Hujan Animo Warga Nyoblos Tinggi, Bupati Gresik : Tren Pemilu Partisipasi Diatas 80 Persen

GRESIK,1minute.id – Hujan yang mengguyur sebagian Gresik tidak membuat animo pemilih untuk datang ke tempat pemungutan suara (TPS). Seperti di TPS 14 Kelurahan Sidomoro, Kecamatan Kebomas pada Rabu, 14 Februari 2024.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama forkopimda memakai payung untuk memantau coblosan 2024. “Tetap semangat mencoblos ya,” sapa Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani kepada warga yang menunggu antrean untuk mencoblos.

Kedatangan bupati membuat masyarakat kaget dan berebut bersalaman. Setelah melayani warga yang meminta swafoto, Gus Yani mengamati kondisi TPS. “Semuanya aman. Lokasi TPS nya juga di dalam bangunan rumah jadi aman tidak kena hujan,” katanya. 

Menurut dia, kedatangan dirinya ke TPS-TPS untuk memastikan kehadiran masyarakat tetap tinggi. Terbukti, meskipun hujan masyarakat sangat antusias untuk datang ke TPS. “Cukup bagus antusiasme masyarakat untuk ikut mencoblos,” ujarnya. 

Ia berharap pada Pemilu 2024 ini partisipasi pemilih bisa mencapai 80 persen. Hal ini melihat tren pemilih dari pemilu ke pemilu selalu bagus. “Gresik punya track record bagus soal kehadiran pemilih. Kami yakin bisa diangka 80 persen lebih,” tegasnya. 

PEMILU PEMULA : Muhammad Rafie, Gen-Z atau pemilih pemula dari Pemilu 2024 memasukkan kertas suara hasil coblosan di TPS 8 Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Rabu, 14 Februari 2024 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Dalam pengamatan wartawan 1minute.id , hari H coblosan berlangsung kondusif. Di sejumlah TPS masyarakat terlihat guyup ketika menunggu panggilan untuk mencoblos. Rata-rata pemilih menunggu untuk menuju bilik suara antara 5 menit sampai 10 menit. Di TPS 08 di Kompleks Perumahan Griya Kembangan Asri, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas antrean masuk bilik berkisar 10 menitan.

Sedangkan, rata-rata pemilih melakukan hak konstitusi mencoblos di bilik suara antara 3 menit sampai 5 menit. Karena ada 4 bilik suara sehingga proses pemilihan cepat. Kenapa kok lama? “Baru pertama ikut pemilu,” kata seorang Generasi Z alias pemilih pemula. Sampai pukul 13.00 WIB suasana Pemilu 2024 di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik masih kondusif. (yad)

Hujan Animo Warga Nyoblos Tinggi, Bupati Gresik : Tren Pemilu Partisipasi Diatas 80 Persen Selengkapnya

Pantau Logistik Pemilu di Desa Segoromadu, Gresik, PLH Gubernur Jatim : Semua Kebutuhan Terpenuhi

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memastikan logistik Pemilu 2024 telah distribusi ke semua tempat pemungutan suara (TPS). Hal itu diungkapkan Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani ketika mendampingi Plh Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono melakukan peninjauan kesiapan logistik Pemilu 2024 di Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas pada Selasa, 13 Februari 2024.

“Peninjauan ini guna memastikan logistik sudah diterima di semua desa di Kabupaten Gresik, termasuk Pulau Bawean yang logistiknya sudah didistribusikan pada 5 Februari,” ujar Gus Yani. Berbagai upaya dan sinergitas lintas instansi yang dilakukan diharapkan bisa mewujudkan jalannya Pemilu yang lancar, damai dan kondusif.

Selain itu, ia berharap partisipasi masyarakat dalam melakukan hak konstitusi dalam Pemilu 2024 juga tinggi. “Kami berharap keikutsertaan masyarakat di Kabupaten Gresik dalam gelaran pesta demokrasi 14 Februari 2024 besok tetap tinggi. Ini tidak lepas dari histori bagus Kabupaten Gresik, dalam tren kehadiran peserta ketika ajang Pemilu sebelumnya,” katanya.

