Curi Gabah 1,2 Ton, Pemuda Asal Kedamean Diringkus

GRESIK,1minute.id – Tren kejahatan diprediksi bakal meningkat pada Ramadan dan menjelang Lebaran. Polres Gresik meningkat kewaspadaan dengan intensif melakukan patroli. Hasilnya? Polisi menangkap seorang diduga pelaku pencurian gabah di Desa Kandangan, Kecamatan Cerme.  

Tersangka bernama Akbar Setia Pambudi. Ia mengaku warga Kecamatan Kedamean, Kabupatan Gresik. Dari tangan tersangka itu, anak buah AKP Musihram, Kapolsek Cerme mengamankan barang bukti 20 karung gabah padi dengan berat total 1,2 ton. Satu unit mobil pick up warna hitam nomor polisi W 8367 DX. Kemudian, tiga buah kunci gembok, satu buah alat gunting atau pemotong besi ukuran 36 Inch. 

Aksi pencurian ini terjadi pada Senin, 4 April 2022, sekitar jam 01.00 WIB. Tempat kejadian perkara (TKP) di dalam gudang penggilingan padi milik korban Sunarto. Modus operandi, pelaku merusak gembok gudang. 

Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melalui Kapolsek Cerme AKP Musihram mengatakan, korban Sunarto sedang berada di luar rumah melihat ada orang berhenti di sebelah barat gudang selep beras miliknya di Desa Kandangan, Kecamatan Cerme. Kemudian korban masuk ke dalam rumah untuk mengambil handphone. Korban kemudian menuju gudang selep miliknya, dan ketika sampai di gudang selep miliknya, korban mendapati kunci gembok hilang.

Korban langsung menghubungi Sahid, anaknya. Dan tidak lama kemudian anaknya datang bersama beberapa orang temannya. Kemudian salah satu teman anak korban mengetahui bahwa di dalam gudang ada mobil pikap warna hitam. Mobil W 8367 DX warna hitam, pada bak belakang pikap sudah terdapat 20 karung gabah. Selanjutnya warga bersama anggota Polsek Cerme yang sedang patroli langsung mengamankan seseorang yang diduga sebagai pelaku pencurian. 

“Kami berhasil mengamankan tersangka bernama Akbar Setia Pambudi,”tegasnya. Pihaknya berhasil mengamankan barang bukti 20 karung gabah padi dengan berat total 1,2 ton. Satu unit mobil pikap warna hitam W 8367 DX. Lalu tiga buah kunci gembok. Serta, satu buah alat gunting atau pemotong besi ukuran 36 Inch. Korban mengalami kerugian sebesar Rp 6,6 juta “Tersangka dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) ke 3 dan ke 5 KUHP, saat ini ditahan,”katanya. (yad)

Curi Gabah 1,2 Ton, Pemuda Asal Kedamean Diringkus Selengkapnya

Ludy Himawan Jabat Kasi Pidum Kejari Gresik, Ini Pesan Kajari Gresik

GRESIK,1minute.id – Gerbong mutasi kembali bergerak di korp Adhyaksa Gresik. Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum (Pidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik berganti dari Firdaus kepada Ludy Himawan. Serah terima jabatan dipimpin oleh Kajari Gresik Muhamad Hamdan Saragih di Aula Kejari Gresik pada Senin, 4 April 2022.

Firdaus menduduki jabatan baru sebagai Kasi Barang Bukti di Kejaksaan Negeri Kutai Kartanegara (Kukar). Sedangkan, Ludy Himawan sebelum menjabat sebagai Kasi Barang Bukti Kejari Bangka. Serah terima jabatan (sertijab) yang dihadir para jaksa dan staf Kejari Gresik dengan protokol kesehatan (prokes) tetap khidmat. 

