fakultas Teknik, Jurusan Teknologi Pangan UPNVJT itu melanjutkan, dalam industri pangan, masalah keamanan pangan menjadi prioritas utama, sehingga pada umunya industri mencari suatu sistem yang mampu diterapkan dengan sistem pencegahan. 

“HACCP menjadi pilihan banyak industri pangan karena HACCP merupakan sistem pengendalian keamanan pangan berdasarkan tindakan pencegahan,” ujarnya. Pelatihan dan sosialisasi bertempat di PT Charoen Pokphand Indonesia Food Division Berbek Plant Sidoarjo pada 18 Maret 2023.

PT Charoen Pokphand Indonesia Food Division Berbek Plant Sidoarjo merupakan salah satu industri makanan yang bergerak di bidang pengolahan daging menjadi sosis siap santap. Pengetahuan dan kesadaran mengenai HACCP pada Departemen QC di industri tersebut memerlukan pendalaman.

“Saya melakukan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di industri tersebut ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran akan pentingnya penerapan HACCP di industri,” terangnya. 

Pelatihan yang dilakukan terdiri dari sosialisasi dan pelatihan interaktif berupa pengerjaan studi kasus dan pelatihan simulasi. Penggunaan studi kasus dan latihan simulasi dalam pelatihan interaktif bertujuan untuk melibatkan peserta secara aktif, mendorong pembelajaran berbasis pengalaman, dan memperkuat pemahaman konsep serta aplikasinya dalam konteks pekerjaan.

Hasil dari pelatihan tersebut diketahui memberikan peningkatan pemahaman dan kesadaran Departemen QC dalam menerapkan prinsip HACCP. Hasil ini diperoleh dari membandingkan nilai pengerjaan pre-test dan post-test pada saat pelatihan. Nilai rata-rata dari pengerjaan pre-test dan post-test mengalami peningkatan sebanyak 26,4 poin dengan nilai pre-test sebesar 65,4 poin, sedangkan nilai post-test sebesar 91,8 poin  (yad)

Mahasiswa KKN UPNVJT Berikan Pelatihan Interaktif Peningkatan Pengetahuan dan Kesadaran HACCP  Selengkapnya

Gelar Karya Gaya Hidup Berkelanjutan, Siswa UPT SMP Negeri 2 Gresik Ubah Simping jadi Damarkurung 

GRESIK,1minute.id – UPT SMP Negeri 2 Gresik kembali memamerkan hasil karya siswa. Gelar karya siswa hasil pembelajaran di sekolah dipamarkan selama dua hari, mulai Jumat, 23 Juni 2023. 

Gelar karya siswa kelas VII di sekolah berpredikat Adiwiyata Mandiri itu mengusung tema : Gaya Hidup berkelanjutan “Sampahku, Tanggungjawabku”. Semua karya memanfaatkan bahan bekas atau sampah. Bisa sampah yang di sekolah, seperti botol , kertas. Ada juga memanfaatkan sampah dari sekitar sekolah atau tempat tinggal siswa. Siswa kelas VII-C, misalnya. 

Mayoritas siswa di kelas Tahfidz ini, tinggal di pesisir kelurahan Lumpur, Kemuteran dan Kroman. Mereka membuat karya dari bahan kerang-kerangan. Ditangan mereka, barang selama dianggap sampah itu bisa diubah aneka hiasan yang menarik. Diantaranya, Damarkurung. Cangkang kerang simping ditempelkan pada bagian kayu berbentuk kubus itu. 

“Cangkang simping banyak di sekitar Lumpur dan Kroman,” ujar seorang siswa. Simping ialah moluska bivalvia dari famili Pectinidae yang hidup di perairan laut, kosmopolitan, dan bernilai ekonomi sebagai sumber makanan dan bahan kerajinan. Simping dianggap kerang yang paling aman untuk dimakan mentah. Beberapa simping yang warna cangkangnya terang dijadikan bahan baku kerajinan dari kerang. 

Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Muhammad Salim mengatakan, gelar karya menampilkan  produk pembelajaran di kelas. “Tujuannya,  mewujudkan anak-anak yang kreatif dan cerdas,” kata Salim pada Jumat, 23 Juni 2023. 

Selain itu, kata Salim, pameran gelar karya ini wadah siswa untuk bisa saling menghargai karya mereka. “Selain itu, sebagai wadah pembelajaran untuk mempraktikkan produk untuk dikenalkan kepada khalayak yang ada di lingkungan sekitar kita,” ujarnya. 

Tema yang diusung adalah Gaya Hidup Berkelanjutan “Sampahku, Tanggungjawabku”.  “Mereka bisa mengkreasikan sendiri karyanya bahan sampah apa yang mereka pilih. Muncullah produk,” katanya.  Gelar karya berlangsung selama dua hari. “Pada hari Sabtu (hari ini) wali siswa bisa menikmati karya anaknya ketika mengambil rapor kenaikan kelas,” tegasnya. (yad)

Gelar Karya Gaya Hidup Berkelanjutan, Siswa UPT SMP Negeri 2 Gresik Ubah Simping jadi Damarkurung  Selengkapnya

Siswa UPT SMP Negeri 2 Gresik Tak Lagi Waswas Jajan Mamin di Kantin, Selain Higenis Dijamin Halal

GRESIK,1minute.id – Siswa UPT SMP Negeri 2 Gresik kini lagi waswas ketika jajan di kantin sekolah. Sebab, semua makanan dan minuman di sekolah berlokasi di Jalan KH Kholil, Gresik itu telah memiliki sertifikat halal. Selain halal juga higenis karena diawasi oleh ahli gizi dari Puskesmas Alun-alun Gresik.

Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Muhammad Salim mengatakan, sertifikat halal yang dikeluarkan oleh Komite Fatwa Produk Halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui Kementerian Agama (Kemenag) itu tertanggal 20 Juni 2023. “Selain sertifikat halal, kantin sekolah juga telah mengantongi nomor induk berusaha (NIB),” kata Salim pada Jumat, 23 Juni 2023.

Untuk menjaga kehalalan makanan dan minuman yang di jual oleh kantin sekolah, imbuh Salim, pihaknya telah membentuk inspektorat cilik pemantau makanan. Bila mereka menemukan bahan makanan yang meragukan, anggota inspektorat cilik ini melaporkan ke sekolah untuk diteruskan ke ahli gizi dari Puskesmas Alun-alun Gresik. 

Salim melanjutkan Kantin Halal ini mendapatkan support dari Unit Kesehatan Sekolah (UKS). Sebab, kantin halal ini sangat mendukung upaya peningkatan keamanan pangan di sekolah. “Dengan melibatkan anak-anak sebagai warga sekolah yang ikut mengontrol makanan dan minuman kantin sehat dan halal akan lebih meminimalkan risiko terjadinya penyakit akibat pangan,” paparnya.

KANTIN HALAL: Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Muhammad Salim memperlihatkan sertifikat Halal untuk kantin sekolah pada Jumat, 23 Juni 2023 ( Foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

“Dan anak-anak akan lebih bertanggung jawab terhadap kantin yang sehat dan bersih,” imbuhnya. Program UKS SMP Negeri 2 Gresik Penjaminan Keamanan Pangan. “Kami ingin anak-anak sehat dan makan makanan halal selama di sekolah. Oleh karena itu yang di makan di sekolah harus makanan yang halal sehat sehingga kami mengusulkan agar kantin sekolah berlebel Kamtin Halal dari MUI melalui Kementerian Agama. “Dan Alhamdulillah telah terbit sertifikat kantin sekolah halal dari Kemenag,” pungkasnya.

