Bupati Melepas Ekspor Gula Merah, Jahe dan Ikan Kerapu asal Bawean ke Manca Negara

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mengenjot ekspor produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Gresik. Setelah produk sarung, buah mangga ke Tiongkok dan kacang hijau ke Filipina.
Hari ini, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melepas ekspor gula merah asal Bawean dan ikan kerapu tujuan beberapa Asia dan Eropa. 

Gula merah (plam sugar powder) Bu Myra asli Bawean di ekspor ke negara tujuan Eropa, Hongkong, Australia dan Kanada. Sedangkan, Palm Sugar Solid ke negara Eropa. Kemudian, Ikan Kerapu tujuan Tiongkok. 
Palm Sugar Powder USD 3 per kilogram dan Palm Sugar Solid USD 2,8 Per kilogram serta  Wedang Jahe Celup USD 2,45 per kilogram. Kurs 1 USD sama dengan Rp 14.114,25. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan pihak terus mendorong UMKM untuk ekspor.  “UMKM harus berani ekspor,”tegas Bupati Fandi Akhmad Yani di Pendapa Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean pada Senin, 18 Oktober 2021.

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad menambahkan pemerintah siap memberikan bimbingan untuk UMKM di Bawean. “Jika membutuhkan bimbingan teknis untuk ekspor, dipersilahkan mampir klinik ekspor di Poedak Galery,”ujar Gus Yani. Poedak Galery,  tempat konsultasi ekspor bagi UMKM Gresik berlokasi di Jalan Pahlawan, Gresik rencananya diresmikan bertepatan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2021.

IKAN KERAPU MERAH : Komoditi ikan kerapu merah asal Pulau Bawean yang diminati negara Tiongkok yang di ekspor pada Senin, 18 Oktober 2021 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Gus Yani menilai produk UMKM asal Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean ini banyak memiliki potensi ekspor.  Diantaranya, Ikan teripang ; Jenang Dodol; Tikar Pandan dan kerupuk. Pemkab memikirkan untuk mendekatkan pelayanan kepada pelaku UMKM di Pulau Bawean dalam pengurusan perizinan di Kecamatan. Sebab, UMKM hanya perlu pendampingan proses izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT). 

“Kedepan urusan perizinan UMKM selesai di kecamatan. Seperti layanan administrasi kependudukan Disdukcapil selesai di kecamatan,”kata Gus Yani. 

Kepala Kantor Bea Cukai Gresik Bier Budy Kismuljanto mengatakan pihaknya terus mengikuti perkembangan ekspor UMKM di Gresik. Namun, untuk pelepasan ekspor UMKM Pulau Bawean, ia meminta maaf tidak bisa hadir. Bier memberikan sambutan melalui rekaman.  “Saya berada di Jakarta. Membantu mengurus ekspor di Desa Wedani yang terkenal dengan produk sarung sebagai Desa Devisa.Sesuai arahan pak Bupati, kami terus mendorong menjadikan UMKM Gresik naik kelas,” pungkasnya.(yad)

Bupati Melepas Ekspor Gula Merah, Jahe dan Ikan Kerapu asal Bawean ke Manca Negara Selengkapnya

Bupati Gresik Apresiasi Antusiasme Masyarakat Pulau Putri untuk Vaksinasi

GRESIK,1minute.id – Perang melawan pandemi Covid-19 dihelat Kadin Indonesia bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik merambah Pulau Bawean pada Senin, 18 Oktober 2021. Ada sepuluh ribu vaksin merek Sinopharm yang disuntikkan kepada masyarakat di Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean. 

Perang Melawan Pandemi dengan serbuan vaksinasi di pulau terluar Gresik itu diantaranya dipusatkan di Madrasah Tsanawiyah (Mts) Ma’arif di Desa Suwari, Kecamatan Sangkapura. Vaksinasi ini diperuntukkan anak usia diatas 12 tahun hingga lanjut usia (lansia). 

