Pioner di Jawa Timur, Kemenko PMK Dampingi TKDV Gresik & Mojokerto Siapkan SDM Masuk Dunia Industri 

GRESIK,1minute.id – Tim Koordinasi Daerah Vokasi (TKDV) Kabupaten Gresik dan Kabupaten Mojokerto resmi dikukuhkan pada Rabu, 20 Desember 2023. Pengukuhan TKDV dilakukan oleh  Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Moderasi Beragama, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Prof Warsito di Surabaya. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad ikut menghadiri pengukuhan TKDV itu. Pada kesempatan itu,  Fandi Akhmad Yani menyatakan,  pendidikan vokasi sangat berpotensi meningkatkan kualitas SDM. “Sumber daya manusia menjadi potensi utama suatu negara. Maka masyarakat kita harus punya skill untuk memaksimalkan potensi tersebut. Inilah pentingnya pendidikan dan pelatihan vokasi untuk masyarakat kita,” ujarnya dalam acara itu pada Rabu, 20 Desember 2023.

Ia melanjutkan, potensi Gresik dalam mengembangkan SDM yang berkualitas tidak lepas dari pengaruh wilayah Gresik yang memiliki Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Maka ini menjadi dorongan untuk masyarakat Gresik dalam meningkatkan kapasitas diri demi memenuhi kebutuhan dunia kerja. Karena menurut Gus Yani, substansi dari vokasi adalah melihat kebutuhan pasar kerja secara luas.

“TKDV harus punya jasa yang kuat dalam mempersiapkan SDM yang punya bakat, kelebihan, keterampilan, dan skill yang mumpuni. Maka nanti kita butuh link and match (sinergitas) antara lembaga pelatihan dan pendidikan vokasi, baik itu berbasis pesantren atau formal. Kuncinya adalah konsisten,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

TKDV berasal dari berbagai elemen. Eksekutif, dunia usaha, dan perguruan tinggi dari dua Kabupaten yakni Gresik dan Mojokerto. Untuk TKDV dari Kota Industri-sebutanLain-Kabupaten Gresik, antara lain adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Kepala Bappeda Gresik Misbahul Munir; Kepala Disnaker Gresik Andhy  Wijaya ; Kepala BPPKAD Reza Pahlevi, Ketua Kadin Gresik Samsul Rizal, dan perwakilan dari  Universitas Qomaruddin, Universitas Internasional Semen Indonesia, Universitas Muhammadiyah Gresik, dan beberapa lembaga terkait.

Hal ini pula yang melatarbelakangi pembentukan TKDV, dikarenakan kendala pendidikan dan pelatihan kerja yang belum memadai kebutuhan perusahaan. Untuk itu, Gus Yani telah mengambil langkah cepat dengan membantu lembaga pendidikan tingkat SMK sederajat.

“Kita juga telah memulai penggunaan dana DBHCHT (Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau) untuk membantu lembaga pendidikan, meskipun itu bukan kewenangan kami. Karena saya mengartikan anak sekolah SMA/SMK/MA adalah masyarakat Gresik.” katanya.

Harapannya, TKDV dapat berjalan dengan maksimal sehingga memberikan hasil yang baik untuk masa depan Kabupaten Gresik. Mengingat, persaingan kerja saat ini tidak hanya dengan manusia, melainkan juga teknologi. “Maka ini butuh komitmen kita bersama sehingga TKDV dapat berjalan dengan masif dan baik. Karena lawan kita adalah teknologi, padatnya industrialisasi maka padat pula dengan perkembangan teknologi,” kata mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Di tempat yang sama, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Moderasi Beragama, Kementrian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Prof. Warsito mengatakan siap mendukung TKDV Kabupaten Gresik dan Mojokerto.

Dikarenakan Kabupaten Gresik dan Mojokerto adalah yang pertama kali membentuk TKDV di Jawa Timur. Harapannya dapat menjadi benchmarking dalam menurunkan angka pengangguran di wilayah masing-masing.

“Kami siap mendampingi TKDV Gresik dan Kabupaten Mojokerto sehingga menjadi TKDV nasional, yang dapat menciptakan SDM yang unggul dan dapat bersaing dalam pasar usaha, melalui revitalisasi pendidikan dan pelatihan kerja,” pungkasnya. (yad)

Pioner di Jawa Timur, Kemenko PMK Dampingi TKDV Gresik & Mojokerto Siapkan SDM Masuk Dunia Industri  Selengkapnya

Patuh Bayar PBB Sebelum Jatuh Tempo, Wilmar Raih Anugerah Perusahaan Teladan dari Pemkab Gresik 

GRESIK,1minute.id – PT Wilmar Nabati Indonesia (WINA) kembali dinobatkan sebagai perusahaan teladan oleh Pemerintah Kabupaten Gresik. Perusahaan pengolahan kelapa sawit itu, memberikan teladan dengan taat membayar pajak bumi dan bangunan (PBB). 

