Bupati Gresik Ajak OPD Kerja Keras Wujudkan Nawa Karsa, Tidak Lagi Lipsing

GRESIK,1minute.id –  Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gresik menggelar Workshop Implementasi Nawa Karsa dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD)  Gresik tahun Anggaran 2023 pada Kamis,19 Mei 2022.

Worksop dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ini diikuti seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Program dan pelaporan serta tim penyusun RKPD 2023. Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Wakil Bupati Aminatun Habibah serta Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman. 

Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya menegaskan  kegiatan ini menjadi starter untuk mengingatkan kembali apa yang menjadi tujuan Pemkab Gresik melakukan pembangunan, pelayanan dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat. 
“Program (Nawa Karsa) ini benar-benar harus tercapai,”tegas Bupati Fandi Akhmad Yani.

“Kita telah mengalami turbulensi kondisi yang cukup berat akibat pandemi Covid-19. Tetapi dengan energi positif seperti saat ini, mudah-mudahan Nawa kKarsa bisa benar-benar tercapai. Mari kita bekerja bersama, bekerja lebih keras. Waktu yang paling tepat adalah sekarang. Sudah tidak boleh ada lagi lipsing-lipsing saja, rohnya Nawa Karsa, termasuk dalam-dalamnya juga Nawa Karsa,”imbuhnya. 

Dalam Nawa Karsa memiliki tujuan masing-masing, maka setiap perangkat daerah harus benar-benar bisa menerjemahkan apa itu Nawa Karsa. Untuk diketahui Nawa Karsa merupakan sembilan program prioritas masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah. Sembilan program itu adalah, Gresik Akas, Gresik Cerdas, Gresik Agropolitan, Gresik Barokah, Gresik Lestari, Gresik Seger, Gresik Sehati, Gresik Barokah, dan Gresik Mandiri.

Pertama, kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani, adalah soal penanganan banjir Kali Lamong. Kedua adalah masalah terkait data kemiskinan, dimana ini berdampak pada efektifitas program pengentasan kemiskinan. Ketiga adalah PKH Inklusif, dimana kita fokus pada masyarakat yang sudah masuk desil I dan II data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS).

“Namun mereka belum tersentuh program bantuan sosial manapun maupun warga yang dirasa miskin ber-KTP Gresik tapi belum masuk DTKS,”katanya sambil memberikan contoh lansia yang tidak memiliki KTP, penyandang disabilitas, kepala rumah tangga perempuan dan kelompok marginal lain.

Untuk diketahui desil satu yaitu rumah tangga/individu dengan kondisi kesejahteraan 10% terendah di Indonesia. Desil dua yaitu rumah tangga/individu dengan kondisi kesejahteraan antara 11% – 20% dan desil tiga yaitu rumah tangga/individu dengan kondisi kesejahteraan antara 21% – 30 %. 

Keempat, terkait dengan pembangunan infrastruktur di tingkat dusun yang menghubungkan antardesa melalui program gerbang dusun. Berikutnya, Kelima adalah meningkatkan gairah sektor pariwisata dan Ekonomi Kreatif (ekraf)  melalui Gresik Kota Bandar. Keenam, meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan melalui program Go-Tani.

Selanjutnya, Ketujuh, transformasi digitalisasi melalui Gresikpedia. Kedelapan, perluasan kesempatan kerja baik yang bersifat pelatihan seperti santri 4.0 dan revitalisasi BLK, maupun yang bersifat kewirausahaan seperti Gresik Jagoan, Gresik Komik dan One Pesantren One product (OPOP).  “Kesembilan, masalah lingkungan yakni terselesaikannya TPA dan sistem pengelolaan sampah terpadu ditingkat kecamatan serta taman kota yang ramah anak dan difabel,”terangnya. (yad)

Bupati Gresik Ajak OPD Kerja Keras Wujudkan Nawa Karsa, Tidak Lagi Lipsing Selengkapnya

Dimeriahkan Grup Gambus Putri Banyu Biru, Puncak Harlah ke-72 Fatayat Semarak

GRESIK,1minute.id – Grup Gambus Putri Banyu Biru meramaikan puncak Hari Lahir (Harlah) ke-72 Fatayat Nahdlatul Ulama di Desa Lowayu, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik. Harlah badan otonom (Banom) NU itu dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah , Anggota DPRD Jatim juga Pengurus Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama (PCFNU) Gresik Ufiq Zuroida, serta  Ketua DPRD Gresik Much. Abdul Qodir.

