Kapolres Gresik : CCTV Sekolah Tidak Aktif Sejak 1 Juni 2023,  Kasus Anak Dicolok Tusuk Bakso 

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik menggelar konferensi pers  perkembangan dugaan kekerasan terhadap anak korban berinisial SAH, 8 tahun. Bocah kelas 2 Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik itu mengaku dicolok dengan tusuk bakso hingga mengakibatkan penurunan penglihatan. 

Empat rumah sakit telah melakukan pemeriksaan terhadap korban SAH. Pemeriksaan kali terakhir, adalah Magnetic Resonance Imaging atau MRI di RS PHC Surabaya pada Rabu, 20 September 2023. Hasilnya, pemeriksaan fisik makro tidak ditemukan kelainan apapun, mulai bekas luka tidak ada,” ujar dr Bambang Tuhariyanto Sp.M, dari RSUD Ibnu Sina Gresik di Mapolres Gresik pada Kamis, 21 September 2023.  Bagaimana hasil analisis DVR CCTV yang dilakukan oleh Labfor Polda Jatim? 

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom menjlentrehkan pihak telah melakukan pemeriksaan 47 orang saksi dalam perkara dugaan kekerasan terhadap anak berinisial SAH, 8 tahun itu. “Tidak ada saksi yang melihat dan mengetahui kejadian itu,” kata Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom di Mapolres Gresik pada Kamis, 21 September 2023.

Selain pemeriksaan saksi-saksi, imbuhnya, pihaknya juga meminta bantuan Labfor Polda Jatim untuk melakukan analisa DVR CCTV sekolah. Ada enam kamera pengintai yang dilakukan analisa. Hasilnya? “Enam kamera CCTV yang dipasang di sekolah juga tidak merekam waktu kejadian karena sejak Juni 2023 mati,” jelasnya.

Anak korban SAH dalam laporan ke Polres Gresik pada 28 Agustus 2023. Sedangkan, kejadian dugaan anak korban dicolok dengan tusuk bakso terjadi pada 7 Agustus 2023. Sedangkan kamera CCTV sekolah berdasarkan analisa  DVR tersebut tidak melakukan aktifitas elektronik atau merekam sejak 1 juni 2023, hingga 18 agustus 2023. “Hal ini dikuatkan dari data Log File dimana sejak 1 juni 2023 hingga 18 agustus 2023 tidak ada data yang terekam dalam bahasa lain CCTV Tersebut dalam kondisi mati atau tidak dihidupkan,” jelas mantan Kapolres Blitar itu.

Rilis perkembangan dugaan kekerasan terhadap anak berinisial SAH, 18 tahun, tergolong istimewa. Sebab, rilis perkembangan penyidikan ini dihadiri Forkopimda Gresik. Selain Kapolres Adhitya Panji Anom, Bupati Gresik  Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik Nana Riana dan Ketua DPRD Gresik Moch Abdul Qodir. Selain itu, juga Kasatreskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan, dr. Bambang Tuhariyanto, SpM dan seorang psikologi.

AKBP Adhitya Panji Anom melanjutkan,  penjelasan dari ahli forensik menyatakan bahwa apabila rekaman CCTV sengaja dihapus, data dalam log file tetap ada atau history rekaman tetap ada. “Jadi kesimpulannya adalah CCTV yang terdapat dalam sekolah SDN 236 GRESIK memang tidak aktif atau tidak menyala saat kejadian 7 Agustus 2023,” tegasnya.  (yad)

Kapolres Gresik : CCTV Sekolah Tidak Aktif Sejak 1 Juni 2023,  Kasus Anak Dicolok Tusuk Bakso  Selengkapnya

Dokter Spesialis Mata Tidak Ada Bekas Luka, Kasus Anak Dicolok Tusuk Bakso 

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik meliris perkembangan perkara dugaan kekerasan terhadap anak korban berinisial SAH, 8 tahun. Bocah kelas 2 Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik itu mengaku dicolok dengan tusuk bakso hingga mengakibatkan kebutaan. 

