Pengurus GPMB Dilantik, Bupati Dorong Tercipta Perpustakaan Digital

GRESIK,1minute.id – Budaya literasi terus kembangkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Caranya, sosialisasi peningkatan Budaya Baca dan Literasi semakin intensif dilakukan. Selain itu, Pemkab Gresik melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik membentuk Pengurus Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB) Gresik. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang mengukuhkan Pengurus GPMB periode 2021-2025 di Gedung Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP) pada Selasa, 13 Desember 2021. Pengukuhan disaksikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman,  Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik Ninik Asrukin, Ketua GPMB Pusat Tjahud Suprajogo,

Sekretaris GPMB Provinsi Jawa Timur Melkion Donald dan Ketua GPMB Gresik Kriswanto Aji. Bupati Fandi Akhmad Yani berharap masifnya penggunaan internet melalui gawai, cara-cara mengembangkan minat baca masyarakat diharapkan bisa berjalan seiring dengan perkembangan zaman. “Kita harus benar-benar berjuang dan fokus dalam usaha peningkatan minat baca masyarakat ini, Insya Allah saudara-saudara yang sudah dilantik hari ini adalah orang-orang yang hebat,”ujar Bupati Yani.

Adanya pandemi Covid-19 yang melanda dunia memaksa perubahan  semua aspek. Perubahan harus diimbangi dengan inovasi. Semua organisasi perangkat daerah (OPD) agar membuat terobosan untuk menghadapi kendala yang ada. “Kepada Kadis Perpustakaan dan Kearsipan saya katakan harus punya terobosan untuk memudahkan masyarakat untuk mencari buku melalui perpustakaan digital misal. Sehingga masyarakat ini bisa mengakses lewat gawai,” katanya. 

Terakhir Bupati Yani menaruh harapan agar sinergi dengan GPMB Provinsi Jawa Timur yang sudah terjalin ini bisa terus terbangun, dan dengan dilantiknya kepengurusan GPMB ini bisa membawa progres yang bagus terhadap minat baca masyarakat Gresik. Karena warisan terbaik yang bisa kita berikan kepada anak cucu kita adalah kebiasaan gemar membaca.

Senada dengan Bupati Yani, Sekretaris Daerah  Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman dalam laporannya juga menegaskan bahwa tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk menumbuh kembangkan minat baca dan literasi pada satuan pendidikan dasar dan pendidikan khusus serta masyarakat khususnya di lingkungan Kabupaten Gresik.

Selain pengangkatan pengurus GPMB periode 2021 – 2025 dan pemberian materi oleh narasumber, dipamerkan juga berbagai hasil produk literasi berupa produk kerajinan dari Perpusdes yang berasal dari berbagai kecamatan yang ada di Kabupaten Gresik, tidak ketinggalan pula unit usaha hasil dari kolaborasi dengan PT. Smelting berupa kain batik serta pojok digital iGresik dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gresik.(yad)

Pengurus GPMB Dilantik, Bupati Dorong Tercipta Perpustakaan Digital Selengkapnya

Wilhelmus, Terpidana Curanmor yang Kabur Dilaporkan Penganiayaan oleh Petugas Kejaksaan

GRESIK,1minute.id –  Terpidana curanmor Wilhelmus bakal lebih lama dibalik jeruji besi. Sebab, lelaki asal Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) berusia 38 tahun dilaporkan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik melakukan penganiayaan terhadap petugas kejaksaan. 

Korban adalah David, yang tugas melakukan penjagaan terhadap tatanan di Kejari Gresik. David mengalami memar dibagian wajah setelah berusaha menangkap Wilhelmus yang kabur. Dalam duel satu lawan satu itu, David terkapar. Wilhelmus kabur.  Tim gabungan,  Intel Kejari Gresik bersama Satreskrim Polres Gresik menangkap kembali Wilhelmus di tempat kosnya di Jalan Kasuari, Surabaya pada Senin, 13 Desember 2021.

