Inmendagri Tetapkan Gresik Masuk Level 2, Bupati Himbau Masyarakat Tetap Manut Prokes

DERMAGA SANGKAPURA: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Dermaga Sangkapura, Pulau Bawean pada Rabu, 20 Oktober 2021 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

GRESIK,1minute.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menerbitkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 53 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3, 2, dan 1 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali.

Berdasarkan peraturan yang ditandatangani Tito pada Senin, 18 Oktober 2021 dan berlaku mulai 19 Oktober hingga 1 November tersebut, sudah tidak ada kabupaten (kab)/kota yang menerapkan PPKM Level 4. Sebanyak 64 kabupaten/kota menerapkan PPKM Level 3 ; 55 kabupaten/kota menerapkan Level 2, serta 9 kabupaten berada di Level 1.

Pada periode kali ini tidak ada kabupaten/kota yang mengalami pemburukan level. Adapun seluruh kab/kota di DKI Jakarta, Daerah Istimewa Jogyakarta (DIJ), dan Bali mengalami perbaikan dari Level 3 ke Level 2.

Daerah lain yang mengalami perbaikan dari Level 3 ke 2 di Jawa Timur adalah Kabupaten Gresik, Sidoarjo, Kabupaten Madiun, Kota Batu dan Kota Malang.  

Sedangkan daerah yang mengalami perbaikan dari Level 2 ke Level 1 di Jawa Timur adalah Kota Kediri dan Kota Pasuruan. Dan, dua daerah di Jatim yaitu Kota Surabaya dan Kota Mojokerto bahkan berhasil memperbaiki dari Level 3 ke Level 1.

Untuk daerah yang masih menerapkan Perberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 di Jawa Timur adalah Kabupaten Tulungagung ;  Kabupaten Trenggalek ;  Kabupaten Situbondo, Kabupaten Ponorogo ; Kabupaten Pacitan dan  Kabupaten Ngawi. Kemudian, Kabupaten Magetan ; Kabupaten Lumajang ; Kota Probolinggo ; serta Kabupaten Kediri. 

Selanjutnya, Kabupaten Bondowoso ; Kabupaten Blitar ; Kabupaten Tuban ; Kabupaten Sumenep ; Kab Sampang dan Kabupaten Probolinggo. Serta, Kabupaten Pasuruan ; Kabupaten Pamekasan ; Kabupaten Nganjuk ; Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Malang ;  Kabupaten Jember ; Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Bangkalan.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, perbaikan level  tersebut tidak boleh disikapi dengan euforia. “Tetap patuhi protokol kesehatan dan manut aturan pemerintah,”kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani disela meninjau Perang Melawan Pandemi di Desa Suwari, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean.  Perang Melawan Pandemi Covid-19 dengan vaksinasi jenis Sinopharm itu diprakarsai oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik dan Kantor Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dan Gresik. 

Selain, vaksinasi massal, Pemkab Gresik bersama Kadin Indonesia mengubah strategi vaksinasi kepada masyarakat dengan cara mobile. Jemput bola mendatangi rumah-rumah warga. Vaksinasi door to door itu, dengan sasaran lanjut usia (lansia) ; ibu hamil (Bumil) ; penyandang disabilitas dan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). 

Vaksinasi masif itu, digeber di 18 Kecamatan di Kabupaten Gresik.  Meski, Satgas Covid-19 Gresik telah mencapai pembentukan herd immunity secara umum diatas 70 persen. Sedangkan, vaksinasi lansia 45 persen. (yad)

Inmendagri Tetapkan Gresik Masuk Level 2, Bupati Himbau Masyarakat Tetap Manut Prokes Selengkapnya

Bupati Siapkan Stimulus untuk Pembangunan Tower Seluler Di Pulau Bawean

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyiapkan stimulus bagi operator seluler yang mau membangun Base Transceiver Station (BTS) telekomunikasi di Pulau Bawean. Stimulus ini untuk mempermudah komunikasi di pulau terluar Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu. Sebab, jaringan telekomunikasi masih sangat minim di Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani akan mendorong perusahaan telekomunikasi untuk memperbanyak Base Transceiver Station (BTS) telekomunikasi. Bahkan, Bupati Fandi Akhmad Yani akan memberikan kemudahan perizinan pembangunan tower telekomunikasi.