Kajari Gresik Muhamad Hamdan Saragih dalam sambutannya berpesan agar pejabat yang baru dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik. Tidak hanya itu, Kajari juga menghimbau agar Kasi Pidum yang baru dapat mengerahkan semua tenaga dan pikirannya untuk menghadirkan Kejaksaan yang profesional, modern, bermartabat dan terpercaya ditengah masyarakat di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

“Untuk pejabat baru untuk segera berakselerasi mengidentifikasi, mempelajari, menguasai dan menyelesaikan berbagai persoalan ditempat penugasan yang baru,”tegas Kajari Hamdan. Lebih lanjut dikatakan, Kasi Pidum yang baru harus bisa menjaga dan meningkatkan kinerja bidang tindak pidana umum di Kejari Gresik. Jalin komunikasi dengan bidang-bidang lain, menjaga kekompakan dan saling mendukung dalam menjalankan kinerja sehari-hari. (yad)

Ludy Himawan Jabat Kasi Pidum Kejari Gresik, Ini Pesan Kajari Gresik Selengkapnya

Berkah Ramadan, Tersangka Pencurian Smartphone Bebas Sebelum Sidang

GRESIK,1minute.id – Umar Buang, 34, bisa menghirup udara bebas pada Jumat, 1 April 2022. Tersangka pencurian smartphone dan uang Rp 92 ribu bebas dari jeratan hukum sebelum proses persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Gresik. 

Pemuda tinggal di Desa Suci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik itu bisa menjalankan puasa Ramadan bersama neneknya, Munarsih, 72 tahun. Puasa Ramadan memasuki hari kedua pada Senin, 4 April 2022 ini menjadi berkah Buang. Ia bisa bebas karena mendapatkan restorative justice (RJ) dari Kejari Gresik. Pemberian RJ untuk kali pertama ini disaksikan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Buang tidak menyangka bisa bebas dari jeratan hukum. Barang bukti dan kesaksian sudah lengkap. Sangat sulit bisa lolos dari jeratan hukum. Namun, bila Sang Khaliq menghendaki semua bisa terjadi. Kurniawan, korban yang tinggal di Jalan Bali, Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar memberikan ampunan. Jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Gresik Maria Grace menyetujui pemberian RJ sesuai dengan kebijakan Kejaksaan Agung (Kejagung) sehingga proses pembebasan berjalan lancar. 

Untuk diketahui, Maria Grace adalah jaksa yang baru mualaf. Begitu mendapatkan penugasan di Kejari Gresik, Maria Grace memutuskan untuk berhijab. Saat Buang dibebaskan dan dipertemukan dengan neneknya, mata Maria Grace terlihat berkaca-kaca menahan haru. Ia menutupi wajahnya dengan kain hijabnya.

Tidak semua tersangka bisa mendapatkan “keistimewaan” seperti Buang. Terbebas dari jeratan hukum sebelum disidangkan. “Ini berkah Ramadan,”kata Kajari Gresik Muhamad Hamda pada Jumat, 1 April 2022. Menurut Muhamad Hamda, proses untuk mendapatkan RJ cukup panjang. Sebelumnya jaksa penuntut melakukan gelar perkara dengan seksi pidana umum untuk melakukan kajian bisa atau tidak tersangka pencurian smartphone bernama Umar Buang mendapatkan RJ. “Harus mendapatkan persetujuan dari Kajati Jawa Timur,”katanya.

Hamda berpesan kepada Buang untuk tidak mengulangi perbuatan lagi. Lebih lanjut Kajari Hamda mengatakan, ada sejumlah persyaratan tersangka bisa mendapatkan RJ. Diantaranya, adalah tersangka baru kali pertama, korban memberikan pengampunan dan kerugian kurang lebih Rp 1,6 jutaan. “Sedangkan, untuk tersangka Buang ini, dia mencuri untuk membiayai pengobatan neneknya,”kata Hamda. 

Buang hanya tamatan sekolah dasar. Ia belum memiliki pekerjaan tetap. Untuk mencukupi kebutuhan bersama neneknya, Buang kerja serabutan.  Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani telah meminta kepada Dinas Sosial (Dinsos) Gresik untuk melakukan pendataan terhadap keluarga Buang itu. Bila neneknya Munarsih belum mendapakan bantuan dari pemerintah pusat. Ia akan mendapatkan bantuan dari Pemkab Gresik melalui program PKH ekskusif. 

