Satu Lagi Faskes Pustu Beroperasi, Cara Bupati Gresik Wujudkan Pemerataan Akses Kesehatan

GRESIK,1minute.id – Peresmian Puskesmas Pembantu (Pustu) Randuagung, Kecamatan Kebomas yang dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani terasa beda. Sebab, tidak sekedar seremonial. Tapi, dikemas dengan temu wicara dengan warga. Acara pun gayeng. 

Fandi Akhmad Yani menyebut Pustu sebagai pondasi dasar public service kesehatan. Alasannya karena pustu saat ini telah tersebar di hampir seluruh desa se Kabupaten Gresik. Ini berarti, akses kesehatan akan lebih mudah dijangkau oleh masyarakat.

“Pustu ini dapat menjadi tempat dalam pelayanan public service, khususnya di bidang kesehatan. Pemerintah Kabupaten Gresik terus konsisten dalam rangka peningkatan infrastruktur kesehatan. Ini harus terus berjalan sehingga kita dapat menyajikan pelayanan yang terbaik,” ungkap Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad pada Kamis, 18 Januari 2024.

Pembangunan bidang kesehatan, merupakan prioritas utama Kabupaten Gresik yang diwujudkan melalui Nawa Karsa Gresik Sehati. Selama kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, telah mendirikan berbagai macam fasilitas kesehatan. Mulai dari rumah sakit, puskesmas dan Pustu. Selanjutnya untuk tahun ini Gresik akan berproses dalam pembangunan labolatorium kesehatan daerah.

“Alhamdulillah sudah terbangun RS Gresik Sehati di Kedamean yang akan segera beroperasi. 2 Puskesmas di Kecamatan Cerme dan Dukun sudah terbangun dan telah dimanfaatkan masyarakat sekitar. Ada pula 4 Pustu di Desa Tambakberas di Kecamatan Cerme, Desa Randuboto,  Kecamatan Sidayu, Desa Klumpang Gubug, Kecamatan Tambak,  Pulau Bawean. Dan hari ini pustu Desa Randuagung,” urainya. 

Seluruh Faskes tersebut semuanya telah terakreditasi. Sebanyak 20 rumah sakit pemerintah dan swasta, 32 puskesmas dan 61 klinik pelayanan kesehatan sudah terakreditasi 90% dengan hasil paripurna. Gus Yani juga menjlentrehkan kembali program pengobatan gratis Universal Health Coverage (UHC) yang telah berjalan sejak tahun lalu. Tujuannya agar masyarakat menikmati semua fasilitas kesehatan dan memudahkan akses masyarakat dalam berobat.

Faskes untuk mewujudkan masyarakat sehat, Gus Yani meminta untuk seluruh masyarakat sadar akan pentingnya menurunkan angka stunting. “Kita ajak semua pihak untuk menurunkan angka stunting. Maka kita bersama-sama dengan seluruh pihak, baik itu pemerintah, rumah sakit, puskesmas, klinik, dan pustu bekerjasama mewujudkan Gresik bebas stunting,” ujarnya. (yad)

Satu Lagi Faskes Pustu Beroperasi, Cara Bupati Gresik Wujudkan Pemerataan Akses Kesehatan Selengkapnya

Minimalisir Kemacetan dan Laka Lantas, Bupati Gresik Hadirkan TKP Ngawen Bisa Tampung 100 Unit Kendaraan 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus berbenah untuk mengurangi kemacetan lalu lintas di ruas Jalan Deandles di Pantai Utara (Pantura) Gresik. Caranya, menyediakan tempat khusus parkir (TKP) untuk kendaraan berat. TKP Dump truk dan sejenisnya itu berada di Desa Ngawen, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang meresmikan “kantong” parkir kali pertama yang dikelola oleh Dinas Perhubungan Gresik itu pada Jumat, 12 Januari 2024. Beroperasi TKP diatas lahan seluas 1,4 hektar yang bisa menampung 100 unit kendaraan ini, diharapkan tidak ada lagi kendaraan berat memarkir di bahu jalan ketika jam sibuk. Yakni,  pagi pukul 05.00-08.00 WIB dan waktu sore pukul 15.00-18.00 WIB.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, tujuan disediakannya TKP tersebut, untuk mengurangi kemacetan. Terutama saat jam sibuk, yakni pada pagi mulai pukul 05.00-08.00 WIB dan waktu sore pukul 15.00-18.00 WIB. Untuk diluar jam tersebut, truk-truk besar baik dalam kota maupun luar kota yang akan parkir tetap dilayani.

