Haul Syekh Maulana Malik Ibrahim Khidmat, Ribuan Jemaah Berdoa dan Bersalawat, Gresik Terasa Sejuk 

GRESIK,1minute.id – Haul ke-622 Syech Maulana Malik khidmat pada Sabtu, 8 Oktober 2022. Ribuan jemaah menyemut untuk mengikuti Haflatul Maulid dan Haul Syekh Maulana Malik Ibrahim dipusatkan di Gedung Yayasan Makam Syekh Mualana Malik Ibrahim itu. Gedung dua lantai penuh jemaah. Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia. 

Revitalisasi jalan Malik Ibrahim yang belum kelar tidak menghalangi jemaah datang untuk ngalab berkah yang menghadirkan dua orang penceramah agama yakni Ahmad bin Abu Bakar Assegaf dari Gresik dan Habib Husein bin Alwi bil Agil, Probolinggo itu. Sejak pukul 08.00 , jemaah berdoa dan bersalawat kepada junjungan nabi Muhammad SAW itu. Suasana Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu terasa semakin sejuk. “Semoga semua doa kita diterima oleh Allah SWT,”kata Habib Husein dalam ceramahnya. 

Syekh Maulana Malik Ibrahim, penyebar agama Islam di Pulau Jawa. Maulana Malik Ibrahim dikenal Sunan Gresik itu, wafat pada 1419 M atau hari Senin, 12 Rabiul Awal 822 Hijriah. Makamnya di Jalan Malik Ibrahim Desa Gapurosukolilo, Kecamatan/Kabupaten Gresik. Menurut juru kunci makam Syekh Maulana Malik, sebelum wabah pandemi Covid-19, sekitar 1,5 juta sampai 2 juta orang yang berziarah. Jumlah wisatawan rohani itu melebihi populasi penduduk di Gresik yang berkisar 1,2 juta jiwa. 

MAKAM SYEKH MUALANA MALIK IBRAHIM: Wisatawan religi berdoa di makam Syekh Maulana Malik Ibrahim di Desa Gapurosukolilo, Kecamatan/Kabupaten Gresik pada Sabtu, 8 Oktober 2022 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Dalam pengamatan wartawan 1minute.id, Haul ke-622 Syekh Maulana Malik Ibrahim, Waliyullah ini terasa berbeda. Panitia haul menggandeng UMKM untuk membuka lapak di sepanjang jalan Malik Ibrahim, Gresik. Namun, kondisi jalan berdebu tidak banyak pedagang berpartisipasi pada Sabtu pagi. Sementara itu, di dalam makam Syekh Maulana Malik, wisatawan religi terus mengalir. Nisan Waliyullah, pemyebar agama Islam di Indonesia “diselumuti” bunga melati. Harum semerbak.

Haul ke-622 Syekh Maulana Malik Ibrahim digelar selama tiga hari, dimulai Sabtu – Senin, 8-10 Oktober 2022. Pada Sabtu dini hari diawali Dzikrudz Dzakirin dilanjutkan Salat Subuh berjamaah. Setelah itu, Semaan Alquran kemudian Haflatul Maulid dan Haul Syekh Maulana Malik Ibrahim dilanjutkan Semaan Alquran. Pada Sabtu malam, Maudhotul Hasanah bersama Jimmiyah Al Ittihad yang diasuh oleh Ahmad Faiz Tajul Milla dari Surabaya.

PKL : Hari pertama Haul ke-622 Syekh Maulana Malik. Kondisi Jalan Malik Ibrahim, Desa Gapurosukolilo, Kecamatan/Kabupaten Gresik pada Sabtu, 8 Oktober 2022

Pada Ahad, 9 Oktober 2022 arak-arakan 1.600 siswa TPQ dari Pendapa Bupati Gresik Alun-alun Gresik menuju makam Syekh Maulana Malik Ibrahim. Malam harinya, Gresik Ber-Selawat bersama Habib Muhammad bin Alwi bin Haddad, pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Ilmi Waddawah, Citeureup, Bogor, Jawa Barat. 

