BPN Buka Layanan Sabtu dan Minggu, Loket Mandiri Pengurusan Sertifikat 

GRESIK,1minute.id – Badan Pertanahan Nasional (BPN) bakal membuka pelayanan di hari libur. Sabtu dan Minggu. Pelayanan istimewa untuk pengurus sertifikat tanah. Hal itu diungkapkan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto di Surabaya pada Jumat malam, 1 Juli 2022.

“Mereka akan dilayani dengan istimewa, hari Sabtu dan Minggu kita buka bagi masyatakat, karena kami akan membuka loket-loket secara mandiri untuk mendaftarkan tanahnya sebagai hak milik,”ujar Hadi Tjahjanto dalam Rapat Koordinasi Penguatan Sinergitas Pemerintah Provinsi dan Daerah serta Seluruh Stakeholder melalui Forum Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) dan Pola Trijuang Menuju Jawa Timur Lengkap untuk Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat.

Acara diinisiasi oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dihadiri Hadi Tjahjanto serta Kepala daerah. Diantaranya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Mantan Panglima TNI itu mengajak masyarakat untuk mendaftarkan sertifikat tanahnya ke kantor BPN terdekat di wilayahnya.”Dengan tercapainya Kota/ Kabupaten lengkap maka akan meminimalisir adanya mafia tanah yang tentunya merugikan masyarakat,” katanya.

Dalam acara tersebut Bupati Fandi Akhmad Yani menerima 212 sertifikat aset atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Penyerahan simbolis diberikan langsung oleh Hadi Tjahjanto kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jawa Timur Jonahar M.,mengapresiasi  Program Pengembangan Pemberdayaan Desa (P3D) dalam rangka mewujudkan Kota/Kabupaten lengkap. “Program P3D ini merupakan satu-satunya ada di Jawa Timur. Dimana idealnya satu petugas bisa ada di satu desa. Sebagai contoh dan tak lupa kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Gresik yang telah bersurat kepada kami untuk mewujudkan program P3D untuk tiap desa yang ada di Kabupaten Gresik,”ujarnya. (yad)

BPN Buka Layanan Sabtu dan Minggu, Loket Mandiri Pengurusan Sertifikat  Selengkapnya

HUT Bhayangkara, Polres Gresik Umumkan 4 Tersangka Pernikahan Manusia dengan Kambing 

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik merilis penetapan empat orang tersangka dalam perkawinan manusia dengan kambing di Mapolres Gresik pada Jumat, 1 Juli 2022. Empat orang tersangka dugaan penistaan agama.

Keempat tersangka itu adalah pemilik Pesanggrahan Keramat Ki Ageng berinisial N ; SA selaku pengantin, dan S selaku penghulu yang menikahkan. Ketiganya dikenai Pasal 156a KUHP tentang penistaan agama juncto Pasal 55 KUHP (turut serta).

Sementara inesial AS  selaku pemilik konten Sanggar Cipta Alam TV, dikenakan Pasal 45a ayat 2 UU ITE juncto Pasal 156a KUHP.”Jadi, ada 4 tersangka. Inosial N, SA, S, dan AS,”tegas Kapolres Gresik AKBP Muchamad Nur Azis di Mapolres Gresik pada Jumat, 1 Juni 2022.

Ditambahkan, bahwa para tersangka saat ini tidak dilakukan penahanan. Mantan Kapolres Ponorogo menyatakan, bahwa dalam penanganan kasus tersebut Polres Gresik membutuhkan waktu selama 20 hari. “Ada 21 saksi yang kami hadirkan, ditambah 3 saksi ahli, ahli bahasa, ITE, dan agama,”jelasnya.

Sementara Kasatreskrim Iptu Wahyu Riski Saputro menambahkan, bahwa setelah penetapan tersangka, penyidik akan kembali memanggil 4 tersangka. “Jika kita panggil 1 kali, 2 kali dan 3 kali tak hadir, kami jemput paksa,”tegas Iptu Wahyu Rizki Saputro. 

