GRESIK,1minute.id – NasDem Peduli berlanjut. Di Gresik, partai dipimpin Syaiful Anwar ini menggelar menggelar vaksinasi masal di dua lokasi. Gerakan kemanusiaan untuk membantu pemerintah melakukan percepatan pembentukan herd immunity di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.
Gelar vaksin tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Tim Satgas Covid-19 DPW Nasdem Jawa Timur Suhandoyo, Sekretaris DPD Nasdem Gresik Ainul Fuad, Anggota Fraksi Nasdem DPRD Gresik Mahmud, Gus Kurdi Muhammad, Ketua DPD Garnita Malahayati Nasdem Gresik Erni Rofika Syaiful Anwar, dan Bendahara Nur Rachmad Yani Hidayatullah.
Suhandoyo menyatakan bahwa DPW Nasdem Jatim telah menggelar vaksinasi di 10 kabupaten di Jawa Timur. Sasaran vaksin adalah para kiai, ibu nyai, pengurus, santri, pelajar, dan masyarakat umum di sekitar pesantren.
Alhamdulillah, vaksinasi yang dilakukan DPW dan DPD Nasdem di 10 kabupaten berjalan baik. “Semua dihadiri pejabat setempat sebagai bentuk sinergi untuk mempercepat terbentuknya herd imunity masyarakat,” ujar Suhandoyo, didampingi Ainul Fuad dan Nur Rachmad Yani Hidayatullah.
Menurut Suhandoyo, vaksinasi yang digelar DPW dan DPD NasDem di 10 kabupaten. Diantaranya, Gresik adalah vaksin dosis 1. Selama 2 bulan menggelar vaksin di 10 kabupaten tersebut, DPW dan DPD Nasdem telah membantu pemerintah memvaksin sebanyak 30 ribu orang hingga hari ini. “Minggu-minggu ini target kami sudah vaksin sebanyak 50 ribu warga di Jatim,” jelasnya. “Selanjutnya, untuk vaksin dosis 2 juga kami lakukan di tempat sama pondok pesantren,”katanya.
Sementara itu, Sekretaris DPD NasDem Gresik Ainul Fuad menambahkan, vaksinasi di Ponpes Al Qonaah di Jalan Kalimantan, Gresik Kota Baru (GKB) dan Al Ibrohimi di Kecamatan Manyar disediakan sebanyak 2.000 dosis ini digelar pada Rabu, 1 September 2021. Perinciannya, di Ponpes Al Qonaah di sebanyak 1.200 dosis dan di Ponpes Al Ibrohimi 750 dosis. “Mudah-mudahan dengan gencarnya NasDem Gresik membantu pemerintah dalam pelaksanaan vaksinasi, Covid-19 segera sirna, pandemi Covid-19 segera berakhir dan kehidupan masyarakat kembali normal,”harap Fuad. (yad)
SOSIALISASI PERDA: Anggota Komisi II DPRD Gresik Hamzah Takim saat memberikan sosialisasi Perda Retribusi Parkir kepada masyarakat pada Minggu malam, 29 Agustus 3021
GRESIK, 1minute.id – Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Gresik melakukan sosialisasi peraturan daerah (Perda) nomor 3/2020 tentang Penyelengaraan dan Retribusi Parkir pada Minggu malam, 29 Agustus 2021. Sosialisasi dihelat di sebuah kafe di Jalan Raya Balongpanggang, Kecamatan Balongpanggang, Gresik.
Ada tiga anggota FPG yang melakukan sosialisasi perda tersebut. Diantaranya, Hamzah Takim. Dihadapan peserta sosialisasi dengan protokol kesehatan (Prokes) anggota Komisi II DPRD Gresik ini menyatakan, tujuan memberikan informasi dan pengetahuan kepada masyarakat untuk mengoptimalkan pendapatan daerah dari sektor retribusi, serta sebagai upaya pencegahan yang berpotensi merugikan kepentingan masyarakat.