Pada Senin, 10 Oktober 2022 Tahlil Wanita dan pengajian umum. Pada malam harinya, Hadrah Ishari dari Jatim. (yad)

Haul Syekh Maulana Malik Ibrahim Khidmat, Ribuan Jemaah Berdoa dan Bersalawat, Gresik Terasa Sejuk  Selengkapnya

4 Kafilah asal Gresik Mengikuti MTQ Nasional di Banjarmasin, Wabup Gresik Siap Mendampingi 

GRESIK,1minute.id – Sebanyak empat kafilah asal Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik berkompetisi di Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Nasional. Mereka adalah Ayu Izzun Nufah, 18,  Andiny Mahardika, 18, dan Sabrina Zarah Azura, 17. Ketiganya asal Kecamatan Bungah ini akan mengikuti cabang Musabaqoh Syahril Qur’an (MSQ). 

Kemudian, Nuriyah Islamiyah, 17, asal Kecamatan Driyorejo yang mengikuti cabang tilawah cacat netra. Rencananya, mereka berangkat ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan pada Minggu, 9 Oktober 2022. MTQ Nasional ke-29 akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo berlangsung 10-19 Oktober 2022.

Sebelum berangkat, keempat kafilah asal Gresik yang menjadi Wakil Jawa Timur itu silaturahmi kepada Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah di kantor Bupati Gresik pada Jumat, 7 Oktober 2022. Mohon doa dan dukungan warga Kota Santri ini.

“Saya merasa bangga ada peserta dari Kabupaten Gresik untuk mewakili Jawa Timur dalam MTQ Nasional kali ini,”ujar Wabup Gresik Aminatun Habibah saat menemui mereka diruangannya pada Jumat, 7 Oktober 2022.

Bu Min,sapaan akrab, Wabup Gresik memberikan motivasi kepada keempat kafilah asal Gresik itu. Menjaga kesehatan, dan harus percaya diri. Tetap berusaha secara maksimal untuk meraih menjadi yang terbaik. 

“Di tiap perlombaan menang dan kalah itu biasa, tapi tetap fokus kita nanti adalah untuk menang. Karena kita berpikir untuk menang maka harus berusaha secara maksimal, dan meminimalisir kesalahan,”ucapnya.

“Dan meskipun nantinya tidak sesuai harapan, kita insyaallah tidak akan menyesal karena sudah maksimal,”imbuhnya. Bu Min juga pastikan Pemkab Gresik akan selalu hadir dalam mensupport mereka saat lomba.

Sementara itu, Kabag Kesra Setd Gresik Hamim mengatakan, pihaknya bersama di wabup akan mendampingi kafilah berangkat ke Banjarmasin. “Jangan khawatir, karena Pemkab melalui Bu Wabup akan mendampingi kalian dengan luar biasa,” ujar Hamim.

Ditempat sama, Izzun Nufah salah satu peserta asal Gresik akan berlomba secara maksimal. Dia bersama yang lainnya tetap berupaya untuk menjaga kondisi agar tetap prima.

“Tentunya menjaga kesehatan, tetap semangat walaupun kita sudah berbeda tempat tinggal karena pendidikan tapi latihan bersama masih tetap dilakukan meskipun via online, dan tidak lupa selalu berdoa,”ujar Izzun Nufah. (yad)

4 Kafilah asal Gresik Mengikuti MTQ Nasional di Banjarmasin, Wabup Gresik Siap Mendampingi  Selengkapnya

Masa Tunggu Haji Puluhan Tahun, Paket Umrah Diminati Warga

GRESIK,1minute.id – Minat warga Gresik untuk beribadah di Tanah Suci Makkah cukup tinggi. Pada Agustus 2022 sebanyak 1.235 warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik berangkat umrah. Tingginya minat warga Gresik untuk umrah karena masa tunggu haji reguler cukup lama. Puluhan tahun. 

Berdata terbaru dari Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT) per 23 Februari 2022, di Indonesia orang yang ingin pergi berhaji harus menunggu sekitar 20 hingga 30 tahun lamanya. Selain itu, peraturan terbaru paska pandemi yang membatasi usia jemaah maksimal 65 tahun.