Penyerahan sertifikat halal kantin sekolah itu dibarengkan dengan kegiatan pameran Gelar Karya Siswa ini dilaksanakan di teras sekolah tersebut. Gelar Karya Siswa mengambil tema : Gaya Hidup Berkelanjutan “Sampahku, Tanggungjawabku”gelar selama dua hari, mulai Jumat, 23 Juni 2023.  (yad)

Siswa UPT SMP Negeri 2 Gresik Tak Lagi Waswas Jajan Mamin di Kantin, Selain Higenis Dijamin Halal Selengkapnya

SD Mugeb Gresik Siapkan Siswa Masuk Era Digital, Ikwam Hibah Dana untuk Infrastruktur Sekolah 

GRESIK,1minute.id – SD Muhammadiyah 1  Gresik Kota Baru (Mugeb) menggelar wisuda siswa kelas VI di AstonInn pada Rabu, 21 Juni 2023. Sebanyak 143 wisudawan yang mengikuti wisuda ke-23 itu. Mereka berasal  dari 5 rombongan belajar (rombel). Acara pelepasan kelulusan siswa tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) S.Hariyanto, Ketua Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik Muhammad Thoha Mahsun. 

Pada kesempatan itu S.Hariyanto mengapresiasi peran SD Mugeb dalam memajukan pendidikan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. “SD Mugeb gudang siswa prestasi,” puji Hariyanto dalam sambutannya. 

Acara Graduation Ceremony terasa meriah meski tetap khidmat. Sebab, acara tersebut pemberian apresiasi kepada siswa prestasi hingga hafidz alquran juga diselingi sejumlah penampilan siswa. Mulai musikalisasi puisi, tari khas Gresik, Damarkurung juga penyerahan secara simbolis bantuan hibah dana dari pengurus Ikhwam periode 2019-2023. 

IKHWAM: Pengurus Ikhwam Periode 2019-2023 SD Mugeb Syaiful Anwar (tengah) menyerahkan hibah Ikwam kepada Kepala SD Mugeb Mochammad Nor Qomari di acara wisuda pada Rabu, 21 Juni 2023 (Foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Penyerahan hibah dana untuk infrastruktur sekolah sebesar Rp 75 juta dan 5 unit SmartTV masing-masing 70 inchi itu diserahkan oleh Ketua Ikwam SD Mugeb  Syaiful Anwar kepada Kepala SD Mugeb Mochammad Nor Qomari. 

Acara yang mulai pukul 07.00 WIB berakhir sekitar pukul 13.00 WIB. Sebelum penutupan, panitia wisuda melanjutkan acara parenting dengan menghadirkan narasumber Nafik Palil. Konsultan pendidikan maupun pondok pesantren baik di dalam maupun luar negeri ini mengusung tema “Presenting an Outstanding Moslem Generation”. 

Dalam Parenting itu, Nafik mengajak wisudawan untuk lebih ahli alquran dan generasi inovatif. Ia lalu mengajak siswa mewujudkan imajinasi melalui kertas yang dibagikan. Mereka bebas melakukan kreasi. Ada yang membuat pesawat, kapal, dan bentuk lainnya. 

Kepala SD Mugeb Mochammad Nor Qomari mengungkapkan harapan kepada para siswa yang telah lulus untuk terus memegang teguh akidah Islam yang telah ditanamkan selama 6 tahun jangan sampai lepas. Selain itu, Arik panggilan-Mochammad Nor Qomari memberikan pesan kepada wisudawan untuk terus menjadi anak yang memiliki akhlak dan karakter. “Dimana pun beraktifitas baik di rumah, lingkungan, dam sekolah. Tetap semangat belajar. Kalau kepingin pintar ya belajar. Kalau mau pintar dan sukses harus hormat kepada ibu dan ayah,” pesan Ari.

Ia melanjutkan, pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan evaluasi bersama Wakil kepala sekolah terkait beberapa masukan untuk menyikapi perubahan yang begitu cepat. “Perkembangan zaman untuk menyiapkan anak-anak lebih siap terhadap era digital,” katanya.