Benarkah? Hasil pemerikasan Magnetic Resonance Imaging atau MRI di RS PHC Surabaya mencegangkan. Kebutaan yang dialami siswa kelas 2 sekolah dasar negeri (SDN) di Kecamatan Menganti itu bukan karena kekerasan. 

Menurut dr Bambang Tuhariyanto Sp.M,  hasil pemeriksaan RMI, mata kanan mengalami keluhan sedangkan, mata kiri kondisinya normal. “Dari pemeriksaan fisik makro tidak ditemukan kelainan apapun, mulai bekas luka tidak ada,” ujar dokter spesialis mata dari RSUD Ibnu Sina Gresik pada Kamis, 21 September 2023.

Anak korban berinisial SAH menjalami pemeriksaan RMI di RS PHI Surabaya pada Rabu, 20 September 2023. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi oleh dr Bambang Tuhariyanto yang mendampingi anak korban SAH itu.

Thoha-begitu sapaan-Bambang Tuhariyanto melanjutkan pemeriksaan MRI dilakukan untuk melihat yang tidak dilihat oleh mata normal dan hasil tidak ada kelalaian bekas luka kekerasan tidak ada. Terkait penurunan penglihatan mata tersebut, Thoha tidak memberikan keterangan pasti. Sebab, bukan kewenangannya. “Terkait penurunan pengelihatan mata dari tusukan bakso belum tentu juga,” kata dr Thoha.  

Lebih lanjut dr Tuha mengungkapkan penurunan penglihatan mata bisa disebabkan salah satunya katarak maupun gangguan mata lainnya. Kelainan mata karena katarak biasa dialami orang dewasa. Sedangkan, katarak pada anak tidak pernah menemuinya. Sedangkan, buta warna bisa dialami semua orang. Mulai anak sampai orang dewasa. 

Rilis perkembangan penyidikan dugaan kekerasan terhadap anak berinisial SAH cukup spesialis. Karena dihadiri oleh forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Gresik. Selain Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom, hadir Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik Nana Riana dab Ketua DPRD Gresik Moch Abdul Qodir. Selain itu, juga Kasatreskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan, dr. Bambang Tuhariyanto, Sp.M dan seorang psikologi. 

Kasus dugaan kekerasan terhadap anak berinisial SAH, 8, siswa sekolah dasar (SD) di Kecamatan Menganti menjadi trending topik di sejumlah platform media sosial. Anak korban yang berjenis kelamin perempuan ini dicolok tusuk bakso yang diduga dilakukan oleh kakak kelasnya. Sebelumnya, anak korban ini juga kerap mengalami bullying. Meski sekolah diduga berusaha menutupi perkara tersebut namun akhirnya tetap mencuat ke permukaan. Pepatah: Serapat-rapat menyimpan bangkai, bau busuk pasti akan tercium. (yad)

Dokter Spesialis Mata Tidak Ada Bekas Luka, Kasus Anak Dicolok Tusuk Bakso  Selengkapnya

Selamatkan Masa Depan Anak Korban Ngaku Dicolok Tusuk Bakso, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Carikan Sekolah baru

GRESIK,1minute.id – Trauma anak SAH, 8 tahun belum pulih. Sejak kejadian dicolok tusuk bakso hingga salah satu mata mengalami penurunan penglihatan bocah kelas II SD itu takut untuk sekolah. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pun turun tangan mencarikan sekolah baru untuk SAH.

Selain itu, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad juga berencana membawa ke rumah sakit di Surabaya untuk pemeriksaan Magnetic Resonance Imaging atau MRI di Surabaya. Pemeriksaan MRI adalah pemeriksaan medis menggunakan teknologi magnet serta gelombang radio untuk mengidentifikasi kondisi tubuh pasien.

“Kalau mental dan psikologi korban sudah normal, pemeriksaan MRI akan dilakukan besok atau lusa. Semoga tidak ada yang membahayakan pada mata korban,” kata Fandi Akhmad Yani ketika menjenguk SAH di rumahnya bersama Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom pada Selasa, 19 September 2023.

Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yakni . Dinas Pendidikan, RSUD Ibnu Sina, Dinas Keluarga Berencana Pelayanan Perempuan dan Perlindungan Anak (KB,PP,PA), serta DPRD Gresik. Pihaknya turut prihatin atas apa yang dialami SAH.