Mustamin, diantaranya. Kakek 78 tahun mendatangi tempat vaksin dengan dijemput naik motor. Pasalnya, lansia asal Desa Suwari tersebut untuk berjalan kaki harus memakai tongkat dari batang kayu. 
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, vaksinasi terus digeber di sejumlah tempat. Di Gresik daratan hingga kepulauan. Meski, saat ini pembentukan herd immunity telah mencapai 73 persen secara umum.

Sedangkan, untuk lansia lebih dari 40 persen. 
“Semoga assesment dari Inmendagri nanti Gresik bisa turun ke level 2. Saat ini level 3,”kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani didampingi Plt Kadinkes Gresik dr Mukhibatul Khusna dan Ketua Kamar Dagang Industri (Kadin) Gresik Choirul Rizal usai memantau Perang Melawan Pandemi di Pulau Bawean pada Senin, 18 Oktober 2021.

GOTONG ROYONG: Petugas vaksin dan anggota Koramil Sangkapura, Pulau Bawean membantu Mbah Mustamin setelah mengikuti vaksinasi yang diinisiasi Kadin Indonesia dan Gresik bersama Dinkes Gresik di Pulau Bawean pada Senin, 18 Oktober 2021 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Selain vaksinasi terpusat, imbuhnya, Pemkab Gresik mengubah strategi perang melawan pandemi dengan cara menggerahkan vaksinasi mobile atau jemput bola. Sebanyak 18 unit mobil dikerahkan untuk melakukan vaksinasi door to door. Sasaran mobile vaksinasi ini adalah ibu hamil (Bumil), lansia, penyandang disabilitas dan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

“Mobile vaksinasi door to door akan tiba di Pulau Bawean besok (Selasa, 19 Oktober 2021),”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu. Sementara itu, Ketua Kadin Gresik Choirul Rizal mengatakan, sudah kali keempat perang melawan pandemi yang dilakukan oleh Kadin Indonesia dan Gresik. Yakni, serbuan vaksinasi gotong royong bersama 13 perusahaan, lalu membuka vsksin corner di pusat perbelanjaan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik, vaksinasi massal di Kecamatan Menganti dan vaksinasi mobile. Total sekitar 13 ribu sampai 15 ribu vaksin.

“Khusus mobile vaksinasi bersama Kadin Indonesia dan Dinkes Gresik kami pusatkan di Pulau Bawean,”tegas Rizal. Dalam pengamatan 1minute.id di lokasi vaksinasi di MTs Ma’arif di Desa Suwari tersebut masyarakat menyambut antusias serbuan vaksin tersebut.  Kadin Gresik menyiapkan sembako bagi masyarakat yang mau vaksinasi. ( yad)

Bupati Gresik Apresiasi Antusiasme Masyarakat Pulau Putri untuk Vaksinasi Selengkapnya

Pasca Trust in Bawean, Pelayanan Adminduk Digeber Seluruh Kecamatan di Gresik

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memperluas program pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) di Kecamatan. Pelayanan yang mendekatkan kepada masyarakat. Setelah di Pulau Bawean terarasi dengan nama Cepat Urus Administrasi Kependudukan di Pulau Bawean (Trust in Bawean). Program pelayanan adminduk akan diperluas di seluruh kecamatan di Kabupaten Gresik. Di 18 Kecamatan di Kabupaten Gresik.  

Bupati Fandi Akhmad Yani mengatakan, saat pelayanan adminduk seperti kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP), kartu keluarga (KK) dan akta kelahiran baru bisa dilakukan di delapan dari 18 kecamatan se-Kabupaten Gresik. Delapan kecamatan itu yakni Driyorejo, Benjeng, Kedamean. Kemudian, Ujungpangkah, Dukun, dan Kebomas ditempatkan di mal pelayanan publik (MPP) di Kompleks Kantor Bupati Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. 