“Bahkan, kalau perlu izin pembangunan tower secara gratis,”tegasnya Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dihadapan jamaah masjid di Desa Gelam, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean pada Selasa,19 Oktober 2021.

Kehadiran Bupati di Desa Gelam adalah rangkaian kunjungan kerja dan menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Gus Yani menambahkan, kunjungan kerja kali kedua sejak dilantik sebagai Bupati Gresik pada Jumat, 26 Februari 2021 itu merasa prihatin. Sebab, jaringan telekomunikasi menghilang. “Begitu sampai disini, sinyal hilang,”katanya. 

Masa pandemi Covid-19 memasuki tahun kedua. Pembelajaran Tatap Muka (PTM) belum normal. Artinya,  pembelajaran peserta didik masih sering dilakukan secara virtual atau daring. “Saya tidak membayangkan bagaimana siswa belajar daring kalau sinyal seluler tidak ada,”katanya.

Untuk membangun tower seluler memang tidak semudah membalikkan tangan. Akan tetapi, mantan Ketua DPRD Gresik itu hakul yakin  bisa teralisasikan. “Karena tujuan dan niatan yang baik. Bisa direalisasikan,”tegasnya.  

Selain tower telekomunikasi, persoalan sampah di Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean akan menjadi prioritas untuk diatasinya. Pihaknya, akan membangun dua Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST).Untuk di Kecamatan Tambak, TPST akan dibangun di Desa Diponggo. “Semua sampah di Kecamatan Tambak nanti diolah di Desa Diponggo,”tegasnya.

Sejumlah kegiatan dilakukan oleh Bupati Gresik dalam kunjungan kerja ke Pulau Bawean mulai Minggu, 17 Oktober 2021. Diantaranya, meluncurkan program Trus in Bawean, yakni pengurus administrasike pendudukan seperti pembuatan kartu keluarga, kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP), akta kelahiran cukup dilakukan di Kecamatan Sangkapura dan Tambak, Pulau Bawean. Selain itu, melepas ekspor produk UMKM asal Pulau Bawean ke manca negara. Menghadiri Maulid Nabi Muhammad SAW di sejumlah tempat. (yad)

Bupati Siapkan Stimulus untuk Pembangunan Tower Seluler Di Pulau Bawean Selengkapnya

Ini Bukti Kecintaan Warga Pulau Putri kepada Rasulullah, Maulid Nabi Khidmat dengan Berkat

GRESIK,1minute.id – Tradisi peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pulau Bawean,  Gresik dimasa pandemi Covid-19 tetap khidmat pada Selasa, 19 Oktober 2021. Angkatan atau berkat yang dibawa mencapai hingga 1,5 meter. 

Kecintaan kepada Rasulullah dan tradisi turun temurun ratusan tahun membuat masyarakat di Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean itu rela menghabiskan ratusan ribu hingga jutaan rupiah untuk menyiapkan berkat.

Isi berkat beraneka macam. Mulai jajanan khas Bawean seperti Dodol, Apem. Juga, makanan khas hingga uang pecahan kertas seribu, lima ribu, dan sepuluh ribu rupiah. Ada juga, uang kertas ringgit Malaysia. Saking berat dan tinggi berkat itu harus dibawa minimal dua orang menuju Musala, Langgar dan Masjid. 

“Ini tradisi yang sudah 200 tahunan. Saya generasi ketiga mencoba untuk terus mempertahankan tradisi masyarakat ini,”kata takmir Masjid Baitul Rahman Khusnul Hakim pada Selasa, 19 Oktober 2021. Tentang berkat yang megah, Khusnul Hakim mengatakan, berkat atau angkatan, Saya cari tidak ada literatur dari leluhur. Tapi, ini bukti masyarakat Bawean cinta kepada Rasulullah,”tegasnya. 

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyebut, budaya Maulid Nabi Muhammad di Pulau Bawean patut dilestarikan. Ke depan, pihaknya berencana akan mengajak seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) menyaksikan budaya yang sudah berjalan ratusan tahun ini.

“Meski era digitalisasi, budaya angkatan berkat bisa dijadikan promosi wisata budaya selain wisata alam di Pulau Bawean,”ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad di Masjid Sa’adatuddarain di Desa Sawahmulya, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean. Di Masjid Jamik Sa’adatuddarain, takmir mencatat ada 140 angkatan. 

