Gubernur Khofifah Borong Bandeng Kawak untuk Sahur Bersama Kepala OPD Pemprov Jatim 

GRESIK,1minute.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memborong bandeng kawak di Pasar Bandeng di Kabupaten Gresik pada Jumat, 29 April 2022Bandeng kawak yang dibeli oleh Gubernur perempuan pertama di Jawa Timur itu ada seberat 7 kilogram. 

Bandeng syukuran bayi itu rencananya akan dimasak untuk sahur bersama dengan para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di Lingkungan Pemprov Jatim. Gubernur Khofifah tiba di tradisi Pasar Bandeng pada Jumat sore disambut oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Khofifah langsung menuju depan Pasar Kota Gresik di Jalan H.Samanhudi, Gresik. 

Khofifah melihat bandeng raksasa yang jarang ditemuinya itu. Diantaranya, stan bandeng milik Mudlofar. Pedagang bandeng asal Pulau Mengare, Desa Watuagung, Kecamatan Bungah. Bandeng Mengare sudah kesohor memiliki rasa gurih dan tidak bau tanah. Bandeng seberat 7 kilogram itu kemudian dibeli.  Khofifah tidak pakai melakukan tawar-menawar harga lazimnya para emak-emak ketika berbelanja. 

Selain memborong bandeng, Khofifah juga membeli kepiting. Khofifah mengatakan, rencananya, bandeng yang sudah dibeli akan dimasak bareng-bareng bersama semua kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Jatim. “Nanti malam akan kami buat sahur bersama-sama kepala OPD. Kami akan masak bandeng berbasis bandeng Gresik,”katanya. 

Gubernur Khofifah menambahkan pasar bandeng ini merupakan kekuatan ekonomi lokal sesuai kultur masyarakat Gresik. Oleh sebab itu perikanan di Gresik harus tetap dilestarikan. Karena, ikan Bandeng menjadi kekuatan perikanan di Gresik. Pihaknya berharap, kedepan format pasar bandeng harus lebih ditingkatkan lagi. 

Sehingga yang mudik ke Gresik bisa ikut merasakan pasar bandeng yang hanya satu tahun sekali ini. “Mungkin warga yang tidak pernah lihat bandeng besar bisa datang kesini (pasar bandeng,Red),”ujarnya. 
“Saya melihat Bandeng Gresik ini sangat besar, legend pokoknya,”imbuhnya. 

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengaku senang karena orang nomor satu di Jawa Timur itu berkesempatan hadir dan mengunjungi pasar bandeng yang merupakan tradisi turun menurun tersebut. Terlebih para pedagang bandeng juga ikut merasakan manfaatnya. 

“Kita lihat tadi bu Gubernur memborong beberapa ekor bandeng. Tentu ini merupakan sebuah manfaat yang luar biasa,”katanya. Ia berharap semoga seluruh pedagang yang turut berpartisipasi dalam pagelaran pasar bandeng kali ini memperoleh hasil yang memuaskan. 

“Sehingga tahun depan dapat ikut berpartisipasi kembali. Saya sampaikan terima kasih kepada semua masyarakat baik pedagang maupun pengunjung pasar bandeng atas partisipasi dan antusiasnya dalam meramaikan pagelaran tradisi turun temurun ini. Mudah-mudahan tahun depan bisa diadakan kembali,” pungkasnya. (yad)

Gubernur Khofifah Borong Bandeng Kawak untuk Sahur Bersama Kepala OPD Pemprov Jatim  Selengkapnya

Masjid Agung Dharmasraya, Pusat Kajian Keilmuan dan Pertumbuhan Ekonomi Warga 

DHARMASRAYA,1minute.id –  Masjid Agung Dharmasraya, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar) berdiri megah. Masjid yang dibangun sejak 2019 itu berdiri diatas lahan seluas 67.193 meter persegi. Masjid dengan empat kubah berwarna kuning keemasan itu berlokasi di nol jalan Lintas Sumatera. 