Penampilan Grup Gambus Putri Banyu Biru yang sarat prestasi itu menambahkan semarak acara. Apalagi mereka membawakan dua lagu ciptaan mereka sendiri. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah berharap Fatayat serta banom Nahdlatul Ulama lainnya bisa bersinergi dan kolaborasi sehingga bisa memberikan kontribusi kepada pemerintah desa setempat. 

“Sahabat Fatayat harus bisa berinovasi membaca peluang apa yang menjadi program Desa terlebih dapat membantu BUMDes dalam rangka menaikkan APBDes atau program lain yang bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,”pesan Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah dalam sambutannya pada Minggu, 15 Mei 2022.

Pada kesempatan itu, Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu berharap Fatayat dan semua stakeholder lainnya memberikan support untuk mewujudkan program pemerintah. “Minal Aidin Wal Faizin Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Gresik  Mohon Maaf yang sebesar besarnya apabila program-program yang kami jalankan bersama bapak Bupati (Fandi Akhmad Yani, Red) belum terlaksana, semoga dapat terlaksana dan kami selesaikan hingga 2024,”katanya. 

Sementara itu, Ketua Fatayat NU Ranting Lowayu Nazila mengungkapkan sejumlah kegiatan telah dilakukan untuk menyemarakan Harlah ke-72 Fatayat NU di Desa Lowayu, Kecamatan Dukun ini. Antara lain, launching single lagu gambus yang dibawakan oleh Grup Gambus Putri Banyu Biru. “Dua lagu single itu ciptaan kami sendiri,”kata Nazila.

“Semoga kehadiran Grup Gambus Putri Banyu Biru ini mampu menghidupkan Fatayat NU Ranting Lowayu dan akan membumikan potensi Desa Lowayu,”katanya.  Untuk diketahui jumlah penduduk di Desa Lowayu berjumlah 8.600 jiwa. Mereka tersebar di 36 rukun tetangga (RT) dan 9 rukun warga (RW). Grup Gambus Putri Banyu Biru runner up Kabupaten Gresik. (yad)

Dimeriahkan Grup Gambus Putri Banyu Biru, Puncak Harlah ke-72 Fatayat Semarak Selengkapnya

Ada Pelayanan Perizinan Gratis Di setiap CFD

GRESIK,1minute.id – Minggu Sehat kembali digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik di sepanjang Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik pada Minggu, 15 Mei 2022. Gelaran tanpa asap kendaraan bermotor itu di mulai badal Subuh  dengan center point depan gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP). Minggu Sehat dengan istilah karennya, Car Free Day (CFD) itu di buka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman. 

Diawali kegiatan senam bareng masyarakat menyambut antusias kegiatan itu. Merekatumplek blek dan bebas beraktivitas tanpa terganggu oleh lalu lalang kendaraan bermotor. Para pedagang kaki lima (PKL) mendapatkan berkah dari kegiatan yang bakal menjadi agenda rutin hari Minggu itu.

Apalagi, Minggu Sehat kali pertama dengan mengambil tema “Sehat Jasmani, Sehat Ekonomi” pascavakum sejak 2019 itu ada pelayanan perizinan gratis dari Dinas Penanaman Modal Pelayanan Satu Atap Terpadu (DPM-PTSP) Gresik bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Gresik. 

Kepala DPM-PTSP A.M. Reza Pahlevi mengatakan, pihaknya membuka layanan konsultasi pengurusan izin dasar dan izin berusaha sekaligus tata cara laporan kegiatan penanaman modal (LKPM). “Kami lakukan jemput bola melalui acara yang banyak mendatangkan masyarakat dan pelaku usaha dari UMKM sampai yang skala besar,”ujar Reza pada Minggu,15 Mei 2022.

Pelayanan perizinan dasar antara lain nomor induk berusaha (NIB). “UMKM yang belum memiliki NIB kita fasilitasi dan kita asistensi untuk memiliki NIB melalui pengenalan aplikasiOSS RBA (Online Single Submission Risk Based Approach ). Dan gratis dan hitungan menit sudah jadi,”terang mantan Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik ini. Reza menegaskan, pelayanan jemput bola akan dilakukan setiap minggunya di CFD nanti. “Kita akan berikan pelayanan setiap minggunya,”tegasnya. (yad)

Ada Pelayanan Perizinan Gratis Di setiap CFD Selengkapnya

Teken Perbup PMK, Sapi Mati Dapat Ganti Rugi Rp 10 Juta Per Ekor

GRESIK,1minute.id –  Asosiasi Kepala Desa (AKD) se-Kabupaten Gresik menggelar Halal bihalal di Hotel Purnama, Kota Batu, Malang. Halal bihalal digelar selama dua hari padaJumat dan Sabtu,13-14 Mei 2022. 

