SPBUN Pertama Hadir di Campurejo, Soft Opening Dilakukan Bupati Gresik, Harga Solar Rp 5.150/Liter

GRESIK,1minute.id – Ratusan nelayan Desa Campurejo, Kecamatan Panceng semringah. Sebab,  mereka tidak lagi susah mendapatkan solar untuk mesin kapal pencari ikan ke laut. Pemkab Gresik melalui Gresik Migas mendirikan stasiun pengisian bahan bakar untuk nelayan (SPBUN) di desa setempat. 

Soft launching SPBUN dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Sabtu,13 Agustus 2022. Hadirnya SPBUN disambut suka-cita warga desa setempat yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan itu. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengungkapkan, pihaknya akan terus berusaha mempertahankan kedaulatan nelayan, salah satunya lewat Gresik Migas, perusahaan milik BUMD untuk hadir ditengah masyarakat dalam memenuhi bahan bakar para nelayan. Kedaulatan nelayan dan laut merupakan salah satu isu nasional yang dihadapi Indonesia.

“Maka perlu langkah cepat dan efektif dalam meresponnya,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. Soft launching dihadiri Kepala Dinas Perikanan Gresik Moh Nadlelah.

Kedepan, lanjutnya, akan mendorong Gresik Migasakan berkolaborasi dengan Bank Gresik untuk memberikan kredit lunak kepada nelayan. Kredit lunak antara Rp 1 juta sampai Rp 3 juta tanpa anggunan. Kredit ini disalurkan untuk mencegah nelayan terjerat rentenir agar penghasilan nelayan bertambah. Sedangkan, Gresik Migas hadir dalam pemenuhan bahan bakar untuk nelayan.

“Kita harapkan PT. Gresik Migas bisa bersinergi dengan BUMD yang lain yaitu Bank Gresik, Bank Gresik hadir ditengah kebutuhan para nelayan, agar para nelayan tidak menjadi korban para rentenir,” harap Fandi Akhmad Yani. 

“jadi hadirnya bank Gresik sebagai pelayanan agar tidak berhubungan dengan rentenir, dengan menggunakan kredit lunak mikro yang mana dimulai Rp 1 juta sampai Rp 3 juta tanpa anggunan,”sambungnya. 

Sementara itu, Dirut PT. Gresik Migas Habibullah menambahkan distribusi akan segera dilakukan. Ia memperkirakan kurang lebih sebulan solar bisa terdistribusikan kepada nelayan. Gresik Migas mengestimasikan akan menjual solar dengan harga Rp. 5.150 per liter. 

“Sekarang tinggal pendataan lebih lanjut untuk menentukan patokan kuota distribusi solar di Campurejo ini,”kata Habibullah. 

Sebelumnya, Ketua Rukun Nelayan Campurejo Mu’zi mengharapkan SPBUN ini dapat segera beroperasi agar para nelayan tidak kesulitan dalam bekerja.

“Saya sebagai ketua rukun nelayan Campurejo sangat berharap dengan adanya SPBUN ini segera beroperasi, masalahnya selama ini nelayan tidak bisa melaut karena kekurangan bahan bakar. Jadi tolonglah bagi pihak-pihak berwenang bisa mengoperasikan SPBN ini agar segera dapat dioperasikan,”katanya.

Mu’zi melanjutkan warga desanya mayoritas nelayan, sehingga tanpa bahan bakar akan banyak nelayan yang tidak bisa bekerja. Ia juga berharap agar solar tidak menjadi sesuatu yang langka kedepannya. (yad)

SPBUN Pertama Hadir di Campurejo, Soft Opening Dilakukan Bupati Gresik, Harga Solar Rp 5.150/Liter Selengkapnya

Nadlelah, Nakhoda Baru Dinas Perikanan, Ini Pesan Bupati Gresik!

GRESIK,1minute.id – Moh Nadlelah nakhoda baru Dinas Perikanan Gresik. Pelantikan mantan Kepala Bagian Keuangan Sekretariat DPRD Gresik itu dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Hall Parkir Selatan Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 12 Agustus 2022.

