Waspada Banjir Bengawan Solo Susulan, BPBD Gresik Kerahkan Alat Kedaruratan dan Bagikan Ratusan Paket Sembako 

GRESIK,1minute.id – Banjir luapan air Sungai Bengawan Solo di Gresik Utara berangsur surut. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik menggelontorkan bantuan sembako kepada warga desa terdampak banjir sungai terpanjang di Jawa itu.

Selain bantuan, BPBD Gresik terus melakukan pemantauan terhadap tinggi muka air (TMA) Sungai Bengawan Solo, serta menyiapkan alat-alat kedaruratan sebagai antisipasi bencana banjir yang lebih besar, dengan tren debit air yang terus naik. Pasalnya, prakiraan dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Surabaya masih ada potensi hujan.

Menurut Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Gresik F.X Driatmiko Herlambang, ada dua desa di dua kecamatan yang terdampak banjir Sungai Bengawan Solo yang ada di Kabupaten Gresik. Dua desa yakni Desa Bungah, Kecamatan Bungah dan Desa Madu Mulyorejo, Kecamatan Dukun. Tinggi genangan air di pemukiman warga berkisar antara 40 cm sampai 60 cm. “Saat ini genangan air di pemukiman warga berangsur surut,” kata Miko-panggilan-F.X Driatmiko Herlambang pada Senin, 18 Maret 2024.

Akan tetapi, imbuhnya, genangan air masih terlihat di Jalan Poros Desa (JPD) dan Jalan Lingkungan. 

Seperti diberitakan, hujan dengan intensitas tinggi membuat Sungai Bengawan Solo meluap. Air sungai terpanjang di Jawa menggenangi Desa/Kecamatan Bungah dan Desa Madu Mulyorejo, Kecamatan Dukun pada 13 Maret 2024.  

Miko melanjutkan, BPBD Gresik telah memberikan bantuan kepada warga desa yang terdampak banjir Sungai Bengawan Solo itu.  “Daerah yang terkena dampak banjir sudah mendapatkan bantuan berupa paket sembako yaitu beras, gula, minyak, dan mi instan. Sebanyak 200 paket sembako juga sudah disalurkan untuk warga yang terdampak,” jelasnya.

Saat ini, imbuhnya,  pihaknya teruw melakukan koordinas dengan pihak kecamatan dan perangkat desa untuk melakukan pendataan terhadap warga yang terdampak banjir. Selain memberikan bantuan, BPBD Gresik juga melakukan pemantauan terhadap Tinggi Muka Air (TMA) sungai Bengawan Solo, serta menyiapkan alat-alat kedaruratan sebagai antisipasi bencana banjir yang lebih besar, dengan tren debit air yang terus naik. (yad)

Waspada Banjir Bengawan Solo Susulan, BPBD Gresik Kerahkan Alat Kedaruratan dan Bagikan Ratusan Paket Sembako  Selengkapnya

Spenda Gresik Launching JADIGURU, Aplikasi Jurnal Digital Guru Pertama di Gresik 

GRESIK,1minute.id – UPT SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik selangkah lebih maju. Sekolah berada di Jalan KH Kholil Gresik itu melaunching aplikasi JADIGURU alias Jurnal Digital Guru pada Senin, 18 Maret 2024.

Launching JADIGURU ini dilakukan secara langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S.Hariyanto. Launching bersamaan dengan Deklarasi Sekolah Ramah Anak (SRA) Gresik. Pembacaan Deklarasi sekolah ramah anak oleh Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim diikuti seluruh guru dan tenaga kependidikan perwakilan orangtua, komite, dan tokoh masyarakat.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S.Hariyanto mengungkapkan apresiasi inovasi yang dilakukan Spenda Gresik. “Terimakasih UPT SMP Negeri 2 Gresik atas prestasi dan inovasinya dalam membangun eksistensi mutu pendidikan di Kabupaten Gresik,” ungkap S.Hariyanto dalam sambutannya. 

Menurut Mohammad Salim, jurnal ini pengganti jurnal mengajar manual. Sistem kerjanya yaitu guru sebelum masuk kelas melakukan scan barcode yang ditempel di pintu masuk tiap kelas dan mengisi isian meliputi materi ( CP), jumlah siswa yang hadir dan izin. “Aplikasi JADIGURU ini pertama di Gresik. Dan kita yang desain aplikasi ini. Inovasi Spenda,” kata Mohammad Salim pada Senin, 18 Maret 2024.