Wartawan 1minute.id  tiba di masjid Agung Dharmasraya itu pada Jumat, 29 April 2022. Jumat terakhir di bulan Suci Ramadan 1443 Hijriah. Sepintas pembangunan Masjid Agung yang sekaligus Islam Center di Kabupaten pemekaran dari Kabupaten Sijunjung itu. 

Merujuk Wikipedia Dharmasraya adalah salah satu kabupaten di Provinsi Sumatera Barat, Indonesia. Pada kawasan ini dahulunya pernah menjadi ibu kota dan pusat pemerintahan kerajaan Melayu. Ibu kota Kabupaten Dharmasraya adalah Pulau Punjung. Kabupaten ini dibentuk berdasarkan Undang-undang No. 38 Tahun 2003, dan merupakan pemekaran dari Kabupaten Sijunjung. Kabupaten Dharmasraya dikenal juga dengan sebutan Ranah Cati Nan Tigo. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Dharmasraya 2021, penduduk kabupaten ini berjumlah 228.591 jiwa (2020) dengan kepadatan 77 jiwa/km2.

Wartawan 1minute.id berkunjung ke Kabupaten Darmasraya karena mudik lebaran ke rumah mertua. Jarak rumah mertua dengan masjid Agung Dharmasraya tidak lebih 5 kilogram. Namun, masjid Agung yang dibangun dengan anggaran multiyears Rp103 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD) 2019 dan 2020 belum bisa dimanfaatkan untuk salat Jumat. “Maaf Belum bisa masuk,”bunyi papan pengumuman depan gerbang masuk masjid yang terlihat elok itu.

Melansir dari Padangkita.com Masjid Agung Dharmasraya yang megah ini berdiri di lintas Sumatra, tepatnya di Nagari Gunung Medan, Kecamatan Sitiung. Bangunannya terdiri dari dua lantai dan diperkirakan dapat menampung 8 ribu jamaah. Masjid ini memiliki arsitektur yang unik. Jika dilihat dari atas, bangunannya menyerupai bentuk orang sujud. Terdapat empat kubah yang menghiasi atap bangunan dan empat menara di sekelilingnya. Jumlah itu melambangkan filosofi adat Minangkabau, yaitu “Tau Jo Nan Ampek“.

“Tau Jo Nan Ampek” adalah, kato mandaki, kato mandata, kato manurun, dan kato malereng. Semua itu bermakna, seseorang harus pandai menjaga sikap kepada yang lebih tua, sebaya, yang lebih kecil dan tokoh-tokoh masyarakat.

Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan menyebutkan, keberadaan Masjid Agung sangat penting bagi Dharmasraya. Masjid Agung Dharmasraya diharapkan dapat mendorong pemberdayaan umat, baik di bidang agama maupun ekonomi.

Di sini, akan diadakan kajian ilmu keagamaan dan lembaga pendidikan Alquran. Kesemuanya ini diharapkan akan berimbas pada peningkatan keimanan dan ketakwaan masyarakat. Jauh sejak mula perencanaan, Bupati Dharmasraya Sutan Riska telah meminta tokoh-tokoh agama di Dharmasraya untuk menyiapkan program keagamaan di masjid tersebut. 

LENGANG : Masjid Agung Dharmasraya terlihat lengang pada Jumat, 29 April 2022 ( FOTO: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Upaya itu dilakukan, selain menarik jamaah dari wilayah setempat, juga dapat menjadi perhatian dan daya tarik bagi umat Muslim dari luar Dharmasraya. Program yang dibuat nantinya memperhatikan kecenderungan generasi milenial sehingga mereka lebih antusias mengikuti kegiatan keagamaan.

Dibangunnya Masjid Agung Dharmasraya merupakan langkah strategis yang multi efek. Pembangunan kompleks Islamic Center tersebut diharapkan dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Dharmasraya.

Setelah Masjid Agung Dharmasraya rampung, area sekitar masjid akan dilengkapi SPBU, mini market, dan rest area. Hal itu mengingat lokasinya yang berada persis di pinggir jalan Lintas Sumatra.