Berdasarkan data Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gresik menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024 sebanyak 961.992 pemilih dan 3.673 TPS yang tersebar di 18 Kecamatan, 320 desa dan 36 Kelurahan. Untuk Desa Segoromadu , DPT sebanyak 1.113 pemilih.

Sementara itu, Plh Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono mengungkapkan, persiapan dan logistik Pemilu 2024 di kabupaten/kota sudah lengkap. Kelengkapan ini meliputi kertas suara, bilik suara, kotak suara, formulir-formulir, termasuk juga anggaran yang dialokasikan sudah diterima. “Insya Allah kesiapan semuanya sudah bisa dipastikan aman. Dan jangan khawatir seluruh kebutuhannya sudah terpenuhi, termasuk jika ada pemilih tambahan juga bisa di akomodir,” terangnya.

Berkaca dari gelaran Pemilu sebelumnya, berbagai dukungan kepada petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) sudah dilakukan oleh KPU. Dukungan tersebut, di antaranya berupa penyederhanaan formulir serta dukungan anggaran.

“Disamping penyederhanaan formulir, kawan-kawan KPPS juga kita berikan anggaran untuk sewa mesin scan dan printer. Kami juga sudah memberikan anggaran untuk vitamin diluar anggaran konsumsi. Dengan itu, harapannya bisa mengurangi beban kerja dan membuat kawan-kawan KPPS bekerja lebih baik,” harap Ketua KPU Jatim Choirul Anam. (yad)

Pantau Logistik Pemilu di Desa Segoromadu, Gresik, PLH Gubernur Jatim : Semua Kebutuhan Terpenuhi Selengkapnya

Alokasi Pupuk Subsidi Turun, Pemkab Gresik Berikan Bantuan POC dan PHC   

GRESIK,1minute.id – Menjaga musim tanam berjalan ditengah alokasi pupuk subsidi semakin berkurang. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melalui Dinas Pertanian (Dispertan) Gresik memberikan bantuan Pupuk Organik Cair (POC) dan Pupuk Hayati Cair (PHC) kepada petani di Gresik.  POC dan PHC itu diperuntukkan untuk gabungan kelompok Tani (Gapoktan) dan Kelompok Tani ( Poktan).

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, upaya peningkatan produksi pertanian memerlukan dukungan prasarana dan sarana pertanian. Salah satunya adalah pupuk yang berperan vital bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman.

“Diperlukan alternatif penggunaan pupuk selain dari pupuk subsidi yang semakin berkurang alokasinya. Pemkab Gresik berupaya semaksimal mungkin untuk memenuhi kekurangan tersebut,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putro saat bertemu dengan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan Kelompok Tani (Poktan) di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) Gresik beberapa waktu lalu.

Salah satu alternatif pupuk yang dapat digunakan adalah Pupuk Organik Cair (POC) dan Pupuk Hayati Cair (PHC). “Secara teknis terbukti mampu untuk meningkatkan produktifitas tanaman khususnya padi,” katanya. 

Sejak 2021, Dinas Pertanian Gresik telah menggunakan POC dan PHC. Tahun ini, bantuan POC dan PHC  diberikan kepada 196 gapoktan dan 22 poktan yang ada di 17 kecamatan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Dengan luas lahan 14.695 hektare. Lahan pertanian di Gresik seluas lebih kurang 32 ribu hektare. “Selain meningkatkan hasil produksi, diharapkan penggunaan pupuk organik bisa mengembalikan tingkat kesuburan tanah yang mulai menurun,” ujarnya. 

Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Gresik Eko Anindito Putro mengatakan, pihaknya terus mendorong petani untuk menggunakan POC dan PHC secara tepat. Penyuluh akan melakukan pendampingan. “Kami dorong penggunaan POC dan PHC ini. Hasilnya terbukti bagus sehingga bisa jadi alternatif,” ujar Eko Anindito Putro. (yad)

Alokasi Pupuk Subsidi Turun, Pemkab Gresik Berikan Bantuan POC dan PHC    Selengkapnya

Pemkab Gresik Kaji Mereplikasi Program Gebyar Diskon Pupuk, Bupati Gresik  : Masyarakat Butuh Kemudahan Akses, Barang Ada, Harga Terjangkau

GRESIK,1minute.id – Program Gebyar Diskon Pupuk yang dilakukan oleh Petrokimia Gresik mendapatkan apresiasi dari Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia itu menyiapkan 7 ribu paket pupuk untuk petani dan petambak di Gresik. 

