Pengakuan Kakek Terdakwa Asusila, Siap Nikahi Anak 14 Tahun

 GRESIK,1minute.id – Tarsilan, 57, terdakwa dugaan perbuatan asusila kepada anak dibawah umur kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Gresik pada Rabu, 13 April 2022. Lelaki asal Rangel, Tuban yang indekos di wilayah Kecamatan Kebomas itu mengaku terus terang menyukai Delima (samaran), 14 tahun. 

Gadis tinggal di dekat tempat kos yang kini sedang hamil 4 bulan diduga akibat perbuatan Tarsilan, pembuat arang itu. Berdasarkan perkiraan dokter Delima, 14 tahun akan melahirkan anaknya sekitar Juli 2022. 

Sidang dengan ketua majelis Etri Widayati, terdakwa mengaku  dirinya suka Delima. Selain itu, perbuatan yang tidak patut dilakukan kepada Delima tidak ada paksaan. “Kamii suka sama suka, tidak ada paksaan. Saya sanggup menikahi,”kata Pak Lan-panggilan-Tarsilan yang diturunkan oleh penasehat hukumnya Herman Sakti Iman, dari Posbakum Fajar Tri laksana.

Sidang asusila ini tertutup untuk wartawan. Meski sidang agenda keterangan terdakwa dilakukan secara daring di tiga tempat. Majelis hakim di kantor Pengadilan Negeri (PN) Gresik, Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Kantor Kejaksaan Negeri Gresik dan terdakwa Tarsilan di Rutan Gresik di Jalan Raya Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Gresik. Sidang dalam jaringan (daring) di tiga tempat itu mulai diberlakukan awal April 2022. Sebelumnya, proses sidang majelis , JPU dan penasehat hukum bersidang di PN Gresik di Jalan Permata Kompleks Perumahan Bunder Asri, Kecamatan Kebomas. Sedangkan, terdakwa tetap di Rutan Gresik.  

 Menurut keterangan penasehat hukum terdakwa dari Posbakum Fajar Tri laksana, Herman Sakti Iman, mengatakan, awalnya terdakwa dengan korban bersanda gurau. Sebab korban memakai pakaian minim. Sehingga mengundang gairah terdakwa.

“Kemudian terdakwa menawarkan uang terhadap korban dengan melakukan persetubuhan. Terdakwa ini mau bertanggungjawab untuk dinikahi. Namun orang tua korban tidak mau. Sebab terdakwa sudah tua,”tegas Sakti penasehat hukum terdakwa. 

Setelah mendengar keterangan terdakwa, Ketua majelis hakim Etri Widayati menutup sidang untuk dilanjutkan pekan depan dengan agenda pembacaan surat tuntutan JPU Nurul Istiana. 

Dalam surat dakwaan JPU Nurul Istiana menyebutkan, perbuatan asusila, persetubuhan terhadap anak dibawah umur sebut saja Delima (samaran), 14, pada Desember 2020. Saat itu, terdakwa Tarsilan, 57, mengirim pesan WhatsApp kepada anak korban. Mereka sudah saling kenal karena bertetangga meski beda kampung. 

Awalnya, terdakwa mengajak membeli pulsa paketan. Setelah itu, terdakwa membawa Delima di tempat indekosnya di Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.  Dalam kamar kos itu, terdakwa Tarsilan membujuk Delima. Korban diiming-imingi uang bila mau tidur bersama lelaki 57 tahun itu. 

Korban sempat menolak kemudian akhirnya menyerah. Setelah hasrat nafsu terpuaskan, Tarsilan mengantar anak korban pulang. “Terdakwa sebelumnya memberikan uang Rp 200 ribu kepada anak korban,”kata JPU Nurul dalam surat dakwaannya. 