Pemerintah Kabupaten Dharmasraya juga menargetkan akan mengembangkan industri pangan di lokasi masjid dengan memberdayakan usaha kecil dan menengah lokal serta mendorong pengolahan produk pertanian menjadi siap saji dalam bentuk kemasan. Hal itu sejalan dengan harapan Bupati Dharmasraya Sutan Riska yang ingin keberadaan masjid ini bukan sekadar tempat ibadah semata, tetapi juga menumbuhkembangkan ekonomi rakyat. (yad)

Masjid Agung Dharmasraya, Pusat Kajian Keilmuan dan Pertumbuhan Ekonomi Warga  Selengkapnya

Seakan Kurang Afdal, Idul Fitri Tanpa Menyantap Ikan Bandeng

GRESIK,1minute.id – Tradisi Pasar dan Lelang Bandeng dibuka pada Kamis malam, 28 April 2022. Hujan deras menguyur kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik di hari pertama. Pemkab Gresik menggelar Pasar Bandeng selama 3 hari, mulai 28 sampai 30 April 2022. Saking derasnya pembukaan acara dipusatkan di Alun-alun Gresik sempat mundur sekitar 1 jam. 

Kawasan Gresik Kota Lama mulai Jalan H Samanhudi, HOS Cokroaminoto, Raden Santri dan Basuki Rahmat yang menjadi pusat perhelatan Pasar Bandeng tergenangi air. Genangan air tertinggi di sepanjang jalan H.Samanhudi, pusat perdagangan di Gresik Kota Lama. Sensasi tersendiri bagi warga yang menikmati Pasar Bandeng di malam 27 Ramadan ini.

Sementara itu, kontes Bandeng dihelat setelah hujan mereda berjalan sukses. Bandeng asal Kampung Budidaya Bandeng di Kecamatan Ujungpangkah mendominasi kontes bandeng Kawak. Bandeng kawak terbesar diraih oleh Syaifullah Mahdi. Petambak juga Kepala Desa Pangkah Wetan, Kecamatan Ujungpangkah dengan bobot 18,04 kilogram. Bandeng itu memiliki panjang 92 sentimeter. “Umurnya 12 tahunan,”kata Sandi-panggilan-Syaifullah Mahdi. 

Perlu perawatan ekstrakhusus agar bandeng bisa hidup dan tumbuh besar. “PH air (keasaman air) harus diatur dengan baik,”kata Sandi sebelum kontes. Ikan bandeng kawak kedua, milik Rozikin. Juga, petambak asal  Desa Pangkah Wetan. Bobot Bandeng seberat 8,7 kilogram dengan panjang 78 sentimeter. 

Diurutan ketiga, bandeng dengan berat 8,01 kilogram dengan panjang 74 sentimeter. Bandeng itu petambak bernama M. Sobih. Ia  warga dari Desa Tanjung Widoro, Mengare, Kecamatan Bungah. Dan juara harapan, Bandeng milik Ali Huda, petambak dari Desa Tanjung Widoro, Kecamatan Bungah, dengan berat 5,19 kilogram dan panjang 65 sentimeter.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengapresiasi capaian para petambak tersebut. “Selamat kepada para pemenang Lelang Bandeng Kawak Gresik 2022. Kepada para pemenang masing-masing mendapatkan hadiah umrah,”ujar Bupati Fandi Akhmad Yani.

Belum Afdal Rayakan Idulfitri Tanpa Menyantap Ikan Bandeng 

KONTES BANDENG: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah memegang ikan bandeng jawara kontes bandeng milik petambak Syaifullah Mahdi dengan berat 18,04 kg dalam Pasar dan Lelang Bandeng di Alun-alun Gresik pada Kamis malam, 28 April 2022 ( FOTO : Prokopim for 1minute.id)

Pasar Bandeng,  tradisi tahunan yang ditunggu warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Sebab, ada anggapan bagi warga tidak afdal bila merayakan idulfitri tanpa menyantap ikan bandeng. Selain bandeng dari Ujungpangkah, warga juga memburu bandeng asal Mengare. Bandeng Mengare ini sudah kesohor dengan rasa yang gurih dan tidak bau tanah. Sehingga banyak dicari orang warga setiap ada Pasar Bandeng.  Tentu saja ikan bandeng dengan berbagai jenis masakan. Di Musala atau Langgar di Kota Gresik bisa ditemukan aneka jenis masakan dengan lauk ikan bandeng ini. Ada kotokan bandeng ; Bali Bandeng ; Semur Bandeng ; Keropok Bandeng ; Kelankuning Bandeng dan masih banyak menu lain. 