Umrah menjadi alternatif bagi warga untuk ke Tanah Suci, Makkah. Kementerian Agama (Kemenag) Gresik menyebutkan, hingga kini di Kabupaten Gresik terdapat 6 penyelenggara umrah yang terdaftar di Kemenag. Banyaknya perusahaan penyelenggara umrah ini menunjukkan minat ibadah umrah cukup tinggi. Bahkan Kemenag Gresik mencatat sejak Agustus, jumlah warga Gresik yang berangkat umrah mencapai 1.235 orang.

Menindaklanjuti fenomena tersebut, pihak Kemenag Gresik juga mengupayakan pelayanan maksimal dengan memberikan estimasi waktu pelayanan kurang lebih 20 menit bagi pemohon atau perwakilan datang di Kantor Kemenag Gresik untuk menyerahkan berkas untuk diverifikasi sebagai bahan pembuatan rekomendasi umrah.

Antusiasme masyarakat ini tercermin dalam kegiatan pelepasan jamaah umrah YPI Darussalam yang dilepas langsung oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada Senin, 12 September 2022.

Bu Min, begitu sapaan akrab, Wakil Bupati Aminatun Habibah berpesan dengan tingginya antusias warga yang berangkat umrah diminta mempersiapkan fisik dan mental agar bisa melaksanakan ibadah dengan lancar hingga kembali ke Tanah Air.

Bu Min juga menceritakan kondisi di Saudi Arabia ketika dirinya menunaikan ibadah haji beberapa waktu lalu. “Insya Allah kondisi kesehatan secara umum disana sudah kondusif, apalagi panjenengan semua sudah di vaksin nggih. Mudah-mudahan semuanya sudah siap bekal untuk beribadah, sudah punya bekal berupa kesehatan,”tutur Bu Min saat melepas keberangkatan 135 jamaah umrah dari YPI Darussalam Cerme. Sejak pandemi Covid-19 melandai, penyelenggaraan ibadah haji dan umrah kembali bisa dilakukan setelah sempat terhenti kurang lebih selama dua tahun.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua YPI Darussalam Cerme KH. Saiful Kirom menjelaskan, 135 jamaah umrah yang berangkat hari ini berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Gresik, bahkan ada beberapa yang berasal dari wilayah Lamongan dan Surabaya. Seluruh jemaah ini akan diberangkatkan langsung dari Bandara Juanda, Surabaya langsung ke Madinah.

Sebagai informasi, pada 2022  jemaah haji asal Gresik tercatat 1.051 orang. Jumlah ini berkurang dibandingkan musim haji pada 2019 yakni sebanyak 2.137. Pada 2020 dan 2021 pemerintah menghentikan keberangkatan haji akibat pandemi Covid-19. (yad)

Masa Tunggu Haji Puluhan Tahun, Paket Umrah Diminati Warga Selengkapnya

Haul Nyai Ageng Tumengkang Sari, Ahli Kebidanan, Cucu Sunan Giri di Sumur Songo Khidmat 

GRESIK,1minute.id – Haul Nyai Ageng Tumengkang Sari berlangsung khidmat pada Ahad malam, 11 September 2022. Pesarean  cucu Sunan Giri itu berada di pemakaman Sumur Songo, Gresik. Haul ahli pengobatan itu dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. 

Menurut Aminatun Habibah, Haul Nyai Ageng Tumengkang Sari dan bari’an/sedekah bumi, mampu menjadi ajang silaturahmi dan upaya merawat sejarah atau budaya Islam yang ada di Kabupaten Gresik. Untuk itu Wabup berharap nguri-nguri budaya islam itu dapat terus dilestarikan.

“Atas nama pemerintah Kabupaten Gresik, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus Yayasan Makam Sumur Songo yang sudah merawat, melestarikan tradisi budaya dan aset sejarah Islam di Kabupaten Gresik Nyai Ageng Tumengkang Sari,”ungkap Wakil Bupati perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu.