Belakang terdakwa Tarsilan ketagihan. Terdakwa  yang indekos sendirian itu ketika nafsu birahi diatas ubun-ubun menghubungi anak korban. Kali terakhir, hubungan layaknya suami-istri dilakukan terdakwa Tarsilan pada November 2021 sekitar pukul 20.00. “Terdakwa memberikan uang Rp 300 ribu kepada anak korban,”imbuhnya.

Seperti sebuah pepatah, serapi-rapi menyimpan bangkai, bau busuk akan tetap tercium.  Nah, perbuatan bejat Tarsilan terungkap setelah Delima hamil. Anak 14 tahun itu mengaku telah disetubuhi Tarsilan, 57, yang indekos di sekitar 300 meter dari rumah korban di Kecamatan Kebomas, Gresik.  Orang tua Delima murka dan melaporkan ke polisi. Tarsilan kini meringkuk di rumah tahanan (rutan) Gresik. Sedangkan, perut anak korban semakin membesar. Perkiraan dokter anak korban akan melahirkan anaknya pada Juli 2022.

JPU Nurul Istiana menjerat terdakwa dengan pasal Pasal 81 Ayat (2), Undang-undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi Undang-undang juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP. 

Adapun bunyi Pasal 82 ayat (1) Setiap orang yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 76E dipidana dengan pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 5 miliar. Ayat (2) Dalam hal tindak pidana sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan oleh orang tua, wali, orang-orang yang mempunyai hubungan keluarga, pengasuh anak, pendidik, tenaga kependidikan, aparat yang menangani perlindungan anak, atau dilakukan oleh lebih dari satu orang secara bersama-sama, pidananya ditambah 1/3 dari ancaman pidana sebagaimana dimaksud pada ayat (1). (yad)

Pengakuan Kakek Terdakwa Asusila, Siap Nikahi Anak 14 Tahun Selengkapnya

Tilang 10 Motor Knalpot Brong, Potensi Mengganggu Kekhusyukan Warga Berpuasa

GRESIK,1minute.id –  Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik menilang 10 unit sepeda motor yang menggunakan knalpot brong pada Rabu, 13 April 2022. Puluhan motor dengan suara knalpot memekakkan telinga itu terjaring tilang melalui patroli di sejumlah ruas jalan. Antara lain di Jalan Panglima Sudirman, Gresik. 

Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melalui Kasatlantas Polres Gresik AKP Engkos Sarkosi menuturkan operasi yang dilakukan bersama anggotanya berdasarkan laporan dari masyarakat. Tujuannya untuk menjaga kenyamanan dan ketertiban selama Bulan Suci Ramadan di Kabupaten Gresik. “Total ada 10 motor dengan knalpot brong kami tilang,” tegasnya. 

Tidak hanya memberikan sanksi tilang kepada pengendara. Polisi juga menyita kendaraan tersebut. Pengendara bisa mengambil motor dengan  mengembalikan ke kondisi  normal sesuai aturan.

Penertiban sepeda motor dengan knalpot brong dan tidak sesuai spesifikasi itu digelar di sejumlah titik. 
“Operasi ini tujuannya untuk mencegah terjadinya trek-trekan menjelang Lebaran. Ada sanksi tilang dan kondisi motor harus dikembalikan normal,”ujar Engkos.(yad)

Tilang 10 Motor Knalpot Brong, Potensi Mengganggu Kekhusyukan Warga Berpuasa Selengkapnya

Polres Gresik Jemput Bola Vaksin Booster untuk Pekerja JIIPE 

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 250 karyawan Java Integrated Industrial Ports and Estate (JIIPE) menjalani vaksin booster pada Selasa, 12 April 2022. Vaksinasi massal para pekerja itu dipusatkan kawasan ekonomi khusus (KEK) digawangi oleh Urusan Kesehatan (Urkes) Polres Gresik dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik. 

Vaksinasi dosis ketiga disambut antusias oleh para pekerja. Antara lain,  Lusi Nita Prastiwi. Perempuan 31 tahun asal Blitar,  JawaTimur itu menyambut antusias. Sebab, Lusi pada lebaran Idul Fitri tahun ini berencana mudik ke kampung halaman bersama suaminya. Vaksin booster menjadi syarat untuk bagi para pemudik.

