Inovasi, Kalaborasi Ubah Kampung jadi Asri dan Instagramable


GRESIK,1minute.id – Cerdas dan penuh inovasi. Pujian itu diungkapkan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika melaunching kampung Kreasi dan Ngopi Bayar Pakai Sampah di Kampung Sidokumpul, Kecamatan Gresik pada Rabu, 2 Juni 2021.

“Butuh waktu panjang bisa terwujud harmonisasi antara pemerintah, karang taruna dan perusahaan,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani. Kampung Kreasi dan Ngopi Bayar pakai Sampah di Jalan Kramatlangon, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Gresik ini dirintis sejak 2019. Kampung yang sempit dan hanya bisa dilewati sepeda motor itu terlihat asri.

Setiap rumah terlihat hijau karena tanaman hidroponik. Tembok kampung warna-warni. Jenis tanaman beraneka macam. Antara lain, brokoli dan sawi. Tanaman terlihat segar. Sehingga menjadi kampung wisata yang instagramable.

ASRI : Suasana Kampung Kreasi di Jalan Kramatlangon, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Gresik pada Selasa, 2 Juni 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Gus Yani -sapaan- Bupati Fandi Akhmad Yani berharap tanaman hidroponik semakin dikembangkan. Diantara menanam timun emas atau melon. Gus Yani meminta karang taruna Kampung Kreasi untuk mengembangkan inovasi ini dilingkungan organisasi perangkat daerah (OPD) sehingga hasil tanaman hidroponik bisa semakin banyak.

“Timun mas dan melon kita coba di OPD. 
Kalo pamen bersama bisa satu truk lebih.,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu. Bupati Gus Yani optimistis penghijauan metode hidropinik ini bisa berhasil. Sehingga bisa menjawab Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik sebagai kota industri, banyak polusi bisa dijawab dengan prestasi penghijauan.

KAMPUNG KREASI : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berdialog dengan warga kampung di Jalan Kramatlangon, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Gresik pada Selasa, 2 Juni 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

“Banyak industri, polusi kita jawab dengan prestasi. Kita punya inovasi, teknologi berkembang. Dilahan sempit tetap bisa kita menanam. Bukan kaleng-kaleng lagi,”tegas Bupati Gus Yani. 

“Saya berharap tidak hanya disini saja. Saya tidak malu untuk mencontoh inovasi baik,”tegas Gus Yani dalam sambutannya dihadiri Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Gresik Wiwin Arodawanti, Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Abimanyu Pontjoatmojo Iswinarno, Waka Polres Gresik Kompol Eko Iskandar dan perwakilan Kodim 0817 Gresik dan PT Pertamina Lubrican dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Mokh Najikh. (yad)

Inovasi, Kalaborasi Ubah Kampung jadi Asri dan Instagramable Selengkapnya

Kapolres Gresik: Disiplin Prokes adalah Wujud Pengamalan Pancasila

GRESIK,1minute.id – Peringatan Hari Lahir Pancasila dilakukan secara virtual. Forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) Gresik mengikuti upacara di ruang Putri Cempo Kantor Bupati Gresik pada Selasa,1 Juni 2021.

Kapolres Gresik  AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail hadir memakai baju dinas upacara.Sedangkan, Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD)  memakai pakaian trandisional khas Gresik. Upacara berlangsung khidmat dipimpin Presiden RI Joko Widodo dari Istana Jakarta.

Pakaian khas Gresik (PKG) untuk lelaki yakni baju safari dan celana putih, memakai lilitan sarung dan berkopiah.  Sedangkan, untuk PKG perempuan adalah busana muslimah,  berjilbab dan memakai kurosi seperti kerudung.  

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan, peringatan Hari Lahir Pancasila sebuah momen spesial bagi warga Indonesia. Dimomen yang diperingati setiap 1 Juni, alumnus Akpol 2001 ini mengajak masyarakat terus berikhtiar melawan pandemi Covid-19 sebagai wujud pengamalan Pancasila.

Menurutnya, Hari Lahir Pancasila bukan hanya karena nilai sejarah. Lebih dari itu, makna setiap butir sila Pancasila merupakan hal yang harus dihayati dan diterapkan dalam kehidupan setiap warga Indonesia. Mulai dari kewajiban bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, semangat bersatu, rela berkorban, pantang menyerah, gotong royong, patriotisme, nasionalisme, optimisme, harga diri, keadilan dan kebersamaan.Semua hal tersebut menjadi nilai yang dapat dipetik dari Pancasila sebagai dasar negara.

