Festival Tanaman Hias Terbesar di Kesambenkulon, Bupati Gresik: Inginkan Tanaman Hias Gresik Hiasi IKN 

GRESIK,1minute.id – Festival tanaman hias kembali digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Festival dipusatkan di sentra tanaman hias di Desa Kesambenkulon, Kecamatan Wringinanom ini dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Rabu, 11 Oktober 2023.

Ribuan jenis tanaman hias dipajang di lokasi festival yang akan berlangsung sampai 15 Oktober 2023 nanti itu untuk menyemarakkan Hari Tani 2023. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, dalam sambutannya mengungkapkan pentingnya tanaman hias sebagai salah satu komoditas unggulan Kabupaten Gresik. :Kabupaten Gresik punya potensi yang sangat luar biasa, khususnya di sektor tanaman hias. Ada tiga kecamatan, yakni Kedamean, Wringinanom dan Driyorejo. Ketiganya punya sentral tanaman hias, utamanya tanaman tropis,” terang Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Potensi yang ada, juga terus dimaksimalkan dengan berbagai pembangunan infrastruktur jalan yang mumpuni oleh Pemerintah Kabupaten Gresik. Dengan begitu, akses mobilitas bisa terjamin dan memberikan kemudahan bagi UMKM maupun calon pembeli.

Potensi dan dukungan Pemerintah Kabupaten Gresik tersebut, diyakini merupakan modal besar untuk bersaing di taraf nasional, bahkan internasional. Di taraf nasional, Ia menginginkan agar tanaman hias asal tiga kecamatan ini “mengisi” taman-taman di proyek nasional Ibu Kota Negara (IKN).

“IKN saya yakin memiliki banyak peluang, untuk kita berkontribusi dengan mengirimkan tanaman-tanaman asal tiga kecamatan ini. Potensi ini harus benar-benar kita konsep dengan baik. Kita juga lakukan komunikasi dengan pihak-pihak terkait, agar pasar IKN bisa diisi oleh petani tananam hias Kabupaten Gresik. Dari media sosial juga kita dorong untuk terus mempromosikan tanaman hias yang kita miliki,” katanya. 

Ia mendorong stakeholder di Kabupaten Gresik untuk memasang target jumlah pohon yang ditanam dalam satu tahun. Kebersamaan kolektif ini, memiliki banyak manfaat baik dari segi lingkungan, maupun kemajuan UMKM tanaman hias. “Komitmen pemerintah daerah dalam pelestarian lingkungan harus dilakukan secara kolektif. Tidak hanya dinas-dinas, melainkan juga perusahaan dan BUMD di Kabupaten Gresik. Nanti, kita buatkan rapor tentang terkait hal ini,” tegas Bupati Yani.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindhoto Putro  menambahkan,  antusiasme masyarakat dalam kontes tanaman hias. Tercatat, hingga saat ini sebanyak 250 Bonsai dan 50 Sansevieria sudah dipamerkan. Jumlah ini diyakini akan terus bertambah hingga akhir acara.

“Perkiraan akan ada sebanyak 450 Bonsai dan 200 Sansevieria yang akan mengikuti kontes. Pesertanya pun beragam, ada yang dari Pasuruan, Kediri, hingga Solo,” ungkap Eko. Selain itu, harga tanaman-tanaman yang di konteskan tersebut juga cukup fantastis. Beberapa tanaman bahkan dibandrol hingga ratusan juta rupiah.

Untuk diketahui, event ini merupakan kali kedua diselenggarakan di Kabupaten Gresik. Sebelumnya, festival tanalan hias diselenggarakan di Desa Karangandong dan berjalan dengan sukses. Kedepan, event serupa akan terus dilakukan dalam upaya menggaungkan tanaman hias tropis Kabupaten Gresik.