Seperti diberitakan, suasana haru ketika Buang dipertemukan dengan Munarsih, 72. Buang bersimpuh kepada neneknya yang duduk di kursi roda. Selama 3 menit bersimpuh dan memohon maaf. Pertemuan haru membuat suasana di lobi kantor Kejari Gresik hening. Kajari Gresik Muhamad Hamda, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kasi Pidum Kejari Gresik Firdaus dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Gresik Maria Grace seakan menahan air mata. 

Buang tersangka pencurian smartphone di warkop di Jalan Poros Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik pada 13 Januari 2022.
Aksi Buang mencuri gawai milik Tuah Kurniawan, 32, warga Jalan Bali, Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar, Gresik itu terekam CCTV. Buang pun akhirnya dibekuk polisi dan dijebloskan ke penjara. Perkara dilimpahkan ke jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Gresik. Akan tetapi, sebelum proses berlanjut ke Pengadilan Negeri (PN) Gresik memutuskan tidak melanjutkan ke meja hijau. Buang mendapatkan keadilan restoratif atau Restorative Justice.

Konsep keadilan restoratif merupakan suatu konsekuensi logis dari asas ultimum remedium, yaitu pidana merupakan jalan terakhir dan sebagai pengejawantahan asas keadilan, proporsionalitas serta asas cepat, sederhana dan biaya ringan, oleh karena itu penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restoratif dilaksanakan dalam rangka memberikan perlindungan terhadap kepentingan korban dan kepentingan hukum lain. (yad)

Berkah Ramadan, Tersangka Pencurian Smartphone Bebas Sebelum Sidang Selengkapnya

Kisah Mualaf Devan Gunawan, Aktivis Ormas Di Gresik Merasakan Perubahan Hidup Yang Luar Biasa 

GRESIK,1minute.id  – Marhaban Yaa Ramadan.  Bulan suci yang paling di tunggu umat muslim di dunia itu telah tiba. Pemerintah Indonesia telah menetapkan 1 Ramadan 1443 Hijriah pada Minggu, 3 April 2022. Bagi Devan Gunawan, 47, bulan suci Ramadan ini terasa lebih indah. “Ini kali ketiga Saya puasa Ramadan,”kata Devan dihubungi selulernya pada Minggu, 3 April 2022.

Devan menjadi mualaf pada 13 Juli 2019. Dia mengaku mengucapkan syahadat dengan bimbingan Moh Qosim. “Awalnya Saya meminta bantuan Pak Bagus (Bagus Sasmita, Guru SMA Negeri 1 Kebomas,Red) untuk menjadi mualaf,”imbuhnya. Perubahan yang luar biasa pasca hijrah menjadi muslim. Hal itu yang membuat dia tetap istikamah sampai sekarang. “Sekarang Saya diberi amanah sebagai ketua untuk pencarian donator di UPZ di Masjid Agung Gresik,”katanya. 

Kebahagiaan yang dirasakan oleh Devan ini melalui perjuangan panjang. Devan harus berakit-rakit ke hulu. Sakit-sakit dahulu. Ia menceritakan paskagagal menjadi anggota legislatif harus mengalami penderitaan panjang. Hutang menumpuk. Devan digugat cerai oleh istrinya.

Anak semata wayang ikut istri yang non muslim itu. Devan memutuskan indekos. Selama 3 bulan. Kurun waktu itu Devan melakukan perenungan. Dia mendatangi sejumlah tempat pengajian. Di musala atau masjid atau majelis-majelis kajian agama. 

Devan juga menemui sejumlah orang untuk berdiskusi tentang agama Islam. Devan semakin mantap masuk Islam. Pada 13 Juli 2019 Devan mengucapkan kalimat Syahadat dibimbing oleh Moh Qosim saat itu masih menjadi Wakil Bupati Gresik. Devan kemudian mendapatkan “tumpangan” rumah gratis di Desa Padeg, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. 