Ia mengatakan lima tahun terakhir ini pertumbuhan kendaraan bermotor di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik semakin meningkat. Menandakan tingkat daya beli masyarakat semakin membaik. Peningkatan jumlah kendaraan bermotor tersebut juga bisa menimbulkan persoalan. Salah satunya adalah masalah parkir. “Parkir kendaraan kerap menimbulkan gangguan pada lalu lintas di jalan,”kata Hamzah Takim pada Senin, 30 Agustus 2021.
Untuk itu, imbuh Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Gresik itu, perlu penyelenggaraan parkir yang terencana dan terpadu melalui penyediaan tempat parkir yang memadai guna mewujudkan keamanan, ketertiban, dan kelancaran dalam berlalu lintas (kamtiblancar).
“Parkir juga sangat berpotensi untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD),”tegasnya. Peraturan daerah nomor 3/2020 ini, memberikan pengelolaan parkir. Dengan pembentukan unit pelaksana teknis daerah, mekanisme pembayaran dapat menggunakan sistem informasi seperti metode prabayar, pasca bayar, dan transaksi elektronik. “Sehingga dapat mencegah potensi kehilangan (potential lost) dari retribusi parkir,”tegasnya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasional Demokrat (NasDem) menggelar serbuan vaksinasi di sejumlah Pesantren (Ponpes) di Kota Santri. Hari pertama serbuan vaksinasi digelar di Ponpes Al Muniroh pada Rabu, 25 Agustus 2021.
Ribuan orang mulai Pengasuh, santri hingga masyarakat sekitar Ponpes yang berlokasi di Desa Pangkahwetan, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik itu. Ada dua jenis vaksin yang disuntikkan. Yakni, Sinovac dan AstraZeneca.
Ikhtiar percepatan membentuk herd immunity ini dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani serta pengurus DPD NasDem yakni Ketua DPD NasDem Gresik Syaiful Anwar, Sekretaris Ainul Fuad, dan Bendahara Nur Rachmad Yani Hidayatullah serta anggota Fraksi NasDem DPRD Jatim Ahmad Iwan Zunaih (Gus Iwan). Juga, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik drg Saifudin Ghozali.
Ketua DPD NasDem Gresik Syaiful Anwar mengatakan, serbuan vaksinasi di Ponpes Al Muniro sebagai bentuk komitmen NasDem Gresik membantu pemerintah dalam mempercepat capaian herd immunity. “Serbuan vaksin yang diadakan NasDem Gresik ini sebagai ikhtiar untuk membantu membentuk herd immunity masyarakat agar tak terpapar Covid-19,” ucap Syaiful didampingi Ainul Fuad dan Nur Rachmad Yani Hidayatullah.
Menurut Syaiful, kegiatan ini bagian dari serbuan 15 ribu dosis vaksin yang menjadi program NasDem Gesik. Ribuan dosis vaksin itu dilakukan secara bertahap di sejumlah pondok pesantren. “Serbuan vaksin kami diawali dari Ponpes Al Muniroh ini,”tegas Syaiful.
SERBUAN VAKSINASI: Bupati Gresik Fandi Akhmad bersama Ketua DPD NasDem Gresik Syaiful Anwar (kanan berdiri) dalam serbuan vaksinasi fi Ponpes Al Muniroh di Desa Pangkahwetan, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik pada Rabu, 25 Agustus 2021 (foto : NasDem for 1minute.id)
Serbuan selanjutnya digelar di Ponpes Ihyaul Ulum Desa Dukunanyar, Kecamatan Dukun pada Sabtu, 27 Agustus 2021. Kemudian, di Ponpes Bustanul Arifin Kecamatan Menganti vaksinasi digelar pada Senin, 30 Agustus 2021. Selanjutnya di Ponpes Al Ibrohimi Kecamatan Manyar, dan Ponpes Al Qonaah Kecamatan Manyar pada Rabu, 1 September 2021.
“Vaksinasi ini sengaja kami gelar di ponpes agar kiai, bu nyai, ustad dan ustadzah, serta santri tervaksin sehingga terbentuk herd immunity,”katanya.