Penetapan tersangka dugaan penistaan agama bagai sebuah kado manis Polres Gresik kepada  masyarakat Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Sebab, masyarakat sudah lama menunggu kelanjutan perkara yang menjadi perhatian masyarakat Kota Gresik ini. 

Seperti diberitakan, Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gresik memutuskan ritual nyeleneh perkawinan manusia dengan kambing adalah penistaan agama. Keempat orang yang terlibat dalam perkawinan tak lazim di Pesanggrahan Keramat Ki Ageng di Desa Jogodalu, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik murtad. Mereka harus bertaubat dan mengucapkan syahadat.

Keempat orang yang terlibat perkawinan itu, pemilik Pesanggrahan Nur Hudi Didin Ariyanto ; mempelai pria Syaiful Arif ; penghulu Kresna dan pembuatan naskah Arif Syaifullah kemudian bertaubat dan mengucapkan syahadat yang disaksikan oleh para tokoh agama dari empat organisasi keagamaan yakni MUI Gresik, PCNU Gresik, Muhammadiyah Gresik dan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Gresik. (yad)

HUT Bhayangkara, Polres Gresik Umumkan 4 Tersangka Pernikahan Manusia dengan Kambing  Selengkapnya

Viral Pernikahan Manusia dengan Kambing, Polres Gresik Tetapkan 4 Tersangka

GRESIK,1minute.id– Penyidik Pidana Umum Satreskrim Polres Gresik menetapkan empat orang sebagai tersangka dugaan penistaan agama. Perkawinan manusia dengan kambing di Pesanggrahan Keramat Ki Ageng di Desa Jogodalu, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik. Penetapan tersangka dilakukan pada Kamis, 30 Juni 2022. 

Namun, penyidik belum menyebutkan identitas para tersangkanya. “Para tersangka merupakan yang terlibat dalam pernikahan nyeleneh manusia dengan kambing,”kata Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Wahyu Rizki Saputro pada Jumat, 1 Juli 2022. 

Seperti diberitakan, Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gresik memutuskan ritual nyeleneh perkawinan manusia dengan kambing adalah penistaan agama. Keempat orang yang terlibat dalam perkawinan tak lazim di Pesanggrahan Keramat Ki Ageng di Desa Jogodalu, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik murtad. Mereka harus bertaubat dan mengucapkan syahadat.

Keempat orang yang terlibat perkawinan itu, pemilik Pesanggrahan Nur Hudi Didin Ariyanto ; mempelai pria Syaiful Arif ; penghulu Kresna dan pembuatan naskah Arif Syaifullah kemudian bertaubat dan mengucapkan syahadat yang disaksikan oleh para tokoh agama dari empat organisasi keagamaan yakni MUI Gresik, PCNU Gresik, Muhammadiyah Gresik dan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Gresik. (yad)

Viral Pernikahan Manusia dengan Kambing, Polres Gresik Tetapkan 4 Tersangka Selengkapnya

Fokus Digitalisasi dan Penguatan Bahasa, Barunawati Melakukan Penyegaran 5 Kepala Sekolah

SURABAYA,1minute.id – Lembaga pendidikan nasional Barunawati Surabaya melakukan penyegaran pimpinan di lima lembaga pendidikan. Yakni, Kepala TK, SD, SMP, SMA dan SMK. 

Ketua Yayasan Barunawati Biru Surabaya (YBBS) Iwan Sabatini mengatakan, lembaga pendidikan Barunawati secara dinamis terus melakukan peningkatan mutu pendidikan. Mulai pembenahan dan pembangunan infrastruktur, penataan administrasi pembukuan dan keuangan sampai menuju posisi lembaga pendidikan maju dan berkembang. 

“Kami sudah melakukan kerjasama dengan beberapa sekolah pada tingkatan maju dan berkembang. Sekarang ini ada 12 guru memperkuat bahasa Inggris, 20 guru memperkuat bahasa Mandarin dan bahasa Korea,”kata Iwan Sabatini kepada awak media usai pelantikan di aula SMA Barunawati pada Kamis, 30 Juni 2022.