Kemudian, Kecamatan Sangkapura dan Tambak di Pulau Bawean.  “Tahun depan semuanya kita usahakan pelayanan adminduk di Kecamatan,”tegas Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dalam kunjungan kerja di Pulau Bawean pada Minggu, 17 Oktober 2021. Layanan Adminduk dilakukan di setiap kecamatan dengan harapan memudahkan masyarakat dalam mengurus e-KTP, KK atau akta kelahiran. “Semuanya cukup dicetak di Kecamatan,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Gresik Khusaini mengatakan, pihaknya menargetkan pelayanan adminduk di setiap kecamatan kelar secepatnya. “Tahun ini kami usahakan,”katanya. 

Seperti diberitakan, masyarakat Pulau Bawean tidak lagi ke daratan untuk mengurus Administrasi kependudukan (Adminduk). Mengurus e-KTP,  kartu keluarga atau kartu keluarga (KK) cukup di Kecamatan Sangkapura dan Tambak, Pulau Bawean. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memohon kepada para kepala desa di Pulau Bawean untuk melakukan pendataan kepada warganya yang belum memiliki e-KTP ; KK dan akta kelahiran. “Saya mohon kepada Kepala Desa untuk mendorong warganya untuk mengurus e-KTP, KK atau akta kelahiran,”ujar Bupati Fandi Akhmad Yani di Pendapa Kecamatan Sangkapura pada Minggu, 17 Oktober 2021.

Program Trust in Bawean ini diluncurkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Gresik untuk memudahkan masyarakat di Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean. Selama bertahun-tahun masyarakat  Bawean ketika mengurus administrasi kependudukan harus berlayar ke Gresik sejauh 80 mil laut. Bila naik kapal cepat, Express Bahari membutuhkan waktu 3-4 jam dengan tiket kapal Rp 162 ribu. Pergi-Pulang Rp 324 ribu.  Bila naik KMP Gili Iyang butuh waktu 9-10 jam. Belum termasuk biaya hidup di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

“Sekarang cukup di Kecamatan Sangkapura dan Tambak semua layanan Adminduk bisa dilayani. Gratis,”tegasnya.  Untuk pengajuan permohonan Adminduk, imbuhnya, bisa melalui aplikasi Poedak. Atau langsung datang ke kantor kecamatan. “Kalau melalui online tinggal foto di Kecamatan,”tegas Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. (yad)

Pasca Trust in Bawean, Pelayanan Adminduk Digeber Seluruh Kecamatan di Gresik Selengkapnya

Tujuh Rumah, Dua Kandang Ayam dan Pohon di Desa Kandangan Di Sapu Angin Lesus

GRESIK,1minute.id – Angin puting beliung menerjang rumah warga Dusun Terongbangi, Desa Kandangan, Kecamatan Cerme pada Minggu sore, 17 Oktober 2021. Sebanyak tujuh rumah, dua kandang ayam dan sejumlah pohon peneduh ambruk.

“Tidak ada korban jiwa,”kata Camat Cerme Suyono dikonfirmasi selulernya pada Minggu malam, 17 Oktober 2021. Menurut Suyono, sekitar pukul 15.30 Cerme diguyur hujat lebat disertai angin. Hujan disertai angin itu tidak lebih 30 menit. Hembusan angin itu mengakibatkan atap, genteng rumah berhamburan di sapu angin lesus. 

Data yang dihimpun Kecamatan terdapat tujuh rumah yang terdampak angin puting beliung itu. Rinciannya,  empat unit rumah rusak sedang dan tiga rumah rusak berat. Selain itu, ada dua kandang ayam ikut di sapu angin. “Dua kandang itu mengalami rusak berat,”kata mantan Camat Gresik itu. Selain itu, ada dua pohon peneduh yang roboh.

