Gus Yani : Alumnus Pesantren Suarakan Islam Moderat Lewat Medsos

GRESIK,1minute.id – Ribuan santri mengikuti apel Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) di lapangan Gembus, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik pada 22 Oktober 2023. Apel dipimpin oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.  Semua peserta memakai sarung dan kopiyah. Mereka adalah para santri dari berbagai Pondok Pesantren di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

Fandi Akhmad Yani mengatakan, sejak dulu, peran kaum santri dalam membangun NKRI sangatlah besar. Mulai dari melawan penjajah hingga menjadi penggerak mobilisasi masyarakat. Di era modern, kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani, peran santri menjadi semakin beragam. Dengan berkembangnya teknologi dan informasi, sudah tentu menjadi tugas para santri sebagai penyeimbang nilai agama dan moralitas agar masyarakat tidak sampai kebablasan.

“Santri saat ini dihadapkan dengan situasi yang berat, dengan adanya perubahan global yang begitu masif. Maka santri harus mampu beradaptasi dengan zaman dengan tetap mempertahankan nilai agama yang didapatkan selama menjadi santri,” ujarnya.

Santri diperlukan dalam menyebarluaskan buah pemikiran para ulama dan kiai. Gagasan inilah yang diperlukan oleh masyarakat Indonesia untuk mempertahankan nilai-nilai agama yang mulai terkikis. “Maka saya berharap lulusan pesantren harus lebih masif menyuarakan ajaran islam yang moderat. Sebarkan melalui semua media yang tersedia seperti facebook, instagram, twitter, dan lainnya,” katanya.

Gus Yani juga berharap agar para santri dapat mengisi ruang strategis di Indonesia. Upacara Peringatan Hari Santri Nasional ini dihadiri diantaranya ⁸Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Gresik Nanang Setiawan serta tokoh masyarakat, dan organisasi masyarakat sekitar Bungah. Pada kesempatan itu  Gus Yani juga memenyerahkan izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) kepada RSI Mabarrot MWCNU Bungah. (yad)

Gus Yani : Alumnus Pesantren Suarakan Islam Moderat Lewat Medsos Selengkapnya

Masjid KH Muchtar Djamil Segera Berdiri, Bupati Gresik: Menginspirasi Kepedulian Umat

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani  meresmikan peletakan batu pertama Masjid KH Muchtar Djamil di Perumahan Green Garden Gresik pada Sabtu, 21 Oktober 2023.

Rencananya masjid ini akan dibangun 3 lantai dan mampu menampung hingga 700 jemaah. Pembangunan Masjid ditargetkan selesai pada 2025. Fandi Akhmad Yani terharu dan memberikan apresiasi pembangunan masjid ini. Ia juga menitipkan pesan agar masyarakat terus gotong royong dalam membangun masjid.

KH Muchtar Djamil wafat pada 14 Maret 2022. Kiai Tar adalah tokoh agama. Beliau juga seorang budayawan Islam di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Berkat beliau, terselenggara napak tilas Sunan Giri pada Hari Jadi ke-530 Kota Gresik pada 9 Maret 2017. Namun, tradisi nguri-uri budaya Islam yang banyak ditunggu masyarakat dan pencinta seni dan budaya itu hanya seumur jagung. Pada 2020 wabah coronavirus disease 2019 (Covid-19) mengganas. Tradisi napak tilas berhenti. 

Masjid KH Muchtar Djamil bakal berdiri 3 lantai dibangun di atas atas tanah fasos perumahan seluas 700 meter persegi. Tanah tersebut merupakan fasilitas sosial yang disiapkan oleh PT Raya Bumi Nusantara Permai (RBNP), pengembang Perumahan Green Garden Regency. Pembangunan masjid ini diperkirakan menelan biaya sebesar Rp 4 milliar.

Nantinya lantai 1 akan digunakan aktifitas kesekretariatan. Sementara lantai 2 dan 3 digunakan untuk aktifitas ibadah. Tampak hadir dalam peletakan batu pertama pembangunan masjid ini Wakil Ketua DPRD Gresik Mujid Riduan, Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (CKPKP) Gresik Ida Lailatussa’diyah.

“Ini akan menjadi momen gotong royong dan kepedulian umat yang bisa menginspirasi ke berbagai wilayah” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Dikatakan, pembangunan masjid ini momen bagus karena bertepatan dengan Hari Santri. Semoga niat warga membangun masjid di Hari Santri ini mendapatkan keberkahan dan kemanfaatan. “Semoga apa yang diharapkan warga perumahan membangun masjid segera terealisir. Sehingga ini akan menjadi ladang amal bagi warga semua,” ujarnya. 