“Insya Allah kami semaksimal mungkin mendampingi korban, agar traumanya tidak berkepanjangan. Sehingga mentalnya bisa pulih, dan melanjutkan sekolah kembali,” tutur Gus Yani, sapaan Bupati Gresik. Usai kejadjan 7 Agustus 2023 lalu itu, korban diketahui trauma dan takut untuk pergi bersekolah.

“Dinas Pendidikan dalam waktu dekat juga survei mencarikan sekolah baru untuk korban, Pindah sekolah di sekitar Randupadangan. Sekolah sekitar tetangga desa, mana yang cocok dan mana yang menyenangkan, sehingga korban bisa kembali sekolah. Masa depannya masih panjang, mengejar cita – cita,” katanya.

Kasus dugaan kekerasan terhadap anak berinisial SAH, 8, siswa sekolah dasar (SD) di Kecamatan Menganti menjadi trending topik di sejumlah platform media sosial. Anak korban yang berjenis kelamin perempuan ini dicolok tusuk bakso oleh seseorang tidak dikenal. Sebelumnya, anak korban ini juga kerap mengalami bullying. (yad)

Selamatkan Masa Depan Anak Korban Ngaku Dicolok Tusuk Bakso, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Carikan Sekolah baru Selengkapnya

Kapolres Gresik dan Bupati Gresik Sambangi ke Rumah Anak Dicolok Tusuk Bakso

GRESIK,1minute.id – Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menjenguk SAH (8). Siswi kelas 2 SD yang mengalami penurunan penglihatan diduga akibat dicolok tusuk bakso oleh kakak kelasnya di SDN 236 Gresik pada Senin, 19 September 2023. Kapolres dan Bupati membawakan mainan dan bingkisan sebagai bentuk motivasi untuk SAH.

Kapolres Gresik mengatakan kedatangannya untuk memberikan support dan memastikan proses penyidikan kasus tersebut terus berlanjut. “Hari ini dilakukan pemeriksaan psikologi korban di RS Bhayangkara, harapannya sekaligus menjadi trauma healing,” kata AKBP Adhitya Panji Anom pada Selasa, 19 September 2023. Mantan Kapolres Blitar itu melanjutkan, penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Gresik telah memanggil 12 saksi dan meminta bantuan analisa DVR CCTV di Labfor Polda Jatim. “Secepatnya hasilnya keluar akan kami informasikan,” imbuh AKBP Adhitya Panji Anom.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menambahkan, pihaknya datang ke Kecamatan Menganti bersama jajaran Kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yakni . Dinas Pendidikan, RSUD Ibnu Sina, Dinas Keluarga Berencana Pelayanan Perempuan dan Perlindungan Anak (KB,PP,PA), serta DPRD Gresik. Pihaknya turut prihatin atas apa yang dialami SAH.

“Insya Allah kami semaksimal mungkin mendampingi korban, agar traumanya tidak berkepanjangan. Sehingga mentalnya bisa pulih, dan melanjutkan sekolah kembali,” tutur Gus Yani, sapaan Bupati Gresik. Usai kejadjan 7 Agustus 2023 lalu itu, korban diketahui trauma dan takut untuk pergi bersekolah.

“Dinas Pendidikan dalam waktu dekat juga survei mencarikan sekolah baru untuk korban, Pindah sekolah di sekitar Randupadangan. Sekolah sekitar tetangga desa, mana yang cocok dan mana yang menyenangkan, sehingga korban bisa kembali sekolah. Masa depannya masih panjang, mengejar cita – cita,” katanya.

Lanjut pihaknya juga menegaskan akan membantu pemeriksaan dan pengobatan SAH. Salah satunya terkait pemeriksaan Magnetic Resonance Imaging atau MRI di Surabaya. Pemeriksaan MRI adalah pemeriksaan medis menggunakan teknologi magnet serta gelombang radio untuk mengidentifikasi kondisi tubuh pasien.