Siapa Nyai Ageng Tumengkang Sari dan legenda cerita Sumur Songo? Bu Min-sapaan karib Wakil Bupati Aminatun Habibah mengatakan Nyai Ageng Tumengkang Sari adalah salah satu cucu Sunan Giri, Wali Sanga. Penyebaran agama Islam di Indonesia. Nyai Ageng Tumengkang Sari juga berjasa dalam menyebarkan agama Islam. Beliau dikenal sebagai seorang ahli meracik obat atau jamu dan kebidanan dengan menolong ibu-ibu yang hendak melahirkan. 

“Bahkan sampai sekarang sebagian masyarakat masih percaya, yaitu dengan bermunajad di pusara Nyai Ageng Tumengkang Sari supaya proses persalinan bayinya akan menjadi gangsar (mudah dan lancar),”kata Bu Min. Kehebatan Nyai Ageng Tumengkang Sari dikenal sangat luas. Apalagi, Nyai Ageng Tumengkang Sari adalah perempuan yang cantik. Bahkan, ada seorang pangeran dari Kerajaan Majapahit yang ingin meminangnya.

Nyai Ageng Tumengkang Sari tidak menolak. Sebab, Nyai Ageng Tumengkang Sari khawatir penolakan bisa menimbulkan peperangan. Nyai Ageng Tumengkang hanya meminta satu syarat kepada pangeran yang gagah itu. Menurut cerita, Nyai Ageng Tumengkang Sari meminta pangeran itu membuat 10 sumur dalam semalam. Sang pangeran menyetujui syarat itu. 

Sebelum subuh, pembuatan 10 sumur kelar. Paginya, pangeran menunjukkan hasil pekerjaannya dan berniat menagih janji kepada Nyai Ageng Tumengkang Sari untuk menjadi istrinya. Nyai Ageng Tumengkang Sari  menemui pangeran itu. Dan melihat sumur yang telah di buatnya. Nyai Tumengkang Sari menduduki salah satu sumur tersebut. 

Setelah itu, ia pun menghitung sumur- sumur yang ada tanpa menghitung sumur yang didudukinya. Jumlahnya sembilan sumur. Pangeran merasa tidak percaya. Siji, loro sampai songo. Sumur dihitung berulangkali hanya berjumlah songo (sembilan). Pangeran itu gagal meminang perempuan pujaan hatinya itu. Ia pun marah sampai mengucapkan sumpah serapah. 

“Arek wedok dusun kene ojok onok sing nolak lamarane wong lanang maneh, sampek onok sing nolak lamarane wong lanang maneh koyok sing tak rasakno, dadi perawan tuwo sak lawase(Anak perempuan dusun sini jangan ada yang menolak lamarannya laki-laki lagi, sampai ada yang menolak lamaran anak laki-laki lagi seperti yang saya rasakan, jadi perawan tua selamanya),”ceritanya.

“Nyai Ageng Tumengkang Sari dan kisah Sumur Songo, merupakan sejarah peradaban Islam yang tak terpisahkan di Kabupaten Gresik yang harus kita rawat dan senantiasa kita lestarikan,” tambahnya. “Mudah -mudahan makam ini selain peninggalan sejarah budaya Islam di Kabupaten Gresik, namun juga sebagai pengingat kita sebagai makhluk ciptaan Allah yang nantinya juga akan kembali kepada Allah SWT,”pungkasnya.

Turut mendampingi Wakil Bupati, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Gresik Johar Gunawan dan Lurah Sidokumpul Sulaiman Rasyid

Sementara itu, Pengurus Yayasan Sumur Songo Hudi Suyanto mengatakan, haul Nyai Ageng Tumengkang Sari digelar tiap 12 Safar.  Serangkaian acara digelar dari hari Jum’at diantaranya pengajian jamaah Siji, khotmil Quran, majelis Yasin dan tahlil, pengajian santri TPQ se Kelurahan Sidokumpul, bari’an/sedekah bumi dan ceramah agama.