Tahun ini, Wilmar membayar PBB, salah satu sektor pendapatan asli daerah (PAD) di Kota Industri-sebutanLain-Kabupaten Gresik itu sebesar Rp 23 miliar. Rinciannya, PBB sebesar Rp 5 miliar dan retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) sebesar Rp 18 miliar.

Prestasi itu, Wilmar mendapatkan penghargaan sebagai Perusahaan Teladan Bulan Panutan PBB 2023 dari Pemerintah Kabupaten Gresik.  Penghargaan diserahkan langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani kepada General Affair PT Wilmar Nabati Indonesia Andi Mahmud beberapa waktu lalu.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan rasa terimakasihnya kepada perusahaan atas sinergitas dan tanggung jawab dalam pembayaran kewajiban.

“Tulang punggung utama pembangunan berasal dari pajak dan retribusi. Saya memberikan apresiasi kepada perusahaan-perusahaan yang telah patuh menyelesaikan kewajibannya sebelum jatuh tempo. Semoga kedepan kita bisa terus bersinergi memajukan Kabupaten Gresik bersama-sama,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Sesuai data, sepanjang 2022 PT Wilmar Nabati Indonesia menunjukkan kontribusinya dalam pencapaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Gresik melalui setoran pajak dan retribusi sebesar Rp 23,3 miliar. Setoran tersebut terdiri dari pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan sebesar Rp 5 miliar, retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) sebesar Rp 18 miliar dan retribusi lain sebesar Rp 300 juta.  

Sementara itu, General Affair PT Wilmar Nabati Indonesia Andi Machmud menyampaikan jika penghargaan yang diterima ini menjadi wujud nyata manfaat kehadiran Wilmar di Kabupaten Gresik. “Kami bersyukur sejak pertama kali kegiatan ini digelar, Wilmar selalu mendapatkan penghargaan dari Pemkab Gresik. Penghargaan ini tidak hanya sebagai motivasi melainkan sudah menjadi komitmen perusahaan dalam menjalankan operasional perusahaan,” kata Andi kepada wartawan pada Senin, 18 Desember 2023.

Andi-sapaan akrabnya- menuturkan kontribusi PT Wilmar Nabati Indonesia ke Kabupaten Gresik melalui pembayaran pajak dan retribusi setiap tahunnya meningkat khususnya Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Andi Mencatat, pada awal kehadirannya di Gresik, PBB yang dibayarkan Wilmar hanya berkisar Rp 1,1 miliar per tahun hingga saat ini mencapai lebih dari Rp 5 miliar per tahun. Tentu saja hal ini menunjukkan jika Wilmar Gresik mengalami perkembangan yang sangat pesat.

“Kami tidak hanya ikut membangun Kabupaten Gresik melalui setoran pajak dan retribusi saja melainkan juga berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dan penyediaan lapangan pekerjaan bagi warga Gresik. Kami menyadari lancarnya proses operasional perusahaan berkat dukungan dari masyarakat maupun pemerintah,” tegas Andi Machmud. (yad)

Patuh Bayar PBB Sebelum Jatuh Tempo, Wilmar Raih Anugerah Perusahaan Teladan dari Pemkab Gresik  Selengkapnya

Bupati Gresik Launching Bus Susun dan Sentra Kuliner di Jalan Terpendek di Indonesia di Kawasan Bandar Grissee 

GRESIK,1minute.id – Bandar Grissee genap setahun. Tempat hang out keluarga bernuansa arsitektur kolonial berpusat di Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Bedilan, Kecamatan/Kabupaten Gresik itu di prediksi bakal semakin ramai. 

Sebab, Pemkab Gresik menambah fasilitas baru yakni bus susun bagi wisata domestik (wisdom) untuk susur kawasan heritage di Gresik Kota Lama itu. Bus tingkat itu dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Bandar Grissee yang dipandegani oleh Imam Wahyu itu. Selain Bus susun yang resmi dilaunching oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Sabtu malam, 16 Desember 2023 itu, juga meresmikan ruas Jalan HOS Cokroaminoto sebagian sentra kuliner bagi UMKM.