Sementara itu, Ketua Ikwam SD Mugeb Syaiful Anwar mengatakan dana hibah adalah bentuk partisipasi dan kepedulian wali siswa terhadap sekolah. “Dimana sekolah telah membantu mendidik putra- putrinya. Sedangkan 5 SmartTV bisa dimanfaatkan untuk pembelajaran siswa siswa di kelas,” kata Syaiful Anwar. (yad)

SD Mugeb Gresik Siapkan Siswa Masuk Era Digital, Ikwam Hibah Dana untuk Infrastruktur Sekolah  Selengkapnya

Diinisiasi TP PKK Gresik, Program Jaketku Meluluskan 74 Wisudawan 

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 74 peserta didik program Jaketku di wisuda di Gedung Nasional Indonesia (GNI). Mereka adalah peserta didik kejar paket A, B dan C. Wisuda perdana program Kejar Paket Tuntaskan Putus Sekolah (Jaketku) dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali serta Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S.Hariyanto. 

Puluhan wisudawan berbagai jenjang pendidikan itu semringah. Sebab, mereka telah memiliki ijazah sekolah. Paket A atau setara SD ; Paket B alias setara SMP dan Paket C atai setara SMA.

Fandi Akhmad Yani berharap, dengan raihan ilmu yang didapat dari tuntasnya Program Jaketku 2022 bisa membawa kesejahteraan bagi masyarakat. “Pendidikan membantu seseorang dalam mencapai tujuan ekonomi dan sosial. Selain itu, pendidikan menjadi salah satu variabel utama dalam semua lini pembangunan nasional,” ujar Gus Yani-Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Senin, 12 Juni 2023.

Menurut dirinya, ada 4 hal dalam pendidikan. Pertama yaitu mendidik diri, kedua membangun karakter, ketiga mengatur perilaku, dan yang keempat untuk menjadikan pribadi yang baik. “Mudah-mudahan para wisudawan pada sore hari ini membawa perubahan kondisi ekonomi. Program ini menjadi stimulan Pemerintah Kabupaten Gresik dalam rangka pengentasan kemiskinan,” ungkap Gus Yani dengan nada optimisme.

Mantan Ketua DPRD Gresik itu berharap kepada wisudawan untuk tidak berhenti sampai disini. Pemerintah akan berupaya mencarikan program untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, karena semua orang punya hak untuk belajar dan sukses.

“Kita perangi Gresik bebas dari anak putus sekolah. Mudah-mudahan program ini merubah keadaan sosial dan ekonomi di Kabupaten Gresik,” tandasnya.

Di tempat sama, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik S. Hariyanto dalam laporannya menyampaikan, program Jaketku telah dilaksanakan di 1 SKB (Sanggar Kegiatan Belajar) dan 11 PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Mengajar). Ini sesuai Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 50 tahun 2022 atas perubahan nomor 88 tahun 2022.

Pada 2022, jelas Hariyanto,  peserta didik yang mengikuti kejar Paket A sebanyak 167 orang ; Paket B (472) dan Paket C (1.538). Pada 2023, kejar Paket A sebanyak 54 peserta didik ; Paket B (337) dan Paket C (1.179). Lulus dan di wisuda tahun 2022-2023, termasuk 4 orang dari Bawean. Paket A sebanyak 16, Paket B 26 dan Paket C 32 dengan jumlah keseluruhan 74.

Program Jaketku merupakan inisiasi dari tim penggerak PKK Kabupaten Gresik bersama Dinas Pendidikan, Dinas KBPP, Dinas Kominfo, dan Dinas Sosial Kabupaten Gresik. “Program ini menyasar anak-anak Gresik yang putus sekolah dengan tujuan anak-anak tersebut bisa mendapatkan kesempatan untuk bisa menyelesaikan pendidikannya yang sempat tertunda,” terang Hariyanto.

