Beli Smartphone Pakai Uang Palsu, Dua Warga Lamongan Dituntut 3 Tahun Penjara

GRESIK,1minute.id – Dua terdakwa pengedar uang palsu dituntut hukuman 3 tahun penjara. Kedua terdakwa itu adalah Syaiful Afandi, 27, warga Desa Tengiring, Kecamatan Sambeng dan Subekti, 28, warga Desa Lamongan Kecamatan Ngimbang. Kedua warga Kabupaten Lamongan. 

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik Maria Sisilia Gracela menyatakan terdakwa terbukti melanggar pasal 36 ayat (3), Undang-undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang mata uang juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. 

Dimana, kedua terdakwa diduga terbukti bersalah mengedarkan uang palsu untuk membeli ponsel secara online di Jalan Sukomulyo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik pada 1 Januari 2022 pukul 21.30 WIB. Ternyata, uang tersebut diketahui uang palsu alias tidak asli. 

“Memohon majelis hakim Pengadilan Negeri Gresik menjatuhkan hukuman penjara selama tiga tahun, terhadap kedua terdakw Syaiful Afandi dan Subekti,”kata jaksa penuntut Maria Sisilia dalam sidang secara daring di Pengadilan Negeri (PN) Gresik pada Senin, 25 Juli 2022.

Selain itu, barang bukti berupa 99 lembar uang pecahan seratus ribu palsu dan 540 lembar uang lima puluh ribuan palsu dirampas untuk dimusnahkan. Atau setara 36,9 juta. Sedangkan, motor Yamaha N Max nopol W 5785 DY dikembalikan kepada pemiliknya. 

Atas tuntutan tersebut, panaseihat hukum kedua terdakwa dari Pos Bantuan Hukum YLBH Fajar Trilaksana Herman Sakti Iman akan menyampaikan pembelaan pada persidangan pekan depan. “Mohon kami diberi waktu untuk memohon keringanan pada pekan depan yang mulia,”kata Sakti kepada majelis hakim Pengadilan Negeri Gresik Bagus Trenggono. 

Atas permohonan waktu tersebut, majelis hakim Pengadilan Negeri Gresik Bagus Trenggono menunda persidangan pada pekan depan. “Saudara terdakwa dituntut tiga tahun penjara. Silahkan koordinasi dengan penasihat hukum terdakwa. Sidang dilanjutkan pekan depan,”kata ketua majelis Bagus Trenggono kemudian menutup sidang. (yad)

Beli Smartphone Pakai Uang Palsu, Dua Warga Lamongan Dituntut 3 Tahun Penjara Selengkapnya

Jaksa Eksekutor Kejari Gresik Tepati Janji Eksekusi Paksa Mat Jai, Terpidana Korupsi Dana Desa 

GRESIK,1minute.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik membuktikan janjinya melakukan eksekusi paksa kepada Mat Jai, mantan Kepala Desa (Kades) Dooro, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. Terpidana korupsi dana desa periode 2017 – 2019 itu dijemput di rumahnya di Desa Dooro, pada Senin, 25 Juli 2022.

Tidak perlawanan ketika jaksa eksekutor dipimpin oleh Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Gresik Alifin N. Wanda dibantu oleh TNI dan Polri membawa Mat Jai dari rumahnya menuju Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B di Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme. Sekitar pukul 10.00 WIB. Mat Jai memakai baju motif batik. 

Kasi Pidsus Kejari Gresik Alifin N. Wanda mengatakan proses eksekusi berjalan kondusif. Terpidana korupsi itu dijemput paksa di kediamannya. Di Desa Dooro, Kecamatan Cerme. “Sekitar pukul 10.00 WIB. Kami dibantu oleh pihak Kepolisian dan TNI. Alhamdulillah lancar dan tidak ada perlawanan,”ujar Alifin pada Senin, 25 Juli 2022.

Alifin melanjutkan, terkait proses penjemputan tersebut terpaksa dilakukan, lantaran terpidana berulang kali mangkir dari panggilan. Padahal, pihaknya telah memberikan tenggat waktu pada 15 Juli lalu. Hal tersebut sebagai upaya persuasif, mengingat mantan Kades Dooro itu memiliki riwayat gangguan kesehatan. “Namun terpidana tidak kunjung datang atau memberikan konfirmasi lebih lanjut. Sehingga eksekusi badan terpaksa dilakukan,”terangnya. 