Aplikasi JADIGURU ini, semua aktivitas mengajar guru akan terekap otomatis di server kepala sekolah. “Manfaat lain guru tidak lagi terjadi kehilangan buku jurnal mengajar karena kesingsal dan sekaligus untuk upload atau mengungah rekap laporan di PMM kepala sekolah,” terang Salim.

Lebih lanjut Salim mengatakan jurnal mengajar digital ini memfasilitasi agar guru hadir tepat waktu di kelas untuk mengurangi risiko jam kosong dan mempermudah guru cetak rekapitulasi mengajar bulanan untuk di uploud di platform merdeka mengajar. 

DEKLARASI SRA & LAUNCHING JADIGURU: Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik membacakan naskah Deklarasi Sekolah Ramah Anak disaksikan oleh Kepala Dispendik Gresik S.Hariyanto, Kabid Pengelolaan Pendidikan Sekolah Menengah Pertama pada Dispendik Gresik A.Syifaul Qulub dan guru di Spenda Gresik pada Senin, 18 Maret 2024 ( Foto: Spenda Gresik untuk 1minute.id)

Sementara itu, Deklarasi Sekolah Ramah Anak (SRA) di Spenda Gresik mendapatkan apresiasi dari semua stakeholder. Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Pendidikan Sekolah Menengah Pertama pada Dispendik Gresik A.Syifaul Qulub mengharapkan virus positif yang dilakukan oleh Spenda Gresik bisa menebar ke lembaga pendidikan lainnya di Kabupaten Gresik. “Sekolah Ramah Anak ini memberikan motivasi kepada sekolah untuk terus berbenah sehingga sekolah ramah anak ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata A.Syifaul Qulub. 

Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Gresik Titik Ernawati  menambahkan bahwa Spenda ini sudah mendunia. “Di medsos beliau juga termasuk follower IG, FB, youtube dan website Spenda,” katanya. 

Sedangkan, Nur Laili mengatakan Deklarasi Sekolah Ramah Anak ini sangat bermanfaat efektif dan bagus ilmunya sangat berguna bagi sekolah, siswa dan orang tua. “Saya selaku perwakilan paguyuban berterima kasih kepada sekolah telah melibatkan wali murid untuk turut berpartisipasi dalam pemenuhan hak anak sekaligus saya berdoa semoga semua program Spenda,” ujarnya. (yad)

Spenda Gresik Launching JADIGURU, Aplikasi Jurnal Digital Guru Pertama di Gresik  Selengkapnya

Keselamatan Nomor 1, DPRD Gresik Usulkan Pembentukan Perda Khusus Kendaraan Listrik

GRESIK,1minute.id – Abdullah Hamdi risau. Pesatnya pengguna kendaraan bertenaga listrik di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini semakin mengkhawatirkan. Sebab, kendaraan listrik itu dikendarai anak di bawah umur sehingga membahayakan keselamatan.

Wakil rakyat berkantor di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik itu mengusulkan pembentukan peraturan daerah (perda) khusus kendaraan bertenaga listrik. Ini dilakukan untuk meminimalisir kecelakaan di jalan raya.  Abdullah Hamdi mengatakan akhir-akhir ini memang pengguna kendaraan listrik meningkat. Minimnya sosialisasi, membuat pola berkendara menjadi tidak tertib. “Padahal, aturan terkait penggunaan kendaraan bertenaga listrik sudah ada. Tapi banyak yang belum tahu,” ujar anggota Komisi III DPRD Gresik itu.

Misalnya, hingga saat ini masih banyak pengendara sepeda listrik yang tidak memakai helm. Padahal, sesuai Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) 45/2020, ada kewajiban memakai helm. “Kemudian terkait kecepatan, dalam aturan tersebut juga dibatasi. Yakni 25 kilometer per jam. Tapi nyatanya di jalan kecepatan sangat tinggi,” terang Abdullah Hamdi.

Dikatakan, dalam Permenhub juga ada ketentuan umur pengguna sepeda listrik. Yakni minimal 12 tahun. Sedangkan 12 tahun sampai 15 tahun harus didampingi orang dewasa. “Tapi di jalan banyak anak-anak kecil yang pakai sepeda listrik. Ini kan sangat berbahaya,” katanya. 