“Mendukung ikhtiar pemerintah disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam memutus mata rantai Covid-19 juga termasuk pengamalan Pancasila. Patriotisme dan tindakan bela negara. Optimis, bersama kita bisa menyudahi pandemi ini,”kata Kapolres Arief Fitrianto. (yad) 

Kapolres Gresik: Disiplin Prokes adalah Wujud Pengamalan Pancasila Selengkapnya

Cegah Virus, Semprot Ruang Sidang dengan Disinfektan

GRESIK, 1minute.id – Wabah corona virus disease 2019 belum berakhir. Berdasarkan data Satgas Covid-19 Gresik per Sabtu, 29 Mei 2021 terdapat penambahan kasus konfirmasi 5 orang terakumulasi 5.632 kasus. Sedangkan, kasus sembuh bertambah 3 orang menjadi 5.232 kasus. Pasien isolasi 45 orang dan meninggal bertambah satu orang menjadi 355 orang.

Lima kecamatan penyumbang kasus terbesar di Kota Santri adalah Manyar tercatat 1.027 kasus konfirmasi ;  Kebomas (914) ; Gresik (651) ; Driyorejo (596) dan Menganti (569).  Tidak ada bisa memprediksi kapan pagebluk berawal dari Wuhan, Tiongkok ini berakhir.

Untuk mencegah penyebaran virus itu Satgas Covid-19 Gresik seakan tidak pernah lelah mengingatkan masyarakat Kota Santri untuk mematuhi protokol kesehatan dan prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), antara lain memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dalam beraktivitas. 

Sementara itu, wabah corona yang tidak bisa diprediksi membuat Pengadilan Negeri (PN) Gresik ekstrawaspada. Setiap selesai sidang, semua ruang persidangan di kantor berlokasi di Jalan Permata Komplek Bunder Asri, Kecamatan Kebomas, Gresik itu dilakukan penyemprotan disinfektan. “Kami tidak mentolelir semua wajib memakai masker dan menjaga jarak,”kata Humas PN Gresik M.Fatkur Rochman. (yad)

Cegah Virus, Semprot Ruang Sidang dengan Disinfektan Selengkapnya

BKN Resmi Menunda Jadwal Pendaftaran CASN dan PPPK

GRESIK, 1minute.id – Badan Kepegawaian Negara (BKN) secara resmi menunda pendaftaran CPNS dan PPPK yang semula dijadwalkan mulai pada Senin, 31 Mei 2021.

Dalam akun resmi @bkngoidofficial ada tiga slide surat dari BKN terkait penundaan pendafraran calon aparatur sipil  negara (CASN) dan PPPK 2021. Dalam surat tertanggal 28 Mei 2021 ada delapan poin yang melatarbelakangi penundaan pendaftaran CASN dan PPPK 2021. Tujuh poin terkait teknis dan pembiayaan seleksi bagi pemerintah kabupaten/kota yang menyelenggarakan Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan PPPK 2021.

Antara lain, poin kedua berbunyi Seleksi kompetensi PPPK Guru 2021 dibebankan pada Anggaran Kementerian Pendidikan,  Kebudayaan, Riset dan Teknologi. Poin keempat, setiap instansi pusat dan daerah wajib membentuk tim panitia seleksi pengadaan instansi, petugas verifikasi, petunjuk teknis verifikasi, petugas help desk instansi dan pengumuman persyaratan pendaftaran seleksi instansi masing-masing.

Sedangkan, satu poin lainnya terkait penyempurnaan formasi untuk non guru dan PPPK guru 2021 itu ada di poin terakhir yakni delapan. 

SURAT BKN : Badan Kepegawaian Negara resmi menunda pendaftaran penerimaan CASN dan PPPK yang semula di jadwalkan mulai 31 Mei 2021 (tangkapan layar @bkngoidofficial)

Bunyinya begini, mengingat masih terdapat beberapa peraturan pengadaan CPNS, PPPK non guru dan PPPK guru tahun 2021 yang belum ditetapkan oleh pemerintah serta masih adanya usulan revisi penetapan kebutuhan (formasi) oleh beberapa instansi, maka jadwal pelaksanaan seleksi akan diinformasikan lebih lanjut.