Alifin juga menyampaikan terkait eksekusi tersebut dilakukan berdasarkan surat perintah pelaksanaan putusan pengadilan. Terpidana kasus korupsi anggaran desa pun langsung dibawa ke Rutan Klas II B Gresik. 

Untuk diketahui,  Mat Jai terpidana korupsi dana desa periode 2017 – 2019 itu divonis Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya selama 1 tahun. Terdakwa juga dibebani membayar denda Rp 100 juta dan mengganti uang kerugian negara Rp 253 juta. Terdakwa Mat Jai kemudian menempuh upaya banding di Pengadilan Tinggi Jawa Timur di Surabaya. Hakim PT menambah masa hukuman 6 bulan menjadi 1 tahun dan 6 bulan atau 1,5 tahun. 

Terdakwa Mat Jai, saat itu menjabat Kepala Desa (Kades) Dooro itu, melakukan kasasi ke Mahkamah Agung. Hakim agung menguatkan putusan PT Jatim yakni hukuman penjara 1,5 tahun, denda Rp 100 juta dan mengembalikan uang kerugian negara sebesar Rp 253 juta. “Uang kerugian negara sudah dikembalikan oleh terpidana. Sehingga tinggal menjalani sanksi pidana saja,”kata Alifin N Wanda. (yad)

Jaksa Eksekutor Kejari Gresik Tepati Janji Eksekusi Paksa Mat Jai, Terpidana Korupsi Dana Desa  Selengkapnya

Luncurkan Program Jaketku, Inisiasi TP PKK untuk Entas 1.892 Anak Putus Sekolah 

GRESIK,1minute.id – Satu lagi program dilaunching oleh Pemkab Gresik. Program anyar itu adalah Kejar Paket Tuntaskan Putus Sekolah (Jaketku). Data Pemkab Gresik ada 1.892 anak Gresik yang putus sekolah. Mereka ini yang menjadi sasaran awal dari program yang berkolaborasi sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Gresik itu.

Program Jaketku dilaunching di Gedung Serbaguna Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) di Desa Padeg, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali Akhmad Yani pada Senin, 25 Juli 2022.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan program Jaketku ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam rangka mewujudkan perbaikan sumber daya manusia yang berkualitas.

“Saya tadi sampaikan kepada peserta agar tidak perlu pesimis atau malu. Karena dengan hari ini mengikuti program Jaketku ini merupakan langkah awal dan yakinlah bahwa tidak ada persiapan yang sia-sia. Ini merupakan suatu proses panjang dan Insya Allah semua akan ada hasilnya,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Hal senada disampaikan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani. Gagasan program Jaketku ini muncul saat TP PKK turun ke desa dan menemukan banyak dari anak-anak  yang belum bisa menuntaskan pendidikannya. Program Jaketku ini merupakan jalur pendidikam non formal yang difasilitasi oleh pemerintah untuk siswa yang belajarnya tidak melalui jalur sekolah formal.

Didalamnya terdapat 3 paket yakni Paket A untuk kesetaraan tingkat SD, Paket B untuk kesetaraan tingkat SMP dan Paket C untuk kesetaraan tingkat SMA. Data yang ada, terdapat 1.892 anak-anak Gresik yang terputus sekolahnya dan akan menjadi sasaran awal program kolaborasi yang diinisiasi oleh Tim Penggerak (TP) PKK Gresik bersama Dinas Pendidikan, Dinas KBPP, Dinas Komunikasi dan Informas ( Kominfo) dan Dinas Sosial Gresik.

Dari total data tersebut, terdiri dari 8 anak yang terputus di tingkat pendidikan SD, 431 anak di tingkat SMP, dan 1.093 di tingkat SMA.

“Mereka ini akan kita fasilitasi mendapatkan akses dan kesempatan untuk meneruskan pendidikannya dengan proses melalui ujian dan sebagainya sehingga mendapatkan ijasah,” terang Ning Nurul, sapaan akrab Ketua TP PKK Gresik itu.

