GRESIK,1minute.id – Piagam penghargaan yang diterima Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bertambah. Penghargaan terbaru yang diraih Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani adalah pembina Program Kampung Iklam (Proklim) nomor wahid dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur.
Penghargaan Proklim itu diserahkan oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa kepada Bupati Fandi Akhmad Yani di puncak Hari Lingkungan Hidup Sedunia Provinsi Jatim di Malang pada Senin, 4 September 2023.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, dalam keterangannya mempersembahkan penghargaan ini kepada masyarakat Gresik yang gigih dalam upaya pelestarian lingkungan. “Apresiasi setinggi-tingginya kepada desa/kelurahan hingga tingkat RT dan RW, yang peduli pada lingkungan. Penghargaan ini, adalah penghargaan untuk mereka semua,” kata Bupati Fandi Akhmad Yani pada Senin, 4 September 2023.
Data Dinas Lingkungan Hidup Gresik mencatat hingga akhir Agustus 2023, terdapat 28 kampung iklim yang sudah berjalan di Kabupaten Gresik. Puluhan kampung iklim ini, tersebar merata. Gresik di wilayah utara, tengah, dan selatan. Selain Bupati Fandi Akhmad Yani, ajang tersebut memberikan penghargaan kepada lembaga pendidikan, desa atau kelurahan.
Total ada 9 lembaga pendidikan yang mendapatkan penghargaan Sekolah Adiwiyata Provinsi Jawa Timur 2023. Yakni, UPT SMPN 5 Gresik ; UPT SDN 49 Gresik ; UPT SDN 35 Gresik; UPT SDN 41 Gresik ; UPT SDN 29 Gresik dan UPT SDN 33 Gresik.
Berikutnya, MI Ma’arif NU Nurul Ulum, Desa Bulurejo, Kecamatan Benjeng; MI Bahrul Ulum Sekapuk dan SD Yimi Full Day School. Sedangkan untuk penghargaan desa/kelurahan berseri, adalah Desa Ketanen dalam kategori pratama. Sedangkan, Desa Prupuh, Desa Balongpanggang, dan Kelurahan Sidokumpul mendapat penghargaan di kategori madya.
Pemkab Gresik melalui Dinas Lingkungan Hidup terus mendorong pelestarian lingkungan hingga ke tingkat RT/RW. Hal ini didukung dengan diterbitkannya Surat Edaran (SE) Bupati perihal Penguatan Aksi Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim di Kabupaten Gresik.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik mengajak semua stakeholder untuk bersama-sama ikut melestarikan lingkungan. Konsep pentahelix. “Dengan Proklim diharapkan bisa mendukung program Pemerintah Kabupaten Gresik, untuk menyelesaikan masalah sampah dari sumbernya, peningkatan RTH/tutupan vegetasi serta mewujudkan sirkuler ekonomi dan kemandirian masyarakat,” terang Kepala DLH Gresik Sri Subaidah. (yad)
GRESIK,1minute.id – Bus susun yang ditumpangi Bupati Gresik Fandi Akhmad dan Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono bersama rombongan melintas di Bandar Grissee Jalan Basuki Rahmat, Gresik. Ratusan pasang mata bersorak riang.
Bupati Fandi Akhmad Yani dan Ony Anwar Harsono duduk di lantai dua bus tersebut menyambut dengan melambaikan tangan. Teriakan warga yang sedang menikmati week end di kawasan heritage yang menjadi salah satu tempat destinasi wisata khusus di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu bersahut-sahutan.
Mereka tampak semringah menikmati kawasan Bandar Grissee dengan semilir hebusan angin malam. “Alhamdulillah ini merupakan kunjungan yang kesekian kalinya. Mudah-mudahan silaturahim ini terus terjaga,” ujarnya.
Alasan Gus Yani didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman menyambut di Bandar Grissee karena ingin mengenalkan wisata baru itu. Dulunya Bandar Grissee merupakan pintu perdagangan dan simbol kemajuan di zaman kolonial Belanda. Selain itu, mengajak Bupati Ony dan rombongannya untuk berkeliling wisata di pusat Kota Gresik malam itu.