Rumah tingkat itu suwung atawa kosong selama 2 tahun. Ada 4 orang yang berminat menempati rumah kosong itu.”Tiga orang sudah  berkeluarga. Tapi, pemilik rumah memilih Saya belum berkeluarga,”katanya.  Dirumah itu, Devan semakin mempertebal dan memperdalam tentang Islam. Ia rajin mengikuti kegiatan di masjid.

“Selama 8 bulan Saya menempati rumah itu secara gratis,”katanya.  Kehidupan Devan semakin bahagia ketika bertemu seseorang perempuan. Ia seorang janda yang usianya lebih dewasa dari Devan. Mereka memutuskan untuk menikah.

“Saya bertemu dengan istri Saya menemukan kebahagiaan lahir batin membimbing saya untuk lebih baik lagi serta istikamah menjalankan syariat Islam yang sesungguhnya. Alhamdulillah, hidup saya bisa bermakna lagi semoga saya bisa menjadi mualaf yang lebih baik, bermanfaat serta bisa menginsiparasi bagi non muslim lainnya. Semoga mendapatkan hidayah,”katanya. 

“Alhamdulillah, ini semua hidayah dari Allah SWT,”ucapnya dengan nada bersyukur. Devan dan keluarga kini tinggal di Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB). Jejak Devan menjadi mualaf itu kemudian diikuti anak semata wayangnya dari pernikahan pertamanya. “Anak saya sekarang mondok,”ujarnya. (yad)

Kisah Mualaf Devan Gunawan, Aktivis Ormas Di Gresik Merasakan Perubahan Hidup Yang Luar Biasa  Selengkapnya

Bupati Gresik : Memberi Sumber Kebahagian. Pengurus PMI Gresik Dipimpin Ahmad Nadlir Dikukuhkan 

GRESIK,1minute.id – Pengurus dan Dewan Kehormatan Palang Merah Indonesia (PMI) Gresik resmi dikukuhkan. Pengukuhan pengurus masa khidmat 2021-2026 yang di nakhodai oleh Ahmad Nadlir itu dilakukan di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 1 April 2022.

Prosesi pelantikan dan pengukuhan dipimpin oleh Ketua Umum PMI Jawa Timur Imam Utomo yang mantan Gubernur Jawa Timur itu dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya PMI merupakan organisasi yang berorientasi sosial dengan dasar kepedulian terhadap kesehatan masyarakat. Oleh karenanya, besar harapannya dibawah nahkoda baru bisa mendorong kemajuan PMI untuk menebar dan memberi kebahagiaan kepada masyarakat.

“Saya selalu menyampaikan bahwa dalam memberi sejatinya adalah sumber kebahagiaan, apapun itu bentuknya, dan rasa kebahagiaan tersebut tidak ternilai harganya,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani. 
PMI adalah organisasi kemanusiaan ini selalu menolong mereka yang kesusahan. “Kita masih ingat waktu pandemi Covid-19  dimana PMI tampil untuk memfasilitasi masyarakat yang memerlukan donor plasma,”imbuh Bupati termuda di Pemkab Gresik ini. 

“Mudah-mudahan kedepan PMI semakin banyak inovasi karena saat ini eranya transformasi digital, dan pastinya akan bersama-sama kita dorong untuk menuju kearah sana. Sehingga PMI bisa memberikan manfaat yang lebih progresif kepada masyarakat dan serta bisa menjawab tantangan zaman,”sambungnya.

Senada dengan Bupati Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menaruh harapan PMI Gresik semakin bisa memberikan yang terbaik untuk masyarakat Gresik. PMI Gresik dalam periode kepengurusan ini berasal dari bermacam institusi, dari OPD, dari rumah sakit, ada juga dari industri yang nantinya bersama-sama kita berkolaborasi dan bersinergi untuk memberikan yang terbaik. 