Syaiful berharap dengan serbuan 15 ribu vaksin yang dilakukan NasDem Gresik, sebaran Covid-19 bisa terus ditekan hingga hilang. “Sehingga, masyarakat bisa kembali beraktivitas normal dan ekonomi kembali pulih,”harapnya.
Sebelumnya dalam sambutan Syaiful Anwar menyatakan vaksinasi dipusatkan di Pondok Pesantren karena pesantren adalah tempat anak-anak atau generasi muda untuk membangun negara ini juga harus sehat
Tentu kiai, ustad, ustadzah dan santri yang menjadi prioritas bagi partai NasDem dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang seutuhnya. Pondok Pesantren merupakan bagian yang melakukan proses belajar mengajar atau pembelajaran tatap muka (PTM) sehingga pilihan anak-anak untuk menimbah ilmu sudah tidak ada lagi keraguan oleh orang tuanya.Karena Covid-19 telah ditangkal dengan doa dan dengan vaksinasi baik santri, ustad dan pengasuhnya. (yad)
GRESIK, 1minute.id – Komisi I DPRD Gresik mendorong kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berinovasi untuk mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) Gresik. Diantaranya, memaksimalkan sewa lahan yang dipergunakan untuk microcell pole atawa mini tower.
Sebab, komisi yang membidangi pemerintahan itu menganggap sewa lahan mikrosel saat ini tergolong murah. Wakil Ketua Komisi I DPRD Gresik Syaichu Busyiri mengatakan penggunaan lahan aset Pemkab Gresik untuk pendirian mikrosel sangat murah. Dibutuhkan inovasi dan regulasi agar bisa memungut retribusi dari mikrosel itu.
“Memang, permasalahan telekomunikasi belum tuntas yang masih menjadi pekerjaan rumah (PR) karena sudah bertahun-tahun. Kami akan undang hearing dengan Diskominfo (Dinas Komunikasi dan Informasi),”ungkap Wakil Ketua Komisi I DPRD Gresik Syaichu Busyiri didampingi Anggota Komisi I Kamja Wiyono dalam Konferensi Pers di Ruang Komisi pada Senin, 23 Agustus 2021.
Inovasi perlu dilakukan untuk menambah pundi-pundi PAD Gresik. Penggunaan telekomunikasi semakin tinggi di Kota Santri-sebutan Lain-Kabupaten Gresik. Akan tetapi, kontribusi kepada daerah belum signifikan. Akan tetapi, Syaichu tidak menyebutkan nilai kontribusi dari sewa lahan untuk perangkat dalam infrastruktur telepon selular yang berdiri media jalan yang digunakan sebagai taman penghijau itu.
Politisi dar PKB Gresik itu, berharap pemerintah kembali mengajukan kembali Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan atas Perda nomor 19/2012 tentang Penataan, Pembangunan dan Pengendalian Menara Telekomunikasi Bersama dalam Perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) 2018 lalu.
Sebab, pengajuan tersebut dihapus oleh Tim Legislasi (Timleg) Pemkab Gresik pada 2019 silam. “Insya Allah, tahun depan bisa kita tuntaskan. Karena bukan menjadi program prioritas bupati di masa pandemi. Tetapi, pemberdayaan UMKM yang menjadi program prioritas,”tandas anggota FPKB DPRD Gresik itu.
JUMPA PERS: Wakil Ketua Komisi I DPRD Gresik Syaichu Busyiri didampingi Anggota Kamja Wiyono ketika menggelar jumpa pers fi Ruang Komisi DPRD Gresik pada Senin, 23 Agustus 2021
Diakui politisi PKB ini, banyak permasalahan telekomunikasi yang harus dituntaskan. Seperti keberadaan menara (base transceiver station/BTS) diduga ilegal hingga biaya sewa lahan milik Pemkab Gresik yang terlalu murah. Maupun, rencana Pemkab Gresik mendirikan menara telekomunikasi bersama.