Sejumlah warga setempat bersama TNI, Polri dan Trantib Kecamatan melakukan perbaikan rumah yang mengalami kerusakan akibat angin lebat itu. “Perbaikan dilakukan setelah hujan reda,”imbuh Suyono. (yad)

Tujuh Rumah, Dua Kandang Ayam dan Pohon di Desa Kandangan Di Sapu Angin Lesus Selengkapnya

Trust in Bawean, Ngurus Adminduk Tak Perlu ke Berlayar, Cukup ke Kantor Kecamatan

GRESIK,1minute.id – Masyarakat Pulau Bawean tidak lagi ke daratan untuk mengurus Administrasi kependudukan (Adminduk). Mengurus e-KTP,  kartu keluarga atau kartu keluarga (KK) cukup di Kecamatan Sangkapura dan Tambak, Pulau Bawean. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memohon kepada para kepala desa di Pulau Bawean untuk melakukan pendataan kepada warganya yang belum memiliki e-KTP ; KK dan akta kelahiran. “Saya mohon kepada Kepala Desa untuk mendorong warganya untuk mengurus e-KTP, KK atau akta kelahiran,”ujar Bupati Fandi Akhmad Yani di Pendapa Kecamatan Sangkapura pada Minggu, 17 Oktober 2021.

Program Cepat Urus Administrasi Kependudukan di Pulau Bawean (Trust in Bawean) ini diluncurkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Gresik untuk memudahkan masyarakat di Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean. Selama bertahun-tahun masyarakat  Bawean ketika mengurus administrasi kependudukan harus berlayar ke Gresik sejauh 80 mil laut. Bila naik kapal cepat, Express Bahari membutuhkan waktu 3-4 jam dengan tiket kapal Rp 162 ribu. Pergi-Pulang Rp 324 ribu.  Bila naik KMP Gili Iyang butuh waktu 9-10 jam. Belum termasuk biaya hidup di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

“Sekarang cukup di Kecamatan Sangkapura dan Tambak semua layanan Adminduk bisa dilayani. Gratis,”tegasnya.  Untuk pengajuan permohonan Adminduk, imbuhnya, bisa melalui aplikasi Poedak. Atau langsung datang ke kantor kecamatan. “Kalau melalui online tinggal foto di Kecamatan,”tegas Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

KUNKER BAWEAN: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Kadisdukcapil Khusaini, anggota DPRD Gresik Musa dan Camat Sangkapura dan Tambak melepaskan lima ekor burung merpati di depan Pendapa Kecamatan Sangkapura pada Minggu, 17 Oktober 2021 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Mengapa harus mengurus Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP)? Karena saat ini, semuanya persyaratan membutuhkan nomor induk kependudukan (NIK). “Mau vaksinasi harus punya e-KTP. Membuka rekening bank butuh e-KTP dan lainnya,”tegasnya.  
Gus Yani berharap layanan Adminduk di Pulau Bawean Bisa bermanfaat bagi masyarakat Bawean. Pasalnya, di Gresik daratan saja belum semua layanan Adminduk dilayani di Kecamatan.

“Di daratan baru 6 dari 16 Kecamatan yang ada pelayanan Adminduknya,”katanya. “Semoga pelayanan dasar ini bisa bermanfaat buat masyarakat Bawean,”ujarnya. 

Sementara itu, Kepala Dispendukcapil Gresik Khusaini mengatakan, Trust in Bawean ini program yang diinisiasi oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melalui program Nawa Karsa. Khusaini berharap masyarakat bisa mengurus administrasi kependudukan secepatnya. “Jangan karena waktu butuh baru mengurus,”harap Khusaini. 

Ia mencontohkan e-KTP memiliki banyak manfaat. Apalagi, Pemkab Gresik juga akan menerapkan layanan kesehatan hanya menggunakan e-KTP. “Hal yang luar biasa. Adminduk capil tonggak sejarah. Program smart city, Adminduk lancar semua program terbuka lebar,”tegasnya.

Dalam kunjungan kerja Bupati Gresik Fandi Akhmad di hari pertama ke Pulau Bawean ini, selain program Trust in Bawean, juga program Lare Sedaya dan menyerahkan santunan beasiswa dan hibah untuk masjid, musala dan lembaga. Total hibah yang diluncurkan dari ABPD Gresik 2021 sebesar Rp 2,6 miliar. (yad)

Trust in Bawean, Ngurus Adminduk Tak Perlu ke Berlayar, Cukup ke Kantor Kecamatan Selengkapnya

Pemkab Gresik Sabet STBM Awards 2021, Gresik baru Semakin Sehat

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik meraih Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Awards 2021. Penghargaan tertinggi dari Kementerian Kesehatan itu bisa raih karena Pemkab berhasil mengubah perilaku hidup bersih dan sehat serta kemampuan dalam melahirkan inovasi baru berbasis 5 pilar STBM. 