Jalan raya kabupaten itu diklaim ruas jalan terpendek di Indonesia. “Panjang Jalan Raya HOS Cokroaminoto ini hanya 50 meter,” kata Bupati Fandi Akhmad Yani saat memberikan sambutan dalam acara yang bertajuk The Culture of Grissee pada Sabtu malam itu.

Lebar jalan Raya HOS Cokroaminoto ini sekitar 8 meter sampai 10 meter. Memanjang dari utara ke selatan. Di lajur kiri atau sebelah barat terdapat bangunan rumah toko (ruko) kali pertama berdiri sekitar tahunan 1900-an. Saat ini, sebagian ruko itu ada yang digunakan untuk toko peralatan listrik, jual minyak wangi hingga kafe.

Fashion on the street : Peragaan busana kain tenun khas Gresik di event Culture of Grissee di kawasan Bandar Grissee pada Sabtu malam, 16 Desember 2023 ( Foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

Kafe ini lokasi di pojok dekat gapura kawasan rumah padat penduduk juga masuk gang jalan HOS Cokroaminoto dan bangunan kantor PLN dengan gardu suling yang ikonik. Hampir setiap malam kafe sesak pembeli hingga meluber ke jalan raya terpendek di Indonesia. “Setiap Sabtu dan Minggu malam, Jalan HOS Cokroaminoto akan ditutup untuk semua kendaraan,” tegas orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 

Pemkab Gresik, imbuh mantan Ketua DPRD Gresik itu, akan berkoordinasi dengan Polres Gresik untuk pengalihan arus lintas. Sementara itu, terkait beroperasi Bus susun, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani meminta kepada para orang perangkat daerah (OPD) Pemkab Gresik untuk segera berkoordinasi dengan manajemen perusahaan setrum negara alias PLN dan Telkom terkait kabel yang listrik dan telepon yang semrawut.

“Segera koordinasikan dengan PLN dan Telkom agar kabel bisa dinaikkan sehingga bus bisa berlalu lalang di Bandar Grissee,” tegas Gus Yani. Dalam pengamatan wartawan 1minute.id event The Culture of Grissee kurang gereget karena adanya pembatasan barikade pagar besi yang lumayan jauh dari panggung. Padahal, banyak event di tunggu-tunggu oleh masyarakat. Peragaan busana kain tenun on the street, misalnya. 

Rancangan busana yang diperagakan oleh komunitas Cak dan Yuk Gresik tergolong ciamik. Namun, sayangnya masyarakat hanya bisa melihat melalui layan televisi yang di pasang di dekat Gardu Suling dan bagian selatan kantor PLN. (yad)

Bupati Gresik Launching Bus Susun dan Sentra Kuliner di Jalan Terpendek di Indonesia di Kawasan Bandar Grissee  Selengkapnya

Kompak, Bupati dan Wabup Gresik Resmikan Taman Bunder, RTH untuk Keluarga 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah meresmikan Taman Bunder pada Rabu, 13 Desember 2023. Taman Bunder atau Taman Lalu Lintas ini menempati area seluas 6.182 meter persegi. Sebelumnya, Taman Bunder ini difungsikan untuk pedagang kaki lima. Kondisi kumuh, bau pusing. 

Kini, terlihat ciamik. Enak di pandang mata. Karena banyak ditumbuhi tanaman hias. Sehingga terlihat lebih Asri.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyatakan keseriusannya dalam pembangunan ruang terbuka hijau (RTH) di Kota Industri-sebutanLain-Kabupaten Gresik ini. Kedepan, imbuhnya, keberadaan taman-taman tematik diharapkan bisa ada di tiap kecamatan di Kabupaten Gresik.

“Pemerintah Kabupaten Gresik akan terus mendorong pembangunan Ruang Terbuka Hijau di tiap-tiap kecamatan. Ini tidak hanya sekedar untuk kebutuhan lomba, melainkan kita harapkan RTH tersebut bisa dimanfaatkan oleh semua komunitas serta bisa dinikmati oleh kelompok rentan (lansia, anak-anak, dan wanita),” terang Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

RTH Taman Bunder ini, juga terdapat air muncrat yang memancarkan aneka warna seakan menari-nari ketika malam hari. Fasilitas lainnya adalah area pembelajaran tentang tertib berlalu lintas bagi anak usia dini. Fasilitas lainnya, stan bagi pelaku UMKM.