Lewat program inovasi yang dilaunching hari ini, disamping membantu kualitas anak-anak secara tidak langsung juga akan bisa mengangkat angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

“Menurut data BPS 2021, IPM Gresik adalah 76,50 menempati urutan ke-72 dari 514 kabupaten/kota se-Indonesia atau urutan ke-8 dari 38 kabupaten/kota se-Jatim. IPM ini dipengaruhi oleh angka harapan lama sekolah dan rata-rata lama sekolah,”tambah istri Bupati Fandi Akhmad Yani ini.

Selepas melaunching program JAKETKU secara resmi, Bupati Yani bersama Ning Nurul langsung membaur di gebyar hari anak nasional yang diadakan di halaman kantor SKB. Dalam kegiatan tersebut, ditampilkan berbagai pertunjukan seni dari anak-anak Gresik, serta berbagai stan UMKM dari berbagai kecamatan.(yad)

Luncurkan Program Jaketku, Inisiasi TP PKK untuk Entas 1.892 Anak Putus Sekolah  Selengkapnya

5 Ribu Paket Sembako Ludes Terjual, SIG bersama BUMN Gelar Pasar Murah dan Bazar UMKM

 

GRESIK,1minute.id – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bekerjasama dengan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menyelenggarakan kegiatan Pasar Murah dan Bazar UMKM BUMN bertempat di Alun-Alun Kabupaten Rembang, Jawa Tengah pada Kamis, 21 Juli 2022.

Hadir pada kegiatan ini, Staf Khusus III Menteri BUMN Arya M. Sinulingga, Bupati Rembang Abdul Hafidz, SVP of Supporting SIG Muchamad Supriyadi serta Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Provinsi Jawa Tengah Ema Rachmawati.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan kegiatan Pasar Murah ini merupakan bentuk kehadiran dan kepedulian SIG sebagai BUMN untuk membantu masyarakat dalam memenuhi  kebutuhan pokok. Pada pasar murah ini, SIG menyediakan 5 ribu paket sembako yang terdiri dari 5 kg beras, 1 liter minyak, dan 1 kg gula yang dapat dibeli oleh masyarakat seharga Rp 65 ribu. Jauh lebih murah dibanding harga normal dipasaran. “Alhamdulillah, 5000 paket sembako yang disediakan SIG pada pasar murah habis terjual,”kata Vita Mahreyni.

Selain Pasar Murah, SIG juga menghadirkan 50 UMKM binaan Rumah BUMN SIG di Kabupaten Rembang untuk hadir dalam Bazar UMKM BUMN. “UMKM binaan Rumah BUMN menjual berbagai produk, mulai dari makanan hingga kerajinan khas daerah. Hal ini diharapkan mampu  meningkatkan geliat perekonomian daerah setempat, serta memberikan kesempatan kepada pelaku UMKM untuk  memperkenalkan dan meningkatkan penjualan produknya,”ujar Vita Mahreyni.

Bupati Rembang Abdul Hafidz dalam sambutannya menyampaikan, masyarakat Rembang bisa sedikit lega karena bisa belanja dengan paket murah yang diinisiasi oleh Kementerian BUMN. “Kami pemerintah Kabupaten Rembang menyampaikan terima kasih dengan adanya bantuan dari BUMN, mudah-mudahan dapat terus berlanjut,”ujar Abdul Hafidz.

Lebih lanjut, Abdul Hafidz mengungkapkan, bahwa warga Rembang kebanyakan berprofesi sebagai nelayan, bekerja bidang pertanian dan yang saat ini menggeliat adalah UMKM. Rembang memiliki sebanyak 99 ribu UMKM, hanya memang belum terkoordinir dengan baik, maka perlu dukungan dari berbagai pihak termasuk BUMN. “Harapannnya para UMKM mendapat dukungan dan dapat dikelola bersama BUMN, memperoleh peralatan yang dibutuhkan dalam skala kecil serta pendampingan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing,”imbuh Abdul Hafidz.

Adanya Pasar Pasar Murah dan Bazar UMKM BUMN ini dirasakan manfaatnya oleh Jasemi, warga asal Desa Leteh, Rembang. Menurutnya kehadiran pasar murah ini sangat membantu, terutama di saat beberapa kebutuhan pokok yang naik. ”Terima kasih kepada BUMN dan SIG semoga kegiatan seperti ini selalu di adakan untuk membantu warga yang membutuhkan”, ungkap Jasemi.