Selama hampir dua pekan Wilhelmus menjadi buronan.
Kasi Intel Kejari Gresik Deni Niswansyah, pihaknya  melaporkan Wilhelmus karena melakukan penganiayaan terhadap petugas Kejari Gresik. “Visum laporannya sudah kami laporkan ke Polres Gresik terkait penganiayaan. Sebab, sewaktu hendak ditangkap tersangka malah melawan sewaktu akan kabur,”ungkapnya.

Wilhelmus kabur beberapa menjelang majelis hakim Pengadilan Negeri Gresik membacakan putusan. Majelis hakim kemudian memutuskan terdakwa Wihelmus terbukti  dalam perkara curanmor. Majelis menjatuhkan hukuman selama 20 bulan  penjara. 

Wilhelmus bakal menghadapi perkara susulan yakni dugaan penganiayaan kepada petugas kejaksaan. Seperti diberitakan, tim gabungan, Intel Kejari Gresik dan Satreskrim Polres Gresik menggerebek tempat kos Wilhelmus di Jalan Kasuari, Surabaya pada Selasa, 13 Desember 2021. Selama 12 hari, Wilhelmus menjadi buronan petugas. Kabur ketika akan dititipkan ke tahanan Polsek Driyorejo.  Modusnya,  Wilhelmus pura-pura ke toilet untuk buang air besar. Petugas kejaksaan lalu membuka kunci borgol.  

Kesempatan itu digunakan Wilhelmus kabur. David, petugas kejaksaan memburunya. Sehingga terjadi duel satu lawan satu. David kelenger. Wilhelmus kabur. (yad)

Wilhelmus, Terpidana Curanmor yang Kabur Dilaporkan Penganiayaan oleh Petugas Kejaksaan Selengkapnya

Aplikasi Go Ploong Antarkan Gresik Meraih Smart City, Smart Environment

GRESIK,1minute.id – Aplikasi Go Ploong mendapatkan apresiasi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).  Kementerian yang dipimpin oleh Jhony G.Plate itu menempatkan Kabupaten Gresik sebagai Smart City kategori Smart Environment. 

Penghargaan Smart Environment itu diberikan oleh Plt. Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos Informatika (Dirjen PPI) Ismail kepada Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah di Jakarta pada Selasa, 14 Desember 2021.
Aplikasi Go Ploong , layanan kepada masyarakat berbasis android yang dikembangkan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) terkait pelayanan limbah domestik masyarakat. Antara lain sedot tinja. 

Nama program adalah Quick Wins. Quick wins adalah suatu langkah inisiatif yang mudah dan cepat dicapai dalam waktu satu tahun yang mengawali pelaksanaan suatu program dalam reformasi birokrasi terutama berkaitan dengan pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah  mengapresiasi apa yang sudah menjadi inovasi, sehingga dinilai mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan konsep digital dan mudah. “Aplikasi itu sebagai upaya Pemkab yang bertekad menjadi kota smart city berbasis daring. Go Ploong adalah sebuah layanan untuk masyarakat yang berbasis aplikasi dan pertama di Indonesia,”kata Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah.

Seperti diketahui Smart Environment atau lingkungan pintar itu berarti lingkungan yang bisa memberikan kenyamanan, keberlanjutan sumber daya, lingkungan yang bersih tertata serta ruang terbuka hijau (RTH) yang representatif. 

Bu Min melanjutkan, torehan prestasi ini hendaknya dijadikan sebagai sebuah motivasi membangun karakter yang inovatif bagi jajaran Pemerintah Kabupaten Gresik. Disisi lain, penerapan inovasi juga harus diimbangi dengan kemajuan teknologi demi terciptanya Kabupaten Gresik yang smart city. 

