Islam Menjadi Pilihan Justin, Bupati Gresik Jadi Saksi Ikrar dan Syahadat, Beri Hadiah Alquran 

GRESIK,1minute.id – Justin Lerschai Thamthong memutuskan untuk menjadi mualaf. Butuh waktu lama bagi pemuda 39 tahun asal Thailand itu memutuskan masuk Islam. Justin, pengusaha tempat kebugaran (gym) di tempat kelahiran di Thailand mengucapkan ikrar dan Kalimat Syahadat di Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik pada Senin, 4 Juli 2022.

Justin melakukan ikrar dan Kalimat Syahadat dengan  dibimbing oleh KH A. Fathoni Abdussyukur. Prosesi masuk Islam begitu khidmat. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, KH Hufaf Ibriy dan Ahmad Mujiyono Abidin sebagai saksinya. Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani  memberikan bingkisan seperangkat alat Salat kepada Justin. Yakni, Alquran, sarung, kopyah dan baju muslim.

SAKSI SYAHADAT: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menjadi saksi ikrar dan Kalimat Syahadat Justin Lerschai Thamthong 39. asal Thailand di Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik pada Senin, 4 Juli 2022 (Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Justin mengaku dirinya cukup lama mempelajari agama Islam. Justin sebelumnya memeluk agama Buddha. Selama beberapa tahun pemuda kelahiran 11 Juli 1983 itu tertarik belajar tentang Islam. Meski semua agama mengajarkan tentang kebaikan. Namun, bagi Justin, ajaran Islam menjadi pilihan hati nurani menjadi mualaf. Agama Islam, kata Justin, mengajarkan hal yang baik. Apakah kehidupan sosial yakni menghormati orang lebih tua. “Islam juga mengajak perdamaian,”katanya melalui penerjemah Mujiyono. 

Bupati Gresik  Fandi Akhmad Yani usai menjadi saksi prosesi mualaf berpesan kepada Justin supaya benar-benar teguh dan ikhlas dalam keyakinan yang baru yaitu islam hingga sampai akhir hayat.

Ia mengatakan, dalam Islam tentunya sudah diwajibkan untuk menunaikan salat. Oleh karena itu sudah menjadi tanggungjawab secara bersama-sama mengajarkan ajaran agama sampai mendalaminya.

“Sepatutnya telah menjadi tanggungjawab kita bersama untuk membimbing dan mengajarkan saudara kita yang sudah menjadi mualaf ini hingga memahami tata cara beribadah sesuai syariat islam dan mengetahui apa saja yang dilarang dalam ajaran agama islam,”ujarnya. (yad)

Islam Menjadi Pilihan Justin, Bupati Gresik Jadi Saksi Ikrar dan Syahadat, Beri Hadiah Alquran  Selengkapnya

Salat Subuh, Istigotsah Dulu, Bupati Gresik Melepas 446 CJH ke Asrama Haji Sukolilo 

GRESIK,1minute.id– Sebanyak 446 calon jamaah haji (CJH) kelompok terbang (kloter) 31 diberangkatkan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Minggu, 26 Juni 2022. Keberangkatan kloter 31 menjadi penghujung calon tamu Allah SWT asal Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Sebanyak 1.051 CJH. Mereka tergabung dalam tujuh kloter. 

Rangkaian kegiatan dimulai menjelang Subuh. CJH datang diantar keluarga mereka ke kantor Bupati Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. Mereka kemudian salat Subuh berjamaah dan istigotsah di Masjid Al Inabah Kompleks Kantor Bupati Gresik. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan bahwa ibadah haji merupakan ibadah yang memerlukan kebulatan tekad. Mulai dari berangkat, meninggalkan keluarga di rumah harus yakin. Yakin sebagai tamu Allah. “Kebulatan tekad ini tidak hanya berhenti dalam hal meninggalkan keluarga tercinta di rumah, melainkan juga dalam hal untuk meninggalkan segala tingkah laku yang tidak baik,”terang Fandi Akhmad Yani. 

