Perempuan ini Nyaru Belanja, Ternyata Jambret  Kalung Anak

GRESIK,1minute.id – Aktivitas di Pasar Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik tiba-tiba semakin riuh. Kehebohan terjadi setelah seorang anak belasan tahun berteriak minta tolong. Maling….! Teriak itu membuat puluhan pasang mata spontan melihat seorang emak-emak memakai kaus lengan panjang warna merah dan berjilbab warna coklat. 

Perempuan belakang diketahui berinisial ELR, 38, warga Desa Mojopurogede, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik itu terlihat panik. Melarikan diri. Namun massa lebih cepat bertindak menangkapnya. Kejadian yang menggegerkan pengunjung pasar desa itu terjadi pada Sabtu, 27 Mei 2023.

“Tersangka sudah kami amankan beserta barang bukti berupa kalung emas seberat 1,5.gram,” tegas Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Kapolsek Panceng Iptu Nasuka pada Minggu, 28 Mei 2023.

Kasus pencurian ini bermula saat Siti Aisyatur Rodliyah warga Campurejo menitipkan anaknya kepada orang tuanya  Nur Muamalah, 59 tahun. Pada Sabtu pagi itu, Nur Muamalah mengajak cucunya untuk berbelanja di Pasar Campurejo. Pasar pagi itu padat Saat itu Nur Muamalah menurunkan anak korban hingga berjalan sendiri. Ketika berada di lorong pasar ketika anak korban berjalan di belakang Nur Muamalah mendengar cucunya menangis.

Kalung emas yang melingkar di leher cucunya terlihat dibawa seorang perempuan yang berada di belakang anak korban. Diduga, pelaku menarik kalung emas membuat anak korban kesakitan dan menangis. Nur Muamalah, spontan berteriak maling…maling…maling. Pelaku pun diamankan massa. Beruntung polisi cepat datang sehingga bisa menyelamatkan terduga pelaku dari amuk massa.

Atas kejadian tersebut korban/pelapor mengalami kerugian kurang lebih Rp 1,5 juta. Barang bukti yang diamankan berupa kalung emas dengan berat 1,5 gram dan visum Puskesmas milik korban. Lalu barang milik tersangka yang diamankan uang tunai Rp 915.000, dompet kecil motif bunga kartu ATM Bank satu unit HP, tas kulit warna hitam, satu unit sepeda motor honda Vario 150, warna putih, W-6328-VM beserta kunci kontak. “Tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP,” tegas Iptu Nasuka. (yad)

Perempuan ini Nyaru Belanja, Ternyata Jambret  Kalung Anak Selengkapnya

Ini Pesan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Saat Kukuhkan Organ Pengelola MAG, Simak!

GRESIK, 1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengukuhkan organ pengelola Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik atau biasa disingkat Masjid Agung Gresik (MAG) pada Jumat, 26 Mei 2023.

Organ baru pascalahir Peraturan Bupati (Perbup) 52/2022 tentang Pengelolaan Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik ini dibawah kepemimpinan KH Fathoni Abdusyukur. Pengukuhan di Aula MAG ini berlangsung khidmat. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berpesan kepada pengurus MAG bekerja dengan ikhlas. 

“Saya percaya bahwa saudara-saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, sesuai tanggung jawab yang diberikan. Semoga Allah SWT, tuhan yang maha esa senantiasa memberikan taufik, hidayah, dan rahmat serta barokahnya untuk kita,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani saat mengukuhkan organ pengelola yang baru pada Jumat, 26 Mei 2023. 

Dalam kesempatan ini, Gus Yani menitip dua pesan kepada kepengurusan yang baru dikukuhkan. Yang pertama adalah bagaimana caranya “menghidupkan” masjid, sehingga menjadi lebih ramai dan nyaman bagi masyarakat. “Berikutnya adalah menyiapkan segala fasilitas yang memudahkan dan membuat nyaman masyarakat untuk berlama-lama di masjid. Terutama kemudahan bagi mereka saudara-saudara kita yang inklusif,” tambahnya.

Menurutnya, masjid memiliki banyak fungsi dalam kehidupan berbangsa dan beragama. Selain sebagai tempat ibadah, masjid juga memiliki fungsi sosial termasuk di dalamnya mencari ilmu dan tempat berjuang.