Sementara itu, Ali Masyhar menyatakan angkatan berkat ini dibagikan menurut nomor urut yang telah ditentukan oleh panitia Masjid Sa’adatuddarain. “Setiap tahun peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pulau Bawean sangat meriah, dan ini sangat pas karena dihadiri juga oleh Bupati Gresik,”katanya. (yad)

Ini Bukti Kecintaan Warga Pulau Putri kepada Rasulullah, Maulid Nabi Khidmat dengan Berkat Selengkapnya

Mitigasi Bencana, Bupati Gresik Kunjungi Stasiun BMKG Bawean

GRESIK,1minute.id – Sedia Payung Sebelum Hujan.  Pepatah itu sangat tepat ditujukan dalam kunjungan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ke Stasiun Metodologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) di Pulau Bawean pada Senin, 18 Oktober 2021. Kedatangan Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Asep Heri dan Kepala Bagian Humas Pemkab Gresik disambut oleh Kepala BMKG Bawean Ari Widjajanto.

Fandi Akhmad Yani menyampaikan, kunjungan ke BMKG Bawean bertujuan untuk bersama-sama melakukan mitigasi bencana. Untuk memastikan cuaca ekstrem di Pulau Bawean mudah terdeteksi. Diharapkan dinas-dinas terkait segera melakukan koordinasi dengan BMKG Bawean. Baik di sektor perikanan,  pertanian hingga Dinas pekerjaan umum dan tata ruang (PUTR) mengantisipasi saat musim hujan, agar tidak terjadi banjir di Pulau Bawean. 

“BMKG menjadi satu komponen mitigasi bencana. Kami ingin memastikan cuaca ekstrem di pulau Bawean mudah-mudahan bisa terdeteksi. Dengan tujuan keselamatan warga di Pulau Bawean. Selain sinergi dengan dinas terkait, Sehingga kita tahu kapan akan ada bencana, curah hujan dan masa tanam, BMKG alat sudah lengkap Insya Allah sudah terukur,” ucapnya. 

Semantara Kepala Stasiun BMKG Bawean Ari Widjajanto menyebut, topografi wilayah Bawean sangat variatif. Sehingga potensi bencana sangat mungkin bisa terjadi. Salah satunya bencana banjir yang kerap terjadi di wilayah Pulau Putri-julukan-Pulau Bawean. “Potensi paling rawan ( Di Pulau Bawean) banjir. Seharusnya di Bawean tidak terjadi banjir. Karena wilayahnya dikelilingi laut dan pegunungan. Jadi air langsung keluar ke laut kalau memang lancar,”ungkapnya.(yad)

Mitigasi Bencana, Bupati Gresik Kunjungi Stasiun BMKG Bawean Selengkapnya

Bupati Melepas Ekspor Gula Merah, Jahe dan Ikan Kerapu asal Bawean ke Manca Negara

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mengenjot ekspor produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Gresik. Setelah produk sarung, buah mangga ke Tiongkok dan kacang hijau ke Filipina.
Hari ini, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melepas ekspor gula merah asal Bawean dan ikan kerapu tujuan beberapa Asia dan Eropa. 

Gula merah (plam sugar powder) Bu Myra asli Bawean di ekspor ke negara tujuan Eropa, Hongkong, Australia dan Kanada. Sedangkan, Palm Sugar Solid ke negara Eropa. Kemudian, Ikan Kerapu tujuan Tiongkok. 
Palm Sugar Powder USD 3 per kilogram dan Palm Sugar Solid USD 2,8 Per kilogram serta  Wedang Jahe Celup USD 2,45 per kilogram. Kurs 1 USD sama dengan Rp 14.114,25. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan pihak terus mendorong UMKM untuk ekspor.  “UMKM harus berani ekspor,”tegas Bupati Fandi Akhmad Yani di Pendapa Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean pada Senin, 18 Oktober 2021.

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad menambahkan pemerintah siap memberikan bimbingan untuk UMKM di Bawean. “Jika membutuhkan bimbingan teknis untuk ekspor, dipersilahkan mampir klinik ekspor di Poedak Galery,”ujar Gus Yani. Poedak Galery,  tempat konsultasi ekspor bagi UMKM Gresik berlokasi di Jalan Pahlawan, Gresik rencananya diresmikan bertepatan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2021.