Bupati Yani juga mengatakan bahwa Ibadah haji juga merupakan ibadah yang tidak memandang status, semuanya setara dan sama-sama memakai pakaian dan berada di tempat yang sama. Diingatkan kembali bahwa nanti ketika sudah berada di tanah suci, jamaah pasti akan bertemu banyak orang dari berbagai latar belakang. Oleh karenanya, sudah sewajarnya jamaah untuk selalu berhati-hati dan disiplin menjaga kesehatan dirinya.

“Kedisplinan harus muncul dari diri sendiri, ikutilah para pembimbing dan pendamping panjenengan. Saya berdoa, semoga panjenengan selalu dimudahkan oleh Allah SWT, mendapat ridha dan kembali ke tanah air sehat tanpa kurang satu apapun serta mendapat predikat haji yang mabrur,”pesannya.

Suasana menjadi penuh haru ketika jamaah berpamitan dengan keluarga dan Bupati Yani bersama jajaran Forkopimda untuk kemudian naik bus menuju Asrama Haji Sukolilo, Surabaya. Data Kementerian Agama (Kemenag) Gresik,  sebanyak 1.051 CJH asal Gresik yang berangkat haji tahun ini, 2022 Masehi atau 1443 Hijriah. Terdiri dari 502 jamaah laki laki dan 549 jamaah perempuan. Jamaah termuda berusia 21 tahun dan yang tertua berusia 64 tahun, keduanya  berasal dari Kecamatan Manyar. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah juga merupakan salah satu jamaah calon haji tahun ini, yang juga masuk pada kloter 31. (yad)

Salat Subuh, Istigotsah Dulu, Bupati Gresik Melepas 446 CJH ke Asrama Haji Sukolilo  Selengkapnya

SIG Berangkatkan 113 CJH, Agung Wiharto Doakan Haji Mabrur

GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui Panitia Persiapan Pemberangkatan Haji SIG (P3HSI) memberangkatkan 113 jamaah haji ke tanah suci, Makka pada Rabu, 15 Juni 2022. Mereka tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 18 sebanyak 56 calon jamaah haji (CJH) dan kloter 21 sebanyak 57 CJH. Pemberangkatan ratusan tamu Allah SWT itu dilakukan oleh Direktur SDM dan Umum SIG Agung Wiharto di Wisma A. Yani Gresik Jalsn Veteran, Gresik. 

Agung Wiharto mengatakan, Perusahaan bersyukur dapat kembali memfasilitasi jamaah calon haji untuk menunaikan ibadah di tanah suci setelah tertunda selama 2 tahun akibat pandemi Covid-19. Kami berharap jamaah calon haji SIG agar senantiasa menjaga kesehatan dengan banyak minum air putih, vitamin, dan terus menggunakan masker saat menjalankan ibadah.

“Semoga rangkaian ibadah haji berjalan lancar, dan kembali nanti dalam kondisi sehat, aman, selamat, dan menjadi haji yang mabrur. Tak lupa kami menitipkan doa kepada jemaah haji agar perusahaan dapat berjalan dengan baik sehingga dapat terus memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi karyawan, keluarga serta masyarakat,”hata Agung Wiharto.

Melalui program Corporate Social Responbility (CSR), SIG memberikan fasilitas kepada jamaah calon haji diantaranya bimbingan manasik haji, perlengkapan ibadah (tas, peci, jilbab) serta fasilitas pemberangkatan dan penjemputan ke Asrama Haji Sukolilo, Surabaya. Selain itu, SIG juga memberangkatkan  seorang  pembimbing yang kompeten untuk mendampingi jamaah selama menjalankan ibadah haji.

Zainuri, salah satu calon jamaah haji mengaku sangat senang dan bersyukur dapat memenuhi panggilan Allah tahun ini. Setelah mendaftar haji pada 2010 akhirnya dirinya beserta istri tahun ini dapat berangkat ke tanah suci. “Kami sangat bersyukur dapat menunaikan ibadah haji, kami juga berterima kasih kepada SIG yang telah memberikan berbagai fasilitas mulai manasik hingga pemberangkatan yang memudahkan kami menjalankan ibadah haji,” ujar Zainuri.