Padahal, sektor telekomunikasi bisa menjadi peluang menggali PAD ketika dana transfer dari pemerintah pusat dan provinsi semakin menurun. Apalagi, PAD dari pajak dan retribusi daerah juga tak tercapai sesuai target.“Inovasi untuk menggali PAD dari sektor telekomunikasi masih ada peluang besar,”tegas dia. Sementara itu, Kamja Wiyono mendukung Komisi I untuk menuntaskan permasalahan tersebut. “Apalagi, Pak Syaichu Busyiri sangat paham dengan permasalahan itu,”pungkas dia. (yad)
GRESIK, 1minute.id – Pandemi Covid-19 belum berakhir. Eksekutif dan legislatif Gresik optimistis anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Gresik pada 2026 di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) belanja mencapai Rp 5 triliun. Sedangkan anggaran pendapatan mencapai Rp 4,5 triliun.
Hal ini diungkapkan Juru Bicara (Jubir) DPRD Gresik Jumanto saat menyampaikan laporan badan anggaran (banggar) dan pengambilan keputusan terhadap RPJMD 2021-2026 dalam rapat paripurna di gedung DPRD Gresik pada Selasa lalu, 10 Agustus 2021.
Paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Ahmad Nurhamim didampingi Ketua DPRD Much Abdul Qodir, dan Nur Saidah ini, dihadiri Bupati Fandi Ahmad Yani, Wabup Aminatun Habibah, dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) secara virtual.
Jumanto menyatakan, proyeksi APBD Rp 5 triliun dan pendapatan Rp 4,5 triliun ini mengalami kenaikan dari proyeksi yang diajukan oleh Pemerintah Kabupaten Gresik sebelumnya. Di mana, para rencana akhir (rankhir) RPJMD 2021-2026 yang diajukan Pemkab Gresik, kekuatan belanja pada APBD pada 2026 diproyeksikan Rp 4 triliun. Sementara proyeksi pendapatan daerah (PD) Rp 3,821 triliun.
Jadi, dari rapat finalisasi kami, baik melalui alat kelengkapan DPRD (AKD) maupun badan anggaran (banggar), proyek kekuatan APBD dan belanja pada 2026 kita naikkan. Tentunya berdasarkan sejumlah pertimbangan logis,”ujar Jumanto.
Dijelaskan Ketua Komisi I dari Fraksi PDIP ini, pertimbangan meningkatkan proyeksi APBD itu antara lain karena Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Gresik sudah disahkan. “Sehingga, akan banyak investasi masuk ke Gresik, yang akan berdampak positif pada pendapatan,”terangnya.
Pada kesempatan ini, Jumanto juga memberikan kritik konstruktif agar ditindaklanjuti oleh Pemerintah Gresik Baru di bawah kepemimpinan Bupati Fandi Akhmad Yani dan Wabup Aminatun Habibah.
Diantaranya, di sektor pendidikan. Dinas pendidikan harus memvalidasi sekolah-seqtþþþtkolah yang rusak dalam kurun waktu 2022 sampai dengan 2026 dengan menunjuk konsultan untuk mengetahui kebutuhan perbaikan, baik SD maupun SMP. “Sehingga, diketahui besaran anggaran yang diperlukan,”katanya.
Pihaknya juga meminta pemkab membuat grand design meningkatkan insentif guru tidak tetap (GTT) non sertifikasi, baik sekolah negeri maupun swasta. “Untuk dinas kesehatan, DPRD minta persentase pengurangan balita stunting dari 12 persen menjadi 10 persen pada 2026,”kata Jumanto.
Sementara, Bupati Gresk Fandi Akhmad Yani menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada DPRD dan semua pihak yang telah berperan dan memberikan kontribusi dan partisipasi aktif terhadap proses penyusunan RPJMD 2021-2026 hingga pengambilan keputusan. “Saya ucapkan terima kasih atas kerja samanya untuk Pemerintahan Gresik Baru,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu. (yad)
GRESIK,1minute.id – Kaum hawa Kota Santri tidak mau berdiam diri dirumah untuk membantu pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik meringankan beban masyarakat terdampak Covid-19.