IKAN KERAPU MERAH : Komoditi ikan kerapu merah asal Pulau Bawean yang diminati negara Tiongkok yang di ekspor pada Senin, 18 Oktober 2021 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Gus Yani menilai produk UMKM asal Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean ini banyak memiliki potensi ekspor.  Diantaranya, Ikan teripang ; Jenang Dodol; Tikar Pandan dan kerupuk. Pemkab memikirkan untuk mendekatkan pelayanan kepada pelaku UMKM di Pulau Bawean dalam pengurusan perizinan di Kecamatan. Sebab, UMKM hanya perlu pendampingan proses izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT). 

“Kedepan urusan perizinan UMKM selesai di kecamatan. Seperti layanan administrasi kependudukan Disdukcapil selesai di kecamatan,”kata Gus Yani. 

Kepala Kantor Bea Cukai Gresik Bier Budy Kismuljanto mengatakan pihaknya terus mengikuti perkembangan ekspor UMKM di Gresik. Namun, untuk pelepasan ekspor UMKM Pulau Bawean, ia meminta maaf tidak bisa hadir. Bier memberikan sambutan melalui rekaman.  “Saya berada di Jakarta. Membantu mengurus ekspor di Desa Wedani yang terkenal dengan produk sarung sebagai Desa Devisa.Sesuai arahan pak Bupati, kami terus mendorong menjadikan UMKM Gresik naik kelas,” pungkasnya.(yad)

Bupati Melepas Ekspor Gula Merah, Jahe dan Ikan Kerapu asal Bawean ke Manca Negara Selengkapnya

Bupati Gresik Apresiasi Antusiasme Masyarakat Pulau Putri untuk Vaksinasi

GRESIK,1minute.id – Perang melawan pandemi Covid-19 dihelat Kadin Indonesia bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik merambah Pulau Bawean pada Senin, 18 Oktober 2021. Ada sepuluh ribu vaksin merek Sinopharm yang disuntikkan kepada masyarakat di Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean. 

Perang Melawan Pandemi dengan serbuan vaksinasi di pulau terluar Gresik itu diantaranya dipusatkan di Madrasah Tsanawiyah (Mts) Ma’arif di Desa Suwari, Kecamatan Sangkapura. Vaksinasi ini diperuntukkan anak usia diatas 12 tahun hingga lanjut usia (lansia). 

Mustamin, diantaranya. Kakek 78 tahun mendatangi tempat vaksin dengan dijemput naik motor. Pasalnya, lansia asal Desa Suwari tersebut untuk berjalan kaki harus memakai tongkat dari batang kayu. 
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, vaksinasi terus digeber di sejumlah tempat. Di Gresik daratan hingga kepulauan. Meski, saat ini pembentukan herd immunity telah mencapai 73 persen secara umum.

Sedangkan, untuk lansia lebih dari 40 persen. 
“Semoga assesment dari Inmendagri nanti Gresik bisa turun ke level 2. Saat ini level 3,”kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani didampingi Plt Kadinkes Gresik dr Mukhibatul Khusna dan Ketua Kamar Dagang Industri (Kadin) Gresik Choirul Rizal usai memantau Perang Melawan Pandemi di Pulau Bawean pada Senin, 18 Oktober 2021.

GOTONG ROYONG: Petugas vaksin dan anggota Koramil Sangkapura, Pulau Bawean membantu Mbah Mustamin setelah mengikuti vaksinasi yang diinisiasi Kadin Indonesia dan Gresik bersama Dinkes Gresik di Pulau Bawean pada Senin, 18 Oktober 2021 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Selain vaksinasi terpusat, imbuhnya, Pemkab Gresik mengubah strategi perang melawan pandemi dengan cara menggerahkan vaksinasi mobile atau jemput bola. Sebanyak 18 unit mobil dikerahkan untuk melakukan vaksinasi door to door. Sasaran mobile vaksinasi ini adalah ibu hamil (Bumil), lansia, penyandang disabilitas dan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

“Mobile vaksinasi door to door akan tiba di Pulau Bawean besok (Selasa, 19 Oktober 2021),”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu. Sementara itu, Ketua Kadin Gresik Choirul Rizal mengatakan, sudah kali keempat perang melawan pandemi yang dilakukan oleh Kadin Indonesia dan Gresik. Yakni, serbuan vaksinasi gotong royong bersama 13 perusahaan, lalu membuka vsksin corner di pusat perbelanjaan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik, vaksinasi massal di Kecamatan Menganti dan vaksinasi mobile. Total sekitar 13 ribu sampai 15 ribu vaksin.