“Sebagai Puncak dari serangkaian Haul Nyai Ageng Tumengkang Sari (cucu sunan giri), akan digelar pada 15 September 2022,”kata Hudi Suyanto. Hudi menambahkan, bahwa di makam seluas 6 hektare sudah resmi menjadi yayasan makam sumur songo, yang sudah dilengkapi surat dari Kemenkumham RI, dengan tujuan mengamankan aset wisata sejarah Islam kota santri dan kegiatan keagamaan.

“Dengan sudah di bangunnya aula baru dan kantor Yayasan Makam Sumur Songo kami berharap nantinya untuk dibuat kegiatan keagamaan seperti TPQ, Majlis Maulidurrasul Muhammad tiap bulannya, serta Majlis Yasin dan Tahlil oleh warga sekitar,”tandasnya. (yad)

Haul Nyai Ageng Tumengkang Sari, Ahli Kebidanan, Cucu Sunan Giri di Sumur Songo Khidmat  Selengkapnya

Nguri-uri Budaya Keteledanan di Haul ke-303 Poesponegoro, Bupati Gresik Pertama 

GRESIK,1minute.id – Haul ke-303 K.R.Tumenggung Poesponegoro khidmat. Ratusan warga memenuhi pesarehan Bupati Gresik pertama yang makamnya berdampingan dengan makam Syeh Maulana Malik Ibrahim, Wali Songo itu. 

Haul dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani digelar pada Minggu, 21 Agustus 2022. Jemaah berdatangan sejak pagi. Mereka ada yang lewat makam Pahlawan di Jalan Pahlawan, Gresik. Banyak juga, melewati makam Syeh Maulana Malik Ibrahim di Jalan Malik Ibrahim, Gresik. 

Sedianya, haul diisi pengajian oleh K.H. Ahmad Muwafiq (Gus Muwafiq). Namun, kiai yang tinggal di Sleman, Jogjakarta itu berhalangan hadir. Dalam acara itu, juga digelar doa bersama untuk keselamatan Indonesia. Usai acara, Bupati Fandi Akhmad Yani melakukan tambur bunga dan berdoa di makam K.R.T Poesponegoro. Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani didampingi sejumlah putra wayah atau keturunan dari Bupati Gresik pertama itu. 

DOA BERSAMA: Para keturunan berdoa di makam K.R.T Poesponegoro, Bupati Gresik kaping I pada Minggu, 21 Agustus 2022 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Menurut Fandi Akhmad Yani, K.R.T. Pusponegoro telah meletakkan dasar dan nilai kepemimpinan yang layak diteladani untuk mengembangkan Gresik. “Kita ada seperti sekarang ini tak lepas dari jasa Poesponegoro selaku Bupati pertama di Gresik,”katanya usai acara. 

Selama kepemimpinan Poesponegoro, imbuhnya, banyak prasasti yang telah dibangunnya. “Kita harus meneladani beliau. Banyak prasasti yang dibangun oleh beliau,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani. K.R.T.Poesponegoro menjabat sebagai Bupati Gresik kaping I pada 1688-1696. 

Saat ini, nama Poesponegoro diabadikan sebuah gedung olahraga Indoor,  yakni Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik. (yad)

Nguri-uri Budaya Keteledanan di Haul ke-303 Poesponegoro, Bupati Gresik Pertama  Selengkapnya

Lautan Manusia Berbusana Putih, Doakan Gresik Penuh Berkah, Terhindar dari Bencana

GRESIK,1minute.id – Ribuan umat muslim memenuhi Jalan Veteran, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Minggu, 31 Juli 2022. Jalan nasional itu pun ditutup untuk semua kendaraan bermotor. Lautan manusia serba putih yang menuhi jalan nasional itu.

Ya, lautan manusia memakai busana serba putih ; baju.muslim, sarung dan kopyah. Untuk jemaah putri, memakai busana muslim dan jilbab warna putih. Ribuan jemaah itu untuk mengikuti Haul Akbar Gresik. Juga, memperingati Tahun Baru Islam, 1 Muharam 1444 Hijriah. Jemaah berasal dari berbagai Kabupaten/kota di Indonesia. Bahkan, ada jemaah dari  manca negeri. 

