TPS3R bertambah, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Sumbang Satu RDF

GRESIK,1minute.id – Satu lagi Tempat Pengelolaan Sampah Reuse-Reduce-Recycle (TPS3R) beroperasi di Kabupaten Gresik. Hari ini, Minggu, 20 Agustus 2023, Bupati Gresik Fandi Akhmad meresmikan TPS3R di Desa Petiken Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik. Sebelum, TPS3R Desa Sungonlegowo, Kecamatan Bungah dengan kapasitas 4 ton per hari.

TPS3R di Desa Petikan ini menempati aset yang mangkrak sejak 2008 lalu. Bupati Fandi Akhmad Yani juga menyerahkan bantuan pengolah sampah, Refuse Derived Fuel sering disingkat dengan RDF. Alat yang memiliki kapasitas input sampah sebesar 250 Kg/jam ini, nantinya akan beroperasi untuk memilah sampah untuk kemudian diolah menjadi bahan bakar berkelanjutan.

“Setelah saya resmikan hari ini, saya harap ini akan terus berlanjut dan berkembang. Urusan sampah tidak hanya tanggung jawab pemerintah saja, melainkan juga ada andil partisipasi masyarakat dari tingkat desa,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Pengolahan sampah di Desa Petiken, memiliki arti penting dalam upaya pelestarian lingkungan. Hal ini karena Desa Petiken tergolong desa yang padat penduduknya, ditambah dengan perkembanban kawasan perumahan yang masif.

“Sampah yang dihasilkan di kawasan Desa Petiken ini sekitar 12 ton per hari. Dan mesin yang saat ini sudah kita instal di TPS3R ini kapasitasnya 6 ton per hari. Memang secara hitungan masih kurang, tapi ini kita mulai dan semoga ini menjadi embrio dalam penanganan sampah berbasis desa,” harap mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Pemkab Gresik melalui Dinas Lingkungan Hidup, terus melakukan upaya terintegrasi dalam penanganan sampah. Di TPS3R ini contohnya, pengolahan sampah dilakukan mulai dari pemilahan, pencacahan, hingga pemrosesan dengan hasil akhir berupa pelet. Pelet ini kemudian bisa dimanfaatkan sebagai pakan ternak, kompos, hingga bahan bakar yang dipakai UMKM sekitar.

Sebagai salah satu wilayah industri, ia  menghimbau kepada perusahaan yang menghasilkan sampah plastik untuk ikut bersama peduli lingkungan.

“Mari kita bersama-sama peduli lingkungan. Ketika mereka menjadi produsen sampah plastik, mereka juga memilki tanggung jawab sosial terhadap sampah plastik yang di produksi. Maka kami menyarankan agar mereka bersama-sama lewat program CSR-nya dengan Pemkab Gresik untuk menyiapkan fasilitas pengolahan sampah,” tegas Bupati Yani.

Isu penanganan sampah di Kabupaten Gresik terus mendapat perhatian Bupati Fandi Akhmad Yani dan jajarannya. Tahun ini, Pemkab Gresik menargetkan dua TPS berbasis kecamatan di Menganti dan Kedamean bisa beroperasi. Bila dua TPS3R Desa dan 2 TPS berbasis kecamatan beroperasi beban tempat pembuangan akhir (TPA) Ngipik di Jalan Prof Moh Yamin, Kelurahan Ngipik, Kecamatan/Kabupaten Gresik akan sangat berkurang. (yad)

TPS3R bertambah, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Sumbang Satu RDF Selengkapnya

Efisiensi Belanja, Pemkab Gresik Hemat Rp 335,7 Miliar, Bupati Gresik : Jamin Tanpa Mengurangi Standar Pelayanan Masyarakat

GRESIK,1minute.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gresik mulai membahas Perubahan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2023. Pembahasan dilakukan setelah DPRD Gresik menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Nota Perubahan KUA dan Perubahan PPAS APBD Gresik 2023.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam paparannya mengatakan pada perubahan APBD 2023 ada efisiensi belanja daerah mencapai Rp 335,7 miliar. Pasang surut perkembangan ekonomi serta perubahan kebijakan mendorong pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik melakukan sejumlah rasionalisasi program kerja. 