Menurut Kepala SMA Barunawati Dian Rahmawati, pihaknya akan terus melanjutkan dan meningkatkan prestasi yang sudah dicapai pimpinan sebelumnya. “SMA Barunawati akan meningkatkan penguasaan bahasa Jepang dan Korea,”katanya. 

Sementara Kepala SMK Barunawati Indarti Rahmawati menyatakan bahwa 80 persen lulusan SMK Barunawati sudah bekerja. “Alhamdulillah, lulus sekolah langsung bekerja. 80 persen lulusan SMK Barunawati sudah bekerja,”tegas Indarti. Menurut Atik Istijarti, pihaknya telah merintis dan mewujudkan perpustakaan digital dan studio pembelajaran.

“Selama saya menjadi kepala sekolah telah merintis dan sudah mewujudkan perpustakaan digital dan studio pembelajaran. Prestasi SMA Barunawati dari tahun ke tahun terus meningkat. Tahun ini lulusan SMA Barunawati yang lolos SBMPTN 52 siswa. Optimis SMA Barunawati akan terus maju dan berkembang,” kata Atik-panggilan akrab Atik Istijarti yang masuk purba ketua SMA Barunawati tersebut.

Berikut nama-nama kepala sekolah yang baru di Yayasan Barunawati Biru Surabaya (YBBS) :

1. Kepala TK Barunawati Surabaya Ninah Sakinah

2. Kepala SD Barunawati Surabaya Inem

3. Kepala SMP Barunawati Surabaya Marina Kurniasari

4. Kepala SMA Barunawati Surabaya Dian Rahmawati

5. Kepala SMK Barunawati Surabaya Indarti Rahmawati. (yad)

Fokus Digitalisasi dan Penguatan Bahasa, Barunawati Melakukan Penyegaran 5 Kepala Sekolah Selengkapnya

Weekend Hindari Melewati Dua Ruas Jalan Nasional, Raya Duduksampeyan dan JSB Gresik

GRESIK,1minute.id – Liburan sekolah tiba. Anda ada weekend kemana?  Sebaiknya liburan tidak melewati dua jalan nasional di Kabupaten Gresik. Sebab, potensi kemacetan bisa menganggu rencana bertamasya keluarga. Mengapa? Ada dua ruas jalan nasional di Kabupaten Gresik sedang dalam perbaikan. 

Yakni,  Jalan Raya Duduksampeyan dan Jembatan Sembayat Baru (JSB). Perbaikan infrastruktur jalan Raya Duduksampeyan sepanjang 1,2 kilometer. Ada tujuh desa yang terdampak. Yakni, Desa Duduksampeyan, Desa Petisbenem, Desa Kawistowindu, Desa Kemudi, Desa Wadak Kidul, Desa Wadak Lor, dan Desa Kramat. Masyarakat di tujuh desa harus memutar hingga depan kantor Koramil Duduksampeyan. 

Dampak lainnya, ada pengguna jalan nasional itu. Pekerjaan pengecoran jalan itu membutuhkan waktu 2,5 bulan. Mulai 28 Juni 2022 sampai 15 September 2022.

Sedangkan, perbaikan Jembatan Sembayat Baru (JSB) butuh waktu 3 bulan.  Mulai 1 Juli 2022, JSB Jembatan ditutup. Semua kendaraan baik dari arah Manyar, Gresik ke Lamongan dan sebaliknya diarahkan melewati Jembatan Sembayat Lama (JSL) . Jembatan hanya dua lajur itu.  

TUTUP : Jembatan Sembayat Baru (JSB) ditutup mulai Jumat, 1 Juli 2022. Penutupan dilakukan kerana ada perbaikan oprit. Perbaikan butuh waktu 3 bulan (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

“Bukan jembatan yang diperbaiki, tetapi oprit atau jalan pendekatnya,”kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII Jawa Timur – Bali Sentot Wijayanto kepada wartawan. 