“Mudah mudahan setiap tahun, pada bulan September atau Oktober kegiatan terus dapat dilakukan. Dengan inisiasi bersama Kementerian Pertanian, kami berharap mudah-mudahan pameran ini menjadi skala nasional dan dapat mengikuti pameran hingga internasional seperti Tomohon Sulawesi Utara,” pungkasnya.(yad)

Festival Tanaman Hias Terbesar di Kesambenkulon, Bupati Gresik: Inginkan Tanaman Hias Gresik Hiasi IKN  Selengkapnya

Tidak Terbukti Bersalah, Bos PT. Bromo Panuluh Steel Dibebaskan

GRESIK,1minute.id – Terdakwa Ichwan Soewignyo bernafas lega. Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Gresik membebaskan dari semua dakwaan kepada Direktur Utama Bromo Panuluh Steel itu. Berdasarkan fakta yang terungkap dipersidangan terdakwa tidak terbukti melakukan tindak pidana menggunakan tenaga listrik yang bukan haknya secara melawan hukum. 

Menurut Majelis Hakim yang diketuai M.Fatkur Rochman, dari beberapa saksi dan bukti yang diperiksa di Pengadilan tidak menemukan bukti kalau terdakwa melakukan tindak pidana yang didakwakan. “Pada berkas perkara yang diperiksa dipersidangan, tidak ada bukti yang dihadirkan siapa yang memasang benda asing di gardu listrik PT. Bromo Panuluh Steel yang mengakibatkan kerugian PT. PLN,” jelas Fatkhur saat membacakan putusan.

Ditambahknya, ada benda asing yang dipasang di KWH milik perusahaan yang dipasang di gardu, dari keterangan saksi yang bisa memasang benda asing itu adalah oleh pihak PLN karena mereka yang memiliki kunci yang dinamakan cyber lock.

“Berdasarkan saksi dan bukti yang dihadirkan di persidangan tidak ada yang bisa membuktikan kalau terdakwa melakukan tindak pidana yang didakwakan. Memulihkan harkat dan martabat serta membebaskan terdakwa dari segala dakwaan,” tegas Fatkur saat membacakan putusan pada Selasa, 10 Oktober 2023.

Sebelumnya, terdakwa oleh JPU Kejari Gresik dituntut dengan pidana denda sebesar Rp 2 miliar. Terdakwa dituntut menggunakan tenaga listrik yang bukan haknya secara melawan hukum, sebagaimana diatur dan diancam dalam Pasal 51 Ayat (3) Undang-undang Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketanagalistrikan.

Atas putusan itu, terdakwa melalui kuasa hukumnya menerima. Sementara itu, JPU Kejari Gresik yang di wakili Paras Setio melakukan upaya hukum.

Terpisah, kuasa hukum terdakwa, Juli Edy mengatakan bahwa pihaknya telah menerima putusan dari majelis hakim. Menurutnya, putusan itu telah mencerminkan rasa keadilan dimana apa yang dituduhkan kepada terdakwa itu tidak benar.

“Klien kami didakwa telah menggunakan tenaga listrik yang bukan haknya secara melawan hukum. Proses laporan ini langsung ditangani oleh Mabes Polri meskipun locus delicty ada di Gresik tepatnya di Wringinanom,” ujarnya.

Ditambahkannya, setelah laporan dari PLN, pasokan listrik di perusahaan PT. Bromo Panuluh Steel di putus sejak tahun 2017. Akibatnya, perusahaan tidak produksi dan pailit. (yad)

Tidak Terbukti Bersalah, Bos PT. Bromo Panuluh Steel Dibebaskan Selengkapnya

Peserta Muscab Aklamasi Pilih Haji Samaun, Ketua HNSI Gresik : Siap Perjuangkan Hak-hak Nelayan 

GRESIK,1minute.id – Haji Samaun, kembali terpilih sebagai Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Gresik untuk kali keempat. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Cabang (Muscab) HSNI Gresik yang digelar di Graha KOPSIYAH Mitra Usaha Ideal (MUI) di Jalan Pahlawan, Desa Asempapak, Kecamatan Sidayu pada Selasa, 10 Oktober 2023.

Muscab yang dibuka oleh Kepala Dinas Perikanan Gresik Moh. Nadlelah ini diawali dengan laporan pertanggungjawabkan pengurus masa bakti 2018-2023 dan pemilihan  ketua HNSI Gresik periode 2023-2028. Dalam Muscab HNSI Gresik terasa lebih istimewa karena dihadiri oleh anggota Komisi VII (Bidang Energi dan Perindustrian) DPR RI Dyah Roro Esti, Sekretaris DPD HSNI Jawa Timur Suyoto Muslih, 35 Ketua Rukun Nelayan (RN) dari 7 Kecamatan di Kabupaten Gresik dan perwakilan dari PGN SAKA, Pertamina Bitumen Plant Gresik serta Forkopimcam Sidayu.