Selain itu, lanjut Hariyanto, program Jaketku memberikan kejar paket sesuai dengan tingkat pendidikan terakhirnya yang terputus, hingga proses ujian untuk mendapatkan ijasah. 

“Dengan jargon “Meretas Ketertinggalan, Menjadi Insan Berilmu, Berdaya dan Sejahtera”. Mereka akan menjalani kegiatan belajar di SKB ataupun di PKB secara gratis, “tegasnya.

Sementara, salah satu wisudawan asal Desa Sokaoneng Kecamatan Tambak Marzuni mengatakan, awal mengenal program Jaketku dari sosialisasi Kepala Desa dan UPT TP PKK maka saya mengikuti kejar Paket B dan Alhamdulillah sekarang saya sudah di wisuda.

“ini teman-teman dari Bawean ada yang meminta bahwa program Jaketku kejar Paket Tuntaskan Putus Sekolah ini terus berlanjut,” harapnya. (yad)

Diinisiasi TP PKK Gresik, Program Jaketku Meluluskan 74 Wisudawan  Selengkapnya

UPT SMP Negeri 4 Gresik Borong 6 Penghargaan OPSI Siswa Jenjang SMP/MTs 2023

GRESIK,1minute.id – Anisah Rahma dan Nur Alisa langsung berpelukan. Siswa kelas VIII UPT SMP Negeri 4 Gresik itu menangis haru.  Senang karena kerjakerasnya selama 4 bulan  bisa memenangi Lomba Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) Siswa Jenjang SMP/MTs 2023. 

Olimpiade yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik itu diikuti lebih kurang 800 siswa se-Kabupaten Gresik itu. Jenjang SD/MI dan SMP/MTs se-Kabupaten Gresik. Di olimpiade yang paling bergengsi di lingkup Dinas Pendidikan Gresik itu, Anisa Rahma dan Nur Alisa, yang mengusung tema “Pengaruh Revitalisi Bandar Grissee Terhadap Peningkatan UMKM” mendapatkan nilai rata-rata 88,63. Nilai rata-rata tertinggi untuk OPSI Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).

Hasil penelitian kedua siswa, revitalisi Bandar Grissee yang dilakukan pada masa kepemimpinan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah, Bupati dan Wakil Bupati Gresik itu terbukti memiliki multiplayer effect bagi warga sekitar kawasan heritage, Bandar Grissee itu.  Jumlah UMKM dan Pendapatan pelaku usaha meningkat. 

“Seneng banget karena dulu kelas VII, aku belum bisa juara. Capek dan kecewa di kelas VII bisa tak bayar di kelas VIII sekarang,” ujar Lilis-panggilan-Nur Alisa didampingi salah satu guru pembina OPSI IPS UPT SMP Negeri 4 Gresik Surya Yetni pada Selasa, 30 Mei 2023. “Sangat senang sekali. Jerih payah, usaha dan doa selama ini serasa dijawab semua oleh Allah SWT,” sela Anisah Rahma.

JUARA OPSI IPS : (ki-ka) Nur Alisa dan Anisa Rahma, peraih juara I OPSI Siswa Jenjang SMP/MTs se-Kabupaten Gresik 2023 ( Foto: UPT SMP Negeri 4 Gresik for 1minute.id)

Prestasi yang diraih Anisah Rahma dan Nur Alisa sebagai juara OPSI Siswa SMP/MTs Gresik semakin meneguhkan lembaga pendidikan dibawah kepemimpinan Arif Abd Rohman ini sebagai sekolah riset dan sang juara. “Karena hampir setiap kompetisi selalu mampu meraih juara,” ujar Surya Yetni, salah satu guru pembina OPSI UPT SMP Negeri 4 Gresik. 