Masakan itu disantap setelah Salat Idulfitri di Masjid. Setelah itu, warga membawa ambengan (makanan) ke Musala atau Langgar terdekat dari rumah untuk membaca tahlil dan berdoa bersama. Kemudian dilanjutkan makan bersama. Suasana yang paling ditunggu oleh warga Kota Santri ini. (yad)

Seakan Kurang Afdal, Idul Fitri Tanpa Menyantap Ikan Bandeng Selengkapnya

Nanti Malam, Lelang Bandeng Kawak, Ada Bandeng Seusia Siswa SD


GRESIK,1minute.id – Penasaran lihat ikan Bandeng sebesar bocah sekolah dasar. Datang saja Alun-alun Gresik malam nanti, 28 April 2022. Pemkab Gresik menggelar Pasar dan Lelang Bandeng. Kabarnya, salah satu bandeng yang bakal di Lelang memiliki bobot kurang lebih 18 kilogram. Umur bandeng 12 tahun. 
Tradisi turun-temurun sejak ratusan tahun, era Sunan Giri tahun ini diprediksi bakal lebih meriah dibandingkan tahun sebelumnya. 

Tahun lalu, Pasar Bandeng digelar serentak di 10 Kecamatan untuk menghindari terjadinya kerumunan massa. Sedangkan, Lelang Bandeng Kawak  dipusatkan di halaman Kantor Bupati Gresik dengan protokol kesehatan ketat. Saat itu ada tiga Bandeng yang di Lelang dan terjual Rp 50,9 juta. 

Rincianya, Ikan bandeng berat 5 kilogram dibeli oleh Dewanti Rumpoko, Wali Kota Batu seharga  Rp 10 juta. Bandeng kedua berat 5,1 kilogram, panjang 73 sentimeter dan berumur 6 tahun dibeli Plh Sekda Provinsi Jatim Heru Cahyono seharga Rp 15,4 juta dan bandeng kawak terbesar berat 6,5 kilogram, panjang 86 sentimeter dibeli Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi seharga Rp 25,5 juta.

Tahun ini, informasi yang dihimpun 1minute.id ada lima ekor ikan bandeng yang bakal meramaikan tradisi tahunan pada bulan suci Ramadan ini. Lelang Bandeng biasanya digelar pada malam 27 Ramadan. “Ada dua petambak mengundurkan diri. Sehingga tersisa lima ekor yang berlaga di Lelang Bandeng Kawak nanti malam,”kata sumber 1minute.id pada Kamis, 28 April 2022. 

Ikan bandeng yang bakal di Lelang dalam tradisi Pasar dan Lelang Bandeng Kawak nanti malam, badal Tarawih itu telah dientas dari tambak milik calon peserta masing-masing. Bandeng juga di timbang. Namun, sumber enggan menjlentrehkan para pemilik dan bobo bandengnya. Dalihnya, bila bobot Bandeng sudah diketahui masyarakat tidak surprise. “Maaf Saya tidak bisa menyebutkan,”katanya. 

Sumber lain wartawan 1minute.id  menyebutkan lima kandidat peserta Lelang Bandeng Kawak itu milik petambak di Desa Pangkah Wetan, Kecamatan Ujungpangkah dan Mengare , Kecamatan Bungah. Dua kawasan itu selama ini dikenal sebagai penghasil bandeng terbesar di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 

Syaifullah Mahdi, petambak asal Desa Pangkah Wetan, Kecamatan Ujungpangkah ketika dikonfirmasi  1minute.id membenarkan ikut Lelang Bandeng Kawak. “Sudah ditimbang bahkan di video oleh panitia,”kata Sandi-panggilan-Syaifullah Mahdi pada Kamis, 28 April 2022. Lagi-lagi, Sandi yang juga kepala desa (Kades) Pangkah Wetan itu belum menyebutkan bobot Bandengnya. “Yang pasti lebih besar dari bandeng yang di panen bersama pak menteri (Sakti Wahyu Trenggono, Menteri KKP,Red),”katanya. Sandi menyimpan rapat bobot Bandeng Kawaknya. “Nanti, biar yang mengumumkan panitia,”tegasnya. 