Kepala Desa Dahanrejo, Kecamatan Kebomas Edi Hasan menyatakan kegembiraanya melihat partisipasi warga Perumahan Green Garden yang secara swadaya membangun Masjid. “Masjid ini bentuk kepedulian warga perumahan dalam membangun masjid menjadi contoh bagi warga lainnya untuk guyub dan gotong royong mewujudkan rencananya,” kata Edi Hasan. (yad)

Masjid KH Muchtar Djamil Segera Berdiri, Bupati Gresik: Menginspirasi Kepedulian Umat Selengkapnya

Entas Kemiskinan ala Baznas di Program Kampung ZCD Pertama di Gresik

GRESIK,1minute.id – Kampung Zakat Community Development (ZCD) Ternak Produktif di Srembi, Desa Kembangan Kecamatan Kebomas, Gresik diresmikan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Kamis, 19 Oktober 2023. Zakat Community Development (ZCD) merupakan program pemberdayaan kelompok atau komunitas yang berintegrasi pada aspek ekonomi dan sosial. Program mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi angka kemiskinan ini hasil sinergi dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Gresik dan Baznas Jatim. 

Fandi Akhmad Yani megapresiasi program yang diprakarsai oleh BAZNAS Gresik dengan Provinsi Jatim ini. Menurutnya ada sinergitas yang luar biasa, karena program tersebut disalurkan dalam bentuk ZCD. “Atas nama pemerintah menyambut baik program tersebut. ZCD disalurkan melalui kelompok ternak yang diwadahi dalam suatu komunitas yang mumpuni dalam mengelola dan bisa berkembang,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Menurutnya, program seperti ini harus terus berlanjut di desa – desa lain di Kabupaten Gresik. Tujuannya adalah untuk menggeliatkan ekonomi masyarakat melalui ekosistem peternakan. “Ini sebagai salah satu upaya kita bersama dalam pengentasan angka kemiskinan di Kabupaten Gresik,” ungkapnya.

Ia meminta kepada Dinas pertanian dan Peternakan untuk melakukan pendampingan pada hewan ternak mustahik. Baik pemberian nutrisi maupun vaksin secara berkala. Selain itu memberikan wawasan kepada peternak agar memperhatikan kawasan lingkungan yang bersih dan sehat.

“Hal ini dilakukan untuk menjaga kondisi kesehatan pada hewan, selain sehat, dapat berkembang. Hewan-hewan ternak tersebut agar layak dan halal untuk di konsumsi,” pesannya.

Wakil Ketua BAZNAS Jawa Timur Muhammad Zakki mengungkapkan, adanya program ZCD kampung ternak kerjasama dengan BAZNAS Gresik dharapkan mampu menurunkan angka kemiskinan. “Seiring perkembangan, wakaf juga dapat berupa wakaf produktif yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujarnya.

Pihaknya berharap, selain ternak kedepan ada program budidaya lele dan sumur bor agar bisa terus dimanfaatkan oleh masyarakat di musim kemarau seperti saat ini. Ia mengapresiasi Pemkab Gresik dalam menggeliatkan UMKM yang terus bangkit di tengah pemulihan ekonomi.

“Program itu merupakan aksi nyata memanfaatkan zakat, infaq dan sedekah (ZIS) untuk membangkitkan ekonomi mustahik dan penanggulangan kemiskinan,” tandasnya.

Salah satu peternak mustahik, Bawas,78,  asal Srembi mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Gresik, BAZNAS dan para Muzakki atas perhatiannya kepada para mustahik. “Terima kasih BAZNAS Gresik dan Provinsi awalnya diberikan 4 ekor kambing. Sekarang sudah menjadi 20 ekor,” ucap Bawas sembari tersenyum.

Pada kesempatan turut diserahkan secara simbolis, program ternak kambing produktif sinergi kepada 10 orang penerima manfaat. Sebanyak 40 kambing jantan dan 1 kambing betina. Total nilai bantuan 41 ekor kambing ini senilai Rp 75 juta. Selain kambing, juga bantuan kandang dari Baznas Gresik senilai Rp 30 juta.