“Puasa kayak gini senang banget bisa vaksin tanpa harus antre diluar. Bahagia banget pak, bisa mudik nanti lebaran. Kan sudah divaksin booster,”ungkapnya sumringah. Lusi mengaku meskipun dirinya sedang menjalani ibadah Puasa Ramadan, divaksin booster tidak membatalkan Puasa.

Sementara itu, Humas Comunnity Development (Comdev) JIIPE Mifti Haris mengatakan pada saat ini melakukan vaksin booster yang kedua. Vaksinasi booster kali pertama digelar sebelum Puasa Ramadan. “Rupanya masih banyak karyawan JIIPE yang belum mendapat dosis vaksin. Sehingga kita kembali bekerja sama dengan Polres Gresik untuk melakukan vaksin booster yang kedua di kawasan JIIPE. Vaksinasi diberikan kepada karyawan, pekerja dan keluarganya,”terang Mifti pada Selasa, 12 April 2022.

Pihaknya berharap dengan adanya vaksinasi ini membantu peningkatan kesehatan mencegah penyebaran Covid-19. “Kalau sebelumnya target vaksin booster sebanyak 500 orang, sekarang 250 orang. Vaksin yang diberikan jenis Astra Zeneca dan Pfizer. Semoga pandemi Covid-19 ini segera hilang dan berganti endemi,”katanya.

Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melalui Kapolsek Manyar AKP Windu Priyo Prayitno mengungkapkan vaksinasi booster ini akan terus bergulir. “Polres Gresik dan jajaran bekerjasama dengan instansi terkait akan terus memberikan vaksin Covid-19 dosis pertama, kedua dan ketiga kepada masyarakat. Kedepan Forkopimcam Manyar akan menggelar gerai vaksin booster Ramadan usai salat Tarawih di desa-desa,”papar Windu.

Mantan Kasat Sabhara Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya itu menyebut meskipun dilakukan pada bulan Puasa Ramadhan, antusias masyarakat terbilang tinggi mengikuti vaksin booster. “Kami imbau masyarakat untuk segera melengkapi dosis vaksin Covid-19. Bagi yang belum, bisa mendatangi Puskesmas setempat atau menghubungi bidan desa,”imbaunya. (yad)

Polres Gresik Jemput Bola Vaksin Booster untuk Pekerja JIIPE  Selengkapnya

Lagi, Produk Rotan Domas Tembus Pasar Jepang, Frozen Food Tenaru Merambah Malaysia 

GRESIK,1minute.id – Semakin banyak UMKM Gresik yang naik kelas. Berani melakukan ekspor produk kerajinan dan aneka olahan makanan. Ekspor kali ke-22 ini tujuan Jepang dan Malaysia pada Selasa, 12 April 2022. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah yang melepas produk ekspor tersebut. 

Ekspor rotan dilakukan oleh Koperasi Kriya Giri Sejahtera di Desa Domas, Kecamatan Menganti. Sedangkan, produk olah dilakukan oleh UD Family Food asal Desa Tenaru, Kecamatan Driyorejo. Ekspor produk UMKM itu berkat campur tangan pemerintah Kabupaten Gresik bersama Bea Cukai Gresik. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah terus memotivasi UMKM di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik untuk melakukan ekspor. Juga ikhtiar pemerintah melakukan upaya percepatan pemulihan ekonomi Kabupaten Gresik paska pandemi Covid-19.

“Kabupaten Gresik sudah mengekspor beberapa komoditas hasil UMKM, dan ini tentunya merupakan suatu motivasi tersendiri kepada pelaku UMKM Kabupaten Gresik yang lainnya untuk memberikan kualitas yang terbaik, sehingga hasil dari UMKM mereka nanti bisa di ekspor ke negara lain,”ujar Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah.

