Diduga Gelapkan Uang Penjualan Kertas senilai Rp 653 Juta, Mantan Sales Adiprima Suraprinta Dilaporkan ke Polisi

Corporate Legal PT Adiprima Suraprinta Bagus Setyo Herdiyanto (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

GRESIK,1minute.id – Corporate Legal PT Adiprima Suraprinta Bagus Setyo Herdiyanto melaporkan mantan salesnya ke Polres Gresik pada Rabu, 4 Agustus 2021. Ia berinisial DPI. Perempuan 35 tahun itu tinggal di Jalan Beton Raya, Kompleks Perumahan Pongangan Indah (PPI) di Kecamatan Manyar, Gresik. Terlapor DPI diduga menggelapkan uang hasil penjualan kertas  laminasi (bungkus nasi) sebesar Rp 653.058.088.

Seharusnya, uang ratusan juta hasil penjualan disetorkan ke perusahaan berlokasi di Desa Sumengko, Kecamatan Wringinanom, Gresik itu. Namun, hal itu tidak dilakukan oleh terlapor. Polisi masih melakukan penyelidikan dugaan penggelapan uang yang dilakukan oleh terlapor itu. Bila terbukti, polisi bakal menjerat terlapor dengan pasal 374 KUHP tentang penggelapan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Sekitar pukul 14.30, Corporate Legal PT Adiprima Suraprinta Bagus Setyo Herdiyanto mendatangi kantor Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Gresik berlokasi di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik.

Bagus diterima Aiptu Sapto H.Widodo, SPKT Polres Gresik. Dalam tanda bukti lapor Nomor TBL- LP/B/379/VII/2021/SPKT/Polres Gresik/Polda Jatim disebutkan kronologis kejadiannya. Pada Kamis, 21 Januari 2021 sekira pukul 10.00  Setyo Mardi Utomo, Menejer keuangan PT Adriprima Suraprinta melakukan audit penjualan kertas laminasi ke Toko Barokah Grup.

Audit dilakukan karena terdapat selisih harga barang sebesar Rp 653.058.088. Setelah dilakukan audit tersebut saksi Sumiasih yang menjabat sebagai staf keuangan mendatangi Toko Barokah Grup untuk mengklarifikasi selisih harga barang dari hasil audit tersebut. Saat di klarifikasi Harianto pemilik Toko Barokah Grup menerangkan bahwa selama ini melakukan pembayaran langsung ke PT Adiprima Suraprinta dan juga melakukan pembayaran ke pihak terlapor.

Dengan adanya hasil audit dan keterangan pemilik toko Barokah Grup. Bagus Setyo Herdiyanto sebagai pelapor menghubungi terlapor Dita untuk mempertanggung jawabkan selisih harga barang tersebut. Namun sampai kini pihak terlapor. 

“Sekitar 5 bulan lalu, Saya pernah mendatangi rumah dan bertemu dengan terlapor. Saat itu, ia berjanji menyelesaiakan secapatnya.Tapi, sampai hari ini,”kata Bagus usai melapor ke Polres Gresik pada Rabu, 4 Agustus 2021.

Karena tidak ikhtikad baik itu, imbuhnya, manajemen memutuskan untuk melaporkan dugaan penggelapan uang tersebut ke Polres Gresik. Dalam laporan itu, terlapor dijerat dengan pasal 374 KUHPidana. Pasal 374 KUHP berbunyi “Penggelapan yang dilakukan oleh orang yang penguasaannya terhadap barang disebabkan karena ada hubungan kerja atau karena pencarian atau karena mendapat upah untuk itu, diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun.” (yad)

Diduga Gelapkan Uang Penjualan Kertas senilai Rp 653 Juta, Mantan Sales Adiprima Suraprinta Dilaporkan ke Polisi Selengkapnya

Tracer Covid-19 Dibekali Aplikasi SiLacak, Deteksi Dini Persebaran Virus Corona

GRESIK,1minute.id – Para tracer Covid-19 kini dibekali aplikasi Silacak. Aplikasi pencatatan secara digital data kontak erat pasien Covid-19 yang memberikan kemudahan pelacakan yang nantinya akan dilakukan bidan desa, babinsa dan babinkamtibmas.

Penggunaan aplikasi sistem informasi pelacakan (Silacak) milik Kementerian Kesehatan itu mulai dibumikan kepada petugas pelacak kontak erat pasien terpapar corona virus disease 2019 kepada bidan desa, babinsa dan babinkamtibmas di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik pada Rabu,4 Agustus 2021.