Selain itu, diserahkan program bantuan MCK senilai Rp 3 juta, beasiswa pendidikan Rp 9 juta, Marbot Rp 600 ribu dan santunan yatim Rp 1,5 juta. Total nilai bantuan kampung ZCD Desa Kembangan sebesar Rp 188 juta. Peresmian Kampung ZCD ini dihadiri oleh  Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Abu Hassan, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Eko Anindito Putro, Wakil Ketua BAZNAS Provinsi Jatim KH. Muhammad Zakki, Ketua BAZNAS Gresik Kepala Desa Kembangan Ngadimin serta kelompok ternak Mekar Sari Dsn Srembi Desa Kembangan Kecamatan Kebomas. (yad)

Entas Kemiskinan ala Baznas di Program Kampung ZCD Pertama di Gresik Selengkapnya

Bus TransJatim Koridor III, Mojokerto- Balongpanggang, Gresik Beroperasi

GRESIK,1minute.id – Modal transportasi umum, TransJatim Koridor III resmi beroperasi pada Rabu, 18 Oktober 2023. Transportasi publik rute Mojokerto – Gresik bertema SUHITA (Sarana Transportasi Umum Handal Irit Tepat Waktu dan Akurat) itu diluncurkan Gubernur Khofifah Indar Parawansa di wisata Bukit Kayu Putih, Jetis, Mojokerto.

Bus TransJatim koridor III menyambungkan Kota/Kabupaten Mojokerto dengan Kabupaten Gresik. Trayeknya dari Terminal Kertajaya, Jalan Jayanegara, Jalan Pahlawan, Jalan Gajah Mada, Jalan Raya Mlirip, Terminal Lespadangan, Kupang, Watu Blorok, Dawarblandong, berakhir di Terminal Pasar Sapi, Desa/Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Jawa Timur atas peluncuran Bus TransJatim Koridor III ini. Menurutnya, kehadiran bus ini menjadi program prioritas penyediaan angkutan masal yang murah dan nyaman. “Mudah-mudahan memberikan manfaat dengan multiplier effect yang besar percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Gresik,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Akhir tahun ini destinasi wisata Gresik Universal Saint (GUS), museum digital art dan perpustakaan di Kecamatan Balongpanggang akan segera selesai. Wisata yang ada di Balongpanggang akan terintegrasi dengan wisata yang ada di Mojokerto.

“Dengan adanya Bus TransJatim ini diharapkan mampu mempercepat pergerakan ekonomi, pergerakan sosial dan pergerakan pendidikan,” ungkapnya.

Dirinya berharap, setelah koridor III ada penambahan koridor yang menghubungkan Gresik dengan Pelabuhan Paciran Lamongan. Menurutnya rute ini akan mempermudah warga Bawean yang akan ke Gresik atau sebaliknya.

“Semoga harapan ini terealisasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Perhubungan. Selain memberikan kemudahan akses, tetapi juga diharapkan dapat mengurangi kemacetan dan tingkat kecelakaan di wilayah Pantura,” tandasnya.

Mita, salah seorang warga Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang menyambut gembira beroperasinya bus TransJatim koridor III. Sebab, moda transportasi massal ini selain murah dan nyaman. Harga tiket Bus TransJatim jauh-dekat sebesar Rp 5 ribu. Sedangkan, pelajar dan santri tiket seharga Rp 2.500 per penumpang. Operasional pelayanan dari jam 05.00 – 21.00 WIB. Fasilitas terdapat 20 tempat duduk dan bangku khusus untuk Ibu hamil dan Difabel.

“Tarif yang murah dan efisien. Kedepannya kalau bisa ada penambahan rute lagi seperti Balongpanggang – Gresik Kota atau lainnya,” harapnya.Bus Trans Jatim Koridor III SUHITA akan menerapkan tarif Rp 5000 untuk umum. Sedangkan untuk pelajar dan santri tarif yang dikenakan adalah Rp 2.500. 

Jumlah 20 armada Bus dan 2 cadangan 10 berangkat dari Terminal Kertajaya Mojokerto dan 10 Bus berangkat dari terminal Balongpanggang Gresik. Dengan jarak 30 km terdapat 20 halte masing-masing 10 dari sisi kanan dan kiri. sEekesaińpula Bupati Mojokerto Ikfina Fatmawati, Walikota Mojokerto Ika Puspitasari, Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jatim Agung Mulyono, KA Dishub Prov Jatim Nyono, Dirut Bank Jatim Busrul Iman, Kepala Cabang Utama Jasa Raharja Jatim Tamrin Silalahi, Pj Kanwil BPJS Ketenagakerjaan Jatim Meralih Sukma, Camat Balongpanggang Muhammad Amri. (*)

Bus TransJatim Koridor III, Mojokerto- Balongpanggang, Gresik Beroperasi Selengkapnya

Gus Yani Wujudkan Mimpi Warga Gili Noko Nikmati PLTS, Petrokimia Gresik Berikan Meteran Gratis

GRESIK,1minute.id – Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)  beroperasi di Pulau Bawean. Tepatnya, di Pulau Gili, Desa Sidogunungbatu, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik.  Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang meresmikan pemakaian listrik tenaga surya  itu pada Minggu, 15 Oktober 2023.