Pemkab Gresik, imbuhnya, siap memberikan pembinaan dan pelantihan serta bantuan modal kepada pelaku UMKM sehingga bisa muncul UMKM-UMKM andalan Gresik yang hasil produksinya berkualitas dan go internasional. “Kita tidak boleh berpuas diri dengan pencapaian kita saat ini, tetapi kita harus selalu meningkatkan kualitas produksi yang ada di Kabupaten Gresik sehingga bisa mencapai kelas dunia,”tegasnya. 

Sementara itu, Kepala Seksi Kepabeanan dan Cukai V Bea Cukai Gresik Rudi Hartono menjelaskan bahwa kerajinan rotan asal Desa Domas ini nantinya akan dibeli dan sekaligus juga merupakan barang sample “contoh, sebagai gerbang awal pembelian yang lebih besar dari Jepang.

“Rencananya nanti di bulan Mei, akan ada perwakilan dari Jepang untuk berkunjung di Koperasi Kriya Giri Sejahtera. Tujuannya adalah untuk melakukan quality control dalam rangka pemenuhan kualitas yang diinginkan pasar Jepang,” jelas Eko Rudi.

Sama halnya dengan produk kerajinan rotan, produk frozen food_ hasil produksi dari UD. Family Food yang dikirim hari ini merupakan produk awal untuk transaksi yang lebih besar di pengiriman berikutnya. Dari 40 ragam frozen food yang diproduksi, pembeli dari Malaysia menaruh minat pada 17 produk.

“Untuk Malaysia ini rencananya nanti di akhir April akan datang dalam rangka negoisasi untuk transaksi yang potensinya senilai Rp 9 Miliar dengan volume barang sebanyak 1 kontainer ukuran 20 feet,”ungkapnya. (yad)

Lagi, Produk Rotan Domas Tembus Pasar Jepang, Frozen Food Tenaru Merambah Malaysia  Selengkapnya

Razia Petasan untuk Berikan Rasa Aman , Nyaman Warga Kota Santri Beribadah Puasa 

GRESIK,1minute.id – Puasa Ramadan memasuki 10 hari kedua. Polisi melakukan razia penjual petasan yang mulai marak di wilayah hukum Polres Gresik pada Selasa malam, 12 April 2022.  Penertiban penjual petasan ini bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa Ramadan. 

Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis menyatakan razia pedagang petasan dan kembang api dilakukan sepenuhnya untuk memberikan kenyamanan kepada warga masyarakat di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 

“Polres Gresik bergerak cepat dalam mengantisipasi sejumlah gangguan yang mengganggu masyarakat. Seperti perang petasan dan kembang api yang masih dikeluhkan masyarakat, supaya tidak terjadi gangguan,”kata Kapolres Azis. Disamping melakukan operasi petasan juga memberikan himbauan kepada para remaja untuk tidak bermain petasan. “Kami tidak main-main untuk petasan atau mercon ini, jangan sampai ini mengganggu kenyamanan warga kita dalam beribadah di bulan suci Ramadhan,” tutup AKBP Azis. 

Senada Kapolsek Kebomas Kompol I Made Jatinegara menambahkan, razia petasan juga dilaksanakan personil Polsek Kebomas menyisir penjual petasan di Jalan Kapten Dulasim depan Pasar Sidomoro, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. “Tindakan tersebut sebagai tanda, bahwa kepolisian selalu hadir di tengah masyarakat, dan memberikan keamanan dan kenyamanan bagi warga masyarakat yang melaksanakan ibadah puasa,”tutur Kompol I Made. (yad)

Razia Petasan untuk Berikan Rasa Aman , Nyaman Warga Kota Santri Beribadah Puasa  Selengkapnya

Peresmian Hanya Seremoni, Yang Penting Underpass Bisa Bermanfaat Untuk Pengguna Jalan

GRESIK, 1minute.id – Proyek pembangunan underpass sudah kelar. Sejak awal bulan Januari 2022 kerukup jalan penghubung Jalan Sumatra Gresik Kota Baru (GKB) dengan Jalan Raya Randuagung, Perumahan Randuagung itu telah dibuka.