Dalam gelaran itu, harga pupuk Rp 340 ribu per paket bisa ditebus “hanya” Rp 200 ribu per paket alias diskon 40 persen. Petani dan petambak pun semringah. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyatakan, Program Gebyar Diskon Pupuk ini strategi atau upaya yang patut mendapatkan apresiasi. Khususnya petambak di Gresik luas tambak 28 ribu hektare dan luas pertanian 32 ribu hektar ini. 

Selama ini, katanya, petani dan petambak kurang pupuk subsidi. “Akan kita kaji apakah aturan main APBD bisa digunakan untuk non subsidi. Kalau memang bisa kita seizin BPK atau lainnya akan kita koordinasi akan kita coba. Karena masyarakat sangat butuh kemudahan akses. Barangnya ada, harganya terjangkau,” ujarnya usai seremonial Program Gebyar Diskon Pupuk di halaman GOR Tridharma Petrokimia Gresik pada Rabu, 7 Februari 2024.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengapresiasi program Gebyar Diskon Pupuk untuk petani dan petambak di Gresik ini. Menurut Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani, sda dua sektor pertanian dan perikanan belum ada subsidi pupuk. “Dan hari ini kita bagi untuk pertanian dan perikanan bisa mengakses Gebyar Diskon Pupuk ini. Mudah-mudahan berkah dan sukses di musim tanam tahun ini,” ujarnya. 

Gus Yani mengaku bahagia melihat para petani dan petambak di Gresik bisa mendapatkan pupuk dengan harga terjangkau. “Ini bentuk kebahagiaan petambak dan petani.  Karena kebahagiaan mereka adalah kesuksesan suatu bangsa. Kami ucapkan terima kasih kepada Presiden, BUMN, Menteri Pertanian dan direksi Petrokimia Gresik,” ungkapnya. 

Kajian pemberian subsidi pupuk untuk petani dan petambak melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Gresik untuk memberikan stimulan kepada para petani dan petambak di Gresik mencintai profesinya. “Kehadiran pemerintah kabupaten dengan menggunakan APBD adalah sebuah tantangan atau solusi agar mereka mempunyai tantangan dan spirit,  semangat mereka tetap bekerja sebagai petani atau petambak,” tegasnya. 

Selain melakukan kajian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik juga menunggu program Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menambah alokasi subsidi pupuk sebesar Rp 14 triliun agar semakin banyak petani yang mendapat pupuk bersubsidi. Pada 2023, pemerintah melalui program subsidi pupuk yang setiap tahunnya dialokasikan sekitar Rp 25 triliun. Anggaran subsidi disiapkan Pemerintah untuk membantu petani mendapatkan pupuk dengan harga terjangkau. 

“Mudah-mudahan tambahan subsidi sebesar Rp 14 triliun yang direncanakan pemerintah bisa menambah alokasi pupuk bersubsidi untuk petani dan petambak Gresik,” harapnya. 

Sementara itu, Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo mengatakan, pihaknya tidak hanya menyediakan pupuk bersubsidi kepada petani, Pemerintah menjamin ketersediaan pupuk nonsubsidi.

“Pemerintah melalui Pupuk Indonesia, memastikan ketersediaan pupuk di seluruh Indonesia, baik itu pupuk bersubsidi maupun nonsubsidi. Pemerintah membantu memperoleh pupuk dengan mudah guna mendukung program percepatan musim tanam pada awal 2024,” ungkap Dwi 

Dalam rangka menjaga ketersediaan pupuk, Pemerintah dalam hal ini Kementerian BUMN dan Kementerian Pertanian melalui Pupuk Indonesia menggelar program Gebyar Diskon Pupuk di berbagai kota/kabupaten selama bulan Januari sampai dengan Februari 2024. Saat ini, kegiatan dilaksanakan di Gudang Pupuk Penyangga (GPP) Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

“Selama musim tanam ini, pemerintah telah melakukan berbagai upaya dukungan bagi petani agar bisa mendapatkan hasil yang optimal di musim panen nanti,” harap Dwi Satriyo Annurogo. Gebyar Diskon Pupuk 2024 diselenggarakan Pupuk Indonesia, bekerjasama dengan pemerintah, di berbagai kota selama bulan Januari hingga Februari 2024. “Rangkaian acara ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan pupuk petani serta memberikan kemudahan bagi petani untuk memperoleh pupuk di musim tanam ini,” kata Dwi.