Dengan kondisi ini, pihaknya akan mengusulkan pembentukan perda khusus terkait kendaraan listrik. Sehingga sosialisasi bisa lebih masif. Selain itu juga perlu ada fasilitasi dari pemerintah terkait pengendara sepeda listrik. Misalnya jalur khusus di jalan raya,” kata anggota komisi yang membidangi pembangunan ini.

Sementara itu, Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik resmi melarang penggunaan sepeda listrik bagi peserta didik pada tingkat SD dan SMP negeri maupun swasta di Kabupaten Gresik.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S. Hariyanto dalam keterangannya menjelaskan, hal yang melatarbelakangi instansinya mengeluarkan surat edaran ini adalah adanya masukan dan keresahan dari berbagai pihak terkait penggunaan sepeda listrik oleh peserta didik.

“Ini dikuatkan juga dengan Permenhub No.45 tahun 2020 yang mengatur tentang penggunaan kendaraan yang berpenggerak motor listrik. Dengan adanya Permenhub ini, masyarakat kemudian mendorong Dinas Pendidikan mengkaji penggunaan sepeda listrik bagi peserta didik,” ujar usai menghadiri acara Bimbingan Teknik (Bintek) dan Deklarasi Sekolah Ramah Anak di UPT SMP Negeri 2 Gresik pada Senin, 18 Maret 2024.

“Dari antisipasi ini, kita harapkan bersama agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan bagi peserta didik,” tegasnya.

Dalam surat edaran Dinas Pendidikan Gresik tersebut, ada empat poin yang diatur. Diantaranya, larangan bagi peserta didik untuk membawa sepeda listrik untuk transportasi ke sekolah. Berikutnya, dijelaskan bahwa pihak sekolah berhak menyita sepeda listrik apabila peserta didik kedapatan membawa sepeda listrik ke sekolah.

Pihak sekolah juga akan memberikan teguran secara tertulis dan wali murid diharuskan menandatangani surat pernyataan agar peserta didik tidak melakukan pelanggaran lagi. Langkah terakhir, bagi peserta didik yang melanggar sebanyak tiga kali, akan disarankan untuk pindah sekolah ke lokasi terdekat.

Hariyanto juga merupakan langkah preventif bagi permasalahan dan hal-hal yang tidak diinginkan terjadi pada peserta didik. (yad)

Keselamatan Nomor 1, DPRD Gresik Usulkan Pembentukan Perda Khusus Kendaraan Listrik Selengkapnya

Sayang Anak, Dispendik Gresik Larang Siswa SD-SMP Mengendarai Sepeda Listrik ke Sekolah 

GRESIK,1minute.id – Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik resmi melarang penggunaan sepeda listrik bagi peserta didik pada tingkat SD dan SMP negeri maupun swasta di Kabupaten Gresik.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S. Hariyanto dalam keterangannya menjelaskan, hal yang melatarbelakangi instansinya mengeluarkan surat edaran ini adalah adanya masukan dan keresahan dari berbagai pihak terkait penggunaan sepeda listrik oleh peserta didik.

“Ini dikuatkan juga dengan Permenhub No.45 tahun 2020 yang mengatur tentang penggunaan kendaraan yang berpenggerak motor listrik. Dengan adanya Permenhub ini, masyarakat kemudian mendorong Dinas Pendidikan mengkaji penggunaan sepeda listrik bagi peserta didik,” ujar usai menghadiri acara Bimbingan Teknik (Bintek) dan Deklarasi Sekolah Ramah Anak di UPT SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik pada Senin, 18 Maret 2024.

“Dari antisipasi ini, kita harapkan bersama agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan bagi peserta didik,” tegasnya.

DEKLARASI : Kepala Dinas Pendidikan Gresik S.Hariyanto (tengah) didampingi Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim (kanan) dalam Deklarasi Sekolah Ramah Anak (SRA) di UPT SMP Negeri 2 Gresik pada Senin, 18 Maret 2024 ( Foto: Spenda Gresik untuk 1minute.id)

Dalam surat edaran Dinas Pendidikan Gresik tersebut, ada empat poin yang diatur. Diantaranya, larangan bagi peserta didik untuk membawa sepeda listrik untuk transportasi ke sekolah. Berikutnya, dijelaskan bahwa pihak sekolah berhak menyita sepeda listrik apabila peserta didik kedapatan membawa sepeda listrik ke sekolah.