Zainuri menyampaikan, kami beserta rombongan bila sudah di tanah suci akan mendoakan SIG agar terus berkembang ditengah tantangan industri semen yang saat ini semakin ketat. Dan tentunya kami berharap kegiatan bimbingan haji yang diselenggarakan oleh SIG tidak berhenti, karena sangat bermanfaat bagi para jamaah. (yad)

SIG Berangkatkan 113 CJH, Agung Wiharto Doakan Haji Mabrur Selengkapnya

Hari ini, Ratusan Jamaah Masjid Nurul Jannah Petrokimia Gresik Berangkat Haji

GRESIK,1minute.id – Anis Wahyuni mberebes mili. Terharu. Penantian panjang puluhan tahun menjadi tamu Allah SWT bakal menjadi kenyataan. Perempuan 48 tahun asal Gresik Kota Baru (GKB) tergabung kelompok terbang (kloter) 12. Ia bergabung di jamaah Masjid Nurul Jannah Petrokimia Gresik yang masuk pada Sabtu, 11 Juni 2022.

“Alhamdulillah, mohon doanya bisa menjadi haji mabrur,”ujar Anis Wahyuni sambil mengusat air mata. Seremonial pelepasan calon Jamaah Haji (CJH) dilepas oleh Direktur Keuangan dan Umum (DKU) PT Petrokimia Gresik Budi Wahju Soesilo di Masjid Nurul Jannah Petrokimia Gresik di Jalan A.Yani, Desa Ngipik, Kecamatan/Kabupaten Gresik pada Kamis, 9 Juni 2022. Pelepasan simbolis itu dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan sejumlah undangan lainnya. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah berpesan kepada CJH untuk menjaga kesehatan. Pasalnya, kondisi cuaca di Arab Saudi, Makkah dan Madinah mencapai 51 derajat celcius. “Pakai kaus kaki yang tebal. Karena banyak ditemukan telapak kaki jamaah melepuh,”pesan Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah kepada ratusan CJH. 

Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu tidak lupa mendoakan mendapatkan kesehatan sehingga bisa menjalankan rukun haji secara khusyuk. “Semoga menjadi haji mabrur,”ujar Bu Min. 

Dari data KBIH, ada sebanyak 315 calon jamaah haji (CJH) yang mestinya berangkat tahun ini. Namun yang berhasil berangkat hanya 106 jamaah. Sedangkan 7 jamaah yang meninggal dan digantikan keluarganya. 

Ketua Takmir Masjid Nurul Jannah Petrokimia Gresik Rohmad mengatakan, para jamaah sangat bahagia pasca dua tahun belum ada keberangkatan Imbas pandemi Covid-19. 

PELEPASAN: Suasana pelepasan CJH Jamaah Masjid Nurul Jannah Petrokimia Gresik pada Kamis, 9 Juni 2022 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

“Tujuh jamaah haji yang meninggal tahun ini berangkat diwariskan keluarganya. Untuk sisanya 209 calon Jamaah, semoga tahun 2023 bisa berangkat semua,”katanya. 

Diakuinya, sebelum adanya pandemi Covid-19. Kouta rata-rata jamaah Masjid Nurul Jannah 300 sampai 400 jamaah.  “Kouta terbesar di Kabupaten Gresik. Jamaah tidak hanya berasal dari karyawan Perusahaan juga masyarakat umum,”ujarnya. 

Sementara itu Kepala Kantor Kemenag Gresik Sahid menuturkan, pemberangkatan Kabupaten Gresik dibagi dua gelombang. Dengan enam kali pemberangkatan. Gelombang pertama tanggal 11, 13, 15 Juni 2022. Sedangkan gelombang ke 2 tanggal 16, 18, dan tanggal 26 Juni. 