Acara bertajuk Mempererat Silaturahmi AKD bersama Gus Bupati dan Wakil Bupati “Demi Terwujudnya Gresik Baru Yang Berkelanjutan” ini dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah, Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali dan Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman. Kemudian, Asisten I merangkap Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gresik Suyono serta Kepala Inspektorat Eddy Hadisiswoyo.

Bupati Fandi Akhmad Yani pada kesempatan bertemu dengan para kepala desa se-Kabupaten Gresik menyinggung tentang mitigasi wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan sapi di Kabupaten Gresik. Untuk mencegah persebaran wabah PMK ini telah menekan peraturan bupati (Perbup). Dimana sapi yang terpapar tidak boleh dibawa ke rumah potong hewan (RPH). “(sapi) harus dipotong ditempat dengan uang ganti rugi sebesar Rp 10 juta melalui Dana Tidak Terduga (DTT),”terang Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya. 

Selain itu, Pemkab Gresik akan memberikan vitamin dan vaksin untuk hewan terjangkit PMK itu. “Sasaran PMK adalah pada sapi yang masih kecil dengan tingkat kematian 50 sampai dengan 60 persen. Sedangkan tingkat kematian pada sapi dewasa hanya 1 sampai 2 persen saja dan daging sapi yang terpapar PMK masih aman di konsumsi,”kata Fandi Akhmad Yani. “Ini harus disampaikan kepada seluruh masyarakat yang mempunyai hewan ternak untuk tidak panik selling,”mbuhnya. 

Sementara itu, Wabup Aminatun Habibah dan Ketua Tim PKK Gresik Nurul Haromaini Ali lebih fokus tentang Pemberdayaan UMKM. Sektor non formal ini terbukti mendongkrak perekonomian masyarakat. “Kalau semua berjalan baik, maka UMKM ini juga tentunya akan memberikan pemasukan yang baik untuk Kabupaten Gresik,”kata Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini. (yad)

Teken Perbup PMK, Sapi Mati Dapat Ganti Rugi Rp 10 Juta Per Ekor Selengkapnya

Gerakan Koin NU Dimulai, RS Nahdlatul Ulama  Segera Terwujud di Gresik 

GRESIK,1minute.id – Gerakan Koin Nahdlatul Ulama di mulai dari Pengurus Majelis Wakil Cabang  Nahdlatul Ulama (MWC NU) Menganti pada Jumat, 13 Mei 2022. Gerakan Koin NU itu rencananya akan dimanfaatkan untuk membangun Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) di Gresik Selatan.

Peluncuran Gerakan Koin NU itu dilakukan oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah itu dihadiri antara lain, Ketua Tanfidziyah PCNU Gresik K.H.Mulyadi, Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Gresik,  Abdul Qodir-Mujib Riduan serta pengurus MWC NU Menganti. 

Wabup Gresik Aminatun Habibah mengetuk hati warga Nahdliyin untuk menyukseskan gerakan Koin NU Gresik Sehat itu dengan mengutip sebuah hadist tentang keutamaan sedekah. “Salah satu tanda orang yang bertakwa adalah mereka yang mau menafkahkan sebagian harta bendanya baik dalam kondisi ketika sedang kaya raya maupun sedang dalam kesulitan,”ujar Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah dalam peluncuran Gerakan Koin NU yang dibarengkan dengan Halal bi Halal di kantor MWC NU Menganti pada Jumat,13 Mei 2022.

Bu Min mengajak warga Nahdliyin dan semua stakeholder untuk bersinergi dengan pemerintah Kabupaten Gresik. Semua itu dilakukan bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat.”Mari kita bersama-sama membesarkan NU, dan semoga rumah sakit NU yang sudah dimimpi-mimpikan orang NU bisa segera terealisasi. Saya, bersama Pak Bupati dan Bapak-bapak DPRD tentunya akan membantu sekuat tenaga,”kata Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu.