“Semoga dengan adanya kantong parkir ini, dapat mengurai kemacetan dan mengurangi angka kecelakaan di jalur utara,” harap Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Jumat. 12 Januari 2024.

Dikatakan, kemajuan Kabupaten Gresik terus meningkat, tentu ada dampak positif dan negatif. Dampak positifnya perekonomian terus bangkit, dampak negatifnya salah satunya kemacetan. Apalagi jalan raya Deandels Gresik – Lamongan menjadi jalan alternatif.

Selain itu, lanjut Gus Yani, dampak pembangunan dari kemajuan daerah akan berkembang pesat di jalur wilayah utara. Apalagi banyak proyek strategis nasional (PSN). Untuk itu TKP ini menjadi solusi terkait kepadatan kendaraan utamanya saat jam operasional.

“Saya berharap, Dinas Perhubungan terus konsisten dalam pengawasan jam operasional kendaraan besar agar memberikan kesempatan kepada masyarakat. Utamanya anak-anak sekolah dan aktifitas warga lainnya,” tegasnya.

Menurut dirinya, harmonisasi ini bentuk komitmen pemerintah daerah terhadap pengusaha dan masyarakat. Dengan tetap mementingkan hak masyarakat. Untuk wilayah selatan tidak perlu kantong parkir karena sudah ada jalan tol.

“Ini masih dalam uji coba, kedepan retribusi parkir khusus ini akan menggunakan digitalisasi agar tidak timbul isu pungutan liar. Karena parkir ini menjadi kontribusi pendapatan daerah,” ungkapnya. Tampak hadir dalam peresmian TKP Ngawen ini adalah Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah  Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Gresik Khusaini dan para undangan lainnya. 

Untuk menambah kenyamanan para kru kendaraan berat itu, Pemkab Gresik akan menambah sejumlah fasilitas lainnya. Diantaranya, air bersih melalui sumur bor akan di bangun oleh Dinas Cipta Karya Perumahan dan Kawasan Permukiman (DCKPKP) Gresik, toilet dan tempat istirahat para sopir akan dibangun oleh Dinas Perhubungan Gresik. TKP Ngawen bakal mirip rest area yang aman dab nyaman untuk para sopir. 

“Saya menyampaikan banyak terima kasih kepada semua stakeholder. Yang telah membantu dan mensuport terbangunnya TKP di Desa Ngawen ini,” pungkasnya.

Senada dengan Bupati, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menambahkan, TKP ini meneruskan Perda lama. Jika tidak disediakan maka akan menimbulkan kemacetan jika di parkir di tepi-tepi jalan. “Truk dari dalam kota ataupun luar kota yang akan parkir di TKP ini akan dikenakan tarif parkir sesuai peraturan daerah yang ada,” tandasnya. (yad)

Minimalisir Kemacetan dan Laka Lantas, Bupati Gresik Hadirkan TKP Ngawen Bisa Tampung 100 Unit Kendaraan  Selengkapnya

SPBUN Lumpur Resmi Beroperasi, Ikhtiar Bupati Gresik Wujudkan Nelayan Gresik Berdaulat 

GRESIK,1minute.id –  Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meresmikan SPBU Nelayan (SPBUN) di Desa Lumpur, Kecamatan Gresik pada Kamis, 11 Januari 2024. Keberadaan SPBUN ini, merupakan bentuk nyata program Nawa Karsa Bupati dan Wakil Bupati Gresik yakni Gresik Agropolitan untuk mewujudkan nelayan berdaulat.

“Alhamdulillah, satu persatu kami menuntaskan program Nawa Karsa yang salah satunya adalah Gresik Agropolitan lewat pembangunan SPBUN. Tujuannya tidak lain adalah agar nelayan berdaulat. Berdirinya SPBUN ini bisa terwujud berkat sinergitas bersama Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Gresik Migas dengan PT. Pertamina Patra Niaga. Hal ini juga tidak lepas dari peran Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI,” terang Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Untuk diketahui bagi nelayan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) adalah faktor produksi yang sangat penting dalam kegiatan penangkapan ikan. Komponen biaya BBM yang mereka gunakan berkisar 50-70% dari seluruh biaya operasional aktivitas penangkapan ikan.