Hingga 20 Januari 2024 ketersediaan pupuk bersubsidi dan pupuk nonsubsidi tercatat sebesar 1.956.887 ton atau setara sekitar 200 persen dari ketentuan minimum yang ditetapkan oleh pemerintah. Adapun angka stok ini terdiri dari pupuk bersubsidi sebesar 1.372.909 ton dan pupuk nonsubsidi sebesar 583.978 ton.

“Pupuk Indonesia menjalankan program Gebyar Diskon Pupuk sesuai dorongan pemerintah agar petani bisa menikmati pupuk nonsubsidi dengan harga terjangkau serta membantu produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani. Semoga program ini dapat mendorong petani untuk menanam lebih awal sehingga kesuksesan musim tanam awal tahun ini bisa kita tuai bersama saat panen bulan april nanti,” tutup Dwi. (yad)

Pemkab Gresik Kaji Mereplikasi Program Gebyar Diskon Pupuk, Bupati Gresik  : Masyarakat Butuh Kemudahan Akses, Barang Ada, Harga Terjangkau Selengkapnya

Ijtima Sanawi dan Penganugrahan, Bupati Gresik : Wujudkan Cita-cita MUI Gresik sebagai Public Service 

GRESIK,1minute.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gresik menggelar Ijtima Sanawi dan Penganugrahan di Aula MUI Gresik pada Kamis, 1 Februari 2024. Acara yang dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Ketua DPRD Gresik Moch Abdul Qodir, Ketua MUI Gresik KH Mansoer Shodiq serta para ketua MUI Kecamatan se-Kabupaten Gresik inu mengusung tema “Maju Bersama Menuju Pengelolaan Manajemen MUI Inovatif”.

Ijtima Sanawi adalah forum pertemuan tahunan untuk menyosialisasikan fatwa MUI kepada Dewan Pengurus Syariah ini bertujuan mewujudkan aspirasi umat Islam mengenai masalah perekonomian. Penganugerahan kepada MUI Kecamatan ini, merupakan suatu wujud keberhasilan MUI Gresik yang dipenghujung tahun lalu menorehkan juara umum program akreditasi MUI se-Jawa Timur.

Bupati Gresik Fandi Akhmad menyatakan , bahwa Ijtima Sanawi menjadi forum temu penting untuk menjalin harmonisasi antarstakeholder. Apalagi dengan era sosial budaya yang berkembang pesat seperti saat ini. “Transformasi sosial budaya saat ini begitu masif, terutama di media sosial ditambah dengan isu-isu yang ada, maka MUI kecamatan menjadi lembaga yang sangat penting dan menjalin harmonisasi dalam kecamatan,” ujarnya.

Disisi lain, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani memberikan apresiasi kepada MUI Gresik yang terus melakukan inovasi dalam pelayanan kepada masyarakat sehingga memjadi juara umum program akreditasi MUI se-Jawa Timur. Prestasi yang didapakan MUI ini menjadi kebanggaan bagi Pemerintah Kabupaten Gresik yang benar benar progresif.

“Prestasi tersebut juga merupakan hasil dari program-program yang visioner dan perencanaan yang begitu jelas. Sehingga besar harapannya akan memberikan dampak kepada masyarakat Kabupaten Gresik,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Kepada para penerima anugerah MUI kecamatan terbaik, Bupati Yani berharap seluruh kecamatan pemenang bisa menjadi inspirasi bagi kecamatan-kecamatan lain. “Dengan begitu, cita-cita MUI sebagai public service masyarakat kabupaten Gresik dalam sektor masing-masing,” ujar Bupati Yani.