Pelantikan dan pengambilan sumpah dilangsungkan bersamaan dengan 340 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Tugas baru Nadlelah yang mantan Camat Manyar itu  meningkatkan produktivitas hasil perikanan dan kesejahteraan serta kedaulatan nelayan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan Dinas Perikanan memiliki posisi yang spesial. Hal ini tidak lepas dari sektor perikanan  menyumbang cukup besar dalam Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Gresik.

“Buktinya adalah produktivitas ikan bandeng kita yang setahun minimal mencapai 80 ribu ton,”kata Fandi Akhmad Yani. Bila dikalkulasi harga ikan bandeng Rp 10 ribu per kilogram mencapai Rp 800 miliar. “Sekarang harga bandeng Rp 30 ribu per kilogram,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu. Dalam hitungan wartawan 1minute.id bila harga bandeng Rp 30 ribu per kilogram mencapai Rp 2,8 triliun. 

“Maka dalam hal ini Dinas Perikanan bisa mendorong bagaimana sektor perikanan bisa semakin meningkat serta kesejahteraan dan kedaulatan nelayan bisa terwujud,”harap Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. Ia meminta Nadlelah untuk melakukan kolaborasi dan sinergi dengan organisasi perangkat daerah maupun Badan Usaha Milik Daerah (BUMN). Antara lain, Gresik Migas untuk bisa mendapatkan fasilitas bahan bakar untuk nelayan bersubsidi. Sebab, Gresik Migas akan mengoperasikan bahan bakar minyak untuk nelayan.

Serta, Bank Gresik untuk pemberian kredit lunak bagi nelayan. Harapannya, nelayan tidak terjerat rentenir dan tengkulat. Nadlelah,  birokrat yang sudah mengabdi sebagai ASN sejak 1987. Sebelumnya, dirinya menjabat sebagai Kepala Bagian Program dan Keuangan di Sekretariat DPRD Gresik. Ia menjabat Kepala Dinas Perikanan melalui seleksi terbuka (Selter)  jabatan tinggi pratama yang difasilitasi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Gresik medio Juli 2022.

Selain pesan khusus untuk Nadlelah, Gus Yani mendorong pejabat fungsional yang baru dilantik untuk melakukan berbagai inovasi. 

Dengan komposisi usia yang masih relatif muda. “Kita sebagai anak muda yang hari ini harus dituntut untuk benar-benar memiliki inovasi. Nanti kalau sudah inovasi ngadep ke saya, tak hadiahi sekolah S2,” ujar Gus Yani disambut tepuk tangan hadirin. (yad)

Nadlelah, Nakhoda Baru Dinas Perikanan, Ini Pesan Bupati Gresik! Selengkapnya

Pro-kontra Tempat Relokasi Pedagang Terdampak Pelebaran Jalan Manyar, Pembangunan Pujasera Manyar Lanjut 

GRESIK,1minute.id – Aris terlihat berdiri mengawasi para pekerja pembangunan pujasera Manyar pada Kamis, 11 Agustus 2022. Siang itu, ada sepuluh orang pekerja. Mereka ngeduk lemah untuk tempat pondasi tiang. 

Penggalian dilakukan secara manual. Aris, mengaku mandor proyek pembangunan Pujasera Manyar itu terlihat berulangkali meneguk air dari wadah tumbler yang dibawanya. “Kita usahakan akhir tahun ini bisa selesai,”katanya kepada  1minute.id  pada Kamis, 11 Agustus 2022. 

Pujasera itu menempati lahan samping timur Lapangan Sunan Giri di Desa ManyarSidomukti, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Pujasera dekat bangunan bekas gedung yang rusak. Pujasera itu yang bakal digunakan para pedagang yang terkena imbas proyek pelebaran jalan raya Manyar. Jarak pujasera dengan jalan raya sekitar 300-an meter. 