Pihak sekolah juga akan memberikan teguran secara tertulis dan wali murid diharuskan menandatangani surat pernyataan agar peserta didik tidak melakukan pelanggaran lagi. Langkah terakhir, bagi peserta didik yang melanggar sebanyak tiga kali, akan disarankan untuk pindah sekolah ke lokasi terdekat.

Hariyanto juga merupakan langkah preventif bagi permasalahan dan hal-hal yang tidak diinginkan terjadi pada peserta didik. (yad)

Sayang Anak, Dispendik Gresik Larang Siswa SD-SMP Mengendarai Sepeda Listrik ke Sekolah  Selengkapnya

Masjid Pertama, Pusat Dakwah Sunan Giri Pada 1487 Masehi

Ngelutus di “Grissee Kota Bandar” (4)

GRESIK,1minute.id – Masjid Giri Kedaton terlihat megah. Meliihat bangunan masjid kali pertama yang dibangun oleh Sunan Giri dari atas Bukit Putri Cempo begitu terlihat sangat indah. Ada ratusan undakan sebelum mencapai puncak atau halaman masjid yang berada di Desa Sidomukti, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik itu. 

Bangunan yang didirikan pada 1487 Masehi atau 537 tahun lalu itu menjadi bukti awal dimulainya dakwah Sunan Giri. Bangunan masjid itu tertinggi di Gresik. Konon, tidak boleh ada bangunan gedung di kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang lebih tinggi dari masjid Giri Kedaton yang menyimpan setumpuk sejarah itu.

Masjid yang berada di Bukit Giri itu dikenal dengan nama situs Giri Kedaton. Kompleks masjid serta pesantren pertama di Gresik yang berjarak 200 meter ke arah timur dari Jalan Raya Giri.

Bangunan yang didirikan pada 1487 Masehi itu menjadi bukti awal dimulainya dakwah Sunan Giri. Sebelum berdakwah, Sunan Giri banyak belajar ilmu agama di Ampel Denta (Sunan Ampel, Surabaya) bersama Makdum Ibrahim (Sunan Bonang). Tepatnya pada 1455 Masehi, saat usia beliau menginjak 12 tahun. Setelah mondok selama tujuh tahun, Sunan Giri di wisuda dengan gelar Ainul Yaqin.

Menurut buku Sejarah Sunan Giri yang ditulis Yayasan Makam Sunan Giri, setelah di wisuda, Sunan Giri sejatinya ingin berangkat ke Makkah untuk menunaikan ibadah haji. Namun, Sunan Ampel menyarankan Sunan Giri agar mampir ke Samudra Pasai untuk menimba  ilmu agama lebih dalam. Sunan Giri diminta berguru ke Syekh Maulana Ishaq yang tidak lain adalah ayah Sunan Giri.

Setelah berguru, Sunan Giri diminta kembali ke tanah Jawa oleh Syekh Maulana Ishaq. Sebab, saat itu di tanah Jawa terjadi masa transisi dari Kerajaan Hindu-Buddha ke Islam. Oleh Syekh Maulana Ishaq, Sunan Giri diberi bekal segenggam tanah. Sang ayah meminta Sunan Giri kembali ke Gresik dan mencari tanah yang serupa dengan tanah tersebut. Mulai bentuk, warna, hingga baunya.

SITUS SUNAN GIRI : Di halaman Masjid Giri Kedaton ini, konon Sunan Giri dinobatkan sebagai Kepala Pemerintahan di Bukit Giri dengan gelar Prabu Satmata ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Sebelum menemukan jenis tanah yang diminta sang ayah, Sunan Giri sempat iktikaf (bertapa) di Gunung Bathang (sekarang wilayah Gulomantung, Kebomas, Gresik) pada 1482 Masehi. Hingga kini, napak tilas Sunan Giri masih bisa dilihat Bekas wajah dan kaki Sunan Giri membekas di sebuah batu yang sekarang diabadikan di Masjid Gulomantung.