“Terutama pada sektor belanja yang sifatnya penunjang, tanpa mengurangi standar pelayanan terhadap masyarakat,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani Dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD Gresik pada Jumat pekan lalu, 19 Agustus 2023.

Mantan Ketua DPRD Gresik itu melanjutkan, bahwa rasionalisasi tersebut tidak mempengaruhi program prioritas yang telah dicanangkan. Mulai dari peningkatan infrastruktur jalan, penanganan banjir Kali Lamong, hingga pembangunan RS Gresik Sehati. “Juga di sektor kesehatan dan program pengentasan kemiskinan. Akan tetap dilanjutkan sesuai perencanaan,” kata dia.

Demikian halnya pada sektor pendapatan daerah yang juga mengalami penurunan target. Mulanya, pendapatan daerah diproyeksikan mencapai Rp 3,877 triliun. Masing-masing bersumber dari pendapatan asli daerah dan pendapatan transfer. “Setelah dilakukan kajian, mengalami penurunan target menjadi Rp 3,69 triliun,” terangnya. 

RAPAT PARIPURNA: (kiri-kanan) Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Ketua DPRD Gresik Moch Abdul Qodir dan 3 Wakil Ketua DPRD Gresik Nursaidah , Mujid Riduan dan Ahmad Nurhamim dalam rapat paripurna di DPRD Gresik ( Foto : Humas DPRD Gresik)

Sementara itu, Ketua DPRD Gresik Moch Abdul Qodir mengatakan, sesuai yang pemaparan bupati penurunan APBD 2023 tidak terlalu signifikan. Masih diangka Rp 3,690 triliun. “Kami memang berupaya agar pendapatan tahun ini bisa sama dengan target di tahun 2022 lalu sekitar Rp 3,6 triliun,” kata Abdul Qodir kepada wartawan. 

Tahun lalu, lanjut Qodir yang juga Ketua DPC PKB Gresik itu, dari target Rp 3,6 triliun pemerintah bisa merealisasikan Rp 3,4 triliun. Padahal, tahun lalu belum ada perubahan NJOP pada PBB dan potensi pendapatan yang lain. “Jadi dengan adanya kenaikan NJOP PBB dan sejumlah potensi pendapatan baru kami optimis bisa diangka Rp 3,6 triliun,” kata Qodir optimistis. 

Sedangkan untuk sektor belanja daerah masih dipatok diangka Rp 3,7 triliun dari awalnya sebesar Rp 4,085 triliun. Nantinya kekurangan 

pendapatan akan ditutup dengan Silpa 2022 sebesar Rp 59 miliar. “Sehingga pendapatan dan belanja bisa imbang diangka Rp 3,7 triliun,” tegasnya. Kini, dokumen perubahan yang disampaikan bupati akan dibahas lebih lanjut oleh DPRD Gresik selama beberapa pekan kedepan. (yad)

Efisiensi Belanja, Pemkab Gresik Hemat Rp 335,7 Miliar, Bupati Gresik : Jamin Tanpa Mengurangi Standar Pelayanan Masyarakat Selengkapnya

Pekerja Rentan, Ketua RT & RW Bakal Dapat Jaminan Perlindungan Ketenagakerjaan dari Pemkab Gresik 

GRESIK,1minute.id – Ratusan ribu warga Kabupaten Gresik telah merasakan manfaat program jaminan kesehatan atau universal Health Coverage (UHC) dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Sejak Oktober 2022, warga Kabupaten Gresik yang berobat cukup membawa kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).

Kini, bertepatan peringatan HUT ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik akan memberikan jaminan perlindungan bagi para pekerja rentan dan jaminan BPJS Ketenagakerjaan bagi para ketua rukun tetangga dan rukun warga (RT dan RW) Se-Kabupaten Gresik. 

“Ini menjadi suatu bentuk mitigasi, bahwa Pemkab Gresik memberikan perlindungan jaminan melalui BPJS Ketenagakerjaan. Karena selama ini pekerja rentan tidak punya jaminan perlindungan keselamatan kerja,” terang Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani usai menjadi Inspektur upacara (Irup) HUT ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia di kantor Bupati Gresik pada Kamis, 17 Agustus 2023.