“RTH semacam ini memberikan dampak yang luar biasa. Tidak hanya kelestarian lingkungan, tetapi juga mendorong pelaku UMKM untuk tumbuh. Sinergitas inilah yang harus terus kita jaga. Karenanya saya mengajak masyarakat Gresik, untuk bisa manfaatkan Taman Bunder ini. Seperti saat weekend , masyarakat bersama keluarga bisa berolahraga di taman, kemudian sarapannya membeli di UMKM disini,” ujarnya.

Pembangunan RTH, menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Gresik, dalam mewujudkan Gresik Lestari di tengah julukan Kota Industri. Disamping itu, pembangunan RTH juga menjadi strategi dalam menjadikan Kabupaten Gresik yang semakin ramah terhadap anak.

Diresmikannya Taman Bunder ini, menambah banyak jumlah RTH di Gresik. Belum lama ini, salah satu RTH di Desa Prambangan, Kecamatan Kebomas mendapatkan akreditasi utama dari pusat dalam kategori Ruang Bermain Ramah Anak. (yad)

Kompak, Bupati dan Wabup Gresik Resmikan Taman Bunder, RTH untuk Keluarga  Selengkapnya

Perkuat Bansos, Bupati Gresik Upaya Wujudkan Nelayan Mandiri dan Berdaulat 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menggelar Rembug Akur :  Bhakti Peduli Nelayan Bermartabat di Balai Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu. Dalam acara itu menyalurkan bantuan sosial (Bansos) sebanyak 1.580 paket sembako untuk seluruh nelayan di Kabupaten Gresik.

Diantaranya, 200 paket sembako untuk nelayan Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu secara simbolis diserahkan langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Selasa, 12 Desember 2023. “Kami terus berupaya memberikan perhatian kepada para nelayan. Semoga dengan bantuan ini dapat sedikit membantu para nelayan Gresik,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Pada kesempatan itu, Ia berharap para nelayan tidak sampai terlilit pinjaman online atau Pinjol. Menurutnya, ini menjadi salah satu problematika tersendiri yang harus diperhatikan dengan serius dalam rangka menciptakan nelayan mandiri dan berdaulat.

“Tugas pemerintah saat ini adalah memperkuat jaminan sosial masyarakatnya. Jaminan kesehatan, sosial, bantuan sosial agar kita bisa terhindar dari inflasi yang tinggi. Sehingga dapat menjadikan semua nelayan menjadi berdaulat dan mandiri,” ujar Gus Yani. Dalam acara tersebut, mantan Ketua DPRD Gresik itu menyerap banyak aspirasi dari masyarakat setempat. Diantaranya, pengaduan dari para nelayan kesulitan melaut karena kondisi labuhan perahu di pantai dan bengawan solo yang dangkal.

Menanggapi hal tersebut, Gus Yani mengatakan, akan mengambil langkah cepat dengan berkoordinasi bersama pihak terkait. “Kita telah berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait termasuk kepala desa setempat untuk hal itu. Mudah-mudahan akan memberikan hasil yang baik untuk masyarakat khususnya para nelayan,” ungkapnya.

Rembug Akur ini juga diselingi dengan penyerahan hadiah lomba Optimalisasi Tempat Pendaratan Ikan dan Tambatan Perahu. Lomba telah digelar oleh Dinas Perikanan Gresik sejak  Agustus 2023 lalu. Ada enam pemenang yakni juara 1,2 dan 3. Kemudian, harapan 1,2 dan 3. 

Para jawara diberikan sebuah trofi, sertifikat, dan hadiah uang tunai dengan nilai total Rp 16 juta. Berikut para pemenang lomba tersebut, yakni : Juara I TPI dan Tambatan Perahu Nelayan Banyuurip ; Juara II  Pangkah Wetan. Keduanya Kecamatan Ujungpangkah dan Juara III KUB Balai Sinar Mandiri. Penyerahan hadiah disaksikan oleh Asisten II Setda Gresik Edy Hadisiswoyo, Kepala Dinas Perikanan  Gresik Moh. Nadlelah, Forkopimcam Sidayu, Kepala Desa Randuboto Andhi Sulandra.  Camat Bungah Moh. Izzul Muttaqin dan perwakilan perusahaan yakni Petro Oxo, Gresik Migas, dan PLN Gresik. (yad)

Perkuat Bansos, Bupati Gresik Upaya Wujudkan Nelayan Mandiri dan Berdaulat  Selengkapnya

Pemkab, TNI dan Polri Sinergi Bersih-bersih Sampah di Pasar Baru Gresik 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik, Kodim 0817/Gresik dan Polres Gresik melakukan aksi bersih-bersih di Pasar Baru Gresik (PBG) pada Jumat, 8 Desember 2023. Sinergi dan kolaborasi ketiga institusi untuk menciptakan suasana pasar tradisional berlokasi di Jalan Gubernur Suryo, Gresik itu bersih dan nyaman. 