Ia menyebut, OPSI Siswa SMP/MTs 2023, sekolah berlokasi di Jalan Proklamasi, Gresik ini mengirimkan delapan tim untuk tiga kategori yakni Bidang IPS Kemanusiaan dan Seni meraih juara I dan harapan III. Untuk bidang IPA dan Lingkungan meraih juara III dan harapan II. Sedangkan, bidang Ilmu Pengetahuan Teknik dan Rekayasa menyabet juara I dan harapan III. 

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S.Hariyanto mengatakan, Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) Siswa SMP/MTs 2023 diikuti lebih dari 800 siswa jenjang SD/MI dan SMP/MTs 2023. Untuk jenjang SD/MI berlabel Lomba Cipta Karya Alat Peraga Siswa. Sedangkan, jenjang SMP/MTs adalah Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI). “Banyak karya siswa yang bagus-bagus dan inovatif. Ini menunjukkan siswa di Gresik ini gudangnya siswa pretasi.

“Kami akan membentuk tim khusus untuk melakukan pembinaan kepada siswa prestasi dan para jawara OPSI untuk dipersiapkan ke jenjang provinsi hingga nasional,” ujar Hariyanto dikonfirmasi selulernya pada Selasa, 30 Mei 2023. Tim khusus bentukan Dinas Pendidikan ini, untuk memperkuat guru pembina dalam mempersiapkan Olimpiade di jenjang Provinsi maupun nasional. “Selain guru di sekolah, kami juga membentuk untuk melakukan pembinaan kepada para juara tersebut,” katanya. 

Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia, lanjut Hariyanto, diselenggarakan setiap tahun. Bahkan, selama 2 tahun Pandemi Covid-19 tetap diselenggarakan meski dilakukan secara online.  Sebab, kegiatan ini  bertujuan meningkatkan kemampuan, serta menggali minat dan bakat terhadap bidang sains di lingkungan ; meningkatkan apresiasi siswa terhadap inovasi, invensi dan daya cipta dalam Ipteks  dan menumbuhkan rasa ingin tahu para remaja melalui kegiatan penelitian.  

Serta menumbuhkembangkan kecakapan kolaboratif, kooperatif dan kompetitif secara sehat, melatih sportivitas dan tanggungjawab para peserta didik dalam menyampaikan atau mengkomunikasikan ide/gagasan cerdas dalam penelitian. “Tahun ini, OPSI dilakukan secara tatap muka,” tandas Hariyanto. (yad)

Berikut  Juara OPSI Siswa SMP/MTs 2023.

OPSI IPS Kemanusiaan dan Seni 

I . Anisah Rahma dan Nur Alisa (UPT SMP Negeri 4 Gresik)

II. Hannes Zulfikar Alfaried dan Khilyatun Nafisah (SMP Muhammadiyah 12 Gresik)

III. Ahmad Arif Rahman dan Kinanthi Tiara Dewi (UPT SMP Negeri 3 Gresik)

OPSI IPA dan Lingkungan Hidup 

I. Hashifah Fithratun A & Adinda Dwi Novita (MTs NU Trate Gresik)

II Najwa Mumtazah Kamila & Reina Nafisah Rizky Kamilah (MTs NU Trate Gresik)

III. Azmiyah Zuhrufah Nihayati & Anita Habibiturrokhman (UPT SMP Negeri 4 Gresik)

OPSI Ilmu Pengetahuan Teknik & Rekayasa

I. Talitha Aulia lrhansyah & Cinta Syawallun Yeswana (UPT SMP Negeri 4 Gresik)

II. Aulia Kharisma Tsabitha & Nadiyah Mufidah (SMP lslamic Qon)

III. Aqilah Yusuf Fakhri & Delisha Rachmania Purwanto (SMP Muhammadiyah 12 Gresik)

(Data Dispendik Gresik)

UPT SMP Negeri 4 Gresik Borong 6 Penghargaan OPSI Siswa Jenjang SMP/MTs 2023 Selengkapnya

268 Siswa SMP Ikuti Pentas PAIS, Terbaik Bakal Jadi Duta Gresik Diajang Jawa Timur 

GRESIK,1minute.id – Pekan Keterampilan & Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAIS) Tingkat SMP se-Kabupaten Gresik digelar di SMP Islam Mambaul Ulum, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Selasa, 30 Mei 2023. Sebanyak 268 siswa jenjang SMP Negeri dan Swasta berkompetisi untuk menjadi terbaik sehingga bisa menjadi duta Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik di Pentas PAIS Jawa Timur pada Juli 2023 mendatang.