Total nelayan Kelurahan Lumpur dan Kelurahan Kroman berdasarakan usulan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Gresik sebanyak 528 Nelayan. Untuk total surat rekomendasi pembelian solar subsidi yang masuk sampai dengan tanggal 09 januari 2024 sebanyak 430 orang. Sedangkan, total penjualan solar subsidi khusus nelayan selama 2023 sebanyak 16.590,95 liter/16 kilo liter ( 24 November s/d 31 Desember 2023) dan secara grafik terus meningkat

Disinilah SPBUN yang merupakan unit usaha Gresik Migas mitra PT. Pertamina Patra Niaga mengambil peran. Dengan tugas utama menjual bahan bakar minyak solar bersubsidi kepada masyarakat nelayan khususnya untuk kebutuhan bahan bakar, ongkos produksi dari komponen BBM bisa dipangkas.

Tidak berhenti disitu, Pemerintah Kabupaten Gresik dibawah nahkoda Bupati Fandi Akhmad Yani juga telah menyiapkan anggaran untuk berdirinya dua SPBUN lagi di tahun ini.

“Komitmen kami, memberikan kemudahan nelayan untuk mengakses bahan bakar subsidi. Karenanya di tahun ini kita rencanakan dua pembangunan SPBUN lagi di Gresik Utara. Dan tahun depan, kita sudah sampaikan ke Kementerian KKP untuk dibantu pembangunan di wilayah Bawean,” ujarnya.

Hal yang sama disampaikan juga oleh Menteri Kelautan dan Perikanan yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Staf Khusus Bidang Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Mayjend TNI Edi Juardi. Disampaikan bahwa BBM mempunyai peranan penting dalam peningkatan produktifitas usaha perikanan khususnya perikanan tangkap.

“Penyediaan BBM yang memadai dari sisi kualitas, harga, dan kemudahan akses sangat dibutuhkan agar nelayan dapat menggunakan BBM sesuai kebutuhan operasionalnya,” terang Edi Juardi. (yad)

SPBUN Lumpur Resmi Beroperasi, Ikhtiar Bupati Gresik Wujudkan Nelayan Gresik Berdaulat  Selengkapnya

910 Mahasiswa Unair Surabaya KKN-BBK, Bupati Gresik : 4 Program Selaras Nawa Karsa 

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 910 mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) Surabaya melakukan Kuliah Kerja Nyata – Belajar Bersama Komunitas (KKN – BBK) di Kabupaten Gresik. Ratusan mahasiswa itu akan disebar di Kecamatan Kebomas, Cerme, Benjeng dan Menganti.

Kedatangan ratusan mahasiswa itu disambut langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di halaman kantor Bupati Gresik di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas pada Selasa, 9 Januari 2024. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah serta Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman. 

Fandi Akhmad Yani mengucapakan selamat datang dan terima kasih atas kepercayaan Unair Surabaya yang telah memilih Kabupaten Gresik sebagai tempat KKN-BBK ke-3 tahun 2024 yang mengusung empat isu, yaitu ;  pendidikan, kesehatan, ekonomi dan lingkungan. “Tema itu selaras dengan program sembilan prioritas pembangunan atau Nawa Karsa Kabupaten Gresik,” kata Gus Yani.

Menurutnya empat isu tersebut perlu didorong kembali oleh anak-anak muda mahasiswa Universitas Airlangga. Sambil belajar, memberikan bimbingan, dan pendampingan kepada masyarakat. Sekecil apapun permasalahan kesehatan, pendidikan, lingkungan dan ekonomi akan bermanfaat baik bagi masyarakat atau pun mahasiswa.

“Kalian akan langsung berinteraksi dengan masyarakat, bimbing mereka berikan karya terbaik yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.  Ia pun berharap, kedepannya sinergitas program, serta visi misi antara Pemerintah Kabupaten Gresik dengan Universitas Airlangga Surabaya selaras agar tercipta keharmonisan dan kerjasama yang berkelanjutan. 

