Hari Pertama Masuk Sekolah, 761 Siswa Ikuti Doa Bersama, Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik : Doa Mohon KBM dan Program Sekolah Lancar

GRESIK,1minute.id – Libur sekolah semester ganjil berakhir. Hari ini, Selasa, 2 Januari 2024 seluruh siswa jenjang SD, SMP dan SMA sederajat di Kabupaten Gresik mulai kembali masuk sekolah. Berbagai kegiatan dilakukan hari pertama masuk sekolah di semester genap ini. 

Mereka terlihat bersemangat masuk sekolah pascaliburan semester selama sepekan. Di UPT SMP Negeri 2 Gresik, misalnya, diawali dengan doa bersama di halaman sekolah berlokasi di Jalan KH Kholil, Gresik itu. Seluruh siswa mulai kelas VII sampai IX masuk sekolah. Tidak ada siswa yang bolos sekolah sehingga doa bersama diikuti 761 siswa.

Doa bersama dipimpin langsung oleh Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim berlangsung khidmat. Dalam doa bersama itu, mereka memohon kepada sang Khaliq untuk mendapatkan kemudahan dan kelancaran dalam belajar. 

Mohammad Salim mengatakan, sebelum masuk pembelajaran, warga sekolah menggelar apel yang dikemas oleh kurikulum dengan doa bersama memohon agar pada semester genap ini kegiatan belajar mengajar (KBM) lancar dan semua program terlaksana sukses.

“Selamat datang kembali dan Saya mengajak para murid untuk bersungguh-sungguh lagi dalam belajarnya,” ujarnya usai doa bersama  kepada  1minute.id  melalui pesan WhatApps pada Selasa, 2 Januari 2024. Pada kesempatan itu, Salim juga berpesan kepada ratusan siswa untuk kurangi bermain, meluruskan niat, membulatkan tekad semangat untuk memulai pembelajaran di semester genap.

Sehari sebelumnya, sekolah telah mempersiapkan diri menyambut tahun ajaran baru semester genap itu. Sekolah melakukan penyemprotan desinfektan, anti nyamuk di semua ruang kelas, pengecatan dinding , penataan fasilitas pendukung lain. “Persiapan itu dilakukan untuk memberikan kenyamanan kepada siswa,” ujar Salim dampingi oleh Waka Humas dan Sarana Prasarana UPT SMP Negeri 2 Gresik Tietin.

REFRESH : Workshop peningkatan pembelajaran dengan tema Strategi dan Model pembelajaran di ruang Perpustakaan sekolah. Spenda Gresik pada Senin, 1 Januari 2024 ( Foto : Spenda Gresik untuk 1minute.id)

Sementara itu, Waka kurikulum Rojak, menggelar workshop peningkatan pembelajaran dengan tema Strategi dan Model pembelajaran di ruang Perpustakaan sekolah. Workshop selama 5 jam, mulai pukul 09.00 WIB sampai 14.00 WIB ini mendatangkan pemateri Ulfatul Ma’rifah, fasilitator Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) dari Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG). “Kegiatan ini merefresh dan menyuntik semangat guru. Peningkatan pembelajaran dalam rangka meningkatkan pelayanan pembelajaran yang masih belum maksimal di catatan rapor pendidikan,” ujar Rojak. (yad)

Hari Pertama Masuk Sekolah, 761 Siswa Ikuti Doa Bersama, Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik : Doa Mohon KBM dan Program Sekolah Lancar Selengkapnya

Jelang Libur Sekolah, Alumni Sukses SPENDA Gresik Berikan Motivasi Siswa, Rajin Belajar, Hormati Guru dan Berdoa 

GRESIK,1minute.id – UPT SMP Negeri 2 (SPENDA) Gresik memiliki cara berbeda untuk memberikan motivasi kepada para peserta didik. Sekolah yang dipimpin oleh Mohammad Salim itu menggagas acara Gelar Karya “Pembekalan Akhir Semester” di halaman sekolah di Jalan KH Kholil, Gresik itu pada Senin, 18 Desember 2023.

Seluruh peserta didik berjumlah 761 anak mulai kelas VII sampai IX, tumplek-blek di halaman sekolah untuk mendapatkan pembekalan dan motivasi dari para alumni dari sekolah tersebut. Ada lima motivator yang hadir. Mereka adalah orang-orang sukses. Lima motivator itu adalah Prof Agus Budiono P.Hd.,MT ; Brigadir Jenderal TNI (Mar) Amir Faisal. Alumnus Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan ke-XXXIV/tahun 1988 pernah menjabat sebagai Inspektur Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Laut (Ir Kodiklatal). 

Kemudian, Ninis Trisilowati, Ketua Ikatan Pengusaha Wanita Indonesia (IWAPI) Gresik periode 2016-2021 ; Edi Sutrisno, karyawan pabrik pupuk, PT Petrokimia Gresik dan Umaya, fungsional Teknis Penyehatan Lingkungan di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik.  