Sementara itu, pengecoran jalan Raya Duduksampeyan  sudah dimulai sejak 28 Juni 2022. Meski, pekerjaan pengecoran dilakukan malam hari arus lalu selama dua hari belakang padat. Dalam pengamatan wartawan 1minute.id sekitar pukul 16.00 pada Kamis, 30 Juni 2022 kemacetan dari arah Gresik mulai terasa di gerbang Dusun Plapan,  Desa Samirplapan. Dari arah sebaliknya, Lamongan ke Gresik. Kemacetan mencapai 2 kilometer. Penyebab,  lalu lintas tersendat karena volume kendaraan dan jalan menyempit. Apalagi,  jam sibuk. Berangkat dan pulang kerja. 

Sebab, jalan nasional empat lajur yang  bisa dilewati hanya dua lajur. Satlantas melakukan contra flow. Ada dua anggota Satlantas Polres Gresik yang mengatur lalu lintas secara bergiliran di depan U turn (putaran balik) di depan kantor Koramil Duduksampeyan dan Polsek Duduksampeyan itu. 

Camat Duduksampeyan Dedy Hartadi mengatakan pengecoran jalan mulai dari SPBU Setrohadi hingga depan kantor Koramil Duduksampeyan. Pengecoran mulai 28 Juni hingga 15 September 2022. “Pengecoran dilaksanakan malam hari,”ujar Dedy. (yad) 

Weekend Hindari Melewati Dua Ruas Jalan Nasional, Raya Duduksampeyan dan JSB Gresik Selengkapnya

Tiga Wakil Rakyat Gresik Dorong Warga Sinergi Atasi Persoalan Sampah Agar Bisa Jadi Berkah

GRESIK,1minute.id – Sampah perkotaan  menjadi salah satu problem yang belum tertangani secara maksimal. Rencana pembangunan tempat pengelolaan sampah terpadu (TPST) di dua tempat belum teralisasi. Meski MoU pengelolaan sampah dengan pihak ketiga telah ditandatangani pada 9 Maret 2022.

Persoalan pengelohan sampah menjadi topik diskusi yang menarik dalam Forum Grup Discussion (FGD) di Pendapa Kecamatan Duduksampeyan pada Kamis, 30 Juni 2022. Ada tiga anggota DPRD Gresik yang menjadi pembicara dalam FGD mengusung tema ” Pengelolaan Sampah di wilayah Kecamatan Duduksampeyan” itu.

Tiga anggota DPRD Gresik itu adalah Wakil Ketua DPRD Gresik Nur Saidah, M. Hamzah Takim dan Komsatun. Acara diikuti Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik, Perwakilan dari Pegadaian, LSM dan  Perwakilan Ketua TP PKK Desa se-Kecamatan Duduksampeyan.

Camat Duduksampeyan Dedy Hartadi saat membuka acara berpesan pada peserta agar bisa mengikuti kegiatan secara seksama dan harus proaktif, sehingga saat pulang bisa mendapatkan informasi yang detail dan bisa ditransfer pada anggota lainnya yang ada di desa.

Narasumber pertama Wakil Ketua DPRD Gresik Nur Saidah sebelum menyampaikan materi, Ia memberi pemahaman tentang tujuan dari FGD dengan maksud agar semua yang hadir bisa proaktif, sehingga bisa tepat sasaran dan sesuai dengan tujuan kegiatan. Namanya diskusi maka harus terjadi komunikasi dua arah, sehingga apa yang menjadi gagasan bisa dicerna secara detail. 

NARASUMBER FGD : (ki-ka) Anggota DPRD Gresik Komsatun, M Hamzah Takim dan Wakil Ketua DPRD Gresik Nur Saidah dalam Forum Grup Discussion di Pendapa Kecamatan Duduksampeyan pada Kamis, 30 Juni 2022. (Foto : istimewa)

“Selain itu dalam penentuan (ploting) anggaran itu harus mengarah pada skala prioritas yang disesuaikan dengan kebutuhan mendasar, namun tetap ada sinkronisasi dengan program pemerintah yang ada di atasnya,”terang politisi perempuan dari Partai Gerindra ini.

Nur Saidah juga berpesan agar desa melakukan dan mempersiapkan piranti yang dibutuhkan sebelum menentukan program, khususnya keinginan untuk membentuk bank sampah dan fasilitas pengelolaan sampah, agar bisa terarah.