Ratusan jiwa warga yang mendiami kepulauan yang memiliki destinasi wisata pasir putih dan tempat snorkeling yang menawan itu semringah. Mimpi menikmati lampu penerangan 24 jam non-stop menjadi kenyataan. Setelah puluhan tahun listrik di kawasan itu hanya menyala 5 jam sampai 7 jam dalam sehari karena menggunakan pembangkit dari genset. 

Kegembiraan warga setempat bertambah karena untuk pemasangan meteran listrik gratis. Bantuan dari Corporate Social Responsibility (CSR) Petrokimia Gresik. Selain meteran listrik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia itu membantu perbaikan jembatan apung, tempat pengolahan ikan dan sunit ekowisata. Penyerahan bantuan tersebut diserahkan oleh Direktur Direktur Keuangan dan Umum PT. Petrokimia Gresik Robby Setiabudi Madjid saat melakukan kunjungan bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

“Alhamdulillah warga Pulau Gili kini bisa menikmati listrik, selain itu berbagai bantuan CSR dari PT. Petrokimia Gresik juga mudah mudahan bermanfaat bagi warga Pulau Gili,” ungkap Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani rangkaian kunjungan kerja hari kedua di Pulau Bawean pada Minggu. 15 Oktober 2023.

Bupati mengapresiasi kepedulian Petrokimia Gresik kepada masyarakat Gresik, termasuk di Pulau Gili. Petrokimia Gresik selama ini mendukung program Pemkab Gresik di berbagai sektor. “Tentu membangun Gresik dibutuhkan dukungan dari banyak stakeholder, termasuk perusahaan seperti Petrokimia Gresik. Semoga dukungan ini dapat terus ditingkatkan untuk Gresik semakin maju,” tandasnya.

Ditempat sama, Direktur Keuangan dan Umum PT. Petrokimia Gresik Robby Setiabudi Majid menyampaikan, Petrokimia Gresik bekerjasama dengan pemerintah daerah akan memberikan beberapa bantuan untuk masyarakat yang berfokus pada 3 bidang yaitu Pendidikan, kesehatan & lingkungan, dan ekonomi masyarakat. “Untuk pendidikan ada du jenis bantuan yaitu bentuk dana pendidikan untuk sekolah dasar dan madrasah, kedua peremajaan atau renovasi ruang baca. Saya berharap peremajaan ruang baca meningkatkan minat baca warga,” terang Budi.

Kedua, lanjut Budi, bantuan kesehatan dan lingkungan ada dua yakni alat pengelolaan sampah plastik dan alat pengelolaan biogas. Dirinya berharap dengan alat tersebut nantinya limbah plastik dapat dijadikan bahan batu bata atau paving blok agar kedepan kebutuhan batu bata di Pulau Gili dapat dipenuhi secara mandiri. 

“Selanjutnya, alat pembuatan biogas nantinya jika diolah dapat menghasilkan kebutuhan bahan bakar dan pupuk organik yang dibutuhkan masyarakat,” tambahnya.

Ketiga, bantuan jenis ekonomi masyarakat, perusahaan memberikan 3 jenis. Di antaranya meteran listrik, alat pengolahan ikan, pembuatan dermaga dan sunit ekowisata di Pulau Gili Noko. “Mudah mudahan meteran listrik dapat memenuhi kebutuhan listrik dengan durasi yang panjang dari sebelumnya. Kemudian alat pengolahan ikan diharapkan dapat memproduksi berbagai olahan ikan. Nantinya dapat meningkatkan harga jual, dan nilai tambah serta produknya yang tahan lama dibandingkan hanya memproduksi ikan segar.

Tidak hanya itu, tidak kalah penting juga pembuatan dermaga dan sunit ekowisata di Gili Noko. “Saya berharap bisa lebih dikenal lebih oleh masyarakat luas. Tidak hanya Gresik ataupun masyarakat Jawa Timur bahkan secara Nasional,” tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Desa Sidogedungbatu  Supar mengungkapkan, Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang sudah terbangun dan beroperasi di Pulau Gili Timur merupakan bukti nyata atas kepedulian dan kerja keras Bupati Gus Yani. Untuk masyarakat di Pulau Bawean khususnya masyarakat Desa Sidogedungbatu.

“Penerangan lampu listrik baru terbukti setelah kepemimpinan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Beliau adalah seorang pemimpin yang benar-benar peduli atas keinginan dari masyarakat Pulau Gili Timur yang sudah lama menjadi impiannya,” kata H. Supar.