Kepengurusan Masjid Agung Gresik yang baru dibawah nahkoda KH. Fathoni Abdusyukur ini, akan mengemban amanah dengan masa bakti 2023-2027. Sedangkan, susunan dewan pengawas dan syariah adalah Achmad Washil Miftachul Rachman juga Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik dan KH Mansoer Shodiq juga Ketua MUI Gresik. Dalam pengukuhan ini, Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah,  Forkopimda,  Perwakilan PCNU Gresik dan PD Muhammadiyah Gresik. (yad)

Ini Pesan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Saat Kukuhkan Organ Pengelola MAG, Simak! Selengkapnya

Kali Kedelapan BPK Berikan Opini WTP atas LKPD Gresik 

GRESIK,1minute.id – Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia(BPK-RI) Perwakilan Jawa Timur menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran (TA) 2022.

Bagaimana hasilnya? Dalam LHP itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Opini “tertinggi” dalam laporan keuangan itu yang diraih Pemkab Gresik adalah kali kedelapan secara berturut-turut. 

Berikut ini, opini BPK atas Laporan Keuangan Pemerintah, yaitu : Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atau Unqualified Opinion ; Opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) atau Qualified Opinion ; Opini Tidak Wajar Atau Adversed Opinion dan Pernyataan Menolak Memberikan Opini (Disclaimer Of Opinion) Atau Tidak Memberikan Pendapat (TMP).

LHP LKPD Gresik 2022 diserahkan langsung oleh Kepala Perwakilan BPK RI Jawa Timur Karyadi  kepada Bupati Gresik di kantor BPK Perwakilan Jatim, Sidoarjo pada Kamis malam, 25 Mei 2023. Bupati Fandi Akhmad Yani diantaranya didampingi oleh Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir. 

Fandi Akhmad Yani berucap syukur atas diperolehnya kembali opini WTP. Ia mengatakan bahwa opini WTP ini adalah buah dari kerja keras bersama di jajaran Pemerintah Kabupaten Gresik terhadap tata kelola keuangan.

“Alhamdulillah kita (Pemkab Gresik) memperoleh kembali opini WTP yang ke delapan kali. Ini merupakan sebuah dorongan untuk kita semua agar semakin bekerja lebih baik lagi dari waktu ke waktu,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Bupati Fandi Akhmad Yani melanjutkan raihan Opini WTP ini jangan hanya berhenti dari hasil pemeriksaan BPK RI saja, tapi juga mulai ditindaklanjuti dengan melakukan koreksi dan evaluasi apa saja yang masih menjadi catatan dari temuan-temuan BPK.

“Kita harapkan juga tahun depannya lagi dalam hasil pemeriksaan BPK hasilnya bisa lebih baik lagi, temuan BPK-nya semakin berkurang, sampai akhirnya zero temuan,” harap mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Bupati yang alumnus Unair Surabaya itu berharap seluruh jajaran Pemkab Gresik harus melakukan gerakan cepat dalam rangka perbaikan laporan keuangan.

Atas raihan Opini WTP ke-8 ini, Bupati Gresik mengucapkan terima kasih kepada Sekda Kabupaten Gresik, para asisten dan staf ahli, Inspektorat dan BPKAD serta semua Kepala OPD, ASN dan karyawan Pemkab Gresik, para camat, para kades se-Kabupaten Gresik, juga warga Kabupaten Gresik atas kerjasamanya dan kekompakannya. 

“Sebab menurutnya, Opini WTP ini merupakan sebuah kepercayaan dari BPK RI kepada Pemerintah Kabupaten Gresik sebagai salah satu penerima LHP,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Perwakilan BPK RI Jawa Timur Karyadi mengatakan bahwa pemeriksaan laporan keuangan tersebut merupakan wujud komitmen positif terhadap pengelolaan keuangan di daerah. “Kami berharap kedepan Pemerintah Daerah bisa memanfaatkan pengelolaan anggaran dengan semaksimal mungkin untuk mendorong kesejahteraan masyarakat,” kata Karyadi.

LKPD merupakan salah satu perwujudan pertanggungjawaban kepala daerah atas pelaksanaan APBD. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara Pasal 56 menyatakan bahwa gubernur/bupati/walikota menyampaikan laporan keuangan kepada BPK RI paling lambat tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir. 