Ia berharap, ke depan aplikasi ini benar-benar optimal dilaksanakan dan dibangun secara terencana dengan baik. “Alhamdulillah atas penghargaan ini. Mudah-mudahan bisa menjadi pemicu dan pemacu agar Go-Ploong lebih bisa dioptimalkan,”katanya. (yad)

Aplikasi Go Ploong Antarkan Gresik Meraih Smart City, Smart Environment Selengkapnya

GU Optimistis Bisa Tekuk Persedikab di Semifinal Liga 3 Jawa Timur, Besok

GRESIK,1minute.id – Gresik United bakal melakoni laga semifinal Liga 3 Jawa Timur di Stadion Gelora Deltras Sidoarjo pada Selasa besok, 14 Desember 2021. Lawan yang bakal dihadapi adalah Persedikab Kabupaten Kediri.

Pertandingan GU melawan Persedikab ini akan bertanding pukul 13.00. Di Laga krusial ini, Nur Samsi dkk menargetkan meraih poin penuh, 3 angka untuk bisa berlaga di final. Bukan persoalan mudah, sebab, Persedikab, cukup kuat di Liga 3 Regional Jawa Timur ini. Namun, tim berjuluk Laskar Joko Samudro itu siap bertempur agar bisa masuk final kemudian promosi ke Liga 2. Mohon doanya Ultrasmania dan warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

Pelatih Gresik United Subangkit menyadari hal tersebut. Tapi, bukan berarti Persedikab tidak bisa dikalahkan. Dia sudah menyiapkan strategi untuk mengalahkan Persedikab besok siang. ”Anak-anak sudah berlatih setelah menang melawan Deltras. Kami sudah fokus lawan Persedikab, kami sudah siapkan semuanya,” terangnya.

Pria asal Pasuruan itu menambahkan Persedikab kualitasnya merata di semua posisi. Artinya, tidak ada 1 atau 2 pemain yang diwaspadai. ”Semua pemain harus kami waspadai. Anak-anak harus bermain tenang,” ungkapnya.

Subangkit menegaskan tetap menargetkan bisa masuk ke final. Dia juga sudah meminta anak asuhnya melupakan euforia kemenangan melawan Deltras dan fokus melawan Persedikab. ”Kami ingin jadi juara Liga 3 Jawa Timur lalu lanjut ke Liga 3 Nasional. InsyaAllah, dengan doa seluruh masyarakat Gresik, kami bisa naik kasta ke Liga 2,” paparnya. (yad)

GU Optimistis Bisa Tekuk Persedikab di Semifinal Liga 3 Jawa Timur, Besok Selengkapnya

Buronan Curanmor Kejaksaan Dibekuk, Petugas Hadiahi Timah Panas

GRESIK,1minute.id – Pelarian Wilhelmus berakhir. Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik menangkap kembali terpidana kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berusia 38 tahun itu dibekuk di Jalan Kasuari, Surabaya. 

Kini, lelaki asal Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT itu menjalani pemeriksaan intensif. Menurut Kasi Intel Kejari Gresik Deni Niswansa, terpidana 20 bulan kasus curanmor tertangkap kembali di Jalan Kasuari Surabaya.

Menurutnya tersangka Wilhelmus terpaksa dilumpuhkan kakinya dengan timah panas oleh petugas karena melakukan perlawanan saat hendak ditangkap. “Sebelum ditangkap, empat hari lalu keberadaan tersangka sudah diendus oleh petugas gabungan dari Kejari dan Polres Gresik. Tersangka Wilhelmus dilumpuhkan kakinya karena melawan petugas,”ujar Deni Niswansa didampingi Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Gresik Firdaus pada Senin, 13 Desember 2021.

Deni melanjutkan sewaktu akan ditangkap narapidana perkara curanmor itu bersembunyi ditempat kosnya. “Petugas langsung melakukan penggerebekan. Ia melawan,”tegas Deni. Saat ditanya kondisi petugas Kejari Gresik David yang duel dengan tersangka sewaktu kabur. Dijelaskan Deni, terakhir kondisinya semakin baik. Namun, pihaknya juga melaporkan Wilhelmus karena melakukan penganiayaan terhadap petugas Kejari Gresik.