Kepala Sub Bagian Komunikasi Pimpinan pada Bagian Humas dan Protokol Komunikasi Pimpinan Kabupaten Gresik Abdul Manan mengatakan, Lelang Bandeng akan dipusatkan di Alun-alun Gresik. “Acara diawali Tarawih bersama pak bupati (Fandi Akhmad Yani) di Masjid Jamik Gresik,”kata Manan pada Kamis, 28 April 2022.  (yad)

Nanti Malam, Lelang Bandeng Kawak, Ada Bandeng Seusia Siswa SD Selengkapnya

Wabup Aminatun Habibah Pastikan Stok Kebutuhan Pokok Aman Sampai Lebaran 

GRESIK,1minute.id –  Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah melakukan Inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional dan swalayan pada Rabu, 27 April 2022. Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu memastikan stok kebutuhan bahan pokok selama Ramadan dan Lebaran Idul Fitri aman. 

Wabup Aminatun Habibah mengawali sidak ke Pasar Baru Gresik. Di pasar tradisional berlokasi di Jalan Gubernur Suryo, Gresik tujuan untuk memantau stok dan harga harga kebutuhan pokok jelang lebaran.
“Kita tanya ke beberapa pedagang ada sedikit kenaikan harga seperti daging ayam, telur, bawang merah dan cabai merah besar. Namun, (kenaikkan) tidak begitu signifikan. Untuk daging sapi masih relatif stabil,”ujarnya.

Bu Min-sapaan akrab-Wabup Aminatun Habibah dalam sidak ini tidak sendiri. Bu Min bersama Forkopimda serta Plt Kepala Diskoperindag Gresik Malahatul Fardah. 
Menurut Bu Min, dua pekan terakhir harga minyak goreng curah sudah cenderung turun. Hal ini sudah diantisipasi sebelumnya oleh pemerintah. Wabup menyebutkan tidak ada yang perlu di khawatirkan karena harga dan stok kebutuhan pokok aman hingga lebaran.”Semoga saja semua bahan kebutuhan pokok baik dari stok dan harga ini dalam keadaan aman dan relatif stabil,”katanya.

Bu Min bersyukur kondisi ekonomi mulai pulih. Indikatornya, animo masyarakat berbelanja terus meningkat. “Alhamdulillah lebih laris tahun ini.”kata Wabup. Selanjutnya Wabup beserta Forkopimda melanjutkan sidak ke sejumlah mal untuk memastikan makanan dan minuman (mamin) layak konsumsi atau tidak kadaluarsa. (yad)

Wabup Aminatun Habibah Pastikan Stok Kebutuhan Pokok Aman Sampai Lebaran  Selengkapnya

Malam Selawe , Tradisi Sunan Giri yang Religi dan Pengerak Ekonomi UMKM 

GRESIK,1minute.id – Setelah dua tahun terhenti akibat pandemi Covid-19. Tradisi malam selawe (malam 25 Ramadan) di kawasan wisata religi Sunan Giri kembali menggelar. Tradisi turun temurun peninggalan Sunan Giri, salah satu penggerak ekonomi. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menghabiskan malam 25 Ramadan di Bukit Giri itu. Bupati berusia 36 tahun ini berziarah ke makam Waliyullah itu. Setelah berdoa , Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani yang berziarah memakai sarung, baju takwa (Koko) dan kopiyah kaji warna putih bersama Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis itu berkeliling menyapa warga dan penjual mengais rezeki dari berkah malam selawe itu.