Selanjutnya, laporan keuangan akan diperiksa oleh BPK dalam rangka memberikan pendapat/opini atas kewajaran informasi keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan tersebut.(yad)

Kali Kedelapan BPK Berikan Opini WTP atas LKPD Gresik  Selengkapnya

Tahun Politik, Kapolres Gresik AKBP Adhitya Ajak Wartawan Ikut Jaga Kondusifitas Kota Santri

GRESIK,1minute.id – Menghadapi tahun politik Kapolres Gresik, AKBP Adhitya Panji Anom mengajak para awak media untuk berperan dalam menjaga kondusifitas Kamtibmas.

Ajakan itu disampaikan oleh Kapolres Gresik, AKBP Adhitya Panji Anom saat menerima silaturahmi dan audensi dengan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia ( PWI ) Gresik di Mapolres pada Kamis, 25 Mei 2023.

AKBP Adhitya menyebut, dinamika perkembangan politik sudah mulai terasa menjelang Pemilu 2024. Untuk itu Polres Gresik telah melakukan berbagai persiapan untuk mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas, khususnya mencegah perpecahan di tengah masyarakat.

“Tahun politik ini yang kita waspadai salah satunya dunia maya. Karena berpotensi menjadi sarana penyebaran hoax atau berita bohong, fitnah, berita provokatif dan black campaign menjelang Pemilu 2024,” ungkap alumnus Akpol 2002 itu.

Untuk menyikapi hal tersebut pihak Polres Gresik berupaya dengan salah satunya adalah patroli cyber. AKBP Adhitya, Kapolres Gresik menyadari bahwa dunia maya bisa di akses dengan mudah oleh seluruh kalangan. Dan ini menurutnya kadang dimanfaatkan pihak yang tidak bertanggungjawab untuk mencapai kepentingannya dengan cara yang tidak sesuai sehingga menimbulkan gangguan Kamtibmas.

“Oleh karenanya kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dan terprovokasi berita-berita hoax,” ujar mantan Kapolres Blitar ini. Ia juga meminta masyarakat lebih bijaksana dalam bermedia sosial dengan Cek dulu kebenarannya ketika menerima informasi.

“Jangan gampang nge-share berita yang belum diketahui kebenarannya,” tegas perwira dua melati di pundak itu. Mengantisipasi hal tersebut, lelaki lahir di Kota Banjarmasin pada 15 April 1981 itu mengajak PWI Gresik dan seluruh awak media untuk turut menjaga kondusifitas Kamtibmas di tahun politik. 

“Dengan memproduksi berita-berita yang faktual dan berimbang kami berharap masyarakat dapat teredukasi dan tidak menyebakan persoalan yang menjadikan kamtibmas terganggu,” pungkas AKBP Adhitya (yad)

Tahun Politik, Kapolres Gresik AKBP Adhitya Ajak Wartawan Ikut Jaga Kondusifitas Kota Santri Selengkapnya

Ratusan Nelayan Dua Kelurahan di Gresik Ngeluruk Kantor Pelindo Gresik Tolak HPL

GRESIK1minute.id – Ratusan warga dari dua Kelurahan Lumpur dan Kemuteran  ngeruduk ke kantor Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Gresik pada Kamis, 25 Mei 2023. Mereka menolak rencana penandatanganan hak pengelolaan (HPL) tanah.

“Yang diinginkan warga seperti yang diinstrtuksikan Pak Jokowi (Presiden Joko Widodo) tanah oloran itu diperuntukkan warga, dengan HGB murni,” tegas Mamad, koordinator lapangan (korlap) aksi kepada wartawan usai menyerahkan dokumen penolakan kepada perwakilan Pelindo Gresik pada Kamis, 25 Mei 2023. 