“Visum laporannya sudah kami laporkan ke Polres Gresik terkait penganiayaan. Sebab, sewaktu hendak ditangkap tersangka malah melawan sewaktu akan kabur,”ungkapnya.

Sementara itu, Kasi Pidum Kejari Gresik Firdaus menyatakan tersangka Wilhelmus sebelum ditangkap berpindah-pindah lokasi untuk menghilangkan jejaknya. “Wilhelmus, residivis dengan kasus yang sama. Kali ini berulah lagi,”tegasnya. Lebih lanjut Firdaus mengatakan, mengenai adanya pasal tambahan karena menganiaya petugas. Hal ini sudah dilaporkan mengingat hasil visum-nya sudah keluar. “Hasil visum-nya petugas kami mengalami luka lebam hendak menangkap tersangka yang kabur,” pungkasnya.

Seperti diberitakan, Wihelmus, terdakwa kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kabur dari tahanan. Lelaki 38 tahun itu berhasil kabur setelah melumpuhkan petugas pengawal tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik. Menurut Kasi Intel Kejari Gresik Deni Niswansyah, terdakwa Wihelmus hendak dititipkan ke tahanan Polsek Driyorejo. Ketika dibawa ke Polsek Driyorejo tangan terdakwa asal Sikka Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) diborgol. Tiba Polsek Driyorejo sekitar magrib. (yad)

Buronan Curanmor Kejaksaan Dibekuk, Petugas Hadiahi Timah Panas Selengkapnya

GKL Banjir, Bupati dan Sekda Susur Drainase. Begini Kondisinya

GRESIK,1minute.id – Banjir di Kota Gresik menjadi perhatian Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Curah hujan yang tinggi membuat sejumlah kawasan di Gresik Kota Lama (GKL) terendam air. Air meluap hingga ke jalan raya hingga di rumah warga.

Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman mendatangi lokasi pascabanjir di sejumlah tempat itu. Antara lain, Boozem Telogo Dendo atau Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) , kawasan perkampungan di Jalan Pahlawan hingga Jalan Samanhudi, Gresik-pusat perdagangan di GKL.

Bupati Fandi Akhmad Yani dan Sekda Gresik Washil-panggilan-Achmad Washil Miftachul Rachman melihat banyak tumpukan sampah. Mulai dari batang pohon, bantal hingga kasur kapuk berada di saluran air yang dangkal dan sebagai lagi dipenuhi tumbuhan tanaman.
Menurut Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani, kondisi drainase saat ini sudah waktunya dilakukan pengerukan karena kondisinya yang dangkal.

“Saya dengar tadi bahwa sekitar lebih dari 20 tahun gorong-gorong ini tidak dikeruk. Maka tak heran setiap musim hujan dating dan saat intensitas hujan tinggi, tempat ini (jalan Samanhudi) pasti banjir,” kata Gus Yani pada Senin, 13 Desember 2021.

Gus Yani megatakan, tahun depan, 2022  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik berencana melakukan pengerukan dan normalisasi di sepanjang drainase area Jalan Samanhudi untuk agar tidak ada lagi kejadian serupa seperti tahun-tahun seebelumnya. “Kalau ini terus dibiarkan, kasihan masyarakat. Ekonomi pasti tergangu. Kami Pemerintah Daerah berusaha semaksimal mungkin menyelesaikan permasalahan yang ada,”katanya. 

DANGKAL : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menunjukkan kondisi saluran drainase di Gresik Kota Lama yang dangkal dan dipenuhi tumbuhan karena puluhan tahun tidak ada normalisasi pada Senin, 13 Desember 2021 (Foto : Prokopim Gresik)

Gus Yani juga menghimbau kepada warga sekitar aliran drainase tidak membuang sampah ke selokan. “Percuma dong kita susah payah melakukan normalisasi tetapi kebiasaan masyarakat  membuang sampah masih sembarangan. Ini berakibat pada penumpukan sampah di saluran air. Seperti yang kita lihat barusan, petugas menemukan kasur dari dalam selokan. Ayo kita saling support, pemerintah yang melakukan perbaikan, masyarakat yang mendukung dan mensupport,” pintanya.