Beroperasinya dapur umum Posko Darurat di Pendapa Bupati untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak coronavirus disease 2019 (Covid-19) terus mendapatkan dukungan dari masyarakat. Diantaranya, pengurus DPD Garda Wanita (Garnita) Malahayati Partai NasDem Kabupaten Gresik. Sebelumnya, pengurus KONI Gresik.
Organisasi perempuan sayap Partai NasDem itu mengunjungi dapur umum berada di kompleks rumah dinas Bupati di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik pada Senin , 9 Agustus 2021. Kunjungan itu dipimpin langsung Ketua DPD Garda Wanita (Garnita) Malahayati Partai NasDem Gresik Erni Rofika Syaiful Anwar. Mereka tidak sekadar kunjungan. Juga, membawa bantuan untuk kebutuhan dapur umum yang diinisiasi oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani itu.
Bantuan tersebut diantaranya berupa 1 unit mobil ambulans, uang tunai Rp 8,5 juta, dan puluhan dus air mineral. Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan langsung kepada ketua PKK Gresik Nurul Haromaini Fandi Akhmad Yani.
Tampak hadir dalam penyerahan bantuan tersebut, yakni Sekretaris DPD NasDem Kabupaten Gresik Ainul Fuad bersama para pengurus NasDem dan Garnita.
GARNITA MALAHAYATI: Istri Bupati Gresik Nurul Haromaini Fandi Akhmad Yani ketika berdialog dengan Ketua DPD Garnita Malahayati Partai NasDem Gresik di Pendapa Bupati pada Senin,9 Agustus 2021 ( foto: NasDem Gresik for 1minute.id)
Erni Rofika Syaiful Anwar menyatakan, tujuan pemberian bantuan ini adalah untuk membantu meringankan beban Pemkab Gresik di bawah kepemimpinan Bupati Fandi Akhmad Yani dan Wabup Aminatun Habibah dalam mengatasi pandemi Covid-19. Sebab, bupati dan wabup tak bisa mengatasi sendiri. Butuh bantuan dan kerja sama semua pihak.
“Jadi, Garnita Gresik adalah salah satu komponen masyarakat yang ingin membantu Pak Bupati dan Bu Wabup dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten Gresik,”katanya. “Jadi, pemberian bantuan berupa mobil ambulans, sejumlah uang, dan kebutuhan dapur umum sedikit membantu kebutuhan Pemkab Gresik dalam penanganan Covid-19 serta dampak yang ditimbulkan,”imbuhnya.
Adapun untuk bantuan mobil ambulans, Erni Rofika menyebutkan bahwa DPD NasDem Gresik mendapatkan bantuan 5 unit mobil ambulans dari DPW NasDem Jawa Timur. Kelima unit mobil ambulans tersebut, 3 unit untuk membantu kebutuhan kedaruratan para warga Gresik yang terkena Covid-19, dan 2 unit ambulans jenazah Covid-19.
“Jadi, lima unit mobil ambulans itu hanya digunakan untuk membantu warga yang terkena terpapar dan yang meninggal terkena Covid-19,”terangnya.
Ditambahkan, bantuan 5 unit ambulans tersebut berlaku 24 jam setiap hari nonstop dan tak dipungut biaya alias gratis. Bagi masyarakat yang membutuhkan bisa langsung menghubungi call center di nomor 082296261919.
“Silakan masyarakat yang keluarganya terpapar Covid-19 bisa minta bantuan dengan menghubungi call center tersebut. Gratis untuk pemakaian ambulansnya. Saya berharap bantuan ini bisa membantu kebutuhan masyarakat,”terangnya.
Ia juga berharap pandemi Covid-19 cepat berlalu. Untuk itu, ia mengajak warga masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan (prokes). Ia juga berharap warga yang terkena Covid-19 baik yang dirawat di rumah sakit maupun yang isolasi cepat sembuh. “Semoga pandemi ini cepat selesai, sehingga masyarakat bisa hidup normal kembali,” pungkasnya.
Sementara itu, Nurul Haromaini Fandi Akhmad Yani menyatakan bahwa bantuan yang diberikan oleh DPD Garnita Malahayati Partai NasDem Kabupaten Gresik adalah kontribusi yang bermanfaat untuk membantu Pemerintah Kabupaten Gresik dalam penanganan Covid-19.