Ratusan warga dari dua kelurahan itu, long march sejauh 500 meter dari Bale Cilik di Jalan R.E.Martadinata, Kelurahan Lumpur, Kecamatan/Kabupaten Gresik menuju Kantor Pelindo Gresik berada di Kompleks Pelabuhan Gresik Jalan YOS Sudarso, Gresik. Mereka membentang sejumlah poster. Di antaranya berbunyi ; Tanah Leluhur Kami Jangan Kalian Rampas Dengan Berbagai Alasan , Rakyat bagian dari negara, Wahai Pemerintah Rakyatmu Tidak Butuh HPL dan Bpk Jokowi : Presiden RI .Tanah urukan Masyarakat untuk masyarakat Lumpur, 20 April 2022″

Poster berjumlah puluhan itu lalu ditempelkan di pagar kantor Pelindo Gresik. Setelah berorasi 10 menit perwakilan warga menyerahkan satu bendel berkas setebal 10 cm kepada perwakilan perusahaan milik negara itu. 

Mamad melanjutkan, kedatangan ratusan warga pesisir Gresik dari dua kelurahan yakni Lumpur dan Kemuteran secara spontan. Mereka datang karena menggelar agenda penandatanganan batas HPL Pelindo. “HPL itu adalah lahan yang sudah puluhan tahun di tempati warga dua kelurahan itu,” terang Mamad. 

Penolakan penandatangan batas HPL itu, imbuhnya, karena dianggap tidak prosedural. Seharusnya, sebelum penandatanganan dilakukan terlebih dulu dilakukan pemetaan dan pengukuran. “Ini (prosedur) semua belum dilakukan,” tegasnya. 

Karena itu, jelas Mamad, warga datang kantor Pelindo Gresik menolak HPL diatas tanah warga. “Warga menempati lahan (tanah oloran) sejak 1969. Ada tanda tangan pejabat waktu itu. Masyarakat diperbolehkan menguruk untuk dibuatkan rumah tempat tinggal,” ujarnya. 

Warga nguruk sendiri mengambil dari lahan parkir perahu nelayan. Ketika laut surut,warga mengambil tanah liat diangkut gerobak. Total luasnya lebih kurang 1,2 hektare untuk 587 unit rumah. 

Mengapa warga menolak HPL? Mamad menjelaskan kekuatan HGB Murni dengan HGB HPL berbeda? HBG murni bisa ditingkatkan menjadi SHM. Sedangkan, HGB diatas HPL ini, menghuni 30 tahun, perpanjangan 20 tahun, Perpanjangan ekstra maksimal 30 tahun. “Dan HPL bila muncul kami harus sewa. Bila ada pengembangan, tidak memerlukan izin dari pemegang HGB sesuai UU Agraria,” tegasnya.

Penolakan warga membuat rencana  penandatanganan batas antara jalan dengan warga atau penentuan batas HPL batal. “Surat penolakan sudah dikirim ke Pelindo, BPN dan Kecamatan Gresik,” tegasnya. 

Sementara itu, Deputi Manager Property dan Rupa Usaha Pelindo Jawa Timur Arya Pradana Putra menolak untuk berkomentar. Arya berdalih belum mendapatkan izin dari kantornya. “Maaf, saya belum bisa memberikan komentar,” kata Arya kepada wartawan. 

Untuk diketahui, Presiden Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Pesisir Lumpur, Kelurahan Lumpur, Kecamatan/Kabupaten Gresik pada 20 April 2022. Kunjungan kerja Jokowi disambati oleh nelayan setempat. Ada tiga keluhan yakni harga solar untuk nelayan ; pendangkalan pesisir laut dan sertifikat tanah warga.  

Menurut Presiden Jokowi, yang menjadi persoalan adalah karena tanah yang dimiliki para nelayan adalah tanah oloran yang tidak bisa disertifikatkan. Namun, Presiden Jokowi langsung menelepon Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan Djalil. “Tadi saya telepon langsung ke Menteri BPN, bisa, ini akan kita selesaikan. Itu saja tadi yang disampaikan dan kita selesaikan,” tandasnya waktu itu. (yad)

Ratusan Nelayan Dua Kelurahan di Gresik Ngeluruk Kantor Pelindo Gresik Tolak HPL Selengkapnya

Bakar Sampah,Ratusan Kubik Kayu Di Kertosono Jadi Arang

GRESIK,1minute.id – Ratusan kubik kayu palet milik PT Prima Force menjadi arang. Kayu bernilai puluhan jutaan hangus setelah gudang pabrik berlokasi Desa Kertosono, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik itu di amuk si jago merah pada Rabu, 24 Mei 2023.