Sementara itu, Sekda Washil mengatakan, bahwa sejumlah bangunan liar diatas saluran juga menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir. “Kami berharap agar dalam beberapa waktu mendatang untuk dilakukan penertiban bangunan liar diatas saluran air tersebut,” ujarnya.

Selain itu, kapasitas bozem yang ada di bawah Gedung Wahana Ekspresi Poseponegoro pada 2022 mendatang juga akan direncanakan untuk penambahan kapasitas. Kita akan lakukan pengerukan pada 2022. “Pak Bupati ingin agar masyarakat tak khawatir lagi apabila musim hujan tiba. Mudah-mudahan ini menjadi solusi yang terbaik untuk masyarakat,” pungkasnya. (yad)

GKL Banjir, Bupati dan Sekda Susur Drainase. Begini Kondisinya Selengkapnya

PPP Gresik Targetkan 1 Dapil Minimal 1 Kursi

GRESIK, 1minute.id – Musyawarah Cabang (Muscab) IX DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Gresik berlangsung lancar dan khidmat pada Minggu, 12 Desember 2021. Muscab digelar di Hotel Aston Inn menyepakati memilih 7 orang sebagai tim formatur bertugas memilih ketua dan pengurus partai berlambang Kakbah itu. 

Muscab mengamanatkan kepada tim formatur yang diketuai oleh Salahudin, pengurus DPW PPP Jatim yang juga Ketua Fraksi PPP DPRD Jatim paling lama 20 hari untuk memilih dan menyusun kepengurusan DPC PPP Gresik periode 2021-2026.

Khoirul Huda, anggota tim formatur mengatakan, tim formatur sesegera mungkin memilih dan menyusun kepengurusan partai. Setelah tersusun kepengurusan DPC PPP Gresik akan dikolaborasikan dengan DPP dan DPW PPP Jatim. “Dan, siapa yang terpilih, SK bisa segera turun,”kata Huda yang juga Ketua Fraksi PPP DPRD Gresik itu. Huda berharap, pasca muscab menjadi momentum untuk menyatukan semua kader-kader partai berlambang Kakbah itu.

KHIDMAT: Suasana Muscab IX DPC PPP Gresik di Hotel Aston Inn pada Minggu, 12 Desember 2021 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

“Harapan kami ini adalah awal persiapan menuju 2024,”kata mantan Sekretaris DPC PPP Gresik itu. Sebab, pemilihan legislatif (Pileg) kurang 2 tahun. Waktu sangat mepet. Huda berharap tidak ada kubu-kubuan dalam organisasi. Siapa wakil ketua sekretaris bendahara dan seterusnya itu nanti akan Kita kolaborasikan dengan DPW dan DPP. 

“Semuanya menjadi satu untuk bersama-sama membesarkan PPP,”harap Huda. Tentang target perolehan kursi di Pileg 2024, Huda optimistis PPP akan mendapatkan 8 kursi. “Setiap dapil minimal 1 kursi,”harapnya. Pada pileg 2019-2024, PPP Gresik mendapatkan 3 kursi di DPRD Gresik. 