Sebelumnya, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Airlangga Prof Gadis Meinar Sari mengatakan, BBK ke-3 merupakan kegiatan konversi dari KKN menjadi BBK. Prinsipnya sama, kegiatan akademik yang dilaksanakan di luar studi.

“KKN-BBK ini dimulai dari tanggal 9 Januari hingga 3 Februari 2024. Sebanyak 1.800 mahasiswa diterjunkan dan disebar di 3 kabupaten dan kota. Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Gresik, dan Kota Surabaya,” terangnya.

Dikatakan, mahasiswa yang melaksanakan KKN-BBK ini adalah sebagai pembelajaran di masyarakat. Bukan untuk semata-mata menggurui atau mengajar kepada masyarakat. Tetapi lebih kepada belajar dengan berbagai permasalahan yang ada di masyarakat untuk di pahami dan di kaji bersama.

“Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Gresik yang sudah menerima 910 mahasiswa Unair yang akan menjalani KKN di 4 kecamatan dan disebar di 91 desa. Kami mohon bimbingan dan arahan saat bersama masyarakat,” tandasnya. (yad)

910 Mahasiswa Unair Surabaya KKN-BBK, Bupati Gresik : 4 Program Selaras Nawa Karsa  Selengkapnya

Bupati Gresik Lantik Edy Hadisiswoyo sebagai Dewas Bank Gresik

GRESIK,1minute.id –  Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik dan mengambil sumpah Edy Hadisiswoyo sebagai Dewan Pengawas (Dewas) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Bank Gresik periode 2024 – 2028 pada Jumat,  5 Januari 2024. 

Pelantikan Edy Hadi Siswoyo sebagai Dewas di Bank Perkreditan Rakyat (BPR), salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemkab Gresik menambah panjang jabatan  lelaki putra Gresik asli itu. Sebelumnya, pada Selasa, 2 Januari  2024, Edy dilantik sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Gresik.

Edy pejabat senior di Pemkab Gresik ini yang sarat pengalaman. Ia sebelumnya pernah menjabat sebagai Kepala Inspektorat,  Kepala  Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Gresik. Amanah tambahan bagi Edy ini diharapkan manajemen Bank Gresik yang berdiri sejak 48 tahun itu bisa melakukan akselerasi dan inovasi.

Fandi Akhmad Yani menyataka. Bank Gresik sebagai anak kandung dari Pemerintah Kabupaten Gresik, memiliki akses dukungan berbagai anggaran dalam penyaluran-penyaluran dana kepada masyarakat jika memang dibutuhkan. “Namun, penting dipahami bahwa sumber daya yang dimiliki Bank Gresik juga mumpuni, dan sistem penyaluran yang harus ditata dalam melaksanakan hal tersebut. Semuanya dalam niatan, keinginan bersama agar Bank Gresik bisa lebih maju,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan, kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani, dengan tegas menyatakan bahwa dirinya beserta semua pejabat dan pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik akan selalu terbuka dalam mendukung kemajuan Bank Gresik. “Pemerintah Daerah, terbuka lebar dalam mendukung kesuksesan Bank Gresik. Silahkan akselerasi seperti apa, dan bangun komunikasi yang baik untuk kemajuan Bank Gresik,” harapnya. (yad)

Bupati Gresik Lantik Edy Hadisiswoyo sebagai Dewas Bank Gresik Selengkapnya

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Tunjuk Andhy Hendro Wijaya sebagai Kepala BPPKAD. Ini Tugasnya!

GRESIK,1minute.id– Andhy Hendro Wijaya kembali menjabat Kepala Badan Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPPKAD) Gresik. Amanah baru mantan Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Gresik itu berlaku sejak Selasa, 2 Januari 2024.

Andhy, satu diantara 130 pejabat eselon II, III dan IV yang dilantik dan diambil sumpah oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV kantor Bupati Gresik. Andhy adalah pejabat senior di pemerintahan kabupaten (Pemkab) Gresik. Di era kepemimpinan Bupati Gresik Sambari Halim Radianto, Andhy pernah menjabat sebagai Kepala BPPKAD. Dan, jabatan tertinggi di Aparatur Sipil Negara (ASN) yakni Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika ditanya wartawan mengatakan, penempatan Andhy Hendro Wijaya di BPPKAD Gresik untuk mengawal pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Gresik 2024. “Pak Andhy menjadi ASN senior, dan punya kemampuan (bidang pendapatan). Saya kira perlu kembali di tempat dimana 2024 kita mempunyai target bahwasanya anggaran kita harus surplus,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Ketua DPRD Gresik Moch Abdul Qodir dan Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman usai pelantikan pada Selasa, 2 November 2024.