“Itu semua pemberangkatan jamaah ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Untuk kouta Jamaah Haji Masjid Nurul Jannah sebanyak 106 jamaah berangkat pada 11 dan 13 Juni 2022. Rinciannya. Kloter 12 berjumlah 58 jamaah. Sedangkan, kloter 16 berjumlah 48 jamaah. (yad)

Hari ini, Ratusan Jamaah Masjid Nurul Jannah Petrokimia Gresik Berangkat Haji Selengkapnya

Hasil Bumi Berlimpah, Warga Desa Kembangan Gelar Sedekah Bumi 

GRESIK,1minute.id – Sedekah bumi kembali digelar oleh warga Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Sabtu, 4 Juni 2022. Sedekah bumi vakum 2 tahun karena wabah coronavirus disease 2019 (Covid-19).

Sedekah bumi dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ini terasa khidmat. Bagi warga Desa Kembangan sedekah bumi digelar sebagai rasa syukur karena hasil bumi melimpah. Tradisi ini berlangsung sejak ratusan tahun. Turun temurun. Di Desa Kembangan ini, ada sebuah telaga yang airnya tidak pernah sat. Telaga berada dalam Kompleks Masjid Agung Malik Ibrahim Gresik ini dibangun oleh Kanjeng Sunan Giri. Air telaga buatan Waliyullah bergelar Prabu Satmata dan berjuluk Jaka Samudro itu mengalir ke puluhan hektar sawah sepanjang tahun. Hasil panen berlimpah. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengawali sambutan dengan mendoakan warga Desa Kembangan kesehatan dan keselamatan. Wabah Covid-19 belum berakhir. Tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes). “Apabila belum vaksin booster segera melakukan vaksinasi. Sebab hal tersebut sangat penting bagi imunitas dan kekebalan tubuh,”kata Fandi Akhmad Yani mengingatkan. 

Terkait sedekah bumi, ia berpesan kepada warga terus menjaga dan melestarikan tradisi yang memiliki nilai-nilai berbasis budaya dan luhur ini. “Sedekah bumi di Desa Kembangan ini merupakan warisan turun temurun sebagai wujud dari rasa syukur kepada Allah swt. Dan warisan leluhur ini juga sebagai momentum pemersatu kerukunan warga. Jadi harus terus dilestarikan,” ucap Gus Yani. 

Sementara itu, Kepala Desa Kembangan Ngadimin menjelaskan tradisi sedekah bumi ini baru bisa digelar tahun ini. “Selama 2 tahun vakum akibat adanya pandemi Covid-19,”katanya. Ia berharap agar kekompakan warga desanya tetap terjaga disetiap kondisi apapun. Tidak hanya disaat momentum sedekah bumi saja, namun dalam hal apapun, Kades Ngadimin berharap agar warganya tetap kompak dan rukun. (yad)

Hasil Bumi Berlimpah, Warga Desa Kembangan Gelar Sedekah Bumi  Selengkapnya

Kafilah Kecamatan Bungah Jawara MTQ ke-XXX Kabupaten Gresik di Pulau Bawean 

GRESIK,1minute.id – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXX Kabupaten Gresik berakhir pada Jumat malam, 3 Juni 2022. Kafilah Kecamatan Bungah menempati posisi teratas. Juara umum dengan skor 229. Posisi runner diraih kafilah asal Kecamatan Sangkapura dengan skor 177.

Juara ketiga dan keempat masing-masing kafilah Kecamatan Manyar dengan nilai 151 dan Kecamatan Ujungpangkah dengan skor 97. Posisi kelima kelima kafilah Kecamatan Sidayu dengan nilai 70. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menutup MTQ yang dipusatkan di Alun-alun Sangkapura, Pulau Bawean itu. 

“Kafilah asal Kecamatan Bungah meraih nilai tertinggi. Juara pertama di MTQ ke-XXX Kabupaten Gresik,”kata Wakil Ketua I Dewan Hakim Sahid pada Jumat malam, 3 Juni 2022. Sahid yang juga Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Gresik didapat membacakan hasil penjurian. Ada delapan kategori yakni Musabaqah Tilawatil Quran, Tartil Al Quran, Hifdzil Quran, Fahmil Quran, Syarkhil Quran, Tafsir Al Quran, Khath Al Quran dan Karya Tulis Ilmiah Al Quran.