Sebelumnya, Ketua tim formatur Salahudin menegaskan, ketua partai yang terpilih nanti harus kerja ekstrakeras. Sebab, harus membentuk kepengurusan di tingkat ranting. “Pengurus tingkat ranting ini nanti yang akan di SK-kan oleh DPC,”kata Salahudin. Terbentuknya kepengurusan tingkat ranting ini, nantinya sebagai modal partai pada pileg 2024. Muscab DPC PPP Gresik dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah itu. (yad)

PPP Gresik Targetkan 1 Dapil Minimal 1 Kursi Selengkapnya

Bandar Grisse, Jelajah Kota Tua Runner up East Java Tourism 2021

GRESIK,1minute.id – Bandar Grisse merebut runner up ajang East Java Tourism 2021. Penghargaan event tahunan digagas Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pemprov Jatim itu diserahkan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada Kepala Dinas  Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Gresik Sutaji Rudy.

Menurut Kepala Seksi Pengembangan Pariwisata dan Tata Kelola Destinasi pada Disbudpar Gresik M Fither Kuntajaya, Bandar Grisse atau jelajah Heritage Kota Tua masuk kategori Daya Tarik Wisata.  “Heritage Gresik Kota Tua menjadi potensi destinasi wisata minat khusus,”kata Fither pada Sabtu, 11 Desember 2021. Dalam video pendek tentang jelajah Heritage Gresik Kota Tua itu, Disbudpar Gresik, memvisualisasikan tentang bangunan tua peninggalan kolonial Belanda hingga bangunan pribumi yang memiliki arsitektur berbeda.

Misalnya, rumah di Kampung Kemasan dan Gajah Mungkur di Jalan Nyai Ageng Arem-arem, Kecamatan Gresik. Selain arsitektur bangunan, imbuhnya, Bandar Grisse juga memvisualisasikan tentang harmonisasi budaya masyarakat. “Kami juga menampilkan Kampung Pecinan. Gresik sejak ratusan tahun telah menjaga kerukunan antarumat beragama. Gresik adalah Kabupaten pluralisme,”katanya. 

Dalam pengamatan 1minute.id, kerukunan antarumat beragama sudah terjaga sejak ratusan tahun. Indikatornya, Gresik Kota Tua memiliki Kampung Arab, Pribumi dan Pecinan. Mereka hidup berdampingan. Rukun dan tenteram. 

Selain penghargaan Daya Tarik Wisata,  dalam ajang East Java Tourism 2021 itu, Gresik mendapat penghargaan terbaik kategori Restoran Non Bintang. “Di event itu juga ada penyerahan sertifikat Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Okol Desa Setro, Kecamatan Menganti,”tegas Fither.  (yad)

Bandar Grisse, Jelajah Kota Tua Runner up East Java Tourism 2021 Selengkapnya

Tekuk Deltras Sidoarjo Dikandang, GU Melaju Semifinal Liga 3 Jatim

GRESIK, 1minute.id – Gresik United melenggang ke semifinal Liga 3 Jawa Timur. Capaian positif direngkuh oleh tim berjuluk Laskar Joko Samudro itu dengan mengalahkan Deltras Sidoarjo dengan skor 2 – 1 di Stadion Gelora Delta pada Sabtu, 11 Desember 2021. 

Kekalahan di kandang itu membuat Deltras Sidoarjo harus mengubur mimpi menjadi kampiun Liga 3 Jawa Timur. Gresik United unggul lebih dulu lewat titik pinalti di menit ke-31. Randy Jaya Firnanda sukses melakukan eksekusi pinalti sehingga mengubah skor menjadi 1-0. Pada menit ke-39 Deltras Sidoarjo  menyamakan kedudukan menjadi 1 – 1.  GU kembali membobol gawang pada menit ke-41 sehingga unggul 1-2 hingga turun minum.