Ada 4 petak. Setiap petak akan diisi 15 stan. “Nanti ada sekitar 60 stan,”kata Aris. Aris ngebut menyelesaikan pekerjaannya karena akhir tahun pembangunan pujasera ini harus selesai. Awal tahun, BBPJN direncanakan mengawali kegiatan pembangunan jalan itu.

Seperti diberitakan tempat relokasi bagi pedagang yang terimbas proyek pelebaran jalan raya Manyar itu menjadi pro dan kontra. Pemkab Gresik mendukung usulan Muspika Manyar membangun tempat relokasi. Sebaliknya, paguyuban barak Manyar (PBM) menolak relokasi. Karena mereka menganggap lokasi tidak strategis.

“Kami tidak menolak rencana pelebaran jalan. Kami hanya menolak tempat relokasi,”kata Ketua PBM Abdullah Syafii pada Kamis, 11 Agustus 2022. Dalih PBG, lokasi pujasera nyelempit. Ndelik. “Pedagang khawatir tidak laku,”kata Syafii.

Sementara itu, Camat Manyar Zainul Arifin ketika 1minute.id mendatangi kantornya sedang dinas luar. “Nanti sorean saja, karena saya lagi ngecek lapangan di PPI untuk upacara,”kata Zainul ketika dihubungi melalui telepon pada Kamis, 11 Agustus 2022.

LOKASI PUJASERA: Sejumlah pekerja beraktivitas untuk menyelesaikan pembangunan pujasera Manyar. (Foto atas) Maket wajah pujasera yang rencananya untuk pedagang terimbas proyek pelebaran jalan raya Manyar ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Namun, sebelumnya Camat Manyar Zainul Arifin  mengatakan, pembangunan pujasera itu dibiayai secara gotong royong oleh perusahaan yang berada di Kecamatan Manyar. “Perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam Formula Pertama,”kata Camat Zainul pada Selasa, 2 Agustus 2022.

Saat ini, imbuhnya, pekerjaan pembangunan sudah mulai dilakukan. “Progresnya sudah 10 persen,”kata mantan Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Kebomas, Gresik itu. 

Untuk pembangunan pujasera serta kelengkapan lainnya, tambahnya, anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp 2,5 miliar. “Biaya pembangunan urunan anggota Formula Pertama,”tegasnya. Pelebaran jalan Raya Manyar panjangnya sekitar 3,5 kilometer.

Pemkab memiliki ruang milik jalan (rumija) sepanjang 3,1 kilometer dari kebutuhan 3,5 kilometer. Sehingga dibutuhkan pembebasan lahan. Pelebaran di mulai exit Tol Manyar hingga Jembatan Manyar. Untuk tahap awal, pelebaran jalan Raya Manyar sepanjang 1 kilometer. Estimasi pekerjaannya membutuhkan waktu 7-8 bulan. Sisanya, 2,5 kilometer akan dilanjutkan tahun berikutnya.

Anggaran sekitar Rp 15 miliar. Lebar jalan nantinya menjadi 22 meter dan 4 lajur. Median jalan lebarnya 3 meter. (yad)

Pro-kontra Tempat Relokasi Pedagang Terdampak Pelebaran Jalan Manyar, Pembangunan Pujasera Manyar Lanjut  Selengkapnya

PBM Tolak Relokasi, Tidak Menolak Pelebaran Jalan Raya Manyar

GRESIK,1minute.id – Rencana pelebaran jalan Raya Manyar, Kabupaten Gresik masih menyisakan persoalan. Relokasi pedagang masih menjadi pro-kontra. Pelapak tergabung di dalam Paguyuban Bedak Manyar (PBM) menolak relokasi di lapangan Desa ManyarSidomukti, Kecamatan Manyar. 

Sementara itu, pembangunan pujasera terus dikebut. Pujasera tempat relokasi pedagang terdampak pelebaran jalan deandles di pantai utara (Pantura) Gresik itu. Pujasera itu berada di sisi timur Lapangan Sunan Giri, aset pemerintah desa (Pemdes) setempat. 