Senada juga disampaikan Anggota DPRD Gresik Hamzah Takim, bahwa desa harus benar-benar siap dan mampu menentukan programnya, sehingga desa akan bisa menyesuaikan kebutuhan anggarannya.

Politisi Golkar ini berpesan kepada warga desa, khususnya yang hadir saat ini untuk mempersiapkan konsep yang detail dalam merencanakan, sehingga akan bisa efektif dan terukur. “Perencanaan yang baik dan terukur persoalan sampah bisa berubah menjadi berkah,”kata Hamzah yang juga Ketua Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Gresik itu. 

Sementara, Komsatun, lebih menitikberatkan pada peran dan keikutsertaan masyarakat dalam realisasi pengelolaan sampah. Politisi asal Partai Golkar ini mendorong organisasi perangkat daerah (OPD) yakni Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik aktif memberikan pendampingan pada pelaksanaan program, sehingga tetap terkontrol progresnya. “Juga perlu adanya edukasi masyarakat sejak dini terkait bagaimana membuang sampah dan bagaimana memilah serta mengelola sampah yang benar,”ujar Komsatun. (yad)

Tiga Wakil Rakyat Gresik Dorong Warga Sinergi Atasi Persoalan Sampah Agar Bisa Jadi Berkah Selengkapnya

Bupati Gresik Jamin Hewan Kurban Aman,Tata Cara Penyembelihan Akan Terbitkan Surat Edaran 

GRESIK,1minute.id – Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah di tengah merebak wabah penyakit mulut dan kuku (PMK). Kabupaten Gresik, salah satu episentrum wabah PMK yang melanda 19 Provinsi di Indonesia itu. Bagaimana cara penyembelihan hewan kurban. Apakah hewan kurban dijamin aman dan terbebas dari PMK. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan menjamin hewan kurban yang akan disembelih pada Hari Raya Idul Adha terbebas dari PMK. Masyarakat di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik risau. “Kita pastikan kepada seluruh masyarakat kabupaten Gresik bahwasanya hewan kurban yang ada di kabupaten Gresik bebas dari penyakit mulit dan kuku,”tegas Bupati Fandi Akhmad Yani dalam rapat koordinasi (rakor) bersama Forkopimda di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 30 Juni 2022.

Rakor juga dihadiri perwakilan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dewan Masjid Indonesia (DMI) Gresik, PCNU Gresik, Muhammadiyah Gresik, serta LDII Gresik. Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani melanjutkan, pihak akan menerbitkan surat edaran tentang perkembangan dan penanggulangan PMK di Gresik. Serta membuat fatwa dari MUI Gresik sebagai dasar dari penerapan pemotongan hewan kurban. 

Ia pun mengajak para Camat dan Kepala Desa (Kades) sinergi dengan melakukan pendataan  hewan kurban. “Saya harapkan juga ada sinergi dengan tiap-tiap kecamatan tentang jumlah pasti hewan ternak yang dapat dikurbankan kedepan,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Rakor yang membahas khusus tentang pelaksanaan pemotongan hewan kurban. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik membutuhkan masukkan sebagai pedoman untuk pemotongan hewan kurban di tengah wabah PMK ini. Semua perwakilan yang hadir memberikan urun rembuk. Memaparkan usulan. 

Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir serta Wakil Ketua DPRD Gresik Nur Saidah yang kali pertama mendapatkan giliran untuk memberikan usulan tentang penanganan wabah PMK dan mekanisme penyembelihan hewan kurban yang aman. 

Abdul Qodir mengatakan, ikhtiar Pemkab Gresik dalam penanganan wabah PMK dianggap sudah tepat. “Penanganan PMK di Gresik sudah bagus dengan memberikan vaksinasi dan sebagainya kepada hewan ternak,”kata Ketua DPRD Gresik Much. Abdul Qodir. 