“Sekarang masih tahapan usulan revisi penetapan kebutuhan formasi oleh beberapa instansi, makanya jadwal pelaksanaan akan diinformasikan lebih lanjut,”kata Kepala BKN Bima Haria Wibisana dikutip dari JPNN.com pada Sabtu, 29 Mei 2021.

Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia nomor 828 tahun 2021 tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik Tahun Anggaran 2021 membuka lowongan 2.272 formasi CPNS dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak (PPPK) tahun 2021. 

Rinciannya, 1.715 tenaga guru ; 465 tenaga kesehatan dan 92 tenaga teknis. SK 828 itu sempat viral di media sosial. Sejumlah guru yang ditemui 1minute.id  mengaku ada sejumlah kejanggalan penentuan formasi untuk PPPK guru. Guru yang enggan disebut identitasnya itu menengarai pengusulan formasi tidak berdasarkan dapodik (data pokok pendidikan) atau sistem pendataan skala nasional yang terpadu. 

“Ada sekolah yang kekurangan guru mapel tidak masuk dalam formasi. Ada sekolah formasi melebihi kebutuhan gurunya di sekolah,”katanya. Sayangnya, Kepala BKD Gresik Nadlif belum bisa dikonfirmasi. (yad)

BKN Resmi Menunda Jadwal Pendaftaran CASN dan PPPK Selengkapnya

Kali Pertama, Dishub Gresik Gelar Uji Kompetensi untuk 75 Sopir Angdes dan Angkot


GRESIK, 1minute.id – Sebanyak 75 sopir angkutan pedesaan , kota dan pariwisata menjalani uji kompetensi. Uji kompentensi sopir ini kali pertama ini digelar Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik.

Komponen tersebut dianggap penting sebagai tolok ukur kemampuan sopir dalam mengemudikan kendaraannya. Jika lulus mereka adalah pengemudi angkutan penumpang  gelombang pertama di Kota Santri yang mengantongi sertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) melalui Lembaga Sertifikasi Profesi Transportasi Indonesia (LSPTI). 

Dan, konon pertama di Jawa Timur untuk profesi pengemudi moda transportasi darat untuk umum. Uji kompetensi untuk puluhan pengemudi angdes, angkot dan angkutan pariwisata ini dipusatkan GKB ConVex di Jalan Jawa Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Gresik Nanang Setiawan melalui Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Muhammad Amri mengatakan sertifikasi bagi pengemudi angkutan umum di Gresik utamanya memberikan perlindungan atau keselamatan penumpang. 

“Karena pengemudi sudah teruji keahliannya. Selain mengantongi SIM. Mereka memiliki sertifikasi pengemudi,”ujar Amri pada Sabtu, 29 Mei 2021. Sedangkan, keuntungan lain bagi pengemudi yang memiliki Sertifikasi, komponen dianggap penting sebagai tolok ukur kemampuan sopir dalam mengemudikan kendaraannya akan mempermudah bagi mereka jika beralih bekerja di tempat lain. 

“Sertifikasi ini menjadi nilai plus bagi driver (sopir) jika pindah profesi. Nilai plus karena sudah tersertifikasi. Apalagi, setiap perusahaan yang sudah berstandar nasional mewajibkan untuk para pengemudi mempunyai sertifikasi ini,”katanya.

Data yang dihimpun 1minute.id  moda trasportasi darat untuk penumpang dikelompokkan menjadi angkutan pedesaan dan perkotaan. Data Dishub Gresik jumlah angdes 333 unit dan angkot 206 unit.

Amri menambahkan kegiatan sertifikasi ini baru kali pertama diadakan oleh Dishub Gresik untuk para sopir ini sebuah inovasi baru. “Ya sertifikasi ini kali pertama dilakukan oleh Dishub Gresik untuk para sopir khusunya sopir Angkot dan Angdes,”katanya.

Sementara itu, Marsudi, salah satu peserta uji kompetensi sertifikasi sopir mengatakan senang dengan adanya kegiatan sertifikasi ini, sebab sangat penting bagi dirinya jika sewaktu-waktu akan pindah ke sebuah perusahaan atau tempat lain.