Pada 2023, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik harus mengetatkan ikat pinggang karena anggaran defisit cukup dalam. Orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini harus memutar otak untuk menutupi defisit anggaran tersebut. Beruntung sejumlah program prioritas tetap bisa jalan. Program prioritas itu, antara lain, pembangunan infrastruktur jalan, pembangunan rumah sakit di Gresik Selatan dan pembangunan Islamic Center di Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang. 

Tahun ini, Pemkab Gresik telah melakukan pemetaan sejumlah titik yang berpotensi mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) yang akan digunakan untuk pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program prioritas masih terkait pembangunan infrastruktur jalan terutama yang berbatasan dengan Kabupaten/kota lainnya. 

“Saya sempat ngobrol dengan Walikota Surabaya untuk menyelaraskan program dengan Kabupaten/kota tetangga. Surabaya, walikota fokus di jalan Lakarsantri, kita fokus di Jalan Menganti. Hal-hal seperti ini yang kita dorong sinergitasnya,” tegasnya. “2024 awal, pada 26 Februari, tepat 3 tahun saya dan Bu Wabup menjabat kami akan soft launching Rumah Sakit Gresik Sehati,” imbuhnya. (yad)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Tunjuk Andhy Hendro Wijaya sebagai Kepala BPPKAD. Ini Tugasnya! Selengkapnya

Pemkab Gresik Lakukan Penyegaran 130 ASN, Bupati Gresik : Tahun Baru, Tempat Baru, Gaji Baru untuk Gresik Baru 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani kembali melakukan penyegaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik.

Sebanyak 130 orang menempati jabatan baru. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pimpinan tinggi pratama, admistrator, pengawas dan fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik dilakukan di ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 2 Januari 2024.

“Mutasi hal biasa dalam organisasi yang besar seperti pemerintah kabupaten Gresik ini,” kata Bupati Fandi Akhmad Yani usai pelantikan. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad didampingi oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Ketua DPRD Gresik Moch Abdul Qodir dan Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman melanjutkan, pelantikan di awal tahun nambah daya gedor Pemerintah dalam memberikan pelayanan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. 

“Ini (pelantikan) sebuah kebutuhan Pemkab agar ada semangat baru. Tahun baru, tempat baru, gaji baru untuk Gresik baru,” tegasnya.

Pelantikan pejabat baru itu sebanyak 130 orang Rinciannya, pejabat tinggi Pratama atau setingkat eselon II sebanyak 11 orang, administrator dan pengawas setingkat eselon III dan IV sebanyak 84 orang, Kepala sekolah sebanyak 30 orang serta fungsional pengawas sekolah 5 orang.

Pejabat eselon II atau setingkat Kepala Dinas atau badan itu adalah Eko Anindito Putro, Kadis Pertanian Gresik ; Suyono, Kadis Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik ; Agustin Halomoan Sinaga, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) ; Suprapto, asisten Pemerintahah dan Misbahul Munir, Asisten Pembangunan. 

Berikutnya, Edi Hadi Siswoyo, Kepala Bappeda ; Khusaini, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) ; Agung Endro Dwi Setyo Utomo, Kepala Badan Kepegawaian (BKD) dan Reza Pahlevi, Kepala Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Selanjutnya,  Andi Hendro Wijaya, Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) dan Darmawan,  Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perindag (Kadiskoperindag).

Sedangkan, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) yang kosong, Bupati Fandi Akhmad Yani menyatakan akan dilakukan pengisian melalui seleksi terbuka (selter). “Selter segara kami lakukan,” tegas Fandi Akhmad Yani. 