“Kalau mental dan psikologi korban sudah normal, pemeriksaan MRI akan dilakukan besok atau lusa. Semoga tidak ada yang membahayakan pada mata korban,” pungkasnya. 

Kasus dugaan kekerasan terhadap anak berinisial SAH, 8, siswa sekolah dasar (SD) di Kecamatan Menganti menjadi trending topik di sejumlah platform media sosial. Anak korban yang berjenis kelamin perempuan ini dicolok tusuk bakso yang diduga dilakukan oleh kakak kelasnya. Sebelumnya, anak korban ini juga kerap mengalami bullying. Meski sekolah diduga berusaha menutupi perkara tersebut namun akhirnya tetap mencuat ke permukaan. Pepatah: Serapat-rapat menyimpan bangkai, bau busuk pasti akan tercium. (yad)

Kapolres Gresik dan Bupati Gresik Sambangi ke Rumah Anak Dicolok Tusuk Bakso Selengkapnya

BPBD Gresik Gelontor Air Bersih di 9 Desa di 3 Kecamatan di Gresik Dampak El Nino

GRESIK,1minute.id – Musim kemarau belum ada tanda-tanda berakhir. Dampak el nino. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) ada sembilan desa di tiga kecamatan yang mengajukan droping air bersih per Rabu, 6 September 2023.

Diantara, Desa Petisbenem, Kecamatan Duduksampeyan. Droping air bersih di desa itu dipimpin langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Selasa, 5 September 2023. Pemkab Gresik melalui BPBD Gresik menggelontorkan 6 tangki masing-masing ukuran 5 ribu liter untuk desa tersebut. Selain air bersih juga menyalurkan 2 unit tandon air. Air bersih tersebut berasal dari Perumda Giri Tirta, Badan usaha milik daerah (BUMD) Gresik. Suplai air bersih ini bantuan sementara karena proyek pipanisasi di desa itu masih proses pengerjaan. 

“Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat. Bilamana ada desa lain yang membutuhkan air bersih, bisa berkoordinasi dengan kecamatan,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. (yad)

BPBD Gresik Gelontor Air Bersih di 9 Desa di 3 Kecamatan di Gresik Dampak El Nino Selengkapnya

Ribuan Warga di Kecamatan Duduksampeyan Bakal Menikmati Air Bersih, Bupati Gresik : Akhir 2023 Tuntas, Kebutuhan Air Teratasi

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melakukan monitoring proyek Dana Alokasi Khusus (DAK) Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan di Kecamatan Duduksampeyan. Sebelumnya, Bupati Fandi Akhmad Yani meninjau langsung proyek reservoir di kawasan Terminal Bunder Gresik itu.

Hasilnya ? Orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu semringah karena pekerjaan proyek perpipaan air bersih, dari pipa tersier hingga sambungan rumah ini selebihi target yang disepakati. Bupati Fandi Akhmad Yani optimistis proyek pipanisasi itu kelar sesuai waktu yang disepakati. 

Menurut Fandi Akhmad Yani, pihaknya memberikan perhatian khusus pengerjaan proyek SPAM Umbulan ini. Proyek perpipaan air bersih, dari pipa tersier hingga sambungan rumah ini bentuk keterlanjutan dari upaya penyediaan air bersih yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat Gresik. Progres pekerjaan proyek DAK SPAM Umbulan menggembirakan karena sudah mencapai 19,80% dari yang ditargetkan 5,72%.  Atau deviasi surplus 14,08%. 

“Hingga saat ini, proyek strategis DAK SPAM Umbulan ini progresnya berjalan dengan sangat bagus. Harapannya di akhir tahun 2023 bisa tuntas, dan kebutuhan air di Duduksampeyan bisa teratasi,” kata Bupati Fandi Akhmad Yani pada Rabu, 6 September 2023. “Tahun 2024, kita berkelanjutan membangun reservoir di Desa Duduksampeyan. Tujuannya, agar air ini bisa mengalir hingga ke Desa Kemudi, Kramat, hingga ke perbatasan Lamongan,” imbuh mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Dalam monitoring proyek SPAM Umbulan di Desa Sumengko, Kecamatan Duduksampeyan ini, Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi oleh Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (CKPKP) Gresik Ida Lailatussa’diyah , Camat Duduksampeyan Merista Dedy Hartadi bersama Forkopimcam, serta jajaran Direksi PDAM Giri Tirta. 