Selain itu, salah satu pelaku UMKM Pasecco, binaan Rumah BUMN SIG, Eny Yuliastuti merasa terbantu dengan adanya kegiatan Bazar. “Alhamdulillah dengan adanya bazar ini penjualan produk kami meningkat. Hari ini yang paling laku minuman dawet siwalan dan es teh yang dicampur dengan daun pegagan. Biasanya kami juga sering ikut kegiatan yang diselenggarakan oleh Semen Gresik, harapannya kegiatan seperti ini  sering dilakukan untuk meningkatkan penjualan UMKM,”ujar Eny Yuliastuti. (yad)

5 Ribu Paket Sembako Ludes Terjual, SIG bersama BUMN Gelar Pasar Murah dan Bazar UMKM Selengkapnya

Ini Kinerja Kejari Gresik Semester I/2022 ; Tunggakan Pajak Rp 4 Miliar, Buka Rumah RJ hingga Sidik 2 Perkara Korupsi

GRESIK,1minute.id – Korp Adhyaksa genap 62 tahun, hari ini Jumat 22 Juli 2022. Bagaimana kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik  M.Hamdan S., menjlentrehkan kinerja semester pertama di semua seksi Januari sampai Juni 2022.

Kinerja para kepala seksi sebagai bahan pertimbangan evaluasi untuk kinerja selanjutnya. Kajari Hamdan memulai dari  bidang Tindak Pidana Umum (Pidum). Jumlah SPDP (surat pemberian dimulai penyidikan) berjumlah 243 perkara. Perkara inkrah (eksekusi) sebanyak 144 perkara. 

“Kami telah meresmikan rumah Restorative Justice (RJ) dengan nama Rumah Guyup berada di Desa Suci, Kecamatan Manyar,”jelas M.Hamdan S., dalam konferensi pers dalam rangkaian Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke 62 pada Kamis, 21 Juli 2022. Kajari Hamdan didampingi Kasi Intel Deni Niswansyah, Kasi Pidum Ludy Himawan, Kasi Pidsus Alifin N Wanda, Kasi Datun Gita Tya P,  Kasubagbin Ika Ayuningtias W dan Kasi BB Nugroho Tanjung. 

Bidang Pidum, lanjutnya, juga telah melakukan penghentian penuntutan berdasarkan keadilan RJ kepada terdakwa Umar Buang yang didakwa pasal 362 KUHP. Tidak hanya itu, bidang tindak pidana umum juga telah melakukan sosialisasi kepada tokoh masyarakat yang dilakukan di tujuh Kecamatan. “Untuk penerimanan negara bukan pajak, bidang pidana umum sebesar Rp 413 juta sampai bulan Juni,”jelasnya.

Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun). Saat ini, katanya, ada 7 MoU pertimbangan hukum yang masih aktif. Antara lain, dengan Pemkab Gresik, Semen Indonesia Logistik, Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Gresik, PT. Pegadaian, Bank BRI, Bank BNI dan PT. PLN. “Total pemulihan keuangan dari Datun dari SKK pembayaran BPJS Tenaga kerja dan Kesehatan sebesar Rp 962 juta,” urainya.

Untuk bidang Intelijen, Kejari Gresik telah menyelamatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari tunggakan  wajib pajak sebesar Rp 4 miliar lebih. Hal itu berkat koordinasi antara BPPKAD Gresik dengan Kejaksaan terkait adanya PAD.

Masih menurutnya, penyuluhan hukum terus dilakukan oleh bidang intelijen dengan program Jaksa menyapa dan Jaksa Masuk Sekolah (JMS) dengan menjadi narasumber bimtek dan per 3 bulan sekali ke sekolah untuk memberikan penyuluhan hukum.

“Bidang intelijen telah melakukan Penanganan dan Penggalangan (panggal) pemilihan serentak 47 kepala desa, eksekusi DPO perkara penggelapan Amir Djuwito, eksekusi dua terpidana korupsi pembangunan sarana dan prasarana olah raga Syamsul Anam dan Masbuchin,”terangnya.

Sementara itu, di bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) saat ini ada tiga perkara penyidikan, diantaranya dugaan korupsi penyalahgunaan anggaran Desa Roomo, Pegadaian dan perkara Kelompok Masyarakat (Pokmas) atas kegiatan pembangunan sekolah di Desa Kambingan Kecamatan Cerme.