Tampak hadir diantara lautan manusia itu adalah Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Ketua DPRD Gresik Moch Abdul Qodir serta Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis.

Fandi Akhmad Yani dalam kesempatan ini menyatakan rasa syukur dan terima kasih kepada jamaah yang sudah hadir untuk bersama-sama memanjatkan doa di Haul Akbar Gresik. Ada tiga  yang bisa dipetik dari peringatan Haul Akbar ini. Pertama adalah meneladani suri teladan para pendahulu kita, berikutnya adalah tidak melupakan para kiai dan ulama dengan cara tidak alpa memanjatkan doa, dan terakhir adalah dengan berdoa bersama-sama maka Insya Allah akan ada berkah dunia dan akhirat.

“Inilah identitas kita sebagai Kota Santri, dari zaman dahulu hingga sekarang dan seterusnya. Semoga dalam majelis yang penuh berkah ini, kita juga mendapat keberkahan dari Allah SWT dan Kabupaten Gresik kita terhindar dari bencana serta menjadi kabupaten yang penuh berkah dan manfaat bagi kita semua,”kata Fandi Akhmad Yani. (yad)

Lautan Manusia Berbusana Putih, Doakan Gresik Penuh Berkah, Terhindar dari Bencana Selengkapnya

Umat Muslim Antusias Rayakan Hari Raya Idul Adha, Panitia Gunakan Jasa Jagal Hewan Kurban Ditengah Wabah PMK 

GRESIK,1minute.id – Ribuan umat muslim di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik merayakan Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah pada Minggu, 10 Juli 2022. Hari Raya Idul kurban di tengah wabah penyakit mulut dan kuku (PMK). Meski begitu antusiasme masyarakat tetap tinggi. 

Mereka salat berjamaah. Dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban. Di Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik sebanyak seribu lebih jemaah. Di masjid Baitul Islah di Kompleks Perumahan Alam Bukit Raya (ABR) di Kecamatan Kebomas dan Masjid Jamik  Alun-alun Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim bagai lautan manusia untuk salat Idul Adha.

HEWAN KURBAN: Suasana penyembelihan hewan kurban di halaman Masjid Jamik Alun-alun Gresik pada Minggu, 10 Juli 2022 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Di masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik, imam dan khatib adalah Prof Abd  Rahman Assegaf, Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya.  Sementara itu, suasana penyembelihan hewan kurban di tengah wabah penyakit PMK berlangsung lancar.  Sebab, sebagian besar, panitia penyembelih hewan kurban memanfaatkan jasa jagal sapi.  Di masjid Jamik Alun-alun Gresik, misalnya. Ada empat jagal yang ikut melakukan penyembelihan hewan kurban. Sehingga, kebersihan tempat dan tata cara dijamin Halal. (yad)

Umat Muslim Antusias Rayakan Hari Raya Idul Adha, Panitia Gunakan Jasa Jagal Hewan Kurban Ditengah Wabah PMK  Selengkapnya

51 Jemaah Dibadalhajikan dan 136 Disafariwukufkan

GRESIK,1minute.id – Pelaksanaan ibadah haji 1443 hijriah atau 2022 Masehi memasuki fase puncak, wukuf di Arafah. Sebanyak 1 juta lebih jemaah berkumpul di Padang Arafah. Menteri Agama (Menang) Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, tahun ini ada 51 jemaah yang dibadalhajikan dan 136 jemaah yang disafariwukufkan.

“Sesuai komitmen pemerintah, semua jemaah haji yang berhalangan, harus dibadalhajikan atau disafariwukufkan,”terang Menag Yaqut Cholil Qoumas di Arafah dilansir dari kemenag.go.id padaJumat, 8 Juli 2022.