Terkait mekanisme penyembelihan, tambah Ketua DPC PKB Gresik ini mengusulkan kepada Bupati Fandi Akhmad Yani untuk membuat surat edaran. “Surat edaran (tata cara penyembelihan hewan kurban) harus disebarkan ke seluruh tempat ibadah di Gresik sehingga kebersihan tempat pemotongan dapat terkontrol dan mengurangi penyebaran PMK,”katanya.

Nur Saidah menambahkan selain tempat penyembelihan yang steril. Legislator dari Partai Gerindra itu, mengusulkan di sejumlah titik ditempatkan tenaga medis. “Penempatan tenaga medis di titik-titik sekitar Gresik sebagai pusat aduan dalam menanggapi PMK,”katanya. 

Semula Pemerintah mewacanakan penyembelihan hewan kurban dipusatkan di rumah potong hewan (RPH). Tujuan, masyarakat memperoleh kualitas daging yang baik. Namun, Nasichun Amin, perwakilan dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Gresik berpendapat pemotongan hewan kurban boleh dilakukan di luar RPH. “Terkait dengan keterbatasan RPH, maka boleh dilakukan dliuar RPH. Dengan ketentuan-ketentuan yang sesuai dengan peraturan,”katanya. 

Ketua DMI Gresik Zaenal Abidin melaporkan progres pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha) dan pendataan hewan kurban. Pendataan hewan dari takmir Masjid yang telah dilakukan. Pendataan hewan kurban melalui Google Form. “Dari hasil pendataan dihasilkan pembelian hewan kurban 87% dari dalam Gresik dan 13% dari luar Gresik,”terang Zaenal.

Seperti diberitakan data dihimpun wartawan  1minute.id dari Dinas Pertanian (Dispertan) Gresik menyebutkan  populasi hewan ternak di Gresik berjumlah 59.709 ekor. Sebanyak 5.122 ekor dilaporkan terindikasi terpapar PMK. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter hewan tercatat 4.474 ekor terpapar PMK. Dari 4.474 ekor itu  sebanyak 892 ekor sembuh dan 114 ekor mati. Data per 29 Juni 2022. 

Pemilihan  hewan kurban berdasarkan Fatwa MUI No. 32 Tahun 2022

Pemilihan hewan kurban di tengah wabah PMK wajib berdasarkan Fatwa Majelis Ulama Indonesia Nomor 32 Tahun 2022. Di masa wabah PMK, MUI mengategorikan hewan kurban terjangkit PMK dalam kelompok kasus ringan, sedang, dan berat.

Kategori kasus wabah PMK pada hewan kurban dilihat berdasarkan kondisi fisik hewan saat hendak disembelih. Bila masih terlihat sehat, maka masih memenuhi syarat sebagai hewan kurban. Asalkan tidak terlalu mempengaruhi jumlah daging dan memenuhi syarat tidak cacat, tidak kurus, dan cukup umur. Sementara itu, hewan yang terkena PMK dan sembuh setelah diobati dalam rentang waktu yang dibolehkan maka masih sah sebagai hewan kurban. (yad)

Bupati Gresik Jamin Hewan Kurban Aman,Tata Cara Penyembelihan Akan Terbitkan Surat Edaran  Selengkapnya

Wabah PMK, Dispertan Gresik Ingatkan Pelapak Hewan Kurban Tidak Berjualan di Pinggir Jalan

GRESIK,1minute.id – Idul Adha 1443 Hijriah kurang hitungan jari. Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) juga belum berakhir. Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putra menghimbau pedagang hewan kurban tidak membuka lapak di pinggir jalan atau lapangan. Karena berpotensi terjadinya persebaran PMK.

“Kabupaten Gresik masih masuk daerah wabah. Penjualan hewan kurban harus berbasis kandang,”ujar Eko Anindito Putra menanggapi mulai maraknya pedagang hewan kurban di Kabupaten Gresik pada Rabu, 29 Juni 2022. Penjualan berbasis kandang, jelas Eko Anindito Putra, artinya dilapak pedagang hanya memasang spanduk. “Pemilihan hewan kurban di kandang,”tegasnya. 