Banyak kategori yang dibacakan membuat Sahid beberapa kali menggelar nafas. Ia pun meminta izin untuk minum air mineral karena suara mulai serak. “Mohon izin, Saya tak minum sebentar,”katanya. MTQ ke-XXX di Pulau Bawean ini terbesar dan paling meriah dalam kurun waktu 20 tahun terakhir. Terbesar karena jumlah kafilah terbanyak. 

MTQ diikuti 488 kafilah dengan 90 official dan 90 pembina. Paling meriah karena dikemas bagai sebuah entertainment religi. Sejumlah kesenian khas Pulau Bawean ditampilkan. Mulai dari jafin sampai rebana. Penandan pembukaan dilakukan dengan memukul dhungka (sejenis lesung atau alat penumbuk padi). 

Puluhan UMKM memadati arena MTQ. Aneka jualan produk lokal nyaris tidak pernah sepi pengunjung. Hotel penuh. Kafilah dan pendamping menginap di rumah penduduk setempat. Tempat wisata kebanjiran pengunjung. MTQ di Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean menjadi pengungkit kebangkitan ekonomi pasca pandemi Covid-19 warga berada di 80 mil dari Pusat Pemerintahan Kabupaten Gresik ini. Target MTQ meraih 3S yakni Sukses penyelenggaraan, Sukses Hasil dan Sukses Pengungkit ekonomi tercapai. 

Dalam sambutan penutupannya Wabup Aminatun Habibah mengungkapkan, pelaksanaan MTQ ke-XXX di Bawean terasa sangat spesial. Warga begitu antusias selama penyelenggaraan.

“Terima kasih kepada seluruh panitia yang sudah berlelah-lelah untuk memastikan kesuksesan acara ini, pun juga terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Pulau Bawean yang sudah mendukung acara ini sehingga bisa sukses baik dalam peserta, pelaksanaan maupun suasana yang luar biasa,” ujar Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah.

Wabup juga menaruh harapan besar, kafilah Gresik dapat kembali merebut juara umum pada MTQ di Kota Pasuruan 2023 mendatang. Maklum, dalam dua kali penyelenggaraan, Gresik gagal meraih juara umum. Pada MTQ di Kabupaten Pamekasan 2021 lalu, Gresik harus puas di peringkat keempat di bawah Lamongan, Sidoarjo, dan Tuban.

“Momentum MTQ ke-XXX ini menjadi awal yang baik untuk menghadapi MTQ tingkat Provinsi Jawa Timur akan digelar di Pasuruan. Sehingga Kabupaten Gresik bisa kembali menyabet titel juara umum dan membawa pulang kembali piala juara MTQ tingkat Jawa Timur untuk Kabupaten Gresik,”katanya. 

MTQ di Bawean dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Senin, 31 Mei 2022. Dan, ditutup oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada Jumat, 3 Juni 2022. Tahun lalu, MTQ dihelat di Masjid Agung Gresik dengan juara pertama kafilah asal Kecamatan Manyar.  (yad)

Kafilah Kecamatan Bungah Jawara MTQ ke-XXX Kabupaten Gresik di Pulau Bawean  Selengkapnya

Doa Bersama agar Pandemi Berakhir di Haul ke-555 Nyai Gede Pinatih, Ibu Angkat Sunan 

GRESIK,1minute.id – Peringatan Haul ke-555 Nyai Gede Pinatih digelar oleh pengurus Pesarean Makam Nyai Gede Pinatih beserta masyarakat Kelurahan Kebungson, Kecamatan Gresik. Haul ibu asuh Sunan Giri itu diisi dengan doa bersama dan santunan anak yatim itu dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. 