Ada lima kategori yang dilombakan dalam ajang pencarian bibit siswa dalam pendidikan agama Islam ini. Yakni, Musabaqah Hafdzil Quran (MHQ) diikuti 41 peserta ; Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) sebanyak 22 peserta ; Pidato 51 peserta; Kaligrafi 34 peserta dan Cerdas Cermat 120 peserta. 

Pentas PAIS ini dihadiri oleh Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Gresik Moh Ersat dan Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S.Hariyanto, Pembina MGMP PAI Gresik Muhammad Salim serta undangan lainnya. Ratusan peserta Pentas PAIS terlihat antusias mengikuti agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Sekolah Menengah Pertama Pendidikan Agama Islam (MGMP PAI) Gresik itu. 

Menurut Ketua Panitia Penyelenggara Pentas PAIS Gresik Suhadak, kegiatan ini digelar hasil kolaborasi antara MGMP SMP PAI bersama Kementerian Agama (Kemenag) Gresik dan Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik. “Tahun ini, Pentas PAIS diikuti 268 peserta SMP se-Kabupaten Gresik,” kata Suhadak usai acara pembukaan pada Selasa, 30 Mei 2023. 

Ratusan peserta itu berasal dari seluruh lembaga pendidikan jenjang SMP sederajat se-Kabupaten Gresik. SMP Negeri dan Swasta. “Peserta adalah siswa kelas VII dan VIII,” terang Suhadak yang juga Ketua MGMP PAI Gresik itu. 

PESERTA MTQ : Salah satu peserta kategori MTQ di Pentas PAIS Gresik di SMP Islam Mambaul Ulum, Kecamatan Kebomas, Gresik pada Selasa, 30 Mei 2023 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Untuk diketahui, guru agama memiliki dua “bapak”. Secara kedinasan guru agama SMP Negeri Gresik mengikuti Dispendik Gresik. Sedangkan, pembinaan dan sertifikatikasi menginduk di Kemenag. Sehingga berbeda dengan guru mapel lainnya.

Mengapa peserta adalah siswa kelas VII dan VIII, Suhadak yang juga guru agama Islam di UPT SMP Negeri 4 Gresik menuturkan, pemenang Pentas PAIS Gresik ini, akan mewakili Kabupaten Gresik di event serupa di tingkat Jawa Timur direncanakan digelar pada Juli 2023. “Siswa kelas IX kan sudah lulus,” terangnya. Untuk event nasional, rencana akan dibuka oleh Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin. 

Hingga berita ini diturunkan, kategori MTQ yang telah kelar. Pemenang MTQ juara 1 Yusnia Maghfirah , UPT SMP Negeri 4 Gresik, juara II diraih oleh Samania Azzahra UPT SMP Negeri 1 Gresik dan juara III Izzatun Nafsih UPT SMP Negeri 6 Gresik. (yad)

268 Siswa SMP Ikuti Pentas PAIS, Terbaik Bakal Jadi Duta Gresik Diajang Jawa Timur  Selengkapnya

Siap Jadi Pelopor Keselamatan Berlalulintas, SPENDA Gresik Mengaktifkan Patroli Keamanan Sekolah 

GRESIK,1minute.id – Police goes to school dilakukan jajaran Polres Gresik. Diantaranya, Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlans) Polres Gresik. Pada Senin, 22 Mei 2023, Korp Sabuk Putih itu memberikan sosialisasi dan pembinaan etika keselamatan berlalu lintas, tertib berlalu lintas untuk mencegah dan meminimalisir angka kecelakaan dikalangan pelajar di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Kegiatan pembinaan etika keselamatan berlalu lintas dilakukan di UPT SMP Negeri 2 Gresik. Ratusan siswa di sekolah yang dipimpin oleh Muhammad Salim itu, terlihat antusias mengikuti kegiatan yang dipimpin oleh Kepala Unit Keamanan Keselamatan Berlalulintas (Kanit Kamsel)  Satlantas Polres Gresik Ipda Muhammad Azmi.