Kepala Dinas Perikanan Gresik Moh Nadlelah mengatakan, tantangan yang akan dihadapi nelayan Gresik saat diberlakukan sistem penangkapan berbasis zonasi. Serta menurunnya, pendapatan asli daerah (PAD) Gresik yang berdampak tertundanya realisasi usulan pembangunan sarana dan prasarana nelayan Gresik. Menyikapi hal itu, mantan Camat Manyar itu, merekomendasikan pemanfaatan dana Corporate Social Responsibility (CSR). “Pemanfaatan dana CSR untuk merealisasi pembangunan sarana dan prasarana nelayan yang dibutuhkan,” kata Nadlelah dalam siaran pers dari DPC HNSI Gresik yang diterima 1minute.id pada Selasa, 10 Oktober 2023.

MUSCAB HSNI GRESIK: (ki-ka) Ketua HSNI Gresik terpilih Samaun, Kepala Dinas Perikanan Gresik Moh Nadlelah, Sekretaris DPD HSNI Jawa Timur Suyoto Muslih dan anggota Komisi VII DPR RI Dyah Roro Esti dalam muscab HSNI Gresik di Desa Asempapak, Kecamatan Sidayu pada Selasa, 10 Oktober 2023 ( Foto : ist)

Untuk diketahui, pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 11 tahun 2023 tentang Zona Penangkapan Ikan Terukur. Selain mengatur zona penangkapan ikan terukur, juga mengatur mengenai kuota penangkapan ikan pada zona penangkapan ikan terukur di mana kuota tersebut dihitung berdasarkan potensi sumber daya ikan yang tersedia dan jumlah tangkapan yang diperbolehkan dengan mempertimbangkan tingkat pemanfaatan sumber daya ikan.

Terbitnya peraturan anyar itu, diharapkan kelestarian sumber daya ikan tetap terjaga dan dapat memberikan kesejahteraan nelayan, menyediakan perluasan dan kesempatan kerja, meningkatkan nilai tambah dan daya saing hasil perikanan, kepastian berusaha, kontribusi bagi dunia usaha, serta bagi negara.

Samaun, Ketua HSNI Gresik terpilih menyatakan tekadnya untuk membawa HSNI DPC Kabupaten Gresik menjadi lebih baik. “Semoga HNSI DPC Kabupaten Gresik semakin lebih baik kedepannya, sehingga HNSI DPC Kabupaten Gresik mampu memperjuangkan hak-hak nelayan,” kata Samaun dalam sambutannya. “Kepengurusan HNSI DPC Kabupaten Gresik masih dibutuhkan dan perlu diperhatikan oleh kita semua, dalam rangka untuk kesejahteraan nelayan di Kabupaten Gresik,” tegasnya. 

Sementara itu, anggota Komisi VII DPR RI Dyah Roro Esti mengatakan, meski HNSI bukan kewenangan komisi VII. Akan tetapi, Dyah Roro berjanji akan tetap memperjuangkan masyarakat nelayan Gresik agar diperhatikan pemerintah pusat. Ia mencontohkan,  pengawalan program bantuan 1.000 unit mesin ketinting berbahan bakar gas (LPG). (yad)

Peserta Muscab Aklamasi Pilih Haji Samaun, Ketua HNSI Gresik : Siap Perjuangkan Hak-hak Nelayan  Selengkapnya

Hanya DiriMu Semata, Karya Riyanto Menyita Pemerhati Seni Indonesia 

GRESIK,1minute.id – Puluhan Pelukis Jaw Timur menggelar Pameran Seni Lukis di TIC Kota Pasuruan. Pameran bertajuk Tadabur Rupa ini digelar mulai 30 September hingga Ahad, 8 Oktober 2023. Puluhan lukisan karya para “maestro” lukis di Jawa Timur dipamerkan. 