Selain pejabat eselon II itu, mutasi menyasar jabatan eselon III dan IV. Diantaranya, eselon IV.a yakni Abdul Manan yang sebelumnya menjabat Kepala Sub.Bagian SDA Bagian Perekonomian Pemkab Gresik yang sekarang naik menjabat sebagai Kepala Subbidang Penetapan dan Penilaian pada Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Gresik. (yad)

Pemkab Gresik Lakukan Penyegaran 130 ASN, Bupati Gresik : Tahun Baru, Tempat Baru, Gaji Baru untuk Gresik Baru  Selengkapnya

Tahap Dua Pelebaran Jalan Deandles Manyar, Pemkab Gresik Mulai Bebaskan Lahan

GRESIK,1minute.id – Pelebaran ruas jalan Raya Manyar, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik berlanjut. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik kembali menyiapkan lahan untuk proyek strategis nasional (PSN) itu. Hari ini, Kamis, 28 Desember 2023, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang  langsung menyerahkan uang ganti rugi kepada pemilik lahan yang terdampak pelebaran jalan Deandles di Pantai Utara Gresik itu.

Dalam penyerahan ganti rugi secara simbolis untuk lahan seluas 797 meter persegi dengan nilai sebesar Rp 4,8 milar itu, Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan disaksikan diantaranya, Kepala Kejaksaan Negeri Gresik Nana Riana, Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah IV Provinsi Jawa Timur, Akmiza. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, dana kompensasi ini merupakan bentuk ganti rugi atas bidang tanah yang menjadi bagian dalam pembangunan sarana penunjang program strategis nasional Kawasan Ekonomi Khusus Java Integrated Industrial and Port Estate (KEK JIIPE).

“Mudah-mudahan yang kita lakukan ini terus berkelanjutan di tahun yang akan datang. Saya tegaskan juga bahwa kita tidak akan bermain-main dalam pengadaan lahan tersebut. Artinya kita sesuaikan dengan prosedur payung hukum yang jelas,” tegasnya. 

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani memberikan apresiasi kepada semua stakeholder. Sinergitas antara masyarakat, dengan pemerintah dari tingkat daerah, provinsi, dan pusat. Hal ini karena proyek pelebaran Jalan Raya Manyar ini sejatinya belum rampung. Rencananya, pelebaran jalan tersebut digarap sepanjang 2,3 kilometer, yang mana saat ini tengah berjalan sepanjang 1,3 kilometer.

“Syukur-syukur pembebasan lahan untuk sisa ruas jalan yang akan dilebarkan bisa selesai dalam tiga bulan kedepan. Sehingga Kemementerian PU bisa mengeksekusi kembali proses proyek sisa dari 1,3 Km hingga tuntas mencapai 2,3 Km. Kemudian dibangun juga jembatan kembar yang juga akan dibangun Kementerian PU,” ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Tahap pertama pelebaran Jalan Raya Manyar sepanjang 1,3 kilometer telah rampung. Proyek kolaborasi antara Pemkab Gresik, Pemprov Jatim dan Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) itu telah mengubah wajah jalan Manyar lebih lancar. Jalan deandles mulai exit Tol Manyar lebarnya 22 meter dan 4 lajur. Median jalan sekitar 3 meteran ini. Proyek nasional itu dikerjakan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali. Tahap dua, panjangnya lebih kurang 2,3 kilometer.

Proyek pelebaran Jalan Raya Manyar ini sudah memberikan manfaat bagi masyarakat. Ini terlihat dari berkurangnya titik kemacetan yang timbul di ruas jalan tersebut. Belum lagi fungsinya dalam menunjang kehadiran KEK JIIPE yang manfaatnya akan bisa dirasakan dalam jangka panjang bagi masyarakat Kabupaten Gresik.

Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah IV Provinsi Jawa Timur, Akmizal menerangkan program pelebaran jalan sepanjang 2,3 Km ini harus tuntas di 2024. Karenanya, dirinya berharap sinergi yang baik bisa terus terjalin antara Kamenterian PUPR, Pemerintah Kabupaten Gresik dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. (yad)

Tahap Dua Pelebaran Jalan Deandles Manyar, Pemkab Gresik Mulai Bebaskan Lahan Selengkapnya

Pengurus Bakohumas Dikukuhkan, Bupati Gresik : Jaga Kondusifitas Gresik dari Konten Hoaks

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengukuhkan pengurus Badan koordinasi hubungan masyarakat (Bakohumas) Gresik di Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik pada Rabu malam, 27 Desember 2023.