Rambu jalan, traffic light sudah di pasang. Sejumlah pengendara telah memanfaatkan terowongan tersebut. Namun, pengendara dari GKB menuju Masjid Agung Gresik tetap harus hati-hati. Meski ada cermin cembung di pasang di ujung terowongan karena pengendara lain dari Randuagung tidak terlihat jelas. 

Bila malam hari pengendara yang melewati terowongan itu ekstra waspada karena jalan gelap. Beberapa waktu lalu, akses jalan digunakan sejumlah anak-anak milenial melakukan balap liar.  Sebab, akses jalan terowongan itu sepi dan mulus.  

“Bisa memangkas jarak lumayan bila mau ke masjid Agung Gresik,”kata Nurdin, warga Gresik Kota Baru, (GKB). 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Gresik Akhmad Hadi mengatakan, untuk jalan underpass secara fisik konstruksi jalan sudah selesai sejak Desember 2021. Sedangkan untuk operasional pemanfaatan jalan bagi masyarakat umum diperlukan kelengkapan sarana prasarana lalu lintas yang menjadi domain dari Dinas Perhubungan yang secara bertahap sudah dipasang rambu rambu dan lampu TL.  

“Sejak bulan kemarin (Maret 2022,Red) sebenarnya jalan underpass tersebut  sudah dibuka  untuk trial alur lalu lintas dengan skenario difungsikan sebagai jalur alternatif,”kata Ahmad Hadi. Selanjutnya akan dievaluasi perkembangannya dengan melibatkan OPD terkait, Satlantas dan stakeholder lain. Jika ada perubahan jalur atau rekayasa lalu lintas  secara signifikan yang berpengaruh terhadap jalur utama Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo.

Kapan diresmikan? “Kalau terkait peresmian hanya seremonial saja, yang penting underpass ini sudah bisa dimanfaatkan pengguna jalan    dan semoga dengan perkembangan waktu dan peningkatan aktifitas ekonomi masyarakat,  keberadaan underpass ini nantinya bisa jadi pilihan jalur lalu lintas sekaligus dapat mengurangi potensi kemacetan di poros Jalan DR Wahidin Sudirohusodo dan  sekitar GKB-GKA,”kata Ahmad Hadi.

Seperti diberitakan, terowongan yang membelah jalan nasional, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) yakni Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas itu ditutup sejak September 2020. Proyek underpass itu, memiliki panjang 8 meter, lebar 15 meter dan kedalaman sekitar 7 meter. Anggaran pembangunan underpass itu sekitar Rp 9,2 miliar. Rinciannya, pada 2020 Rp 4,2 miliar dan 2021 sebesar Rp 5 miliar. (yad)

Peresmian Hanya Seremoni, Yang Penting Underpass Bisa Bermanfaat Untuk Pengguna Jalan Selengkapnya

Rembug Akur Safari Ramadan, Bupati-Wabup Gresik “Panen” Aspirasi Warga 

GRESIK,1minute.id – Rembug Akur Safari Ramadan bergeser di Kecamatan Duduksampeyan. Tepatnya di GOR Desa Ambeng-ambengwatangrejo pada Jumat, 8 April 2022. Safari Ramadan untuk memperkuat silaturahmi, sinergi antara ulama, umara (pemimpin) dan umatnya. Selain itu, gelaran yang diawali di Masjid Baitus Salam Kecamatan Kebomas itu bertujuan menyerap aspirasi masyarakat.