SPAM UMBULAN: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (rompi biru dua dari kiri) didampingi Kepela Dinas CKPKP Gresik Ida Lailatussa’diyah ketika melakukan monitoring proyek pekerjaan pipanisasi SPAM Umbulan di Desa Sumengko, Kecamatan Duduksampeyan pada Selasa, 5 September 2023 ( Foto: Prokopim Gresik untuk 1minute.id)

Tahun ini, fokus di Kecamatan Duduksampeyan, dan menyasar di 7 desa yakni Desa Wadak Lor, Wadak Kidul, Kawistowindu, Petisbenem, Sumengko, Sumari, dan Desa Duduksampeyan. Totalnya, terdapat 4.545 penerima manfaat sambungan rumah air bersih dari proyek tersebut. “Kita ketahui, Kecamatan Duduksampeyan memiliki masalah tahunan yakni kebutuhan air bersih yang sudah terjadi bertahun-tahun,” terang Bupati Fandi Akhmad Yani, saat mengunjungi proyek di Desa Sumengko.

Pada 2022, ribuan warga Desa Kedanyang, Kecamatan Kebomas bisa tersenyum bahagia. Sebab, penantian panjang selama 30 tahun untuk bisa mendapatkan air bersih dari Perumda Giri Tirta bisa teralisasi. Pemkab Gresik melalui Dana Alokasi Khusus (DAK)

melakukan pembangunan jaringan perpipaan air bersih dengan total panjang 25,90 kilometer serta 4 ribu sambungan rumah gratis dibiayai. Biaya pemasangan sambungan rumah tangga normal Rp 1,7 juta gratis. Untuk warga Desa Kedanyang sebanyak 3.500 sambungan rumah tangga. Sisanya, 500 sambungan rumah untuk masyarakat lainnya. Air bersih berasal dari sumber air Umbulan. (yad)

Ribuan Warga di Kecamatan Duduksampeyan Bakal Menikmati Air Bersih, Bupati Gresik : Akhir 2023 Tuntas, Kebutuhan Air Teratasi Selengkapnya

Gus Yani Sabet Pembina Proklim Terbaik Jawa Timur 

GRESIK,1minute.id – Piagam penghargaan yang diterima Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bertambah. Penghargaan terbaru yang diraih Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani adalah pembina Program Kampung Iklam (Proklim) nomor wahid dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur. 

Penghargaan Proklim itu diserahkan oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa kepada Bupati Fandi Akhmad Yani di puncak Hari Lingkungan Hidup Sedunia Provinsi Jatim di Malang pada Senin, 4 September 2023.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, dalam keterangannya mempersembahkan penghargaan ini kepada masyarakat Gresik yang gigih dalam upaya pelestarian lingkungan. “Apresiasi setinggi-tingginya kepada desa/kelurahan hingga tingkat RT dan RW, yang peduli pada lingkungan. Penghargaan ini, adalah penghargaan untuk mereka semua,” kata Bupati Fandi Akhmad Yani pada Senin, 4 September 2023.

Data Dinas Lingkungan Hidup Gresik mencatat hingga akhir Agustus  2023, terdapat 28 kampung iklim yang sudah berjalan di Kabupaten Gresik. Puluhan kampung iklim ini, tersebar merata. Gresik di wilayah utara, tengah, dan selatan. Selain Bupati Fandi Akhmad Yani, ajang tersebut memberikan penghargaan kepada lembaga pendidikan, desa atau kelurahan.

Total ada 9 lembaga pendidikan yang mendapatkan penghargaan Sekolah Adiwiyata Provinsi Jawa Timur 2023. Yakni,  UPT SMPN 5 Gresik ; UPT SDN 49 Gresik ; UPT SDN 35 Gresik; UPT SDN 41 Gresik ; UPT SDN 29 Gresik dan UPT SDN 33 Gresik. 