Karya bakti ini dipimpin oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar. 

“Ini gagasan yang luar biasa, kegiatan karya bakti pada area Pasar Baru Gresik. Harus kita ingat bahwa pasar ini adalah pasar kita, Pasar Kabupaten Gresik. Yang artinya pemanfaatannya akan sangat luas bagi masyarakat di Kabupaten Gresik,” ujar GusYani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani saat membuka kegiatan.

Menurutnya, kegiatan karya bakti menyasar wilayah pasar, merupakan suatu pilihan yang strategis. Sebab, pasar merupakan salah satu fasilitas umum masyarakat, yang juga dapat menggerakkan roda perekonomian wilayah. Dengan lingkungan yang bersih, diharapkan kenyamanan dan kesehatan masyarakat saat beraktifitas di pasar dan area sekitarnya bisa terjamin. 

“Kegiatan ini tidak hanya akan dilakukan disini saja. Insya Allah kita akan replikasi untuk terus dilakukan secara berkelanjutan di semua wilayah kecamatan di Kabupaten Gresik. Bersama, kita juga canangkan gerakan menanam pohon tiap hari Jumat, dengan tagline “Gresik Lestari, Menanam Sampai Mati,” ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Selain melakukan bersih-bersih pasar, juga dilakukan penanaman pohon dan membersihkan saluran air di sekitar area pasar itu. Aksi “semut” alias semangat memungut sampah adalah bagian mitigasi bencana hidrometeorologi di Kabupaten Gresik. Sebab, saat ini musim hujan telah tiba. Bupati Fandi Akhmad Yani juga meminta kepada masyarakat untuk turut berpartisipasi menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

“Mari buang sampah pada tempatnya,” ajak Gus Yani kepada sejumlah warga yang ditemui di lokasi karya bakti tersebut. (yad)

Pemkab, TNI dan Polri Sinergi Bersih-bersih Sampah di Pasar Baru Gresik  Selengkapnya

Ribuan Jemaah Ngalab Berkah di Haul ke-125 KH Muhammad Sholeh Tsani, Bupati Gresik :  Riyoyone Wong  Bungah 

GRESIK,1minute.id – Ribuan jemaah dari berbagai daerah di Indonesia memenuhi halaman SMA Assa’adah di Kompleks Yayasan Pondok Pesantren Qomaruddin Bungah pada Kamis, 7 Desember 2023. Mereka mendatangi majelis zikir di puncak acara Haul ke-125 KH Muhammad Sholeh Tsani pemangku ke-4 Pondok Pesantren (Ponpes) Qomaruddin Bungah itu.

Rangkaian peringatan Haul dimula Rabu, 6 Desember 2023 yang diisi dengan Tadarus Al Quran bil Ghoib dilanjutkan Lailatul Qiro’ah yang dihadiri Qori’ Internasional Ustadz Muhammad Reza Maulana. Pada Kamis, 7 Desember 2023 diisi dengan Silatnas Qomaruddin ; Tahlil dan Shalawat Hadrah dengan ceramah agama oleh KH. Reza Ahmad Zahid asal Lirboyo Kediri.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang menghadiri kegiatan tersebut dalam sambutannya menyampaikan, tradisi Haul KH. Muhammad Sholeh Tsani yang diperingati setiap tahun menjadi event yang selalu menjadi daya tarik lain dari Desa Bungah. 

“Iki riyoyone wong Deso Bungah (ini hari raya orang Desa Bungah). Warga Desa Bungah melakukan open house, di mana sanak saudara dan handai taulan mengunjungi rumah-rumah warga di Desa Bungah,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah sekaligus salah satu anak muassis Pondok Pesantren Qomaruddin di Haul Bungah adalah KH. Ahmad Muhammad Alhamad.