Capaian prestasi MUI ini juga dianggap sebagai menjadi suatu bentuk semangat bersama oleh Ketua MUI Gresik KH. Mansoer Shodiq. Menurutnya, prestasi tersebut adalah momentum bersama dalam majunya MUI baik tingkat kabupaten maupun kecamatan.

“Lewat penganugerahan ini, adalah menjadi program asesmen penguatan lembaga MUI kecamatan se-Kabupaten Gresik. Ini untuk melihat perkembangan dan kemajuan kelembagaan MUI kecamatan dalam rangka pembinaan organisasi,”terangnya. (yad)

Ijtima Sanawi dan Penganugrahan, Bupati Gresik : Wujudkan Cita-cita MUI Gresik sebagai Public Service  Selengkapnya

Satu Lagi Faskes Pustu Beroperasi, Cara Bupati Gresik Wujudkan Pemerataan Akses Kesehatan

GRESIK,1minute.id – Peresmian Puskesmas Pembantu (Pustu) Randuagung, Kecamatan Kebomas yang dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani terasa beda. Sebab, tidak sekedar seremonial. Tapi, dikemas dengan temu wicara dengan warga. Acara pun gayeng. 

Fandi Akhmad Yani menyebut Pustu sebagai pondasi dasar public service kesehatan. Alasannya karena pustu saat ini telah tersebar di hampir seluruh desa se Kabupaten Gresik. Ini berarti, akses kesehatan akan lebih mudah dijangkau oleh masyarakat.

“Pustu ini dapat menjadi tempat dalam pelayanan public service, khususnya di bidang kesehatan. Pemerintah Kabupaten Gresik terus konsisten dalam rangka peningkatan infrastruktur kesehatan. Ini harus terus berjalan sehingga kita dapat menyajikan pelayanan yang terbaik,” ungkap Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad pada Kamis, 18 Januari 2024.

Pembangunan bidang kesehatan, merupakan prioritas utama Kabupaten Gresik yang diwujudkan melalui Nawa Karsa Gresik Sehati. Selama kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, telah mendirikan berbagai macam fasilitas kesehatan. Mulai dari rumah sakit, puskesmas dan Pustu. Selanjutnya untuk tahun ini Gresik akan berproses dalam pembangunan labolatorium kesehatan daerah.

“Alhamdulillah sudah terbangun RS Gresik Sehati di Kedamean yang akan segera beroperasi. 2 Puskesmas di Kecamatan Cerme dan Dukun sudah terbangun dan telah dimanfaatkan masyarakat sekitar. Ada pula 4 Pustu di Desa Tambakberas di Kecamatan Cerme, Desa Randuboto,  Kecamatan Sidayu, Desa Klumpang Gubug, Kecamatan Tambak,  Pulau Bawean. Dan hari ini pustu Desa Randuagung,” urainya. 

Seluruh Faskes tersebut semuanya telah terakreditasi. Sebanyak 20 rumah sakit pemerintah dan swasta, 32 puskesmas dan 61 klinik pelayanan kesehatan sudah terakreditasi 90% dengan hasil paripurna. Gus Yani juga menjlentrehkan kembali program pengobatan gratis Universal Health Coverage (UHC) yang telah berjalan sejak tahun lalu. Tujuannya agar masyarakat menikmati semua fasilitas kesehatan dan memudahkan akses masyarakat dalam berobat.

Faskes untuk mewujudkan masyarakat sehat, Gus Yani meminta untuk seluruh masyarakat sadar akan pentingnya menurunkan angka stunting. “Kita ajak semua pihak untuk menurunkan angka stunting. Maka kita bersama-sama dengan seluruh pihak, baik itu pemerintah, rumah sakit, puskesmas, klinik, dan pustu bekerjasama mewujudkan Gresik bebas stunting,” ujarnya. (yad)

Satu Lagi Faskes Pustu Beroperasi, Cara Bupati Gresik Wujudkan Pemerataan Akses Kesehatan Selengkapnya