BUS SUSUN: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membawa rombongan Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono keliling Bandar Grissee dengan naik bus susun pada Sabtu malam, 2 September 2023 ( Foto : Prokopim Gresik/1minute.id)
Mereka juga mengunjungi Klenteng Kim Hin Kiong di Jalan Setiabudi. Tempat ibadat tiga agama atau Tempat Ibadat Tri Dharma (TITD) yang di bangun berdasarkan prasasti di dinding klenteng 1 Agustus 1153 masehi . Artinya lebih tua dari lahirnya Kota Gresik. Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 38/1974 , Hari Jadi Kota Gresik pada 9 Maret 1487 dan Hari Pemkab Gresik pada 27 Februari 1974.
Rombongan kemudian menonton film pendek berjudul Gumintang di Gedung Nasional Indonesia (GNI) Gresik. Film pendek Gemintang karya Gresik Movie. Setelah menikmati hiburan rombongan kemudian berziarah ke makam Al Qutb Al Habib Abu Bakar bin Muhammad bin Umar Assegaf di kompleks Masjid Jamik Gresik.
Rombongan selanjutnya menuju rumah dinas Bupati Gresik sekitar 100 meter dari masjid Jamik Gresik itu. Di rumah dinas, Bupati Ony dan rombongan jamu dengan kuliner khas Gresik, Nasi Krawu yang sudah terjadi sebagai warisan budaya tak benda (WBTB) itu.
Mendapat sambutan yang luar biasa dari Pemerintah Kabupaten Gresik, Bupati Ngawi mengaku terharu dan terkesima melihat keindahan Gresik. “Kami sangat senang mendapatkan sambutan yang sangat mengesankan malam hari ini. Terima kasih, ” kata Bupati Ony. Sebagai bentuk terima kasihnya, Bupati Ony memberikan sejumlah beras organik kepada Gus Yani. Perlu diketahui, beras organik telah menjadi produk unggulan yang diproduksi oleh Kabupaten Ngawi. (yad)
GRESIK,1minute.id – Kebutuhan air semakin meningkat. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menambahan reservoir atau tempat menampung air sebelum selanjutnya dilakukan proses pendistribusian kepada masyarakat. Pembangunan penampungan air dan rumah pompa air, diantaranya di kompleks Terminal Bunder, Gresik.
Reservoir air untuk memaksimalkan pelayanan air bersih di wilayah kota (Kecamatan Gresik dan Kebomas) , Duduksampeyan serta Manyar. Sumber airnya dari Umbulan, Pasuruan yang bersih, dan layak minum itu.
“Proyek ini merupakan pusat penggerak air Umbulan. Maka proyek reservoir ini harus benar-benar tuntas, karena akan berkelanjutan dengan proyek-proyek APBN lainnya,” harap Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, saat melakukan monitoring di lokasi proyek reservoir di Kompleks Terminal Bunder pada Kamis, 31 Agustus 2023.
Kebutuhan air bersih menjadi salah satu kebutuhan dasar masyarakat. Karenanya, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani, berharap agar proyek ini bisa tuntas tepat pada waktunya. Dengan reservoir ini selain di distribusikan ke wilayah Gresik Kota, air bersih dari Umbulan dan Cerme bisa di distribusikan ke Manyar melalui jaringan perpipaan dengan APBN. Untuk ke wilayah Duduksampeyan, akan melalui jalur utama yang juga menggunakan dana APBN.
“Mudah-mudahan ini bisa segera terselesaikan, dan trennya menjadi positif lagi. Insya Allah kita jadwalkan bulan November nanti tuntas. Kita upayakan terus, karena air Umbulan ini sudah ditunggu masyarakat dari kota hingga ke wilayah utara dan selatan,” pungkas orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.
Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (CKPKP) Ida Lailatussa’diyah menambahkan manajemen proyek (MK) mencatat, terdapat deviasi sebesar 5%. “Ini nanti akan kita lakukan percepatan dengan datangnya gate valve yang datang hari Jumat (besok), sehingga bisa naik,” terang Ida.
Untuk melakukan percepatan pengerjaan, Ia sudah memiliki beberapa strategi. Diantaranya, mempercepat pemasangan listrik. Ini bisa dilakukan dengan catatan, semua peralatan sudah masuk terlebih dahulu. Disampping itu, pemasangan dan penggalian juga akan dipercepat.