Awal Januari 2023, Bupati Fandi Akhmad Yani menginstruksikan pemerintah desa mendaftarkan 100 pekerja rentan di BPJS Ketenagakerjaan dengan menggunakan dana desa. Sehingga, kurang lebih terdapat 330.000 pekerja rentan yang mendapat jaminan perlindungan. Sedangkan, Pemkab Gresik juga mengalokasikan anggaran melalui APBD Gresik jaminan perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan kepada ketua rukun tetangga (RT).dan rukun warga (RW) se-Kabupaten Gresik. Totalnya, mencapai 7.800 orang.

Dalam kesempatan itu, Pemkab Gresik memberikan santunan kepada ahli waris penerima jaminan kematian BPJS Ketenagakerjaan. Nurul, salah satu ahli waris penerima santunan mengaku cukup terbantu dengan santunan yang diberikan Pemkab Gresik dan BPJS Ketenagakerjaan.

“Musibah yang terjadi ini sama sekali tidak terbayangkan sebelumnya. Karenanya dengan santunan ini, pastinya akan sangat terbantu. Saya mau menyekolahkan anak-anak agar pendidikannya bisa lebih tinggi dari orang tuanya. Terima kasih kepada Pak Bupati, Pemkab Gresik, dan BPJS Ketenagakerjaan,” terang Nurul. (yad)

Pekerja Rentan, Ketua RT & RW Bakal Dapat Jaminan Perlindungan Ketenagakerjaan dari Pemkab Gresik  Selengkapnya

75 Anggota Paskibraka Dikukuhkan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Masa Depan di Genggaman 

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 75 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) HUT ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia dikukuhkan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Rabu, 16 Agustus 2023. Pengukuhan  ditandai dengan pemasangan pin secara simbolis kepada perwakilan anggota Paskibraka dipusatkan di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik. 

Bupati Fandi Akhmad Yani  menyampaikan, anggota Paskibraka adalah putra putri terpilih. Tentunya kalian harus bangga karena mendapat kehormatan dan kepercayaan pada hari bersejarah, Kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus.

“Jadikan apa yang adik-adik laksanakan pada tanggal 17 besok sebagai tonggak penting dalam melangkah kedepan. Masa depan ada dalam genggaman kalian,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Mantan Ketua DPRD Gresik itu menambahkan, terpilihnya sebagai anggota Paskibraka Kabupaten Gresik ini merupakan kebanggaan bagi setiap anggota, orang tua serta sekolah masing-masing. “Hal ini pastinya menjadi kebanggan bagi anggota Paskibraka, orang tua dan sekolah. Dengan terpilihnya sebagai anggota Paskibraka, pastinya telah dinilai dan kalian telah menunjukkan bahwa memiliki kemampuan,” tuturnya. 

Orang nomor di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini berpesan kepada seluruh anggota Paskibraka, agar segala pelajaran yang telah di dapat selama melalui proses pendidikan dan latihan bisa terus diterapkan dan bermanfaat di masa yang akan datang. 

“Terapkan ini di lingkungan kalian masing-masing, tunjukkan bahwa anggota Paskibraka bisa menjadi teladan bagi remaja dan siswa siswi lainnya,” tuturnya.

Sebelum mengakhiri sambutan yang juga dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar, Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom, Sekretaris Daerah (Sekda)  Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, para Asisten, jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta jajaran direktur BUMD  Gresik itu,  bupati memberikan ucapan selamat kepada anggota Paskibraka yang akan menghadapi tugas penting pada tanggal 17 Agustus nanti. Bangun persatuan dan kesatuan, kekompakan serta kerukunan antar sesama warga negara. 

“Jaga diri kalian, jaga kesehatan, jaga makanan dan konsentrasi. Dengan demikian tugas penting besok pag dan sore hari dapat kalian laksanakan dengan baik,” pungkasnya. (yad)

75 Anggota Paskibraka Dikukuhkan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Masa Depan di Genggaman  Selengkapnya

PT Freeport Indonesia Segera Rekrutmen 55 Canaker Lokal, Kini Masih 203 Karyawan 

GRESIK,1minute.id – Ratusan tenaga kerja lokal di proyek smelter, PT Freeport Indonesia (PTFI) bertemu dengan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Selasa, 15 Agustus 2023. Mereka terlihat semringah. 

Wajah bahagia itu, karena mereka bisa bertemu langsung dengan orang nomor satu di Kota Industri-sebutan Lain-Kabupaten Gresik itu. Juga, senang karena mereka ambil bagian dari proyek dengan nilai investasi triliunan tersebut. 