Pengenalan aplikasi itu di pusatkan  di ruang Mandala Bhakti Praja kantor Bupati Gresik itu dihadiri para Danramil, Kapolsek jajaran wilayah hukum Gresik dan Kepala Puskesmas. Pematerinya dari Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail yang membuka babak baru untuk deteksi dini pencegahan persebaran Covid-19 itu. 
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani sambutannya menyampaikan, dalam situasi penanganan Pandemi Covid-19 ini perlu adanya kolaborasi dari berbagai pihak. Seperti yang dilakukan saat ini, Pemkab Gresik bersama dengan jajaran TNI-Polri melalui bidan desa, babinsa dan babinkamtibmas akan bersama-sama melakukan tracing terhadap penyebaran Covid-19 di daerah masing-masing.

“Dengan kolaborasi bersama jajaran TNI-Polri ini merupakan upaya untuk mengatasi dan menekan angka penyebaran Covid-19. Ini juga menjadi salah satu ikhtiar bersama untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” kata Gus Yani, sapaan akrab Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Ia mengatakan, dengan kemudahan melakukan tracing terhadap penyebaran Covid-19, maka akan mempermudah juga penanganan dilapangan. “Dengan adanya tracer tersebut akan memudahkan petugas di lapangan dalam memantau orang yang memiliki riwayat kontak erat dengan pasien yang terkonfirmasi dengan cepat dan akurat sehingga dapat dengan segera ditangani,”tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Secara teknis, aplikasi ini memudahkan pelacakan yang dulunya tercatat secara manual. Karena daerah penyebaran Covid-19 sangat luas, maka pelacakan menggunakan pendekatan 15 orang kontak erat pertama. Begitu kontak terdekat pertama diidentifikasi, hasilnya akan dilaporkan melalui sistem aplikasi Silacak.

Server SiLacak langsung terhubung ke pusat. Sehingga data tracing dapat langsung dimonitor oleh Kemenkes. Nantinya petugas tracing memegang akun SiLacak. Mereka dari Babinsa dan Babinkamtibmas. (yad)

Tracer Covid-19 Dibekali Aplikasi SiLacak, Deteksi Dini Persebaran Virus Corona Selengkapnya

Dilengkapi Oksigen, Diawasi Dokter Spesialis, G-JOS Ditetapkan sebagai RS Lapangan Isolasi Terpusat

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bergerak cepat pasca Presiden Joko Widodo mengumumkan perpanjangan kedua Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di Jawa-Bali pada Senin malam. 

Bupati Fandi Akhmad Yani memberlakukan rumah sakit lapangan stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) sebagai tempat isolasi terpusat (Isoter) bagi warga yang terpapar Covid-19. Keputusan itu diambil dalam rapat analisa dan evaluasi (anev) bersama forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) di ruang Graita Eka Praja Kantor Bupati pada Selasa, 3 Agustus 2021.

Dalam anev yang dihadiri diantaranya, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir itu, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani  menjlentrehkan  argumen menetapkan G-JOS sebagai tempat Isoter. 

Diantaranya, arahan pemerintah pusat Isoter dilakukan  untuk menekan terjadinya fatalitas bagi warga yang terpapar Covid-19. Diantaranya, rawan mengakibatkan  kematian. Selain menetapkan G-JOS sebagai RS Lapangan indoor untuk isoter, mantan Ketua DPRD Gresik itu memaparkan perkembangan pagebluk di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.

Menurut Gus Yani, menyampaikan bahwa kasus Covid-19 di Gresik sudah melandai dan cenderung menurun. Indikatornya, tingkat keterisian tempat tidur di Rumah Sakit lapangan maupun yang ada di seluruh rumah sakit rujukan Covid yang ada di Kabupaten Gresik.

Sampai akhir  PPKM level 4 pada Senin, 2 Agustus 2021, tingkat hunian tempat tidur di rumah sakit lapangan G-JOS hanya 50 persen dan BOR di Rumah Sakit Rujukan Covid rata-rata 68 persen. Namun demikian menurut Gus Yani, pasien isolasi mandiri (Isoman) yang dilaporkan oleh Satgas maupun puskesmas masih tinggi.

“Kita jangan lengah, saya minta para Kepala Desa untuk selalu mengecek kembali perkembangan warganya secara berkala yang sedang melakukan isolasi. Arahkan mereka yang sedang melakuakn isoman tersebut agar mau dirujuk ke rumah sakit lapangan G-JOS. Isoman sudah tidak disarankan,”papar Bupati.

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah serta seluruh anggota Forkopimda juga mendukung arahan Bupati tentang Isoter ini. Kapolres dan Dandim juga memerintahkan kepada jajaran yang ada dibawahnya untuk mengarahkan pasien isoman agar mau dirujuk ke RS lapangan G-JOS.