“Kita terus lakukan yang terbaik, sesuai dengan program Nawa Karsa Bupati yakni Gresik Mapan. Dengan begitu, di tahun 2024 nanti masyarakat bisa menikmati air bersih dengan mudah, dan gratis pemasangannya,” tegasnya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyerahkan secara simbolis Petikan Surat Keputusan Pengangkatan Guru ASN P3K Gresik pada Rabu, 30 Agustus 2023. Penyerahan SK sebanyak, 547 guru P3K hasil seleksi 2022 dipusatkan di halaman Parkir Selatan Kantor Bupati. Ratusan guru terima SK Pengangkatan ASN P3K itu sudah mengabdi selama 33 tahun. Rata-rata, mereka mengabdi diatas 10 tahun. Mereka pun semringah.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan apresiasi kepada para “Oemar Bakri” itu atas pengabdiannya. Sebab, mereka saat mengabdi mendapatkan honor Rp 15 ribu, ada dapat honor Rp 75 ribu per bulan. “Ini bentuk pengabdian menjadi guru. Mudah-mudahan ini menjadi amal jariyah kita semua amin ya robbal alamin,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya.
Dengan Pengangkatan sebagai guru ASN P3K Gresik, kini gaji mereka naik drastis. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani mendorong para guru untuk terus belajar. Apalagi, menggunakan Kurikulum Pendidikan Merdeka Belajar. “Dari para guru sendiri Saya sering menyampaikan kepada teman-teman, rekan-rekan guru jangan pernah pernah berhenti untuk belajar,” harapnya. Mengapa? Sebab, tantangan kedepan semakin besar.
“Hari ini sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Gen-Z hari ini mereka begitu cepat dan begitu luar biasa. Mereka lebih kreatif dibandingkan masa kecil kita mereka lebih cepat mungkin dalam penggunaan teknologi dibandingkan diri kita dulu,” katanya.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, imbuhnya, terus mendorong bapak para gurus tmeningkatkan kualitas pendidikan. Memiliki keinginan sekolah lagi. “Guru harus memiliki kemampuan keinginan sekolah maneh. Sekolah lagi. Saya akan mendorong terus Pak Sekda ( Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman) mencari beasiswa sebanyak mungkin,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad dalam sambutannya pada Rabu 30 Agustus 2023.
“Beasiswa untuk anak-anak Gresik. Anak-anak Gresik tidak boleh lagi putus sekolah. Anak-anak Gresik tidak boleh lagi tidak sekolah Setelah lulus SMW kerja, oke. Tetapi tidak berhenti setelah mendapatkan pekerjaan. Sekolah harus terus dilakukan cepat kemajuan teknologi yang begitu luar biasa artinya kita harus benar-benar siap mengikuti kemajuan teknologi ini kita juga masih mengalami kondisi sosial,” katanya.
Penyerahan Petikan SK Pengangkatan Jabatan Fungsional Guru P3K formasi 2022 ini dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman serta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di Lingkungan Pemkab Gresik Ini.
“Mudah-mudahan penyerahan SK P3K ini bermanfaat menjadi spirit panjenengan untuk terus belajar. Dan mudah-mudahan ini berkah buat kita semua Sekali lagi kami ucapkan terima kasih selamat dan sukses para ASN P3K pendidikan di Kabupaten Gresik mudah-mudahan terus kompak terus,” harap Fandi Akhmad Yani.
PENERIMA SK GURU: Ratusan guru ASN P3K Gresik menerima SK Pengangkatan sebagai Guru ASN P3K Gresik di halaman Parkir Selatan Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 30 Agustus 2023 ( FOTO: chusnul cahyadi/1minute.id)
Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul menjlentrehkan sebanyak 556 orang formasi guru P3K Gresik dibutuhkan. Namun, terisi 550 formasi. Namun, hasil seleksi dan kompetensi yang ditetapkan oleh Kantor Regional 2 Badan Kepegawaian Negera Surabaya sebanyak 547 orang. “Ada tiga orang tidak menerima NIP (nomor induk pegawai) karena seorang meninggal, dan dua orang tidak memenuhi standar,” katanya.