Salah satunya, H.M Riyanto. Pelukis kaligrafi asal Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini, banyak menyita perhatian pengunjung maupun para seniman. Karya lukis Riyanto berjudul “Hanya DiriMu Semata” yang mendapatkan apresiasi dari seniman muslim Indonesia yakni Al Khattat Pasuruan Ustadz Syamsul Huda, Sidogiri, Pasuruan dan Kiai juga penyair Clurit Emas, D. Zawawi Imron dari Madura. 

Lukisan berukuran diameter 120 centimeter itu, sangat elok. “Hanya satu bulan Saya membuatnya,” kata Riyanto dikonfirmasi melalui pesan WhatApps pada Sabtu, 7 Oktober 2023. Dalam diakripsinya,  menyebutkan bahwa huruf Wawu sebagai visualisasi personal akan sebuah karya dalam satu sesi kehidupan. Bermacam-macam keinginan manusia yang sudah bagian dari kodratnya. 

“Hanya diriMu semata adalah suatu keyakinan akan Tuhan semesta Alam yaitu Allah SWT yang telah memberikan nikmatNya kepada kita tanpa kita sadari”. 

Lafaldz dalam karya “Iyyaka na’budu waiyyaka nasta’iin, hanya kepadaMu kami menyembah dan hanya kepadaMu kamu memohon pertolongan”. Lafaldz iyyaka dalam Alfatihah ayat ke-5 ini menunjukkan adanya  perhatian dan pembatasan, maksudnya adalah setiap umat Muslim tidak diperkenankan untuk menyembah selain kepada Allah SWT sebagai bentuk ketaatan.

Lafadz Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in bermakna bahwa Allah SWT memerintahkan  kepada umat muslim untuk ikhlas dalam beribadah dan memohon pertolongan kepada Allah SWT. Bahwa kedudukan ibadah lebih tinggi di atas segalanya. Ayat Iyyaka nasta’in dan ihdina shiratal mustakim mengandung pengakuan tentang kelemahan manusia dan keharusan meminta pertolongan kepada Allah SWT. 

“Kita meminta pertolongan kepada Allah SWT dalam beribadah, dalam setiap doa yang diamalkan setelah sholat,” kata Riyanto dalam diakripsi karyanya. Sedangkan, visualisasi bulatan berjumlah 17 biji adalah jumlah rakaat dalam sholat wajib 5 waktu sholat dan lukisan dalam huruf wawu adalah rukun Islam yang menjadi tuntunan kita sebagai umat Islam.

Siapa Riyanto? Riyanto, tumbuh di keluarga pelukis. Ayahnya seorang pelukis kaligrafi kaca. Pamannya juga berkecimpung di bidang melukis. Ia mengikuti jejak ayah dan pamannya menjadi seorang pelukis kaligrafi. Ia memulai pameran sejak 1991. Karya-karya kaligrafi yang mengkritisi kondisi sosial masyarakat. 

Diantaranya, berjudul Dream Noah Ship Future juga sedang dipajang di Malaysia. Lukisan itu menggambarkan sebuah kapal pesiar yang mengangkut banyak penumpang. Beragam agama mereka. Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha. Di atas kapal pesiar itu, semuanya rukun. “Andai dunia bisa damai. Akan sangat menyenangkan,” kata Riyanto suatu hari. 

Lewat lukisan itu, dia ingin bercerita kehidupan di darat yang menggambarkan kesibukan manusia yang sebenarnya. Sementara itu, di bagian bawah menceritakan bagaimana sebuah fondasi kehidupan. Kemudian, di fase langit adalah kehidupan setelah meninggal.

Di dalam lukisan yang bercerita tentang kehidupan tersebut, Riyanto tetap menyisipkan ayat-ayat Alquran di dalamnya. “Bagi saya sebenarnya setiap seniman punya cara penyampaiannya sendiri-sendiri. Dan menyampaikan secara visual itu paling mudah. Hal itu nantinya juga bisa membuat orang-orang bertanya,”jelas Riyanto. Lukisan kali terakhir berjudul Ikan Bandeng menjadi koleksi Presiden Joko Widodo. Riyanto mengaku belajar kaligrafi dari Ustadz Faiz Abdur Rozzaq di Bangil, Pasuruan tersebut. (yad)