Sarana dan prasarana yang ada di Rumah Sakit lapangan G-JOS sudah sangat memadai untuk perawatan pasien Covid-19. Disana sudah tersedia oksigen yang cukup dan diawasi oleh para tenaga kesehatan (nakes) yang mumpuni. “Kami juga telah melengkapi dengan tenaga dokter spesialis. Ada dokter spesialis paru, spesialis dalam, spesialis anstesi dan lain-lain,”sela Gus Yani.

Menyikapi turunnya angka konfirmasi Covid-19 ini, Forkopimda meminta seluruh unsur pemerintah yang ada di bawah untuk tetap waspada. Bahkan PPKM semakin dikuatkan di tingkat pedesaan, RT dan RW.

Tentang upaya penyaluran oksigen dari PT Samator produsen oksigen, Kepala Kejaksaan Negeri Gresik Heru Winoto memuji langkah Bupati Gresik. “Ini upaya cerdas untuk menyiasati kelangkaan tabung oksigen, yang mungkin di seluruh Indonesia hanya ada di Gresik. Sehingga pasien Covid yang masuk ke Rumah Sakit Lapangan G-JOS tidak akan kekurangan oksigen,”kata Heru.

Untuk diketahui, beberapa kebijakan Bupati untuk menekan dampak buruk dimasa Pandemi Covid-19 ini yaitu, menggandeng Lembaga Amil Zakat untuk mendirikan Posko Covid, Menggandeng berbagai institusi untuk percepatan vaksinasi, rekrutmen relawan penulasaran jenazah, rekrutmen relawan nakes untuk tenaga vaksinasi, menggandeng lokasi wisata desa untuk tempat vaksinasi, beberapa kebijakan lain.Terbaru, Bupati menggandeng tenaga dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gresik untuk membantu pelaporan hasil tracing dilakukan petugas. (yad)

Dilengkapi Oksigen, Diawasi Dokter Spesialis, G-JOS Ditetapkan sebagai RS Lapangan Isolasi Terpusat Selengkapnya

Suropadi, Camat Duduksampeyan Nonaktif Dituntut 8 Tahun, Mengganti Kerugian Negara Rp 1,046 Miliar


SIDOARJO, 1minute.id – Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya di Sidoarjo menggelar sidang lanjutan dugaan penyagunaan anggaran di Kecamatan Duduksampeyan, Gresik pada Selasa, 3 Agustus 2021.
Sidang lanjutan dengan agenda pembacaan surat tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Gresik dengan terdakwa Suropadi.

Dalam surat tuntutan itu, JPU Kejari Gresik Esti Harjanti Chandrarini menuntut Camat Duduksampeyan non aktif itu selama 8 tahun penjara. Selain itu, jaksa penuntut membebani terdakwa Suropadi mengganti kerugian negara sebesar Rp 1, 046 miliar dan denda Rp 300 juta subsider 6 bulan.

Pada surat tuntutannya,  yang dibacakan oleh JPU Kejari Gresik Esti Harjanti Chandrarini itu, menilai terdakwa telah terbukti melalukan tindak pidana korupsi anggaran Kecamatan Duduksampean periode 2017-2019. Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi melanggar pasal 2 ayat (1) Jo pasal 18 ayat (1) huruf b UU RI nomor 31/ 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi senbagaimana telah diubah dengan UU nomor 21/ 2001. 

“Menuntut terdakwa dengan tuntutan pidana selama 8 tahun dan denda Rp 300 juta subsidair 6 bulan penjara,”tegas Jaksa Esti Harjanti Chandrarini. Tidak hanya itu, jaksa Esti, juga mewajibkan kepada terdakwa  membayar uang pengganti kepada negara sebesar Rp 1,046 miliar dengan ketentuan jika terdakwa tidak membayar selama satu bulan sejak dinyatakan inkrah maka harta bendanya akan disita untuk negara untuk dilelang.

Apabila harta bendanya tidak mencukupi maka akan di ganti dengan hukuman penjara selama 4 tahun. 
Artinya, bila terdakwa Suropadi tidak bisa membayar uang pengganti kerugian negara dan denda, masa hukuman Camat Duduksampeyan non aktif itu diakumulasi menjadi 12,6 tahun.

Pada tuntutan diuriakan, bahwa anggaran Kecamatan Duduksampeyan tahun 2017 – 2019 telah di korupsi oleh terdakwa. Hasil audit dari Inpektorat selang 3 tahun, muncul kerugian negara sebesar 1,046 miliar. Sidang yang dilakukan secara virtual dengan Majelis hakim yang diketuai Johanis ditunda minggu depan dengan agenda pledoi atau nota pembelaan dari terdakwa maupun kuasa hukum terdakwa. 