“Kita sudah memiliki bekal pengalaman dalam menghadapi pandemi kemarin, yaitu saat semua bersatu padu untuk bersama-sama membantu mereka yang membutuhkan. Oleh karenanya bersama  panjenengan  semua dan bimbingan dari mentor kita Bapak Imam Utomo yang sudah mengabdikan diri untuk PMI, kita bisa memberikan yang terbaik kepada masyarakat,”tambah Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah yang juga Ketua Dewan Kehormatan PMI Gresik itu. (yad)

Bupati Gresik : Memberi Sumber Kebahagian. Pengurus PMI Gresik Dipimpin Ahmad Nadlir Dikukuhkan  Selengkapnya

Bupati Gresik Dorong Apindo Ikut Mendongkrak Investasi dan Mengentas Kemiskinan 

GRESIK,1minute.id – Pengurus Apindo DPK Gresik hasil Musyawarah Kabupaten (Muskab) Apindo DPK Gresik dilantik pada Jumat, 1 April 2022. Pengukuhan dan pelantikan dilakukan Ketua DPP Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Timur Eddy Widjanarko di Hotel Aston Inn dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah serta Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman. 

Kepengurusan Apindo hasil Musyawarah Kabupaten (Muskab) Apindo kali pertama ini diharapkan bisa membawa angin segar bagi warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Yakni, investasi meningkatkan, dan tingkat pengangguran berkurang. 

Ketua DPP Apindo Jawa Timur Eddy Widjanarko mengatakan, bagai gadis cantik yang banyak dilirik para investor. Bila saat ini, investasi ke Gresik masih berada di 8 besar terbaik di Indonesia. “Gresik bakal menjadi industri masa depan. Saya percaya Gresik menjadi terbaik di Jawa Timur,”kata Eddy Widjanarko pada sambutannya. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengharapkan pengurus Apindo Gresik mendorong meningkatkan produktifitas di lingkungan kerja dan peningkatan sumber daya manusia (SDM). Sebab, angka pengangguran di Kabupaten Gresik masih tinggi. “Sekitar 8 persen,”kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. Padahal, Kabupaten Gresik masuk 8 besar nasional terkait investasi. 

Penurunan angka pengangguran menjadi tugas bersama dengan Apindo dan organisasi profesi lainnya. “Berharap kepada Apindo menbranding Kabupaten Gresik menjadi Kabupaten yang tumbuh subur investasi dengan harapan bisa menurunkan angka pengangguran,”kata Sarjana Ekonomi Unair Surabaya itu. Caranya? Meningkatkan pendidikan. 

Peningkatan pendidikan formal maupun non formal.  Pendidikan formal melalui pendidikan vokasi. Sedangkan non formal menjadi fasilitator pelatihan kerja. “Pendidikan menjadi kunci penurunan angka pengangguran,”tegas Bupati Gresik berusia 37 tahun itu.
Ketua Apindo Gresik Alfan Wahyuddin mengatakan, pihaknya mendukung harapan pemerintah Kabupaten Gresik mendorong Apindo ikut mengurangi angka pengangguran.

Apindo, katanya, telah berkoordinasi dengan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan sejumlah sekolah menengah kejujuran (SMK) di Kabupaten Gresik. Tujuan adalah memberikan pendidikan vokasi yang link and match kebutuhan industri. Nantinya kami akan memfasilitasi siswa-siswa untuk melakukan program kerja lapangan (PKL). “Semua anggota Apindo diharapkan tidak boleh menolak siswa untuk PKL,”ujar Alfan yang juga CEO Asuka Grup itu. 

Pengukuhan pengurus Apindo ini diawali pemberian santunan yatim-piatu dan diakhiri penyerahan piagam penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K-3) dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada 76 perusahaan. Penghargaan itu diserahkan oleh Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah dan Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman secara bergantian. (yad)

Bupati Gresik Dorong Apindo Ikut Mendongkrak Investasi dan Mengentas Kemiskinan  Selengkapnya

Hilal Awal Ramadan Tak Terlihat di Balai Rukyat Bukit Condrodipo Gresik, Puasa Mulai Minggu 

GRESIK1minute.id – Tim Rukyaktul Hilal Lembaga Falakiyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (LF PCNU) Gresik tidak berhasil melihat Hilal. Rukyaktul hilal awal Ramadan 1443 H/4022 dilakukan di Balai Rukyat Bukit Condrodipo, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Jumat,1 April 2022.