“Tentunya ini patut kita syukuri, karena telah menjadi bagian untuk mensukseskan pembangunan Smelter dengan baik. Maka hal ini jangan disia-siakan,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dalam pertemuan bertajuk “Silaturahmi Karyawan Lokal PT Freeport Indonesia Smelter bersama Bupati dan Jajaran Pemerintah Kabupaten Gresik” itu.

Ia berpesan kepada ratusan tenaga kerja (naker) lokal itu berkomitmen membangun, serta berkontribusi untuk industri kebanggaan bangsa Indonesia di Gresik itu. Sedangkan, pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik akan memberikan dukungan terciptanya sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani berharap kedepan para karyawan tersebut bisa mendapatkan posisi tinggi di perusahaan smelter dengan investasi Rp 33 triliun yang 

akan mampu menghasilkan 600.000 ton tembaga, 50 ton emas, dan 210 ton perak per tahun. Diantaranya, jabatan sekelas Vice President di PTFI.

“Pemkab Gresik melihat pembangunan Smelter ini sebagai smart industry dalam 5-10 tahun lagi. Maka bapak ibu saudara yang diterima oleh PTFI Smelter, harus terus belajar. Jangan merasa cukup ilmunya, karena kita tidak tahu bagaimana perkembangan teknologi 10 tahun kedepan,” ucapnya.

Gus Yani menyarankan agar para karyawan lokal saat ini terus mengasah dan menambah skill yang mereka miliki. Minimal para karyawan tersebut dapat secara bertahap belajar bahasa Inggris atau bahasa asing pendukung lainnya. Selain itu, bisa beradaptasi dengan perkembangan teknologi di masa depan. 

:Jangan lengah, terus upgrade ilmu kalian. Karena siapa yang tidak bisa beradaptasi, akan hilang ditelan kemajuan teknologi. Karena jika hari ini kita menanam, maka besok pasti kita akan menuai,” pungkasnya.

Vice President (VP) Hubungan Pemerintahan PTFI Harry Pancasakti mengatakan, saat ini Smelter sedang dalam puncak konstruksinya. Sampai akhir Juli 2023, progres pembangunan telah mencapai 76%. Diperkirakan pembangunan ini akan tuntas akhir Desember 2023 nanti. 

“Nanti kita akan memastikan semua sistem pendukung berjalan di bulan Juli tahun depan. Sehingga diharapkan Agustus 2024, Smelter dengan single line design terbesar di dunia ini dapat beroperasi,” tuturnya.

Selain memaparkan progres pembangunan, Hari juga menjlentrehkan jumlah pekerja lokal di proyek smelter itu. Saat ini, katanya, jumlah naker lokal sebanyak 203 orang. Rencananya akan merekrut 55 karyawan lokal. Sehingga total berjumlah 258 karyawan lokal. Jumlah tersebut setara dengan 55% dari keseluruhan karyawan PTFI Smelter Gresik. (yad)

PT Freeport Indonesia Segera Rekrutmen 55 Canaker Lokal, Kini Masih 203 Karyawan  Selengkapnya

Sungonlegowo Bangun TPS3R Kapasitas 4 Ton Perhari, Bupati Gresik : TPS3R Pertama Bisa Jadi Inspirasi Desa Lainnya 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik semakin optimistis bisa memboyong Piala Adipura tahun ini. Sebab, gaya hidup masyarakat di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik semakin baik. Tidak membuang sampah sembarangan. 

Bahkan, tempat pengolahan sampah pun sudah sampai ke pedesaan. Antara lain, Desa Sungonlegowo, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik. Desa yang dipimpin oleh Sayuti itu telah memiliki Tempat Pengolahan Sampah, Reduce, Reuse dan Recycle (TPS3R). Peresmian TPS3R pertama ini dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani beserta Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada Senin, 7 Agustus 2023.

“Alhamdulillah, Sungonlegowo sudah revolusioner. Punya inovasi dalam pengolahan sampah melalui TPS3R ini. Maka, ini menjadi bukti bahwa masyarakat kita berfikir untuk menjaga lingkungan dari sampah, meskipun dengan proses yang cukup lama,” ujar Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Senin, 7 Agustus 2023.