Ketua PBM Abdullah Syafii mengatakan, pihaknya bersama ratusan pedagang tidak menolak rencana pelebaran jalan Raya Manyar itu. “Kami hanya menolak tempat relokasi,”ujar Syafii pada Kamis, 11 Agustus 2022. 

Mengapa? Menurut Syafii ada beberapa pertimbangan PBM menolak rencana relokasi. 

RELOKASI: Di area lapangan sepak bola Sunan Giri di Desa ManyarSidomukti, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik rencana digunakan sebagai tempat relokasi pedagang terdampak proyek pelebaran jalan raya Manyar. Pujasera menempati sisi timur lapangan pada Kamis, 11 Agustus 2022. (Foto montase Chusnul Cahyadi /1minute.id)

Pertama, sebutkan, relokasi pedagang hanya memfasilitasi 50 lapak. “Sedangkan anggota PBM berjumlah 199 pelapak,”kata Syafii. 

Kedua, lokasi relokasi tidak maksimal. “Kurang strategis,”kata Syafii. Dan, ketiga pihaknya meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik untuk berkomunikasi dengan PT Garam. “Pinjam pakai lahan karena dibelakang lapak-lapak yang akan digusur itu masih ada lahan cukup lebar aset PT Garam,”ujarnya. 

Dalam pengamatan 1minute.id  puluhan banner penolakan kini menghiasi warung-warung di sepanjang Jalan Raya Manyar. Isi benner pun aneka makam. Antara lain “Kami Menolak Relokasi karena tidak Strategis ; Pelebaran Yes, Relokasi No ; Mundur Dikit, Kami Siap Bangun Sendiri dan Kami Tidak Menolak Pelebaran Jalan !!! Tapi Kami Menolak Relokasi  Yang Kurang Tepat”. 

Syafii mengatakanselain lokasi yang ndelik tidak strategis. Konsep relokasi yang ditawarkan konsep pujasera. “Pedagang PBM itu ada jualan kusen, patok kayu dan tambal ban. Mereka tidak bisa masuk di pujasera,”katanya. 

Seperti diberitakan pelebaran jalan Raya Manyar panjangnya sekitar 3,5 kilometer. Pemkab memiliki ruang milik jalan (rumija) sepanjang 3,1 kilometer dari kebutuhan 3,5 kilometer. Sehingga dibutuhkan pembebasan lahan. Pelebaran di mulai exit Tol Manyar hingga Jembatan Manyar. Untuk tahap awal, pelebaran jalan Raya Manyar sepanjang 1 kilometer. Estimasi pekerjaannya membutuhkan waktu 7-8 bulan. Sisanya, 2,5 kilometer akan dilanjutkan tahun berikutnya.

Anggaran sekitar Rp 15 miliar. Lebar jalan nantinya menjadi 22 meter dan 4 lajur. Median jalan lebarnya 3 meter. (yad)

PBM Tolak Relokasi, Tidak Menolak Pelebaran Jalan Raya Manyar Selengkapnya

Waspada Wabah Covid-19 belum Berakhir, Polres Gresik Patroli Membagikan Masker 

GRESIK,1minute.id – Wabah coronavirus disease 2019 belum berakhir. Bahkan, ada kecenderungan meningkatkan. Tetap waspada dan memakai masker ketika beraktivitas. Untuk mencegah wabah Covid-19 itu, Polres Gresik menggelar Patroli Skala Besar. Patroli melibatkan tiga pilar, Polres Gresik, Kodim 0817/Gresik dan Pol PP Gresik. 

Patroli yang diisi kegiatan pembagian masker ini dipimpin oleh Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis. Patroli melibatkan ratusan personel berangkat dari Mapolres Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik menuju simpang empat Veteran yang berbatasan dengan Kota Surabaya. 

Lalu menyisir Alun-alun Gresik dan sejumlah wilayah yang berpotensi menimbulkan gangguan ketentraman dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). “Patroli skala besar antisipasi gangguan kamtibmas. Seperti tawuran dan hal – hal lainnya,”tegas AKBP  Nur Azis pada Selasa malam, 9 Agustus 2022.