Rukyaktul hilal ini dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Gresik Sahid , Ketua Pengadilan Agama (PA) Gresik dan beberapa orang perukyat. 

Pengamatan dilakukan  dengan berbagai alat manual maupun canggih seperti teodolit, teleskop binokular dan monokular. “Tetapi hilal tidak terlihat,”kata Sekretaris Sekretaris LFNU Gresik Angga Purwancara.

TEROPONG BINTANG: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah melakukan pengamatan Hilal melalui teropong bintang di Balai Rukyat LFNU di Bukit Condrodipo Gresik pada Jumat, 1 April 2022 (Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Pengamatan dilakukan mulai matahari terbenam berdasarkan metode hisab tadqiqi dengan tinggi hilal antara 1 derajat 22 menit 35 detik hingga 2 derajat 15 menit 56 detik.”Berdasarkan Inkamnur Rukyah Nahdlatul Ulama tinggi hilal minimal 3 derajat dan  elongasi hilal minimal 6,4 derajat,”ujarnya. 

Hasil rukyaktul hilal LF PCNU Gresik itu kemudian diserahkan kepada Kemenag Gresik Sahid. “Semua perukyat tidak melihat Hilal. Hasil ini akan kami laporkan kepada Menteri Agama,”katanya. Penentuan awal bulan suci, Ramadan 1443 Hijriah nanti akan diumumkan oleh Menteri Agama. 

PENGAMATAN: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memantau hilal awal Bulan Ramadan 1443 H di Balai Rukyat Bukit Condrodipo Gresik pada Jumat, 1 April 2022 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Pantauan 1minute.id di Balai Rukyat Bukit Condrodipo Gresik Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah mencoba untuk melihat Hilal melalui alat teropong bintang itu. Akan tetapi, kedua pemimpin di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu mengaku tidak melihat Hilal. “Warna ne putih kabeh,”seloroh Wabup Aminatun Habibah. (yad)

Hilal Awal Ramadan Tak Terlihat di Balai Rukyat Bukit Condrodipo Gresik, Puasa Mulai Minggu  Selengkapnya

Buang Pulang, Nenek Menangis Haru, Kejari Gresik Terapkan Restorative Justice, Tersangka Curi Handphone Bebas


GRESIK,1minute.id – “Iki sopo. Buang ta!”seru Munarsih, 72 tahun. Mendengar suara Buang, nenek yang duduk di kursi roda itu langsung menangis. Haru. Senang karena sudah bertemu anak semata wayangnya. “Ayo mule,”imbuhnya. Buang langsung memeluk neneknya itu. Pemuda 34 tahun itu bersimpuh di kaki neneknya itu. 

Kepala Kejaksaan Negeri Gresik Muhamad Hamda S., Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Gresik Maria Grace seakan menahan air mata. Mereka seakan ikut haru. Selama 3 menit,

Buang bersimpuh. Memohon maaf kepada neneknya itu. Buang pun memeluk erat perempuan rentah itu. “Iya Buang pulang,”katanya dengan nada lirik. Buang lalu mendorong kursi roda nenek Munarsih keluar kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik pada Jumat, 1 April 2022. Buang dan neneknya di antar pulang menggunakan mobil milik jaksa ke rumah di Desa Suci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.  

HARU : Umar Buang memeluk neneknya, Munarsih setelah mendapatkan program Restorative Justice dari Kejari Gresik pada Jumat, 1 April 2022 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Munarsih adalah ibu angkat Umar Buang. Sejak kecil Buang dirawat karena ibu kandungnya meninggal dunia. Buang memanggil Munarsih dengan sapaan nenek. Namun, ekonomi Munarsih pas-pasan. Buang belum memiliki pekerjaan tetap. Ditambah kondisi kesehatan nenek Munarsih sakit-sakitan. Buang pun gelap mata.