Koin Nu Gresik Sehat yang dimulai dari Kecamatan Menganti ini merupakan kelanjutan setelah dilaunching oleh PCNU Gresik pada April 2022. Rencananya gerakan Koin Nu Gresik Sehat ini juga akan dilaksanakan di seluruh kecamatan di Kabupaten Gresik. Tujuan akhir dari gerakan ini adalah terwujudnya rumah sakit NU yang diidam-idamkan warga Nahdliyin Gresik sejak lama itu. (yad)

Gerakan Koin NU Dimulai, RS Nahdlatul Ulama  Segera Terwujud di Gresik  Selengkapnya

Bupati Gresik : Konsumsi Daging Sapi Terpapar PMK Aman 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyakinkan kepada warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik aman mengonsumsi daging. Sebab, penyakit mulut dan kuku (PMK) hewan sapi tidak bisa menular kepada manusia. 

“Daging hewan yang terpapar virus (PMK) masih aman untuk di konsumsi dengan dilayukan atau digantung terlebih dahulu untuk menurunkan kadar air atau PH nya, jadi masyarakat  jangan panik dengan hal ini,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani saat meresmikan Pendapa Kecamatan Sidayu, Pelantikan Pengurus Karang Taruna dan Talk Show Kepemudaan di Pendapa Kecamatan Dukun pada Kamis, 12 Mei 2022.

Disisi lain, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani juga berharap kepada masyarakat untuk proaktif memberikan informasi kepada aparat bila menemukan kasus PMK di desanya. Pasal, virus yang menyerang hewan mamalia, seperti sapi itu diakui cepat menular kepada hewan. “Penyakit (PMK pada hewan sapi) ini memang penularannya cukup cepat, namun hal ini bisa diminimalisir penyebarannya dengan cara penangan cepat dan kompak semua pihak yang terkait,”ungkapnya.

Camat Dukun Kiki Nuryadi menambahkan, berdasarkan hasil pantauan di lapangan belum menemukan adanya hewan sapi yang terpapar PMK. Selain itu, pihaknya telah melakukan langka antisipasi mencegah penyebaran dengan menutup sementara dua pasar hewan di Desa Lowayu dan Mentaras,  Kecamatan Sidayu. 

Ia memastikan di Kecamatan Dukun masih terbilang aman, dan untuk sementara dua pasar hewan Desa Lowayu dan Mentaras Kecamatan Dukun untuk sementara ditutup, Ia juga secara intens berkoordinasi kepada instansi terkait untuk dilakukan tindakan penangan dan pencegahan.”katanya. “Setelah acara ini atau besok kita akan melakukan penyemprotan pada hewan ternak sesuai permintaan peternak yang ada di Kecamatan Dukun,”tegasnya. 

Sementara itu, proses seremoni peresmian Pendapa dan Pelantikan Pengurus Karang Taruna Kecamatan Dukun berlangsung khidmat.  Pada kesempatan itu, Bupati Fandi Akhmad Yani meminta kepada pengurus Karang Taruna untuk gercep atawa bergerak cepat untuk andil memberikan kontribusi pembangunan. 

“Setelah dilantik pengurus segera action. Langsung bergerak mencari inovasi dan program yang berlian sehingga Karang Taruna mampu berkontribusi dalam membangun daerah,”harap Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya di acara yang dihadir Ketua PC NU Gresik KH. Mulyadi, Rois Syuriah PCNU KH. Mahfudz Ma’shum,  Kepala Dinas Sosial Gresik dr. Umi Khoiroh, serta Kepala Desa se-Kecamatan Dukun itu. (yad)

Bupati Gresik : Konsumsi Daging Sapi Terpapar PMK Aman  Selengkapnya

Sapi Terinfeksi PMK di Gresik Mulai Sehat

GRESIK,1minute.id – Sebuah asa bagi peternak sapi muncul. Sebab, puluhan ekor sapi yang terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK) berangsur sehat. Antara lainnya, sapi mulai doyan makan, lendir tidak berlebihan dari mulut hewan ternak dan tidak berbuat lagi.

Bakir, peternak sapi asal Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik itu pun semringah. Kabar gembira itu diungkapkan Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis ketika meninjau kandang sapi milik Bakir itu. Bakir mengungkapkan, sebanyak 35 ekor sapi yang sempat terinfeksi penyakit mulut dan kuku (PMK) berangsur sehat. “Petugas dari Dinas Pertanian memberikan vitamin kepada sapi yang terinfeksi PMK,”terang Bakir kepada polisi. 

Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis menghimbau kepada pedagang sapi pihaknya masih melakukan penyekatan di sejumlah perbatasan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. “Kepada seluruh masyarakat pedagang lainnya, lalu lintas kita lakukan penyekatan sementara. Sebanyak 35 ekor pak Bakri sembuh. Kita bersama lakukan antisipasi dengan baik,”katanya. 

Seperti diberitakan, Polres Gresik melakukan penyekatan di sejumlah perbatasan Gresik. Penyekatan dilakukan untuk mencegah persebaran wabah PMK ke Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Kabupaten Gresik sudah ditetapkan status kejadian luar biasa (KLB) bersama Sidoarjo, Mojokerto dan Lamongan. Serta dua kabupaten di Provinsi Jawa Timur. Pemkab Gresik melakukan penutupan sementara pasar sapi. Selain itu, Pemkab mewajibkan pedagang melakukan penyembelihan sapi di rumah potong hewan (RPH) milik Pemkab Gresik untuk memastikan kesehatan hewan. 

Berdasarkan data Dinas Peternakan Pemprov Jatim sebanyak 1.247 ekor sapi di Kabupaten Gresik, Lamongan, Sidoarjo dan Mojokerto terjangkit PMK. Di Kabupaten Gresik dilaporkan ada 402 ekor sapi tersebar di 5 Kecamatan dan 22 Desa terjangkit PMK. Sebanyak 305 ekor sapi sembuh. Puluhan ekor lain mati. 

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Lempo meminta masyarakat tidak panik. Sebab, saat ini terdeteksi adalah termasuk yang paling ringan. Berdasarkan hasil tes menunjukkan bahwa angka kematiannya sangat rendah yakni 1,1 persen dari total ternak yang terinfeksi. (yad)

Sapi Terinfeksi PMK di Gresik Mulai Sehat Selengkapnya

Pasar Sapi Lockdown Cegah Wabah PMK di Gresik

GRESIK,1minute.id – Sejumlah pasar hewan tutup. Lockdown untuk mencegah persebaran wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan sapi di Gresik. Sementara penyembelihan hewan sapi diwajibkan ke rumah potong hewan (RPH). Hal itu terungkap ketika Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melakukan pemantauan ke sejumlah pasar hewan dan stan penjual daging sapi di pasar tradisional pada Rabu, 11 Mei 2022.

Pemantauan dilakukan ke pasar hewan sapi di Kecamatan Balongpanggang dipimpin oleh Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis. “Kita tetap himbau melalui Bhabinkamtibmas, Babinsa, kepala desa, peternak-peternak sementara untuk mengurangi antisipasi penularan PMK,”kata Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis didampingi Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Wahyu Rizki Saputro, dan Kepala Dinas Pertanian (Kadispertan) Gresik Eko Anindito Putra. 

Sementara itu, Eko Anindito Putra mengatakan penutupan pasar sapi sementara dilakukan untuk mencegahan penularan wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) di Gresik distribusi dari pasar hewan ditutup sementara. “Distribusi di pasar hewan kita tutup. Pemotongan terpusat di RPH sehingga daging sapi benar-benar sehat yang didistribusikan ke masyarakat,”tutupnya.

Seperti diberitakan, Polres Gresik melakukan penyekatan di sejumlah perbatasan Gresik. Penyekatan dilakukan untuk mencegah persebaran wabah PMK ke Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Kabupaten Gresik sudah ditetapkan status kejadian luar biasa (KLB) bersama Sidoarjo, Mojokerto dan Lamongan. Serta dua kabupaten di Provinsi Jawa Timur. 

Berdasarkan data Dinas Peternakan Pemprov Jatim sebanyak 1.247 ekor sapi di Kabupaten Gresik, Lamongan, Sidoarjo dan Mojokerto terjangkit PMK. Di Kabupaten Gresik dilaporkan ada 402 ekor sapi tersebar di 5 Kecamatan dan 22 Desa terjangkit PMK. Sebanyak 305 ekor sapi sembuh. Puluhan ekor lain mati. 

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Lempo meminta masyarakat tidak panik. Sebab, saat ini terdeteksi adalah termasuk yang paling ringan. Berdasarkan hasil tes menunjukkan bahwa angka kematiannya sangat rendah yakni 1,1 persen dari total ternak yang terinfeksi. (yad)

Pasar Sapi Lockdown Cegah Wabah PMK di Gresik Selengkapnya

Petugas Damkar, Selamatkan Jari Telunjuk Santri. Ini Ceritanya!!!