Penyebab, kebakaran diduga human error. “Ada pekerja yang membakar sampah. Lalu ditinggal pergi. Hembusan angin api menjalar ke bagian gudang kayu,” terang Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik Agustin Halomoan Sinaga pada Kamis, 25 Mei 2023.

Sinaga menjelaskan kebakaran pabrik kayu, Prima Force berawal seorang pekerja membakar sampah di sekitar lokasi pabrik berlokasi di Desa Kertosono, Kecamatan Sidayu pada Rabu, 24 Mei 2023. Saat itu sekitar pukul 13.58 WIB. Kondisi cuaca sedang panas. Tanaman juga kering karena musim kemarau. Hembusan angin juga cukup kencang.

Pekerja yang belum diketahui identitasnya itu kemudian pergi. Ia tidak menduga api bisa menjalar ke bagian gudang tempat penyimpanan kayu palet. Tumpukan kayu palet setinggi orang dewasa yang disimpan di luar halaman gudang tersambar lidah api. “Kami mendapatkan laporan kebakaran pukul 13.58 WIB. Satu regu tiba di lokasi pukul 15.02 WIB,” terang Sinaga. 

Kobaran api sangat besar karena media yang terbakar kayu, barang mudah terbakar. Petugas Damkarmat yang berjumlah sembilan personil dengan satu unit mobil damkar dan satu unit mobil suplai air sempat kuwalahan. Namun, petugas dibawah komando A. Fathoni, A, perwira piket harus berjibaku menjinakkan api hingga pukul 20.15 WIB. “Kami harus pastikan tidak ada kebakaran susulan. Selain itu, tidak ada alat berat untuk mengurai tumpukan kayu,” tegas mantan Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Gresik itu.

Kebakaran gudang kayu palet itu, menambah panjang daftar kejadian kebakaran di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Data Dinas Damkarmat Gresik tercatat 8 kejadian kebakaran dan 39 kejadian penyelamatan (rescue). (yad)

Bakar Sampah,Ratusan Kubik Kayu Di Kertosono Jadi Arang Selengkapnya

Optimis TPST Belahanrejo Beroperasi Tahun Ini, Bupati Gresik: TPST Bisa Menampung Sampah 4 Kecamatan 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meninjau  proyek pembangunan tempat pembuangan sampah terpadu (TPST) di Desa Belahanrejo, Kecamatan Kedamean pada Rabu, 24 Mei 2023. Bupati Fandi Akhmad Yani mengharapkan pembangunan TPST bisa lebih cepat kelar, dan beroperasi tepat waktu.

“Insya Allah akhir tahun 2023 nanti kita gunting pita disini. Nantinya, TPST ini dapat menampung sampah dari 4 kecamatan, Menganti, Kedamean, Driyorejo, dan Wringinanom,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad. Dalam kunjungan ini, Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik Sri Zubaidah dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik. 

Pembangunan TPST Belahanrejo terbilang lancar. Dari 3 plong hanggar yang akan dibangun, 1 plong telah selesai. Tiap hanggar akan berukuran 25 x15 m, sehingga total luas hanggar mencapai 75×45 m. Segera setelah hanggar selesai, alat pengolahan sampah akan didatangkan ke TPST.

Selain pembangunan TPST, juga ada pekerjaan pemugaran akses jalan sejauh 1,3 km. Pekerjaan infrastruktur jalan itu dilakukan  untuk memudahkan akses menuju TPST Belahanrejo. Anggaran pembangunan TPST Belahanrejo dari APBD Gresik 2023 sebesar Rp 6,9 miliar.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sri Zubaidah, optimistis TPST dapat beroperasi pada akhir tahun. Tepatnya, bulan Oktober depan TPST secara resmi akan dibuka. Dia juga mengatakan, dengan beroperasinya TPST Belahanrejo akan meringankan beban pengelolaan sampah di Gresik saat ini.