Lajang 34 tahun itu mencuri sebuah smartphone Realme C.11 dan uang Rp 92 ribu milik Tuah Kurniawan, 32, warga Jalan Bali, Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik pada 13 Januari 2022.
Smartphone milik Kurniawan itu ditaruh di warung kopi (Warkop) Barokah di Jl.Poros Banjarsari Desa Banjarsari, Kecamatam Manyar Kab.Gresik.

Aksi yang dilakukan Buang terekam CCTV. Buang akhirnya dibekuk anggota Polsek Manyar. Buang dijebloskan ke penjara. Sejak 13 Januari 2022 Buang tidak bisa merawat neneknya itu. Nenek Munarsih terus berdoa Buang bisa pulang. Nah, setelah melalui proses panjang di Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik perkara Buang dihentikan. Buang mendapatkan restorative justice (RJ) pada Jumat, 1 April 2022.

Kajari Gresik Muhamad Hamda pun membebaskan Buang. “Ini berkah menjelang bulan Suci Ramadan,”kata Hamda. Namun, Handa mewanti-wanti kepada Buang untuk tidak melakukan perbuatan melawan hukum lagi. “Kalau melakukan lagi, tidak bisa mendapatkan program RJ,”kata Kajari Hamda. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengapresiasi langkah Kejaksaan Negeri Gresik itu. “Memberi sumber kebahagian,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani. (yad)

Buang Pulang, Nenek Menangis Haru, Kejari Gresik Terapkan Restorative Justice, Tersangka Curi Handphone Bebas Selengkapnya

Ngantor Di Desa Lebih Berwarna, Wabup Kunjungan Home Industri Tahu dan Rotan 


GRESIK,1minute.id – Agenda Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah ngantor di desa lebih berwarna pada Kamis, 31 Maret 2022. Sebab, Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu lebih dulu melakukan blusukan ke sejumlah UMKM yang ada di Kecamatan Menganti. 

Ada dua pelaku usaha yang didatangi oleh Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah. Yakni, home industri Tahu, Sumber Makmur milik Hj. Iswati di Desa Boteng. Industri rumahan berproduksi sejak 2011 dengan tenaga kerja 60-an. Mayoritas perempuan. Tahu Iswati ini dipasarkan di Gresik  Surabaya, Sidoarjo hingga Madura. 

Selanjutnya, Bu Min menyapa pengerajin rotan di Desa Gadingwatu. Pengerajin rotan milik Eko turun temurun. Eko, generasi kedua yang meneruskan usaha orang tuanya yang menginjak 20 tahun itu. Eko menceritakan, memasuki Ramadan hingga Idul Fitri nanti permintaan terus meningkat. 

“Biasanya menjelang Idul Fitri ada kenaikan omzet berkisar 30 persen sampai 40 persen,”kata Eko. Produk kerajinan rotan diminati warga Banyuwangi, Lumajang, Situbondo, Jember, Solo, dan Surabaya. Namun, kenaikan omzet karena wabah coronavirus disease 2019 mereda. Selama dua tahun pandemi omzet anjlok. 

Kegiatan berlanjut ke balai Desa Gadingwatu, untuk launching Sistem Informasi Desa (SID) dan diskusi bersama masyarakat dan kepala desa beserta perangkat desa se-Kecamatan Menganti. Pada kesempatan itu, Aminatun Habibah menjelaskan kepada masyarakat terkait tiga program utama masa kepemimpinan dirinya bersama Bupati Fandi Akhmad Yani.

Ia menyebut, fokus pembangunan  Gresik adalah perbaikan infrastruktur, penanganan banjir dan pengentasan kemiskinan. “Kita dari Kabupaten Gresik berusaha untuk meminimalisir banjir dari Kali Lamong yang juga terjadi di Desa Gadingwatu. Disampaikam oleh teman-teman dari dewan bahwa untuk tahun ini sudah dianggarkan puluhan milyar untuk penanganan Kali Lamong ini,”ujar Wabup.