Duel Deltras Sidoarjo dan Gresik United berlangsung ketat dan  keras. Sebanyak 7 kartu kuning ( 3 pemain GU dan 4 pemain Deltras Sidoarjo) dan satu kartu merah dikeluarkan oleh wasit Ahmad Romadlon kepada pemain Deltras Almeyda Shaputra Setyawan. Skor akhir tetap 2-1 untuk kemenangan Gresik United. Dengan hasil tersebut maka Gresik united berhak lolos ke semifinal liga 3 Zona Jawa Timur. (yad)

Tekuk Deltras Sidoarjo Dikandang, GU Melaju Semifinal Liga 3 Jatim Selengkapnya

Dorong Nilai Tambah, Gresik Bandeng Fest 2021, Hadirkan Chef Juna

GRESIK, 1minute.id – Gresik Bandeng Fest 2021 terasa lebih spesial pada Sabtu, 11 Desember 2021. Sebab, festival ikan bandeng kali pertama digelar di Alun-alun Gresik ini menghadirkan master chef Indonesia Junior Jhon Rorimpandey yang lebih dikenal Juna Rorimpandey atau Chef Juna. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, Kabupaten Gresik salah satu penghasil ikan bandeng terbesar di Jatim. Pada 2020, hasil panen Ikan Bandeng mencapai   87.199.779 kilogram atau 87,1 ribu ton per tahun. ”Ini sungguh luar biasa,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya. 

GRESIK BANDENG FEST: (kiri) Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur Budi Harnoto dan (paling kanan) Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Gresik Bandeng Fest yang menghadirkan Chef Juna di Alun-alun Gresik pada Sabtu, 11 Desember 2021 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Meskipun hasil panen ikan bandeng tetap tinggi. Namun, persoalan yang dihadapi para petambak ikan masih cukup besar. Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani mencontohkan tentang harga pakan kerap tidak terkendali dan kelangkaan pupuk ketika awal mengisi bandeng budidaya. ”Ini menjadi persoalan yang terus berulang-ulang. Maka kita harus cerdas melihat potensi bandeng ini,”ujarnya. Bagaimana caranya, ikan bandeng bisa memiliki added value (nilai tambah) ?

Gresik Bandeng Fest 2021 ini menjadi branding. Pemkab Gresik bekerjasama dengan Bank Indonesia mengundang master chef Juna ini. ”Mudah-mudahan ditangan profesional tersajikan produk olahan bandeng yang unggul,”harap Gus Yani.  Produk olahan bandeng, suatu kegiatan yang bisa dilakukan oleh masyarakat. Sehingga, potensi menyerap tenaga kerja cukup besar. Padat karya. Gus Yani mencontohkan, ibu-ibu mencabut duri, pembersihan kulit bandeng dan lainnya. 

”Karena disana banyak keterlibatan masyarakat. Dan ini menjadi impian bersama,”katanya. Dengan produk olahan yang kreatif berpotensi untuk Go Internasional.  Pasar ekspor. ”Produk olahan bandeng bisa masuk pasar ekspor dan pasar dalam negeri,”tegasnya. Ia mengaku dalam pertemuan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) pernah mengusulkan sinergi antarkabupaten.

BAKAR BANDENG: Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jatim Budi Hanoto, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Forkopimda bakar bandeng bersama di Gresik Bandeng Fest 2021 di Alun-alun Gresik pada Sabtu, 11 Desember 2021 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Bila satu kabupaten surplus komoditas, misalnya jagung, tidak perlu ikut mencari bibit benih jagung. ”Mendingan kita sinergikan dengan produk-produk yang ada. Kalau hari ini Bandeng menjadi produk unggulan, kita dorong Bandeng Kabupaten Gresik menjadi produk ekspor dan masuk ke pasar-pasar nasional,”katanya. 

Terpisah, Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perindag (Diskoperindag) Gresik Agus Budiono mengatakan pihaknya menyediakan 1 ton ikan bandeng  di Gresik Bandeng Fest 2021.  Rinciannya, 900 kilogram  ikan bandeng dibakar untuk masyarakat. Sisanya, 100 kilogram bandeng digunakan untuk Gresik Bandeng Fest 2021. “Festival lomba masak ikan bandeng ini diikuti 18 peserta perwakilan dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Gresik,”katanya. (yad)

Dorong Nilai Tambah, Gresik Bandeng Fest 2021, Hadirkan Chef Juna Selengkapnya