“Dengan adanya TPST yang baru, selain TPA Ngipik, akan membantu mengurangi volume sampah di Kabupaten Gresik. Untuk Gresik Selatan akan di cover oleh TPST Belahanrejo, wilayah kota dengan TPA Telaga Ngipik.,” ujarnya beberapa waktu lalu. Selain adanya TPST nantinya tiap desa wajib membuat TPS, dimana sampahnya dipilah dulu di TPS sebelum dikirim ke TPST. (yad)

Optimis TPST Belahanrejo Beroperasi Tahun Ini, Bupati Gresik: TPST Bisa Menampung Sampah 4 Kecamatan  Selengkapnya

Tingkatkan Pemakaian Bahan Bakar Alternatif Ramah Lingkungan, SIG Tanam Pohon Kaliandra Merah di Sumatra Barat dan Tuban, Jawa Timur

GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (SIG) (Persero) Tbk, penyedia solusi  bahan bangunan di Indonesia dan Asia Tenggara memastikan upaya dekarbonisasi terjadi pada seluruh mata rantai pasoknya. 

Terbaru, SIG berambisi meningkatkan pemanfaatan bahan bakar alternatif sebagai energi baru terbarukan (EBT) yang ramah lingkungan melalui penanaman lebih dari 143 ribu batang pohon kaliandra merah di area reklamasi Pabrik Tuban, Jawa Timur dan beberapa lokasi di Sumatra Barat, untuk substitusi batu bara pada proses produksi semen di Pabrik Tuban dan Pabrik Indarung.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, SIG memiliki target yang cukup ambisius untuk menurunkan emisi karbon sebesar 515 Kg CO²/ton cement equivalent pada  2030, yang mendorong Perusahaan untuk terus berinovasi menciptakan terobosan-terobosan kreatif guna mencapai target tersebut. 

Salah satunya dengan pemanfaatan kaliandra merah yang memiliki potensi untuk dijadikan sebagai energi alternatif ramah lingkungan berbasis biomassa, yang bersifat carbon neutral sehingga mampu menghasilkan jumlah emisi buang lebih rendah dari bahan bakar lainnya.

“Kaliandra merah (calliandra calothyrsus) tidak hanya memiliki tampilan yang cantik tetapi juga kaya akan manfaat. Tanaman asal Guatemala ini merupakan bahan baku terbaik wood pellet karena kayu kaliandra merah dapat menghasilkan kalori sebesar 4.700 kkl.

Daunnya bagus untuk bahan pakan ternak karena mengandung 20-25% protein dan bunganya dapat dimanfaatkan sebagai bahan ladang ternak lebah. Selain itu, kaliandra merah juga bagus untuk kesuburan tanah dan dapat berfungsi sebagai penahan erosi,” kata Vita Mahreyni.

Penanaman Pohon Kaliandra Merah di Tuban, Jawa Timur

Sejak Februari sampai April 2023, sebanyak 10.000 bibit kaliandra merah telah ditanam pada area reklamasi pabrik Tuban, Jawa Timur di lahan seluas 15,7 hektare. Penanaman kaliandra merah tersebut merupakan salah satu inovasi yang dilakukan oleh SIG dalam upaya pemulihan dan penghijauan lahan pascatambang, sekaligus sebagai langkah untuk menyiapkan bahan bakar alternatif ramah lingkungan. 

Hal ini karena emisi buangan CO² dari wood pellet kaliandra 8 kali lebih rendah daripada bahan bakar gas, serta 10 kali lebih rendah daripada batu bara dan bahan bakar minyak.

Kaliandra merah yang telah ditanam di area reklamasi pabrik Tuban, diharapkan sudah bisa dipanen pada tahun depan atau saat kaliandra merah telah berusia satu tahun. Di tahun pertama, panen hanya bisa dilakukan sebanyak satu kali. 

Sedangkan di tahun-tahun selanjutnya, panen bisa dilakukan per enam bulan atau dua kali dalam setahun. Jika setiap pohon dapat menghasilkan sekitar 5 kg batang, maka total akan ada 50 ton batang yang akan didapatkan dalam sekali panen dan dapat dijadikan umpan pada pembakaran di tanur semen. Sementara daunnya yang tinggi protein dapat dijadikan pakan ternak di Ecopark Kambang Semi.

Penanaman Pohon Kaliandra Merah di Sumatra Barat

Program penanaman kaliandra merah di Sumatra Barat dilakukan oleh anak usaha SIG, yaitu PT Semen Padang, selain di lahan reklamasi batu gamping, PT Semen Padang juga berkolaborasi dengan sejumlah stakeholders, mulai dari pemerintah daerah, akademisi, hingga kelompok tani dan pelaku UMKM. 