Dalam pengamatan 1minute.id ratusan orang bahkan ribuan tumplek-blek sepanjang jalan Sunan Giri. Jalan Kabupaten sepanjang 2-3 kilometer itu ditutup untuk semua kendaraan bermotor. Roda 2 dan 4. Jalan ditutup mulai simpang empat sejak pukul 18.00. Sejumlah tempat parkir dadakan yang dikelola warga sekitar kebanjiran rezeki parkir. Warga yang hendak berziarah, belanja atau sekadar jalan menghabis salah satu malam ganjil di bulan suci Ramadan harus jalan kaki.

“Malem selawe di wisata religi Sunan Giri ini mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat. Mereka para pedagang memanfaatkan momentum malem selawe ini untuk berjualan. Dari mulai kuliner, mainan anak hingga fashion,”kata Gus Yani pada Selasa malam, 26 April 2022.

Gus Yani bersyukur, bahwa tradisi ini dapat digelar kembali sehingga memberi angin segar bagi masyarakat pedagang terutama pelaku UMKM sehingga ekonominya kembali meningkat. “Alhamdulillah masyarakat Gresik terutama pedagang dapat kembali menikmati tradisi malem selawe di wisata religi Sunan Giri. Tentu ini berdampak positif bagi pedagang terutama pelaku umkm, ekonominya berangsur pulih dan meningkat,”katanya. 

Ia berharap, tradisi tahunan ini dapat terus dijaga dan dilestarikan oleh masyarakat. Sebab menurutnya, dari tradisi ini, masyarakat mendapat dua manfaat sekaligus. “Pertama adalah mengasah spiritualitas dan yang kedua adalah mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,”bebernya. 

Selain malam Selawe Ramadan. Ada dua tradisi yang berumur ratusan tahun masih dilestarikan warga di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.  Dua tradisi Ramadan itu, ada Sanggring Kolak Ayam diperingati setiap malam 23 Ramadan serta Pasar dan Lelang Bandeng. Tahun ini, Pemkab Gresik menggelar Pasar dan Lelang Bandeng mulai 28 sampai 30 April 2022. (yad)

Malam Selawe , Tradisi Sunan Giri yang Religi dan Pengerak Ekonomi UMKM  Selengkapnya

Warga Ngalab Berkah, Puskesmas Kebomas dan BIN Layani Vaksinasi di Malam Selawe

GRESIK,1minute.id – Tradisi malam selawe ( 25 Ramadan) menjadi momen ditunggu masyarakat untuk ngalab berkah di Makam Sunan Giri.  Jalan Raya Sunan Giri ditutup mulai pukul 16.00 pada Selasa, 26 April 2022. Sebab, antusiasme warga sangat tinggi pasca tradisi itu vakum 2 tahun karena wabah Coronavirus disease 2019. 
Momentum malam Selawe itu, dimanfaatkan oleh Badan Intelejen Negara (BIN) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik untuk menggelar vaksinasi massal.

“Mendekatkan layanan vaksinasi pada masyarakat, terutama saat ada perayaan di lingkungan masyarakat, kami hadir disana,”kata Kordinator Imunisasi Puskesmas Kebomas Erma Azizah pada Selasa malam, 26 April 2022.
“Setiap hari, kami selalu membuka gerai untuk layanan vaksin, dan angka kehadiran masyarakat berkisar 100-an, kalau hari Sabtu dan Minggu atau libur bahkan bisa mencapai 300,”jelas Erma Azizah. 

Pada malem selawe Ramadan, dimana masyarakat berbondong untuk berburu Lailatul Qodar dengan iktikaf di Masjid Sunan Giri,  ziarah ke makam Sunan Giri, termasuk pernik pernik pasar malam, maka petugas menggelar gerai vaksin di halaman Puskesmas. “Kami jajaran nakes Puskesmas Kebomas menggelar vaksin, dan  dalam waktu kurang dari 3 jam sudah berhasil melayani 160 orang,”terangnya. 