Berikutnya, MI Ma’arif NU Nurul Ulum, Desa Bulurejo, Kecamatan Benjeng; MI Bahrul Ulum Sekapuk dan SD Yimi Full Day School. Sedangkan untuk penghargaan desa/kelurahan berseri, adalah Desa Ketanen dalam kategori pratama. Sedangkan, Desa Prupuh, Desa Balongpanggang, dan Kelurahan Sidokumpul mendapat penghargaan di kategori madya.

Pemkab Gresik melalui Dinas Lingkungan Hidup terus mendorong pelestarian lingkungan hingga ke tingkat RT/RW. Hal ini didukung dengan diterbitkannya Surat Edaran (SE) Bupati perihal Penguatan Aksi Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim di Kabupaten Gresik.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik mengajak semua stakeholder untuk bersama-sama ikut melestarikan lingkungan. Konsep pentahelix. “Dengan Proklim diharapkan bisa mendukung program Pemerintah Kabupaten Gresik, untuk menyelesaikan masalah sampah dari sumbernya, peningkatan RTH/tutupan vegetasi serta mewujudkan sirkuler ekonomi dan kemandirian masyarakat,” terang Kepala DLH Gresik Sri Subaidah. (yad)

Gus Yani Sabet Pembina Proklim Terbaik Jawa Timur  Selengkapnya

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Ajak Bupati Ngawi Naik Bus Susun Susur Bandar Grissee 

GRESIK,1minute.id – Bus susun yang ditumpangi Bupati Gresik Fandi Akhmad dan Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono bersama rombongan melintas di Bandar Grissee Jalan Basuki Rahmat, Gresik. Ratusan pasang mata bersorak riang. 

Bupati Fandi Akhmad Yani dan Ony Anwar Harsono duduk di lantai dua bus tersebut  menyambut dengan melambaikan tangan.  Teriakan warga yang sedang menikmati week end di kawasan heritage yang menjadi salah satu tempat destinasi wisata khusus di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu bersahut-sahutan. 

Mereka tampak semringah menikmati kawasan Bandar Grissee dengan semilir hebusan angin malam. “Alhamdulillah ini merupakan kunjungan yang kesekian kalinya. Mudah-mudahan silaturahim ini terus terjaga,” ujarnya.

Alasan Gus Yani didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman menyambut di Bandar Grissee karena ingin mengenalkan wisata baru itu. Dulunya Bandar Grissee merupakan pintu perdagangan dan simbol kemajuan di zaman kolonial Belanda. Selain itu, mengajak Bupati Ony dan rombongannya untuk berkeliling wisata di pusat Kota Gresik malam itu. 

BUS SUSUN: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membawa rombongan Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono keliling Bandar Grissee dengan naik bus susun pada Sabtu malam, 2 September 2023 ( Foto : Prokopim Gresik/1minute.id)

Mereka juga mengunjungi Klenteng Kim Hin Kiong di Jalan Setiabudi. Tempat ibadat tiga agama atau Tempat Ibadat Tri Dharma (TITD) yang di bangun berdasarkan prasasti di dinding klenteng 1 Agustus 1153 masehi . Artinya lebih tua dari lahirnya Kota Gresik. Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 38/1974 , Hari Jadi Kota Gresik pada 9 Maret 1487 dan Hari Pemkab Gresik pada 27 Februari 1974. 

Rombongan kemudian menonton film pendek berjudul Gumintang di Gedung Nasional Indonesia (GNI) Gresik. Film pendek Gemintang karya Gresik Movie. Setelah menikmati hiburan rombongan kemudian berziarah  ke makam Al Qutb Al Habib Abu Bakar bin Muhammad bin Umar Assegaf di kompleks Masjid Jamik Gresik. 

Rombongan selanjutnya menuju rumah dinas Bupati Gresik sekitar 100 meter dari masjid Jamik Gresik itu. Di rumah dinas, Bupati Ony dan rombongan jamu dengan kuliner khas Gresik, Nasi Krawu yang sudah terjadi sebagai warisan budaya tak benda (WBTB) itu. 