Alumnus Akpol 2002 itu, juga melakukan dialog dengan sejumlah pedagang kaki lima (PKL) di Alun-alun yang tidak memakai masker. Mantan Kapolres Ponorogo itu, mengingat kepada para pedagang dan masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes). Memakai masker. “Kami bagikan masker, agar disiplin prokes dalam setiap aktivitas,”katanya. 

Sementara itu, data update Covid-19 di Jawa Timur menunjukkan tren naik. Di Kabupaten Gresik, kasus baru terus bertambah. Meski, satu digit.Mengutip data di laman IG @dinkesjatim  per 9 Agustus 2022 di Kabupaten Gresik terdapat penambahan 7 kasus baru terakumulasi (sejak wabah Covid-19) menjadi 154 kasus aktif. Positif Covid-19 bertambah 39 kasus menjadi 21.277 kasus , sembuh bertambah 20 menjadi 20.375 dan meninggal 746 orang. (yad)

Waspada Wabah Covid-19 belum Berakhir, Polres Gresik Patroli Membagikan Masker  Selengkapnya

Beli Ponsel Bayar dengan Uang Palsu, Dua Terdakwa Divonis 2,5 Tahun Penjara 

GRESIK,1minute.id – Dua terdakwa pengedar uang palsu (Upal) dijatuhi hukuman 2,5 tahun penjara. Mereka adalah Syaiful Afandi, 27, warga Desa Tengiring, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan dan Subekti, 28, asal Desa Lamongan, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan.

Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Gresik Bagus Trenggono mengatakan, terdakwa terbukti melanggar pasal 36 ayat (3), Undang-undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang mata uang juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. 

Dimana, kedua terdakwa terbukti bersalah mengedarkan uang palsu untuk membeli ponsel secara di Jalan Sukomulyo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik pada 1 Januari 2022, pukul 21.30 WIB. Uang tersebut diketahui uang palsu alias tidak asli. 

“Menjatuhkan hukuman penjara selama dua tahun dan enam bulan penjara terhadap kedua terdakwa Syaiful Afandi dan Subekti,”kata Ketua majelis hakim Bagus Trenggono pada Selasa, 9 Agustus 2022.

Selain itu, barang bukti berupa 99 lembar uang seratus ribu palsu dan 540 lembar uang  lima puluh ribuan palsu dirampas untuk dimusnahkan. Sedangkan, motor Yamaha N Max nopol W 5785 DY dikembalikan kepada pemiliknya. 

Putusan tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Gresik Maria Sisilia Gracela. Terdakwa dituntut hukuman penjara selama 3 Tahun. Atas putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Gresik Jaksa menyatakan pikir-pikir. “Kita pikir-pikir dulu yang mulia,” kata Maria Sisilia.

Sementara itu, penasihat hukum kedua terdakwa dari Pos Bantuan Hukum YLBH Fajar Trilaksana yaitu Herman Sakti Iman akan menyampaikan putusan tersebut kepada keluarga terdakwa. “Kami akan menyampaikan putusan ini kepada keluarga terdakwa. Apakah banding atau menerima putusan majelis hakim,”kata Sakti. (yad)

Beli Ponsel Bayar dengan Uang Palsu, Dua Terdakwa Divonis 2,5 Tahun Penjara  Selengkapnya

GNI Gresik Dulu dan Kini. Begini Penampakannya!

GRESIK,1minute.id – Gedung Nasional Indonesia (GNI) bakal berusia 62 tahun pada 17 Agustus nanti. Berdasarkan prasasti yang menempel di tembok diatas pintu utama, peletakan batu pertama gedung di Jalan Pahlawan, Gresik itu dilakukan pada 17 Agustus 1960. Peletakan batu pertama dilakukan oleh R.Soekarso, Bupati Kepala Daerah TK II Kota Surabaya. 