Selama periode Juli 2022 hingga April 2023, pohon Kaliandra yang ditanam mencapai 133.111 pohon dengan luasan lahan mencapai 13 hektare yang tersebar di 13 kabupaten/kota, terutama di sekitar kawasan Perhutanan Sosial dan diperkirakan akan mulai panen di kuartal III tahun 2023.

Selaku inisiator dalam kolaborasinya dengan berbagai pihak, PT Semen Padang bertindak sebagai penyedia bibit, penyedia mesin pencacah kayu kaliandra merah, dan pembeli hasil panen kaliandra merah. Sementara pemerintah daerah bertindak selaku fasilitator dan mediator, serta akademisi sebagai periset dan pendamping teknis. 

Adapun kelompok tani dan pelaku UMKM sebagai pihak yang menanam, merawat, memanen, mencacah dan menjual hasil panen ke PT Semen Padang. Hasil panen kayu kaliandra merah nantinya akan dimanfaatkan sebagai sumber energi ramah lingkungan di pabrik PT Semen Padang. Dengan skema ini diharapkan dapat menciptakan ekonomi sirkular yang mendatangkan banyak manfaat bagi banyak pihak. (yad)

Tingkatkan Pemakaian Bahan Bakar Alternatif Ramah Lingkungan, SIG Tanam Pohon Kaliandra Merah di Sumatra Barat dan Tuban, Jawa Timur Selengkapnya

Pelukis Remaja Ariel Ramadhan Gelar Pameran Lukisan Tunggal Lautan Kreasi Gunakan Akrilik dan Serbuk Emas 

GRESIK,1minute.id – M Ariel Arkana Ramadhan, 23, untuk kali keempat menggelar pameran lukisan tunggal. Pelukis remaja siswa Sanggar lukis Daun ini memamerkan 24 karyanya di Kalcer Social Space Jl. Sulawesi No.1 Surabaya mulai 20 Mei sampai 31 Mei 2023. Pameran lukisan-gambar kali ini mengusung tema Lautan Kreasi.

Ariel Ramadhan, panggilan M. Ariel Arkana Ramadhan adalah salah satu murid Sanggar DAUN. Ariel Ramadhan bergabung sejak di kelas 2 SD Kreatif Barata Jaya (SD Muhammadiyah 16 Surabaya). Sejumlah prestasi nasional hingga internasional telah diraihnya. Seniman muda kelahiran Surabaya, 13 Desember, 23 tahun ini semakin terasa dan 

produktif menghasilkan karya sejak lima tahun terakhir. Pada 2019, Ariel Ramadhan menelorkan picture book berjudul Pinisi. Pada 2020, Ariel Ramadhan mulai menggelar pameran tunggal. 

Tahun ini, pameran tunggal keempat Ariel Ramadhan mendapatkan respon positif kalangan seniman lukis di tanah air. “Tahun ini, ada 24 karya lukis-drawing media kertas dan kanvas dengan berbagai teknik: manual drawing, canting, print fotografi dan digital grafis, sapuan kwas dan pisau palet dan lainnya,” kata Ariel Ramadhan didampingi gurunya, Arik S Wartono. 

Diantara 24 karya tersebut, terdapat 4 karya lukis akrilik di atas kanvas utuh ukuran 300×150 cm. Mayoritas objek tentang laut dan satwa prasejarah. Salah satu karyanya fenomenal yang menjadi magnet pengunjung berjudul Lautan Kreasi. Lukisan itu memiliki diameter 100 cm. Lukisan abstrak dengan media kanvas menggunakan cat akrilik dengan serbuk emas. “Ini karya pertama Saya memakai serbuk emas,” jelas Ariel Ramadhan.  

Menurut pendiri Sanggar DAUN Arik S.Wartono, kegitan ini merupakan rangkaian perayaan Bulan Menggambar Nasional 2023. “Tahun ini mengambil tema besar “Gembira Menggambar” secara serentak dari Aceh hingga Papua diikuti oleh lebih dari 4000 seniman dan 250 komunitas seni budaya dari seluruh Indonesia,” kata Arik S.Wartono, kurator pendiri sekaligus pembina Sanggar DAUN pada Senin, 22 Mei 2023.