Hingga akhirnya, Sunan Giri berhasil menemukan jenis tanah yang serupa dengan yang diminta Syekh Maulana Ishaq. Lokasinya di Bukit Giri, Desa Sidomukti, Kecamatan Kebomas. Pada 1487, Sunan Giri mendirikan masjid pertamanya yang dikenal dengan Giri Kedaton. Pusat persebaran agama Islam sekaligus pemerintahan Gresik pada masa itu.

Pada 1487, Gresik masih menjadi bagian dari kekuasaan Majapahit. Meski di Majapahit saat itu terjadi kekosongan kekuasaan gara-gara perang saudara, kepercayaan Hindu- Buddha masih sangat kental. Sunan Giri pernah mengisi kekosongan kekuasaan itu selama 40 hari. Sebelum akhirnya didapuk sebagai penguasa di kerajaan Giri Kedaton oleh Raden Patah pada 12 Rabiul Awal 894 Hijriah atau 9 Maret 1487. Sunan Giri diberi gelar Prabu Satmata. Dalam berdakwah, Sunan Giri punya cara tersendiri. Ada dua metode dakwah itu. Yaitu, melalui pendidikan di pesantren dan “blusukan” ke acara tradisi warga setempat.

Sunan Giri kerap mengikuti acara tradisi umat Hindu-Buddha. Misalnya, tradisi tumpengan. Warga menggunakan nasi yang dibentuk kerucut itu sebagai sesajen untuk roh para dewa. Oleh Sunan Giri, tradisi tersebut tidak lantas dihilangkan. Tradisi berdoa menggunakan tumpeng tetap dilestarikan. Bedanya, tumpeng dimakan oleh orang yang berdoa. “Masyarakat diberi pemahaman bahwa makanan itu untuk manusia. Bukan untuk roh yang bersifat gaib”.

Dengan cara yang santun, Sunan Giri berhasil masuk ke tradisi umat Hindu-Buddha. Secara perlahan, ajaran Sunan Giri mulai diterima masyarakat sekitar Satu per satu warga Gresik yang awal nya menganut Hindu-Buddha berpindah ke ajaran Islam. “Banyak menggunakan akulturasi budaya sebagai media dakwah

Sunan Giri termasuk wali yang berilmu tinggi. Bentuk makam nya dibangun berbeda dengan makam sunan yang lain. Salah satu di antaranya, terlihat pada tingkatan atap dan undak undakan sebe lum masuk makam. “Selalu ada tiga undakan. Itu melambangkan tingginya ilmu Sunan Giri. Mulai syariat, hakikat, hingga makrifat yang paling tinggi”. (yad/bersambung)

Masjid Pertama, Pusat Dakwah Sunan Giri Pada 1487 Masehi Selengkapnya

Wow ! Phonska Plus dan Urea Petro, Merek Terfavorit dan Rekomendasi Petani Indonesia 

GRESIK,1minute.id – Dua merek pupuk andalan Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri holding Pupuk Indonesia kembali ditetapkan sebagai brand paling dipilih dan direkomendasikan petani versi Indonesia WOW Brand 2024. Dua merek itu yakni Phonska Plus meraih Gold Champion untuk kategori NPK Nonsubsidi. Sedangkan, Urea Petro mendapatkan Silver Champion kategori Pupuk Nitrogen Nonsubsidi di ajang yang sama.

“Phonska Plus untuk kedua kalinya menempati urutan pertama. Sejak tahun 2023, Phonska Plus menjadi brand yang paling dipilih dan direkomendasikan petani untuk kategori NPK nonsubsidi. Penghargaan ini menunjukkan Phonska Plus adalah produk berkualitas, kredibel, sehingga menjadi pupuk yang paling direkomendasikan oleh petani serta mengungguli produk-produk sejenis dari perusahaan lain,” ujar Direktur Operasi dan Produksi Petrokimia Gresik Digna Jatiningsih usai awarding di Jakarta beberapa waktu lalu.

Ia menambahkan, penghargaan ini diraih Phonska Plus setelah MarkPlus,Inc selaku penyelenggara melakukan survei kepada responden yang merupakan pengguna pupuk nonsubsidi di berbagai daerah di Indonesia. Petani di Indonesia sudah banyak yang merasakan keunggulan dari produk inovatif Petrokimia Gresik ini.