GRESIK,1minute.id – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Gresik harus memiliki multitalenta. Sebab, mereka tidak hanya jago menjinakkan amuk si jago merah. Mereka juga harus bisa menjadi “dewa” penolong kesulitan warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

Selain melakukan Rescue (penyelamatan) hewan liar maupun piaraan warga. Petugas yang memiliki slogan “Pantang Pulang sebelum Padam” itu ahli rescue jari tangan seorang santri. Penasaran?

Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Pemkab Gresik Agustin Halomoan Sinaga mengatakan, ada dua orang mendatangi kantor Damkar Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas pada Jumat, 6 Mei 2022 sekitar pukul 16.00 WIB. Dua orang itu adalah Syafruddin dan anaknya, Ahmad.  

Ahmad sejak Kamis malam, 5 Mei 2022 menggerang kesakitan. Gegaranya, jari telunjuk tangan kiri bengkak. Akibatnya, cincin perak di jari telunjuk Ahmad tidak bisa di lepas. Syafruddin berkeliling mencari gergaji besi. Namun, lelaki 42 tahun tinggal di Perumahan Bunder Asri, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik itu tidak bisa mendapatkan gergaji.

“Ia disarankan  ke kantor Damkar meminta bantuan memotong cincin Ahmad itu,”terangnya pada Jumat, 6 Mei 2022. Selama 15 menit, petugas rescue di Dinas Damkar akhirnya bisa melepaskan cincin di jari telunjuk kiri Ahmad. Ahmad tidak lagi meringis kesakitan. Syafruddin pun tersenyum. “Rescue cincin ini kali pertama kami lakukan,”tegas mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Gresik itu. (yad)

Petugas Damkar, Selamatkan Jari Telunjuk Santri. Ini Ceritanya!!! Selengkapnya
Tim LFNU PCNU Gresik melakukan rukyaktul hilal penentuan awal 1 Syawal 1443 H di Bukit Condrodipo GRESIK (Foto : Chusnul Cahyadi/1minuteid)

4 Perukyat LFNU PCNU Gresik Berhasil Melihat Hilal, Idul Fitri Senin Besok

GRESIK,1minute.id – Sebanyak empat orang tim rukyaktul hilal Pengurus Lajnah Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Gresik berhasil melihat rukyat pada Minggu, 1 Mei 2022. Tim rukyaktul hilal LFNU Gresik melakukan pengamatan dari Balai Rukyat Bukit Condrodipo di Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. 

Empat orang perukyat itu adalah M  Inwanuddin yang melihat hilal pada pukul 17.25 WIB ;  Syamsul Fuad pada pukul 17.25 WIB ; dan  Sholahuddin pada pukul 17.25 WIB. Serta, Abidusy Syakur pada pukul 17.28 WIB. Terlihatnya Hilal, yang bakal menjadi awal penetapan 1 Syawal 1443 Hijriah langsung disambut takbir panitia maupun warga yang ikut menyaksikan Rukyatul hilal di Bukit Condrodipo yang berada di ketinggian 120 mdpl itu.

Sekretaris LFNU PCNU Gresik Angga Purwacara mengatakan Hilal berhasil dilihat oleh empat perukyat ahli. Tiga perukyat ahli itu, melihat Hilal pukul 17.25 WIB dan seorang perukyat pukul 17.28 WIB. “Tim sudah melakukan pemantauan sejak pukul 17.13 WIB. Hilal mulai terlihat 17.25 sampai 17.33,”kata Angga didampingi Muhyiddin el Hasan. Dia menjelaskan, saat penglihatan Hilal ini sangat didukung faktor cuaca yang sangat cerah. “Faktor yang paling utama cuaca, sekitar 8 menit para perukyat melihat Hilal. Dengan ketinggian Hilal 4 derajat,”ujarnya. 

Selanjutnya, tambah Angga pihaknya akan melaporkan hasil rukyat ke Kementrian Agama Gresik. Untuk dilakukan sidang isbat. “Kemudian dilaporkan ke Kementrian Agama Pusat, hingga penentuannya,” tandasnya. Hakim tunggal Pengadilan Agama (PA) Gresik Kemudian menetapkan kesaksian empat perukyat berhasil melihat Hilal. (yad)

4 Perukyat LFNU PCNU Gresik Berhasil Melihat Hilal, Idul Fitri Senin Besok Selengkapnya