Lima pilar itu diantaranya, stop buang air besar sembarangan ; cuci tangan pakai sabun ; pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga ; pengelolaan sampah dan pengelolaan limbah rumah tangga.  STBM Awards 2021 yang diraih Pemkab Gresik untuk kategori pemenuhan kebutuhan sanitasi (Supply Creation). Pemberian penghargaan dari Kementerian Kesehatan ini dilaksanakan secara daring dan bertepatan dengan peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia pada 15 Oktober.

Pemberian penghargaan diikuti  Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Ketua Tim Penggerak PKK Nurul Haromaini Ali Akhmad Yani, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, serta Plt Kepala Dinas Kesehatan Gresik dr Mukhibatul Khusna. 

Dokter Mukhibatul Khusna dalam keterangannya menjelaskan penghargaan ini semakin meneguhkan komitmen Pemkab Gresik untuk bersama-sama melaksanakan sanitasi total berbasis masyarakat 5 pilar. “Ada atau tidak penghargaan, pelaksanaan sanitasi total berbasis masyarakat akan terus dilakukan demi kesehatan masyarakat,”Mukhibatul Khusna. 

Penghargaan STBM 2021 ini merupakan peningkatan dari penghargaan sebelumnya,  Pemkab Gresik mendapatkan penghargaan Kabupaten Open Defaction Free (ODF) atau bebas buang air besar sembarangan. Dengan peningkatan ini, ia mengharapkan masyarakat untuk terus menjaga pola hidup sehat dan bersih (PHBS).

“Mari kita bersama-sama terus menjaga hidup bersih dengan sanitasi total berbasis masyarakat yang didalamnya terdapat 5 pilar, sehingga masyarakat Gresik memiliki kualitas hidup yang baik dan terwujud Gresik baru yang sehat,”ujarnya. (yad)

Pemkab Gresik Sabet STBM Awards 2021, Gresik baru Semakin Sehat Selengkapnya

Pemkab Ubah Strategi Perang Melawan Pandemi, Vaksinasi Jemput Bola Sasaran Kelompok Rentan

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik mengubah strategi perang melawan pandemi Covid-19. Sebelumnya, Pemkab menggeber serbuan vaksinasi massal sejumlah tempat. Mulai Sabtu, 16 Oktober 2021, strategi percepatan membentuk herd Immunity di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik dengan cara jemput bola. 

Pemkab meluncurkan 18 mobil vaksinasi untuk perang melawan pandemi yang memasuki tahun kedua itu. Sasarannya, adalah lanjut usia (lansia), ibu hamil (bumil), orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan penyandang disabilitas. Mereka adalah kelompok rentan yang memiliki hak sama untuk tetap sehat. 

“Satu kecamatan, satu mobil vaksinasi. Termasuk di PulauBawean,”kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam launching Perang Melawan Pandemi di halaman Kantor Bupati Gresik pada Sabtu,16 Oktober 2021. 
Program Perang Melawan Pandemi ini berkolaborasi dengan Kamar Dagang Industri (Kadin) Indonesia.

Hadir dalam launching itu perwakilan Kadin Indonesia Joseph Pangalila, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pemprov Jawa Timur Drajat Irawan, Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Plt Kadinkes Gresik dr Mukhibatul Khusna, pengurus Kadin Jawa Timur dan Gresik. 

VAKSINASI KADIN : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika menyapa ibu peserta vaksinasi Perang Melawan Pandemi bersama Kadin di Kantor Bupati Gresik pada Sabtu, 16 Oktober 2021 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Bila satu mobil bisa memvaksinasi seribu orang, tambah Bupati Fandi Akhmad Yani, dalam sehari 18 ribu orang tervaksin.  “Sebelum tanggal 18 Oktober 2021, herd immunity untuk lansia sebesar 40 persen bisa teralisasi,”imbuh Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.  Saat ini, tambahnya, vaksinasi untuk masyarakat umum telah mencapai 70 persen. Sedangkan, lansia sudah mencapai 39 persen. Untuk lansia ini kurang 1 persen.