Salah satu pengurus Pesarean Nyai Gede Pinatih Mohammad Tajudin saat mendampingi Gus Fachri Muchtar Djamil, anak dari almarhum KH Mochtar Jamil mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk meneladani jasa beliau dalam penyebaran agama Islam di Gresik

“Nyai Gede Pinatih adalah tokoh wanita Islam Gresik yang mempunyai peranan penting dalam sejarah perjalanan hidup Sunan Giri (Raden Paku) diketahui beliau adalah ibu angkat yang mengasuh dan membesarkan sekaligus mendidik Sunan Giri hingga dewasa,”ujar Tajuddin pada Minggu, 15 Mei 2022.

Ditambahkan Tajudin, kegiatan ini juga sebagai bentuk ikhtiar dalam mengetuk pintu langit, menggapai Rahman Rahim Allah SWT agar wabah Covid-19 di negeri ini dapat segera terselesaikan. “Acara ini digelar sehari saja dikarenakan masih dalam suasana pandemi Covid-19, sehingga kami memohon kepada Allah SWT semoga pandemi segera diangkat dari dunia agar kita bisa melakukan aktivitas seperti biasa,”katanya. 

Haul Nyai Gede Pinatih digelar pada Sabtu, 14 Mei 2022. Serangkaian acara digelar.  Diantaranya Khotmil Quran Bil Ghoib Wanita , Tahlil Umum Anak – anak dan TPQ. Tahlil Umum Dewasa Putra dan Wanita dan Hadrah Tradisional & Al – Banjari  serta Santunan Anak Yatim Piatu. Nyai Gede Pinatih atau Nyai Ageng Pinatih adalah ibu angkat Sunan Giri.

Nyai Ageng Pinatih adalah saudagar kaya raya ini diangkat sebagai Syahbandar Perempuan Pertama di Gresik antara 1458-1477. Nyai Ageng Pinatih dimakamkan di Jalan KH Kholil, Kelurahan Kebungson, Kecamatan Gresik.  Masyarakat Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik memperingati Haul Nyai Ageng Pinatih setiap 12 Syawal. (yad)

Doa Bersama agar Pandemi Berakhir di Haul ke-555 Nyai Gede Pinatih, Ibu Angkat Sunan  Selengkapnya
Tim LFNU PCNU Gresik melakukan rukyaktul hilal penentuan awal 1 Syawal 1443 H di Bukit Condrodipo GRESIK (Foto : Chusnul Cahyadi/1minuteid)

4 Perukyat LFNU PCNU Gresik Berhasil Melihat Hilal, Idul Fitri Senin Besok

GRESIK,1minute.id – Sebanyak empat orang tim rukyaktul hilal Pengurus Lajnah Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Gresik berhasil melihat rukyat pada Minggu, 1 Mei 2022. Tim rukyaktul hilal LFNU Gresik melakukan pengamatan dari Balai Rukyat Bukit Condrodipo di Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. 

Empat orang perukyat itu adalah M  Inwanuddin yang melihat hilal pada pukul 17.25 WIB ;  Syamsul Fuad pada pukul 17.25 WIB ; dan  Sholahuddin pada pukul 17.25 WIB. Serta, Abidusy Syakur pada pukul 17.28 WIB. Terlihatnya Hilal, yang bakal menjadi awal penetapan 1 Syawal 1443 Hijriah langsung disambut takbir panitia maupun warga yang ikut menyaksikan Rukyatul hilal di Bukit Condrodipo yang berada di ketinggian 120 mdpl itu.

Sekretaris LFNU PCNU Gresik Angga Purwacara mengatakan Hilal berhasil dilihat oleh empat perukyat ahli. Tiga perukyat ahli itu, melihat Hilal pukul 17.25 WIB dan seorang perukyat pukul 17.28 WIB. “Tim sudah melakukan pemantauan sejak pukul 17.13 WIB. Hilal mulai terlihat 17.25 sampai 17.33,”kata Angga didampingi Muhyiddin el Hasan. Dia menjelaskan, saat penglihatan Hilal ini sangat didukung faktor cuaca yang sangat cerah. “Faktor yang paling utama cuaca, sekitar 8 menit para perukyat melihat Hilal. Dengan ketinggian Hilal 4 derajat,”ujarnya. 