“Untuk perkara Pokmas anggaran yang digunakan merupakan anggaran dari Provonsi Jatim. Progresnya, saat ini kami menunggu hasil audit dari BPKP. Untuk perkara tindak pidana korupsi akan kami prioritaskan dan kami tindak tegas,” jelas mantan Kajari Batulicin, Kalimantan Selatan itu. (yad)

Ini Kinerja Kejari Gresik Semester I/2022 ; Tunggakan Pajak Rp 4 Miliar, Buka Rumah RJ hingga Sidik 2 Perkara Korupsi Selengkapnya

Kota Industri, Idealnya Minimal 10 Posko Damkar di Gresik

GRESIK,1minute.id – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Gresik akan menambah satu menjadi empat posko pemadam kebakaran di wilayah Gresik Selatan. Satu posko tambahan itu lokasi tepatnya di depan Kantor Kecamatan Menganti. 

“Meskipun masih jauh dari ideal, namun penambahan satu posko di wilayah selatan akan sedikit membantu kecepatan anak-anak menuju lokasi kejadian kebakaran,”kata Kadis Damkar Gresik Agustin Halomoan Sinaga pada kegiatan Forum Discussion Group (FGD) yang digelar di Hotel Khas Gresik pada Kamis, 21 Juli 2022. 

FGD mengambil tema ‘Peran Serta Masyarakat/Badan Usaha dalam Penanganan Dini Kebakaran di Kabupaten Gresik’. Selain Sinaga, narasumber lain yang dihadirkan adalah Wakil Ketua DPRD Gresik Ahmad Nurhamim, anggota Komisi II DPRD Gresik Suberi dan Kabid Pencegahan Kebakaran Kota Batu Santoso Wardoyo.

Sinaga melanjutkan, pembentukan posko baru. di Menganti akan menggenapkan jumlah posko menjadi empat untuk meng-cover seluruh wilayah Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Tiga posko lainnya berada di Desa Krikilan, Kecamatan Driyorejo, posko pusat di Jl Wahidin Sudirohusodo dan di Kecamatan Dukun.

“Idealnya memang di setiap kecamatan ada posko damkar atau minimal ada 10 titik posko. Karena sesuai Permendagri, ukuran ideal itu dilihat dari respon time yakni 15 menit petugas sudah harus sampai ke lokasi kebakaran usai menerima laporan,”kata mantan Kadispora Gresik itu.

Dinas Damkar dan Penyelamatan Gresik terbentuk 6 bulan lalu. Bagai bayi baru lahir, Dinas Damkar masih merangkak. Belum bisa berlari cepat. Apalagi, sokongan anggaran belum maksimal. Pada APBD 2022 Dinas Damkar mendapat alokasi anggaran sebesar Rp 8,5 miliar.  Pada R-APBD 2023 hanya naik Rp 500 juta menjadi Rp 9 miliar. 

“Kalau melihat alokasi anggaran memang terlihat cukup besar, namun sebagian besar dari anggaran itu dipakai untuk membayar gaji pegawai, sekitar Rp 6 miliar lebih. Tapi kami tetap optimistis bisa melayani masyarakat secara optimal,”tegasnya.

Sinaga melontarkan tiga gagasan kepada peserta FGD yang berasal dari 23 perwakilan perusahaan itu. Gagasan pertama adalah membentuk paguyuban perusahaan pemilik alat damkar. Kedua, peningkatan sumber daya manusia (SDM) Damkar dan ketiga, membentuk forum bersama. 

Wakil Ketua DPRD Gresik Ahmad Nurhamim mengapresiasi gagasan tersebut. Ia menyebut,  pembentukan posko ideal setiap kecamatan. “Peningkatan SDM juga penting. Karena baru ada satu orang bersertifikasi,”kata Nurhamim yang Ketua DPD Partai Golkar Gresik itu. Sedangkan, pembentukan forum bersama  dengan perusahaan akan menimbulkan solidaritas. “Kata kunci membangun adalah kolaborasi,”tegasnya. (yad)

Kota Industri, Idealnya Minimal 10 Posko Damkar di Gresik Selengkapnya

Kejari Bidik Tersangka Dugaan Korupsi ADD Roomo, Manyar, Gresik

GRESIK,1minute.id – Dugaan korupsi  Anggaran Dana Desa (ADD) Roomo,  Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik semakin benderang. Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik telah mengantongi nilai kerugian negaranya. Jaksa penyidik seksi pidana khusus (Pidsus) Kejari Gresik telah meningkatkan status penyelidikan menjadi penyidikan. 