Dengan vaksinasi jemput bola, dari pintu ke pintu, Gus Yani, optimistis bisa vaksinasi untuk lansia bisa mencapai target 40 persen. “Vaksinasi door to door akan semakin masif setiap harinya. Bahkan, Sabtu dan minggu terus melakukan vaksinasi,”tegasnya. Program Perang Melawan Pandemi yang digagas oleh Kadin Nasional ini, Pemkab Gresik mendapatkan tambahan 10 ribu dosis. “Terima kasih support, dan dukungannya,”kata suami Nurul Haromaini Ali itu. 

Gus Yani juga tidak lupa mengucapkan terimakasih kepada para relawan tenaga kesehatan (nakes), relawan Gresik Tangguh dan lainnya. “Mereka (relawan) tidak pernah lelah melakukan vaksinasi membantu  untuk  ikhtiar Pemkab mewujudkan Gresik Kabupaten sehat,”katanya. 

Sebelumnya, perwakilan Kadin Indonesia Yoseph Pangalila mengucapkan program Perang Melawan Pandemi ini untuk membantu pemerintah percepatan pembentukan herd immunity. Sedangkan, Kadisperindag Jawa Timur Drajat Irawan mengingatkan untuk tetap mematuhi prokes dan masif melakukan testing, tracing, dan treatment (yad)

Pemkab Ubah Strategi Perang Melawan Pandemi, Vaksinasi Jemput Bola Sasaran Kelompok Rentan Selengkapnya

Gus Menteri Terpesona Keindahan Destinasi Wisata Setigi, KPI dan Wagos

GRESIK,1minute.id – Pesona desa wisata di Gresik Utara menarik perhatian Abdul Halim Iskandar, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT). Ada tiga destinasi wisata yang dikunjungi oleh Gus Menteri-sapaan akrab-Abdul Halim Iskandar pada Jumat, 15 Oktober 2021.

Tiga destinasi alam buatan itu ada Selo Tirta Giri (Setigi) dan Kebun Pak Inggih. Keduanya di Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah. Satu lagi, Wisata Gosari (Wagos) di Desa Gosari, Kecamatan Ujungpangkah. 
Kali pertama yang dijujug oleh Gus Menteri bersama istri, Lilik Umi Nasriiyah destinasi wisata Setigi dan KPI.

Gus Menteri disambut Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, anggota DPRD Jatim Fauzan Fuadi dan Uviq Zuroidah, Ketua Fraksi PKB DPRD Gresik Syahrul Munir, Kepala Desa Sekapuk Abdul Halim dan pendamping desa se-Gresik.

Gus Menteri salut dengan keberadaan wisata Setigi dan KPI. Dua wisata ini murni dibangun oleh pemerintah desa (Pemdes) bersama berbagai elemen melalui swadaya masyarakat. Kemandirian ini, membawa keberhasilan Desa Sekapuk membangun megah dua wisata eksotis yaitu Setigi dan KPI. Bahkan, wisata Setigi dulunya merupakan tempat pembuangan sampah.

“Saat ini saya berada di wisata Setigi Desa Sekapuk, dimana dulunya ini adalah tempat pembuangan sampah, namun oleh Kepala Desa dan pemerintah desa bersama masyarakat bersama-sama membangun wisata yang sangat indah, sangat luar biasa sekali,”puji Gus Menteri.

Gus Menteri juga merespon positif keinginan Kades dan pengelola wisata untuk menghadirkan kapal yang akan diberi nama Bukan Kapal Nuh (BKN) dan diletakkan di Setigi sebagai simbol kebangkitan Gresik yang dulunya dikenal sebagai Kota Syahbandar.
“Saya akan berkoordinasi dengan Menteri Perhubungan terkait pengadaan kapal bekas sebagai simbol kebangkitan Gresik yang dulu dikenal dengan Kota Syahbandar,”tandasnya.