“Khusus mobile vaksinasi bersama Kadin Indonesia dan Dinkes Gresik kami pusatkan di Pulau Bawean,”tegas Rizal. Dalam pengamatan 1minute.id di lokasi vaksinasi di MTs Ma’arif di Desa Suwari tersebut masyarakat menyambut antusias serbuan vaksin tersebut.  Kadin Gresik menyiapkan sembako bagi masyarakat yang mau vaksinasi. ( yad)

Bupati Gresik Apresiasi Antusiasme Masyarakat Pulau Putri untuk Vaksinasi Selengkapnya

Pasca Trust in Bawean, Pelayanan Adminduk Digeber Seluruh Kecamatan di Gresik

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memperluas program pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) di Kecamatan. Pelayanan yang mendekatkan kepada masyarakat. Setelah di Pulau Bawean terarasi dengan nama Cepat Urus Administrasi Kependudukan di Pulau Bawean (Trust in Bawean). Program pelayanan adminduk akan diperluas di seluruh kecamatan di Kabupaten Gresik. Di 18 Kecamatan di Kabupaten Gresik.  

Bupati Fandi Akhmad Yani mengatakan, saat pelayanan adminduk seperti kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP), kartu keluarga (KK) dan akta kelahiran baru bisa dilakukan di delapan dari 18 kecamatan se-Kabupaten Gresik. Delapan kecamatan itu yakni Driyorejo, Benjeng, Kedamean. Kemudian, Ujungpangkah, Dukun, dan Kebomas ditempatkan di mal pelayanan publik (MPP) di Kompleks Kantor Bupati Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. 

Kemudian, Kecamatan Sangkapura dan Tambak di Pulau Bawean.  “Tahun depan semuanya kita usahakan pelayanan adminduk di Kecamatan,”tegas Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dalam kunjungan kerja di Pulau Bawean pada Minggu, 17 Oktober 2021. Layanan Adminduk dilakukan di setiap kecamatan dengan harapan memudahkan masyarakat dalam mengurus e-KTP, KK atau akta kelahiran. “Semuanya cukup dicetak di Kecamatan,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Gresik Khusaini mengatakan, pihaknya menargetkan pelayanan adminduk di setiap kecamatan kelar secepatnya. “Tahun ini kami usahakan,”katanya. 

Seperti diberitakan, masyarakat Pulau Bawean tidak lagi ke daratan untuk mengurus Administrasi kependudukan (Adminduk). Mengurus e-KTP,  kartu keluarga atau kartu keluarga (KK) cukup di Kecamatan Sangkapura dan Tambak, Pulau Bawean. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memohon kepada para kepala desa di Pulau Bawean untuk melakukan pendataan kepada warganya yang belum memiliki e-KTP ; KK dan akta kelahiran. “Saya mohon kepada Kepala Desa untuk mendorong warganya untuk mengurus e-KTP, KK atau akta kelahiran,”ujar Bupati Fandi Akhmad Yani di Pendapa Kecamatan Sangkapura pada Minggu, 17 Oktober 2021.

Program Trust in Bawean ini diluncurkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Gresik untuk memudahkan masyarakat di Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean. Selama bertahun-tahun masyarakat  Bawean ketika mengurus administrasi kependudukan harus berlayar ke Gresik sejauh 80 mil laut. Bila naik kapal cepat, Express Bahari membutuhkan waktu 3-4 jam dengan tiket kapal Rp 162 ribu. Pergi-Pulang Rp 324 ribu.  Bila naik KMP Gili Iyang butuh waktu 9-10 jam. Belum termasuk biaya hidup di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