Hanya DiriMu Semata, Karya Riyanto Menyita Pemerhati Seni Indonesia  Selengkapnya

Fairuz, Pengusaha Muda Gresik, Sabet 3 Penghargaan Anugerah ASEAN Award Trends Summit 2023

GRESIK,1minute.id –  Kerja keras Fairuz Fatin Bahriyah membuahkan hasil. Pemilik PT Fairuz Artha Globall berhasil menyabet tiga penghargaan dalam Anugerah ASEAN Award Trends Summit 2023 di Mercure Grand Mirama Surabaya pada Sabtu malam, 7 Oktober 2023.

Ketiga penghargaan yang diterima Fairuz-sapaan akrabnya, masing-masing pada kategori ASEAN Product Skincare Winner 2023, The Most Trusted BeautyAesthetic 2023, dan Best of The Best Company Winner 2023. Selain diberikan kepada beberapa pengusaha muda Indonesia, penghargaan yang dianugerahkan oleh Indonesia Award Magazine itu juga diserahkan kepada beberapa pengusaha muda asal Malaysia.

Berbagai bidang usaha menjadi garapan atau concern  para penerima penghargaan bergensi itu. Diantaranya produk kecantikan, pariwisata, konstruksi, pertambangan, konsultan, penerbitan, juga pendidikan. Dari Indonesia, para penerima penghargaan ada yang berasal dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatera Barat, Maluku Utara, hingga Papua.

Fairuz tak kuasa menutupi kegembiaraan dan kebahagiaannya setelah menerima penghargaan yang ia nilai luar biasa itu. Pasalnya, sepenjang meniti karier sebagai pengusaha poduk kecantikan, baru kali ini ia menerima tiga penghargaan sekaligus. Ia berharap, penghargaan yang diterimanya menjadi pemacu semangat untuk terus berkarya dan mengembangkan usahanya.

“Saya sangat senang dan bahagia sekali. Kerja keras yang selama ini saya dan tim lakukan mendapat apresiasi yang luar biasa. Saya persembahkan penghargaan ini kepada keluarga saya, suami saya, anak-anak saya, dan para karyawan Fairuz Artha Global dan seluruh mitra bisnis saya,” ujar Fairuz. 

Sejak 2021 lalu perusahaannya memang concern mengembangkan produk kecantikan.  Keseriusannya mengelola perusahaan dikuatkan, bahwa produk yang dipasarkan semuanya telah mengantongi sertifikat dari BPOM. Sementara peredaran produknya, telah menjangkau berbagai daerah di Indonesia, bahkan luar negeri. (yad)

Fairuz, Pengusaha Muda Gresik, Sabet 3 Penghargaan Anugerah ASEAN Award Trends Summit 2023 Selengkapnya

Bandar Narkoba Kawasan Kalimas Baru Dibekuk Polsek Duduksampeyan 

GRESIK,1minute.id – Polsek Duduksampeyan menangkap dua maniak sabu-sabu di sekitar SPBU Bringkang, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik. Mereka ditangkap di dua lokasi berbeda. Tersangka Rino, 30, warga Wonoayu, Sidoarjo yang indekos di Perum Impian, Desa Hulaan, Kecamatan menganti, dan Abdilla, 43, warga Kalimas Baru, Surabaya. 

Dari dua tersangka itu, anak buah Iptu Hendrawan, Kapolsek Duduksampeyan menyita barang bukti 3,3 gram kristal bening itu. Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Kapolsek Duduksampeyan Iptu Hendrawan mengatakan, pengungkapan peredaran narkoba bermula pada Selasa, 03 Oktober 2023 lalu, sekitar pukul 02.00 WIB di jalan masuk SPBU Bringkang, Desa Bringkang, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik.

Dini hari itu, Reno hendak membeli bahan bakar di SPBU Bringkang itu. Rino adalah target lama polisi karena ditengarai sebagai pengedar dan pemakai sabu-sabu. Dini hari ini, Rino yang warga Wonoayu, Sidoarjo itu mengantar barang haram itu. “Rino diamankan mengisi bensin di SPBU Bringkang, Menganti Gresik. Dalam pengeledahan di temukan 0,5 gram sabu-sabu,” kata AKBP Adhitya Panji Anom pada Sabtu, 8 Oktober 2023.