Phonska Plus diluncurkan sejak 2017 dengan formulasi 15-15-15 yang dilengkapi Zinc 2.000 ppm dan Sulfur 9 persen. Melalui produk ini, Petrokimia Gresik mengedepankan teknologi pemupukan efisien dengan hasil panen yang optimal.

“Sejatinya, Phonska Plus merupakan wujud komitmen dari Petrokimia Gresik sebagai perusahaan Solusi Agroindustri. Dari Phonska Plus, Petrokimia Gresik menawarkan solusi terhadap masalah defisiensi Zinc pada lahan pertanian, sekaligus menawarkan pupuk NPK nonsubsidi dengan kualitas yang lebih baik sehingga dapat meningkatkan hasil panen dan kemakmuran petani,” tandas Digna.

Berdasarkan hasil demonstration plot (demplot) yang dijalankan Petrokimia Gresik di berbagai daerah di Indonesia, pengaplikasian Phonska Plus mampu meningkatkan produktivitas padi sebesar 1,22 ton Gabah Kering Panen (GKP) atau sekitar 16,76 persen. Jika rata-rata produktivitas padi sebelumnya sebesar 6,06 ton, dengan penggunaan Phonska Plus meningkat menjadi 7,28 ton.

Sementara itu, Urea Petro menjadi produk favorit petani di Indonesia adalah capaian kali pertama. Produk pupuk berbasis nitrogen dengan kandungan 46 persen ini juga memiliki banyak keunggulan, diantaranya membuat tanaman lebih hijau segar; kemudian mempercepat dan meningkatkan pertumbuhan tanaman, tinggi tanaman, jumlah cabang dan jumlah anakan; Urea Petro juga mampu meningkatkan kandungan protein hasil panen.

“Phonska Plus dan Urea Petro sekaligus menjadi bentuk dukungan Petrokimia Gresik terhadap program ketahanan pangan nasional, serta mendorong peningkatan kesejahteraan petani melalui hasil panen yang melimpah. Kami berharap, semakin banyak lagi petani yang menggunakan Phonska Plus dan Urea Petro sehingga semakin banyak pula petani yang dapat merasakan kebermanfaatan dari kedua produk tersebut,” kata Digna.

WOW Brand 2024 merupakan hasil survei kepada 300 merek dari 100 kategori produk yang dilaksanakan pada bulan November – Desember 2023 dengan total lebih dari 3.000 responden di seluruh Indonesia. Adapun metode survei yang digunakan MarcPlus,Inc diturunkan dari salah satu unsur dari konsep customer journey 5A dalam buku Marketing 4.0, yakni Advocate. Buku ini menjelaskan bahwa saat ini customer journey terdiri dari lima tahapan yang disebut dengan 5A, yakni Aware, Appeal, Ask, Act, dan Advocate. (yad)

Wow ! Phonska Plus dan Urea Petro, Merek Terfavorit dan Rekomendasi Petani Indonesia  Selengkapnya

Patroli Sahur On The Road Polres Gresik, Gagalkan Aksi Balap Liar di Jalan Kartini

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik menggelar patroli sahur dan tadarus di jalan pada Minggu dini hari, 17 Maret 2024. Kegiatan ini dipimpin oleh Kasat Samapta Polres Gresik Iptu Heri Nugroho menggagalkan balap liar di Jalan Raden Ajeng Kartini, Gresik. Polisi juga menyita 26 unit sepeda motor yang telah di modifikasi untuk balap liar itu.

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom mengatakan bahwa patroli sahur akan terus dilakukan selama bulan Ramadan. Ia menghimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan Ramadan.

“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan Ramadan. Hindari kegiatan yang dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat,” kata AKBP Adhitya Panji Anom

Selain patroli sahur, Polres Gresik juga menggelar tadarus di jalan. Kegiatan ini diikuti oleh personel Polres Gresik dan masyarakat umum. Tadarus di jalan ini bertujuan untuk meningkatkan syiar Islam dan mempererat tali silaturahmi antara Polri dan masyarakat.