Kehadiran orang-orang hebat dieranya masing-masing itu membuat psikologis peserta didik di SPENDA Gresik itu terpompa. Mereka Bangga bisa sekolah yang memiliki tagline “Sekolah Juara, Cerdas, Berkarakter,  Berakhlaq” itu. Kesuksesan harus belajar ekstrakeras. Selain iti, kata mereka, hormat pada orang tua, guru dan teman itulah bekal perjalanan sukses dan terus berikhtiar ibadah berdoa.  “Aktif di kegiatan sekolah,” katanya. 

Brigjend TNI (Mar) Amir Faisal adalah alumni tahun 1975. Beliau lahir Betoyo Guci, Manyar, Gresik pada 19 Desember 1965. Salah satu putra terbaik dari Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 

MOTIVASI ALUMNI SUKSES: Brigjend TNI (Mar) Amir Faisal ketika memberikan motivasi kepada seluruh siswa SMP Negeri 2 Gresik di halaman sekolah pada Senin, 18 Desember 2023 ( Foto: SMP Negeri 2 Gresik for 1minute.id)

Sementara itu, Ninis Trisilowati, pengusaha memberikan motivasi kepada peserta didik untuk semangat belajar dan tidak melakukan bullying kepada teman. “Belajar yang rajin, hormati guru, terus beribadah, dan jangan membully teman,” ujarnya. Spenda Gresik adalah sekolah ramah anak di Gresik. Selain sekolah ramah anak, Spenda Gresik juga sekolah ramah lingkungan (zero waste) dengan kantin sekolah satu-satunya memiliki sertifikat Halal. 

Motivator penutup adalah Umaya. Pejabat fungsional Penyehatan Lingkungan di DLH Gresik ini, mengajak para peserta didik untuk tetap semangat hidup bersih dan sekolah terus ukir juara prestasi.

Untuk diketahui liburan semester sekolah segera tiba. Libur panjang akhir tahun, Natal dan Tahun Baru (Nataru) itu mulai 22 Desember 2023 hingga 2 Januari 2024. Masa yang di tunggu-tunggu sebagian besar siswa. Spenda Gresik berharap masa libur semester itu bisa diisi dengan kegiatan yang positif.

Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim mengatakan, acara ini digelar untuk mengisi kegiatan kosong belajar setelah selesai ujian. “Anak tidak jam kosong selain itu menjelang liburan diberikan motivasi sukses dari alumni yang sudah sukses di bidang masing masing sebagai alumni peduli dan sambung sekolah,” kata Salim. 

“Program ini dalam rangka menguatkan prinsip kehidupan yang baik sejak dini diusia pelajar yang notabenenya usia produktif meraih masa depan,” imbuhnya. 

Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS)

DISKUSI INTERAKTIF : Siswa UPT SMP Negeri 2 Gresik dalam kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) bersama Kepala KUA, Kantor Kementerian Agama (Kemanag) Gresik di Ruang Perpustakaan sekolah pada Senin, 18 Desember 2023 ( Foto: UPT SMPN 2 Gresik for 1minute.id)

Usai kegiatan motivasidi halaman sekolah, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS). Kegiatan dipusatkan di perpustakaan sekolah. Peserta adalah anak-anak pilihan jumlahnya 35 siswa. Pemateri BRUS berasal dari Kantor Urusan Agama (KUA), Kementerian Agama (Kemanag) Gresik berjumlah 5 orang. Antara lain, Kepala KUA Gresik Nasihun Amin dan penyuluh Abdullah Yazid. 

Metode penyampaian dengan cara diskusi dan interaksi belajar mengeksplorasi kepribadian baik. Diskusi pun gayeng. Sekar, salah satu siswa peserta mengaku sangat senang bisa terpilih mengikuti diskusi interaktif itu. ” Kegiatan ini keren sangat bermanfaat untuk saya, dan teman dalam memupuk alkhaq mulia sejak usia muda,” katanya. (yad)

Jelang Libur Sekolah, Alumni Sukses SPENDA Gresik Berikan Motivasi Siswa, Rajin Belajar, Hormati Guru dan Berdoa  Selengkapnya

Puluhan Bunda PAUD Studi Tiru Merdeka Sampah di Spenda Gresik, Kantin Sehat Bersertifikat Halal

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 40 Bunda PAUD dari Kecamatan Gresik, Kebomas dan Manyar melakukan studi tiru Merdeka Sampah (Zero Waste) di UPT SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik pada Selasa, 12 Desember 2023. Rombongan didampingi Nurul Fadilah, analis lingkungan dan Umaya, Kepala Seksi Pengelolaan Persampahan Bidang Pengelolaan Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik itu disambut oleh Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim serta Kelompok Cinta Lingkungan (KCL), Duta Spenda dan Pramuka Garuda.