Pembangunan TPS3R dilakukan secara multiyears. Selama 3 tahun. Pembangunan TPS3R menggunakan dana desa (DD) dengan luas bangunan 20×8 meter persegi. Dan, telah beroperasi sebulan terakhir ini menyerap 8 orang tenaga kerja. Semuanya ada pemuda desa setempat. TPS3R ini dapat mengolah sampah hingga 4 ton per hari. Sampah organik yang telah diolah, dapat digunakan sebagai pupuk kompos. Dan, briket. Mesin pembuat briket ini sumbangan dari Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

“Kita juga bantu belikan peralatan pengolahan sampah. Artinya kita membantu sesuai dengan konsentrasi desa. Disini kita berikan mesin RDF yang dapat menghasilkan briket, yang dapat menjadi bahan bakar alternatif pengganti kayu bakar.” ujarnya.

Desa Sungonlegowo merupakan yang pertama menerapkan TPS3R di wilayah Gresik Utara. Sehingga, dengan kapasitas pengolahan sampah yang besar dan tepat, Sungonlegowo berpotensi menyerap sampah dari luar desa.

“Artinya, masyarakat Sungonlegowo sudah punya tempat sampah terpadu. Maka diharapkan partisipasi masyarakat jangan buang sampah sembarangan. Dan semoga ini menjadi inspirasi untuk para Camat dan Kepala Desa Gresik Utara dalam membuat TPS seperti ini,” imbuh mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Tampak hadir dalam peresmian TPS3R Sungonlegowo itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gresik Abu Hassan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik Siti Subaidah dan Ketua TP PKKGresik Nurul Haromaini Ali serta Kepala KBPPPA Gresik Titik Ernawati. (yad)

Sungonlegowo Bangun TPS3R Kapasitas 4 Ton Perhari, Bupati Gresik : TPS3R Pertama Bisa Jadi Inspirasi Desa Lainnya  Selengkapnya

Bupati Gresik Ajak Kolaborasi, Desa Bangun Potensi Wisata, Pemkab Bangun Infrastruktur Jalan Menuju Desa Wisata 

GRESIK1minute.id – Pemerintahan Desa terus berbenah. Menggali potensi desa agar bisa mendongkrak  ekonomi dan mensejahterakan warganya. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan kembali komitmen mendukung potensi desa berbasis desa wisata. 

“Yang jelas Pemerintah Kabupaten Gresik sangat mendukung peningkatan wisata desa. Saya melihat ada semangat wirausaha melalui wisata desa,” kata Fandi Akhmad Yani usai  membuka Musyawarah Daerah (Musyada) ke-XVII Pemuda Muhammadiyah Gresik di Wisata Alam Gosari (Wagos) di Desa Gosari, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik pada Sabtu, 5 Agustus 2023.

Fandi Akhmad Yani menyempatkan keliling melihat Wisata Alam Wagos itu. Ia didampingi anggota  DPRD Gresik Asroin Widiana, Camat Ujungpangkah Shofwan Hadi dan Kepala Desa Gosari Fathkul Ulum.  

Lebih lanjut, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani, menyatakan pihaknya akan mengupayakan pembangunan infrastruktur jalan-jalan menuju destinasi wisata desa yang masih rusak. Selain sebagai penunjang perekonomian juga untuk memudahkan wisatawan yang akan berkunjung.

“Ini diperlukan mengingat desa wisata bisa menggerakkan seluruh sektor perekonomian. Terlebih banyak situs dan prasasti bersejarah di Wisata Gosari,” ujarnya. Ia pun mengajak Pemerintah Desa untuk kolaborasi dan bersinergi. Bentuk kerjasamanya, desa fokus menata tempat pariwisata termasuk jalan lingkungan. Pemkab Gresik fokus terhadap infrastruktur yang terintegrasi ke desa-desa wisata.

“Banyak manfaat yang didapatkan dari wisata desa, mulai membuka lapangan kerja hingga menambah PADes (Pendapatan Asli Desa) ,” tuturnya.