Dalam Rembug Akur di Desa Ambeng-ambeng Watangrejo ini diikuti oleh warga di dua kecamatan yakni Duduksampeyan dan Balongpanggang. Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah “panen” aspirasi. Antara lain, keluhan tentang pelayanan air bersih, palang pintu di jalur KA doubletrek,  persoalan maraknya warung remang atau warung pangku hingga pembangunan Islamic Center di Balongpanggang. 

Lilik Chotimatun, Kepala Desa Kawistowindu, menginginkan kegiatan semacam ini tidak hanya dilakukan di Desa Ambeng-ambeng. Ia menginginkan kegiatan ini dilakukan merata di semua Desa “Nek aku sing dadi Bupati utowo Wakil Bupati, Deso-deso bakal tak parani kabeh (kalau saya yang jadi Bupati atau Wakil Bupati Desa-desa akan saya kunjungi semua,”kata Lilik Chotimatun. 

Shohibah, 48, mengeluhkan desanya, Desa Duduksampeyan belum teraliri air dari PDAM Giri Tirta. Padahal, tetangga yakni Desa Samir telah teraliri air PDAM. “Kami menginginkan PDAM di Desa Duduksampeyan segera terealisasi,”harap Shohibah. 
Qomaruddin, 50 tahun, lain lagi. Lelaki parobaya menyoroti terkait maraknya warung remang atawa warung pangku di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. “Untuk menjaga marwah Gresik sebagai Kota Wali , dinas terkait harus lebih sering melakukan penertiban,”katanya. 

Sedangkan, Nurkolis, 49, warga Balongpanggang mengharapkan Pemkab Gresik menuntaskan  penanganan banjir luapan kali Lamong, pendidikan, kesehatan hingga melanjutkan pembangunan Islamic Center. “Semoga pemangku kebijakan agar lebih di prioritaskan,”harapnya. 

Bupati dan Wakil Bupati, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah terlihat serius mendengar aspirasi masyarakat tersebut. Satu per satu aspirasi masyarakat itu dijawab oleh Bupati Fandi Akhmad Yani dan Wabup Aminatun Habibah secara bergantian. 

Terkait keinginan Kades Lilik Chotimatun, Bupati Fandi Akhmad Yani mengatakan, Wakil Bupati Aminatun Habibah telah melakukan kegiatan Ngantor di Desa. “Ngantor di Desa yang akan terus dilanjutkan ke semua desa di Kabupaten Gresik,”kata Fandi Akhmad Yani. 
Tentang  keluhan pelayanan air Perumda Giri Tirta, Bupati berusia 36 tahun itu mengatakan, akan mendorong Perumda Giri Tirta dibawah kepemimpinan Kurnia Suryandi untuk segera menyelenggarakan proses lelang. “Penyaluran air PDAM segera terealisasi secara merata,” ujar Gus Yani-sapaanakrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Bagaimana dengan maraknya warung pangku? Gus Yani menginstruksikan Polisi Pamong Praja menindak dengan menggelar operasi yustisi atau pekat (penyakit masyarakat).”Polisi Pamong Praja untuk tetap melakukan operasi pekat, yustisi hingga penindakan yang tetap mengedepankan persuasif,”katanya. 

Terkait aspirasi Nurkolis, secara diplomatik Bupati Fandi Akhmad Yani menjelaskan program prioritas antara Islamic Center dengan jalan masih banyak yang rusak.” Kita fokuskan pada pembangunan jalan yang rusak terlebih dahulu yang menjadi kebutuhan masyarakat dalam pendukung perekonomian wajib dilanjutkan agar tidak menjadi proyek yang mangkrak seiring berjalan selain itu juga akan tetap melanjutkan pembangunan islamic center,”katanya. 