Rombongan langsung menuju ruang Perpustakaan sekolah berlokasi di Jalan KH Kholil, Gresik itu untuk sharing pengelolaan sampah. Usai diskusi secara lesehan itu cukup gayeng dilanjutkan studi lapangan. Para Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) itu melihat dari dekat sistem pengolahan sampah, TPA, komposter hingga kantin sehat dengan makanan yang memiliki label Halal itu. Mereka pun antusias untuk bisa menirunya.

Sampah masih menjadi persoalan pelik di setiap kabupaten/kota di Indonesia. Diantaranya, di Kabupaten Gresik. Volume sampah yang masuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ngipik di Jalan Prof Moh Yamin, Kelurahan Ngipik, Kecamatan/Kabupaten Gresik berkisar 250 meter kubik per hari. Belum semua sampah bisa diolah. Sehingga tumpukan sampah nyaris menyerupai bukit. 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mendorong sejumlah desa mendirikan tempat pengolahan sampah terpadu (TPST). Sampah di olah di TPST yang ada di desa-desa.  Sementara itu, pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik juga telah memiliki sejumlah tempat pengolahan sampah terpadu (TPST). Selain TPA Ngipik, dalam waktu dekat berdiri TPST Belahanrejo, Kecamatan Kedamean. 

DISKUSI: Puluhan Bunda PAUD dari Kecamatan Gresik, Kebomas dan Manyar melakukan studi tiru Merdeka Sampah (Zero Waste) di SPENDA Gresik pada Selasa, 12 Desember 2023 (Foto: SPENDA Gresik for 1minute.id)

Disini lain, pengolahan sampah juga dilakukan di sejumlah sekolah. Upaya itu dilakukan untuk mewujudkan tekad, Gresik Merdeka Sampah 2030. Diantaranya, Spenda Gresik yang kini menjadi jujugan bagi pegiat lingkungan dan Bunda PAUD. 

Bunda Asih dari SPS PAUD Permata Bunda, Kelurahan Gending, Kecamatan Kebomas mengapresiasi sistem pengolahan sampah di Spenda Gresik ini. “Kegiatan zero waste di sekokah ini sangat keren dan perlu ditingkatkan karena untuk bekal anak didik kita dimasa depan,” puji Bunda Asih. 

Nur Siah dari PAUD Bundasari, Desa Tlogopojok, Kecamatan Gresik, Zero Waste Spenda telah memberikan inspirasi. “Insyaallah kita akan menerapkan di PAUD kami kegiatan positif zero waste dan kami akan menginisiasi juga tentang kantin sehat halal seperti di SMPN 2 Gresik ini,” ujarnya. 

Sementara Bunda i’in Budiarti, Kepala Bunda Puspagiri, Desa Singosari, Kecamatan Kebomas mengaku senang bisa mengikuti studi tiru Merdeka Sampah di Spenda Gresik. “Terima kasih atas ilmunya dari Spenda dan salut kepada KCL (Kelompok Cinta Lingkungan,Red) yang kompak mengembangkan lingkungan hidup sekolah ini,” kata Iin yang juga penyiar radio ini. 

Sepekan sebelumnya, pengolahan sampah di Spenda Gresik mendapatkan apresiasi dari sejumlah pegiat lingkungan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Dalam pengolahan sampah di sekolah yang dipimpin oleh Mohammad Salim melibatkan semua stakeholder. Mulai orang tua, murid, hingga pihaknya sekolah. Orang tua ketika mengirimkan bekal makan untuk anak tidak memakai bungkus plastik. Sekolah juga menjamin panganan di kantin sekolah aman dan sehat karena telah bersertifikat halal. 

“Kantin kami sudah tersertifikasi halal sehingga sumber sampah sudah dapat di minimalisir dan sehat,” ujar Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim pada suatu kesempatan. (yad)

Puluhan Bunda PAUD Studi Tiru Merdeka Sampah di Spenda Gresik, Kantin Sehat Bersertifikat Halal Selengkapnya

Naik Moda Kapal, Guru dan Tendik UPT SMP Negeri 7 Gresik Studi Tiru SRA JUMBERAREKA Spenda Gresik

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 23 guru dan tenaga kependidikan (tendik) UPT SMP Negeri 7 Gresik melakukan studi tiru sekolah ramah anak (SRA) ke UPT SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik pada Jumat, 8 Desember 2023. Rombongan guru dan tendik dari Pulau Bawean itu dipimpin oleh Kepala UPT SMP Negeri 7 Gresik Safari. Mereka disambut oleh Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim, Tim SRA, Tim Adiwiyata serta para staf lainnya. 