Sedangkan, 547 orang yang menerima NIP, Rinciannya; P3K Guru Agama 210 orang ; guru kelas (61) ; guru bahasa Indonesia (10) ; Guru Bahasa Inggris (7) dan Guru Bimbingan Konseling (8). Berikutnya, guru IPA (4) ; guru IPS (2) ; guru matematika (5) , guru Penjasporkes (29) ; guru PKN (4) ; guru prakarya dan kewirausahaan (5) ; guru seni budaya dan TIK, masing-masing (1).
“Untuk tahun 2023, kita mengusulkan sebanyak 422 orang. Rinciannya, guru 50 orang, tenaga kesehatan 330 orang dan tenaga administrasi kantor 42 orang,” terang Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman. (yad)
GRESIK,1minute.id – Penantian panjang guru honorer menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di Kabupaten Gresik berakhir happy ending. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyerahkan 547 Petikan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Jabatan Fungsional Guru formasi 2022 di halaman parkir Selatan Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 30 Agustus 2023. Terlihat wajah para “Oemar Bakri” itu semringah. Bahagia setelah puluhan tahun mereka mengabdi sebagai guru dengan gaji pas-pasan.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta kepada 15 orang guru tampil di depan untuk menceritakan pengalaman mereka selama menjadi “pahlawan tanpa tanda jasa” itu. Mereka adalah guru senior. Mereka mengabdi diatas 20 tahun. Cerita para abdi negara ini membuat para undangan terharu. Sebab, ada yang saat kali pertama menerima honor sebesar Rp 15 ribu per bulan. Namun mereka tetap semangat. Ikhlas mendidik, mencerdaskan anak bangsa.
Bahkan, siswa yang pernah diajarnya ada yang telah menduduki jabatan di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Ada juga, bekas murid kini menjadi guru yang ikut bersama menerima Petikan Surat Keputusan Pengangkatan Guru P3K. Budiono, misalnya. Ia mengaku mulai mengajar sejak 1990 alias 33 tahun. Sejumlah mantan siswa sudah menyebar dimana-mana.
Bahkan, ada sudah menjadi pejabat dengan gaji, fasilitas dan tunjangan kinerja bagaikan bumi dan langit. Budiono sendiri masih menerima gaji dibawah Upah Minimum Kabupaten (UMK) Gresik.
“Alhamdulillah, di sini pejabat (Pemkab Gresik) dan ASN banyak menjadi murid saya,” kata Budiono tanpa menyebut salah satu murid yang dianggap sukses tersebut. Yang membuat lelaki yang rambutnya sudah berubah putih keperakan geli dan tersenyum bahagia karena bisa berdiri bersama mantan murid-murid untuk menerima SK Pengangkatan sebagai Guru ASN P3K Gresik. “Saya tidak membayangkan berdiri disini bersama dulu murid-murid menerima SK (Surat Keputusan) ini,” kata Budiono membuat undangan tersenyum.
Undangan yang hadir diantaranya, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman serta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di Lingkungan Pemkab Gresik Ini.
Cerita Badrut Tamam, lain lag. Guru Sekolah Dasar di Sangkapura, Pulau Bawean ini mengajar di Madrasah Ibtidaiyah (Mi) sejak 1995. Pada 2002, ia pindah mengajar di Sekolah Dasar Negeri 328 Gresik sampai sekarang. “Saya dapat honor Rp 320 ribu per bulan,” katanya. Untuk mendapatkan pengakuan sebagai ASN Guru, Badrut Taman, yang tercatat dalam formasi guru K-2 ini pergi ke Jakarta untuk ikut melakukan unjuk rasa.
“Saya sangat gembira dan terima kasih (Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Red). Meskipun hanya tersisa 4 tahun,” cerita Badrut Tamam membuat Bupati Fandi Akhmad Yani tersenyum.
Seorang guru lainnya menceritakan awal mengajar di sekolah dininya di Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik. Saat itu, ia mengaku sudah 20 tahun mengajar. Kali pertama hanya mendapatkan honor Rp 15 ribu per bulan. Guru perempuan itu, kemudian pindah mengajar di sekolah dasar mata pelajaran pendidikan agama Islam dengan gaji Rp 50 ribu per bulan. “Alhamdulillah sekarang sudah serdik (sertifikasi pendidik). “Semoga sukses bagi keluarga kami dan menjadi rezeki,” katanya
Seorang guru dari Desa Tajungwidoro, Kecamatan Bungah saking senang menerima SK Pengangkatan yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani sampai keliru menyebut Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dengan panggilan Bu Yani. “Saya ini, pendukung Bu Min (Wabup Gresik Aminatun Habibah) dan Bu Yani,” katanya membuat guru lainnya tersenyum.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan apresiasi kepada para “Oemar Bakri” itu atas pengabdiannya. Mereka saat mengabdi mendapatkan honor Rp 15 ribu, ada dapat honor Rp 75 ribu per bulan. “Ini bentuk pengabdian menjadi guru. Mudah-mudahan ini menjadi amal jariyah kita semua amin ya robbal alamin,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya.
Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani mendorong para guru untuk terus belajar. Apalagi, menggunakan Kurikulum Pendidikan Merdeka Belajar. “Dari para guru sendiri Saya sering menyampaikan kepada teman-teman, rekan-rekan guru jangan pernah pernah berhenti untuk belajar,” harapnya. Mengapa? Sebab, tantangan kedepan semakin besar.
“Hari ini sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Gen-Z hari ini mereka begitu cepat dan begitu luar biasa. Mereka lebih kreatif dibandingkan masa kecil kita mereka lebih cepat mungkin dalam penggunaan teknologi dibandingkan diri kita dulu,” katanya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menggelar monitoring di salah satu proyek strategis Pemkab Gresik, yakni Rumah Sakit Gresik Sehati. Proyek rumah sakit di Gresik selatan dengan anggaran lebih kurang Rp 59 miliar itu memasuki pekan kesebelasan. Hampir tiga bulan.
Hasilnya? Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad tersenyum karena progres pengerjaan proyek ada kemajuan. Optimis bisa diselesaikan sesuai jadwal yakni akhir Desember 2023.
RS SEHATI: Maket Rumah Sakit SEHATI di Gresik Selatan ( FOTO: Dok 1minute.id)
“Alhamdulillah, hingga saat ini masih on schedule dan trennya juga positif. Mohon doanya kepada semua masyarakat mudah-mudahan tidak ada kendala hingga selesai tepat waktu, dan diberikan kelancaran hingga beroperasi nanti. Karena berdirinya Rumah Sakit Gresik Sehati ini sangat dibutuhkan masyarakat, utamanya di wilayah Gresik Selatan dengan tujuan mendekatkan pelayanan kesehatan,” tegas Fandi Akhmad Yani pada Selasa, 29 Agustus 2023.
Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (CKPKP) Gresik Ida Lailatussa’diyah menambahkan progres Rumah Sakit Gresik Sehati saat ini mencapai 8,62 % dari target 8,58 %. “Yang artinya sampai saat ini trennya masih positif dan on schedule,” terang Ida Lailatussa’diyah.
Pengerjaan saat ini sudah pemasangan tiang pancang. Harapannya, nanti di bulan Desember 2023 sudah bisa rampung pembangunan Rumah Sakit Gresik Sehati yang berdiri dengan lima lantai. (yad)
GRESIK,1minute.id – Sebanyak 48 pemuda di tiga kecamatan yakni Bungah, Kedamean dan Menganti menjalani pelatihan kerja. Pelatihan bersertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) ini gratis. Penyelenggaranya adalah Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Gresik berkolaborasi dengan Rumah Vokasi Gresik.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, tujuan diadakannya pelatihan ini adalah untuk mendorong sumber daya manusia (SDM) di Gresik agar memiliki daya saing. Selanjutnya, diharapkan mampu mengikis angka pengangguran.
“Ini menjadi modal awal. Mudah-mudahan peserta yang mengikuti pelatihan mendapatkan ilmu sekaligus sertifikat menjadi lebih percaya diri untuk bersaing di dunia kerja,” harap Gresik Fandi Akhmad Yani saat membuka pelatihan pada Selasa, 29 Agustus 2023.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2022 mencatat tingkat pengangguran terbuka (TPT) Gresik sebesar 7,84 persen atau sekitar 56.501 orang. Pelatihan bersertifikasi dari BNSP bisa dilakukan secara gratis kolaborasi antara Disnaker Gresik, Rumah Vokasi dibawah naungan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Gresik adalah langkah yang progresif.
“Ekosistem yang ada di Gresik saat ini sudah lengkap. Ada Disnaker, Rumah Vokasi yang mampu mengharmonisasi dengan dunia industri. Kolaborasi keduanya menghasilkan langkah strategis. Ini sudah jelas kerangka ekosistemnya,” tegas Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.