JEMAAH PUTRI : (kiri ke kanan) Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali, Kadis Kominfo Gresik Ninik Asrukin mengikuti Haul ke-125 KH Muhammad Sholeh Tsani di Lapangan SMA Assa’adah, Kompleks Pondok Pesantren Qomaruddin di Desa/Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik pada Kamis, 7 Desember 2023 ( Foto : Prokopim Pemkab Gresik for 1minute.id)

Selain Bupati Fandi Akhmad Yani, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar, Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom, Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali Akhmad Yani, Asisten dan Kepala OPD Lingkup Pemkab Gresik, Pemangku Pondok Pesantren Qomaruddin KH. Alaudin, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Qomaruddin (YPPQ) Bungah KH. Nawawi Sholeh, Santriawan/Santriwati dan alumni Pondok Pesantren Qomaruddin

Dikatakan, secara singkat dari jalur ibu KH. Muhammad Sholeh Tsani merupakan cicit dari Kiai Qomaruddin, pemangku pertama Pondok Pesantren Qomaruddin. Dari jalur ayah KH. Sholeh Tsani bersambung pada Mbah Sabil Menakanggrung Bojonegoro.

“Seiring berjalannya waktu Pondok Pesantren Qomaruddin semakin besar dengan mendirikan berbagai level pendidikan. Mulai dari PAUD, TK, Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah, SMA, SMK sampai Perguruan Tinggi yaitu Universitas Qomaruddin,” terangnya.

Dirinya berharap, kepada generasi muda yang ada di Kabupaten Gresik harus punya kualitas SDM yang handal untuk menjawab tantangan kedepan di era industrialisasi dan digitalisasi yang semakin modern seperti saat ini. Semasa hidupnya KH Muhammad Sholeh Tsani telah banyak berkontribusi dalam bidang pendidikan.

“Berkat metode pembelajaran beliau (Mbah Sholeh Tsani). Pondok Pesantren Qomaruddin dapat mendirikan sekolah formal,” kata orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 

Menurut Gus Yani, haul merupakan sebuah bentuk mengenang jasa orang yang telah wafat. Menurutnya, hanya beberapa orang saja yang dapat memberikan dampak positif setelah mereka berpulang. Salah satunya adalah para kiai. “Salah satu dampak positif selain spiritual yaitu adanya putaran ekonomi. Karena banyak penjual berdatangan dari dalam dan luar Desa Bungah, “pungkasnya.

Sebelumnya, mewakili Gubernur Jawa Timur staf ahli bidang kemasyarakatan dan SDM Hendri Gunawan mengucapkan permohonan maaf karena Ibu Gubernur Jatim tidak bisa menghadiri Haul ke-125 KH. Muhammad Sholeh Tsani karena ada sesuatu hal yang tidak bisa ditinggalkan.

“Atas nama Ibu Gubernur Jatim, saya mengucapkan terima kasih kepada pemangku, pengasuh dan pengurus Yayasan Pondok Pesantren Qomaruddin Bungah yang selama ini sudah mencetak generasi muda/penerus yang berkualitas,” singkatnya. Hingga pukul 20.18 WIB, ribuan jemaah masih menyemut di lokasi Haul dengan ikut Salawat Hadrah dihadiri oleh ISHARI baik dari Gresik maupun luar Gresik. (yad)

Ribuan Jemaah Ngalab Berkah di Haul ke-125 KH Muhammad Sholeh Tsani, Bupati Gresik :  Riyoyone Wong  Bungah  Selengkapnya

Lantik 2 Kades PAW, Bupati Gresik Ingatkan APBDes untuk Kesejahteraan Masyarakat 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik dua kepala desa (Kades) terpilih Pengganti Antar Waktu (PAW) di kantor Bupati Gresik pada Jumat, 1 Desember 2023. Dua kades PAW itu adalah Kades Roomo, Kecamatan Manyar Taqwa Zaifuddin dan Kades Gedangkulut, Kecamatan Benjeng Mukhamad Syahroni. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berpesan kepada kedua Kades PAW periode 2023-2025 itu untuk menjaga amanah yang diberikan kepada masyarakat. Kepala desa mempunyai tanggungjawab besar. “Niatkan dengan tulus dan ikhlas sebagai pemimpin yang mempunyai komitmen kuat dalam membangun desa,” pesan Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutan.

Desa Gedangkulut dan Desa Roomo berbeda, punya kondisi wilayah dan jumlah masyarakat yang berbeda. “Tantangan 2024 semakin besar, di tahun politik kedewasaan masyarakat dalam berpolitik harus ikut serta menjaga stabilitas Pemilu yang aman, damai dan kondusif,” ujarnya. 