KUASA HUKUM SUROPADI : Tim kuasa hukum terdakwa Suropadi diketuai Fajar Yulianto (tiga dari kiri) dalam sidang sebelumnya di Pengadilan Tipikor Surabaya ( Foto : dok/ist)

Terpisah kuasa hukum terdakwa Suropadi, Fajar Yulianto mengatakan  tuntutan Jaksa terlalu tinggi. Untuk itu, kami selaku kuasa hukum terdakwa akan melakukan perlawanan atas tuntutan jaksa dengan membuat nota pembelaan. 

“Tuntutan ini sungguh di luar ekspetasi, boleh dikatakan tuntutan sangat istimewa. Ternyata untuk mencari sebuah keadilan memang tidak mudah. Memberikan kata adil buat seorang Suropadi yang telah melakukan pengabdian, loyalitas tanpa batas serta segudang prestasi yang kasat mata tidak dapat dipungkiri dalam menjalankan jabatanya demi kemajuan wilayah kecamatan Duduksampeyan pada khususnya dan berbagai prestasi membawa nama baik, seakan lenyap begitu saja tanpa bekas,”ujar Fajar mengutarakan kecewaannya atas tingginya tuntutan jaksa.

Masih menurut Fajar, tingginya tuntutan sangat tidak proposional dan tidak  sebanding dengan jasa terdakwa atas pengabdian sebagai Camat Duduksampeyan. Pada pledoi nanti akan kami jabarkan bahwa terdakwa tetap tidak pernah merugikan keuangan negara. Pasalnya, fakta dilapangan terlalu banyak kegiatan yang tidak dianggarkan sehingga sebagai camat harus memutar otak untuk subsidi silang memenuhi biaya kegiatan kegiatan lain tersebut yang tidak tercover. (yad) 

Suropadi, Camat Duduksampeyan Nonaktif Dituntut 8 Tahun, Mengganti Kerugian Negara Rp 1,046 Miliar Selengkapnya

KONI Gresik Suplai Kebutuhan Dapur Umum Posko Darurat di Pendapa Bupati


GRESIK,1minute.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI)  Gresik menyerahkan bantuan sembilan bahan pokok (sembako) ke di Dapur Umum Posko Darurat Covid-19 di Pendapa Bupati Gresik pada Selasa, 3 Agustus 2021.

Sembako itu diserahkan langsung oleh Ketua KONI Gresik dr Anis Ambiyo Putri kepada Nur Khosiah, relawan Dapur Umum. Sembako yang diserahkan pengurus harian KONI itu terdiri dari beras, lauk, susu hingga buah. 4 sehat, 5 sempurna.

Ketua KONI Gresik dr Anis Ambiyo Putri menyatakan, bantuan tersebut dari patungan pengurus KONI Gresik yang merasa prihatin dan terpanggil atas kondisi masyarakat Kabupaten Gresik kurang beruntung dampak pandemi Covid-19. “Kami  pengurus KONI marasa prihatin dengan kondisi masyarakat Gresik saat ini akibat dampak pandemi yang berlangsung mulai Maret 2020 lalu,”kata dr Anis Ambiyo Putri didampingi  Ketua Bidang Kesra Arifin usai menyerahkan bantuan di Dapur Umum Posko Darurat Covid-19.

Pengurus patungan dana untuk pengadaan sembako dan kebutuhan 4 sehat 5 sempurna yang diserahkan kepada Dapur Umum Posko Darurat sebagai bentuk dukungan terhadap program Bupati Gus Yani dan Wabup Bu Min yang mendirikan Posko Darurat Covid untuk menangani para warga terpapar dan terdampak Covid.

“Pengurus KONI Gresik secara spontan dan kompak patungan membeli sembako dan kebutuhan 4 sehat 5 sempurna. Bantuan itu langsung kami serahkan di Dapur Umum untuk keperluan makan warga yang isoman (isolasi mandiri) dan terdampak Covid-19,”imbuhnya.
Dokter Anis, sapaan akrabnya, berharap sedikit bantuan tersebut bisa membantu kebutuhan pokok di Dapur Umum Posko Darurat untuk diolah, dimasak dan didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan. “Mudah-mudahan bermanfaat,”harapnya.

Dikatakan dr. Anis, pemberian bantuan untuk masyarakat terdampak pandemi Covid-19 ini diupayakan bukan yang tarakhir. Mengingat pandemi ini belum bisa diprediksikan kapan akan berakhir. Ia mengaku akan berupaya memberikan bantuan lagi di empat Posko Darurat Covid yang telah didirikan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wabup Aminatun Habibah.