Kepala Disnaker Gresik Andhy Hendro Wijaya menambahkan pelatihan dengan kerjasama bersama Kadin ini meliputi tiga bidang. Diantaranya, pelatihan konstruksi rangka atap baja ringan yang diikuti peserta 16 orang selama 23 hari, pelatihan digital marketing yang diikuti 16 orang selama 5 hari, dan pelatihan menjahit yang diikuti 16 orang selama 16 hari.
“Setelah mengikuti pelatihan ini, harapannya, para peserta dapat bekerja di perusahaan atau menciptakan lapangan kerja bersama (UMKM) sehingga dapat membuka lapangan kerja baru,” ujar Andhy Hendro Wijaya.
Disamping itu, imbuhnya, bidang pelatihan yang dibuka juga sudah sangat pas dengan situasi di lapangan. Konstruksi rangka atap baja ringan mutlak diperlukan dalam proyek rumah atau bangunan, dan pelatihan menjahit diyakini akan laris manis utamanya mendekati 2024. Setelah seremonial pembukaan, puluhan peserta itu langsung menjalani pelatihan. Mereka terlihat antusias.
Dimas Aditya, misalnya. Pemuda 21 tahun itu menjalani pelatihan konstruksi rangka atap baja ringan. Pemuda asal Desa Banyuurip, Kecamatan Kedamean ini bertekat mengikuti pelatihan secara serius. Sebab, ia memiliki mimpi bekerja di perusahaan konstruksi. “Semoga bisa mendapatkan pekerjaan yang bagus setelah selesai pelatihan,” kata Dimas optimis. (yad)
GRESIK,1minute.id – Pemerintah desa di Kabupaten Gresik terus berbenah. Melakukan transformasi diri untuk memberikan pelayanan terbaik, mudah dan cepat untuk warga. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui salah satu program prioritas, Nawa Karsa, Gresik Akas mendorong desa memberikan pelayanan dasar administrasi kependudukan (adminduk) dalam satu genggaman. Digitalisasi layanan.
Hasilnya? 330 desa dan 26 kelurahan se-Kabupaten Gresik telah menggunakan Sistem Informasi Administrasi Pemerintahan (SIAP). Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, Awarding Desa SIAP, satu item Nawa Karsa yang ada di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Gresik melalui Gresik Akas.
“Desa SIAP ini transformasi digital di tingkat desa,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani usai Nawa Karsa Award Desa SIAP di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik pada Senin, 28 Agustus 2023. Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Gresik Ninik Asrukin dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gresik Abu Hassan.
Desa SIAP ini, imbuhnya, adalah pelayanan dasar desa yang bisa di akses oleh warga. “Pelayanan apa pun. Informasi tentang desa juga bisa di akses melalui website desa,” tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu. Pelayanan dalam satu genggaman ini, ada transformasi anyar di era kepemimpinan Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah ini. ” Artinya ada transformasi, dulu pemerintahan desa (pelayanan) yang secara manual. Sekarang kita dorong masuk transformssi digital,” tegas orang nomor satu di Kota Industri-sebutan Lain-Kabupaten Gresik ini.
Nawa Karsa Award Desa SIAP ini dihadiri oleh Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman dan seluruh Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Gresik. “Banyak manfaatnya, baik itu pelayanan dassr surat- menyurat di tingkat desa sampai terintegrasi ke tingkat RT dan RW tidak ada kendala lagi,” tegasnya.
Ia mencontohkan, warga membutuhkan tanda tangan ketua rukun tetangga (RT) atau Rukun Warga (RW). “Tinggal di klik input, diajukan ke website desa tersebut,” katanya. Di website desa itu, semua warga bisa melihat kebutuhan tentang desa. Seperti penerima manfaat bantuan sosial (bansos) dan sebagainya. “Semuanya tercatat disana (website),” tegasnya.
Nah, Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) bertugas memberikan edukasi dan pendampingan dan dibantu oleh kecamatan. “Kominfo menjembatani Desa SIAP ini ditambah fitur tersebut,” tegas Fandi Akhmad Yani. (yad)
GRESIK,1minute.id – Puluhan Ribu jemaah memenuhi Stadion Gelora Joko Samudro (GJOS) Gresik pada Selasa malam, 22 Agustus 2023. Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia bahkan luar negeri. Jemaah yang memakai busana warna putih itu bagai salju yang bisa mendinginkan suasana hati warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.