Untuk vaksinasi malem selawe, disiapkan  jenis vaksin Sinovac dan AstraZeneca sebanyak 250 dosis. Wartini warga Jl Veteran mengaku mengetahui ada vaksinasi malem selawe dari medsos dan atau group WA, sehingga hadir di Puskesmas. “Saya hanya pengin ikut vaksin ke 3 ( boster) , pasalnya kalau siang bekerja, dan lebaran ini mau mudik, kalau vaksin 1 dan 2 difasilitasi oleh pabrik,”jelasnya.(yad)

Warga Ngalab Berkah, Puskesmas Kebomas dan BIN Layani Vaksinasi di Malam Selawe Selengkapnya

Safari Ramadan, Bupati Gresik Disambati Warga Terkait Jalan Poros dan Jembatan 


GRESIK,1minute.id – Ramadan memasuki malam selawe (25 Ramadan). Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah melakukan road to Safari Ramadan ke Kecamatan Cerme pada Selasa, 26 April 2022.

Safari Ramadan bertajuk Rembug Akur untuk kali keempat. Rembug Akur kali terakhir di bulan Suci Ramadan melibatkan warga di dua kecamatan yakni Cerme dan Benjeng ini dipusatkan di Masjid Raudlotul Jannah di Cerme Lor, Kecamatan Cerme. Sejumlah aspirasi mengemuka. Mulai dari perkembangan normalisasi Kali Lamong, infrastruktur jalan dan jembatan hingga Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Bupati Fandi Akhmad Yani terlihat nyemak semua aspirasi masyarakat itu. Rebug Akur diawali santunan anak yatim, piatu dan duafa juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman. 

Diawali sambutan Camat Cerme Umar Hasyim. Ia melaporkan perkembangan normalisasi Kali Lamong yang melintas di Kecamatan Cerme. “Update banjir khusus tahun ini tidak ada lagi banjir yang berarti,”kata Umar. Bagaimana dengan PTSL ? Umar mengatakan, proses program PTSL yang berjalan. “Hingga hari ini (Selasa, 26 April 2022) yang sudah mendaftar di wilayah Cerme sebanyak 5.671 bidang,’terang Umar. 

Selain laporan dari pihak kecamatan,  muncul aspirasi dari masyarakat Kecamatan Cerme dan Kecamatan Benjeng terkait infrastruktur baik itu kualitas jalan poros desa, maupun perkembangan pembangunan jembatan Klampok,  Kecamatan Benjeng. 

Bagaimana tanggapan Bupati Fandi Akhmad Yani? Bupati berusia 36 tahun itu memberikan aspirasi masyarakat itu. Ia mengatakan  permasalahan infrastruktur ini sudah masuk dalam program prioritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik disamping penanggulangan banjir kali lamong dan pengentasan kemiskinan.

“Jalan poros desa ini memang menjadi permasalahan di seluruh wilayah Gresik. Karena perawatan yang kurang, sehingga saat ini kondisinya menjadi rusak. Pada 2023 kita  sepakat dengan teman-teman DPRD untuk menggelontorkan dana senilai hampir Rp 400 miliar khusus untuk perbaikan infrastruktur ini,” jelas Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Terkait jembatan, pihaknya selalu memantau perkembangan setiap minggunya. “Perkembangan terkini diinformasikan bahwa jembatan ini akan segera masuk sistem lelang dan akan segera dikerjakan setelah ada pemenang lelangnya sehingga dalam tahun ini sudah selesai pengerjaannya,”ujarnya. 

Program PTSL, Gus Yani mengajak masyarakat untuk benar-benar memanfaatkan program tersebut. “Eman kalau tidak dimanfaatkan, saya terus menerus mendorong agar program PTSL ini dimanfaatkan sebaik-baiknya, karena lewat PTSL ini kita berupaya mengurangi risiko sengketa tanah,”katanya. Selepas berbuka dan Solat Mahrib berjamaah, Bupati Yani beserta rombongan melanjutkan kegiatan dengan isya dan Tarawi di Masjid Al Falah, Desa Dungus, Kecamatan Cerme. (yad)

Safari Ramadan, Bupati Gresik Disambati Warga Terkait Jalan Poros dan Jembatan  Selengkapnya

Mudahkan Layanan dan Dorong Ekonomi Warga, Wabup Gresik Minta Manajemen BUMDes Bungah Berkarya Profesional

GRESIK,1minute.id – Satu lagi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) berdiri. BUMDes itu bernama Bungah Berkarya. Badan usaha milik pemerintah desa Bungah itu diresmikan oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada Senin, 25 April 2022.