Diketahui bahwa Pulau Gili Timur bagian dari Desa Sidogedungbatu Kecamatan Sangkapura. Selama bertahun-tahun tidak pernah mendapatkan adanya penerangan lampu seperti desa dan dusun-dusun lain yang ada di Bawean.

Selanjutnya, penyerahan bantuan secara simbolis oleh Bupati Gresik didampingi Direktur Keuangan dan Umum PT. Petrokimia Gresik berupa 53 meteran listrik, alat pengolahan sampah organik dan non organik, bantuan peremajaan ruang baca inspirasi, bantuan ruang dan mesin pengolahan ikan, serta bantuan dana pendidikan. Usai penyerahan dilanjutkan dengan peninjauan rumah baca inspirasi, rumah pengolahan ikan dan biogas. (yad)

Gus Yani Wujudkan Mimpi Warga Gili Noko Nikmati PLTS, Petrokimia Gresik Berikan Meteran Gratis Selengkapnya

Pembangunan Masjid di Islamic Center Gresik Selatan Kelar Tahun Ini ?

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik terus ngebut menyelesaikan pembangunan gedung Islamic Center. Pemkab Gresik menargetkan pembangunan kubah pertama dari tiga kubah yang akan difungsikan sebagai masjid kelar tahun ini. 

Bangunan kubah pertama sudah terlihat megah. Bangunan didominasi warna putih itu berdiri di Jalan Raya Kedungpring, Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang. Bangunan terlihat mencolok dibandingkan bangunan lain di sekitar.  Bangunan itu memiliki empat lantai. Lantai satu berfungsi sebagai ruang pengelolaan, lantai dua untuk jemaah laki-laki, lantai tiga untuk jemaah putri dan lantai empat atau rooftop tempat santai. Anggaran untuk pembangunan kubah pertama sebesar Rp 6,03 miliar berasal dari APBD Gresik 2023. Sedangkan, pembangunan kubah kedua dan ketiga rencananya dikerjakan pada tahun depan, 2024.

Sebentar lagi, semua orang bisa memanfaatkan untuk kegiatan keagamaan karena berdiri dekat jalan raya yang menghubungkan Balongpanggang, Gresik dengan Mojokerto itu. Komisi III (Bidang Pembangunan) DPRD Gresik meninjau proyek pembangunan gedung Islamic Center pada Jumat, 13 Oktober 2023. Rombongan wakil rakyat berkantor di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik itu disambut oleh Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (CKPKP) Gresik Ida Lailatussa’diyah. Mereka melihat langsung proyek yang sempat mangkrak karena ada bencana wabah Covid-19 itu, kemudian dilanjutkan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani itu. 

KOMISI III DPRD Gresik: Kepala DCKPKP Gresik Ida Lailatussa’diyah ketika menerima kunjungan Wakil rakyat dari Komisi III (Bidang Pembangunan) DPRD Gresik di Islamic Center Gresik pada Jumat, 13 Oktober 2023 ( Foto : Istimewa untuk 1minute.id)

Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (CKPKP) Gresik Ida Lailatussa’diyah mengatakan, progres pembangunan Islamic Center menunjukkan perkembangan menggembirakan. “Realisasi melebihi target,” kata Ida Lailatussa’diyah dikonfirmasi melalui selulernya pada Sabtu, 14 Oktober 2023. Target pembangunan gedung tersebut sebesar 39,16 persen, realisasi mencapai 41,96 persen. Artinya ada deviasi lebih 2,80 persen.

Ia optimistis pembangunan Islamic Center yang dibiayai oleh APBD Gresik 2023 sebesar Rp 6,03 miliar lebih itu kelar sesuai target. Anggaran sebesar itu digunakan , diantaranya untuk pemasangan elektrikal dalam gedung, interior, tampilan luar/fasat dan akses jalan menuju gedung sepanjang 200 meter dari jalan raya yang dikerjakan CV. Eka Jaya Abadi selaku pelaksana. “Mohon doanya, semoga terus lancar dan selesai tahun ini,” imbuh Ida Lailatussa’diyah. (yad)

Pembangunan Masjid di Islamic Center Gresik Selatan Kelar Tahun Ini ? Selengkapnya

Kali Pertama Jambore Pramuka Di Pulau Bawean, Bupati Gresik : Pramuka Bentuk Kepribadian Akhlak Mulia 

GRESIK,1minute.id – Jambore dan Perkemahan Wirakarya Kwarcab Gresik 2023 digelar di Pulau Bawean. Kali pertama kurun waktu 5 tahun terakhir ini. Bupati Gresik Fandi Akhmad yang membuka acara kepanduan se-Kabupaten Gresik itu pada Sabtu, 14 Oktober 2023.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam amanatnya menuturkan, gerakan Pramuka mempunyai tugas pokok dalam menumbuhkan tunas bangsa yang berkarakter. Caranya adalah melalui pendidikan kepramukaan yang merupakan proses pembentukan kepribadian, kecakapan hidup, dan akhlak mulia melalui penghayatan dan pengamalan nilai-nilai kepramukaan.