Rembug Akur Safari Ramadan di GOR Desa Ambeng-ambengwatangrejo diakhiri buka bersama dan Salat Magrib berjamaah. Setelah itu, Bupati Fandi Akhmad melanjutkan Salat Tarawih di Masjid Darul Najah di Desa Wadak Kidul, Kecamatan Duduksampeyan. (yad)

Rembug Akur Safari Ramadan, Bupati-Wabup Gresik “Panen” Aspirasi Warga  Selengkapnya

Pemkab Alokasikan Dana BTT, Revitalisasi Pasar Sidayu Pro-Kontra

GRESIK,1minute.id – Pedagang Pasar Sidayu masih berjualan dilapak darurat. Ada di Alun-alun Sidayu atau dekat pujasera. Bagi pedagang pasar bulan suci Ramadan ini bagai sebagai ujian kesabaran. Sudah tiga bulan mereka berjualan di tempat darurat itu. Penyebab terbakar pasar legendaris itu masih misterius. Murni musibah atau ada penyebab lainnya. 

Akan tetapi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus mematangkan pembangunan pasar Sidayu. Pemerintah mengalokasikan anggaran dari dana Belanja Tak Langsung (BTT). Dalam APBD Gresik 2022 dana BTT dialokasikan Rp 47 miliar.

Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman mengatakan, pembangunan Pasar Sidayu masih terjadi pro dan kontra. Sejumlah orang yang pro pembangunan menghendaki Pemkab membangun pasar di lokasi yang ludes terbakar.  Sedangkan, kelompok yang kontra menolak. Mereka berdalih pasar Sidayu yang terbakar itu berada di kawasan cagar budaya.

SELAMAT : Lapak yang selamat dari amuk api di Pasar Sidayu, Desa Mriyunan, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik pada 30 Januari 2022 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Lalu dimana rencana lokasi relokasi? Telaga Rambit sekitar 1 kilometer dari Pasar Sidayu atau Alun-alun Sidayu.  Lawannya luas dan aset pemerintah. 
“Nanti yang akan melakukan pendekatan adalah Diskoperindag. Bu Farda (Malahatul Fardah, Plt Kadiskoperindag,Red),”kata mantan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim)-kini menjadi-Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DCK PKP) Gresik itu.

Pembangunan pasar Sidayu itu, lanjutnya, akan menggunakan dana darurat atau bencana. “Pembangunan menggunakan dana BTT,”tegas Washil.  Seperti diberitakan, pasar Sidayu ludes terbakar pada Minggu, 30 Januari 2022. Sebanyak 259 dari 527 kios di Pasar Sidayu ludes terbakar. Kerugian Ditaksir miliaran rupiah.

Musibah yang dialami ratusan pedagang yang membuka lapak yang dibangun pada masa Kolonial Belanda itu menjadi perhatian serius Pemkab Gresik. Pasar Sidayu yang memiliki nilai historis tinggi. Konon  dibangun di masa kejayaan Kanjeng Sepuh, Adipati Sidayu yang makamnya di kompleks Masjid Jamik Sidayu yang lokasi sisi barat dari Alun-alun Sidayu itu. (yad)

Pemkab Alokasikan Dana BTT, Revitalisasi Pasar Sidayu Pro-Kontra Selengkapnya

Ajarkan Kejujuran Siswa Isi Kegiatan Ramadan Sendiri, Rajin Salat Dapat Tanda Tangan Imam

GRESIK,1minute.id – Ada pemandangan beda di setiap masjid dan musala di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik sejak awal bulan suci Ramadan.  Anak-anak khusyuk Salat. Salat rawatib maupun Salat sunah.  Salat Tarawih, misalnya. 

Bocah-bocah polos itu ada yang didampingi orang tuanya. Ada juga tanpa didampingi orang tua ketika Salat.  Nah, pemandangan beda dari hari biasanya sebelum bulan puasa adalah ketika Salat anak-anak itu menenteng sebuah buku. “Tugas dari sekolah. Minta tanda tangan imam Salat Tarawih,”ujar Muhammad Rifky pada Jumat, 8 April 2022. 