Dikatakan, menjaga kondusifitas tidak bisa dilakukan sendiri, harus melibatkan aparat, tokoh agama, tokoh masyarakat, BPD dan masyarakat desa. Selain itu intervensi anggaran dana desa harus jelas dan berdampak untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

“APBD 2024 sudah kita gedok, sebagian dialokasikan untuk desa, maka dana desa (DD), Bantuan Keuangan (BK), harus benar benar digunakan secara efisien. Hemat belanja sesuai kebutuhan desa,” tutur Gus Yani.

Tidak hanya itu, lanjut Gus Yani, harus ada akselerasi dalam menurunkan angka kemiskinan, dan pencegahan stunting. Kepala desa harus komitmen bangun desa dan mendorong anak-anak muda melalui keterampilan dan skill menuju SDM yang unggul.

Dalam menyusun APBDes, lanjutnya, harus berdampak kepada kesejahteraan warga dan ketahanan pangan desa, terutama dalam menurunkan angka stunting. Selain itu juga permasalahan sampah yang juga menjadi prioritas pemerintah daerah.

“Pemerintah daerah masih mempunyai pekerjaan yang sangat besar, yaitu mengatasi permasalahan sampah, pengentasan kemiskinan serta menurunkan dan mencegah kasus stunting,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Abu Hassan menyampaikan, pihaknya telah memproses 7 PAW Kades. Dan, semuanya telah dilantik. Pada 2023, ini kata Abu Hassan, ada 19 kepala desa yang berakhir masa tugasnya. Akan tetapi, ada moratorium dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tidak memperbolehkan melakukan pemilihan kepala desa (Pilkades) per 1 November 2023. 

Selain moratorium Pilkades, Abu Hassan juga menjlentrehkan tentang kinerja organisasi perangkat daerah yang dipimpinnya. Menurut Abu Hassan, capaian kinerja dari PMD 2023 penyerapan DD sudah berhasil tuntas semuanya. “Selain itu bulan November kemarin ada keberhasilan keberhasilan yang sudah diterima oleh bupati. Diantaranya Gresik ditetapkan sebagai desa 3 besar nasional oleh Posdakel Mendagri,” katanya. 

Kementerian Desa dan Pembangunan Desa Tertinggal (Kemendes PDTT) memberikan penghargaan kepada Bupati Fandi Akhmad Yani, Lencana Pembangunan Desa atas komitmen mengembangkan desa wisata, utamanya Desa Hendrosari mencapai peringkat 4 nasional.

Sedangkan, penghargaan dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atas komitmen kuatnya dalam mensejahterakan dan meningkatkan indeks desa membangun. “Sehingga di Kabupaten Gresik tidak ada lagi desa yang berkembang apalagi desa tertinggal. Semuanya desa mandiri dan desa maju,” pungkasnya. (yad)

Lantik 2 Kades PAW, Bupati Gresik Ingatkan APBDes untuk Kesejahteraan Masyarakat  Selengkapnya

Kantongi Piagam SAKIP, DPMPTSP Gresik Siap Dukung Roadmap Pembangunan Zona Integritas Pelayanan Publik

GRESIK,1minute.id – Kinerja Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Gresik mendapatkan apresiasi. Organisasi perangkat daerah (OPD) yang dipimpin oleh Agung Endro Dwi Setyo Utomo itu meraih piagam penghargaan SAKIP 2022. SAKIP 2022. SAKIP adalah Sistem Akuntabilitas Kinerja Pemerintah, dimana sistem ini merupakan integrasi dari sistem pelaporan kinerja, yang selaras dengan pelaksanaan sistem akuntabilitas keuangan. 

DPMPTSP Gresik bersama OPD lainnya menyatakan kesiapan menerapkan Zona Integritas Instansi Pelayanan Publik. Hal itu, terungkap dalam Gelar Pengawasan Daerah (Lawasda) 2023 dan Pencanangan Roadmap Pembangunan Zona Integritas Instansi Pelayanan Publik pada Rabu, 29 November 2023.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani terus mendorong Inspektorat Gresik tidak kendor untuk terus turun ke bawah. “Jajaran inspektorat, bisa lebih sering untuk turun ke bawah. Memberikan pendekatan baik monitoring, pengawasan maupun pembinaan di semua sektor,” harap Gus Yani-sapaanakrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Mantan Ketua DPRD Gresik itu juga mengajak  semua pihak untuk bersama-sama mengevaluasi apa yang harus dikerjaan. Dan mengharapkan akan adanya sinergitas yang baik antara eksekutif, maupun legislatif.