Dirinya berharap dari PADes, desa bisa memberikan dampak positif utamanya untuk pendidikan. Cari anak muda dengan SDM yang unggul untuk disekolahkan dari PADes yang bersumber dari wisata desa. “Ini harus kita siapkan untuk menjawab tantangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Kabupaten Gresik. Nantinya sudah ada SDM unggul yang terlahir dari desa desa tersebut,”pungkasnya. (yad)

Bupati Gresik Ajak Kolaborasi, Desa Bangun Potensi Wisata, Pemkab Bangun Infrastruktur Jalan Menuju Desa Wisata  Selengkapnya

DPMPTSP Gresik Catatan Realisasi Investasi Semester I/2023 Rp 22,8 Triliun, Nomor Wahid Di Jawa Timur

GRESIK,1minute.id – Pesona “kecantikan” Kabupaten Gresik semakin membuat investor terpesona. Pelayanan dan fasilitas infrastruktur yang semakin lengkap membuat para pemilik modal merealisasikan bisnisnya.

Data di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Gresik mencatatkan realisasi investasi pada triwulan II / 2023 mencapai Rp 12,09 triliun. Capaian ini, tumbuh 62% dibandingkan capaian periode yang sama pada tahun sebelumnya (year on year/YoY) sebesar Rp 7,5 triliun. Bila di total capaian semester I/2023 sebesar Rp 22,8 triliun. Capaian semester I  ini juga telah berhasil menyerap 8.175 tenaga kerja.

Realisasi investasi menjadikan Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik menjadi daerah penyumbang nomor wahid di Jawa Timur. 

Capaian mencapai 38,8% dari total investasi di Jawa Timur. Angka ini jauh mengungguli wilayah lain di Jatim seperti Kota Surabaya (18,8%), Sidoarjo (8,4%), Kabupaten Pasuruan (11,9%), dan Tuban (1,8%).

Kepala DPMPTSP Gresik Agung Endro Dwi Setyo Utomo, dalam keterangannya menjelaskan bahwa capaian ini sejalan dengan arahan Bupati Fandi Akhmad Yani dalam menjadikan Kabupaten Gresik sebagai daerah tujuan utama investasi.

“Untuk triwulan III dan berikutnya, DPMPTSP Kabupaten Gresik akan terus memaksimalkan kinerja. Dengan berbagai upaya dan kerja keras kolektif bersama, kita optimis bisa menjadi nomor 1 di Jatim lagi,” ujar Agung Endro pada Rabu, 2 Agustus 2023.

Secara rinci, realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) sepanjang April — Juni 2023 mencapai sekitar Rp 10,39 triliun atau 86% dari total realisasi investasi triwulan II. Capaian ini tumbuh 59% dibandingkan capaian tahun 2022 pada periode yang sama.

Sementara itu, realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai sekitar Rp 1,69 triliun atau setara 14% dari total investasi, tumbuh 8,3 % pada periode yang sama.

Berdasarkan sektor usaha, pada triwulan II/2023, tiga besar realisasi investasi berasal dari sektor pertambangan; sektor industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralalatan; serta industri kimia dan farmasi.

Realisasi investasi pada semester I / 2023  sebesar Rp22,8 triliun telah mencapai 76,7 % dari target realisasi investasi Kabupaten Gresik  2023 sebesar Rp 29,7 triliun. (yad)

DPMPTSP Gresik Catatan Realisasi Investasi Semester I/2023 Rp 22,8 Triliun, Nomor Wahid Di Jawa Timur Selengkapnya

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Teken SK Percepatan Peningkatan Kualitas Pendidikan

GRESIK,1minute.id – Selain peningkatan infrastruktur jalan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melakukan percepatan peningkatan kualitas pendidikan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Tahun ini, Pemkab Gresik mengalokasikan anggaran di bidang pendidikan ini  seratus miliar rupiah lebih. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, bahwa alokasi anggaran ini merupakan bukti komitmen Pemkab Gresik dalam bidang pendidikan. Menurutnya, ini merupakan upaya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan daya saingnya.

“Alhamdulillah baru saja saya meneken surat keputusan terkait alokasi anggaran untuk bidang pendidikan. Kami mengalokasikan lebih dari Rp 100 miliar, baik berupa bantuan operasional maupun insentif untuk guru. Harapannya, ini agar bisa mengakselerasi upaya peningkatan kualitas pendidikan kita. Selain itu, semoga bisa memotivasi para guru kita untuk dapat memberikan yang terbaik kepada para siswa,” tegas Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Kamis, 27 Juli 2023.

Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati dijlentrehkan peruntukannya, antara lain, bantuan operasional untuk penyelenggaraan pendidikan kesetaraan alias Paket A, B, dan C) sebanyak 11 lembaga sebanyak Rp 217,10 juta ;  bantuan operasional untuk pondok pesantren sebanyak 119 ponpes sebesar Rp 2,97 miliar ; 

Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) kepada 678 lembaga pendidikan,  SD/MI, SMP/ dan MTs dengan total Rp 71,62 miliar.

Selanjutnya, insentif kepada 4.489 guru dan tenaga kependidikan SD/MI, SMP/MTs masing-masing sebesar Rp 600 ribu per bulan atau senilai Rp 32,32 miliar yang akan diberikan 6 bulan sekali. Berikutnya, bantuan operasional penyelenggaraan kepada 2.117 lembaga Tempat Pendidikan Alquran dan Madrasah Diniyah (TPQ/Madin) sebesar Rp 25,52 miliar.

Serta, bantuan pembelian seragam batik dan olahraga bagi peserta didik baru sebanyak  23.327 siswa SD/MI, SMP/ MTs sebesar Rp 5,83 miliar. “Kami juga mengajak teman-teman DPRD Gresik untuk mengalokasikan dana pokirnya untuk mendukung pendidikan di Kabupaten Gresik. Alhamdulillah, disepakati akan diberikan hibah untuk 27 lembaga sebesar Rp.4,09 miliar dan hibah untuk 216 tempat ibadah sebesar Rp, 9,62 miliar. Sehingga total semuanya mencapai Rp 13,71 miliar,” paparnya. (yad)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Teken SK Percepatan Peningkatan Kualitas Pendidikan Selengkapnya

Usai Gempur Rokok Ilegal, Gus Yani Jlentrehkan Program Pelebaran Ruas Jalan Laban-Bringkang 

GRESIK,1minute.id – Sosialisasi gerakan gempur rokok ilegal kembali digelar. Bupati Gresik Fandi Akhmad turun tangan langsung untuk bertemu dengan ratusan warga di Balai Desa Laban, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik pada Selasa, 25 Juli 2023.

Pada kesempatan itu, Bupati Fandi Akhmad Yani menegaskan rokok tanpa pita cukai adalah ilegal sangat merugikan negara karena tidak memberikan manfaat apa pun baik secara pajak maupun kesehatan. 

“Seluruh stakeholder harus mendukung upaya pemberantasan rokok ilegal ini. Karena ilegal, artinya tidak membayar pajak dan ini tidak memberikan sumbangsih dalam berjalannya program-program pemerintah,” terang Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. Sosialisasi gempur rokok ilegal ini inisiasi oleh Dinas Satuan Polisi Pamong Praja ( Pol PP) Gresik dan Bea Cukai Gresik menghadirkan ratusan warga.

Kesempatan bertemu langsung dengan ratusan warganya, Gus Yani pun menjlentrehkan salah satu program prioritas di tahun ini. Yakni, infrastruktur jalan. Salah satu adalah pelebaran ruas Jalan Laban – Bringkang, Kecamatan Menganti.  Pihaknya telah komunikasi dengan berbagai pihak untuk memperlancar realisasi program tersebut.

Bupati Fandi Akhmad Yani mengaku telah menjalin komunikasi dengan Walikota Surabaya Eri Cahyadi.  “Desa Laban adalah desa paling ujung yang berbatasan dengan Surabaya. Saya sudah ngajak Mas Eri (Walikota Surabaya Eri Cahyadi,Red) ngopi. Intinya mengajak untuk berkolaborasi mengembangkan wilayah ini. Ruas jalan sepanjang 13 Km dari Laban – Bringkang, akan kita lebarkan,” ungkapnya.

Ia pun tidak lupa mengajak warga untuk berpartisipasi dengan memberikan dukungan. 

Dukungan dimulai dari tingkat rukun tetangga, rukun warga, desa hingga kecamatan. Sebab, kata Gus Yani, dengan ruas jalan yang dilebarkan, ditambah dengan masuknya transportasi massal akan mengurangi kemacetan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.  “Untuk kesuksesan program tersebut, mohon dukungannya,” katanya. (yad)

Usai Gempur Rokok Ilegal, Gus Yani Jlentrehkan Program Pelebaran Ruas Jalan Laban-Bringkang  Selengkapnya