Ribuan jemaah diperkirakan mencapai 70 ribu datang untuk menghadiri Tabligh Akbar bersama Habib Umar Bin Hafidz, salah seorang ulama besar dari Kota Tarim, Yaman. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani terharu melihat ribuan jemaah yang memehuni lapangan bola hingga tribun stadion berlokasi di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik itu.
Tampak hadir di tabligh akbar itu antara lain, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen. Mereka hadir untuk doa bersama bersama ulama yang memiliki garis keturunan khusus, terhubung langsung ke Nabi Muhammad SAW. Beliau tumbuh sebagai ulama yang teguh dalam akidah Ahlussunnah wal Jamaah.
Habib Umar dikenal sebagai pendiri pondok pesantren Darul Mustafa Tarim, Yaman. Murid-muridnya, termasuk dari Indonesia, sukses dalam berdakwah, menciptakan dampak positif seperti pendirian Majelis Rasulullah dan organisasi Muwasala. Diyakini, tabligh Akbar yang dilaksanakan ini merupakan yang terbesar sepanjang sejarah di Kabupaten Gresik. Sebab dihadiri tak kurang dari 70 ribu jamaah dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan dari luar negeri.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani sangat terharu sekaligus bahagia menyambut kehadiran Habib Umar di Gresik. Ia pun berulang kali mengucapkan syukur karena Habib Umar berkenan singgah di Kabupaten Gresik.
“Kami sangat bersyukur kehadirat Allah SWT yang telah menganugrahkan kepada kita semua untuk dapat memberikan penghormatan kepada seorang wali dan guru yang mulia Assayyid al-fadlil al-Habib Umar Bin Muhammad Bin Hafidz. Kedatangan beliau Insya Allah membawa keberkahan bagi kita semua khususnya warga kabupaten Gresik dan seluruh kaum muslimin secara umum,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Selasa malam, 22 Agustus 2023.
JEMAAH TABLIGH AKBAR: Ribuan jemaah dari seluruh penjuru Indonesia dan luar negeri mengikuti Tabligh Akbar bersama Habib Umar di Stadion Gelora Joko Samudro pada Selasa malam, 22 Agustus 2023 ( FOTO: chusnul cahyadi/1minute.id)
Orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini melanjutkan, dalam munasabah yang sangat mulia ini, Pemerintah Kabupaten Gresik turut serta ambil bagian dalam memberi hormat yang paling tinggi atas kedatangan Habib Umar. “Hal ini karena dilandaskan pada kecintaan kami kepada para ulama terutama ulama min Dzurriyati Sayyidina Muhammad SAW,” katanya.
Gus Yani melanjutkan, sejarah kota Gresik yang sarat akan pendidikan dan dakwah dari para wali dan orang saleh khususnya dari kalangan dzuriyat Nabi Muhammad SAW membawa keunikan tersendiri. Seperti halnya keberadaan al-Habib Abu Bakar Assegaf, yang haulnya menjadi salah satu destinasi terbesar kaum muslimin dari berbagai penjuru kota di Indonesia bahkan dari luar negeri.
Ada juga Sunan Giri, Syekh Maulana Malik Ibrahim serta waliyullah lainnya yang menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Gresik. “Atas perjuangan dakwah beliau para Waliyullah, menjadikan Kabupaten Gresik sangat kental dengan nuansa agamis. Sehingga tak heran jika Kabupaten Gresik berjuluk kota wali dan juga kota santri,” katanya.
Gus Yani juga mengungkapkan, bahwa dengan kehadiran al-Habib Umar bin Hafidz ke kota Gresik pada dasarnya menjadi penyambung dakwah dan pertalian sanad serta silaturahmi yang telah dirintis oleh para ulama dan habaib pada zaman dahulu. Disamping itu, Indonesia secara umum sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia merupakan strategic country dalam memproyeksikan Islam yang rahmatan lil alamin.