BUMDes Bungah Berkarya, diantaranya menyewakan stan pedagang kaki lima (PKL) di Pasar Bungah. Wabup Aminatun Habibah dalam sambutannya berharap diresmikannya BUMDes Bungah Berkarya dan stan PKL Pasar Desa Bungah  mampu memicu tumbuhnya perekonomian, peningkatan pembangunan desa dan pembinaan serta pelayanan kepada masyarakat.

Pemerintah Desa Bungah harus mengelola secara profesional.  “Jangan sampai tidak akuntabilitas dan tidak transparan dalam pengelolaan pasar tidak boleh di sewa bertahun-tahun seperti sebelumnya, Jika sudah tidak ditempati harus dikembalikan lagi ke pemerintah desa,”tegas Wakil Bupati perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu.

Sementara itu, Kepala Desa Bungah Subakir menjelaskan, keberadaan kantor BUMDes baru ini adalah untuk memudahkan bentuk pelayanan untuk warga Desa Bungah. Sebab, unit usaha BUMDes Bungah Berkarya tidak hanya melayani stan PKL saja. Juga melayani simpan pinjam, kredit barang, retribusi sampah, pengelolaan pertokoan dan pasar legi, penyedia Wifi rakyat dan menyediakan unit jasa

“Kami Pemerintah Desa Bungah bersama BUMDes Bungah berkarya akan semaksimal mungkin memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat. Nantinya warga juga bisa membayar PBB atau SPPT dilakukan di kantor BUMDes,”kata Subakir. (yad)

Mudahkan Layanan dan Dorong Ekonomi Warga, Wabup Gresik Minta Manajemen BUMDes Bungah Berkarya Profesional Selengkapnya

Jelang Mudik, BIN Dan Dinkes Surabaya Fasilitasi Vaksin Masal Di Mal


SURABAYA,1minute.id – Lebaran Idul Fitri semakin dekat. Kurang hitungan jari. Permintaan masyarakat untuk memperoleh vaksin untuk keperluan mudik cukup tinggi. Terbukti hanya dalam waktu singkat jumlah vaksin yang disediakan habis diserbu oleh warga. Hal itu dikatakan koordinator tenaga kesehatan (nakes) Puskesmas Ngagelrejo, Helga seusai pelaksanaan vaksin di Royal Plaza pada Senin, 25 April 2022.

Vaksinasi massal di mal dihelat Badan Intelejen Negara (BIN) dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya. “Hari ini, kami menyiapkan 400 dosis vaksin, untuk vaksin ke-2 dan vaksin ke-3,  dan hari ini tadi ada 15 lansia yang sudah berhasil ikut vaksin,”tutur Helga. Sebanyak 250 dosis vaksin Sinovac dan 150 dosis AstraZeneca yang disiapkan untuk pelaksanaan vaksinasi di salah satu mal di kawasan Kecamatan Wonokromo itu. 

“Dosis ke-3,  kami siapkan 150 dosis, dan terpakai 135 orang, sementara yang 15 orang masuk kategori lansia,” jelas Helga. Salah satu warga yang berhasil di vaksin adalah Ny Rina, warga Sidoarjo yang kebetulan berbelanja, dan juga membawa ibunya yang semula niat belanja akhirnya juga bisa ikut vaksin. 

“Ditempat kerja kami memang dihimbau untuk ikut vaksin, dan kebetulan bulan April ini waktunya vaksin ke-3 atau vaksin booster, dan lebaran ini kami sekeluarga juga berniat untuk mudik keluar propinsi, sehingga ada kesempatan ikut vaksin di mal, ya dipergunakan untuk vaksin,”ujarnya. (yad)

Jelang Mudik, BIN Dan Dinkes Surabaya Fasilitasi Vaksin Masal Di Mal Selengkapnya