Gus Menteri melanjutkan kunjungan ke destinasi Wagos. Gus Menteri bahkan menyempatkan cuci muka di sebuah sendang yang usianya telah berabad-abad lamanya.

“Bagus sekali wisata Wagos di Desa Gosari ini, ada tamannya, ada kolamnya, dan menariknya ada sendang yang usianya sudah berabad-abad dan katanya bisa bikin awet muda, tadi saya sempat cuci muka disana,” ujar Gus Menteri sembari memperagakan saat cuci muka.

Dalam kunjungannya,  Mendes PDTT dan rombongan menikmati panorama dengan berselfi di sejumlah lokasi instagramable. Seperti di Jorongan Batu Kars (JBK), Tangga Derajat, dan di Jembatan Peradaban Danau Jamrud Setigi. Tak ketinggalan juga Monumen Ratu Agro di KPI dan Taman Cakradewi di Wagos Gosari. (yad)

Gus Menteri Terpesona Keindahan Destinasi Wisata Setigi, KPI dan Wagos Selengkapnya

Serbuan Vaksinasi Sasar Pelajar, Penyandang Disabilitas hingga Diatas Perahu Nelayan

GRESIK,1minute.id – Serbuan vaksin terus dilakukan oleh Satgas Covid-19 Gresik. Meski,  herd immunity sebesar 70 persen telah tercapai.  Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik pun masuk zona kuning. Hari ini, Jumat, 15 Oktober 2021, serbuan vaksin dilakukan untuk pelajar SMP 4 Muhammadiyah Kebomas, penyandang disabilitas dan vaksin untuk nelayan di Kecamatan Manyar. 

Serbuan vaksinasi untuk pelajar dan disabilitas dihadiri oleh Kapolres Gresik AKBP Muchamad Nur Azis dan Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail. Sedangkan, vaksinasi untuk nelayan diatas perahu dipimpin Satgas Covid-19 Kecamatan Manyar. 

Ratusan vaksin disuntikkan kepada ribuan pelajar dan nelayan. Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis mengatakan serbuan vaksinasi Covid-19 guna mendorong percepatan terbentuknya herd Immunity atau kekebalan komunal.

“Angka penyebaran Covid-19 sudah mengalami penurunan menuju level 3. Kita patut bersyukur namun kami ingatkan harus selalu melaksanakan protokol kesehatan dengan menggunakan masker, ini adalah yang terpenting bisa melindungi kita dari terpaparnya Covid-19 sehingga kasus sudah turun,”kata alumnus Akpol 2002 itu.

Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail memberikan  apresiasi dan berterima kasih serta rasa bangganya kepada masyarakat Gresik karena antusias untuk mengikuti kegiatan vaksinasi sangat luar biasa.  “Terima kasih atas kerjasamanya TNI, Polri, pemerintah daerah, Dinkes dan relawan. Saya dapat laporan dari pimpinan pusat juga bahwa banyak relawan yang ikut dalam pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Gresik, terima kasih atas kerjasamanya,”kata Taufik Ismail. 

Sementara itu, vaksinasi untuk nelayan dilakukan oleh petugas diatas perahu. Satgas Covid-19 Kecamatan Manyar bersama vaksinator menyusuri jalan setapak area tambak menuju dermaga nelayan. Ada dua dermaga yang didatangi oleh petugas Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Nakes Puskesmas Manyar yakni Kalimireng dan Leran, Kecamatan Manyar. 