UPT SMP Negeri 2 Gresik mendeklarasikan sebagai Sekolah Ramah Anak pada September 2023. Sejak saat itu, sekolah berlokasi di Jalan KH Kholil Gresik itu banyak menyita perhatian sekolah lainnya studi tiru SRA, wabil khusus Program JUMBERAREKA (Jumat Bersih, Olahraga, Religi, Kreatif Siswa). Program SRA JUMBERAREKA ini yang membuat lembaga pendidikan berlokasi di Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean atau sekitar 180 mil laut dari pusat pemerintahan kabupaten Gresik itu kesengsem. 

Mereka rela menyeberangi lautan untuk melakukan studi tiru. Perjalanan melelahkan menggunakan moda transportasi laut selama lebih kurang 4 jam terasa terbayar lunas setelah melihat dari dekat program SRA Spenda Gresik. Sebab, kedatangan mereka disambut hangat. Rombongan tidak hanya berdiskusi di ruang perpustakaan. Mereka juga diajak keliling sekolah yang sebagian berarsitektur kolonial Belanda untuk melihat dari dekat program SRA Spenda Gresik. Saat berkeliling itu, mereka didampingi Aditya Inggar, kesiswaan tentang penanganan pembelajaran yang menunjang di sekolah ramah anak. Sehingga peserta didik mengikuti pembelajaran merasa  aman, nyaman dan sejuk. 

STUDI TIRU : Guru dan Tendik UPT SMP Negeri 7 Gresik ketika studi ke Spenda Gresik pada Jumat, 8 Desember 2023 (Foto : dokumen Spenda for 1minute.id)

Kepala UPT SMP Negeri 7 Gresik Safari menyatakan, sangat berterima kasih dan merasa senang serta banyak dapat ilmu tentang sekolah ramah anak program kantin sehat dan halal sekolah adiwiyata, literasi sekolah dan banyak lagi program-program yang dapat ditiru oleh UPT SMP negeri 7 Gresik. “Banyak program disini yang bisa kami implementasi di sekolah,” kata Safari dalam sambutannya. 

Sementara itu, Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim mengaku senang karena program Sekolah Ramah Anak di SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik bisa menjadi inspirasi bagi sekolah lainnya. Selain itu, bisa saling berbagi program-program unggulan dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada siswa-siswi dalam siswa belajar dengan nyaman aman dan menyenangkan di sekolah.

“Semoga semua program yang ada di UPT SMP Negeri 2 Gresik nanti menjadi inspirasi untuk diterapkan di UPT SMP Negeri 7 Gresik,” harap Salim. (yad)

Naik Moda Kapal, Guru dan Tendik UPT SMP Negeri 7 Gresik Studi Tiru SRA JUMBERAREKA Spenda Gresik Selengkapnya

PWI Gresik Gelar Kompetisi Menggambar Destinasi Wisata Bandar Grissee, Lukisan Para Juara Terpajang di Museum Sunan Giri 

GRESIK,1minute.id – Suasana Bandar Grissee lebih riuh dari biasanya pada Sabtu pagi, 25 November 2023. Puluhan siswa sekolah dasar dan madrasah Ibtidaiyah didampingi guru dan orang tua tumplek-blek di sepanjang kawasan heritege bernuansa bangunan kolonial di Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Bedilan, Kecamatan/Kabupaten Gresik itu.

Mereka mruput datang lokasi destinasi wisata minat khusus itu untuk mengikuti lomba melukis “Bandar Grissee” yang dihelat oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gresik berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Kepeemudaan dan Olahraga (Disparekrafbudpora) dan Museum Sunan Giri itu. Lomba tersebut rangkaian kegiatan Giri Pancasuar Awards 2023, GPA adalah ajang anugerah para tokoh dan masyarakat yang dianggap memiliki kontribusi bagi kemajuan maupun menginspirasi bagi warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

GPA 2023 berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang gelar secara indoor alias dalam gedung,  kini ada yang baru menjadi kegiatan out door sehingga masyarakat bisa ikut menyaksikan awarding itu pada malam ini, Sabtu, 24 November 2023.

SANG JUARA: Ketua PWI Gresik Deni Ali Setiono (dua dari kiri) bersama juri dan pemenang kompetisi menggambar Bandar Grissee pada Sabtu, 25 November 2023 ( Foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

Panitia hanya memberikan waktu 60 menit  semua peserta untuk menggambar semua yang ada di kawasan wisata heritage itu. Akan tetapi hasilnya, luar biasa ciamik-ciamik. “Panitia sampai kesulitan untuk menentukan para pemenang,” ujar Ketua PWI Gresik Deny Ali Setiono disela acara tersebut pada Sabtu, 25 November 2023.

Deny mengatakan kegiatan lomba menggambar ini dilakukan untuk mengasah kreativitas para siswa. Selain itu, lomba ini juga sebagai langkah meramaikan dan mengenalkan wisata heritage yang punya nilai sejarah di Kabupaten Gresik. “Kami harap para peserta bisa menampilkan karya terbaik,” harapnya.