“Beliau al-Habib Umar merupakan salah seorang dai yang alim allamah berasal dari bumi Hadhramaut wabil khusus Kota Tarim yang mana kota ini terkenal sebagai salah satu pusat pendidikan dan pemikiran Islam rahmatan lil alamin yang menerapkan dakwah Islam melalui pendekatan-pendekatan yang moderat dan dapat mencair di tengah-tengah kehidupan masyarakat di era modern dewasa ini,” ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu.
“Kami selaku tuan rumah sekali lagi menghaturkan penghormatan setinggi-tingginya dan terimakasih tak terhingga atas kesediaan dan kesempatan beliau al-Habib Umar di Gresik ,” sambung Gus Yani.
Ia berharap kepada Allah SWT dengan kehadiran Habib Umar ke Gresik ini dapat membawa keberkahan kepada warga Gresik secara khusus dan kaum muslimin secara umum. Selain itu, ia juga berdoa agar Kabupaten Gresik menjadi kota yang sejahtera serta selalu mendapat curahan kasih sayang dan anugerah dari Allah SWT.
Sebelumnya, Habib Umar berziarah ke makam Habib Abu Bakar bin Muhammad as-Assegaf di Kompleks Masjid Jamik Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik. Selama 30 menit Habib Umar berdoa. (yad)
GRESIK,1minute.id – Gerakan literasi terus tumbuh di kalangan pelajar di Kabupaten Gresik. Antara lain, siswa di UPT SD Negeri 20 Gresik. Mereka meluncurkan Buku Piknik Literasi di Gedung Nasional Indonesia (GNI) pada Selasa, 22 Agustus 2023.
Peluncuran buku karya siswa III sampai VI itu dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Sejumlah tokoh juga hadir, diantaranya, penyair “Clurit Emas” KH. D. Zawawi Imron, KH. Thoyib Mubarok, dan Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S. Haryanto.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan apresiasi lahirnya buku karya siswa sekolah dasar itu. “Kita harus terus masif mendorong anak-anak kita dalam meningkatkan literasinya, karena sebentar lagi kita akan memasuki bonus demografi. Artinya, potensi anak-anak muda sekarang di uji apakah benar-benar mampu menjadi anak muda yang progresif dan adaptif,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Selasa, 22 Agustus 2023.
Menurutnya, apabila literasi sukses diterapkan kepada masyarakat, maka bonus demografi berhasil dimanfaatkan. Sebaliknya, jika tidak berhasil maka yang diperoleh adalah bencana demografi. Saat ini, kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani, Gresik tengah mengalami krisis membaca. Masih banyak pemuda Gresik yang lebih memilih pergi ke warung kopi atau kafe ketimbang perpustakaan. Dampak negatif dari perkembangan media sosial yang terlalu cepat, sehingga menciptakan lingkungan sosial yang kurang produktif.
“Kenyataannya lebih banyak anak muda yang nongkrong di warung kopi ketimbang perpustakaan ataupun rumah ibadah. Maka kita harus kita bekali anak-anak kita agar mereka bisa terbiasa dalam melakukan hal positif seperti membaca dan menulis,” ujarnya nada lirih karena prihatin.
Data yang dirilis Diskominfo Gresik Mei 2023 lalu, diketahui Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) masyarakat di Kabupaten Gresik berkategori sedang. Meskipun indikator frekuensi membaca dan frekuensi akses Internet tergolong tinggi, tetapi durasi membaca, jumlah buku yang dibaca, dan durasi akses internet masih tergolong sedang.
Untuk itu, Gus Yani menghimbau para guru dan orang tua, agar membiasakan literasi sejak dini kepada siswa dan anak mereka. Harapannya dapat menjadi sumber wawasan untuk mendongkrak masa depan mereka. “Maka tugas kita adalah bagaimana cara agar mereka bisa suka dan terbiasa. Kita dorong dan biasakan membaca, menulis, menggambar kepada anak didik kita di SD. Mumpung mereka masih fresh,” katanya.
Buku Piknik Literasi karya siswa UPT SD Negeri 20 Gresik ditulis dalam kurun waktu 6 bulan. Mulai Februari sampai Juli 2023. “Mudah-mudahan ini menjadi sebuah karya dan prestasi yang akan menjadi modal kesuksesan untuk anak-anak kita. Semoga ini menjadi hal yang berkelanjutan, dan di contoh oleh UPT SD yang lain,” tutup Gus Yani. (yad)