Minimalisir Kemacetan dan Laka Lantas, Bupati Gresik Hadirkan TKP Ngawen Bisa Tampung 100 Unit Kendaraan 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus berbenah untuk mengurangi kemacetan lalu lintas di ruas Jalan Deandles di Pantai Utara (Pantura) Gresik. Caranya, menyediakan tempat khusus parkir (TKP) untuk kendaraan berat. TKP Dump truk dan sejenisnya itu berada di Desa Ngawen, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang meresmikan “kantong” parkir kali pertama yang dikelola oleh Dinas Perhubungan Gresik itu pada Jumat, 12 Januari 2024. Beroperasi TKP diatas lahan seluas 1,4 hektar yang bisa menampung 100 unit kendaraan ini, diharapkan tidak ada lagi kendaraan berat memarkir di bahu jalan ketika jam sibuk. Yakni,  pagi pukul 05.00-08.00 WIB dan waktu sore pukul 15.00-18.00 WIB.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, tujuan disediakannya TKP tersebut, untuk mengurangi kemacetan. Terutama saat jam sibuk, yakni pada pagi mulai pukul 05.00-08.00 WIB dan waktu sore pukul 15.00-18.00 WIB. Untuk diluar jam tersebut, truk-truk besar baik dalam kota maupun luar kota yang akan parkir tetap dilayani.

“Semoga dengan adanya kantong parkir ini, dapat mengurai kemacetan dan mengurangi angka kecelakaan di jalur utara,” harap Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Jumat. 12 Januari 2024.

Dikatakan, kemajuan Kabupaten Gresik terus meningkat, tentu ada dampak positif dan negatif. Dampak positifnya perekonomian terus bangkit, dampak negatifnya salah satunya kemacetan. Apalagi jalan raya Deandels Gresik – Lamongan menjadi jalan alternatif.

Selain itu, lanjut Gus Yani, dampak pembangunan dari kemajuan daerah akan berkembang pesat di jalur wilayah utara. Apalagi banyak proyek strategis nasional (PSN). Untuk itu TKP ini menjadi solusi terkait kepadatan kendaraan utamanya saat jam operasional.

“Saya berharap, Dinas Perhubungan terus konsisten dalam pengawasan jam operasional kendaraan besar agar memberikan kesempatan kepada masyarakat. Utamanya anak-anak sekolah dan aktifitas warga lainnya,” tegasnya.

Menurut dirinya, harmonisasi ini bentuk komitmen pemerintah daerah terhadap pengusaha dan masyarakat. Dengan tetap mementingkan hak masyarakat. Untuk wilayah selatan tidak perlu kantong parkir karena sudah ada jalan tol.

“Ini masih dalam uji coba, kedepan retribusi parkir khusus ini akan menggunakan digitalisasi agar tidak timbul isu pungutan liar. Karena parkir ini menjadi kontribusi pendapatan daerah,” ungkapnya. Tampak hadir dalam peresmian TKP Ngawen ini adalah Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah  Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Gresik Khusaini dan para undangan lainnya. 

Untuk menambah kenyamanan para kru kendaraan berat itu, Pemkab Gresik akan menambah sejumlah fasilitas lainnya. Diantaranya, air bersih melalui sumur bor akan di bangun oleh Dinas Cipta Karya Perumahan dan Kawasan Permukiman (DCKPKP) Gresik, toilet dan tempat istirahat para sopir akan dibangun oleh Dinas Perhubungan Gresik. TKP Ngawen bakal mirip rest area yang aman dab nyaman untuk para sopir. 

“Saya menyampaikan banyak terima kasih kepada semua stakeholder. Yang telah membantu dan mensuport terbangunnya TKP di Desa Ngawen ini,” pungkasnya.

Senada dengan Bupati, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menambahkan, TKP ini meneruskan Perda lama. Jika tidak disediakan maka akan menimbulkan kemacetan jika di parkir di tepi-tepi jalan. “Truk dari dalam kota ataupun luar kota yang akan parkir di TKP ini akan dikenakan tarif parkir sesuai peraturan daerah yang ada,” tandasnya. (yad)

Minimalisir Kemacetan dan Laka Lantas, Bupati Gresik Hadirkan TKP Ngawen Bisa Tampung 100 Unit Kendaraan  Selengkapnya

SPBUN Lumpur Resmi Beroperasi, Ikhtiar Bupati Gresik Wujudkan Nelayan Gresik Berdaulat 

GRESIK,1minute.id –  Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meresmikan SPBU Nelayan (SPBUN) di Desa Lumpur, Kecamatan Gresik pada Kamis, 11 Januari 2024. Keberadaan SPBUN ini, merupakan bentuk nyata program Nawa Karsa Bupati dan Wakil Bupati Gresik yakni Gresik Agropolitan untuk mewujudkan nelayan berdaulat.