Selanjutnya, tambah Angga pihaknya akan melaporkan hasil rukyat ke Kementrian Agama Gresik. Untuk dilakukan sidang isbat. “Kemudian dilaporkan ke Kementrian Agama Pusat, hingga penentuannya,” tandasnya. Hakim tunggal Pengadilan Agama (PA) Gresik Kemudian menetapkan kesaksian empat perukyat berhasil melihat Hilal. (yad)

4 Perukyat LFNU PCNU Gresik Berhasil Melihat Hilal, Idul Fitri Senin Besok Selengkapnya

Ada Bimbingan Doa untuk Warga Salurkan Zakat ke Rumah Baca Anjal Terminal Gubernur Suryo 


GRESIK,1minute.id – Kepedulian masyarakat kepada anak jalanan semakin meningkat memasuki hari terakhir bulan Ramadan pada Minggu, 1 Mei 2022. Mereka memilih menyalurkan zakat dan fidyah kepada keluarga anak jalanan di Rumah Baca Anjal terminal Gubernur Suryo, Gresik.  

“Hati kami sangat trenyuh, namun bahagia, pasalnya ada warga masyarakat yang dalam bulan Ramadan ini mendapat ujian sakit, namun karena pernah berkunjung ke kawasan anjal di terminal, maka zakat fitrah serta fidyahnya  di titipkan lewat pembina untuk di teruskan kepada keluarga besar anjal,”kata Ali Sugiarto, penanggung jawab Rumah Baca Anjal Terminal Gubernur Suryo, Gresik pada Minggu, 1 Mei 2022.

Meski bukan panitia zakat, imbuhnya, karena ada warga berniat baik menitipkan zakat dan fidyah, pengurus tentu akan membantunya. Akan tetapi, warga  yang ingin memberikan zakat fitrahnya pada keluarga anak jalanan bisa membagi secara langsung. “Ada juga yang membagi namun berkordinasi dengan para pembimbing, sehingga  pembagian lebih merata,”imbuhnya.

Kordinator pembimbing anak jalanan Terminal Gubernur Suryo, Gresik, Ustadzah Iin Budiarti menyambut dengan senang membantu distribusi zakat fitrah maupun fidyahnya. “Kita para pembimbing mesti mengambil beras zakat dan fidyah ke rumah dari orang yang titip zakat karena kondisi kesehatan yang masih sedikit terganggu, setelah kita bantu untuk melafadkan niat zakat fitrah, dan kita doa’i, maka beras kita bagikan pada keluarga anak jalanan penghuni dalam terminal Gubernur Suryo,” jelas ustadzah Iin. (yad)

Ada Bimbingan Doa untuk Warga Salurkan Zakat ke Rumah Baca Anjal Terminal Gubernur Suryo  Selengkapnya

Masjid Agung Dharmasraya, Pusat Kajian Keilmuan dan Pertumbuhan Ekonomi Warga 

DHARMASRAYA,1minute.id –  Masjid Agung Dharmasraya, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar) berdiri megah. Masjid yang dibangun sejak 2019 itu berdiri diatas lahan seluas 67.193 meter persegi. Masjid dengan empat kubah berwarna kuning keemasan itu berlokasi di nol jalan Lintas Sumatera. 

Wartawan 1minute.id  tiba di masjid Agung Dharmasraya itu pada Jumat, 29 April 2022. Jumat terakhir di bulan Suci Ramadan 1443 Hijriah. Sepintas pembangunan Masjid Agung yang sekaligus Islam Center di Kabupaten pemekaran dari Kabupaten Sijunjung itu. 