“Perlu dipahami kita semua bahwa, pendidikan kepramukaan dalam sistem pendidikan nasional termasuk dalam jalur pendidikan nonformal. Pendidikan kepramukaan ini diperkaya dengan nilai-nilai kepramukaan dalam membentuk kepribadian yang berakhlakul mulia, berjiwa patriotik, taat hukum, disiplin, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa dan memiliki kecakapan hidup,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Sabtu, 14 Oktober 2023.

Jambore dan Perkemahan Wirakarya Kwarcab Gresik 2023 diikuti sebanyak 621 peserta pramuka dan 95 panitia, bertolak dari Pelabuhan Gresik dengan menggunakan Kapal Perang KRI LST Teluk Banten. Kegiatan ini mengangkat tema “Milenial, Agamis, Nasionalis, Trampil, Atraktif, dan Produktif (Mantap) berlangsung hingga 17 Oktober 2023 nanti.

Jambore dan Perkemahan Wirakarya ini merupakan pertemuan Pramuka Penggalang, dalam bentuk perkemahan besar yang diselenggarakan oleh Kwartir Gerakan Pramuka dari tingkat ranting sampai tingkat Kabupaten. 

Di dalamnya, terdapat banyak kegiatan yang meliputi kegiatan umum, karya bakti, out bound, Pimpinan Kontingen Daerah (Pinkonda), dan Pembina Pendamping (Bindamping). Selain Bupati, pembukaan Jambore dan Perkemahan Wirakarya ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati sekaligus Ketua Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Gresik Aminatun Habibah. Tampak hadir pula, Dandim 0817 Gresik Ahmad Saleh Rahanar, serta jajaran Eselon II dan Camat se-Kabupaten Gresik.

Gus Yani menyebut, tema yang diusung dalam kegiatan ini juga sangat sesuai dengan perkembangan era teknologi saat ini. Dikatakan bahwa, penggunaan internet sebagai media komunikasi membawa banyak tantangan baru.

Di antaranya adalah mudahnya penyebaran ideologi yang menyimpang lewat media sosial, kurangnya pengawasan penggunaan teknologi informasi, serta munculnya banyak berita hoaks atau berita bohong melalui media sosial. (yad)

Kali Pertama Jambore Pramuka Di Pulau Bawean, Bupati Gresik : Pramuka Bentuk Kepribadian Akhlak Mulia  Selengkapnya

Festival Tanaman Hias Terbesar di Kesambenkulon, Bupati Gresik: Inginkan Tanaman Hias Gresik Hiasi IKN 

GRESIK,1minute.id – Festival tanaman hias kembali digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Festival dipusatkan di sentra tanaman hias di Desa Kesambenkulon, Kecamatan Wringinanom ini dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Rabu, 11 Oktober 2023.

Ribuan jenis tanaman hias dipajang di lokasi festival yang akan berlangsung sampai 15 Oktober 2023 nanti itu untuk menyemarakkan Hari Tani 2023. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, dalam sambutannya mengungkapkan pentingnya tanaman hias sebagai salah satu komoditas unggulan Kabupaten Gresik. :Kabupaten Gresik punya potensi yang sangat luar biasa, khususnya di sektor tanaman hias. Ada tiga kecamatan, yakni Kedamean, Wringinanom dan Driyorejo. Ketiganya punya sentral tanaman hias, utamanya tanaman tropis,” terang Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Potensi yang ada, juga terus dimaksimalkan dengan berbagai pembangunan infrastruktur jalan yang mumpuni oleh Pemerintah Kabupaten Gresik. Dengan begitu, akses mobilitas bisa terjamin dan memberikan kemudahan bagi UMKM maupun calon pembeli.

Potensi dan dukungan Pemerintah Kabupaten Gresik tersebut, diyakini merupakan modal besar untuk bersaing di taraf nasional, bahkan internasional. Di taraf nasional, Ia menginginkan agar tanaman hias asal tiga kecamatan ini “mengisi” taman-taman di proyek nasional Ibu Kota Negara (IKN).

“IKN saya yakin memiliki banyak peluang, untuk kita berkontribusi dengan mengirimkan tanaman-tanaman asal tiga kecamatan ini. Potensi ini harus benar-benar kita konsep dengan baik. Kita juga lakukan komunikasi dengan pihak-pihak terkait, agar pasar IKN bisa diisi oleh petani tananam hias Kabupaten Gresik. Dari media sosial juga kita dorong untuk terus mempromosikan tanaman hias yang kita miliki,” katanya. 