Kepala Bidang Bimbingan Ibadah Haji Alam Agoga Hasibuan menambahkan 51 jemaah yang dibadalhajikan terdiri atas 29 badal haji karena wafat, 22 jemaah dibadalhajikan karena sakit berat. Mereka yang sakit berat ini 10 dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), dan 12 dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi.

“Untuk jemaah safari wukuf, sebanyak 31 jemaah disafariwukufkan dengan berbaring di bus, 104 jemaah dengan posisi duduk di bus, dan ada 1 jemaah yang disafariwukufkan oleh pihak Rumah Sakit Arab Saudi,”terangnya.

Alam menjelaskan, proses safariwukuf menggunakan 10 bus dan satu bus cadangan. Selain tim kesehatan, setiap bus ditugaskan seorang khatib dan dua pembimbing ibadah. “Nantinya di bus akan dilakukan proses safari wukuf, mulai dari khutbah wukuf hingga salat jamak qashar Zuhur dan Asar, serta talbiyah, zikir, dan doa,” jelas Alam.

Kasi Bimbingan Ibadah Haji, Daker Makkah Anshor menambahkan, ada 30 tim safari wukuf dan sejumlah tim medis dari KKHI Daker Makkah yang diterjunkan. Mereka antara lain bertugas mulai dari membimbing niat thaharah/bersuci jemaah, termasuk tayammum. Tim Kesehatan KKHI juga membantu wudlu jemaah uzur. Bagi jemaah yang tidak bisa berwudlu, mereka dibantu bisa bertayamum.

“Tim KKHI juga membantu jemaah mengenakan pakaian ihram, baik untuk laki laki atau perempuan,” jelas Anshor. Sementara tim bimbingan ibadah, mereka membantu melafalkan doa berihram, membimbing melafalkan niat salat sunnah ihram, membimbing niat haji, serta membimbing talbiyah sampai memasuki Arafah.

“Di setiap bus, ada petugas yang membacakan khutbah wuquf dan imam salat jamak qashar Zuhur dan Asar,”ujar Anshor. “Mereka juga membimbing jemaah uzur untuk memperbanyak talbiyah, zikir, dan doa selama berada di Arafah,”tambahnya. Anshor menambahkan, proses safari wukuf, sejak keberangkatan dari KKHI menuju Arafah, lalu kembali ke KKHI ditargetkan berlangsung maksimal tiga jam. (yad)

51 Jemaah Dibadalhajikan dan 136 Disafariwukufkan Selengkapnya

Islam Menjadi Pilihan Justin, Bupati Gresik Jadi Saksi Ikrar dan Syahadat, Beri Hadiah Alquran 

GRESIK,1minute.id – Justin Lerschai Thamthong memutuskan untuk menjadi mualaf. Butuh waktu lama bagi pemuda 39 tahun asal Thailand itu memutuskan masuk Islam. Justin, pengusaha tempat kebugaran (gym) di tempat kelahiran di Thailand mengucapkan ikrar dan Kalimat Syahadat di Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik pada Senin, 4 Juli 2022.

Justin melakukan ikrar dan Kalimat Syahadat dengan  dibimbing oleh KH A. Fathoni Abdussyukur. Prosesi masuk Islam begitu khidmat. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, KH Hufaf Ibriy dan Ahmad Mujiyono Abidin sebagai saksinya. Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani  memberikan bingkisan seperangkat alat Salat kepada Justin. Yakni, Alquran, sarung, kopyah dan baju muslim.

SAKSI SYAHADAT: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menjadi saksi ikrar dan Kalimat Syahadat Justin Lerschai Thamthong 39. asal Thailand di Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik pada Senin, 4 Juli 2022 (Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Justin mengaku dirinya cukup lama mempelajari agama Islam. Justin sebelumnya memeluk agama Buddha. Selama beberapa tahun pemuda kelahiran 11 Juli 1983 itu tertarik belajar tentang Islam. Meski semua agama mengajarkan tentang kebaikan. Namun, bagi Justin, ajaran Islam menjadi pilihan hati nurani menjadi mualaf. Agama Islam, kata Justin, mengajarkan hal yang baik. Apakah kehidupan sosial yakni menghormati orang lebih tua. “Islam juga mengajak perdamaian,”katanya melalui penerjemah Mujiyono. 