Bagaimana kondisi gedung berlokasi di Jalan Pahlawan, Gresik itu? Gedung Nasional Indonesia ini sempat mangkrak bertahun-tahun. Gedung tempat pertemuan itu memprihatinkan. Tidak teramat. Sejak 2021, Pemkab Gresik melakukan revitalisasi GNI. Revitalisasi tahap pertama menggunakan sebesar Rp 1.637.448.264,69. 

Revitalisasi tahap dua berdasarkan merujuk pada plakat halaman GNI ini dimenangkan oleh CV Jamus Mashurin Konstruksi dengan nilai kontrak Rp 3,09 miliar. Pekerjaan penataan lanskap bangunan dan finishing selama 150 hari (25 Juli s/d 21 Desember 2022).

Begini kondisi GNI Gresik yang menurut budayawan dan sejarawan adalah heritage atau cagar budaya. Simak hanya di 1minute.id . Geser fotonya! (yad)

Tidak ada galeri yang dipilih atau galeri itu dihapus.

GNI Gresik Dulu dan Kini. Begini Penampakannya! Selengkapnya

Kucing Nunut Motor, Fais Lapor Damkar, Butuh Waktu 20 Menit Merayu Turun

GRESIK,1minute.id – Petugas Damkar Gresik harus memiliki multitalenta. Petugas tidak hanya jago memadamkan amuk si jago merah. Petugas Damkar yang memiliki moto “Pantang Pulang Sebelum Padam” juga harus jago menaklukkan berbagai jenis hewan. 

Kucing, diantaranya. Nah, Minggu malam, 7 Agustus 2022, petugas Damkar Gresik kedatangan tamu. Tamu itu bernama Faiz, sapak satu anak asal Pulau Bawean. Faiz datang untuk melapor karena sepeda motor Yamaha N Max “dinunuti” seekor kucing. Kucing betina sembunyi di kolong sepeda motornya. 

Fais baru ngeh ada seekor kucing warna blontang-blontang itu nunut ketika berada di Jalan Sumatera, Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB) di Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, Gresik atau sekitar 1 kilometer dari Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Gresik. 

Karena berulangkali membujuk kucing keluar dari kolong sepeda motornya. Tapi, kucing itu tidak mau. Faiz pun menyerah dan meminta bantuan petugas Damkar Gresik. 

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Gresik Agustin Halomoan Sinaga mengungkapkan sebanyak tujuh personel diterjunkan untuk melakukan evakuasi kucing itu. Tujuh anggota itu adalah Bowo W ( Komandan Regu) ; Tri Yugo B.S., ; Kasmuin ; Dicky A ; Frediyanto R. ; Agung W. ; dan Adi S.W. “Kami butuh 20 menit untuk proses evakuasi. Karena harus membongkar bagian samping bodi sepeda motor,”kata Sinaga. 

Kucing akhirnya bisa evakuasi dengan selamat. Faiz pun lega. Karena kondisi kucing tidak sampai terluka. Selama Agustus ini, ada 9 kejadian evakuasi hewan. Ada ular piton, luwak, tawon dan kucing. (yad)

Kucing Nunut Motor, Fais Lapor Damkar, Butuh Waktu 20 Menit Merayu Turun Selengkapnya

Lokakarya Jurnalistik PWI-AKD Gresik Bagai Oase, Kades Bisa Lapor Dewan Pers, Pemerasan Lapor Polres Gresik 

GRESIK,1minute.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Gresik bersama Asosiasi Kepala Desa (AKD) Gresik menggelar Lokakarya Jurnalistik di AstonInn pada Senin, 8 Agustus 2022.

Lokakarya ini menghadirkan empat narasumber. Yakni, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Gresik Alifin N Wanda, Kanit Tipikor Satreskrim Polres Gresik Ipda Ketut R., dan Wakil Ketua Dewan Pers Agung Dharmajaya. Pesertanya adalah para kepala desa (Kades) se-Kabupaten Gresik.

Lokakarya Jurnalistik hasil kolaborasi dan sinergi PWI Gresik dengan AKD  bagai oase bagi para kades untuk menghadapi oknum wartawan. Sebab, selama kehadiran rombongan “wartawan” itu telah membikin para kades resah. 