“Tentu sangat senang dan terbantu dengan sertifikasi ini. Bisa jadi pegangan apabila sudah jenuh jadi sopir angkutan umum dan pindah jadi driver perusahaan. Semoga saja nanti saya lulus dan mendapat sertifikat ini,” kata bapak dua anak itu. (yad)

Kali Pertama, Dishub Gresik Gelar Uji Kompetensi untuk 75 Sopir Angdes dan Angkot Selengkapnya

Kali Pertama, Bupati Lantik 29 Pejabat Fungsional, Ingatkan Baju dan Jabatan yang Disandang

GRESIK,1minute.id- Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik sebanyak 29 aparatur sipil negara sebagai pejabat fungsional pada Jumat, 28 Mei 2021.

Pelantikan puluhan abdi negara empat organisasi perangkat daerah (OPD) digelar di Ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik.

Pelantikan ASN ini kali pertama masa kepemimpinan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah sejak dilantik sebagai Bupati-Wabup Gresik pada Jumat, 26 Februari 2021 itu.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada kesempatan itu meminta kepada ASN yang akan dilantik dan diambil sumpah untuk untuk menghormati baju dan jabatan yang disandang.

Petugas satpol PP misalnya, bekerjalah yang baik. Jangan sampai memalukan korp pada baju yang disandangnya. “Juga untuk pengawas sekolah, auditur dan beberapa jabatan lain agar bekerja untuk kesejahteraan masyarakat,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani.

Pelantikan dan pengambilan sumpah 29 pejabat fungsional dihadiri Wabup Gresik Aminatun Habibah, serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Mereka yang dilantik itu adalah pejabat fungsional di Satuan Polisi Pamong Praja 15 orang ; Auditur pratama seb 9 orang; fungsional tehnik Tata Bangunan dan Perumahan 4 orang dan Pengawas Sekolah Ahli Pratama 1 orang.

Setelah dilantik, lanjut Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani, hendaknya punya semangat baru. Jangan sampai setelah dilantik anda justru hanya santai-santai aja kerjaannya.

“Saat ini masih situasi pandemi entah sampai kapan berakhir. Masyarakat sangat butuh anda untuk meningkatkan kesejahteraannya. Ucapan yang anda ikrarkan saat sumpah jabatan untuk mengabdi kepada bangsa dan negara sangat ditunggu masyarakat,”tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu.(yad)

Kali Pertama, Bupati Lantik 29 Pejabat Fungsional, Ingatkan Baju dan Jabatan yang Disandang Selengkapnya

Era Anak Muda Berkarakter, Idealis Membangun Gresik, Pesan Bupati kepada Finalis Cak dan Yuk

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 14 pasangan Cak dan Yuk Gresik sowan ke Bupati Gresik pada Jumat, 28 Mei 2021. Mereka adalah finalis calon duta wisata di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.

Para finalis ini diterima di Ruang Graita Eka Praja lantai 2 Kantor Bupati di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. Para finalis ini hasil dari seleksi 100 peserta. Mereka akan unjuk gigi di malam Grand Final pekan depan.

Para finalis ini tidak sekadar cantik dan tampan. Tapi, mereka ini dianggap memiliki brain ; beauty dan behavior (3B).

Bupati Gresik Fandi Fandi Akhmad Yani menyakatakan kebanggannya kepada para finalis Cak dan Yuk. Dia mengatakan bahwa hal ini sebagai bagian dari kaderisasi.

“Jangan anda merasa terlalu muda untuk membangun daerah. Kali ini memang era-nya orang muda. Tapi orang muda yang saya maksud bukan orang muda yang kaleng-kaleng. Kami berharap orang muda yang ada dihadapan saya ini adalah kaum milenial yang punya karakter dan idealis,”kata Bupati milenial ini.

Bupati termuda di Pemkab Gresik ini meminta kepada panitia  setelah juara para duta wisata Gresik ini mendapat apresiasi lebih dari Pemerintah. Misalnya dalam hal pekerjaan atau semacam beasiswa untuk keberlanjutan pendidikannya. Mengingat para finalis cak yuk ini rata-rata adalah pelajar dan mahasiswa.

Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani, berharap melalui Cak-Yuk ini akan lahir pemuda berkualitas, berinovasi dan penuh kreativitas.  “Anda tak hanya cantik dan ganteng, tapi anda harus menjadi agen perubahan. Anda juga harus berubah agar tak tergilas zaman. Anda terpilih sebagai finalis Cak – Yuk, tentu anda punya bakat dan talenta lain. Semoga anda bisa saling mengasah diri sehingga nantinya anda bakal menjadi orang-orang yang bermanfaat tak hanya untuk kabupaten Gresik namun untuk kemajuan bangsa dan negara Indonesia,”harap mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah  meminta kepada seluruh finalis dan pemenang Cak Yuk Gresik 2021 ini untuk membranding berbagai hal tentang Gresik. 

“Banyak hal yang ada di Gresik bisa ditonjolkan ke masyarakat. Misalnya beberapa tempat wisata baru. Bisa anda kemas dalam satu paket dengan wisata religi Makam Sunan Giri dan Maulana Malik Ibrahim. Di Gresik juga ada pasar tanaman hias tropis yang harganya termurah di Indonesia,”kata Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah.

Kepala Disbudpar Gresik Agustin Halomoan Sinaga mengatakan, setelah beraudiensi dengan Bupati Gresik para finalis akan menjalani masa karantina.

“Mereka harus memanfaatkan kesempatan ini untuk menggali informasi sebanyak-banyaknya. Saat tampil pada Grand Final nanti, banyak hal yang ditanyakan tentang Gresik dan Pemerintahan Kabupaten Gresik. Semoga mereka dapat memanfaatkan kesempatan ini,”kata Sinaga. (yad)

Era Anak Muda Berkarakter, Idealis Membangun Gresik, Pesan Bupati kepada Finalis Cak dan Yuk Selengkapnya

Akbar Tanjung Instruksikan Pengurus dan Simpatisan Partai Golkar Dukung Nawa Karsa Bupati Gresik

GRESIK,1minute.id – Ketua Dewan Kehormatan DPP Partai Golkar Akbar Tanjung beranjangsana ke kediaman Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Srembi, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas pada Kamis, 27 Mei 2021.

Silaturahmi pendiri partai beringin ini untuk memberikan dukungan program Nawa Karsa Bupati Fandi Akhmad Yani. Mantan Ketua DPP Partai Golkar itu meminta pengurus dan simpatisan partai beringin untuk menyukseskan program Nawa Karsa pemerintahan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

“Kita beri dukungan kepada beliau menjadi Bupati, menyejahterakan rakyat di Gresik. Golkar memiliki cita-cita mensukseskan pembangunan, pengamalan Pancasila Sila kelima keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,”ucap Akbar Tanjung saat memberikan sambutan. 

Mantan Ketua DPR RI itu mengingatkan lagi pengurus partai tentang paradigma baru Partai Golkar. Dalam mensukseskan program pembangunan yang berdasarkan Pancasila. “Dukung sukseskan beliau sebagai bupati,” tambahnya.

Silaturahmi dengan Ketua Dewan Kehormatan DPP Golkar Akbar Tandjung  ini juga dihadiri Anggota Komisi VII DPR RI Ridwan Hisjam, serta para pengurus DPD Partai Golkar Gresik.

Anggota Komisi VII DPR RI Ridwan Hisjam menambahkan, dukungan partai Golkar kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani tidak berbeda sebelumnya. “Saya harapkan teman-teman dukungan bupati tidak dibedakan-bedakan,”kata mantan Ketua DPW Partai Golkar Jatim itu. “Golkar herus mengawal, agar pembangunan bisa berjalan tepat,”imbuhnya.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan terimakasih atas dukungan dari para tokoh. Khususnya sumbangsih pemikiran tentang strategi pembangunan birokrasi, komunikasi politik dan pengalaman lainnya. 