Bupati Gresik  Fandi Akhmad Yani usai menjadi saksi prosesi mualaf berpesan kepada Justin supaya benar-benar teguh dan ikhlas dalam keyakinan yang baru yaitu islam hingga sampai akhir hayat.

Ia mengatakan, dalam Islam tentunya sudah diwajibkan untuk menunaikan salat. Oleh karena itu sudah menjadi tanggungjawab secara bersama-sama mengajarkan ajaran agama sampai mendalaminya.

“Sepatutnya telah menjadi tanggungjawab kita bersama untuk membimbing dan mengajarkan saudara kita yang sudah menjadi mualaf ini hingga memahami tata cara beribadah sesuai syariat islam dan mengetahui apa saja yang dilarang dalam ajaran agama islam,”ujarnya. (yad)

Islam Menjadi Pilihan Justin, Bupati Gresik Jadi Saksi Ikrar dan Syahadat, Beri Hadiah Alquran  Selengkapnya

Salat Subuh, Istigotsah Dulu, Bupati Gresik Melepas 446 CJH ke Asrama Haji Sukolilo 

GRESIK,1minute.id– Sebanyak 446 calon jamaah haji (CJH) kelompok terbang (kloter) 31 diberangkatkan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Minggu, 26 Juni 2022. Keberangkatan kloter 31 menjadi penghujung calon tamu Allah SWT asal Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Sebanyak 1.051 CJH. Mereka tergabung dalam tujuh kloter. 

Rangkaian kegiatan dimulai menjelang Subuh. CJH datang diantar keluarga mereka ke kantor Bupati Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. Mereka kemudian salat Subuh berjamaah dan istigotsah di Masjid Al Inabah Kompleks Kantor Bupati Gresik. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan bahwa ibadah haji merupakan ibadah yang memerlukan kebulatan tekad. Mulai dari berangkat, meninggalkan keluarga di rumah harus yakin. Yakin sebagai tamu Allah. “Kebulatan tekad ini tidak hanya berhenti dalam hal meninggalkan keluarga tercinta di rumah, melainkan juga dalam hal untuk meninggalkan segala tingkah laku yang tidak baik,”terang Fandi Akhmad Yani. 

Bupati Yani juga mengatakan bahwa Ibadah haji juga merupakan ibadah yang tidak memandang status, semuanya setara dan sama-sama memakai pakaian dan berada di tempat yang sama. Diingatkan kembali bahwa nanti ketika sudah berada di tanah suci, jamaah pasti akan bertemu banyak orang dari berbagai latar belakang. Oleh karenanya, sudah sewajarnya jamaah untuk selalu berhati-hati dan disiplin menjaga kesehatan dirinya.

“Kedisplinan harus muncul dari diri sendiri, ikutilah para pembimbing dan pendamping panjenengan. Saya berdoa, semoga panjenengan selalu dimudahkan oleh Allah SWT, mendapat ridha dan kembali ke tanah air sehat tanpa kurang satu apapun serta mendapat predikat haji yang mabrur,”pesannya.

Suasana menjadi penuh haru ketika jamaah berpamitan dengan keluarga dan Bupati Yani bersama jajaran Forkopimda untuk kemudian naik bus menuju Asrama Haji Sukolilo, Surabaya. Data Kementerian Agama (Kemenag) Gresik,  sebanyak 1.051 CJH asal Gresik yang berangkat haji tahun ini, 2022 Masehi atau 1443 Hijriah. Terdiri dari 502 jamaah laki laki dan 549 jamaah perempuan. Jamaah termuda berusia 21 tahun dan yang tertua berusia 64 tahun, keduanya  berasal dari Kecamatan Manyar. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah juga merupakan salah satu jamaah calon haji tahun ini, yang juga masuk pada kloter 31. (yad)

Salat Subuh, Istigotsah Dulu, Bupati Gresik Melepas 446 CJH ke Asrama Haji Sukolilo  Selengkapnya