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik M. Hamdan S., kepada wartawan pada Kamis, 21 Juli 2022.

M. Hamdan S., mengatakan pihaknya telah menaikkan status  dugaan tindak pidana korupsi di Desa Roomo dari penyelidikan ke tahap penyidikan. Kenaikkan status itu dilakukan setelah hasil audit kerugian negara keluar. Untuk itu Tindak Pidana Khusus (Pidsus) akan segera menindaklanjuti dengan menetapkan status tersangka.

“Minggu depan kita akan melakukan pemanggilan kepada mereka yang bertanggung jawab atas dugaan  penyalahgunaan anggaran ini. Kami juga akan menetapkan tersangka dan akan dilakukan penahanan,”tegas Kajari M. Hamdan yang diamini Kasi Pidsus Alifin N Wanda.

Ditambahkanya, pihaknya telah menerima hasil audit dari Inspektorat Pemkab Gresik sebulan lalu. Berdasarkan hasil audit itu penyidik Pidsus telah menindaklanjutinya. Berapa nilai kerugian negaranya? “Hasilnya ada kerugian negara sebesar Rp 270 juta,”katanya.

Hamdan menegaskan pihaknya untuk perkara korupsi tidak akan main-main dan akan bertindak tegas. Pihaknya akan usut sampai tuntas bagi mereka yang memainkan anggaran untuk kepentingan pribadi sehingga merugikan negara.

Untuk diketahui penyelidikan dugaan korupsi penyalagunaan anggaran Dana desa (ADD) Roomo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik dilakukan awal Januari 2022. Korp Adhyaksa menerima laporan dari masyarakat adanya dugaan penyelewengan ADD selama 3 tahun. Periode 2016, 2017 dan 2018. 

Sejumlah orang telah dimintai keterangan. Kejaksaan juga melakukan cek lokasi pekerjaan yang ada di desa tersebut. Hasil penyelidikan dan pengecekan pekerjaan ada indikasi kuat ada penyelewengan anggaran. Kejaksaan kemudian meminta inspektorat melakukan audit. Pada Juni 2022, hasil audit selesai. 

Terpisah, Kasi Pidsus Kejari Gresik Alifin N Wanda menambahkan terkait jumlah calon tersangka untuk perkara dugaan korupsi di Desa Roomo ada satu orang. “Hanya satu tersangka, siapa orangnya dan perannya tunggu hasil ekspos,”kata Alifin. (yad) 

Kejari Bidik Tersangka Dugaan Korupsi ADD Roomo, Manyar, Gresik Selengkapnya

Blower Keluarkan Percikan Api, Bahan Baku Pabrik Palet Terbakar 

GRESIK,1minute.id – Blower Kaliandra Merah Nusantara terbakar pada Rabu malam, 20 Juli 2022. Tidak ada korban dalam musibah kebakaran pabrik kayu palet berlokasi di Desa Gempolkurung, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik itu.

Informasi yang dihimpun sejumlah pekerja di PT Kaliandra Merah Nusantara (KMN) masih melakukan aktivitas pekerjaan pada Rabu, 20 Juli 2022  pukul 20.00 WIB. Tiba-tiba blower menimbulkan percikan api. Percikan api dari blower itu diduga akibat overhelt. Percikan api menyambar tumpukan serbuk kayu. Kondisi serbuk kayu yang kering membuat lidah api cepat membesar.

Sekitar pukul 20.40 WIB, sekuriti pabrik menghubungi petugas pemadam kebakaran Gresik. Ratusan ton serbuk kayu bahan baku pembuatan kayu palet membara membuat petugas berjibaku selama 3 jam atau Kamis hari ini, pukul 01.00 WIB untuk menjinakkan amuk si jago merah. 

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Gresik A.H.Sinaga mengatakan, kebakaran diduga terjadinya overhelt dalam blower. “Tidak ada korban jiwa,”kata Sinaga pada Kamis, 21 Juli 2022. (yad)

Blower Keluarkan Percikan Api, Bahan Baku Pabrik Palet Terbakar  Selengkapnya

Mendagri Buka AOE 2022, Sarung Wedani Gresik Jadi Magnet Pengunjung

 GRESIK,1minute.id – Sarung Wedani menjadi magnet pengunjung dalam Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2022 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan. AEO adalah ajang pameran produk unggulan se-Indonesia. Pameran yang digelar oleh Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) dibuka oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian pada Rabu, 20 Juli 2022.