“Saya ucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh ibu-ibu Garnita,”kata Ning Nurul-sapaan-Nurul Haromaini Ali.
Ning Nurul menyebutkan bahwa warga Gresik yang isoman yang membutuhkan bantuan makanan masih tinggi. Karena itu, peran serta masyarakat untuk membantu ketersediaan kebutuhan dapur masih sangat dibutuhkan. “Makanya, saya ucapkan terima kasih atas kontribusi yang diberikan oleh Garnita Gresik,” ucap Ning Nurul.
Ditegaskan Ning Nurul, permintaan bantuan makanan di dapur umum untuk warga isoman saat ini naik 3 kali lipat. Jika hari pertama usai posko dapur umum dibuka permintaan baru sekitar 75 orang, lalu naik 2 kali lipat menjadi 175 orang, kemudian naik menjadi 300 orang.
“Jadi, terakhir naik menjadi 300 orang yang minta,” terangnya. Oleh karena itu, Ning Nurul meminta support semua pihak untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam pembuatan dapur umum dan posko darurat dalam membantu penanganan warga terpapar Covid-19.”Semoga pandemi Covid-19 cepat selesai,” pungkas Ning Nurul. (yad)
GRESIK,1minute.id – Semangat menyambut Hari Kemerdekaan semakin terasa. Pandemi yang memasuki tahun kedua menjadi pemersatu semua elemen di Kota Santri untuk melawan Covid-19.
Diantaranya, Angkatan Muda Ka’bah (AMK) Gresik. Organisasi sayap Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menggelar aksi sosial pada Ahad, 1 Agustus 2021. Mereka membagikan ribuan masker medis, vitamin dan penyemprotan kepada masyarakat maupun instansi pemerintah. Aksi sosial itu dipimpin oleh Sinta Anggraini.
Aksi kemanusiaan untuk masyarakat itu dimulai pukul 08.00. Puluhan aktivis Angkatan Muda Ka’bah (AMK) Gresik membagikan masker, vitamin dan penyemprotan disinfektan kejumlah tempat. Diantaranya, Desa Cerme Kidul Pasar, Kafe atau warung kopi hingga tempat ibadah Masjid Baiturrahman dan Polsek Cerme.
Ketua AMK Gresik Sintia Anggraini menyatakan aksi kemanusiaan untuk menyambut HUT ke-76 Kemerdekaan RI. Dalam aksi sosial ini, ia menambahkan, ada tiga kegiatan yang dilakukan para anggotanya di Kecamatan Cerme. Tiga kegiatan itu, membagikan 8 ribu masker, seribu vitamin dan penyemprotan disinfektan.
“Melihat warga tersenyum kami ikut merasa senang. Semoga dapat berlanjut ke wilayah lain, sehingga bisa membantu maksimal kepada Pemkab Gresik,”kata Sintia dalam siaran pers diterima 1minute.id pada Ahad, 1 Agustus 2021. Sintia berharap AMK dapat terus produktif dan inovatif. “Semoga AMK aktif inovatif dan dapat memberi manfaat masyarakat lebih luas,”harap Sintia Anggraini. (yad)
GRESIK,1minute.id – Kepedulian Partai Nasional Demokrat (NasDem) Gresik untuk membantu meringankan beban wong cilik terdampak corona virus disease 2019 (Covid-19) berlanjut. Sebelumnya, pengurus melakukan penyemprotan desinfektan dan pembagian alat pelindung diri.
Pada Sabtu, 31 Juli 2021 pengurus partai membagikan ratusan paket sembako kepada petani garam di Desa Sukomulyo, Kecamatan Manyar ; Petani Porang di Desa Slempit, Kecamatan Kedamean serta tukang becak, pedagan pasar di Gresik. Bantuan sembako untuk kemanusiaan itu dipimpin langsung Ketua dan Sekretaris DPD NasDem Gresik Syaiful Anwar dan Ainul Fuad. Serta, bendahara partai Nur Rachman Yani Hidayatulloh.