“Kita yakini baik dari eksekutif dan legislatif, tingkat kepala desa dan kecamatan memiliki niat yang sama yaitu membangun Kabupaten Gresik. Niat untuk berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Gresik yang lebih baik,” pungkasnya.

Menanggapi keinginan Bupati Fandi Akhmad Yani,  Kepala Inspektorat Gresik Achmad Hadi menyatakan kesanggupannya untuk aktif membantu kepala daerah dalam melakukan pengawasan. Pengawasan tersebut, meliputi pengawasan secara digital dan pengawasan secara langsung. “Ini sudah kita lakukan, dan kita sampaikan bahwa sepanjang tahun ini terdapat 890 pendampingan, asistensi, dan pembinaan. Ini secara berkala kita jadwalkan secara bertahun di perangkat daerah hingga ke desa,” terang mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik itu.

Diakui bahwa dalam setahun Inspektorat tidak bisa 100% untuk melakukan pengawasan secara on the spot namun hal tersebut diatasi dengan melakukan mapping risiko mana saja instansi/desa yang memiliki potensi kendala. “Jadi data-data terkait instansi/desa”.

Pencanangan Roadmap Pembangunan Zona Integritas Instansi Pelayanan Publik diawali dengan pembacaan komitmen bersama oleh Inspektur  Achmad Hadi dan selanjutnya dilaksanakan penandatanganan Pakta Integritas oleh 34 Kepala OPD, 18 Camat , 34 Kepala Rumah Sakit dan Puskesmas se-Kabupaten Gresik. Usai Penandatanganan Pakta integritas, kegiatan dilanjutkan dengan  penguatan materi terkait Pembangunan Zona Integritas. 

Ada empat orang Pemateri yang memberikan pencerahan, yakni  tim dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara virtual dengan tema Penanganan Gratifikasi dan Benturan Kepentingan. Pemateri berikutnya, dari Koordinator Pengawasan (Korwas) Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Jawa Timur dengan topik Manajemen Risiko dan Pengendalian Internal, dan  tim Ombudsman RI dengan Substansi Pelayanan Publik yang Prima dan Inspektorat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur tentang Tahapan dan Implementasi Pmbangunan Zona Integritas. (yad)

Kantongi Piagam SAKIP, DPMPTSP Gresik Siap Dukung Roadmap Pembangunan Zona Integritas Pelayanan Publik Selengkapnya

Kapolda Jatim : Kita Jaga Alam, Kita Dijaga Alam

SURABAYA,1minute.id – Polda Jatim melakukan bakti sosial menanam bibit mangrove di kawasan Pesisir Romokalisari, Surabaya pada Kamis, 30 November 2023. Penanaman sebsnyak 18.300 bibit mangrove itu dipimpin langsung oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto. Hadir dalam kegiatan rangkaian HUT ke-78 Korp Brimob dan HUT ke-73 Polairud itu, diantaranya, Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom , Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani serta para pejabat utama Polres Gresik.

Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto mengatakan, penanaman mangrove dipusatkan di bibir pantai kawasan Adventure Land Romokalisari, Kecamatan Benowo, Kota Surabaya. “Hari ini menanam pohon total kurang lebih 18.300. Kita ketahui panjang pantai di sini 685 km. Penanaman pohon mangrove juga dilakukan di 23 Polres jajaran serentak,” ujar Irjen Pol Imam Sugianto usai penanaman pohon mangrove pada Kamis, 30 November 2023.

Jenderal dua bintang itu menjelaskan, selain melakukan penanaman pohon, juga dilakukan penebaran benih lele 3.000 ekor. Kemudian pemberian bantuan kepada warga masyarakat kurang mampu. “Kita hanya mencoba menjadi trigger mudah-mudahan kegiatan seperti ini seluruh pihak stakeholder terutama para pecinta lingkungan, secara berkelanjutan mari kita jaga alam kita, kalau alam kita jaga, maka kita juga akan dijaga alam. Itu terpenting,” tegasnya.

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom berharap kegiatan seperti penanaman mangrove terus bisa berlanjut. Dalam rangka menjaga kelestarian alam. “Mari bersama-sama terus membahu menanam mangrove, bersama-sama kita juga menjaga ekosistem mangrove,” ucap Adhitya Panji Anom. (yad)

Kapolda Jatim : Kita Jaga Alam, Kita Dijaga Alam Selengkapnya