“Insya Allah saya pribadi juga akan berupaya untuk kembali memberikan bantuan untuk saudara-saudara saya masyarakat Kabupaten Gresik yang membutuhkan. Insya Allah, bantuan akan kami berikan di Posko Darurat,” terang Bendahara Muslimat NU Kecamatan Wringinanom ini.

Dimana, Bupati Gus Yani dan Wabup Bu Min mengajak semua komponen untuk saling bahu membahu, saling menguatkan, saling bergotong royong untuk mengatasi pandemi Covid-19  dan dampak yang ditimbulkan. “Insya Allah dengan bahu membahu, kompak dan saling bergotong royong bisa mengatasi dan keluar dari pandemi. Mohon bantuan doanya semua,”perempuan berhijab itu.

Pada kesempatan itu dr Anis mengajak semua pengurus dan atlet KONI Gresik, juga masyarakat agar senantiasa mendukung pemerintah agar menegakkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 untuk mencegah sebaran corona virus disease 2019 di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu.

“Semoga pandemi ini cepat berakhir, sehingga masyarakat kembali bisa hidup normal,”harapnya dan diamini pengurus lainnya. Sementara itu, perwakilan relawan Dapur Umum Posko Darurat Nur Khosiah mengatakan, menu dapur umum Posko Darurat menyediakan menu sesuai dengan masukan dari Persatuan Ahli Gizi (Persagi) Gresik. “Sehingga yang kami sajikan kepada masyarakat sesuai ahli gizi,”kata Khosiah. (yad)

KONI Gresik Suplai Kebutuhan Dapur Umum Posko Darurat di Pendapa Bupati Selengkapnya

Bripka Nuki Seputro, Catat Rekor Terbanyak Donor Plasma Konvalesen di Gresik

GRESIK,1minute.id – Nama Brigadir Polisi Kepala (Bripka) Nuki Seputro patut dicatat sebagai Pahlawan Covid-19. Sebab, Nuki, begitu panggilan akrab, anggota Satuan Polisi Lalu Lintas Polres Gresik itu berhasil membunuh rasa takut dengan rasa kemanusiaan. 

Sebab, Nuki rela melakukan donor plasma konvalesen untuk membantu masyarakat yang sedang berjuang untuk bisa hidup karena terpapar corona virus disease 2019 (Covid-19). Ia tidak hanya sekali. Tapi, kurun waktu antara Februari hingga Juli 2021, Nuki sudah sembilan kali donor plasma konvalesen di kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Gresik untuk donor darah plasma.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto memberikan apresiasi kepada anggotanya memiliki empati tinggi kepada masyarakat itu. “Reward diberikan sebagai apresiasi setinggi – tingginya atas kinerja dan sebagai motivasi bagi anggota yang lain.  Karena kedepan tugas kita tidak semakin ringan namun semakin berat,”kata alumnus Akpol 2001 itu pada Senin, 2 Agustus 2021. 

Bagaiamana reaksi Bripka Nuki Seputro mendapatkan  reward dari pimpinannya itu. “Sangat senang. Niat Saya melakukan donor plasma semata-mata ingin menolong sesama,”ujar Nuki. Ia menceritakan saat berjuang hidup karena terpapar corona virus disease 2019. 

Selama beberapa pekan dirawat ia mendapatkan banyak pertolongan dari para sahabatnya. Pertolongan itu berupa motivasi hingga donor plasma. Ia pun bisa melewati masa kritis hingga akhirnya sembuh.  Namun, Covid-19 belum berakhir. Bahkan, masyarakat terpapar virus berawal dari Wuhan, Tiongkok itu semakin banyak.

Jiwa Nuki terpanggil untuk menolong sesama. “Dimasa pandemi ini pasti banyak yang membutuhkan donor plasma kovalesen. Hati Saya terpanggil ingin membatu dengan cara donor plasma konvalesen,”katanya. 
Ia pun pergi ke kantor PMI Gresik untuk menjadi pendonor plasma konvalesen. Tidak hanya sekali. Sejak Februari hingga Juli 2021 anak buah AKP Yanto Mulyanto, Kasatlantas Polres Gresik ini telah melakukan donor plasma konvalesen sebanyak 9 kali.

Nuki pun tercatat sebagai pendonor plasma terbanyak di Kota Santri-sebutan lain-kabupaten Gresik. Ia mengaku keluarga sangat mendukungnya. “Tidak ada kekhawatiran karena Saya niatnya membantu sesama dan saya anggap ini sebagai ibadah serta saya siap membantu donor darah plasma kepada siapa saja yang membutuhkan,”katanya. (yad)

Bripka Nuki Seputro, Catat Rekor Terbanyak Donor Plasma Konvalesen di Gresik Selengkapnya

SIG Mencatat Laba Semester 1/2021 Sebesar Rp 794,12 Miliar


GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Semester 1 /2021 mencatatkan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 794,12 miliar atau tumbuh sebesar 29,7 persen.