Menurut Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim, kegiatan Pembinaan Etika Keselamatan Berlalulintas sebagai salah satu ikhtiar dalam menekan angka kejadian laka lantas di wilayah Gresik khususnya yang melibatkan para pelajar. Kegiatan ini, kerjasama sekolah berlokasi di Jalan KH Kholil, Gresik itu dengan Satlantas Polres Gresik. 

“Kegiatan ini, sebagai edukasi buat para pelajar, tentang pentingnya tertib berlalu lintas,” kata  Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Muhammad Salim mengutip pernyataan Ipda Mohammad Azmi. Ia melanjutkan, maraknya pengendara motor oleh pelajar SMP/MTs atau anak dibawah umur membuatnya prihatin. Sebab, kondisi itu berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Ipda Azmi menghimbau kepada para siswa jika belum memiliki surat izin mengemudi (SIM) supaya meminta antar orang tua saja ke sekolah. “Bagi pelajar SMP anak di bawah umur yang mengendarai motor secara psikokogis maupun mental masih labil, sehingga potensi terlibat laka lantas dan mereka bisa membahayakan pengguna jalan lain,” katanya. 

Azmi terlihat gagah. Penampilan Azmi memakai uniform lengkap membuat ratusan pelajar antusias mengikuti pembinaan yang dipusatkan di halaman sekolah tersebut. Ratusan siswa mulai kelas VII s.d kelas IX mengetahui Azmi adalah alumni SMP Negeri 2 Gresik. “Ipda Azmi adalah alumni Spenda (SMP Negeri 2 Gresik) 1999,” jelas Salim tepuk sorak bergemuruh. 

Dalam kesempatan tersebut, Ipda Azmi mengajak mereka generasi muda Spenda tersebut menjadi pelopor tertib lalu lintas, menggunakan helm dengan benar  pada saat beraktivitas mengendarai ojek online  sepeda motor baik pengemudi maupun yang di bonceng dan taati peraturan berlalu lintas.

Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim menyambut antusias kegiatan pembinaan tersebut. Sebab, kegiatan itu diharapkan mampu menekan angka kecelakaan bagi remaja atau terutama bagi anak-anak yang masih duduk di bangku SMP/MTs. Pada kesempatan ini juga Salim mengingatkan kepada semua siswa, SMP Negeri  2 Gresik menjadi anak yang baik, tidak tawuran atau terlibat balap liar.

Terkait maraknya siswa yang berkendara sepeda motor ke sekolah dan menitipkan sepedanya di kampung sebelah sekolah, kata Salim, pihak sekolah sudah memberikan surat  teguran pembinaan pada anak tersebut dan panggilan orang tua untuk diajak bekerjasama karena larangan siswa membawa sepeda motor ada di tata tertib sekolah.

Sementara itu,, Humas Spenda Tietien Harfutien menambahkan sebagai tindak lanjut kegiatan ini, sekolah akan membentuk dan menghidupkan kembali kegiatan patroli keamanan sekolah (PKS ). “Kegiatan PKS yang sempat vakum akan kembali diaktifkan agar siswa ada wadah menjadi pelopor teladan dalam pembinaan ekstra” ujar Tietien Harfutien. (yad)

Siap Jadi Pelopor Keselamatan Berlalulintas, SPENDA Gresik Mengaktifkan Patroli Keamanan Sekolah  Selengkapnya