Ia mendorong stakeholder di Kabupaten Gresik untuk memasang target jumlah pohon yang ditanam dalam satu tahun. Kebersamaan kolektif ini, memiliki banyak manfaat baik dari segi lingkungan, maupun kemajuan UMKM tanaman hias. “Komitmen pemerintah daerah dalam pelestarian lingkungan harus dilakukan secara kolektif. Tidak hanya dinas-dinas, melainkan juga perusahaan dan BUMD di Kabupaten Gresik. Nanti, kita buatkan rapor tentang terkait hal ini,” tegas Bupati Yani.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindhoto Putro  menambahkan,  antusiasme masyarakat dalam kontes tanaman hias. Tercatat, hingga saat ini sebanyak 250 Bonsai dan 50 Sansevieria sudah dipamerkan. Jumlah ini diyakini akan terus bertambah hingga akhir acara.

“Perkiraan akan ada sebanyak 450 Bonsai dan 200 Sansevieria yang akan mengikuti kontes. Pesertanya pun beragam, ada yang dari Pasuruan, Kediri, hingga Solo,” ungkap Eko. Selain itu, harga tanaman-tanaman yang di konteskan tersebut juga cukup fantastis. Beberapa tanaman bahkan dibandrol hingga ratusan juta rupiah.

Untuk diketahui, event ini merupakan kali kedua diselenggarakan di Kabupaten Gresik. Sebelumnya, festival tanalan hias diselenggarakan di Desa Karangandong dan berjalan dengan sukses. Kedepan, event serupa akan terus dilakukan dalam upaya menggaungkan tanaman hias tropis Kabupaten Gresik.

“Mudah mudahan setiap tahun, pada bulan September atau Oktober kegiatan terus dapat dilakukan. Dengan inisiasi bersama Kementerian Pertanian, kami berharap mudah-mudahan pameran ini menjadi skala nasional dan dapat mengikuti pameran hingga internasional seperti Tomohon Sulawesi Utara,” pungkasnya.(yad)

Festival Tanaman Hias Terbesar di Kesambenkulon, Bupati Gresik: Inginkan Tanaman Hias Gresik Hiasi IKN  Selengkapnya

Peserta Muscab Aklamasi Pilih Haji Samaun, Ketua HNSI Gresik : Siap Perjuangkan Hak-hak Nelayan 

GRESIK,1minute.id – Haji Samaun, kembali terpilih sebagai Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Gresik untuk kali keempat. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Cabang (Muscab) HSNI Gresik yang digelar di Graha KOPSIYAH Mitra Usaha Ideal (MUI) di Jalan Pahlawan, Desa Asempapak, Kecamatan Sidayu pada Selasa, 10 Oktober 2023.

Muscab yang dibuka oleh Kepala Dinas Perikanan Gresik Moh. Nadlelah ini diawali dengan laporan pertanggungjawabkan pengurus masa bakti 2018-2023 dan pemilihan  ketua HNSI Gresik periode 2023-2028. Dalam Muscab HNSI Gresik terasa lebih istimewa karena dihadiri oleh anggota Komisi VII (Bidang Energi dan Perindustrian) DPR RI Dyah Roro Esti, Sekretaris DPD HSNI Jawa Timur Suyoto Muslih, 35 Ketua Rukun Nelayan (RN) dari 7 Kecamatan di Kabupaten Gresik dan perwakilan dari PGN SAKA, Pertamina Bitumen Plant Gresik serta Forkopimcam Sidayu.

Kepala Dinas Perikanan Gresik Moh Nadlelah mengatakan, tantangan yang akan dihadapi nelayan Gresik saat diberlakukan sistem penangkapan berbasis zonasi. Serta menurunnya, pendapatan asli daerah (PAD) Gresik yang berdampak tertundanya realisasi usulan pembangunan sarana dan prasarana nelayan Gresik. Menyikapi hal itu, mantan Camat Manyar itu, merekomendasikan pemanfaatan dana Corporate Social Responsibility (CSR). “Pemanfaatan dana CSR untuk merealisasi pembangunan sarana dan prasarana nelayan yang dibutuhkan,” kata Nadlelah dalam siaran pers dari DPC HNSI Gresik yang diterima 1minute.id pada Selasa, 10 Oktober 2023.