Dalam proses menggambar, para peserta diberikan waktu 1 jam untuk membuat coretan berntuk gambar yang apik. “Tentunya dalam waktu tersebut, ada penilaian spontanitas goresan, komposisi warna, dan estetika dalam menggambar. Ini upaya dalam memberikan pembelajaran seni rupa kepada siswa usia dini. Sekaligus mengenalkan wisata Heritage yang punya nilai sejarah,” tambahnya. 

SERIUS : Peserta kompetisi menggambar heritage Bandar Grissee yang dihelat oleh PWI Gresik bersama Disparekrafbudpora Gresik pada Sabtu, 25 November 2023 ( Foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

Dijelaskan, dalam penjurian lomba menggambar, PWI Gresik mendatangkan tiga juri yang berkompeten di bidangnya. Yakni,  Dwik Indhayani (Praktisi seni rupa), M Natsir Amrullah (Dewan Kesenian Gresik) dan Wahyu Lazuardi, salah satu karyawan Disparekrafbudpora Gresik. 

Perwakilan Disparekrafbudpora Gresik Mudi Rahayu menjelaskan, dari hasil karya terbaik nantinya akan dipajang di Museum Sunan Giri. “Ayo semangat para peserta menggambar. Buatlah karya yang terbaik,” pesannnya. Dalam kegiatan lomba ini, akan diambil 3 juara. Dengam masing-masing hadiah Rp 1 juta untuk juara 1, Rp 750 ribu untuk juara ke 2, dan Rp 500 ribu untuk juara ke 3. 

Salah satu peserta Nur Azza Alina Safitri, siswa UPT SDN 27 Gresik mengaku sangat tertantang dengan lomba menggambar ini. “Karena memang ada waktunya, dan alhamdulillah tadi selesai,” jelasnya. (yad)

PWI Gresik Gelar Kompetisi Menggambar Destinasi Wisata Bandar Grissee, Lukisan Para Juara Terpajang di Museum Sunan Giri  Selengkapnya

Teliti Bandar Grissee, Dua Siswa UPT SMP Negeri 4 Gresik Sabet Medali Perak OPSI Jenjang Nasional 

GRESIK,1minute.id – Dua siswa UPT SMP Negeri 4 Gresik kembali mengharumkan dunia pendidikan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Dua siswa itu adalah Anisah Rahma dan Nur Alisa, tergabung dalam tim  Poesponegoro Generation itu berhasil memboyong Medali Perak di ajang paling bergengsi Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) 2023 itu. 

Final OPSI 2023 digelar di Jakarta mulai 6-11 November 2023. Awarding Kompetensi Penelitian Siswa Indonesia terbesar diselenggarakan oleh Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI), Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) digelar di Jakarta pada Jumat malam, 10 November 2023. Finalis 

Anisah Rahma dan Nur Alisa, keduanya siswa kelas IX di sekolah yang dipimpin oleh Arif Abd Rachman itu menyisihkan ribuan siswa lainnya se-Indonesia. Selama 6 bulan, mulai Maret – Agustus 2023, mereka didampingi guru pembimbing Surya Yetni melakukan penelitian. Mereka mendatangi sejumlah UMKM di sekitar Bandar Grissee hingga larut malam. Karena geliat ekonomi pascarevitalisasi kawasan heritage, Bandar Grissee menjadi destinasi baru bagi warga Gresik. Geliat ekonomi pun tumbuh. UMKM bermunculan. 

Fonomena baru itu membuat dua siswa UPT SMP Negeri 4 Gresik yang berlokasi di Jalan Proklamasi, Gresik itu melakukan penelitian. Penelitian mereka berjudul “Pengaruh Revitalisasi Bandar Grissee Terhadap Peningkatan UMKM Di Kabupaten Gresik”.  Di tingkat kabupaten Gresik, hasil penelitian dua siswa kelas IX itu meraih juara pertama. 

Kemudian, mereka melangkah ke OPSI jenjang nasional. Proposal dan naskah penelitian siswa yang dibimbing oleh gurunya, Surya Yetni ini lolos final dan meraih Medali Perak OPSI 2023.

Peserta OPSI 6.643 Tim

Peserta seleksi OPSI berasal dari peserta didik jenjang SMP dan SMA sederajat secara nasional mencapai 6.643 tim yang telah mendaftar pada laman BPTI. Finalis dalam kompetisi sudah melalui seleksi dan proposal naskah penelitian berjumlah ratusan. Salah satunya adalah Anisah Rahma dan Nur Alisa. 

Nur Alisa mengaku sangat senang bisa terpilih menjadi finalis dan meraih medali Perak OPSI 2023 setelah berhasil menyelesaikan tahap satu yaitu pengajuan laporan penelitian. “Tapi juga deg-degan karena harus ngelewatin tahap selanjutnya yaitu wawancara dan presentasi,” kata Nur Alisa melalui pesan WhatApps pada Minggu, 12 November 2023.