Motif kain dari Desa Wedani, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Jawa Timur yang apik dan telah di ekspor ke mancanegara itu menjadi daya tarik pengunjung pameran yang bakal berlangsung sampai Jumat, 22 Juli 2022. Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Nurul Haromaini serta Plt Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perindag (Diskoperindag) Gresik Malahatul Wardah, diantaranya yang memakai busana berbahan kain sarung Wedani. Mereka terlihat elok. Anggun.

Selain Mendagri Tito Karnavian, AOE 2022 juga dihadiri oleh Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL), sejumlah Duta Besar dan perwakilan negara sahabat, di antaranya Nigeria, Turki, Rusia, Iran, dan Chile. Serta, Bupati se-Indonesia, diantaranya Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Ketua Umum Apkasi Sutan Riska Tuanku Kerajaan mengatakan, Apkasi memiliki tanggung jawab moral untuk terus menjaga dan mendorong agar momentum pemulihan perekonomian nasional untuk terus membaik pasca pendemi coronavirus disease 2019 (Covid-19). “Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2022, salah satu strategi dalam rangka upaya pemulihan ekonomi daerah yang diharapkan berdampak pada pemulihan ekonomi nasional,”ujar Sutan Riska yang juga Bupati Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar) itu.

Dalam AOE 2022, semua peserta memamerkan produk dan komoditas unggulan dari Kabupaten masing-masing. Kabupaten Gresik memamerkan Sarung Wedani, diantaranya.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, Pemkab Gresik sangat mendukung dengan diadakannya event ini. Menurutnya, melalui event ini, Kabupaten Gresik dapat memperkenalkan produk unggulan di level nasional. “Melalui event ini, kita kenalkan bahwa Kabupaten Gresik memiliki berbagai macam produk unggulan dan juga komoditas unggulan, maka kita kenalkan di AOE kali ini. Dan kita kenalkan juga bahwa Gresik sebagai kota industri sebagai salah satu kabupaten penopang ekonomi di Jawa Timur,”ujarnya.

Selain itu, kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani, melalui AOE ini Pemkab Gresik semakin optimis dan terus mendorong agar UMKM berani tampil dan berani ekspor. “Targetnya mendorong potensi daerah. Kita bawa produk unggulan untuk kita kenalkan. Disamping itu juga ada langkah konkrit, yakni kita turun kebawah memberikan pendampingan terhadap UMKM,” katanya. 

“Kita dampingi urus izinnya, kita dampingi kekuatan modal dengan menggandeng bank lokal atau bank daerah melalui kredit lunak mikro, juga kita dampingi masuk e-Katalog. Maka buat masyarakat Gresik jangan takut untuk berusaha. Karena pemerintah sudah memberikan kemudahan dari sisi perizinan hingga permodalannya,”katanya. (yad)

Mendagri Buka AOE 2022, Sarung Wedani Gresik Jadi Magnet Pengunjung Selengkapnya

Gandeng 457 UMKN, Petrokimia Gresik Gelar PetroNite Fest 2022, Target Omzet Rp 250 Juta Perhari

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik terus berupaya mendorong kebangkitan ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Diantaranya, menggelar PetroNite Fest 2022 dengan menggandeng 457 UMKM. 

Gelaran bazar rangkaian merayakan Ulang Tahun Emas, 50 Tahun Petrokimia Gresik dipusatkan di Gedung Sarana Olahraga (SOR)  Tri Dharma Petrokimia Gresik itu mulai 15-24 Juli 2022. 

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo mengatakan, UMKM memiliki peranan strategis sebagai pilar perekonomian Indonesia yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan.

“Oleh karena itu, Petrokimia Gresik sebagai bagian dari Pupuk Indonesia dan BUMN yang juga salah satu pilar penggerak perekonomian, menaruh komitmen dan perhatian tinggi terhadap UMKM, salah satunya melalui kegiatan ini,”ujar Dwi Satriyo saat pembukaan PetroNite Fest 2022 pada Minggu malam, 17 Juli 2022. 