“Alhamdulillah, satu persatu kami menuntaskan program Nawa Karsa yang salah satunya adalah Gresik Agropolitan lewat pembangunan SPBUN. Tujuannya tidak lain adalah agar nelayan berdaulat. Berdirinya SPBUN ini bisa terwujud berkat sinergitas bersama Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Gresik Migas dengan PT. Pertamina Patra Niaga. Hal ini juga tidak lepas dari peran Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI,” terang Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Untuk diketahui bagi nelayan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) adalah faktor produksi yang sangat penting dalam kegiatan penangkapan ikan. Komponen biaya BBM yang mereka gunakan berkisar 50-70% dari seluruh biaya operasional aktivitas penangkapan ikan.

Total nelayan Kelurahan Lumpur dan Kelurahan Kroman berdasarakan usulan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Gresik sebanyak 528 Nelayan. Untuk total surat rekomendasi pembelian solar subsidi yang masuk sampai dengan tanggal 09 januari 2024 sebanyak 430 orang. Sedangkan, total penjualan solar subsidi khusus nelayan selama 2023 sebanyak 16.590,95 liter/16 kilo liter ( 24 November s/d 31 Desember 2023) dan secara grafik terus meningkat

Disinilah SPBUN yang merupakan unit usaha Gresik Migas mitra PT. Pertamina Patra Niaga mengambil peran. Dengan tugas utama menjual bahan bakar minyak solar bersubsidi kepada masyarakat nelayan khususnya untuk kebutuhan bahan bakar, ongkos produksi dari komponen BBM bisa dipangkas.

Tidak berhenti disitu, Pemerintah Kabupaten Gresik dibawah nahkoda Bupati Fandi Akhmad Yani juga telah menyiapkan anggaran untuk berdirinya dua SPBUN lagi di tahun ini.

“Komitmen kami, memberikan kemudahan nelayan untuk mengakses bahan bakar subsidi. Karenanya di tahun ini kita rencanakan dua pembangunan SPBUN lagi di Gresik Utara. Dan tahun depan, kita sudah sampaikan ke Kementerian KKP untuk dibantu pembangunan di wilayah Bawean,” ujarnya.

Hal yang sama disampaikan juga oleh Menteri Kelautan dan Perikanan yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Staf Khusus Bidang Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Mayjend TNI Edi Juardi. Disampaikan bahwa BBM mempunyai peranan penting dalam peningkatan produktifitas usaha perikanan khususnya perikanan tangkap.

“Penyediaan BBM yang memadai dari sisi kualitas, harga, dan kemudahan akses sangat dibutuhkan agar nelayan dapat menggunakan BBM sesuai kebutuhan operasionalnya,” terang Edi Juardi. (yad)

SPBUN Lumpur Resmi Beroperasi, Ikhtiar Bupati Gresik Wujudkan Nelayan Gresik Berdaulat  Selengkapnya

910 Mahasiswa Unair Surabaya KKN-BBK, Bupati Gresik : 4 Program Selaras Nawa Karsa 

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 910 mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) Surabaya melakukan Kuliah Kerja Nyata – Belajar Bersama Komunitas (KKN – BBK) di Kabupaten Gresik. Ratusan mahasiswa itu akan disebar di Kecamatan Kebomas, Cerme, Benjeng dan Menganti.

Kedatangan ratusan mahasiswa itu disambut langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di halaman kantor Bupati Gresik di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas pada Selasa, 9 Januari 2024. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah serta Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman. 

Fandi Akhmad Yani mengucapakan selamat datang dan terima kasih atas kepercayaan Unair Surabaya yang telah memilih Kabupaten Gresik sebagai tempat KKN-BBK ke-3 tahun 2024 yang mengusung empat isu, yaitu ;  pendidikan, kesehatan, ekonomi dan lingkungan. “Tema itu selaras dengan program sembilan prioritas pembangunan atau Nawa Karsa Kabupaten Gresik,” kata Gus Yani.