Patroli sahur on the road bertujuan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan Ramadhan. Patroli ini juga bertujuan untuk memberikan imbauan kepada masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan bulan Ramadhan ini untuk meningkatkan ibadah dan menjaga kondusifitas lingkungan. “Pengendara kami lakukan pembinaan. Sedangkan sepeda motor kami amankan”. (yad)

Patroli Sahur On The Road Polres Gresik, Gagalkan Aksi Balap Liar di Jalan Kartini Selengkapnya

Perampok Sadis, Bunuh Agen Tukar Uang dan Sikat Uang Ratusan Juta

GRESIK,1minute.id – Rumah pengusaha penukaran uang dan konter smartphone di Desa Imaan, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik dirampok. Pelaku menghabisi korban dan membawa kabur uang sekitar Rp 150 juta. Korban bernama Wardatun Toyyibah, 29 tahun

Polisi masih terus menelisik pelaku perampokan yang menewaskan Istri Mahfud itu. Korban tewas dengan luka tusukan di bagian tubuhnya. Korban mengenakan daster warna hijau itu tewas dengan posisi tertelungkup di lantai kamar tidur rumahnya. Sedangkan, anak korban yang berusia 2,5 tahun selamat. Kali pertama yang menemukan korban Wardatun Toyyibah meninggal adalah Mahfud, suaminya pada Sabtu, 16 Maret 2024 sekitar pukul 07.00 WIB.

Kematian Wardatun Toyyibah itu menggegerkan masyarakat desa setempat. Dalam sekejap rumah yang juga digunakan sebagai tempat usaha, Agen BRILink dan konter smartphone, Kakfud Cell itu riuh. Warga seakan turut merasakan duka yang dialami keluarga Mahfud itu. 

Informasi yang dihimpun, korban Wardatun Toyyibah tidur bersama anak balitanya berusia 2,5 tahun di dalam kamarnya pada Jumat malam, 15 Maret 2024. Sedangkan, Mahfud, suami korban tidur di kamar lainnya. Rumah keluarga Mahfud ini terdapat dua kamar yang bersebelahan. Renovasi rumah itu belum kelar seratus persen pembangunan. Bagian atap ruang tamu rumah arsitektur minimalis belum terpasang. 

RUMAH DUKA ; Pengusaha penukaran uang ditemukan tewas di duga korban perampokan di rumahnya pada Sabtu, 16 Maret 2024 ( Foto : istimewa)

Dalam olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan oleh tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) Satreskrim Polres Gresik korban meninggal karena mengalami luka-luka di bagian leher dan ulu hati. Ada beberapa luka tusukkan. Belum diketahui secara pasti alat yang digunakan oleh perampok untuk menghabisi nyawa korbannya itu. Diduga alat tusuk adalah obeng. 

Polisi menemukan sarung tangan diatas kasur kamar korban. Diperkirakan perampokan masuk dengan mencongkel pintu belakang rumah korban. Setelah menghabisi korban dan menggasak uang ratusan juta, pelaku kabur lewat pintu jendela. 

Camat Dukun Gunawan Purna Atmaja dikonfirmasi membenarkan adanya warga meninggal akibat perampokan. “Sudah ditangani oleh polisi,” katanya dikonfirmasi Sabtu, 16 Maret 2024. (yad)

Perampok Sadis, Bunuh Agen Tukar Uang dan Sikat Uang Ratusan Juta Selengkapnya

Tetenger Gerbang Makam Sayyid Abdurrahman, Paman Sunan Giri Sebelum Hilang

Ngelutus di “Grissee Kota Bandar” (3)

GRESIK,1minute.id – Gapura Makam Sayyid Abdurrahman sudah hilang. Hilang “tertelan” tanah longsor pada Maret 2020 lalu. Gapura yang menjadi tetenger menuju makam paman Sunan Giri, Waliyullah di Bukit Putri Cempo hanya tinggal kenangan. 

Beruntung Saya sempat ngelutus ke tempat yang kerap menjadi jujugan warga untuk “berwisata” hati itu. Begini bentuk gapura yang sebelum hilang karena tanah longsor yang sempat diabadikan oleh wartawan 1minute.id

Kondisi makam Sayyid Abdurrahman juga  memprihatinkan. Imbas tanah longsor di kawasan Bukit Putri Cempo itu, makam paman Sunan Giri di Bukit Petukangan, Desa Gending, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik mulai retak-retak.

Sejumlah orang mengkhawatirkan situs sejarah itu rusak. Menurut Akhmad Saifudin, juru kunci makam Syekh Sayyid Abdurrahman, sejak 2020  tanah makam terus longsor. Bahkan pada musim hujan pada 2022 terjadi penurunan tanah 10 sentimeter setiap hari.