Tantangan pembangunan di masa pandemi ini tentu tidak mudah. Berbagai inovasi dan strategi pembangunan tidak hanya menuntut ketepatan waktu. Masa pandemi Covid-19 serba cepat dan tidak pasti. Sehingga, perlu strategi khusus menekankan pada efektivitas pembangunan.  “Kita belajar banyak dari beliau-belkau yang hadir memberikan dukungan agar Gresik kedepan lebih bermanfaat bagi masyarakat ,”katanya. (yad)

Akbar Tanjung Instruksikan Pengurus dan Simpatisan Partai Golkar Dukung Nawa Karsa Bupati Gresik Selengkapnya

Proyek Underpass Dilanjutkan, Target 5 Bulan Kelar

GRESIK,1minute.id – Proyek pembangunan underpass di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas berlanjut. Sejumlah pekerja terlihat melakukan aktivitas di dalam trowongan. Sedangkan, seorang operator alat berat melakukan perataan dinding sisi selatan yang longsor pada Senin, 24 Mei 2021

Dinding kapur itu longsor sejak Desember 2020. Akvitas pekerjaan proyek tahap ini menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah dengan pagu Rp 5 miliar.

Pekerjaan tahap dua ini diestimasikan kelar selama 5 bulan. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik Gunawan Setiadji dikonfirmasi melalui whatsApp sejak siang belum merespon. 

Namun, kesempatan sebelumnya Gunawan mengatakan tahap II ini meliputi pembangunan jalan penghubung di lahan milik Pemkab Gresik seluas kurang lebih 10 meter, pembangunan trotoar untuk pejalan kaki di sisi timur, dan pembuatan sayap dinding di kanan dan kiri underpass agar tanah tidak longsor.

Untuk lorong pejalan kaki akan disempurnakan dengan tempelan aksesoris. Juga akan buatkan taman di kanan kiri jalan agar makin cantik, dan nyaman. 

Untuk diketahui proyek  underpass  dikerjakan mulai tahun lalu, 2020. Tahap pertama pekerjaan konstruksi dengan anggaran sekitar Rp 4,23 miliar. Proyek dikerjakan CV Wijaya asal Lamongan.

Tahun ini, anggaran sekitar Rp 5 miliar. Dalam dua tahap proyek trowongan kali pertama itu dibiayai anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Gresik sekitar Rp 9,1 miliar. (yad)

Proyek Underpass Dilanjutkan, Target 5 Bulan Kelar Selengkapnya

Dekan Fakultas Hukum Ungres Berpendapat Pemanggilan Paksa Kades dan P3D Tidak Memiliki Kekuatan Hukum


GRESIK,1minute.id – Dekan Fakultas Hukum Universitas Gresik Soeyanto angkat bicara terkait kontroversi penjaringan dan pelantikan Kepala Seksi Pemerintahan Desa Munggugebang, Kecamatan Benjeng, Gresik.

Kontroversi proses penjaringan hingga pelatikan Suparno sebagai Kasi Pemerintahan Desa Munggugebang itu kini ditangani oleh inspektorat Pemkab Gresik dan Komisi I (Bidang Pemerintahan dan Hukum) DPRD Gresik.

Komisi I DPRD Gresik berencana melakukan upaya pemanggilan paksa Kepala Desa Munggugebang Wariyanto dan P3D bila tiga kali mangkir dari panggilan hearing komisi.

Menurut Soeyanto, upaya panggilan paksa oleh DPR/DPRD dalam UU 2/ 2018 sudah tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat, pasca di batalkan MK dengan Putusan 16/PUU-XVI/2018.  “Upaya panggil paksa hanya dikenal dalam penegakan hukum (pro justicia) yang diatur dalam KUHAP,”kata Soeyanto melalui pesan WhatsApp pada 1minute.id pada Minggu, 23 Mei 2021.

Upaya pemanggilan paksa bila kepala desa maupun panitia penjaringan perangkat desa (P3D) ketika tiga kali tidak memenuhi panggilan hearing komisi. Masih menurut Soeyanto, ancaman DPRD memanggil paksa prematur, karena sesuai fungsi pengawasan DPRD upaya itu hanya diberikan kepada Panitia Angket. “Pertnyaannya apakah terkait P3D Munggugebang DPRD sudah membentuk Panitia Angket?”ujarnya.

Terkait dugaan ada pelanggaran proses pelantikan Kasi Pemerintahan yang dilakukan di kawasan gudang di Romokalisari, Surabaya pada Kamis lalu, 20 Mei 2021, Soeyanto berpendapat peraturan bupati tidak mengatur tentang sanksi.