Organisasi nonstruktural ini beranggotakan 36 orang. Profesi mereka adalah profesional, birokrat, hingga jurnalis. Bakohumas, yang merupakan lembaga non struktural memiliki fungsi strategis dalam menjaga kondusifitas Kabupaten Gresik. Hal ini dilakukan lewat upaya dalam memerangi konten negatif serta berita hoax, yang kerap muncul di era teknologi informasi saat ini.

“Saat ini, diluar sana banyak terdapat konten-konten yang negatif, saling menghujat dan saling menjatuhkan. Nah, hal ini menjadi salah satu tugas Bakohumas Gresik dalam meredam hal-hal tersebut, juga termasuk menangkal konten-konten hoax,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat mengukuhkan anggota Bakohumas pada Rabu malam, 27 Desember 2023.

Dengan diisi oleh orang-orang berkompeten lintas sektoral, Bakohumas diharapkan juga bisa mengharmonisasi stakeholder yang ada di wilayah Kabupaten Gresik. Mulai dari pemerintah, perusahaan, hingga lembaga-lembaga yang ada di lingkup Kabupaten Gresik.

Dalam susunan kepengurusan ketua umum dijabat oleh M. Choirul Rizal, Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Gresik. Sedangkan, sekretaris adalah Imam Basuki yang juga Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Kabupaten Gresik.

Imam Basuki mengungkapkan, Bakohumas akan menjadi wadah berbagai kalangan dalam mewujudkan kondusifitas Gresik. “Seperti yang disampaikan pak bupati, dengan menangkal berita hoax dan konten negatif kita ikut berperan serta dalam mewujudkan kondusifitas Gresik tercinta,” terangnya.

Disamping itu, Bakohumas juga berupaya dalam memproduksi konten-konten positif berkaitan dengan Kabupaten Gresik. “Dengan keanggotaan Bakohumas yang lintas sektoral ini, sinergi akan lebih mudah dijalin dan produksi konten positif juga akan menyuluruh dalam berbagai sektor,” pungkasnya. (yad)

Pengurus Bakohumas Dikukuhkan, Bupati Gresik : Jaga Kondusifitas Gresik dari Konten Hoaks Selengkapnya

Kampung Bandeng Sumber Suci, Bupati Gresik : Sekali Panen 1,8 Ton Ikan Bandeng 

GRESIK,1minute.id – Kabupaten Gresik memiliki kampung bandeng. Kampung penghasil ikan bandeng itu berada di Dusun Sumber Suci, Desa Pangkah Wetan, Kecamatan Ujungpangkah. Kampung yang menjadi binaan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menambahkan panjang khazanah sebutan kampung di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyatakan,  sebutan kampung bandeng karena penghasil ikan bandeng. Kampung bandeng Sumber Suci ini menghasilkan hingga 1,8 ton di area seluas 3 hektar dalam sekali panen. Sementara total luas area budidaya ikan bandeng sekitar 330 hektar. 

“Melihat potensi ini, berbagai upaya terus dilakukan Pemkab Gresik demi memaksimalkan produktivitas kampung bandeng,” kata Bupati Fandi Akhmad Yani dalam Panen Bandeng Dalam Rangka Pembangunan Budi Daya Berbasis Ekonomi Biru (Modern, Mandiri Dan Berkelanjutan) di Dusun Sumber Suci, Desa Pangkah Wetan, Kecamatan Ujungpangkah pada Kamis lalu, 21 Desember 2023.

Panen raya bandeng di Kampung Bandeng ini dihadiri Direktur Pengadaan dan Bina Mutu KKP Widya Rusyanto, Direktur Produksi dan Usaha Budidaya KKP Irma Minarti Harahap, Koordinator Pelayanan Informasi BPBAP Situbondo Swandono Adi Setyawan, Dinas Kelautan dan Perikanan Jatim Sunaris, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Gresik Moh. Nadlelah, BUMD Gresik, Camat Ujungpangkah, Panceng, Sidayu, Bungah, Manyar, Kebomas, dan Duduksampeyan, serta ratusan pembudidaya ikan dari berbagai wilayah di Kabupaten Gresik. 