Anjuran itu dilakukan sebab Kabupaten Gresik masih tergolong daerah wabah PMK. Lalu lintas distribusi hewan dibatasi. Tidak boleh keluar Gresik, tidak boleh masuk Gresik. “Kita batasi arus lintas ternaknya.Harapannya tidak ada lapak, tidak ada migrasi dari luar ke dalam,”tegasnya. 

Data dari Dinas Pertanian Gresik menunjukkan hewan ternak terpapar PMK semakin banyak. Data per 29 Juni 2022 sebanyak 5.122 ekor dilaporkan terindikasi terpapar PMK. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter hewan tercatat 4.474 ekor terpapar PMK. Sebanyak 892 ekor sembuh dan 114 ekor mati. Sedangkan, populasi hewan ternak 59.709 ekor. 

Bila dibandingkan data sebelumnya terjadi peningkatan jumlah ternak yang terpapar PMK. Per 13 Juni 2022, wabah PMK telah menyebar 96 Desa di 14 dari 18 Kecamatan se-Kabupaten Gresik. Total hewan ternak yang terpapar PMK sebanyak 3.731 ekor. Rincianya, 779 ekor sapi diantaranya dilaporkan sembuh, 99 ekor mati dan 161 ekor terpaksa dipotong paksa lantaran terpapar PMK.

Kadispertan Eko Anindito melanjutkan, pihaknya masih melakukan pendekatan persuasif kepada pedagang hewan kurban yang melanggar ketentuan. “Kita himbau untuk tutup, supaya semakin lama tidak semakin banyak (lapak penjualan hewan kurban),”ujarnya. Masih menurut Eko Anindito Putra, pelapak hewan kurban masih di dominasi warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 

“Kebanyakan penjual berasal dari Gresik. Mudah-mudahan tidak mengambil dari luar sehingga bisa dikondisikan,”katanya. Eko menegaskan larangan pelapak berjualan di pinggir jalan atau lapangan untuk kebaikan bersama. Berikhtiar meminimalisir dan pencegahan terjadinya persebaran PMK di Gresik. Penjualan hewan kurban tetap bisa berjualan dengan basis kandang. “Harapannya tidak ada hewan yang tercecer keluar. Bisa berpotensi penyebaran PMK,”ujarnya. (yad)

Wabah PMK, Dispertan Gresik Ingatkan Pelapak Hewan Kurban Tidak Berjualan di Pinggir Jalan Selengkapnya

Kadispertan : Jangan Panik, Yakin PMK Bisa Disembuhkan, Oknum Belantik Grilya Beli Sapi Harga Miring 

GRESIK,1minute.id – Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan belum ada tanda-tanda berakhir. Bahkan, sapi yang terpapar PMK semakin banyak. Data Dinas Pertanian Gresik per 13 Juni 2022, wabah PMK telah menyebar 96 Desa di 14 dari 18 Kecamatan se-Kabupaten Gresik. Total hewan ternak yang terpapar PMK sebanyak 3.731 ekor. Rincianya, 779 ekor sapi diantaranya dilaporkan sembuh, 99 ekor mati dan 161 ekor terpaksa dipotong paksa lantaran terpapar PMK.

Pada 29 Juni 2022, sapi yang terpapar menjadi 4.474 ekor. Artinya kurun waktu dua pekan ada tambahan 743 ekor yang terpapar PMK.  Sapi yang bisa disembuhkan bertambah 113 ekor menjadi 892 ekor.  Sedangkan, sapi yang mati menjadi 114 ekor alias “hanya” bertambah 15 ekor. Berdasarkan data tersebut, artinya sapi yang terpapar PMK memiliki potensi sembuh lebih besar. 

Namun, ada oknum belantik yang melakukan gerilya mendatangi peternak. Oknum belantik itu melakukan pembelian hewan yang terpapar PMK dengan harga miring.  Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pun murka. “Ada oknum belantik yang membeli 3 ekor sapi seharga Rp 27 juta,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani ketika memberikan sambutan dipelantikan pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Gresik periode 2022-2027 di Ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 29 Juni 2022. 

Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani tidak menyebutkan lokasinya. Namun, Bupati Fandi Akhmad Yani berencana meminta kepada kepala desa untuk memasang spanduk larangan belantik masuk Desa. Rencana itu untuk membentengi para peternak tidak tergesa-gesa menjual sapi yang terpapar PMK.

Sebab, saat ini vaksin hewan sudah ada. Pemprov Jatim menggelontorkan 3 ribu dosis vaksin. Meski masih minim. Selain itu, Pemkab Gresik juga telah menyediakan obat-obatan dan vitamin untuk hewan. “Peternak bisa meminta kepada Dinas Pertanian Gresik,”tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putra mengatakan, menghimbau kepada peternak yang hewannya terpapar PMK tidak panik. “Segera laporkan (ternak) terpapar. Agar bisa segera ditangani oleh dokter hewan. Petugas akan melakukan deteksi. (Hewan) bisa obati atau tidak. Sehingga jangan cepat-cepat mengambil kesimpulan sendiri,”harap Eko Anindito Putra. 

Dia tidak menampik sinyalemen adanya oknum belantik yang blusukan ke desa-desa. Mereka membeli hewan terjangkit PMK dengan harga miring. “Beli murah, lalu diobati sembuh. Dijual dengan harga mahal,”kata Eko. Karena itulah, Eko kembali mengharapkan peternak tidak panik. Aktif melapor ke petugas. “Yakin lah, ternak yang terpapar PMK bisa disembuhkan,” tegasnya. (yad)

Kadispertan : Jangan Panik, Yakin PMK Bisa Disembuhkan, Oknum Belantik Grilya Beli Sapi Harga Miring  Selengkapnya

Nyalip Mobil, Pemotor Menabrak Pengadara Motor Ibu dan Anak

GRESIK,1minute.id – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di wilayah hukum Polres Gresik. Tadi pagi sekitar pukul 04.30 kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Jalan Raya Kepatihan, Kecamatan Menganti. Kecelakaan itu melibatkan dua pengendara motor itu mengakibatkan empat orang dilarikan ke rumah sakit. 

Korban mengalami luka-luka adalah M. Rafli Rahmadan, 20, warga Griya Surabaya Asri,  Sumberejo Pakal, Surabaya berboncengan dengan Arnesta Martiano Sutan, 18, warga Dupak Banjarejo, Krembangan, Surabaya. Mereka mengendarai Honda Vario nomor polisi (Nopol) L 2444 AUU.

Korban berikutnya, Belia Tri, 21, Warga Dusun Bendil, Desa Kepatihan, Kecamatan Menganti Gresik berboncengan dengan ibundanya, Djumaiyah, 51. Mereka mengendarai Honda Beat Nopol L 2053 VW.

Informasi yang dihimpun kecelakaan lalu  lintas terjadi sewaktu pengendara Honda Vario dikendarai Rafli berboncengan dengan Arnesta melaju dari arah timur ke barat atau Surabaya kearah Menganti sekitar pukul 04.30 pada Selasa, 29 Juni 2022.

Ketika sampai di lokasi kejadian di Jalan Raya Kepatihan, Desa Kepatihan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik berusaha mendahului kendaraan lain dari samping kanan. Saat bersamaan dari arah berlawanan Menganti ke Surabaya ada pengendara motor Honda Beat yang dikendarai oleh Bela Tri. Gadis 21 tahun membonceng ibundanya, Djumaiyah, 51. Akibatnya benturan adu moncong , kedua motor matik ringsek.  Keempat korban tergeletak di jalan tidak sadarkan diri. Mereka dilarikan ke RSI Darus Syifa Benowo , Surabaya. 

Kasatlantas Polresta Gresik AKP Engkos Sarkosi melalui Kanit Laka Satlantas Polres Gresik Ipda Suharto mengatakan, kecelakaan itu tidak mengakibatkan korban meninggal. “Korban mengalami luka-luka. Dan, pagi itu dibawah ke rumah sakit,”kata Suharto dikonfirmasi melalui selulernya pada Selasa, 29 Juni 2022. (yad)

Nyalip Mobil, Pemotor Menabrak Pengadara Motor Ibu dan Anak Selengkapnya