Setelah dua tahun ditiadakan akibat pandemi, Bazar Petrokimia Gresik kembali hadir. Ratusan UMKM yang terlibat berasal dari mitra binaan perusahaan, Pedagang Kaki Lima (PKL), Masyarakat Sekitar Perusahaan (MSP), perwakilan BUMN, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik, Diskoperindag Gresik, Dinas Pertanian, dan anak perusahaan Petrokimia Gresik. 

Komoditi yang mereka jual beragam mulai dari kesenian, properti, otomotif, makanan, pakaian, pertanian sampai hiburan. “Melalui kegiatan ini, Petrokimia Gresik memfasilitasi para pelaku bisnis, baik itu mitra binaan maupun UMKM sekitar perusahaan untuk mengenalkan produk yang mereka hasilkan,”tandas Dwi Satriyo.

Lebih lanjut Dwi Satriyo menjelaskan, Bazar PetroNite Fest ini merupakan salah satu kegiatan yang sangat dinanti-nanti masyarakat Gresik. Hal ini terlihat dari antusiasme pengunjung yang mencapai kisaran 5.000 orang/hari, dengan estimasi rerata transaksi yang dihasilkan mencapai kisaran Rp 250 juta/hari.

Salah satu peserta stan yang ada di bazar PetroNite Fest adalah “Kampung Pisang Trepan”. Ketua Kelompok Pemuda Kreatif, Khoirul Amin selaku pengelola stan mengungkapkan bahwa, selama empat hari ini, total omzet yang mereka dapatkan sekitar Rp 2 juta dari penjualan kerajinan berbahan pelepah pisang, seperti topi dan tas, serta penjualan produk makanan.

Sebagai perbandingan, omzet penjualan selama satu bulan biasanya berkisar Rp 7 juta hingga Rp 8 juta. Artinya 25 persen omzet dalam sebulan bisa didapatkan hanya dalam waktu empat hari saja di PetroNite Fest. “Selama beberapa kali mengikuti pameran di berbagai daerah, di PetroNite Fest inilah yang pengunjungnya paling ramai. Di sini kami sepuluh hari, Insya Allah penjualan akan lebih besar lagi,”ungkapnya.

Tingginya omzet penjualan juga dirasakan oleh stan Koperasi Karyawan Keluarga Besar Petrokimia Gresik (K3PG). Dwi Anggraeni Futurhesa, penanggung jawab stan mengatakan, omzet penjualan mangga, alpukat, jeruk dan degan jeli dalam sehari bisa mencapai Rp 2,5 juta, atau Rp 10 juta selama empat hari. “Produk yang kami promosikan di sini adalah produk UMKM binaan K3PG,” imbuhnya.

Selain sebagai ajang promosi dan bertransaksi, keberadaan bazar PetroNite Fest ini juga menjadi sarana hiburan bagi masyarakat Gresik. Pasalnya, selain melibatkan UMKM, acara pembukaan bazar PetroNite Fest juga melibatkan komunitas kesenian daerah Jawa Timur, khususnya yang ada di Gresik. Mulai dari Pencak Macan, Penari Perkusi, Reog Singa Bangoran, hingga iring-iringan becak hias yang berasal dari abang becak di sekitar perusahaan. 

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perindag Kabupaten Gresik Malahatul Fardah mengapresiasi kegiatan bazar ini karena sangat membantu pertumbuhan UMKM di Gresik, khususnya bagi para start up atau pemula. Sebab melalui kegiatan ini, omzet usaha UMKM bisa meningkat, dan produknya bisa semakin dikenal bagi yang masih mengawali usahanya, lebih-lebih pengunjungnya sangat ramai dan tidak hanya berasal dari Gresik saja.

“Saya berharap ke depan Petrokimia Gresik terus berinovasi untuk membantu pertumbuhan UMKM, khususnya di Gresik. Setelah rekor MURI untuk 50.000 jenang jubung, nanti apalagi gitu yang melibatkan bisa UMKM Gresik. Saya juga berharap Petrokimia Gresik terus menjaga sinergitas dengan Pemerintah Kabupaten Gresik agar program-programnya selalu tepat sasaran,”ujar Fardah. (yad)

Gandeng 457 UMKN, Petrokimia Gresik Gelar PetroNite Fest 2022, Target Omzet Rp 250 Juta Perhari Selengkapnya