MUSCAB HSNI GRESIK: (ki-ka) Ketua HSNI Gresik terpilih Samaun, Kepala Dinas Perikanan Gresik Moh Nadlelah, Sekretaris DPD HSNI Jawa Timur Suyoto Muslih dan anggota Komisi VII DPR RI Dyah Roro Esti dalam muscab HSNI Gresik di Desa Asempapak, Kecamatan Sidayu pada Selasa, 10 Oktober 2023 ( Foto : ist)

Untuk diketahui, pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 11 tahun 2023 tentang Zona Penangkapan Ikan Terukur. Selain mengatur zona penangkapan ikan terukur, juga mengatur mengenai kuota penangkapan ikan pada zona penangkapan ikan terukur di mana kuota tersebut dihitung berdasarkan potensi sumber daya ikan yang tersedia dan jumlah tangkapan yang diperbolehkan dengan mempertimbangkan tingkat pemanfaatan sumber daya ikan.

Terbitnya peraturan anyar itu, diharapkan kelestarian sumber daya ikan tetap terjaga dan dapat memberikan kesejahteraan nelayan, menyediakan perluasan dan kesempatan kerja, meningkatkan nilai tambah dan daya saing hasil perikanan, kepastian berusaha, kontribusi bagi dunia usaha, serta bagi negara.

Samaun, Ketua HSNI Gresik terpilih menyatakan tekadnya untuk membawa HSNI DPC Kabupaten Gresik menjadi lebih baik. “Semoga HNSI DPC Kabupaten Gresik semakin lebih baik kedepannya, sehingga HNSI DPC Kabupaten Gresik mampu memperjuangkan hak-hak nelayan,” kata Samaun dalam sambutannya. “Kepengurusan HNSI DPC Kabupaten Gresik masih dibutuhkan dan perlu diperhatikan oleh kita semua, dalam rangka untuk kesejahteraan nelayan di Kabupaten Gresik,” tegasnya. 

Sementara itu, anggota Komisi VII DPR RI Dyah Roro Esti mengatakan, meski HNSI bukan kewenangan komisi VII. Akan tetapi, Dyah Roro berjanji akan tetap memperjuangkan masyarakat nelayan Gresik agar diperhatikan pemerintah pusat. Ia mencontohkan,  pengawalan program bantuan 1.000 unit mesin ketinting berbahan bakar gas (LPG). (yad)

Peserta Muscab Aklamasi Pilih Haji Samaun, Ketua HNSI Gresik : Siap Perjuangkan Hak-hak Nelayan  Selengkapnya

Kafilah Termotivasi, Wabup Gresik Aminatun Habibah Optimistis Jadi Terbaik 

GRESIK,1minute.id – Ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXX Jawa Timur di Pasuruan tengah berlangsung. Wakil Bupati Gresik  Aminatun Habibah sambang ke kafilah. Kehadiran orang nomor dua di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik membangkitkan semangat 83 kafilah Gresik.

Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah yang berlatar pendidik ini kemudian memotivasi para kafilah. “Jangan minder dengan peserta lain, yakinlah pada diri kalian bahwa kalian mampu menampilkan yang terbaik. Semoga bisa meraih juara umum,” ujar Bu Min yang didampingi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Gresik Suyono itu.

MTQ Jatim 2023 diikuti sebanyak 1.812 peserta utusan dari Kabupaten/kota se-Jawa Timur ini.dibuka oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Stadiun Untung Suropati Kota Pasuruan itu berlangsung mulai 1-8 Oktober 2023. 

Kabupaten Gresik mengirimkan 83 kafilah. Mereka terdiri dari 53 peserta, 7 pendamping, 12 pembina dan 9 official. Kafilah Gresik akan mengikuti 7 cabang. Yakni, cabang tilawah Al Quran, cabang Hifdhil Quran, cabang tafsir Al Quran, cabang fahmil Quran, cabang Syahril Quran, cabang khot dan cabang karya tulis ilmiah Al Quran.

Bu Min melanjutkan, banyak manfaat yang diperoleh dalam pelaksanaan MTQ. Diantaranya, membumikan syiar islam. Selain itu juga memberikan dorongan kepada masyarakat untuk semakin cinta dan memdalami Al-Quran. “Syiar islam juga menjadi hal yang tak kalah penting dalam gelaran MTQ ini,” katanya.

Bu Min optimis bahwa Kafilah Gresik mampu menyuguhkan yang terbaik dalam ajang MTQ ini. “Gresik dikenal dengan Kota Santri. Maka Saya optimis bahwa Kafilah Gresik bakal memberikan yang terbaik dan mengharumkan nama Kabupaten Gresik dikancah Provinsi Jawa Timur kali ini,” ujarnya. (yad)

Kafilah Termotivasi, Wabup Gresik Aminatun Habibah Optimistis Jadi Terbaik  Selengkapnya