Ngantor di Balai Desa Gadingwatu, Kecamatan Menganti ini, Wabup Aminatun Habibah didampingi Asisten I Sekda Gresik Suyono, Asisten III Sekda Gresik Abu Hassan, Staf Ahli Kab. Gresik Malahatul Fardah, Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Gresik Ninik Asrukin, Kadis PUPR Gresik Ahmad Hadi, dan Camat Menganti Sujarto. 
Sedangkan, legislatif hadir Wakil DPRD Gresik Mujid Riduan dengan anggota DPRD Gresik Wongso Negoro dan Moh. Nasi. (yad)

Ngantor Di Desa Lebih Berwarna, Wabup Kunjungan Home Industri Tahu dan Rotan  Selengkapnya

KAI Daop 8 Surabaya Hijaukan 20 Stasiun untuk Kenyamanan Pelanggan Kereta Api 

GRESIK,1minute.id – Stasiun Indro, Gresik bakal semakin asri dan nyaman. Sebab, PT Kereta Api Indonesia (KAI) perseroan Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya melakukan penanaman pohon (Green Stasiun) pada Kamis, 31 Maret 2022. Program pelestarian lingkungan dan pro aktif mensukseskan program penghijauan “BUMN Hijaukan Indonesia” itu dipimpin oleh Deputy EVP Daop 8 Surabaya Mariyanto dan diikuti secara serentak 19 stasiun wilayah Daop 8 Surabaya.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif mengatakan kegiatan ini merupakan peran aktif perusahaan dalam program BUMN Hijaukan Indonesia. Melalui program Tanggung jawab Sosial dan Lingkungan atau Tanggungjawab Sosial Perusahaan (TJSL) Bina Lingkungan Perusahaan, KAI Daop 8 Surabaya menanam sebanyak 239 tanaman yang terdiri dari beberapa jenis, yakni Pucuk Merah, Tabebuya Kuning, Tabebuya Ungu, hingga tanaman buah-buahan.

“Dalam program ini, lokasi penanaman dilaksanakan di 20 stasiun yang berada di wilayah Daop 8 Surabaya,”kata Lukman Arif. Sebanyak, 20 stasiun Daop 8 Surabaya itu, diantaranya Stasiun Surabaya Pasarturi, Surabaya Kota, Malang, Indro Gresik, Porong, Tanggulangin, Sidoarjo, Tobo, Bojonegoro, Babat, Lamongan, Ngebruk, Tarik, Tandes, Blimbing, Wlingi, Tulangan, Kepanjen, Sengon, dan Wonokerto.

Langkah penghijauan stasiun wilayah Daop 8 Surabaya juga dilakukan dengan adanya beberapa taman di area stasiun, yang juga bagian dari peningkatan pelayanan kepada pelanggan. Dengan semakin banyak stasiun yang asri dan indah maka pelanggan akan merasa nyaman saat akan menggunakan layanan kereta api.

“KAI berupaya untuk dapat terus meningkatkan kenyamanan dengan banyaknya tumbuhan di stasiun, sehingga diharapkan menghasilkan kualitas udara yang bersih kepada pelanggan kereta api saat berada di stasiun,”ucap Luqman Arif. Di Daop 8, sebelumnya telah menanam sebanyak 11.495 pohon, dan secara nasional KAI telah melakukan penanaman 56.337 batang pohon di stasiun, kantor, dan lokasi lainnya di wilayah operasi KAI sebagai bentuk BUMN Hijaukan Indonesia.

Upaya preservasi lingkungan KAI Daop 8 dilakukan dengan serius, mulai dari penanaman hingga pemeliharaan. Program berupa penghijauan ini akan berlanjut dengan jumlah pohon yang semakin banyak dan variatif pada tahun ini. Hal ini sebagai wujud keselarasan pembangunan infrastruktur yang tetap mendukung pelestarian, konservasi, dan menjaga ekosistem lingkungan setempat. (yad)

KAI Daop 8 Surabaya Hijaukan 20 Stasiun untuk Kenyamanan Pelanggan Kereta Api  Selengkapnya