“Sekarang cukup di Kecamatan Sangkapura dan Tambak semua layanan Adminduk bisa dilayani. Gratis,”tegasnya.  Untuk pengajuan permohonan Adminduk, imbuhnya, bisa melalui aplikasi Poedak. Atau langsung datang ke kantor kecamatan. “Kalau melalui online tinggal foto di Kecamatan,”tegas Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. (yad)

Pasca Trust in Bawean, Pelayanan Adminduk Digeber Seluruh Kecamatan di Gresik Selengkapnya

Tujuh Rumah, Dua Kandang Ayam dan Pohon di Desa Kandangan Di Sapu Angin Lesus

GRESIK,1minute.id – Angin puting beliung menerjang rumah warga Dusun Terongbangi, Desa Kandangan, Kecamatan Cerme pada Minggu sore, 17 Oktober 2021. Sebanyak tujuh rumah, dua kandang ayam dan sejumlah pohon peneduh ambruk.

“Tidak ada korban jiwa,”kata Camat Cerme Suyono dikonfirmasi selulernya pada Minggu malam, 17 Oktober 2021. Menurut Suyono, sekitar pukul 15.30 Cerme diguyur hujat lebat disertai angin. Hujan disertai angin itu tidak lebih 30 menit. Hembusan angin itu mengakibatkan atap, genteng rumah berhamburan di sapu angin lesus. 

Data yang dihimpun Kecamatan terdapat tujuh rumah yang terdampak angin puting beliung itu. Rinciannya,  empat unit rumah rusak sedang dan tiga rumah rusak berat. Selain itu, ada dua kandang ayam ikut di sapu angin. “Dua kandang itu mengalami rusak berat,”kata mantan Camat Gresik itu. Selain itu, ada dua pohon peneduh yang roboh.

Sejumlah warga setempat bersama TNI, Polri dan Trantib Kecamatan melakukan perbaikan rumah yang mengalami kerusakan akibat angin lebat itu. “Perbaikan dilakukan setelah hujan reda,”imbuh Suyono. (yad)

Tujuh Rumah, Dua Kandang Ayam dan Pohon di Desa Kandangan Di Sapu Angin Lesus Selengkapnya

Trust in Bawean, Ngurus Adminduk Tak Perlu ke Berlayar, Cukup ke Kantor Kecamatan

GRESIK,1minute.id – Masyarakat Pulau Bawean tidak lagi ke daratan untuk mengurus Administrasi kependudukan (Adminduk). Mengurus e-KTP,  kartu keluarga atau kartu keluarga (KK) cukup di Kecamatan Sangkapura dan Tambak, Pulau Bawean. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memohon kepada para kepala desa di Pulau Bawean untuk melakukan pendataan kepada warganya yang belum memiliki e-KTP ; KK dan akta kelahiran. “Saya mohon kepada Kepala Desa untuk mendorong warganya untuk mengurus e-KTP, KK atau akta kelahiran,”ujar Bupati Fandi Akhmad Yani di Pendapa Kecamatan Sangkapura pada Minggu, 17 Oktober 2021.

Program Cepat Urus Administrasi Kependudukan di Pulau Bawean (Trust in Bawean) ini diluncurkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Gresik untuk memudahkan masyarakat di Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean. Selama bertahun-tahun masyarakat  Bawean ketika mengurus administrasi kependudukan harus berlayar ke Gresik sejauh 80 mil laut. Bila naik kapal cepat, Express Bahari membutuhkan waktu 3-4 jam dengan tiket kapal Rp 162 ribu. Pergi-Pulang Rp 324 ribu.  Bila naik KMP Gili Iyang butuh waktu 9-10 jam. Belum termasuk biaya hidup di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

“Sekarang cukup di Kecamatan Sangkapura dan Tambak semua layanan Adminduk bisa dilayani. Gratis,”tegasnya.  Untuk pengajuan permohonan Adminduk, imbuhnya, bisa melalui aplikasi Poedak. Atau langsung datang ke kantor kecamatan. “Kalau melalui online tinggal foto di Kecamatan,”tegas Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

KUNKER BAWEAN: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Kadisdukcapil Khusaini, anggota DPRD Gresik Musa dan Camat Sangkapura dan Tambak melepaskan lima ekor burung merpati di depan Pendapa Kecamatan Sangkapura pada Minggu, 17 Oktober 2021 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Mengapa harus mengurus Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP)? Karena saat ini, semuanya persyaratan membutuhkan nomor induk kependudukan (NIK). “Mau vaksinasi harus punya e-KTP. Membuka rekening bank butuh e-KTP dan lainnya,”tegasnya.  
Gus Yani berharap layanan Adminduk di Pulau Bawean Bisa bermanfaat bagi masyarakat Bawean. Pasalnya, di Gresik daratan saja belum semua layanan Adminduk dilayani di Kecamatan.