Julukan kampung bandeng itu, tidak bimsalabim.  Petambak harus melakukan transformasi. Bila sebelumnya masih memakai cara tradisional secara, tapi sekarang dengan berbagai macam fasilitas baru ada kenaikan yang cukup signifikan. “Dulu panen hanya 600 kwintal, tapi semenjak adanya tranformasi dapat mencapai 1,8 ton. Karena sudah ada teknologinya sehingga pembudidayaan menjadi lebih efisien,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Ditambah dengan 525 ribu ekor benih bandeng kepada kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) Kali Paloh, Sumber Arto, Makmur Bahari, Bandeng Makmur, Muara Jaya, dan Tirta Kluwung, Desa Pangkah Wetan.

Sedangkan KKP memberikan bantuan pupuk urea non subsidi sebanyak 120 ton untuk 240 Pokdakan di Kabupaten Gresik. Terakhir ada bantuan dari Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Bina Mutu KKP berupa satu paket peralatan pascapanen.

Gus Yani melanjutkan permasalahan yang dihadapi adalah kelangkaan pupuk tambak bersubsidi. Untuk itu, ia bersama seluruh lembaga terkait menerapkan uji coba 1 tambak bandeng dengan Demonstrasi Plot (Demplot) pupuk organik yang diinisiasi oleh Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono.

“Rata-rata Gresik di wilayah utara mulai Manyar, Bungah, Sidayu hingga Ujungpangkah fokus budidaya perikanan. Yang biasanya tradisi dicampur, tidak hanya bandeng tapi juga bader, nila, udang dan yang lainnya. Maka ini kita coba demplot 1 tambak tidak menggunakan pupuk kimia sama sekali,” katanya. 

Ini menjadi sebuah solusi andaikata pupuk kimia terus berkurang kedepannya. Sehingga dapat terus menjaga sustainability kampung bandeng di Gresik. Harapannya, ini bisa menjadi inspirasi kepada petani tambak yang lain.

Di tempat sama, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, mengucapkan terimakasih kepada Gus Yani karena telah mengizinkan riset budidaya ikan air payau menggunakan pupuk organik. Menurutnya, hal ini akan sangat bermanfaat apabila terjadi kelangkaan pupuk kimia terus-menerus. “Ketika ada kelangkaan pupuk kimia dan pupuk subsidi, ini akan menjadi permasalahan oleh petambak. Karena menggunakan pupuk tersebut sudah menjadi tradisi di sini. Maka kita melakukan riset bagaimana pupuk organik dapat menumbuhkan ganggang dan yang lain sebagai pakan ikan alami,” katanya.

Bupati Ony juga mendoakan sustainability kampung bandeng di Gresik dapat terus terjaga. Dia berpesan agar seluruh elemen dapat terus bersinergi dalam mewujudkan ketahanan pangan untuk masyarakat sekarang dan di masa depan.

Sementara itu, Kepala Desa Pangkah Wetan Syaifullah Mahdi mengatakan, bahwa sejauh ini ujicoba menggunakan pupuk organik profam berjalan lancar. Selama 4 bulan ini dia menyatakan pertumbuhan bandeng cenderung baik. “Lahan hampir 3 hektar ini kita coba 60 ribu bibit bandeng setara 12 rean, meski umumnya cuma 2-3 rean. Dalam 4 bulan mulai Agustus sampai sekarang sudah berkisaran 1 kilo 3 ekor, paling kecil 1 kilo 4 ekor,” ujarnya.

Untuk itu, ia mewakili petani tambak Desa Pangkah Wetan mengucapkan terimakasih kepada Bupati Gresik dan Bupati Ngawi. Dengan ujicoba ini dapat menjadi titik balik dalam menghadapi situasi kelangkaan pupuk.

“Ketika kita dihadapkan problem kelangkaan pupuk, ada solusi cerdas berupa pupuk profam, idealnya 1 hektar 1 ton dengan harga per kilo Rp 2.500 maka 1 ton Rp. 2,5 juta,” ungkapnya.

Solusi tersebut secara langsung menjadi angin segar untuk para petani tambak. Yang awalnya secara umum 1 hektar membutuhkan pupuk kimia seharga Rp 7 juta hanya membeli pupuk, kini dapat teratasi dengan pupuk organik profam. (yad)

Kampung Bandeng Sumber Suci, Bupati Gresik : Sekali Panen 1,8 Ton Ikan Bandeng  Selengkapnya