TANGGA RUSAK : Selain gapura makam Sayyid Abdurrahman, paman Sunan Giri yang hilang karena longsor pada Maret 2020 lalu. Juga tangga menuju makam rusak karena tanah longsor. Foto atas Gapura diambil pada 13 Juli 2019 atau setahun sebelum longsor dan tangga makam diambil pada 5 September 2019. (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Untuk menyelamatkan situs religi Syaifuddin kemudian menyusun batu bata masuk menuju makam itu. Upaya Syaifuddin untuk sementara waktu bisa menyelamatkan pesarean Sayyid Abdurrahman itu. Letak makam Syekh Sayyid Abdurrahman dekat dengan makam Putri Cempo. Makam itu kali terakhir direnovasi pada 1991. Renovasi dilakukan karena ada bagian makam yang tertimpa tower telekomunikasi.

“Ada yang menyebut Sayyid Abdurrahman ini sebagai paman Sunan Giri. Beliau ini keturunan Sunan Ampel,” jelas Saifudin. Bukit Putri Cempo kini banyak mengalami perubahan. Area yang dulu sakral itu, kini menjadi pusat kongko para milenial menikmati  suasana malam Kota Industri dengan cerobong-cerobong pabrik yang terus mengeluarkan asap itu. (yad/bersambung)

Tetenger Gerbang Makam Sayyid Abdurrahman, Paman Sunan Giri Sebelum Hilang Selengkapnya

Harga Kebutuhan Pokok Masih Tinggi, Wabup Gresik : Pemkab Gresik Jamin Stok Aman, Janji Intervensi Turunkan Harga 

GRESIK,1minute.id – Harga kebutuhan pokok masih belum stabil memasuki hari kedua bulan suci Ramadan pada Kamis, 14 Maret 2024. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah meminta masyarakat tidak panik. Ia memastikan ketersediaan kebutuhan pokok selama Bulan Ramadan aman.

“Memasuki bulan puasa seperti saat ini, kebutuhan masyarakat akan bahan pokok memang cukup tinggi sehingga harga juga sedikit naik,” ujar Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah di sela-sela inspeksi mendadak (sidak) di pasar tradisional, Pasar Baru Gresik pada Kamis, 14 Maret 2024. Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman serta Forkopimda melakukan pemantauan langsung perkembangan harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional dan modern.

Dalam sidak itu, wabup perempuan pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini masih menemukan harga sejumlah kebutuhan pokok, seperti, beras, minyak goreng dan telur mengalami kenaikan. Misalnya, harga beras premium mencapai Rp16.000/kg, gula kristal putih Rp16.500/kg, minyak goreng curah Rp16.500/kg, minyak goreng kemasan premium Rp18.000/liter, daging sapi Rp105.000/kg dan telur ayam ras Rp30.000/kg.

Adapun beberapa komoditi yang mengalami penurunan harga diantaranya cabai merah keriting yang turun menjadi Rp 55.000/kg setelah sebelumnya menembus Rp 60.000/kg, cabai merah besar yang turun menjadi Rp 45.000/kg dari harga sebelumnya Rp 60.000/kg dan cabai awit merah yang turun dari Rp 50.000/kg menjadi Rp 40.000/kg. 

Menanggapi hal tersebut, Bu Min mengatakan akan melakukan koordinasi dengan dinas-dinas terkait untuk melakukan intervensi agar harga bisa turun. “Untuk harga beras, memang relatif masih tinggi namun cenderung sudah turun dibandingkan pekan-pekan lalu,” kata Wabup berlatar pendidik itu.

Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Baru Gresik Edy Chumaidy mengatakan, harga beras yang cenderung turun ini salah satunya akibat intervensi pemerintah lewat distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). “Untuk beras SPHP ini banyak peminatnya, tapi tetap kita batasi pembelian perorangnya. Dengan harga Rp10.900/Kg, beras SPHP disuplai dari Bulog untuk Pasar Baru Gresik sebanyak 45 ton setiap minggunya,” ujar Chumaidy yang juga pedagang di Pasar Baru Gresik. (yad)

Harga Kebutuhan Pokok Masih Tinggi, Wabup Gresik : Pemkab Gresik Jamin Stok Aman, Janji Intervensi Turunkan Harga  Selengkapnya