Dalam pemeriksaan, Rino “menyanyi” mendapatkan sabu-sabu itu dari Abdillah. Bandar gede berusia 40 tahun itu tinggal Kalimas, Surabaya. “Tersangka Rino ngaku beli Rp 400 ribu dari Abdillah,” imbuh AKP Hendrawan. Berdasarkan pengakuan tersangka Rino, tim buser Polsek Duduksampeyan memburu Abdillah ke Kota Metropolis itu. “Tersangka berhasil kami amankan di Pesapen, Kota Surabaya dengan barang bukti tujuh poket sabu siap edar,” tegasnya.

Tersangka Abdilla dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1), Undang –Undang RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Tersangka Rino dijerat dengan Pasal 112 ayat (1) Subsider Pasal 127 ayat (1) huruf a, UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (yad)

Bandar Narkoba Kawasan Kalimas Baru Dibekuk Polsek Duduksampeyan  Selengkapnya

DPRD Gresik Semakin Produktif,  Jelang Akhir Tahun  Tetapkan 4 Ranperda 

GRESIK,1minute.id – Menjelang akhir tahun, DPRD Gresik menyelesaikan pembahasan dan mengambil keputusan empat rancangan peraturan daerah (Raperda). Empat ranperda yang ditetapkan bersama antara legislatif dengan eksekutif itu dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD Gresik pada Kamis, 5 Oktober 2023. 

Rapat Paripurna Pengambilan Keputusan terhadap Ranperda tentang Pajak dan Retribusi Daerah dan Ranperda tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Gresik. Serta, Penetapan Ranperda Penyelenggaraan Perumahan dan Permukiman dan Ranperda Tentang Smart City.

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Gresik Khoirul Huda dalam laporannya menyampaikan, persetujuan dan pengambilan keputusan atas ranperda RTRW dilakukan setelah Persetujuan Subtansi (Persub) dari Kementerian (Kemen) ATR/BPN turun. Salah satu rekomendasi dalam persetujuan substansi tersebut yakni struktur dan pola ruang tidak ada perubahan secara subtansial, tapi harus menyelaraskan pola ruang dengan garis pantai.

“Garis pantai mengikuti kondisi eksisting sesuai hasil verifikasi, sehingga seluruh luas daratan termasuk hasil reklamasi sudah masuk wilayah kabupaten Gresik,” ujar Huda.

Sementara penyesuaian terkait luasan Lahan Sawah Dilindungi yang ditetapkan antara lain, luas lahan tanaman pangan ditetapkan 36. 641, hektar, tanaman hortikultura selua 11. 887 hektar. “Sedangkan yang ditetapkan menjadi pertanian yang dilindungi atau LP2B (Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan) seluas

27.770 hektar, yang sudah masuk dalam bagian dari 36 ribu hektar, ketentuan itu Itu yang mengikat untuk menjamin produksi pangan,” jelas Huda. 

Rapat paripurna pengambilan keputusan terhadap empat Ranperda ini dipimpin oleh Nur Saidan, Wakil Ketua DPRD Gresik ini dihadiri Ahmad Nurhamim dan Mujid Riduan, keduanya  Wakil Ketua DPRD Gresik serta Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani seusai rapat paripurna mengatakan lambatnya pengesahan ranperda RTRW dikarenakan persetujuan subtansi baru turun.

“Nah itu yang memang jadi kewenangan Kementerian ATR/BPN,” ujar Fandi Akhmad Yani. Dikatakan, setelah Ranperda RTRW disahkan, akan berlaku ketentuan insentif dan disinsentif bagi pengusaha.

Pelaku usaha yang taat regulasi akan mendapatkan insentif pajak ataupun retribusi, sementara pelaku Usaha yang nekat mengabaikan ketentuan tata ruang akan ada sanksi disinsentif. Ya nanti akan ditindaklanjuti dengan perbup mengenai ketentuan tersebut,” kata mantan Ketua DPRD Gresik itu. (yad)

DPRD Gresik Semakin Produktif,  Jelang Akhir Tahun  Tetapkan 4 Ranperda  Selengkapnya

Jaksa Garda Desa, Pengelolaan Keuangan Desa Kantongi Nilai 100, Sempurna 

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah membuka agenda Sosialisasi Jaksa Garda Desa di Destinasi Wisata Alam Gosari (Wagos), Desa Gosari , Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik pada Kamis, 5 Oktober 2023.