Kinerja Keuangan Konsolidasian semester 1/2021 dapat disampaikan sebagai berikut:Pendapatan tercatat sebesar Rp 16,21 triliun, naik 1,2 persen dibandingkan tahun 2020 sebesar Rp 16,03 triliun. Beban pokok pendapatan tercatat sebesar Rp 11,62 triliun naik 3,7 persen dibandingkan tahun 2020 sebesar Rp 11,21 triliun. Laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp 794,12 miliar naik 29,7 persen dibandingkan tahun 2020 sebesar Rp 612,47 miliar. 

Direktur Utama SIG Hendi Prio Santoso mengatakan, peningkatan laba diantaranya ditopang oleh peningkatan pendapatan, peningkatan volume penjualan serta pengelolaan utang yang berkelanjutan.  “Pengelolaan utang yang berkelanjutan yang dilakukan oleh Perseroan mampu menghasilkan penurunan biaya keuangan sebesar 27,7 persen pada semester 1 tahun 2021,”kata Hendi Prio Santoso.

Selama semester 1/ 2021, SIG berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp 16,21 triliun terutama disebabkan oleh peningkatan total volume penjualan. Untuk penjualan ekspor Perseroan pada semester 1 / 2021 meningkat sebesar 35,5 persen. “Dengan peningkatan ekspor tersebut mampu mencatatkan peningkatan total volume penjualan sebesar 5,7 persen YoY,”jelas Hendi Prio Santoso.

“Peningkatan penjualan regional merupakan upaya Perseroan untuk memastikan utilisasi fasilitas produksi tetap terjaga di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini,” imbuhnya.  Untuk diketahui PT Semen Indonesia (Persero) Tbk didirikan pada 1957 dengan nama NV Semen Gresik.

Pada 1991, Perseroan menjadi Badan Usaha Milik Negara pertama yang mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (go public). Pada 7 Januari 2013, PT Semen Gresik (Persero) Tbk bertransformasi menjadi strategic holding PT Semen Indonesia (Persero) Tbk,  yang menaungi PT Semen Gresik, PT Semen Padang, PT Semen Tonasa, dan Thang Long Cement Company.

Pada 31 Januari 2019, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk melalui anak perusahaannya PT Semen Indonesia Industri Bangunan (SIIB) telah resmi mengakuisisi kepemilikan saham Holderfin B.V. yang ditempatkan di PT Holcim Indonesia Tbk.  Melalui mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB), PT Holcim Indonesia Tbk berubah nama menjadi PT Solusi Bangun Indonesia Tbk pada 11 Februari 2019.

Pada 11 Februari 2020, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk melakukan corporate rebranding dengan mengganti logo Perseroan. Corporate Rebranding merupakan bagian dari transformasi Perseroan untuk memperkuat langkah dalam menciptakan kehidupan yang berkelanjutan bagi generasi mendatang. Perseroan fokus mengembangkan inovasi untuk menjawab tantangan industri bahan bangunan dan memberikan solusi kepada seluruh stakeholder. (yad)

SIG Mencatat Laba Semester 1/2021 Sebesar Rp 794,12 Miliar Selengkapnya

Percepat Kekebalan Kelompok, Vaksinasi Sasar Penyandang Disabilitas

GRESIK,1minute.id – Pemerintah bekerja ekstra keras membentuk herd community. Percepatan vaksinasi terus dilakukan. Ratusan relawan tenaga kesehatan (nakes) telah siapkan. Bahkan, mereka telah mengikuti Apel Persiapan Relawan Nakes Gresik Tangguh di kantor Bupati pada Senin, 2 Agustus 2021. 

Relawan ini tidak hanya dipersiapkan serbuan vaksin untuk masyarakat umun. Namun, mereka juga dipersiapkan melakukan vaksinasi kepada para penyandang disabilitas di Kota Santri -sebutan lain- Kabupaten Gresik.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, vaksin untuk disabilitas telah disiapkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim. Jenis vaksinnya adalah Sinopharm. “Gubernur Jatim memiliki vaksin untuk penyandang disabilitas cakup banyak,”kata Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani usai Apel Persiapan Relawan Nakes Gresik Tangguh di halaman Kantor Bupati Gresik pada Senin, 2 Agustus 2021.

Vaksin Sinopharm adalah vaksin yang digunakan di sejumlah perusahaan untuk karyawannya. Vaksin berbayar. “Tapi, untuk para disabilitas gratis,”tegasnya..