Ketua DPD NasDem Gresik Syaiful Anwar mengatakan pemberian paket sembako kepada warga terdampak pandemi Covid-19 sebagai bentuk rasa keprihatinan NasDem Gresik.
“Pandemi Covid ini banyak saudara-saudara kita yang kondisi ekonominya pas-pasan makin terpuruk. Sehingga, mereka harus dibantu. Karena itu, NasDem ikut hadir membantu pemerintah untuk membantu meringankan beban warga kurang beruntung,”kata Syaiful Anwar pada Sabtu, 31 Juli 2021.
NASDEM BERBAGI SEMANGAT : Pengurus DPD NasDem Gresik dipimpim Syaiful Anwar ketika berdialog dan membagikan paket sembako untuk warga terdampak Covid-19 Gresik pada Sabtu. 31 Juli 2021 ( Foto : NasDem for 1minute.id)
Pemberian bantuan 200 paket sembako kali ini, imbuhnya, merupakan lanjutan kegiatan sosial yang telah dilakukan NasDem Gresik. Mulai pengurus DPD NasDem, DPC, dan DPRt, juga Fraksi NasDem DPRD Gresik. “Kegiatan tersebut sebagai ikhtiar NasDem Gresik untuk membantu masyarakat dan pemerintah untuk mencegah sebaran Covid,”ujar Syaiful Anwar.
Sementara Sekretaris DPD NasDem Gresik Ainul Fuad menambahkan, kegiatan selain untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid-19 juga memberikan semangat kepada masyarakat untuk tetap semangat dalam menghadapi pandemi ini.
“Mohon bantuan doanya, semoga kami Ketua NasDem, Sekretaris, Bendahara serta pengurus lain dan kader selalu diberikan kesehatan oleh Allah SWT dan limpahan rizki, sehingga kami bisa istikamah membantu saudara-saudara kami yang membutuhkan,”kata Ainul Fuad. (yad)
GRESIK,1minute.id – Pengurus Partai Nasional Demokrat (NasDem) Gresik mengunjungi rumah Achmad Fatkhur Rozi di Desa Gredek, Kecamatan Duduksampeya , Gresik pada Minggu, 18 Juli 2021.
Pengurus partai yang dipimpin oleh Syaiful Anwar itu juga memberikan bantuan sejumlah uang untuk keperluan sehari-hari bocah 10 tahun yang kedua orang tua dan adiknya meninggal karena terpapar wabah corona virus disease 2019 (Covid-19) secara beruntun itu.
Bantuan diserahkan oleh Sekretaris DPD NasDem Gresik Ainul Fuad didampingi pengurus DPC NasDem Duduksampeyan. Mereka ditemui paman dan bibi, Fatkhur. Dalam pertemuan singkat ini, Ainul Fuad mengatasnamakan pengurus DPD NasDem Gresik mengucapkan belasungkawa meninggalnya kedua orang tua dan adk Fahrur Rozi secara beruntun dalam kurun waktu 2 hari akibat terpapar Covid-19.
“Kami atas nama pengurus DPD NasDem turut berduka cita. Ada sedikit bantuan. Semoga bantuan bisa bermanfaat untuk Adik Fatkhur,” kata Ainul Fuad pada Minggu,18 Juli 2021. Mereka sempat berdialog dengan Fatkhur. Siswa kelas V Madrasah ibtidaiyah itu terlihat tegar. “Adik Fatkhur terlihat cukup tegar. Semoga Adik Fahrur Rozi diberikan kekuatan. Kami yakin Allah SWT memberikan hikmah yang besar dari kejadian yang menimpa Adik Fatkhur,”harapnya.
Pada kesempatan itu, Ainul Faud mengaku sangat mengapresiasi langkah Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang telah memberikan Fahrur Rozi beasiswa pendidikan hingga sarjanah (S1). “Sehingga, masa depan pendidikan Fahrur Rozi terjamim,”terangnya.