Wabup Aminatun Habibah memberikan apresiasi kepada Kejaksaan Negeri Gresik. Ini lantaran Kejaksaan Negeri Gresik selalu memberikan pendampingan kepada kepala desa dalam pelaporan Dana Desa. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Kejaksaan Negeri Kabupaten Gresik yang senantiasa memberikan bimbingan kepada Kades di Gresik. Sehingga laporan dan pengelolaan keuangan desa yang mendapatkan nilai 100% bagus,” ujar Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah ini. 

Hal inilah yang menurut Bu Min menjadi pondasi untuk menjadikan desa di Gresik menjadi lebih baik lagi. Terbukti, hingga kini jumlah desa mandiri di Gresik telah meningkat diatas 50 persen. Yang tersisa hanyalah desa maju tanpa ada desa yang masih berkembang.

“Kami berharap pengarahan ini dapat memberikan hal baru untuk dapat meningkatkan penilaian kita di lingkup desa. Karena apa yang kita bangun dari desa adalah untuk negara Indonesia menjadi negara maju.” harapnya.

“Ini penting kami sampaikan karena beberapa hal. Yang pertama, angka kemiskinan masih sangat tinggi. Di tahun 2015-2023 saja alokasi dana desa sebanyak 23,77 triliun dengan penerimanya sekitar 74.960 desa. Namun ternyata sudah dinaikkan masih banyak warganya yang miskin,” terangnya.

Menurutnya, salah satu penyebabnya adalah karena perangkat desa terutama kepala desa jarang berkonsultasi dengan pihak kejaksaan. Sehingga celah ini dimanfaatkan oleh banyak oknum perangkat desa untuk menyalahgunakan dana desa. Oleh karenanya, tujuan utama dalam penyuluhan kali ini adalah untuk meluaskan wawasan para kepala desa tentang penggunaan dana desa yang baik dan benar.

Kepala Kejaksaan Negeri Gresik Nana Riana juga berpesan agar para kepala desa tidak ragu dalam mengelola dana desa. Menurutnya, salah satu kabupaten di Jawa Timur yang tidak bermasalah adalah di Gresik. “Kedepannya jangan merasa takut untuk mengelola dana desa, yang penting prinsipnya Rp. 1 saja harus kita pertanggungjawabkan sesuai dengan prosedur yang berlaku.” katanya.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Kejaksaan Agung itu diikuti oleh seluruh kepala Desa. Tampak hadir, diantaranya, Kepala Sub Bidang Penyuluhan Hukum Kejaksaaan Agung RI Marshel Julia Simbiak, Kepala Sub Bidang Penerangan Kejaksaan Agung RI Eben Ezer Mangunsong, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaaan Tinggi Jawa Timur Windu Sugiarto, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik Nana Riana serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, (PMD) Gresik Abu Hassan.

Pada kegiatan ini, para kepala desa akan mendapatkan pengarahan materi Jaksa Garda Desa dari Kepala Bidang Penerangan Dan Penyuluhan Hukum Di Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung RI Martha Parulina Berliana. Salah satu yang disampaikan adalah, permasalahan kemiskinan yang masih marak meski dana desa ditingkatkan. (yad)

Jaksa Garda Desa, Pengelolaan Keuangan Desa Kantongi Nilai 100, Sempurna  Selengkapnya

Orang Tua Pembuang Bayi Menikah di Masjid Al Azis Polres Gresik 

GRESIK,1minute.id – Belva Pandega Nusantara , 24, warga Menganti dan  Ulviyanti, 22, mahasiswi asal Bangkalan resmi menikah di Masjid Al Azis Polres Gresik pada Kamis, 5 Oktober 2023. Mereka menikah di masjid di Kompleks Markas Polisi Resor Gresik karena menyandang status tersangka dugaan membuang bayi perempuan di depan pintu Ponpes Al Hikmah di Kecamatan Menganti pada 23 Agustus 2023.