Merujuk Wikipedia Dharmasraya adalah salah satu kabupaten di Provinsi Sumatera Barat, Indonesia. Pada kawasan ini dahulunya pernah menjadi ibu kota dan pusat pemerintahan kerajaan Melayu. Ibu kota Kabupaten Dharmasraya adalah Pulau Punjung. Kabupaten ini dibentuk berdasarkan Undang-undang No. 38 Tahun 2003, dan merupakan pemekaran dari Kabupaten Sijunjung. Kabupaten Dharmasraya dikenal juga dengan sebutan Ranah Cati Nan Tigo. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Dharmasraya 2021, penduduk kabupaten ini berjumlah 228.591 jiwa (2020) dengan kepadatan 77 jiwa/km2.

Wartawan 1minute.id berkunjung ke Kabupaten Darmasraya karena mudik lebaran ke rumah mertua. Jarak rumah mertua dengan masjid Agung Dharmasraya tidak lebih 5 kilogram. Namun, masjid Agung yang dibangun dengan anggaran multiyears Rp103 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD) 2019 dan 2020 belum bisa dimanfaatkan untuk salat Jumat. “Maaf Belum bisa masuk,”bunyi papan pengumuman depan gerbang masuk masjid yang terlihat elok itu.

Melansir dari Padangkita.com Masjid Agung Dharmasraya yang megah ini berdiri di lintas Sumatra, tepatnya di Nagari Gunung Medan, Kecamatan Sitiung. Bangunannya terdiri dari dua lantai dan diperkirakan dapat menampung 8 ribu jamaah. Masjid ini memiliki arsitektur yang unik. Jika dilihat dari atas, bangunannya menyerupai bentuk orang sujud. Terdapat empat kubah yang menghiasi atap bangunan dan empat menara di sekelilingnya. Jumlah itu melambangkan filosofi adat Minangkabau, yaitu “Tau Jo Nan Ampek“.

“Tau Jo Nan Ampek” adalah, kato mandaki, kato mandata, kato manurun, dan kato malereng. Semua itu bermakna, seseorang harus pandai menjaga sikap kepada yang lebih tua, sebaya, yang lebih kecil dan tokoh-tokoh masyarakat.

Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan menyebutkan, keberadaan Masjid Agung sangat penting bagi Dharmasraya. Masjid Agung Dharmasraya diharapkan dapat mendorong pemberdayaan umat, baik di bidang agama maupun ekonomi.

Di sini, akan diadakan kajian ilmu keagamaan dan lembaga pendidikan Alquran. Kesemuanya ini diharapkan akan berimbas pada peningkatan keimanan dan ketakwaan masyarakat. Jauh sejak mula perencanaan, Bupati Dharmasraya Sutan Riska telah meminta tokoh-tokoh agama di Dharmasraya untuk menyiapkan program keagamaan di masjid tersebut. 

LENGANG : Masjid Agung Dharmasraya terlihat lengang pada Jumat, 29 April 2022 ( FOTO: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Upaya itu dilakukan, selain menarik jamaah dari wilayah setempat, juga dapat menjadi perhatian dan daya tarik bagi umat Muslim dari luar Dharmasraya. Program yang dibuat nantinya memperhatikan kecenderungan generasi milenial sehingga mereka lebih antusias mengikuti kegiatan keagamaan.

Dibangunnya Masjid Agung Dharmasraya merupakan langkah strategis yang multi efek. Pembangunan kompleks Islamic Center tersebut diharapkan dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Dharmasraya.

Setelah Masjid Agung Dharmasraya rampung, area sekitar masjid akan dilengkapi SPBU, mini market, dan rest area. Hal itu mengingat lokasinya yang berada persis di pinggir jalan Lintas Sumatra.

Pemerintah Kabupaten Dharmasraya juga menargetkan akan mengembangkan industri pangan di lokasi masjid dengan memberdayakan usaha kecil dan menengah lokal serta mendorong pengolahan produk pertanian menjadi siap saji dalam bentuk kemasan. Hal itu sejalan dengan harapan Bupati Dharmasraya Sutan Riska yang ingin keberadaan masjid ini bukan sekadar tempat ibadah semata, tetapi juga menumbuhkembangkan ekonomi rakyat. (yad)

Masjid Agung Dharmasraya, Pusat Kajian Keilmuan dan Pertumbuhan Ekonomi Warga  Selengkapnya