Saat ini, Pemkab Gresik masih menunggu droping vaksin untuk para difabel itu dari Pemprov Jatim. “Tenaga relawan nakes yang melakukan input data dan vaksinator. Kita harus geber vaksinasi,”ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Sejumlah terobosan dilakukan Bupati Gresik untuk percepatan vaksinasi Covid-19 di Gresik. Diantaranya, membuka vaksinasi center di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik. Pemkab berkalaborasi dengan IKA Unair Surabaya menggeber vaksinasi di Destinasi Wisata Lontar Sewu di Desa Randegansari, Kecamatan Menganti pada Sabtu, 31 Julu 2021. 

TNI AL dari Komando Armada II melakukan serbuan vaksinasi di Pulau Bawean mulai Rabu hingga Sabtu, 28-31 Juli 2021. Selama 4 hari itu, sebanyak 10 ribu warga Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean telah mendapatkan vaksin merek Sinovac. 

Saat ini, Bupati Fandi Akhmad Yani mempersiapkan serbuan vaksin di empat destinasi wisata. Yakni, Selo Tirta Giri (Setigi) dan Wisata Gosari (Wagos). Keduanya di Kecamatan Ujungkah. Kemudian, Wisata Indah Pasir Putih Delegan (Wisid) di Desa Delegan, Kecamatan Panceng serta Wisata Lontar di Desa Randegansari, Kecamatan Menganti.

Percepatan vaksinasi ini sebagai upaya percepatan membentuk herd community (kekebalan kelompok). Pemerintah pusat menargetkan kekebalan kelompok terbentuk bila 70 persen masyarakatan telah tervaksinasi. (yad)

Percepat Kekebalan Kelompok, Vaksinasi Sasar Penyandang Disabilitas Selengkapnya

Genderang Perang Serbuan Vaksinasi Ditabuh, Bupati Siapkan Ratusan Relawan Nakes Gresik Tangguh


GRESIK,1minute.id – Genderang perang percepatan vaksinasi ditabuh oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Senin, 2 Agustus 2021. Ratusan relawan tenaga (nakes) Gresik Tangguh diapelkan di halaman Kantor Bupati Gresik.  Apel pagi yang juga diikuti oleh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Gresik itu dipimpin oleh Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani mengatakan, tren kasus baru coronovirus disease 2019 (Covid-19) cenderung menurun. Keterisian rumah sakit dan puskesmas dibawah 70 persen. “Ketika tren menurun ini, saat yang tepat untuk melakukan percepatan vaksinasi,”kata Gus Yani didampingi Wabup Gresik Aminatun Habibah.

Apel Persiapan Relawan Nakes Gresik Tangguh ini dihadiri oleh Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir, Ketua Pengadilan Negeri Gresik Wiwin Arodawanti berbeda. Meski, tanpa pengibaran bendera, pemimpin apel membacakaan teks Pancasila sehingga apel terasa lebih heroik.

SIMBOLIS : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wabup Gresik Aminatun Habibah memakaikan jaket relawan dalam Apel Persiapan Relawan Nakes Gresik Tangguh di halaman Kantor Bupati Gresik pada Senin, 2 Agustus 2021 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Gus Yani menegaskan, ratusan relawan itu dipersiapkan untuk serbuan vaksinasi di sejumlah tempat di Kota Santri. Awalnya, vaksinasi center dibuka Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP). Kini, tempat vaksinasi diperluas. Yakni, akan dilakukan di dua destinasi wisata di Gresik Utara. Yakni Selo Tirta Giri (Setigi) di Desa Sekapuk ; Wisata Gogosari (Wagos) di Desa Gosari. Keduanya di Kecamatan Ujungpangkah. Kemudian, Wisata Indah Pasir Putih Delegan (Wisid) di Desa Delegan, Kecamatan Panceng. Serta di Gresik Selatan dipusatkan di Destinasi Lontar Sewu di Desa Randegansari, Kecamatan Menganti.

Vaksinasi center tersebar merata yakni Gresik Kota, Utara dan Selatan ini mengadopsi sistem di WEP yaitu menggunakan sistem pendaftaran online. Sedangkan, serbuan vaksinasi ke desa-desa atawa Vaksinasi Goes to Village pendaftaran secara offline. Di Pulau Bawean, berjarak 180 mil laut di pusat Kota Gresik, serbuan vaksinasi dilakukan oleh Tentara Nasional Indonesia dari Kesatuan  Angkatan Laut diwakili Komando Armada II mulai Rabu hingga Sabtu, 28-31 Juli 2021. Selama empat hari itu, 10.500 warga Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean telah mendapatkan dosis pertama vaksin merek Sinovac itu. 