Mempelai laki-laki memakai baju warna putih, celana kasual hitam dan memakai kopyah. Sedangkan, mempelai perempuan memakai busana muslim warna putih dan berhijab warna coksu alias coklat susu. Kedua mempelai terlihat semringah. Tampak menyaksikan prosesi sakral itu, antara lain, Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan, Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Gresik Ipda Hepi Muslih dan sejumlah anggota polisi lainnya. 

Usai akad nikah dengan mas kawin seperangkat alat Salat dan uang tunai itu, kedua mempelai langsung menuju ruang tahanan masing-masing. Tidak ada resepsi layaknya pernikahan biasanya. ” Tadi sempat deg-degan waktu mengucapkan ijab kabul,” kata Belva kepada wartawan. Belva mengungkapkan rasa syukur bisa menikahi perempuan pujaan hati yang telah memberikan satu momongan itu.  

“Tadi orang tua dan mertua dan saudara juga hadir semua,” jelasnya. Lebih lanjut Belva mengungkapkan terimakasih kepada Polres Gresik, Kasat Reskrim Akp Aldhino Prima Wirdhan, Kanit PPA Satreskrim Polres Gresik Ipda Hepi dan Kasat Tahti Iptu Soleh yang membantu kami terkait pelaksanaan pernikahan kami.  “Untuk anak kami Alhamdulillah dalam keadaan sehat sekarang sudah berumur dua bulan dan sekarang diasuh oleh mertua saya,” katanya. 

Seperti diberitakan,  pengasuh Pondok pesnatren (Ponpes),Al Khikmah di Desa Gadingwatu, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik mendapatkan telepon dari seorang tidak dikenal pada Rabu, 23 Agustus 2023. Lelaki misterius itu menitipkan bayi. Bayi laki-laki terbungkus sarung di bawah kran air. Di dekat bayi itu terdapat selembar kertas bertuliskan “Muhammad Romli Adhin 23 Agustus 2023, Ibu/bapak Yth Panti Asuhan Al Hikmah Saya nitipkan anak kami”. (yad)

Orang Tua Pembuang Bayi Menikah di Masjid Al Azis Polres Gresik  Selengkapnya

Kemarau, Polres Gresik Gelontorkan 25 Ribu Liter Air Bersih 

GRESIK,1minute.id – Droping air bersih, dampak kemarau panjang masih terus bergulir. Selain Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik. Bantuan air bersih juga datang dari Kepolisian Resor (Polres) Gresik. Hari ini, Rabu, Polres Gresik menggelontor 5 unit tangki air atau 25 ribu liter air bersih ke Desa Tumapel, Kecamatan Duduksampeyan. 

Sebelumnya, Polres Gresik juga telah membuat sumur bor untuk warga Desa Randupangangan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik. Bakti sosial peduli air bersih itu menyambut HUT ke-72 Humas Polri.

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom menyampaikan kegiatan Baksos bertepatan dengan HUT ke-72 Humas Polri ini merupakan wujud nyata dari komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat. Polri melalui Humas akan terus berupaya untuk memberikan pelayanan informasi terbaik kepada masyarakat, termasuk dengan memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. 

“Hari ini kita berangkatkan 25.000 liter air bersih, semoga bermanfaat bagi masyarakat,” kata AKBP Adhitya Panji Anom pada Rabu, 4 Oktober 2023. Kasi Humas Polres Gresik Iptu Wiwit Mariyanto, mengatakan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan bentuk kepedulian Polres Gresik kepada masyarakat. “Kami ingin menunjukkan kepedulian kami kepada masyarakat yang terdampak dengan musim kemarau,” kata Iptu Wiwit.

Kegiatan bakti sosial ini disambut baik oleh masyarakat. Mereka mengapresiasi kepedulian Polres Gresik terhadap masyarakat yang terdampak dengan musim kemarau. “Kami sangat berterima kasih kepada Polres Gresik atas bantuan air bersih ini. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami,” kata Ny Mufayadah, 58 tahun. (yad)

Kemarau, Polres Gresik Gelontorkan 25 Ribu Liter Air Bersih  Selengkapnya