Mendapat sambutan yang luar biasa dari Pemerintah Kabupaten Gresik, Bupati Ngawi mengaku terharu dan terkesima melihat keindahan Gresik. “Kami sangat senang mendapatkan sambutan yang sangat mengesankan malam hari ini. Terima kasih, ” kata Bupati Ony. Sebagai bentuk terima kasihnya, Bupati Ony memberikan sejumlah beras organik kepada Gus Yani. Perlu diketahui, beras organik telah menjadi produk unggulan yang diproduksi oleh Kabupaten Ngawi. (yad)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Ajak Bupati Ngawi Naik Bus Susun Susur Bandar Grissee  Selengkapnya

Maksimalkan Layanan Air Wilayah Gresik, Pembangunan  Reservoir Air di Terminal Bunder  Dikebut

GRESIK,1minute.id – Kebutuhan air semakin meningkat. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menambahan reservoir atau tempat menampung air sebelum selanjutnya dilakukan proses pendistribusian kepada masyarakat. Pembangunan penampungan air dan rumah pompa air, diantaranya di kompleks Terminal Bunder, Gresik.

Reservoir air untuk  memaksimalkan pelayanan air bersih di wilayah kota (Kecamatan Gresik dan Kebomas) , Duduksampeyan serta Manyar. Sumber airnya dari Umbulan, Pasuruan yang bersih, dan layak minum itu. 

“Proyek ini merupakan pusat penggerak air Umbulan. Maka proyek reservoir ini harus benar-benar tuntas, karena akan berkelanjutan dengan proyek-proyek APBN lainnya,” harap Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, saat melakukan monitoring di lokasi proyek reservoir di Kompleks Terminal Bunder pada Kamis,  31 Agustus 2023.

Kebutuhan air bersih menjadi salah satu kebutuhan dasar masyarakat. Karenanya, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani, berharap agar proyek ini bisa tuntas tepat pada waktunya. Dengan reservoir ini selain di distribusikan ke wilayah Gresik Kota, air bersih dari Umbulan dan Cerme bisa di distribusikan ke Manyar melalui jaringan perpipaan dengan APBN. Untuk ke wilayah Duduksampeyan, akan melalui jalur utama yang juga menggunakan dana APBN.

“Mudah-mudahan ini bisa segera terselesaikan, dan trennya menjadi positif lagi. Insya Allah kita jadwalkan bulan November nanti tuntas. Kita upayakan terus, karena air Umbulan ini sudah ditunggu masyarakat dari kota hingga ke wilayah utara dan selatan,” pungkas orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 

Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (CKPKP) Ida Lailatussa’diyah menambahkan manajemen proyek (MK) mencatat, terdapat deviasi sebesar 5%. “Ini nanti akan kita lakukan percepatan dengan datangnya gate valve yang datang hari Jumat (besok), sehingga bisa naik,” terang Ida.

Untuk melakukan percepatan pengerjaan, Ia sudah memiliki beberapa strategi. Diantaranya, mempercepat pemasangan listrik. Ini bisa dilakukan dengan catatan, semua peralatan sudah masuk terlebih dahulu. Disampping itu, pemasangan dan penggalian juga akan dipercepat.

“Kita terus lakukan yang terbaik, sesuai dengan program Nawa Karsa Bupati yakni Gresik Mapan. Dengan begitu, di tahun 2024 nanti masyarakat bisa menikmati air bersih dengan mudah, dan gratis pemasangannya,” tegasnya.  (yad)

Maksimalkan Layanan Air Wilayah Gresik, Pembangunan  Reservoir Air di Terminal Bunder  Dikebut Selengkapnya

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Serahkan 547 Petikan SK ASN Guru P3K Gresik 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyerahkan secara simbolis Petikan Surat Keputusan Pengangkatan Guru ASN P3K Gresik pada Rabu, 30 Agustus 2023. Penyerahan SK sebanyak, 547 guru P3K hasil seleksi 2022 dipusatkan di halaman Parkir Selatan Kantor Bupati. Ratusan guru terima SK Pengangkatan ASN P3K itu sudah mengabdi selama 33 tahun. Rata-rata, mereka mengabdi diatas 10 tahun. Mereka pun semringah. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan apresiasi kepada para “Oemar Bakri” itu atas pengabdiannya. Sebab, mereka saat mengabdi mendapatkan honor Rp 15 ribu, ada dapat honor Rp 75 ribu per bulan. “Ini bentuk pengabdian menjadi guru. Mudah-mudahan ini menjadi amal jariyah kita semua amin ya robbal alamin,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya. 