Menurutnya empat isu tersebut perlu didorong kembali oleh anak-anak muda mahasiswa Universitas Airlangga. Sambil belajar, memberikan bimbingan, dan pendampingan kepada masyarakat. Sekecil apapun permasalahan kesehatan, pendidikan, lingkungan dan ekonomi akan bermanfaat baik bagi masyarakat atau pun mahasiswa.

“Kalian akan langsung berinteraksi dengan masyarakat, bimbing mereka berikan karya terbaik yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.  Ia pun berharap, kedepannya sinergitas program, serta visi misi antara Pemerintah Kabupaten Gresik dengan Universitas Airlangga Surabaya selaras agar tercipta keharmonisan dan kerjasama yang berkelanjutan. 

Sebelumnya, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Airlangga Prof Gadis Meinar Sari mengatakan, BBK ke-3 merupakan kegiatan konversi dari KKN menjadi BBK. Prinsipnya sama, kegiatan akademik yang dilaksanakan di luar studi.

“KKN-BBK ini dimulai dari tanggal 9 Januari hingga 3 Februari 2024. Sebanyak 1.800 mahasiswa diterjunkan dan disebar di 3 kabupaten dan kota. Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Gresik, dan Kota Surabaya,” terangnya.

Dikatakan, mahasiswa yang melaksanakan KKN-BBK ini adalah sebagai pembelajaran di masyarakat. Bukan untuk semata-mata menggurui atau mengajar kepada masyarakat. Tetapi lebih kepada belajar dengan berbagai permasalahan yang ada di masyarakat untuk di pahami dan di kaji bersama.

“Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Gresik yang sudah menerima 910 mahasiswa Unair yang akan menjalani KKN di 4 kecamatan dan disebar di 91 desa. Kami mohon bimbingan dan arahan saat bersama masyarakat,” tandasnya. (yad)

910 Mahasiswa Unair Surabaya KKN-BBK, Bupati Gresik : 4 Program Selaras Nawa Karsa  Selengkapnya

Bupati Gresik Lantik Edy Hadisiswoyo sebagai Dewas Bank Gresik

GRESIK,1minute.id –  Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik dan mengambil sumpah Edy Hadisiswoyo sebagai Dewan Pengawas (Dewas) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Bank Gresik periode 2024 – 2028 pada Jumat,  5 Januari 2024. 

Pelantikan Edy Hadi Siswoyo sebagai Dewas di Bank Perkreditan Rakyat (BPR), salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemkab Gresik menambah panjang jabatan  lelaki putra Gresik asli itu. Sebelumnya, pada Selasa, 2 Januari  2024, Edy dilantik sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Gresik.

Edy pejabat senior di Pemkab Gresik ini yang sarat pengalaman. Ia sebelumnya pernah menjabat sebagai Kepala Inspektorat,  Kepala  Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Gresik. Amanah tambahan bagi Edy ini diharapkan manajemen Bank Gresik yang berdiri sejak 48 tahun itu bisa melakukan akselerasi dan inovasi.

Fandi Akhmad Yani menyataka. Bank Gresik sebagai anak kandung dari Pemerintah Kabupaten Gresik, memiliki akses dukungan berbagai anggaran dalam penyaluran-penyaluran dana kepada masyarakat jika memang dibutuhkan. “Namun, penting dipahami bahwa sumber daya yang dimiliki Bank Gresik juga mumpuni, dan sistem penyaluran yang harus ditata dalam melaksanakan hal tersebut. Semuanya dalam niatan, keinginan bersama agar Bank Gresik bisa lebih maju,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan, kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani, dengan tegas menyatakan bahwa dirinya beserta semua pejabat dan pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik akan selalu terbuka dalam mendukung kemajuan Bank Gresik. “Pemerintah Daerah, terbuka lebar dalam mendukung kesuksesan Bank Gresik. Silahkan akselerasi seperti apa, dan bangun komunikasi yang baik untuk kemajuan Bank Gresik,” harapnya. (yad)

Bupati Gresik Lantik Edy Hadisiswoyo sebagai Dewas Bank Gresik Selengkapnya