Dalam pameran tunggal ini, kata Arik, imajinasi Ariel Ramadhan melalui objek-objek laut dan dinosaurus dalam karya-karyanya seakan sedang berupaya membangkitkan kembali gen atau jiwa maritim Nusantara yang saat ini nyaris terlupakan oleh berbagai faktor sosial-politik global. Karya terbarunya seri “Beautiful Ocean #1” dan “Beautiful Ocean #2”, akrilik di atas kanvas 300×150 Cm, Ariel Ramadhan tampak mulai piawai dalam eksplorasi karya-karya lukis berukuran besar dengan tingkat kematangan teknik yang semakin berkembang.

“Seorang seniman muda memang sudah seharusnya begitu, terus melakukan inovsi baru dalam karya-karyanya sehingga publik seni terutama penggemar karya-karyanya selalu dimanjakan oleh eksplorasi yang selalu baru dan segar,” kata Arik. 

Terkait media kanvas dengan bertabur serpihan emas, kata Arik, bukan kali pertama di Indonesia. Sebelumnya, ada pelukis yang telah memakai serbuk emas. “Salah satunya pelukis senior A.D. Pirous, pelukis kaligrafi kontemporer,” jelas Arik. (yad)

Pelukis Remaja Ariel Ramadhan Gelar Pameran Lukisan Tunggal Lautan Kreasi Gunakan Akrilik dan Serbuk Emas  Selengkapnya

Percepatan Penurunan Stunting, Wabup Gresik Launching 166 Kampung KB 

GRESIK,1minute.id – Kampung Keluarga Berkualitas (KB) resmi berdiri di Kabupaten Gresik. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah membuka kegiatan launching dan penguatan kampung Keluarga Berkualitas (KB) di Hotel Aston pada Senin, 22 Mei 2023.

Dalam kampung KB yang merupakan satuan wilayah setingkat desa, terdapat integrasi dan konvergensi penyelenggaraan pemberdayaan dan penguatan institusi keluarga. Semuanya dilakukan dalam banyak dimensi guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia, keluarga dan masyarakat.

Wakil Bupati Aminatun Habibah berharap Kampung KB ini dapat memberikan penguatan pembinaan Posyandu, penguatan penanganan stunting serta dapat memberikan percepatan pembangunan sektor terkait dalam upaya meningkakan kualitas hidup keluarga dan masyarakat di tingkat desa dan kecamatan. “Saya harapkan nantinya seluruh desa di Kabupaten Gresik bisa menjadi kampung KB,” ujarnya. 

Sebagai informasi, dalam kegiatan kali ini dilakukan launching sebanyak 113 kampung KB baru dan penguatan 53 kampung KB yang sudah terbentuk terlebih dahulu. Selepas kegiatan ini, ke-166 kampung KB tersebut diharapkan bisa menghasilkan keterpaduan program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana)

Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah melanjutkan kampung KB bisa terwujud adanya sinergi guna melahirkan ide dan solusi terhadap permasalahan strategis yang ada.  Salah satu upaya yang ditempuh pemerintah adalah memfokuskan Program Kampung KB pada isu pencegahan stunting. Melalui Kampung KB, dapat digalang partisipasi dan sinergi berbagai lembaga yang ada di masyarakat untuk berperan mencegah stunting.

Peraturan Bupati Nomor 9 Tahun 2023 tentang percepatan penurunan stunting, melalui kerjasama semua pihak lintas sektoral antar organisasi perangkat daerah (OPD).

Untuk diketahui, Pemerintah Pusat mentargetkan prevelansi stunting nasional sampai 14 Persen pada 2024. Pada 2023, Kabupaten Gresik sesuai hasil survei status gizi Indonesia (SSGI) 2022 dapat di tekan sampai 10,7%. Angka di bawah rata-rata Provinsi Jawa Timur yaitu 19,2%, serta lebih rendah rata-rata nasional yang masih pada angka 21,6%.(yad)

Percepatan Penurunan Stunting, Wabup Gresik Launching 166 Kampung KB  Selengkapnya