SANG JUARA OPSI: (kiri) Anisah Rahma dan Nur Alisa bersama salah satu tim penguji dalam Awarding Kompetesi OPSI 2023 BPTI, Puspresnas, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) di Jakarta pada Jumat malam, 10 November 2023 ( Foto: SPENPAT untuk 1minute.id)

Saat prestasi dan wawancara, katanya, tentunya deg-degan banget dan grogi. “Tapi dengan doa, sholawat dan percaya diri waktu di depan penilai akhirnya bisa lancar waktu presentasi dan wawancara,” ujarnya. Anisah Rahma dan Nur Alisa tidak menduga hasil penelitian bisa meraih medali Perak. “Benar-benar senang, ga nyangka juga, pokoknya campur aduk dan Alhamdulillah karena perjuangan aku bersama temen tim aku Anisah Rahma dan pembimbing aku bu Surya ternyata ga sia-sia,” ujarnya. “Karena bu Surya dan guru-guru lain selalu bilang supaya kita percaya kalau proses itu ga bakal mengkhianati hasil,” imbuhnya. 

Sementara itu, Guru Pembimbing OPSI SMP Negeri 4 Gresik Surya Yetni mengaku bersyukur penelitian yang dilakukan Anisah Rahma bersama Nur Alisa (Lilis) bisa masuk final dan meraih Medali Perak OPSI nasional. “Alhamdulillah ini adalah prestasi yang luar biasa. Karena masuk ke OPSI Nasional itu tidak lah mudah, Anisah dan Lilis mau berproses & berjuang dan Alhamdulillah mereka berhasil mendapatkan medali Perak. Semoga ini menjadi motivasi bagi semua siswa SMP negeri 4 Gresik kedepannya,” kata Surya pada Minggu, 12 November 2023.

“Meneliti itu seru, kata inilah yang harus terus ditanamkan ke seluruh siswa UPT SMP N 4 Gresik, sehingga seluruh siswa mampu menjadi peneliti peneliti di dunianya,” imbuhnya. 

Setidaknya melalui kegiatan penelitian OPSI tingkat kelas yang diadakan saat HUT UPT SMPN 4 Gresik yang lalu. Kemudian studi riset di berbagai daerah akan meningkatkan kemampuan meneliti siswa SMP Negeri 4 (SPENPAT). “Dan juara kali ini bukanlah akhir, tapi awal bagi kemajuan anak-anak SPENPAT,” tegasnya. 

Sebelumnya, dua siswa UPT SMP Negeri 4 Gresik mengharumkan dunia pendidikan dikancah nasional. Dua siswa prestasi itu adalah Gita Nabilah Ramadhani Erfina dan Nur Alisa. Keduanya siswa kelas IX di sekolah berlokasi di Jalan Proklamasi 17 Gresik yang dipimpin oleh Arif Abd Rohman itu. Gita menyabet juara pertama. Sedangkan, Alisa runner up. Gita dan Nur Alisa berhasil menyisihkan ratusan pelajar lainnya se-Indonesia di puncak perlombaan mengusung tema “Damai Indonesia” untuk memeriahkan HUT ke-13 BNPT itu digelar di Jakarta pada Jumat malam, 28 Juli 2023. (yad)

Teliti Bandar Grissee, Dua Siswa UPT SMP Negeri 4 Gresik Sabet Medali Perak OPSI Jenjang Nasional  Selengkapnya

Siswa Spenda Gresik Gelar Doa Bersama dan Galang Donasi Kemanusiaan untuk Warga Palestina 

GRESIK,1minute.id – Ratusan siswa UPT SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik menggelar doa bersama dan melakukan penggalangan dana kemanusiaan untuk Palestina di halaman sekolah pada Jumat, 3 November 2023. Aksi spontanitas itu berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp 6 juta. Dana kemanusiaan untuk Palestina itu kemudian disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Gresik.

Penggalangan dana peduli kemanusiaan untuk Palestina itu digagas oleh pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dan pembina keagamaan karena merasa prihatin banyak korban terutama anak-anak dalam operasi militer yang dilakukan oleh Israel di Gaza, Palestina ini. Organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengecam tindakan yang dilakukan oleh tentara Israel tersebut. 

Kegiatan diawali doa bersama yang diikuti semua siswa mulai kelas VII sampai IX atau 761 siswa dan 63 guru karyawan. Mereka berkumpul di halaman sekolah berlokasi di Jalan KH Kholil, Gresik itu. Mereka berdoa perang di Gaza, Palestina segera berakhir dengan damai. Sebab, perang membawa penderitaan bagi warga sipil, utamanya korban anak-anak. Usai doa bersama, siswa kemudian melakukan penggalangan dana untuk kemanusiaan di Palestina itu. 

Penggalangan dana tidak hanya ditujukan kepada siswa. Juga, menyasar 63 karyawan dan guru di sekolah yang dipimpin oleh Mohammad Salim itu. Mereka seakan ikut merasakan penderitaan yang dialami oleh warga Palestina sehingga antusias berpartisipasi ikut donasi. 