Untuk vaksinasi nelayan ini, petugas memberikan sepaket sembako berisikan 2 kilogram beras, minyak goreng satu liter, gula pasir satu kilogram, teh celup dan biskuit. Kepala Desa Leran Abdul Manan mengapresiasi kegiatan vaksinasi diatas perahu nelayan tersebut. “Atas nama pemerintahan Desa Leran kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolsek Manyar, Puskesmas Manyar, Koramil Manyar dan Kecamatan Manyar. Atas pemberian dosis vaksin dan paket sembako kepada nelayan.” katanya. (yad)

Serbuan Vaksinasi Sasar Pelajar, Penyandang Disabilitas hingga Diatas Perahu Nelayan Selengkapnya

Perdana, KA Logistik dari Stasiun Indro Gresik tujuan Jakarta Lancar, Angkut 15 GD

GRESIK,1minute.id –  Jalur moda transportasi kereta api dari Stasiun Indro bakal semakin ramai. Setelah kereta komuter jurusan Gresik-Stasiun Sidoarjo beroperasi. Kini, PT Kerata Api Indonesia (KAI) meluncurkan kereta logistik pada Jumat, 15 Oktober 2021. Kereta Logistik (Kalog) Stasiun Indro- Stasiun Pasoso, Jakarta Pergi-Pulang (PP).

Reaktivasi kereta logistik dari Stasiun Indro, Gresik ini dilakukan oleh Kepala Dinas Perhubungan Gresik Tursilowanto Hariogi didampingi Direktur Niaga PT KAI Dadan Nurdiansyah. 

Dadan Nurdiansyah mengatakan, reaktivasi kereta api logistik untuk memberikan kemudahan bagi industri di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. “Kereta logistik ini akan menekan biaya lebih efisien dan tepat waktu,”kata Dadan dalam sambutannya. Selain itu, pihaknya, sedang melakukan kajian untuk menambah kereta komuter. Kereta api penumpang jurusan Stasiun Indro – Stasiun Sidoarjo. Kereta komuter sejak beroperasi 10 Februari 2021 hanya satu trip setiap hari. “Nanti akan kita tambah. Sesuai dengan aspirasi masyarakat,”katanya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Gresik Tursilowanto Hariogi mengapresiasi kolaborasi dan sinergitas yang dilakukan oleh PT KAI Daop 8 Surabaya. Ia mengatakan, pihaknya diminta oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani untuk menata manajemen transportasi yang baik di Gresik ini. 

LOKO LOGISTIK: Petugas KAI memantau pemberangkatan perdana kereta logistik dari Stasiun Indro Gresik tujuan Jakarta pada Jumat, 15 Oktober 2021 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Sebab, imbuh mantan administrasi umum Pemkab Gresik ini Gresik sebagai kota industri yang memiliki 1.300-an pabrik skala besar dan kecil membutuhkan sistem transportasi massal. “Kalau seluruh pabrik, menggunakan angkutan kereta api 80 persen kemacetan lalu lintas teratasi,”kata Tursilowanto. 

Tursilowanto juga menyinggung terkait pemberdayaan masyarakat sekitar stasiun berlokasi di Desa Sidorukun, Kecamatan Kebomas, Gresik itu. Ia berharap PT KAI bisa memberdayakan masyarakat sekitar sehingga bisa membangkitkan ekonomi masyarakat. 

Terpisah, Executive Vice President Daerah Operasi 8 Surabaya Heri Siswanto mengatakan, pihak bekerjasama dengan pihak ketiga menggandeng pihak ketiga sebagai operator logistik. Untuk pemberangkatan perdana ini, dari 30 gerbong datar (GD) baru terisi 15 GD. “Dwelling time dua hari sekali,”kata Heri. 

Untuk diketahui selama puluhan tahun, operasional Stasiun Indro mengalami pasang surut. Pada 2006-an jalur KA Stasiun Indro beroperasi untuk mengangkut barang. Diantaranya, distribusi semen. Lalu, mati suri.
Pada 2018, Stasiun Indro berlokasi di Desa Sidorukun, Kecamatan Kebomas, Gresik itu reaktivasi kembali. Tapi, khusus untuk transportasi logistik, kontainer. Tapi hanya seumur jagung. 

Pada 10 Februari 2021, reaktivasi untuk kereta komuter. Kereta penumpang hingga sekarang. Dan, Jumat, 15 Oktober 2021, penambahan pelayanan mengangkut logistik tujuan Jakarta.  (yad)

Perdana, KA Logistik dari Stasiun Indro Gresik tujuan Jakarta Lancar, Angkut 15 GD Selengkapnya