“Di daratan baru 6 dari 16 Kecamatan yang ada pelayanan Adminduknya,”katanya. “Semoga pelayanan dasar ini bisa bermanfaat buat masyarakat Bawean,”ujarnya. 

Sementara itu, Kepala Dispendukcapil Gresik Khusaini mengatakan, Trust in Bawean ini program yang diinisiasi oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melalui program Nawa Karsa. Khusaini berharap masyarakat bisa mengurus administrasi kependudukan secepatnya. “Jangan karena waktu butuh baru mengurus,”harap Khusaini. 

Ia mencontohkan e-KTP memiliki banyak manfaat. Apalagi, Pemkab Gresik juga akan menerapkan layanan kesehatan hanya menggunakan e-KTP. “Hal yang luar biasa. Adminduk capil tonggak sejarah. Program smart city, Adminduk lancar semua program terbuka lebar,”tegasnya.

Dalam kunjungan kerja Bupati Gresik Fandi Akhmad di hari pertama ke Pulau Bawean ini, selain program Trust in Bawean, juga program Lare Sedaya dan menyerahkan santunan beasiswa dan hibah untuk masjid, musala dan lembaga. Total hibah yang diluncurkan dari ABPD Gresik 2021 sebesar Rp 2,6 miliar. (yad)

Trust in Bawean, Ngurus Adminduk Tak Perlu ke Berlayar, Cukup ke Kantor Kecamatan Selengkapnya

Pemkab Gresik Sabet STBM Awards 2021, Gresik baru Semakin Sehat

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik meraih Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Awards 2021. Penghargaan tertinggi dari Kementerian Kesehatan itu bisa raih karena Pemkab berhasil mengubah perilaku hidup bersih dan sehat serta kemampuan dalam melahirkan inovasi baru berbasis 5 pilar STBM. 

Lima pilar itu diantaranya, stop buang air besar sembarangan ; cuci tangan pakai sabun ; pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga ; pengelolaan sampah dan pengelolaan limbah rumah tangga.  STBM Awards 2021 yang diraih Pemkab Gresik untuk kategori pemenuhan kebutuhan sanitasi (Supply Creation). Pemberian penghargaan dari Kementerian Kesehatan ini dilaksanakan secara daring dan bertepatan dengan peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia pada 15 Oktober.

Pemberian penghargaan diikuti  Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Ketua Tim Penggerak PKK Nurul Haromaini Ali Akhmad Yani, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, serta Plt Kepala Dinas Kesehatan Gresik dr Mukhibatul Khusna. 

Dokter Mukhibatul Khusna dalam keterangannya menjelaskan penghargaan ini semakin meneguhkan komitmen Pemkab Gresik untuk bersama-sama melaksanakan sanitasi total berbasis masyarakat 5 pilar. “Ada atau tidak penghargaan, pelaksanaan sanitasi total berbasis masyarakat akan terus dilakukan demi kesehatan masyarakat,”Mukhibatul Khusna. 

Penghargaan STBM 2021 ini merupakan peningkatan dari penghargaan sebelumnya,  Pemkab Gresik mendapatkan penghargaan Kabupaten Open Defaction Free (ODF) atau bebas buang air besar sembarangan. Dengan peningkatan ini, ia mengharapkan masyarakat untuk terus menjaga pola hidup sehat dan bersih (PHBS).

“Mari kita bersama-sama terus menjaga hidup bersih dengan sanitasi total berbasis masyarakat yang didalamnya terdapat 5 pilar, sehingga masyarakat Gresik memiliki kualitas hidup yang baik dan terwujud Gresik baru yang sehat,”ujarnya. (yad)

Pemkab Gresik Sabet STBM Awards 2021, Gresik baru Semakin Sehat Selengkapnya