“Saya tegas menolak adanya perang yang menyengsarakan rakyat, sebagai siswa tentunya hati kami pilu melihat teman-teman di sana terganggu sekolahnya dan masa depannya tidak menentu , kami berdoa semoga perang segera berakhir dan anak-anak disana terjamin keamanannya,” kata Naldo, salah satu pengurus OSIS SPENDA Gresik itu.

DOA & DONASI PALESTINA: Suasana doa bersama untuk perdamaian di Palestina yang dilakukan oleh siswa, karyawan dan guru UPT SMP Negeri 2 Gresik pada Jumat, 3 November 2023 ( Foto : Istimewa)

Hasil donasi solidaritas kemanusiaan yang terkumpul, imbuhnya, disalurkan melalui Baznas Kabupaten Gresik dengan harapan dapat sedikit membantu. Ada tiga orang pengurus Baznas Gresik yakni Suhanto, Kholiq dan Ridho yang menerima donasi dari siswa, karyawan dan guru Spenda Gresik. Setelah di hitung terkumpul uang Rp 6 juta kemudian memberikan tanda terima dan diserahkan kepada pembina OSIS Ustad Bambang. 

Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim terharu atas kepedulian siswa, karyawan dan guru kepada sesama itu. Salim dalam sambutannya mengatakan, mengajak anak- anak untuk bersyukur karena masih diberi kenikmatan berupa negara yang aman dan tentram. “Marilah kita gunakan untuk belajar dan meningkatkan prestasi,” kata Salim. (yad)

Siswa Spenda Gresik Gelar Doa Bersama dan Galang Donasi Kemanusiaan untuk Warga Palestina  Selengkapnya

UPT SMP Negeri 2 Gresik, Sekolah Zero Waste Pertama, Jujugan Studi Tiru 

GRESIK,1minute.id – UPT SMP Negeri 2 Gresik menjadikan sekolah percontohan zero waste Kabupaten Gresik. Sekolah dipimpin oleh ohammad Salim itu menjadi jujugan pegiat lingkungan untuk melakukan studi tiru. 

Antara lain, tim Penyuluh Gresik Kawasan Merdeka Sampah (GKMS) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik. Sebanyak 27 orang dari berbagai organisasi, diantaranya, pusat telaah dan informasi regional (Pattiro) Gresik; Aosiasi bank sampah Indonesia (Asobsi) ; Relawan Eco Enzym Indonesia (REEI) ; Ecoton. Selain itu, ada juga organisasi kemasyarakatan, seperti Muslimat, Fatayat, Nasiyatul Asyiyah, dan perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup Gresik. 

Rombongan tiba di UPT SMP Negeri 2 Gresik di Jalan KH Kholil, Kelurahan Kebungson, Gresik sekitar pukul 07.30 WIB. Mereka kemudian melakukan diskusi di ruang perpustakaan sekolah. Diskusi pun gayeng. Karena mereka memiliki tujuan sama Gresik bebas sampah.  “Tim penyuluh itu melakukan kunjungan ke sekolah untuk studi tiru pengelolaan sampah di sekolah,” kata Mohammad Salim pada Rabu, 25 Oktober 2025.  Tim penyuluh diajak ke pusat sampah yakni kantin sekolah. 

STUDI TIRU : Peserta diskusi studi tiru di sekolah zero waste UPT SMP Negeri 2 Gresik ( Foto : Istimewa)

“Kantin kami sudah tersertifikasi halal sehingga sumber sampah sudah dapat di minimalisir dan sehat,” ujar Salim didampingi humas sekolah Titien Harfutien. Kemudian, tim menuju tempat penanganan komposter dan bank sampah sekolah yang sudah aktif berjalan sejak program Adiwiyata digulirkan. ” Skarang tertanam pada karakter hidup bersih dan pulah sampah,” tegasnya. 

Titien Harfutien menambahkan, kehadiran orang tua dan studi tiru itu diharapkan mampu memberikan kontribusi pada program zero waste. “Orang tua bisa berkontribusi membuat sekolah zero waste dengan tidak memakai plastik saat mengirim makanan anaknya ke sekolah, ini kita periksa di pos pintu masuk,” kata Titien Harfutien. Peran aktif siswa menciptakan sekolah zero waste ini, melalui kelompok cinta lingkungan. “Sekolah audah terbentuk tim kelompok cinta lingkungan ( KCL) yang sebagai kader model dan duta penyuluh lingkungan,” kata Inggar, bagian kesiswaan UPT SMP Negeri 2 Gresik. 