TANDA TANGAN IMAM SALAT : Sejumlah siswa sekolah dasar meminta tanda tangan imam masjid usai Salat Isya dan Tarawih di Masjid Agung Gresik pada Jumat, 8 April 2022 ( FOTO:

Apa saja isi buku yang dibawa siswa kelas V SD Muhammadiyah Gresik Kota Baru (Mugeb) itu? Lembar buku itu isinya tentang kegiatan harian siswa selama bulan puasa. Diantara, siswa harus menuliskan kegiatan Ramadan mulai hari ke-1 sampai hari ke-30. Selama sebulan, berapa kali khatam alquran, amalan istimewa sampai tentang sahur. Semuanya diisi sendiri.

Sehingga siswa belajar tentang kejujuran. Untuk aktivitas Salat berjamaah siswa harus meminta tanda tangan imam. Begitu Salat selesai anak-anak bersemangat “berburu” tanda tangan imam. Pemandangan itu bisa terlihat di Masjid Agung Gresik usai Salat Tarawih. (yad)

Ajarkan Kejujuran Siswa Isi Kegiatan Ramadan Sendiri, Rajin Salat Dapat Tanda Tangan Imam Selengkapnya

Bupati Gresik : Hikmah Ramadan Gelaran Pasar Tani Laris, Habis

GRESIK,1minute.id – Pasar Tani Ramadan di gelar Dinas Pertanian Gresik. Pasar dadakan alias bazar di halaman Kantor Dinas Pertanian ini di buka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Jumat, 8 April 2022. 

Produk apa saja yang dijual digelaran kali pertama kurun waktu dua tahun terakhir ini? Ada beras, telor, minyak goreng kemasan serta hasil pertanian dan produk olahannya. Ada juga stan bunga. Pasar Tani ini dibuka pukul 07.00 WIB sampai pukul 15.00 WIB. Mulai 8 April hingga 28 April 2022. 

Pasar Tani ini bisa menjadi tempat alternatif masyarakat untuk  berbelanja kebutuhan selama bulan suci Ramadan.  Bupati Gresik Fandi Akhmad mengatakan, Pasar Tani digelar Dinas Pertanian bersama UMKM ini sebuah langkah cerdas. Karena bisa menggerakkan usaha UMKM. Ekonomi bergerak. “Langsung laku. Habis,”kata Fandi Akhmad Yani usai keliling melihat stan di Pasar Tani Dinas Pertanian Gresik.

Menurut Bupati Fandi Akhmad Yani, bulan suci Ramadan ini belanja kebutuhan masyarakat meningkat. “Kita tahu biasanya di bulan suci Ramadan itu hikmahnya jual apa pun sangat laku. Mudah-mudahan,”ujarnya. Selain dihadiri Bupati Fandi Akhmad Yani, gelaran tahunan ini juga dihadiri Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali serta Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putra.  

Dalam kesempatan itu, Bupati dan Wakil Bupati memborong sejumlah hasil pertanian dan olahan. Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putra mengatakan, Pasar Tani kerjasama dengan komunitas UMKM. “Ada 30-50an UMKM berpartisipasi. Karena setiap tenda bisa lebih dari dua UMKM,”kata Eko. 

Pasar Tani ini sempat vakum 2 tahun karena wabah Coronavirus disease 2019. Saat itu, omzet yang bisa diraup mencapai Rp 50 juta  perhari. “Semoga omzet tahun ini bisa mendekati sama,”ujarnya. Eko optimis Pasar Tani ini bisa menarik pembeli karena harga dibawah pasaran.

“Karena kami langsung ambil di distributor. Sehingga, memangkas distribusi,”tegasnya. Dalam pantauan 1minute.id, harga beras merek Beras Segar Rp 45 ribu/5 kilogram,  beras kemasan Rp 28 ribu/3 kilogram. Minyak goreng merek Sania Rp 24.500/liter serta harga telor ayam Rp 22.500/kg. (yad)

Bupati Gresik : Hikmah Ramadan Gelaran Pasar Tani Laris, Habis Selengkapnya