Bunyi Perbup 19/2017 pada Pasal 30  tentang Pelantikan sebagai berikut. Pada Ayat (1) pengambilan sumpah/janji dan pelantikan perangkat desa, menyesuaikan dengan pemberhentian perangkat desa yang menjabat sebelumnya. Kemudian, Ayat (2) Pelaksanaan sumpah/janji dan pelantikan perangkat desa dilaksanakan paling lambat 7 hari setelah ditetapkan keputusan kepala desa tentang pengangkatan perangkat desa.

Sedangkan, Ayat (3) pengambilan sumpah/janji dan pelantikan yang dimaksud ayat (2) dilaksanakan di balai desa atau tempat lain di desa setempat. “Dalam perbup tidak diatur akibat hukum tentang pelantikan jika  tidak dilaksanakan sesuai pasal tersebut mas, sehingga penyimpangan dari pasal tersebut pun tidak dapat dijadikan dasar oleh DPRD,”tegasnya.

Eloknya, imbuh Soeyanto, DPRD dan Pemkab menunggu adanya gugatan PTUN atas pelantikan tersebut sama sama menghormati mekanisme hukum dan tidak diselesaikan dalam forum lain. “Sepertinya lebih suka pada mekanisme politik, padahal mekanisme itu tidak akan dapat membatalkan SK,”tegasnya.

“Sudah kedahuluan terbit KTUN (SK) mas, apapun hasil investigasi tidak berpengaruh pada SK selama tidak ada putusan PTUN yang incracht,”imbuhnya. Terkait gugatan PTUN, jelas Soeyanto, hanya bisa dilakukan oleh peserta penjaringan. “Peserta penjaring yang harus melakukan upaya gugatan hukum ke PTUN,”katanya.

Seperti diberitakan Kades dan P3D Munggugebang msngkir panggilan hearing Komisi I DPRD Gresik pada Sabtu, 22 Mei 2021. Komisi membidangi pemerintahan dan hukum mengagendakan ulang hearing lagi pada Selasa, 25 Mei 2021. Bila sampai tiga kali mangkir dewan mengancam menggunakan hak kedewanan untuk melakukan pemanggilan paksa.

Kepala Desa Munggugebang Wariyanto melantik Kasi Pemerintahan di kawasan gudang di Romokalisari, Surabaya pada Kamis, 20 Mei 2021. Pelantikan dikabarkan dihadiri 16 orang. Mereka menumpang empat mobil bertuliskan rombongan pengantin.

Pelantikan dilakukan sehari pasca ratusan warga Desa Munggugebang, Kecamatan Benjeng ngeluruk balai desa setempat pada Rabu malam, 19 Mei 2021. Mereka mendesak Kepala Desa Munggugebang Wariyanto menunda pelantikan Suparno sebagai Kepala Seksi Pemerintahan Desa setempat.

Penolakan massa itu membuat Wariyanto ciut nyali sehingga menunda pelantikan kasi pemerintahan desa setempat. Penolakan warga itu muncul karena  hasil penjaringan kepala seksi pemerintahan Desa Mungungebang, Kecamatan Benjeng, Gresik yang dilakukan oleh Panitia penjaringan Perangkat Desa (P3D) terdapat kejanggalan sehingga menuai kontroversi. 

Seleksi itu diikuti tiga peserta itu yakni Suparno dan istrinya, Sri Danarti. Keduanya lulusan kejar Paket C (setara SMA) serta Wildan Erhu Nugraha, alumnus Unair Surabaya.

Hasil seleksi tes tulis Suparno yang mantan Ketua BPD itu mendapatkan nilai sempurna yakni 100. Istrinya, Sri Danarti mendapatkan nilai nyaris sempurna yakni 99. Sedangkan, Wildan yang menjadi guru swasta itu mendapatkan nilai 68.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani setelah menerima laporan adanya dugaan kejanggalan itu meminta inspektorat untuk melakukan investigasi. Sejumlah pihak terkait pelaksanaan seleksi perangkat desa itu telah dimintai keterangan. Investigasi belum kelar, kepala desa kebelet melantik Suparno. (yad)

Dekan Fakultas Hukum Ungres Berpendapat Pemanggilan Paksa Kades dan P3D Tidak Memiliki Kekuatan Hukum Selengkapnya