“Nakes sudah siap. Ketika gelontoran vaksin diperkirakan pada Agustus dan September 2021 mendapatkan distribusi vaksin sangat besar. Kita bisa langsung melakukan serbuan vaksinasi di Gresik,”tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu. Ratusan relawan nakes yang terlibat dalam serbuan vaksinasi ini, imbuhnya, Pemkab Gresik optimistis target capaian herd community alias kekebalan kelompok bisa cepat teralisasi di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

Ia menambahkan pemerintah pusat menargetkan akhir Desember 2021, sudah terbentuk herd community  (kekebalan kelompok). Herd community akan terbentuk bila mayoritas penduduk atau sekitar 70 persen telah mendapatkan vaksinasi. “Pemkab Gresik sudah siap untuk membentuk herd community dengan partisipasi ratusan relawan nakes yang telah terlatih ini,”katanya. 

DIALOG FORKOPIMDA : (ki-ka) Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Ketua PN Gresik Wiwin Arodawanti, Waka Polres Gresik Kompol Eko Iskandar, Kadinkes Gresik drg Syaifuddin Ghozali dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani usai apel Persiapan Relawan Nakes Gresik Tangguh di halaman Kantor Bupati Gresik pada Senin, 2 Agustus 2021 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Terpisah, Koordinator relawan nakes Gresik Tangguh dr Singgih Widi Pratomo mengatakan,para relawan ini memang terpusat untuk lima tempat vaksinasi. Namun demikian, beberapa tempat lain juga akan melaksanakan vaksinasi ini. Sesuai informasi dari Dinas Kesehatan Gresik. Bila nanti ada droping besar vaksin, 32 Puskesmas, 76 klinik swasta serta 5 tempat pusat vaksin juga akan melaksanakan vaksinasi.

“Untuk tenaga vaksinator sudah siap, tempat vaksin juga sudah siap, tinggal menunggu vaksinnya saja,” tandas Singgih. Masih menurut Singgih, animo masyarakat untuk vaksinasi sangat tinggi. Namun, karena kekurangtahuan masyarakat tentang vaksinasi belum maksimal. Akibatnya, ketika dilakukan skrening cukup banyak yang gagal. Dia mencontohkan, warga memiliki penyakit penyerta (kormobid). “Kegagalan ikut vaksinasi karena gagal sekrening kesehatan ini diperkirakan mencapai 10 persen,”kata Singgih. (yad)

Genderang Perang Serbuan Vaksinasi Ditabuh, Bupati Siapkan Ratusan Relawan Nakes Gresik Tangguh Selengkapnya

Angkatan Muda Ka’bah PPP Bergerak, Bagikan Masker, Vitamin dan Penyemprotan Disinfektan


GRESIK,1minute.id – Semangat menyambut Hari Kemerdekaan semakin terasa. Pandemi yang memasuki tahun kedua menjadi pemersatu semua elemen di Kota Santri untuk melawan Covid-19. 

Diantaranya, Angkatan Muda Ka’bah (AMK) Gresik. Organisasi sayap Partai Persatuan  Pembangunan (PPP) menggelar aksi sosial pada Ahad, 1 Agustus 2021.
Mereka membagikan ribuan masker medis, vitamin dan penyemprotan  kepada masyarakat maupun instansi pemerintah. Aksi sosial itu dipimpin oleh Sinta Anggraini. 

Aksi kemanusiaan untuk masyarakat itu dimulai pukul 08.00. Puluhan aktivis Angkatan Muda Ka’bah (AMK) Gresik membagikan masker, vitamin dan penyemprotan disinfektan kejumlah tempat. Diantaranya, Desa Cerme Kidul Pasar, Kafe atau warung kopi hingga tempat ibadah Masjid Baiturrahman dan Polsek Cerme.

Ketua AMK Gresik Sintia Anggraini menyatakan aksi kemanusiaan untuk menyambut HUT ke-76 Kemerdekaan RI. Dalam aksi sosial ini, ia menambahkan, ada tiga kegiatan yang dilakukan para anggotanya di Kecamatan Cerme. Tiga kegiatan itu, membagikan 8 ribu masker,  seribu vitamin dan penyemprotan disinfektan. 

“Melihat warga tersenyum kami ikut merasa senang. Semoga dapat berlanjut ke wilayah lain, sehingga bisa membantu maksimal kepada Pemkab Gresik,”kata Sintia dalam siaran pers diterima 1minute.id pada Ahad, 1 Agustus 2021. Sintia berharap AMK dapat terus produktif dan inovatif. “Semoga AMK aktif inovatif dan dapat memberi manfaat masyarakat lebih luas,”harap Sintia Anggraini. (yad) 

Angkatan Muda Ka’bah PPP Bergerak, Bagikan Masker, Vitamin dan Penyemprotan Disinfektan Selengkapnya