Dengan Pengangkatan sebagai guru ASN P3K Gresik, kini gaji mereka naik drastis. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani mendorong para guru untuk terus belajar. Apalagi, menggunakan Kurikulum Pendidikan Merdeka Belajar. “Dari para guru sendiri Saya sering menyampaikan kepada teman-teman, rekan-rekan guru jangan pernah pernah berhenti untuk belajar,” harapnya. Mengapa? Sebab, tantangan kedepan semakin besar. 

“Hari ini sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Gen-Z hari ini mereka begitu cepat dan begitu luar biasa. Mereka lebih kreatif dibandingkan masa kecil kita mereka lebih cepat mungkin dalam penggunaan teknologi dibandingkan diri kita dulu,” katanya. 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, imbuhnya, terus mendorong bapak para gurus tmeningkatkan kualitas pendidikan. Memiliki keinginan sekolah lagi. “Guru harus memiliki kemampuan keinginan sekolah maneh. Sekolah lagi. Saya akan mendorong terus Pak Sekda ( Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman) mencari beasiswa sebanyak mungkin,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad dalam sambutannya pada Rabu  30 Agustus 2023.

“Beasiswa untuk anak-anak Gresik. Anak-anak Gresik tidak boleh lagi putus sekolah. Anak-anak Gresik tidak boleh lagi tidak sekolah Setelah lulus SMW kerja, oke. Tetapi tidak berhenti setelah mendapatkan pekerjaan. Sekolah harus terus dilakukan cepat kemajuan teknologi yang begitu luar biasa artinya kita harus benar-benar siap mengikuti kemajuan teknologi ini kita juga masih mengalami kondisi sosial,” katanya. 

Penyerahan Petikan SK Pengangkatan Jabatan Fungsional Guru P3K formasi 2022 ini dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman serta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di Lingkungan Pemkab Gresik Ini. 

“Mudah-mudahan penyerahan SK P3K ini bermanfaat menjadi spirit panjenengan untuk terus belajar. Dan mudah-mudahan ini berkah buat kita semua Sekali lagi kami ucapkan terima kasih selamat dan sukses para ASN P3K pendidikan di Kabupaten Gresik mudah-mudahan terus kompak terus,” harap Fandi Akhmad Yani. 

PENERIMA SK GURU: Ratusan guru ASN P3K Gresik menerima SK Pengangkatan sebagai Guru ASN P3K Gresik di halaman Parkir Selatan Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 30 Agustus 2023 ( FOTO: chusnul cahyadi/1minute.id)

Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul menjlentrehkan sebanyak 556 orang formasi guru P3K Gresik dibutuhkan. Namun, terisi 550 formasi.  Namun, hasil seleksi dan kompetensi yang ditetapkan oleh Kantor Regional 2 Badan Kepegawaian Negera Surabaya sebanyak 547 orang. “Ada tiga orang tidak menerima NIP (nomor induk pegawai) karena seorang meninggal, dan dua orang tidak memenuhi standar,” katanya. 

Sedangkan, 547 orang yang menerima NIP, Rinciannya; P3K Guru Agama 210 orang ; guru kelas (61) ; guru bahasa Indonesia (10) ; Guru Bahasa Inggris (7) dan Guru Bimbingan Konseling (8). Berikutnya,  guru IPA (4) ; guru IPS (2) ; guru matematika (5) , guru Penjasporkes (29) ; guru PKN (4) ; guru prakarya dan kewirausahaan (5) ; guru  seni budaya dan TIK, masing-masing (1).

“Untuk tahun 2023, kita mengusulkan sebanyak  422 orang.  Rinciannya, guru 50 orang, tenaga kesehatan 330 orang dan tenaga administrasi kantor 42 orang,” terang Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman. (yad)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Serahkan 547 Petikan SK ASN Guru P3K Gresik  Selengkapnya