Ketua PWI Jawa Timur Lutfil Hakim mengilustrasikan kegelisahan kades untuk melayani oknum wartawan ini. Kades harus ngantor  siang untuk menghindari bertemu wartawan yang belum memiliki sertifikasi uji kompetensi wartawan (UKW) ini. Bahkan, ada gerbang masuk desa memasang plakat bunyinya begini : Pemulung, Pengamen dan Wartawan Dilarang Masuk,”kata Lutfil dalam sambutannya. Lutfil tidak menyebutkan detail nama desanya yang dimaksudkan itu.

Nah, Lokakarya ini memberikan pencerahan kepada para kades untuk menghadapi oknum wartawan mbeling itu. Narasumber memberikan tips menghadapi “wartawan”. Kepala Desa di Kabupaten Gresik tidak perlu takut lagi jika didatangi oknum wartawan. 

Dalam forum itu, menyepakati sejumlah poin antara PWI, AKD, Dewan Pers, Polres Gresik dan Kejari Gresik. Pertama, jika ada oknum wartawan yang datang lalu mengancam dan melakukan pemerasan. Bisa langsung dilaporkan ke kantor polisi. Mulai Polsek dan Polres. 

Kedua, bila ada pemberitaan yang dirasa kurang tepat. Narasumber bisa meminta hak jawab 2×24 jam. Bila tidak digubris, bisa langsung melapor ke Dewan Pers. 

Penandatangan nota kesepahaman tentang pencegahan penyalagunaan profesi pers dilakukan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis, Kejari Gresik M. Handan Saragih, Wakil Ketua Dewan Pers Agung Dharmajaya, Ketua AKD Gresik Nurul Yatim dan Ketua PWI Gresik Ashadi Ikhsan. 

OASE : Suasana Lokakarya Jurnalistik PWI-AKD Gresik di AstonInn pada Senin, 8 Agustus 2022 (Foto: Istimewa)

Wakil Ketua Dewan Pers M. Agung Dharmajaya meminta agar kepala desa di Gresik tidak takut lagi. Apalagi sampai menghindari wartawan yang datang ke kantor desa. 

Agung sapaan akrabnya, memberikan tips mulai dari menanyakan dahulu kartu UKW wartawan tersebut dan di cek berasal dari perusahaan media mana. 

“Didatangi wartawan tanya UKW. Jika ada pemberitaan kurang tepat silahkan minta hak jawab, jika tidak ditanggapi 2×24 jam mengadu dewan pers. Tidak ada biaya. Silahkan telepon saya,” kata Agung. 

Selama ini, sudah ada 800 pengaduan tentang pers di seluruh Indonesia. Belum ada yang dari Gresik. Dengan adanya Lokakarya Jurnalistik PWI Gresik ini, menambah wawasan kepala desa tentang produk jurnalistik. Jika sudah masuk ranah pidana seperti mengancam, memeras dipersilahkan lapor polisi.

Ketua PWI Gresik Ashadi Ikhsan mengatakan sering mendapat keluhan adanya “wartawan” datang ke desa-desa. Bermodal kartu pers tanpa memiliki perusahaan pers yang berbadan hukum. 

Mulai dari kepala desa, kepala sekolah, dan lainnya. Datang mencari kesalahan lalu meminta uang. Akibat perbuatan mereka, wartawan di Gresik yang sudah memiliki kartu UKW, berasal dari perusahaan media yang terdaftar di dewan pers terkena imbasnya. 

“Kepala desa tidak perlu takut lagi, ada proses hukum. Kalau menghadapi mereka. Harapannya setelah keluar dari sini, ada keinginan kemauan harus melawan. Karena wartawan sebenarnya kena imbasnya,”kata Ashadi.