Partisipasi semua insan sekolah itu, menjadikan UPT SMP Negeri 2 Gresik menjadi Sekolah Zero Waste, pertama di Kabupaten Gresik. (yad)

UPT SMP Negeri 2 Gresik, Sekolah Zero Waste Pertama, Jujugan Studi Tiru  Selengkapnya

Merdeka Belajar, Bupati Gresik: Tak Ada Calistung Masa Transisi PAUD-SD/MI 

GRESIK,1minute.id – Program transisi PAUD-SD/MI harus menyenangkan. Program merdeka belajar guna mengakhiri miskonsepsi di masyarakat tentang baca, tulis, hitung (calistung) pada proses pendidikan di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI).

“Melalui program ini, tes Calistung tak lagi menjadi kewajiban yang harus dilakukan pada penerimaan murid SD tahun ajaran baru,” terang Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat membuka penguatan program transisi PAUD-SD/MI di wilayah kerja Sangkapura dan Tambak. Ia di dampingi BUNDA PAUD Gresik Nurul Haromaini Ali Akhmad Yani. Kegiatan digelar di yayasan pondok pesantren Hasan Jufri Sangkapura pada Minggu, 15 Oktober 2023.

Dikatakan, program ini benar-benar harus dapat direalisasikan di Kabupaten Gresik, agar semakin banyak anak-anak yang sungguh – sungguh belajar dan menikmati proses pembelajaran yang menyenangkan.

“Pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan berusaha menyiapkan sarana dan prasarana sekolah. Baik SD/MI maupun TK agar memiliki tempat belajar yang nyaman untuk mewujudkan kegiatan belajar mengajar yang menyenangkan,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Dihadapan ratusan peserta, mantan ketua DPRD Gresik tersebut, mengajak partisipasi semua pihak terutama organisasi mitra PAUD untuk bersama-sama mensukseskan program pemerintah tentang pelaksanaan transisi PAUD – SD/MI yang menyenangkan.

“Saya berharap segala program baik yang telah dibuat pemerintah pusat harus dapat kita laksanakan dan terimplementasi dengan baik di Kabupaten Gresik,” tandasnya. Pada kesempatan tersebut turut diserahkan santunan anak yatim dan Beasiswa untuk siswa SD/MI dan siswa SMP/MTS dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). (yad)

Merdeka Belajar, Bupati Gresik: Tak Ada Calistung Masa Transisi PAUD-SD/MI  Selengkapnya

Rasa Hormat, SMP Negeri 2 Gresik Undang Orang Tua Saksikan Pelepasan Peserta Jambore Daerah Jawa Timur 

GRESIK,1minute.id – Sebanyak delapan anggota Pramuka Garuda Gugus Depan (Gudep) UPT SMP Negeri 2 Gresik bertolak menuju Tuban, Jawa Timur pada Jumat, 29 September 2023. Mereka terdiri dari 3 putra dan 5 putri ini adalah peserta Jambore Daerah (Jamda) Jawa Timur yang dipusatkan di Bumi Perkemahan Ngawun Abilowo, Tuban. Jamda Jawa Timur akan diselenggarakan mulai 3 hingga 7 Oktober 2023 nanti. 

Delapan peserta anggota Pramuka Garuda Gudep UPT SMP Negeri 2 Garuda dilepas oleh pembina Gudep kak Abdi Mirzaqon di halaman sekolah berlokasi di Jalan KH Kholil, Gresik itu. Pelepasan mereka di warnai isak tangis bahagia. Sebab, delapan anak bisa mewakili sekolah yang dipimpin oleh Mohammad Salim itu. Sekolah sengaja mengundang orang tua peserta Jambore Daerah untuk hadir dalam acara itu. “Semua orang tua peserta kita undang untuk mendampingi di upacara pemberangkatan ini , acara mengundang orang tua setiap ada even keluar sebagai rasa hormat sekolah pada orang tua,” kata Titin, Humas UPT SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik itu. 

TANGIS BAHAGIA : Anggota Pramuka Garuda Gudep UPT SMP Negeri 2 Gresik menjadi peserta Jambore Jawa Timur pamit kepada orang tua di sekolah pada Jumat, 29 September 2023 ( Foto: UPT SMP Negeri 2 Gresik untuk 1minute.id)

Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim mengucapkan syukur ada delapan siswa anggota Gerakan Pramuka Garuda Gudep UPT SMP Negeri 2 Gresik mengikuti Jambore Daerah (Jamda) Jawa Timur di Tuban. “Semoga acara pemberangkatan ini dapat memotivasi siswa lain untuk lebih giat latihan Pramuka,” harap Salim. 

Sementara itu, Hafiz, salah peserta  mengaku sudah tidak sabar untuk mengikuti Jambore Daerah Jawa Timur itu. “Pasti sudah gak sabar nih ikutan Jambore Jawa Timur,” katanya diamini rekannya, Kekes usai acara tadi pagi. (yad)

Rasa Hormat, SMP Negeri 2 Gresik Undang Orang Tua Saksikan Pelepasan Peserta Jambore Daerah Jawa Timur  Selengkapnya