Fuad mengatakan silaturahmi dilakukan setelah bakti sosial penyemprotan desinfektan ke sejumlah perkampungan warga di Kecamatan Gresik dan Kebomas pada Minggu, 18 Juli 2021. Penyemprotan kali ke-12 di masa pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat. Selain penyemprotan desinfektan juga memberikan bantuan alat pelindung diri (APD).
Seperti diberitakan, masa kebahagian Achmad Fatkhur Rozi bersama keluarga terasa cepat berlalu. Bocah 10 tahun kehilangan tiga orang yang disayangi kurun waktu 2 hari. Fatkhur adalah bocah yatim piatu asal Desa Gredek, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik. Kedua orang tuanya, Fakhrudin, 39 dan Mazrotul Afiro, 31, dan adiknya dalam kandungan ibunya berumur 7 bulan meninggal karena terpapar Covid-19.
Kedua orang tuanya meninggal pada Rabu dan Kamis, 14-15 Juli 2021. Masa kegembiraan Fatkhur bersama keluarga terasa begitu singkat. Kabar duka yang dialami Fakhur itu, membuat Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani turun tangan untuk menyelamatkan masa depan Fatkhur.
Bupati Gus Yani memberikan beasiswa pendidikan untuk Fatkhur hingga lulus sarjana. Dinas Pendidikan Gresik mensupport kebijakan bupati itu. Melalui program Nawa Karsa masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah mengalokasi 2.500 beasiswa untuk anak yatim, keluarga miskin dan penyandang disabilitas yang orang tua meninggal karena Covid-19 akan difasilitasi beasiswa. (yad)
GRESIK,1minute.id – Pandemi Covid-19 belum berakhir. Bahkan, lonjakan kasus baru semakin mengkhawatirkan. Pemerintah telah menetapkan masa pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat mulai 3 – 20 Juli 2021. Kini, saatnya semua elemen di Kota Santri bersatu memerangi penyebaran pagebluk corona virus disease 2019 (Covid-19).
Diantaranya, dilakukan Partai Nasional Demokrasi (NasDem) Gresik. Untuk ki kedua, partai yang dipimpin Syaiful Anwar ini turun gunung membantu masyarakat untuk mengelontor bantuan. Pada Minggu, 11 Juli 2021, DPD NasDem melakukan penyemprotan desinfektan, membagikan masker dan hazmatdi tiga kecamatan yakni Manyat, Bungah dan Sidayu.
Bakti sosial itu dipimpin oleh Ketua Fraksi NasDem DPRD Gresik Mahmud didampingi ketua dan sekretaris DPC Kecamatan Manyar, Bungah dan Sidayu dan pengurus dan DPRt.
Sekretaris DPD NasDem Gresik Ainul Fuad mengatakan, kegiatan penyemprotan disinfektan ini merupakan kegiatan lanjutan yang sebelumnya dilakukan di sejumlah desa di beberapa kecamatan. “Penyemprotan disinfektan ini merupakan salah satu ikhtiar NasDem Gresik dalam membantu pemerintah untuk menekan sebaran Covid-19,”kata Ainul Fuad dalam siaran pers yang diterima 1minute.id pada Minggu, 11 Juli 2021.
Selain penyemprotan disinfektan, dalam kegiatan ini NasDem juga membagikan alat pelindung diri (APD) berupa masker dan hazmat kepada masyarakat dan tenaga medis. “Ini merupakan kegiatan dari DPD partai NasDem yang ke-7 di masa PPKM Darurat. Semoga kegiatan ini bisa menekan sebaran covid, dan mudah-mudahan pandemi cepat usai,” harapnya.
Sementara itu Ketua DPD NasDem Gresik Syaiful Anwar menambahkan, bahwa pihaknya telah menginstruksikan semua jajajaran mulai tingkat DPD, DPC, hingga DPRt (desa) untuk sebisa mungkin membantu masyarakat menghadapi pandemi Covid-19 seperti saat ini.
“Kami juga instruksikan anggota fraksi NasDem di DPRD Gresik untuk turun membantu masyarakat di masa pandemi ini. Tujuannya, ikut mencegah persebaran Covid-19 di Gresik,”tegas Syaiful. (yad)