Ketua AKD Gresik Nurul Yatim menambahkan, mumpung ada dewan pers kepala desa di Gresik menjadi tahu batasan. Ruang informasi publik sejauh mana. “Mana media abal-abal mana media yang punya legalitas bisa memberikan pengertian luas. Dengan adanya lokakarya ini menjadi mengerti sesuai aturan yang berlaku,”tambahnya. (yad)

Lokakarya Jurnalistik PWI-AKD Gresik Bagai Oase, Kades Bisa Lapor Dewan Pers, Pemerasan Lapor Polres Gresik  Selengkapnya

Diduga Lupa Matikan Puntung Rokok Bengkel Mobil Terbakar 

GRESIK,1minute.id – Kebakaran kembali terjadi di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik pada Sabtu malam, 6 Agustus 2022. Sebuah bengkel reparasi motor di Jalan Raya Desa Babakbawo, Kecamatan Dukun ludes terbakar. 

Bengkel milik Askur itu habis dilahap amuk si jago merah. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang sempat menimbulkan kepanikan warga desa tersebut. Sebab, amuk si jago merah terjadi saat warga mayoritas terlelap tidur.

Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Gresik Agustin Halomoan Sinaga, pihaknya mendapatkan kebakaran bengkel  dari Ilyas, anggota Polsek Sidayu pada pukul 22.40 WIB. Dua unit mobil damkar dan suplai air tiba pukul 22.46 WIB. Enam anggota Damkar di Unit Kecamatan Dukun yakni Didik Sulistiyono ; Joko Suprayitno ; Achmad Fauzi ; Ahmad Siswantoro ; Awaludin Jamil dan Anang Mustofa berjibaku untuk proses melakukan pemadaman. 

Proses pemadaman tidak lebih 60 menit. Penyebab terjadinya kebakaran itu masih dilakukan penyelidikan. “Akan tetapi, dugaan awal akibat human error. Pemilik bengkel diduga lalai mematikan puntung rokok,”kata Sinaga. 

Keberadaan Unit Damkar di Kecamatan Dukun itu terbukti efektif petugas melakukan pemadaman. Merujuk Permendagri 144/2018 tentang Standar Pelayanan Minimal sub Pemadam Kebakaran Respon time maksimal 15 menit.  Kejadian kebakaran bengkel petugas Damkar tiba dilokasi “hanya” 6 menit. Kecepatan petugas itu karena lalu lintas lengang dan Damkar berada di dekat posko unit Damkar. 

Namun,  beberapa kejadian serupa,  rata-rata respon petugas itu lambat. Sebab, Dinas Damkar Gresik hanya memiliki 3 posko yakni posko utama di Kantor Pol PP Gresik ; Posko Driyorejo dan Posko Dukun. Dalam Forum Group Discussion (FGD) dilakukan Dinas Damkar dengan pembicara Wakil Ketua DPRD Gresik Nurhamim, Suberi dan anggota Damkar Kota Batu, Jawa Timur, dengan julukan Gresik Kota Industri-julukan lain-Kabupaten Gresik normatifnya posko Damkar ada di setiap kecamatan, 18 kecamatan. 

Selain posko, keterbatasan lainnya ada jumlah personil serta jumlah mobil damkar. Saat ini, Dinas Damkar Gresik memiliki 13 unit kendaraan (6 unit mobil damkar dan 5 unit mobil penyuplai air). Enam unit mobil damkar itu ditempatkan di posko unit Driyorejo dan Dukun. Masing-masing 1 unit damkar dan 1 unit suplai air. Sedangkan, 2 unit damkar dan 3 unit mobil suplai stanby di Kota Gresik. Lalu sisa dua unit ditempatkan dimana? Dua unit mobil damkar mangkrak karena rusak. 

Sinaga mengungkapkan, meski kondisi serba terbatas itu, pihaknya tetap all out untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Kami akan membentuk komunitas perusahaan di Gresik yang memiliki mobil damkar. Selain itu, kami akan melakukan MoU dengan Kabupaten/Kota yang berbatas langsung dengan Gresik. Ketika ada musibah kebakaran untuk saling bantu memadamkan,”kata Sinaga. (yad)

Diduga Lupa Matikan Puntung Rokok Bengkel Mobil Terbakar  Selengkapnya